BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

ASEAN telah genap berusia 42 tahun. Perjalanan panjangnya selama itu, ososiasi yang kini telah resmi menjadi organisasi internasional ditandai Piagam ASEAN ini telah banyak meraih pencapaian-capaian dan sumbangsih bagi negara-negara anggotanya. Salah satu capaian dan sumbangsih terpenting dari ASEAN adalah terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara. Pertumbuhan ekonomi negaranegara ASEAN terus mengalami peningkatan. Selama empat dekade keberadaannya, ASEAN telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan positif dan signifikan yang mengarah pada pendewaasaan ASEAN. Kerjasama ASEAN kini menuju tahapan baru yang lebih integratif dan berwawasan ke depan dengan akan dibentuknya Komunitas ASEAN (ASEAN Community) pada tahun 2015. Hal ini diperkuat dengan akan disahkannya Piagam ASEAN (ASEAN Charter) yang secara khusus akan menjadi landasan hukum dan landasan jati diri ASEAN ke depannya. Komunitas ASEAN diawali dengan komitmen para pemimpin ASEAN dengan ditandatanganinya ASEAN Vision 2020 di Kuala Lumpur tahun 1997 yang mencitacitakan ASEAN sebagai suatu satuan komunitas yang berpandangan maju ke depan, hidup dalam lingkungan yang damai, stabil dan makmur, dipersatukan oleh hubungan kemitraan dalam pembangunan yang dinamis dan masyarakat yang saling peduli. Tekad untuk membentuk Komunitas ASEAN kemudian dipertegas lagi pada KTT ke-9 ASEAN di Bali pada tahun 2003 dengan ditandatanganinya ASEAN Concord II. ASEAN Concord II menegaskan bahwa ASEAN akan menjadi sebuah komunitas yang aman, damai, stabil, dan sejahtera pada tahun 2020. Komitmen untuk mewujudkan komunitas ASEAN ini kemudian dipercepat dari tahun 2020 menjadi tahun 2015 dengan ditandatanganinya ³Cebu Declaration on the Acceleration of the Establishment of an ASEAN Community by 2015´, pada KTT ke-12 ASEAN di Cebu Filipina pada Januari 2007. 1 Prospek ASEAN Community | kelompok 7

Tujuan dari pembentukan Komunitas ASEAN adalah untuk lebih mempererat integrasi ASEAN dalam menghadapi perkembangan konstelasi politik internasional. ASEAN menyadari sepenuhnya bahwa ASEAN perlu menyesuaikan cara pandangnya agar dapat lebih terbuka dalam menghadapi permasalahan-permasalahan internal dan eksternal. Negara-negara anggota ASEAN menyadari perlunya meningkatkan kekompakan, kohesivitas dan efektifitas kerjasama. Kerjasama-kerjasama dalam ASEAN tidak lagi hanya berfokus pada kerjasama ekonomi namun harus juga didukung oleh kerjasama lainnya di bidang keamanan dan sosial budaya. Untuk menjaga keseimbangan itu, pembentukan Komunitas ASEAN 2015 didasari atas 3 pilar, yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASEAN Security Community), Komunitas Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community), dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASEAN Socio-Cultural Community). Tentu, suatu terobosan baru yang diformulasikan oleh suatu badan atau organisasi internasional selalu dihadapkan oleh berbagai rintangan, kendala dan tantangan sebagai manifestasi keberagaman untuk mewujudkan cita-cita harmony of interest dalam konstelasi hubungan suatu regional. Adakalanya Komunitas ASEAN ini sejalan dengan kepentingan dan kapasitas suatu negara, namun di sisi lain tak berlaku bagi negara lainnya. Untuk itu, dalam makalah ini, kami mencoba menjelaskan prospek ASEAN Community ini disertai tantangan dan peranan Indonesia.

1.2

Kerangka Dasar Teori

y

TEORI KOMUNITAS

Dalam khazanah ilmu sosial, terminologi komunitas merujuk pengertian nilai-nilai bersama, norma-norma, dan simbol-simbol yang memberi identitas atau perasaan kekitaan (sense of we-ness atau we feeling). Karena itu, secara sederhana, istilah pembangunan komunitas dapat diartikan sebagai pembangunan perasaan kekitaan.

2 Prospek ASEAN Community

| kelompok 7

Dalam disiplin ilmu hubungan internasional. logika fundamental yang mengatur hubungan antarnegara di tataran internasional adalah anarki. pembangunan komunitas sering dianggap kerja raksasa. Bandung. Administrasi dan Organisasi Internasional. 1 T. Refika Aditama. Memperhatikan kondisi dan kesiapan ASEAN Community kekinian. Field Haviland Jr. sangatlah penting mengetahui seluk-beluk ASEAN Community sebagai manifestasi dari keberadaan organisasi regional terbesar di Asia Tenggara.3 Tujuan Penulisan Sebagai mahasiswa Hubungan Internasional yang menjadi bagian rakyat ASEAN. untuk melaksanakan fungsi-fungsi yang memberi manfaat timbal-balik yang diejawantahkan melalui pertemuan-pertemuan serta kegiatan-kegiatan staf secara berkala. norma-norma. Cheever dan H. Alasan utamanya karena pembangunan komunitas menyiratkan upaya meruntuhkan keyakinan kalangan pemikir realis yang menyatakan. Melalui ASEAn Community juga dapat kita analisis prospek komunitas ini di masa depan. 2005 3 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . disertai tantangan yang dihadapi. Menurut kalangan realis. y KONSEP ORGANISASI INTERNASIONAL Organisasi internasional adalah pengaturan bentuk kerjasama internasional yang melembaga antara negara-negara. May Rudy. (Daniel S. 1967 : 6) 1 1. Dilengkapi dengan peranan Indonesia dalam menyongsong komunitas ASEAN dan saran atau rekomendasi kami melalui makalah sederhana ini. bukan pada tataran internasional (Emanuel Adler dan Michael Barnett. PT. dan identitas kebersamaan hanya dapat diwujudkan pada tataran nasional. 1998). umumnya berlandaskan suatu persetujuan dasar.. maka sebagai penstudi Hubungan Internasional hal ini menjadi acuan untuk melihat bagaimana perkembangan negara kita di ruang lingkup ASEAN Community sekurang-kurangnya tertuang melalui tulisan kami ini. simbol-simbol.

1 Tentang ASEAN COMMUNITY : Dasar 2 Sejalan dengan perkembangan konstelasi global. ASEAN telah mencapai tingkat kohesivitas dan memiliki rasa saling percaya yang cukup tinggi diantara para anggotanya serta mulai menyentuh kerjasama di bidangbidang yang sebelumnya dianggap sensitif. Pengalaman kawasan Asia Tenggara semasa krisis keuangan dan ekonomi pada tahun 1997±1998 memicu kesadaran ASEAN mengenai pentingnya peningkatan dan penguatan kerjasama intra kawasan. Menjelang usianya yang ke-40. Pada awal berdirinya. itikad baik dan mengembangkan kebiasaan untuk bekerjasama secara terbuka dan dinamis diantara sesama anggotanya. ASEAN mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk membangun rasa saling ercaya (confidence building measures). lingkungan hidup. Selanjutnya ASEAN juga mengadopsi Bali Concord II pada KTT ke-9 ASEAN di Bali tahun 2003 yang menyetujui pembentukan Komunitas ASEAN (ASEAN Community). Perkembangan ASEAN yang pesat tersebut tidak terlepas dari pengaruh lingkungan baik di dalam maupun luar kawasan yang turut membentuk dan memperkaya pola±pola kerjasama diantara negara anggota ASEAN. Pembentukan Komunitas ASEAN ini merupakan bagian dari upaya 2 Dikutip dari : ASEAN Selayang Pandang. saling peduli. diikat bersama dalam kemitraan yang dinamis di tahun 2020. meningkatnya situasi persaingan dan ketegangan diantara negara-negara besar di kawasan. damai. DIREKTORAT JENDERAL KERJASAMA ASEAN DEPARTEMEN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA 2007 4 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . Pentingnya peningkatan dan penguatan kerjasama dipicu pula oleh munculnya isu±isu dan peristiwa global seperti masalah terorisme.BAB II PEMBAHASAN 2. ASEAN pun mengalami perkembangan pesat yang belum pernah terjadi sebelumnya. stabil dan sejahtera. Perkembangan ASEAN memasuki babak baru dengan diadopsinya Visi ASEAN 2020 di Kuala Lumpur tahun 1997 yang mencita-citakan ASEAN sebagai komunitas negara-negara Asia Tenggara yang terbuka. isu persenjataan nuklir dan sebagainya.

Komunitas ASEAN terdiri atas 3 (tiga) pilar yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASEAN Security Community/ASC). Pencapaian Komunitas ASEAN semakin kuat dengan ditandatanganinya ³Cebu Declaration on the Acceleration of the Establishment of an ASEAN Community by 2015´ oleh para Pemimpin ASEAN pada KTT ke-12 ASEAN di Cebu. tidak mencampuri urusan dalam negeri (non-interference). KTT ke-10 ASEAN juga mengintegrasikan ketiga Rencana Aksi Komunitas ASEAN ke dalam Vientiane Action Programme (VAP) sebagai landasan program jangka pendek±menengah untuk periode 2004-2010. juga merupakan upaya evolutif ASEAN untuk menyesuaikan cara pandang agar dapat lebih terbuka dalam membahas permasalahan domestik yang berdampak kepada kawasan tanpa meninggalkan prinsip-prinsip utama ASEAN yaitu saling menghormati (mutual respect). dialog dan konsultasi. Berikut ialah bagan sederhana dari kami mengenai ASEAN Community : 5 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . konsensus. Filipina. Indonesia menjadi penggagas pembentukan Komunitas Keamanan ASEAN dan memainkan peran penting dalam perumusan dua pilar lainnya. Dengan ditandatanganinya deklarasi ini. Laos.ASEAN untuk lebih mempererat integrasi ASEAN. Pada saat berlangsungnya KTT ke-10 ASEAN di Vientiane. konsep Komunitas ASEAN mengalami kemajuan dengan disetujuinya tiga Rencana Aksi (Plan of Action/PoA) untuk masingmasing pilar yang merupakan program jangka panjang untuk merealisasikan konsep Komunitas ASEAN. Selain itu. 13 Januari 2007. Komunitas Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community/AEC) dan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN (ASEAN Socio-Cultural Community/ASCC). tahun 2004. para Pemimpin ASEAN menyepakati percepatan pembentukan Komunitas ASEAN dari tahun 2020 menjadi tahun 2015.

serta masalah-masalah keamanan non-tradisional (kejahatan lintas negara. kerusakan lingkungan hidup dan lain-lain). Hal ini dilakukan antara lain melalui konsultasi bersama untuk membahas masalah-masalah politik-keamanan kawasan seperti keamanan maritim. Pencapaian Komunitas Keamanan ASEAN melalui Rencana Aksi yang termuat dalam Vientiane Action Programme (VAP) diwujudkan melalui sejumlah komponen yang terdiri dari political 6 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . perluasan kerjasama pertahanan. 1. Dengan derajat kematangan yang ada. Komunitas Keamanan ASEAN (ASEAN Security Community/ASC) Komunitas Keamanan ASEAN memberikan mekanisme pencegahan dan penanganan konflik secara damai. ada baiknya jika kita mengetahui beberapa kerjasama terkait dengan pilar komunitasnya.2. ASEAN diharapkan tidak lagi menyembunyikan masalah-masalah dalam negeri yang berdampak pada stabilitas kawasan dengan berlindung pada prinsip-prinsip non-interference.2 Implementation of the ASEAN COMMUNITY Untuk menjawab analisis mengenai prospek ASEAN Community.

development. dan post-conflict peace building. dan Treaty on Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone (SEANWFZ) selain menaati Piagam PBB dan prinsip-prinsip hukum internasional terkait lainnya. Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC). conflict prevention. Komunitas Keamanan ASEAN juga mengacu kepada berbagai instrumen politik ASEAN yang telah ada seperti Zone Of Peace. conflict resolution. 1. Piagam ASEAN akan mengubah ASEAN sebagai suatu rule based organization. Hal ini dibutuhkan mengingat selama ini. Implementasi Rencana Aksi Komunitas Keamanan ASEAN. dan tidak ditujukan untuk membentuk suatu pakta pertahanan / aliansi militer. berdasarkan pendekatan keamanan komprehensif. menekankan percepatan | kelompok 7 7 Prospek ASEAN Community . Freedom And Neutrality (ZOPFAN). bulan Nopember 2007. karakter ASEAN sebagai sebuah asosiasi yang bersifat longgar tidak lagi dirasakan cukup mengakomodasi potensi kerjasama dan menanggapi tantangan integrasi kawasan dan globalisasi. Pertemuan ke-1 ASCCO pada bulan September 2006. sharing and shaping of norms. Sesuai dengan Cebu Declaration on the Blueprint of the ASEAN Charter yang disahkan pada KTT ke-12 ASEAN. maupun kebijakan luar negeri bersama (common foreign policy). Komunitas Keamanan ASEAN (ASEAN Security Community/ASC) Komunitas ini ditujukan untuk mempercepat kerjasama politik keamanan di ASEAN untuk mewujudkan perdamaian di kawasan. Mekanisme koordinasi antar badan-badan sektoral ASEAN yang menangani Komunitas Keamanan ASEAN dilakukan melalui ASEAN Security Community Coordinating Conference (ASCCO). Komunitas Keamanan ASEAN bersifat terbuka. penyusunan Piagam ASEAN dilakukan oleh High Level Task Force on the Drafting of ASEAN Charter (HLTF) dan ditargetkan untuk diselesaikan sebelum KTT ke-13 ASEAN di Singapura. termasuk dengan masyarakat internasional. di dalam komponen ³shaping and sharing of norms´ ditandai terutama dengan upaya perumusan Piagam ASEAN.

good governance. sovereignty. sebagai berikut : a. the Bangkok Declaration of 1967 and the Kuala Lumpur Declaration of 1971. Refraining from the use of armed forces for any purposes in the conduct of international relations except for individual or collective self-defence in accordance with the Charter of the United Nations. territorial integrity and national identity of all nations within and without the region. Refraining from inviting or giving consent to intervention by external powers in domestic or regional affairs of zonal states. c. post conflict peace building. Renunciation of the threat. b. Beberapa perkembangan mengenai implementasi Rencana Aksi Komunitas Keamanan ASEAN adalah sebagai berikut: 1. Observance of the Charter of the United Nations. e. or use of force in the conduct of international relations. g. Settlement of differences or disputes by peaceful means in accordance with the Charter of the United Nations. f. Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism/ACCT) 4. Traktat Bantuan Hukum Timbal Balik di Bidang Pidana (Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters/MLAT) 3. ASEAN Defence Ministers Meeting (ADMM) 5. Non-interference in the internal affairs of zonal states. Bebas Dan Netral (Zone Of Peace. d. h. combating corruption serta promosi dan perlindungan HAM. disepakati perlunya memperhatikan isu human security. Kawasan Damai. Penyelesaian Sengketa Laut China Selatan 2. equality. Piagam ASEAN 2. subversion or coercion. Selain itu. 8 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . the Declaration on the Promotion of World Peace and Cooperation of the Bandung Declaration of 1955. Mutual respect for the independence.implementasi Rencana Aksi Komunitas Keamanan ASEAN di bidang conflict resolution. Rencana Pembentukan Traktat Ekstradisi ASEAN 6. The right of every state to lead its national existence free from external interference. Freedom And Neutrality Declaration/ZOPFAN) Pedoman pelaksanaan ZOPFAN dirumuskan lebih lanjut pada April 1972.

dan integritas wilayah semua bangsa 2. passage or testing of nuclear weapons and their components within the zone. j. The right to trade freely with any country or international agency irrespective of differences in socio-political systems.kedaulatan. subversi. Saling menghormati kemerdekaan. Forum Regional ASEAN (ASEAN Regional Forum/ARF) ASEAN Regional Forum (ARF) diprakarsai oleh ASEAN pada tahun 1994. Traktat Persahabatan dan Kerjasama (Treaty Of Amity AndCooperation/TAC) PRINSIP ASEAN = Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama (Treaty of Amity and Cooperation) (Bali. m. baik regional maupun internasional. Sasaran yang hendak dicapai melalui ARF adalah mendorong saling percaya (confidence building measures) melalui transparansi dan 9 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . Effective regional cooperation among the zonal states. Abstention from involvement in any conflict of powers outside the zone from entering into any agreement which would be inconsistent with the objectives of the zone. k. kekerasan dari kekuatan luar 3. Kawasan Bebas Senjata Nuklir Di Asia Tenggara (South-East Asia Nuclear Weapon Free Zone/SEANWFZ) 5. 3. sebagai forum untuk saling tukar pandangan dan informasi bagi negara-negara Asia-Pasifik mengenai masalah masalah politik dan keamanan. The absence of foreign military bases in the territories of zonal states. Tidak mencampuri urusan dalam negeri lain Menyelesaikan perbedaan pendapat dan pertikaian dengan jalan damai 5.i.1976) : 1. Setiap negara berhak memelihara keberadaannya dari campur tangan. storage. l. Menolak ancaman penggunaan kekerasan 4. and n. 4. The right to receive aid freely for the purpose of strengthening national resilience except when the aid is subject to conditions inconsistent with the objectives of the zone. Prohibition of the use.

menumbuhkan kesempatan investasi dari dalam dan luar ASEAN. Perusahaan perusahaan yang memanfaatkan skema kerjasama ini antara lain akan mendapatkan preferensi berupa pengenaan bea masuk hingga 5%. Imigrasi dan Kelembagaan antar Parlemen 2. Upaya Pembentukan Mekanisme HAM ASEAN 7. Kerjasama di Sektor Industri ASEAN Industrial Cooperation (AICO) yang ditandatangani pada bulan April 1996 dan berlaku efektif pada bulan Nopember 1999 merupakan insiatif kerjasama di sektor industri yang saat ini terus dikembangkan. Saat ini. Hukum. AICO juga memberikan kesempatan luas kepada perusahaan di negara ASEAN untuk saling bekerjasama guna menghasilkan produk dengan menikmati 10 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . berubah nama menjadi ISG CBMs and PD. AICO diharapkan akan mendorong kerjasama industri antarnegara ASEAN dan mendorong investasi pada industri berbasis teknologi dan kegiatan yang memberikan nilai tambah pada produk industri. Proses kerjasama ARF terbagi atas 3 tahap yaitu tahap Confidence Building Measures (CBMs).mencegah kemungkinan timbulnya ketegangan maupun konflik di kawasan Asia Pasifik. ARF melangkah ke tahap kedua sambil tetap melaksanakan tahap pertama. serta menciptakan pasar regional yang lebih besar. AICO menyediakan prasarana untuk menerapkan prinsip economic of scale and scope yang didukung oleh pajak yang rendah untuk meningkatkan transaksi di ASEAN. Preventive Diplomacy (PD) dan Conflict Resolution (CR). Komunitas Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community/AEC) 1. 6. Kerjasama di Bidang Pemberantasan Kejahatan Lintas Negara. Dalam kaitan tersebut pertemuan ISG. AICO merupakan skema kerjasama antara dua atau lebih perusahaan di kawasan ASEAN dalam pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan. dalam rangka memproduksi suatu barang yang bertujuan meningkatkan daya saing perusahaan ASEAN.

preferensi tarif. berupa tarif maupun non tariff dalam waktu 15 tahun kedepan terhitung tanggal 1 Januari 1993 dengan menggunakan skema Common Effective Preferential Tariff (CEPT) sebagai mekanisme utamanya. negara anggota GATT diperkenankan membentuk suatu wilayah perdagangan bebas (free trade area) dan suatu customs union atas dasar aturanaturan khusus yang tidak merugikan negara-negara di luar wilayah tersebut. AFTA diwujudkan dengan cara menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan. Insentif lain yang juga diberikan kepada perusahaan yang bekerjasama dalam payung AICO berupa akreditasi kandungan lokal serta insentif non-tarif lainnya yang dapat diberikan oleh masing-masing negara anggota. Pembentukan AFTA ditujukan untuk meningkatkan daya tarik ASEAN sebagai basis produksi melalui pengembangan pasar regional. dikoordinir dan dikaji ulang oleh Dewan AFTA (AFTA Council) yang anggotanya terdiri dari para Menteri Perdagangan ASEAN yang dalam tugasnya 11 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . ASEAN juga menyepakati pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA). Di tingkat regional. Berdasarkan pasal XXIV GATT. pelaksanaan CEPT-AFTA diawasi. tetapi justru akan menunjang secara komplementer sistem global tersebut. 2. Kerjasama di Sektor Perdagangan 1. Pembentukan AFTA sebagai kelompok ekonomi regional tidak bertentangan dengan sistem perdagangan global (sistem GATT) yang ada. AFTA (ASEAN Free Trade Area) Momen penting pengembangan kerjasama di bidang ekonomi dicapai pada 1992 ketika ASEAN menyepakati Kerangka Persetujuan mengenai Peningkatan Kerjasama Ekonomi ASEAN (Framework Agreement on Enhancing ASEAN Economic Cooperation) yang berfungsi sebagai payung bagi semua bentuk kerjasama ekonomi ASEAN di masa mendatang. Pada tahun yang sama.

CLMV dan Philippines tahun 2016). Jepang. negaranegara anggota ASEAN juga tetap mempertahankan sifat terbuka terhadap negara-negara lain dengan menjalin kerjasama di berbagai bidang. Pada tahun 1995 disepakati Agenda of Greater Economic Integration yang antara lain berisi komitmen untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari 15 tahun menjadi 10 tahun.dibantu oleh Pejabat Senior Ekonomi ASEAN (SEOM). Malaysia. pelaksanaan AFTA telah mengalami beberapa kali percepatan. Indonesia. Singapore dan Thailand tahun 2011. 3. yaitu Brunei Darussalam. Singapura dan Thailand. Kerjasama di Sektor Jasa 12 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . CLMV tahun 2015). Filipina. Dewan AFTA diserahi tugas untuk membantu mencari penyelesaian terhadap berbagai sengketa perdagangan yang terjadi di antara negara-negara ASEAN dan bertanggung jawab kepada Pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM). FTA (Perdagangan Bebas dengan Mitra Wicara) Disamping berupaya mewujudkan integrasi ekonomi ASEAN. Korea (ASEAN-6 tahun 2010. para Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT. Malaysia. Pada KTT ke-6 ASEAN di Hanoi. 2. KTT ASEAN+3 (China. Jepang (2012). India (Brunei. Indonesia. dan CLM tahun 2018). Dalam perkembangannya. atau yang semula tahun 2008 menjadi 2003. Jadwal pencapaian FTA masing-masing adalah: dengan China (ASEAN-6 tahun 2010. Vietnam tahun 2016. Korea) yang diselenggarakan bersamaan dengan penyelenggaraan KTT Informal ke-3 ASEAN di Manila tanggal 27-28 Nopember 1999 menghasilkan Joint Statement on Cooperation in East Asia sebagai wujud komitmen ASEAN dalam mengembangkan kerjasama dengan Mitra Wicara.

penanggulangan narkoba. 2. kepemudaan. Mengesahkan kembali prinsip . serta Persetujuan Pembentukan Sekretariat ASEAN. Komunitas Sosial-Budaya ASEAN (ASEAN Socio-Cultural Community/ASCC) Pelaksanaan kerjasama fungsional ASEAN dalam upaya mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN disesuaikan dengan VAP 2004-2010. Solidaritas kerjasama ASEAN dalam segala bidang. KTT ke-2 Pencetusan Bali Concord 1. ilmu pengetahuan dan teknologi. penerangan. KTT ke-3 1. serta Yayasan ASEAN. 13 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . pemberdayaan perempuan. ketenagakerjaan. Kerjasama Ekonomi Sub-Regional 8. Kerjasama sosial budaya mencakup bidang-bidang kebudayaan. Kerjasama di Sektor Komoditi dan SDA 6. Kerjasama di Sektor Investasi 5.4. kesehatan. Pelaksanaan dan pemantauan implementasi Rencana Aksi Komunitas Sosial Budaya ASEAN dilakukan oleh badan-badan ASEAN terkait serta dicerminkan dalam laporan Sekretaris Jenderal ASEAN kepada KTT ASEAN. Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC). pengentasan kemiskinan. Kerjasama Pembangunan ASEAN 3. pendidikan. pembangunan sosial.prinsip dasar ASEAN. Kerjasama di Sektor Usaha Kecil dan Menengah 7. lingkungan hidup. penanganan bencana alam. peningkatan administrasi dan kepegawaian publik. Perjalanan KTT ASEAN Menuju ASEAN COMMUNITY Berikut ini adalah hasil dari 13 KTT resmi ASEAN : KTT ke-1 Deklarasi Kerukunan ASEAN.

Mengeluarkan deklarasi Terorisme. Mengeluarkan deklarasi HIV/AIDS. Vietnam menjadi anggota serta memperkuat identitas ASEAN. ASEAN dibentuk Dewan ASEAN Free Trade Area (AFTA) untuk mengawasi dan melaksanakan koordinasi. KTT ke-6 Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT. Malaysia. Pengeluaran deklarasi Terorisme. KTT ke-8 1. karena menyangkut serangan terorisme pada gedung WTC di Amerika. Filipina.3. KTT ke-10 14 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . 2.cara untuk pencegahan.negara anggota ASEAN dengan memperbesar peranan swasta dalam kerjasama ASEAN. KTT ke-9 Pencetusan Bali Concord II yang akan dideklarasikan itu berisi tiga konsep komunitas ASEAN yang terdiri dari tiga pilar. KTT ke-5 Membicarakan upaya memasukan Kamboja. bagaimana cara . dan Thailand. Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASSC). Indonesia. 2. yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASC). KTT ke-4 1. Singapura. KTT ke-7 1. Melibatkan masyarakat di negara . yaitu Brunei Darussalam. 4. Memberikan penilaian terhadap pelaksanaan Skema Tarif Preferensi Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff/CEPT) menuju Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN. Pengesahan ASEAN Tourism Agreement. Laos. Usaha bersama dalam menjaga keamanan stabilitas dan pertumbuhan kawasan ASEAN. 2.

Tema lain yang akan dibahas adalah masalah-masalah yang berkaitan dengan food and energy security. KTT ke-13 Penandatanganan beberapa kesepakatan. memorandum of understanding (MoU) pendirian ASEAN-Korea Center. memperluas hubungan kerja sama dengan para mitra untuk membangun sebuah masyarakat ASEAN yang terbuka terhadap dunia luar dan penuh vitalitas pada tahun 2020. dan Lingkungan Hidup. dan krisis keuangan global. KTT ke-11 Perjanjian perdagangan jasa demi kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Korea Selatan.antara lain seperti perjanjian perdagangan dalam kerangka kerjasama ekonomi dan penandatangan kerja sama ASEAN dengan Korea Center. 15 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . ³ASEAN akan bersatu hadapi krisis. menyepakati ASEAN Center. pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS serta masalah nuklir Semenanjung Korea. yaitu deklarasi tentang pembentukan komisi Hak Azasi Manusia (HAM) antar pemerintah ASEAN dan deklarasi penguatan kerja sama dalam bidang pendidikan. Dihasilkan ASEAN Economic Community Blue Print. KTT tersebut menghasilkan deklarasi yang menguatkan peta jalan kawasan menuju integrasi regional Komunitas ASEAN 2015. perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). keamanan energi Asia Tenggara. KTT ke-12 Membahas masalah-masalah mengenai keamanan kawasan. KTT ke-15 Menghasilkan deklarasi di tingkat kepala negara dan pemerintahan.´ Memantapkan Blue Print bagi semua pilar ASEAN Community 2015. pencegahan serta penanganan bencana.Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Program) yang diluluskan dalam konferensi tersebut menekankan perlunya mempersempit kesenjangan perkembangan antara 10 negara anggota ASEAN. Energi. KTT ke-14 Membahas ³Menuju Komunitas ASEAN´. dan dokumen hasil KTT Asia Timur yang diberi label Deklarasi Singapura atas Perubahan Iklim.

jasa. 7 Oktober 2003. Pada waktu itu para kepala pemerintahan kesepuluh negara anggota menandatangani Deklarasi Kesepakatan Bali II (Bali Concord II). pada KTT di Cebu. ASEAN telah menjadi wadah strategis yang mampu mewujudkan kerja sama antar bangsa sehingga memungkinkan tertanamnya spirit kebersamaan dan saling percaya. 21 Nopember 2009 3 16 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . 2008) 4 www. bagaimana ASEAN enam tahun ke depan? 4 Dikutip dari buku 'Masyarakat Asia Tenggara Menuju Komunitas ASEAN 2015'. Keputusan ini layak diapresiasi mengingat target yang dicanangkan sebelumnya pada Bali Concord II terlalu lama. Dibuktikan dengan diselenggarakannya KTT ASEAN di Bali. Edisi Selasa 11 Agustus 2009. Filipina. dan tenaga kerja global yang begitu bebas.com. Pada tahun 2003. Dalam deklarasi itu tercantum sebuah keputusan bersama untuk membentuk suatu Komunitas ASEAN yang ditargetkan pada tahun 2020. 8 Agustus 1967. eksistensi ASEAN (Association of Souteast Asian Nation) telah memperlihatkan peran vitalnya selama 41 tahun -. karya CPF.kompas. pembentukan Komunitas ASEAN yang semula ditargetkan pada tahun 2020 itu. Meski cita-cita yang diidealkan ± khususnya dalam konteks menjamin stabiltas kawasan ± belum sepenuhnya terealisasi.3 Prospek ASEAN COMMUNITY Sebagai badan perhimpunan bangsa-bangsa di Asia Tenggara. eksistensi ASEAN mulai menunjukkan komitmennya sebagai perhimpunan yang peka dalam merespon fenomena global yang sedang melanda negaranegara di dunia.2.3 Masa depan ASEAN. Yogyakarta. Di samping itu keputusan tersebut juga menunjukkan kuatnya komitmen di antara negara-negara anggota dalam upaya mewujudkan masyarakat di lingkungan Asia Tenggara lebih baik di masa-masa yang akan datang. Komunitas ASEAN tersebut terdiri atas Komunitas Keamanan ASEAN. Luhulima. ternyata dipercepat menjadi 2015. Komunitas Ekonomi ASEAN dan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN. Diakses pada Sabtu.sejak didirikan melalui Deklarasi Bangkok di Thailand. dkk (Pustaka Pelajar. Januari 2007. Departemen Luar Negeri RI. Namun demikian. Djauhari Oratmangun Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN. Dengan terbentuknya Komunitas ASEAN tersebut diharapkan masyarakat Asia Tenggara tidak gagap dalam menghadapi pasar barang.

dan menjanjikan ruang kehidupan ekonomi yang lebih baik. ASEAN yang prorakyat dan menjadi milik masyarakat. berkualitas.Komunike bersama para menteri luar negeri ASEAN di Phuket. Lingkar di dalam ASEAN yang semakin demokratis dan menghormati hak asasi manusia. Uni Eropa. Di sinilah peran sentral dan leadership Indonesia untuk mengawal dan memperjuangkan implementasinya. ASEAN akan berkiprah secara global dan turut berperan dalam dunia yang semakin terintegrasi. dibarengi pergaulan ASEAN yang lebih luas dan diperhitungkan dunia. regionalisme baru ini. India. dan bermartabat. Tantangan besar ke depan adalah implementasinya. Shared valued baru. Selandia Baru. ASEAN baru harus mampu menciptakan kualitas hidup yang lebih baik dan menciptakan peta kehidupan regional yang lebih baik. dan tuntutan demokrasi. ASEAN sebagai sentra kendali. menyatakan. Terwujudnya tiga pilar komunitas ASEAN adalah tuntutan zaman. Jepang. lebih dari itu. menjadikan ASEAN sebagai kawasan yang aman. China. keamanan. mampu memberi harapan bagi rakyatnya. serta ASEAN yang memasyarakat adalah pesan masa kini dan satu dasawarsa ke depan. Gambaran makro ASEAN dengan wajah baru ke depan²dengan tingkat pendalaman dan perluasan kerja sama dengan berbagai negara mitra wicara (AS. 20 Juli 2009. Australia. memperkuat peran Sekretariat ASEAN dan badan-badan yang diamanatkan Piagam ASEAN menjelang terwujudnya Komunitas ASEAN 2015. Indonesia sebagai salah satu pendiri ASEAN harus mampu mengawal dan menunjukkan kepemimpinannya dalam ASEAN dalam menyongsong terwujudnya 17 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . Korea Selatan. adalah pilihan politik. akan menjadikan ASEAN semakin relevan dan dibutuhkan keberadaannya. Uraian tantangan internal guna mewujudkan komunitas ASEAN telah ditulis dengan baik dalam cetak biru tiga pilar utama komunitas ASEAN. dan Rusia)² memberi optimisme bahwa kawasan mampu menciptakan peluang dan sekaligus mengubah tantangan menjadi peluang. tak hanya bagi keberadaan organisasi ASEAN. di tengah proses integrasi. Hard choices dalam buku Donald Emmerson mengungkap perlunya kelihaian ASEAN untuk mengurai tantangan internal secara nyata serta mengayunkan langkah ke luar.

Ini berarti harus ada kerja sama lebih erat tak hanya antardepartemen/kementerian negara-negara anggota ASEAN. Gagasan ASEAN Community mengharuskan perubahan substansial dalam mentalitas negara-negara anggota. Dalam arti praktis ini berarti ASEAN harus ditransformasikan dari institusi yang diarahkan oleh negara anggotanya (member-driven institution) menjadi institusi yang digerakkan oleh misinya (mission-driven institution). sebagaimana disepakati para Kepala Negara ASEAN pada KTT ke-12 ASEAN. Hal ini disebabkan ASEAN Community mencakup hampir seluruh bidang kerja sama. Pertama. Tantangan Percepatan pembentukan Komunitas ASEAN dari 2020 menjadi 2015.komunitas ASEAN 2015. yaitu tiap negara anggota harus memiliki keinginan untuk meninggalkan kerangka berpikir paradigma realis. The Peoples. Percepatan Komunitas ASEAN juga menyimpan tantangan bagi ASEAN untuk dapat menjaga keseimbangan pencapaian dari ketiga pilarnya agar saling mendukung dan berjalan secara bersama-sama sebagaimana diamanatkan dalam Bali Concord II. Ada tiga tantangan yang dapat diidentifikasi. Gagasan ASEAN Community memperkuat kecenderungan ASEAN sebagai institusi yang memiliki tugas amat banyak (multipurpose institution). Bukankah Mukadimah Piagam ASEAN dimulai dengan WE. ASEAN sebagai institusi harus diberikan otoritas yang jauh lebih besar untuk meregulasi perilaku negara anggotanya dan mengharuskan pelibatan aktor nonnegara yang lebih besar. Penyebab lainnya adalah agar aneka kesepakatan pada tataran regional dapat segera diimplementasikan pada tataran nasional dan untuk menghindarkan terjadinya pandangan-pandangan yang bersifat parokhial | kelompok 7 18 Prospek ASEAN Community . tetapi juga antara berbagai kementerian di dalam negara anggota. Jika ini dilakukan. terdapat tiga tantangan besar yang dihadapi oleh upaya implementasi Komunitas ASEAN. memberikan tantangan tersendiri bagi ASEAN untuk mewujudkannya. pada tataran operasional kebijakan. pada tataran paradigma. yaitu : Tugas raksasa tentu memunculkan tantangan besar pula. Kedua. Ini menjadi kepentingan dan tugas bersama. Menurut kami.

apakah pada tahun 2020 nanti pendapatan per kapita Kamboja. Laos. Walau beberapa target capaian dalam komponen ´conflict prevention´ dan ´shaping and sharing of norms´ telah diraih. serta 20 dan 30 kali lipat lebih besar dari Filipina dan Indonesia. para pejabat tinggi ASEAN di bidang hukum (ASLOM) dalam pertemuannya yang ke-11 di Siem Reap. yaitu Indonesia. Konsekuensi akhir dari kerja sama semacam ini mengharuskan adanya transformasi citra ASEAN dari institusi yang semata-mata untuk komunitas diplomatik menjadi institusi untuk seluruh pembuat kebijakan.(departmentalism) pada tataran nasional. antara lain adalah perumusan sebuah traktat ekstradisi ASEAN (ASEAN extradition treaty) yang juga telah diamanatkan dalam Bali Concord 1976. terutama dalam komponen ´political development´ (antara lain terkait 19 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . hingga kini hanya tiga negara anggota ASEAN yang dapat dikategorikan menganut sistem politik demokratis. ASEAN perlu untuk mendorong pencapaian komponen-komponen Rencana Aksi Komunitas Keamanan ASEAN lainnya. Tantangannya adalah apakah gagasan ASEAN Community akan dapat memperkecil kesenjangan di antara negara-negara anggotanya? Secara ekonomi. misalnya di Indonesia? Di samping itu. Kamboja. Laos. dan Indonesia akan mendekati Singapura? Sebagai catatan pendapatan per kapita Singapura kini 50 kali lipat lebih besar dari Kamboja. Apakah ASEAN Socio-cultural Community akan menjadi instrumen kebijakan yang ampuh guna memperbaiki nasib orang. Filipina dan Thailand. Dalam hal ini. Ketiga. Demikian juga dalam konteks keamanan. Pertanyaan yang mirip juga dapat diajukan dalam konteks sosio-kultural. dan Vietnam. apakah melalui ASEAN Security Community lingkungan demokratis akan lebih mudah diwujudkan di seluruh negara anggota ASEAN? Sebenarnya. Tantangan Political-Security Community (APSC) Tantangan ke depan bagi ASEAN dalam implementasi komponen ´shaping and sharing of norms´ dari Komunitas Keamanan ASEAN. Vietnam. berikut ialah gasis besar tantangan ASEAN Community 2015 : 1. misalnya. pada tataran hasil. Filipina. bulan Januari 2007 telah menyepakati pembentukan kelompok kerja (working group) untuk memulai proses perumusan traktat dimaksud.orang miskin.

bulan September 2006. 3. antara lain: a.dengan good governance. pembentukan AEC juga dituntut memberikan kemudahan dan peningkatan akses pasar intra-ASEAN serta meningkatkan transparansi dan mempercepat penyesuaian peraturan-peraturan dan standarisasi domestik. kemampuan AEC untuk memberikan peluang bagi negara ASEAN untuk memperluas cakupan skala ekonomi. combatting corruption dan promosi dan perlindungan HAM). serta meningkatkan daya saing sektor UKM. meningkatkan daya tarik sebagai tujuan bagi investor dan wisatawan. Koordinasi antar badan-badan sektoral ASEAN 20 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . 2. Tantangan ASEAN Economic Community (AEC) Pembentukan AEC dituntut untuk menciptakan sebuah kawasan ASEAN yang stabil. mengurangi biaya transaksi perdagangan. jasa. Tantangan terberat menurut kami ialah efektivitas AEC untuk menjadikan ASEAN sebagai kawasan yang mempunyai daya saing tinggi dengan tingkat pembangunan ekonomi yang merata dan terintegrasi dalam ekonomi global. menjadi peluang bisnis yang saling melengkapi serta membuat ASEAN menjadi lebih dinamis dan menjadi segmen yang lebih kuat sebagai bagian dari rantai pasok global (global supply chain) tak akan berjalan dengan semudah membalikkan telapak tangan. mengubah keanekaragaman yang menjadi karakter kawasan. ´conflict resolution´. investasi dan aliran modal yang lebih bebas. AEC akan menciptakan bebasnya arus barang. Hal ini telah dicermati dalam ASEAN Security Community Coordinating Conference (ASCCO) ke-1 di Jakarta. memperbaiki fasilitas perdagangan dan bisnis. mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi. dan berdaya saing tinggi. dan ´post-conflict peace building´. Imlementasi AEC menjadikan ASEAN sebagai suatu pasar tunggal dan basis produksi. Tantangan lain ialah. makmur. Tantangan ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) Dalam mewujudkan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN 2015. pembangunan ekonomi yang setara serta dapat mengurangi kesenjangan sosial ekonomi pada tahun 2020. terdapat beberapa tantangan dan peluang yang dihadapi. Disamping itu.

Kawasan ASEAN Bebas Narkoba 2015 (A Drug Free ASEAN 2015) Pada akhir dekade 1990-an. Sejak tahun 2006 telah diupayakan fungsi koordinasi yang lebih menyeluruh melalui penyelenggaran Social Coordinating Conference on ASEAN Socio-Cultural Community (SOC-COM). Dalam kaitan ini. c. Pencapaian Komunitas SosialBudaya ASEAN akan menunjang perwujudan Komunitas Keamanan ASEAN dan Komunitas Ekonomi ASEAN.Isu-isu sosial-budaya yang beragam dan bersifat lintas sektoral memerlukan suatu koordinasi yang efektif sehingga program badan-badan sektoral dapat terlaksana dengan baik. Hal ini ditegaskan kembali dalam Rencana Aksi Komunitas Sosial Budaya pada Vientiane Action Programme (VAP). Sebagai upaya untuk menanggulanginya. sehingga kegiatannya dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. b. ii. Selain itu. yaitu mewujudkan suatu kawasan ASEAN Bebas Narkoba 2015. Menjadikan ASEAN sebagai organisasi yang berorientasi pada masyarakat (people-centred organization). para pemimpin ASEAN melihat adanya kecenderungan yang mengkhawatirkan dan bersifat jangka panjang mengenai bahaya peningkatan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kawasan ASEAN. Generasi muda akan mewarisi dan merasakan manfaat terbentuknya Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015. Upaya peningkatan ASEAN awareness perlu dilaksanakan dengan : i. Menjadikan kalangan pemuda sebagai sasaran utama mengingat ´rasa kekitaan´ ASEAN (we feeling) harus ditumbuhkan sejak dini. ASEAN awareness di kalangan masyarakat ASEAN ASEAN perlu melakukan upaya untuk menumbuhkan ASEAN awareness dan rasa kepemilikan ASEAN oleh masyarakatnya. 21 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . ASEAN perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. perlu dilakukan upaya bersama dalam menyelaraskan strategi dan langkah nasional di negara anggota ASEAN. pada tahun 2000 disepakati Bangkok Declaration in Pursuit of Drug Free ASEAN.

Penanggulangan bahaya wabah penyakit menular Pada akhir dekade 1990-an. Untuk itu. Kesetaraan Gender. (iii) Declaration against Trafficking in Persons Particularly Women and Children. Misalnya. 2001. (ii) Declaration on HIV and AIDS. ASEAN telah membangun networking dengan negara di luar kawasan dan organisasi internasional. Selain itu. Indonesia juga memainkan peran aktifnya pada saat menjadi Ketua Panitia Tetap 22 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . Pemajuan dan Perlindungan Wanita Tantangan bagi kerjasama ASEAN di bidang wanita disebabkan oleh adanya perbedaan sistem politik dan kebijakan masing-masing negara anggota ASEAN. ASEAN perlu mengantisipasi terjadinya ancaman pandemi penyakit menular. kekhawatiran terhadap meningkatnya penderita HIV/AIDS di kawasan telah mendorong para Pemimpin ASEAN untuk menyepakati ASEAN Commitment on HIV/AIDS.d. ASEAN telah memiliki 4 deklarasi terkait isu wanita yaitu: (i) Declaration on the Advancement of Women in ASEAN. dalam stockpiling antiviral drugs and personnel protective equipment di salah satu negara ASEAN. Selain itu juga telah tersusun Work Plan on Women¶s Advancement and Gender Equality (2005-2010) serta Work Plan toOperationalize the Declaration on the Elimination of Violence against Women in ASEAN. Sejauh ini. tahun 2004. e. Oleh karenanya. Peran Indonesia dalam Mewujudkan ASEAN Community Dalam pembentukan Komunitas ASEAN. ASEAN yang dulunya asosiasi bersifat longgar kini sedang beralih menjadi organisasi yang lebih terarah dan terintegrasi. Selain itu. negara-negara anggota ASEAN perlu berupaya untuk membentuk persamaan persepsi dan prinsip-prinsip dasar dalam pemajuan kerjasama regional di bidang wanita. Sementara sejak awal penyakit flu burung. 1988. 2004. dan (iv) Declaration on the Elimination of Violence against Women (DEVAW). Indonesia memainkan peran utama (leading role) sebagai salah satu perumus Komunitas ASEAN dan penggagas konsep Komunitas Keamanan ASEAN. Sebagai langkah preventif. dalam menghadapi tantangan ini. wabah penyakit SARS menjalar ke kawasan Asia Tenggara.

dialog interaktif. serta mempunyai rasa memiliki dari pembentukan Komunitas ASEAN. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk kegiatankegiatan sosialisasi mengenai ASEAN dan perkembangan menuju Komunitas ASEAN melalui penyelenggaraan seminar. Indonesia perlu memastikan bahwa rencana kegiatan yang mendorong terwujudnya Komunitas ASEAN dapat terealisasi. Departemen Luar Negeri sebagai focal point dalam kerjasama ASEAN saat ini tengah berupaya keras untuk menumbuhkan dan memperkuat ´rasa kekitaan´ (we feeling) di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam menindaklanjuti konsep Komunitas ASEAN. festival film ASEAN. Sebagai penggagas dan perumus Komunitas ASEAN. Indonesia terus memainkan peran aktifnya dalam implementasi Plan of Action (PoA) dan Viantianne Action Programme (VAP) yang dihasilkan dalam KTT ke-10 ASEAN di Vientiane. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut. 23 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . dan lain-lain.(Pantap) ASEAN tahun 2003 yang menghasilkan pembentukan Komunitas ASEAN pada KTT ke-9 ASEAN di Bali. Laos tahun 2004. workshop. diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal ASEAN dan merasakan manfaat. roundtable discussion.

Perkembangan ini telah menandai makin solidnya jalinan kerjasama antar anggota untuk menciptakan cara pandang dan visi yang sama. disebutkan mengenai cita-cita ASEAN untuk menjadi suatu komunitas negara-negara Asia Tenggara yang terbuka.BAB III PENUTUP Kesimpulan ASEAN merupakan wujud nyata kerjasama regional negara-negara di Asia Tenggara. yang disepakati di Kuala Lumpur tahun 1997. damai. terintegrasi menuju perwujudan komunitas tunggal. ASEAN telah mengalami perkembangan pesat dan tengah berubah dari sebuah perhimpunan negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang longgar menjadi suatu organisasi yang lebih terstruktur. saling peduli. Selain itu. diikat bersama dalam kemitraan yang dinamis di tahun 2020. 13 Januari 2007. Melalui tiga pilar kerjasama Komunitas ASEAN. ekonomi 24 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . Visi ini lebih ditegaskan melalui Bali Concord II yang dihasilkan pada KTT ke-9 ASEAN di Bali tahun 2003 yang menyepakati pembentukan Komunitas ASEAN (ASEAN Community). Dengan ditandatanganinya Deklarasi ini. stabil dan sejahtera. Pencapaian Komunitas ASEAN semakin kuat dengan ditandatanganinya ³Cebu Declaration on the Acceleration of the Establishment of an ASEAN Community by 2015´ oleh para Pemimpin ASEAN pada KTT ke-12 ASEAN di Cebu. Pada Visi ASEAN 2020. ASEAN bertekad untuk lebih menyeimbangkan pemajuan kerjasama ASEAN di bidang politik-keamanan. para Pemimpin ASEAN menyepakati percepatan pembentukan Komunitas ASEAN dari tahun 2020 menjadi tahun 2015. Filipina. juga merupakan upaya ASEAN untuk menyesuaikan cara pandang agar dapat lebih terbuka dalam membahas permasalahan domestik yang berdampak kepada kawasan. Pembentukan Komunitas ASEAN merupakan upaya ASEAN untuk lebih mempererat integrasinya dalam menghadapi perkembangan konstelasi politik internasional.

25 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . Untuk mempercepat berlakunya Piagam ASEAN ini. Saran Untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh ASEAN Community di masa kini dan mendatang. dan berbagai perjanjian pelengkapnya. Perlu dilakukan sosialisasi kepada para stake holders agar dapat memahami dan dapat mempersiapkan diri menghadapi pemberlakuan Piagam ASEAN dan pembentukan Komunitas ASEAN. ASEAN dalam mewujudkan Komunitasnya. Integrasi yang lebih erat di bidang politik. Piagam ASEAN perlu dijabarkan ke dalam peraturan-peraturan domestik dan perlu mendapatkan dukungan dari para stake holders nasional. Terms of Reference. ekonomi dan sosial-budaya diharapkan akan membentuk suatu Komunitas ASEAN yang memberikan manfaat pada meningkatnya kepercayaan dan kenyamanan diantara negara-negara anggota dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat ASEAN dan daya saing kawasan. baik besar maupun kecil. diperlukan sinergisitas antar negara-negara anggota untuk menghilangkan hambatan-hambatan kerjasama dari eksternal maupun internal. Implementasi dari Piagam ASEAN ialah penting bagi eksistensi organisasi regional ini. Selain itu.dan sosial budaya. negara-negara anggota ASEAN diharapkan dapat segera melakukan ratifikasi. jawabannya ialah merujuk pada komitmen tiap negara anggota dalam mengoptimalkan peranan dan eksistensi mereka di dalam keluarga besar ASEAN. menjalin kemitraan global untuk pertumbuhan ASEAN. Rules of Procedure. Untuk itu. Transformasi ASEAN yang usianya mencapai 42 tahun kiranya dapat diwujudkan dengan adanya Piagam ASEAN ini. diperlukan optimalisasi hubungan eksternal dengan Negara non anggota guna memperkokoh ketahanan regional ASEAN. Piagam ini akan dilengkapi dengan Protokol.

PT.com. ³Masyarakat Asia Tenggara Menuju Komunitas ASEAN 2015´. CPF.kompas. Refika Aditama. Bandung. 2008. Departemen Luar Negeri RI.DAFTAR PUSTAKA ASEAN Selayang Pandang. http://www. 26 Prospek ASEAN Community | kelompok 7 . May Rudy. Djauhari Oratmangun Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN. DIREKTORAT JENDERAL KERJASAMA ASEAN DEPARTEMEN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA 2007. Diakses pada Sabtu. Luhulima dkk. Edisi Selasa 11 Agustus 2009. 2007. THE ASEAN CHARTER. 21 Nopember 2009. Pustaka Pelajar. 2005. Yogyakarta. Administrasi dan Organisasi Internasional. T.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful