P. 1
HEWAN ENDEMIK DI INDONESIA

HEWAN ENDEMIK DI INDONESIA

|Views: 672|Likes:
Published by Dery Andhika Bangun

More info:

Published by: Dery Andhika Bangun on Apr 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/09/2013

pdf

text

original

´HEWAN ENDEMIK DI INDONESIAµ

NAMA KELAS

: EXAUDI NAIPOSPOS : X±1

Crested Black Macaque. Celebes Black ape. Kelompok yang besar biasanya terdiri atas beberapa pejantan dengan banyak betina dewasa dengan perbandingan satu pejantan berbanding 3 ekor betina. Dan CITES juga memasukkan satwa endemik ini sebagai Apendix II. Ciri-ciri Kera Hitam Sulawesi. Semoga saja keinginan saya untuk menyaksikan keunikan Yaki. Celebes Macaque. 1931) Macaca malayanus (Desmoulins. Juga dibeberapa pulau seperti di pulau Pulau Manadotua and Pulau Talise. Gorontalo Macaque. Saya sendiri belum berkesempatan untuk melihat satwa endemik berjambul ini di habitat aslinya. Konservasi. Primata yang menyukai jenis±jenis pohon yang tinggi dan bercabang banyak. Dan oleh masyarakat setempat biasa dipanggil dengan Yaki. Karena jumlah populasinya yang semakin menurun. 1824). beratnya sekitar 11-15 kg. Musuh utama Kera Hitam Sulawesi (Macaca nigra) ini sama seperti tarsius yaitu ular Phyon. Sulawesi Macaque. IUCN Redlist memasukkan Kera Hitam Sulawesi dalam daftar status konservasi Critically Endangered (kritis) sejak tahun 2008. Kera yang oleh masyarakat setempat disebut Yaki ini semakin hari semakin langka dan terancam punah. Binatang langka ini dapat ditemui di Sulawesi Utara di Taman Wisata Alam Batuputih. Celebes Crested Macaque. Pada kepala Kera Hitam Sulawesi (Yaki) memiliki jambul. Kera Hitam Sulawesi sering juga disebut monyet berjambul. Celebes Black Macaque. Populasi Kera Hitam Sulawesi berdasarkan data tahun 1998 diperkirakan kurang dari 100. Dalam bahasa latin (ilmiah) Kera Hitam Sulawesi dinamai Macaca nigra yang bersinonim dengan Macaca lembicus (Miller.Primata ini banyak menghabiskan waktu di pohon. Mukanya tidak berambut dan memiliki moncong yang agak menonjol. Gunung Lokon dan Tangale. Kera Hitam Sulawesi (Macaca nigra) mempunyai ciri-ciri sekujur tubuh yang ditumbuhi bulu berwarna hitam kecuali pada daerah punggung dan selangkangan yang berwarna agak terang. Cagar Alam Gunung Ambang. Sepertti Beringin (Ficus sp) dan Dao (Dracontomelon dao) ini merupakan hewan omnivora. Penurunan popolasi ini sebagian besar diakibatkan oleh perburuan liar.5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No. Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus. Jumlah ini diyakini semakin mengalami penurunan. Daya jelajahnya (home range) selalu menuju ke satu arah dan akan kembali kearah semula dengan daya jelajah antara 0. Serta daerah seputar pantat yang berwarna kemerahan. Kera Hitam Sulawesi yang dalam bahasa latin disebut Macaca nigra merupakan satwa endemik Sulawesi Utara.000 ekor.8±1 km. Panjang tubuh Kera Hitam Sulawesi dewasa berkisar antara 45 hingga 57 cm. Bolai. Kera Hitam Sulawesi merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan UU RI No.7 Tahun 1999. termasuk di Pulau Bacan (Maluku). Cagar Alam Gunung Duasudara. Dihe. Bahkan oleh IUCN Redlist digolongkan dalam status konservasi Critically Endangered (Krisis). . Kera Hitam Sulawesi selain mempunyai bulu yang berwarna hitam juga mempunyai ciri yang unik dengan jambul di atas kepalanya. Pulau Lembeh (kemungkinan telah punah). Penyebaran Kera Hitam Sulawesi biasanya terfokus di hutan primer pada lokasi yang masih banyak jenis pohon berbuah yang biasa dimakan oleh satwa ini.Kera Hitam Sulawesi merupakan jenis primata yang mulai langka dan terancam kepunahan. Kera Hitam Sulawesi yang langka ini tidak didahului oleh kepunahannya. mulai dari buah-buahan hingga serangga. Dalam bahasa Inggris primata langka ini disebut dengan beberapa nama diantaranya Celebes Crested Macaque. Habitat dan Tingkah Laku. Kera Hitam Sulawesi hidup secara berkelompok Besar kelompoknya terdiri antara 5-10 ekor.

Saya sendiri belum pernah sekalipun melihat Kucing Merah dari kalimantan ini. Selain seekor pemburu. Di Indonesia dan Malaysia. dan monyet. sekalipun di kebun binatang.Kucing Merah atau yang dalam bahasa latin disebut Pardofelis badia merupakan salah satu spesies kucing kecil endemik pulau Kalimantan.3 -4. Kucing Merah ini merupakan saudara dekat dan masih satu nenek moyang dengan Kucing Emas (Asian Golden Cat) yang banyak terdapat di Sumatera. Bagian bawah tubuh Kucing Kalimantan berwarna lebih pucat daripada bagian atas. Di Malaysia binatang yang juga menghuni Serawak dan Sabah ini dikenal dengan Kucing Merah. Kucing Merah (Catopuma badia) juga memakan bangkai-bangkai binatang yang terdapat di hutan. dan pada ekor bergaris putih dengan bintik hitam diujung ekor. Kucing Merah dalam sangkar Populasi kucing langka ini sampai sekarang tidak diketahui dengan pasti. Kucing ini mendiami hutan-hutan tropis dataran rendah yang lebat hingga ketinggian 900 meter dpl. Mungkin sobat ada yang pernah melihatnya? Kucing Merah disebut juga sebagai Kucing Kalimantan atau Kucing Borneo. Ciri-ciri dan Perilaku. Kucing Merah (Borneo Bay Cat) mempunyai berat tubuh antara 2. Habitat. Kucing Merah termasuk binatang yang dilindungi dari kepunahan.5 kg. Bornean Bay Cat. Belum banyak yang dapat digali tentang perilaku kucing endemik Kalimantan yang langka ini. Sedangkan dalam bahasa latin disebut sebagai Pardofelis badia. Populasi. Saya mempunyai satu harapan besar untuk dapat memotret dan mengabadikan gambar Kucing Merah ini meskip hanya dengan kamera saku yang saya punyai. Kucing Merah (Borneo Bay Cat) menginjak dewasa dan matang secara seksual pada usia antara 18-24 bulan. Kucing Merah Kalimantan (Pardofelis badia). yang bersinonim dengan Catopuma badia dan Felis badia. Telinga kucing langka ini berwarna hitam atau cokelat tua. Kucing Merah (Pardofelis badia) termasuk binatang nokturnal yang banyak beraktifitas di malam hari untuk memburu burung. Kucing Merah (Borneo Bay Cat) mempunyai bulu berwarna coklat kemerahmerahan walaupun ada varian yang berwarna keabu-abuan. Bay Cat. dan beberapa negara Asia Tenggara. tikus. Sayangnya tidak banyak yang mengenal kucing merah yang langka ini. Kucing Merah mempunyai tubuh ramping memanjang dengan panjang sekitar 55 cm dengan ekor yang panjangnya berkisar 35 cm. Kucing endemik kalimantan ini mempunyai masa kehamilan sekitar 70-75 hari dengan melahirkan 1-3 ekor anak dalam sekali masa kehamilan. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Borneo Bay Cat. Karena itu 2002 Kucing Merah (Borneo Bay Cat) dikategorikan dalam status konservasi ³endangered´ (Terancam Punah) oleh IUCN Redlist. dan Bornean Marbled Cat. Diperkirakan kucing endemik kalimantan ini telah ada sejak 4 juta tahun yang silam saat pulau Kalimantan masih bersatu dengan daratan Asia. Dan juga dimasukkan dalam Apendiks II CITES. Terdapat garis warna merah kecokelatan agak muda pada kening dan pipi. hanya terdapat di pulau Kalimantan (Indonesia dan Malaysia) saja. dan Konservasi. . Doakan semoga suatu saat harapan saya terkabul.

Kukang Besar (Greater Slow Loris). dan kukang borneo (Nycticebus menagensis). dari ketiga spesies kukang (malu-malu) itu hanya kukang besar (Nycticebus coucang) saja yang masuk daftar satwa yang dilindungi berdasarkan PP No. hingga kehitam-hitaman. Kukang mempunyai berat tubuh 0. hilleri (Stone & Rehn. 1906). 1785) ssp. Warna bulu kukang (malu-malu) beragam. Malaysia (Sabah dan Serawak). 1867). malaiana (Anderson. So. insularis (Robinson. Sebelumnya. dan Belitung). Di dunia terdapat 14 jenis (spesies) kukang yang 3 diantaranya terdapat di Indonesia. Anehnya. tentunya akan lebih bijak jika membiarkan Sang kukang tetap malu-malu di habitat aslinya. Kukang Jawa (Javan Slow Loris). Bangka. Dengan dimasukkannya kukang atau malu-malu dalam Apendiks I. N. dengan panjang tubuh dewasa antara 19-30 cm. N. Brunei Darussalam. Padahal keberadaan kukang di alam bebas semakin terancam punah akibat banyaknya perburuan untuk menjadikan kukang sebagai binatang peliharaan. dan Thailand ini dalam bahasa Inggris selain disebut sebagai Greater Slow Loris. lalu bercabang ke dasar telinga dan mata. natunae (Stone & Rehn. Kukang Borneo (Bornean Slow Loris). semua jenis kukang dimasukkan dalam Apendiks I sejak tahun 2008. berarti perdagangan kukang dilarang di seluruh dunia kecuali kukang hasil penangkaran. Singapura. 1893) ssp. menagensis. 1902).9 kg. mulai kelabu keputihan. Kukang merupakan primata yang hidup di hutan tropis dan menyukai hutan primer dan sekunder. Nama ilmiahnya bersinonim dengan Nycticebus ornatus (Thomas.375-0. 1917). Kukang bernama latin Nycticebus coucang ini paling banyak diperdagangkan. N. juga disebut Slow Loris. Oleh CITES. kukang jawa (Nycticebus javanicus). tardigradus (Raffles. N. karena itu oleh IUCN Redlist dikategorikan sebagai spesies Endangered. Nama ilmiahnya bersinonim dengan Nycticebus bancanus (Lyon. kecoklatan. N. Kukang yang hidup alami di Indonesia (Sumatera). 1902). Nama ilmiahnya bersinonim dengan Nycticebus brachycephalus (Sody. 1921). Namun kita musti sadar akan status konservasinya yang semakin terancam punah. buku (Robinson. coucang (Trouessart. dan sebagian Filipina. N. sumatrensis (Ludeking. 1881). Ketiga jenis kukang yang hidup di Indonesia adalah kukang besar (Nycticebus coucang). N. kukang jawa dianggap sebagai anakjenis (sub spesies) dari Nycticebus coucang namun kemudian diakui sebagai spesies tersendiri. Kukang bernama latin Nycticebus menagensis ini endemik Kalimantan yang bisa ditemukan di Indonesia (Kalimantan. 1908). 1906). oleh IUCN Redlist dimasukkan dalam status konservasi ³Endangered´ (Terancam Punah). Ketiga jenis kukang memiliki ciri yang hampir sama. N. borneanus (Lyon. coucang. Kukang jawa. Kukang dengan tingkahnya yang malu-malu memang menarik minat setiap orang untuk menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Konservasi. semak belukar dan rumpun-rumpun bambu dan beraktifitas dimalam hari. sedangkan kedua jenis kukang lainnya berstatus ³Vulnerable´. 1949). Kukang jawa termasuk salah satu primata terlangka dan paling terancam kepunahan. 7 Tahun 1999. Sunda Slow Loris. Semenanjung Malaysia. 1821). coucang (Boddaert. philippinus (Cabrera. kukang jawa dianggap sebagai anakjenis (sub spesies) dari Nycticebus coucang namun kemudian diakui sebagai spesies tersendiri. N. 1917). N. . Sebelumnya. N.Kukang atau disebut juga Malu-malu merupakan primata yang mempunyai gerakan lambat. Pada punggung kukang terdapat garis coklat melintang dari belakang hingga dahi. Kukang bernama latin Nycticebus javanicus ini merupakan primata endemik Pulau Jawa.

1893). Terancam Punah).Owa Jawa (Hylobates moloch) merupakan spesies kera kecil tanpa ekor dengan rambut berwarna abu-abu dan memiliki nyanyian yang indah. meski dikenal sebagai raja pohon. Owa Jawa merupakan satwa endemik pulau Jawa dan hanya mendiami pulau Jawa bagian barat dan tengah. IUCN Redlist memasukkan Owa Jawa dalam status konservasi ³Endangered´ (EN. Javan Gibbon. Namun langkah ini tentunya tidak cukup berarti menghindarkan Si Genit Owa Jawa dari kepunahan tanpa penegakan hukum yang ketat termasuk sinergi kebijakan pemda yang sejalan dengan pemerintah pusat. Yang terakhir tentunya. Uniknya. Konservasi.000 ± 5. Owa Jawa tidak akan dapat bertahan bila dilepas di hutan tanpa berpasangan karena terkait proses perkawinan dan perlindungan wilayah. Lantaran populasinya semakin menurun. 1949). TN Gunung Gede Pangrango. Owa jawa tidak mempunyai ekor. Mulai aktif pada pagi hari sekitar pukul 05. dan Silvery Gibbon. Salah satu kebiasaan khas Owa Jawa adalah mengeluarkan nyanyian (suara-suara khas) pada pagi hari ketika memulai aktifitasnya. Papandayan. Langkah konservasi yang dilakukan oleh Pusat Rehabilitasi dan Penyelamatan Owa Jawa Bodogol merupakan kabar gembira buat Owa Jawa dan kita semua. Habitat yang disukai Owa Jawa adalah hutan dataran rendah dengan pohon-pohon yang rapat (lebat). Di pusat rehabilitasi ini dipelihara sejumlah Owa Jawa kemudian dilakukan upaya perjodohan antar Owa Jawa sebelum dilepas di alam liar. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan selain hewan monogami. Ciri-ciri dan Perilaku. bodi tubuhnya yang kecil langsing dan paling seksi dibanding jenis kera lainnya serta gerakannya yang gesit membuat Owa Jawa terlihat genit. Owa Jawa yang merupakan satwa endemik pulau Jawa ini dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Silvery Javan Gibbon. yaitu hanya mempunyai satu pasangan semasa hidupnya. Talaga Warna. Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) anggota Ordo Primates (Primata) ini disebut sebagai Hylobates moloch (Audebert. dedaunan. Owa jawa dalam mencari makan selalu berpindah-pindah secara berkelompok menjelajah dari satu pohon ke pohon lainnya dalam daerah teritorialnya. 1799). beberapa Owa Jawa dapat dijumpai di beberapa cagar alam seperti Cagar Alam Simpang. Owa Jawa termasuk satwa yag beraktifitas di siang hari.30 sampai menemukan pohon yang dapat digunakan sebagai tidur. kepedulian seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menangkap dan memelihara Si Genit Owa Jawa yang nyaris punah ini.00 dan mencapai puncaknya antara pukul 08. Owa Jawa (Hylobates moloch) termasuk jenis kera pohon sejati (arboreal monkey) karena hampir sepanjang hidupnya primata ini tidak pernah turun dari atas pohon. Moloch Gibbon. Selain itu. dan Hylobates pongoalsoni (Sody. Sayangnya. Salah satu langkah konservasi untuk menghindarkan Owa Jawa dari kepunahan adalah pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Penyelamatan Owa Jawa Bodogol di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Owa Jawa termasuk hewan yang mulai langka dan nyaris punah sehingga oleh IUCN Redlist dikategorikan dalam status konservasi ³endangered´ (Terancam Punah). Bulu Owa Jawa. Kendeng. Owa Jawa justru termasuk kera yang berjalan dengan tegak alias tidak menggunakan keempat tangan dan kakinya. Habitat dan populasi.30-17. Aktifitasnya akan mulai lagi sekitar pukul 14.30-12. . Selain itu. Hylobates leucisca (Schreber. melainkan mengandalkan kedua kakinya untuk berjalan. CITES juga memasukkan primata langka ini dalam daftar Apendiks I yang berarti tidak boleh diperjualbelikan. Tubuhnya lebih kecil. dan seksi dibandingkan dengan kera lainnya yang cenderung gendut. dan Slamet. dan terkadang makan serangga sebagai tambahan protein. dan TN Gunung Halimun. Hylobates javanicus (Matchie. Owa Jawa ini terdistribusi terbatas di tiga taman nasional.000 ekor saja. 1798) yang bersinonim dengan Hylobates cinera Cuvier (1798). Pada bagian tubuh Owa Jawa ditutupi dengan bulu yang berwarna abu-abu keperakan sedangkan pada bagian muka berkulit hitam pekat. yaitu TN Ujung Kulon. Tilu. Makanan Owa Jawa meliputi buah-buahan. langsing.00. Owa Jawa (Hylobates moloch) merupakan primata yang berukuran kecil dengan panjang tubuh hanya sekitar 80 cm. Berdasarkan data International Konservasi Indonesia (2009) populasi Owa Jawa yang genit ini diperkirakan tersisa sekitar 4. Primata langka dan terancam kepunahan ini dalam kehidupannya bersifat monogami.

Mentilin tergolong binatang nokturnal yang banyak berisitirahat pada siang hari pada dahan-dahan kecil dengan ketinggian 3 hingga 5 meter dari permukaan tanah dan baru bangun untuk beraktifitas saat menjelang malam tiba. Selain itu terdapat juga di Sabah dan Serawak (Malaysia) dan Brunei Darussalam. yaitu Tarsius bancanus bancanus. Bulu tubuh mentilin berwarna coklat kemerahan hingga abu-abu kecoklatan. Tarsius bancanus saltator terdapat di Belitung. Sedangkan Tarsius bancanus borneanus dikategorikan Vulnerable.Mentilin atau Tarsius bancanus merupakan satwa identitas Bangka Belitung. Terdapat 4 subspesies Horsfield¶s Tarsier. Salah satu spesies Tarsius yang merupakan endemik Sumatera dan Kalimantan ini ditetapkan sebagai fauna identitas provinsi Bangka Belitung. Tarsius bancanus bancanus dan Tarsius bancanus saltator dikategorikan sebagai Endangered. 7 Tahun 1999. Tarsius bancanus natunensis dikategorikan Critically Endangered. Secara umum. Makanannya terutama adalah serangga seperti belalang. Di Indonesia. Indonesia. belalang sembah. Mentilin atau Horsfield¶s Tarsier mempunyai ciri-ciri dan perilaku seperti jenis-jenis tarsius lainnya. Indonesia. Belitung. Persebaran lebih spesifik dilihat berdasarkan jenisnya. kumbang. Sumatera. So. Tarsius bancanus bancanus terdapat di sebagian Sumatra dan pulau Bangka. Mentilin yang dalam bahasa ilmiah (latin) dikenal sebagai dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Horsfield¶s Tarsier atau Western Tarsier. Tarsius bancanus natunensis terdapat di pulau Natuna dan pulau Subi Island. Horsfield¶s Tarsier memiliki sepasang mata yang sangat besar. Panjang ekor mentilin (Tarsius bancanus) bisa mencapai 18-22 cm. Namun jika berdasarkan masing-masing subspesies. dan pulau-pulau sekitar seperti Bangka. mentilin dan semua jenis tarsius dilindungi berdasarkan PP. Tarsius bancanus natunensis. tetapi fauna identitas provinsi Bangka Belitung ini juga memakan berbagai vertebrata kecil lainnya seperti kelelawar dan ular. Diskripsi. semut. No. namun mentilin pun menjadi salah satu kekayaan bumi Indonesia. Tubuh primata ini relatif mungil dengan panjang tubuhnya berkisar antara 12-15 cm dengan berat tubuh sekitar 128 gram (jantan) dan 117 gram (betina). Terlebih primata ini ditetapkan menjadi maskot salah satu provinsi di Indonesia. Mentilin (Tarsius bancanus) merupakan binatang karnivora. Tarsius ini dapat ditemukan di pulau Kalimantan. Tarsius bancanus borneanus. Sedangkan oleh pememrintah Indonesia. Indonesia. Primata yang dijadikan fauna identitas provinsi Bangka Belitung ini memiliki ekor yang panjang. Bangka Belitung. tarsius ini dimasukkan dalam daftar Apendiks II. Seperti tarsius lainnya. mari kita kenali dan jaga kelestariannya. dan Karimata. mentilin atau Horsfield¶s Tarsier dikategorikan dalam status konservasi vulnerable oleh IUCN Redlist. Persebaran dan Konservasi. dan Tarsius bancanus saltator. Tarsius bancanus borneanus terdapat di Brunei. . Indonesia (Kalimantan dan pulau Karimata) dan Malaysia (Sabah dan Sarawak) and on the island of Karimata (Indonesia). kupu-kupu. Oleh CITES. bahkan melebihi panjang tubuhnya. dan jangkrik. Meskipun kalah tenar dibandingkan Tarsius tersier yang ada di Sulawesi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->