BAB I PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Secara umum,`perusahaan didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Berdasarkan definisi diatas maka dapat dilihat adanya lima unsur penting dalam sebuah perusahaan, yaitu organisasi, produksi, sumberekonomi, kebutuhan dan cara yang menguntungkan. Adapun jenis-jenis perusahaan : 1. Usaha Perseorangan, 2. Firma (Fa), 3. Perseroan Komanditer (CV), 4. Perseroan Terbatas (PT), 5. Perseroan Terbatas Negara (Persero), 6. Perusahaan Daerah (PD), 7. Perusahaan Negara Umum (PERUM), 8. Perusahaan Negara Jawatan (PERJAN), 9. Koperasi 10. Yayasan. Dalam makalah ini penulis akan mengkaji lebih dalam tentang pengertian serta pendirian, permodalan, organisasi, dan pembubaran yang dimiliki oleh Maatschap, Firma, dan CV. 2. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka secara umum rumusan masalah pada makalah ini adalah sebagai berikut : A. Perusahaan Perseorangan 1) Pengertian Persekutuan Perdata / maatschap

Firma. organ serta pembubaran Perseroan Komanditer / CV 3) Kebaikan dan keburukan Perseroan Komanditer / CV 3. permodalan. Tujuan Berdasarkan rumusan masalah di atas. Perseroan Komanditer / CV 1) Pengertian Perseroaan Komanditer / CV 2) Pendirian. organ serta pembubaran Persekutuan Perdata / maatschap. organ serta pembubaran Persekutuan Perdata / maatschap 3) Kebaikan dan keburukan Persekutuan Perdata / maatschap B. permodalan. 2. Pengertian Persekutuan Perdata (maatschap). permodalan. Pendirian. permodalan. organ serta pembubaran Firma C. dan Perseroan Komanditer / CV. Firma dan Perseroan Komanditer (CV). tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui: 1. Kebaikan dan keburukan Persekutuan Perdata (maatschap).2) Pendirian. FIRMA 1) Pengertian Firma 2) Pendirian. Firma dan Perseroan Komanditer (CV). . 3.

Kerja sama tersebut dilakukan secara terus menerus yang menyangkut adanya keterikatan dari aktiva-pasiva. dengan maksud untuk membagi keuntungan yang diperoleh. dapat ditafsirkan bahwa maatschap memiliki unsur-unsur sebagai berikut: 1 merupakan suatu perjanjian .BAB 2 PEMBAHASAN A. maatshcap sering disebut burgerlijke maatschap atau ”persekutuan perdata. Dalam literatur Belanda. Dilihat dari bunyi pasal tersebut. hak dan kewajiban. Dikenal suatu bentuk “kerja sama” yaitu kerja sama diantara beberapa orang di dalam lingkungannya sendiri dimana mereka masing-masing merupakan para pengurus dan sekaligus pemiliknya. Perusahaan Peseorangan atau Maatschap Tanpa kerja sama dan spesialisasi maka masyarakat tidak dapat berfungsi dengan sempurna. Memang orang dapat bekerja sendiri. perjanjian dengan pihak luar dan lain sebagainya.” Menurut Pasal 1618 KUHPer. maatshcap adalah suatu perjanjian dengan mana dua orang atau lebih mengikatkan diri untuk memasukkan sesuatu. orang kadang dapat memperoleh keuntungan yang tidak dapat dicapai jika ia bekerja sendiri. namun apa yang tidak dapat dilakukannya sendiri terpaksa ia akan minta bantuan orang lain lagi pula dengan bekerja sama.

ada kepemilikan bersama yang terikat dimana semua sekutu memiliki hak yang sebanding atas seluruh benda milik bersama sebagai suatu kesatuan. Selain itu. Pada maatschap.2 3 4 ada perikatan antara dua orang atau lebih ada pemasukan (inbreng) ada tujuan untuk membagi keuntungan yang diperoleh Unsur pemasukan (inbreng) tersebut bisa berupa sejumlah uang. atau berupa tenaga. yaitu perjanjian yang terjadi karena ada persetujuan kehendak dari para pihak atau ada kesepakatan sebelum ada tindakan-tindakan (penyerahan barang). sehingga pihak ketiga tahu bahwa ia telah berhubungan dengan suatu maatschap. yaitu perjanjian konsensual (concensuelle overeenkomst) dan perjanjian riil (reele overeenkomst). Pada maatschap. Perjanjian mendirikan maatschap adalah perjanjian konsensual. Atas kekayaan maatschap ini. dalam maatshcap juga harus ada kerjasama antar para sekutu dan kerjasama antara sekutu dengan maatschap sebagai suatu kesatuan. jasa. Konsekuensinya adalah masing-masing sekutu bertindak keluar (bertindak dengan pihak ketiga) atas namanya sendiri. atau keahlian (skill). kecuali telah diperjanjikan bahwa sekutu yang bersangkutan bertindak atas nama maatschap (seluruh sekutu). tidak ada nama bersama seperti halnya yang terjadi dalam persekutuan dengan firma. maatschap adalah persekutuan yang didirikan atas dasar perjanjian. Menurut sifatnya. Hal ini menunjukkan adanya hubungan hukum dan hak serta kewajiban para sekutu satu sama lainnya. Sifat Pendirian Maatschap Menurut Pasal 1618 KUHPerdata. barang dengan wujud tertentu. jika sudah ada kata sepakat dari para sekutu untuk . Atas benda milik bersama ini tidak dapat ditetapkan harta bagian masing-masing sekutu atas masing-masing benda yang menjadi bagian dari keseluruhan benda milik bersama. Dengan demikian sekutu masing-masing tidak bisa menjual atau mengalihkan benda milik maatschap tanpa persetujuan semua sekutu. perjanjian itu ada dua macam golongan. serta hak dan kewajiban para sekutu terhadap maatschap sebagai suatu kesatuan.

para sekutu tidak boleh berjanji bahwa jumlah bagian mereka masing-masing dalam maatschap ditetapkan oleh salah seorang sekutu dari mereka atau orang lain. Perjanjian yang demikian harus dianggap tidak ada/tidak tertulis. juga harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a. b. Tetapi dalam praktek. dan c. hal ini sesuai dengan sifat maatschap yang tidak menghendaki adanya publikasi (terang-terangkan). disamping harus memenuhi ketentuan dalam Pasal 1320 KUHPerdata. maka bagian keuntungan/rugi yang diperolehnya sama dengan bagian sekutu yang memasukkan inbreng berupa uang atau barang yang paling sedikit. yaitu keuntungan. menurut Pasal 1635 KUHPerdata. sehingga perjanjian maatschap bentuknya bebas. Juga tidak ada ketentuan yang mengharuskan pendaftaran dan pengumuman bagi maatschap. Tidak dilarang oleh hukum. Undang-undang tidak menentukan mengenai cara pendirian maatschap. Menurut Pasal 1633 KUHPerdata cara membagi keuntungan dan kerugian itu sebaiknya diatur dalam perjanjian pendirian maatschap. tetapi harus mencakup dua-duanya. para sekutu dilarang memperjanjian akan memberikan keuntungan saja kepada salah seorang sekutu. hal ini dilakukan dengan akta otentik ataupun akta dibawah tangan. Perjanjian untuk mendirikan maatschap. para . Pembagian Keuntungan dan Kerugian Para mitra bebas untuk menentukan bagaimana keuntungan maatschap akan dibagikan diantara mereka. Menurut pasal 1634 KUHPerdata. meskipun belum ada inbreng. Bila dalam perjanjian pendirian tidak diatur maka bagian tiap sekutu dihitung menurut perbandingan besarnya sumbangan modal yang dimasukkan oleh masing-masing sekutu. maka maatschap sudah dianggap ada. Tidak bertentangan dengan tatasusila dan ketertiban umum. Namun sebaliknya. Harus merupakan kepentingan bersama yang dikejar. Sekutu yang inbreng-nya hanya berupa tenaga.mendirikannya. Bila hal itu diperjanjikan juga maka hal itu dianggap batal. yakni keuntungan (laba) dan kerugian. Disamping itu.

sebab kalau ada kebersamaan harta kekayaan (harta perkawinan). Adapun sifat kapasitas kepribadian dimaksud diutamakan. maka pada saat ada keuntungan untuk suami-istri itu tidak ada bedanya. b. selama berjalannya maatschap. Keanggotaan Maatschap Keanggotaan suatu maatschap penekanannya diletakkan pada sifat kapasitas kepribadian (persoonlijke capaciteit) dari orang (sekutu) yang bersangkutan. Menurut Pasal 1636 (2) KUHPerdata. atau keadaan-keadaan atau peristiwa-peristiwa yang tidak .sekutu diperbolehkan memperjanjikan bahwa semua kerugian akan ditanggung oleh salah seorang sekutu saja. misalnya tidak cakap. maatschap yang didirikan antara suami-istri. seperti: sama-sama seprofesi. Pada asasnya maatschap terikat pada kapasitas kepribadian dari masing-masing anggota. atau teman karib. maka maatschap demikian tidak berarti apa-apa. kecuali atas dasar alasan-alasan menurut hukum. yaitu: a. kecuali pada saat perkawinan diadakan perjanjian pemisahan kekayaan. dan cara masuk-keluarnya ke dalam maatschap ditentukan secara statutair (tidak bebas). Pengurusan Maatschap Pengangkatan pengurus Maatschap dapat dilakukan dengan dua cara (Pasal 1636). Sekutu maatschap ini disebut “sekutu statuter” (gerant statutaire). KUHPerdata (Bab VIII) sendiri juga tidak melarang adanya maatschap antara suami-istri. Meskipun tidak dilarang. Perbedaan kedudukan hukum antara sekutu statuter dan sekutu mandater: a. menderita sakit dalam waktu lama. Diatur sesudah persekutuan perdata berdiri dengan akta khusus. dimana ada kebersamaan harta kekayaan (huwelijk gemeenschap van goederen). Diatur sekaligus bersama-sama dalam akta pendirian maatschap. Sekutu pengurus ini dinamakan “sekutu mandater” (gerant mandataire). kurang seksama (ceroboh). ada hubungan keluarga. sekutu statuter tidak boleh diberhentikan.

Musnahnya barang atau diselesaikannya perbuatan yang menjadi pokok persekutuan. secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga disebut Fa. c. Pasal 1646 KUHPer mengatur bahwa suatu maatschap hanya dapat berakhir apabila: 1 2 Lewatnya waktu untuk mana persekutuan telah diadakan. Atas pemberhentian itu sekutu statuter dapat minta putusan hakim tentang soal apakah pemberhentian itu benar-benar sesuai dengan kaidah hukum. b.memungkinkan seorang sekutu pengurus itu melaksanakan tugasnya secara baik. FIRMA Firma (dari bahasa Belanda venootschap onder firma. Jika salah seorang sekutu meninggal atau ditaruh di bawah pengampuan atau dinyatakan pailit. jadi kekuasaannya dapat dicabut sewaktu-waktu atau atas permintaan sendiri. Sekutu statuter bisa minta ganti kerugian bila pemberhentian itu dipandang tidak beralasan. Kalau diantara para sekutu tidak ada yang dianggap cakap atau mereka tidak merasa cakap untuk menjadi pengurus. Pembubaran Maatschap Mengenai pembubaran maatschap. adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan . ada kemungkinan pengurus maatschap adalah bukan sekutu. Hal ini dapat ditetapkan dalam akta pendirian maatschap atau dalam perjanjian khusus. B. 3 4 Atas kehendak semata-mata dari beberapa orang sekutu. maka para sekutu dapat menetapkan orang luar yang cakap sebagai pengurus. Jadi. Sekutu mandater kedudukannya sama dengan pemegang kuasa. Yang memberhentikan sekutu statuter ialah maatschap itu sendiri.

Pasal 16 KUHD menerangkan pengertian Firma yaitu: tiap-tiap perserikatan yang didirikan untuk menjalankan sesuatu perusahaan dibawah satu nama bersama. Selanjutnya Pasal 17 KUHD menerangkan bahwa tiap-tiap pesero(sekutu) yang tidak dikecualikan dari satu sama lain. tiap-tiap pesero/sekutu secara tanggung menanggung bertanggung jawab untuk seluruhnya atas segala perikatan dari Firma (Pasal 18 KUHD). Pengertian Firma adalah tiap persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan memakai nama bersama atau firma. Firma diatur pada Pasal 15 sampai dengan 35 KUHD (Kitab Undang-undang Hukum Dagang). Bagian Kedua. Di dalam Firma. pula untuk mengikat perseroan itu dengan pihak ketiga dan pihak ketiga dengannya. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan. Pasal 16 s/d 35. berhak untuk bertindak untuk mengeluarkan dan menerima uang atas nama perseroan (persekutuan). atau yang para pesero/sekutu tidak berhak melakukannya tidak termasuk dalam ketentuan (kuasa yang diberikan) diatas. Didalamnya Bagian Kedua tersebut juga diatur mengenai Persekutuan Komanditer/CV yang merupakan bentuk khusus dari Firma. Pendirian FIRMA Bentuk usaha Firma diatur dalam perundangan warisan Belanda yaitu dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang (“KUHD”) Bab Ketiga. Segala tindakan yang tidak bersangkutpaut dengan perseroan/persekutuan itu. Langkah-langkah mendirikan Firma adalah sebagai berikut: .memakai nama bersama.

terpisah . uang. Saat mulai dan berakhirnya Firma. Akta otentik tersebut selanjutnya didaftarkan pada register Kepaniteraan Pengadilan Negeri dimana Firma berkedudukan (Pasal 23 KUHD). b. 1641. Akta tersebut dibuat sebagai akta otentik yang dibuat di hadapan notaris (Pasal 22 KUHD) 3. Kekayaan itu berdiri sendiri. persekutuan perdata itu dinyatakan memiliki kekayaan sendiri.H tanggal 7 januari 1926. Putusan itu mendasarkan diri atas pasal 1618.1. Klausula-klausula yang berkaitan dengan hubungan antara pihak ketiga dengan Firma 2. 1640. Para pihak yang berkehendak mendirikan Firma menyiapkan akta yang didalamnya minimal memuat (Pasal 26 KUHD): • • • • • • Nama lengkap. dan 1645 KUHPerdata. pekerjaan. c. Permodalan Firma Pasal 1619 ayat (2) KUHPerdata menetapkan bahwa tiap-tiap sekutu dari persekutuan perdata diwajibkan memasukan dalam kas persekutuan perdata yang didirikan itu: a. 4. akan tetapi menurut Arrest H. serta asasasas yang mendukung pasal-pasal tersebut. dan tempat tinggal para pendiri Firma. Keterangan kegiatan usaha yang akan dilakukan Firma di kemudian hari. Nama Sekutu yang tidak berkuasa untuk menandatangani perjanjian atas nama Firma. baik fisik maupun tenaga pikiran Menurut keilmuan danyurisprudensi. Akta yang telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri selanjutnya diumumkan dalam Berita Negara.G. Nama Firma yang akan didirikan (termasuk juga tempat kedudukan Firma). benda-benda lain apa saja yang layak bagi pemasukan tenaga kerja. persekutuan perdata itu belum mencapai status badan hukum.

penagihan-penagihan kedalam. Mr. Kekayaan persekutuan perdata itu terdiri dari : a.dari kekayaan pribadi sekutu masing-masing. b. mengatakan bahwa adanya kekayaan sendiri bagi persekutuan firma sudah lama diakui dalam keilmuan dan dalam yurisprudensi. Jika seorang sekutu membayar .R Tanggal 26 November 1897). penagihan-penagihan keluar kepada pihak ketiga. tiap-tiap sekutu dapat ditagih untuk pembayaran seuluruh utang persekutuan. yaitu bunga-bunga dari pemasukkan yang disanggupkan. c. maka dicapailah sekaligus dua macam tujuan: 1 Persekutuan Firma dilindungi dari penuntutan pembagian kekayaan dari sekutu-sekutunya. pergantian kerugian kepada persekutuan dari sekutu-sekutu yang karena kesalahannya mengakibatkan kerugian bagi persekutuan. J van Kan dalam anotasinya dibawah putusan H. Prof.H tanggal 7 Januari 1926 tersebut diatas. Beberapa ahli dan praktisi hukum mengatakan bahwa persekutuan firma mempunyai kekayaan sendiri.G. Dengan adanya pengakuan terhadap adanya kekayaan tersendiri bagi persekutuan fima itu. Kalau tidak demikian. tetapi belum masukdan lain-lain. sebelum semua utang persekutuan dilunasi dahulu. kepada sekutu-sekutunya. Penyendirian harta kekayaan itu harus ditentukan dalam perjanjian pendirian persekutuan. pemasukan (inbreng) dari masing-masing sekutu. Polak berpendapat bahwa para sekutu sangat berkepentingan agar utang-utang persekutuan dapat dipenuhi dari kas persekutuan (gemeenschaaplijke kas). d. 2 Dengan demikian persekutuan firma itu dilindungi terhadap penagihanpenagihan prive dari para sekutu. (arrest H. walaupun pengakuan itu belum meluas sampai dengan pengakuan bahwa persekutuan firma itu adalah badan hukum. karena kekayaan sendiri itu merupakan jaminan bagi semua kreditur persekutuan bukan kreditur-kreditur para sekutu (Pasal 1131 KUHPerdata).

Sebuah CV mempunyai dua macam sekutu : 1 Sekutu aktif biasanya disebut dengan pengurus CV adalah sekutu yang menjalankan perusahaan dan berhak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga. Perubahan akta harus didaftarkan kepada Panitra Pengadilan Negri. PERSEKUTUAN KOMANDITER (CV) Commanditaire Vennootschap atau biasa di sebut persekutuan komanditer merupakan suatu persekutuan yang di dirikan oleh dua orang atau lebih.utang-utang persekutuan tersebut. 2 Sekutu pasif atau biasa disebut komanditer adalah sekutu yang hanya menyertakan modal dalam persekutuan. maka mitra harus memberi kontribusi sesuai bagiannya. Artinya. C. yang dapat dijelaskan sebagai berikut: 1 2 3 4 5 Perubahan harus dinyatakan dengan data otentik. Apabila perusahaan rugi sekutu komanditer bertanggung jawab hanya sebatas modal yang ditanamkan . bahwa sebab-sebab berakhimya Firma adalah sama seperti maatschap dalam menangani utang-piutang Firma. maka tidak dialihkan. bahwa keberadaan hidup Firma tidak terjamin karena bila ada anggota yang meninggal dunia. Perubahan akta harus diumumkan dalam berita negara. Pembubaran Firma Pembubaran Firma telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang terutama di dalam Pasal 31 hingga Pasal 35. Perlu diketahui juga. maka dia dapat minta gantirugi kepada sekutusekutu lainnya. semua kebijakan perusahaan dijalankan oleh sekutu aktif. Pemberesan oleh persero adalah pihak lain yang disepakati atau yang ditunjuk oleh Pengadilan. Bila kekayaan Firma tersisa setelah pembayaran semua hutang-hutangnya. maka Firma bubar karena sifatnya pribadi (personallife). kekayaannya akan dibagikan diantara para mitra menurut ketentuan perjanjian Firma (Pasal 32 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang). Perubahan akta yang tidak diumumkan akan mengikat pihak ketiga. Perlu diketahui. yang diantaranya : dana Firma yang digunakan Apabila kekayaan Firma tidak cukup.

Pada waktu pendirian CV.demikian juga. bila akta itu tidak ada. CV merupakan persekutuan perdata yang masa berakhirnya ditetapkan dalam pasal 1646 s/d 1652 KUH Perdata. apabila perusahaan untung maka uang yang mereka memperoleh terbatas tergantung modal yang mereka berikan. " Perseroan-perseroan firma harus didirikan dengan akta otentik. Walupun dewasa ini pendirian CV mengharuskan adanya akta notaris. pendaftaran. didirikan antara seseorang atau antara beberapa orang persero yang bertanggung jawab secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya. namun dalam Undang-undang Hukum Dagang dinyatakan bahwa pendirian CV tidak mutlak harus dengan akta Notaris. didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang berwenang dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara RI. Suatu perseroan dapat sekaligus berwujud perseroan firma terhadap persero-persero firma di dalamnya dan perseroan komanditer terhadap pemberi pinjaman uang. (Pasal 19 KUH Dagang) " Dalam pasal 16 KUH Dagang. serta . tanpa adanya kemungkinan untuk disangkalkan terhadap pihak ketiga. yang harus dipersiapkan sebelum datang ke Notaris adalah Calon nama yang akan digunakan oleh CV tersebut. (Pasal 22 KUH Dagang) " Dalam praktik di Indonesia untuk mendirikan persekutuan komanditer dengan dibuatkan akta pendirian/berdasarkan akta notaris. dan satu orang atau lebih sebagai pemberi pinjaman uang. " Perseroan yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebut juga perseroan komanditer. Pendirian CV CV dapat didirikan dengan hanya mensyaratkan pendirian oleh 2 orang dengan menggunakan akta notaris yang berbahasa Indonesia. Siapa yang akan bertindak selaku Persero aktif. Hubungan perusahaan dengan pihak luar dikerjakan oleh sekutu aktif sesuai pasal 19 KUH Dagang. Dalam KUH Dagang tidak ada aturan tentang pendirian. sehingga persekutuan komanditer dapat diadakan berdasarkan perjanjian dengan lisan atau sepakat para pihak saja (Pasal 22 KUH Dagang). maupun pengumumannya. tempat kedudukan dari CV. dan persero diam.

Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) Tanda daftar Perseroan (khusus CV) Keanggotaan pada KADIN. sebaiknya CV tersebut di daftarkan pada Pengadilan negeri setempat dengan membawa kelengkapan berupa Surat keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan.maksud dan tujuan yang spesifik dari CV tersebut (walaupun sebenarnya bisa mencantumkan maksdu dan tujuan yang seluas-luasnya). Akibatnya. Untuk menyatakan berdirinya CV sebenarnya sudah cukup dengan akta notaris. 4 Pengurusan ijin-ijin diatas dapat dilakukan bersamaan sebagai satu rangkaian dengan pendirian CV dimasud. Organ Persekutuan Komanditer Sebagaimana dijelaskan bahwa di dalam CV ini terdapat dua macam sekutu. terdapat juga dua macam tanggung jawab sekutu CV. dan Copy bukti pemilikan atau penggunaan tempat usaha. maka harus dibuktikan dengan adanya perjanjian sewa menyewa. dan Pas photo ukuran 3X4 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang warna merah. tetapi untuk memperkokoh posisi CV tersebut. dimana: apabila milik sendiri. Copy NPWP Persero Pengurus (Direktur) CV. yang dilengkapi dengan pembayaran pajak sewa (Pph) oleh pemilik tempat. Untuk CV yang ingin mengikuti tender dari pemerintah semestinya mengurus kelengkapan dibawah ini: 1 2 3 Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP). apabila sewa kepada orang lain. . dengan melampirkan berkas tambahan berupa: Copy kartu keluarga Persero Pengurus (Direktur) CV. yaitu sekutu aktif yang di samping menanamkan modal ke dalam perusahaan juga bertugas mengurus perusahaan dan sekutu pasif atau sekutu diam yang hanya memasukkan modal. tetapi tidak terlibat di dalam pengurusan perusahaan. harus dibuktikan dengan copy sertifikat dan copy pelunasan PBB tahun terakhir.

Berakhir Persekutuan Komanditer Berakhirnya Persekutuan Komanditer boleh dikatakan sama dengan berakhirnya persekutuan Firma. Hal ini tentunya berbeda dengan B dan C yang merupakan sekutu aktif dalam CV tersebut. Misalnya. A sebagai sekutu pasif pada CV ABC memasukkan modal Rp 1 juta.Sekutu aktif bertanggung jawab tidak saja terbatas pada kekayaan CV. Lain halnya dengan sekutu pasif yang hanya bertanggung jawab terbatas pada modal yang dimasukkan saja. yang menyebabkan mereka bertanggung jawab tidak terbatas. Pasal 31 KUHD mengatur bahwa pembubaran persekutuan (firma ataupun komanditer) sebelum waktu yang ditentukan (karena pengunduran diri atau pemberhentian) harus dilakukan dengan suatu akte otentik. yaitu dianggap bubar apabila : 1 2 3 waktu yang ditentukan untuk bekerja telah lampau. Apabila A dan B ini masing-masing memasukan modal Rp 1 juta. barang musnah atau usaha yang menjadi tugas pokok selesai seorang atau lebih anggota mengundurkan diri atau meninggal dunia. Sebagai sekutu aktif mereka masih harus mengorbankan kekayaan pribadi untuk menutupi sisa hutang perusahaan tersebut. didaftarkan pada . maka kalau CV ABC tersebut mempunyai kewajiban terhadap pihak ketiga (katakanlah D) sebesar Rp 10 juta. pengunduran diri seorang anggota tidak selalu membuat persekutuan komanditer menjadi bubar. Sering kita lihat bahwa seorang anggota persekutuan komanditer yang mundur digantikan oleh orang lain dengan tetap mempertahankan persekutuan yang ada. Dalam prakteknya. tetapi juga kekayaan pribadi (kalau diperlukan). baik secara sendiri-sendiri (A atau B) maupun secara bersama-sama (A dan B). A hanya wajib menanggung sebesar modal yang telah di investasikannya tersebut saja (yaitu Rp 1 juta). Di sini persis sama dengan sekutu pada sebuah Fa. A tidak perlu menambah uang untuk membayar sisa hutang perusahaan tersebut.

persekutuan masih berjalan sehingga proses likuidasi benar-benar selesai.Pengadilan Negeri. hal itu diserahkan kepada para pesero. Apabila suatu persekutuan komanditer jatuh pailit. di mana ia hanya menanggung sebatas modal yang telah disetornya. Selama proses pembubaran. Kelebihan dari likuidasi adalah laba. Apabila hal ini tidak dilakukan maka persekutuan tetap dianggap ada terhadap pihak ketiga. dan diumumkan dalam Berita Negara. yaitu dilakukan atas nama perseroan oleh anggota-anggota yang telah mengurus perseroan. kecuali untuk pesero komanditer. Pasal 1802 KUHPer mengatur bahwa orang yang ditunjuk untuk menyelesaikan pembubaran harus mempertanggung jawabkan segala usaha dan hasil-hasilnya kepada para pesero dan berkewajiban mengganti kerugian apabila perseroan menderita kerugian karena perbuatannya. Setelah urusan dengan orang yang ditugaskan ini selesai. KUHD tidak mengatur tugas-tugas mereka. maka pembagian kepada para pesero dapat dilakukan. maka seluruh anggotanya pun jatuh pailit karena hutanghutang persekutuan juga menjadi hutang-hutang mereka yang harus ditannggung sampai dengan kekayaan pribadi. dan apabila terjadi kekurangan maka itu adalah kerugian. . atau semua pesero (berdasarkan suara terbanyak) mengangkat seseorang untuk menyelesaikan pembubaran. kecuali apabila ditunjuk orang lain dalam akte pendirian atau persetujuan kemudian. Pasal 32 KUHD mengatur cara penyelesaian pembubaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful