P. 1
smp7ipa IPA Asep

smp7ipa IPA Asep

|Views: 23,223|Likes:
Published by Jejen Jaelani

More info:

Published by: Jejen Jaelani on Apr 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2015

pdf

text

original

48

Setiap zat selalu memiliki massa dan volume. Massa zat dapat
diukur dengan timbangan atau neraca. Volume zat dapat diukur
dengan rumus atau menggunakan gelas ukur dan gelas pancuran.
Pengukuran massa dan volume ini telah kamu lakukan pada
sebelumnya.

Pada gambar massa kedua zat sudah ada, yaitu
masing-masing 1 kg. Sedangkan volumenya belum ada.
Yang pasti volume baja dan air itu berbeda, volume air
lebih besar dari baja. Dengan volume kecil pada baja
memiliki massa yang sama dengan air yang volumenya
besar, sehingga baja lebih rapat daripada air. Kerapatan
baja lebih besar daripada air. Kerapatan suatu zat disebut
dengan massa jenis.

Kerapatan atau massa jenis pada besi:

memiliki volume 1 dm3

=0,001 m3

memiliki massa 7,9 kg

Maka massa jenisnya=

3

m

001
,
0

kg

9,
7

=7.900 kg/m3

Kerapatan atau massa jenis pada aluminium:

memiliki volume 1 dm3

=0,001 m3

memiliki massa 2,7 kg

Maka massa jenisnya =

3

m

001
,
0

kg

7,
2

= 2.700 kg/m3

Gbr. 3.17
Besi dan alumunium memiliki volume
yang sama 1 dm3

, sedangkan massa-

nya berbeda

BESI
V = 1 dm3
m = 7,9 kg

ALUMUNIUM
V = 1 dm3
m = 2,7 kg

Gbr. 3.16
Baja dan air memiliki massa yang sama
dan volume yang berbeda

Baja 1 kg

Air 1 kg

Menentukan Massa Jenis Pada Beberapa Zat
Alat dan Bahan:
–neraca, mistar

–balok besi, aluminium, tembaga atau yang lainnya
Langkah Kegiatan: 1.Ukurlah volume balok besi, aluminium, dan tembaga!
2.Timbanglah massa balok itu
3.Hasil pengukuran tersebut masukkan ke tabel berikut ini.

Kegiatan 3.2

Pertanyaan:
1.Benda manakah yang memiliki massa jenis terbesar?
2.Benda manakah yang memiliki massa jenis terkecil?
3.Bagaimana massa jenis ketiga benda itu?
4.Buatkan laporannya secara tertulis dari kegiatan ini!

Balok

Volume (V)

Massa (M)

Massa jenis

)

v

m

( =
ρ

Besi
Aluminium
Tembaga

49

2.Penggunaan Massa Jenis Zat Dalam Kehidupan

Tabel 3.1 Massa Jenis Zat

Bahan atau Zat
Emas

Massa Jenis
(g/cm3
)

Massa Jenis
(kg/m3
)

Emas

Raksa

Platina

Timah

Baja

Perak

Kuningan

Besi

Seng

Titanium

Alumunium

Fiberglas

Air

Minyak tanah

19.300

13.600

21.450

11.400

8.000

10.500

8.400

7.900

7.140

4.500

2.700

2.000

1.000

800

19,3

13,6

21,45

11,4

8,0

10,5

8,4

7,9

7,14

4,5

2,7

2,0

1,0

0,8

Gbr. 3.18
Badan kapal jet ini menggunakan aluminium
dan titanium karena memiliki massa jenis kecil
sehingga ringan.. (Sumber: Ensiklopedia
IPTEK)

a.Bidang Industri Kendaraan

Kendaraan seperti pesawat terbang dan
kendaraan bermotor menggunakan bahan baku
yang berbeda. Pada umumnya pesawat terbang
menggunakan bahan aluminium dan titanium,
karena bahan-bahan ini memiliki massa jenis kecil
sehingga ringan tetapi kuat. Hal ini telah dijelaskan
pada penjelasan sebelumnya.
Bahan kendaraan bermotor tidak lagi meng-
gunakan logam seperti zaman dahulu, untuk sekarang
bahan kendaraan bermotor menggunakan
fiberglass. Mobil balap seperti Formula menggunakan
fiberglass, agar lebih ringan dan lentur. Begitu juga
motor sekarang menggunakan fiberglass dalam
bagian tertentu.

b.Bidang Bangunan

Bahan bangunan menggunakan zat atau bahan
yang bermassa jenis besar, kuat, dan tidak
mudah patah. Pembangunan jalan tol dan
jembatan layang menggunakan konstruksi beton
dengan menggunakan rangka baja, agar kuat dan
tidak roboh untuk dipakai oleh berbagai kendaraan
berat.

Gbr. 3.19
Bangunan bendungan ini terbuat dari bahan
yang bermassa jenis kuat dan kokoh.

50

Gbr. 3.20
Rel kereta api ini menggunakan prinsip pemuaian,
coba kamu jelaskan bagaimana hubungan antara
rel kerta api dengan pemuaiannya itu!

Apa yang terjadi apabila suatu benda terkena
panas? Rel kereta api terbuat dari baja dan disusun
sambung menyambung antara satu buah rel
dengan rel lainnya. Sambungan antara satu rel
dengan rel lainnya tidak rapat, tetapi memiliki celah
atau direnggangkan. Perenggangan ini bertujuan
untuk menjaga agar rel tidak melengkung pada
siang hari karena apabila rel terkena panas pada
siang hari panjangnya akan bertambah.
Penambahan panjang akibat panas pada rel itu
merupakan peristiwa pemuaian zat.

c.Bidang Penambangan Mineral

Para ahli Geologi menaruh perhatian yang besar terhadap
pengetahuan tentang massa jenis batuan. Makin ke dasar bumi,
maka massa jenis batuan-batuan bumi makin besar.
Batuan yang terdapat di permukaan bumi di antaranya granit,
memiliki masa jenis 2.700 kg/m3. Batuan dari vulkanik lebih besar
lagi, karena dihasilkan dari lava yang terletak di bagian bawah
permukaan bumi.

Para ahli geologi memanfaatkan sifat benda terapung,
melayang, dan tenggelam di dalam zat cair. Benda yang terapung
berarti massa jenisnya lebih kecil dari massa jenis zat cair. Benda
melayang berarti massa jenisnya sama dengan massa jenis zat
cair. Sedangkan benda yang tenggelam berarti massa jenisnya
lebih besar dari massa jenis zat cair.
Seiring perkembangan sains dan teknologi, maka para ahli
geologi dapat memisahkan biji yang mengandung uranium dari
granit. Ini dilakukan karena uranium memiliki nilai ekonomi yang
tinggi. Biji tersebut itu dipecah-pecah menjadi kecil, kemudian
dimasukkan ke dalam zat cair yang terbuat dari kromoform yang
massa jenisnya 4.000 kg/m3

. Akhirnya granit mengapung karena

massa jenisnya lebih kecil, yaitu 2.700 kg/m3

, dan uranium

tenggelam karena massa jenisnya 7.000 kg/m3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->