P. 1
KISAH PENDEK YANG MENGGETARKAN KALBU

KISAH PENDEK YANG MENGGETARKAN KALBU

|Views: 73|Likes:
Published by Missing Sheep

More info:

Published by: Missing Sheep on Apr 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2011

pdf

text

original

KISAH PENDEK YANG MENGGETARKAN KALBU

( BACA & RENUNGKANLAH )

Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak
Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Si ayah lalu menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,“Nak, apakah benda itu?” “Burung gagak”, jawab si anak. Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu menjawab dengan sedikit kuat, “Itu burung gagak, Ayah!” Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama. Si anak merasa agak keliru dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat, “BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal kepada si ayah, “Itu gagak, Ayah.” Tetapi agak mengejutkan si anak, karena si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang sabar dan menjadi marah. “Ayah!!! Saya tak tahu Ayah paham atau tidak. Tapi sudah 5 kali Ayah bertanya soal hal tersebut dan saya sudah juga memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya katakan???? Itu burung gagak, burung gagak, Ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah. Si ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang kebingungan. Sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkannya sebuah diary lama. “Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini,” pinta si Ayah. Si anak setuju dan membaca paragraf yang berikut. “Hari ini aku di halaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba seekor gagak hinggap di pohon berhampiran. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan bertanya, “Ayah, apa itu?” Dan aku menjawab, “Burung gagak.” Walau bagaimana pun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. “Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak.” Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara, “Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau telah hilang

si tukang cukur mulai bicara: ‘Pak. Namun sayang. Kalau kamu datang kepada Gusti Allah. keluarganya tidak pernah kelaparan sebab tidak ada makanan. Tapi nyatanya. Fadhlan belum mengerti betul apa maksud sebenarnya dari kata ‘datang kepada Allah’. ia terserang kantuk. Fadhlan?!” Kyai Ahmad mengakhiri penjelasannya dengan sebuah pertanyaan. Pasti. Buktinya. pasti Dalang akan memperhatikan nasib wayang itu! Begitu juga manusia… gak mungkin dia hidup di dunia. ia sendiri kagum dengan sosok Kyai Ahmad yang amat bersahaja. maka segala masalah mereka terselesaikan!” “Apakah hanya sesederhana itu. Terus terang. ia tarik tungkai pintu kemudian hendak melangkahkan kakinya keluar…. kalau Gusti Allah benar menjamin hidup hamba-Nya… kenapa hidup saya seperti sia-sia begini ya… nyari nafkah saja kok susah!” Fadlan menyampaikan keluhnya. ‘Saya termasuk orang yang tidak percaya kepada Tuhan!’ ‘Apa alasanmu?’ pelanggan melempar tanya. Fadlan datang untuk meminta nasehat kyai tersebut. si tukang cukur menimpali. semua masalah di dunia ini bakal selesai asal kita datang kepada Allah. rasanya tidak ada kebanggaan diri. tanpa diperhatikan segala kebutuhannya oleh Gusti Allah! Sudah paham belum kamu. kelaparan. Kalau boleh sekaligus minta do’a dan pekerjaan darinya. PESAN: Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu. Dengan santai Kyai Ahmad menjelaskan. ia dimainkan oleh Dalang. sampai cukuran selesai pun ia tetap tidak menemukan jawaban. Akhirnya. kemiskinan dan lain-lain. Banyak di dunia ini orang yang bermasalah. Saat rambutnya dicukur. kemiskinan. terserang penyakit. Benar. Tukang cukur merasa kesal. “Fadlan…. Sementara selama di panggung. Pak Kyai bercerita. ia berpikir keras mencari jawaban. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil. Si pelanggan terdiam. apalagi kalau sudah menikah. namun dengan anak 9 orang. Sudah banyak cara telah ia tempuh. Namun kalau terus-terusan hidup kepepet dan tidak punya pekerjaan. Saat berdiri di depan pintu barber shop.Tapi berapa banyak yang sudah dimengerti oleh kita apalagi diamalkan??? Memohon Nafkah Fadlan datang kepada seorang kyai di kampungnya.kesabaran serta marah. Tak lupa. Dalam hati. ia pun menanyakan gambaran kongkrit tentang hal itu kepada Kyai Ahmad. Makanya hari itu. hidupmu gak bakal sia-sia!” Kyai Ahmad menambahkan. Namun dalam langkahnya. sampai sekarang Kyai Ahmad tetap sumringah di mata Fadlan. Sementara si tukang cukur tersenyum sinis. sudah 3 tahun ia menikah dan dikarunia dua orang anak. ditimpa berbagai macam penyakit. namun untuk membangunkan pelanggannya. ia masih tetap mencari jawaban atas perdebatan kecil yang baru ia jalani. hormatilah mereka. “Gak mungkin… kalau wayang itu manggung sendiri. rezeki itu bisa datang sendiri. si pelanggan bangkit dari kursi dan ia berikan ongkos yang cukup atas jasa cukuran. “Pernah terjadi di Rusia di sebuah negeri yang terkenal atheis. “Ya. “Hidup ini adalah adegan. Tidak pernah ia lihat Kyai Ahmad bermuka muram seperti dirinya.” Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya memohon ampun atas apa yg telah ia perbuat. pak Kyai?” Fadlan bertanya dengan nada penasaran. punya hutang segunung. Kata orang. hanya sesederhana itu!” Pak kyai menegaskan. sepertinya mustahil bila ia tidak pusing memikirkan nafkah keluarga. ia berterima kasih dan pamit untuk meninggalkan tempat. sementara dalangnya adalah Gusti Allah! Jadi. menurut saya tidak mungkin di dunia ada orang yang punya banyak masalah. Ia merasa bingung. ia masih tetap hidup luntang-lantung tak menentu. “Tapi pak kyai…. namun rezeki masih tetap sulit ia cari. Tidak banyak yang ia kerjakan. Kita hanya wayang. rezeki sulit. saat cukuran itu selesai. dan sifat-Nya adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. manusia itu hidup karena disuruh ‘manggung’ oleh Dalangnya!” Kyai Ahmad membuka penjelasan dengan sebuah ilustrasi ringan. seolah ia telah memenangkan perdebatan. Kepalanya mulai mengangguk-angguk karena kantuk. Maka pembicaraan pun terhenti. terlilit hutang. Kalau saja mereka datang kepada Allah. saat itu Allah Swt mengirimkan . apakah bapak termasuk orang yang percaya tentang adanya Tuhan?’ Pelanggan menjawab. ‘Kalau benar di dunia ini ada Tuhan. saya percaya adanya Tuhan!’ Agar pembicaraan tak terhenti. kelaparan dan lainlain… Itu disebabkan karena mereka tidak datang kepada Allah. “Oh… itu karena kamu belum datang kepada Gusti Allah. seorang pria pergi ke tukang cukur. Kita sudah banyak mempelajari tuntunan Islam apalagi berkenaan dengan berbakti kepada kedua orangtua. Ia pun datang kepada Kyai Ahmad untuk minta sumbang saran. Ini khan bukti sederhana bahwa di dunia ini tidak ada Tuhan!’ tukang cukur berbicara dengan cukup lantang. ‘Ya.

Matanya tertumbuk pada seorang pria gila yang berparas awut-awutan. Dia salah seorang penerima program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang kini sudah berakhir. Fadlan sudah mulai yakin. Katanya. Maka rumahnya berlantai tanah. Dia kembali ke kampung kami. ‘Bagaimana bisa Anda berkata demikian. Saya sudah mengira pasti dia mau bicara soal tabungan. Tapi Yu Timah bertahan. namun selalu saya cegah. Padahal baru saja rambut Anda saya pangkas!’ ‘Begini pak. Malah maunya bersimpuh di lantai. itu dia jawabannya. Rambut panjang tak terurus.jawaban padanya. tenaga Yu Timah tidak laku di pasaran pembantu rumah tangga. ‘Naaaahhhh…. tak punya sumur sendiri. Maka ia berjualan nasi bungkus. Dia menabung Rp5. Demi melihat hal sedemikian. Rambutnya panjang tak terurus. Tentu hasilnya tak seberapa. janggut lebat berantakan. ”Saya mau beli kambing kurban. Kalau enam ratus ribu saya tambahi dengan uang saya yang di tangan. sejenak kemudian dengan enteng ia berkata. kamu hanya tinggal memohon saja apa yang kamu inginkan kepada Allah Swt. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. ”O.” Saya tahu Yu Timah amat menunggu tanggapan saya. saya mau mengambil tabungan. janggutnya pun lebat berantakan. Bank kita sudah tutup. menurut saya yang tidak ada di dunia ini adalah TUKANG CUKUR!’ Merasa aneh dengan pernyataan itu. “Jadi…. Tapi Yu Timah tidak pernah mau datang ke kantor. Bagaimana bila Senin?” ”Senin juga tidak apaapa. ‘Pak. Kalau saja mereka datang kepada Tuhan. Tapi bagaimana caranya ya pak Kyai agar saya bisa memohon nafkah yang cukup kepada Allah?” Usai pembicaraan dengan Kyai Ahmad. Terlihat Fadlan menganggukkan kepala tanda mengerti. Yu Timah adalah penerima BLT yang sebenarnya. rasanya tidak mungkin ada pria yang berperawakan seperti itu!’ si pelanggan menyampaikan penjelasannya. “Pak Kyai. maka rambut dan janggutnya akan saya rapihkan sehingga ia tidak berperawakan sedemikian!’ Tiba-tiba si pelanggan meledakkan suara. sambil tersenyum malu-malu. Masalah sebenarnya adalah pria gila yang Andaceritakan tidak mau hadir dan datang ke sini.000 atau Rp10 ribu setiap bulan. Ia pun datang lagi kepada tukang cukur dan berkata. Dan Saldo terakhir Yu Timah adalah Rp 650 ribu. Kemarin Yu Timah datang ke rumah saya. Bagaimana dengan Anda? Belum Haji Sudah Mabrur Ini kisah tentang Yu Timah.. ”Enam ratus ribu. Untuk apa. Semiskin itu Yu Timah masih bisa menabung di bank perkreditan rakyat syariah di mana saya ikut jadi pengurus. berdinding anyaman bambu. Fadlan merasa yakin bila dirinya hendak mencari nafkah. tentu bisa.” ”Mau ambil berapa?” tanya saya. Kalau benar di dunia ini ada tukang cukur. Menunduk. Dia sebatang kara. Yu?” Yu Timah tidak segera menjawab. Tukang cukur tersenyum. pastilah masalah mereka akan terselesaikan.” ”Kok banyak sekali. Para tetangga bergotong royong membuatkan gubuk buat Yu Timah bersama emaknya yang sudah sangat renta. ‘Anda khan bilang bahwa di dunia ini banyak manusia yang punya masalah. saya sudah niat untuk datang dan semakin mengakrabkan diri kepada Allah. Dulu setelah remaja Yu Timah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Yu Timah ingin mandiri. Pak. Persis sama kejadiannya bila pria gila tadi datang kemari dan mencukurkan rambutnya kepada Anda!’” Kyai Ahmad mengakhiri kisah yang ia sampaikan.Yu Timah biasa duduk menjauh bila berhadapan dengan saya. malu sebab dia orang miskin dan buta huruf. Namun setelah menjadi penerima BLT Yu Timah bisa setor tabungan hingga Rp 250 ribu. Karena lama tidak memberikan . Bahkan status tanah yang di tempati gubuk Yu Timah adalah bukan milik sendiri. Dan nyatanya dia bisa hidup bertahun-tahun. seiring usianya yang terus meningkat. Bahkan dia mengulangi katakatanya karena saya masih diam. Usia Yu Timah sekitar lima puluhan. pasti Allah bakal berikan apa yang kamu pinta!” Kyai Ahmad berkata memberi garansi. tukang cukur balik bertanya. cukup untuk beli satu kambing. Pembeli tetapnya adalah para santri yang sedang mondok di pesantren kampung kami.” kata Yu Timah dengan suaranya yang kecil. ke tempat saya… Andai dia datang. di jalan saya dapati ada orang yang kurang waras. Rupanya Anda juga telah menemukan jawaban dari pertanyaan yang Anda lontarkan!’ ‘Apa maksudmu?’ si tukang cukur tidak mengerti dengan pernyataan pelanggannya. pintu barber shop yang tadi telah ia buka maka ditutup kembali. Gubuk itu didirikan di atas tanah tetangga yang bersedia menampung anak dan emak yang sangat miskin itu. Tapi ini hari Sabtu dan sudah sore. ‘Pak… bukan Tukang Cukur yang tidak ada di dunia ini. ”Pak. Namun. Meski hidupnya sangat miskin. Inilah hebatnya. Pak. maka cara termudah yang dapat ia kerjakan hanyalah dengan ‘Datang dan Memohon kepada Pemilik Nafkah!’ Fadlan telah meyakini hal ini. berbadan kurus dan tidak menikah. tapi ia masih mengejar dengan satu pertanyaan. Saya tidak buru-buru.

apakah niat Yu Timah benar-benar sudah bulat hendak membeli kambing kurban?” ”Iya Pak. Kau butikan kecerdasanmu dg hasil IQmu yg sangat jauh di atas rata-rata dan prestasimu sebagai juara kelas. Kamu sangat miskin. Bagaimana naluri keibuan mama terasah dengan keberadaanmu.10wib engkau hadir di tengah kehidupan kami nak. Setelah Yu Timah pergi. dan dengan langkah-langkah panjang Yu Timah pulang. Al Anshoriyah. Kamu yang belum naik haji. Kau ajarkan bahwa. mungkin Yu Timah mengira saya tidak akan memberikan uang tabungannya. Senyumnya ceria. Matanya berbinar. engkau sudah menjadi tempat mamamu curhat. Engkau ajarkan pada mama. Saya sudah bulat. televisi. Yu Timah. Mungkin saya juga begitu. Itulah sebabnya engkau menjadi salah satu Sahabat Terbaik mama. walau kami orangtuamu tahu hal itu berat engkau lakukan. Yu. Kau tenangkan mama. kebanggaan ini juga dirasakan oleh eyang mama dan eyang papa. Jadi. Ketika adik-adikmu lahir. Selama ini memang saya hanya jadi penerima. saya termangu sendiri. atau pakaian yang bagus. Ah.. ibu adalah guru pertama sekaligus terbaik bagi anak-anaknya. Yu. Uangmu malah kamu belikan kambing kurban. sebenarnya kamu tidak wajib berkurban.A” Selasa. Selamat Jalan Khonsaa “sebuah curahan hati seorang ibu yang baru saja kehilangan putri pertamanya. Senin besok uang Yu Timah akan diberikan sebesar enam ratus ribu. mengerti. kami pilihkan menjadi nama belakangmu dg harapan engkau termasuk ke dalam golongan orang-orang yg gemar menolong layaknya kaum anshor. Khonsaa’ adalah nama seorang sahabat Rosul wanita yg merelakan ke3 anaknya mati syahid di peperangan.itu sering kita bersama. ”Iya. Apabila ada mainan atau bukumu yg dirusak oleh adikmu. Mama sering tidak segan-segan berkata bahwa “mama banggamu nak”. Kapankah Yu Timah mendengar. kehangatan dan kejujuran akan berakhir dengan ketiganya pula.. Sempurnalah rasanya mama menjadi seorang wanita dengan kelahiranmu. Elona Melo T. Ternyata. walau di rumah ada yang lain. dengan harapan mama akan memperbaikinya. kau hapus air mata mama setiap mama menangis karena rindu dengan almarhum opamu.tanggapan. di usia yg masih sangat muda. tapi uangmu tidak kau belikan makanan. . Kau tunaikan amanah kami dengan memberi laporan singkat jelas dan padat apa yg terjadi saat mereka ditinggal. Seorang ibu yang tiada mengenal lelah untuk mengkampanyekan ASI sebagai makanan terbaik bagi buah hatinya. engkau berubah menjadi sosok kakak yang begitu dewasa. lalu menginternalisasi ajaran kurban yang ditinggalkan oleh Kanjeng Nabi Ibrahim? Mengapa orang yang sangat awam itu bisa punya keikhlasan demikian tinggi sehingga rela mengurbankan hampir seluruh hartanya? Pertanyaan ini muncul karena umumnya ibadah haji yang biayanya mahal itu tidak mengubah watak orangnya. lalu engkaupun memeluk mama. bahwa kasih sayang. jam 10. Besok uang kamu akan saya ambilkan di bank kita. engkau menjadi sekolah sekaligus guru bagi mama.” Wajah Yu Timah benderang. Dari balita. Padahal saya lama terdiam karena sangat terkesan oleh keinginan Yu Timah membeli kambing kurban. tapi kali ini akan saya langgar. 17 Juli 2001. Mudah-mudahan kamu mabrur sebelum kamu naik haji. Saya ingin menikmati daging kambingmu yang sepertinya sudahberbau surga.” ”Baik. Itu sebabnya papamu meminta mama untuk tetap di rumah menemani engkau dan adik-adikmu.. walau engkau hanya seorang diri yg melakukannya di kelasmu. Kami sering memberimu tanggung jawab “titip ade-ademu ya mba” setiap mama dan papamu pergi. hingga akhirnya beliau pun ikut syahid. Tapi Yu. namun kamu sudah jadi orang yang suka berkurban. Yu Timah bahkan wajib menerima kurban dari saudara-saudara kita yang lebih berada. entah engkau paham atau tidak setiap ada kegundahan engkau bantu meringankannya dengan jalan mendengarkan nak. Ya. saya jadi malu.. banyak mengalah. Meski saya dilarang dokter makan daging kambing. oma danbude pakde juga om kamu nak. Engkau kami beri nama Khonsaa’ Al Anshoriyah. walau sebagai manusia sering sabar itu hilang. Sebagai anak pertama. menghayati. Yu Timah. Namun sekarang saya ingin jadi pemberi daging kurban. Saya benar-benar ingin berkurban. yang kau lakukan hanya menangis dan mengadu pada mama. Lalu minta diri. Engkau buat kami bangga dengan keistiqomahanmu untuk mengenakan jilbab di usia 6 tahun. atau tidak akan pernah naik haji. Dengan lembut kau bisikan di telinga mama “jangan sedih ma”. Engkau mengajarkan pada mama bahwa kesabaran tidak berbatas.

Terbukti dari cerita guru-gurumu bahwa engkau tidak segan-segan menolong temanmu yg kesulitan dalam belajar.??.“Mana pool guard yang seharusnya menjaga kolam renang”. yang kau ucapkan hanya “nggak apa-apa ma”.30 menit kemudian papamu kembali ke kamar hotel dan. Engkau buat blog pribadi saat usiamu masih 7 tahun.. mama tidak menemanimu dan dikmu yg pagi itu semangat sekali ingin berenang. banyak sekali kesalahan yg mama perbuat padamu nak. nilaimu dikurangi karena dengan ikhlasnya soal ujian temanmu kau kerjakan dari awal hingga selesai.rasanya tidak percaya hingga mama lihat tanda lahir di lengan kirimu. Ingat nak.. papamu mahir berenang. Padahal. yang penting sudah usaha”. kamu sudah begitu akrab dengan keduanya. Inikah teguran atas kesombonganku ya Alloh?”Sebegitu sombongkah aku hingga Engkau mengujiku seberat ini?Dan…hari itu Alloh menunjukkan kuasaNya. Padahal engkau pun belum erlalu mahir berenang nak. bekas luka kecil cacar di hidungmu. Bahkan suatu waktu. ketika mama menyusui adik-adikmu engkau berada di dekat mama sambil engkau bertanya “aku dulu nyusu juga ngga ma”. ketidaksabaran yang sebenarnya masih sangat bisa ditahan.. Mama juga bangga padamu ketika seorang wali murid menceritakan bahwa menurut anaknya. saat anak mama tenggelam... Sering sekali engkau cerita ke mama hasil browsingmu ke beberapa web hanya untuk membedakan “akar tunggal dan akar serabut”. Kau buktikan.Ya Rohim.Dunia seakan berhenti berputar. dari Jakarta ke Bandung..Sekelebat terlintas rasa marah dan was-was silih berganti. yg engkau lakukan hanya mengamati papamu yg sedang asyik dengan pekerjaannya. pelajaran. bahkan tidak terhitung. Dimana mama. Bahasa Sunda. yang selama ni membantu mama mengurus rumah juga ikut menemani kalian. engkau betul-betul anak yg gemar menolong.melihat sesosok tubuh tertutup kain putih… Ya Alloh. mama tahu ketakutanmu pada air yang kau coba hilangkan edikit demi sedikit. walau resikonya ditegur oleh gurumu.. tidak lama telpon punberdering memberitahu bahwa engkau tenggelam…!!! Bagai tersambar petir. poppin (satu bentuk tarian). Dari masalah gadget..Mana guru renang yang mahir berenang 4 gaya.Mama seorang guru renang nak. namun di sisi lain mama melihat sikap rela berkorbanmu yg begitu tinggi. namun sekaligus gembira setelah mendengarkan cerita mama bahwa kelak kamu akan mendapat temanteman baru dengan bahasa yg tidak biasa. engkau terlihat sedih karena harus meninggalkan sahabatmu. hanya itu kalimat yangmama ucapkan seraya berlari ke arah kolam.Ya Rohman. Mama ceritakan alasannya bahwa luka yg ada tdk mampu mama tahan. Ketika mama menangis menyesal bila memarahimu dan adikmu.. Seketika itu juga mama tidak mampu menahan tangis.??Allohu akbar.dalam perjalanan menuju rumah sakit di kepala mama yang ada hanya rasasesal... Niatmu punya Facebook dan akrab dengan dunia online engkau ceritakan dalam rangka “jangan mau jadi gaptek”. Mba Rahmi dan Mba Siti. maafkan mama krn mama tdk menyusuimu”. Lagi-lagi engkau menghibur mama dg berucap “nggak papa ma. Saat kita pindah. tahi lalat di telingamu dan sekujurbadanmu yg mama hafal bentuknya satu persatu .. Ingat nak.. Salah satu kesalahan mama terbesar padamu ialah tanggal 13 Desember 2009. Sebagai mama. Mana guru renang yg berkali-kali menolong orang yang bisa sajanyawanya melayang dikolam renang…?? Mana….Al Anshoriyah. music. dengan murid tak terhitung jumlahnya.. bahwa dunia online seharusnya memang digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.. sembari berucap “itu salah satu kebodohan mama nak.. kamu adalah “the coolest girl in the class” karena wawasanmu yg luas. Engkau memang canggih nak. aliran darah seakan terhenti. Kemarahan yang kadang melampau batas. Seketika itudunia terasa gelap. mama dan papa langsung menjerit dan lari menuju kolam.Mama menemuimu di ruang UGD ketika engkau telah terbujur kaku nak. Mama bahkan seringbercerita padamu kejadian-kejadian saat mama menolong beberapa orang yang hampirtenggelam… Tapi. buku-buku.. dan memang itulah tujuan kita menginapdi hotel.betapa marahnya mama ketika tahu kejadian itu.! Saat teman-teman seusiamu masih belum kenal dunia komputer dan online.begitu banyak yg kau ketahui nak. Mama lebih milih berada di kamar hotel dan membiarkanmu beserta papa dan kedua adikmu ke kolam renang yg ketika itu memang ramai. Hanyakarena keletihan yang sebenarnya masih bisa mama tahan.Ya Robbi.namun engkau sudah dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri. inilah saatnya Engkau ambil titipanmuyg pernah Kau tanamkan dalam rahimku. Ingat Khonsaa’ ketika tanpa engkau sadari caramu dan adikmu berbicara mulai berubah dan menjadi bahan becandaan sepupumu di jakarta…? Itu membuktikan betapa dirimu mudah bergaul nak.

Malam harinya.Semoga Alloh Sang Ilahi Robbi. marah ketika terlihat oleh anak berusia 2 tahun adalah perkara yangberbahaya untuk perkembangan emosionalnya.Mulai saat itu...Mama akan kuat. Hamzah membacakan buku ”Akhlaq Islami” kepada anaknya.guruku.. Ini saat yang tepat menanyakannya.syahidahku! “Ketahuilah bahwa pertolongan menyertai kesabaran. Hari itu Hamzah membeli bola berukuran besar. Hamzah rela menjadi penjaga gawang yangberpura-pura jatuh ketika menangkap bola.. demi janji mama padamu.Al Anshoriyah. Ridwan sayang sama abi ga ?” Kali iniRidwan menatap wajah Hamzah. Demi mengharap ridho Alloh Azza Wajalla. walau air mata penyesalan. bahwa engkau akan menjadi hijab api neraka bagi orang tuamu yangkotor ini. mama bersyukur karena telah dipercaya oleh Alloh menerima amanahseorang gadis kecil yang sangat special di mata setiap orang yang mengenalnya. pertanyaan itulah yang manjadi beban pikiran dirinya saat ini.Banyak sekali janji mama padamu nak. Ridwan sayang ka sama abi?”… . Marah adalah hal yang wajarterjadi. bukan juga permasalahan ekonomi keluarga. ayomain bola lagi !…. kerinduan inginmemelukmu tak mampu mama bendung. tanpa berpikir lagi apakah engkau dengar atautidak.karena kamu anak mama. Mama segera memeluk jasadmu nak.. Namun. hanya kata maaf yg mampu mama ucapkan di telingamu. engkau tolong kamidengan kepergianmu. Pikiran Hamzah.tiba-tiba Ridwan berkata ”Abi. semua itu tinggal janji…Engkau tunaikan janjimu… tapi pada siapa mama tunaikan janji-janji mama nak.Rasa sesal tidak menjadi ibu yang sempurna begitu hebatnya mama rasakan hingga saat ini.”Bagaimana caranya untuk mengetahui kalo anak berumur 15 tahun menyayangi orangtuanya” ? Ya. kesedihannya karenasatu pertanyaan yang dilontarkan pemateri ketika mengikuti acara Smart Parenting. mungkin pertanyaan itu ditanyakan ketika suasana tidaktepat pikirnya. Hamzah menanti…. Hingga mereka letih bermain. Dan itu terjadi berulang-ulang hinggamengundang tawa Ridwan. Sedihnya Hamzah.namun.Mama sangat merindukanmu.. Lebih besar dari ukurantubuh Ridwan. setiap hari Hamzah pulang kantor dengan tergesa-gesa. Mama akan merawat kedua adikmu. Engkau gemar menolong saat masih hidup. ”Nak. mama bisikkan di telingamu bahwa.?Cita-cita kami orang tuamu ingin merawat dan mendidikmu hingga dewasa.. Namun. Mama banggapadamu. yang tidak berada di dekatmu saat-saat terakhir hidupmu. sesungguhnya ada kelapangan bersama kesusahan dan sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan” Foto 4 x 6 di Saku Bajumu Nak… Seperti hari-hari kemarin. Dan Hamzah mengakui hal itu.digantikan dengan sebuah cita-cita mulia yg tak mampu kami ucapkan. latihanrenang intensif selama liburan nanti….Demi meyakini. Demi meyakini akan syahidnya seseorang yang wafat karenatenggelam.Walau pedih. Meskipun jugaHamzah mengakui kalo dirinya bukanlah ayah yang baik. terbesitkeingginan untuk menanyakan kepada anaknya ”Nak.Janji mama terakhir kalinya padamu anakku. Dan. Ketika usapan demi usapan dilakukannya.. bukan karenapersoalan besar. menyambangi sahabatsahabatdan guru-gurumu di Jakarta. Sambil memandikan jenazahmu. Hamzah mengajak Ridwan duduksebentar. mengharapkan kitasemua bisa bertemu maut dengan kesyahidan. jalanjalan ke dufan dan menaiki semua wahana karena kini engkau sudah tinggi. mama akan menjadi ibu yang jauh lebih baik darisebelumnya. Ayah berumur 29 tahun itu terlihat sering murung.Tetap saja ada perasaan sedih yang menghantui relung hati Hamzah. Hamzah berinisiatif untuk menyeka punggung Ridwan.Bantu mama agar kuat nak. Dada ini terasa sesakmenahan sebuah beban yg terasa seperti sebuah gunung yang sangat besar.sahabatku... mamatahan air mata dan rasa marah yang sebenarnya lebih mudah bila diledakkan saat itu juga. bermain hujan bertiga adikmu. Kau tunaikan itu semua nak.Mama sangat mencintaimu anakku. Mulai hari ituia bertekad untuk menjadi ayah yang lebih baik lagi untuk anaknya. Mereka bermain lebih lama. Hingga ketika anaknya terlihat mengantuk. Sebab hanyasatu tujuannya. Kaliini Hamzah membacanya dengan sabar dan lebih lama dari biasanya. mama akan kuat melepasmu walauberat. mama tahanemosi mama nak. hadiah sepeda BMX bila engkau juara kelaslagi. kesedihan. Malam itu 9 bukudibacanya sampai habis...Maafkan mamamu nak..Engkau penuhi janjimu nak. Hamzah mengambikan segelas air minum yang akan diminum berdua. mama tahan dorongan ingin menjerit sekeras-kerasnya. Hamzah terdiam. Bagaimana mendapatkan jawaban dari Ridwan anaknya ! Bermain danbercengkerama dengan anaknya lebih lama adalah solusi yang tepat untuk mendapatkanjawaban kata ”Iya”. mama buktikankalau mama kuat menerima kepergianmu. memaafkan semua kesalahan mama padamu.

dia jingkar ( Menangishebat ) kalo bajunya mau dilepas”Malam itu Hamzah tak ingin bermain bola bersama anaknya. kemudian mengantar anakkami sekolah. Hamzah berkata di telingga anaknya.memang dia tidak romantis. kami jarang pergi nonton berdua. Hamzah meminta istrinya untuk mengganti baju Ridwan yang kumal karenabesok pagi giliran Hamzah yang mencuci baju.eh. Tumpukan baju satu persatudicucinya. Maka diiringilah tidur Ridwan dengan tilawah. Menjemput Ridwan di rumah nenek yang ternyata memakai baju yang samadengan baju tadi pagi. ia belajar memaki Jika anak dibesarkan dengan permusuhan ia belajar berkelahi Jika anak dibesarkan dengan cemoohan ia belajar rendah diri Jika anak dibesarkan dengan hinaan ia belajar menyesali diri Jika anak dibesarkan toleransi ia belajar menahan diri Jika anak dibesarkan dorongan ia belajar percaya diri Jika anak dibesarkan pujian ia belajar menghargai Jika anak dibesarkan sebaik-baik perlakuan ia belajar keadilan Jika anak dibesarkan rasa aman ia belajar menaruh kepercayaan Jika anak dibesarkan dukungan ia belajar menyenangi dirinya Jika anak dibesarkan kasih sayang dan persahabatan ia belajar menemukan cinta dalam kehidupannya (dorothy law nolie) Perempuan Yang Dicintai Suamiku “Pesan” dahsyat buat para suami (dan calon suami) untuk menjaga istrinya… Dan motivasi hebat buat para istri (dan calon istri) untuk tetap mencintai suaminya… Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Bajunya yang dipake tidur tidak mau digantinya. tanpa jawaban yang diimpikannya…. dipandanginya wajah anaknya. mandi. Hingga engkau sulit mengatakan kata ”Iya”. maka biarlah Ridwan tidak mandi dan tak mau ganti baju. pagi menjelang kerja. mungkin ialetih bermain tadi siang. Hamzah menggiring Ridwan untuk tidur lebih awal. Sambil mengusap punggung. abi akan berusahamenjadi ayah yang baik”. Meskipun menjelangpernikahan selalu terjadi konflik. kalau marah dia cenderung diam dan pergike kantornya bekerja sampai subuh. Aku pikir dia workaholic. dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang. Bahkan sampai menangis ketika bajunya mau dilepas. ayo berangkat” kata Hamzah. Hamzah pulang tak lagi tergesa-gesa. ”Nak.Dia menciumku maksimal 2x sehari. Kata nenek ”Ridwan ngak mau ganti baju. Kami tidak pernah bertengkar hebat. Hamzah berkata ke anaknya”Jangandibuka dompet abi ya. tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menurutiapa mauku. Tidurnya sangat sedikit. Baju yang dipake seharian. Tapi biarlah.”Ok ummi. makannya pun sedikit.Kami jarang ngobrol sampai malam. dan saat dia pulang kerja.bahkan makanberdua diluar pun hampir tidak pernah. Bajubermotif mobil traktor dengan saku di depan itu terlihat kumal.Dan Ridwan pun mengangkat dan membuka jarinya untuk toss dan tersenyum. Ridwan belum bangun. baru pulang ke rumah.Ridwan terdiam. Tapi Ridwan tetap tak mauganti baju. ternyata Ridwan keburu tidur sebelum ditanya. Foto dan tanda pengenal berceceran kemanamana. Karena takut terlambat kekantor. Waktu menunjukkan pukul 06. Hmm…. maafkan abi jika ternyata abi bukanlah ayah yangbaik untukmu. aku pikir. dompetnya berserakan! Ridwan ternyata telah bangun ketikaHamzah ke masjid.Abi sudah tahu jawabannya”…… Anak-anak Belajar Dari Kehidupannyajika anak dibesarkan dengan celaan.ternyata Ridwan tak mau ganti baju.Sepulang shalat subuh. Maka kali ini Hamzah melakukan aktifitasseperti biasa. Toh Ridwan tak menunjukkan itikadmengucapkan kata-kata ”Iya” untuk dirinya. Ketikamencuci. Kalau kami makan di meja makan berdua.Sore itu. ”Oke! Ayo kita toss dulu” kata Hamzah.Setelahterlelap tidur. disini banyak tanda pengenal yang penting. Malam pun berlalu. Hamzah menemukan foto 4×6 dirinya di saku baju Ridwan…Dan hal itulah yangmembuat Ridwan tersenyum dan berkata dalam hati ”Tak usahlah engkau berkata ”Iya” Nak.itu pun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis.biarlah.Sepulang shalat subuh. Hingga tiba pada baju bermotif traktor Ridwan. Nanti kalo hilangbagaimana ? ” Ridwan mengangguk tanda setuju. Dengan sabarHamzah mengambilnya dan memperbaikinya kembali. .50.

bukan obrolan yang terdengar. Tidak adaperasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu. dan harus dirawat di RS. temannya Mario saat dulu kuliah. aku tidak pernah menyangka. Aku hanya tidak ingin menyakitiperasaannya. saat itu suamiku tergolek sakit di rumah sakit. ketika dia berbicara. di suatu hari yang terik. dia lebih sering hanya tiduran di kamar. laki2 maupun perempuan bahkanmungkin serangga yang lewat.“Hai Rima. seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun. aku sebenarnya kecewa. kali lain. Dia berhasil membuka password email Papanya. bahkan pada Rima. dan menyapa dengan suara riangnya. Meishayang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklanuntuk perusahaan tempatnya bekerja. Meishabercerita Mario sangat pendiam. Meisha begitu manis. Karena dia sangat pendiam. karena sampai terjadi perforasi di ususnya.Pada saat dia masih di ICU. Kalau akutanya. dibanding makan dirumah. dia kena typhoid. Dan…. penuh kehangatan danpenuh cinta.dia bisa hadir tiba2. Aku mulai mengingat 2-5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario.Meisha tidak secantik aku. bernama meisha. dia datang bersama suami danke-2 anaknya yang lucu2. seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengankalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untukmengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa.aku tidakpernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku. Akusedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal. Meisha masuk kamar. Kalau hari libur. 5 bulan lalumereka bertemu. dia bilang. Sampai suatu ketika. sini piringnya”. seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa . mendung begitu menyelimuti jakarta. dia begitu sederhana. Tapi di saat lain. seperti ketika cintauntukmu tumbuh secara alami. Lebih sakit dari rasa sakit. ketika dia tidakmau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. seorang perempuan datang menjenguknya. rambutnya keritingikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. karena dia ibu dari anak2ku. hanya denting piring yangberadu dengan sendok garpu.dan memanggilku. dan membawakan ekrol kesukaanku. meskipun aku menikahinya. bahkan gerimis kemudian. seperti siang itu. kadang mengajakku nonton. dan membaca surat elektronik itu. karena jarang makan. lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangiaku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. membawakan donat buat anak2.Aku tidak tahu.Suatu sore. lalu dia terus mengajakMario bercerita sambilmenyuapi Mario. dan dalam sehari bisa menciumku lebihdari 3x. Setiap orang. dan mulai sering tertawa lepas. tidak ada perasaan rindu yang tidakpernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku mencintai Rimakarena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya. Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahunpernikahan kami. Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku.Ketika aku menikahinya. kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini? tidak mau makanjuga? uhh… dasar anak nakal. Lebih sakit dari rasasakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu. tapi aku tidak pernah melihat matayang begitu cantik seperti yang dia milii. mau lihat surat papa buat tante Meisha?”Aku tertegun memandangnya. sehingga jarang punya teman yang akrab. Dia membelikan aku parfum baru. hatikupun akan mendung.Anak sulungku. bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya. karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. atau main dengan anak2kami. karena Mario tidak jugamau aku suapi.Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu. “Mama. apa yang bergejolak dihatinya.Dia mengajakku jalan2. Lebih sakit daripada sakit ketikadia tidak pulang ke rumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. tidakpernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya. dan sering jajan di kantornya. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya.dia sering termenung di depan komputernya. ada pekerjaan yang membingungkan. Matanya bersinar indah. dia tersenyum manis padaku.setiap mau pergi kerja. Dia memperkenalkandiri. tidak pernahsedetikpun!Hatiku terasa sakit. dia jarang sekali tertawa lepas. apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadariitu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu. akutidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini. akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.kami asyiksendiri dengan sendok garpu kami.Aku tidak pernah bertanya. Dear Meisha. tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya.Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. aku menyangka diamemang tidak suka tertawa lepas. Atau termenung memegang Hp-nya.

Meskipun ada tembok yang menghalangi kita.. aku menulis surathampir setiap hari untuk suamiku. dan aku letakkan di lemaribajuku. Aku mencintaimu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang ke rumah. asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa. tapi tidak jiwaku dan cintaku.Mario terus menerus sakit2an. Aku bukanlah wanita yangsempurna yang engkau inginkan. suamiku….“………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah.yours. Engkau lihat kan. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Mario. Setahun kemudian… Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang.pernahmendapat siraman dari pemiliknya.bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripadadia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. dan aku tetap merawatnya dengan setia. namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta darimatamu untukku. Engkau mulai terasa hangat. yang hanya aku berikanuntukmu. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuksebelah tangan. ketika kamu asyik bekerja. Aku tidak lagi sukabertengkar dengan ibumu.Aku tidak akan pernah bisa memilikimu. dan aku sudah memilihmu menjadi istriku?”Aku tidak perduli. aku si puteri cantikyang diinginkan banyak pria. Rima? Kenapa kamumesti cemburu? dia sudah menikah. Aku merasa di atasangin. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidakpernah minta disirami.Ternyata aku keliru…. dan tidak memperdulikan aku. Meskipun baru berusia 7tahun. Jelita. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya. lalu aku belikan motor untuk mengantardan menjemput anak2ku. Mario Mataku terasa panas. aku tidak lagisuka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaikusehingga mau melakukan apa saja untukku….Aku bersumpah. akan membuatmu jatuh cinta padaku. Aku mengumpulkantabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja. Surat itu aku simpan di amplop. “Mario. itu tidaklah mengapa.Suamiku tidak pernah mencintaiku.“……. ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir. Aku begitu terpesonapadamu yang pendiam dan tampak dingin. diabisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Akusering marah. dan selalau menabung. Aku dulumemintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran. dan selalu kubuatkanmasakan yang engkau sukai. Mario merasa heran. akan membawaku pada cinta sejatiku. aku sudahmembuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Itu yang aku rasakan. memintamu melamarku. seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bolamatamu saat memandang Meisha……”Disurat yang kesekian. ketika berkata. Dia boleh mendapatkanseluruh hartaku dan tubuhku. Diamencintai perempuan lain. dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya.Meskipun hatikuterasa hampa.Istrimu. Sejak itu.Aku melihat matamu begitu terluka. you are the only one in my heart. dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku. Kebahagiaan Mario adalahkebahagiaanku juga. bahwa aku juga seorang perempuanyang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Biarlah diamencintai perempuan itu terus di dalam hatinya.Aku telah berubah.Betapa tidak berharganya aku. karena aku akan selalu mencintainya.dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Betapa malangnyanasibku. Tanah pemakaman itumasih basah merah dan masih dipenuhi bunga. Dan akuselalu meneleponmu. Rima”Di surat yang lain. Dengan pura2 tidak tahu.Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertamakali bekerja di kantormu. engkau tidak lagi sedingines. Aku belajar masak. untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan . namun tumbuh dengan lebat secara alami.Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku mengumpulkan kekuatanku. karena kau sudah menjadi milik orang laindan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. aku tidak lagi marah2 padamu. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnyamenyukai Mario. aku hanya berharap bahwa engkaumengerti. tidak pernah aku berikan untuknya. “kenapa. karena aku tidak pernah lagi bermanja danminta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Tidakkah dia tahu. Engkau tidak pernah bahagiabersamaku.Sekarang aku menyesal. anak sulungku memelukku erat. Aku tidak lagi boros. sedangkan teman2ku sudahmenikah semua.

Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9.dia begitu cantik.Engkau memelukku. Semuanya telah terjadi. sinar cinta itu dari matamu. tapi aku selalu menyayanginya. pagi ini…“…………. sampai kehujanan dan basah kuyup. aku akan membelikan mobil mungil untuknya. “Siang itu Mama menjemputku dengan motornya. dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Kemarin aku belajar membuatnya di rumah BudeTati. dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit. di rumah sakit saat engkau dirawat. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……”. akumenungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu. aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi.Tante…. aku melihat sinar kekhawatirandimatamu. Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda. inikah tanda2cinta mulai bersemi dihatimu ?………”Jelita menatap Meisha. 6 tahun kita pacaran. tapi karena dia belahan jiwaku…. aku sangat khawatir dan memeluknya.Disurat terakhir.Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu.karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak.siang ini? Akumerawatmu jika engkau sakit. Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih. Di wajahnya tampak duka yang dalam. Tahun lalu engkau tidak pulang ke rumah. darijauh aku melihat keceriaan diwajah mama. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya.Mama memarkir motornya di seberang jalan.……………………………………… . Dear Meisha. Hatiku mulai bergetar….Saat aku tiba di rumah kemarin malam.”Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya…dipeluknya Jelita yang tersedusedu disampingnya. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku. aku akan tetap berusaha danmenantinya……. Mario mengirimkanemail lagi kemarin malam. Bukan karena dia ibu dari anak2ku.. karena hari ini aku akanmasak. dan bercerita. Tahukah engkau suamiku. Dan tadi. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana.. karena waktu pulang hujannya deras sekali. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untukmerasakan sakit di hatinya. tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang. yang masih terduduk disamping nisan Rima. dan tadinya aku ingin Rima membacanya. baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu. tiba2 mobilitu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu. dan akuhanya mengendarai motor. dan hampir 9 tahunkita menikah. Ketika mama menyeberang jalan. masakan yang paling enak sedunia.Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. dia terus melambai-lambaikan tangannyakepadaku. Meisha. tapi dia sangat dewasa. Mario…… Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang.. dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya? Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan. ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita. Meskipun belum terbit juga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->