Pintu

Mengenal Pintu Siapa yang tidak kenal pintu. Salah satu elemen rumah, gedung, kantor,supermarket, toko, hingga poskamling ini selalu ³menghiasi´ dan melengkapi suatu bangunan dari depan, samping, hingga belakang. Dahulu, pintu dibuat hanya sebagai perantara atau penghubung antara lingkungan Iuar dengan dalam rumah. Akan tetapi, saat ini pintu sudah merupakan simbol status sosial. Dengan kemajuan teknologi, beragam pintu sudah banyak dijumpai, baik dari segi desain, warna, corak, bahan, dan sebagainya. Sebelum mengenal berbagai jenis desain pintu, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui hal-hal di seputar pintu.

Pengertian Pintu Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian pintu adalah tempat untuk masuk dan keluar. Ini berarti bahwa pintu adalah suatu benda penghubung untuk melakukan aktivitas memasuki sesuatu atau keluar dari sesuatu tempat. Jika dikaitkan dengan rumah tinggal maka pengertian pintu adalah tempat untuk keluar-masuk pada tempat tinggal manusia. Fungsi Pintu Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa pengertian pintu adalah tempat untuk masuk dan keluar dari suatu tempat atau bangunan maka fungsi dan keberadaannya sangat diperlukan sebagai media penghubung (antara). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa fungsi pintu pada dasarnya adalah sebagai penghubung antar-ruang yang saling terpisahkan secara permanen. Selain fungsi di atas, pintu juga berfungsi sebagai penjaga privasi serta keamanan sebuah rumah. Pintu kamar misalnya, berguna untuk menjaga privasi dan keamanan penghuni kamar tersebut.

Jenis Pintu Berdasarkan Fungsi Ruang 1. Pintu Gerbang Pintu gerbang adalah pintu yang terletak di posisi paling depan dari sebuah bangunan. Pintu ini berfungsi sebagai penghubung antara bangunan dengan jalan. Pintu ini digunakan untuk jalan keluar masuk kendaraan dan manusia. Untuk pintu gerbang ini, keamanan sangat diperlukan. Untuk itu desain pintu gerbang ini harus bisa memberikan keamanan bangunan anda dari orang lain yang akan masuk tanpa ijin pemilik. Pintu Gerbang adalah bagian dari macam-macam pintu menurut fungsinya. Fungsi utama dari sebuah pintu gerbang adalah media keluar-masuk kendaraan atau manusia yang berada pada posisi terdepan sebuah rumah tinggal dan langsung menghubungkan antar-ruang luar rumah tinggal (jalan raya) dengan halaman depan (carport atau teras) sebuah rumah tinggal. Bentuk dan desain pintu gerbang relatif sangat bervariasi mengikuti gaya rumah tinggal dan nuansa yang terkandung di dalamnya. Bentuk pintu gerbang biasanya terdiri dari dua atau lebih daun pintu, baik lipat maupun dorong. Pintu gerbang biasanya dibuat berongga dan menggunakan motif-motif alami seperti kembangan sulur dedaunan atau bunga, motif kotakkotak atau geometris, dan,adapula yang menggunakan motif campuran antara keduanya.

Bahan material utama yang digunakan pada pintu gerbang adalah besi dengan pembagian beberapa daun pintu dan sering kali dipadupadankan pula dengan material lain seperti kayu sehingga dapat memberikan sentuhan yang berbeda pada tampilan pintu secara total. Dimensi pintu gerbang pada umumnya mengadopsi ukuran standar mobil, yakni lebar 300²500 cm (atau kelipatannya untuk menampung lebih banyak mobil), dan tinggi berkisar 150²250 cm. Namun, secara umum ukuran pintu gerbang disesuaikan sesuai dengan keinginan pemilik rumah dan kondisi keamanan lingkungan hunian. Warna pada pintu gerbang adalah material cat besi dengan finishing cat duco polos, finishing motif besi tempa, finishing crome (stainless steel), dan juga finishing pelitur untuk variasi pintu gerbang yang menggunakan material dengan bahan dasar kayu. Dilihat dari berbagai segi, pintu gerbang dapat dibagi menjadi tiga kelompok antara lain sebagai berikut. 1) Jenis pintu gerbang menurut arah gerak : - pintu gerbang lipat, - pintu gerbang sorong, 2) Jenis pintu gerbang meriurut finishing dan bahan material : - pintu gerbang besi tempa, - pintu gerbang cat duco polos, - pintu gerbang stainless steel, - pintu gerbang campuran. 3) Jenis pintu gerbang menurut motif : - pintu gerbang motif alam, - pintu gerbang motif geometris, - pintu gerbang motif campuran alam dan geometris.

2. Pintu Utama

Bentuk dan desainnya fungsional (dapat digunakan dengan mudah). .Aman digunakan dalam beraktivitas. ranjang.Indah dan mempunyai nilai estetika. Ukuran pintu utama adalah lebar 80²100 cm dan tinggi 210²220 cm. Ukuran ini perlu ditambah bukaan kecil di atasnya. .pintu single. Akan tetapi. mencerminkan penghuninya memiliki cita rasa terhadap seni. dan mahoni. pintu utama memberikan kesan terhadap desain bangunan. Jika pintu utama berupa pintu double maka ukuran pintu dikalikan dua. Bentuk pintu utama terdiri dari beberapa alternatif di antaranya adalah: .pintu double dan . Material pintu utama biasanya terbuat dari bahan dasar kayu. misalnya rak TV. baik pada waktu musim kemarau atau penghujan. . Hal tersebut dikarenakan pintu utama merupakan salah satu elemen yang pertama kali dipandang atau dilihat. Biasanya pintu utama dicat warna putih atau finishing pelitur. Ini disebabkan lokasinya yang berada di luar.Ukurannya cukup untuk aktivitas keluar masuk.pintu gendong. sederhana dan ringan. . tidak menutup kemungkinan pintu utama dicat warna-warna mencolok untuk memberi aksen pada rumah tersebut atau dijadikan obyek yang menonjol pada bagian rumah tinggal. lemari. meja dan lain-lain.Pintu Utama adalah media penghubung untuk aktivitas masuk dan keluar di sebuah bangunan pada bagian yang paling utama (penting) atau berada di depan. Keberadaan sebuah pintu utama dapat mencerminkan status sosial dari penghuninya. Warna pintu utama harus disesuaikan dengan warna rumah. bengkirai. lebih rumit. Agar pintu dapat berfungsi dengan baik. lebih berbeda. pintu utama merupakan media penghubung antara teras dan ruang tamu atau biasa diartikan sebagai penghubung bagian luar rumah dengan bangunan pertama pada rumah tersebut. Artinya pintu utama didesain lebih bagus. keruing. Desain pintu yang unik dan bernilai seni seperti ukiran. Selain itu. Untuk pintu berbahan kayu sangat cocok dicat dengan pelitur sehingga akan tampak kesan naturalnya. kamper. Jika diaplikasikan pada rumah tinggal. Sebaliknya. desain pintu sederhana seperti gaya minimalis mencerminkan penghuninya memiliki cita rasa yang simpel. Bentuk dan desain pintu utama didesain ³lebih´ dari pintu-pintu lainnya. Kayu yang digunakan adalah kayu yang kuat menahan cuaca. Ukuran yang lebih besar dibuat untuk memudahkan aktivitas keluar-masuk barang-barang yang berukuran lebih besar dari 1 m. ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut: . . Biasanya kayu yang digunakan untuk membuat pintu utama adalah kayu jati. baik barang maupun manusia. . merbau.Bahan yang dipilih tidak mudah rusak oleh cuaca karena pintu utama terletak paling luar.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Pintu Kamar Pintu Kamar adalah salah satu jenis pintu menurut fungsinya sebagai media penghubung aktivitas keluar-masuk ke dalam atau keluar kamar. Bentuk pintu kamar tanpa jendela di sampingnya (pintu gendong) dimaksudkan agar tidak ada bukaan di dalam rumah yang mengarah ke dalam kamar. Hanya saja pintu kamar selalu berupa single door atau pintu satu daun tanpa jendela di sampingnya. Kamar di sini adalah suatu ruang dari bagian sebuah rumah tinggal yang berfungsi sebagai wadah atau tempat untuk melakukan aktivitas tidur. Hal ini¶ disebabkan oleh sifat .3. beristirahat. Bentuk dan desain pintu kamar pada umumnya hampir sama dengan pintu utama. dan aktivitas-aktivitas lainnya yang sifatnya sangat pribadi.

Warna pintu kamar bisa berupa cat duco polos. Akan tetapi. Oleh karena terdiri dari satu daun pintu. pemilihan jenis kayu lebih didasari oleh desain atau bentuk pintu kamar yang diinginkan oleh penghuni rumah tinggal tersebut. warna lain. Bahan material pintu kamar didominasi oleh bahan kayu. dan juga pelitur dengan warna natural kayu. . Pemberian pelitur untuk memberi kesan alami sesuai dengan kebutuhan atau keinginan dan nuansa dari tema rumah tinggal tersebut. karena sifatnya ³lunak´ yang seharusnya ikut menegaskan fungsi dari ruangan di dalamnya. Kayu yang digunakan tidak harus kayu yang tahan terhadap cuaca luar.privatisasi dari kamar itu sendiri sebagai penampung aktivitas pribadi dari penghuni rumah tinggal tersebut. maka ukuran pintu kamar biasanya mempunyai lebar antara 70²80 cm dengan tinggi antara 210²220 cm ditambah bouvenlight atau angin-angin di atasnya yang Iebarnya 40 cm. Bahan material kayu hampir selalu digunakan dalam sebuah pintu kamar.

.

.

4. Selain itu. ada juga desain pintu kamar mandi atau wc yang diberi variasi pada bagian atasnya (setinggi manusia). Biasanya desain pintu kamar mandi berupa pintu polos atau hanya ditambah ventilasi pada bagian bawah pintu. Pintu Kamar Mandi Pintu Kamar Mandi adalah media untuk aktivitas keluar-masuk ruangan yang berfungsi untuk mandi beserta aktivitas yang lainnya. karena fungsinya sebagai ruang penunjang. . seperti variasi panel dan mosaik kaca atau mosaik buatan dari bahan fiber.Tujuannya untuk melancarkan aliran udara dari kamar mandi (wc). Bentuk desain pintu kamar mandi biasanya lebih sederhana dibandingkan dengan jenis pintu lainnya.

Oleh karena warna hijau dan biru akan memberi susana segar. atau merah jambu. biru muda. Dimensi yang lebih kecil ini dimaksudkan untuk mengakomodasi luas kamar mandi (wc) yang terbatas. Selain itu. Pintu Belakang Pintu Belakang adalah pintu yang berfungsi sebagai media penghubung aktivitas keluarmasuk rumah melalui halaman belakang.Pintu kamar mandi umumnya terbuat dari PVC atau dari panel kayu yang dilapisi aluminium Oct bagian dalamnya. aktivitas keluar masuk kamar mandi (wc) hanya dilakukan satu orang dan dirasa dimensi tersebut cukup untuk mewadahi aktivitas. sedangkan yang berwarna natural atau warna kayu ada jugs yang terbuat dari bahan PVC atau yang lebih umum dari bahan kayu solid seperti pintu lainnya. sejuk. Akan tetapi. Pertimbangan aspek kekokohan dan aspek keamanan inilah yang paling utama dari sebuah persyaratan pintu samping atau pintu belakang. Akan tetapi. . Pada umumnya warna pintu kamar mandi (wc) berwarna cerah seperti putih. pemilihan warna untuk kamar mandi (wc) disesuaikan dengan nuansa rumah. warna biru muda dan hijau muda akan sangat cocok digunakan untuk pintu kamar mandi. dan sejuk. Selain itu. Pemilihan warna untuk kamar mandi (wc) dapat menggunakan berbagai macam pilihan warna. hijau. Persyaratan pintu samping atau pintu belakang terutama menyangkut aspek kekokohan dan keamanan ini dikarenakan lokasinya yang menghubungkan jalan di Iuar rumah dengan halaman belakang atau samping rumah. 5. dengan pelapis aluminium pada bagian dalamnya akan mengurangi kerusakan akibat terkena air. Syarat terpenting dari bahan pintu kamar mandi (wc) adalah tahan air agar tidak cepat lapuk bila terkena air. Hal ini dikarenakan pintu kamar mandi pabrikan yang terbuat dari PVC relatif berwarna cerah. yakni 70 cm x 210 cm ditambah kusen. Dimensi pintu kamar mandi (wc) biasanya lebih kecil dari pintu lain.

Ukuran pintu samping hampir sama dengan pintu-pintu Iainnya. Begitu pula dengan bahan material pintu samping atau pintu belakang yang biasanya terbuat dari bahan baku besi atau besi tempa dengan bentuk berjeruji dan kembangan motif sebagai pemanis pada bagian-bagian tertentu. maka dari itu untuk menghemat tempat. dll). Ada-pun bahan lain yang biasa dipadukan dengan bahan utama besi adalah‡kayu sebagai variasi untuk memberi kesan lunak pada bentukan utuh pintu samping atau pintu belakang. Pertimbangan aspek kekokohan dan aspek keamanan inilah yang paling utama dari sebuah persyaratan pintu samping atau pintu belakang. 6. seperti motif besi tempa.Pintu Samping/Belakang adalah suatu media penghubung aktivitas keluar-masuk rumah melalui halaman belakang atau halaman samping yang sering disebut side entrance. yakni lebar 70²80 cm dan tinggi bervariasi antara 120²220 cm atau sesuai dengan kebutuhan. Persyaratan pintu samping atau pintu belakang terutama menyangkut aspek kekokohan dan keamanan ini dikarenakan lokasinya yang menghubungkan jalan di Iuar rumah dengan halaman belakang atau samping rumah. Karena ruang garasi memerlukan pintu yang lebar. Pintu Garasi Pada pintu gerbang biasa menggunakan jenis pintu lipat. chrome (stainless steel). hijau. Warna-warna yang digunakan cenderung menggunakan warna yang lazim pada besi. atau warna natural yang biasanya digunakan untuk finishing pintu samping dengan material kayu. Warna pintu samping atau pintu belakang biasanya senada dengan nuansa rumah atau hampir sama dengan warna pagar atau pintu gerbang. warna duco (merah. pintu lipat sangat bagus digunakan sebagai pintu garasi. Bentuk dan desain pintu samping atau pintu belakang biasanya senada atau hampir sama dengan desain pintu gerbang. Pintu Garasi adalah media penghubung aktivitas keluar masuk dari carport atau halaman . Bahan material pintu samping atau pintu belakang umumnya terbuat dari bahan dasar besi dengan finishing cat motif besi tempa atau chrome.

pintu garasi juga dapat diberi warna dari berbagai jenis cat yang ada saat ini. karat dan lain-lain. Sementara kelemahannya adalah relatif lebih mahal dan lebih menghabiskan banyak tempat. warna. Masing-masing bahan material mempunyai beberapa kekurangan dan kelebihan. Pintu garasi yang memenuhi kreteria umum mempunyai ukuran yang lebarnya antara 300²500 cm dengan tinggi antara 220²250 cm. Garasi adalah suatu ruangan untuk menempatkan kendaraan (mobil. Masing-masing jenis pintu garasi mempunyai kekurangan dan kelebihan. Agar pintu garasi dapat berfungsi dengan baik sekaligus mempunyai daya tahan yang lama maka dibutuhkan beberapa persyaratan tertentu. antara lain pintu lipat (folding door) dan pintu putar (rolling door). agar lebih aman dan terlindung dari cuaca luar. Oleh karena pintu garasi merupakan elemen rumah yang letaknya di luar maka semestinya dicat menggunakan cat yang tahan terhadap jamur. Bahan material tersebut berupa besi (folding atau rolling) dan kayu (pintu lipat). serta desain. kelebihannya antara lain tidak menghabiskan banyak tempat dan pembuatannya relatif lebih mudah dibandingkan folding door. Sementara kelemahannya adalah mudah berkarat dan macet jika tidak rajin dirawat. Saat ini.depan ke dalam atau keluar menuju garasi. motor dll). Ukuran pintu garasi harus dapat mengakomodasi aktifitas keluar masuk kendaraan. konsumen dihadapkan dengan dua pilihan bahan dasar atau bahan material. Untuk membuat pintu garasi. Sementara kelemahannya adalah penampilannya terlihat kaku. bentuk dan desain pintu garasi bermacam-macam. antara lain pintu garasi harus kokoh atau kuat. Jenis cat seperti cat duco polos dan pelitur kayu. Sementara pelitur biasa digunakan untuk pintu garasi yang terbuat dari material kayu. Sementara kelemahannya lebih rapuh daripada pintu garasi berbahan besi. Seperti halnya jenis pintu yang lain. aman. dan bahan materialnya lebih bervariasi. Untuk rolling door. mudah dirawat. . Folding door mempunyai beberapa kelebihan antara lain tidak mudah rusak. Untuk itulah ukuran pintu garasi lebih besar dari pintu utama maupun pintu kamar. serta mempunyai ukuran yang memadai untuk menunjang aktivitas yang terdapat di dalamnya. Cat duco polos biasanya dipergunakan untuk pintu garasi folding door atau rolling door yang terbuat dari material besi. Kelebihan pintu garasi berbahan material kayu adalah terlihat lebih luwes dan desainnya dapat disesuaikan dengan nuansa rumah tinggal. Kelebihan pintu garasi berbahan metarial besi adalah lebih kokoh dan aman.

.

.

kekokohan. dan desain .Dalam pemasangan pintu didalam bangunan harus memadai sesuai fungsi. penggunaan bahan material yang cocok untuk pintu pada masing-masing ruang.

Pintu geser atau pintu lipat (folding door) yang menggunakan material besi atau kayu.dll) Jenis pintu pada bangunan komersial pada dasarnya terdiri dari : . .kantor.yang indah. dan selaras dengan desain bangunan atau ruang tempat pintu tersebut dipergunakan. Bentuk atau desain dari pintu bangunan komersial pada umumnya sangat bervariasi sesuai dengan fungsinya masing-masing Jendela Jendela ialah bukaan pada dinding b angunan. Pintu Bangunan Komersial Pengertian dan fungsi dari sebuah pintu bangunan komersial adalah tempat yang dipergunakan untuk aktifitas masuk dan keluar pada bangunan komersial (kios. Jendela bisa . untuk memungkinkan udara dan cahaya masuk. Persyaratan sebuah pintu pada bangunan komersial adalah dimensinya cukup untuk keluar masuk barang yang dijual atau dipergunakan pada bangunan komersial tersebut dan aktivitas masuk-keluar manusia yang akan mempergunakan bangunan komersial tersebut (produsen dan konsumen). Biasanya diisi dengan lembaran kaca. sesuai.Pintu putar (rolling door) yang menggunakan material besi atau aluminium. dan .toko.Pintu kaca yang menggunakan materialkaca dengan rangka aluminium. mobil dsb.

memiliki banyak bentuk yang berbeda. Kayu dan aluminium merup akan pilihan bahan yang akan dipertimbangkan dalam merencanakan jendela. Kehadiran jendela akan meningkatkan keindahan bangunan. terlebih lagi dengan pemilihan warna yang serasi antara dinding dan jendela. persegi. VENTILASI UDARA Ada kalanya terdapat perbedaan temperatur di luar dan di dalam ruangan.5 meter per detik. sedangkan bahan kayu akan menampilkan kesan etnik. seperti segitiga. Beberapa pertimbangan tersebut tentunya harus melihat tujuan dan fungsi dari jendela tersebut. ukuran. atau bentuk tak beraturan. Jendela berfungsi sebagai jalan sirkulasi udara pada kondisi te rsebut. lingkaran. j umlah.0. Bentuk jendela yang tinggi dan langsing akan menampilkan kesan besar pada bangunan yang kecil. Kesan dinamis pada bangunan juga dapat diciptakan dari kombinasi bentuk bulat dan kotak pada jendela. Lokasi yang baik dan desain bukaan jendela akan membantu kita dalam menciptakan sirkulasi udara yang baik. Jendela merupakan salah satu bagian dari bangunan yang memiliki beberapa fungsi. dan bentuk jendela. . Pencahayaan alami dapat ditentukan dari lokasi. Bahan alumini um akan menampilkan kesan modern. Hal ini dapat terjadi cukup dengan membuka daun jendela atau membuka tirai pada jendela kaca. Selain desain jendela. Sirkulasi udara ke dalam ruangan dikategorikan sejuk apabila kecepatan udara dalam ruangan berkisar antara 0. Ada tiga fungsi utama dari jendela se bagai berikut: PENCAHAYAAN Jendela dapat menyediakan cahaya alami dari sinar matahari pada pagi dan siang hari. jendela juga berfungsi sebagai penghubung ke pemandangan di luar bangunan. Tidak hanya fungsi ventilasi udara. ARCHITECTURE ACCENT Sebuah bangunan yang hanya terdiri dari dinding massive tentunya tidak enak dipandang. Architecture accent juga muncul dari pemilihan bahan jendela. pencahayaan yang optimum didukung oleh pemilihan warna cat interior yang dapat memantulkan dan mendistribusikan cahaya dari luar bangunan ke dalam ruangan.1 . Desain jendela yang baik dapat menyediakan cahaya alami yang memadai tanpa menimbulkan kenaikan temeperatur dalam ruangan akibat cahaya matahari. Pertimbangan lain adalah desain bentuk dan ukuran. Desain jendela yang menarik akan meningkatkan citra visual sebuah bangunan.

dan fungsi utama jendela penting untuk dipikirkan sebelum membuat jendela. Jendela selain berfungsi sebagai sumber masuknya cahaya dan penghawaan alami.Jendela mungkin adalah bagian dari rumah yang sudah sangat biasa kita temui. jendela yang dipasang mati dalam kusen / Window glass fixed to frame . estetika. Tahukah Anda bahwa terdapat beberapa jenis jendela sesuai bentuk dan cara menggunakan jendela tersebut? Jendela pada dasarnya merupakan akses udara dan cahaya di dalam rumah.jendela dengan daun pintu yang dibuka dengan digeser ke atas/ kebawah / Windows with a shutter that can be opened by sliding up / down . Biasanya jendela memiliki cara untuk diatur besar kecil bukaannya sesuai kebutuhan akan penghawaan dan pencahayaan alami. Ukuran jendela yang baik dalam sebuah ruangan sebaiknya 12%-15% dari luas lantai ruangan. juga merupakan bagian rumah yang memberikan unsur estetika pada suatu tampilan bangunan rumah. Bentuk dan konstruksi jendela dapat menentukan tampilan sebuah rumah tinggal dipadukan dengan bagian-bagian lain dari sebuah rumah. Standar Nasional Indonesia (SNI) menyarankan agar jendela tidak kurang dari 5% dari luas lantai. Pertimbangan konstruksi.jendela dengan daun jendela yang dibuka kedalam atau keluar / Windows with shutters that opens in or out .

jendela dengan kaca-kaca krepyak (terpisah kecil-kecil) / Windows with glass blinds (small separated glass) ..jendela dengan daun seperti dibawah ini biasanya dibuka kedalam agar tidak tampias hujan / Shutter of window with the following directions usually open inside to avoid water drops .jendela dengan daun yang dibuka dengan diputar dalam sumbu horisontal / Windows with shutter that open in horizontal axis .

jendela yang terpasangnya mati tidak terbuka sama sekali.. . akan memberikan tingkat kekedapan terhadap cuaca paling besar. pembersihan dan jalan keluar darurat mempu nyai daun-daun jendela yang membukanya dengan cara disorong.jendela dengan daun dibuka dengan engsel diatas yang cukup populer / Shutter opened window with hinges on a fairly popular type . Jendela yang terbuka untuk ventilasi. Berikut ini adalah jenis -jenis utama bekerjanya jendela.jendela dengan daun sorong ke samping / Windows with sliding shutter that moves aside Jendela biasanya dikelompokkan sesuai dengan bukaanya. diayun atau diputar.

. Bagian jendela dapat dibuka penuh. Gambar X-6. Jendela Sorong Horizontal c. Daun -daun jendela ini ditempatkan pada engsel depan/belakang. Jendela sayap. Gambar X-7. Bagian jendela dapat dibuka ± 50%. Bagian jendela dapat dibuka ± 50%.a. mempunyai daun -daun jendela yang digantung pada ambang atas/bawah atau pada tiang. Jendela gantung ganda. mempunyai daun -daun jendela yang didorong secara vertikal. Daun-daun jendela ini ditempatk an pada alur depan rangka atau pada alat/rel. Jendela gantung ganda. Daun-daun jendela ini ditempatkan pada alur depan rangka atau pada alat/rel. mempunyai daun -daun jendela yang didorong secara horisontal. Jendela Sorong Vertical b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful