P. 1
smp7ipa AlamSekitarIPATerpadu Iip

smp7ipa AlamSekitarIPATerpadu Iip

|Views: 34,314|Likes:
Published by Jejen Jaelani

More info:

Published by: Jejen Jaelani on Apr 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

Suatu campuran disusun oleh materi-materi yang memiliki sifat

fisika dan sifat kimia yang berbeda. Berdasarkan perbedaan sifat-sifat

materi yang menyusunnya, maka suatu campuran dapat dipisahkan

dengan cara-cara tertentu. Beberapa hal yang menjadi dasar metode

pemisahan campuran adalah ukuran partikel, titik didih, kelarutan,

dan adsorbsi.

1. Ukuran Partikel

Jika ukuran partikel zat yang akan dipisahkan berbeda ukuran

dengan partikel zat pencampurnya, maka campuran tersebut dapat

dipisahkan dengan cara filtrasi (penyaringan).

2. Titik Didih

Jika zat yang akan dipisahkan memiliki perbedaan titik didih

dengan zat pencampurnya, maka campuran tersebut dapat dipisahkan

dengan metode distilasi. Pemisahan campuran dengan dasar perbedaan

Bab 7 - Perubahan Materi dan Pemisahan Campuran

83

titik didih harus dilakukan dengan kontrol suhu yang ketat supaya tidak

melewati titik didih zat yang akan dipisahkan.

3. Kelarutan

Secara umum, pelarut dibedakan menjadi pelarut polar (air)

dan pelarut nonpolar (alkohol, aseton, kloroform, eter). Berdasarkan

perbedaan kelarutan zat-zat penyusun suatu campuran pada jenis pelarut

tersebut, maka campuran dapat dipisahkan dengan cara ekstraksi.

4. Adsorbsi

Adsorbsi adalah penarikan suatu zat oleh bahan pengadsorbsi

secara kuat sehingga menempel pada permukaan dari bahan

pengadsorbsi. Berdasarkan perbedaan daya adsorbsi, maka pemisahan

campuran dapat dilakukan dengan cara adsorbsi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->