TUGAS GEOGRAFI LITOSFER

DISUSN OLEH: Muhammad Raafi Ricardo X.8 SMAN 7 PADANG

Lapisan sial dinamakan juga lapisan kerak bersifat padat dan batu bertebaran rata-rata 35km. Lapisan antara yaitu lapisan yang terdapat di atas nife tebal 1700 km. Kerak ini menempati dasar samudra 2. Lapisan ini disebut juga asthenosfer mautle/mautel).Kerak samudra : merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut pada bagian atas. Lapisan sial yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium.Kerak benua : merupakan benda padat yang terdiri dari batuan granit di bagian atasnya dan batuan beku basalt di bagian bawahnya. senyawanya dalam bentuk SiO2 dan AL 2 O3. Lapisan merupakan bahan yang bersipat elastis dan mepunyai ketebalan rata rata 65 km .8 gram/cm3. Litosfer disebut juga kulit bumi terdiri dua bagian yaitu: 1.STRUKTUR LAPISAN KULIT BUMI (LITHOSFER) DAN BENTUK MUKA BUMI A. . merupakan bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar. granit andesit jenis-jenis batuan metamor. Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen. Berat jenisnya 5 gr/cm3. dan batuan lain yang terdapat di daratan benua.470 km. Kerak ini yang merupakan benua. Struktur Lapisan Kulit Bumi (litosfer) Bumi tersusun atas beberapa lapisan yaitu: a. c. . kemudian di bawahnya batuan batuan vulkanik dan yang paling bawah tersusun dari batuan beku gabro dan peridolit. Lithosfer yaitu lapisan paling luar yang terletak di atas lapisan antara dengan ketebalan 1200km berat jenis rata-rata 2. b.3. Lapisan sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun oleh logam logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa Si O2 dan Mg O lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar dari pada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Kerak bumi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu: . Barisfer yaitu lapisan inti bumi yang merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan nife (niccolum=nikel dan ferum besi) jari jari barisfer +.

Pada lapisan ini pada umumnya terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan Si02. Secara harfiah litosfer adalah lapisan bumi yang paling luar atau biasa disebut dengan kulit bumi.Litosfer terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang mengakibatkan terjadinya gerak benua akibat konveksi yang terjadi dalam astenosfer. Batas antara litosfer dan astenosfer dibedakan dalam hal responnya terhadap tegangan: litosfer tetap padat dalam jangka waktu geologis yang relatif lama dan berubah secara elastis karena retakan-retakan. Litosfer berasal dari kata lithos artinya batuan. Litosfer ditopang oleh astenosfer. yaitu Litosfer atas (merupakan daratan dengan kira-kira 35% atau 1/3 bagian) dan Litosfer bawah (merupakan lautan dengan kira-kira 65% atau 2/3 bagian). dan sphere artinya lapisan.Litosfer Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. yang merupakan bagian yang lebih lemah. Litosfer bumi meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet bumi. . dan sphere ( ) yang berarti padat. lithos ( ) yang berarti berbatu. lebih panas. Litosfer berasal dari kata Yunani. sedangkan astenosfer berubah seperti cairan kental. dan lebih dalam dari mantel. itulah sebabnya lapisan litosfer sering dinamakan lapisan silikat dan memiliki ketebalan rata-rata 30 km yang terdiri atas dua bagian.

Contoh batuan beku dalam adalah granit. . konsep yang berdasarkan pada keberadaan anomali gravitasi yang signifikan di atas kerak benua. yang lalu ia memperkirakan keberadaan lapisan kuat (yang ia sebut litosfer) di atas lapisan lemah yang dapat mengalir secara konveksi (yang ia sebut astenosfer). . dan telah diterima secara luas oleh ahli geologi dan geofisika. sehingga kristal mineral yang terbentuk tidak semua besar. . batuan beku dibagi menjadi tiga macam. dan gabbro. Batuan pembentuk lithosfer Pada lithosfer terdapat tiga jenis batuan yaitu: a. Batuan sedimen c. sementara litosfer benua memiliki kedalaman 40-200 km. yang berhubungan dengan kerak benua Litosfer samudra memiliki ketebalan 50-100 km. Terdapat dua tipe litosfer y y Litosfer samudra. diotit.Batuan Beku Dalam (Plutonik/Abisik) Batuan beku dalam terjadi dari pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit bumi. Batuan metamorf A. Magma yang meresap di antara lapisan-lapisan litosfer mengalami proses pembekuan yang berlangsung lebih cepat.Batuan Beku Gang/Korok Batuan beku korok terjadi dari magma yang membeku di lorong antara dapur magma dan permukaan bumi. Ide ini lalu dikembangkan oleh Daly pada tahun 1940. dengan sekitar 80% material batuan yang menyusun batuan kerak bumi adalah batuan beku. konsep mengenai keberadaan lapisan kuat (litosfer) dan lapisan lemah (astenosfer) tetap menjadi bagian penting dari teori tersebut.Konsep litosfer sebagai lapisan terkuat dari lapisan terluar bumi dikembangkan oleh Barrel pada tahun 1914. Batuan beku Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat. Berdasarkan tempat terbentuknya magma beku. Batuan beku b. yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di dasar samdura Litosfer benua. Meski teori tentang litosfer dan astenosfer berkembang sebelum teori lempeng tektonik dikembangkan pada tahun 1960. Campuran kristal mineral yang besarnya tidak sama merupakan ciri batuan beku korok. yang menulis serangkaian paper untuk mendukung konsep itu. Kerak benua dibedakan dengan lapisan mantel atas karena keberadaan lapisan Mohorovicic 1.

Contoh batuan sedimen: C. Batuan sediment ini bias digolongkan lagi menjadi beberapa bagian diantaranya batuan sediment klastik. andesit. Besar butir dari batuan sediment klastik bervariasi dari mulai ukuran lempung sampai ukuran bongkah.Batuan Beku Luar Batuan beku luar terjadi dari magma yang keluar dari dapur magma membeku di permukaan bumi (seperti magma hasil letusan gunung berapi). Batuan ini biasanya menjadi batuan induk (source) atau batuan penyimpan (reservoir). Contohnya batu konglomerat. Akibat bertambahnya temperature dan/atau tekanan. Batu kuarsit yang merupakan perubahan dari batu pasir. batuan sebelumnya akan berubah tektur dan strukturnya sehingga membentuk batuan baru dengan tekstur dan struktur yang baru pula. batuan apung (bumice). Batuan metamorf Batuan metamorf atau batuan malihan adalah batuan yang terbentuk akibat proses perubahan temperature dan/atau tekanan dari batuan yang telah ada sebelumnya. Batuan sediment kimia terbentuk melalui proses presipitasi dari larutan. Contohnya adalah batugamping terumbu. Contoh batuan beku: B. batu pasir dan batu lempung. Contoh batuan beku luar adalah : basalt. batuan sediment kimia. Contoh batuan tersebut adalah batu sabak atau slate yang merupakan perubahan batu lempung. dan batuan sediment organik. scoria. Batuan sediment organik terbentuk dari gabungan sisa-sisa makhluk hidup. obsidin. Batu marmer yang merupakan perubahan dari batu gamping. Contohnya anhidrit dan batu garam (salt). diorit. Biasanya batuan tersebut menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoir rocks) atau bisa juga menjadi batuan induk sebagai penghasil hidrokarbon (source rocks).Apabila semua batuan-batuan yang sebelumnya terpanaskan dan meleleh maka . Biasanya batuan tersebut menjadi batuan pelindung (seal rocks) hidrokarbon dari migrasi. Batuan sedimen Batuan sediment atau sering disebut sedimentary rocks adalah batuan yang terbentuk akibat proses pembatuan atau lithifikasi dari hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian tertransportasi dan seterusnya terendapkan. Batuan sediment klastik terbentuk melalui proses pengendapan dari materialmaterial yang mengalami proses transportasi..

Tenaga yang berasal dari luar bumi disebut tenaga eksogen. Hal ini disebabkan karena adanya pengaruh dari luar bumi dan dalam bumi itu sendiri. Tenaga eksogen bersifat merusak bentuk bentuk permukaan bumi yang dibangun atas tenaga endogen. Magma adalah campuran batubatuan dalam keadaan cair. hewan dan tanaman. batu bara. Apabila penyusupan magma hanya sebatas kulit bumi bagian dalam dinamakan intrusi magma. kalau anda sudah . Tenaga endogen meliputi tektonisme. Pemanfaatan lithosfer Lithosfer merupakan bagian bumi yang langsung berpengaruh terhadap kehidupan dan memiluki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan di bumi. Mengapa bentuk permukaan bumi tidak merata. vulkanisme dan seisme. liat serta sangat panas yang berada dalam perut bumi. Bahan bahan mineral atau tambang yang berasal dari lithosfer bagian bawah diantaranya minyak bumi dan gas. emas. Tenaga yang berasal dari dalam bumi disebut endogen. Manusia melakukan aktifitas di atas lithosfer. 3. Selanjutnya lithosfer bagian bawah mengandung bahan bahan mineral yang sangat bermanfaat bagi manusia. Gejala vulkanisme. Contoh batuan metamorf: 2. Pengaruh dari dalam bumi berupa suatu tenaga yang sangat besar sehingga dapat membentuk muka bumi yang beraneka ragam.Magma dapat berbentuk gas padat dan cair. Tenaga eksogen antara lain meliputi pelapukan (weathering) dan erosi (pengikisan). Proses terjadinya vulkanisme dipengaruhi oleh aktivitas magma yang menyusup ke lithosfer (kulit bumi). Aktifitas magma disebabkan oleh tingginya suhu magma dan banyaknya gas yang terkandung di dalamnya sehingga dapat terjadi retakan-retakan dan pergeseran lempeng kulit bumi. 1. Sampai di sini apakah anda dapat memahami. nikel dan timah. Sedangkan penyusupan magma sampai keluar ke permukaan bumi disebut ekstrusi magma.akan membentuk magma yang kemudian mengalami proses pendinginan kembali dan menjadi batuan-batuan baru lagi. besi. Vulkanisme yaitu peristiwa yang sehubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi. Litosfer bagian atas merupakan tempat hidup bagi manusia. sedangkan tenaga eksogen meliputi pengikisan dan pengendapan. Bentuk muka bumi sebagai akibat proses vulkanisme dan diatropisme.

Pada umumnya bentuk gunung berapi di Indonesia adalah strato (kerucut). yaitu magma yang keluar melalui sebuah lubang permukaan bumi dan membentuk gunung yang letaknya tersendiri. gunungberapi ini terbentuk karena ada letusan besar yang membentuk lubangbesar pada puncak yang di sebut kawah. yaitu magma keluar melalui retakan pada kulit bumi. Material yang digunakan oleh gunung api tersebut.Sebagian besar gunung berapi di sumatera. Jenis gunung api maar tidak banyak. jawa. umunya berpuncak datar. Gunung api maar memilikicorong. b) Erupsi sentral.Seringnya terjadi lelehan menyebabkan lereng gunugn berlapislapis. Jenis gunung api maarseperti danau kering. Ekstrusi magma adalah peristiwa penyusupan magma hingga keluar Permukaan bumi dan membentuk gunung api. Gambar 04 . c) Erupsi areal.letusan dapat berupa lelehan batuan yang panas dan cair. Gunung berapi yang pernah meletus. Magma yang keluar ke permukaan bumi ada yang padat cair dan gas. bali. Bentuk gunung api maar seperti danau kering. Oleh karena itu. gunung api ini disebut gunung api strato. sehingga terbentuk kawah gunung berapi yang sangat luas. Gunung merupakan tonjolan pada kulit bumi yang terdiri dari lerengdan puncak. di Indonesia sering terjadi peristiwa gunung meletus. Contohnya Gunung Lamongan jawa Timur dengan kawahnyaKlakah. a) Gunungapi strato atau kerucut. Letusan pada gunung api kerucut termasuk letusankecil.06 Gunung api strato (kerucut) b) Gunung api maar. Kebanyakan gunung berapi di dunia merupakan gunung berapaikerucut.intrusi magma adalah peristiwa menyusupnya magma di antara lapisan batu-batuan.Oleh karena itu. berbentukKerucut gunung api. Ekstrusi magma dapat di bedakan Menjadi: a) Erupsi linier. Hal ini terjadi bila tekanan Gas cukup kuat dan ada retakan pada kulit bumi . . yaitu magma yang meleleh pada permukaan bumi karena letak Magma yang sangat dekat dengan permukaan bumi. Nusa Tenggara dan Maluku termasuk gunung api kerucut .

Gunung apiperisai terjadi karena magma cair keluar dengan tekanan rendahhampir tanpa letusan. Gunung apiperisai contohnya Maona Loa Hawaii. c) Gunung api perisai Di Indonesia tidak ada gunung yang berbentuk perisai. Lereng gunung yang terbantuk menjadi sangatlandai. lipatan lipatan dan retakan retakan. Gambar 04. . baik mendatar maupun vertikal. Bentuk muka bumi akibat diatropisme Ditropisme adalah proses pembentukan kembali kulit bumi pembentukan gunung-gunung.08 Gunung api perisai 2. Proses pembentukan lembah kulit bumi tersebut karena adanya tenaga tektonik. Amerika Serikat.07 gunung api maar. Tektonisme adalah tenaga yang berasal dari kulit bumi yang menyebabkan perubahan lapisan permukaan bumi. lembah-lembah. Gerak itu meliputi gerak orogenetik dan gerak epirogenetik. Tenaga tektonik adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan gerak naik dan turun lapisan kulit bumi.Gambar 04. (orogenesa dan epiro genesa).

pelapukan organis . Punggung lipatan dinamakan aliklinal. lipatan menggantung b. Graben adalah tanah turun. terjadi bila terjadi pengangkatan. disebabkan karena gerakan di bumi yang lambat dan meliputi daerah yang luas gerak epirogenetik di bedakan menjadi dua. Pelapukan Pelapukan adalah proses pegrusakan atau penghancuran kulit bumi oleh tenaga eksogen. a). yaitu gerakan pada lapisan bumi yang tidak terlalu besar dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi berkerut atau melipat. Horst adalah tanah naik. b). ada beberapa lipatan. lipatan kelopak Patahan yaitu gerakan pada lapisan bumi yang sangat besar dan berlangsung yang dalam waktu yang sangat cepat. 2. Contoh. lipatan isoklin c. isoklin dan kelopak. Misalnya di daerah tropis yang pengaruh suhu dan air sangat dominan.pelapukan fiik atau mekanik . lipatan miring e. turunya pulau-pulau di kawasan Indonesia timur (Kepulauan Maluku dan kepulauan Benda. daerah lembah (sinklinal) yang sangat luas dinamakan geosinklinal. lipatan rebah f.) Gerak epirogenetic negatif adalah gerakan permukaan bumi seolaholah permukaan bumi naik dan seolah olah permukaan air turun.menggantung.Gerak orogenetik adalah gerak yang dapat menimbulkan lipatan patahan retakan disebabkan karena gerakan dalam bumi yang besar dan meliputi daerah yang sempit serta berlangsung dalam waktu yang singkat. Bagian muka bumi yang mengalami patahan seperti graben dan horst. lipatan tegak d. yaitu gerak epiro genetic positif dan gerak epiro genetic negatif. yaitu lipatan tegak miring. 1. 1. terjadi bila blok batuan mengalami penurunan. sedangkan daerah sub tropis pelapukannya hanya beberapa meter saja. rebah. Menurut proses terjadinya pelapukan dapat digolongkan menjadi 3 jenis yaitu: .) Gerak epirogenetic positif adalah gerakan permukaan bumi turun dan seolah olah permukaan air laut naik. tebal pelapukan dapat mencapai seratus meter. sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi retak atau patah. Pelapukan di daerah daerah berbeda beda tergantung unsur unsur dari daerah tersebut. Lipatan. kerutan atau lipatan bumi ini yang nantinya menjadi pegunungan. Gerak epirogenetic yaitu gerak yang dapat menimbulkan permukaan bumi seolah turun atau naik. a.

karena tekanan ini batubatuan menjadi rusak atau pecah pecah. maka pada siang hari airnya menguapdan garam akan mengkristal. Pada siang hari bersuhu tinggi atau panas. Kristal garam garam ini tajam . Adanya perbedaan temperatur yang tinggi. Pada proses ini batuan akan mengalami perubahan fisik baik bentuk maupun ukuranya. batuan mengerut. Pelapukan ini di sebut juga pelapukan mekanik sebab prosesnya berlangsung secara mekanik. Jika air tanah mengandung garam.pelapukan kimiawi Penjelasan ketiga jenis tersebut adalah: a. 3. Pelapukan fisik dan mekanik. Pelapukan ini terjadi di daerah yang beriklim sedang dengan pembekuan hebat. Batuan yang besar menjadi kecil dan yang kecil menjadi halus. Pengembangan ini menimbulkan tekanan. Batuan menjadi mengembang.. Adapun pembekuan air di dalam batuan Jika air membeku maka volumenya akan mengembang. Peristiwa ini terutama terjadi di daerah yang beriklim kontinental atau beriklim Gurun di daerah gurun temperatur pada siang hari dapat mencapai 50 Celcius. Penyebab terjadinya pelapukan mekanik yaitu: 1. Berubahnya air garam menjadi kristal. 2. pada malam hari saat udara menjadi dingin. Apabila hal itu terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan batuan pecah atau retak-retak.

b. Pengaruh sifat mekanik yaitu berkembangnya akar tumbuh-tumbuhan di dalam tanah yang dapat merusak tanah disekitarnya. tanggul alam dan delta. pembangunan maupun penambangan. antara lain meander. B. Semua batuan hasil pelapukan dan pengikisan yang diendapkan lama kelamaan akan menjadi batuan sedimen. Dibatu-batu karang daerah pantai sering terdapat lubang-lubang yang dibuat oleh binatang. Pengaruh zat kimiawi yaitu berupa zat asam yang dikeluarkan oleh akarakar serat makanan menghisap garam makanan. Di Indonesia pelapukan yang banyak terjadi adalah pelapukan kimiawi. Bentang alam hasil pengendapan oleh air. serangga. angin atau gletser ke suatu wilayah yang kemudian diendapkan. Hal ini karena di Indonasia banyak turun hujan. Air hujan inilah yang memudahkan terjadinya pelapukan kimiawi. Bentang Alam Akibat Proses Pengendapan (sedimentasi) Sedimentasi adalah terbawanya material hasil dari pengikisan dan pelapukan oleh Air. terutama batuan karang di daerah pantai. Pelapukan ini berlangsung dengan batuan air dan suhu yang tinggi. Pelapukan kimiawi Pada pelapukan ini batu batuan mengalami perubahan kimiawi yang umumnya berupa pengelupasan. 1) Pengendapan oleh air Batuan hasil pengendapan oleh air disebut sedimen akuatis. . c. Pelapukan kimiawi tampak jelas terjadi pada pegunungan kapur (Karst). dataran banjir. Zat asam ini merusak batuan sehingga garam-garaman mudah diserap oleh akar. Hasil proses sedimentasi di suatu tempat dengan tempat lain akan berbeda. Air yang banyak mengandung CO2 (Zat asam arang) dapat dengan mudah melarutkan batu kapur (CACO2). Berikut ini akan dijelaskan ciri bentang lahan akibat proses pengendapan berdasarkan tenaga pengangkutnya. Peristiwa ini merupakan pelarutan dan dapat menimbulkan gejala karst.Pengaruh yang disebabkan oleh tumbuh tumbuhan ini dapat bersifat mekanik atau kimiawi. binatang yang dapat melakukan pelapukan antara lain cacing tanah.sekali dan dapat merusak batuan pegunungan di sekitarnya. Pelapukan organik Penyebabnya adalah proses organisme yaitu binatang tumbuhan dan manusia. Manusia juga berperan dalam pelapukan melalui aktifitas penebangan pohon.

Gumuk pasir terjadi bila terjadi akumulasi pasir yang cukup banyak dan tiupan angin yang kuat. terjadi pengendapan material. Antara lain pesisir. Jika terjadi perubahan arah. 3) Pengendapan oleh angin Sedimen hasil pengendapan oleh angin disebut sedimen aeolis. Pengendapan oleh air laut dikarenakan adanya gelombang. dan arus laut. terdapat akumulasi material yang ada di atas permukaan laut. dan penghalang pantai. Bentang alam hasil pengendapan oleh angin dapat berupa gumuk pasir (sand dune). Pesisir merupakan wilayah pengendapan di sepanjang pantai. ketika material masuk ke laut yang dalam. biasanya spit akhirnya tersambungdengan daratan. Bentang alam hasil pengendapan oleh air laut. Biasanya terdiri dari material pasir.2) Pengendapan oleh Air Laut Batuan hasil pengendapan oleh air laut disebut sedimen marine. Gumuk pantai dapat terjadi di daerah pantai maupun gurun. Apabila di sekitar spit terdapat pulam. maka arus pantai akan tetap mengangkut material material ke laut yang dalam. Kadang kadang spit terbentuk melewati teluk dan membetuk penghalang pantai (barrier beach). Akumulasi material itu Disebut spit. arah angin. spit. spit akan semakin panjang. Arus pantai mengangkut material yang ada di sepanjang pantai. Jika arus pantai terus berlanjut. Setelah sekian lama. sehingga membentuk tombolo. Angin mengangkut dan mengedapkan Pasir di suatu tempat secara bertahap sehingga terbentuk timbunan pasir yang disebut gumuk pasir. 4) Pengendapan oleh gletser. Ukuran dan komposisi material di pantai sangat berfariasi tergantung pada perubahan kondisi cuaca. . tombolo.

Batuan atau tanah hasil pengikisan juga menuruni lereng dan mengendap di lemah. Bentang alam hasil Pengendapan oleh gletser adalah bentuk lembah yang semula berbentuk V menjadi U. Pada saat musim semi tiba.Ssedimen hasil pengendapan oleh gletser disebut sedimen glacial. Akibatnya. lembah yang semula berbentuk V menjadi berbentuk U. . terjadi pengikisan oleh gletser yang meluncur menuruni lembah.