KISAH PENDEK YANG MENGGETARKAN KALBU

( BACA & RENUNGKANLAH )

Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak
Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Si ayah lalu menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,“Nak, apakah benda itu?” “Burung gagak”, jawab si anak. Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu menjawab dengan sedikit kuat, “Itu burung gagak, Ayah!” Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama. Si anak merasa agak keliru dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat, “BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal kepada si ayah, “Itu gagak, Ayah.” Tetapi agak mengejutkan si anak, karena si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang sabar dan menjadi marah. “Ayah!!! Saya tak tahu Ayah paham atau tidak. Tapi sudah 5 kali Ayah bertanya soal hal tersebut dan saya sudah juga memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya katakan???? Itu burung gagak, burung gagak, Ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah. Si ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang kebingungan. Sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkannya sebuah diary lama. “Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini,” pinta si Ayah. Si anak setuju dan membaca paragraf yang berikut. “Hari ini aku di halaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba seekor gagak hinggap di pohon berhampiran. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan bertanya, “Ayah, apa itu?” Dan aku menjawab, “Burung gagak.” Walau bagaimana pun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. “Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak.” Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara, “Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau telah hilang

kemiskinan dan lain-lain. kelaparan. Namun kalau terus-terusan hidup kepepet dan tidak punya pekerjaan. “Tapi pak kyai…. Kita sudah banyak mempelajari tuntunan Islam apalagi berkenaan dengan berbakti kepada kedua orangtua. ia berpikir keras mencari jawaban. ‘Kalau benar di dunia ini ada Tuhan. Dengan santai Kyai Ahmad menjelaskan. pak Kyai?” Fadlan bertanya dengan nada penasaran. Ia merasa bingung.kesabaran serta marah. kelaparan dan lainlain… Itu disebabkan karena mereka tidak datang kepada Allah. Sudah banyak cara telah ia tempuh. ia berterima kasih dan pamit untuk meninggalkan tempat. Tidak banyak yang ia kerjakan. ditimpa berbagai macam penyakit. ia masih tetap hidup luntang-lantung tak menentu. keluarganya tidak pernah kelaparan sebab tidak ada makanan. “Pernah terjadi di Rusia di sebuah negeri yang terkenal atheis. Saat berdiri di depan pintu barber shop. Tak lupa. Kalau boleh sekaligus minta do’a dan pekerjaan darinya. semua masalah di dunia ini bakal selesai asal kita datang kepada Allah. Buktinya. ia terserang kantuk. Kalau kamu datang kepada Gusti Allah. Benar. menurut saya tidak mungkin di dunia ada orang yang punya banyak masalah.Tapi berapa banyak yang sudah dimengerti oleh kita apalagi diamalkan??? Memohon Nafkah Fadlan datang kepada seorang kyai di kampungnya. Tapi nyatanya. namun rezeki masih tetap sulit ia cari. terlilit hutang. Fadhlan belum mengerti betul apa maksud sebenarnya dari kata ‘datang kepada Allah’. sampai sekarang Kyai Ahmad tetap sumringah di mata Fadlan. seolah ia telah memenangkan perdebatan. Namun sayang. Pasti. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil. saat itu Allah Swt mengirimkan . tanpa diperhatikan segala kebutuhannya oleh Gusti Allah! Sudah paham belum kamu. maka segala masalah mereka terselesaikan!” “Apakah hanya sesederhana itu.” Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya memohon ampun atas apa yg telah ia perbuat. rezeki sulit. kemiskinan. hanya sesederhana itu!” Pak kyai menegaskan. ia pun menanyakan gambaran kongkrit tentang hal itu kepada Kyai Ahmad. rasanya tidak ada kebanggaan diri. sepertinya mustahil bila ia tidak pusing memikirkan nafkah keluarga. kalau Gusti Allah benar menjamin hidup hamba-Nya… kenapa hidup saya seperti sia-sia begini ya… nyari nafkah saja kok susah!” Fadlan menyampaikan keluhnya. pasti Dalang akan memperhatikan nasib wayang itu! Begitu juga manusia… gak mungkin dia hidup di dunia. “Fadlan…. “Ya. dan sifat-Nya adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. apakah bapak termasuk orang yang percaya tentang adanya Tuhan?’ Pelanggan menjawab. “Gak mungkin… kalau wayang itu manggung sendiri. si tukang cukur menimpali. namun dengan anak 9 orang. ia dimainkan oleh Dalang. Ini khan bukti sederhana bahwa di dunia ini tidak ada Tuhan!’ tukang cukur berbicara dengan cukup lantang. Fadhlan?!” Kyai Ahmad mengakhiri penjelasannya dengan sebuah pertanyaan. sementara dalangnya adalah Gusti Allah! Jadi. Saat rambutnya dicukur. Kita hanya wayang. ia sendiri kagum dengan sosok Kyai Ahmad yang amat bersahaja. Fadlan datang untuk meminta nasehat kyai tersebut. rezeki itu bisa datang sendiri. hidupmu gak bakal sia-sia!” Kyai Ahmad menambahkan. Akhirnya. Banyak di dunia ini orang yang bermasalah. ia tarik tungkai pintu kemudian hendak melangkahkan kakinya keluar…. Namun dalam langkahnya. Sementara selama di panggung. si tukang cukur mulai bicara: ‘Pak. Dalam hati. Kalau saja mereka datang kepada Allah. Sementara si tukang cukur tersenyum sinis. Kata orang. “Oh… itu karena kamu belum datang kepada Gusti Allah. seorang pria pergi ke tukang cukur. Tidak pernah ia lihat Kyai Ahmad bermuka muram seperti dirinya. Kepalanya mulai mengangguk-angguk karena kantuk. PESAN: Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu. Terus terang. Si pelanggan terdiam. punya hutang segunung. Makanya hari itu. manusia itu hidup karena disuruh ‘manggung’ oleh Dalangnya!” Kyai Ahmad membuka penjelasan dengan sebuah ilustrasi ringan. hormatilah mereka. “Hidup ini adalah adegan. sudah 3 tahun ia menikah dan dikarunia dua orang anak. terserang penyakit. apalagi kalau sudah menikah. ‘Ya. ia masih tetap mencari jawaban atas perdebatan kecil yang baru ia jalani. ‘Saya termasuk orang yang tidak percaya kepada Tuhan!’ ‘Apa alasanmu?’ pelanggan melempar tanya. Maka pembicaraan pun terhenti. Pak Kyai bercerita. namun untuk membangunkan pelanggannya. Tukang cukur merasa kesal. sampai cukuran selesai pun ia tetap tidak menemukan jawaban. saat cukuran itu selesai. Ia pun datang kepada Kyai Ahmad untuk minta sumbang saran. si pelanggan bangkit dari kursi dan ia berikan ongkos yang cukup atas jasa cukuran. saya percaya adanya Tuhan!’ Agar pembicaraan tak terhenti.

” ”Kok banyak sekali. Rambutnya panjang tak terurus. Saya sudah mengira pasti dia mau bicara soal tabungan. Para tetangga bergotong royong membuatkan gubuk buat Yu Timah bersama emaknya yang sudah sangat renta. tapi ia masih mengejar dengan satu pertanyaan. ”O. Katanya.jawaban padanya. namun selalu saya cegah.” Saya tahu Yu Timah amat menunggu tanggapan saya. di jalan saya dapati ada orang yang kurang waras. tukang cukur balik bertanya. Dan nyatanya dia bisa hidup bertahun-tahun. Kalau enam ratus ribu saya tambahi dengan uang saya yang di tangan. rasanya tidak mungkin ada pria yang berperawakan seperti itu!’ si pelanggan menyampaikan penjelasannya. Yu Timah ingin mandiri. Tukang cukur tersenyum. Tapi Yu Timah bertahan. Tapi bagaimana caranya ya pak Kyai agar saya bisa memohon nafkah yang cukup kepada Allah?” Usai pembicaraan dengan Kyai Ahmad. ”Pak. janggutnya pun lebat berantakan. Rupanya Anda juga telah menemukan jawaban dari pertanyaan yang Anda lontarkan!’ ‘Apa maksudmu?’ si tukang cukur tidak mengerti dengan pernyataan pelanggannya. Dia salah seorang penerima program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang kini sudah berakhir. Tapi Yu Timah tidak pernah mau datang ke kantor. ‘Bagaimana bisa Anda berkata demikian. kamu hanya tinggal memohon saja apa yang kamu inginkan kepada Allah Swt. pintu barber shop yang tadi telah ia buka maka ditutup kembali. tenaga Yu Timah tidak laku di pasaran pembantu rumah tangga. tak punya sumur sendiri. Tentu hasilnya tak seberapa. Karena lama tidak memberikan . Padahal baru saja rambut Anda saya pangkas!’ ‘Begini pak. ‘Anda khan bilang bahwa di dunia ini banyak manusia yang punya masalah. Saya tidak buru-buru. Namun setelah menjadi penerima BLT Yu Timah bisa setor tabungan hingga Rp 250 ribu. ‘Pak… bukan Tukang Cukur yang tidak ada di dunia ini. saya sudah niat untuk datang dan semakin mengakrabkan diri kepada Allah. pastilah masalah mereka akan terselesaikan.Yu Timah biasa duduk menjauh bila berhadapan dengan saya. maka rambut dan janggutnya akan saya rapihkan sehingga ia tidak berperawakan sedemikian!’ Tiba-tiba si pelanggan meledakkan suara. Ia pun datang lagi kepada tukang cukur dan berkata.. janggut lebat berantakan. Kemarin Yu Timah datang ke rumah saya. Bagaimana bila Senin?” ”Senin juga tidak apaapa. Persis sama kejadiannya bila pria gila tadi datang kemari dan mencukurkan rambutnya kepada Anda!’” Kyai Ahmad mengakhiri kisah yang ia sampaikan. ‘Pak. Semiskin itu Yu Timah masih bisa menabung di bank perkreditan rakyat syariah di mana saya ikut jadi pengurus. Inilah hebatnya. Terlihat Fadlan menganggukkan kepala tanda mengerti. Menunduk. maka cara termudah yang dapat ia kerjakan hanyalah dengan ‘Datang dan Memohon kepada Pemilik Nafkah!’ Fadlan telah meyakini hal ini. Dia sebatang kara. pasti Allah bakal berikan apa yang kamu pinta!” Kyai Ahmad berkata memberi garansi. Dan Saldo terakhir Yu Timah adalah Rp 650 ribu.000 atau Rp10 ribu setiap bulan. Meski hidupnya sangat miskin. cukup untuk beli satu kambing. Untuk apa. tentu bisa. Yu?” Yu Timah tidak segera menjawab. ”Saya mau beli kambing kurban.” ”Mau ambil berapa?” tanya saya. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Fadlan merasa yakin bila dirinya hendak mencari nafkah. sejenak kemudian dengan enteng ia berkata. ”Enam ratus ribu. Gubuk itu didirikan di atas tanah tetangga yang bersedia menampung anak dan emak yang sangat miskin itu. Namun. Bagaimana dengan Anda? Belum Haji Sudah Mabrur Ini kisah tentang Yu Timah. Fadlan sudah mulai yakin. malu sebab dia orang miskin dan buta huruf. Demi melihat hal sedemikian. Dia kembali ke kampung kami. sambil tersenyum malu-malu. “Jadi…. Pak. berdinding anyaman bambu. Tapi ini hari Sabtu dan sudah sore. Malah maunya bersimpuh di lantai. Bahkan dia mengulangi katakatanya karena saya masih diam. Dulu setelah remaja Yu Timah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Rambut panjang tak terurus. berbadan kurus dan tidak menikah. seiring usianya yang terus meningkat. Pembeli tetapnya adalah para santri yang sedang mondok di pesantren kampung kami.” kata Yu Timah dengan suaranya yang kecil. Masalah sebenarnya adalah pria gila yang Andaceritakan tidak mau hadir dan datang ke sini. Yu Timah adalah penerima BLT yang sebenarnya. Bahkan status tanah yang di tempati gubuk Yu Timah adalah bukan milik sendiri. “Pak Kyai. ‘Naaaahhhh…. Maka ia berjualan nasi bungkus. Kalau benar di dunia ini ada tukang cukur. Pak. Maka rumahnya berlantai tanah. Kalau saja mereka datang kepada Tuhan. itu dia jawabannya. menurut saya yang tidak ada di dunia ini adalah TUKANG CUKUR!’ Merasa aneh dengan pernyataan itu. ke tempat saya… Andai dia datang. Bank kita sudah tutup. Matanya tertumbuk pada seorang pria gila yang berparas awut-awutan. Usia Yu Timah sekitar lima puluhan. saya mau mengambil tabungan. Dia menabung Rp5.

itu sering kita bersama. Padahal saya lama terdiam karena sangat terkesan oleh keinginan Yu Timah membeli kambing kurban. Engkau mengajarkan pada mama bahwa kesabaran tidak berbatas. Al Anshoriyah. Itu sebabnya papamu meminta mama untuk tetap di rumah menemani engkau dan adik-adikmu. menghayati. Jadi. Ya.10wib engkau hadir di tengah kehidupan kami nak. Kamu yang belum naik haji. Yu Timah. Meski saya dilarang dokter makan daging kambing. Kami sering memberimu tanggung jawab “titip ade-ademu ya mba” setiap mama dan papamu pergi. banyak mengalah. Khonsaa’ adalah nama seorang sahabat Rosul wanita yg merelakan ke3 anaknya mati syahid di peperangan. Kau ajarkan bahwa. 17 Juli 2001. namun kamu sudah jadi orang yang suka berkurban. walau kami orangtuamu tahu hal itu berat engkau lakukan. mungkin Yu Timah mengira saya tidak akan memberikan uang tabungannya. Apabila ada mainan atau bukumu yg dirusak oleh adikmu. Kau tenangkan mama. apakah niat Yu Timah benar-benar sudah bulat hendak membeli kambing kurban?” ”Iya Pak.” ”Baik. Mungkin saya juga begitu. dengan harapan mama akan memperbaikinya.. Ternyata. Engkau buat kami bangga dengan keistiqomahanmu untuk mengenakan jilbab di usia 6 tahun. hingga akhirnya beliau pun ikut syahid. Bagaimana naluri keibuan mama terasah dengan keberadaanmu. atau pakaian yang bagus. Lalu minta diri. oma danbude pakde juga om kamu nak. Tapi Yu. walau engkau hanya seorang diri yg melakukannya di kelasmu. sebenarnya kamu tidak wajib berkurban. Kau butikan kecerdasanmu dg hasil IQmu yg sangat jauh di atas rata-rata dan prestasimu sebagai juara kelas. lalu engkaupun memeluk mama. kebanggaan ini juga dirasakan oleh eyang mama dan eyang papa. Yu Timah bahkan wajib menerima kurban dari saudara-saudara kita yang lebih berada. Ah. Saya benar-benar ingin berkurban. kau hapus air mata mama setiap mama menangis karena rindu dengan almarhum opamu. Ketika adik-adikmu lahir. tapi kali ini akan saya langgar... dan dengan langkah-langkah panjang Yu Timah pulang. Saya sudah bulat. kehangatan dan kejujuran akan berakhir dengan ketiganya pula. Elona Melo T. Yu. Selama ini memang saya hanya jadi penerima. Matanya berbinar. lalu menginternalisasi ajaran kurban yang ditinggalkan oleh Kanjeng Nabi Ibrahim? Mengapa orang yang sangat awam itu bisa punya keikhlasan demikian tinggi sehingga rela mengurbankan hampir seluruh hartanya? Pertanyaan ini muncul karena umumnya ibadah haji yang biayanya mahal itu tidak mengubah watak orangnya. Kamu sangat miskin. Yu. ibu adalah guru pertama sekaligus terbaik bagi anak-anaknya. entah engkau paham atau tidak setiap ada kegundahan engkau bantu meringankannya dengan jalan mendengarkan nak. Dengan lembut kau bisikan di telinga mama “jangan sedih ma”. di usia yg masih sangat muda. Setelah Yu Timah pergi. yang kau lakukan hanya menangis dan mengadu pada mama.tanggapan. mengerti. walau di rumah ada yang lain. atau tidak akan pernah naik haji. Namun sekarang saya ingin jadi pemberi daging kurban. bahwa kasih sayang. walau sebagai manusia sering sabar itu hilang. Mama sering tidak segan-segan berkata bahwa “mama banggamu nak”. jam 10.. Kau tunaikan amanah kami dengan memberi laporan singkat jelas dan padat apa yg terjadi saat mereka ditinggal. Dari balita. . Sebagai anak pertama. ”Iya. Itulah sebabnya engkau menjadi salah satu Sahabat Terbaik mama. Uangmu malah kamu belikan kambing kurban. kami pilihkan menjadi nama belakangmu dg harapan engkau termasuk ke dalam golongan orang-orang yg gemar menolong layaknya kaum anshor. tapi uangmu tidak kau belikan makanan. Engkau ajarkan pada mama. engkau berubah menjadi sosok kakak yang begitu dewasa. engkau menjadi sekolah sekaligus guru bagi mama. Besok uang kamu akan saya ambilkan di bank kita. Mudah-mudahan kamu mabrur sebelum kamu naik haji. televisi. Selamat Jalan Khonsaa “sebuah curahan hati seorang ibu yang baru saja kehilangan putri pertamanya. saya jadi malu. Yu Timah. Seorang ibu yang tiada mengenal lelah untuk mengkampanyekan ASI sebagai makanan terbaik bagi buah hatinya.A” Selasa. engkau sudah menjadi tempat mamamu curhat. Engkau kami beri nama Khonsaa’ Al Anshoriyah. Senyumnya ceria.” Wajah Yu Timah benderang. Saya ingin menikmati daging kambingmu yang sepertinya sudahberbau surga. saya termangu sendiri. Senin besok uang Yu Timah akan diberikan sebesar enam ratus ribu. Sempurnalah rasanya mama menjadi seorang wanita dengan kelahiranmu. Kapankah Yu Timah mendengar.

music. yang penting sudah usaha”. yang kau ucapkan hanya “nggak apa-apa ma”. dengan murid tak terhitung jumlahnya. aliran darah seakan terhenti. tidak lama telpon punberdering memberitahu bahwa engkau tenggelam…!!! Bagai tersambar petir. sembari berucap “itu salah satu kebodohan mama nak. Seketika itudunia terasa gelap.Sekelebat terlintas rasa marah dan was-was silih berganti.dalam perjalanan menuju rumah sakit di kepala mama yang ada hanya rasasesal. walau resikonya ditegur oleh gurumu. tahi lalat di telingamu dan sekujurbadanmu yg mama hafal bentuknya satu persatu . pelajaran..Mama menemuimu di ruang UGD ketika engkau telah terbujur kaku nak.??. poppin (satu bentuk tarian). Inikah teguran atas kesombonganku ya Alloh?”Sebegitu sombongkah aku hingga Engkau mengujiku seberat ini?Dan…hari itu Alloh menunjukkan kuasaNya.Mama seorang guru renang nak. dan memang itulah tujuan kita menginapdi hotel. kamu sudah begitu akrab dengan keduanya. bahwa dunia online seharusnya memang digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. namun di sisi lain mama melihat sikap rela berkorbanmu yg begitu tinggi.Ya Rohman. nilaimu dikurangi karena dengan ikhlasnya soal ujian temanmu kau kerjakan dari awal hingga selesai. Ketika mama menangis menyesal bila memarahimu dan adikmu.. mama dan papa langsung menjerit dan lari menuju kolam. papamu mahir berenang. Dari masalah gadget.begitu banyak yg kau ketahui nak. bekas luka kecil cacar di hidungmu. mama tahu ketakutanmu pada air yang kau coba hilangkan edikit demi sedikit. yang selama ni membantu mama mengurus rumah juga ikut menemani kalian.Dunia seakan berhenti berputar. ketidaksabaran yang sebenarnya masih sangat bisa ditahan. Mama ceritakan alasannya bahwa luka yg ada tdk mampu mama tahan. bahkan tidak terhitung. Hanyakarena keletihan yang sebenarnya masih bisa mama tahan. Mama lebih milih berada di kamar hotel dan membiarkanmu beserta papa dan kedua adikmu ke kolam renang yg ketika itu memang ramai.. Bahasa Sunda. saat anak mama tenggelam. Engkau memang canggih nak. kamu adalah “the coolest girl in the class” karena wawasanmu yg luas.. Saat kita pindah. engkau betul-betul anak yg gemar menolong.rasanya tidak percaya hingga mama lihat tanda lahir di lengan kirimu. Bahkan suatu waktu. inilah saatnya Engkau ambil titipanmuyg pernah Kau tanamkan dalam rahimku.. Ingat nak. engkau terlihat sedih karena harus meninggalkan sahabatmu.Ya Robbi.. Niatmu punya Facebook dan akrab dengan dunia online engkau ceritakan dalam rangka “jangan mau jadi gaptek”. mama tidak menemanimu dan dikmu yg pagi itu semangat sekali ingin berenang. Ingat Khonsaa’ ketika tanpa engkau sadari caramu dan adikmu berbicara mulai berubah dan menjadi bahan becandaan sepupumu di jakarta…? Itu membuktikan betapa dirimu mudah bergaul nak. Terbukti dari cerita guru-gurumu bahwa engkau tidak segan-segan menolong temanmu yg kesulitan dalam belajar. hanya itu kalimat yangmama ucapkan seraya berlari ke arah kolam. namun sekaligus gembira setelah mendengarkan cerita mama bahwa kelak kamu akan mendapat temanteman baru dengan bahasa yg tidak biasa. Kau buktikan.Ya Rohim.. dari Jakarta ke Bandung. Salah satu kesalahan mama terbesar padamu ialah tanggal 13 Desember 2009. Engkau buat blog pribadi saat usiamu masih 7 tahun. Mba Rahmi dan Mba Siti.Al Anshoriyah. Dimana mama. Ingat nak. Lagi-lagi engkau menghibur mama dg berucap “nggak papa ma.Mana guru renang yang mahir berenang 4 gaya..30 menit kemudian papamu kembali ke kamar hotel dan..melihat sesosok tubuh tertutup kain putih… Ya Alloh.. Padahal engkau pun belum erlalu mahir berenang nak. Mama juga bangga padamu ketika seorang wali murid menceritakan bahwa menurut anaknya. buku-buku. Kemarahan yang kadang melampau batas.betapa marahnya mama ketika tahu kejadian itu..??Allohu akbar. Mama bahkan seringbercerita padamu kejadian-kejadian saat mama menolong beberapa orang yang hampirtenggelam… Tapi.“Mana pool guard yang seharusnya menjaga kolam renang”. maafkan mama krn mama tdk menyusuimu”. yg engkau lakukan hanya mengamati papamu yg sedang asyik dengan pekerjaannya. Sering sekali engkau cerita ke mama hasil browsingmu ke beberapa web hanya untuk membedakan “akar tunggal dan akar serabut”. ketika mama menyusui adik-adikmu engkau berada di dekat mama sambil engkau bertanya “aku dulu nyusu juga ngga ma”.. Padahal... Sebagai mama.! Saat teman-teman seusiamu masih belum kenal dunia komputer dan online. Seketika itu juga mama tidak mampu menahan tangis.. banyak sekali kesalahan yg mama perbuat padamu nak.. Mana guru renang yg berkali-kali menolong orang yang bisa sajanyawanya melayang dikolam renang…?? Mana….namun engkau sudah dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri..

Ridwan sayang sama abi ga ?” Kali iniRidwan menatap wajah Hamzah. Pikiran Hamzah. mama akan kuat melepasmu walauberat. Ayah berumur 29 tahun itu terlihat sering murung.tiba-tiba Ridwan berkata ”Abi. mama akan menjadi ibu yang jauh lebih baik darisebelumnya. mungkin pertanyaan itu ditanyakan ketika suasana tidaktepat pikirnya. Ketika usapan demi usapan dilakukannya. Meskipun jugaHamzah mengakui kalo dirinya bukanlah ayah yang baik. kesedihannya karenasatu pertanyaan yang dilontarkan pemateri ketika mengikuti acara Smart Parenting.. bahwa engkau akan menjadi hijab api neraka bagi orang tuamu yangkotor ini. mama tahanemosi mama nak.Tetap saja ada perasaan sedih yang menghantui relung hati Hamzah.Walau pedih.. Hamzah mengajak Ridwan duduksebentar.?Cita-cita kami orang tuamu ingin merawat dan mendidikmu hingga dewasa.Demi meyakini. memaafkan semua kesalahan mama padamu. Namun. Bagaimana mendapatkan jawaban dari Ridwan anaknya ! Bermain danbercengkerama dengan anaknya lebih lama adalah solusi yang tepat untuk mendapatkanjawaban kata ”Iya”. Mama banggapadamu. tanpa berpikir lagi apakah engkau dengar atautidak. pertanyaan itulah yang manjadi beban pikiran dirinya saat ini. Marah adalah hal yang wajarterjadi. Malam itu 9 bukudibacanya sampai habis. Hamzah menanti…..Mama sangat merindukanmu.. Ini saat yang tepat menanyakannya.Mama akan kuat. Sedihnya Hamzah.Banyak sekali janji mama padamu nak. Hamzah terdiam. Demi mengharap ridho Alloh Azza Wajalla.Semoga Alloh Sang Ilahi Robbi..Engkau penuhi janjimu nak. Ridwan sayang ka sama abi?”… . kerinduan inginmemelukmu tak mampu mama bendung.. demi janji mama padamu. Dan. Kaliini Hamzah membacanya dengan sabar dan lebih lama dari biasanya. bermain hujan bertiga adikmu.. Mama akan merawat kedua adikmu.Rasa sesal tidak menjadi ibu yang sempurna begitu hebatnya mama rasakan hingga saat ini. marah ketika terlihat oleh anak berusia 2 tahun adalah perkara yangberbahaya untuk perkembangan emosionalnya.”Bagaimana caranya untuk mengetahui kalo anak berumur 15 tahun menyayangi orangtuanya” ? Ya. Mama segera memeluk jasadmu nak.Bantu mama agar kuat nak. terbesitkeingginan untuk menanyakan kepada anaknya ”Nak. Demi meyakini akan syahidnya seseorang yang wafat karenatenggelam. walau air mata penyesalan. yang tidak berada di dekatmu saat-saat terakhir hidupmu. mama buktikankalau mama kuat menerima kepergianmu.. sesungguhnya ada kelapangan bersama kesusahan dan sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan” Foto 4 x 6 di Saku Bajumu Nak… Seperti hari-hari kemarin. menyambangi sahabatsahabatdan guru-gurumu di Jakarta. Hingga mereka letih bermain. Lebih besar dari ukurantubuh Ridwan..Mulai saat itu. Dan itu terjadi berulang-ulang hinggamengundang tawa Ridwan. Sambil memandikan jenazahmu.guruku. Dada ini terasa sesakmenahan sebuah beban yg terasa seperti sebuah gunung yang sangat besar. setiap hari Hamzah pulang kantor dengan tergesa-gesa. mengharapkan kitasemua bisa bertemu maut dengan kesyahidan.karena kamu anak mama. mama bersyukur karena telah dipercaya oleh Alloh menerima amanahseorang gadis kecil yang sangat special di mata setiap orang yang mengenalnya. ayomain bola lagi !…. Hamzah rela menjadi penjaga gawang yangberpura-pura jatuh ketika menangkap bola. Hari itu Hamzah membeli bola berukuran besar. bukan karenapersoalan besar. Hamzah mengambikan segelas air minum yang akan diminum berdua.Al Anshoriyah. kesedihan. mama tahan dorongan ingin menjerit sekeras-kerasnya. hanya kata maaf yg mampu mama ucapkan di telingamu.sahabatku. latihanrenang intensif selama liburan nanti….digantikan dengan sebuah cita-cita mulia yg tak mampu kami ucapkan.syahidahku! “Ketahuilah bahwa pertolongan menyertai kesabaran.. ”Nak.. jalanjalan ke dufan dan menaiki semua wahana karena kini engkau sudah tinggi.Janji mama terakhir kalinya padamu anakku. Mulai hari ituia bertekad untuk menjadi ayah yang lebih baik lagi untuk anaknya.Mama sangat mencintaimu anakku. Dan Hamzah mengakui hal itu. engkau tolong kamidengan kepergianmu. mama bisikkan di telingamu bahwa. Sebab hanyasatu tujuannya. Kau tunaikan itu semua nak. bukan juga permasalahan ekonomi keluarga.. Hingga ketika anaknya terlihat mengantuk.. Namun. Mereka bermain lebih lama.Malam harinya. semua itu tinggal janji…Engkau tunaikan janjimu… tapi pada siapa mama tunaikan janji-janji mama nak.Maafkan mamamu nak. hadiah sepeda BMX bila engkau juara kelaslagi.namun. Hamzah berinisiatif untuk menyeka punggung Ridwan. mamatahan air mata dan rasa marah yang sebenarnya lebih mudah bila diledakkan saat itu juga. Hamzah membacakan buku ”Akhlaq Islami” kepada anaknya. Engkau gemar menolong saat masih hidup.

”Ok ummi. Hingga engkau sulit mengatakan kata ”Iya”. Kami tidak pernah bertengkar hebat.Sepulang shalat subuh.itu pun kalau aku masih bangun. maka biarlah Ridwan tidak mandi dan tak mau ganti baju.memang dia tidak romantis. Hamzah pulang tak lagi tergesa-gesa. Hingga tiba pada baju bermotif traktor Ridwan.Setelahterlelap tidur. Kata nenek ”Ridwan ngak mau ganti baju. Foto dan tanda pengenal berceceran kemanamana. Waktu menunjukkan pukul 06.ternyata Ridwan tak mau ganti baju. Malam pun berlalu. pagi menjelang kerja. Maka diiringilah tidur Ridwan dengan tilawah. Tapi Ridwan tetap tak mauganti baju.Dan Ridwan pun mengangkat dan membuka jarinya untuk toss dan tersenyum.Sore itu. mandi. Aku pikir dia workaholic. Tapi biarlah. baru pulang ke rumah. Menjemput Ridwan di rumah nenek yang ternyata memakai baju yang samadengan baju tadi pagi. Ketikamencuci. abi akan berusahamenjadi ayah yang baik”. Hamzah berkata ke anaknya”Jangandibuka dompet abi ya. Nanti kalo hilangbagaimana ? ” Ridwan mengangguk tanda setuju. makannya pun sedikit. Hamzah berkata di telingga anaknya. dia jingkar ( Menangishebat ) kalo bajunya mau dilepas”Malam itu Hamzah tak ingin bermain bola bersama anaknya.eh. disini banyak tanda pengenal yang penting. Sambil mengusap punggung. Bajubermotif mobil traktor dengan saku di depan itu terlihat kumal.50. kami jarang pergi nonton berdua. Maka kali ini Hamzah melakukan aktifitasseperti biasa.bahkan makanberdua diluar pun hampir tidak pernah. dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang. mungkin ialetih bermain tadi siang. Tumpukan baju satu persatudicucinya. Toh Ridwan tak menunjukkan itikadmengucapkan kata-kata ”Iya” untuk dirinya. tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menurutiapa mauku. Bajunya yang dipake tidur tidak mau digantinya. aku pikir. Baju yang dipake seharian. ayo berangkat” kata Hamzah. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis.biarlah. Dengan sabarHamzah mengambilnya dan memperbaikinya kembali. dan saat dia pulang kerja. Kalau kami makan di meja makan berdua. dompetnya berserakan! Ridwan ternyata telah bangun ketikaHamzah ke masjid. maafkan abi jika ternyata abi bukanlah ayah yangbaik untukmu. Meskipun menjelangpernikahan selalu terjadi konflik.Dia menciumku maksimal 2x sehari. Hmm…. ”Oke! Ayo kita toss dulu” kata Hamzah. dipandanginya wajah anaknya. ”Nak.Abi sudah tahu jawabannya”…… Anak-anak Belajar Dari Kehidupannyajika anak dibesarkan dengan celaan. Ridwan belum bangun. Karena takut terlambat kekantor.Sepulang shalat subuh. Hamzah menemukan foto 4×6 dirinya di saku baju Ridwan…Dan hal itulah yangmembuat Ridwan tersenyum dan berkata dalam hati ”Tak usahlah engkau berkata ”Iya” Nak. ternyata Ridwan keburu tidur sebelum ditanya. . Tidurnya sangat sedikit. Hamzah meminta istrinya untuk mengganti baju Ridwan yang kumal karenabesok pagi giliran Hamzah yang mencuci baju.Kami jarang ngobrol sampai malam. Bahkan sampai menangis ketika bajunya mau dilepas. Hamzah menggiring Ridwan untuk tidur lebih awal. kalau marah dia cenderung diam dan pergike kantornya bekerja sampai subuh. kemudian mengantar anakkami sekolah. tanpa jawaban yang diimpikannya….Ridwan terdiam. ia belajar memaki Jika anak dibesarkan dengan permusuhan ia belajar berkelahi Jika anak dibesarkan dengan cemoohan ia belajar rendah diri Jika anak dibesarkan dengan hinaan ia belajar menyesali diri Jika anak dibesarkan toleransi ia belajar menahan diri Jika anak dibesarkan dorongan ia belajar percaya diri Jika anak dibesarkan pujian ia belajar menghargai Jika anak dibesarkan sebaik-baik perlakuan ia belajar keadilan Jika anak dibesarkan rasa aman ia belajar menaruh kepercayaan Jika anak dibesarkan dukungan ia belajar menyenangi dirinya Jika anak dibesarkan kasih sayang dan persahabatan ia belajar menemukan cinta dalam kehidupannya (dorothy law nolie) Perempuan Yang Dicintai Suamiku “Pesan” dahsyat buat para suami (dan calon suami) untuk menjaga istrinya… Dan motivasi hebat buat para istri (dan calon istri) untuk tetap mencintai suaminya… Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku.

Dia membelikan aku parfum baru. seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa . meskipun aku menikahinya.setiap mau pergi kerja. dan membaca surat elektronik itu. seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengankalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahunpernikahan kami. kali lain. kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini? tidak mau makanjuga? uhh… dasar anak nakal. dia jarang sekali tertawa lepas. dia datang bersama suami danke-2 anaknya yang lucu2. rambutnya keritingikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. di suatu hari yang terik.Dia mengajakku jalan2. bahkan gerimis kemudian. Lebih sakit daripada sakit ketikadia tidak pulang ke rumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. kadang mengajakku nonton.Aku tidak pernah bertanya. Dear Meisha. akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita. Tapi di saat lain.Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu. akutidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini. aku tidak pernah menyangka.aku tidakpernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku. temannya Mario saat dulu kuliah. penuh kehangatan danpenuh cinta. Lebih sakit dari rasasakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku. Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku.dia bisa hadir tiba2. dibanding makan dirumah. tidak ada perasaan rindu yang tidakpernah padam ketika aku tidak menjumpainya. dan sering jajan di kantornya. dia tersenyum manis padaku. ketika dia tidakmau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah.Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu. apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadariitu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu.Aku tidak tahu. 5 bulan lalumereka bertemu. aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Matanya bersinar indah. dia bilang. Sampai suatu ketika. Dan…. Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun. karena Mario tidak jugamau aku suapi. Akusedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal. Aku mencintai Rimakarena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya. Aku hanya tidak ingin menyakitiperasaannya. mendung begitu menyelimuti jakarta. apa yang bergejolak dihatinya. mau lihat surat papa buat tante Meisha?”Aku tertegun memandangnya. dan membawakan ekrol kesukaanku. tidakpernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya. membawakan donat buat anak2. Setiap orang. Meishabercerita Mario sangat pendiam. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya.dia sering termenung di depan komputernya. tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untukmengisi kekosongan hatiku. dan mulai sering tertawa lepas.kami asyiksendiri dengan sendok garpu kami. ada pekerjaan yang membingungkan. Kalau akutanya.Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. dia kena typhoid. seorang perempuan datang menjenguknya. karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Tidak adaperasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu.Meisha tidak secantik aku. Kalau hari libur.Suatu sore. Meisha masuk kamar. karena dia ibu dari anak2ku. dan harus dirawat di RS. Karena dia sangat pendiam. Hatiku tetap terasa hampa. sini piringnya”. dia begitu sederhana. lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangiaku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Meisha begitu manis. sehingga jarang punya teman yang akrab. bahkan pada Rima. Lebih sakit dari rasa sakit. Dia berhasil membuka password email Papanya.dan memanggilku. bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya. hanya denting piring yangberadu dengan sendok garpu. Dia memperkenalkandiri. aku sebenarnya kecewa.Anak sulungku. karena sampai terjadi perforasi di ususnya. dan dalam sehari bisa menciumku lebihdari 3x. tidak pernahsedetikpun!Hatiku terasa sakit. tapi aku tidak pernah melihat matayang begitu cantik seperti yang dia milii. hatikupun akan mendung.“Hai Rima. atau main dengan anak2kami. ketika dia berbicara.Pada saat dia masih di ICU. laki2 maupun perempuan bahkanmungkin serangga yang lewat. lalu dia terus mengajakMario bercerita sambilmenyuapi Mario. bernama meisha. saat itu suamiku tergolek sakit di rumah sakit. seperti siang itu. dan menyapa dengan suara riangnya. Atau termenung memegang Hp-nya.Ketika aku menikahinya. tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Meishayang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklanuntuk perusahaan tempatnya bekerja. bukan obrolan yang terdengar. dia lebih sering hanya tiduran di kamar. seperti ketika cintauntukmu tumbuh secara alami. aku menyangka diamemang tidak suka tertawa lepas. Aku mulai mengingat 2-5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario. “Mama. karena jarang makan.

dan selalu kubuatkanmasakan yang engkau sukai. Engkau mulai terasa hangat. ketika kamu asyik bekerja. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya. aku si puteri cantikyang diinginkan banyak pria. tidak pernah aku berikan untuknya. Itu yang aku rasakan.Istrimu. untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan . Surat itu aku simpan di amplop. Betapa malangnyanasibku. telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaikusehingga mau melakukan apa saja untukku…. Aku belajar masak. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita. namun tumbuh dengan lebat secara alami. aku menulis surathampir setiap hari untuk suamiku. Rima? Kenapa kamumesti cemburu? dia sudah menikah. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu.Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. akan membuatmu jatuh cinta padaku. Dia boleh mendapatkanseluruh hartaku dan tubuhku. yang hanya aku berikanuntukmu. anak sulungku memelukku erat. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Diamencintai perempuan lain. Aku tidak lagi boros. akan membawaku pada cinta sejatiku. Meskipun baru berusia 7tahun.Sekarang aku menyesal. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuksebelah tangan. Aku begitu terpesonapadamu yang pendiam dan tampak dingin. dan aku sudah memilihmu menjadi istriku?”Aku tidak perduli. Tidakkah dia tahu. engkau tidak lagi sedingines. you are the only one in my heart. Engkau lihat kan. memintamu melamarku. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnyamenyukai Mario. Mario. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidakpernah minta disirami. Aku merasa di atasangin. Jelita. asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa. seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bolamatamu saat memandang Meisha……”Disurat yang kesekian. Mario Mataku terasa panas. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku mencintaimu. Rima”Di surat yang lain.pernahmendapat siraman dari pemiliknya.Aku tidak akan pernah bisa memilikimu. Dengan pura2 tidak tahu. Mario merasa heran. Setahun kemudian… Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Aku mengumpulkan kekuatanku. Aku dulumemintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran. lalu aku belikan motor untuk mengantardan menjemput anak2ku. aku tidak lagi marah2 padamu..bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripadadia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang ke rumah. namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta darimatamu untukku. dan selalau menabung. Tanah pemakaman itumasih basah merah dan masih dipenuhi bunga. karena kau sudah menjadi milik orang laindan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami.yours. Aku tidak lagi sukabertengkar dengan ibumu. aku sudahmembuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu.Mario terus menerus sakit2an.Aku melihat matamu begitu terluka. ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir. dan tidak memperdulikan aku. Akusering marah. karena aku tidak pernah lagi bermanja danminta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Kebahagiaan Mario adalahkebahagiaanku juga. diabisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu.Ternyata aku keliru…. dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.Aku telah berubah. Sejak itu. “Mario.“……. bahwa aku juga seorang perempuanyang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja. suamiku…. tapi tidak jiwaku dan cintaku. Biarlah diamencintai perempuan itu terus di dalam hatinya. Dan akuselalu meneleponmu. Aku bukanlah wanita yangsempurna yang engkau inginkan. karena aku akan selalu mencintainya. “kenapa. sedangkan teman2ku sudahmenikah semua. Aku mengumpulkantabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja. dan aku tetap merawatnya dengan setia.Suamiku tidak pernah mencintaiku. aku hanya berharap bahwa engkaumengerti.Betapa tidak berharganya aku. ketika berkata.Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertamakali bekerja di kantormu. itu tidaklah mengapa. aku tidak lagisuka membanting2 barang dan berteriak jika emosi.“………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah.Aku bersumpah.Meskipun hatikuterasa hampa. Engkau tidak pernah bahagiabersamaku. dan aku letakkan di lemaribajuku.

Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya. baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu. Bukan karena dia ibu dari anak2ku.Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Tahun lalu engkau tidak pulang ke rumah. tiba2 mobilitu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar. dan akuhanya mengendarai motor.. darijauh aku melihat keceriaan diwajah mama.”Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya…dipeluknya Jelita yang tersedusedu disampingnya. dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan. pagi ini…“…………. Semuanya telah terjadi. Di wajahnya tampak duka yang dalam. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya? Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan. dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. aku akan membelikan mobil mungil untuknya. Dear Meisha. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untukmerasakan sakit di hatinya. dan bercerita. Hatiku mulai bergetar…. aku akan tetap berusaha danmenantinya……. Ketika mama menyeberang jalan. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku. masakan yang paling enak sedunia. inikah tanda2cinta mulai bersemi dihatimu ?………”Jelita menatap Meisha.dia begitu cantik. dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak.. Mario…… Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang. Meisha. aku sangat khawatir dan memeluknya. aku melihat sinar kekhawatirandimatamu. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu.Mama memarkir motornya di seberang jalan. sinar cinta itu dari matamu. karena hari ini aku akanmasak. 6 tahun kita pacaran.Engkau memelukku. Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih. supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang. Meskipun belum terbit juga.Disurat terakhir. tapi karena dia belahan jiwaku…. yang masih terduduk disamping nisan Rima. Kemarin aku belajar membuatnya di rumah BudeTati. aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi. Mario mengirimkanemail lagi kemarin malam. Dan tadi. di rumah sakit saat engkau dirawat. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……”. dan hampir 9 tahunkita menikah. tapi aku selalu menyayanginya.Tante…. akumenungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu..Saat aku tiba di rumah kemarin malam.Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu. Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda. “Siang itu Mama menjemputku dengan motornya. sampai kehujanan dan basah kuyup.Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9.siang ini? Akumerawatmu jika engkau sakit.……………………………………… . karena waktu pulang hujannya deras sekali. Tahukah engkau suamiku. dia terus melambai-lambaikan tangannyakepadaku. tapi dia sangat dewasa.karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah……. dan tadinya aku ingin Rima membacanya. ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful