MAKALAH TEORI AKUNTANSI

STANDAR AKUNTANSI

Kelompok II 4 EB 11 1. Angga Mada Rizkiyanoor 2. Daud Abdurrahman 3. Francis Gerson 4. Galih Rizky Kurniawan 5. Jimmy Januar Iqnatius 6. Nurcahyo Agung Pambudhi 7. Rindy Aditya 8. Yusuf Nur Arifin (21207527) (20207256) (20207479) (20207490) (20207607) (20207819) (20207941) (21207226)

2

UNIVERSITAS GUNADARMA 2011

3

4

PENDAHULUAN

Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, akuntansi juga turut berkembang sesuai dengan tuntutan dunia ekonomi dan bisnis. Tentunya perkembangan akuntansi sendiri membawa dampak positif bagi para pelaku ekonomi dan semua pihak yang terlibat. Tetapi bagaimana jadinya bila semua negara mengembangkan akuntansi secara semena-mena untuk kemajuan perekonomian di negaranya sendiri? Dan bagaimana pula cara untuk mengukur perkembangan suatu usaha jika indikator dan parameter di setiap negara tidaklah sama? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, maka dibuatlah standar akuntansi sebagai patokan bagi tiap instansi dalam melaksanakan praktek akuntansi. Dimana seiring dengan perkembangan jaman dibutuhkan suatu standar akuntansi yang bersifat global yang berkualitas tinggi dan kerangka akuntasi berbasiskan prinsip yang meliputi penilaian profesional yang kuat dengan disclosure yang jelas dan transparan mengenai substansi ekonomis transaksi, penjelasan hingga mencapai kesimpulan tertentu, dan akuntansi terkait transaksi tersebut. Dengan demikian, pengguna laporan keuangan dapat dengan mudah membandingkan informasi keuangan entitas antarnegara di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, makalah ini membahas mengenai standar akuntansi di beberapa negara dan juga standar akuntansi internasional yaitu IFRS agar memberikan kita pengetahuan dan informasi mengenai standar akuntansi.

terpercaya. Memberi pedoman dan peraturan bekerja bagi akuntan publik agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan hati-hati.5 A. di Indonesia berlaku Prinsip Akuntansi Keuangan(SAK) Indonesia kemudian menjadi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan(PSAK). modal. kemudian Accounting Principle Board Statement dan terakhir menjadi FASB Statements. SAK merupakan pedoman bagi siapa saja dalam menyusun laporan keuangan yang akan diterima oleh umum. peraturan. dan perubahannya dalam bentuk laporan keuangan. konsisten. Standar ini merupakan consensus pada kala itu tentang pencatatan sumber-sumber ekonomi. Standar akuntansi mencakup konvensi. Belkaoui(1985) mengemukakan alasan pentingnya standar akuntansi yang relevan sebagai berikut: 1. Standar itu disebut standar akuntansi. 2. Oleh karena itu. independen. prinsip) dan praktik yang sudah diterima oleh umum karena kegunaannya dan kelogisannya. Sedang di USA berlaku General Accepted Accounting Principle(GAAP). . dan prosedur yang sudah disusun dan disahkan oleh lembaga resmi (Standard Setting Body) pada saat tertentu. dan dapat diperbandingkan. prestasi. hasil. kerangka dasar konseptual ini terdiri dari standar(teknik. bagaimana mencatatnya. dan bagaimana mengungkapkannya dalam laporan keuangan yang akan disajikan. Standar akuntansi ini merupakan masalah penting dalam profesi dan semua pemakai laporan yang memiliki kepentingan terhadapnya. Dalam standar ini dijelaskan transaksi apa yang harus dicatat. mekanisme penyusunan standar akuntansi harus diatur sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kepuasan kepada semua pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan. Dapat menyajikan informasi tentang posisi keuangan. Informasi yang disusun berdasarkan standar akuntansi yang lazim diharapkan mempunyai sifat jelas. Pengertian dan Sumber Standar Akuntansi Akuntansi memiliki kerangka teori konseptual yang menjadi dasar pelaksanaan tekniktekniknya. Standar akuntansi ini akan terus-menerus berubah dan berkembang sesuai perkembangan dan tuntutan masyarakat. dan kegiatan perusahaan. kewajiban. dan dapat mengabdikan keahliannya dan kejujurannya melalui penyusunan laporan akuntan setelah melalui pemeriksaan akuntan. biaya.

Selengkapnya. Diserahkan kepada pemerintah. dan melakukan penelitian. 4. materiality. Standar akuntansi saat ini umumnya disusun oleh lembaga resmi yang diakui pemerintah. Sementara itu. Lantai I . berpolemik. Diserahkan kepada swasta/profesi. Dapat menarik perhatian para ahli dan praktisi di bidang teori dan standar akuntansi. atau 3. Dasar Dasar GAAP disebutkan going concern. Kalau di Indonesia yang berwenang menyusun ini adalah Dewan Standar Akuntansi Keuangan yang berada di bawah naungan IAI(Ikatan Akuntansi Indonesia). conservatism. di USA sekarang lembaga yang berwenang mensahkan standar akuntansi(standard setting body) adalah Financial Accounting Standard Board(FASB) yang bebas dari pengaruh profesi secara langsung. 2. semakin banyak kontroversi dan semakin bergairah untuk berdebat. accrual basis. Diserahkan sepenuhnya kepada kekuatan atau mekanisme pasar. substance over form. perencanaan dan pengaturan ekonomi. dan peningkatan efesiensi ekonomi. pda mulanya standar akuntansi dilahirkan oleh AICPA. dan peningkatan efesiensi ekonomi. dan tujuan-tujuan makro lainnya. Dalam penyusunan standar akuntansi ini ada tiga kemungkinan: 1. FASB mengeluarkan Statement of Financial Accounting Standards dan Interpretation bersama dengan Accounting Research Bulletin yang dikeluarkan oleh AICPA.6 3. Dewan Standar Akuntansi menyerahkan hasil kerjanya kepada Komite Pensahan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan akhirnya akan ditetapkan dan disahkan dalam kongres IAI. 1. Memberikan data base kepada regulator tentang berbagai informasi yang dianggap penting dalam perhitungan pajak. Semakin banyak standar yang dikeluarkan. neutrality. 2. Stevin Rubin(1984) menjelaskan sumber GAAP dalam bentuk rumah sebagai berikut. profesi. Namun. peraturan tentang perusahaan. dan umum.

AICPA Industry Audit Guides b. substance over form neutrality. AICPA Statement of Position Fourth APB Statements AICPA issues Other profesioanal FASB pronouncements AICPA Accounting concepts statements Prevalent Practices Textbooks and Articles Industry Third floor papers FASB Technical Bulletins Second floor AICPA Guides Industry interpretations Audit AICPA Industry AICPA Accounting Position AICPA Guides APB Statement of First floor Foundation FASB FASB Accounting Statements Interpretations Opinions Research Bulletins Includes the going concern assumption. Lantai II a. APB Opinions d. the . 3. FASB Interpretations c.7 a. FASB Statement b. ARS Bulletins yang dikeluarkan AICPA e. AICPA Industry Accounting Guides c.

materiality Gambar Rumah GAAP 4.8 accrual basis. c. dan pendapat para ahli Pedoman atau Praktik Akuntansi Simpulan Riset Akuntansi Landasan Operasional Atau Landasan Praktik Tingkat 1 Tingkat 2 Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Industri Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Landasan Konseptual Rerangka Dasar penyusunan dan Penyajian Laporan . FASB Technical Bulletins AICPA Accounting Interpretation Praktik Industri yang lazim Lantai IV a. conservatism. e. f. 5. APB Statement Makalah yang dikeluarkan AICPA Pendapat-pendapat organisasi profesi FASB Concepts Statement Buku-buku teks Artikel-artikel para ahli tentang Akuntansi Sedangkan untuk Indonesia adalah sebagai berikut ini: Rerangka prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Indonesia Tingkat 3 Prinsip Konvensi dan Kebiasaan pelaporan yang sehat Peraturan Buletin Teknis Pemerintah untuk Industri Buku teks/ajar. b. d. Lantai III a. b. c. Artikel.

” Dalam nada yang sama. atau APB Opinion. kecuali jika akuntan yang bersangkutan dapat menunjukkan bahwa dengan menggunakannya dapat menimbulkan salah pengertian. Dalam kode etik AICPA disebutkan sebagai berikut: Rule 203 ”Setiap akuntan tidak dibenarkan mengeluarkan pendapat bahwa laporan keuangan adalah wajar sesuai dengan GAAP jika laporan tersebut tidak sesuai dengan FASB Statement & Interpretation. Hubungan Standar Akuntansi dengan Perangkat Peraturan Lainnya Profesi Akuntansi mempunyai kaitan erat dengan FASB atau SFAS karena diatur dalam kode etik maupun GAAP.” Rule 204 ”Akuntan harus menjelaskan alasan untuk tidak menggunakan pedoman FASB yang berkaitan dengan pengungkapan informasi di luar laporan keuangan yang dipublisir seperti seperti data tambahan untuk menyesuaikan pengaruh inflasi dalam laporan keuangan. atau ARS Bulletin.” Hubungan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dengan Norma Pemeriksaan Akuntansi (Pernyataan Standar Auditing) disebutkan dalam norma pelaporan yang pertama dengan bunyi sebagai berikut: ”Laporan akuntan harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Prinsip Akuntansi Keuangan Indonesia. GAAP yang berlaku di USA menjelaskan hubungan yang erat itu sebagai berikut: The report shall state whether the financial statement are presented in accordance with general accepted principle of accounting .9 B.

Financial Executives Institute (FEI) – Institusi Eksekutif Keuangan modal . C. Security and Exchange Commission (SEC) – Badan pengawasan pasar 6. American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) – Akuntan Publik 3.10 Standar akuntansi (GAAP) diperlukan untuk lembaga sebagai berikut: 1. Dewan inilah yang menyusun dan mengeluarkan standar akuntansi dalam bentuk FASB Statements & Intrepretation. GAAP untuk lembaga pemerintah GAAP untuk organisasi sosial yang tidak bertujuan untuk mencari laba (nirlaba) 3. 2. GAAP untuk perusahaan komersil Pernyusunan standar akuntansi (GAAP) ini adalah wewenang dari Financial Accounting Foundation (FAF) yang mempunyai dua dewan sebagai berikut: 1. Governmental Accounting Standard Board (GASB) yang didirikan tahun 1984 sebagai lanjutan dari National Council on Governmental Accounting. Financial Accounting Standard Board (FASB) yang didirikan tahun 1973 yang merupakan kelanjutan dari Accounting Principal Board. Dewan ini menyusun standar akuntansi untuk lembaga pemerintah 2. Penyusun Standar Akuntansi di USA Adapun pihak yang ikut serta dalam menyusun standar akuntansi di Amerika adalah: 1. 2. Governmental Accounting Standard Board (GASB) – Lembaga penyusun standar akuntansi untuk pemerintah 5. Financial Accounting Standard Board (FASB) – Lembaga penyusun standar akuntansi 4. Kantor Akuntan Besar yang dikenal dengan ”Big 8”. American Accounting Association (AAA) – Organisasi Akademisi 7.

Mitchell & Co Price Waterhouse & Co Touche Ross & Co Pada tahun terakhir ini dari beberapa kantor akuntan sudah melakukan merger sekarang dikenal dengan Big 5 (1998-2001) yang terdiri dari: 1. 9. 3. Arthur Andersen. The Institute of Management Accounting yang dahulu namanya National Association of Accountant (NAA) – Organisasi Akuntan Manajemen. . Adapun nama-nama dari 8 kantor akuntan besar tersebut adalah: 1. Haskins & Sells Peat Marwick. 4. 8.11 8. 7. Dan lain-lain Berikut ini adalah profil yang terlibat dalam penyusunan standar akuntansi di Amerika: 1. Sebelum adanya standar yang baku. 2. Kantor Akuntan Big Eight (Big 8) Banyak pengaruh prinsipil yang disarankan kantor akuntan besar ini dalam perkembangan akuntansi secara keseluruhan. Arthur Andersen & Co Arthur Young & Co Coopers & Lybrand Ernst & Whinney Deloitte. masing-masing kantor ini sebenaranya sudah memiliki praktik aknuntansi yang mungkin berbeda antara satu kantor dengan kantor lain. 5. Mereka banyak mengeluarkan dana untuk kepentingan riset dan pengembangan profesi akuntansi secara keseluruhan. 2. 6. Ernst & Young.

2. Komite ini selama masa kerjanya mengeluarkan 51 Accounting Research Bulletins (ARB) dari tahun 1939 sampai tahun 1959. anggotanya berjumlah 18-21 orang yang berasal dari praktisi akuntan publi.12 3. Financial Accounting Standard Board (FASB) Pada tahun 1930 AICPA menunjuk tim yang bekerja sama dengan SEC dan terbentuklah sebuah komite yang disebut Committee on Accounting Procedures yang anggotanya terdiri dari praktisi di bidang Akuntansi Publik. Badan ini lebih banyak wewenangnya dari komite sebelumnya. Deloitte Touche. tetapi tidak berhasil merumuskan struktur dari standar akuntansi dan akhirnya pada tahun 1959 AICPA membentuk APB (Accounting Principle Board). 5. Pada tahun 1971 karena kekhawatiran akan campur tangan pemerintah terhadap penyusunan standar akuntansi. 4. Komite ini berhasil menelorkan beberapa standar akuntansi. perusahaan dan akademisi. KPMG Karena Arthur Andersen bubar karena kasus Enron (2002). AICPA menunjuk Wheat Commitee yang membubarkan APB dan membentuk FAF (Financial Accounting Foundation) serta membawahi FASB. Pricewaterhouse. 4. KPMG 2. saat ini dikenal dengan Big 4. Deloitte Touche. Ernst & Young. yang terdiri dari: 1. 3. FASAC (Financial Accounting Standard Advisory Council). Badan ini mengeluarkan APB Opinion sebanyak 31 yaitu dari tahun 1959 sampai dengan 1973. Pricewaterhouse. FASB dibandingkan dengan APB mempunyai perbedaan sebagai berikut : .

Badan ini diwakili lebih luas dari kelompok profesi dan bisnis. Merumuskan masalah dan dimuat dalam agenda Dewan. b. . Sebelum FASB mengeluarkan statement ini biasanya ditempuh prosedur sebagai berikut : a. c. Memorandum ini biasanya berisi pembahasan dari segala aspek degandaftar literartur yang banyak dan mengemukakan permasalahan-permasalahan dan alternatif pemecahannya tanpa dibuat kesimpulan. b. c. Posisinya lebih otonom. Memorandum ini dibagikan kepada para ahli yang diundang untuk mediskusikannya baik lisan ataupun tertulis dalam bentuk “public hearing”. c. Membentuk task force yang beranggotakan para ahli dan praktisi yang akan mempelajari literatur dan selanjutnya disusun rumusan dalam bentuk discussion memorandum yang menjelaskan standar yang berkaitan dengan masalah akuntansi yang dirumuskan. b. Anggota berjumlah 7 orang. d. Memorandum ini dibagikan kepada umum untuk dibahas selama 60 hari. e. Masing-masing anggota FASB memiliki staf asing-masing dan anggaran tahunan melebihi 6 juta dollar. Financial Accounting Concept. Technical Bulletins. sedangkan dulu 18 sampai dengan 21 orang.13 a. Standard & Interpretation. Status anggota adalah full time. FASB ini berkantor pusat di Stanford Connecticutt. Pronouncement (pengumumuman hasil kerja) yang dikeluarkan FASB mencakup standar dan konsep akuntansi yang dikeluarkan berupa : a. Kedudukannya lebih independen. d.

c. . interpretation ini memiliki kekuatan yang sama dengan statement. Berdasarkan hasil diskusi itu dan tanggapan-tanggapan dari penanggap maka FASB mengeluarkan “exposure draft” dari FASB Statement termasuk saransaran untuk akuntansi keuangan dan pelaporan. Di samping itu FASB juga mengeluarkan Technical Bulletin sebagai pedoman yang menyangkut penerapan standart akuntansi tanpa mengubah delapan standar yang ada. kadang-kadang FASB harus mengeluarkan FASB Interpretation. maka dikeluarkanlah sikap FASB yang mungkin berupa : a. Tidak mengeluarkan standar akuntansi dan menghapus permasalahan tersebut dari agenda.14 e. Dari segi lain hubungan FASB dengan organanisasi dan badan lain dapat dilihat pada gambar di bawah ini. b. Menyarankan revisi atas draft dan seterusnya prosedur tadi diulang lagi. Menunda menerbitkan standar akuntansi dan permasalahan tersebut tetap dalam agenda. d. Menerima draft tadi sebagai standar akuntansi yang berlaku. Exposure draft ini dibagikan kepada umum khususnya profesi akuntansi dan bisnis untuk dibahas selama 30 hari. Untuk memperjelas FASB statement. Setelah input diterima dan dianalisis dan dibuka public hearing kedua untuk membahas exposure draft. Statement of Financial Accounting Standards (SFAS). f.

15 .

Beberapa Ciri dan peraturan SEC yang agak berbeda dengan yang lazim adalah sebagai berikut. b. dalam praktik kekuasaan akuntansi yang dimiikinya ini didelegasikan ke FASB adalah badan resmi yang menyusun standar akuntansi. Regulation S – X Peraturan ini mengatur tentang bentuk dan isi laporan keuangan yang diserahkan kepada SEC yang paling dominan dari laporan keuangan adalah :  10 K : laporan tahunan diserahkan maksimal Sembilan puluh hari setelah akhir tahun buku  10 Q : laporan Triwulan diserahkan maksimal empat puluh lima hari setelah akhir kuartal. Lembaga ini bertanggung jawab untuk mengatur dan menyusun undang-undang tentang bursa efek dan menjamin bahwa laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan yang go public disajikan secara layak dan full disclosure. Berdasarkan securities Act tahun 1934. a. “ peranan standar akuntansi sangat dominan. dan lain – lain. yang timbul Karen a factor tertentu seperti perubahan struktur modal. Karena Tanggung jawab SEC untuk mengatur laporan keuangan yang sisajikan oelh perusahaan yang go public “ Full Disclosure. The SEC Annual Reports . Securities and Exchange Comimision ( SEC ) SEC sebagai lembaga yang mengatur pasar modal di USA dibentuk tahun 1934. Oleh karena itu bersama lembaga lainnya SEC ikkut aktif dalam menelorkan suatu standar akuntansi . Namun. SEC memiliki kekuasaan untuk menetapkan standar akuntansi. Accounting series Release ( ASR ) ASR adalah wahan SEC dalam mengatur perusahaan yang go public tentang masalah akuntansinya.  8 K : Laporan Insidentil.16 3. SEC decision and Reports (Keputusan dan Laporan SEC ) d. c.

ada hala-hal tertentu di mana Bapepam memiliki peraturan sendiri yang mungkin berbeda dengan PSAK. . AAA juga melakukan kegiatan seminar. 4. Situasi seperti ini masih juga berlaku di Indonesia yang untuk pengelolaan pasar modal diwakili oleh badan Pengawas Pasar Modal ( Bapepapm). Majalah ini memuat analisis penelitian dan teori-teori yang menyangkut pengembangan akuntansi secara umum. b. Beberapa upaya AAA dalam pengembangan standar akuntansi maupun kerangka teoritisnya adalah sebagai berikut. Pada tahun 1940 melalui buah karya WA Paton dan AC Littleton yang bekerja di bawah naungan AAA telah menerbitkan: An Introducing to Corporate Accounting standards. penelitian. Pada prinsipnya Bapepam menyetujui/mewajibkan agar laporan keuangan perusahaan yang go public harus disusun sesuai dengan PSAK. symposium. a. dan 1964. staf. Namun.17 (Laporan Tahunnan SEC ) e. makalah. 1954. 1950. dan lain-lain secara periodic untuk membahas bidang akuntansi. pertemuan. The American ccounting Association ( AAA ) The AAA adalah organisasi akuntan yang berkiprah di bidang akademik seperti professor. Penerbitan ini telah direvisi pada tahun 1941. pengajar. Pidato. Pada tahun 1936 AAA menerbitkan hasil penelitian tentang A Tentative Statement of Accounting Principle Underlying Corporate Financial Statement. dosen. pimpinandan staf SEC: Tidak semua standar akuntansi yang berlaku sesuai dengan ketentuan SEC. Disinilah ASR berperan untuk menjelaskan sikap SEC. Disamping penerbitan jurnal. 1948. AAA memiliki jurnal triwulan yang diberi nama Accounting Review yang merupakan majalah paling bergengsi di bidang akuntansi. atau orang yang mempunyai perhatian terhadap pengembangan teori dan praktik akuntansi. 1957.

Anggota AAA yang umumnya adalah professor dan peneliti senior yang memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya merupakan mata air dan sumber inspirasi standar akuntansi. Pada tahun 1977 AAA menerbitkan A Statement on Accoounting Theory and theory Acceptance. Pada tahun 1964 melalui buah karya Louis Golberg. Pada tahun 1966 AAA menerbitkan A Stetement of Basic Accounting Theory. “The national Association of Accountant” yang sekarang sudah berganti nama menjadi The Institute of Management Acountant (IMA) merupakan organisasi profesi yang menggabungkan para akuntan manajemen di USA. Organisasi / Badan Lain Sebenarnya kalau kita kaji lebih banayak lagi badan atau organisasi yang mempunyai peranan langsung atau tidak langsung terhadap perumusan standar akuntansi. yaitu sebagai berikut. Mereka melakukan penelitian dan penerbitan melalui majalah –majalah bulletin. d. . dan jurnal – jurnal akuntansi terkenal seperti Accounting Review. Dibawah ini kita sebutkan beberapa.18 c. e. The Financial Execute Institute (FEI) d. The Cost Accounting Standard Board ( CASB ) c. Pengaruh dari tulisan-tulisan tersebut tentu meiliki peranan penting dalam formulasi standar akuntansi. b. Badan-badan /organisasi di luar negeri lainnya. International Accounting standard Commite (IASC) e. 5. AAA menerbitkan An Inquiry Into The nature of Accounting. pendekatan AAA dalam merumuskan teori akuntansi adalah induktif dan akhirnya secara perlahan-lahan berpindah mengikuti pola deduktif setelah revisi buku Accounting and Reporting Standards for Corporate Financial Statement pada tahun 1957. Organisasi ini menerbitkan majalah bulanan yang memuat artikel-artikel tentang akuntansi yang bernama management Accounting. a. Pada mulanya.

langganan 2. Mereka ini dapat dikelompokan sebagai berikut. IASC dikuasai pemikiran eropa dan bermarkas di London dan biasanya dalam beberapa hal.19 International Accounting Sdtandard Committee ( IASC ) sekarang bernama IFRS ( International Financial Reporting Standard ) Secara international profesi akuntan memiliki organisasi yang disebut dengan International Federation of accountant. Pemakai Laporan Keuangan Laporan keuangan yang disusun menurut standar akuntansi dibaca dan dipergunakan oleh pihak-pihak yang menggunakanya. Konsultan dan analisis laporan keuangan b. Fiskus ( Pajak) f. Penasihat hukum . Bursa efek c. Pemakai tidak langsung yang ttermasuk kelompok ini : a. Pemakai langsung yang termasuk dalam kelompok ini adalah : a. 1. Manajemen e. Pemilik perusahaan b. 6. IASC ini selalu menjadi pesaing FASB USA. Kreditor c. IFAC ini memiliki badab khusus yang mengeluarkan standar akuntansi yang disebut dengan IASC atau international Accounting Standard Committee. Pegawai/karyawan perusahaan g. Pemasok (supplier ) d.

Asosiasi pengusaha/kadin h. yaitu laporan keuangan yang disajikan dengan kepentingan umum. Laporan keuangan specific purpose. yaitu laporan keuangan yang disajikan untuk kepentingan pihak tertentu pula. Kedua kelompok ini mepunyai andil dalam perumusan standar akuntansi. Masyarakat umum Kedua kelompok pemakai pemakai ini memiliki kepentingan yang berbeda dan bahakan sering bertentangan. Ada tiga jenis lapran keuangan. 1. Penerbitan –penerbitan/majalah/ bulletin/ jurnal keuangan. Different disclosure artinya angka-angka laporan keuangan itu disajikan untuk pihak-pihak tertentu. f. Perusahaan konsultan/ pusat-pusat data bisnis g. tanpa membedakan satu pihak dengan pihak lain. Badan pemerintah terkait e. 2. yaitu sebagai berikut. angka itu untuk pihak itu. Kelompok pemakai ini apabila bersedia mengungkapkan responnya terhadap suatu laporan keuangan maka akan muncul bahan-bahan penting dalam pembahasan dan analisis terhadap standar akuntansi yang berlaku atau yang belum diatur sehingga standar akuntansi yang berlaku akan dapat terus menerus uo to date sesuai dengan keinginan sebagian besar para pemakainya. 3. Jadi untuk pihak tertentu disajikan laporan tertentu. Untuk menghasilkan suatu laporan keuangan yang dapat memuaskan semua pihak tentu tidak mungkin karena masing –masing pemakai mempunyai keinginan yang berbeda. . Serikat pekerja i. angka ini untuk pihak ini. Laporan keuangan general purpose. Para pesaing j.20 d.

1. 4. Pengakuan dan Pengukuran Dalam Laporan Keuangan Perusahaan Bisnis diterbitkaan Desember 1984. Umumnya karena harus melewati begitu banyak prosedur. auditor dan pemakai laporan keuangan. 3. 2. perlu dua tahun atau lebih untuk membentuk standar akuntansi dan akhirnya menerbitkan standar akuntansi keuangan yang baru. Perumusan Standar Akuntansi di Amerika Serikat (AS) Di AS tidak ada persyaratan hukum yang mewajibkan publikasi laporan keuangan periodik yang telah diaudit kecuali ketentuan lembaga regulator misalnya SEC. Tujuan Pelaporan Keuangan oleh Perusahaan yang bertujuan mencari laba yang diterbitkan November 1978. Anggota-anggota dewan harus memutuskan semua ikatan ekonomi dan organisasi dengan tempat kerja atau kepemilikan sebelumnya. FASB juga membentuk konsep-konsep akuntansi yang luas seta standarstandar bagi pelaporan keuangan selain itu juga menyediakan pedoman mengenai implementasi standar-standar tersebut. yaitu untuk membentuk dan mengembangkan standar-standar akuntansi dan pelaporan keuangan sebagai pedoman dan pendidikan bagi publik. Praktik akuntansi keuangan di AS menekankan pada segmentasi dan spesialisasi. Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi yang diterbitkan Mei 1980 kemudian direvisi dengan Statement Nomor 6.21 D. aturan dan regulasi akuntasi keuangan yang harus diperhatikan dalam penyiapan laporan . Dalam penyusunan standar akuntansi keuangan AS sangat berpegang pada kerangka teoritis konsepsual yang ditetapkan FASB sebagai berikut. dua orang anggota dari industri dan masing-masing satu dari akademi dan pemerintah. Desember 1980. AS menyukai regulasi akuntansi yang mendetail. FASB mempunyai tujuh anggota full time. yaitu tiga orang berasal dari praktisi akuntansi profesional (CPA). termasuk penerbit laporan keuangan. Standar akuntansi yang diterima umum (GAAP) adalah jumlah total dari semua standar. Fungsi FASB dijelaskan secara jelas dalam mission statementnya. Elemen-Elemen Laporan Keuangan yang diterbitkan pada Desember 1985. Tujuan Pelaporan Keuangan Organisasi Nonprofit diterbitkan Desember 1980. 5.

Topik-topik yang penting meliputi : No. SAFS Akuntansi Biaya Litbang Akuntansi Kontijensi Akuntansi Bagi Segmen-segmen Perusahaan Bisnis Translasi Valuta Asing Pelaporan Keuangan dan Perubahan harga (pengganti No. 14. E. 2. 52. Kecuali jika terbukti menunjukkan kondisi sebaliknya. yang memiliki wewenang hukum untuk membentuk standar-standar akuntansi keuangan dan pelaporan seperti yang telah disebutkan dalam seksi ini. Seiring dengan perluasan konsep akrual. FASB telah mengeluarkan 106 SAFS. 89. ketika kewajiban kontijensi tertentu diakui atau ketika manfaat-manfaat pasca dari karyawan dicatat. batas-batas pengukuran biaya transaksi diterobos dengan teknik-teknik present value yang digunakan untuk mengukur piutang dan utang jangka panjang.33) Tahun 1974 1975 1976 1981 1986 Akuntansi Pemberi Kerja Bagi Manfaat-manfaat Pasca Kerja selain 1990 Pensiun Organisasi yang memiliki kekuasaan dalam melaksanakan penyusunan berbagai standar akuntansi keuangan AS adalah SEC. Terdapat juga aturan konsistensi yang . Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) merupakan komponen utama dari GAAP. dimana pengukuran akuntansi di AS mengasumsikan bahwa antitas bisnis akan melangsungkan usahanya (going concern).22 keuangan yang dapat diterima oleh SEC. terus beroperasi sampai kapan pun. Sampai pada tahun 1990. Pengukuran Akuntansi di Amerika Serikat Konsep pengukuran akuntansi yang dianut oleh kebanyakan perusahaan di AS adalah menggunakan pengukuran biaya historis. Pengukuran berbasis akrual dan aturan pengakuan transaksi sangat tergantung pada konsep pencocokan (matching concept). 5. SEC memiliki lima anggota yang ditunjuk oleh Presiden AS dan menjalankan kekuasaan hukum kuasai dan merupakan badan pengatur data terakhir independen. 106.

Aturan-aturan pengukuran dengan asumsi-asumsi aktuarial harus dibuat dan metode-metode biaya yang digunakan harus ditentukan. Salah satu yang unik bagi AS adalah jika metode LIFO digunakan bagi tujuan pajak federal. karenanya sebagian penggabungan bisnis dicatat dengan purchase method. Mengenai efek perubahan harga. Menyebabkan pengukuran efek perubahan tingkat harga tidak lagi dilaporkan ke publik sejak tahun 1985. Distribusi saham kepemilikan diukur pada nilai pasar saham pada saat distribusi yang merupakan aturan mengikat bagi perusahaan. Jika terjadi perubahan dalam praktik atau prosedur. yang kemudian peraturan ini dibekukan. juga harus digunakan tujuan laporan keuangan. 33: mewajibkan sekitar 1000 perusahaan besar AS melaporkan efek perubahan harga. 96. SC mewajibkan perusahaan-perusahaan melampirkan data current-cost tertentu sebagai pelengkap (tahun 1976). Upward valuation dari aset-aset jangka panjang tidak boleh diestimasi untuk kegunaan-ekonomis dengan menentukan lamanya periode depresiasi dan amortisasi. harus diberi catatan atas laporan keuangan. karena selama masa resesi atau depresi akan mengurangi nilai aset jangka panjang tertentu. Goodwill dicatat sebagi aset dan diamortisasikan selama periode tidak melebihi 40 tahun. Deferred credit method diwajibkan dalam mengakui alokasi pajak komprehensif sampai tahun 1991 dan stelah itu diganti dengan sebutan liability method dari SFAS No. APB merekomendasikan penyajian sesuai tingkat harga umum (tahun 1969). Jika “cadangan” LIFO material.23 mengharuskan keseragaman perlakuan akuntansi atas item-item yang sama dalam tiap periode akuntansi dan dari satu periode ke periode berikutnya. Kontrak konstruksi dapat diukur dengan completed-contracts method atau percentage-of-completion method. diterapkan dalam pengakuan biaya pengembangan software. Ekuitas pemilik berdasarkan kontribusi modal dan laba ditahan (yaitu semua laba/rugi sejak perusahaan didirikan. Biaya R&D tidak dikapitalisasi (menurut SFAS No. kontijensi dicatat jika dapat diidentifikasikan dan dapat diukur. 2). dikurangi distribusi dividen atau penarikan oleh pemilik dan prior period adjustments). Metode pooling-of-interest menjadi batasan ketaatan (compliance). diwajibkan untuk menyajikan pengungkapan atas perubahan dan efeknya atas laporan keuangan. kemudian FASB mengeluarkan SFAS No. Krisis industri simpan-pinjam selama dekade 1980-an terdapat berbagai usulan terutama SEC yang mendesak pemakaian pengukuran mark to market bagi aset yang disimpan dalam portofolio bank. .

e. c.24 F. Jika situasi manajemen mempengaruhi penyusunan standar akuntansi. 1. d. a. Perkembangan Pihak yang Menyusun standar Akuntansi Dalam proses perumusan standar akuntansi. Demikianlah ciri-ciri keadaan pada fase manajemen dimana yang dominan dalam penyusunan laporan keuangan adalah manajemen. Fase Peranan Manajemen (1900-1933) Dalam fase ini manajemen dianggap memeiliki peranan yang besar dalam merumuskan standar akuntansi. metode pemecahan masalah akuntansi adalah pragmatis bukan didasarkan pada teori. Fase Peranan Profesi (1933-1973) . Pemisahan fungsi antara pemilik dan manajemen menimbulkan kekuasaan besar di tangan manajemen dalam mengontrol perusahaan sekaligus menyajikan laporan keuangan sehingga standar akuntansi yang muncul banyak berasal dari manajemen. Teori akuntansi yang dianut selalu dilatarbelakangi oleh konsep smooth earnings (penetapan laba yang disesuaikan dengan keinginan kepentingan penyusunan laporan keuangan). terjadi keadaan sebagai berikut ( Belkaoui 1985). Belkaoui (1985) memberikan tiga fase berikut. Masalah-masalah rumit selalu dihindarkan dan muncullah pemecahan masalah yang dimudahkan (expediency). b. Peranan ini muncul sebagai akibat dari bertambahnya investor (pemilik perusahaan) dan peranannya yang besar dalam perkembangan perusahaan setelah tahun 1900. Beberapa perusahaan yang berbeda menerapkan teknik yang berlainan untuk satu masalah yang sama. Banyak teknik/ standar akuntansi lemah dari segi teoritis. 2. Fokus perhatian manajemen adalah hanya keinginan untuk menentukan Lba kena Pajak dan upaya mengurangi baban pajak.

Pada periode organisasi tumbuh dan berkembang dengan pesat. yaitu peraturan tentang modal pada tahun 1933 dan 1934 yang merupakan bentuk campur tangan pemerintah dalam akuntansi. Dominasi profesi ini juga memberikan dampak sebagai berikut. b. Pada periode ini organisasi profesi memiliki peranan yang dominan dan perumusan standar akuntansi. 3. bisnis. Di USA sendiri masalah akuntansi sudah pernak menjadi agenda kongres yang dikenal dengan Metcalf Report yang berjudul The Accounting Establishment. Asosiasi dan organisasi-organisasi profesi belum yakin terhadap kerangka teori yang sudah ada. Standar akuntansi dianggap mempengaruhi masyarakat sehingga dapat dijadikan dasar untuk masuknya unsur politik dalam perumusan standar akuntansi. Kekuatan/otoritasnya tidak jelas. Dalam laporan ini dapat dilihat kaitan antara Big 8 dengan FASB sebagaimana dalam gambar sebagai berikut. Pada fase ini pulalah keluar Securities Acts.25 Pada fase ini perumusan standar akuntansi didominasi oleh profesi. Laporan ini menuduh kantor akuntan yang tergabung dalam “Big8” melakukan monopoli terhadap audit perusahaan-perusahaan besar dan proses penyusunan standar akuntansi. c. AICPA pada tahun 1933-1959 menerbitkan Accounting Research Bulletin dan 1959-1973 diterbitkan APB Opinion. demikian juga AAA sebagai organisasi melakukan penelitian dan penerbitan tentang kerangka teori akuntansi. dan lembaga formal. Pada fase ini FASB lahir yang merupakan peleburan dari unsur praktisi. Fase Politisasi (1973-Sekarang) Kelemahan yang terdapat pada fase peranan manajemen dan fase profesi menimbulkan kecenderungan pada metode yang lebih condong deduktif dan politisasi (keikiutsertaan pemerintah) dalam penyusunan standar akuntansi. . Adanya beberapa alternative menimbulkan timbulnya flexibilitas dalam menerapkan standar akuntansi. a. akademi.

Organisasi profesi ini terus berusaha menaggapi perkembangan akuntansi keuangan baik di tingkat nasional. kemudian pada kongres VIII. Komite PAI telah bertugas selama 4 periode kepengurusan IAI sejak tahun 1974 hingga 1994 dengan susunan personel yang terus diperbaharui. Pada kepengurusan IAI tahun 1994-1998 nama Komite PAI diubah menjadi Komiter Standar Akuntansi Keuangan (Komite SAK). khususnya yang mempengaruhi dunia usaha dan profesi akuntansi sendiri. regional maupu global. Pada tahun 1973 terbentuk Panitia Penghimpun Bahanbahan dan Struktur GAAP dan GAAS. Perkembangan standar akuntansi keuangan sejak berdirinya IAI pada tahun 1957 hingga kini terus dilakukan secara terus menerus. tanggal 23-24 September 1998 di jakarta. Penyusunan Standar Akuntansi di Indonesia Ikatan Akuntan Indonesia adalah organisasi profesi akuntan yang juga merupakan badan yang menyusun standar akuntansi keuangan di Indonesia. Komite SAK diubah menjadi dewan Standar Akuntansi Keuangan untuk masa bakti 1998-2000 dan diberikan otonomi untuk menyusun dan mengesahkan PSAK> .26 G. Dan pada tahun 1974 dibentuk Komite Prinsip Akuntansi Indonesia (Komite PAI) yang bertugas menyusun standar keuangan.

beberapa perbedaan tetap ada. Skotlandia. Pada tahun 1984 buku Prinsip Akuntansi Indonesia 1984 yang menggantikan PAI 1973 diterbitkan. Companies Acts 1948 selanjutnya diamandemen secara mendasar pada tahun 1967. 1976. Pengembangan standar akuntansi ketiga ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha dan profesi akuntansi dalam rangka mengikuti dan mengantisipasi perkembanga internasional. IAI kmbali melakukan revisi total PAI 1984 dan sejak itu mengeluarkan standar keuangan yang diberi nama Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan sejak 1 Oktober 1994. penerbitan ini dipicu oleh diaktifkannya pasar modal di Indonesia pada tahun 1973. 2. 1980 dan 1981. 1985 dan 1989. Rekomendasi profesional hanya mengikat anggota badan profesi yang mengikuti rekomendasi tersebut jadi tiidak berlaku wajib secara keseluruhan.27 Sejak IAI berdiri telah dihasilkan 3 standar akuntansi keuangan sebagai berikut : 1. . pada tahun 1994. Pada ttahun 1973 untuk pertama kali IAI menerbbitkan suatu buku Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) yang sebagian besar merupakan terjemahan buku Paul grady. Wales dan irlandia Utara. Penyusunan Metode Standar Akuntansi di Inggris United Kingdom (UK). Ketentuan hukum dilaksanakan secara fleksibel dan diterapkan kasuk per kasus. Perusahaan yang didirikan di UK diatur oleh undang-undang yang bernama Companies Acts. 3. Dalam lingkungan akuntansi sebagai tambahan aturan umum maka dikeluarkan rekomendasi akuntansi tambahan yang dibuat melalui organisasi atau lembaga atau jjalur profesional. Banyak standar yang dikeluarkan itu sesuai atau sama dengan standar akuntansi internasional yang dikeluarkan oleh IASC. Situasi perkembangan akuntansi di UK sama uniknya dengan situasi aturan hukum di negara lainnya. The Institute of Chartered Accountants in england and Wales. Britania Raya dan Irlandia Utara terdiri dari 4 negara bagian yaitu : Inggris. H. Badan-badan akuntansi utama di UK adalah : 1. Komite PAI melakukan revisi secara mendasar terhadap PAI 1973. Walaupun UK memiliki sistem hukum dan kebijaka moneter dan fiskal yang terpadu.

Kanada. 6. Selama bertahun-tahun banyak proposal yang dibuat masing-masing organisasi. perusahaan perusahaan bentuk PT yang dimiliki oleh pribadi atau swasta dan publik diakui. The Institute of Cost and Management Accountant. Singapura dan Afrika Selatan. The Chartered Institute of Public Finance and Accountancy. Semua perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas harus diaudit oleh akuntan independen setiap tahun dan anggota dari empat badan akuntansi sektor swasta pertama di atas diberi wewenang untuk melakukan audit. 4. Memang tidak persis sama. 3. Hongkong. Konsep dan praktik akuntansi di Inggris ini telah mempengaruhi akuntansi secara global terutama terhadap negara-negara bekas jajahan Inggris. Selandia Baru. India. Sekarang komite ini bertugas membantu profesi akuntansi memberikan pengarahan kepada berbagai lembaga pemerintah mengenai isu-isu yang berhubungan dengan perpajakan. Matching concept dan beban berdasarkan accrual basis. Di UK. profesi akuntan di UK menjadi terpecah dan terbentuklah Consultative Committee yang didirikan pada tahun 1970. Sampai tahun 1990. tetapi tidak terkoordinasi dengan baik sehingga harmonisasi tidak terjadi. Oleh karena itu. komite ini mengarahkan aktivitas penyusunan standar akuntansi dan memiliki hak veto atas standar keuangan yang diusulkan.28 2. The Institute of Chartered Accountants in england of Scotlands. undang-undang perusahaan dan membahas berbagai usulan MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa). 5. Hal ini bahkan menimbulkan munculnya model akuntansi Inggris. yaitu company act dan standar profesi akuntansi. Hanya ada dua sumber standar akuntansi di UK. misalnya akuntansi di Australia. The Institute of Chartered Accountants in england of Ireland. The Association of Certified Chartered Accountants (ACCA). . tetapi banyak pengaruhya terhadap sistem akuntansi di negara yang bersangkutan. Lima prinsip akuntansi dasar yang tercantum langsung dalam perundang-undangan adalah sebagai berikut: 1. serta negara persemakmuran lainnya seperti Kenya. Keenam organisasi ini dihubungkan secara individual maupun bersama-sama oleh Consultative Committee of Accountancy Bodies ini.

Dan kategori khusus. terutama dalam pengakuan realisasi laba dan semua kewajban dan kerugian yang diketahui. yaitu Disclosure about Oil dan Gas Exploration and Production Activities.29 2. sebelum ASB mengeluarkan SSAP. Anggapan bahwa prinsip kelangsungan usaha dapat diterapkan pada entitas yang bersangkutan. 4. Setiap produk ASC harus mendapatkan persetujuan dari Consultative Committee. ASB diberi wewenang untuk mengeluarkan standar akuntansi. Undang-undang perusahaan di UK sampai dengan tahun 1989 telah mengimplikasikan semua directive (peraturan) EC yang berhubungan dengan akuntansi. Kewajiban penerapan kebijakan-kebijakan akuntansi secara konsisten dari tahun ke tahun. di UK juga mulai berkembang mulai dari status rekomendasi awal prinsip akuntansi sampai pembentukan Accounting Standard Steering Committee (ASSC) pada tahun 1970. Agak mirip dengan perkembangan yang terjadi di Amerika. Dewan ini memiliki seorang ketua. keputusan yang dikeluarkan pada tahun 1986 berjudul Pension Scheme Account. Dalam pembentukan ASB masing-masing organisasi tersebut menominasikan anggota-anggota ASC ditambah wakil dari konsumen laporan keuangan. keputusan tahun 1986 berjudul Pension Scheme Account. maka komite ini kemudian diberi nama baru Accounting Standard Board (ASB) tahun 1990. SORPs dikeluarkan dalam dua kategori. Sampai pada tahun 1990. 5. Dengan kata lain. keputusan yang dikeluarkan pada tahun 1986. penerbitan standar akuntansi sulit dilakuakan di UK karena ASSC dan ASB berada di bawah Consultative Committee of Accountancy Bodies tadi. Selama masa itu badan ini telah banyak mengeluarkan Statement of Standard Accounting Practise (SSAPs) dan Statement of Recommended Practise (SORPs). yaitu kategori umum. 3. seorang direktur tekni yang bekerja full time. Penilaian akun aktiva dan kewajiban individual secara terpisah dalam masing-masing aset dan kewajiban. AASC dan FASB di Amerika. Atas usul Steering Committee. Penerapan prinsip-prinsip konservatisme. ASB beroperasi mirip dengan pendahulunya. masing-masing badan akuntansi diatas memiliki hak veto penuh terhadap penyusunan standar akuntansi keuangan. dan 7 orang anggota part time. Dan kategori khusus. .

I. Oleh karena itu. Artinya penerapan standar akuntansi itu harus konsisten tidak boleh berubahubah. Beban depresiasi dan amortisasi harus sesuai dengan basis pengukuran yang digunakanuntuk aset yang bersangkutan. Direktorat Jendral Pajak dan sebagainya. metode the lower of cost or net realizable value digunakan secara luas. perbedaan paling penting adalah bahwa di Uk dimungkinkan untuk menilai semua aset berdasarkan biaya historis. jika perusahaan pembeli mendapatkan 90% atau lebih saham perusahaan lain. Bank Indonesia. Penilaian LIFO tidak diperbolehkan oelh SSAP No. Pengukuran akuntansi di UK hampir sama dengan pengukuran akuntansi di Amerika namun ada juga beberapa perbedaan. adakalanya perusahaan ingin mengubah standar akuntansi yang berbeda mengatur perubahan in? . Dalam pengukuran persediaan.30 Beberapa perbedaan standar akuntansi yang umum di Amerika dengan di UK dapat dijelaskan sebagai berikut. Namun perlu juga diketahui bahwa prinsip akuntansi juga membuka peluang bagi akuntan untuk memilih berbagai alternnatif standar akuntansi yang sama-sama dibenarkan. 9 atau untuk tujuan pajak. kepatuhan ini harus juga melihat konsistensinya. tetapi juga lembaga lainnya seperti BEJ. Metode pooling of interest jarang dipergunakan dan goodwill hasil pembelian biasanya langsung dihapuskan. Perubahan Penerapan Akuntansi Kewajiban akuntan untuk menyajikan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi sudah diatur dalam berbagai ketentuan yang berlaku. bukan saja oleh organisasi profesi. Merger dan oposisi diperlakukan secara unik di UK. BAPEPAM. Departemen Keuangan. Revaluasi tanah dan bangunan berdasarkan harga pasar juga diperbolehkan. perusahaan tersebut boleh mencatat kepemilikan tersebut pada nilai nominal saham yang dikeluarkan untuk tujuan akuisisi. Sebagaimana diketahui Standar Pelaporan Auditing pertama menyatakan sebagai berikut : Laporan audit harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. current cost maupun campuran dari kedua sistem pengukuran tersebut. Misalnya.

Perubahan Akuntansi yang Mempengaruhi konsisten Perubahan dalam prinsip akuntansi Suatu perubahan dalam prinsip akuntansi terjadi karena adanya pemakaian suatu prinsip akutansi yang berlaku umum di Indonesia dalam suatu periode berbeda dengan yang digunkan dalam periode sebelumnya. Istilah prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia dimaksudkan meliputi tidak hanya prinsip dan praktik akuntansi. Oleh karena itu untuk laporan keuangan yang akan didistribusikan kepada umum di Indonesia. misalnya suatu perubahan dari metode depresiasi garis lurus (straight line method) menjadi metode double declining. selain prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Ada informasi yang diukur berdasarkan taksiran (seperti nilai buku aktiva tetap. taksiran atau prinsip. kerugian piutang) dan ada informasi yang pada tanggal penyajian laporan keuangan berasal dari transaksi yang belum selesai secara tuntas misalnya contingent liability atau utang bersyarat. tetapi juga metode penerapannya. perubahan ini dapat berupa : perubahan entitas. aturan dan prosedur yang diperlukan untuk membatasi praktik akuntansi yang berlaku umum di wilayah tertentu pada saat tertentu. Perubahan dalam entitas . Prinsip akuntansi yang berlaku umum di suatu negara tertentu mungkin berbeda dari prinsip akuntansi yang berlaku di negara lain. J. Dalam hal suatu laporan keuangan disebutkan sesuai dengan basis akuntansi komprehensif selain prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. bagi auditor keadaan ini harus dilaporkan melalui penambahan paragraf penjelasan yang dicantumkan setelah paragraf pendapat. Istilah prinsip akuntansi meliputi. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tidak semuanya berupa fakta.31 Istilah “prinsip akuntansi yang berlaku umum” merupakan padaan dari kata “ Generally Accepted Accounting atau GAAP” dan adalah suatu istilah teknis akuntansi yang mencakup konvensi. Standar konsistensi harus dapat diterapkan untuk jenis perubahan ini dan perlu diungkapkan dalam laporan keuangan. maka menurut standar itu dinyatakan akan terpenuhi jika laporan kkeuangan telah disusun sesuai dengan basis akuntansi komperehensif.

Perubahan anak perusahaan tertentu yang merupakan anggota grup perusahaan yag termasuk ke dalam laporan keuangan konsolidasian. namun bukan karena ketidakonsistenan timbul sebagai akibat suatu perubahan prinsip akuntansi dalam tahuntahun sebelumnya. Jika laporna keuangan satu tahun saja yang disajikan dalam tahun selesainya penggabungan. Perubahan perusahaan yang termasuk dalam laporan keuangan gabungan. Ketidakkonsistenan ini harus diungkapkan oleh auditor harus menambah paragraf penjelasan dalam laporannya. dampak penyatuan kepentingan harus ditunjukkan dalam penyajian posisi keuangan.32 Karena perubahan dalam entitas yang membuat laporan merupakan betuk khusus perubahan dalam prinsip akuntansi. hasil usaha. Jika laporan keuangan tahun-tahun sebelum penggabungan tidak dinyatakan kembali untuk mengakui adanya penggabungan kepentingan tersebut. metode ekuitas (equity method) dan metode konsolidasian untuk anak perusahaan atau investasi lainnya dalam bentuk saham biasa. Perubahan diantara metode-metode akutansi : metode kos (cost method). laporan keuangan komparatif tidak disajikan secara konsisten. dalam hal ini ketidakkonsistenan timbul sebagai akibat suatu perubahan prinsip akuntansi dalam tahun sekarang. Sebagai tambahan. dengan tidak diakuinya penyatuan kepentingan dalam laporan keuangan komparatif. catatan atas laporan keuangan harus mengungkapkan dengan lengkap . Penyajian laporan keuangan konsolidasian atau gabungan sebagai pengganti laporan keuangan masing-masing perusahaan. serta data keuangan historis lain bisnis yang melanjutkan usaha untuk tahun terlaksananyapenggabungan tersebut dan dalam laporan keuangan komparatif untuk tahun-tahun sebelum terlaksanya penggabungan kepentingn tersebut. b. Laporan setelah terjadi penggabungan kepentingan (pooling of interest) Jika perusahaan telah melakukan penggabunga yang dipertanggungjawabkan dengan metode penggabungan kepentingan. standar konsistensi juga berlaku. d. perubahan dalam entitas dari penyaji laporan harus dinyatakan dalam laporan keuangan yang meliputi : a. arus kas. berarti terdapat penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Dalam standar pengungkapan. c.

perubahan semacam ini harus dikemukakan dalam laporan auditor melalui penambahan paragraf penjelasan. prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia menyatakan berikut ini: “Suatu perusahaan harus mengungkapkan kebijakannya dalam menentukan unsur-unsur yang diperlukan setara kas(cash equivalents)”. pembelian atau pelepasan suatu anak perusahaan atau unit usaha lainnya Koreksi Kesalahan Penerapan dalam Prinsip Perubahan suatu prinsip akutansi yang tidak berlaku umum ke suatu prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. oleh auditor harus dijelaskan melalui penambahan parahraf penjelasan Perubahan dalam Prinsip yang Tidak Dapat Dipisahkan dari Perubahan dalam Estimasi Akuntansi Suatu perubahan dalam prinsip akuntansi mungkin tidak dapat dipisahkan dari pengaruh perubahan dalam estimasi akuntansi. unsur-unsur luar biasa. namun perubahan ini harus dikemukakan dalam laporan keuangan. Walaupun perlakuan akuntansi untuk perubahan semacam itu sama dengan perlakuan akuntansi untuk perubahan yang hanya menyangkut estimasi akuntansi. termasuk koreksi kesalahan dalam penerapan suatu prinsip keadaan ini merupakan suatu koreksi kesalahan.33 transaksi penggabungan kepentingan yang terjadi dan menyatakan pendapatan (revenues). Walaupun bentuk perubahan prinsip akuntansi ini harus dipertanggungjawabkan sebagai bentuk koreksi kesalahan. Oleh karena itu. Suatu . Penambahan dalam Penyajian Arus Kas Untuk kepentingan penyajian arus kas. penghentian. dan laba bersih masing-masing perusahaan yang digabungkan untuk tahun sebelumnya dalam bentuk gabungan. di dalamnya tersangkut pula perubahan dalam prinsip akuntansi. Tidak diungkapkannya transaksi penggabungan kepentingan dan dampaknya atas tahun sebelumnya mengharuskan auditor memberikan pendapat wajar dengan pengecualian karena kurangnya pengungkapan dan dapat menyebabkan auditor menambah paragraf penjelasan dalam laporannya karena adanya ketidakkonsistenan. Untuk tujuan penerapan standar konsistensi. suatu perubahan dalam entitas yang membuat laporan dipandang tidak terjadi pada pembentukan.

b. Bentuk perubahan akuntansi ini diperlukan oleh keadaan yang berubah yang mempengaruhi daya banding laporan keuangan. Perubahan Akuntansi yang tidak Mempengaruhi Konsistensi Perubahan dalam Estimasi Akuntansi Taksiran akuntansi biasanya dilakukan seperti dalam hal: a. Oleh karena itu. Penyisihan piutang yang tidak tertagih. dengan menyatakan kembali laporan arus kas tahun sebelumnya. kekeliruan atau kesalahan penggunaan fakta yang timbul pada saat laporan keuangan dipersiapkan. c. Taksiran akuntansi berubah begitu suatu peristiwa baru terjadi dan begitu pengalaman dan informasi baru diperoleh. K. Pembentukan penyisihan untuk jaminan atau warranty cost. Perubahan dalam Klasifikasi dan Reklasifikasi . jika perubajan akuntansi semacam itu mempunyai pengaruh material terhadap laporan keuangan yang memerlukan pengungkapan dalam catatan atas laporan keuangan. Jika benar tidak mengubah prinsip konsistensi. jika tidak ada unsure prinsip akuntansi atau penerapannya yang terkait di dalamnya. tidak melibatkan standar konsistensi. Namun. tidak perlu koreksi dalam laporannya. Penyisihan keusangan persediaan.34 perubahan dalam kebijakan ini merupakan perubahan dalam prinsip akuntansi yang harus diperhitungkan dampaknya. Menentukan masa manfaat dan nilai sisa aktiva. Oleh karena itu. perubahan semacam ini harus dikemukakan dalam laporan auditor melalui penambahan paragraf penjelasan. dan d. Perubahan ini harus tidak mempunyai pengaruh terhadap perubahan prinsip akuntansi. tidak perlu memberikan penjelasan mengenai perubahan tersebut dalam laporan keuangan. tetapi tidak melibatkan standar konsistensi. yang disajikan dalam bentuk laporan arus kas komparatif. Korelasi Kesalahan yang Tidak Melibatkan Prinsip Akuntansi Korelasi kesalahan dari laporan keuangan tahun sebelumnya yang disebabkan oleh kesalahan perhitungan(mathematical mistakes).

Walaupun perubahan dalam klasifikasi biasanya tidak terlalu penting untuk diungkapkan. tidak berkaitan dengan standar konsistensi.35 Klasifikasi dalam laporan keuangan tahun berjalan dapat berbeda dari klasifikasi dalam laporan keuangan tahun sebelumnya. namun auditor tidak perlu mengungkapkan hal ini dalam laporannya. Istilah “periode sekarang” berarti tahun yang paling dekat. konsistensi penerapan prinsip akuntansi harus diterapkan tanpa memperhatikan disajikan atau tidaknya laporan keuangan periode sebelumnya. biasanya tidak perlu disebut dalam laporan keuangan. perubahan yang material dalam klasifikasi harus ditunjukkan dan dijelaskan dalam laporan keuangan yang diterbitkan dalam tahun sebelumnya dengan tujuan untuk mempertinggi daya banding laporan tersebut dengan laporan keuangan tahun berjalan. Jika laporan keuangan suatu perusahaan baru disajikan pertama kali dan tidak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Periode Standar Konsistensi Menurut standar yang berlaku. tidak perlu ada masalah . tetapi perubahan tersebut akan mempunyai pengaruh yang besar dalam periode yang akan datang. walaupun pengungkapan dalam catatan atas laporan keuangan mungkin diperlukan. Transaksi atau Peristiwa yang Sangat Berbeda Prinsip akuntansi dipilih pada saat peristiwa atau pada saat transaksi pertama kali mempunyai pengaruh yang material. harus dilaporkan konsistensi penerapan prinsip akuntansi diantara tahun-tahun tersebut dan juga konsistensi dengan tahun sebelumnya. Penerapan prinsip tersebut. perubahan ini harus diungkapakan oleh manajemen dalam catatan atas laporan keuangan dalam periode terjadinya perubahan tersebut. demikian pula perubahan atau pemakaian suatu prinsip akuntansi yang menjadi perlu karena transaksi atau peristiwa yang secara jelas berbeda sekali dengan yang terjadi dalam periode sebelumnya. Bila laporan keuangan dibandingkan untuk dua tahun atau lebih. yang dilaporkan oleh auditor. atau periode yang kurang dari satu tahun. agar laporan keuangan disusun sesuai dengan standar akuntansi. Perubahan Akuntansi yang Diperkirakan Berdampak Material di Masa yang akan Datang Bila perubahan akuntansi tidak mempunyai pengaruh material terhadap laporan keuangan periode sekarang.

.36 konsisten. jika seandainya laporan keuangan tahun sebelumnya ada. Akan tetapi. harus dijelaskan apakah laporan ini disajikan secara konsisten atau tidak.

Struktur IFRS IFRS dianggap sebagai kumpulan standar "dasar prinsip" yang kemudian menetapkan peraturan badan juga mendikte penerapan-penerapan tertentu. Tanpa standar akuntansi yang baik. Badan baru ini mengadaptasi IAS dan SIC yang telah ada. pasar modal tidak akan pernah berjalan dengan baik pula karena laporan keuangan merupakan produk utama dalam mekanisme pasar modal. Standar Laporan Keuangan Internasional mencakup: • Peraturan-peraturan Standar Laporan Keuangan Internasional (Internasional Financial Reporting Standards (IFRS)) dikeluarkan setelah tahun 2001 • Peraturan-peraturan Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards (IAS)) dikeluarkan sebelum tahun 2001 • Interpretasi yang berasal dari Komite Interpretasi Laporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC)) dikelularkan setelah tahun 2001 • Standing Interpretations Committee (SIC) dikeluarkan sebelum tahun 2001 • Kerangka Kerja untuk Persiapan dan Presentasi Laporan Keuangan (1989) (Framework for the Preparation and Presentation of Financial Statements (1989)) Kerangka Kerja IFRS Kerangka kerja guna Persiapan dan Presentasi Laporan Keuangan untuk menyampaikan prinsip-prinsip dasar IFRS. Pengertian dan Kerangka Kerja yang diadaptasi oleh Badan Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards Board (IASB)). IASB baru mengambil alih tanggung jawab guna menyusun Standar Akuntansi Internasional dari IASC. IAS dikeluarkan antara tahun 1973 dan 2001 oleh Badan Komite Standar Akuntansi Internasional (Internasional Accounting Standards Committee (IASC)). Proyek Kerangka Konseptual Gabungan (The Joint Conceptual Framework project) bertujuan untuk memperbaharui dan merapikan konsepkonsep yang telah ada guna menggambarkan perubahan di pasar. Mengapa IFRS itu perlu??? Akuntansi merupakan satu-satunya bahasa bisnis utama di pasar modal. Tujuan keseluruhan adalah untuk menciptakan dasar guna standar akuntansi di masa mendatang yang berbasis prinsip. praktek bisnis dan lingkungan ekonomi yang telah timbul dalam dua dekade atau lebih sejak konsep pertama kali dibentuk.37 Apa itu IFRS??? Standar Pelaporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Standards (IFRS) adalah Standar dasar. (dewan) IASB dan FASB Amerika Serikat melaksanakan proyek secara bersama. konsisten secara internal dan diterima secara internasional. Sejumlah standar yang dibentuk sebagai bagian dari IFRS dikenal dengan nama terdahulu Internasional Accounting Standards (IAS). Efektivitas dan ketepatan waktu dari informasi keuangan yang transparan yang dapat dibandingkan dan relevan dibutuhkan oleh semua . Kerangka kerja IASB dan FASB sedang dalam proses pembaharuan dan perangkuman. IASB terus mengembangkan standar dan menamai standar-standar barunya dengan nama IFRS. Pada tanggal 1 April 2001. Selama pertemuan pertamanya. Karena hal tersebut.

akuntan manajemen.38 stakeholder (pekerja. termasuk negara-negara Uni Eropa. Inilah keuntungan dari mengadopsi IFRS. bagaimana kebutuhan ini dapat terpenuhi jika perusahaanperusahaan masih menggunakan bentuk dan prinsip pelaporan keuangan yang berbeda-beda? International Accounting Standards. PSAK. Filipina dan Singapura pun telah mengadopsinya. Hong Kong. melainkan dari banyak perusahaan (jika bisa. IFRS akan menjadi kompetensi wajib dan baru ン bagi akuntan publik. penjelasan hingga mencapai kesimpulan tertentu. atau lainnya ke IFRS berdampak sangat luas. diperkirakan sekitar 80 negara mengharuskan perusahaan yang telah terdaftar dalam bursa efek global menerapkan IFRS dalam mempersiapkan dan mempresentasikan laporan keuangannya. “The World is Flat”. Di kawasan Asia. Implikasinya. Tidak mengherankan. bahkan pemerintah). customers. . Di dunia internasional. Walaupun IFRS masih belum diterapkan secara penuh saat ini. Konvergensi IFRS diharapkan akan tercapai pada 2012. yang lebih dikenal sebagai International Financial Reporting Standards(IFRS). Karena IFRS dimaksudkan sebagai standar akuntansi tunggal global. lintasnegara. Afrika. banyak perusahaan yang telah mengadopsi IFRS mengalami kemajuan yang signifikan saat memasuki pasar modal global. Sebagaimana yang dikatakan Thomas Friedman. ataupun UOB terhadap Buana (Juli 2005). Perubahan tata cara pelaporan keuangan dari Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). mungkin dari semua perusahaan) dari seluruh belahan dunia untuk diperbandingkan satu dengan lainnya. perusahaan Indonesia akan siap dan mampu untuk bertransaksi. Tercatat sejumlah akuisisi lintas negara telah terjadi di Indonesia. Mampukah para pekerja accounting menghadapi perubahan yang secara terusmenerus akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar global terhadap informasi keuangan? Bagaimanakah persiapan Indonesia untuk IFRS ini? Indonesia dalam menghadapi persaingan global Sejak 2004. institusi penyedia kredit. Dengan demikian. suppliers. konvergensi IFRS dengan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) merupakan hal yang sangat penting untuk menjamin daya saing nasional. Para stakeholder ini bukan sekadar ingin mengetahui informasi keuangan dari satu perusahaan saja. aktivitas M&A lintasnegara bukanlah hal yang tidak lazim. pengguna laporan keuangan dapat dengan mudah membandingkan informasi keuangan entitas antarnegara di berbagai belahan dunia. profesi akuntan di Indonesia telah melakukan harmonisasi antara PSAK/Indonesian GAAP dan IFRS. Amerika Latin dan Australia. regulator dan akuntan pendidik. Asia. mengadopsi IFRS berarti mengadopsi bahasa pelaporan keuangan global yang akan membuat suatu perusahaan dapat dimengerti oleh pasar global. Sejak 2008. misalnya akuisisi Philip Morris terhadap Sampoerna (Mei 2005). merupakan standar tunggal pelaporan akuntansi berkualitas tinggi dan kerangka akuntasi berbasiskan prinsip yang meliputi penilaian profesional yang kuat dengan disclosure yang jelas dan transparan mengenai substansi ekonomis transaksi. kesiapan industri akuntansi Indonesia untuk mengadopsi IFRS akan menjadi daya saing di tingkat global. termasuk merger dan akuisisi (M&A). Suatu perusahaan akan memiliki daya saing yang lebih besar ketika mengadopsi IFRS dalam laporan keuangannya. IFRS telah diadopsi oleh banyak negara. Pertanyaannya. dan akuntansi terkait transaksi tersebut. Dengan kesiapan adopsi IFRS sebagai standar akuntansi global yang tunggal. persiapan dan kesiapan untuk menyambutnya akan memberikan daya saing tersendiri untuk entitas bisnis di Indonesia. Dalam konteks Indonesia. penilai (appraiser). akuisisi Khazanah Bank terhadap Bank Lippo dan Bank Niaga (Agustus 2005).

IFRS 2 Share-based payment 2. Adopsi penuh IFRS diharapkan memberikan manfaat : 1. IFRS 8 Segment reporting 8. persiapan infrastruktur. Strategi ini digunakan oleh negara – negara maju. Jawaban untuk pertanyaan ini adalah jelas. energi dan waktu yang tidak ringan. IFRS 6 Exploration for and evaluation of mineral resources 6. meningkatkan arus investasi global 3. Bagaimana proses konvergensi IFRS??? Seperti yang dijelaskan sebelumnyya. Komitmen manajemen perusahaan Indonesia untuk mengadopsi IFRS merupakan syarat mutlak untuk meningkatkan daya saing perusahaan Indonesia di masa depan. seperti yang dilansir IAI pada peringatan HUT nya yang ke – 51. tetapi biaya untuk tidak mengadopsinya akan jauh lebih signifikan. Big bang strategy mengadopsi penuh IFRS sekaligus. berarti negara tersebut telah mengadopsi sistem pelaporan keuangan yang berlaku secara global sehingga memungkinkan pasar dunia mengerti tentang laporan keuangan perusahaan di negara tersebut berasal. pertanyaan dan tantangan tradisionalnya: apakah implementasi IFRS membutuhkan biaya yang besar? Belum apa-apa. Strategi ini digunakan oleh negara – negara berkembang seperti Indonesia. IFRS 3 Business combination 3. Pada 2009 proses adopsi IFRS/ IAS mencakup : 1. IFRS (International Financial Reporting Standard) merupakan pedoman penyusunan laporaan keuangan yang diterima secara global. beberapa pihak sudah mengeluhkan besarnya investasi di bidang sistem informasi dan teknologi informasi yang harus dipikul perusahaan untuk mengikuti persyaratan yang diharuskan. adopsi IFRS dilakukan secara bertahap. Sedangkan pada gradual strategy. IAS 1 Presentation of financial statements . Sejarah terbentuknya pun cukup panjang dari terbentuknya IASC/ IAFC. Jika sebuah negara menggunakan IFRS. tahap persiapan akhir dan tahap implementasi. adopsi IFRS membutuhkan biaya. Tahap adopsi dilakukan pada periode 2008-2011 meliputi aktivitas adopsi seluruh IFRS ke PSAK. laporan keuangan yang dibuat berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi signifikan dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS. IFRS 4 Insurance contracts 4. Indonesia pun akan mengadopsi IFRS secara penuh pada 2012 nanti. IFRS 5 Non-current assets held for sale and discontinued operations 5.39 Bagi pelaku bisnis pada umumnya. evaluasi terhadap PSAK yang berlaku. menurunkan biaya modal melalui pasar modal global dan menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan Strategi adopsi yang dilakukan untuk konvergensi ada dua macam. tanpa melalui tahapan – tahapan tertentu. IASB. PSAK akan dikonvergensikan secara penuh dengan IFRS melalui tiga tahapan. yaitu big bang strategy dan gradual strategy. IFRS 7 Financial instruments: disclosures 7. Dengan mengadopsi penuh IFRS. hingga menjadi IFRS seperti sekarang ini. memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan menggunakan SAK yang dikenal secara internasional 2. yaitu tahap adopsi.

IFRS29 Financial Reporting in Hyperinflationary Economies 5. PSAK turunan dari UU tetap dipertahankan Pada 2011 tahap persiapan akhir dilakukan dengan menyelesaikan seluruh infrastruktur yang diperlukan. IAS 26 Accounting and reporting by retirement benefit plans 13.Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) melaksanakan program kerja terkait dengan proses konvergensi tersebut sampai dengan tahun 2011. Setelah tahun 2012. IFRS20 Accounting for Government Grants and Disclosure of Government Assistance 3. atau akan diterbitkan PSAK yang baru 2. IAS 31 Interests in joint ventures 16. misalnya. IAS 28 Investments in associates 15. Dewan Standar Akuntansi Keuangan . Bukan hanya mengadopsi IFRS yang sudah terbit. seluruh PSAK tidak memiliki beda material dengan IFRS yang berlaku per 1 Januari 2009. maka akan dikembangkan 3. IFRS24 Related Party Disclosures 4. IAS 8 Accounting policies. IFRS33 Earnings per Share 6. PSAK yang tidak diatur dalam IFRS. DSAK-IAI juga bertekad untuk berperan aktif dalam pengembangan standar akuntansi dunia. Konvergensi SAK menuju IFRS di Indonesia Pada bulan Desember 2008. Sejak tahun 2009. . International Financial Reporting Standards (IFRS) memang merupakan kesepakatan global standar akuntansi yang didukung oleh banyak negara dan badan-badan internasional di dunia. IAS 37 Provisions. menyatakan bahwa otoritas yang mengawasi aturan akuntansi internasional harus meningkatkan standar global pada Juni 2011 untuk mengurangi kesenjangan aturan di antara negara-negara anggota G20. IAS 36 Impairment of assets 17. IAS 21 The effects of changes in foreign exchange rates 12. IFRS41 Agriculture Sedangkan arah pengembangan konvergensi IFRS meliputi : 1. PSAK industri khusus akan dihapuskan 4. Namun. IFRS 7 Statement of Cash Flows 2. IAS 38 Intangible assets Pada 2010 adopsi IFRS/ IAS mencakup : 1. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mencanangkan konvergensi PSAK ke IFRS secara penuh pada tahun 2012. IAS 12 Income taxes 11. IFRS34 Interim Financial Reporting 7. Kesepakatan G-20 di Pittsburg pada tanggal 2425 September 2009. PSAK yang sama dengan IFRS akan direvisi. Popularitas IFRS di tingkat global semakin meningkat dari waktu ke waktu. Ditargetkan bahwa pada tahun 2012. IAS 27 Consolidated and separate financial statements 14. Pada 2012 dilakukan penerapan pertama kali PSAK yang sudah mengadopsi IFRS. contingent liabilities and contingent assets 18. proses konvergensi ini tidak semudah membalikkan telapak tangan karena dampak yang ditimbulkan dari konvergensi ini akan sangat mempengaruhi semua kalangan. baik itu bidang bisnis maupun pendidikan.40 9. changes in accounting estimates 10. PSAK akan diupdate secara terus-menerus seiring adanya perubahan pada IFRS.

persiapan infrastruktur yang diperlukan. Dengan konvergensi IFRS. Ketua DSAK-IAI menyoroti fakta bahwa belum semua perguruan tinggi di Indonesia memiliki unit gugus tugas (task force). atau lembaga khusus. adalah suatu keharusan bagi kita untuk mempertanyakan secara kritis. Penerapan standar akuntansi yang sama di seluruh dunia juga akan mengurangi masalah-masalah terkait daya banding (comparability) dalam pelaporan keuangan. dengan demikian diharapkan meningkatkan kegiatan investasi secara global. Melalui partisipasi global. apa sesungguhnya hakikat dari konvergensi. kecil. Pertama tahap adosi (2008 . memperkecil biaya modal (cost of capital) serta lebih meningkatkan transparansi perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan. Tapi apakah konvergensi ke IFRS tidak menimbulkan masalah di tingkat domestik masing-masing negara? Belum lama ini otoritas keuangan dan pasar modal AS memunculkan isu kedaulatan regulasi. Peta arah (roadmap) program konvergensi IFRS yang dilakukan melalui tiga tahapan. meminta keterlibatan lebih intensif dari kalangan akademisi dan universitas dalam mengkaji isu-isu terkait IFRS (Berita IAI tanggal 26 Januari 2010). Dalam konteks Indonesia yang memiliki segudang masalah domestik. Yang paling diuntungkan sudah jelas. PSAK akan bersifat principle-based dan memerlukan professional judgment. Kedua tahap persiapan akhir (2011) yaitu penyelesaian infrastruktur yang diperlukan. Dalam sebuah seminar yang dilaksanakan di Bandung belum lama ini. bagaimanakah dampak konvergensi terhadap implementas ACFTA yang efektif per Januari 2010? Bagaimanakah dampaknya terhadap bisnis mikro. Beberapa negara lainnya juga mengkhawatirkan pengaruh IASB yang semakin dominan. IFRS memang diharapkan menjadi standar akuntansi berbasis teori dan prinsip yang memiliki kualitas tinggi.41 Terlepas dari trend pengadopsian IFRS tersebut. Semakin luas dan dalam kajian dan penelaahan sangat mungkin akan memunculkan pertanyaan dan masalah lainnya. banyak sekali pertanyaan-pertanyaan dan masalah-masalah yang perlu dijawab dan diteliti secara cermat. evaluasi dan kelola dampak adopsi terhadap PSAK yang berlaku. Disisi lain tujuan konvergensi IFRS adalah agar laporan keuangan berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS dan kalaupun ada diupayakan hanya relatif sedikit sehingga pada akhirnya laporan auditor menyebut kesesuaian dengan IFRS. khususnya DSAK.2011) yang meliputi Adopsi seluruh IFRS ke PSAK. Hal inilah sepertinya yang mendorong IAI. investor dan kreditor transnasional serta badan-badan internasional. Sebagai contoh. Hal ini sangat penting mengingat penerapan konvergensi IFRS dimungkinkan sangat berpengaruh pada iklim dunia bisnis di Indonesia. senantiasa peningkatan kompetensi harus pula dibarengi dengan peningkatan integritas. dan menengah? Sejauh manakah regulasi keuangan dan pasar modal akan terpengaruh dengan adanya konvergensi ke IFRS? Pertanyaan-pertanyaan dan masalah-masalah tersebut tentu saja hanya sebagian. yang bertugas memantau perkembangan ekonomi dan dinamika penyusunan standar akuntansi dan pelaporan keuangan di kancah internasional Dampak dari adanya konvergensi IFRS Dalam rangka menyongsong pemberlakuan Standar Akuntansi Keuangan yang sudah secara penuh menggunakan standar akuntansi internasional (Konvergensi IFRS) pada awal tahun 2012 hendaknya setiap pelaku ekonomi bersiap-siap diri dalam menyambutnya. Ketiga .

Relevansi laporan keuangan akan meningkat karena lebih banyak menggunakan nilai wajar. Liabilitas Kontinjensi. dan Aset Kontinjensi PSAK 58 (Revisi 2009) Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan Perubahan atas Liabilitas Aktivitas Purnaoperasi. Smoothing income menjadi semakin sulit dengan penggunakan balance sheet approach dan fair value. Principle-based standards mungkin menyebabkan keterbandingan laporan keuangan sedikit menurun yakni bila penggunaan professional judgment ditumpangi dengan kepentingan untuk mengatur laba (earning management). Tanggal efektif 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 PSAK per Januari 2011 yang Telah Disahkan PSAK 1 ( revisi 2009) Penyajian Laporan Keuangan PSAK 5 (Revisi 2009) Segmen Operasi PSAK 12 (Revisi 2009) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK 15 (Revisi 2009) Investasi pada Entitas Asosiasi PSAK 25 (Revisi 2009) Kebijakan Akuntansi. SAK Update 2011 Berikut ini merupakan perkembangan Standar Akuntansi keuangan per 1 Januari 2011. dan Liabilitas Serupa Program Loyalitas Pelanggan Distrubusi Aset Nonkas kepada Pemilik ISAK 9 ISAK 10 ISAK 11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 . 2. 4. 5.42 yaitu tahap implementasi (2012) yaitu penerapan pertama kali PSAK yang sudah mengadopsi seluruh IFRS dan evaluasi dampak penerapan PSAK secara komprehensif. dan Kesalahan PSAK 57 (Revisi 2009) Provisi. Perubahan Estimasi Akuntansi. 6. Disisi lain. Penggunaan off balance sheet semakin terbatas. Restorasi. Akses ke pendanaan internasional akan lebih terbuka karena laporan keuangan akan lebih mudah dikomunikasikan ke investor global. Program konvergensi IFRS tentu akan menimbulkan berbagai dampak terhadap bisnis antara lain: 1. 3. SAK ini diperbaharui sesuai perkembangan SAK di Indonesia sebagai dampak program konvergensi IFRS yang sedang dilaksanakan DSAK IAI. kinerja keuangan (laporan laba rugi) akan lebih fluktuatif apabila harga-harga fluktuatif.

Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing Lindung Nilai Investasi Neto Kegiatan Usaha Luar Negeri. Persyaratan Pendanaan Minimum 01-Jan-12 dan Interaksinya Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai Instrumen Keuangan:Pengungkapan 01-Jan-11 01-Jan-12 01-Jan-12 01-Jan-11 01-Jan-12 PSAK 50 (Revisi 2010) Insurumen Keuangan: Penyajian PSAK 8 (Revisi 2010) ED PSAK 34 (Revisi 2010) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Akuntansi Kontrak Konstruksi . Penurunan Nilai Aset 01-Jan-10 01-Jan-12 Penerapan dini diijinkan 01-Jan-12 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-12 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-12 01-Jan-12 PSAK 10 (revisi 2010) ISAK 13 PSAK 48 (revisi 2009) PSAK 19 (Revisi 2010) Aset Takberwujud PSAK 22(revisi 2010) PSAK 23 (revisi 2010) PSAK 7(revisi 2009) ISAK 14 PSAK 3 (revisi 2010) PSAK 18 (revisi 2010) Kombinasi Bisnis Pendapatan Pengungkapan Pihak-pihak berelasi Aset Takberwujud-Biaya Situs Web Laporan Keuangan Interim Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya PSAK 24 (revisi 2010): Imbalan Kerja ISAK 15 ISAK 17 PSAK 60 PSAK 24-Batas Aset Imbalan Pasti. dan PSAK 49: Akuntansi Perusahaan Reksa Dana 01-Jan-10 01-Jan-11 01-Jan-11 01-Jan-11 PPSAK 4 01-Jan-10 PPSAK 5 Pencabutan ISAK 06 : Interpretasi atas paragraf 12 dan 16 PSAK 55 (1999) tentang Instrumen Derivatif Melekat pada Kontrak Dalam Mata Uang Asing.43 ISAK 12 PPSAK 2 PPSAK 3 PSAK 2 (revisi 2009) PSAK 4 (revisi 2009) ISAK 7 Pengendalian Bersama Entitas : Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer 01-Jan-11 Pencabutan PSAK 41: Akuntansi Waran dan PSAK 43 Akuntansi Anjak 01-Jan-10 Piutang Pencabutan PSAK 54: Akuntansi Rekstrukturisasi Utang Piutang Bermasalah Laporan Arus Kas Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus Pencabutan PSAK 31:Akuntansi Perbankan. PSAK 42: Akuntansi Perusahaan Efek.

ISAK 2 Interpretasi atas Penyajian Piutang pada Pemesan Saham PPSAK ini.44 PSAK 46 (Revisi 2010) Akuntansi Pajak Penghasilan ISAK 20 PSAK 61 ISAK 18 PPSAK 8 01-Jan-12 Pajak penghasilan .Perubahan Dalam Status Pajak Entitas atau Para 01-Jan-12 Pemegang Saham Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah 01-Jan-12 Bantuan Pemerintah – Tidak Ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas 01-Jan-12 Operasi Pencabutan PSAK 27: Akuntansi Perkoperasian 01-Jan-12 01-Jan-12 PSAK 53 (Revisi 2010) Pembayaran Berbasis Saham ED PSAK per Januari 2011 Menunggu Masukan Publik Tanggal Efektif PPSAK 6 Pencabutan PSAK 21: Akuntansi Ekuitas. 21 tentang Penentuan Harga Pasar Dividen Sejak pengesahan Saham. ISAK 1: Interpretasi atas Paragraf 23 PSAK No. dan ISAK 3 Interpretasi tentang Perlakuan Akuntansi atas Pemberian Sumbangan atau Bantuan. Pencabutan PSAK 44: Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat Perjanjian Konsesi Jasa Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi 01-Jan-12 01-Jan-12 01-Jan-12 PPSAK 7 ED ISAK 16 ED PSAK 63 ED ISAK 19 ED PSAK 45 (Revisi 2010) ED ISAK 21 Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK 63: Pelaporan 01-Jan-12 Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba Perjanjian Konstruksi Real Estat 01-Jan-12 01-Jan-12 ED PSAK per 1 Januari 2011 yang akan Public Hearing ED PSAK 28 (Revisi 2010) ED PSAK 36 (Revisi 2010) ED PSAK 56 (Revisi 2010) ED PSAK 62 (Revisi 2010) ED PPSAK 9 ED PPSAK 10 Tanggal Efektif 01-Jan-12 01-Jan-12 01-Jan-12 01-Jan-12 01-Jan-12 01-Jan-12 Akuntansi Asuransi Kerugian Akuntansi Asuransi Jiwa Laba per Saham Kontrak Asuransi Pencabutan PSAK 47: Akuntansi Tanah Pencabutan PSAK 51: Akuntansi kuasi reorganisasi .

45 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful