PERKEMBANGAN TASAWUF PADA MASA DAULAH UMAYAH I.

PENDAHULUAN Dalam sejarah Islam terdapat khazanah spiritualisme yang sangat berharga yakni sufisme. Ia berkembang mengikuti dialektika zaman sejarah nabi Muhammad SAW. Sampai sekarang baik dalam bentuk yang sederhana dan ortodoks maupun yang elaborat heterodoks. Perkembangan sufisme mencerminkan ragamnya pemahaman terhadap konsep akhlaq dalam kehidupan sosial dan ihsan dalam kehidupan spiritual. Jika dilihat dalam konteks sejarah, ragam pemahaman itu muncul dalam beberapa fase perkembangan. Pada awal Islam terutama periode Makkah begitu jelas Alqur’an menekankan pentingnya spiritualisme itu. Tetapi hal ini paralel dengan orientasi kesadaran profetik, dimana pengalaman spiritual tidak hanya ditunjukkan bagi spiritualisme itu sendiri, tetapi bermakna bagi pembangunan etika yang menggerakkan sejarah kehidupan umat Islam. Dalam tahap selanjutnya spiritualitas itu muncul dalam bentuk kehidupan zuhud ketika umat Islam menikmati kemewahan dengan terciptanya imperium yang luas. II. RUMUSAN MASALAH A. B. C. Asal Usul Tasawuf Tasawuf Pada Masa Daulah Umayah Aliran- aliran Tasawuf pada Abad I dan II H

III. PEMBAHASAN A. Asal Usul Tasawuf Banyak kalangan yang berpendapat bahwa tasawuf berasal dari luar yang masuk kedalam Islam. Sebagian penulis berpendapat bahwa tasawuf berasal dari rahib-rahib Kristen yang menjauhi dunia dan kesenangan material. Ada pula yang mengatakan bahwa tasawuf timbul atas pengaruh ajaran Hindhu dan disebutkan pula bahwa ajaran tasawuf berasal dari filsafat Phytagoras dengan ajaran-ajarannya yang meninggalkan kehidupan material

1

Pada masa kekuasaan Bani Umayyah. Namun demikian terlepas atau tidak dari pendapat-pendapat tersebut bahwa dalam sumber ajaran Islam yaitu Alqur’an terdapat ajaran yang membawa kepada timbulnya tasawuf. Tasawuf Pada Masa Daulah Umayah Benih – benih tasawuf sudah ada sejak dalam kehidupan Nabi SAW. kehidupan politik berubah total. Raja Grafindo Persada. yakni munculnya kelompok kelompok Bani Umayyah. ibadah dan pribadi Nabi Muhammad SAW. Dikatakan pula bahwa tasawuf masuk kedalam Islam karena pengaruh filsafat Plotinus. Khawarij.dan memasuki kehidupan kontemplasi. Aku mengabulkan seruan orang yang memanggil jika ia memanggil-Ku” B. terutama terhadap kelompok Syiah. dan Murjiah. Konflik –konflik sosial politik yang bermula dari masa Usman bin Affan berkepanjangan sampai masa – masa sesudahnya. muncul pula periode tabiin (sekitar abad ke I dan ke II H).153 2 . Setelah periode sahabat berlalu.Konflik politik tersebut ternyata mempunyai dampak terhadap kehidupan beragama. khalifah – khalifah BaniUmayyah secara bebas berbuat kezaliman – kezaliman. Nata. Dengan sistem pemerintahan monarki.Syiah. Filsafat dan Tasawuf (Dirasah Islamiyah IV) (Jakarta : PT. Faham bahwa Tuhan dekat dengan manusia yang merupakan ajaran dalam mistisme terdapat dalam Alqur’an surat Al-baqarah ayat 1861                                                      Artinya: ”Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang diri-Ku. yakni kelompok lawan 1 Abuddin. maka sesungguhnya Aku adalah dekat. Pada masa itu kondisi sosialpolitik sudah mulai berubah darimasa sebelumnya. Ilmu Kalam. 2001) hlm. Hal ini dapat dilihat dalam perilaku dan peristiwa dalam hidup.

Diantara para penyeru tersebut ialah Abu Dzar al-Ghiffari.secara umum kaum muslimin hidup dalam keadaan sederhana.Sejak saat itu kehidupan zuhud menyebar luas dikalangan masyarakat. dikenal sebagai seorang pemabuk.politiknya yang paling gencar menentangnya. 1993. Para pelaku zuhud itu disebut zahid (jamak : zuhhad) atau karena ketekunan 2 Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam. sederhana. terutama terjadi di kalangan istana.2 Disamping gejolak politik yang berkepanjangan. 80. Mereka menyebut kelompoknya itu dengan Tawwabun (kaum Tawabin). Pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat. Dia melancarkan kritik tajam kepada Bani Umayyah yang sedang tenggelam dalam kemewahan dan menyerukan agar diterapkan keadilan sosial dalam Islam. Ensiklopedi Islam (Jakarta: PT. mereka mengisi kehidupan sepenuhnya dengan beribadah.Yazid (memerintah 61 H/680 M – 64 H/683M). Kemudian anaknya. perubahan kondisi sosialpun terjadi. Ketika Bani Umayyah memegang tampuk kekuasaan. Kasus pembunuhan itu ternyata mempunyai pengaruh yang besar dalam masyarakat Islam ketika itu..81 3 .Mu’awiyah bin Abi Sufyan sebagai khalifah tampak semakin jauh dari tradisi kehidupan Nabi SAW serta sahabat utama dan semakin dekat dengan tradisi kehidupan raja – raja Romawi. hlm. Mereka mulai merenggangkan diri dari kehidupan mewah.hidup mewah mulai meracuni masyarakat. saleh. Dalam situasi demikian kaum muslimin yang saleh merasa berkewajiban menyerukan kepada masyarakat untuk hidup zuhud. Ichtiar Baru Van Joeve).dan tidak tenggelam dalam buaian hawa nafsu. Untuk membersihkan diri dari apa yang telah dilakukan. Kekejaman Bani Umayyah yang tak henti – hentinya itu membuat sekelompok penduduk Kufah merasa menyesal karena mereka telah mengkhianati Husein dan memberikan dukungan kepada pihak yang melawan Husein..Puncak kekejaman mereka terlihat jelas pada peristiwa terbunuhnya Husein bin Alibin Abi Thalib di Karbala. Dari perubahan –perubahan kondisi sosial tersebut sebagian masyarakat mulai melihat kembali pada kesederhanaan kehidupan Nabi SAW para sahabatnya. Hal ini mempunyai pengaruh yang besar dalam pertumbuhan kehidupan beragama masyarakat Islam.

82 4 . Aliran Madinah ini lebih cenderung pada pemikiran angkatan pertama kaum muslimin (salaf). pangkat. Abdullah ibn Mas’ud (w. maka disebut abid (jamak : abidin atau ubbad) atau nasik (jamak : nussak)3 Pada abad kesatu dan kedua hijriyah disebut dengan fase zuhud (asketisme). Mereka mengamalkan konsep zuhud dalam kehidupan yaitu tidak terlalu mementingkan makanan enak.di Madinah telah muncul para zahid. 91 H. harta benda melimpah. Hudzaifah ibn Yaman (w. pakaian mewah. Abu Dzar al-Ghiffari (w. 33 H.aliran Tasawuf pada Abad I dan II H Zuhud yang tersebar luas pada abad –abad pertama dan kedua Hijriyah terdiri atas berbagai aliran yaitu : 1. dan mereka menetapkan Rasulullah sebagai panutan kezuhudannya. tahta.mereka beribadah. Sementara itu dari kalangan tabi’in diantaranya adalah Sa’id ibn al-Musayyad (w. rumah megah. Aliran Madinah Sejak masa yang dini. sikap zuhud para sufi salafi merupakan awal kemunculan tasawuf. hlm.).Mereka kuat berpegang teguh kepada al-Qur’an dan al-sunnah. 32 H. pada fase zuhud ini terdapat para sufi salafi yang lebih cenderung beribadah kepada Allah untuk mensucikan dirinya dari segala dosa dan kesalahan masa lalu. Aliran.) dan Salim ibn Abdullah (w.). kedua sufi ini dijuluki sebagai zahid (orang yang sangat sederhana) C. 36 H.).dan berpegang teguh pada zuhud serta 3 Ibid. 106 H.). Diantara mereka dari kalangan sahabat adalah Abu Ubaidah al-jarrah (w. diantara 'ulama sufi salafi yang terkenal di masa itu adalah Hasan Al-Bashri (wafat pada 110 H) dan Rabi'atul Adawiyah (wafat 185 )..18 H. Salman al-Farisi (w. 22H. tetapi mereka lebih mementingkan beramal ibadah untuk kepentingan akhirat dengan rajin mendekatkankan diri kepada Allah. jabatan dan wanita cantik.).).

seorang pendiri kelompok asketis di Abadan4 Corak yang menonjol dari para zahid Bashrah ialah zuhud dan rasa takut yang berlebih –lebihan. tapi cenderung padaaliran – aliran mu’tazilah dan qadariyah. Tashawwuf. Merekapun terkenal menyukai hal. Tokoh mereka dalam zuhud adalah Hasan al-Bashri. 2.5 Menurut Ibn Taimiyyah hal ini terjadi karena adanya kompetisi antara mereka dengan para zahid Kufah.Fuqara’.kerendah hatian Nabi. salah seorang teman Hasan al-Bashri. Aliran Bashrah Louis Massignon mengemukakan dalam artikelnya.75 5 Ibn Taimiyah.bahwa pada abad pertama dan kedua Hijriyah terdapat dua aliran zuhud yang menonjol.para sufi di Bashrah terkenal berlebih – lebihan dalam hal zuhud. Selain itu aliran ini tidak begitu terpengaruh perubahan – perubahan sosial yang berlangsung pada masa dinasti Umayyah. Mereka adalah penganut aliran ahlus sunnah.hal logis dalam nahwu. hlm. rasa takut mereka dan lain –lainnya. ibadah. Mereka terkenal dengan sikapnya yang kritis dan tidak percaya kecuali pada hal – hal yang riil. Al Shuhufiyah wa Al. 3. Menurut Massignon orang – orang Arab yang tinggal di Bashrah berasal dari Banu tamim.Wafa Al.Rabbah ibn ‘Amru al-qisyi. Madkhal ila al.4 5 .Dalam halini Ibn Taimiyah berkata : “Para sufi pertama –tama muncul dari Bashrah. Shalih al-Murni atau Abdul Wahid ibn Zaid. dan prinsip – prinsipnya tidak berubah walaupun mendapat tekanan dari Bani Umayyah. Salah satunya di Bashrah dan yang lainnya di Kufah. hal – hal nyata dalam puisi dan kritis dalam hal hadits. 72. zuhud aliran ini tetap bercorak murni Islam dan konsisten pada ajaran –ajaran Islam. 134 H.Taftazani. hlm. 3.dengan begitu.Ghanimi AL.Tasawwuf al. (kaioro: Mathba’ah al.islamy. (Qahirah alTsaqafah) 1979. lebih dari apa yang terjadi di kota – kota lain”. dalam Ensiklopedie de Islam . Aliran Kufah 4 Abu Al.Manar). Fadhl al-Raqqasyi.Yang pertama mendirikan khanaqah para sufi ialah sebagian teman Abdul Wahid ibn Zaid. Malik ibn Dinar.

Al-Kindi dalam karyanya. sejumlah sahabat telah memasuki kawasan itu.Wafa Al. (QS.al-Dzariyyat.Aliran Kufah menurut Louis Massignon.. sebab aliran Syi’ah pertama kali muncul di Kufah. 106 H. 95 H. Sebagaimana diketahui. 83 H. Thawus ibn Kisan (w. Tokoh – tokoh zahid Mesir pada abad pertama Hijriyah diantaranya adalah Salim ibn ’Atar al-Tajibi. dll6 6 Abu al. Aliran tersebut adalah aliran Mesir. Dia pernah menjabat sebagai hakim diMesir. al-wulan wa alQydhah meriwayatkan Salim ibn ‘Atar al-Tajibi sebagai orang yang terkenal tekun beribadah dan membaca al-Qur’an serta shalat malam.dan ini tidak aneh. 68. yang dilupakan para orientalis.). menyukai hal. sejak penaklukan Islam terhadap Mesir.) 4.hal aneh dalam nahwu. 51:17).Ghanimi al.Kezuhudan dan kehidupannya yang sederhana sangat terkenal.Aliran ini bercorak idealistis.Dalam aqidah mereka cenderung pada aliran Syi’ah dan Rajaiyyah. Sufyan al-Tsauri (w. 161 H.80 6 . dia seorang zahid yang hartawan dan dermawan. Cit.) pada masa pemerintahan Mu’awiyah. sebagaimana pribadi – pribadi yang disebut dalam firman Allah :”Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam”. Op. Tokoh lainnya adalah Abdurrahman ibn Hujairah (w.).dan harfiah dalam hal hadits. Aliran Mesir Pada abad – abad pertama dan kedua Hijriyah terdapat suatu aliran zuhud lain. hal-hal image dalam puisi. 67 H. Sa’id ibn Jubair (w. Abdullah ibn Amru ibn al-Ash yang terkenal kezuhudannya.dan meninggal di Dimyath tahun 75 H.) menjabat sebagai hakim agung Mesir tahun 69 H. berasal dariYaman.). Para tokoh zahid Kufah pada abad pertama Hijriyah ialah ar-Rabi’ ibn Khatsim (w. Sementara tokoh zahid yang paling menonjol pada abad II Hijriyyah adalah al-Laits ibn Sa’ad (w. al-Zubair bin Awwam dan Miqdad ibn al-Aswad. hlm. 175 H. Menurut ibn Khallikan.Taftazani.misalnya Amru ibn al-Ash. dan aliran ini tampaknya bercorak salafi seperti halnya aliran Madinah.

Kedua : Bercorak praktis. Istilah tasawuf baru muncul pada pertengahan abad III Hijriyyah oleh Abu Hasyim al-Kufy (w. yang bebas dari rasa takut terhadap adzab-Nya. Ketiga : Motivasi zuhud ini ialah rasa takut. qari’ dan nasik (bukan sufi). maka pada abad ketiga ini orang sudah ramai 7 . yang bisa dipandang sebagai fase pendahuluan tasawuf atau sebagai cikal bakal para sufi abad ketiga dan keempat Hijriyyah. Terkadang Nicholson memberi atribut pada para zahid ini dengan gelar “para sufi angkatan pertama”. Zuhud ini mengarah pada tujuan moral. demi meraih pahala akhirat dan memelihara diri dari adzab neraka. muncul motivasi cinta kepada Allah. baik dari aliran Madinah. Sedangkan Nicholson memandang bahwa zuhud ini adalah tasawuf yang paling dini. ditangan Rabi’ah al-Adawiyyah. Al-Taftazani lebih sependapat kalau mereka dinamakan zahid. Keempat : Menjelang akhir abad II Hijriyyah.) dengan meletakkan al-sufy di belakang namanya. Suatu kenyataan sejarah bahwa kelahiran tasawuf bermula dari gerakan zuhud dalam Islam. Pada masa ini para sufi telah ramai membicarakan konsep tasawuf yang sebelumnya tidak dikenal. Sementara pada akhir abad kedua Hijriyyah. sebagian zahid khususnya di Khurasan dan pada Rabi’ah al-Adawiyyah ditandai kedalaman membuat analisa. Bashrah. Ide ini berakar dari ajaran –ajaran al-Qur’an dan al-Sunnah yang terkena dampak berbagai kondisi sosial politik yang berkembang dalam masyarakat Islam ketika itu.Jika pada akhir abad II ajaran sufi berupa kezuhudan. Mesir ataupun Khurasan. dan para pendirinya tidak menaruh perhatian buat menyusun prinsip – prinsip teoritis zuhud. yaitu rasa takut yang muncul dari landasan amal keagamaan secara sungguh –sungguh. baik pada abad I dan II Hijriyyah dapat disimpulkan bahwa zuhud pada masa itu mempunyai karakteristik sebagai berikut : Pertama : Zuhud ini berdasarkan ide menjauhi hal – hal duniawi.250 H. Kufah.Dari uraian tentang zuhud dengan berbagai alirannya.

al-Hakim al-Tirmidzi (w.). KESIMPULAN Benih – benih tasawuf sudah ada sejak dalam kehidupan Nabi SAW.). 4. Dengan sistem pemerintahan monarki. IV. Khawarij. dan Murjiah. khalifah – khalifah BaniUmayyah secara bebas berbuat kezaliman – kezaliman.Syiah.Konflik politik tersebut ternyata mempunyai dampak terhadap kehidupan beragama. Zuhud yang tersebar luas pada abad –abad pertama dan kedua Hijriyah terdiri atas berbagai aliran yaitu : 1. yakni kelompok lawan politiknya yang paling gencar menentangnya. 285 H. terutama terhadap kelompok Syiah.membicarakan tentang lenyap dalam kecintaan (fana fi mahbub). Pada masa itu kondisi sosial-politik sudah mulai berubah darimasa sebelumnya. 297 H. Aliran Madinah Aliran Bashrah Aliran Kufah Aliran Mesir 8 . Hal ini dapat dilihat dalam perilaku dan peristiwa dalam hidup. Sejak itulah muncul karya – karya tentang tasawuf oleh para sufi pada masa itu seperti al-muhasibi (w. kehidupan politik berubah total. bersatu dalam kecintaan (ittihad fi mahbub). ibadah dan pribadi Nabi Muhammad SAW. 2. 243 H. 3. muncul pula periode tabiin (sekitar abad ke I dan ke II H). Oleh karena itu abad II Hijriyyah dapat dikatakan sebagai abad mula tersusunnya ilmu tasawuf. dan al-Junaidi (w. bertemu dengan Tuhan (liqa’) dan menjadi satu dengan Tuhan (‘ain al jama’)21[21]. yakni munculnya kelompok kelompok Bani Umayyah. Konflik –konflik sosial politik yang bermula dari masa Usman bin Affan berkepanjangan sampai masa – masa sesudahnya. Setelah periode sahabat berlalu.). Pada masa kekuasaan Bani Umayyah.

Akhirnya. Penulis menyadari makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. PENUTUP Demikian makalah ini di buat. Oleh karena itu. semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan. DAFTAR PUSTAKA 9 .V.

islamy terjemah. 2009.Al. Qahran: Dar al. Filsafat dan Tasawuf. Abu Al. Raja Grafindo Grafika Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam. al Ghanimi. Ichtiar Baru Van Hoeve PERKEMBANGAN TASAWUF PADA MASA DAULAH UMAYAH 10 . Akhlak Tasawuf. Madkhal ila Al Tasawwuf al. Jakarta: PT.Taftazani. Ensiklopedi Islam.Tsaqafah Nata. 1979. Jakarta: PT. Abuddin. Ilmu Kalam. Jakarta: PT. 1993.wafa. Raja Grafindo Persada -----------------. 2001.

Makalah Disusun Guna Memenuhi Tugas Mid Semester Mata Kuliah: Akhlak/ Tasawuf Dosen Pengampu: Bapak Abdul Kholiq Disusun Oleh : RIRIN ISNAWATI 083711033 FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG 2010 11 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful