P. 1
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL

|Views: 176|Likes:
Published by Riez Juone ALvdo

More info:

Published by: Riez Juone ALvdo on Apr 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2012

pdf

text

original

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA Pendahuluan Latar Belakang Dalam proses belajar

dibutuhkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. IQ tidak dapat berfungsi dengan baik tanpa partisipasi penghayatan emosional terhadap mata pelajaran yang disampaikan di sekolah. Namun biasanya kedua inteligensi itu saling melengkapi. Keseimbangan antara IQ dan EQ merupakan kunci keberhasilan belajar siswa di sekolah (Goleman dalam Wahyuningsih, 2004). Wahyuningsih (2004) mangemukakan bahwa individu yang memiliki IQ rendah dan mengalami keterbelakangan mental akan mengalami kesulitan, bahkan mungkin tidak mampu mengikuti pendidikan formal yang seharusnya sesuai dengan usia mereka, walaupun tidak sedikit orang dengan IQ tinggi berprestasi rendah, dan ada banyak orang dengan IQ sedang yang dapat mengungguli prestasi belajar orang dengan IQ tinggi, sehingga IQ tidak selalu dapat memperkirakan prestasi belajar seseorang. Menurut Goleman (dalam Wahyuningsih, 2004), khusus pada orang-orang yang hanya memiliki kecerdasan akademis tinggi, cenderung memiliki rasa gelisah yang tidak beralasan, terlalu kritis, rewel, cenderung menarik diri, terkesan dingin dan cenderung sulit mengekspresikan kekesalan dan kemarahannya secara tepat, bila didukung dengan rendahnya taraf kecerdasan emosionalnya, maka orang-orang seperti ini sering menjadi sumber masalah. Karena pentingnya kecerdasan emosional pada diri siswa sebagai salah satu faktor untuk meraih prestasi akademik, maka peneliti tertarik untuk meneliti : ”Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas II SMU Lab School Jakarta Timur”. Rumusan masalah Pada penelitian ini yang menjadi pokok-pokok bahasannya adalah prestasi belajar dan kecerdasan emosional. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur.

♠ Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Menurut Sumadi Suryabrata dan Shertzer dan Stone (dalam Wahyningsih. ♠ Pengertian prestasi belajar Prestasi belajar merupakan hasil usaha belajar yang dicapai seorang siswa berupa suatu kecakapan dari kegiatan belajar bidang akademik di sekolah pada jangka waktu tertentu yang dicatat pada setiap akhir semester di dalam buki laporan yang disebut rapor (Wahyuningsih. ♠ Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan informasi khususnya kepada para orang tua. 2004). yaitu : ℵ Faktor fisiologis . secara garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dan prestasi belajar dapat digolongkan menjadi dua bagian. 2004). secara sengaja. disadari dan perubahan tersebut relatif menetap serta membawa pengaruh dan manfaat yang positif bagi siswa dalam berinteraksi dengan lingkungannya (Wahyuningsih. Tinjauan Pustaka Prestasi belajar ♠ Pengertian belajar Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan siswa untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan.Manfaat Hasil Penelitian ♠ Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi psikologi pendidikan dan memperkaya hasil penelitian yang telah ada dan dapat memberi gambaran mengenai hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar. 2004). konselor sekolah dan guru dalam upaya membimbing dan memotivasi siswa remaja untuk menggali kecerdasan emosional yang dimilikinya. Faktor ini dapat dibedakan menjadi dua kelompok. yaitu faktor internal dan faktor eksternal: Faktor internal Merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa yang dapat mempengaruhi prestasi belajar.

pendidikan orang tua. menempatkan dan mengembangkan bakat dan minat siswa. yang meliputi sosial budaya. memilih siswa yang seharusnya dapat beasiswa). ℵ Faktor lingkungan sekolah. antara lain : ℵ Faktor lingkungan keluarga. partisipasi terhadap pendidikan. memilih siswa untuk dapat naik kelas. motivasi. . Seperti : kesehatan badan. kompetensi guru dan siswa. berfungsinya pancaindera. baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dirinya (Wahyuningsih. ada hal-hal lain diluar diri yang dapat mempengaruhi prestasi belajar yang akan diraih. ℵ Faktor lingkungan masyarakat.Dalam hal ini. 2004). dengan adanya rapor maka akan memudahkan guru dalam mengadakan seleksi terhadap siswa (memilih siswa yang akan diterima di sekolah. Faktor eksternal Selain faktor-faktor yang ada dalam diri siswa. yang meliputi sarana dan prasarana sekolah. Kecerdasan emosional ♠ Pengertian emosi Emosi adalah suatu perasaan (afek) yang mendorong individu untuk merespon atau bertingkah laku terhadap stimulus. ℵ Faktor psikologis Ada banyak faktor psikologis yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa yaitu : intelegensi. mengetahui kelemahan dan kelebihan siswa. ♠ Pengukuran prestasi belajar Pengukuran prestasi belajar bidang akademik dicatat dalam sebuah buku laporan yang disebut rapor. sikap siswa yang positif. kurikulum dan metode mengajar. yang meliputi sosial ekonomi keluarga. faktor fisiologis yang dimaksud adalah faktor yang berhubungan dengan kesehatan dan pancaindera. perhatian orang tua dan suasana hubungan antara anggota keluarga. mengetahui apakah program pendidikan yang telah diterapkan berhasil atau tidak pada siswa tersebut.

kesempatan ataupun kesulitan-kesulitan dan kehidupan. mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain (Wahyuningsih. ♠ Hipotesis nihil (Ho) : “Tidak ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan Prestasi belajar”. Oleh sebab itu. memotivasi diri. dan membina hubungan dengan orang lain. Dengan kecerdasan emosional. mengelola emosi. Sedangkan individu yang tidak dapat menahan kendali atas kehidupan emosionalnya akan mengalami pertarungan batin yang merusak kemampuannya untuk memusatkan perhatian pada tugas-tugasnya dan memiliki pikiran yang jernih. Karena kecerdasan intelektual saja tidak memberikan persiapan bagi individu untuk menghadapi gejolak. Individu dengan keterampilan emosional yang berkembang baik berarti kemungkinan besar ia akan berhasil dalam kehidupan dan memiliki motivasi untuk berprestasi. Usaha semacam itu jelas positif. ♠ Faktor kecerdasan emosional Dalam penetian yang dilakukan Goleman (dalam Wahyuningsih. individu mampu mengetahui dan menanggapi perasaan mereka sendiri dengan baik dan mampu membaca dan menghadapi perasaan-perasaan orang lain dengan efektif. namun masih ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam mencapai keberhasilan selain kecerdasan ataupun kecakapan intelektual. Keterikatan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa SMU Banyak usaha yang dilakukan oleh para siswa untuk meraih prestasi belajar agar menjadi yang terbaik seperti mengikuti bimbingan belajar. Hipotesis Hipotesis penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : ♠ Hipotesis alternatif (Ha) : “Ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan Prestasi belajar”. mengelola emosi diri. mengenali emosi orang lain. memotivasi diri sendiri.♠ Pengertian kecerdasan emosional Kecerdasan emosional adalah kemampuan siswa untuk mengenali emosi diri. . faktor tersebut adalah kecerdasan emosional. 2004). kecerdasan emosional merupakan salah satu faktor yang penting yang seharusnya dimiliki oleh siswa yang memiliki kebutuhan untuk meraih prestasi belajar yang lebih baik di sekolah. 2004) ada beberapa faktor kecerdasan emosional yaitu mengenali emosi diri.

III. 2004) mengatakan suatu cara disebut random apabila peneliti tidak memilih-milih individu yang akan ditugaskan untuk menjadi sampel penelitian. jumlah populasi kelas II SMU Lab School Jakarta Timur sebanyak 240 orang. ♠ Variabel terikat : Prestasi Belajar. mengelola emosi. Metode Penelitian Identifikasi variabel penelitian Berdasarkan landasan teori yang ada serta rumusan hipotesis penelitian maka yang menjadi variabel dalam penelitian ini adalah : ♠ Variabel bebas : Kecerdasan Emosional. Menurut Sutrisno Hadi (dalam Wahyuningsih. Teknik random sampling . ♠ Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosi diri. Pada penelitian ini menggunakan nilai raport kelas 2 semester 1. Sutrisno Hadi (dalam Wahyuningsih. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur yang berusia antara 16-17 tahun. ♠ Metode Pengambilan Sampel Mengacu pada tabel Morgan maka diperoleh jumlah sampel sebesar 148 orang. Populasi dan metode pengambilan sampel ♠ Populasi Menurut Sutrisno Hadi (dalam Wahyuningsih. memotivasi diri sendiri. Definisi Operasional ♠ Prestasi belajar adalah hasil belajar dari suatu aktivitas belajar yang dilakukan berdasarkan pengukuran dan penilaian terhadap hasil kegiatan belajar dalam bidang akademik yang diwujudkan berupa angka-angka dalam raport. 2004) populasi adalah seluruh penduduk atau individu yang paling sedikit mempunyai satu sifat yang sama. mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain. Selain hal tersebut. 2004) alasan penulis menggunakan random sampling ini adalah memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Adapun metode pengambilan sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah menggunakan teknik proporsional random sampling. Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak sekolah.

Nomor yang keluar dipergunakan sebagai sampel penelitian. Menurut M. Langkah pertama adalah dengan memberi nomor urut pada masing-masing sampel. Sedangkan yang dimaksud dengan proporsional adalah dimana tiap-tiap sub populasi mendapat bagian atau kesempatan yang sama untuk menjadi sampel dalam penelitian. untuk prosedur pengambilan sampel dengan metode proporsional random sampling dipergunakan rumus sebagai berikut : ni = . Nasir (dalam Wahyuningsih. setelah membuat nomor yang dimasukkan kedalam gelas yang berlubang kemudian diambil sebanyak 148 kali.yang dipergunakan adalah dengan cara undian. 2004).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->