P. 1
makalah mollusca

makalah mollusca

|Views: 4,824|Likes:
Published by t-ndie

More info:

Published by: t-ndie on Apr 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

Berbagai jenis organisme baik tanaman, hewan maupun mikroorganisme tersebar luas dengan jumlah yang melimpah. Indonesia adalah bagian dari wilayah Indopasifik, yang merupakan salah satu pusat keanekaragaman biota laut terbesar di dunia. Sumber daya biota laut tersebut merupakan aset potensial yang dapat didayagunakan menjadi produk untuk diaplikasikan pada berbagai bidang, terutama bidang farmasi. Jenis biota laut di daerah tropis Indonesia diperkirakan 2 ± 3 kali lebih besar dibandingkan dengan biota laut di daerah subtropis dan daerah beriklim dingin. Berdasarkan topografinya lingkungan laut terdiri dari beberapa lapisan. Ocean floor atau lantai samudera, daerah kedalaman, daerah pertengahan dan daerah permukaan. Ocean Floor atau lantai samudera memiliki kandungan utama sedimen, seperti coral, mikroba, dan jamur. Daerah kedalaman terdapat avertebrata, tanaman laut kelas rendah, dan inverterbrata yang dapat mengkondisikan dirinya pada kondisi ekstrim. Daerah pertengahan dan daerah permukaan merupakan daerah yang banyak ditemukan biota laut dengan beragam variasi. Dalam mempertahankan eksistensinya biota laut memiliki mekanisme fisik dan mekanisme kimia. Mekanisme fisik ini diperlukan untuk bertarung dan mempertahankan diri, hal ini dapat dilihat dari bentuk fisik biota laut tersebut. Warna-warna yang eksotik, bentuk yang rigid dan kaku, sungut yang tajam dan beracun semuanya merupakan contoh mekanisme fisik yang dimiliki biota laut.

Mekanisme kimia diperlukan untuk hidup. tumbuh dan berkembang yang biasanya dikenal dengan istilah metabolit primer. Disamping itu dalam mekanisme kimia dikenal juga istilah metabolit sekunder yang dihasilkan oleh biota laut untuk bertahan dan tetap hidup. .

kerang-kerangan. Ada pula moluska yang berkaki tunggal (Vienasution. Dari palung . dari bahasa Latin: molluscus = lunak) merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak. Cangkang dapat ada diluar tubuh (misalnya pada siput) atau didalam tubuh (misalnya ikan sotong). payau. Moluska hidup di laut. ditambah 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. kiton. 2010) Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum Arthropoda. 2011). Moluska dapat hidup di darat dan diperairan air tawar atau asin. Bullina lineate Notodoris kecil Banyak spesies moluska yang memiliki cangkang kapur pelindung yang menyatu dengan mantel.BAB II TINJAUAN PUSTAKA MOLUSKA Moluska (filum Mollusca. Gurita adalah moluska yang tidak memiliki cangkang sama sekali. seperti berbagai jenis siput. Beberapa jenis moluska seperti remis hampir sama sekali tidak pernah bergerak. serta cumi-cumi dan kerabatnya (Wikipedia. dan darat. Ke dalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa cangkang. air tawar. Saat ini diperkirakan ada 75 ribu jenis.

Grup kedua terbesar dari moluska. Lintah bulan kehilangan cangkang nya pada waktu metamorfosa. y Gastropoda (keong. y Cephalopoda (cumi-cumi. kira-kira 10. Kirakira 3000 jenis terdapat dilaut didunia. Filum Moluska hidup terbagi menjadi 7 kelas yaitu (Coremap.benua di laut sampai pegunungan yang tinggi. tiram dan kepah): binatang mempunyai dua katup cangkang. kepala menonol yang dilengkap dengan mata dan sungut. y Polyplacophora (khiton) : binatang mempunyai tubuh pipih dan delapan katup cangkang. Kurang dari 20 jenis diketahui dari laut dalam di dunia. dll) : binantang secara khas mempunyai cangkang tunggal terpilin. 2011). 2011): y Aplacophora : sebuah grup kecil dari binatang menyerupai cacing. air tawar dan darat dari seluruh dunia. lintah bulan. y Bivalvia (kijing. kira-kira 800 jenis di laut didunia.000 jenis terdapat di laut dan air tawar didunia. mata dan orak berkembang baik. Kira-kira 40.000 jenis yang telah diketahui dari laut. tanpa cangkangm kira-kira 300 jenis terdapat dilaut didunia. y Scaphopoda (keong gading): binatang mempunyai cangkang berbentung . satu pada tiap sisi tubuhnya. y Monoplacophora : binatang mempunyai ³limpet" dengan organ ganda yang mempertahankan ciri-ciri primitif. bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita (Wikipedia. gurita dan notilus): binatang mempunyai lingkaran sungut disekeliling kepala.

kirakira 500 jenis telah diketahui dari laut didunia. OPISTHOBRANCH MOLLUSCS Setiap gastropoda laut dari sekitar 2. Opisthobranch bukan sumber primer dari senyawa yang umum pada metabolit Alga. californica senyawa tersebut mungkin terdiri dari system pertahanan secara kimia untuk melawan serangan dari organisme lain (Faulkner and Fenical. Telah diisolasi senyawa yang tidak ditemukan pada Alga local. tapi senyawa tersebut mempunyai hubungan yang erat dengan metabolit Alga yang diketahui. Moluska dianggap sebagai sumber metabolit yang baru dan menarik.tabung seperti gading yang hidup membenamkan diiri ddidalam pasir. dikoleksi di La Jolla.000 spesies merupakan Opisthobranchia. menyimpan metabolit halogenasi dari Laurencia pacifica. Gastropoda ini. Adapun yang akan dibahas lebih lanjut pada makalah ini adalah Moluska kelas Gastropoda terkhusus untuk subkelas Opisthobranch. kadang-kadang disebut siput laut dan kelinci laut. 2011). 1976). Selama penelitian mengenai produk bahan alam laut. Kami telah menemukan bukti reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam kelenjar pencernaan tetapi tidak ditemukan produk katabolik yang jelas. yang terletak di belakang jantung. Peristiwa halogenasi metabolit pada kulit A. . atau melalui permukaan tubuh (Encyclopedia. bernapas baik melalui insang. Telah dilihat pada Aplysia california. Plocamium cartilagenum and Plocamium violaceum. Laurencia subopposita.

Isolasi Diterpen dari Dolabella californica Koleksi 1975 Jumlah hewan 40 Total berat ekstrak kelenjar pencernaan 16 g 0 No.6 1. Koleksi pertama yang menghasilkan enam diterpen sedangkan koleksi yang kedua menghasilkan dua belas diterpen.3 10 C24H38O5 Oil 11 C22H36O4 153-4 12 C22H36O4 13 C20H34O3 157-8 14 C20H34O Oil 0.94 0. Kelenjar pencernaannya dipotong dan dihomogenkan dalam aseton.5 0.75 9 C20H34O3 168-9 1.4 7. Moluska Opisthobranch Dolabella californica telah dikumpulkan di lokasi yang sama pada April 1975 dan April 1976.5 3 C20H34O2 152-3 4 C26H40O6 Oil 5 C24H38O5 136-7 6 C24H38O5 1.4 0.0 0.1 1976 100 65 g Berat (g) 1.5 7 C24H38O5 8 C22H36O4 1.25 2 C22H36O3 78 0. Ada empat diterpen yang sama dari kedua koleksi tersebut. 1976).5 1.69 6. Tabel 1.95 .0 1. Berdasarkan spektrum PMR kita dapat membagi senyawa tersebut menjadi empat kelompok (Faulkner and Fenical. Senyawa Rumus molekular Titik leleh ( C) Berat (g) 1 C24H3804 Oil 0.5 1. Dari rumus molekul. Ekstak aseton dikromatografi pada florisil untuk mendapatkan serangkaian diterpen.Telah dikumpulkan beberapa Moluska subklas Opisthobranch dari Teluk California. Hasilnya dapat dilihat pada tabel 1.0 0. spektrum IR dan spektrum PMR sangat jelas bahwa senyawa tersebut adalah alkohol diterpen dan asetat yang sama.

yang mana juga diidentifikasi sebagai produk alami (Faulkner and Fenical. Kelompok senyawa selanjutnya adalah triasetat (4). diasetat (1) dan monoasetat (2) yang dikonversi menjadi diterpen diol (3) (Faulkner and Fenical. 1976). tiga diasetat (5) sampai (7) dan monoasetat (8) yang semuanya dikonfersi melalui perlakuan dengan litium aluminium hidrida dalam eter menjadi triol (9).Adapun keempat kelompok senyawa tersebut yaitu kelompok pertama dalam perlakuan dengan litium aluminium hidrida dalam eter kering. . 1976).

Unsur utama dari dua koleksi ini adalah monoasetat (8). 1976). diasetat (5) identik ke produk alami. diasetat (5) menghasilkan penataan ulang allylic bromida sekitar 80%. Setelah pemurnian. Perbedaan utama antara spektrum PMR pada diol (3) dan triol (9) dapat dijelaskan dengan mengganti ikatan olifenic tersubstitusi dalam diol (3) dengan sebagian trans-allylic alkohol tersier (Faulkner and Fenical. . 1976). Untuk memastikan asumsi ini monoasetat (8) diesterifikasi dengan asetat anhidrida dalam piridin pada suhu kamar. Spektrum PMR pada monoasetat (8) dibedakan dengan monoasetat (2) dimana keduanya memiliki ciri yang sama. menunjukkan bahwa geometri pada cincin berukuran sedang yaitu halangan sterik yang mencegah perpindahan bersama dari bromida (Faulkner and Fenical. Perlakuan dengan tribromida posfor dan piridin dalam heksan pada -40 0C. Reduksi dari bromida (15) dengan litium aluminium hidrida dalam eter tidak menghasilkan formasi diol (3). Reduksi bromida (15) dengan litium dalam THF yang mengandung t-butanol menghasilkan diol (3) yang identik dengan produk alami yang merupakan hasil utama.

. Perbandingan antara spektrum PMR pada (10) sampai (13) dimana bromida (15) membawa kepada asumsi bahwa lima senyawa ini memiliki kerangka karbon dan pola substitusi yang sama. Reduksi dari hasil reaksi sederhana dengan litium aluminium hidrida dalam eter menghasilkan 60:40 campuran triol (9) dan (13) yang mana dipisahkan dan menunjukkan identik dengan produk alami. Perlakuan pada bromida (15) untuk memastikan hipotesis ini adalah dengan perak asetat dalam asam asetat pada suhu kamar untuk mendapatkan campuran dua triasetat yang mana tidak dapat dipisahkan secara kromatografi. 1976). dua monoasetat (11) dan (12). Asetat (10) sampai (12) dikonfersi ke triol (13) dengan perlakuan dengan litium aluminium hidrida dalam eter (Faulkner and Fenical. dan triol (13).Kelompok ketiga dari senyawa ini mengandung diasetat (10).

Senyawa akhir yang terisolasi adalah monoalkohol. namun belum dapat dipastikan kebenarannya. Berdasarkan analisis pada spektrum PMR dapat ditunjukkan pada struktur (14). .

B. californica No halogenated products (Isla Carmen) A. auricularia Stylocheilus longicauda Tylodina fungina Phyllidia varicosa Dictyol A. depilans A. dictyol B Dactylyne Dactyloxene A. . dactylomela Dolabella californica D. masih banyak lagi hewan-hewan yang lain dari filum Moluska yang telah diisolasi antara lain: Opisthobranch Compound Aplysia californica (La Halogenated sesquiterpenes Jolla) Halogenated monoterpenes A.californica Johnstonol (Isla Ildefonso) A.BAB III KESIMPULAN Selain dari Dolabella californica. Kemampuannya untuk menghasilkan banyak senyawa yang menarik dari diet mereka yang merupakan kemampuan yang paling menawan. C Diterpenes Diterpenes (dolatriol) Aplysiatoxin debromoaplytsiatoxin Aeroplysinin-2 brominated dienones 9-isocyanopupukeanane Dietry source Laurencia species Plocamium species Laurencia johnstonii No marine algae available Pachydictyon coriaceum Dictyota dichotoma Laurencia poitei Laurencia poitei Unknown Unknown Lyngbya gracilis Verongia species Verongia species Humeniacidon species Pembahasan diatas penyimpulkan bahwa Moluska Opisthobranch termasuk diantara sederetan organisme laut yang sangat menarik dari sisi interaksi kimia dan produk kimia laut alami. vaccaria Pachydictyol A A.

diakses tanggal 27 Februari 2011. Moluska (online). Marine Natural Product Chemistry. Wikipedia. 2011. Opisthobranch (online).. Faulkner. 1976.com.DAFTAR PUSTAKA Coremap. Encyclopedia. D. http://www.coremap. http://id.or. diakses tanggal 27 Februari 2011. http://www. 2011. http://id. 2010. Pengertian dan Jenis Moluska (online). H.org/wiki/Moluska. Plenum Press. 2011. Vienasution.wikipedia. . J. diakses tanggal 27 Februari 2011.. Molluscs (online).shvoong. diakses tanggal 27 Februari 2011.com. New York and London.britannica. and Fenical W.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->