P. 1
Minyak Bumi

Minyak Bumi

|Views: 784|Likes:
Published by MarLin Cekwo Ara

More info:

Published by: MarLin Cekwo Ara on Apr 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

KOMPETENSI Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa dapat: • • • • Menjelaskan asal mula terjadinya minyak bumi dan

gas alam Menuliskan komposisi dan struktur minyak bumi Menjelaskan proses pengolahan minyak bumi Menyebutkan produk pengolahan minyak bumi dan pemanfaatannya

PENGANTAR Minyak bumi (Crude Oil) dan gas alam merupakan senyawa hidrokarbon. Rantai karbon yang menyusun minyak bumi dan gas alam memiliki jenis yang beragam dan tentunya dengan sifat dan karakteristik masing-masing. Sifat dan karakteristik dasar minyak bumi inilah yang menentukan perlakuan selanjutnya bagi minyak bumi itu sendiri pada pengolahannya. Hal ini juga akan mempengaruhi produk yang dihasilkan • dari pengolahan minyak tersebut. Berdasarkan model OWEM (OPEC World Energy Model), permintaan minyak dunia pada periode jangka menengah (2002-2010) diperkirakan meningkat sebesar 12 juta barel per hari (bph) menjadi 89 juta bph atau tumbuh rata-rata 1,8% per tahun. Sedangkan pada periode berikutnya (2010-2020), permintaan naik menjadi 106 juta bph dengan pertumbuhan sebesar 17 juta bph.


Sumber data: http://dtwh2.esdm.go.id/dw2007/ Pengetahuan tentang minyak bumi dan gas alam sangat penting untuk kita ketahui, mengingat minyak bumi dan gas alam adalah suatu sumber energi yang tidak dapat diperbaharui, sedangkan penggunaan sumber energi ini dalam kehidupan kita sehari-hari cakupannya sangat luas dan cukup memegang peranan penting atau menguasai hajat hidup orang banyak. Sebagai contoh minyak bumi dan gas alam digunakan sebagai sumber energi yang banyak digunakan untuk memasak, kendaraan bermotor, dan industri, kedua bahan bakar tersebut berasal dari pelapukan sisa-sisa organisme sehingga disebut bahan bakar fosil.

Oleh karena itu sebagai generasi penerus bangsa, kita juga harus memikirkan bahan bakar alternatif apa yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil ini, jika suatu saat nanti bahan bakar ini habis.

PROSES PEMBENTUKAN MINYAK BUMI Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin: petrus ), dijuluki juga sebagai emas hitam adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi. Minyak bumi dan gas alam berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan yang mati sekitar 150 juta tahun yang lalu. Sisa-sisa organisme tersebut mengendap di dasar lautan, kemudian ditutupi oleh lumpur. Lapisan lumpur tersebut lambat laun berubah menjadi batuan karena pengaruh tekanan lapisan di atasnya. Sementara itu, dengan meningkatnya tekanan dan suhu, bakteri anaerob menguraikan sisa-sisa jasad renik tersebut dan mengubahnya menjadi minyak dan gas. Proses pembentukan minyak bumi dan gas ini memakan waktu jutaan tahun. Minyak dan gas yang terbentuk meresap dalam batuan yang berpori seperti air dalam batu karang. Minyak dan gas dapat pula bermigrasi dari suatu daerah ke daerah lain, kemudian terkosentrasi jika terhalang oleh lapisan yang kedap. Walupun minyak bumi dan gas alam terbentuk di dasar lautan, banyak sumber minyak bumi yang terdapat di daratan. Hal ini terjadi karena pergerakan kulit bumi, sehingga sebagian lautan menjadi daratan. Dewasa ini terdapat dua teori utama yang berkembang mengenai asal usul terjadinya minyak bumi, antara lain: 1. Teori Anorganik (Abiogenesis)

2. Bila CO2 dari udara bersentuhan dengan alkali panas tadi maka akan terbentuk ocetylena.Teori Organik (Biogenesis) . Teori alkalisasi panas dengan CO2 (Berthelot) Reaksi yang terjadi: alkali metal + CO2 karbida + H2O C2H2 C6H6 karbida ocetylena komponen-komponen lain Dengan kata lain bahwa didalam minyak bumi terdapat logam alkali dalam keadaan bebas dan bersuhu tinggi. Pernyataan tersebut berdasarkan fakta ditemukannya material hidrokarbon dalam beberapa batuan meteor dan di atmosfir beberapa planet lain. Secara umum dinyatakan seperti dibawah ini: Berdasarkan teori anorganik. Kemudian Mandeleyev (1877) mengemukakan bahwa minyak bumi terbentuk akibat adanya pengaruh kerja uap pada karbida-karbida logam dalam bumi. Kelemahan logam ini adalah logam alkali tidak terdapat bebas di kerak bumi. Yang lebih ekstrim lagi adalah pernyataan beberapa ahli yang mengemukakan bahwa minyak bumi mulai terbentuk sejak zaman prasejarah. b. Ocetylena akan berubah menjadi benzena karena suhu tinggi. pembentukan minyak bumi didasarkan pada proses kimia. kelemahannya tidak cukup banyak karbida di alam. Teori karbida panas dengan air (Mendeleyef) Asumsi yang dipakai adalah ada karbida besi di dalam kerak bumi yang kemudian bersentuhan dengan air membentuk hidrokarbon. jauh sebelum bumi terbentuk dan bersamaan dengan proses terbentuknya bumi. yang dalam keadaan bebas dengan temperatur tinggi akan bersentuhan dengan CO2 membentuk asitilena. yaitu : a.Barthelot (1866) mengemukakan bahwa di dalam minyak bumi terdapat logam alkali.

hewan dan mikroorganisme). .Susunan hidrokarbon yang terdiri dari atom C dan H sangat mirip dengan zat organik. sedangkan zat organik tidak terdapat dalam darah dan tidak dapat memutar bidang polarisasi. Siklus karbon ini terjadi antara atmosfir dengan permukaan bumi. . karbon dioksida di atmosfir berasimilasi. yang terdiri dari C.Berdasarkan teori Biogenesis.G. Pada arah pertama.Hidrokarbon terdapat di dalam lapisan sedimen dan merupakan bagian integral sedimentasi. . . P. minyak bumi terbentuk karena adanya kebocoran kecil yang permanen dalam siklus karbon.ini disebabkan oleh adanya kolesterol atau zat lemak yang terdapat dalam darah. .Minyak bumi memiliki sifat dapat memutar bidang polarisasi.Minyak bumi mengandung klorofil seperti tumbuhan. Mackuire yang pertama kali mengemukakan pendapatnya bahwa minyak bumi berasal dari tumbuhan. Walaupun zat organik menggandung oksigen dan nitrogen cukup besar. artinya CO2 diekstrak dari atmosfir oleh organisme fotosintetik darat dan laut. yang digambarkan dengan dua panah dengan arah yang berlawanan. Pada arah yang kedua CO2 dibebaskan kembali ke atmosfir melalui respirasi makhluk hidup (tumbuhan. Beberapa argumentasi telah dikemukakan untuk membuktikan bahwa minyak bumi berasal dari zat organik yaitu: . dimana karbon diangkut dalam bentuk karbon dioksida (CO2).Minyak bumi mengandung porfirin atau zat kompleks yang terdiri dari hidrokarbon dengan unsur vanadium. .Secara praktis lapisan minyak bumi terdapat dalam kambium sampai pleistosan. H dan O. nikel. dsb.

fesies sedimen yang utama untuk minyak bumi yang terdapat di sekitar pantai. 3. Pembentukan sendiri. . Akumulasi tetes minyak yang tersebar dalam lapisan sedimen hingga berkumpil menjadi akumulasi komersial.transformasi zat organik menjadi minyak bumi.pengumpulan zat organik dalam sedimen . yaitu: 1. Diatas temperatur ini forfirin sudah tidak bertahan. Minyak bumi selalu terbentuk dalam keadaan reduksi ditandai adanya forfirin dan belerang. namun berbagai faktor geologi mengenai cara terdapatnya minyak bumi serta penyebarannya didalam sedimen harus pula ditinjau. Proses kimia organik pada umumnya dapat dipecahkan dengan percobaan di laboratorium. Migrasi minyak bumi yang terbentuk dan tersebar di dalam lapisansedimen terperangkap. 2. Temperatur reservior rata-rata 107°C dan minyak bumi masih dapat bertahan sampai 200°C.Proses pembentukan minyak bumi terdiri dari tiga tingkat. Fakta ini disimpulkan oleh Cox yang kemudian di kenal sebagai pagar Cox diantaranya adalah: Minyak bumi selalu terdapat di dalam batuan sedimen dan umumnya pada sedimen marine.pengawetan zat organik dalam sedimen . Minyak bumi memeng merupakan campuran kompleks hidrokarbon. terdiri dari: .

senyawa lain yang terkandung didalam minyak bumi diantaranya adalah Sulfur. Komponen hidrokarbon adalah komponen yang paling banyak terkandung di dalam minyaak bumi dan gas alam. KOMPOSISI PENYUSUN MINYAK BUMI dan GAS ALAM Minyak bumi dan gas alam adalah campuran kompleks hidrokarbon dan senyawa-senyawa organik lain. diantaranya: 1. Selain alkana juga terdapat berbagai gas lain seperti karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S). Proses transformasi zat organik menjadi minyak bumi. Nitrogen dan senyawa-senyawa yang mengandung konstituen logam terutama Nikel. Degradasi thermal Akibat sedimen terkena penimbunan dan pembanaman maka akan timbul perubahan tekanan dan suhu. Oksigen. propana. Bakteri mempunyai potensi besar dalam proses pembentukan hidrokarbon minyak bumi dan memegang peranan dari sejak matinya senyawa organik sampai pada waktu diagnosa. yaitu metana. Radioaktivasi Pengaruh pembombanderan asam lemak oleh partikel alpha dapay membentuk hidrokarbon parafin. Komposisi minyak bumi sangat bervariasi dari satu sumur ke sumur lainnya dan dari daerah ke daerah lainnya. beberapa sumur gas juga mengandung helium. Sedangkan hidrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi terutama adalah alkana dan sikloalkana. Gas alam terdiri dari alkana suku rendah. Ini menunjukan pengaruh radioaktif terhadap zat organik. dan butana. 4. Besi dan Tembaga. Perubahan suhu adalah faktor yang sangat penting. 3. Reaksi katalis Adanya katalis dapat mempercepat proses kimia. etana. 2. yaitu: yang berasal dari nabati dan hewani. . Ada beberapa hal yang mempengaruhi peristiwa diatas. serta menyiapkan kondisi yang memungkinkan terbentuknya minyak bumi. Zat organik sebagai bahan sumber Jenis zat oragink yang dijadikan sumber minyak bumi menurut para ahli dap[at disimpulkan bahwa jenis zat organik yang merupakan zat pembentuk utama minyak bumi adalah lipidzat organik dapat terbentuk dalamkehidupan laut ataupun darat dan dapat dibagi menjadi dua jenis.Minyak bumi dapat tahan pada perubahan tekanan dari 8-10000 psi. Aktifitas bakteri.

Berdasarkan hasil analisa. Alkana (parafin) CnH2n + 2 .0 % Struktur hidrokarbon yang ditemukan dalam minyak mentah: 1.Memiliki harga anti knock yang tinggi . fraksi ini merupakan yang terbesar di dalam minyak mentah.0 % Hidrogen : 10. tetapi sangat diperlukan dalam bensin karena : . 2.Dan kegunaannya yang lain sebagai bahan bakar (fuels) Proporsi dari ketiga tipe hidrokarbon sangat tergantung pada sumber dari minyak bumi.05-6. diperoleh data sebagai berikut : • • • • • Karbon : 83.0 % Oksigen : 0.0-14.Stabilitas penyimpanan yang baik .1-2. Pada umumnya alkana merupakan hidrokarbon yang terbanyak tetapi kadang-kadang (disebut . Sikloalkana (napten) CnH2n . alkana ini memiliki rantai lurus dan bercabang.0 % Nitrogen : 0.5 % Sulfur : 0.Perbandingan unsur-unsur yang terdapat dalam minyak bumi sangat bervariasi. Sikloalkana ada yang memiliki cincin 5 (lima) yaitu siklopentana ataupun cincin 6 (enam) yaitu sikloheksana. Aromatik sikloheksana CnH2n -6 aromatik memiliki cincin 6 Aromatik hanya terdapat dalam jumlah kecil.0-87.05-1. siklopentana 3.

Abu yang dihasilkan dari pembakaran fuel yang mengandung natrium dan terutama vanadium dapat bereaksi dengan refactory furnace . misalnya oil-fired gas turbine. Pada power generator temperatur tinggi. menghasilkan banyak gas dan pembentukkan coke. sedangkan aromatik selalu merupakan komponen yang paling sedikit. Senyawaan Nitrogen Umumnya kandungan nitrogen dalam minyak bumi sangat rendah. Kandungan oksigen bisa menaik apabila produk itu lama berhubungan dengan udara. yaitu 0. terutama nikel dan vanadium pada proses catalytic cracking mempengaruhi aktifitas katalis. misalnya dalam gasoline dapat menyebabkan korosi (khususnya dalam keadaan dingin atau berair). Keberadaan Sulfur dalam minyak bumi sering banyak menimbulkan akibat. Senyawaan Oksigen Kandungan total oksigen dalam minyak bumi adalah kurang dari 2 % dan menaik dengan naiknya titik didih fraksi.9 %. sedangkan yang mempunyai berat molekul yang tinggi tidak dapat diekstrak dengan asam mineral encer. Oksigen dalam minyak bumi berada dalam bentuk ikatan sebagai asam karboksilat. Kandungan tertinggi terdapat pada tipe Asphalitik. Nitrogen klas dasar yang mempunyai berat molekul yang relatif rendah dapat diekstrak dengan asam mineral encer. 2. 3. ester.1-0. adanya konstituen logam terutama vanadium dapat membentuk kerak pada rotor turbine. senyawa monosiklo dan disiklo dan phenol. Sebagai asam karboksilat berupa asam Naphthenat (asam alisiklik) dan asam alifatik. anhidrida.sebagai crude napthenic) mengandung sikloalkana sebagai komponen yang terbesar. karena terbentuknya asam yang dihasilkan dari oksida sulfur (sebagai hasil pembakaran gasoline) dan air. tembaga. sebab dapat menurunkan produk gasoline. Kandungan nitrogen terbanyak terdapat pada fraksi titik didih tinggi. Zat-Zat Pengotor yang sering terdapat dalam minyak bumi: 1. Nitrogen mempunyai sifat racun terhadap katalis dan dapat membentuk gum / getah pada fuel oil. keton. Senyawaan Sulfur Crude oil yang densitynya lebih tinggi mempunyai kandungan Sulfur yang lebih tinggu pula. Konstituen Metalik Logam-logam seperti besi. eter. 4.

Minyak mentah yang diperoleh ditampung dalam kapal tanker atau dialirkan melalui pipa ke stasiun tangki atau ke kilang minyak. Minyak mentah belum dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun untuk keperluan lainnya. Titik didih hidrokarbon meningkat seiring bertambahnya jumlah atom C yang berada di dalam molekulnya.(bata tahan api). Secara umum Proses Pengolahan Minyak Bumi digambarkan sebagai berikut: . Minyak mentah (cude oil) berbentuk cairan kental hitam dan berbau kurang sedap. PROSES PENGOLAHAN MINYAK BUMI Minyak bumi biasanya berada 3-4 km di bawah permukaan laut. tetapi harus diolah terlebih dahulu. dimana minyak mentah dipisahkan ke dalam kelompok-kelompok (fraksi) dengan titik didih yang mirip. Oleh karena itu. pengolahan minyak bumi dilakukan melalui destilasi bertingkat. Minyak mentah mengandung sekitar 500 jenis hidrokarbon dengan jumlah atom C-1 sampai 50. menyebabkan turunnya titik lebur campuran sehingga merusakkan refractory itu. Minyak bumi diperoleh dengan membuat sumur bor.

DESTILASI Destilasi adalah pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi berdasarkan perbedaan titik didihnya. Dalam hal ini adalah destilasi fraksinasi. 1. Mula-mula minyak mentah dipanaskan dalam aliran pipa dalam furnace (tanur) sampai dengan suhu ± 370°C.5. Minyak mentah yang sudah dipanaskan tersebut kemudian masuk kedalam kolom fraksinasi pada bagian flash chamber (biasanya berada pada sepertiga bagian bawah .

Komponen yang berupa gas ini disebut gas petroleum. Makin ke atas. Fraksi minyak mentah yang tidak menguap menjadi residu. Demikian selanjutnya sehingga komponen yang mencapai puncak adalah komponen yang pada suhu kamar berupa gas. Gas Rentang rantai karbon : C1 sampai C5 Trayek didih : 0 sampai 50°C 2. Kerosin (Minyak Tanah) Rentang rantai karbon : C12 sampai C20 Trayek didih : 85 sampai 105°C 4. Menara destilasi Minyak mentah yang menguap pada proses destilasi ini naik ke bagian atas kolom dan selanjutnya terkondensasi pada suhu yang berbeda-beda. suhu yang terdapat dalam kolom fraksionasi tersebut makin rendah. sedangkan yang titik didihnya lebih rendah akan menguap dan naik ke bagian atas melalui sungkup-sungkup yang disebut sungkup gelembung. sedangkan komponen yang titik didihnya lebih rendah naik ke bagian yang lebih atas lagi. sehingga setiap kali komponen dengan titik didih lebih tinggi akan terpisah. Komponen yang titik didihnya lebih tinggi akan tetap berupa cairan dan turun ke bawah. dan aspal. Gasolin (Bensin) Rentang rantai karbon : C6 sampai C11 Trayek didih : 50 sampai 85°C 3. Residu-residu ini memiliki rantai karbon sejumlah lebih dari 20. lilin. kemudian dicairkan dan disebut LPG (Liquified Petroleum Gas). Untuk menjaga suhu dan tekanan dalam kolom maka dibantu pemanasan dengan steam (uap air panas dan bertekanan tinggi).kolom fraksinasi). Solar Rentang rantai karbon : C21 sampai C30 Trayek didih : 105 sampai 135°C . Fraksi minyak bumi yang dihasilkan berdasarkan rentang titik didihnya antara lain sebagai berikut : 1. Residu minyak bumi meliputi parafin.

Residu Rentang rantai karbon : di atas C40 Trayek didih : di atas 300°C Fraksi-fraksi minyak bumi dari proses destilasi bertingkat belum memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bilangan oktan dipengaruhi oleh beberapa struktur molekul hidrokarbon. Terdapat 3 cara proses cracking.4-trimetil pentana) yang mempunyai sifat anti knocking yang istimewa. Kualitas gasolin sangat ditentukan oleh sifat anti knock (ketukan) yang dinyatakan dalam bilangan oktan. Gasolin yang diuji akan dibandingkan dengan campuran isooktana dan n-heptana. Bilangan oktan 100 diberikan pada isooktan (2. Proses ini terutama ditujukan untuk memperbaiki kualitas dan perolehan fraksi gasolin (bensin).2. yaitu : a. 2. yaitu dengan penggunaan suhu tinggi dan tekanan yang rendah. polimerisasi. CRACKING Setelah melalui tahap destilasi. treating. Minyak Berat Rentang ranai karbon : C31 sampai C40 Trayek didih : 135 sampai 300°C 6. seperti terlihat dibawah ini: Cracking adalah penguraian molekul-molekul senyawa hidrokarbon yang besar menjadi molekul-molekul senyawa hidrokarbon yang kecil. sehingga perlu pengolahan lebih lanjut yang meliputi proses cracking. reforming.5. Cara panas (thermal cracking). Contoh cracking ini adalah pengolahan minyak solar atau minyak tanah menjadi bensin. Contoh reaksi-reaksi pada proses cracking adalah sebagai berikut : . dan bilangan oktan 0 diberikan pada n-heptana yang mempunyai sifat anti knock yang buruk. masing-masing fraksi yang dihasilkan dimurnikan (refinery). dan blending.

Contoh reaksinya : .b. Keuntungan lain dari Hidrocracking ini adalah bahwa belerang yang terkandung dalam minyak diubah menjadi hidrogen sulfida yang kemudian dipisahkan. REFORMING Reforming adalah perubahan dari bentuk molekul bensin yang bermutu kurang baik (rantai karbon lurus) menjadi bensin yang bermutu lebih baik (rantai karbon bercabang). Mula-mula katalis karena bersifat asam menambahkna proton ke molekul olevin atau menarik ion hidrida dari alkana sehingga menyebabkan terbentuknya ion karbonium : c. Katalis yang digunakan biasanya SiO2 atau Al2O3 bauksit. Cara katalis (catalytic cracking). Oleh karena itu. Hidrocracking Hidrocracking merupakan kombinasi antara perengkahan dan hidrogenasi untuk menghasilkan senyawa yang jenuh. Pada proses ini digunakan katalis molibdenum oksida dalam Al2O3 atauplatina dalam lempung. Contoh reforming adalah sebagai berikut : Reforming juga dapat merupakan pengubahan struktur molekul dari hidrokarbon parafin menjadi senyawa aromatik dengan bilangan oktan tinggi. proses ini juga disebut isomerisasi. yaitu dengan penggunaan katalis. Reforming dilakukan dengan menggunakan katalis dan pemanasan. 3. Kedua jenis bensin ini memiliki rumus molekul yang sama bentuk strukturnya yang berbeda. Reaksi tersebut dilakukan pada tekanan tinggi. Reaksi dari perengkahan katalitik melalui mekanisme perengkahan ion karbonium.

• • Acid treatment. Dalam proses ini menggunakan katalis asam kuat seperti H2SO4. TREATING Treating adalah pemurnian minyak bumi dengan cara menghilangkan pengotor-pengotornya. AlCl3 (suatu asam kuat Lewis). ALKILASI dan POLIMERISASI Alkilasi merupakan penambahan jumlah atom dalam molekul menjadi molekul yang lebih panjang dan bercabang.4. Cara-cara proses treating adalah sebagai berikut : • Copper sweetening dan doctor treating. yaitu isooktana. yaitu proses penghilangan pengotor yang dapat menimbulkan bau yang tidak sedap. Dewaxing yaitu proses penghilangan wax (n parafin) dengan berat molekul tinggi dari fraksi minyak pelumas untuk menghasillkan minyak pelumas dengan pour point yang rendah. HCl. yaitu proses penghilangan unsur belerang. yaitu proses penghilangan lumpur dan perbaikan warna. Reaksi secara umum adalah sebagai berikut: RH + CH2=CR’R’’ R-CH2-CHR’R” Polimerisasi adalah proses penggabungan molekul-molekul kecil menjadi molekul besar. • • Deasphalting yaitu penghilangan aspal dari fraksi yang digunakan untuk minyak pelumas Desulfurizing (desulfurisasi). 5. . Reaksi umumnya adalah sebagai berikut : M CnH2n Cm+nH2(m+n) Contoh polimerisasi yaitu penggabungan senyawa isobutena dengan senyawa isobutana menghasilkan bensin berkualitas tinggi.

Reaksi yang terjadi adalah reaksi aerobik. Ekstraksi menggunakan pelarut. dan dilakukan dalam kondisi lingkungan teraerasi.Sulfur merupakan senyawa yang secara alami terkandung dalam minyak bumi atau gas. Bio-desulfurisasi merupakan penyingkiran sulfur secara selektif dari minyak bumi dengan memanfaatkan metabolisme mikroorganisme. namun penelitian lebih lanjut juga dikembangkan untuk penggunaan mikroorganisme dari jenis lain. misalnya alkylated dibenzothiophenes. yaitu dengan : 1. Keunggulan proses ini adalah dapat menyingkirkan senyawa sulfur yang sulit disingkirkan. termasuk di antaranya korosi pada peralatan proses. adsorpsi selektif. Hidrogen sulfida yang dihasilkan dari dekomposisi senyawa sulfur tersebut kemudian dipisahkan dengan cara fraksinasi atau pencucian/pelucutan. yang terlalu sedikit jika disingkirkan menggunakan amine plant. bio-desulfurisasi juga digunakan untuk menyingkirkan sulfur dari batubara. serta 2. SO2) dan menimbulkan polusi udara serta hujan asam. Proses ini mulai dikembangkan dengan adanya kebutuhan untuk menyingkirkan kandungan sulfur dalam jumlah menengah pada aliran gas. dan terlalu banyak untuk disingkirkan menggunakan scavenger. yaitu dengan mengubah hidrogen sulfida menjadi sulfur elementer yang dikatalis oleh enzim hasil metabolisme mikroorganisme sulfur jenis tertentu. Desulfurisasi merupakan proses yang digunakan untuk menyingkirkan senyawa sulfur dari minyak bumi. Berbagai upaya dilakukan untuk menyingkirkan senyawa sulfur dari minyak bumi. saat ini ada pula teknik desulfurisasi yang lain yaitu biodesulfurisasi. hydrotreating. sulfida dan disulfida) secara katalitik dengan proses hidrogenasi selektif menjadi hidrogen sulfida (H2S) dan senyawa hidrokarbon asal dari senyawa belerang tersebut. meracuni katalis dalam proses pengolahan. Akan tetapi selain 2 cara di atas. tanpa mengubah senyawa hidrokarbon dalam aliran proses. Sulfur yang disingkirkan dari minyak bumi ini kemudian diambil kembali sebagai sulfur elemental. Dekomposisi senyawa sulfur (umumnya terkandung dalam minyak bumi dalam bentuk senyawa merkaptan. Jenis mikroorganisme yang digunakan untuk proses bio-desulfurisasi umumnya berasal dari Rhodococcus sp. bau yang kurang sedap. Selain untuk gas alam dan hidrokarbon. antara lain menggunakan proses oksidasi. . ekstraksi. Pada dasarnya terdapat 2 cara desulfurisasi. dan lain-lain. atau produk samping pembakaran berupa gas buang yang beracun (sulfur dioksida. namun keberadaannya tidak dinginkan karena dapat menyebabkan berbagai masalah.

2-9. Proses ini dapat menyingkirkan sulfur dari aliran gas dan menghasilkan hidrogen sulfida dengan kapasitas mulai dari 100 kg/hari sampai dengan 50 ton/hari. Sulfur hasil reaksi kemudian melalui proses dekantasi untuk memisahkan dengan cairan soda. Karena sifatnya yang hidrofilik sehingga mudah diabsorpsi oleh tanah. menggunakan mikroorganisme Thiobacillus yang sekaligus bertindak sebagai katalis proses bio-desulfurisasi. dan saat ini kurang lebih terdapat sekitar 35 unit bio-desulfurisasi dengan lisensi Shell-Paques beroperasi di seluruh dunia. dan kemudian dialirkan ke bioreaktor THIOPAQ berupa tangki atmosferik teraerasi dimana mikroorganisme mengubah hidrogen sulfida menjadi sulfur elementer secara biologis dalam kondisi pH 8. Proses ini sudah diterapkan secara komersial sejak tahun 1993. Hal ini membuat proses ini . Senyawa soda mengabsorbi hidrogen sulfida. sedangkan sulfur diperoleh sebagai cake atau sebagai sulfur cair murni. aliran gas yang mengandung hidrogen sulfida dilewatkan pada absorber dan dikontakkan pada larutan soda yang mengandung mikroorganisme.Proses Shell-Paques Untuk Bio-Desulfurisasi Aliran Gas Salah satu lisensi proses bio-desulfurisasi untuk aliran gas adalah Shell Paques dari Shell Global Solutions International dan Paques Bio-Systems. maka sulfur yang dihasilkan dari proses ini dapat juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk. sehingga sebelum dilepas ke lingkungan tidak perlu dibakar di flare.8%) hingga menyisakan kandungan hidrogen sulfida yang sangat rendah dalam aliran gas (kurang dari 4 ppm-volume) • pemurnian gas dan pengambilan kembali (recovery) sulfur terintegrasi dalam 1 prosesgas buang (flash gas/vent gas) dari proses ini tidak mengandung gas berbahaya. Dalam proses ini.Tahapan reaksi bio-desulfurisasi dapat digambarkan sebagai berikut : • Absorpsi H2S oleh senyawa soda • Pembentukan sulfur elementer oleh mikroorganisme Keunggulan dari proses Shell-Paques adalah : • dapat menyingkirkan sulfur dalam jumlah besar (efisiensi penyingkiran hidrogen sulfida dapat mencapai 99. Cairan soda dikembalikan ke absorber.

Penambahan TEL dapat meningkatkan bilangan oktan. fuel gas. gas buang regenerator amine. Demikian pula halnya dengan pelumas. Diantara bahan-bahan pencampur yang terkenal adalah tetra ethyl lead (TEL). terdapat sekitar 22 bahan pencampur yang dapat ditambanhkan pada proses pengolahannya. BLENDING Proses blending adalah penambahan bahan-bahan aditif kedalam fraksi minyak bumi dalam rangka untuk meningkatkan kualitas produk tersebut. gas. • • • • • menghilangkan potensi bahaya dari penanganan solvent yang biasa digunakan untuk melarutkan hidrogen sulfida dalam proses ekstraksi sifat sulfur biologis yang hidrofilik menghilangkan resiko penyumbatan (plugging atau blocking) pada pipa Bio-katalis yang digunakan bersifat self-sustaining dan mampu beradaptasi pada berbagai kondisi proses Konfigurasi proses yang sederhana. Tanpa ketiga produk hasil olahan minyak bumi tersebut mungkin kegiatan pendidikan. Bensin yang memiliki berbagai persyaratan kualitas merupakan contoh hasil minyak bumi yang paling banyak digunakan di barbagai negara dengan berbagai variasi cuaca. TEL berfungsi menaikkan bilangan oktan bensin. dan bensin. agar diperoleh kualitas yang baik maka pada proses pengolahan diperlukan penambahan zat aditif. serta aliran oksigen yang mengandung gas limbah yang tidak dapat diproses dengan pelarut. handal dan aman (antara lain beroperasi pada suhu dan tekanan rendah) sehingga mudah untuk dioperasikan Proses Shell-Paques ini dapat diterapkan pada gas alam. sebagai contoh penggunaan minyak tanah.ideal untuk lokasi-lokasi dimana proses yang memerlukan pembakaran (misalnya flare atau incinerator) tidak dimungkinkan. tetapi dapat menimbulkan pencemaran udara. . synthesis gas. PRODUK PENGOLAHAN MINYAK BUMI dan MANFAATNYA Keberadaan minyak bumi dan berbagai macam produk olahannya memiliki manfaat yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk memenuhi kualitas bensin yang baik.

Bahan bakar gas Bahan bakar gas terdiri dari : LNG (Liquified Natural Gas) dan LPG (Liquified Petroleum Gas) Bahan baker gas biasa digunakan untuk keperluan rumah tangga dan indusri. LPG (liquified petroleum gas. adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal darigas alam.perekonomian. Komponennya didominasi propana . Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya. Dibawah ini adalah beberapa produk hasil olahan minyak bumi beserta pemanfaatannya: 1. Elpiji. gas berubah menjadi cair. dan aspek-aspek lainnya tidak akan dapat berjalan lancar.harfiah: "gas minyak bumi yang dicairkan"). pertanian.

2 bar) bagi butana murni pada 20 °C (68 °F) agar mencair. Volume elpiji dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang sama. Tekanan di mana elpiji berbentuk cair. Selain sebagai bahan bakar alat dapur.2 MPa (22 bar) bagi propana murni pada 55°C (131 °F). dan pentana . dibutuhkan tekanan sekitar 220 kPa (2. tidak berwarna dan biasanya berbau menyengat Gas dikirimkan sebagai cairan yang bertekanan di dalam tangki atau silinder. hanya sekitar 80-85% dari kapasitasnya. Sifat elpiji Sifat elpiji terutama adalah sebagai berikut: • • • • • Cairan dan gasnya sangat mudah terbakar Gas tidak beracun. Menurut spesifikasinya. tabung elpiji tidak diisi secara penuh. elpiji propana dan elpiji butana.dan butana misalnya etana . Cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat. Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas (thermal expansion) dari cairan yang dikandungnya. elpiji dibagi menjadi tiga jenis yaitu elpiji campuran. Penggunaan elpiji Penggunaan Elpiji di Indonesia terutama adalah sebagai bahan bakar alat dapur (terutama kompor gas). elpiji akan berbentuk gas. Rasio antara volume gas bila menguap dengan gas dalam keadaan cair bervariasi tergantung komposisi. dinamakan tekanan uap-nya. tekanan dan temperatur. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair dalam tabung-tabung logam bertekanan. Elpiji juga cukup banyak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor (walaupun mesin kendaraannya harus dimodifikasi terlebih . Spesifikasi masing-masing elpiji tercantum dalam keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi Nomor: 25K/36/DDJM/1990. Gas ini lebih berat dibanding udara sehingga akan banyak menempati daerah yang rendah. dan sekitar 2. Dalam kondisi atmosfer. juga bervariasi tergantung komposisi dan temperatur. sebagai contoh. Elpiji yang dipasarkan Pertamina adalah elpiji campuran. tetapi biasaya sekitar 250:1. Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil.

biasa digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. sehingga kebocoran elpiji akan membentuk gas secara cepat dan merubah volumenya menjadi lebih besar. 4.org/wiki/Elpiji" 2. Kerosene dapat juga diproduksi oleh hidrocracker. biasa digunakan sebagai pelarut dalam industri.dahulu). Selain itu kerosin juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan bensin melalui proses cracking. dalam sebuah unit Merox atau. Sebuah bentuk dari kerosene dikenal sebagai RP-1dibakar dengan oksigen cair sebagai bahan bakar roket. Menyadari itu Pertamina menambahkan gas mercaptan. Bahaya elpiji Salah satu resiko penggunaan elpiji adalah terjadinya kebocoran pada tabung atau instalasi gas sehingga bila terkena api dapat menyebabkan kebakaran. biasa digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan rumah tangga. Nama kerosene diturunkan dari bahasa Yunani keros (κερωσ. di mana dia kurang disuling dan mengandung ketidakmurnian dan bahkan "debris". kerosene didistilasi langsung dari minyak mentah membutuhkan perawatan khusus. Tekanan elpiji cukup besar (tekanan uap sekitar 120 psig). gas elpiji tidak berbau. Pada awalnya. yang baunya khas dan menusuk hidung. Jet-B. Kegunaan lain . Pada suatu waktu dia banyak digunakan dalam lampu minyak tanah tetapi sekarang utamanya digunakan sebagai bahan bakar mesin jet (lebih teknikal Avtur. Penggunaanya sebagai bahan bakar untuk memasak terbatas di negara berkembang. wax ). Langkah itu sangat berguna untuk mendeteksi bila terjadi kebocoran tabung gas. Gasolin (bensin). tapi bila demikian akan sulit dideteksi apabila terjadi kebocoran pada tabung gas. Kerosin (minyak tanah). hidrotreater untuk mengurangi kadar belerangnya dan pengaratannya. Minyak tanah (bahasa Inggris: kerosene atau paraffin) adalah cairan hidrokarbon yang tak berwarna dan mudah terbakar. Naptha atau Petroleum eter. JP-4 atau JP-8).wikipedia. Sumber: "http://id. terutama titik asap dan titik beku. Biasanya. Jet-A. 3. Bahan bakar mesin jet adalah kerosene yang mencapai spesifikasi yang diperketat. yang digunakan untuk mengupgrade bagian dari minyak mentah yang akan bagus untuk bahan bakar minyak. Dia diperoleh dengan cara distilasi fraksional dari petroleum pada 150°C and 275°C (rantai karbon dari C12 sampai C15).

industri tenun menenun.. minyak solar juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan bensin melalui proses cracking. 5. • Aspal . tutup botol. dan masih banyak lagi. lilin batik. 7. biasa digunakan sebagai bahan bakar untuk mesin diesel pada kendaraan bermotor seperti bus. truk. Minyak solar atau minyak diesel. Minyak pelumas. kosmetika. Selain itu. digunakan sebagai pengeras jalan raya • • SOAL LATIHAN Pasangkan Masing-masing fraksi minyak bumi ketempatnya masing-masing. digunakan dalam proses pembuatan obat-obatan. biasa digunakan untuk lubrikasi mesin-mesin... kereta api dan traktor.Kerosene biasa di gunakan untuk membasmi serangga seperti semut dan mengusir kecoa. 6. Minyak bumi harus digunakan secara hemat karena proses pembentukannya memerlukan waktu yang . Kadang di gunakan juga sebagai campuran dalam cairan pembasmi serangga seperti pada merk/ brand baygone. korek api. 1. Residu minyak bumiyang terdiri dari : • Parafin .

Alkana dan sikloalkana 4. Cracking c.Zat aditif yang ditambahkan untuk menaikkan bilangan oktan bensin adalah…. Polimerisasi . Bensin b. Normal oktana b. Pelapukan hewan dan tumbuhan 2. minyak bumi berasal dari…. Tetraetil timbal 5. Sikloalkana dan aromatik b. Reaksi besi karbida dan air e. Menurut teori pembentukannya. a. Reaksi alkali dan gas CO2 d. Dietil timbal f. Kerosin c.sangat lama. a. a. Alkana dan aromatik d. Senyawa yang paling banyak terdapat dalam minyak bumi adalah…. Nafta e. Bensin yang memiliki rantai karbon pendek dapat dibuat dari minyak bumi yang memiliki rantai karbon panjang. a. seperti solar dan kerosin melalui proses…. Timbal c. Air laut yang terpendam c. a. Solar d. Reforming b. Gunung berapi b. Blending e. Residu 3. Treating d. Timbal oksida e. Heterosiklik dan aromatik e. Hasil penyulingan minyak bumi yang memiliki titik didih paling tinggi adalah…. Alkana dan heterosiklik c.

sebutkan dan jelaskan kegunaan lain dari minyak bumi dan gas alam! 14. 7. Selain sebagai bahan bakar. Jelaskan kerugian minyak bumi yang mengandung banyak belerang! 15. Proses pemisahan minyak bumi berdasarkan perbedaan titik didih komponenkomponennya disebut…. Komponen utama dari minyak bumi dan gas alam adalah…. 9. Pengubahan alkana rantai lurus menjadi alkana bercabang disebut…. Sebutkan dan jelaskan teori yang menjelaskan tentang asal mula terjadinya minyak bumi dan gas alam! 12.6. Bensin super (premix) diperoleh dari minyak bumi dengan cara…. Kemukakan pendapat anda mengenai bahan bakar alternatif di masa yang akan datang sebagai pengganti bahan bakar minyak! Kerjakan soal di atas dengan baik! . Kerosin merupakan fraksi minyak bumi yang dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama…. 11. 8. Jelaskan cara yang dapat dilakukan untuk menaikkan bilangan oktan pada bensin! 13. 10.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->