P. 1
Silabus Pengembangan

Silabus Pengembangan

|Views: 1,383|Likes:
Published by andreasbayu
pengembangan Silabus Fisika SMP-SMA sesuai KTSP produk mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Palangka Raya. dilengkapi dengan soal dan kunci jawaban untuk tiap indikator.
pengembangan Silabus Fisika SMP-SMA sesuai KTSP produk mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Palangka Raya. dilengkapi dengan soal dan kunci jawaban untuk tiap indikator.

More info:

Published by: andreasbayu on Apr 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2013

pdf

text

original

PROGRAM PENGEMBANGAN PENGAJARAN FISIKA

KUMPULAN SILABUS  PENGEMBANGAN

Dosen Pengasuh Mata Kuliah: Saulim D. T. Hutahaean, S.Pd, M.Pd Drs. M. Nawir, M.Si

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA 2010/2011

DAFTAR ISI
Kompetensi Dasar Halaman

1.1. Mendeskripsikan Besaran Pokok Dan Besaran Turunan Beserta Satuannya.....................................1 1.2. Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukurannya....................................................................4 1.3 Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari........................................................7 3.1 Menyelidiki sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari..............................................................................................................9 3.2. Mendeskripsikan Konsep Massa Jenis Dalam Kehidupan Sehari-Hari ..........................................13 3.3. Melakukan percobaan yang berkaitan dengan pemuaian dalam kehidupan sehari – hari .............22 5.2 Menganalisis data percobaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.............................................................................24 5.1. Mengidentifikasi jenis-jenis gaya, penjumlahan gaya dan pengaruhnya pada suatu benda yang dikenai gaya................................................................................................27 5. 2 Menerapkan hukum newton untuk menjelaskan berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari............................................................................................................33 5. 3 Menjelaskan hubungan bentuk energi dan perubahannya, prinsip usaha dan energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.....................................................................................36 5. 4 Menyelidiki tekanan pada benda padat, cair, dan gas serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari............................................................................................................40 6.1. Mendeskripsikan Konsep Getaran dan gelombang serta parameter-parameternya.........................48 6.2. Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari.........................................................56 6.3. Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa.........63 6.4. Mendeskripsikan alat-alat optik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari...........................69 3.1. Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari...................................................................................75 3.2 Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari............................................................................................................79 3.3 .mendiskripsikan prinsip kerja elemen dan arus listrik yang ditimbulkannya serta dalam kehidupan sehari-hari....................................................................................................83 3.4. Mendeskripsikan Hubungan Energi dan Daya Listrik Serta Pemanfaatannya dalam Kehidupan sehari-hari...........................................................................................................86 4.1. Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet. ..........................................................93 4.2. Mendeskripsikan pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi.............................................99 4.3. Menerapkan konsep induksi elektromagnetik untuk menjelaskan prinsip kerja beberapa alat yang memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik...........................................102 5.2. Mendeskripsikan matahari sebagai bintang dan bumi sebagai salah satu planet ..........................104

i

1.1 Mengukur besaran fisika (massa, panjang, dan waktu).................................................................107 5.3. Mendeskripsikan gerak edar bumi dan satelit buatan serta pengaruh interaksinya.......................109 2.1. Menganalisis besaran Fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan....................113 2.2. Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan ......................................119 2.3 Menerapkan Hukum Newton sebagai prinsip dasar dinamika untuk gerak lurus, vertical, dan gerak melingkar ..........................................................................125 3.1. Menganalisis alat-alta optik secara kuantitatif dan kualitatif.........................................................132 3.2. Menerapkan alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari..............................................................144 4.1. Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat............................................................................150 4.2 Menganalisis cara perpindahan kalor.............................................................................................157 4.3. Menerapkan Asas Black dalam pemecahan masalah.....................................................................159 5.1 Memformulasikan besaran-besaran listrik rangkaian tertutup sederhana (satu loop)....................161 5.2. Mengidentifikasi penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari...............................166 5.3. Menggunakan alat ukur listrik.......................................................................................................170 6.1. Mendeskripsikan spektrum gelombang elektromagnetik...............................................................175 6.2. Menjelaskan aplikasi gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.........................178 1.1. Menganalisis gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola dengan menggunakan vektor....180 1.2. Mendeskripsikan gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum newton...............................189 1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan ....................................................193 1.4. Menganalisis hubungan antara gaya dengan gerak getaran...........................................................197 1. 5 Menganalisis hubungan antara usaha, perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik..............................................................................................................199 1.6. Menerapkan hukum kekelan energi mekanik untuk menganalisis gerak dalam kehidupan sehari-hari..........................................................................................................202 1.7. Menunjukkan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah tumbukan.......................................................................................222

ii

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi 1. Besaran dan satuan

: SMP : Fisika : VII/1 ( Ganjil) : 1. Memahami Prosedur Ilmiah Untuk Mempelajari Benda-Benda Alam Dengan Menggunakan Peralatan : 1.1. Mendeskripsikan Besaran Pokok Dan Besaran Turunan Beserta Satuannya Kegiatan Belajar Pengalaman Belajar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Soal Uraian Instrumen Jawaban 1.1 Sebutkan 1.1 Panjang,lebar,tinggi dan besaran yang massa dapat diukur dari meja belajarmu 1.2 Sebutkan definisi 1.2 Besaran adalah segala dari besaran dan sesuatu yang mempunyai satuan nilai dan dapat dinyatakan dengan angka.Satuan adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur atau membandingkan besaran 1.3 Sebutkan definisi 1.3 Besaran pokok adalah dari besaran besaran yang sudah pokok dan ditetapkan sebelumnya besaran turunan Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besran pokoknya 1.4 Sebutkan 7 besaran pokok 1.4 Panjang,massa,waktu,suh u,kuat arusjumlah zat dan intensitas cahaya

Pengembang :Yerisa A NIM : ACB 105 030 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit ( 4 jam pelajaran)

Waktu

Sumber Belajar

Media • Gambar • tabel • animasi

1. Siswa mencari informasi tentang besran dan satuan yang diketahuinya 2. Besaran pokok dalam kehidupan dan besaran sehari-hari turunan

1. Siswa dan guru a. Siswa dapat Tes tertulis menyimpulkan bahwa mengidentifikasi ada beberapa besaran besaran-besaran yang biasa dipkai fisika dalam dalam kehidupan kehidupan sehrisehari-hari beserta hari dengan satuannya b. Siswa dpt 2. Siswa dan guru mendefinisikan 2. Siswa dan guru menyimpulkan definisi pengertian dari mendefinisikan dari besaran dan besaran dan pengertian besaran satuan satuan dan satuan 3. Siswa dan guru c. .Siswa dapat 3. Siswa dan guru menyimpulkan definisi mendefinisikan mendefinisikan besaran pokok dan pengertian dari pengertian besaran besaran turunan besran pokok dan pokok dan besaran besaran turunan turunan 4. Siswa dan guru d. Siswa dapat 4. Siswa dan guru menyimpulkan 7 menyebutkan 7 mencari informasi besaran pokok besran pokok tentang 7 besaran pokok e. Siswa dapat 5. .Siswa dan guru mengklasifikasikan 5. Siswa dan guru menyimpulkan besaran pokok dan mengklsifikasikan besaran turunan besaran turunan besaran kedalam menjadi besaran besaran pokok dan pokoknya besaran turunan

2x40 • Buku IPA menit (2 Fisika SMP jam kelas VII pelajaran) • lingkungan sekitar

1.5. Termasuk 1.5 a.Besaran turunan besaran pokok b.Besaran turunan atau besaran c.Besaran pokok turunan,besarand.Besaran pokok besaran dibawah e.Besaran turunan ini a.Luas b.Volume c.Massa d.Suhu 1

Materi

Kegiatan Belajar 6. Siswa dan guru menurunkan besaran turunan menjadi besaran pokoknya

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen e.Massa jenis Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

3. Sistem Internsional 4. Konversi Satuan

1. Guru membimbing 1. Siswa dan guru 1. Siswa dapat Tes tertulis siswa mencari menyimpulkan adanya menggunakan informasi mengenai system satuan satuan sintem system internasional yaitu internasional dalam internasionall satuan yang telah besaran fisika ditetepkan dan dipkai diseluruh dunia 2. Siswa dapat menunjukan ada 2. Siswa menggunakan 2. Siswa dan guru nya konversi be satuan besaran menyimpulkan bahwa saranpanjang,mass fisika dalam satuan system internasional a dan waktu internasional dapat digunakan pada dengan alat ukur satuan besaran fisika sederhana 3. Siswa dan guru melakukan perco 3. Siswa dan guru 3. Siswa dapat baan untuk mene menyimpulkan adanya mengkonversi mukan konversi konversi satuan satuan dari besaran satuanpanjang,mas massa,panjang dan sa dan waktu waktu dengan alat ukur sederhana (mistar,neraca,arloji ) 4. Guru membimbing siswa mencari informasi tentang tangga konversi 5. Siswa mengkonversi 4. Siswa dan guru menyimpulkan adanya tangga konversi 5. Siswa dan guru menyimpulkan

Soal uraian

2.1 Sebutkan satuan 2.1.Massa=kilogram system Panjang=meter internasional Waktu=sekon untuk setiap Suhu=Kelvin besaran pokok Kuat arus=ampere Jumlah zat=mol Intensitas cahaya=candela 2.2 Berikan contoh adanya konversi satuan 2.2.Sebatang pensil jika diukur panjangnya tidak sampai 1 meter maka ada satuan lain yanglebih kecil daripada satuan meter dapat menyatakan panjang pensil tersebut yaitu sentimeter,millimeter,dll

2x40 • Buku IPA • Gambar menit (2 Fisika SMP • tabel jam kelas VII • animasi pelajaran) • lingkungan sekitar • Alat ukur • Alat dan bahan praktikum

2.3.Berapakah 2,5 2.3.2,5 kg =2500 gr kg jika dinyatakan dalam gram? 2.4.Berapakah 2,3 2.4.2.3 km = 2300 m km jika dinyatakan dalam meter? 2.5.Berapakah 2 jam 2.5.2 jam 43 menit=9780 sekon 43 menit jika dinyatakan dalam

2

Materi

Kegiatan Belajar satuan panjang massa dan waktu berdasarkan tangga konversi

Pengalaman Belajar konversi satuan berdasarkan tangga konversi

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen sekon? Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

3

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/1 ( Ganjil) : Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan : 1.2.Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukurannya Penilaian

Pengembang :Rahmadani NIM : ACB 105 Alokasi Waktu : 4 × 40’

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Teknik Bentuk Isian Instrumen 1.1.Jelaskan mengapa tangan manusia tidak dapat digunaan sebagai alat ukur suhu….. Jawaban 1.1 Karena tangan merupakan alat peraba,sedangkan indra peraba tidak dapat mengukur derajat panas dengan tepat,sehingga tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu.

Waktu

Sumber Belajar

Media

Suhu

1. Guru membimbing siswa melakukan percobaan sederhana tentang suhu menggunakan alat peraga.

1. Siswa mengetahui alasan mengapa indra peraba tidak dapat digunakan sebagai alat pengukur suhu.

1. Mengemukakan alasan mengapa indra peraba tidak dapat digunakan sebagai alat pengukur suhu.

Tes tertulis

4 × 40’

• Buku IPA Fisika SMP kelas VII • lingkungan sekitar

• Gambar • tabel • animasi

1.2 Jelaskan dalam contoh percobaan yang menunjukan bahwa tangan tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu….

1.2 Sediakan 3 buah bejana dan isi bejana 1 dengan air es,bejana 2 dengan air dingin dan bejana 3 dengan air hangat,kemudian masukan tangan kanan kebejana satu dan tangan kiri ke bejana 3 secara bersamaan,setelah beberapa saat angkat kedua tangan dan masukkan ke bejana dua yang berisi air dingin secara bersamaan.dari percobaan tersebut ternyata tangan kanan akan terasa hangat dan tangan kiri terasa sejuk,yang seharusnya kedua tangan terasa sejuk,hal ini menunjukan bahwa tangan tidak bisa digunakan untuk mengukur suhu.

4

Penilaian Materi Kegiatan Belajar Pengalaman Belajar Indikator Teknik Bentuk Instrumen Jawaban Waktu

Sumber Belajar

Media

2. Guru memberi informasi bagaimana cara menggunakan termometer untuk mengukur suhu.

2. Siswa dapat menggunakan termometer untuk mengukur suhu suatu zat dengan baik.

2. Menggunakan termometer untuk mengukur suhu zat

Tes tertulis

Isian

2.1 Sebutkan jenis termometer yang kamu pilih untuk mengukur suhu udara di dalam rumah kaca. 2.2 Termometer apa yang sering digunakan untuk mengukur suhu badan… 2.3 Mengapa pada saat kita mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer klinis atau termometer badan,skala suhu yang tertera hanya antara 35°C-42°C…..

2.1 Termometer Ruang

2.2 Termometer Klinis

2.3 Karena suhu tubuh manusia tidak pernah lebih rendah dari 35°C dan tidak pernah lebih tinggi dari 42°C.

3. Guru membimbing siswa melakukan percobaan membuat ternometer sederhana dengan memanfaatkan sifat termometrik

3. Siswa mampu membuat termometer sederhana berskala berdasarkan sifat perubahan volum suatu zat cair ketika suhunya dinaikkan.

3. Membuat termometer sederhana berskala berdasarkan sifat perubahan volum suatu zat cair ketika suhunya naik.

Tes tertulis

Isian

3.1 Bagaimana cara membuat skala pada termometer sederhana.

3.1 Caranya dengan melakukan percobaan sebagai berikut: Menyiapkan termometer yang belum berskala dan celupkan kedalam air es. Diamkan sesaat sampai tinggi permukaan zat cair dalam termometer tidak berubah.

5

Penilaian Materi Kegiatan Belajar Pengalaman Belajar Indikator Teknik zat cair. Bentuk Instrumen Jawaban Tandai tinggi permukaan zat cair tersebut dan tetapkan sebagai titik tetap bawah. Gantungkan termometer diatas air dalam labu erlenmeyer yang bertumpu pada sumbat karet,usahakan ujung termometer tidak menyentuh air. Panaskan air sampai mendidih Biarkan sesaat kemudian tandai ketinggian zat cair dalam termometer dan tetapkan sebagai titik tetap atas. Bagilah titik tetap atas dan titik tetap atas menjadi 100 selang skala. 4. Siswa mengetahui perbandingan skala termometer celcius dengan termometer lainnya 4. Membandingkan skala termometer Celsius dengan termometer yang lain. Tes tertulis Isian 4.1 Suhu 300 °K sama dengan . . . a. 27C = 80,6°F b. 80°C = 27°F c. 27°C = 32°F d. 27°C = 172°F 4.2 Apabila skala pada termometer fahrenheit menunjukan 23 0F berapakah suhu tersebut jika dinyatakan dalam: Skala Celcius Skala Reaumur Skala Celvin a. 27C = 80,6°F a. - 50C b. – 40R c. 268 K Waktu

Sumber Belajar

Media

4. Guru memberikan informasi cara membandingkan termometer Celsius dengan termometer yang lain

6

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/1 ( Ganjil) : : 1.3 Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari Penilaian Teknik Bentuk Soal Uraian Instrumen Jawaban 1.1 Sebutkan 1.1 Panjang,lebar,tinggi dan besaran yang massa dapat diukur dari meja belajarmu 1.2 Sebutkan definisi 1.2 Besaran adalah segala dari besaran dan sesuatu yang mempunyai satuan nilai dan dapat dinyatakan dengan angka.Satuan adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur atau membandingkan besaran 1.3 Sebutkan definisi 1.3 Besaran pokok adalah dari besaran besaran yang sudah pokok dan ditetapkan sebelumnya besaran turunan Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besran pokoknya 1.4 Sebutkan 7 besaran pokok 1.4 Panjang,massa,waktu,suh u,kuat arusjumlah zat dan intensitas cahaya

Pengembang :Wahlan NIM : ACB 106 Alokasi Waktu :

Materi 1. Besaran dan satuan

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Waktu

Sumber Belajar

Media • Gambar • tabel • animasi

1. Siswa mencari informasi tentang besran dan satuan yang diketahuinya 2. Besaran pokok dalam kehidupan dan besaran sehari-hari turunan

1. Siswa dan guru a. Siswa dapat Tes tertulis menyimpulkan bahwa mengidentifikasi ada beberapa besaran besaran-besaran yang biasa dipkai fisika dalam dalam kehidupan kehidupan sehrisehari-hari beserta hari dengan satuannya 2. Siswa dan guru b. Siswa dpt mendefinisikan 2. Siswa dan guru mendefinisikan pengertian besaran menyimpulkan definisi pengertian dari dan satuan dari besaran dan besaran dan satuan satuan 3. Siswa dan guru mendefinisikan 3. Siswa dan guru c. .Siswa dapat pengertian besaran menyimpulkan definisi mendefinisikan pokok dan besaran besaran pokok dan pengertian dari turunan besaran turunan besran pokok dan besaran turunan 4. Siswa dan guru 4. Siswa dan guru mencari informasi menyimpulkan 7 d. Siswa dapat tentang 7 besaran besaran pokok menyebutkan 7 pokok besran pokok 5. .Siswa dan guru 5. Siswa dan guru menyimpulkan e. Siswa dapat mengklsifikasikan besaran turunan mengklasifikasikan besaran kedalam menjadi besaran besaran pokok dan besaran pokok dan pokoknya besaran turunan besaran turunan 6. Siswa dan guru

2x40 • Buku IPA menit (2 Fisika SMP jam kelas VII pelajaran) • lingkungan sekitar

1.5. Termasuk 1.5 a.Besaran turunan besaran pokok b.Besaran turunan atau besaran c.Besaran pokok turunan,besarand.Besaran pokok besaran dibawah e.Besaran turunan ini a.Luas b.Volume c.Massa 7

Materi

Kegiatan Belajar menurunkan besaran turunan menjadi besaran pokoknya

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen d.Suhu e.Massa jenis Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

3. Sistem Internsional 4. Konversi Satuan

1. Guru membimbing 1. Siswa dan guru 1. Siswa dapat Tes tertulis siswa mencari menyimpulkan adanya menggunakan informasi mengenai system satuan satuan sintem system internasional yaitu internasional dalam internasionall satuan yang telah besaran fisika ditetepkan dan dipkai 2. Siswa menggunakan diseluruh dunia 2. Siswa dapat satuan besaran menunjukan ada fisika dalam satuan 2. Siswa dan guru nya konversi be internasional menyimpulkan bahwa saranpanjang,mass system internasional a dan waktu 3. Siswa dan guru dapat digunakan pada dengan alat ukur melakukan perco satuan besaran fisika sederhana baan untuk mene mukan konversi 3. Siswa dan guru 3. Siswa dapat satuanpanjang,mas menyimpulkan adanya mengkonversi sa dan waktu konversi satuan satuan dari besaran dengan alat ukur massa,panjang dan sederhana 4. Siswa dan guru waktu (mistar,neraca,arloji menyimpulkan adanya ) tangga konversi 4. Guru membimbing siswa mencari 5. Siswa dan guru informasi tentang menyimpulkan tangga konversi konversi satuan 5. Siswa mengkonversi berdasarkan tangga satuan panjang konversi massa dan waktu berdasarkan tangga konversi

Soal uraian

2.1 Sebutkan satuan 2.1.Massa=kilogram system Panjang=meter internasional Waktu=sekon untuk setiap Suhu=Kelvin besaran pokok Kuat arus=ampere Jumlah zat=mol Intensitas cahaya=candela 2.2 Berikan contoh adanya konversi satuan 2.2.Sebatang pensil jika diukur panjangnya tidak sampai 1 meter maka ada satuan lain yanglebih kecil daripada satuan meter dapat menyatakan panjang pensil tersebut yaitu sentimeter,millimeter,dll

2x40 • Buku IPA • Gambar menit (2 Fisika SMP • tabel jam kelas VII • animasi pelajaran) • lingkungan sekitar • Alat ukur • Alat dan bahan praktikum

2.3.Berapakah 2,5 2.3.2,5 kg =2500 gr kg jika dinyatakan dalam gram? 2.4.Berapakah 2,3 2.4.2.3 km = 2300 m km jika dinyatakan dalam meter? 2.5.Berapakah 2 jam 2.5.2 jam 43 menit=9780 sekon 43 menit jika dinyatakan dalam sekon?

8

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/1 ( Ganjil) : : 3.1 Menyelidiki sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Tes uraian Instrumen 1.1 Jelaskan sifatsifat zat! Jawaban 1.1 Sifat-sifat zat terdiri atas : a. Zat padat mempunyai sifat, bentuk dan volume yang tetap b. Zat cair mempunyai bentuk yang mengikuti wadahnya c. Gas memiliki sifat bentuk dan volume yang mudah berubah sesuai dengan wadahnya

Pengembang : Mega Kurniaty NIM : ACB 106 009 Alokasi Waktu : 3 x 40 menit (3 jam pelajaran)

Materi A. WUJUD ZAT 1. SIFAT-SIFAT ZAT 1.1. Sifa zat Padat 1.2. Sifat zat cair 1.3. Sifat Gas

Kegiatan Belajar 1. Menyimpulkan sifat-sifat yang dimiliki oleh zat

Pengalaman Belajar 1. mengetahui bentuk yang dimiliki oleh zat

Indikator a. Menjelaskan pengertian sifatsifat zat dalam kehidupan seharihari

Waktu 2 x 40 menit

Sumber Belajar

Media • Air, Es Batu, Kapur Barus • LKPD • Air panas, air dingin, gula dan parfum

• MIKRAJUDIN

2. PERUBAHAN WUJUD ZAT 3. Membuktikan 3. membedakan sifat 2.1. Membeku bahwa partikel partikel dalam suatu 2.2. Menguap dapat bergerak zat 2.3. Mengembun 2.4. Menyublin 4. Membedakan sifat 4. membedakan sifat b. Mendefinisikan partikel dalam partikel dalam suatu perubahan wujud 3. Zat terdiri dari suatu zat zat zat partikel 4. Susunan dan 5. Mengamati 5. Mengetahui gerak gerak partikel : gerakan partikel partikel suatu zat 5. Perubahan zat yang yang dipengaruhi oleh wujud zat dipengaruhi oleh suhu c. Menyelidiki Sifat berdasarkan suhu Partikel dalam konsep suatu zat partikel d. Mendefinisikan pengaruh suhu terhadap gerak suatu partikel

2. Mengamati perubahan wujud zat

2. mengetahui perubahan wujud zat

ABDULLAH. 2006. IPA FISIKA SMP/MTs untuk kelas VII: Erlangga

Tes tertulis

Daftar Pertanyaan

2.1 Sebutkan 2.1 Ada 4 perubahan wujud berapa jumlah zat, yaitu : perubahan wujud 1. membeku zat. 2. menguap 3. mengembun 4. menyublim 3.1 Cicipi rasa air 3.1 tidak terasa manis dipermukaan karena partikel air dan gelas sebelum gula belum sepenuhnya gula ditempatkan tercampur di dasar air 4.1 Jelaskan bahwa zat terdiri dari partikel ! 4.1 Oleskan parfum ditelapak tangan, lama kelamaan parfum tersebut akan habis. Pada peristiwa tersebut tidak terlihat adanya sesuatu yang keluar dan telapak tangan. Berarti parfum

• WIDOGYO MANGUNWIYO TO HARJONO. 2004. Buku pokok-pokok fisika SMP jilid 1 kelas VII:Erlangga

Observasi

Lembar Observasi

Tes Tertulis Tes Uraian

9

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban meninggalkan telapak tangan dalam bentuk yang sangat kecil sehingga tidak terlihat oleh mata. Hal ini membedakan bahwa parfum tersusun atas bagian-bagian sangat kecil yang sangat kecil yang disebut partikel

Waktu

Sumber Belajar

Media

e. Menyelidiki wujud zat berdasarkan konsep partikel dalam kehidupan sehari-hari

Tes Tertulis Tes Uraian

5.1 Jelaskan peristiwa suhu zat cair dalam konsep partikel!

5.1 Jika suhu zat cair terus diturunkan pada suhu tertentu gaya tarik antar partikel dapat mengatasi kelincahan geraknya. Sehingga partikel-partikel tertahan pada posisinya yang tetap. Pada keadaan demikian kita katakan zat cair telah berubah menjadi zat padat (membeku) 6.1 Pada tabung reaksi 1 x 40 yang tidak diolesi minyak, gaya adhesi antara partikel air dan tabung lebih besar daripada gaya kohesi antar partikel air. Partikel air yang bersentuhan dengan dinding lebih tertarik ke dinding, akibatnya, partikel air cenderung meninggalkan kelompoknya. Lalu menempel pada dinding tabung. Sebagian partikel ada yang • LKPD • Kertas, tinta, air, gelas

B. KOHESI DAN 6. Mengamati a. membedakan bentuk permukaan air dalam ADHESI meniscus cekung tabung reaksi pada permukaan 6. Meniskus zat cair cekung pada 7. Mengamati permukaan zat meniscus cembung cair pada permukaan b. membedakan bentuk 7. Meniskus zat cair permukaan air dalam cembung pada 8. Mengamati tabung reaksi permukaan zat peristiwa cair kapaliratas pada 8. Kapilaritas pipa kapiler yang diameternya 9. Kohesi c. .Mengamati tinggi berbeda 10. Adhesi permukaan air dalam 9. Menjelaskan pipa kapiler yang peristiwa kohesi berbeda 10. Menjelaskan peristiwa adhesi

a. Menafsirkan mensikus cekung pada gerak permukaan suatu zat cair

TesTertulis

Tes uraian

6.1 Jelaskan terjadinya meniscus cekung!

10

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban tertarik oleh dinding dan merambat naik ke dinding tabung. Oleh karena itu, posisi permukaan air di dinding tabung lebih tinggi daripada posisinya di tengah tabung

Waktu

Sumber Belajar

Media

d. Mengetahui zat yang sejenis

e. Mengetahui zat yang tidak sejenis b. Menafsirkan meniscus cembung pada gerak permukaan suatu zat cair TesTertulis Tes uraian 7.1 Jelaskan terjadinya meniscus cembung!

7.1 Pada tabung reaksi yang diolesi minyak, gaya kohesi antar partikel air lebih besar daripada gaya adhesi antara partikel air dan partikel minyak. Akibatnya, partikel air cenderung menjauhi dinding tabung. Sebagian partikel air ada yang lepas dari ikatan dengan partikel minyak didinding tabung dan ditarik oleh partikel air yang lain. Oleh karena itu permukaan air didinding lebih rendah daripada permukaan air ditengahnya.

c. Membedakan peristiwa kapilaritas pada pipa kapiler yang berbeda dalam kehidupan seharihari

TesTertulis

Tes Uraian

8.1 Jelaskan 8.1 Kapilaritas adalah pengertian kapilaritas peristiwa naiknya air dalam pipa kapiler

11

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Tes Tertulis Bentuk Tes Uraian Instrumen 9.1 Jelaskan pengertian kohesi! Jawaban 9.1 Kohesi adalah gaya tarik antar partikel zat sejenis 10.1 Kohesi adalah gaya tarik antar partikel zat sejenis

Waktu

Sumber Belajar

Media

d. Menjelaskan peristiwa kohesi dalam kehidupan sehari-hari e. Menjelaskan peristiwa Adhesi dalam kehidupan sehari-hari

Tes Uraian

+.Tes Uraian

10.1 Jelaskan pengertian Adhesi!

12

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/1 ( Ganjil) : 3.Memahami Wujud Zat dan Perubahannya : 3.2.Mendeskripsikan Konsep Massa Jenis Dalam Kehidupan Sehari-Hari Pengalaman Belajar Penilaian Teknik Tes tertu lis Bentuk Soal Uraian Instrumen 1.1 Apakah yang menyebabkan sebuah batu kecil tengge lam di dalam air, sedangkan bola plastik besar akan terapung? Jawaban 1.1 Karena adanya pengaruh perbe daan massa jenis benda.

Pengembang : Ennony Wirissa T NIM : ACB 106 018 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit ( 4 jam pelajaran)

Materi MASSA JENIS ZAT

Kegiatan Belajar

Indikator

Waktu

Sumber Belajar

Media • Gambar • LKPD

1. Guru menjelaskan 1. Siswa a. Menyelidiki kepada siswa mengetahui akibat penyebab akibat perbedaan PERTEMUAN KE mengapa air dan perbedaan massa jenis 1 minyak tanah saat massa jenis pada dicampurkan, benda berbagai 1.Pengerti minyak tanah dalam benda. an Massa Jenis selalu berada di kehidupan atas air, mengapa sehari-hari. b. Mendeskripsik Benda. an pengertian ember yang diisi massa jenis pasir dan kapas 2. Siswa dan benda. berbeda massanya guru dan mengapa batu menyimpulk yang dimasukkan an bahwa ke dalam air akan pengertian c. Menjelaskan tenggelam massa jenis bahwa massa sedangkan bola adalah jenis plastik akan perbanding berhubungan terapung. an antara dengan massa dan kerapatan 2. Guru menjelaskan volume atau molekul kepada siswa ditulis benda dan bahwa massa jenis disebut juga m ρ= adalah kerapatan V perbandingan jenis benda. antara massa dan 3. Siswa dan volume benda. guru d. Menjelaskan menyimpulk perbedaan an bahwa antara berat 3. Guru menjelaskan massa jenis jenis dan kepada siswa disebut juga

Tes tertu lis

Soal Uraian

1.2 Apakah yang dimaksud dengan massa 1.2.Massa jenis benda jenis benda? adalah perbandingan antara massa dan volume benda atau ditulis
ρ=
m V

Tes Tertu lis

Soal Uraian

1.3 Sebutkan istilah lain yang sama artinya 1.3.Istilah lainnya yaitu dengan massa jenis benda! kerapatan molekul benda.

1x40 menit • Buku IPA Fisika kelas VII Penulis: Marten Kanginan.Judul materi: Zat dan Wujudnya. • Sains Fisika SMP Kelas VII Penulis: Bob Foster.Judul Materi Zat dan Wujudnya. • Internet • Sumber lain yang relevan

Tes tertu lis

Soal Uraian

1.4 Manakah yang lebih tinggi kerapatan molekulnya nya,gabus atau kelereng?

1.4.Yang lebih tinggi kerapatan molekulnya yaitu kelereng.

13

Materi

Kegiatan Belajar behwa massa jenis disebut juga kerapatan benda.

Pengalaman Belajar kerapatan benda. 4. Siswa mengetahui pengertian dari berat jenis.

Indikator berat benda.

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

2. Berat Jenis dan Berat Benda.

4. Guru menjelaskan kepada siswa pengertian dari berat jenis benda. 5. Guru menjelaskan kepada siswa pengertian dari berat benda.

6. Guru menjelaskan kepada siswa 6. Siswa dapat bahwa berat jenis menuliskan bisa juga dituliskan rumus berat dalam bentuk lain. jenis dalam bentuk lain. 7. Guru menjelaskan kepada siswa 7. Siswa f. Melakukan contoh soal yang memahami percobaan berkaitan dengan cara untuk berat jenis benda. menyelesai mengukur kan soalmassa jenis 8. Guru menjelaskan soal yang zat padat kepada siswa berkaitan yang contoh soal yang dengan bentuknya tak berkaitan dengan berat jenis teratur berat benda. benda. dengan menggunaka 8. Siswa n alat ukur memahami massa dan cara volume. menyelesai

e. Melakukan percobaan untuk menghitung massa jenis berbagai cairan 5. Siswa dengan mengetahui menggunaka pengertian n alat ukur dari berat massa dan benda. volume

2.1 Jelaskan yang dimaksud dengan berat 2.1 Berat jenis benda jenis benda! adalah berat benda (w) tiap satuan volume (V).Berat jenis( S),jika ditulis kan w S = Dimana:S=Berat V jenis benda(N/m atau dyne/cm ),w=Berat ben da(N atau dyne) V=Volume ben da(m atau cm ) 2.2 Jelaskan pengertian dari berat benda. 2.2.Berat benda adalah hasil kali antara massa ben da (m) dengan percepatan gravitasi bumi(g).Jika ditulis:w=mxg Dimana:w=berat benda(N),m=massa benda(Kg) g=percepatan gravitasi(m/s )

2.3.Tuliskan bentuk lain dari berat jenis benda.

2.3.Berat jenis benda dapat ditulis sebagai berikut:
S=

Karena

w mg = V V

ρ=m
V

Maka S=ρ x g

14

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar kan soalsoal yang berkaitan dengan berat benda.

Indikator g. Menyebutkan massa jenis beberapa jenis zat cair.

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

2.4.Sebuah benda memiliki berat 10 N,dan 2.4.Dik:w=10N volumenya 3 .Hitunglah besarnya berat jenis V=15m 15 m Dit:S=…….? benda! Peny: S=w/V=10/15 =0,6N/m 2.5.Sebuah benda bermassa 5 Kg dan percepatan gravitasi 9,8 m/s 3 .Hitunglah berapa besarnya berat benda. 2.5.Dik:m=5Kg g=9,8m/s Dit:w=……? Peny. w=mxg =5x9,8 =49N.

h. Menyebutkan massa jenis beberapa jenis zat padat.

i. Menjelaskan penerapan konsep massa jenis di dalam kehidupan sehari-hari

15

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban Uji Petik kerja 3.1.Kegiatan 1 Produk Menentukan Massa Jenis Cairan A.Tujuan Menyimpulkan bahwa benda yang sejenis memiliki massa jenis yang sama. B.Alat dan Bahan 1.Gelas Ukur 2.Neraca 3.Air secukupnya. 4.Minyak goreng secukupnya C.Petunjuk Kerja 1.Salinlah tabel di bawah ini dalam buku kerjamu 2.Timbanglah gelas ukur yang kosong dan catatlah hasilnya. 3.Masukkan 1 gelas air ke dalamnya dan catatlah volume air dan gelas ukur yang berisi air ke dalam tabel. 4.Ulangi langkah 1 dan langkah 2 untuk air sebanyak 2 dan 3 gelas dan catatlah massanya masing-masing ke dalam tabel. 5.Kemudian timbang kembali gelas ukur kosong dan catat hasilnya ke dalam tabel. 6.Masukkan 1 gelas minyak goreng ke dalamnya dan catatlah massa gelas ukur beserta minyak yang berada di dalamnya. 7.Ulangi langkah 6 dengan memsukkan minyak goreng sebanyak 2 dan 3 gelas dan catatlah massa masing-masing gelas ukur beserta minyak yang berada di dalamnya. Tabel 1 Massa gelas ukur kosong( mg )
Jmlair (ge Massa gelas Masa air Volume Massa air(V) jenis air

Waktu 1 x 40

Sumber Belajar

Media

a. Siswa PERTEMUAN KE 1. Guru memimpin siswa untuk memahami 2 membentuk cara kelompok untuk melakukan 3.Penguku melakukan pengukuran ran Massa Jenis kegiatan praktikum massa Cairan. dengan 2. Guru menjelaskan menggunak kepada siswa cara an neraca. melakukan b. Siswa pengukuran massa memahami jenis beberapa cara cairan berdasarkan membaca langkah kerja volume air praktikum. yang terbaca 3. Guru menjelaskan pada gelas kepada siswa cara ukur. menggunakan c. Siswa neraca untuk memahami menimbang massa cara meng gelas ukur kosong d. hitung massa dan massa gelas jenis cairan ukur yang telah berdasarka diisi dengan air. n hasil percobaan. 4. Guru menjelaskan cara membaca volume yang terbaca pada gelas ukur. 5. Guru menjelaskan kepada siswa cara menghitung massa jenis benda

a. Menafsirkan Tes unjuk mensikus kerja cekung pada gerak permukaan suatu zat cair b. Menafsirkan meniscus cembung pada gerak permukaan suatu zat cair c. Membedakan peristiwa kapilaritas pada pipa kapiler yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari d. Menjelaskan peristiwa kohesi dalam kehidupan sehari-hari e. Menjelaskan peristiwa Adhesi dalam kehidupan sehari-hari

1.Buku IPA Fisika • LKPD kelas VII Penulis: • Kertas, tinta, air, gelas Marten Kanginan 2.Sains Fisika SMP Kelas VII .Penulis:Bob Foster 3.Internet 4.Sumber lain yang relevan

16

Materi

Kegiatan Belajar berdasarkan hasil percobaan.

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk
las) ukur+ai r (

Instrumen

Jawaban
ρ=

Waktu

Sumber Belajar

Media

ma − mg

ma V

mga )

Tabel 2
Jml minyak goreng (gelas) Massa gelas ukur+ minyak goreng ( mga ) Massa min yak go reng Volume minyak goreng (V) Massa jenis minyak goreng

ma − mg

ρ=

ma V

D. 3.1.Ya 3.2.Tidak D.Pertanyaan 3.1. Berdasarkan hasil percobaan, apakah 3.3.Karena jika jenisnyasama,maka massa jenis ditentukan oleh jumlah dan kerapatan antara jenis zatnya? molekul-mole 3.2.Dengan jumlah yang sama yaitu kulnya juga sama masing-masing 1 gelas,apakah massa sehingga massa jenis air dan minyak goreng sama? 3.3.Jelaskan mengapa benda-benda yang jenisnya juga akan sama jenisnya dengan jumlah yang sama sama pula. massa jenisnya sama?

4.Penguku ran Massa Jenis Zat Padat Yang Bentuknya Tak Teratur.

1.Guru mengin truksikan siswa untuk membentuk kelompok untuk melakukan ke giatan praktikum. 2.Guru menjelas

e. Guru mengintruks ikan siswa untuk membentuk kelompok

6.Melakukan per Tes un cobaan untuk juk ker mengukur massa ja jenis zat padat yang bentuknya tak teratur

Uji Petik Kerja 4.2.Kegiatan 2 Pengukuran Massa Jenis Pada Benda Produk. Tidak Teratur A.Tujuan Memahami pengukuran massa jenis pada benda yng memiliki bentuk tidak teratur.

D. 4.2.Yang lebih besar massa jenisnya adalah massa jenis zat padat.Hal ini dikarenakan kerapatan molekul-molekul pada

17

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator dengan menggunakan alat ukur massa dan volume. 1.Siswa mema hami cara me lakukan peng ukuran massa dengan menggu nakan neraca. 2.Siswa mema hami cara mem baca volume air yang terbaca pa da gelas ukur. 3.Siswa mema hami cara meng hitung massa jenis zat padat berdasarkan ha sil percobaan.

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen B.Alat dan Bahan 1.Gelas ukur 2.Neraca 3.Batu kali 4.Pecahan genteng 5.Sekrup 6.Kunci pintu C.Petunjuk Kerja 1.Timbanglah batu kali dengan neraca dan catat hasilnya pada tabel. 2.Isilah gelas ukur dengan air dan catatlah volume air mula-mula 3.Masukkan batu kali ke dalam gelas ukur dan catatlah volume air setelah batu kali dimasukkan 4.Ulangi langkah1 sampai 3 untuk pecahan genteng,sekrup dan kunci pintu. Dari data yang diperoleh,hitunglah massa jenis masing-masing benda. No Nama Massa Volume Massa Benda benda V=V2-V1 jenis
ρ=
m V

Jawaban zat padat le bih rapat daripada kerapatan molekul pada zat cair.

Waktu

Sumber Belajar

Media

kan kepada siswa cara untuk melakukan pe melakukan ngukuran massa jenis kegiatan zat padat yang praktikum. bentuknya tak teratur f. Guru berda menjelaska sarkan langkah kerja n kepada praktikum. siswa cara 3.Guru menjelas melakukan kan kepada siswa cara pengukuran mengguna massa jenis kan neraca untuk zat padat menimbang massa yang benda bentuknya 4.Guru menjelas tak teratur kan cara membaca berdasarka volume yang ter n langkah baca pada gelas ukur. kerja 5.Guru menjelas praktikum. kan kepada siswa cara g. Guru menghitung massa menjelaska jenis benda n kepada berdasarkan hasil siswa cara percobaan. menggunak an neraca 1.Guru menjelas untuk kan kepada siswa menimbang contoh massa je massa nis beberapa ben benda da. h. Guru menjelaska 2.Guru menjelas n cara kan mengapa be membaca berapa zat padat volume memiliki massa jenis yang yang besar. terbaca

D.Pertanyaan 4.2.Bandingkan massa jenis benda yang diperoleh pada percobaan ini dengan massa jenis cairan yang diperoleh pada kegiatan 1.1.Manakah massa jenisnya lebih besar ? Diskusikan dengan teman sekelompokmu!

18

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar pada gelas ukur. i. Guru menjelaska n kepada siswa cara menghitung massa jenis benda berdasarka n hasil percobaan.

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

PERTEMUAN KE 3 1.Guru mengin 5.Massa Jenis truksikan siswa untuk Berbagai Zat. membentuk kelompok untuk melakukan ke giatan praktikum. 2.Guru menjelas kan kepada siswa cara melakukan pe ngukuran massa jenis zat padat yang bentuknya tak teratur berda sarkan langkah kerja praktikum. 3.Guru menjelas kan kepada siswa cara mengguna kan neraca untuk menimbang massa benda 4.Guru menjelas

2x40 menit 1.Siswa mema hami cara me lakukan peng ukuran massa dengan menggu nakan neraca. 2.Siswa mema hami cara mem baca volume air yang terbaca pa da gelas ukur. 3.Siswa mema hami cara meng hitung massa jenis zat padat berdasarkan ha sil percobaan. 7.Menyebutkan Tes tertu massa jenis bebe lis rapa jenis zat cair. Soal Uraian 5.1.Sebutkan massa jenis cairan seperti air,alkohol,dan air raksa dalam sistem CGS! 5.1. Je nis Air Al ko hol Air rak sa 8.Menyebutkan massa jenis bebe rapa jenis zat padat. CGS (gr/cm) 1 0,8

13,6

5.2. 5.2.Sebutkan massa jenis Je CGS aluminium,besi,emas,es,kuningan,perak,da nis (gr/cm) n platina dalam sistem CGS! Aluminium 2,7 Besi Emas Es Ku 19 7,9 19,3 0,92 8,4

Materi

Kegiatan Belajar kan cara membaca volume yang ter baca pada gelas ukur. 5.Guru menjelas kan kepada siswa cara menghitung massa jenis benda berdasarkan hasil percobaan.

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen ningan Pe rak Platina 10,5 21,45 Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

6.Penerapan Konsep Massa Jenis dalam Kehidupan Sehari-Hari.

1.Guru menjelas kan kepada siswa contoh massa je nis beberapa ben da.

1.Siswa menge tahui penerapan konsep massa jenis pada kapal selam yang da pat membuat kapal selam te rapung,melayan g dan tenggelam di dalam air. 2.Siswa menge tahui penyebab balon udara da pat naik ke atas berdasakan kon sep massa jenis. 3.Siswa mengetahui mengapa air dingin di da lam lemari es mengandung

9.Menjelaskan pe Tes tertulis nerapan konsep massa jenis di da lam kehidupan se hari-hari

Soal Uraian

6.1.Jelaskan mengapa kapal selam dapat terapung,tenggelam dan melayang di dalam air?

2.Guru menjelas kan mengapa be berapa zat padat memiliki massa jenis yang besar.

3.Guru menjelas kan kepada siswa mengapa air ding in di dalam lemari es terdapat enda pan kapur di ba

6.1.Ketika tera pung,massa jenis total kapal selam lebih kecil daria air laut dan sewak tu tenggelam ma ssa jenis total ka pal selam lebih besar dari air la ut.Kapal selam memiliki tangki pemberat yang berisi air dan uda ra.Tangki tersebut terletak di antara lambung kapal se belah dalam dan luar.Tangki dapat berfungsi memper besar atau memperkecil massa jenis total kapal selam.Ketika air laut dipompa ma suk ke dalam tangki pembe rat,massa jenis kapal selam menja di lebih besar dan

20

Materi

Kegiatan Belajar wahnya.

Pengalaman Belajar endapan kapur di dalamnya.

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban sebaliknya agar massa jenis total kapal selam menja di kecil,air laut dipompa ke luar. 6.2.Mengapa balon udara dapat naik ke atas? 6.2.Balon gas uda ra berisi helium.Gas heli um memiliki massa jenis yang lebih kecil dari udara, sehinnga balon gas bisa naik ke atas. 6.3.Air yang jernih juga dapat mengandung kapur.Namun apabila dilihat langsung dengan mata tidak akan kelihatan.Ketika air dingin, massa jenis air lebih kecil dan terpisah dari kapur sehingga kapur memiliki massa jenis jauh lebih besar akan turun ke bawah dan mengendap.

Waktu

Sumber Belajar

Media

6.3.Mengapa air dingin di dalam lemari es terdapat endapan kapur di bawahnya?

21

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/1 ( Ganjil) : Memahami wujud zat dan perubahaannya : 3.3. Melakukan percobaan yang berkaitan dengan pemuaian dalam kehidupan sehari – hari Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Pengembang :Endang Susantri NIM : ACB 106 045 Alokasi Waktu :

Materi Pemuaian zat

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Waktu

Sumber Belajar

Media

1. Mengamati proses 1. Dapat mengamat 1. Pemuaian zat pemuaian zat proses pemuaian zat padat padat, cair dan gas padat,cair dan gas • Pemuaian panjang • Pemuaian luas • Pemuaian volume 2. Pemuaian benda cair 2. Melakukan 2. Dapat melaksanakan percobaan percobaan pemuaian zat padat dan zat cair

a. Menyelidiki tekanan Observasi pada zat padat,cair dan gas

Lembar obsevasi

1.1 Amatilah pemuaian logam dengan menggunakan alat Muschenbroek

1.1 Batang logam bertambah panjang

• Buku siswa 2x40 • Tanah berlumpu, menit (2 • LKPD dan alat dan balok. bahan jam praktikum pelajaran)

b. Merancang percobaan sederhana untuk zat padat dan cair

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

1.2 Amatilah ban 1.2 Pemuaian ban jauh lebih kendaraan yang diisi kecil daripada pemuaian dengan udara udara dalam ban sampai penuh kemudian dipanaskan dibawah terik sinar matahari 1.3 Buatlah rancangan 1.3 Karena pemuaian alkohol percobaan tentang lebih besar dari pada kaca pemuaian zat padat labu dan cair

• Air, kantong plastic dan jarum.

3. Pemuaian gas

3. Menganalisis muai 3. Dapat menganalisis volum bebagai jenis muai volum pada zat zat cair cair

c. Mengindentifikasi muai volume

Tes tertulis

Uraian

• LKPD

4. Manfaat pemuian • Keping Bimetal • Termometer Bimetal • Termostat

1. Mengaplikasi manfaat pemuaian dalam kehidupan sehari – hari

1. Dapat menceritakan manfaat pemuaian dalam kehidan sehari – hari

1. Menyebutkan manfaat pemuaian 2. Menyebutkan prinsip pemuaian dalam teknologi

Tes tertulis

Soal uraian 2.1 Mengapa labu berisi 2.1.Keping bimetal,termometer alkohol kedalam bimetal, termostat,sakelar sebuah bak yang otomatis dan lampu sein. berisi air panas

• Buku siswa 2x40 • LKPD menit (2 • LKPD dan alat bahan jam praktikum pelajaran)

22

Materi • • Sakelar otomatis Lampu sein

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

5. Prinsip pemuaian dalam teknologi

2. Mengaplikasikan konsep pemuaian dalam kehidupan sehari – hari

2. Dapat menceritakan konsep pemuaian dalam kehidupan sehari – hari

3. Siswa dapat Tes tertulis mengkonversi satuan dari besaran massa,panjang dan waktu

Soal uraian 2.2 Sebutkan macam – macam peralatan yang dapat dimanfaatkan

2.2.Karena kepingan bimatemal akan membengkok kea rah logam yang koefisien muainya besar

• Gambar dan LKPD

23

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/2 ( Genap) : 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan : 5.2 Menganalisis data percobaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban 1.1 b. Tetap

Pengembang :Jejeb Farmana NIM : ACB 107 001 Alokasi Waktu : 4 (empat) jam pelajaran

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Waktu

Sumber Belajar

Media

Gerak Lurus Beraturan

1. Guru membimbing siswa melakukan percobaan gerak lurus beraturan.

1. Siswa menemukan konsep gerak lurus beraturan dari percobaan yang dilakukan.

a. Menemukan ciri-ciri Tes Tertulis gerak lurus beraturan melalui percobaan yang dilakukan.

Pilihan 1.1 Di bawah ini yang Ganda merupakan ciri dari gerak lurus beraturan kecepatannya adalah.... a. dipercepat b. tetap c. diperlambat d.beraturan Uraian 2.1 Sebutkan defenisi dari gerak lurus beraturan....

• Buku IPA 2x40 Fisika SMP menit (2 Jilid 1B jam Semester II. pelajaran) • Internet. • sumbersumber lain yang relevan (mis. media cetak dan media belajar elektronik)

• Papan tulis, spidol warnawarni, penghapus. • Gambar. • Alat-alat percobaan.

2. Guru menyampaikan 2. Siswa mengetahui pengertian dari gerak definisi atau lurus beraturan. pengertian dari gerak lurus beraturan. 3. Guru menyampaikan informasi melalui 3. Siswa mengetahui referensi tentang konsep tentang konsep kelajuan. kelajuan.

b. Menjelaskan pengertian dari gerak lurus beraturan.

Tes Tertulis

2.1 gerak lurus beraturan adalah gerkan benda yang lintasannya lurus dan kecepatannya tetap.

c. Mendefenisikan kelajuan sebagai jarak per satuan waktu.

Tes Tertulis

Uraian

4. Guru membagi siswa 4. Siswa dapat bertukar d. Menganalisis data menjadi beberapa pikiran dengan siswa percobaan gerak kelompok, lain didalam kelompok, lurus beraturan. kemudian guru sehingga lebih mudah memberikan LKPD memahami materi untuk dikerjakan pelajaran gerak lurus siswa secara beraturan. berkelompok, kemudian 5. Siswa dapat bekerja mempresentasikan sama menuangkan hasil diskusi ide-ide untuk di kelompok diwakili presentasikan di satu orang untuk depan kelas. 24

3.1 Sebuah mobil bergerak 3.1 Dik: V =30Km/Jam dengan kecepatan 30 S =60 Km km/jam, menempuh Dit: t....? jarak 60 km,berapakah Jawab: waktu yang diperlukan... V = S/t t = S/V = 60/30 = 2 jam

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

mempresentasikan nya, sedangkan 6. Siswa mampu kelompok lain mengajukan pendapat menanggapi hasil dalam diskusi. presentasi dari kelompok tersebut. 7. Siswa mampu melaksanakan diskusi kelas dengan baik dan benar. Gerak lurus Berubah Beraturan 1. Guru membimbing siswa untuk melakukan percobaan gerak lurus berubah beraturan. 1. Siswa menemukan konsep gerak lurus beraturan dari percobaan yang dilakukan. 1. Menemukan ciri-ciri Tes tertulis Soal gerak lurus pilihan berubah beraturan ganda melalui percobaan yang dilakukan. 4.1 Di bawah ini yang 4.1. b.tetap merupakan ciri dari gerak lurus berubah beraturan percepatannya adalah.... a. dipercepat b. tetap c. diperlambat d.beraturan 5.1 Sebutkan defenisi dari gerak lurus berubah beraturan..... 5.1.Gerak lurus berubah beraturan adalah kecepatan gerak benda berubah secara beraturan, baik semakin cepat atau semakin lambat dengan percepatan tetap. • Buku IPA 2x40 Fisika SMP menit (2 Jilid 1B jam Semester II. pelajaran) • Internet. • sumbersumber lain yang relevan (mis. media cetak dan media belajar elektronik) • Papan tulis, spidol warnawarni, penghapus. • Gambar. • Alat-alat percobaan.

2. Siswa mengetahui 2. Guru menyampaikan pengertian dari gerak definisi atau lurus beraturan. pengertian dari 2. Menjelaskan gerak lurus berubah 3. Siswa mengetahui Tes tertulis pengertian gerak beraturan. konsep dari lurus berubah percepatan. beraturan. 3. Guru menyampaikan informasi melalui 4. Siswa dapat bertukar referensi tentang pikiran dengan siswa 3. Mendefenisikan percepatan sebagai konsep percepatan. lain didalam kelompok, perubahan sehingga lebih mudah kecepatan setiap 4. Guru membagi siswa memahami materi satuan waktu. menjadi beberapa pelajaran gerak lurus kelompok, beraturan. kemudian guru 4. Menganalisis data Tes tertulis memberikan LKPD 5. Siswa dapat bekerja percobaan gerak untuk dikerjakan sama menuangkan lurus berubah siswa secara ide-ide untuk di beraturan. berkelompok, presentasikan di kemudian depan kelas. mempresentasikan 6. Siswa mampu hasil diskusi mengajukan pendapat kelompok diwakili dalam diskusi.

Soal uraian

Soal uraian

6.1 Sebuah mobil bergerak 6.1 Dik: V = 20 m/s lurus beraturan. Waktu T = 4 sekon yang diperlukan dari Dit: S...? keadaan diam hingga Jawab: kecepatannya mencapai V = Vo + at 20 m/s adalah 4 sekon. 20 = 0 + a.4 Berapakah jarak yang a = 20/4 = 5 m/s2 ditempuh dalam selang jadi, untuk mencari jaraknya waktu tersebut.....

25

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban menggunakan persamaan S = V0t + 1/2at2 = 0.4 + 1/2 (5x4) = 0 + 40 = 40 m

Waktu

Sumber Belajar

Media

satu orang untuk mempresentasikan 7. Siswa mampu nya, sedangkan melaksanakan diskusi kelompok lain kelas dengan baik dan menanggapi hasil benar. presentasi dari kelompok tersebut.

26

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/2 ( Genap) : 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-sehari. : 5.1. Mengidentifikasi jenis-jenis gaya, penjumlahan gaya dan pengaruhnya pada suatu benda yang dikenai gaya. Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Pengembang : NONI SARTIKA NIM : ACB 107 003 Alokasi Waktu : 4 (empat) jam pelajaran

Materi Gaya • Pengertian gaya. • Jenis-jenis gaya. • Mengukur gaya

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Waktu

Sumber Belajar

Media

1. Melakukan studi 1. Siswa dapat pustaka melalui mengetahui berbagai literatur pengertian gaya dari untuk menemukan berbagai sumber pengertian gaya. pustaka. 2. Mencari informasi 2. Siswa dapat melalui referensi mengetahui tentang pengertian pengertian gaya gaya sentuh. sentuh dari berbagai smber pustaka.

a. Menjelaskan pengertian gaya.

Tes Tertulis Tes uraian

1.1 Jelaskan apa yang 1.1 Gaya adalah tarikan atau dimaksud dengan gaya? dorongan yang dapat menyebabkan sebuah benda berubah bentuk, berubah posisi, berubah kecepatan, dan juga berubah arah. 2.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan gaya sentuh? 3.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan gayatak sentuh? 4.1 Sebutkan contoh gaya sentuh dan gaya tak sentuh? 2.1 Gaya sentuh adalah gaya yang terjadi akibat sentuhan langsung. 3.1 Gaya tak sentuh adalah gaya yang terjadi tidak melalui sentuhan langsung. 4.1 Contoh gaya sentuh: • Angkat besi • Tarik tambang • Menarik gelang karet, dll. Contoh gaya tak sentuh: • Apel jatuh ke tanah karena ditarik oleh gaya gravitasi bumi • Gaya listrik pada sisir plastic menarik potonganpotongan kertas kecil Gaya magnet tolak-menolak antara dua kutub yang sejenis dapat menahan sebuah magnet tetap di udara, dll

• Buku Belajar 2x40 IPA untuk menit (2 Kelas VIII SMP jam BSE hal 157. pelajaran) • Buku Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 159160. • Buku Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 159160. • Buku Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 159160. • Buku Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 161. • Buku referensi yang relevan.

b. Menjelaskan pengertian gaya sentuh.

Tes Tertulis Tes Uraian

c. Menjelaskan 3. Mencari informasi 3. Siswa dapat pengertian gaya mengetahui gaya tak melalui referensi tak sentuh. sentuh dari berbagai tentang pengertian sumber pustaka. gaya tak sentuh. 4. Mengkaji literature 4. Siswa dapat mendeskripsikan gaya d. Mendeskripsikan untuk menggali contoh gaya sentuh dan gaya tak informasi tentang sentuh dan gaya sentuh gaya sentuh dan tak sentuh. gaya tak sentuh. 5. Melakukan percobaan mengukur gaya. untuk besar 5. Siswa dapat bekerja sama dengan kelompoknya masingmasing melakukan percobaan untuk mengukur besarnya gaya.

Tes Tertulis Tes Uraian

Tes Tertulis Tes Uraian

27

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban 5.1 Besarnya gaya yang dikerjakan antara beraca dan beban ditunjukkan oleh jarum skala pada neraca.

Waktu

Sumber Belajar

Media

e. Mengukur besar gaya.

Tes Uji petik 5.1 Eksperimen Unjuk Kerja kerja produk mengukur besar gaya dengan menggunakan neraca pegas. LKPD Tujuan: Mengukur besar gaya dengan menggunakan neraca pegas. Alat dan Bahan: Neraca pegas dengan batas ukur 1 N, 5 N, dan 10 N, statif, balok yang permukaannya kasar, beban dengan massa 20 g, 50 g, dan 100 g. Langkah Kerja: 1. Siapkan alat dan bahan. 2. Letakkan balok di atas meja, lalu tarik balok tersebut dengan neraca pegas 1 N sperti gambar (a). amati skala neraca pegas dan catat skala hasil pengukurannya ketika balok tepat akan bergarak.

• LKPD • Neraca pegas dengan batas ukur 1N • Neraca pegas dengan batas ukur 5 N • Neraca pegas dengan batas ukur 10 N • Statif • Balok yang permukaannya kasar • Beban dengan massa 20 g • Beban dengan massa 50 g • Beban dengan massa 100 g.

28

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

(a) 3. Gantungkan secara bergantian beban 20 g, 50 g, dan 100 g dengan neraca pegas yang berbeda, seperti gambar (b). Catat setiap hasil pengukurannya.

(b) 4. Ukurlah bendabenda yang lainnya sehingga kamu memahami cara mengukur gaya dengan neraca pegas. Pertanyaan: 1. Gaya apa sajakah yang terlibat pada kegiatan tersebut? Sebuah benda diukur dengan neraca pegas menunjukkan 2 N, berapakah hasil skala jika 10 buah benda digantungkan pada neraca pegas? 29

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

• Penjumlahan Gaya dan Pengaruhnya Pada Benda.

6. Guru memberikan 6. Siswa mampu contoh menggambarkan menggambar-kan gaya-gaya yang gaya-gaya yang bekerja pada suatu bekerja pada suatu benda secara benda secara proporsional. proporsional. siswa mengulangi contoh 7. Siswa mampu melukis yang diberikan resultan gaya pada Guru. penjumlahan gaya.

Tes Tertulis Tes uraian 6. Menggambarkan gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda secara proporsional.

6.1 Sebuah gaya F1 6.1.Besar gaya 3 N dilukiskan yang berarah ke kanan dengan panjang 3 cm, artinya dan besarnya 3 N besar gaya 1 N dilukiskan dilukiskan dengan dengan panjang 1 cm. diagram vector yang panjangnya 3 cm, seperti pada gambar 1. a) b) c) d)

• Buku IPA 2x40 • LKPD Fisika untuk menit (2 SMP Kelas VIII jam Erlangga hal pelajaran) 15. • Buku Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VIII BSE hal 177. • Gambar dan • Buku IPA LKPD Fisika untuk SMP Kelas VIII Erlangga hal 14-19. • Buku Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 162165. • Buku Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VIII BSE hal 177-179. • Buku referensi yang relevan. • Buku Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 162165. • Buku Belajar

7. Menyelesaikan soal 8. Siswa dapat hitungan untuk menghitung besarnya menghitung resultan gaya pada besarnya resultan penjumlahan gaya. gaya pada penjumlahan gaya. 9. Siswa mampu melukis resultan gaya pada 8. Menyelesaikan soal selisih gaya, baik yang hitungan untuk searah maupun menghitung berlawanan arah. besarnya resultan Tes gaya pada selisih 10. Siswa dapat 7. Melukis gaya, baik yang memahami syarat penjumlahan gaya- Tertulis searah maupun terjadinya gaya yang searah. berlawanan arah. kesetimbangan. 9. Melakukan studi pustaka melaluii berbagai literature untuk mengidentifikasi syarat terjadinya kesetimbangan.

Lukislah diagram vektor gaya-gaya: a) F2 = 6 N ke kanan b) F3 = 2 N ke kanan c) F4 = 3 N ke kiri F5 = 5 N ke kiri Tes uraian 7.1 Dua orang anak mendorong sebuah lemari dengan gaya searah masing-masing 25 N dan 33 N. Berapakah resultan gaya kedua anak tersebut?

7.1.Kedua anak tersebut mendorong lemari searah sehingga kedua gaya yang diberikan searah. R = F1 + F2 = 25 + 33 = 58 N Jadi, resultan gaya kedua anak tersebut adalah 58 N

8. Melukis selisih gaya-gaya segaris, Tes Tertulis baik yang searah maupun berlawanan arah.

Tes PG

8.1 Resultan gaya pada gambar 8.1 Tiga buah gaya masing-masing F1 = 20 adalah: N, F2 = 25 N, dan F3 = a) R= F2+F3-F1 30 N bekerja pada suatu R= (25+30-20)N benda. Resultan gaya R= 35 N ke kanan terbesar adalah gambar…….

30

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk a. Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar IPA untuk Kelas VIII SMP BSE hal 161.

Media

b) F
1

F
2

F
3

R= F1+F3-F2 R= (20+30-25)N R= 25 N ke kanan

b.

F F
1 2

F
3

c.

F
1

R= F1+F2-F3 R= (20+25-30)N R= 15 N ke kanan d) R1= F3-F2 R1= (30-25) N R2= 5 N ke kanan R2= 20 N ke atas Jadi, resultan gaya terbesar adalah 35 N ke kanan. Jawaban: a

c)

F
3

F
2

d.

F F
2 1

F
3

Tes Tertulis Tes uraian

8.2 Dua buah gaya masing-masing F1 = 12 8.2 Karena kedua gaya N ke kanan dan F2 = 8 berlawanan arah maka N ke kiri. Tentukan R = F1–F2 besar dan arah resultan = 12 – 8 gaya-gaya tersebut! = 4 N ke kanan Jadi, resultan kedua gaya tersebut adalah 4 N ke arah kanan.

31

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen 9.1 Sebuah benda akan berada dalam keadaan setimbang apabila dua buah gaya yang bekerja pada benda . . . . a. sama besar dan searah b. sama besar dan berlawanan arah c. tidak sama besar dan searah tidak sama besar dan berlawanan arah Jawaban 9.1 Benda dikatakan setimbang jika sama besar dan berlawanan arah Jawaban B

Waktu

Sumber Belajar

Media

9. Mengidentifikasi syarat terjadinya keseimbangan

Tes Tertulis Tes PG

32

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/2 ( Genap) : 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-sehari. : 5. 2 Menerapkan hukum newton untuk menjelaskan berbagai peristiwa dalam kehidupan sehari-hari Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Jawaban Tes uraiaan 1.1 Sebut kan bunyi hukum I newton?

Pengembang : Diah Pramita Sari NIM :ACB 107 004 Alokasi Waktu : 8 (empat) jam pelajaran

Materi Hukum I newton

Kegiatan Belajar 1. Guru menyiapkan materi pelajaran. 2. Guru menjelaskan materi yang akan diajarkan 3. Guru menyiapkan alat dan bahan untuk melakukan percobaan hukum I newton dalam kehidupan seharihari 4. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok

Pengalaman Belajar

Indikator

Waktu

Sumber Belajar

Media

1. Memahami Hukum I (F a. Mendefinisikan
= 0). Hukum I Newton

2. Mengamati dan

menyelidiki Hukum I Newton pada b. Menjelaskan benda (sifat pengertiaan kelembaman keseimbang gaya benda). (Kegiatan 1.5). c. Menyelidiki sifat kelembaman

Tes tertulis

Tes uraiaan 1.2 Sebutkan satu contoh yang berhubungan dengan hukum I newton? Uji petik kerja prosedur

1.1 Benda yang diam akan tetap 2 x 45’ (2 • Ipa fisika untuk • Kertas HVS diam dan jika benda mulasmp kelas VIII dan pensil jam mula bergerak akan terus Esis 2006. (Kegiatan pelajaran) bergerak dengan kecepatan 1.5) tetap. • Gambar 1.2 Contohnya adlah gaya-gaya seimbang pada pesawat • LKS terbang.

3. Memberikan contoh

lain sifat kelembaman benda (Hukum I Newton ) yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan mendiskusikannya.

Tes unjuk kerja

1.3 Apa yang dimaksud 1.3 Keadaan yang dengan sifat dipertahankan benda dapat kelembaman atau berupa keadaan diam atau inersia? bergerak dengan kecepatan konstan

4. Menunjukkan contoh penerapan Hukum I Newton dalam kehidupan sehari-hari. Hukum II newton 1. Guru menjelaskan bunyi hukum II newton 2. Guru memperlihatkan gambar yang berhubungan 1. Memahami hukum II newton (F = m.a ) 2. Mengamati hukum II newton dalam kehidupan sehari-hari 3. Member i contoh hukum

d. Mengetahui penerapann hukum I newton dalam kehidupan sehari-hari.

5. Mendefinisi kan Hukum II Newton

Tes tertulis

Tes uraiaan 2.1Sebutkan bunyi hukum II newton ?

2.1 percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya, searah dengan resultan gaya, dan berbanding terbalik dengan

2 x 45’ • Ipa fisika untuk • Gambar menit (2 SMP kelasVIII jam erlangga 2006. pelajaran) Hal 25-27 • Sumber informasi

33

Materi

Kegiatan Belajar dengan hukum II newton 3. Guru memformulasikan hukum II newton 4. Guru memberi tugas kepada siswa yang berhubungan dengan hukum II newton 5. Siswa mengerjakan tugas

Pengalaman Belajar II newton dalam kehidupan sehari-hari 4. Memperlihatkan gambar yang berhubungan dengan hukum II newton

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban massa benda

Waktu

Sumber Belajar lainnya; buku referensi, internet, dan sebagainya

Media

6. Memformulasikan secara sistematis hukum II newton 7. Mendefinisikan hukum III newton

Tes tertulis

Tes uraiaan 2.2 Jika kecepatan gravitasi bumi adalah 9,8 m/s2 maka berat 5 kg beras adalah?

2.2.rumus hukum II ndewton adalah F = m . a F = 5 kg . 9,8 m/s2 = 49 N

• Gambar dan LKPD

Hukum III newton

1. Guru menjelas kan hukum III newton 2. Membedakan adanya gaya gesek yang menguntungkan dan merugikan 3. Mendemonstrasikan contoh penerapan hukum I newton, II newton, III newton 4. Mengkonsepkan rumus hukum III newton

1. Memahami hukum III 8. Memberikan contoh newton hukum III newton 2. Memperlihatkan contoh dalam kehidupan gaya gesek sehari-hari menguntungkan dan merugikan dalam 9. Menujukan gaya kehidupan sehari-hari gesek yang 3. Menujunjukan contoh menguntungkan gambar yang dan merugikan berhubungan dengan hukum III newtondalam kesehariaan 10.Mengetahui 4. Mengamati dan penerapan hukum meyelidiki hukum III III newton dalam newton (aksi reaksi) kehidupan seharikegiatan 1.6 hari 11. Memformulasikan hukum III newton

Tes tertulis

Tes uraiaan 2.1Sebutkan bunyi hukum III newton!

2.1 untuk setiap aksi, ada suatu reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah 2.2.jalan raya dibuat kasar agar kendaraan yang melintas diatas nya tidak slip ban, udara melakukan gaya gesekkan ketas pada penerjun dan parasutnya 3.3 hasil percobaan menujukan bahwa besar rkedua gaya ini sama yaitu 6 newton. Karena besar aksi sama dengan reaksi

Tes tertulis

Tes uraiaan 2.2 Sebutkan beberapa contoh gaya gesek yang menguntung kan !

2 x 45’ • Ipa fisika untuk menit (2 SMP kelasVIII jam esis 2006. Hal pelajaran) 20-22 • Lingkungan sekitar • internet

• Gambar • Lks • Dua buah neraca pegas • Satu buah tia

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

3.3 Eksperimen menemukan hubungan besar aksi dan reaksi

Gaya berat

1. Guru mempersiapkan materi yang akan diajarkan

1. Menyelesaikan

masalah yang berkaitan gaya berat dalam kehidupan

12.Memahami perbedaan massa dengan berat 13.Menyelesaikan

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja 4.1 Apa perbedaan prosedur berat dan massa?

4.1 massa merupakan besaran fisika yang nilainnya selalu tetap dimana pun berada sedangkan berat dapat

2x 45’

• Gambar

34

Materi

Kegiatan Belajar 2. Guru menyediakan alat atau bahan untuk menyelidiki perbedaan berat dan massa dalam kehidupan seharihari 3. Guru menjelaskan berat dipermukaan bumi 4. Guru menjelaskan berat dibulan dan ditempat lain

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban bernilai nol karena berat benda bergantung pada kecepatan gravitasi Tes uraian 4.2 “ ibu memebeli 4.2 karena berat itu bergantung beras seberat 15 kg” pada kecepatan gravitasi. kita bisa Kalimat yang benar adalah :” “ menggunakan ibu memebeli beras yang kalimat seperti ini, massanya 15 N” padahal kalimat ini salah menurut fisika. Mengapa kalimat ini salah? Bagai mana kalimat yang tepat?

Waktu

Sumber Belajar

Media

sehari-hari masalah yang berkaitan dengan 2. Memahami istilah massa berat jenis 14.Menjelaskan gaya benda. berat dipermukaan Tes tertulis 3. Menyelesaikan bumi masalah yang 15.Menjelaskan gaya berkaitan dengan berat dibulan dan berat jenis dalam ditempat lain kehidupan sehari-hari. 4. Memahami gaya berat dipermukaan bumi

35

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/2 ( Genap) : 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-sehari. : 5. 3 Menjelaskan hubungan bentuk energi dan perubahannya, prinsip usaha dan energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Teknik Tes Tertulis Bentuk Uraian Instrumen Jawaban 1.1 Apa yang di maksud 1.1 Energi adalah kemampuan dangan energi? untuk melakukan usaha.

Pengembang : YAYA NIM :ACB 107 004 Alokasi Waktu : 5 (lima) jam pelajaran

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar 1. Siswa memahami konsep energi 2. Siswa menyebutkan dan menunjukkan bentuk- bentuk energi serta contohnya dalam kehidupan sahari-hari. 3. Siswa memehami konsep tentang energi kinetik dan energi potensial.

Indikator a. Menjelaskan pengertian energi

Waktu

Sumber Belajar

Media

Usaha dan Energi 1. Guru menjelaskan - Bentuk energi pengartian energi dan perubahan 2. Guru menjelaskan nya tentang bentukbentuk energi dalam kehidupan sehari-hari. 3. Guru menjelaskan tentang energi kinetik dan energi potensial.

4. Guru memberikan 4. Mengamati perubahan tugas kepada siswa bentuk energi untuk melakukan b. Menyebutkan percobaan 5. Memahami konsep bentuk- bentuk mengamati perubahan bentuk energi dalam perubahan bentuk energi. kehidupan seharienergi. hari. 6. Siswa mengamati 5. Guru menjelaskan secara langsung hukum kekekalan perubahan bentuk c. Membedakan energi energi dari energi konsep antara listrik menjadi energi energi kinetik 6. Guru menjelaskan kalor serta perubahan dengan energi tentang contoh bentuk energi dari potensial. hukum kekekalan energi gerak menjadi energi energi kalor. 7. Siswa mampu memberikan contoh tentang hukum

1.2 Ketika kamu berlari, 1.2 Ini karena usaha oleh gaya gaya otot mu otot mu ketika berlari melakukan usaha mengubah sebagian energi untuk yang tersimpan dalam menggerakkan ototmu menjadi energi gerak. dirimu pada kecepatan tertentu. Setelah berlari selama beberapa menit, kamu merasa lelah. Mengapa demikian? Tes tertulis Uraian 2.1 Sebutkan bentukbetuk energi dalam kehidupan seharihari serta berikan salah satu contohnya! 2.1 Energi mekanik, energi bunyi, energi kalor, energi cahaya, energi listrik, dan energi nuklir.Contoh: tangan terasa hangat jika di gosokgosokkan (energi kalor).

2 x 40’ (2 • Buku fisika 2 • Gambar esis halaman kandugan energi jam 29-43 berbagai pelajaran) makanan. • Buku ipa fasaka erlangga halaman 39-64

Tes tertulis

Uraian

3.1 Jelaskan perbedaan 3.1 Energi kinetik adalah energi antara energi kinetik yang dimiliki benda karena dan energi potensial gerakkannya atau kelajuannya sedangkan 3.2 Ketika sebuah batu energi potensial adalah dilemparkan energi yang dimiliki benda mengenai tembok karena posisinya. maka terjadi perubahan bentuk 3.2 Perubahan bentuk energi energi, yaitu......... dari energi kenetik menjadi energi potensial.

36

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar kekekalan energi

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen 3.3 Sebuah kelapa ber massa m 2 kg dan berada pada ketinggian h 5 m tentukan besar energi potensial gravitasi terhadap tanah? Jawaban 3.3 E = m g h = (2kg)(10 m/s2) (5m) = 100 J

Waktu

Sumber Belajar

Media

d. Mengaplikasikan Tes konsep energi dan Unjuk perubahannya Kerja dalam kehidupan sehari-hari.

Uji Petik Kerja Produksi

4.1 Melakukan percobaan untuk mengamati perubahan bentuk energi:

4.1 Permukaan kain terasa panas. Pada setrika listrik terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kalor. Daerah pada kayu yang digosokkan terasa panas, Pasang setrika listrik terjadi perubahan bentuk ke stop kontak, energi dari energi gerak putar tombol menjadi energi kalor. keposisi on tunggu beberapa saat, kemudian gosokkan pada permukaan kain, raba bekas gosokkan setrika tersebut. Apa yang kamu rasakan? Sebutkan perubahan bentuk energi yang terjadi? Gosok dua batang kayu kering, setelah beberapa saat raba daerah yang telah digosokkan apa yang kamu rasakan? Sebutkan perubahan bentuk energi yang terjadi? 5.1 Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat

• Setrika listrik, kain, dua batang kayu kering, LKPD.

e. Menjelaskan hukum Tes tertulis kekekalan energi

Uraian

5.1 Jelaskan hukum kekekalan energi

• Gambar siklus energi matahari

37

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban dimusnahkan melainkan dapat di ubah dari bentuk energi satu ke energi yang lain 6.1 Berikan contoh tentang hukum kekekalan energi Tes tertulis Uraian 7.1Jelaskan perbedaan antara pengertian usaha dalam fisika dan dalam keseharian 6.1 Contoh : pembangkit listrik tenaga air, energi potensial dari air di ubah menjadi energi listrik. 7.1. usaha dalam fisika merupakan hasil kali gaya dengan perpindahan benda yang searah dengan gaya sedangkan, usaha dalam keseharian merupakan segala sesuatu yang dikerjakan manusia.

Waktu

Sumber Belajar

Media

f. Memberikan contoh tentang hukum kekekalan energi

Konsep usaha dan 1. Guru menjelaskan pengertian dalam energi kehidupan seharihari 2. Guru menjelaskan pengertian usaha dalam fisika 3. Guru mendemonstrasika n konsep usaha dengan cara menarik balok kayu menggunakan neraca pegas untuk membuktikan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan 4. Guru menjelaskan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan 5. Guru menjelaskan kaitan antara energi dan usaha

1. Siswa memahami konsep usaha 2. Siswa melihat secara langsung contoh dari konsep usaha 3. Siswa mampu menyelesaikan soalsoal mengenai usaha 4. Mampu menjelaskan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan 5. Mampu menjelaskan kaitan antara energi dan usaha

7. Membeda kan pengertian usaha dalam fisika dengan pengertian usaha dalam kehidupan seharihari

1 x 40

• Balok kayu, neraca pegas

8. Menjelaskan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan 9. Menjelaskan kaitan antara energi dan usaha

7.2.Seorang anak 7.2. W = F S menarik sebuah peti = (50 N) 93 m) dengan gaya F 50 = 150 J N, sehingga peti berpindahan searah dengan gaya sejauh s = 3m. berapakah usaha yang dilakukan anak tersebut ? Tes tertulis Uraian 8.1.Bagaimana hubungan antara usaha gaya dan perpindahan? 9.1.Bagaimana kaitan antara energi dan usaha ? 8.1. Usaha berbanding lurus dengan kali perpindahan

Tes tertulis

Uraian

9.1. Usaha berbanding lurus dengan perubahan energi

• Gambar ketika gaya otot melakukan usaha mendorong

38

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media mobil (terjadi perubahan bentuk energi)

Daya

1. Guru menjelaskan pengertian daya 2. Guru menjelaskan hubungan antara daya usaha dan waktu 3. Guru memberikan contoh penerapan daya dalam kehidupan seharihari

1. Mampu menjelaskan 10.Menjelas kan pengertian daya pengertian daya 2. Mampu menjelaskan hubungan antara daya usaha dan waktu 3. Dapat memberikan contoh penerapan 11. Menjelas kan daya dalam kehidupan hubungan antara sehari-hari daya usaha dan waktu 12.Memberi kan contoh penerapan daya dalam kehidupan seharihari

Tes tertulis

Uraian

10.1. Apa yang dimaksud dengan daya ?

10.1 Daya merupakan usaha yang 2x 40’ dilakukan gaya dalam satu satuan waktu atau dapat di definisikan sebagai laju perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya 11.1 Daya berbading lurus dengan usaha dan berbanding terbalik dengan waktu 12.1. Traktor memiliki daya lebih besar dari petani ketika membajak sawah karena dalam waktu yang sama traktor dapat melakukan usaha lebih besar daripada petani.

Gambar ketika gaya otot melakukan usaha mendorong mobil (terjadi perubahan bentuk energi)

Tes tertulis

Uraian

11.1. Bagaimana hubungan antara daya usaha dan waktu ? 12.1. Berikan contoh penerapan daya dalam kehidupan sehari-hari

Tes tertulis

Uraian

39

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/2 ( Genap) : 5. Memahami peranan usaha, gaya, dan energi dalam kehidupan sehari-sehari. : 5. 4 Menyelidiki tekanan pada benda padat, cair, dan gas serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian Teknik Tes unjuk kerja Bentuk Uji kerja prosedur Instrumen Jawaban

Pengembang : Randi Dwi Ambaratno NIM : ACB 107 010 Alokasi Waktu : 10 (sepuluh) jam pelajaran

Materi Tekanan 1. Tekanan pada zat padat. 2. Konsep tekanan pada zat padat 3. Satuan tekanan 4. Peranan konsep tekanan pada zat padat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Belajar 1. Melakukan percobaan sederhana untukmenemukan konsep tekanan pada zat padat.

Pengalaman Belajar 1. Siswa memahami hubungan antara gaya, tekanan, dan luas permukaan yang dikenai gaya sebagi konsep tekanan pada zat padat.

Indikator a. Menemukan hubungan antara gaya, tekanan, dan luas permukaan yang dikenai gaya.

Waktu
2 x 40 menit

Sumber Belajar

Media

2. Melakukian studi pustaka melalui 2. Sisiwa memeperoleh berbagai literatur pengetahuan tentang untuk menemukan apa satuan dari satuan dari tekanan Tekanan. pada zat padat. 3. Siswa menggunanakan 3. Mengerjakan soalbantuab segitiga soalyang rumus tekanan pada berhubuingan zat padat untuk dengan tekanan menyelesaikan soalpada zat padat. soal tentang tekanan pada zat padat. 4. Mendiskusikan tentang peranan 4. Siswa secara kosep tekanan berkelompok pada zat padat menganalisis peristiwa dalam kehidupan daklam kehidupan sehari-hari. sehari-hari mengenai konsep tekanan pada zat padat.

1.1 Kegiatan percobaan 1.1 Jawaban kegiatan Tujuan : percobaan. Menemukan Gambar c merupakan hubungan antara tekanan terbesar yang gaya, tekanan dan terjadi,karna permukaan permukaan yang yang diberi gaya pada diberi gaya. gambar c maka Alat Dan Bahan : hubungannya adalah tanah liat tekanan sebanding dengan secukupnya dan besar gaya dan berbanding sebuah balok besi terbalik dengan luas kecil yang berat. permukaan yang diberi gaya Langkah Kerja: sehingga tekanan 1. Letakkan balok merupakan gaya persatuan besi diatas luas. permukaan tanah P= liat. Seperti pada Dimana : gambar (a). P = tekanan 2. Angkat balok F = gaya kemudian ukurlah A = Luas permukaan yang kedalaman yang diberi gaya. telah dibuat oleh balok tersebut. 3. Ulangi langkah 1 dan 2 untuk pusisi yang berbeda spt pada gambar (b) dan(c). Pertanyaan dan kesimpulan: Dari percobaan diatas manakan posisi balok yang membuat lubang paling dalam pada

• IPA SMP kelas • Poster segitiga VIII erlangga rumus tekanan pada zat padat. • Buku fisika yang relevan • LKS • Soal latihan • Alat dan bahan percobaan tekanan pada zat padat : tanah liat dan balok besi kecil yang berat

40

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen tanah liat? Buatlah kesimpulan anda. Gambar 1.1 a. Gambar 1.1 b. Gambar 1.1 c. Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

b. Menyebutkan satuan dari Tekanan .

Tes tertulis. Tes uraian.

2.1 Apakan satuan dari tekanan menurut SI? 2.2 Jelaskan penertian dari satu Pascal.

2.1 Dalam satuan SI satuan dari tekanan adalah pascal (disingkat Pa.) yang didapatkan dari N/m2 2.2 Satu pascal adalah tekanan yang dilakukan oleh gaya satu Newton pada luas permuakaan satu meter persegi. 1 Pa = 1 N/ m2 .

c. Menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan konsep tekanan pada zat padat.

Tes tertulis

Tes uraian.

3.1 Seekor gajah 3.1 Diketahui:P= 400 kPa = beratnya 40.000N. 400.000 Pa; F= 40.000 N; jika tekanan yang maka : dilakukan gajah ke tanah adalah 400 Gambar 3.1 kPa, maka tentukan lebar dari kakaki segitiga rumus gajah tersebut! 4.1 Mengapa mengiris 4.1. Dengan menggunakan pisau dengan pisau pisau yang tajam maka luas tajam lebih mudah permuakaan ujung mata daripada pisau akan sangat kecil menggunakan pisau sehingga tekanan yang yang tumpul? terjadi sangat besar. Jadi dengan menggunakan pisau yang lebih tajam kita akan memerlukan menggunakan gaya yang lebih kecil

d. Menerapkan konsep tekanan pada zat padat dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi kelompok.

Presentasi

41

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban dibandingkan pisau yang tumpul dalam memotong daging tersebut..

Waktu

Sumber Belajar

Media

Tekanan pada zat cair. 1. Hukum pascal 2. Penerapan hukum pascal dalam keseharian.

1. Melakukan 1. Siswa dapat 1. Menjelaskan Tes unjuk percobaan menegtahui arah konsep dari hukum kerja sederhana untuk tekanan zat cair pascal. menemukan terhadap diding wadah konsep dari hukum yang tertutup. pascal. 2. Siswa dapat 2. Menyelesaikan soalmenggunakan soal mengenai persamaan Hukum Hukum pascal. pascal dalam menenukan jawaban 3. Mendiskusikan yang tepat. pristiwa dalam kehidupan sehari- 3. Siswa akan terlatih hari mengenai t untuk mengeluarkan Hukum pascal. pendapat mengenai Hukum pascal.

Uji kerja prosedur

1. Kegiatan 1. JawananLKS kegiatan 2x40’ Percobaan. Menit percobaan sederhana Tujuan : mngetahui Pada pecobaan yang kekuatan dan arah dilakukan semua lobang zat cair kelika di beri mengeluarkan air dengan tekanan. kekuatan pancaran yang Alat dan bahan : sama. Maka kesimpulannya kantong plastik , jarum pentol dan air adalah Tekanan yang secukupnya. diberikan pada zat cair Langkah Kerja: dalam suatu ruang (wadah) 1. Isi kantong plastik tertutup diteruskan kesegala dengan air arah dengan sam a besar secukupnya. (sama kuat) 2. Berilah lobang pada berbagai tempat pada kantong palastik dengan menggunakan jarum pentol. 3. Amati apakan semua kubang menegeluarkan air ketika plastik deberi tekanan dengan meremasnya. Serta bagaimana kekuatan pancarannya. Pertanyaan dan kesimpulan: Dari percobaan yang anda lakukan bagai manakekuatan arah semburan air ketika plastik di tekan, buat

• IPA SMP kelas • • VIII erlangga • • Buku fisika yang relevan

LKS Soal Latihan Alat praktikum kantong plastik, jarum penton dan air secukupnya. • Animasi dongkrak hidrolik.

• Gambar ketika gaya otot melakukan

42

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Tes uraian Instrumen kesimpulanmu. 2. Sebuah dongktrak 2. jawaban soal : dirolik memiliki Dik : A1=..5 cm2 silinder kecil dg luas A2 = 30 cm2 5 cm2,dan silinder Dit : F2 ; ...? besar dg luas 30 Jawab : cm2.bila silinder kecil ditekan dengan gaya 200 newton, = 1200N berapa gaya angkat yang dihasilkan pada silinder besar? 3. Bagaimana cara kerja dongkrak hidrolik? 3. Tekanan pada penampang yang lebih kecil akan diteruskan oleh minyak menuju penghisap penampang yang lebih besar. Hal ini akan menguntungkan karena perbandinga tekanan pada penapang kecil akan sama dengan penampang besar, dan karna penampang besar memiliki penampang yang besar maka gaya yang dihasilkan akan besar juga. P1 = P2 Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media usaha mendorong mobil (terjadi perubahan bentuk energi)

2. Menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan tekanan pada zat cair.

Tes tertulis

3. Menerapkan hukum Diskusi pascal dalam kelompok kehidupas seharihari.

presentasi

1. Permukaan zat 1. Melakukan percobaan cair sejenis sederhana untuk dalam bejana menemukan berhubungan. konsep bejana 2. Permukaan zat berhubungan.ir tak cair tidak sejenis. sejenis dalam 2. Menyelesaikan soal bejana

1. Siswa menemukan konsep bejana berhubungan.. 2. Siswa dapat menggunakan persamaan tentang bejana berhubungan dengan zat cair tak

1. Menejelaskan tentang konsep bejana berhubungan.

Tes tertulis

Tes uraian

1. Percobaan 1. Jawaban 2x40’ sederhana tentang gaya apung sama dengan menit bejana berat air yang dipindahkan berhubungan. dan di dapatkan kesimpulan Tujuan : Selisih antara berat benda di mengetahui udara dan betar benda di permukaan zat cair dalan zat cair di sebut dengan pada bejana gaya apung berhubungan. Suatu benda yang di

• IPA SMP kelas • Gambar ketika gaya otot VIII erlangga melakukan • Buku fisika usaha mendorong yang relevan mobil (terjadi perubahan bentuk energi)

43

Materi berhubungan. 3. Penerapan konsep bejana berhubungan dalam keseharian.

Kegiatan Belajar tentang bejana berhubungan dengan zat cair tak sejenis.

Pengalaman Belajar sejenis dalam menenukan jawaban yang tepat.

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Alat dan bahan : pipa U,bejana berhubungan dengan berbagai macam bentuk, air dan alkohol. Langkah kerja : Masukan air kedalam pipa U. Amati permukaan air! Masukan air kedalam pipa U . amati permukaan airnya! Tambahkan alkohol pada pipa U dan amati lagi permuakaannya antara air dan alkohol tersebut ! Pertanyaan dan kesimpulan : bagaimanakah permukaan jika zat cair di dalam bejana sejenis, dan bagaimana permukaan jika terdapat lebih dari satu jenis zat cair. Buat kesimpulanmu. Jawaban selupkan sebagian atau seluruhnya kedalam zat cair akan mengalami gaya apung yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan. Dan dikenal dengan hukum archimides.

Waktu

Sumber Belajar

Media

2. Menyelesaikan uji unjuk soal-soal tentang kerja bejana berhubungan dengan zat cair tak sejenis.

Uji kerja prosedur.

2. Sebuah pipa U 2. mula-mula diisi dengan raksa( ρ = 13.600 kg/m3)dan ditambah air dengn ρ=1000kg/ m3. Jika ketinggian air 20 cm

Dik: V = 0,006 m3. ρ = 800 kg/ m3. dit = Fa =.... jawab ; berat minyak yang dipindahkan oleh balok adalah Fa nya.

44

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen maka selisih ketinggian kedua zat cair tsb adalah! Jawaban Fa = m g m=Vxρ = 0,006 x 800 = 4,8 kg Fa = 4,8 x 10 = 48 N

Waktu

Sumber Belajar

Media

1. Gaya apung 2. Hukum archimides

1. melakukan perobaan 1. Siswa menemukan sederhana tentang konsep gaya apung gaya apung dan dan hukum hukum aechimides. archimides. 2. Mengertakan soal tentang hukum archimides 3. Mendiskisikan peristiwa dalam kehidupan seharihari yang berhubungan dengan hukum archimides. 2. Siswa dapat menganalisis soal yang berhubunga dengan hukum arcimides. 3. Siswa dapat berpendapat dalam diskusi kelompok yang membahas tentang hukum archimides

1. Menjelaskan uji unjuk konsep gaya apung kerja

Uji kerja prosedur.

1. Melakukan 1 JawananLKS kegiatan 2x40’ percobaan tentang percobaan sederhana menit gaya apung dan Pada pecobaan yang hukum archimides . dilakukan semua lobang Tujuan : mengeluarkan air dengan menyelidiki gaya kekuatan pancaran yang apung dan hukum sama. Maka kesimpulannya archimides. adalah Tekanan yang Alat dan bahan : diberikan pada zat cair balok, neraca dalam suatu ruang (wadah) pegas, gelas ukur tertutup diteruskan kesegala dan gelas pancur. arah dengan sam a besar langkah kerja: (sama kuat) Gantung balok pada neraca pegas spt gambar 1.a Siapkan gelas pancur yang telah diisi dengan air dan celupkan balok kedalam gelas tersebut gambar 1.b Tampung air yang kluar dari gelas pancur kedalam gelas ukur. Catat berat balok didara dan berat di dalam air. Tentukan berat air yang ditampung oleh gelas ukur tersebut pertanyaan dan diskusi.

• IPA SMP kelas • LKS . VIII erlangga • Alat praktikum • Buku fisika balok, neraca pegas, gelas yang relevan ukur dan gelas pancur.

45

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen bagaimana hubungan gaya apung yaitu berat balok diudara dikurang berat balok di air dengan berat air yang dipindahkan. Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

gambar 1 a dan b 2. Sebuah balok dengan ukuran 0,2 x0,1x0,3 m di gantung pada seutas kawat ringan.tentukan gaya apung balok jika di celupkan seluruhnya dalam minyak dg massa jenis 800 kg/ m3.

2. Menjelaskan konsep kukum archimides.

Tes tertulis

Tes uraian.

2. jawaban soal : Dik A1=..5 cm2 A2 = 30 cm2 Dit : F2 ; ...? Jawab : = 1200N

3. Mengerjakan soal tentang hukum archimides.

diskusi kelompok

presentasi

3. Mengapa kapal 3. Tekanan pada penampang yang berat tidak yang lebih kecil akan tenggelam ketika di diteruskan oleh minyak masukan kedalam menuju penghisap air? penampang yang lebih besar. Hal ini akan menguntungkan karena perbandinga tekanan pada penapang kecil akan sama

46

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban dengan penampang besar, dan karna penampang besar memiliki penampang yang besar maka gaya yang dihasilkan akan besar juga. P1 = P2

Waktu

Sumber Belajar

Media

4. menerapkan hukum arhimides dalam kehidupan seharihari 3. Tekanan udara 1. Melakukan studi pustaka melalui berbagai macam literatur untuk mengetahui berbagai macam kejadian yang berhubungan dengan tejkanan udara. 2. Guru menjelaskan tentang hubungan ketinggian tempat dengan tekanan udara. 3. Siswa mendiskusikan tentang alat ukur tekanan udara. 1. siswa mendapat pengetahuan tentang berbagai macan kejadian tekanan udara. 2. Siswa mengetahui tentang hubungan ketinggian tempat dengan tekanan udara. 3. siswa dapat berpendapat tentang alat ukur tekanan udara dalam kelompoknya. 1. menyebutkan tes tertulis berbagai kejadian yang berhubungan dengan tekanan udara. tes uraian 1. apa penyebab angin? 1. Jawaban 2x40’ karena dalam bumi kita menit terdapat perbedaan tekanan udara maka akan terdapat udara yang mengalir dari daerah dengan tekanan tinggi menuju daerah dengan tekanan udara yang lebih rendah, dan udara yang bergerak ini desebut angin Jawaban ; tinggi kota x adalah : = (760-960)mmHg x 10m 1mmHg = 700 m • IPA SMP kelas • LKS • Poster alat ukur VIII erlangga tekanan udara • Buku fisika • Animasi angin laut dan angin yang relevan darat.

2. menjelaskan tentang hubungan antara ketinggian tempan dengan tekanannya.

tes tertulis

tes uraian

2. sebuah kota x 2. tekanannya 690 mmHg tentukan ketinggian tempat tersebut dari permukaan laut jika tekanan permukaan laut 760 mmHg. 3. sebutkan macammacam alat ukur tekanan udara! 3.

3. menjelaskan tentang alat ukur tekanan udara.

diskusi kelompok

presentasi

macam alat ukur tekanan udara adalah : Barometer air Barometer aneroid Manometer raksa terbuka Manometer raksa tertutup Manometer bourdon.

47

Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : VII/2 ( Genap) : Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari : 6.1. Mendeskripsikan Konsep Getaran dan gelombang serta parameter-parameternya Penilaian Teknik Bentuk uraian Instrumen 1.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan getaran……. 1.2 Sebutkan parameterparameter dari getaran…. 2.1 Kegiatan percobaan Tujuan : mengetahui perbedaan dari periode dan frekuensi Alat dan bahan : pegas stopwatch Jawaban 1.1 Getaran adalah Gerak bolak-balik secara periodik melalui suatu titik seimbang 1.2 Parameter dari getaran adalah amplitudo dan periode

Pengembang : Yuliana NIM :ACB 107 011 Alokasi Waktu : 8 jam

Materi Getaran dan Gelombang 1.Getaran • Konsep getaran • Parameteparameter getaran

Kegiatan Belajar 1. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep tentang getaran dan parameterparameter dari getaran

Pengalaman Belajar 1. Siswa mnyimpulkan konsep getaran dari berbagai sumber pustaka dan mengetahui parameter-parameter dari getaran

Indikator

Waktu

Sumber Belajar • • • •

Media Media gambar LKS Soal latihan Alat dan bahan praktikum : pegas dan stopwatch

a. Menjelaskan Tes konsep dari Tertulis getaran dan menyebut parameterparameter getaran

2 x 40’ (2 • IPA FISIKA untuk SMP jam kelas VIII pelajaran) Erlangga hal 134-138 • Buku fisika yang relevan

2. Siswa mengetahui perbedaan periode b. Memahami Tes unjuk 2. Melakukan dan frekuensi dai hasi perbedaan periode kerja percobaan percobaan dan frekuensi sederhana untuk suatu getaran mengetahui 3. Siswa mampu perbedaan periode menyelesaikan soaldan frekuensi suatu soal perhitungan getaran frekuensi 3. Menyelesaikan soal- 4. Siswa mampu soal perhitungan mnyelesaikan soalfrekuensi soal perhitungan periode 4. Mengerjakan soalsoal perhitungan 5. Siswa secara periode berkelompok menganalisis peristiwa 5. Mendiskusikan dalam kehidupan dalam kehidupan sehari-hari mengenai sehari-hari getaran menyangkut getaran

Uji kerja prosedur

2.1 - pada perobaan pertama yang disebut simpangan Langkah kerja : adalah dari a-c Percobaan pertama : sedangakan 1. Dari kedudukan amplitudonya seimbang tarik pegas dan adalah simpangan kemudian jalankan terbesar yaitu stopwatch bersamaan jarak dari ujung b dengan melepas pegas ke c 2. Amati gerakan naik - Periode adalah turun pegas untuk selang waktu yang mengetahui banyaknya diperlukan untuk getaran menempuh satu 3. Lakukan berulang kali getaran untuk mengetahui waktu yang - Frekuensi tepat adalah banyaknya getaran yang pegas dalam satu sekon. - Perbedaannya adalah periode yaitu waktu yang 48

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen 4. Manakah yang disebut dengan simpangan dan amplitudo dari hasil percobaan? 5. Apakah yang disebut periode dari hasil percobaan? 6. Apakah yang disebut Fekuensi dari hasil percobaan? 7. Apa perbedaan antara periode dan frekuensi? Jawaban diperlukan untuk menempuh satu getaran sedangkan frekuensi adalah banyaknya getaran dalam satu sekon.

Waktu

Sumber Belajar

Media

c. Menggunakan rumus hubungan frekuensi dan periode untuk menyelesaikan masakah sederhana

Tes tertulis

Tes uraian

3.1 Sebuah bandul diayunkan dengan periode yang ditempuh dalam satu getaran getaran adalah 25 sekon berapakah berapakah frekuensi yang dihasilkan……

3.1 diketahui : T = 25 sekon Jawab : f = = = 0,040 sekon

d. Menyeesaikan soal- Tes tertulis soal hitungan yang berhubungan dengan periode

Tes uraian

4.1 frekuensi suatu getaran adalah 40 Hz maka berapakah periodenya ?

4.1 Diketahui : f = 25 Hz, maka: T= = sekon = 0,025

49

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator e. Menerapkan konsep getaran dalam kehidupan sehari-hari

Penilaian Teknik Diskusi kelompok Bentuk Presentasi Instrumen 5.1 Mengapa gitar dapat menimbulkan bunyi ketika digetarkan Jawaban 1.1 Karena bunyi merambat melalui medium ketika digetarkan sehinnga menghasilkan bunyi dan pada gitar terdapat lubang yang dapat menghasilkan bunyi ketika senar gitar tersebut digetarkan.

Waktu

Sumber Belajar

Media

2. Gelombang • Gelombang tranversal

1. Melakukan percoban 1. Siswa dapat berkerja 6. Siswa dapat untuk mengetahui sama dengan berkerja sama apakah medium kelompok untuk dengan kelompok ikut merambat melakuan percobaan untuk melakuan bersama dan mengetahui percobaan dan gelombang atau apakah medium mengetahui apakah tidak merambat bersama medium merambat gelombang bersama 2. Melakukan 2. Siswa memperoleh gelombang percobaan pengetahuan tentang sederhana untuk konsep dai gelombang mengetahui konsep tranversal dari gelombang 3. Siswa mampu tranversal menentukan amplitudo dan panjang 3. Mengamati gambar gelombang yang untuk menentunan tertera pada gambar amplitudo dan 4. Siswa dapat panjang gelombang mengetahui perambatan gelombang pada hasil 7. Siswa memperoleh percobaan pengetahuan tentang konsep dai gelombang tranversal

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur

6.1 kegiatan percobaan 6.1 Jawaban kegiatan 2 x40’ percobaan : - tujuan : mengetahui apakah gelombang medium ikut merambat tranversal adalah bersama gelombang gelombang yang - alat dan bahan: ember, air arah rambatnya - langkah kerja: tegak lurus arah 1. isi ember dengan air getarnya sampai penuh 2. masukan jari telunjuk dan putar jari telunjuk mu di air 3. amati apakah gelombang yang ditimbulkan akibat usikan jari kita akan membawa partikel-partikel medium? 4. Simpulkan definisi dari geombang setelah melakukan percobaan! 7.1 kegiatan percobaan - Tujuan : Mengetahui konsep dari gelombang tranversal - alat dan bahan :tali - Langkah kerja : 1. Gerakan tali seperti geombang 2. Mengamati gelombang yang 7.1 a). b – b1 b). ae atau cg

• IPA FISIKA untuk SMP kelas VIII Erlangga hal 139-142 • Buku fisika yang relevan

• • • •

Media gambar LKS Soal latihan Alat dan bahan praktikum : air, ember dan tali

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur

50

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen dihasilkan oleh tali sampai berbentuk bukit dan lembah gelombang seperti gambar di bawah Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

3. Pertanyaan dan kesimpulan: Dari hasil percobaan dan pengamatan maka gelombang tranversal adalah…..

8. Siswa mampu Ter tertulis menentukan amplitudo dan panjang gelombang yang tertera pada gambar

uraian

8.1 gambar gelombang tranversal 8.1 panjang gelombang di definisikan dari hasil percobaan adalah jarak antara dua rapatan yang berdekatan atau Dari gambar diatas mana yang jarak antara dua menunjukan a). amplitudo dan b). regangan yang panjang gelombang berdekatan, sedangkan perambatan gelombang ongitudinal adalah arah rambatan sejajar arah getaran

51

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator 9. Siswa dapat mengetahui perambatan gelombang pada hasil percobaan

Penilaian Teknik Tes unjuk kerja Bentuk Uji kerja prosedur Instrumen Jawaban 9.1 Kegiatan percobaan 9.1 pebedaannya - Tujuan : mengetahui adalah gelombang perambatan yang terjadi pada tranversal arah gelombang longitudinal rambatnya tegak - alat dan bahan : slinki lurus arah - Langkah kerja : dengan getarnya menggerakkan slinki sedangkan sehingga terlihat rapatan dan regangan gelombang ongitudinal arah rambatnya sejajar arah getarnya.

Waktu

Sumber Belajar

Media

Pertanyaanaan kesimpulan : dari percobaan di atas apakah definisi dari gelombang dan perambatan pada gelombang longitudinal adalah…… 3. Gelombang longitudinal 1. Melakukan 1. Siswa dapat 10.Menyelidiki percobaan untuk mengetahui perambatan melihat perambatan perambatan gelombang pada pada gelombang gelombang pada hasil gelombang longitudinal percobaan longitudinal 2. Mengamati hasil percobaan 2. Siswa mengetahui sebelumnya untuk perbedaan dari mengetahui gelombang tranversal perbedaan dan gelombang gelombang longitudinal tranversal dan longitudinal 3. Siswa mampu 11. Membedakan menganalisis besarangelombang 3. Mengerjakan soalbesaran yang ada tranvrsal dngan soal yang pada soal latihan gelombang berhubungan 4. Siswa a mengetahui longitudinal dengan freuensi besar panjang 4. Menyelesaikan soalgelombang Tes tertulis uraian 10.1 Apakah perbedaan dari geombang tranversal dal gelombang longitudinal berdasarkan hasil percobaan…. 10.1pebedaannya 2x 40’ adalah gelombang tranversal arah rambatnya tegak lurus arah getarnya sedangkan gelombang ongitudinal arah rambatnya sejajar arah getarnya. 11.1diketahui : v= 24 m/s, maka cepat rambat gelombangnya adalah.. diselesaikan menggunakan segitiga • PA FISIKA untuk SMP kelas VIII Erlangga hal 149-152 • Buku fisika yang relevan Media gambar LKS Soal latihan Alat dan bahan praktikum : slinki Media gambar

Tes tertulis

uraian

11 .1 Suatu gelombang merambat dalam satu medium dengan frekuensi 6 Hz dan panjang gelombang 4 m, tentukan cepat rambat gelombang….

52

Materi

Kegiatan Belajar soal mengenai panjang gelmbang 5. Menyelesaian soalsoal mengenai hubungan freuensi,panjang gelombang dan cepat rambat gelombang

Pengalaman Belajar 5. siswa mengetahui hubungan frekuensi, panjang gelombang dan cepat rambat gelombang

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban rumus ρ X f f= = =3 Hz

Waktu

Sumber Belajar

Media

12.Menggunakan Tes tertulis persamaan frekunsi untuk menyelesaikan soal

uraian

12.1 jka frekuensi gelombang air 12.1 diktahui : f = 12 Hz, v= 24 m/s sungai 12 Hz dan empunyai ρ= = = 2 m cepat rambat gelombang 24 m/s tentunan panjang gelombang air sungai.

13.Mnganalisis peristiwa dalam ehidupan seharihari berkenaan dengan panjang gelombang

Ter tertulis

uraian

13.1 Sebuah vibrator dengan 13.1 diketahui: f = 6 frekuensi 6 Hz dimasukkan Hz dan λ= 0,02 ke dalam tangki air m menghasilkan panjang maka, v = λ.f = gelombang 0,02 m. maka 0,02 . 6 = 0,12 m/s

4. Pemanfaatan gelombang

1. Melakukan studi 1. siwa memahami kaitan 14.Mendeskripsikan kasus untuk gelombang dengan hubungan mengetahui peristiwa perambatan frekuensi, panjang peristiwa tejadinya kilat dan guntur gelombang dan perambatan kilat 2. siswa dapat cepat rambat dan guntur mengetahui peristiwa gelombang 2. Mendiskusikan yang menyebabkan peistiwa Tsunami terjadinya tsunami yang berkaitan 3. siswa mengetahui dengan gelombang pemanfaatan dari 3. Mengetahui gelombang laut dalam

Ter tertulis

Uraian

14.1 Jelaskan keterkaitan antara gelombang dengan peristiwa kilat dan Guntur?

14.1 Tsunami berawal 2x40’ dari dasar laut, sehingga ada yang menyebutnya gelombang laut akan tetapi tsunami umumnya disebabkan oeh gempa bumi

• IPA FISIKA untuk SMP kelas VIII Erlangga hal 149-152 • Buku fisika yang relevan

-

Media gambar LKS Soal latihan Alat dan bahan praktikum : slinki Media gambar

53

Materi

Kegiatan Belajar pemanfaatan gelombang laut dalam kehidupan sehari-hari

Pengalaman Belajar kehidupan sehari-hari

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban dibawah laut sehingga muncul dindingdinding air besar yang bisa membentang sangat jauh sehingga tsunami disebut sebagai gelombang yang sangat besar.

Waktu

Sumber Belajar

Media

15.Menyelidiki Ter tertulis penyebab terjadinya Tsunami berdasarkan konsep gelombang

uraian

15.1 jelaskan menurut anda apa yang menyebabkan terjadinya tsunami dengan mengaitkannya terhadap konsep gelombang

15.1 Gelombang laut dapat dimanfaatkan karena gelombang laut menyimpan energy, dengan mengetahui tinggi gelombang, panjang gelombang, dan periodenya, dapat ditentukan besar 16.1 energy yang dikandung gelombang dan dapat diubah ke energy listrik salah satunya adalah rakit Cookerel, yang berbentuk untaian rakitrakit yang saling

16.Menganalisis manfaat dari gelombang laut dalam kehidupan sehari-hari

Ter tertulis

uraian

16.1 jelaskan mengapa gelombang laut dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari dan apa saja manfaatnya

54

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban berhubungan dngan engselengsel. System ini bergerak naik turun mengikuti gelombang laut. Gerak relative rakit-rakit menggerakkan pompa listrik yang berada diantara dua rakit.

Waktu

Sumber Belajar

Media

55

kolah Sekolah Kelas Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : VIII : IPA FISIKA : Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang,dan optika dalam produk teknologi sehari-hari : 6.2. Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari

NAMA Kelas NIM

: DENI RAHMAWATI : ACB 107 102 :8x40 MENIT

Mata Pe : ALOKASI WAKTU

Materi Pembelajaran

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Tes Bentuk Contoh Instrumen Jawaban

waktu

Sumber

Media

Pertemuan 1 1.Syarat-syarat Bunyi

1.Melakukan 1. Siswa dan gur u dapat 1.Menjelas-kan syarat- Tes unjuk kerja Percobaan untuk menyimpul kan syaratsyarat terjadinya menjelaskan syaratsyarat terjadinya bunyi bunyi syarat terjadinya bunyi

Uji petik 1.1 KEGIATAN 1 1.1 1. a. ada sumber kerja produk bunyi, 1. Tujuan b. ada medium Percobaan perantara, dan Menjelaskansy c. ada pendengar arat-syarat (penerima bunyi). terjadinya bunyi. 2. Berdasarkan 2. Alat dan Bahan percobaan di 1. Bel listrik1 atas, diperoleh buah hasil bahwa 2. Tabung kaca ketika udara dengan alat dihisap keluar, penghisap bunyi bel semakin udara 1 set lama semakin (untuk pelan sampai memvakumkan tidak terdengar tabung) lagi. C. LangkaKerja 1. Masukkan bel listrik ke dalam tabung kaca! 2. Bunyikan bel listrik dan dengarkan suaranya! 3. Hisap udara keluar sampai udara dalam

2x40

ILMU PENGETAHUAN ALAM untuk SMP/MTSN (268269)

LKPD Alat dan Bahan Bel listrik,tabung alat penghisap udara

56

Materi Pembelajaran

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Tes Bentuk Contoh Instrumen tabung menjadi vakum 3. Pertanyaan 1 Apa syaratsyarat terjadinya bunyi? 2 Apa yang kamu simpulan dari kegiatan ini! Hal ini disebabkan udara di dalamkaca semakin berkurang hingga pada akhirnyatabung kaca dalam keadaan vakum. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bunyi merambat memerlukan medium perantara Jawaban

waktu

Sumber

Media

2.Permbatan Bunyi

2.Melakukan percobaan untuk menjelaskan perambatan bunyi

2.Siswa dan guru dapat menyimpul-kan perambatan bunyi

2.Menjelaskan perambatan bunyi

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

2.1 1. Iya 1.2 KEGIATAN 2 2. Suara dapat terdengar A. Tujuan dari kaleng yang Percobaan dihubungkan dengan Menjelaskan benang karena perambatan gelombang bunyi dari bunyi pita B. Alat dan suaramuditeruskan oleh Bahan benang. Hal ini Dua buah membuktikan bahwa kaleng bekas gelombang bunyi minuman yang dapat menjalar melalui tutupnya telah zat padat. dibuangsehingga merupakan silinder tanpa tutup 2. Paku 3. Palu 4. Benang C. Langkah Kerja 1 Lubangi alas kedua kaleng bekas dengan paku. 2 Siapkan benang sepanjang 10 m.

ILMU PENGETAHUAAN ALAM untuk SMP/MTSN (220221)

LKPD Alat dan bahan Kaleng bekas,paku,palu,be nang.

57

Materi Pembelajaran

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Tes Bentuk Contoh Instrumen Jawaban

waktu

Sumber

Media

3

4

Setiap ujung benang dimasukkan ke dalam lubang kaleng. Dengan bantuan temanmu, aturlah posisi benang sedemikian rupa sehingga benang tidak kendor.

Materi Pembelajaran

Kegiatan Belajar

Pengalama Belajar

Indikator Tes 3.Menghitun g cepat rambat bunyi Tes tertulis Bentuk Tes uraian

Penilaian Contoh Instrumen 3.1 1.Suara guruh terdengar 3 sekon setelah terjadi kilat. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s,tentukan jarak kilat dengan pendengar! Jawaban

waktu

Sumber

Media

3 Cepat rambat Bunyi

3.Mengerjakan soal hitungan cepat rambat bunyi

3. Siswa dapat menjawab soal cepat rambat bunyi

3.1 1. s = v . t s = 3 40 . 3 s = 1.020 m J adi, kilat tersebut terjadi 1.020 m dari pendengar.

ILMU PENGETAHUAAN ALAM untuk SMP/MTSN(215-216)

LKPD

58

Materi Pembelajaran Pertemuan ke 2 1. infrasonik ,audiosonik ,ultrasonik

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Tes Bentuk

Penilaian Contoh Instrumen Jawaban

waktu

Sumber

Media

4.Studipustaka Untuk menjelaskan infrasonik, audiosonik, ultrasonik.

4 Siswa mendapat kaninformasi tentang infrasonik,audios onik.ultrasonik

4.Menjelaskan infrasonik audisonik ultrasonik

Tes tertulis

Tes uraian

4.1 1. Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi tiga macam,sebutkan?

.4.1 1. infrasonik audiosonik ultrasonik

2x40

ILMU PENGETAHUAAN ALAM untuk SMP/MTSN (223-224)

LKPD

2. Kuat bunyi

5. Studi pustaka Untuk menjelaskan kan kuat bunyi

5. Siswa mendapatkan informasi tentang kuat bunyi

5.Menjelaskan kuat bunyi

Tes tertulis

Tes isian

5.1 1. kekuatan bunyi ditentukan oleh….

5.1 1.besarnya amplitudo bunyi.

Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Umum(335-336)

LKPD

59

3. Hubungan panjang gelombang dan frekuensi terhadap bunyi

5. Studi pustaka Untuk menjelaskan Hubungan panjang gelobang dan frekuensi terhadap bunyi

6. Siswa mendapatkan informasi tentang hubungan panjang gelombangdan frekuensi terhadap bunyi

6.Menjelaskan hubungan panjang gelomangdan frekuensi terhadap bunyi

Tes tertulis

Tes isian

6.1

1. Bagaimanakah Hubungan panjang gelombang dan frekuensi terhadap bunyi tuliskan persamaannya….

6.1 1.Dapat dinyatakan: f=

ILMU PENGETAHUAAN ALAM untuk SMP/MTSN(272-273)

LKPD

Materi Pembelajaran Pertemuan ke 3 1.Resonansi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Tes Bentuk

Penilaian Contoh Instrumen Jawaban

waktu

Sumber

Media

7.Melakukan Percobaan untuk menunjuk-kan gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari.

5 Siswa dan gur u dapat menyimpulka n gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari

7.Menunjuk-kan gejala resonansi dalam kehidu pan sehari-hari

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

5.1 KEGIATAN 1 A. Tujuan Percobaan Menunjukkan gejala resonansi pada garpu tala B. Alat dan Bahan 1. garpu tala 3 buah(A dan B yang berfrekuensi sama)dan C berfrekuensi beda C. Langkah Kerja 1. Letakkan ketiga garputala pada jarak yang cukup dekat. 2. Getarkan garputala A D. Pertanyaan: 1. Apa yang terjaditerhadap garputala B (frekuensinya sama)? 2. Apa yang terjadi terhadap garputala C (frekuensinya berbeda)? 3. buatlah kesimpulannya!

7.1 1. akan bergetar dan menimbulkan gelombang bunyi pula 2. tidak bergetar 3. bahwa jika sebuah benda bergetar, benda lain yang mempunyai frekuensi sama dan berada dalam daerah rambatan getaran benda tersebut akan bergetar. Peristiwa ini disebut sebagai resonansi.

2x40

LKPD Alat dan bahan Garpu tala.

60

2. Pemantulan bunyi

8.Melakukan percobaan untuk menunjuk-kan

8. Siswa dan guru dapat menyimpulkan

8.Menunjuk -kan pemantulan bunyi

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

5.2 KEGIATAAN A. Tujuan percobaan Menunjukkan pemantulan bunyi.

8.1 1. Berdasarkan hasil pengamatanmu, bunyi detak jarum jam terdengar paling keras ketika sudut karton sebelah kanan sama

ILMU PENGETAHUAAN ALAM untuk SMP/MTSN(277278)

LKPD Alat dan Bahan

Materi Pembelajaran

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Tes Bentuk

Penilaian Contoh Instrumen B. Alat dan Bahan 1. Jam weker 1 buah 2. Gulungan karton 2 buah 3. Papan kayu atau triplek sebagai penyekat 1 buah 4. Dinding pemantul 1 buah 5. Meja 1 buah C. Langkah Kerja 1. Rangkailah alat dan bahan seperti gambar di bawah ini! 2. Atur kedudukan sudut karton sebelah kiri sama dengan sudut karton sebelah kanan 3. Pasang telinga pada ujung karton sebelah kanan seperti pada gambar di atas! Jawaban dengan sudut karton sebelah kiri. Hal ini menunjukkan bahwa detak jarum jam weker merambat melalui karton di sebelah kiri dan dipantulkan oleh dinding pemantul melalui karton di sebelah kanan. 2. disimpulkan tentang hukum pemantulan bunyi, yaitu sebagai berikut. 1) Bunyi pantul dan bunyi datang terletak pada suatu bidang datar. 2) Besar sudut pantul sama dengan sudut datang.

waktu

Sumber

Media

Pementul-an bunyi

Pemantu-lan bunyi

Jam weker,karton,papa n kayu,dinding pemantul,meja.

61

Materi Pembelajaran

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Tes Bentuk 4.

Penilaian Contoh Instrumen Dengarkan bunyi detak jarum jam weker! Amati apa yang terjadi! 5. Ubahlah kedudukan karton sebelah kanan pada sudut 30° dan ulangi langkah 3–4! D. Pertanyaan: 1. Amati apa yang terjadi! 2. Buat kesimpulannya! Jawaban

waktu

Sumber

Media

eri Pembelajaran Pertemuan ke 4 12.1. Macammacam pemantulan bunyi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Tes 9.Menjelas-kan macammacam pemantulan bunyi Tes tertulis Bentuk Tes uraian

Penilaian Contoh Instrumen 9.1 Sebutkan mcam-macam pemantulan bunyi? Jawaban 9.1 1. a. bunyi pantul yang menguatkan bunyi asli, b. gaung / kerdam, dan c. gema.

waktu

Sumber

Media

9.Studi pustaka untuk menjelaskan macammcam pemantu-lan bunyi

9. Siswa mendapatkan informasi tentang macammacan pemantul-an bunyi

2x40

ILMU PENGETAHUAAN ALAM untuk SMP/MTSN(279)

LKPD

12.2. Pemanf aatan pemantulan bunyi

10.Studi pustaka untuk menjelaskan pemanfaatan pemantul-an bunyi

10. Siswa mendapat-kan informasi pemanfaatan pemantulan bunyi

10.menjels-kan pemanfaa-tan pemantulan bunyi

Tes tertulis

Tes uraian

10.1

1. Sebutkan pemanfaatan pementulan bunyi?

10.1

1. Menentukan cepat rambat bunyi di udara dan melakukan survey geofisika

IPA FISIKA untuk SMP kelas VIII(177)

LKPD

62

SEKOLAH KELAS/SEMESTER MATA PELAJARAN Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : VIII / II : FISIKA : Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dalam optika dalam produk teknologi sehari-hari : 6.3. Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa.

NAMA PENGEMBANG : SURAYA DWI R NIM WAKTU : ACB 107 013 : 8 x 40 menit

Materi Cahaya 1 Pembiasan cahaya

Kegiatan Belajar 1. Guru menjelaskan konsep tentang cahaya

Pengalaman Belajar A. Siswa mengetahui konsep tentang cahaya

Indikator Teknik 1. Menjelas kan konsep tentang cahaya Tes tertulis Bentuk Tes uraian

Penilaian Instrumen Jawaban

Waktu 2x40 menit

Sumber Buku IPA Fisika SMP kelas VIII, Intan Pariwara

Media a. b. c. d. e. f. Papan tulis Spidol Buku IPA Fisika LKS Lensa Lilin

1. Apa yang 1. Cahaya merupakan salah satu bentuk energi yang juga dimaksud mempunyai sifat sebagai dengan cahaya?
gelombang.

2. Guru menjelaskan B. Siswa mengetahui konsep tentang tentang perambatan perambatan cahaya cahaya

2. Menjelas kan Tes tertulis konsep tentang perambat an cahaya

Tes uraian

3. Guru menjelaskan bahwa cahaya merambat lurus

C. Siswa mendaftar kan bahwa cahaya dapat merambat lurus

3. Mengidentifikasi tentang perambat an cahaya

2. Apabila bulan 2. Karena cahaya matahari berada di antara yang merambat menuju ke bumi dan bumi terhalang oleh bulan matahari akan terjadi gerhana. Mengapa demikian? 3. Cahaya lilin tidak 3. Jawaban C. Merambat tampak dilihat Lurus jika melalui pipa bengkok. Hal ini membuktikan bahwa cahaya.... • Berupa gelombang • Dapat dipantulka n • Merambat lurus • Dapat dibiaskan

Tes tertulis

Tes PG

2

Pemantulan cahaya

63

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Teknik Bentuk Tes uraian 4. Menjelas kan konsep tentang Tes tertulis pemantul an cahaya

Penilaian Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber

Media

4. Guru menjelaskan D. Siswa mengetahui tentang tentang pemantulan pemantulan cahaya cahaya

5. Guru mrmbimbing siswa melakukan E. percobaan sederhana untuk mengetahui proses pemantulan cahaya

Siswa mengetahui bagaimana proses pemantulan cahaya

5. Mengidentifikasi proses pemantul an cahaya

4. Sebutkan dan jelaskan salah satu contoh peristiwa pemantulan cahaya pada kehidupan sehari-hari! 5. Sebutkan bunyi hukum pemantulan cahaya!

4. Langit biru yang cerah
terjadi karena cahaya matahari dipantulkan oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer bumi. Kita tidak dapat melihat dan menikmati langit biru jika kita berada di bulan.

Tes tertulis

Tes uraian

5. Bunyi hukum pemantulan
cahaya yaitu : • Sinar datang, garis normal, dan sinar pantul terletak pada sebuah bidang datar • Besar sudut datang sama dengan besar sudut pantul.

6. A. Guru 6. A. Siswa mampu Menjelaskan hukum mrmbimbing mengguna kan rumus pemantul an siswa mengerjakcermin untuk pada cermin an soal-soal tentang mengerjakan soal-soal pemantulan cahaya latihan

Tes tertulis

Tes uraian

A. Hitunglah banyaknya bayangan yang terbentuk dari sebuah titik yang terletak di depan dua buah cermin datar yang disusun membentuk sudut 80°. Cermin II 80° 20° Cermin I B.Kapan peristiwa peantulan teratur dapat terjadi?

h.

A.Dik. Sudut apit dua buah cermin datar (α)= 80°. Sudut terkecil antara titik dan susunan cermin (β) = 20°. Dit. Banyak bayangan (n)? Jawab. n=(180-β) +(180+β) α α n= 160 + 200 80 80 n= 2+2,5= 4 (dibulatkan pada angka yang paling kecil)

2x40 menit

Buku IPA Fisika SMP kelas VIII, Intan Pariwara

1. 2. 3. 4.

5.

Papan tulis LKS Spidol Cermin (datar, cembung, cekung) Senter

B. Guru membimbing siswa melakukan percobaan untuk menemukan konsep pemantulan teratur

B. Siswa mengetahui proses pemantulan teratur

Tes tertulis

Tes uraian

6.1. B. Pemantulan teratur terjadi apabila seberkas cahaya mengenai permukaan bidang pantul yang rata, licin, dan mengkilap, misalnya kaca

64

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Teknik Bentuk

Penilaian Instrumen cermin. Jawaban

Waktu

Sumber

Media

C. Guru membimbing siswa melakukan percobaan untuk menemukan konsep pemantulan baur

C. Siswa mengetahui proses pemantulan baur Tes tertulis Tes uraian g. C. Kapan peristiwa pemantulan baur dapat terjadi?

6.1. C. Pemantulan baur atau difus terjadi apabila seberkas cahaya mengenai permukaan bidang pantul yang kasar atau tidak rata, misalnya kayu, tembok, dan tanah.

1. Cermin cekung

7. Guru menjelaskan pengertian cermin cekung

7. Siswa mengetahui pengertian cermin cekung

1.

Menjelas kan Tes tertulis pengertian cermin cekung Mengana Tes tertulis lisis pembentukan bayangan pada cermin cekung

Tes uraian

a.

9. Guru menjelaskan pembentukan bayangan pada cermin cekung

8. Siswa mengetahui proses pembentuk an bayangan pada cermin cekung

2.

Tes uraian

2. Cermin cembung

10. Guru menjelaskan pengertian cermin cembung

9. Siswa mengetahui pengertian cermin cembung

Tes tertulis 3. Menjelas kan pengertian cermin cembung

Tes uraian

Apa yang dimaksud dengan cermin cekung b. Sebutkan sinarsinar istimewa yang terbentuk pada cermin cekung! c. Apa yang dimaksud dengan cermin cembung d. Apabila kalian meletakkan sebuah boneka di depan cermin datar, apa yang dapat kalian amati?

a.

a. a) b) c)

Cermin cekung adalah cermin yang bagian mengkilap nya melengkung ke dalam. Contohnya yaitu bagian dalam sendok b) Sinar-sinar istimewa pada cermin cekung yaitu: Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik fokus Sinar datang melalui titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama Sinar datang melalui titik pusat kelengkungan cermin dipantulkan melalui titik itu juga. Cermin cembung yaitu cermin lengkung yang permukaan bidang pantulnya berbentuk cembung. Contohnya yaitu bagian luar sendok

2x40 menit

Buku IPA Fisika SMP kelas VIII, Intan Pariwara

1 2 3 4 5 6

Papan tulis Spidol LKS Cermin cekung Cermin cembung Senter

o

65

Materi 3. Cermin datar

Kegiatan Belajar 11. Guru dan siswa mendiskusikan peristiwa dalam kehidupan seharihari mengenai pembentukan dan sifat bayangan pada cermin datar

Pengalaman Belajar 10. Siswa dapat bekerja sama menuangkan ide dalam diskusi mengenai pembentuk an dan sifat bayangan pada cermin datar 4.

Indikator Teknik Mengana lisis berbagai macam pembentukan dan sifat bayangan pada cermin Diskusi kelompok Bentuk Presen tasi

Penilaian Instrumen Jawaban Ketika meletakkan boneka di depan cermin datar, kita akan mengetahui ternyata bayangan yang terbentuk pada cermin datar mempunyai sifat-sifat: 1. Ukuran bayangan sama dengan ukuran benda 2. Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin 3. Bayangan bersifat maya, artinya bayangan tidak dapat ditangkap layar 4. Bayangan bersifat simetri, artinya bentuk dan ukuran bayangan sama dengan benda.

Waktu

Sumber

Media

a) Pembiasan cahaya

5.

Guru menjelaskan pengertian pembiasan cahaya

11. Siswa mengetahui pengertian pembiasan cahaya

11.Menjelas kan pengertian pembiasan cahaya

Tes tertulis

Tes uraian 111.1. Apa yang 11.1. Pembiasan dimaksud cahaya yaitu dengan peristiwa peristiwa perubahan atau pembiasan pembelokkan arah rambatan cahaya? Dan cahaya. Pembiasan cahaya kapan terjadi apabila cahaya pembiasan merambat pada medium cahaya tersebut yang kerapatannya berbeda terjadi? dan sinar yang datang tidak tegak lurus.

2x40 menit

Buku IPA Fisika SMP kelas VIII, Intan Pariwara

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Papan tulis Spidol LKS Lensa cembung Lensa cekung Gambar

6.

Guru 12. Siswa dapat mengguna 12.Menjelaskan proses membimbing kan rumus indeks bias pembiasan pada siswa lensa mengerjakan soal-soal tentang pembiasan cahaya

Tes tertulis

Tes uraian

1. Seberkas cahaya jatuh ke bidang pembias prisma dengan sudut datang 45°.Ter nyata sinar meninggal kan prisma dengan sudut bias 50°.

1.1 Dik. Sudut datang (i1) = 45°
Sudut bias (r2) = 50° Sudut pembias (β)= 60° Dit. Besar sudut deviasi (D)? Jawab. D = i1+ r2 – β D = 45°+ 50° -60° D = 35°

66

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Teknik Bentuk

Penilaian Instrumen Jika sudut pembias prisma besarnya 60°, berapakah besar sudut deviasinya? Jawaban Jadi, besar sudut deviasi prisma yaitu 35°

Waktu

Sumber

Media

7. b) Pembiasan pada lensa -Lensa cembung 8.

Guru menjelaskan pengertian lensa cembung Guru menjelaskan pembentukan bayangan pada lensa cembung

13. Siswa mengetahui pengertian lensa cembung 14. Siswa mengetahui proses pembentukan bayangan pada lensa cembung

1.Menjelas kan pengertian lensa cembung 2.Mengana lisis pemben tukan dan sifat bayangan pada lensa cembung

Tes tertulis

Tes uraian

13.1. Apa yang 3.1. Lensa cembung adalah lensa dimaksud yang bagian tengahnya lebih dengan tebal daripada bagian tepinya. lensacembung ? 14.1. Sebutkan sinar- 14.1. Sinar-sinar istimewa yang sinar istimewa terbentuk pada lensa yang cembung yaitu : terbentuk 1. Berkas sinar pada lensa sejajar sumbu cembung? utama dibiaskan menuju titik api utama 2. Berkas sinarmelalui titik fokus dibiaskan sejajar sumbu utama 3. Berkas sinar melalui titik pusat optik tidak dibiaskan, melainkan diteruskan. 15.1. Apa yang dimaksud dengan lensa cekung? 15.1. Lensa cekung adalah lensa yang bagian tengahnya tipis dan bagian pinggirnya tebal. ◦ Sinar-sinar istimewa yang terbentuk pada lensa cekung yaitu : • Sinar sejajar sumbu utama dibiaskan seolah-olah berasal

Tes tertulis

Tes uraian

4. -Lensa cekung 9. Guru menjelaskan pengertian lensa cekung

15. Siswa mengetahui pengertian lensa cekung

3.Menjelas kan pengerti an lensa cekung

Tes tertulis

Tes uraian

10. Guru menjelaskan pembentukan bayangan pada lensa cekung

16. Siswa mengetahui proses pembentuk an bayangan pada lensa cekung

4.Mengana lisis Tes tertulis pembentukan dan sifat bayangan pada lensa cekung

Tes uraian 16.1. Sebutkan sinar-sinar istimewa yang terbentuk pada lensa cekung?

67

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Teknik Bentuk

Penilaian Instrumen • Jawaban dari titik fokus Sinar yang menuju titik fokus di belakang lensa, dibiaskan sejajar sumbu utama Sinar yang melalui titik pusat optik tidak dibiaskan, tetapi diteruskan.

Waktu

Sumber

Media

68

Sekolah : SMP Kelas / Semester : VIII / II Mata Pelajaran : FISIKA Standar Kompetensi: Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang dan optik dalam produk teknologi sehari-hari. Kompetensi Dasar : 6.4. Mendeskripsikan alat-alat optik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Penilaian Tes Tertulis Bentuk Uraian Instrumen 1.1 Sebutkan bagian-bagian mata!

Nama Pengembang : NOVI HELL FETREN NIM Alokasi Waktu : ACB 107 014 : 4 jam

Materi Alat-alat Optik 1.Mata

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator 1. Menyebutkan bagian-bagian mata

Jawaban 1.Bagian-bagian mata terdiri dari kornea mata, otot siliar, iris, pupil, lensa mata, retina.

Waktu 2x40

Sumber Belajar Buku IPA Fisika untuk SMP Kelas VIII Buku-buku yang relevan

Media Lensa cembung, Lensa cekung, Mikroskop, Teropong dan media presentasi

17. Guru 1. Mengetahui bagianmenjelaskan bagianbagian mata bagian mata serta fungsinya, siswa memperhatikan 18. Guru menjelaskan fungsi mata sebagai alat optik, siswa memperhatikan

2. Mengetahui fungsi 2. Menjelaskan fungsi bagian-bagian mata, dari setiap bagian mengetahui fungsi mata mata sebagai alat optik

Tertulis

Uraian

2.1 Jelaskan fungsi dari bagianbagian mata!

2. Cacat mata

19. Guru 3. Mengetahui proses memberikan contoh pembentukan menggambar-kan bayangan benda pada proses pembentukan mata hingga benda bayangan benda dapat terlihat pada retina, siswa mengulangi contoh yang diberikan Guru 13. Guru menjelaskan beberapa cacat mata, siswa 1. Mengetahui jenis-jenis memperhatikan cacat mata 2 Siswa mendiskusikan jenis kacamata yang harus digunakan, 2. Mengetahui jenis guru membimbing kacamata yang digunakan untuk mengatasi cacat mata

3. Menggambar-kan pembetukan bayangan benda pada retina

Tertulis

Uraian

2.Kornea mata dan otot siliar berfungsi untuk menggerakan lensa mata, iris berfungsi untuk mengatur lebar pupil, pupil berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata, lensa mata berfungsi untuk mengatur pembiasan cahaya yang terjadi dimata, retina berfungsi sebagai tempat terbentuknya bayangan. 3.

3.1 Gambarkan proses pembentukan bayangan pada retina mata!

69

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator 4. Menjelaskan beberapa cacat mata

Penilaian Tes Tertulis Bentuk Uraian Instrumen 4.1 Jelaskan beberapa cacat mata! Jawaban 4.Miopi (rabun jauh) adalah jenis cacat mata yang titik dekatnya adalah normal (25 cm) tetapi titik jauhnya kurang dari tak hingga. Hipermetropi (rabun dekat) adalah jenis cacat mata yang titik jauhnya tak hingga (normal) tetapi tidak dapat melihat dengan jelas pada jarak sekitar 25 cm. Presbiopi (mata tua) adalah cacat mata yang diderita oleh orang berusia lanjut, titik dekat dan titik jauh penderita presbiopi bergeser dari keadaan normal.

Waktu

Sumber Belajar

Media

2. Kamera

Lup

1. Guru menjelaskan fungsi dari bagianbagian kamera, siswa memperhatikan

1. Mengetahui bagianbagian kamera

5. Menentukan penggunaan kacamata yang tepat bagi cacat mata miopi 6. Menentukan penggunaan kacamata yang tepat bagi mata hipermetropi

Tertulis

Uraian

5.1 Jenis kacamata 5.Pada cacat mata miopi, lensa yang digunakan yang digunakan adalah untuk orang lensa cekung. yang mengalami miopi adalah.... 6.1 Jenis kacamata 6.Pada cacat mata hipermetropi, yang digunakan lensa yang digunakan lensa untuk orang cembung. yang mengalami hipermetropi adalah.... 7.1 Jenis kacamata 7.Pada cacat mata presbiopi, yang digunakan kaca mata bifokal untuk orang (cembung-cekung). yang mengalami presbiopi adalah....

Tertulis

Uraian

2. Guru menjelaskan prinsip kerja kamera, 2. Mengetahui fungsi dari siswa menyelidiki bagian-bagian kamera ciri-ciri kamera sebagai alat optik melalui diskusi, guru 7. Menentukan membimbing siswa 3. Mengetahui bagaimana penggunaan cara menggunakan kacamata yang kamera tepat bagi mata 1. Guru menjelaskan presbiopi konsep lup sebagai alat optik, siswa memperhatikan 2. Guru memberikan 1. Mengetahui cara

Tertulis

Uraian

70

Materi

Kegiatan Belajar contoh proses pembentukan bayangan pada lup, siswa mengulangi contoh yang diberikan guru

Pengalaman Belajar menggunakan lup 2. Mengetahui proses pembentukan bayangan benda pada lup

Indikator

Penilaian Tes Tertulis Bentuk Uraian Instrumen 8.1 Sebutkan bagian-bagian dari kamera! 9.1 Jelaskan fungsi dari bagianbagian kamera tersebut! Jawaban 8.Lensa, diafragma, dan film.

Waktu

Sumber Belajar

Media

8. Menyebutkan bagian-bagian kamera 9. Menjelaskan fungsi dari bagian-bagian kamera 10. Menyelidiki ciri-ciri kamera sebagai alat optik

Tertulis

Uraian

9.Lensa sebagai pemfokus cahaya, diafragma sebagai pengatur cahaya yang mengenai film dan film sebagai tempat jatuhnya bayangan benda yang terbentuk

2x40

11. Menjelaskan konsep Unjuk kerja lup sebagai alat Dan optik penugasan 12. Menggambarkan proses pembentukan bayangan pada lup

3.Mikroskop

Tertulis

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja 10.1 Lukiskan 10. ( prosedur jalannya sinar P F +F P pada )L1 1 pembentukan 2 2 bayangan pada e kamera! n 11.1 Sifat-sifat s Uraian bayangan yang terbentuk pada 11. Maya, tegak dan diperbesar a lup adalah... 12.1 Gambarkanlah m terbentuknya a Uji petik kerja sebuah benda t prosedur pada lup untuk mata a berakomodasi maksimum! 12.2 (( Uraian 12.2 Gambarkanlah terbentuknya sebuah benda pada lup untuk mata tidak berakomodasi! 13.1 Jelaskan prinsip kerja mikroskop!
+ P F +)F P 1 1 2 2 )

4. Teropong

Tertulis

71

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Tes Tertulis, unjuk kerja Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

1. Mengetahui cara 13. Menjelaskan prinsip F.Guru menjelaskan menggunakan kerja mikroskop prinsip kerja mikroskop mikroskop, siswa 14. Menggambarkan memperhatikan 2. Mengetahui proses proses G.Siswa pembentukan pembentukan mendiskusikan bayangan benda pada bayangan pada proses pembentukan mikroskop mikroskop bayangan pada mikroskop, guru membimbing Siswa 1. Guru menjelaskan jenis-jenis teropong dan fungsinya, siswa memperhatikan 1. Mengetahui jenis-jenis 15. Menyebutkan jenisteropong dan fungsinya jenis teropong

Uji petik kerja 14.1 Lukiskan 12. Mikroskop menggunakan 2 prosedur jalannya sinar lensa cembung, satu lensa pada mengarah ke benda (lensa pembentukan objektif), dan lensa lainnya bayangan pada berasa di dekat mata mikroskop! pengamat (lensa okuler). Fokus objektif < fokus okuler, bayangan akhir yang terbentuk bersifat maya, terbalik, diperbesar. Uji petik kerja 15.1 Sebutkan jenis- 13. Teropong terbagi atas prosedur jenis teropong! teropong bintang dan teropong bumi. Uji petik kerja 16.1 Jelaskan fungsi 14. Teropong bintang untuk prosedur teropong bintang mengamati benda-benda di dan teropong angkasa; dan teropong bumi bumi! untuk mengamati bendabenda di bumi. 17.1 Diskusikan Uji petik kerja bersama temanprosedur temanmu, bagaimana proses Uji petik kerja pembentukan prosedur bayangan pada teropong Uji petik kerja bintang. prosedur Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.

Tertulis, unjuk kerja

2. Mengetahui cara 16. Menjelaskan fungsi 2. Siswa menyelidiki menggunakan teropong teropong cara kerja teropong bintang melalui diskusi kelompok, 3. Mengetahui proses guru membimbing pembentukan 3. Siswa menyelidiki bayangan benda pada 17. Menjelaskan prinsip cara kerja teropong teropong bintang kerja teropong bumi melalui diskusi bintang kelompok, guru 4. Mengetahui proses membimbing pembentukan 18. Menjelaskan prinsip bayangan benda pada kerja teropong bumi teropong bumi

Tertulis, unjuk kerja

Tertulis, unjuk kerja Tertulis, unjuk kerja Tertulis, unjuk kerja

72

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator 19. Menggambarkan proses pembentukan bayangan pada teropong bintang

Penilaian Tes Tertulis, unjuk kerja Bentuk Instrumen 18.1 Diskusikan 15. bersama temantemanmu, bagaimana proses pembentukan bayangan pada teropong bumi. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas. Jawaban Sinar yang masuk ke lensa objektif berupa berkas sinar sejajar. Bayangan yang terbentuk tepat berada di titik fokus lensa objektif yang berfungsi sebagai benda bagi lensa okuler (fobj > fok), sehingga dan bayangan akhir yang terbentuk terletak di tak hingga.

Waktu

Sumber Belajar

Media

5. Periskop

Tertulis, unjuk kerja

19.1 Gambarkan 16. Sinar yang masuk ke lensa proses objektif berupa berkas sinar pembentukan sejajar. Bayangan terbentuk bayangan pada di ruang II di belakang lensa teropong objektif. Bayangan lensa bintang! objektif berada di titik 2 Fp lensa pembalik sehingga terbentuk bayangan maya, terbalik, dan diperbesar. Bayangan lensa pembalik berfungsi sebagai benda bagi lensa okuler sehingga dibiaskan membentuk bayangan akhir yang sama tegak dengan aslinya. 20.1 Gambarkan 17. proses pembentukan bayangan pada teropong bumi!

1. Guru menjelaskan konsep periskop sebagai alat optik, siswa memperhatikan

1. Mengetahui kegunaan 20. Menggambarkan periskop proses pembentukan bayangan pada teropong bumi

Tertulis

73

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Tes Tertulis Bentuk Instrumen 21.1 Jelaskan kegunaan periskop Jawaban 18. Periskop digunakan untuk mengamati benda-benda di permukaan laut.

Waktu

Sumber Belajar

Media

2. Siswa menyelidiki cara kerja periskop melalui diskusi kelompok, guru membimbing Siswa

2. Mengetahui cara 21. Menjelaskan menggunakan periskop kegunaan periskop 22. Menjelaskan prinsip kerja periskop

22.1 Jelaskan prinsip 19. Periskop menggunakan satu kerja periskop! lensa negatif sebagai objektif (mengarah ke objek), lensa okuler (dekat dengan mata pengamat) dan dua buah prisma sikusiku sama kaki. Berkas sinar yang berasal dari benda yang diamati masuk ke lensa objektif, kemudian dibiaskan menuju ke prisma pertama dipantulkan sempurna menuju prisma kedua, kemudian menuju ke lensa okuler. Sinar yang masuk ke lensa ini dibiaskan menuju ke mata pengamat sehingga benda yang diamati terlihat jelas.

74

Sekolah Kelas Mata pelajaran Standar kompetensi Kompetensi dasar Materi Listrik Statis 1. pengenalan tentang listrik. •

: SMP : IX (sembilan) : IPA FISIKA : Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. :3.1. Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Belajar menyelidiki gejala listrik statis pada benda. Pengalaman Belajar Indikator Tes tertulis Bentuk uraian Penilaian Instrumen 1.1 bagaimana benda dapat bermuatan listrik negatif dan positif.

Pengembangan silabus Nama : Novika Ayu Indrayanti Nim : ACB 107 017

Jawaban 1.1 benda bermuatan positif jika benda itu tersusun dari atom bermuatan positif. Suatu atom bermuatan positif jika jumlah proton lebih besar dari jumlah elektron. Sebalikya benda bermuatan negatif karena jumlah elektron lebih besar dari jumlah proton.

Waktu 2 jam

Sumber Buku IPA Fisika kls IX inspirasi sains fisika. Hlm 1-18.

Media 1.Gambar 2.LKS 3.Kain wol 4.Balon 5.Potongan kertas 6.Sisir plastik 7.Gambar

1. menjelaskan • siswa dapat terjadinya muatan mengetahuii penyebab listrik. gejala listrik pada benda. • Siswa mendapat kesimpulan akhir dari pengamatannya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan gejala listrik statis.

tertulis

uraian

1.2iibagaimana cara 1..2 untuk mengetahui jenis mengetahui suatu muatan listrik benda, benda bermuatan muatan salah satu benda positif atau negatif. harus diketahui terlebih dahulu. Muatan dua benda yang sejenis akan saling menolak dan apabila muatannya berbeda, kedua benda akan saling menarik. 1.3. sebutkan dua cara 1.3 cara penggosokan dan untuk menghasilkan induksi. muatan listrik pada suatu benda 1.4 jelaskan cara penggosokan dan induksi untuk menghasilkan muatan listrik. 1.4 dengan cara penggosokan, yaitu gesekan antara kedua benda menyebabkan beberapa elektron dari kain wol akan

Mencari bahan ajar dari berbagai sumber buku yang relevan tentang benda-benda yang dapat bermuatan listrik.

• mengetahui secara langsung cara menghasilkan muatan listrik pada benda untuk mengetahui sifat-sifat muatan listrik.

7

Menyebutkan cara-cara untuk menghasilkan muatan listrik.

unjuk kerja

praktikum

tertulis

Tertulis

Gambar LKS

75

berpindah ke mistar plastik sehingga mistar plastik menjadi bermuatan negatif dan kain wol menjadi bermuatan positif. Dengan cara induksi terjadi perubahan keadaan berupa pemisahan muatan benda karena berdekatan dengan benda yang bermuatan listrik. 1.5 muatan listrik sejenis akan tolak-menolak sedangkan muatan listrik tak sejenis akan tarik-menarik. 2. percobaan 1.6 pada percobaan diperoleh dilakukan secara bahwa batang kaca yang berkelompok dengan didekati sisir plastik akan tujuan untuk tarik-menarik. Hal ini terjadi mengetahui sifat-sifat akibat gosokan dengan muatan listrik dengan kain wol batang kaca menggunakan alat dan bermuatan positif dan sisir bahan sederhana. plastik akan bermuatan negatif. Dengan demikian, muatan yang tidak sama 1.6 jelaskan kenapa apabila berdekatan akan muatan listrik saling menarik. Perbedaan sejenis akan tolakterjadi pada ebonit dan menolak dan yang sisir plastik, ebonit yang tidak sejenis akan didekati sisir plastik akan tarik-menarik. tolak-menolak (karena jenis muatan listrik yang dihasilkan akibat gosokan antara ebonit dan sisir plastik sama yaitu muatan negatif. 1.7 petir merupakan 1.7 petir terjadi karena adanya contoh dari muatan listrik statis yang peristiwa listrik statis melompat keluar dari awan secara alami. ke awan yang berdekatan Ceritakan secara atau ke bumi. Hal ini terjadi rinci proses akibat adanya perbedaan terjadinya petir. jumlah muatan diantara 2 jam .

Mendemonstrasikan efek dari muatan listrik statis untuk mengetahui sifat-sifat muatan listrik.

8

Membuat suatu percobaan untuk mengetahui sifatsifat muatan listrik.

tertulis

uraian

tertulis

Uraian

4. Menjelaskan gejala dan aplikasi listrik statis dalam kehidupan seharihari dan memberi contoh gejala

tertulis

uraian

2 jam

76

Mencari bahan acuan belajar untuk mengetahui penerapan listrik statis dalam kehidupan sehari-hari.

• Mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan penerapan listrik statis dalam kehidupan seharihari.

listrik statis secara alami. Tertulis Uraian 1.8 berilah contoh dan jelaskan manfaat gejala listrik statis dalam kehidupan sehari-hari.

awan dengan bumi. 1.8 contohnya adalah printer. Printer yang menggunakan tinta merupakan alat pencetak yang memanfaatkan prinsip listrik statis secara sederhana. Butiran halus tinta yang akan disemprotkan melalui saluran sangat kecil pada head printer diberi muatan terlebih dahulu. Butiran tinta kemudian melewati dua pelat logam yang bertegangan listrik. Pelat logam juga diberi muatan yang disesuaikan dengan perintah pencetakan sehingga butiran tinta jatuh pada tempat yang sesuai. Butiran tinta yang muatannya berlawanan dengan pelat logam akan tertarik ke arah pelat logam. Jika muatan butiran tinta sejenis, akan tolakmenolak oleh pelat. 2.1 persamaan hukum coulomb yaitu: F = k QQ1 /r2

2. Gaya listrik statis

1. Membuat sebuah penjelasan mengenai hukum coulomb.

1.1.Menemukan persamaan umum mengenai hukum coulomb.

5. Menjelaskan hubungan antara besar dua muatan dan jarak sehingga dihasilkan gaya listrik atau yang disebut dengan hukum coulomb.

tertulis

Uraian

2.1 tulis persamaan hukum coulomb.

2.2 dua buah benda memiliki muatan 2.2 dengan persamaan listrik masingF = k QQ1 = -108 X 1013 masing 16 C dan N -12 C. Jarak antara r2 kedua muatan 4 cm dan nilai konstanta coulomb 9 X 109 Nm2/C2. Berapakah besar gaya tarikmenarik diantara 77

3. Medan listrik

2. Mencari informasi dari berbagai sumber untuk mengetahui penjelasan tentang medan listrik.

1.2.Mengetahui pengertian medan listrik. 6. Menjelaskan pengertian dari medan listrik dan persamannya secara matematis.

kedua benda bermuatan tersebut. tertulis uraian 3.1 jelaskan pengertian medan listrik dan persamaannya secara matematis. 3.1 medan listrik adalah ruang di sekitar muatan listrik yang dapat membuat benda lain mengalami gejala listrik juga.persamaan medan listrik: E=F Q

f. Gambar g.LKS

3.2 mengapa benda- 3.2 karena kekuatan gaya benda bermuatan listrik statis benda mampu menarik bermuatan dipengaruhi dan menolak benda oleh ikatan elektron pada lain yang berada atom benda. Semakin didekatnya. banyak elektron yang berpindah, semakin kuat gaya tarik listrik benda.

78

SEKOLAH KELAS / SEMESTER
MATA PELAJARAN
Standar kompetensi

: :
:
:

SMP IX / I
FISIKA
Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

NAMA PENGEMBANG : WIWIK AGUSTINANINGSIH NIM WAKTU : ACB 107 019 : 6 X 40 MENIT

Kompetensi dasar

:

3.2 Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Pengalaman belajar Indikator - Menjelaskan konsep arus listrik dan beda potensial Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Tes uraian Instrumen a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan arus listrik!

Materi

Kegiatan pembelajaran

Jawaban a. Arus listrik adalah aliran partikel-partikel bermuatan listrik positif yang mengalir melalui penghantar dari titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah

2. Siswa menyimpulkan Listrik dinamis ◦ Melakukan studi konsep arus listrik dan 1.Arus dan beda pustaka melalui beda potensial dari potensial listrik berbagai literatur berbagai sumber 4.1 untuk menemukan pustaka Konsep arus konsep tentang arus listrik listrik dan beda potensial 4.2 Kuat arus listrik 4.3 Konsep beda ◦ Melakukan percobaan 3. Siswa memperoleh konsep syarat potensial sederhana untuk mengalirnya arus listrik listrik menemukan konsep berdasarkan percobaan 4.4 syarat arus listrik dapat mengalir Alat ukur arus dan tegangan •

10. Memahami syarat arus listrik dapat mengalir melalui suatu rangkaian

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur b. Jelaskan apa yang dimaksud dengan beda potensial listrik!

b.

Beda potensial listrik didefinisikan sebagai kerja yang dilakukan untuk memindahkan muatan listrik sebesar 1 C antara dua titik.

2.1 Kegiatan Percobaan 25. Tujuan: menemukan syarat agar arus listrik dapat mengalir melalui suatu rangkaian 26. Alat dan bahan: sebuah lampu pijar kecil, sebuah baterai 1,5 V, dan kabel secukupnya 27. Langkah kerja: b) Susunlah lampu pijar, dua utas kabel, dan sebuah baterai (seperti pada gambar). Perhatikan, kedua ujung dari tiap kabel

9. Jawaban Kegiatan percobaan Syarat agar arus listrik dapat mengalir melalui suatu rangkaian: 1. Rangkaian listrik harus tertutup 2. Harus ada beda potensial antara dua titik dalam rangkaian

79

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen harus dikupas sehingga kawat tembaganya (konduktor) telanjang 10. Amati apakah lampu menyala atau tidak. Catat hasil pengamatanmu. 11. Ulangi langkah 1 dan 2 untuk rangkaian seperti gambar 2.1.a, 2.1.b, 2.1.c, 2.1.d, 2.1.e Jawaban

2.1. a 2.1.c

2.1. b

2.1.d
2.1.e 27. Pertanyaan dan kesimpulan: Rangkaian manakah yang lampunya menyala? Nyatakan kesimpulanmu tentang dua syarat yang harus dipenuhi agar arus listrik mengalir dalam suatu rangkaian

80

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

4. Siswa menggunakan ◦ Mengerjakan soalbantuan segitiga rumus soal perhitungan kuat muatan listrik untuk arus listrik menyelesaikan soal-soal perhitungan kuat arus

11. Menyelesaikan soalsoal yang berhubungan dengan kuat arus listrik

Tes tertulis

Tes uraian

1. Muatan listrik 3 coulomb mengalir diketahui:Q = 3 C; waktu t = 4 s. maka: melalui seutas kawat penghantar selama 4 sekon. Q 3C I= = = ,75 A 0 Berapa kuat arus t 4s listrik yang mengalir dalam kawat tersebut?

5. Siswa secara berkelompok menganalisis peristiwa dalam kehidupan sehari◦ Mendiskusikan dalam hari mengenai arus dan kehidupan sehari-hari beda potensial listrik menyangkut peranan serta arus listrik dan beda menganalogikannya potensial

Q
:

I X t

6. Siswa menggunakan alat◦ Melakukan alat pengukur kuat arus pengukuran kuat arus dan beda potensial dan beda potensial dalam suatu rangkaian pada suatu rangkaian sesuai prosedur kerja sederhana

12. Menerapkan konsep arus listrik dalam kehidupan sehari-hari

Diskusi kelompok

Presentasi

12. Burung-burung bertengger pada hantaran udara (kawat telanjang) tegangan tinggi. Mengapa burung-burung tersebut tidak gosong?

5.1

Kedua kaki burung yaitu titik a dan b berada pada tegangan tinggi. Arus mengalir melalui kawat (konduktor) dan kedua kaki burung ( A dan B ). Kedua kaki burung memiliki potensial yang sama (VA = VB) dan ini berarti beda potensial antara titik A dan B, VA - VB = 0. sehingga arus tak mengalir melalui tubuh burung, dan kita tidak menemukan burung gosong di bawah kawat udara tegangan tinggi.

81

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator 13. Mengukur kuat arus dan beda potensial yang mengalir dalam rangkaian tertutup

Penilaian Teknik Tes unjuk kerja Bentuk Instrumen Jawaban 5.1 Kegiatan Uji kerja prosedur percobaan 28. Tujuan: mengukur kuat arus dan beda potensial komponenkomponen dalam suatu rangkaian 29. Alat dan bahan: papan rangkaian, empat buah batu baterai 1,5 V, tiga buah resistor masing-masing R1=12 ohm, R2=6 ohm, dan R3=3 ohm, sebuah amperemeter, dan sebuah voltmeter 30. Langkah kerja: g. Susun komponenkomponen seperti diagram rangkaian pada gambar 5.1.1 h. Ukurlah kuat arus melalui resistor R1, R2, dan R3 dengan ampermeter, dan ukur juga beda potensial pada resistor R1, R2, dan R3. V

R1 R2 R3

V

Gambr 5.1.1 Diagr m rangka ian

82

SEKOLAH KELAS / SEMESTER
MATA PELAJARAN
Standar Kompetensi dasar

: :
:

SMP IX / I
FISIKA hari

NAMA PENGEMBANG NIM

: Enggal Panca Kara : ACB 107 021

: Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari :3.3 . Mendiskripsikan prinsip kerja elemen dan arus listrik yang ditimbulkannya serta dalam kehidupan sehari-

Materi pokok / pembelajaran Listrik dinamis d) Elemen listrik primer dan sekunder

Kegiatan pembelajaran 1Guru menjelaskan 1. pengertian element listrik 2Siswa memperhatikan penjelasan guru dan mengikuti pelajaran dengan aktif 3. Guru menjelaskan prinsip kerja elemen listrik primer Guru mendemonstrasi kan cara kerja batu baterai Siswa memperhatikan penjelasan guru dan mengikuti pelajaran dengan aktif

Pengalaman belajar Siswa mengetahuai arti dari pengertiana elemen listrik

Penilaian Indikator Teknik 2. Menjelaskan pengertian elemen listrik Tes tertulis Bentuk Uaraian c) Instrument Apa yang dimaksud a) dengan elemen listrik ? Jawaban Elemen listrik atau disebut sumber tegangan listrik merupakan sesuatu yang dapat menyebabkan terjadinya arus listrik

Alokasi waktu 2x40

Sumber Buku IPA fisika esis halaman 31-40 Buku pelajaran fisika 3 tiga serangkai halaman 59

Media

4.

1. Siswa mengetahui cara kerja elemen listrik primer(batu baterai)

Menjelaskan prinsip kerja elemen listrik primer

Tes tertulis

Uaraian

1 2

5.

Apa yang dimaksud 1 Elemen listrik primer adalah sumber arus dengan elemen listrik listrik yang tidak dapat di isi ulang bila primer, berikan contohnnya muatan listrinya habis Tuliskan prinsip kerja salah 2 Contohnya elemen volta, elemen lec lance, satu contoh elemen listrik elemen Daniel, batu baterai primer serta contoh Contoh elemen listrik primer : elemen penerapannya dalam volta kehidupan sehari-hari Prinsip kerja : element volta terdiri dari dua pelat, yaitu pelat tembaga (Cu) dan seng (Zn). Cu bertindak sebagai electrode positif (katode) dan Zn berfungsi sebagai electrode negative (anode). Larutan asam sulfat encer berfungsi sebagai larutan elektrolis / penghantar arus. Antara anode dengan katode dihubungkan dengan sebuah kawat penghantar dan dipasang beban berupa lampu. Arus listrik konvensional akan mengalir dari anaode ke katode, sedangkan elektron mengalir dengan arah berlawanan . Penerapan dalam kehidupan sehari-

Gambar element listrik primer (elemen volta),bat u baterai

83

hari : jika ujung lempeng tembaga di hubungkan dengan penghantar dan lampu ke ujung lempeng seng, arus listrik yang mengalir tersebut akan mampu menyalakan lampu 1. Guru 4Siswa mengetahui mendemonstrasi cara kerja kan cara kerja elemen listrik aki sekunder (Aki) (akumulator ) 2. Siswa memperhatikan penjelasan guru dan mengikuti pelajaran dengan aktif 5. Menjelaskan prinsip kerja elemen listrik sekunder Tes tertulis Uaraian - Apa yang dimaksud dengan 12. Elemen listrik sekunder merupakan elemen listrik sekunder, sumber arus listrik yang dapat diisi berikan contohnnya ulang bila muatannya habis - Tuliskanprinsip kerja salah 13. Cotohnya Aki, baterai isi ulang, satu contoh elemen listrik contoh elemen listrik sekunder : Aki sekunder serta contoh (akumulator) penerapannya dalam prinsip kerja : pada saat aki digunakan, kehidupan sehari-hari timbal (Pb) sebagai kutub negative dan imbal dioksida sebagai kutub positif akan bereaksi dengan asam sulfat dan perlaha n akan berubah menjadi timbale sulfat sambil melepaskan muatan. Akibat dari reaksi kimia yang terjadi asam sulfat lama kelamaan akan menjadi encer dan masa jenisnya akan mengecil. Jika keenceran asam sulfat mencapai nilai tertentu, maka aki tidak akan dapat melepaskan muatan lagi. Penerapan dalam kehidupan seharihari : aki di gunakan di sepeda motor sebagai sumber listrik untuk menghidupkan lampu. j.Jelaskan perbedaan antara c) gaya gerak listrik (ggl) dengan tegangan jepit Beda potensial sumber tegangan ketika sumber tegangan tersebut tidak menglirkan arus listrik disebut gaya gerak listrik (ggl), sedangkam beda potensial ketika simber tegangan mengalirkan arus listrik disebut dengan tegangan jepit Gambar elemen sekunder, Aki

e) Gaya gerak listrik - Guru menjelaskan 1 konsep ggl - Guru menjelaskan konsep tegangan jepit 2 - Siswa memperhatikan penjelasan guru dan mengikuti 3 pelajaran dengan aktif

Siswa memahami konsep gaya gerak listrik Siswa memahami kosep tegangan jepit . Siswa dapat membedakan antara gaya gerak listrik dengan tegangan jepit

1.

Membedaka n konsep antara gaya gerak listrik (ggl) denngan tegangan jepit

Tes tertulis

Uaraian

Gambar rangkaian tegangan jepit dan ggl

84

f) Mengukur beda potensial sumber arus listrik

A.

B.

Guru memberikan tugas kepada siswa melakuak eksperimen untuk mengukur beda potensial sumber tegangan Siswa melakukan eksperimen untuk mengukur beda potensial sumber tegangan dibimbing oleh guru

5. . Siswa dapat 6.

7.

menggunakan volt meter . Siswa dapat mengukur beda potensial sumber tegangan . Siswa dapat membedakan ggl dengan tegangan jepit

3. Mengukur beda potensial sumber tegangan

7. 3.

Melakukan eksperimen Kesimpulan : untuk mengukur beda Jarum volt meter menunjukkan angka potensial sumber tegangan lebih besar ketika saklar terbuka Susunlah alat seperti pada (baterai tidak mengalirkan arus listrik) gambar angka yang ditunjukkan volt meter disebut gaya gerak listrik (ggl), sedangkan angka yang ditunjukkan voltmeter ketika sakelar tertutup atau ketika baterai mengalirkan arus disebut tegangan jepit

LKPD, alat dan bahan pratikum ( batu baterai, sakelar, kabel, lampu dan volt meter )

4.

5.

6.

Dalam keadaan saklar terbuka (lampu padam ), baca angka yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk pada voltmeter Dalam keadaan tertutup (lampu menyala), baca angka yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk pada volt meter Apa yang dapat kamu simpulakan

85

Sekolah Kelas Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pokok /Pembelajaran Energi Listrik - Energi listrik - Beda potensial - Arus Listrik

: SMP : IX ( Sembilan) : IPA Fisika : Memahami Konsep Kelistrikan dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari. : 3.4. Mendeskripsikan Hubungan Energi dan Daya Listrik Serta Pemanfaatannya dalam Kehidupan sehari-hari Penilaian

NAMA NIM

:

KHRISTI NINGRUM

: ACB 107 022

Alokasi waktu: 6x40 menit

Kegiatan Pembelajaran o Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep tentang energi listrik.

Pengalaman Belajar 1. Siswa menyimpulkan konsep energi listrik dari berbagai sumber pustaka

Indikator 1. Menjelaskan pengertian dari energi listrik.

Tes Tes Tertulis.

Bentuk Instrumen Tes Uraian

Contoh Instrumen 1.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan energi listrik?

Jawaban 1.1 Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu usaha. Jadi energy listrik yang diberikan arus listrik adalah usaha yang dilakukan oleh sumber tegangan listriknya. 2.1 Beda potensial listrik didefinisikan sebagai kerja yang dilakukan untuk memindahkan muatan listrik sebesar 1 C antara 2 titik. 3.1 Arus listrik adalah aliranaliran partikel bermuatan listrik positif yang mengalir melalui penghantar di titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah.

Waktu 2 x 40’

Sumber Belajar Buku IPA kelas 3A untuk kelas 3 SLTP hal. 52 (Yudhistira).

Media

2. Mencari informasi melalui referensi tentang pengertian beda potensial. 3. Mencari informasi melalui referensi tentang pengertian arus listrik.

2. Siswa menyimpulkan konsep beda potensial dari berbagai sumber pustaka 3. Siswa menyimpulkan konsep arus listrik dari berbagai sumber pustaka.

2. Menjelaskan pengertian dari beda potensial.

Tes Tertulis.

Tes Uraian

2.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan beda potensial? 3.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan arus listrik?

Buku Alam Sekitar panduan Belajar IPA Terpadu Kelas IX SMP/MTs hal 170

3. Menjelaskan pengertian dari arus listrik.

Tes Tertulis

Tes Uraian

Buku IPA kelas 3A untuk kelas 3 SLTP hal. 12 (yudhistira).

4. Melakukan 4. Siswa dapat bekerja 4. Menyelidiki Tes unjuk percobaan untuk sama dengan hubungan energi kerja menemukan hubungan kelompoknya masinglistrik, beda antara energi listrik, masing melakukan potensial, kuat arus beda potensial, kuat percobaan untuk dan waktu. arus dan waktu. menemukan hubungan antara energi listrik, beda potensial, kuat arus dan waktu.

Uji petik kerja prosedur

4.1 Eksperimen 4.1 Semakin besar beda potensial mengamati semakin tinggi suhu air. Jadi hubungan energi yang dilepas akan antara kalor, diubah menjadi kalor beda potensial, sebanding dengan beda kuat arus dan potensial, Semakin besar lama aliran arus arus yang mengalir pada listrik. alat, semakin besar pula Alat dan bahan: naiknya suhu air. Jadi, 1. Baterai 2 buah energi yang dilepaskan dan 2. Amperemeter. diubah menjadi kalor 3. Voltmeter. sebanding dengan kuat arus

Buku IPA Fisika (Erlangga) kelas IX hal.70 lingkungan sekitar, alat praktikum dan lembar kerja peserta didik. Buku yang relevan

LKPD alat dan bahan praktikum: baterai, ampermeter, Voltmeter, termometer, sakelar, stopwatch, gelas kimia, dan kawat nikelin

86

Materi Pokok /Pembelajaran

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Pengalaman Belajar Indikator Tes Bentuk Instrumen Contoh Instrumen 4. 5. 6. 7. 8. Kawat nikelin. Sakelar. Termometer. Stopwatch. Gelas kimia. Jawaban yang melewati alat.Semakin lama arus yang mengalir alat, semakin besar kalor yang ditimbulkan. Jadi, energi yang dilepaskan san diubah menjadikalorsebandingdeng anwaktu.Kesimpulan hasil percobaan tersebut menunjukan hubungan antara energy listrik dengan tegangan listrik, kuat arus listrik dan waktu berikut ini:
W=VxIxt

Waktu

Sumber Belajar

Media

Cara Kerja: 1. Susunlah alat percobaan seperti pada gambar. 2. Pasang 2 buah baterai dan catatlah suhu awal termometer ke dalam tabel. 3. Tutup sakelar dan perhatikan besar tegangan dan arus listrik yang mengalir dalam rangkaian. 4. Biarkan arus listrik mengalir selama 1 menit dan catat suhu air.

W = energy listrik (J) V = tegangan listrik (v) I = kuat arus (A) t = waktu (s)

87

5. Tutup sakelar, perhatikan tegangan dan arus listrik (apakah lebih besar atau sama) 6. Biarkan arus mengalir selama 1 menit dan cata suhu air. 7. Biarkan pemanasan berlangsung 1 menit lagi dan catat suhu airnya. 8. Apa kesimpulanmu dari kegiatan ini. 5. Mengerjakan soal-soal mengenai hambatan listrik dan kuat arus listrik 5. Siswa dapat menganalisis besaran yang ada pada soal latihan serta mampu menemukan jawaban soal secara tepat 5.Mengguna-kan rumus hubungan arus, beda potensial, tegangan dan waktu untuk menyelesaikan masalah sederhana. Tes tertulis Tes Uraian 5.1 Lampu yang dipasang diruang tamu rumah bapak budi tegangannya 220 V mengalir arus listrik 2 A selama 5 menit. Tentukan besar energi listrik yang diperlukan lampu untuk menyala dengan baik? 5.1 Dik : V = 220 V I=2A t = 5 menit Dit: W =...? Jawab : W =VxIxt = 220 x 2 x 300 = 132000 J = 132 kJ

.

Buku Alam Sekitar panduan Belajar IPA Terpadu Kelas IX SMP/MTs hal 171

88

Daya Listrik - Hubungan antara daya dan energi listrik. - Menghitung pemakaian energi listrik - Menghemat energi listrik.

6. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep tentang daya listrik

6. Siswa menyimpulkan konsep daya listrik dari berbagai sumber pustaka

6. Menjelaskan pengertian daya listrik

Tes Tertulis

Tes Uraian

6 .1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan daya listrik?

6.1

Daya listrik adalah usaha listrik yang dilakukan per detik. Maka daya suatu alat listrik ialah jumlah energi listrik yang diubah menjadi energi bentuk lain dalam waktu satu sekon.

2 x40’

Buku IPA Fisika kelas 3A hal. 12 ( yudhistira)

Penilaian Materi Pokok /Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Pengalaman Belajar Indikator Tes Bentuk Instrumen Contoh Instrumen 6.2 Apakah artinya jika pada sebuah kotak lampu tercantum tulisan 60W/220V? Jawaban 6.2Jika ada tercantum tulisan 60W/220V artinya lampu dapat menyala dengan baik,jika dipasang pada tegangan 220 volt dan selama 1 detik banyaknya energi listrik yang diubah menjadi energi cahaya adalah 60 joule. 7.1 Karena daya listrik adalah jumlah energi listrik yang digunakan tiap detik, sehingga hubugan antara daya dan energy listrik yaitu: P= Waktu Sumber Belajar Buku Alam Sekitar panduan Belajar IPA Terpadu Kelas IX SMP/MTs hal 174 Media Sebuah Kotak lampu yang tercantum daya alat dan tegangan yang digunakan

7.Mendiskusikan hubungan antara daya dan energi listrik.

7. Siswa mampu menyimpulkan hubungan antara daya dan energi listrik 1.Siswa dapat menyelesaikan soal-soal sederhana yang berhubungan dengan daya dan energi listrik.

7. Mnerapkan hubungan antara daya dan energi listrik.

Tes Tertulis

Tes Uraian

7.1 Bagaimana hubungan antara daya dan energi listrik?

Buku Alam Sekitar panduan Belajar IPA Terpadu Kelas IX SMP/MTs hal 173

7.2 Lampu pijar yang dayanya 60 watt menyala selama 1 jam, berapakah 89

72 Dik: P = 60 W t = 1 jam ditanya: W? jawab:

Buku IPA Fisika (Erlangga) kelas

energis yang digunakan oleh lampu?

P=

W = P.t = 60 W x 3600 s = 216.000 J = 216 KJ

w t

IX hal.75 Buku IPA Fisika (Erlangga) kelas IX hal.77

8.Mengaplikasikan konsep energi listrik dalam kehidup-an sehari-hari

8. Siswa dapat menganalisis soal dan besaranbesaran yang terkandung didalamnya 1.Siswa dapat menghitung besarnya pemakaian energi listrik dalam.satuan KWh.

8. Menghitung pemakaian energi listrik dalam kehidupan seharihari.

Tes Tertulis

Tes Uraian

8.1 Sebuah keluarga berlangganan listrik PLN. Pada rumah tersebut terdapat 2 lampu tabung (TL) 20 watt yang menyala 5 jam tiap hari, 5 buah lampu pijar 25 watt yang listrik 250 watt menyala 6 jam tiap hari, sebuah seterika yang menyala 2 jam tiap hari, sebuah televise berwarna 200 watt yang menyala 10 jam tiap hari, dan kipas angin 10 watt yang menyala 4 jam tiap hari. Apabila harga rekening listrik setiap KWh sebesar Rp250,00 dan biaya beban tetap Rp3.500,00/ bulan, berapakah biaya rekening listrik yang harus dibayar oleh keluarga tersebut dalam 1 bulan?

8.1 Pemakaian energi listrik PLN oleh alat-alat sebagai berikut: Lampu tabung: 2 x 20 watt x 5 jam x 30 = 6000Wh= 6 kWh. Lampu pijar: 5 x 25 W x 6 jam x 30 =22.500 Wh = 22,5 kWh. Seterika: 1 x 250 W x 2 jam x 30 = 15.000 Wh = 15 kWh. Televisi: 1 x 200 W x 10 jam x 30 = 60.000 Wh =60 kWh. Kipas angin: 1 x 10 W x 4 jam x 30 =1200 Wh =1,2 kWh. Harga langganan per kWh Rp250,00 Biaya beban tetap per bulan Rp3.500,00 Jumlah energi yang dibutuhkan= 6 kWh+ 22,5 kWh+ 15 kWh+ 60 kWh+ 1,2 kWh=104,7 kWh. Rekening yang harus dibayar = Rp3500,00 + (104,7 x Rp250,00) =Rp3500,00 + Rp26.175,00 = Rp29.675,00

90

9. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep tentang perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain.

9.Siswa dapat memahami konsep perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain.

9.Menunjukan perubahan energi listrik menjadi bentuk energi lain.

Tes Tertulis

Tes Uraian

9.1 Sebutkan perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain?

9.1 Perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain - Perubahan energi listrik menjadi energi kalor - Perubahan energi listrik menjadi energi kimia. - Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya.

2 x 40 ‘

Buku Alam Sekitar panduan Belajar IPA Terpadu Kelas IX SMP/MTs hal 180.

Materi Pokok /Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian Pengalaman Belajar Indikator Tes Tes Tertulis Bentuk Instrumen Tes Uraian 91 Contoh Instrumen 10.1 Sebutkan dan jelaskan alat-alat Jawaban 10.1 Contoh alat-alat yang memanfaatkan energi Waktu Sumber Belajar Buku IPA kelas 3A untuk kelas 3 Media Poster alat-alat yang memanfaatkan energi

10.Mengaplikasikan 10.Siswa mampu 10.Menunjukan alatpemanfaat-an menggolongkan alat- alat yang

energi listrik dalamkehidup-an sehari-hari

alat yang memanfaatkan energi memanfaatkan energi listrik dalam listrik dalam kehidupan sehari-hari kehidupan sehari-hari

yang memanfaatkan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari

-

11. Mengkaji caracara yang tepat untuk melakukan penghematan energi listrik dalam kehidupan seharihari.

11. Siswa dapat mempraktekkan bagaimana cara menghemat pemakaian energi listrik dalam kehidupan seharihari.

11. Menjelaskan carapenghemat-an pemakaian energi listrik dalam kehidupan sehari hari

Tes tertulis

Tes Uraian

11.1 Jelaskan cara menghemat pemakaian energi listrik dalam kehidupan seharihari.

listrik dalam kehidupan sehari-hari yaitu: - Alat masak listrik dan penghangat ruangan mengubah energi listrik menjadi energi kalor. - Setrika mengubah energi listrik menjadi energi kalor. - Lampu mengubah energi listrik menjadi energi cahaya. - Televisi dan radio mengubah energi listrik menjadi energi suara. - Kipas Angin mengubah energi listrik menjadi energi gerak. 11.1 Cara menghemat energi listrik adalah: - Mematikan saklar alat listrik yang digunakan. - Menyalakan lampu setelah gelap. - Mengganti lampu pijar dengan lampu TL. - Memilih alat-alat listrik yang berdaya rendah. - Membuat ruangan berjendela. - Mencari sumbersumber energi Mencari sumber-sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. - Menemukan alat-alat baru yang menggunakan tenaga surya.

SLTP hal. 53 (Yudhistira).

listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Buku Alam Sekitar panduan Belajar IPA Terpadu Kelas IX SMP/MTs hal 180.

92

SEKOLAH KELAS / SEMESTER Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kemagnetan 1.Gejala Kemagnetan (Magnet Bahan)

SILABUS : SMP .............................. : IX (SEMBILAN) / II (Dua) : IPA FISIKA : 4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. : 4.1. Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet. Kegiatan Belajar 1. Melakukan percobaan untuk menyelidiki sifat benda magnet dan benda tidak magnet. Pengalaman Belajar 7.Siswa dan guru dapat menyimpulka n sifat benda magnet dan benda tidak magnet. Penilaian Contoh Instrumen 1.1 KEGIATAN 1 3. Tujuan Percobaan Menyelidiki sifat benda magnet dan benda bukan magnet 4. Alat dan Bahan ◦ Magnet batang (1 buah) ◦ Statif lengkap ◦ Tali/benang ◦ Paku-paku kecil ◦ Batu ◦ Balok kayu ◦ Sedotan minuman (plastik) 5. Langkah Kerja 1. Menebarkan paku-paku kecil di atas meja dan mendekatkan (tanpa menyentuh) magnet pada paku-paku tersebut seperti pada gambar 1. 2. Mengamati yang terjadi pada paku. 3. Mengulangi langkah 1 sampai 2 dengan mendekatkan magnet pada batu, balok kayu, dan sedotan minuman plastik secara bergantian D. Pertanyaan: 1. Apa yang terjadi pada paku-paku kecil setelah didekati magnet? 2. Apakah batu, balok kayu, dan sedotan 1.1

NAMA : Martina Nova P. NIM : ACB 107 023 ALOKASI WAKTU : 4 X 40 MENIT

Indikator - Menyelidiki sifat benda magnet dan benda tidak magnet.

TES Tes unjuk kerja

Bentuk Uji petik kerja produk

Jawaban 1. Paku-paku kecil terangkat oleh magnet 2. Tidak 3. Tidak 4. Jenis benda yang dapat ditarik oleh magnet adalah benda yang terbuat dari logam

Waktu

Sumber

Media

1 x 20 0

4. Mari belajar 4. LKPD siswa Ilmu Alam 5. Alat Dan bahan Sekitar ◦ Magnet batang 3.Departemen (1 buah) Pendidikan ◦ Statif lengkap nasional hal ◦ Tali/benang ( 186-206) ◦ Paku-paku 5. Buku kecil pembelajara ◦ Batu Ilmu ◦ Balok kayu Pengetahuan ◦ Sedotan Alam Untuk minuman SMP Dan Mts (plastik) d) terpadu dan kontekstual kelas ix Departemen Pendidikan nasional hal ( 249-282). e) Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

93

minuman plastik dapat tertarik oleh magnet? 3. Apakah batu, balok kayu, dan sedotan minuman plastik mengandung logam tertentu?

94

4. Apa yang dapat kamu simpulkan dari eksperimen ini? Tes Tertulis Tes uraian 1.2 Jelaskan sifat-sifat dari magnet bahan! 1.2 sifat kemagnetan suatu benda digolongkan menjadi dua golongan yaitu: benda magnetik dan benda nonmagnetik. Benda magnetik yaitu benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet sedangkan benda nonmagnetik yaitu benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.Di dalam percobaan yang lebih teliti diperoleh penggolongan benda yang terdiri atas ferromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik. Ferromagnetik adalah benda yang ditarik kuat oleh magnet dan paramagnetik adalah benda yang ditarik lemah oleh magnet sedangkan diamagnetik adalah benda yang ditolak oleh magnet, contoh benda ferromagnetik antara lain besi, baja, nikel, kobalt dan berbagai logam campuran yang lain. Sedangkan contoh benda diamagnetis adalah bismut dan timah, aluminium,serta stainless

95

2. Daya Tarik magnet

2. Melakukan percobaan untuk mengamati daya terik permukaan magnet

2. Siswa dan guru 2. Mengamati dapat daya tarik menyimpulkan permukaan daya terik magnet permukaan magnet

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

2.1 KEGIATAN 2 2.1 1. Paku-paku h. Tujuan Percobaan tertarik oleh magnet Mengamati daya tarik permukaan 2.Tidak magnet 3.Bagian ujung i. Alat dan Bahan 4.Bagian Tengah i.1. Magnet batang (1 buah) 5. Bagian magnet yang i.2. Paku-paku kecil paling ujung atau j. Langkah Kerja bagian kutub yang 1. Meletakkan segenggam paku kecil lebih kuat menarik di atas meja. paku-paku kecil

6. 1 x 20 0

Mari belajar 6. LKPD siswa Ilmu Alam 7. Alat Dan bahan Sekitar j.1. Magnet batang 3.Departemen (1 buah) Pendidikan j.2. Paku-paku kecil nasional hal ( 186-206) 7. Buku pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP Dan Mts f) terpadu dan kontekstual kelas ix Departemen Pendidikan nasional hal ( 249-282). g) Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

96

2. Mendekatkan magnet batang pada kumpulan paku kecil itu dengan posisi mendatar di atas meja seperti gambar 2 3. Mengamati yang terjadi pada pakupaku tersebut.

Pertanyaan: 1. Apakah yang terjadi pada paku-paku kecil ketika didekati magnet batang? 2. Apakah semua bagian magnet batang menarik paku? 3. Bagian magnet manakah yang menarik paku paling banyak? 4. Bagian magnet manakah yang menarik paku paling sedikit? 5. Apa yang dapat kamu simpulkan dari pengamatan eksperimen ini? 2.2 c. 1,3 Alasan Karena Bagian magnet yang paling ujung atau bagian kutub yang lebih kuat menarik paku-paku kecil

Tes Tertulis

Tes PG

2.2 Perhatikan gambar di bawah ini ! Daerah yang memiliki gaya tarik paling besar ditunjukkan oleh nomor... 3. 1,2 C. 1,3 4. 2,3 D. 1,2,3 3.1 KEGIATAN 3 g) Tujuan Percobaan Menyelidiki arah gerak magnet batang h) Alat dan Bahan h.1 Magnet batang (1 buah) h.2 Statif C. Langkah Kerja 1. Menentukan kutub utara dan kutub selatan magnet batang dan 97

3. Arah magnet

3. Melakukan percobaan untuk menyelidiki arah gerak magnet batang

3. Siswa dan guru 3. Menyelidiki dapat arah gerak menyimpulkan magnet batang arah gerak magnet batang

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

3.1 1. Ya 2. Arah Utara 3. Arah Selatan 4. Magnet batang yang digantungkan selalu menunjukkan ke arah UtaraSelatan. Kutub

1 x 20 0

8.

Mari belajar Ilmu Alam Sekitar 3.Departemen Pendidikan nasional hal ( 186-206) 9. Buku pembelajaran

8. LKPD siswa 9. Alat Dan bahan 1. Magnet batang (1 buah) 2.Statif

menandakannya dengan huruf U untuk utara dan S untuk Selatan. 2. Menyiapkan alat seperti yang terlihat pada Gambar 3 3. Menentukan arah yang ditunjuk oleh magnet batang. 4. Menggerakkan magnet sampai berputar dan diamkan beberapa saat sehingga akhirnya berhenti

Utara magnet akan menunjukkan arah utara dan kutub selatan magnet juga menunjukkan arah selatan bumi.

Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP Dan Mts h) terpadu dan kontekstual kelas ix Departemen Pendidikan nasional hal ( 249-282). i) Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

4. Gaya antar kutup magnet

4. Melaku-kan percoba-an untuk menyelidiki gaya antar kutup

4.Siswa dan guru dapat menyelidiki gaya antar kutup magnet

4.Menyelidiki gaya antar kutup magnet batang

Tes unujk kerja

Uji petik kerja produk

4.1 KEGIATAN 4 8. Tujuan Percobaan Menyelidiki gaya antar kutup magnet batang 9. Alat dan Bahan 9.1 Magnet batang (2 buah) 9.2 Tali secukupnya C. Langkah Kerja 1. Memberikan tanda kutub utara (U) dan kutub selatan (S) pada kedua magnet. 2. Menyiapkan alat seperti pada gambar 4.

4.1
Gaya yang Kutub-kutub magnet yang didekatkann dihasilkan (menolak/mena rik) Kutub utara Kutub Kutub utara Kutub selatan Kutub selatan Kutub utara Tolak menolak

1 x 20 0

3. Memegang magnet batang yang lain lalu dekatkan kutub utara magnet pada kutub utara magnet yang tergantung dan mengamati yang terjadi. 4. Mengulangi langkah 3 dengan melakukan pengamatan a.kutub utara didekatkan dengan kutub selatan b.kutub selatan didekatkan dengan kutub

utara Kutub selatan Kutub selatan

Tarik menarik

Tolak menolak

Tarik menarik

10. Mari belajar 10. LKPD siswa Ilmu Alam 11. Lembar jawaban Sekitar 12. Alat Dan bahan 3.Departemen 1 Magnet batang Pendidikan hh(2 buah) nasional hal 2.Tali ddsecukupnya ( 186-206) 11. Buku pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP Dan Mts j) terpadu dan kontekstual kelas ix Departemen Pendidikan nasional hal ( 249-282).

98

selatan c.kutub selatan didekatkan dengan kutub utara. 5.Mencatat hasil pengamatanmu D. Pertanyaan: Berdasarkan hasil pengamatanmu, buatlah simpulan tentang gaya interaksi antar kutub yang didekatkan. Tes Tertulis 4.2 Perhatikan gambar di bawah ini! Tes PG Kesimpulan dari gambar adalah... Kutub magnet sejenis tolak menolak, kutub magnet tidak sejenis tolak menolak Kutub magnet sejenis tarik menarik, kutub magnet tidak sejenis tolak menolak Kutub magnet sejenis tolak menolak, kutub magnet tidak sejenis tarik menarik Kutub magnet tak sejenis dan kutub tidak sejenis selalu tolak menolak 4.2 c. Kutub magnet sejenis tolak menolak, kutub magnet tidak sejenis tarik menarik

k) Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

99

Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: : : : :

SMP IX/II IPA Fisika Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 4.2. Mendeskripsikan pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi. Pengalaman Pembelajaran Penilaian Instrumen

Nama : METIA NINGSIH NIM : ACB 107 024 Waktu: 4 x 40 Menit Alokasi Jawaban Waktu Instrumen 1.1 Yaitu dengan cara memutar magnet 4 x 40’ batang didepan kumparan, memutar kumparan di depan magnet batang, dan memutus arus listrik pada kumparan primer sehingga terjadi arus induksi pada kumparan sekunder. Sumber Belajar Buku IPA Fisika untuk SMP kelas XI, lingkungan, alat dan bahan yang digunakkan dalam percobaan. Media Belajar Papan tulis, kertas folio, kertas karton, lilitan, magnet batang, galvanome ter, dan sebuah kompas.

Materi Kegiatan Pembelajar Pembelajaran an Kemagnetan 1 Melakukan jelajah konsep tentang arus listrik induksi yang ditimbulkan oleh perubahan medan magnet. 2Mempelajari tentang komponen-komponen, prinsip-prinsip kerja, serta persamaan maupun perbedaan antara dinamo dan generator. 3Mempelajari tentang pengertian tranformator, serta fungsi dari tranformator. 4Mempelajari tentang sub materi Induktor Ruhmkorff. 5Mempelajari penerapan induksi elektromagnet dalam bidang teknologi.

Indikator

Tes Tes Tertulis

Bentuk Tes Uraian

1Siswa pernah 1. Memahami mempelajari arus listrik sebelumnya sumberinduksi yang sumber arus listrik ditimbulkan searah seperti elemen oleh perubahan Volta, baterai, dan medan magnet. akumulator. 2 mengetahui kegunaan 2. ui dari dinamo dan komponenkom generator. Dalam ponenprinsipkehidupan sehari-hari prinsip kerja,serta 3 Siswa mengenal persama-an tranformator dalam mau-pun perkehidupan sehari-hari. bedaan antara dinamo dan 4Siswa mengetahui generator. melalui kehidupan sehari-hari bahwa 3. Menjelaskan kendaraan bermotor kegunaan dari digerakkan oleh mesin. transformator.

1.1 Bagaimanakah cara menghasilkan ggl induksi?

Tes Tertulis

Tes tertulis

Tes uraian 1.2 Bagaimanakah cara 1.2 Cara memperbesar ggl induksi memperbesar ggl induksi yang yaitu: melengkapi kumparan terjadi pada ujung-ujung dengan inti besi. kumparan? 1.3 Disebabkan pada saat kutub Tes 1.3 Mengapa magnet yang berada di utara magnet batang di diamkan uraian dalam kumparan tidak dapat di dalam kumparan, maka jarum menghasilkan ggl induksi? galvanometer tidak menyimpang. Tes uraian 2.1 Apakah persamaan dan perbedaan antara dinamo dan generator? 2.1 Dinamo dan generator memiliki kesamaan yaitu merupakan alat yang dapat mengubah energi gerak (kinetik) menjadi energi listrik. Perbedaannya, dinamo menghasilkan ggl lebih kecil dibandingkan generator. 2.2 Poros atau as dinamo dihubungkan dengan roda atau ban sepeda, sehingga ketika roda berputar, poros atau as dinamo akan ikut berputar. Perputaran poros dinamo ini akan memutar sebuah magnet silinder yang ada di dalam kumparan, sehingga menghasilkan garis gaya

Tes tertulis

Buku IPA Fisika untuk SMP kelas XI, referensi yang relevan,lingk ungan.

Papan tulis, kertas karton, kertas folio.

5Siswa mengetahui penggunaan transformator dalam bidang teknologi maupun untuk perlengkapan listrik.

4. 4.Menjelas-kan prinsip kerja induktor Ruhmkorff. 5.Menerap-kan induksi elektromagnet dalam bidang

Tes tertulis

Tes uraian

2.2 Jelaskan secara singkat prinsip kerja dinamo sepeda?

Buku IPA

100

teknologi.

2.3 Jelaskan prinsip kerja generator listrik bolak-balik?

magnet yang berubah-ubah didalam kumparan dan terjadilah ggl induksi pada ujung-ujung kumparan. 2.3 Poros atau as turbin dihubungkan dengan poros kumparan pada generator. Turbin yang ada didalam air bergerak karena aliran air yang mengalir dari bendungan, sehingga kumparan dalam generator yang terletak diantara kutub utara-selatan magnet ladam berputar. Perputaran kumparan dalam medan magnet itu menyebabkan perubahan jumlah garis gaya magnet yang dilingkupi oleh kumparan, sehingga menimbulkan ggl induksi antara kedua ujung kumparan.

Fisika untuk SMP kelas XI,hlm 128131, referensi yang relevan,lingk ungan.

Papan tulis, kertas karton, kertas folio.

3.1 Jelaskan kegunaan dari tranformator Step-Up dan Step Down?

3.1 Kegunaan dari transformator Step-Up adalah untuk menaikkan tegangan bolakbalik. Sedangkan transformator Step Down adalah untuk menurunkan tegangan listrik. 3.2 Bagaimanakah hubungan antara 3.2 Hubungannya adalah tegangan dan kuat arus listrik transformator dianggap ideal. yang mengalir dalam Dalam hal ini pada transformator transformator? dianggap tidak ada energi yang berubah menjadi atau kalor, sehingga daya pada kumparan primer sama dengan daya pada kumparan sekunder. 4.1 Sebutkan bagian-bagian utama induktor Ruhmkorff? 4.1 Bagiannya yaitu: (1) Sumber arus listrik, (2) inti besi, (3) kumparan primer dengan diameter kawat lebih besar dan jumlah kumparan lebih sedikit yang dihubungkan dengan arus searah, (4) kumparan sekunder dengan diameter kawat lebih kecil, tetapi jumlah kumparannya

Buku IPA Fisika untuk SMP kelas XI,hlm 132133, referensi yang relevan dan lingkungan.

Papan tulis, kertas karton, kertas folio.

101

4.2 Jelaskan prinsip kerja induktor Ruhmkorff.

lebih banyak yang menghasilkan arus bolak-balik, (5) interuptor yang berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik secara otomatis pada kumparan primer, dan (6) pemukul logam. 4.2 Pada saat saklar ditutup. Arus listrik mengalir dalam kumparan primer, sehingga inti besi menjadi magnet, pemukul logam tertarik pada inti besi. Perubahan medan magnet pada kumparan primer tersebut menginduksi kumparan sekunder, sehingga pada kumparan sekunder timbul ggl induksi. 5.1 Manfaatnya yaitu sebagai penerima jaringan listrik yang bertegangan tinggi.

Buku IPA Fisika untuk SMP kelas XI,hlm 132133, referensi yang relevan dan lingkungan

5.1 Apakah manfaat transformator pada jaringan transmisi listrik jarak jauh?

5.2 Mengapa sebelum ditransmisikan 5.2 Peningkatan tegangan listrik ke rumah konsumen, tegangan menjadi beberapa juta volt listrik harus dinaikkan terlebih dilakukan dalam rangka untuk dahulu? memperkecil daya listrik yang hilang dalam perjalanan. Namun demikian sekecil apapun pada kenyataannya tetap ada daya yang hilang selama listrik itu 5.3 Sebutkan fungsi transformator ditransmisikan. output dan transformator input 5.3 Transformator output berfungsi pada rangkaian radio? untuk menyesuaikan impedansi yang dibutuhkan oleh loudspeaker yang dihubungkan dengan transistor penguat akhir. Sedangkan transformator input berfungsi sebagai pembalik fasa pada rangkaian penguat akhir, sehingga dua transistor yang terpasang pada rangkaian penguat akhir itu bekerja secara bergantian dengan fasa sama besar.

102

Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Kompetensi Dasar

: SMP : IX/2 : IPA FISIKA : 4.3. Menerapkan konsep induksi elektromagnetik untuk menjelaskan prinsip kerja beberapa alat yang memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik

Nama Pengembang NIM Waktu

: Endang : ACB 107 025 : 4 jam

Standar Kompetensi : Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

Penilaian Materi Induksi Elektro magnetik • Kegiatan Belajar Mengetahu i penyebab terjadinya GGL induksi Pengalaman belajar • Siswa mampu mengetahui adanya kumpuran, garis gaya-gaya listrik, galvanometer sbgai alat ukur ada tdaknya arus listrik Indikator 1. Menjelaskan penyebab terjadinya GGL induksi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Tes uraian Contoh Instrumen 1.1 Apakah penyebab terjadinya GGL induksi? Jawaban Instrumen Penyebab terjadinya ggl induksi adalah Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk ke dalam kumparan, jumlah garis gaya-gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak. Bertambahnya jumlah garisgaris gaya ini menimbulkan GGL induksi pd ujung-ujung kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan jarum galvanometer.

Alokasi Waktu 2x40mnt

Sumber Belajar Buku SAINS Fisika hlm. 201-241 Buku Fisika untuk kelas XII jilid 3a SMA dan Ma hlm.120-132 Buku referensi yang relevan

Media Belajar Alat dan Bahan -Kumparan -Magnet batang -Galvano meter -kabel

Tes uraian

103

• Mengaplikasikan konsep induksi elektromagnetik Faraday pada persoalan fisika sehari-hari seperti generator listrik

• Siswa mampu mengetahui cara penerapan generator listrik, komponene – komponen yg terdpat pd generator listrik

2. Menjelaskan bagaimana sebuah generator listrik bekerja

Tes tertulis

Tugas rumah • Mengaplikasikan konsep induksi elektromagnetik Faraday pada kepala (head) kaset • Siswa mampu menerapkan prinsip kerja kepala (head) kaset 3. Menjelaskan prinsip kerja kepala (head) kaset Penugasan

2.1 Jika sebuah generator memiliki kumparan persegi (10cm x 10cm) yg terdiri 100 lilitan . genarator diputar dalam medan 1000 gauss dan frekuensi 10 hz, tentukan ggl maksimum-nya? 3.1 Buatlah kliping dan cari artikel tentang pemanfaatan elektromagnetik pada kepala (head) kaset

Dik: N = 100 B = 1000 gauss = 10-1 T ρ = 2πf =2π(10-1) = 20π rad/s - εm = N B A ρ = (100)(10-1)(20) = 6,28 volt

WL = ½ Li2 = ½ (2H)(0,5)2 =0,25 J

2x40 mnt

lingkungan media elektronik (koran,majalah,web internet)

Tes uraian • Mengaplikasikan konsep induksi elektromagnetik Faraday pada induktor • Siswa mampu menerapan-kan prinsip kerja sederhana induktor 4. Menjelaskan secara kualitatif prinsip kerja sederhana cara kerja induktor Tes tertulis 4.1 Berapa energi yang tersimpan dalam kumparan yang dialiri arus 0,5 A jika induksitas kumparan tersebut 2 H? 5.1 Sebuah transformator memiliki lilitan primer 200 lilitan dan lilitan sekunder 1000 lilitan. Jika tegangan primer 12 volt, berapa tegangan sekundernya? 104 NP = 200 NS = 1000 VP = 12 VS = ? VP : VS = Np : Ns VS = (NS/NP). NP =(1000/200).12 = 60 volt

Tes uraian • Mengaplikasi-kan konsep induksi elektromagnetik Faraday pada transformator • Siswa mengetahui karakteristik transformator dan penerapannya 5. Mendeskripsikan karakteristik transformator dan penerapannya Tes tertulis

Sekolah Kelas Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar MATERI Matahari dan planet-planet lainnya.

: : : : :

SMP IX (Sembilan) IPA FISIKA Memahami tata surya dan proses yang ada di dalamnya 5.2. Mendeskripsikan matahari sebagai bintang dan bumi sebagai salah satu planet PENGALAMAN BELAJAR • Dapat mengetahui Matahari, energi pancaran matahari dan lapisan-lapisan pembentuk matahari. • INDIKATOR TES Menjelaskan matahari sebagai bintang dan bumi sebagai salah satu planet. Tes Tertulis BENTUK Essay PENILAIAN INSTRUMEN 1. Apa definisi dari matahari? JAWABAN a. Matahari merupakan salah satu yang berada di tata surya yang menjadi pusat serta gumpalan gas berpijar. b. Reaksi fusi adalah suatu reaksi yang menghasilkan energi yang sangat besar, rekasi yang terjai yaitu penggabungan inti-inti atom ringan membentuk inti-inti atom yang berat. 1 X 45’ Drs. Budi Purwanto. 2004.SAINS FISIKA dan PENERAPANNYA untuk KELAS 1 SMP dan MTS. SOLO: PT Tiga serangkai pustaka. Drs.Antoni Idel dan Drs.Rudy Haryono. 2004. BUKU PINTAR FISIKA untuk SMP kelas 1,2,3, EDISI REVISI. Surabaya:gitamediapres s. Buku smp kelas 1 dan buku edisi revisi kelas 1,2,dan 3. WAKTU SUMBER MEDIA

KEGIATAN BELAJAR Melakukan studi pustaka Untuk mencari informasi tentang matahari .

2. Jelaskan apa yang disebut dengan reaksi fusi ?

c. Lapisan-lapisan matahari adalah : 3. Sebutkan lapisan-lapisan a) Inti matahari ? b) Fotosfer c) Kromosfer d) Korona d. Lapisan-lapisan matahari adalah : a) Inti merupakan bagian yang paling dalam ari matahari dn berlangsung difusi. b) Fotosfer merupakan permukaan matahari yang tebalnya kurang lebih 250 meter dan memancarkan cahaya sangat kuat.

4. Jelaskan empat macam lapisan matahari ?

Suryana,D.2002.BELAJA R AKTIF FISIKA UNTUK SMP KELAS 1.jakarta:departemen pendidikan nasional

105

c) Kromosfer merupakan lapisan diatas fotosfer yang tebal sekitar 16.000 km dan tampak seperti gelang, atau cincin yang berwarna merah. d) Korona merupakan lapisan yang paling luar dan memilki lapisan gas .

106

Melakukan studi pustaka Untuk mencari informasi tentang bumi sebagai salah satu planet

Dapat mengetahui Bumi, bentuk bumi, dan dimensi bumi, rotasi bumi, dan revolusi bumi.

• Menjelaskan bentuk dan dimensi bumi akibat rotasi bumi

Tes Tertulis

Essay

c)

Apa yang dimaksud dengan bumi ?

Bumi merupakan tempat tinggal mahluk hidup dan planetnya yang jaraknya ke matahari menempati urutan ketiga. Bentuk bumi bukan seperti bola bulat tetapi bulat pepat. Dimensi bumi yaitu diameter melalui khatulistiwa = 12.757 diameter melalui kutub = 12.714 .

1 X 45’

d)

Sebutkan bentuk dan dimensi bumi ?

e)

?

Jelaskan akibat rotasi bumi

Akibat rotasi bumi adalah : a) Terjadinya siang dan malam. b) Gerak semu harian. c) Perbedaan waktu berdasarkan garis bujur. d) Batas penanggalan internasional. e) Kepepatan bentuk bumi.

f)

Sebutkan akibat revolusi bumi ?

Akibat revolusi bumi adalah : a) Pergantian musim sepanjang tahun. b) Perubahan lamanya siang dan malam. c) Gerak semu tahunan matahari.

107

SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : SMA FISIKA X I 1. Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya 1.1 Mengukur besaran fisika (massa, panjang, dan waktu) Pengembang NIM Alokasi Waktu : CHRISTIAN BELLY : ACB 107 029 : 6 (enam) jam pelajaran

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar 1.Mengetahui mengenai besaran fisika 2.Menuliskan besranbesaran fisika 3.Menyebutkan beasaran-besaran fisika 1.

Indikator Mampu menyebutk an besaran fisika

Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Isian
d.1.

Instrumen Sebutkan apa saja besaran fisika

Jawaban ◦ Massa, panjang, dan waktu

Waktu 3 x 45 menit •

Sumber Belajar Bukubuku fisika kelas X Alat dan bahan •

Media Papan tulis, spidol, penghapus. Mistar milimeter, jangka sorong, neraca lengan, neraca pegas, stopwatch, dll.

Besaran fisika 1. Guru menjelaskan (Massa, mengenai besaran fisika panjang dan 2. Siswa memperhatikan waktu)

3. Guru menjelaskan penggunaan alat-alat ukur besaran fisika 4. Siswa memperhatikan dan mendemonstrasik an

4.Mengetahui macammacam alat ukur besaran fisika 5.Menuliskan macammacam alat ukur besaran fisika 6.Menyebutkan macammacam alat ukur besaran fisika 7.Mengetahui cara penggunaan alat ukur besaran fisika 8.Mengukur besaranbesaran fisika dengan alat ukurnya yang tepat

2.

Mampu menyebutkan macam-macam alat ukur besaran fisika

Tes tertulis

Isian

4. Sebutkan apa saja alat untuk mengukur besaran fisika

2.1 Mistar milimeter, jangka sorong, neraca pegas, neraca lenga, stopwacth, dll.

3.

Mampu menggunak an alat ukur besaran fisika

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur

3.1

Praktikum sederhana

3.1 Siswa diharapkan memenuhi indikator: mampu menggunakan alat ukur besaran fisika

108

Besaran fisika (Massa, panjang dan waktu)

12. Guru menjelaskan penggunaan alat-alat ukur besaran fisika dengan mempertimbangk an ketepatan dan ketelitiannya 13. Siswa memperhatikan dan mendemosntrasik an

9.Mengetahui 4. penggunaan alat-alat ukur besaran fisika dengan mempertimbangkan ketepatan dan ketelitiannya 10. Mengukur besaranbesaran fisika dengan alat ukur yang tepat 11. Membaca skala dengan benar 12. Menentukan besaran-besarannya yang diukur dengan tepat 13. Mengguna kan alatalat ukur besaran fisika dengan mempertimbangkan ketepatan dan ketelitiannya.

Mampu menggunak an alat-alat ukur besaran fisika dengan mempertimbangkan ketepatan dan ketelitian nya

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur

4.1

praktikum sesuai dengan langkahlangkah LKPD

4.1 Siswa diharapkan memenuhi indikator mampu menggunakan alat ukur besaran fisika dengan mempertimbangk an ketepatan dan ketelitiannya

3 x 45 menit

Bukubuku fisika kelas X Alat dan bahan

Papan tulis, spidol, penghapus. Mistar milimeter, jangka sorong, neraca lengan, neraca pegas, stopwatch, dll. Balok alumunium, kelereng, dll.

109

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMP : Fisika : IX (sembilan) : II (dua) : Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya : 5.3. Mendeskripsikan gerak edar bumi dan satelit buatan serta pengaruh interaksinya
Kegiatan pembelajaran

SILABUS

Pengembang NIM

: Tri Hartatie : ACB 107 030

Alokasi Waktu : 4 x 40 menit

Materi

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

studi 1. Mendapatkan 3. Menyebutkan 1.Rotasi Bumi dan 1 Melakukan pustaka untuk informasi tentang pengertian rotasi Akibatnya mengetahui rotasi bumi bumi. tentang rotasi bumi

Tes tertulis

Tes PG

e.

Pengertian rotasi bumi adalah....... a. Perputaran bumi pada porosnya b. Perputaran bumi pada matahari c. Perputaran bulan pada porosnya d. Perputaran bulan terhadap bumi

1.1 (a) Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya

2 X 40’

H. Buku Fisika SMP kelas IX, Marthen kanginan erlangga. - Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

.LKPD

2 Melakukan studi 2. Mendapatkan 4. Menyebutkan pustaka untuk informasi tentang akibat dari rotasi mengetahui akibat apasaja akibat dari bumi rotasi bumi rotasi bumi

Tes tertulis

Tes PG

5.1 Akibat dari rotasi bumi adalah...... 1.1. Pergantian musim 1.2. Lamanya siang dan malam 1.3. Kalender masehi 1.4. Pergantian siang dan malam dan perbedaan waktu dunia

2.1 (d) Akibat dari rotasi bumi adalah terjadinya siang dan malam, perbedaan waktu dunia

2.Revolusi Bumi Melakukan studi 3.Mendapatkan dan Akibatnya pustaka untuk informasi tentang mengetahui revolusi bumi tentang revolusi bumi

A.Menyebutkan pengertian revolusi bumi

Tes tertulis

Tes PG

b. Pengertian dari revolusi bumi c. (b) Revolusi bumi adalah adalah..... perputaran bumi 2.1 Perputaran bumi pada mengelilingi matahari porosnya 2.2 Perputaran bumi pada matahari 2.3 Perputaran bulan pada porosnya 2.4 Perputaran bulan

110

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

terhadap bumi Melakukan studi 4.Mendapatkan pustaka untuk informasi tentang mengetahui akibat revolusi akibat revolusi bumi bumi 14. Menyebut kan akibat dari rotasi bumi Tes tertulis Tes PG a. Akibat kecondongan poros bumi dan revolusi bumi mengelilingi matahari menyebabkan....... a. Terjadinya siang dan malam b. Adanya perbedaan waktu c. Terbit terbenamnya matahari tidak sama d. Adanya musim dan perbedaan lamanya siang dan malam 5.1Jelaskan terjadinya siang dan malam sebagai akibat rotasi bumi? 4.1 (d) Adanya pergantian musim dan perbedaan lamanya siang dan malam

Melakukan diskusi 5.Menjelaskan akbat untuk rotasi dan revolusi menjelaskan bumi akibat rotasi dan revolusi

5.Menjelaskan akibat rotasi dan revolusi bumi.erbagai

Tes tertulis

Tes Uraian

5.1 Rotasi bumi mengakibatkan terjadinya siang dan malam, bagian bumi yang mengarah matahari terjadi siang & membelakangi matahari terjadi malam LKPD, Bola, senter - Buku Fisika SMP kelas IX, Marthen kanginan erlangga. - Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

3. Periode Rotasi Bulan dan Posisinya Terhadap Bumi

6.Melakukan studi 6.Menjelaskan pustaka untuk periode rotasi menjelaskan bulan. periode rotasi bulan sebagai satelit bumi.

6.Menjelaskan periode rotasi bulan sebagai satelit bumi.

Tes tertulis

Tes Uraian

6.1Bulan mengalami 3 gerakan sekaligus, sebutkan!

6.1bulan berotasi, berevolusi pd bumi , bersama bumi mengelilingi matahari.

2 X 40’

g) Melakukan 7.Mengetahui fase- 7.Mengetahui studi fase bulan. fase bulan. pustaka untuk mengetahui fasefase bulan.

fase-

Tes tertulis

Tes PG

7.1(c)Aspek kuartir apabila 7.1Pernyataan yang benar bulan menempati mengenai fase bulan kedudukan tegak lurus adalah....... 1. Aspek konjungsi bila terhadap garis hubung kedudukan bulan bumi-matahari berlawanan arah matahari dilihat dari bumi

111

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

2.

3.

4. h) Melakukan diskusi untuk mengetahui akibat rotasi bulan

Aspek oposisi bila kedudukan bulan searah dilihat dari bumi Aspek kuartir apabila bulan menempati kedudukan tegak lurus terhadap garis hubung bumi-matahari Bulan purnama terjadi pada aspek konjungsi

3 Mengetahui
akibat Bulan

rotasi

8.Mengetahui akibat rotasi Bulan

Tes tertulis

Tes PG

8.1Berikut merupakan salah satu akibat dari rotasi bulan...... a. Pergantian musim b. Kalender hijriyah c. Kalender masehi a. Gerak semu tahunan matahari

2.1 b) Kalender hijriyah

4. Gerhana

i)

Melakukan percobaan gerhana matahari dan bulan.

4 Mengetahui
bagaimana peristiwa terjadinya gerhana matahari danbulan

9.Menjelaskan terjadinya gerhana matahari dan bulan.

Tes unjuk kerja

Tes melakukan praktikum

9.1Tunjukkan dengan dua buah bola yang berfungsi sebagai bumi & bulan dan senter sebagai matahari bagaimana terjadinya gerhana bulan!

1.

Proses gerhana bulan terjadi bila bayangan bumi menutupi bulan.

j)

Melakukan studi pustaka tentang terjadinya peristiwa pasang surut.

5 Menjelaskan
peristiwa terjadinya gerhana matahari bulan

10. Menjelaskan terjadinya pasang surut. dan

Tes tertulis

Tes uraian

10.1 Jelaskan terjadinya pasang surut?

10.1 Pasang surut adalah peristiwa naik turunnya permukaan laut karena gravitasi bulan.Ini terjadi karena jarak bulan sangat dekat dengan bumi yang dekat dibandingkan dengan jarak matahari. Tempat dekat dengan bulan mengalami gaya tarik besar sehingga air laut tertarik i bulan terjadi pasang, daerah jauh dari bulan gaya tariknya kecil

112

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

sehingga air dijauhkan ini terjadi pasang, diantara kedua tempat tersebut terjadi surut.

6 Melakukan studi pustaka untuk mengetahui akibat rotasi bumi

11.Mendapatkan k) Menyebutkan informasi tentang akibat dari rotasi apasaja akibat bumi dari rotasi bumi

Tes tertulis

Tes PG

1.

Akibat dari rotasi bumi m. (d) Akibat dari rotasi bumi adalah terjadinya adalah...... siang dan malam, c) Pergantian musim perbedaan waktu dunia d) Lamanya siang dan malam e) Kalender masehi f) Pergantian siang dan malam dan perbedaan waktu dunia

113

SILABUS Sekolah Kelas Mata Pelajaran : SMA Negeri-3 MALIKU : X (Sepuluh) : IPA Fisika STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda KOMPETENSI DASAR : 2.1. Menganalisis besaran Fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan Materi 1. Gerak, jarak, perpindahan, kecepatan dan kelajuan. Kegiatan pembelajaran 2. Mengamati demonstrasi gerak untuk membedakan gerak lurus dengan kecepatan konstan dan gerak lurus dengan percepatan konstan dalam diskusi kelas. Pengalaman belajar 1. Menjelaskan pengertian gerak. Indikator 1. Menjelaskan pengertian gerak. Teknik Tertulis Bentuk Uraian Penilaian Instrumen 4.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan gerak ? Nama NIM : Yufita Retno Anggarwati : ACB 107 035

Jawaban 1.1 Gerak adalah peristiwa yang mengenai benda, materi atau sitem sehingga benda mengalami perubahan letak terhadap titik acuan tertentu. 1.2 Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda yang bergerak dari titik acuan (awal) ke titik akhir. Perpindahan adalah perubahan letak suatu benda atau sistem dengan memperhatikan arah perubahan letak. Perbedaannya tampak, jika jarak memperhatikan besar perpindahan (lintasan) sedangkan perpindahan tidak melihat posisi lintasan. 1.3 Kecepatan adalah kelajuan yang disertai dengan arah, termasuk besaran vektor, bernilai negatif. 1.4 Kelajuan tidak bergantung pada arah sehingga termasuk besaran skalar dan selalu bernilai positif.

Waktu 2x45

Sumber Buku IPA Jilid IA halaman 4167. Edi Istiyono, Sains FISIKA untuk kelas X

Media Gambar, Kertas Milimeter Block dan peralata n tulis lainnya.

2. Membedakan jarak dan perpindahan

2. Membedakan jarak dan perpindahan

Tertulis

Uraian

4.2 Apakah yang membedakan antara jarak dan perpindahan ?

3. Menjelaskan kecepatan

3. Menjelaskan kecepatan

Tertulis

Uraian

4.3 Jelaskan apakah yang dimaksud dengan istilah kecepatan ! 4.4 Jelaskan apakah yang dimaksud dengan kelajuan !

4. Menjelaskan kelajuan

4. Menjelaskan kelajuan

Tertulis

Uraian

114

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar 5. Menjawab soal hitungan pada gerak

Indikator 5. Menjawab soal hitungan pada gerak

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen 4.5 Bola kasti dipukul, sehingga bergerak ke barat sejauh 8 meter mengenai tembok, ternyata bola kasti tersebut memantul ke arah timur sejauh 4 meter. Hitunglah jarak yang ditempuh bola kasti ! 1.5

Jawaban Dik: AB = 8m, BC = 4m Dit: x = ............ Penyelesaian: x = AB + BC = 8m + 4m = 12m Jadi, jarak yang ditempuh bola kasti adalah 12cm ∆x = AC ke arah Barat AC = 8m – 4m = 4m Jadi, perpindahan bola kasti adalah 4m ke Barat 1.6 Penyelesaian: Dik: S0 = 0 t=0 S1 = 20km t1 = 20m S2 = 40km t2 = 30m S3 = 50km t3 = 50m Dit: V rata-rata perjalanan Lala ... ? Penyelesaian: V rata2 = = = = = = 16,67 m/s

Waktu

Sumber

Media

6. Siswa dapat menganalisis kecepatan ratarata

6. Menganalisis kecepatan ratarata

4.6 Perjalanan Lala dari kota Palangka Raya ke Banjarmasin. Berapakah kecepatan rata-rata perjalanan Lala ?

7. Menganalisis kecepatan sesaat

7. Menganalisis kecepatan sesaat.

4.7 Sebuah partikel bergerak
2

dengan kecepatan 5x + 3t + 1. Hitunglah kecepatan sesaat partikel

1.7 V =

limit Δx = Δt ∆t

d 5x

2

+ 3t + 1 dt

= 5t + 3 t = 2 = 5.2 + 3

115

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen pada saat t = 2 sekon !

Jawaban = 13 m/s2

Waktu

Sumber

Media

2. GLB

3. Melakukan percobaan GLB dengan menggunakan kereta atau mobil mainan

l)

Menjelaskan GLB

5. Menjelaskan GLB

6.1 Menurut anda apakah yang dimaksud dengan GLB ? 6.2 Sebuah partikel bergerak dengan kecepatan sebagai fungsi waktu disajikan pada grafik. Berapa perpindahan partikel setelah 40 sekon ?

2.2 Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda pada garis lurus dengan kecepatan tetap. 2.3 Penyelesaian: Dik: V = 10 m/s t = 40 s Dit: s = ................... Penyelesaian: Perpindahan = Luas di bawah grafik V – t = (10 m/s) . (40 m/s) = 40 m

m) Menyelesaikan soal hitungan tentang GLB

6. Menyelesaikan soal hitungan tentang GLB

3. GLBB

4. Melakukan percobaan GLBB dengan menggunakan kereta dinamik

1. Menjelaskan GLBB

2. Menjelaskan GLBB

1.1 Sebutkan definisi GLBB !

2. Menyelesaikan soal hitungan tentang GLBB

3. Menyelesaikan soal hitungan tentang GLBB

1.2 Tentukan perpindahan Amir ketika naik sepeda motor yang gerakannnya dinyatakan dengan gambar beikut :

3.1 Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) didefinisikan sebagai gerak suatu benda pada lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. 3.2 Penyelesaian: Jarak yang ditempuh = luas bidang di bawah grafik V – t yang berbentuk trapesium Dit: s = ................. Penyelesaian: S= x tinggi x jumlah sisi sejajar S= x (20 m/s) . 35 + (30 – 10) menit (60 s/menit) = 33.000 m

1.1. Berikut ini merupakan data-data no. urut peserta

116

Materi 4. Kecepatan GLB

Kegiatan pembelajaran 5. Menganalisis besaran-besaran dalam GLBB dan gerak jatuh bebas dalam diskusi kelas

Pengalaman belajar 1. Membuat grafik hubungan antara waktu dengan perpindahan pada GLB

Indikator Membuat grafik hubungan antara waktu dengan perpindahan pada GLB

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen lomba lari 100 km.
Jarak (km) Waktu (menit) 3 1 6 2 9 3 12 4 15 5 18 6

Jawaban

Waktu 2x45

Sumber Buku IPA Jilid IA halaman 4167. Edi Istiyono, Sains FISIKA untuk kelas X

Media Gambar, Kertas Milimeter Block dan peralata n tulis lainnya.

Buatlah grafik hubungan antara jarak dan waktu pada GLB !

2. Menghitung kecepatan pada GLB

Menghitung kecepatan pada GLB

1.2. Sebuah partikel bergerak dengan kecepatan sebagai fungsi waktu disajikan pada grafik. Berapa perpindahan partikel setelah 40 sekon.

enyelesaian : Diketahui : v = 10 m/s t = 40 s Ditanya : s = …? Penyelesaian : Perpindahan = Luas di bawah grafik v– t. = (10 m/s). (40 s) = 400 m 1.5. 2x45 Buku IPA Jilid IA halaman 4167. Edi Istiyono, Sains FISIKA untuk kelas X Gambar, Kertas Milimeter Block dan peralata n tulis lainnya.

5. Percepatan GLBB

1. Membuat grafik hubungan antara waktu dengan perpindahan pada GLBB

1. Membuat grafik hubungan antara waktu dengan perpindahan pada GLBB

1.1. Berikut ini data siswa yang memenangkan racing tingkat pelajar, dengan jarak tempuh bervariasi Jara 1 2 3 4 5 k (m) Wakt u 1 2 3 4 5 (deti k) Buatlah tabel hubungan antara jarak dan waktu !

117

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen 1.2. Gambar di bawah ini merupakan grafik GLBB. Percepatan yang dimiliki benda itu adalah ...
V (m/s) 60

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

2. Menghitung percepatan pada GLBB.

2. Menghitung percepatan pada GLBB.

2

t (s)

6. Penerapan GLBB

1. Menyebutkan contoh GLBB 2. Menjelaskan gerak vertikal ke atas

1. Menyebutkan contoh GLBB 2. Menjelaskan gerak vertikal ke atas

1.1. Sebutkan contoh penerapan GLBB ? 1.2. Jelaskan pengertian gerak vertikal ke atas ?

1.6. Diketahui Vt=60 m/s, t=2 sekon Ditanya a= …. Jawab : Vt = V0 + a.t 60 = 0 + a.2 a =

2x45

Buku IPA Jilid IA halaman 4167. Edi Istiyono, Sains FISIKA untuk kelas X

60 = 30 m/s2 2

Gambar, Kertas Milimeter Block dan peralata n tulis lainnya.

1.3.
3. Menyelesaikan soal-soal hitungan tentang GVA. 3. Menyelesaikan soal-soal hitungan tentang GVA

Lumba-lumba loncat vertikal ke udara setinggi 5 meter, sedangkan g = 10 m/s2 hitung kecepatan awal loncatan lumbalumba ke udara ?

1.1. Pada saat buah mangga jatuh dari pohonnya. 1.2. Benda yang bergerak vertikal ke atas, makin lama makin lambat dab akhirya kecepatan sesaat benda mencapai nol, dititik tertinggi H. kemudian bergerak ke bawah.

1.4. Jelaskan tentang GVB ?

1.3.

Diketahui = hmak = 5 m g = 10 m/s2

118

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar 4. Menjelaskan tentang GVB

Indikator 4. Menjelaskan tentang GVB

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

1.5.
5. Menyelesaikan soal-soal hitungan tentang GVB 5. Menyelesaikan soal-soal hitungan tentang GVB.

Buah Kelapa Jatuh dari pohonnya setinggi 11 m jika g = 9,8 m/s2 Tent = a). Waktu yang diperlukan sampai jatuh ditanah b). Kecepatan kelapa menyentuh tanah

Jawaban vt = 0 m/s dit Vo = .......? Jawab vt = vo + g.hmak.t 02 = vo2 -2 ghmak vo = =

Waktu

Sumber

Media

2g.h mak
2(10).5

= 10 m/s2 1.4. GVB atau GJB adalah gerak vertikal tanpa kecepatan awal pada bola akan terjadi gaya tarik atau gaya gravitasi vertikal ke bawah. 1.5.Penyelesaian: h = 11 m g = 9,8 m/s2 dit a) t akhir b) vt Jawab: a) h = ½ gt2 = ½ (9,8). t2 t=
2h 2(11) = =1,5 s g (9,8)

b) vt = g.t = 9,8. (1,5) = 14,2 m/s

119

NamaSekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Besaran – besaran dalam gerak melingkar dengan laju konstan 1. Frekuensi

:SMA : Fisika : X/1 : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik : 2.2. Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan Kegiatan pembelajaran Pengalaman belajar Indikator Teknik Bentuk Penilaian Instrumen

Nama NIM Waktu Jawaban

: Meina Madalena : ACB 107 037 : 8 jam Waktu Sumber Media

1. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep tentang frekuensi 2. Menyelesaikan soal-soal perhitungan mengenai frekuensi

Siswa menyimpulkan frekuensi dari berbagai sumber pustaka

1. Menjelaskan frekuensi dalam gerak melingkar dengan laju konstan

Tes Tertulis

Tes Uraian

1.1 Apa yang dimaksud dengan frekuensi ?

1.1 Frekuensi adalah banyaknya putaran yang dapat dilakukan oleh suatu benda dalam selang waktu 1 sekon.

2x45

-Sains Fisika Untuk Kelas X Hal 68-69 -1700 Bank soal bimbingan pemantapan fisika SMA/MA Hal 53-55

2. Siswa menganalisis besaran yang ada pada soal latihan serta mampu menemukan jawaban soal secara tepat 3. Siswa menyimpulkan periode dari berbagai sumber

2.Menghitung frekuensi dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

1.2. Sebuah compact disk yang berjari-jari 6 cm sedang diputar. untuk menempuh dalam satu putaran memerlukan waktu 2 sekon. Berapa frekuensi putaran compact disk ?

1.2 f = = = 0,5 s

2. Periode

3. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep tentang periode 4. Mengerjakan soal-soal perhitungan periode dalam gerak melingkar

3. Menjelskan periode dalam gerak melingkar dengan laju konstan

Tes Tertulis

Tes Uraian

1.3 Jelaskan apa yang dimaksud dengan periode ?

1.3 Periode adalah waktu yang diperlukan benda untuk menempuh lintasan satu lingkaran penuh (satu putaran)

4. Siswa menganalisis besaran yang ada pada soal latihan

4.Menghitung periode dalam gerak melingkar

TesTertulis

Tes Uraian

1.4 Seorang anak berlari mengitari sebuah lingkaran dalam waktu jam( 15 menit) dan ia dapat melakukan 75 putaran.

a.4 Diketahui : t = ¼ jam (15 menit) n = 75 putaran T=

120

Materi

Kegiatan pembelajaran dengan laju konstan

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen Berapkah periodenya?

Jawaban = = 12 s a.5 Kecepatan linear adalah hasil bagi panjang lintasan yang ditempuh partikel dengan selang waktu tempuhnya

Waktu

Sumber

Media

3. Kecepatan linear

5. Melakukan studi pustaka melalui literatur untuk menemukan konsep kecepatan linear 6. Mengerjakan soal-soal perhitungan kecepatan linear dalam gerak melingkar dengan laju konstan

5. Siswa menyimpulkan kecepatan linear dari berbagai sumber 6. Siswa mengerjakan soal-soal kecepatan linear dalam gerak melingkar

5.Menjelaskan kecepatan linear dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

1.5 Jelaskan apa yang dimaksud dengan kecepatan linear?

6.Mengitung kecepatan linear dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

1.6 Sebuah gerinda berputar dengan kecepatan 240 putaran setiap menit. Jika jari-jari gerinda 15 cm, berapa kecepatan linear suatu partikel yang terletak pada tepi gerinda?

1.6 Diketahui : ρ= r = 15 cm=0,15 m ρ= = = v =rxρ = 0,15 m x 8/5 rad/s = 0,24 m/s 7.1 Kecepatan sudut adalah hasil bagi sudut pusat yang ditempuh partiel dengan selang waktunya.

4. Kecepatan sudut

7. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep kecepatan sudut.

7. Siswa menyimpulkan konsep kecepatan sudut dari berbagai sumber 8. Siswa mengerjakan soal-soal kecepatan linear dalam gerak melingkar

7.Menjelaskan kecepatan sudut dalam gerak melingkar..

Tes Tertulis

Tes Uraian

7.1. Apa yang dimaksud dengan kecepatan sudut

2x45

-Sains Fisika Untuk Kelas X Hal 68-69 -1700 Bank soal bimbingan pemantapan fisika SMA/Ma Hal 53-55

8.

Mengerja kan soal-soal perhitungan kecepatan lsudut dalam gerak melingkar dengan laju konstan.

8. Mengitung kecepatan linear dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

8.1 Sebuah roda sepeda yang memilki jari-jari 26 cm diputar melingkar. Kelajuan linear pentil pada roda 1,3 m/s. Berapakah kecepatan sudut

8.1 Diketahui : v = 1,3 m/s R= 26 cm=0,26 m Jawab : ρ= = = 50 rad/s

6. Percepatan Sentripetal

9. Melakukan studi pustaka melalui

9. Siswa menyimpulkan

9. Menjelaskan percepatan

Tes Tertulis

Tes Uraian

9.1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan

9. 1. Percepatan sentripetal adalah percepatn sebuah benda yang

121

Materi

Kegiatan pembelajaran berbagai literatur untuk menemukan percepatan sentripetal. 10. Melakukan percobaan untuk menentukan percepatan sentripetal pada benda yang bergerak melingkar

Pengalaman belajar konsep percepatan sentripetal dari berbagai sumber

Indikator sentripetal dalam gerak melingkar

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen percepat sentripetal ?

Jawaban menyebabkan benda tersebut bergerak melingkar

Waktu

Sumber

Media

10. Siswa 10. Memahami memperoleh syarat terjadinya konsep syarat gerak melingkar benda yang mengalami gerak melingkar berdasarkan percobaan

Tes Tertulis

Tes Unjuk kerja

10.1 Kegiatan percobaan Tujuan : untuk menentukan percepatn sentripetal Alat dan bahan : -timbangn, kaleng , benang, batu Langkah kegiatan : 1. Ukur dan catat massa benda menggunakan timbangan 2. Ikatlah menggunakan tali atu benang, kemudian putar benda tersebut dengan arah vertikal dan horizontal 3.Catat waktu yang ditempuh benda dalam 50 kali putaran

10.1 Jawaban percobaan : Benda berbeda sangat mempengaruhi kecepatan benda,semakin besar massaya maka kecepatn akan semakin lambat

4. Gantilah benda dengan massa yang berbeda. 5. Ulangi prosedur nomor 1 dan 3 Pertanyaan dan kesimpulan : apakah benda berbeda mempengaruhi kecepatan benda

122

Materi 7. Gaya Sentripetal

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik Tes Tertulis

Bentuk Tes Uraian

Penilaian Instrumen 11.1 Sebuah mobil bergerak di sebuah tikungan yang berbentuk seperempat lingkaran dengan jari-jari 100m. Mobil melaju dengan kecepatan 72km/jam. Berapakah percepatan sentripetalnya?

Jawaban 11.1 Diketahui : r = 100m v = 72 km/jam jawab : v = = = 20 m/s

Waktu

Sumber

Media

11. Mengerjakan 11. Siswa 11. Menghitung sosl-soal mengerjakan percepatan perhitungan soal-soal sentripetal percepatan percepatan sentripetal dalam sentripetal dalam gerak melingkar gerak melingkar

as = = = = 4 m/s² 12.1 Gaya sentripetal adalah gaya yang menyebabkan timbulnya gaya sentripetal

8. Percepatan Sentrifugal

12. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan gaya sentripetal 13. Mengerjakan soal-soal perhitungan gaya sentripetal dalam gerak melingkar dengan laju konstan 14. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan konsep percepatn sentrifuigal

12. Siswa menyimpulkan gaya sentripetal melalui berbagai sumber 13. Siswa mengerjakan soal-soal gaya sentripetal dalam gerak melingkar

12. Menjelaskan gaya sentripetal dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

12.1Jelaskan apa yang dimaksud dengan gaya sentripetal !

2x45

-Sains Fisika SMa Untuk Kelas X Hal 6869 -1700 Bank Soal Fisika Bimbin gan Pemantapan Untuk SMA/MA Hal 53-55 - Pintar Fisika Untuk SMa Kelas X Hal 5055

13. Menghitung gaya sentripetal dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

13.1Sebuah mobil bermassa 600kg pada sebuah tikungan melaju pada 72 km/jam.Berapakah besar gaya yang mempengaruhi gerak mobil tersebut(jari-jari tikungan jalan 400m)?

13.1 Diketahui : m=600kg v= = 20 m/s FS = m = 600 = 600 FS = 600N 14.1 Percepatan sentrifugal adalah percepatan yang arahnya keluar atau menjauhi lingkaran

14. Siswa menyimpulkan percepatan sentrifugal melalui berbagai sumber

14. Menjelaskan percepatan sentrifugal dalam gerak melingkar

Tes Tertulis

Tes Uraian

14.1 Jelaskan apa yang dimaksud dengan percepatan sentrifugal

123

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator 15. Menghitung percepatan sentrifugal dalam gerak melingkar

Teknik Tes Tertulis

Bentuk Tes Uraian

Penilaian Instrumen 15.1 Sebuah ayunan konis melakukan gerak perputaran dengan jari-jari perputaran sebesar 0,12 m dan sudut simpangannya sebesar 370.Tentukan kelajuan perputarannya jika pada saat itu besarnya g=10m/s !

Jawaban 15.1 Diketahui : tg 0 = tg 370=0,75 R= 0,12 m g=10m/s v = = = 3 m/s2 16.1 Sifat -sifat gerak melingkar beraturan yaitu : bentuk lintasan yang melingkar, kecepatan sudutnya tetap 16.2 Sifat-sifat roda sepusat yaitu : arah putar kedua roda sama, kecepatan sudut kedua roda sama 17.1 Sifat-sifat gerak melingkar beraturan pada roda-roda bersinggungan yitu : arah putar kedua roda berlawanan, kecepatan linear kedua roda sama

Waktu

Sumber

Media

15. Mengerjakan 15. Siswa soal-soal mengerjakan perhitungan soal-soal percepatan percepatn sentrifugal dalam sentrifugal dalam gerak melingkar gerak melingkar dengan laju konstan

9. Gerak melingkar 16. Melakukan studi beraturan pada pustaka melalui roda-roda berbagai literatur untuk menemukan gerak melingkar beraturan

16. Siswa menyimpulkan sifat-sifat gerak melingkar beraturan

16. Menjelaskan sifat-sifat gerak melingkar beraturan dan sifat-sifat roda sepusat

Tes Tertulis

Tes Uraian

16.1 Jelaskan sifat-sifat gerak melingkar beraturan

2x45

-Sains Fisika SMa Untuk Kelas X Hal 6869 -1700 Bank Soal Fisika Bimbin gan Pemantapan Untuk SMA/MA Hal 53-55 - Pintar Fisika Untuk SMa Kelas X Hal 5055

16.2 Jelaskan sifat-sifat roda sepusat

Poster gambar gerak melingka r pada rodaroda

17. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan gerak melingkar beraturan pada roda-roda bersinggungan

17. Siswa menyimpulkan sifat-sifat gerak melingkar beraturan pada roda-roda bersinggungan

17. Menjelaskan sifat –sifat gerak melingkar beraturan pada rodarodabersinggung an

Tes tertulis

Tes Uraian

17. 1Jelaskan sifat-sifat gerak melingkar beraturan pada roda-roda bersinggungan

18. Mengerjakan 18. Siswa soal-soal mengerjakan perhitungan soal-soal dalam percepatan gerak melingkar sentripetal dalam beraturan pada gerak melingkar roda-roda beraturan pada bersinggungan roda-roda bersinggungan 19.Siswa

18. Menghitung kecepatan rodaroda bersinggungan

Tes Tertulis

Tes Uraian

18.1 Dua buahroda A dan B saling bersinggungan. JIka kecepatan sudut roda B 15 rad/s fdan jari-jari roda=1/3 jari-jari roda B. Berapakah kevepatan sudut roda A 19.1 Jelaskansifat-sifat pada

19. Menjelaskan

Tes Tertulis

Tes Uraian 124

18.1Diketahui : ρb = 15 rad/s rA = 1/3 rb jawab : vA = vB rA x ρA = rB x ρB 1/3 rB x ρA = rB x 15 rad/s ρA = 3 x 15 rad/s ρA = 45 rad

Materi

Kegiatan pembelajaran 19. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur untuk menemukan gerak melingkar beraturan yang dihubungkan dengan sabuk 20. Mengerjakan soal-soal perhitungan percepatan sentripetal dalam gerak melingkar beraturan pada roda-roda yang dihubungkan dengan sabuk

Pengalaman belajar menyimpulkan sifat-sifat gerak melingkar beraturan pada roda-roda yang dihubungkan dengan sabuk 20.Siswa mengerjakan soal-soal dalam gerak melingkar beraturan pada roda-roda yang dihubungkan dengan sabuk

Indikator sifat –sifat gerak melingkar beraturan pada roda-roda yang dihubungkan dengan sabuk

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen roda yang dihubungkan dengan sabuk !

Jawaban 19.1 Sifat sifat gerak melingkar pada roda-roda yang dihubungkan dengan sabuk yaitu: arah putar kedua roda sama,

Waktu

Sumber

Media

20. Menghitung kecepatan rodaroda yang dihubungkan dengan sabuk

Tes Tertulis

Tes Uraian

20.1 Roda B dan C sepusat saling melekat . Roda A dan 20.1 Diketahui: rB=15 cm=0,15m B dihubungkan dengan rC=40cm=0,4 m sabuk rA cm,rB=15cm, fC=60 (frekuensi rC = 40cm putaran roda C) jawab: Roda B dan roda C sepusat,maka : ρB =ρC ρB= 2 rad/s Roda A dan B dihubungkan dengan sabuk, maka : vA=vB vB=rB x ρB vB=0,15 x 2 = 0,3 m/s Jadi,vA = 0,3 m/s rA x ρA = 0,3 ρA= ρA = =

SILABUS

125

NamaSekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMA : Fisika : X/1 : Memahami konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik : 2.3 Menerapkan Hukum Newton sebagai prinsip dasar dinamika untuk gerak lurus, vertical, dan gerak melingkar. Kegiatan Pengalaman Indikator pembelajaran belajar 1. Mengkaji 1. Mengenal 1. Menyebutkan penerapan hukum penerapan hukum penerapan hukum newton I dalam I newton dalam I newton dalam kehidupan seharikehidupan seharikehidupan seharihari hari hari Penilaian Instrumen 1.1 Sebutkan salah satu penerapan hukum Inewton dalam kehidupan seharihari!

Nama NIM Waktu

: Nurul Amalia : ACB 107 038 : 8 jam

. Materi Hukum newton tentang gerak - Hukum newton I - Hukum Newton II - Hukum Newton III - Gesekan statis dan kinetis Teknik Tes tertulis Bentuk Essay Jawaban g.1Salah satu penerapan hukum newton I dalam kehidupan sehari-hari adalah pada saat mobil direm mendadak ketika ada sesuatu didepan mobil tersebut Waktu 2 x 45 menit Sumber Buku fisika SMA (intan pariwara) untuk kelas X jilid IA Media LKPD siswa, papan tulis, spidol dan media gambar LKPD siswa, papan tulis, spidol dan media gambar LKPD siswa, papan tulis, spidol dan media gambar LKPD siswa, Alat dan bahan: satu buah

2. Mengkaji 2. Mengenal 2. Menyebutkan penerapan hukum penerapan hukum penerapan hukum II newton dalam II newton dalam newton II dalam kehidupan seharikehidupan seharikehidupan seharihari hari hari

Tes tertulis

Essay

2.1 Sebutkan salah satu penerapan hukum II newton dalam kehidupan sehari-hari!

2.1 Salah satu penerapan hukum II newton dalam kehidupan sehari-hari adalah pada saat kita mendorong sebuah mobil yang mogok.

Buku fisika SMA (intan pariwara) untuk kelas X jilid IA

3. Mengkaji 3. Mengenal 3. Menyebutkan penerapan hukum penerapan hukum penerapan hukum III newton dalam II newton dalam newton III dalam kehidupan seharikehidupan seharikehidupan seharihari hari hari

Tes tertulis

Essay

3.1 Sebutkan salah satu penerapan hukum III newton dalam kehidupan sehari-hari!

3.1 Salah satu penerapan hukum III newton dalam kehidupan sehari-hari adalah pada sat kita mendorong sebuah mobil yang mogok.

Buku fisika SMA (intan pariwara) untuk kelas X jilid IA

4. Membuktikan

percobaan yang berhubungan dengan hukum newton I

4.

Menyimpul kan percobaan yang berhubungan dengan hukum I newton.

4. Melakukan

percobaan yang berhubungan dengan hukum I newton

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

4.1 kegiatan A. tujuan : menunjukkan hukum newton I B. alat dan bahan: d) kelereng e) kertas selembar

4.1Kesimpulannya setiap benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan kecuali ada gaya yang bekerja padanya

Buku fisika SMA (Erlangga) untuk kelas X jilid IA hal 104 106

126

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen f) meja g) gelas C.langkah kerja: 5. tariklah kertas dengan arah tegak lurus terhadap sumbu kelereng dengan sekali sentakan. Ulangi kegiatan itu beberapa kali 6. Tariklah kertas perlahan-lahan tanpa sentakan, bergerakkah kelereng terhadap meja? Jika tarikan kamu hentikan secara mendadak, bagaimana keadaan kelereng tersebut? 7. Gantilah kelereng denagan gelas yang tegak, kemudian ulangi kegiatan tersebut. D. Pertanyaan: 1. Tuliskan kesimpulanmu ◦ kegiatan A. Tujuan Membuktika hukum II newton B. Alat dan bahan 1. Meja yang terbuat dari kayu 2. Meja yang terbuat dari besi C. Cara kerja 1. Doronglah meja yang terbuat dari kayu tadi 2. Lalu setelah itu

Jawaban

Waktu

Sumber

Media kelerang besar, kertas selembar , gelas dan meja

5. Membuktikan percobaan yang berhubungan dengan hukum newton II

5. Menyimpulkan percobaan tentang hukum II newton.

5.

Melakukan percobaan yang berhubungan dengan hukum II newton.

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

5.1 meja yang paling mudah didorong tentu saja yang terbuat dari kayu. Berdasarkan kegiatan diatas kesimpulan yang dapat saya ambil adalah Jika suatu gaya total bekerja pada benda, maka benda akan mengalami percepatan, di mana arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya. Vektor gaya total sama dengan massa benda dikalikan dengan

2 x 45 menit

Buku fisika SMA (intan pariwara) untuk kelas X jilid IA hal 102-104

LKPD siswa, alat dan bahan: meja dari kayu, dan meja dari besi

Buku fisika SMA yang

LKPD

127

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen doronglah meja yang terbuat dari besi D. pertayaan • meja yang manakah yang paling mudah didorong? • Tuliskan kesimpulanmu 2.5 kegiatan A. tujuan: 1. mengukur gaya aksi maupun reaksi 2. membuktikan hukum III newton bahwa gaya reaksi sama besar dengan gaya aksi B. alat dan bahan: 1. dua buah neraca pegas 2. pengait neraca (penahan) C. cara kerja: 1. Susunlah dua buah neraca pegas A dan B berlawanan 2. Tariklah pegas B dan catat penunjukan masing-masing pegas 3. Isilah table dibawah ini
N o

Jawaban percepatan benda.

Waktu

Sumber relevan

Media siswa, alat dan bahan : 2 buah neraca pegas dan pengait neraca (penaha n)

6. Membuktikan percobaan yang berhubungan dengan hukum III newton.

6. Menyimpulkan 6. Melakukan percobaan yang percobaan yang berhubungan berhubungan dengan hukum III dengan hukum III newton newton

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja produk

6.1Berdasarkan hukum III Newton gaya aksi dan reaksi sama besar tetapi berlawanan arah dan bekerja pada dua benda yang berbeda

( N)

FB = Faksi

FA = Freaksi Bandingk an ( N) da

FA n F B

1 2 3 4

128

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk
5

Penilaian Instrumen D. tugas dan pertanyaan • Bandingkan gaya reaksi dan gaya aksi dari table diatas • Apakah gaya aksi sama besarnya dengan gaya reaksi? • Tuliskan kesimpulan yang kamu peroleh, kemudian bandingkan hasilnya dengan kelompok lain.

Jawaban

Waktu

Sumber Buku fisika SMA yang relevan

Media

Papan tulis spidol dan media gambar

7. Menjawab soal yang berkaitan dengan hukum I Newton

7. Menjawab soal yang menanyakan sifat kelembaman benda

7.

menentukan sifat kelembaman suatu benda

Tes tertulis

Essay 7.1 lampu gantung yang massanya 5 kg, digantungkan pada langitlangit. Jika percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s 2 , tentukan tegangan tali penggantung lampu!

7.1diketahui: M=5 kg a= 9,8 m/s 2 ditanyakan :tegangan tali penyelesaian: ρF=0 T-w=0 T=w=mg =5kgx9,8 m/s 2 =49 kg/ s 2 =49N

Buku fisika SMA yang relevan 2 x 45 menit

Buku fisika SMA yang relevan

LKPD siswa, papan tulis, spidol, dan media gambar LKPD siswa, papan tulis, spidol, dan media gambar

8. Menjawab soal yang berkaitan dengan hukum II Newton 10. Menjawab soal yang berkaitan dengan hukum III Newton

8. Menjawab soal 8..Menentukan yang percepatan pada menanyakan suatu percepatan suatu benda 9. Menjawab soal yang menanyakan percepatan suatu benda Menentukan percepatan pada suatu

Tes Tertulis

Essay

8.1 8.1 Berapakah gaya total yang dibutuhkan untuk memberi percepatan sebesar 10 m/s2 kepada mobil yang bermassa 2000 kg ? 9.1 buatlah gambar yang merupakan gaya aksireaksi orang yang sedang mendorong balok diatas lantai!

∑ f = ma
=2000 kg x 10 m/s 2 =20.000N

9.1 F1= gaya tekan tangan pada balok(aksi) F1”=gaya tekan balok pada tangan (reaksi) F2= gaya tekan balok pada

Buku fisika SMA yang relevan

LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media

129

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban lantai (aksi) F2”=gaya tekan lantai pada balok(reaksi)

Waktu

Sumber

Media gambar LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media gambar

11. Menyimpulkan 10. Menjelaskan pengertian gaya pengertian gaya berat serta berat contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari 12. Menyimpulkan konsep gaya sentripetal pada gerak melingkar beraturan 11.Menjelaskan pengertian gaya sentripetal

10. Mengetahui karakteristik gaya berat

Tes Tertulis

Essay

10.1 Apa yang dimaksud dengan gaya berat?

10.1 Gaya berat adalah gaya tarikmenarik yang terjadi antara semua benda yang mempunyai massa di alam semesta

Buku fisika SMA (intan pariwara) untuk kelas X jilid IA hal 94-98

11.Mengetahui konsep gaya sentripetal

Tes tertulis

Essay

11.1 Jelaskan pengertian gaya sentripetal?

11.1 jika sebuah benda dengan massa m bergerak melingkar, maka pada benda tersebut bekerja gaya sentripetal yang arahnya menuju kepusat putaran. tentunya bahwa semakin cepat benda berputar, semakin besar gaya yang ditimbulkan. Besar gaya sentripetal bergantung pada kecepatan putaran benda dan jari-jari putarannya. 12.1 penyelesaian

13. Menjawab soal penerapan hukum-hukum newton pada bidang datar / miring dengan atau tanpa gesekan

12.Memberikan contoh penerapan gerak benda pada bidang miring

12 Menerapkan hukum newton pada gerak benda pada bidang miring / datar dengan atau tanpa gesekan

Tes tertulis

Essay

12.1 Mesin sebuah mobil sedan mampu menghasilkan gaya sebesar 10000 N. Massa pengemudi dan mobil tersebut sebesar 1000 kg. Jika gaya gesekan udara dan gaya gesekan antara ban dan permukaan jalan

2 x 45 menit

Buku fisika SMA yang relevan

LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media gambar

130

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen sebesar 500 N, berapakah percepatan mobil tersebut ?

a=

m fmob − fges a= m 10.000 N − 500 N = 1000kg 9500 N = 1000kg
= 9,5m / s 2
Buku fisika SMA yang relevan LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media gambar LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media gambar LKPD siswa, balok kayu dengan permuka an halus, balok kayu dengan permuka

∑f

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

14. Menjawab soal contoh-contoh penerapan hukum newton pada gerak vertical

13.Memberikan contoh penerapan gerak vertikal

13.Menerapkan hukum newton pada gerak vertikal

Tes tertulis

Essay

13.1 Sebutkan contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari!

13.1Contoh gerak vertical dalam kehidupan sehari-hari adalah air mancur dan buah yang jatuh dari pohonnya.

15. Menjawab soal contoh-contoh penerapan hukum-hukum newton pada gerak melingkar

14.Memberikan 14.Menerapkan contoh penerapan hukum newton gerak melingkar pada gerak melingkar

Tes tertulis

Essay

14.1 sebutkan contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari!

14.1. Contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari adalah pada gerak jarum jam tangan, jam dinding, stopwatch, dan gerakan roda kendaran

Buku fisika SMA yang relevan

16. Menyelidiki 15.Menyimpulkan hubungan gaya hubungan gaya gesekan dengan gesekan dengan gaya normal gaya normal serta contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari

15.Menjelaskan hubungan gaya gesekan dengan gaya normal

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja 15.1 kegiatan produk e) Tujuan b. Menjelaskan hubungan gaya gesekan dengan gaya normal f) Alat dan bahan 1. Balok kayu h: balok dengan permukaan halus 2. Balok kayu s: balok

15.1 hubungan gaya gesekan dengan gaya normal merupakan fungsi linear. Konstanta yang merupakan gradien kemiringan fungsi tersebut adalah koefisien gesekan.

Buku fisika SMA (intan pariwara) untuk kelas X jilid IA hal 99-100 Buku fisika SMA yang relevan Buku fisika SMA yang

131

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen dengan permukaan sedang 3. Balok kayu k: balok dengan permukaan kasar 4. Papan 5. Neraca pegas 6. Neraca ohauss g) Cara kerja 15. Rangkai alat 16. Timbang masing-masing balok kayu 17. Kaitkan ujung neraca pegas dengan balok kayu h, sedang ujung lain ditarik 18. Perhatikan penun juk gaya tarik pada neraca pegas saat balok tepat akan bergerak dan catatlah hasilnya 19. Ulangi langkah1 sampai 4 dengan menambah balok kayu menjadi 2 dan 3 20. Ulangi langkah 1 sampai dengan 5 untuk balok kayu s dan k h) Pertanyaan g)Bagaimakah hubungan gaya gesekan dengan gaya normal 16.1 Apa yang dimaksud dengan gaya gesekan statis? 17.1 Apa yang dimaksud dengan gaya gesekan kinetis?

Jawaban

Waktu

Sumber relevan

Media an sedang, balok kayu dengan permuka an kasar, papan, neraca pegas, dan neraca ohauos

LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media gambar LKPD siswa, Papan tulis, spidol, dan media gambar

16.Menyelidiki pengertian gaya gesekan statis 17. Menyelidiki pengertian gaya gesekan kinetis

16.Menyimpulkan pengertian gaya gesekan statis 17.Menyimpulkan pengertian gaya gesekan kinetis

16.Menjelaskan pengertian gaya gesekan statis 17.Menjelaskan pengertian gaya gesekan kinetis

Tes tertulis

Essay

16.1 gesekan statis adalah gaya gesekan yang terjadi antara dua benda pada saat benda tepat akan bergerak 17.1gesekan kinetis adalah gaya gesekan yang terjadi antara dua benda setelah benda tersebut bergerak.

Tes tertulis

Essay

SILABUS

132

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMA : Fisika : X/2 : Menerapkan prinsip kerja alat-alat optik : 3.1. Menganalisis alat-alta optik secara kuantitatif dan kualitatif Kegiatan pembelajaran Pengalaman belajar Penilaian Instrumen 5.1 Jelaskan pada mata!

Nama NIM Mata kuliah Waktu

: Fina Arianty : ACB 107 039 : Pengembangan Prog. Pengajaran Fisika : 4 jam

Materi

Indikator

Teknik Tes tertulis

Bentuk Tes Uraian

Jawaban Bagian-bagian pada mata adalah sebagai berikut: a. Kornea adalah selaput (lapisan) luar bola mata yang tidak berwarna bening. b. Pupil atau anak mata adalah celah bundar ditengah iris. c. Iris adalah lapisan didepan lensa mata yang berwarna. d. Lensa mata adalah benda bening didalam bola mata yang berbentuk cembung. Lensa mata berada tepat di belakang iris. e. Aqueous humour adalah cairan yang terdapat di antara mata dan Vitreous humour terdapat diantara lensa mata dan retina yang disebut juga cairan mata. f. Retina adalah lapisan terdalam dari dinding bola mata. g. Otot siliar adalah mengatur panjang fokus (kelengkungan mata). Fungsi-fungsi pada bagian mata adalah: a.Kornea berfungsi sebagai penerima rangsangan cahaya dan merumuskannya ke bagian mata yang ada didalamnya. b.Pupil atau anak mata berfungsi

Waktu

Sumber

Media

ALAT OPTIK 14. Mata studi 1. Siswa 1. Menjelaskan - Bagian-bagian 1.Melakukan pustaka melalui menyebutkan bagian-bagian mata. berbagai literatur bagian-bagian pada mata serta - Gangguan mengenai bagianpada mata serta menjelaskan penglihatan bagian pada mata menjabarkan fungsi-fungsi pada serta fungsi pada fungsi bagianmata. bagian mata. bagian pada mata.

bagian-bagian d.1.

2x 45 menit

- Fisika SMA kelas X, Erlangga. Hal 121-134 - Seribu Pena Fisika SMA kelas X, Erlangga 237-243 - Buku fisika yang relevan

- Skets a bagian bagian pada mata. - Kaca mata baca - Soal latihan

Tes tertulis

Tes araian

5.2 Jelaskan fungsi bagian-bagian mata!

pada d.2.

133

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

2.Mencari 2. Siswa 2. Menjelaskan informasikan menyimpulkan daya akomodasi melalui berbagai konsep daya pada mata dalam literatur mengenai akomodasi pada keadaan tanpa konsep daya mata yaitu ketika berakomodasi dan akomodasi pada mata dalam keadaan mata. keadaan tanpa berakomodasi akomodasi dan maksimum. mata dalam keadaan berakomodasi maksimal dari berbagai sumber.

Tes tertulis

Tes uraian

2.1 Jelaskan mata keadaan berakomodasi?

Tes tertulis

Tes uraian

3.Melakukan studi 3. Siswa 3. Menjelaskan pustaka melalui menyebutkan gangguanberbagai literatur gangguangangguan pada mengenai ganguan gangguan pada penglihatan. pada mata. penglihatan.

Tes tertulis

Tes uraian

dalam tanpa 2.1 Mata dalam keadaan tanpa akomodasi yaitu sewaktu otot mata dalam keadaan istirahat dan lensa dalam keadaan menipis (pipih). Hal ini terjadi pada saat mata melihat benda yang jauh letaknya. 2.2 Jelaskan mata dalam keadaan berakomodasi 2.2 Mata dalam maksimal ? keadaan berakomodasi maksimal yaitu sewaktu otot mata dalam keadaan merenggang dan lensa mata dalam keadaan cembung maksimal. Hal ini terjadi bila mata melihat benda yang didekat letaknya. 2.1 Jelaskan gangguan pada mata ? 2.3 Gangguan pada mata adalah sebagai berikut: a.Rabun jauh ( Miopi) Penderita rabun jauh (miopi)

Jawaban sebagai tempat lewatnya cahaya yang menuju ke retina. c.Iris berfungsi untuk mengatur lebar pupil sehingga banyaknya cahaya yang masuk ke mata bisa dikendalikan. d.Lensa mata berfungsi untuk memfokuskan cahaya atau bayangan benda agar tepat jatuh diretina. e.Aqueous humour berfungsi untuk memberikan bentuk dan kekokohan pada mata. f. Retina mata berfungsi sebagai layar penerima cahaya. g.Otot siliar berfungsi untuk mengubah-ubah panjag fokus lensa agar bayangan selalu jatuh tepat di retina.

Waktu

Sumber

Media

134

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban tidak dapat melihat bendabenda yang letaknya jauh dengan jelas. Hal ini disebabkan lensa tidak dapat dipipihkan sebagaimana mestinya, sehingga sinar-sinar sejajar yang datang dari tempat yang jauh akan membentuk bayangan di depan retina. Penderita rabun jauh (miopi) dapat ditolong dengan menggunakan kacamata yang berlensa cekung atau negatif. b.Rabun dekat (Hipermetropi) Penderita rabun (hipermetropi) tidak dapat melihat bendabenda yang terletaknya dekat jelas, walaupun mata telah berakomodasi maksimal. Hal ini disebabkan lensa mata tidak dapat dicembungkan sebagaimana mestinya, sehingga sinar-sinar dari benda yang dekat akan membentuk bayangan di belakang retina. Penderita rabun dekat dapat ditolong dengan menggunakan kacamata yang berlensa cembung atau positif. c.Mata Tua (Presbiopi) Mata tua (presbiopi) merupakan penglihatan tidak normal disebabkan oleh kurangnya daya akomodasi seseorang karena usia lanjut. Penderita presbiopi tidak dapat melihat benda yang terlalu jauh dan terlalu dekat dengan jelas. Penderita presbiopi dapat ditolong dengan menggunakan kaca mata berlensa rangkap yaitu lensa cekung di bagian

Waktu

Sumber

Media

135

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban atas dan lensa cembung di bagian atas dan lensa cembung di bagian bawah. d.Atigmatisma Penderita astigmatisma tidak mampu melihat garis-garis horizontal dan vertikal secara simultan (bersama-sama). Hal ini disebabkan oleh bentuk kornea mata yang tidak berbentuk bola melainkan lebih melengkung pada satu bidang dari pada bidang yang lain. Penderita astigmatisma dapat ditolong dengan mnggunakan lensa silindris.

Waktu

Sumber

Media

4.Mengerjakan soal- 4. Siswa 4. Menghitung soal perhitungan mengerjakan soalkekuatan lensa kekuatan lensa soal tentang kacamata pada kacamatan pada kekuatan lensa penderita miopi gangguan kacamata pada dan penderita penglihatan. gangguan hipermetropi. penglihatan serta mampu menemukan jawaban soal secara tepat

Tes tertulis

Tes uraian

4.1 Seorang wanita mampu 4.1 Diketahui : PR = 75 cm melihat benda-benda di Ditanya : P = ......? depannya dengan jelas jika Jawab jaraknya tak lebih dari 75 cm. Berapakah kekuatan lensa kacamata yang diperlukan agar ia bisa melihat benda jauh dengan jelas? 4.2 Seorang penderita rabun 4.2 Diketahui : PP = 75 cm dekat memiliki titik dekat 75 Diatanya : P = .....? cm. Berapakah kekuatan Jawab lensa kacamata yang harus digunakan agar ia dapat a. melihat benda dengan jelas: b. 25 cm b. Plensa = Pbenda - Pmata c. 30 cm

Tes tertulis

Tes uraian

Plensa = 2 dioptri

136

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

15. Kamera - Bagian-bagian pada kamera.

5. Melakukan studi 5. Siswa 5. Menjelaskan pustaka melalui menyimpulkan pengertian berbagai literatur pengertian kamera sebagai untuk menemukan kamera dari alat optik. pengertian dari berbagai sumber. kamera sebagai alat optik. 6. Melakukan studi 6. Siswa 6. Menjelaskan pustaka melalui Menyebutkan bagian pada berbagai literatur bagian-bagian kamera dan mengenai bagianpada kamera fungsi pada bagian pada serta bagian kamera. kamera serta menjabarkan fungsi pada fungsi pada bagian kamera bagian-bagian kamera dari berbagai sumber

Tes tertulis

Tes Uraian

5.1 Jelaskan pengertian kamera sebagai alat optik?

5.1Kamera adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif.

- Fisika SMA kelas X, Erlangga. Hal 121-134 - Seribu Pena Fisika SMA kelas X, Erlangga 237-243 - Buku fisika yang relevan

Tes tertulis

Tes tertulis

6.1Sebutkan bagian-bagian pada 6.1Bagian-bagian pada kamera kamera? yaitu Lensa cembung, diafragma, apertur, pelat film. 6.2 Jelaskan fungsi bagianbagian pada kamera? 6.2fungsi-fungsi pada bagian kamera adalah: a.Lensa cembung, berfungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk sehingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik, dan diperkecil. b.Diafragma, adalah lubang kecil yang dapat diatur lebarnya dan berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk melalui lensa. c.Apertur, berfungsi untuk mengatur besar-kecilnya diafragma. d.Pelat film, berfungsi sebagai tempat bayangan dan menghasilkan gambar negatif, yaitu gambar yang berwarna tidak sama dengan aslinya, tembus cahaya.

- Skets e bagian bagian pada kamer a. - Soal latiaha n

- Fisika kelas

SMA X,

- Lensa

137

Kegiatan Pengalaman Indikator pembelajaran belajar Lup 7. Mencari informasi 7. Siswa 7. Menjelaskan Mata melalui berbagai menyimpulkan pengertian alat berakomodasi. sumber untuk konsep lup optik lup serta Mata tidak menemukan sebagai alat optik manfaat alat berakomodasi. konsep lup dan serta mengetahui optik lup. kegunaan lup kegunaan alat sebagai alat optik. optik lup. Materi 8.Mencari informasi 8. Siswa 8. Menjelaskan mengenai daya membedakan perbedaan antara akomodasi pada daya akomodasi mata mata dengan pada mata berakomodasi menggunakan lup. berakomodasi dan maksimum dan mata tidak mata tidak berakomodasi berakomodasi dengan dengan menggunakan lup. menggunakan lup.

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen Jawaban 7.1 Jelaskan pengertian dari 7.1 Lup merupakan alat optik yang alat optik lup? menggunakan sebuah lensa cembung. 7.2 Jelaskan kegunaan alat 7.2 Lup berguna untuk mengamati optik lup. benda-benda agar tampak besar dan jelas. 8.1 Jelaskan perbedaan antara 8.1 Untuk mata yang menggunakan mata berakomodasi lup dengan berakomodasi maksimum dan mata tidak maksimum, sifat bayangannya berakomodasi dengan adalah maya, tegak, lebih menggunakan lup? terletak pada titik dekat mata, sedangkan untuk mata yang tidak berakomodasi maksimum, bayangan yang timbul oleh lup harus terletak di jauh tak terhingga, benda yang diamati harus diletakkan di titik fokus lup tersebut (s= f). 9.1 Gambarlah pembentukan 9.1 - Pembentukan bayangan pada bayangan pada lup untuk lup mata berakomodasi untuk mata berakomodas maksimum dan mata tidak maksimum. berakomodasi maksimum?

Waktu

Sumber Erlangga. Hal 121-134 - Seribu Pena Fisika SMA kelas X, Erlangga 237-243 - Buku fisika yang relevan

Media cembu ng dan lensa cekun g. - Lup - Soal latihan .

9.Mencari informasi 9. Siswa melukiskan 9. Menggambar mengenai jalannya jalannya sinar pembentukan sinar pada pada bayangan pada pembentukan pembentukan lup. bayangan pada lup bayangan pada untuk daya lup untuk mata akomodasi pada berakommodasi mata melalui dan mata tidak berbagai literatur. berakomodasi

- Pembentukan bayangan pada lup untuk mata tidak berakomodasi maksimum

138

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

10. Melakukan studi 10. Siswa 10. Menghitung pustakan mengerjakan perbesaran pada mengenai soal-soal tentang lup untuk mata perbesaran lup perbesaran lup berakomodasi untuk mata dan menemukan dan perbesaran berakomodasi jawaban dengan lup untuk mata dan mata tidak benar. tidak berakomodasi berakomodasi melalui berbagai literatur.

10.1 Sebuah Lup memiliki jarak fokus 2,5 cm. tentukan perbesaran lup jika mata berakomodasi maksimum.

10.1 Diketahui : f = 2,5 cm Sn= 25 cm (titik dekat mat normal) Ditanya : perbesar anguler lup ( mata berakomodasi maksimum Jawab : Perbesaran lup ( mata berakomodasi maksimum

Jadi, perbesaran lup berakomodasi maksimum adalah 11 kali. 10.2 Seseorang yang bermata 10.2 Untuk mata yang tidak berakomodasi, bayangan terang dekat dengan titik yang dibentuk oleh lup terletak jauh 2 m hendak di titik jauh pengamat. Pada menggunakan lup. Jarak soal, titik terjauh pengamat fokus lup adalah 12,5 cm adalah 2m, sehingga letak dan orang tersebut bayangan tulisan lup adalah 2 membaca dengan tidak m. berakomodasi. Maka letak bayanngan tulisan terhadap lup adalah.... 11.1 Jelaskan bagian-bagian 11.1 Mikroskop terdiri atas dua buah 2 x 45 mikroskop sebagai alat lensa positif (cembung). Lensa menit optik? positif yang berdekatan dengan mata disebut lensa okuler dan lensa positif yang berdekatan dengan benda disebut lensa

16. Mikroskop 11. Melakukan studi pustaka melalui - Bagian dan berbagai literatur fungsi mikroskop mengenai bagian- Perbesaran bagian dari mikroskop mikroskop dan

11. Siswa menyebutkan bagian-bagian mikroskop serta menjabarkan

11. Menjelaskan bagian-bagian mikroskop dan fungsi mikroskop sebagai alat optik.

Tes tertulis

Tes Uraian

- Fisika SMA kelas X, Erlangga. Hal 121-134

- Sketsa mikros kop - Alat dan

139

Materi

Kegiatan pembelajaran fungsi mikroskop sebagai alat optik. 12. Melakukan percobaan sederhana untuk menemukan prinsip kerja mikroskop sebagai alat optik.

Pengalaman belajar fungsi mikroskop sebagai alat optik. 12. Siswa bekerja sama dengan kelompoknya masing-masing mengenal dan menyusun komponenkomponen alat optik untuk menemukan prinsip kerja mikroskop.

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen objektif.

Jawaban

Waktu

Sumber - Seribu Pena Fisika SMA kelas X, Erlangga 237-243 - Buku fisika yang relevan

Media Bahan praktik um : Meja optik, lilin, layar, lensa cembu ng yang jarak titik fokusn ya 5 cm (seba gai lensa objekti f), dan 10 cm (seba gai lensa okuler ). - Soal latihan

12. Menemukan prinsip kerja mikroskop sebagai alat optik

Tes unjuk kerja.

Uji kerja prosedur

11.2 Jelaskan fungsi dari mikroskop?

11.2 Fungsi dari mikroskop adalah untuk mengamati benda-benda yang sangat kecil.

Tes tertulis

Tes uraian

12.1 Berdasarkan kegiatan percobaan, maka di peroleh sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada mikroskop sebagai berikut. a. Bayangan yang dibentuk lensa objektif adalah nyata, terbalik, dan b. diperbesar. a. Bayangan yang dibentuk lensa okuler adalah maya, tegak, dan diperbesar. b. Bayangan yang dibentuk Langkah Kerja: mikroskop adalah maya, 1. Letakkan lilin, lensa, dan terbalik, dan diperbesar layar seperti gambar berikut! terhadap bendanya. Okuler Layar Obyektif 12.1 Kegiatan percobaan Tujuan: Menemukan prinsip kerja mikroskop. Alat dan Bahan: Meja optik, lilin, layar, lensa cembung yang jarak titik fokusnya 5 cm (sebagai lensa objektif), dan 10 cm (sebagai lensa okuler).

2. Atur jarak lilin di depan lensa objektif antara 6 – 7 cm! 3. Geser-geserlah layar sehingga terbentuk bayangan nyata yang tajam! 4. Atur jarak lensa okuler sejauh 6 – 7 cm - Pertanyaan dan kesimpulan: Amati bayangan yang terbentuk pada layar !

140

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen Nyatakan kesimpulanmu tentang prinsip kerja mikroskop 13.1 Bagaimana gambar pembentukan bayangan pada

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

13. Mencari 13. Siswa 13. Menggambarkan informasi melukiskan pembentukan mengenai jalannya sinar bayangan pada jalannya sinar pada mikroskop pada pembentukan pembentukan bayangan pada bayangan pada mikroskop untuk mikroskop melalui mata berbagai literatur. berakomodasi dan mata tidak berakomodasi. 14. Melakukan studi 14. Siswa 14. Menjelaskan pustaka membedakan perbedaan antara mengenai perbesaran mata perbesaran benda untuk berakomodasi mikroskop melalui mata maksimum dan berbagai literatur. berakomodasi mata tidak dan perbesaran berakomodasi benda untuk pada mikroskop. mata tidak berakomodasi pada mikroskop. 15. Mengerjakan soal-soal perhitungan perbesaran benda pada mikroskop. 15. Siswa 15. Menghitung mengerjakan perbesaran benda soal-soal latihan untuk mata mengenai berakomodasi perbesaran maksimum pada benda untuk mikroskop dan mata tidak perbesaran untuk berakomodasi mata tidak dan mata berakomodasi berakomodasi pada mikroskop. maksimum serta mampu menemukan

Tes tertulis

Tes Uraian

13.1 Pembentukan bayangan pada mikroskop

Tes tertulis

Tes uraian

14.1 Jelaskan perbedaan antara mata berakomodasi maksimum dan mata tidak berakomodasi pada mikroskop.

14.1 Untuk mata berakomodasi maksimum, bayangan akhir yang dibentuk oleh lensa okuler jatuh di dekat mata, sedangkan untuk mata tanpa akomodasi, bayangan akhir yang dibentuk oleh lensa objektif harus jatuh tepat di titik fokus okuler.

Tes tertulis

Tes uraian

15.1 Perbesaran maksimum terjadi 15.1 Sebuah lensa cembung bila bayangan dibentuk dititik dengan jarak fokus 12 cm dekat mata, yaitu 25 cm. digunakan untuk mengamati sebuah benda. Berapakah perbesaran maksimum ketika bagian daalam jam tangan mengamati benda dalam keadaan relaks?

141

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar jawaban dengan benar.

Indikator

Teknik Tes tertulis

Bentuk Tes uraian

Penilaian Instrumen 15.2 Sebuah lensa cembung dengan jarak fokus 10 cm digunakan untuk mengamati sebuah benda. Berapakah perbesarannya ketika bagian dalam jam tangan mengamati benda dalam keadaan relaks? 16.1 Sebutkan jenis teropong? 16.2 Sebutkan kegunaan dari teropong?

Jawaban 15.2 Mata melihat benda dalam keadaan normal ketika bayangan terbentuk di tak terhingga.

Waktu

Sumber

Media

17. Teropong atau 16. Mencari Teleskop informasi melalui studi pustaka - Teropong bias tentang teropong dan teropong atau teleskop pantul sebagai alat - Perbesaran optik. pada teropong atau teleskop. 17. Melakukan studi pustaka melalui berbagai literatur tentang pengamatan pada teropong untuk mata berakomodasi serta untuk mata tidak berakomodasi

16. Menyebutkan 16. Siswa jenis-jenis mengklasifikasi teropong atau jenis teropong teleskop serta atau teleskop manfaat teropong. serta kegunaan teropong sebagai alat optik.

16.1 Ada dua jenis teropong yaitu teropong bias (menggunakan lensa) dan teropong pantul ( menggunakan cermin). 16.2 Kegunaan dari teropong adalah untuk melihat bendabenda yang sangat jauh agar tampak lebih dekat dan jelas. 17.1 Pengamatan teropong bintang dengan mata berakomodasi maksimum adalah bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif tetap berada pada titik fokus lensa objektif dan lensa berada di antara titik pusat optik dan titik fokus lensa okuler, sedangkan pengamatan teropong bintang dengan mata tidak berakomodasi adalah bayangan yang dibentukoleh lensa objektif berada sekaligus di titik fokus lensa objektif dan titik fokus lensa okuler. - Fisika SMA kelas X, Erlangga. Hal 121-134 - Seribu Pena Fisika SMA kelas X, Erlangga 237-243 - Buku fisika yang relevan

17. Siswa 17. Menjelaskan membedakan perbedaan pengamatan pengamatan menggunakan dengan teropong intang menggunakan dan teropong teropong bintang bumi untuk mata untuk mata berakomodaasi berakomodasi serta mata tidak dan mata tidak berakomodasi. berakomodasi.

17.1 Jelaskan perbedaan antara mata berakomodasi dan mata tidak berakomodasi dengan mengunakan teropong bintang?

18. Mengerjakan soal-soal perhitungan tentang perbesaran teleskop

18. Siswa mengerjakan dan menjawab soal-soal latiahan tentang perbesaran

18. Menjelaskan perbedaan pengamatan menggunakan teropong bumi untuk mata 142

18.1 Jelaskan perbeadan antara 18.1 Pengamatan teropong bumi dengan mata berakomodasi mata berakomodasi maksimum adalah bayangan maksimum dan mata tidak yang dibentuk oleh lensa berakomodasi dengan pembalik berada di antara titik mneggunakan teropong

- Sketsa teropo ng - Soal

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar teropong untuk mata berakomodasi dan mata tidak berakomodasi.

Indikator berakomodasi dan mata tidak berakomodasi.

Teknik

Bentuk bumi?

Penilaian Instrumen

19. Menghitung perbesaran teropong bintang untuk mata berakomodasi dan mata tidak berakomodasi.

Jawaban fokus dan titik pusat optik lensa okuler, sedangkan pengamatan teropong bumi dengan mata tidak berakomodaasi maksimum adalah bayangan yang dibentuk lensa objektif (yang bersifat nyata, terbalik, dan diperkecil) berada di titik fokus lensa objektif yang merupakan titik lensa pembalik. 19.1 Teropong bintang, jarak fokus objektif fob = 150 cm, fok = 5 cm. a. Penggunaan normal

Waktu

Sumber

Media latihan

19.1 Sebuah teropong bintang memiliki lensa objektif dengan jarak fokus 150 cm dan lensa okuler dengan jarak fokus 5 cm. Hitung perbesarn sudut: a. untuk penggunaan normal b. untuk mata berakomodsi maksimum.

b. Penggunaan teropong dengan mata berakomodasi maksimum. Bayangan akhir oleh lensa okuler jatuh didepan lensa okuler pada titik dekat pengamat (ditetapkan sn = 25 cm ), sehingga s’ok = - sn = 25 cm ( tanda – karena bayangan maya) Jarak benda okuler sok adalah

sehingga perbesaran sudut untuk mata berakomodasi maksimum adalah

143

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator 20. Menghitung perbesaran teropong bumi untuk mata tidak berakomodasi.

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen 20.1 Sebuah teropong bumi memiliki lensa objektif dengan jarak fokus 80 cm dan lensa okuler dengan jarak fokus 10 cm. Untuk penggunaan dengan mata tanpa akomodasi hitunglah perbesaran bayangan oleh teropong tersebut.

Jawaban 20.1 Teropong bumi fob = 80 cm , fok = 10 cm, sehingga perbesaran bayangan oleh teropong tersebut adalah

Waktu

Sumber

Media

144

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Materi

: SMA : Fisika : X (sepuluh) : II (dua) : Menerapkan Prinsip Kerja alat-alat Optik : 3.2. Menerapkan alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari
Kegiatan pembelajaran Pengalaman belajar Indikator Teknik

SILABUS

Pengembang NIM Alokasi Waktu

: Arisno Dolianto : ACB 107 040 : 2 x 45 menit

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

Alat-alat Optik 1.Mata

1. Guru menjelaskan bagian-bagian mata serta fungsinya. 2. Guru menjelaskan fungsi mata sebagai alat optik.

Mengetahui bagian-bagian mata

2. Menyebutkan bagian-bagian mata

Tertulis

Uraian

A. Sebutkan bagian-bagian mata!

a. Bagian-bagian mata terdiri dari kornea mata, otot siliar, iris, aqueos humour, pupil, lensa mata, retina. b. Kornea mata dan otot siliar berfungsi untuk menggerakan lensa mata, iris berfungsi untuk mengatur lebar pupil, aqueos humor berfungsi memberi bentuk mata, pupil berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata, lensa mata berfungsi untuk mengatur pembiasan cahaya yang terjadi dimata, retina berfungsi sebagai tempat terbentuknya bayangan

2x40

Buku IPA Fisika untuk SMA Kelas X/II Buku-buku yang relevan

Mengetahui fungsi bagianbagian mata, mengetahui fungsi mata sebagai alat optik

3. Menjelaskan fungsi dari setiap bagian mata

Tertulis

Uraian

B. Jelaskan fungsi dari bagian-bagian mata!

Lensa cembung, Lensa cekung, Mikroskop, Teropong, kertas karton dan media presentasi

2.Cacat mata

3. Guru

menjelaskan beberapa cacat mata

Mengetahui jenis-jenis cacat mata.

4. Menyebutkan beberapa cacat mata.

Tertulis

Uraian

C. Sebutkan jenis – jenis cacat mata!

Rabun jauh (MIOPI ), Rabun dekat ( HIPERMETROPI ), Mata tu ( PRESBIOPI),

145

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

4. Siswa mendeskrifsikan jenis kacamata yang digunakan pada penderita cacat mata.

Mengetahui jenis kacamata yang digunakan untuk mengatasi cacat mata

1.1.Menentukan penggunaan kacamata yang tepat bagi cacat mata miopi 1.2.Menentukan penggunaan kacamata yang tepat bagi mata hipermetropi 1.3.Menentukan penggunaan kacamata yang tepat bagi mata presbiopi 1.4.Menentukan penggunaan kaca mata pada mata astigmatisma

Tertulis

Uraian

D. Jenis kacamata yang digunakan untuk orang yang mengalami miopi adalah? Jenis kacamata yang digunakan untuk orang yang mengalami hipermetropi adalah? Jenis kacamata yang digunakan untuk orang yang mengalami presbiopi?

. a.

Astigmatisma Pada cacat mata miopi, lensa yang digunakan adalah lensa cekung.

Tertulis

Uraian

b. Pada cacat mata

hipermetropi, lensa yang digunakan lensa cembung.

Tertulis

Uraian

c. Pada cacat mata

presbiopi, kaca mata bifokal (cembungcekung). Pada mata astigmatisma, kacamata silindris.

Tertulis

Uraian

Sebutkan jenis kacamata untuk orang yang mengalami astigmatisma?

d.

5. Guru menerangkan rumus kekuatan lensa pada siswa

Menuliskan rumus kekuatan lensa

4 .Menulis rumus kekuatan lensa

e. 5.P =-1/PR dioptri
Tertulis Uraian 1.Tuliskan rumus kekuatan lensa.

3.Kamera

6. Guru menjelaskan fungsi dari bagianbagian kamera, siswa memperhatikan

Mengetahui bagian-bagian kamera

5 Menyebutkan bagian-bagian kamera

Tertulis

Uraian

3. Jelaskan fungsi dari bagian-bagian kamera tersebut!

Lensa sebagai pemfokus cahaya, diafragma sebagai pengatur cahaya yang mengenai film dan film sebagai tempat jatuhnya bayangan benda yang terbentuk

146

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

7. Guru • Mengetahui menjelaskan fungsi dari bagianprinsip kerja bagian kamera kamera, siswa menyelidiki ciri-ciri kamera sebagai alat optik melalui diskusi, guru membimbing siswa

6 Menjelaskan fungsi dari bagian-bagian kamera

Unjuk kerja Dan penugasan

Uji petik kerja prosedur

7.Tuliskan rumus untuk mencari jarak fokus kamera!

7.1/f = 1/s + 1/s´

4. Lup

8. Guru menjelaskan konsep lup sebagai alat optik, siswa memperhatikan

7 sebagai alat optik Mengetahui cara menggunakan lup

Tertulis

Uraian

3.

Sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada lup adalah...

18.1 Maya, tegak dan diperbesar

2x40

9. Guru menuliskan • Mengetahui rumus perbesaran rumus perbesaran pada lup, siswa benda pada lup mengulangi contoh yang diberikan guru

◦ Menuliskan rumus perbesaran pada lup mata berakomodasi maksimum ◦ Menuliskan rumus perbesaran pada lup mata tak berakomodasi

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

e. Tuliskan rumus perbesaran terbentuknya sebuah benda pada lup untuk mata berakomodasi maksimum!

9.1 M=Sn/f +1

Tertulis

Uraian

f. Tuliskan rumus perbesaran terbentuknya sebuah benda pada lup untuk mata tidak berakomodasi!

9.2 M=Sn/f

5.Mikroskop

10. Guru • menjelaskan prinsip kerja mikroskop, siswa

Mengetahui cara menggunakan

10.Menyebutkan prinsip kerja mikroskop

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

10.Jelaskan prinsip kerja mikroskop!

10. Mikroskop menggunakan 2 lensa cembung, satu lensa mengarah ke benda (lensa objektif), dan lensa lainnya berasa di dekat mata

147

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

memperhatikan

mikroskop

pengamat (lensa okuler). Fokus objektif < fokus okuler, bayangan akhir yang terbentuk bersifat maya, terbalik, diperbesar.

11.Siswa mendiskusikan proses pembentukan bayangan pada mikroskop, guru membimbing Siswa

Mengetahui perbesaran pembentukan bayangan benda pada mikroskop

11.Menulikan rumus perbesaran mikroskop pada mata tidak berakomodasi

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja h.3 Tuliskan rumus perbesaran prosedur pada pembentukan bayangan pada mikroskop mata tidak berakomodasi!

3.3 Mtot = mob x mok

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

h.4 Tuliskan rumus perbesaran pada pembentukan bayangan pada mikroskop mata berakomodasi maksimum

3.4 Mtot =-S´/s (sn/f + 1)

6.Teropong

12. Guru menjelaskan jenis-jenis teropong dan fungsinya, siswa memperhatikan

Mengetahui jenis-jenis teropong dan fungsinya

12. Menyebutkan jenis-jenis teropong 12.1. Menjelaskan fungsi teropong

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

h) Sebutkan jenis-jenis teropong!

4. Teropong terbagi atas teropong bintang dan teropong bumi. 5. Teropong bintang untuk mengamati bendabenda di angkasa; dan teropong bumi untuk mengamati benda-benda di bumi.

h.1 Jelaskan fungsi teropong bintang dan teropong bumi!

• Mengetahui 13.Siswa menyelidiki cara cara kerja menggunakan teropong bintang teropong melalui diskusi kelompok, guru 1.7. Mengetahui membimbing proses pembentukan

b)

Menjelaskan prinsip kerja teropong bintang

Tertulis, unjuk kerja

6. Sinar yang masuk ke
Uji petik kerja prosedur i) Diskusikan bersama teman-temanmu, bagaimana proses pembentukan bayangan pada teropong bintang.

lensa objektif berupa berkas sinar sejajar. Bayangan yang terbentuk tepat berada di titik fokus lensa objektif yang berfungsi

148

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

bayangan benda pada teropong bintang 3 Mengetahui proses pembentukan bayangan benda pada teropong bumi

Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.

sebagai benda bagi lensa okuler (fobj > fok), sehingga dan bayangan akhir yang terbentuk terletak di tak hingga.

14.Siswa menyelidiki cara kerja teropong bumi melalui diskusi kelompok, guru membimbing

c) Menjelaskan prinsip kerja teropong bumi

Tertulis, unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur j)

Diskusikan bersama teman-temanmu, bagaimana proses pembentukan bayangan pada teropong bumi. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.

d) Menggambarkan proses pembentukan bayangan pada teropong bintang e) Menggambarkan proses pembentukan bayangan pada teropong bumi

Tertulis, unjuk kerja Tertulis, unjuk kerja

k)

Gambarkan proses pembentukan bayangan pada teropong bintang!

7. Sinar yang masuk ke lensa objektif berupa berkas sinar sejajar. Bayangan terbentuk di ruang II di belakang lensa objektif. Bayangan lensa objektif berada di titik 2 Fp lensa pembalik sehingga terbentuk bayangan maya, terbalik, dan diperbesar. Bayangan lensa pembalik berfungsi sebagai benda bagi lensa okuler sehingga dibiaskan membentuk bayangan akhir yang sama tegak dengan aslinya. 8.
pengamat (F1)ob=(F2)ok

l)

-Mengetahui kegunaan

Gambarkan proses pembentukan bayangan pada teropong bumi!
objektif objektif

Tertulis 149

okuler

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

periskop

9. f) Menjelaskan kegunaan periskop m) Jelaskan kegunaan periskop
pembalik okuler

Periskop Guru menjelaskan konsep periskop sebagai alat optik, siswa memperhatikan Siswa menyelidiki cara kerja periskop melalui diskusi kelompok, guru membimbing Siswa

-Mengetahui cara menggunakan periskop

Tertulis

g) Menjelaskan prinsip kerja periskop

n)

Jelaskan prinsip kerja periskop!

10. Periskop digunakan untuk mengamati benda-benda di permukaan laut 11. Periskop menggunakan satu lensa negatif sebagai objektif (mengarah ke objek), lensa okuler (dekat dengan mata pengamat) dan dua buah prisma siku-siku sama kaki. Berkas sinar yang berasal dari benda yang diamati masuk ke lensa objektif, kemudian dibiaskan menuju ke prisma pertama dipantulkan sempurna menuju prisma kedua, kemudian menuju ke lensa okuler. Sinar yang masuk ke lensa ini dibiaskan menuju ke mata pengamat sehingga benda yang diamati terlihat jelas.

150

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMA : Fisika : X (sepuluh) : I (satu) : Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada perubahan energi : 4.1. Menganalisis pengaruh kalor terhadap suatu zat
Kegiatan pembelajaran

SILABUS

Pengembang NIM Alokasi Waktu

: Ida Ayu Triani : ACB 107 042 : 6 x 45 menit

Materi

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

3 Kalor 12. Konsep kalor 13. Alat ukur tentang kalor

- Mencari dan 1. Siswa menelusuri literatur menyimpulkan tentang kalor konsep tentang kalor

1. Menjelaskan tentang konsep kalor

Tertulis

Uraian

A. Jelaskan apa yang dimaksud o Kalor adalah energi dengan konsep tentang yang berpindah dari kalor? benda yang suhunya tinggi ke benda yang suhunya rendah. Oleh karena itu kalor menya ngkut adanya perpindahan energi. Kalorimeter yaitu alat untuk mengukur kalor ◦ Kegiatan Percobaan : pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

2X45’

d. Buku Fisika untuk SMA Kelas X hal 315 –119 e. Buku Fisika SMA Jilid 1untuk SMA Kelas X hal 128 –136 1. Buku fisika yang relevan

- Melakukan perobaan sederhana untuk menemukan konsep kalor

2. Siswa memperoleh 2. Memahami syarat konsep yang kalor yang menemukan berpengaruh pada pengaruh kalor suhu benda terhadap suhu benda berdasarkan percobaan

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur

1. Tujuan: menemukan

2. Alat dan bahan: gelas

2.1 Jawaban kegiatan percobaan: Syarat agar pengaruh kalor pada suhu benda yaitu: • Suhu(

kaca, pembakar bunsen,kaki tiga, termometer,stop wacht,air dan kertas grafik Wak tu(t) • Pengaruh penambahan kalor terhadap perubahan suhu dengan adanya penambahan kalor yaitu adanya hubungan antara penambahan kalor, massa benda, perubahan suhunya.

a) Gambar tentang kalorimeter b) LKS c) Soal latihan d) Alat dan bahan percobaan : gelas kaca,pemba karkaki tiga, termometer, stop watch, air dan kertas grafik e) Papan tulis dan spidol warna

3. Langkah kerja :

1 Timbanglah massa air yang ada dalam beker glass 2 Rebuslah air dalam beker glass dengan pemanas bunsen. 3 Ukur suhu air setiap 2 menit 4 Ulangi langkah 1-3 untuk massa air yang berbedabeda. dan

4. Pertanyaan 151

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

kesimpulan 1.Buatlah grafik antara waktu dengan suhu air untuk massa zat 4 Bagaimana pengaruh penambahan kalor terhadap penambahan perubahan suhu

Semakin besar kalor yang diberikan , sehingga akan menaikkan suhu benda. Maka dengan penambahan kalor yang sama, semakin besar massa benda semakin kecil penambahan suhu benda. 3.1. Kalor berdasarkan terjadinya yaitu kalor jenis, kalor laten, kalor uap, dan kapasitas kalor. 4.1 Karakteristik kalor yaitu merupakan salah satu energi. Bila benda suhunya lebih tinggi disentuhkan dengan benda yang suhunya lebih rendah. Satuan untuk kalor sama denga satuan untuk energi yaitu joule. Dalam banyak keperluan sering digunakan satuan yang lebih besar yaitu kilojoule(1 Kj) = 1000 joule. Sekedar diketahui juga 1 kalori kira-kira sama dengan 4,18 joule dibulatkan menjadi 4,2 joule. 1 joule kira-kir akira sama dengan 0,24 kalor

- Mengkaji literatur dan mengidentifikasi kalor 4.Mengidentifikasi karakteristik masing-masing kalor terhadap suatu zat melalui kajian literatur.

3. Siswa mampu mengelompokkan berbagai kalor

3. Menyebutkan komponen dari kalor

Tertulis

Uraian

3.1. Sebutkan komponen dari kalor

4.Siswa dapat menyimpulkan karakteristik masing-masing kalor.

4. Menjelaskan karakteristik masing-masing kalor

Tertulis

Uraian

4.1 Jelaskan karakteristik dari kalor

3.Mengerjakan soal-

5.Siswa mampu 152

5.1 Dik : m= 5 kg

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

soal hitungan yang berhubungan dengan kalor

menyeleseikan soal 5.Menyeleseikan soal hitungan yang dengan diberikan enggunakan rumus pada kalor

Tertulis

Uraian

1.1.Sepotong tembaga yang massanya 5 kg dinaikkan suhunya sebesar 10 K dengan menggunakan pemanas listrik berdaya 1 Kw. Anggap bahwa efesien pemanas itu 100%. o)Berapakah kalor jenis tembaga? p)Berapakah kapasitas kalor tembaga ?

Dit : c. c ? d. mc ? Jawaban : 13. c = c=

Q= 20000 J =10 K

= 400 J

14.

C = mc = 5 kg x 400 J = 2000 J a. Buku Fisika untuk SMA Kelas X hal 120 –123 b. Buku Fisika SMA Jilid 1untuk SMA Kelas X hal 117 –127 Buku-buku fisika yang relevan 5. Gambar pemuaian 6. LKS 7. Soal-soal latihan 7. Alat dan bahan percobaan: bejana kaca,dilator meter (labu didih), air secukupnya , subat karet, pipa kaca, statip dan penjepitnya , dan pembakar Papan tulis dan spidol

2. Pemuaian - Konsep pemuaian 14. Penerapan pemuaian Rumusan pemuaian

3.Mencari dan d.Siswa mampu menelusuri literatur mengumpulkan tentang pemuaian informasi tentang pemuaian

1.Menjelaskan tentang konsep pemuaian

Tertulis

Uraian

1.1 Jelaskan konsep tentang pemuaian ?

1.1 Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerima kalor. Dimana kalor tebagi pada 3 zat yaitu pemuaian pada zat padat, zat cair dan zat gas 2.1 Faktor-faktor yang mempengaruhi pemuaian dari berbagai zat adalah Pemuian zat padat yaitu panjang mula-mula, panjang akhir, koefisien muai panjang, perubahan suhu Pemuian zat cair yaitu massa jenis air, koefisien volume air,

2x45’

4.Mencari informasi e.Siswa mampu melalui literatur menemukan faktor- 2. Menyebutkan untuk menemukan faktor yang faktortentang pemuaian mempengaruhi faktor tentang berdasarkan faktor tentang pemuaian pemuaian yang mempengaruhi adanya manfaat pemuaian

Tertulis

Uraian

2.1 Sebutkan faktor-faktor dalam pemuaian

153

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

perubahan suhu = Pemuaian zat gas yaitu tekanan dan volume

warna

3. Siswa mengkaji literatur dan mengidentifikasi tentang pemuaian

f.Siswa mampu mengelompokkan berbagai pemuaian

3. Menyebutkan komponen tentang pemuaian

Tertulis

Uraian

3.1 Sebutkan jenis-jenis dari pemuaian berdasarkanterjadinya !

3.1 Pemuaian terjadi pada pemuaian adalah Pemuaian zat gas ada 3 jenis terjadinya yaitu pemuaian panjang(untuk satu demensi), peuaian luas(untuk dua demens), pemuaian volume(untuk tiga demensi) Pemuain zat padat dan zat cair hanya terjadi pada pemuaian volume saja. 4.1 Jawaban percobaan dari konsep pemuaian pada pemuaian gas yaitu: a.Air menjadi bergelembung karena ada udara di dalamnya setelah air dipanaskan, sehingga gas memuai/mengebang. b.Asalnya dari udara yang berada di dalam tabung tertutup sebelah kiri dipanaskan, sehingga udara memuai melalui pipa dan keluar pada ujung pipa di dalam air, sehingga timbul gelembung-gelembung

4.Melakukan percobaan sederhana untuk menemukan konsep pemuaian

g.Siswa memperoleh 4. Menyelidiki adanya konsep pemuaian konsep pemuaian dalam suatu zat dalam pemuaian gas

Tes unjuk kerja

Uji kerja prosedur

4.1 Kegiatan percobaan : 1. Tujuan: menunjukkan pemuaian gas.

2. Alat dan bahan: bejana

kaca,dilatormeter (labu didih), air secukupnya, subat karet, pipa kaca, statip dan penjepitnya, dan pembakar

3. Langkah kerja :

a) Menyusun segala peralatan dari statip didiikan diberi penjepit untuk d letakkan labu didih di atas dan di dalamnya dikasih air secukupnya.

154

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

b) Bunsen dinyalakan. c)Memutarkan-mutar dilatometer agar panas merata. d) Mengamati peristiwa yang terjadi kaca yang berisi air. 4. Pertanyaan dan kesimpulan 1.Apa yang terjadi pada bejana air setelah dilatometer dipanaskan? 2.Dari mana asal gelembunggelebung air 5. Mengerjakan h. Siswa mampu 5. Menyeleseikan soal-soal hitungan menyeleseikan soal soal yang berhubungan hitungan yang dengan dengan pemuaian diberikan menggunakan rumus pada pemuaian Tertulis Uraian 5.1 Sebuah pompa mobil berisi udara dengan volum 100 . Tekanan 1,0 atmosfer dan suhu 27 C. Volumenya diubah menjadi 20 . Oleh karenanya suhu udara menjadi 57 C. Menjadi berapakah tekanan di dalam pompa itu ?

air.

5.1 Dik : = 1,0 atm = 100 = 273+27=300 K =? = 20 = 273+57=330 K Dit : ? Jawab : x x x = 5,5 atmosfer

1.1 Perubahan wujud adalah suatu peristiwa berubahnya wujud zat karena akibat pengaruh dari suatu perubahan suhu dan tekanan 4 Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang perubahan wujud 3.1Mengidentifikasi Tentang perubahan wujud 2.1 Jenis-jenis perubahan wujud benda yaitu mencair, menguap, menyublim, mengkristal, mengembun, dan

155

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

3.Perubahan wujud 5 Menunjukkan 1. Konsep perubahan wujud • Siswa mampu perubahan wujud zat menyimpulkan zat tentang konsep 2. Rumusan perubahan wujud perubahan wujud zat Alat ukur perubahan 6 Melakukan • Siswa mampu wujud zat percobaan menunjukkan jenissederhana pada jenis perubahan konsep perubahan wujud zat wujud zat

e. Menyebutkan jenis-jenis perubahan wujud zat

Tertulis

Uraian

1.1 Menjelaskan definisi perubahan wujud

membeku. 3.1 Jawaban dari hasil percobaan yaitu perubahan wujud menjadi uap air (mengembun) karena adanya pemanasan secara langsung, sehingga es dalam bejana berubah wujud menjadi air. Disimpulkan wujud suatu zat yang dapat berubah 4.1 Pengaruh tekanan pada perubahan wujud zat yaitu 5. Pengaruh tekanan terhadap titik lebur. 6. Pengaruh tekanan terhadap titik didih

2x45’

a. Buku Fisika untuk SMA Kelas X hal 126 –133 b. Buku Fisika SMA Jilid 1untuk SMA Kelas X hal 61 –67 Buku-buku fisika yang relevan

f.

Memahami konsep perubahan wujud suatu zat

Tertulis

Uraian

2.1 Sebutkan jenis-jenis perubahan wujud benda

7

• Siswa dapat Mencari menyimpulkan informasi melalui adanya perubahan literatur untuk wujud pada suatu menemukan zat tentang perubahan wujud berdasarkan faktor yang mempengaruhi adanya tekanan • Siswa mampu terhadap menemukan faktorperubahan wujud faktor yang zat mempengaruhi tekanan pada perubahan wujud zat

Tes unjuk kerja 4.1 Menyebutkan faktor-faktor dalam tekanan pada perubahan wujud zat Tertulis

Uji kerja prosedur

3.1 Kegiatan Percobaan : 1. Tujuan: mengubah wujud suatu zat

2. Alat dan bahan: bejana

kaca tahan api, pembakar, kawat kasa, penahan tiga kaki,dan beberapa balok es kecil.

2. Gambar perubahan wujud zat 3. LKS 4. Soal-soal latihan 8. Alat dan bahan percobaan: bejana kaca tahan api, pembakar, kawat kasa, penahan tiga kaki,dan beberapa balok es kecil. Papan tulis dan spidol warna

Uraian

3. Langkah kerja :

8 Mengerjakan soal-soal hitungan yang berhubungan dengan perubahan wujud 156

a) Masukkan beberapa balok es kecil ke dalam bejana kaca. b) Letakkan bejana di atas penahan kaki tiga dan pasanglah kasa di atas penahan itu. Fungsi kasa adalah untuk menyebarkan panas agar panas tidak 5.1 Dik : Q = 150000 J terpusat pada suatu tempat m = 0065 kg c) Nyalakan pembakar Dit : d) Amati wujud es di dalam Jawab : bejana secara seksama L= L= = 2,3 x J/kg

4. Pertanyaan 1.Perubahan wujud apa yang terjadi ?

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

zat

2. Sebutkan pengaruh tekanan pada perubahan wujud zat

• Siswa mampu menyelesein soalsoal hitungan yang diberikan

5.1 Menyeleseikan soal-soal dengan menggunakanruus pada perubahan wujud zat

Tertulis

Uraian

5.1 Pemanas 500 W itu dalam 5 Menit menguap 65 g air (berkurangnya massa air 65 g), maka energi 500 J/s x 300 s = 150000 J menguap kan 0, 0625 kg.

157

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi pelajaran Perpindahan Kalor a) Pertemuan pertama 1. Perpindahan Kalor dengan cara Konduksi (hantaran).

: SMA ........................... : FISIKA :X /2 : 4. Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada berbagai perubahan energi. : 4.2 Menganalisis cara perpindahan kalor. Penilaian Kegiatan belajar Pengalaman belajar Indikator Teknik Bentuk instrumen PG Instrumen

Pengembang : MULENSI NIM : ACB 107 047 Alokasi waktu : 4 JP

Jawaba n 1.1 A

Waktu 2 x 50 menit

Sumber Buku SAINS Fisika untuk kelas X jilid 1b SMA.

Media Praktikum menggunakan alat lab. buatan sederhana untuk dapat membuktikan perpindahan kalor dengan cara konduksi.

• Siswa mengamati guru • Bagi guru : guru
demonstrasi perpindahan kalor dengan cara konduksi (hantaran) melalui percobaan mini lab (membakar lilin dengan ujungnya diberi pelat dari tiga bahan yang berbeda). • Mempraktekan perpindahan kalor dengan cara konduksi melalui percobaan mini lab (membakar lilin dengan ujungnya diberi pelat dari tiga bahan yang berbeda). • Membuat laporan lengkap praktikum untuk dipresentasikan.

dapat menjelaskan perpindahan kalor dengan cara konduksi (hantaran) melalui percobaan mini lab (membakar lilin dengan ujungnya diberi pelat dari tiga bahan yang berbeda).

1. Menganalisis perpindahan kalor denngan cara konduksi.

Sikap dan praktek di laboraturium

p.1 Jika anda masuk kedalam mobil yang diparkir di tempat terbuka pada siang hari yang cerah, udara dalam mobil akan terasa panas. Kejadian ini merupakan contoh bahwa kalor berpindah secara.... a) radiasi-konveksi b) konduksi-konveksi c) konduksi-radiasi d) radiasi-konduksi e) konveksi-radiasi p.2 Yang tidak dapat digunakan sebagai pegangan atau gagang setrika adalah..... a) kayu b) karet c) porselen d) nikel e) plastik

• Bagi siswa : siswa

1.2 D

dapat mempraktekan perpindahan kalor dengan cara konduksi melalui percobaan mini lab (membakar lilin dengan ujungnya diberi pelat dari tiga bahan yang berbeda).

2. Perpindahan kalor dengan cara Konveksi (Aliran).

• Mengamati guru

demonstrasi perpindahan kalor dengan cara konveksi (aliran) melalui percobaan mini lab

2. Menganalisis perpindahan kalor denngan cara konveksi.

Sikap dan praktek di laboraturium

PG

2.1 Jika anda memasak air dengan haeter, letak haeter harus di dasar bejana, jika tidak maka..... 5. air yang mendidih hanya di atas heater 6.proses memasak akan lebih

2.1 B

Praktikum menggunakan alat lab. buatan sederhana untuk dapat membuktikan

158

percobaan mereus air dalam beker gelas dan membakar obat nyamuk pada cerobong asap. Mempraktekan perpindahan kalor dengan cara konveksi melalui percobaan mini lab percobaan mereus air dalam beker gelas dan membakar obat nyamuk pada cerobong asap.

lama 7.air tidak dapat mendidih 8. heater akan cepat rusak 9.air dapat mendidih tapi bau 2.2 Jika suatu zat mempunyai kalor jenis tinggi, zat itu.... 15. lambat mendidihnya 16. cepat mendidih 17. lambat melebur 18. lambat naik suhunya jika dipanaskan 19. cepat naik suhunya jika dipanaskan 2.2 E

perpindahan kalor dengan cara konveksi.

b) Pertemuan kedua 3. Perpindahan kalor dengan cara Radiasi (Pancaran).

e. Membuat laporan lengkap praktikum untuk dipresentasikan.

3.

Menganali sis perpindahan kalor denngan cara radiasi.

Sikap dan praktek di laboraturium

PG

1.

Perbandingan antara jumlah energi yang dipancarkan tiap detik oleh benda pada suhu 327oC dan 27oC adalah.... 52:1 64:1 78:1 8 16 : 1 9 32 : 1 Sebuah filamen lampu pijar 100 W dapat menghasilkan kalor dengan suhu 727oC. Jika konstanta Stefan-Bolzman 5,7 x 10-8W/m2K4 dan emisivitasnya 0,7, maka lias permukaan filamen adalah.... h) 4 cm2 i) 12 cm2 j) 16 cm2 k) 20 cm2 l) 25 cm2

3.1 A

2 x 50 menit

Praktikum menggunakan alat lab. buatan sederhana untuk dapat membuktikan perpindahan kalor dengan cara radiasi.

2.

3.2 E

159

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMA : Fisika : X (sepuluh) : II (dua) : Menerapkan konsep kalor dan prinsip konservasi energi pada berbagai perubahan energi : 4.3. Menerapkan Asas Black dalam pemecahan masalah
Kegiatan pembelajaran

SILABUS

Pengembang NIM Alokasi Waktu

: Yulisa Ully Rumondang : ACB 107 049 : 2 x 45 menit

Materi

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

Suhu dan Kalor

1. Guru menyiapkan 1. Memahami materi belajar pengertian kalor 2. Guru menjelaskan 2. Menjelaskan materi yang akan di pengertian kalor pelajari 3. Menunjukkan 3. Guru menyiapkan bagaimana alt dan bahan peristiwa terjadinya unutuk melakukan kalor percobaan mengenai kalor 4. Mengkasifikasikan perbedaan suhu dan kalor

1. Mengidentifikasik an pengertian kalor

Tertulis

Tes Uraian

l.4 Sebutkan pengertian kalor? 1.

Kalor adalah sesuatu 2 x 45” yang mengalir dari benda yang panas ke benda yang dingin dalam rangka mencapai keseimbangan. Suhu adalah sesuatu yang di ukur menggunakan termometer, sedangkan kalor adalah sesuatu yang mengalir dari benda yang panas ke benda yang dingindalam rangka mencapai keseimbangan termal. Ketika dua buah benda yang berbeda suhunya disentuhkan satu sama lainnya, akandi amati bahwa pada akhirnya kedua benda mencapai suhu yang sama keadaan ini yang di sebut keseimbangan termal.

6.Buku SMA Fisika ( Erlangga) Hal 1-27

Termometer , Kalorimeter, gelas

Tertulis

Tes Uraian

l.5 Apa perbedaan kalor dan suhu ?

2.

5. Menunjukan cara kerja kalorimeter

Tertulis

Tes Uraian

l.6 Jelaskan Apa yang di maksud dengan keseimbangan termal?

3.

2.1 Sebutkan bunyi asas Black ? Tertulis Tes Uraian

2.1 Kalor yang di terima sama dengan kalor yang di 160

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

2. Menyebutkan bunyi persamaan asas black.

Tertulis

Tes Uraian

3.1 Bagaimana penerapan asas black pada kalor.? Jelaskan

lepaskan Q =Q

3. Menerapkann asas black pada pertukaran kalor.

Tertulis

Tes Uraian

3.1 Mengukur kalor jenis suatu benda denganb meletakan sebuah benda 4.1 Sebutkan dan jelaskan alat pada keadaan kontak yang di gunakan untuk termal dengan benda lain mengukur kalor jenis? yang kalor jenisnya sudah di ketahui.

Tertulis 4. Menyelidiki kalor jenis benda dengan kalorimeter

Tes PG

4.2 Alat yang di gunakan untuk 4.1 Kalorimeter meupakan menentukan kalor jenis zat? Q=I⋅talat yang dapat di gunakan Q=15⋅600 a. termometer untuk Q=9000 C menentukan b. Neraca besarnya kalor jenis dari Q n= suatu−19 c. Kalorimeter zat. 1,6 x 10 C d. Amperemeter 9000 n= e. Mistar −19 1,6 x 10 C 4.2 Jawaban C − 19
n=5,625x 10 elektron Q t 400 I= 120 I=3,33 A I=

161

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi

: SMA ............................................................. : Fisika :X :2 : 5. Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi

Pengembang : Andreas Bayu Wicaksono NIM : ACB 107 052 Alokasi Waktu : 6 (enam) jam pelajaran

Kompetensi Dasar

: 5.1 Memformulasikan besaran-besaran listrik rangkaian tertutup sederhana (satu loop)
Kegiatan Belajar • Guru memberikan tugas kelompok kepada siswa pada pertemuan sebelumnya, kemudian guru mengelola kelas. untuk kegiatan diskusi • Siswa secara berkelompok mencari informasi tentang konsep kuat arus listrik dan konsep beda potensial melalui studi pustaka, membuat hasilnya ke dalam slide presentasi atau poster dan mendiskusikanny a di kelas. Pengalaman Belajar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Uraian Instrumen Jawaban Waktu Sumber Belajar • Buku-buku Fisika SMA kelas X • internet • sumbersumber lain yang relevan (mis. media cetak dan media belajar elektronik) Media • Poster tata tertib diskusi • poster yang berisi persamaan/ru mus dan definisi • poster yang berisi gambar, ilustrasi dan analogi • papan tulis, spidol warnawarni

Materi Kuat arus dan beda potensial listrik

• Siswa menemukan 1. Menjelaskan konsep Tes tertulis konsep kuat arus kuat arus listrik listrik dan konsep 2. Menjelaskan konsep beda potensial dari beda potensial berbagai literatur. • Siswa bekerja sama menuangkan ide-ide menjadi produk presentasi yang menarik. • Siswa mengajukan pendapat dalam diskusi. • Siswa menyimpulkan konsep kuat arus listrik dan konsep beda potensial dari hasil diskusi. • Siswa melaksanakan diskusi kelas dengan baik dan benar.

1.1 Jelaskan konsepsi 1.1 Kuat arus listrik adalah 1x45 menit kuat arus listrik laju perubahan muatan menurut anda! yang mengalir tiap satuan Jika diperlukan, Q waktu. I= berikan t persamaanpersamaan yang relevan. 1.2 Jika muatan 1.2 sebuah elektron adalah 1,6 x 10-19 C, hitunglah jumlah elektron yang mengalir dalam arus 15 A selama 10 menit! 1.3 Hitunglah arus listrik yang mengalir jika terdapat 400 C muatan yang mengalir selama 2 menit! 1.3

2.1 Jelaskan konsepsi 2.1 Beda potensial listrik beda potensial adalah perubahan energi menurut anda! potensial per satuan Jika diperlukan,  Ep muatan. V= berikan q persamaanpersamaan yang relevan.

162

Materi Hukum Ohm

Kegiatan Belajar • Guru mempersiapkan soal pekerjaan rumah berkaitan dengan hukum ohm yang akan dikerjakan siswa secara individu • Siswa mengerjakan soal pekerjaan rumah yang berkaitan dengan hukum ohm secara individu

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Pekerjaan rumah (PR) Instrumen Jawaban 3.1 Sebuah rangkaian 3.1 V =I⋅R listrik dengan V =0,2⋅5 hambatan sebesar V =1 volt 5 Ώ dialiri arus 0,2 A. Berapakah beda potensial yang digunakan sebagai sumber tegangan? 3.2 Sebuah rangkaian 3.2 listrik bertegangan 12 V dialiri arus sebesar 2 A. Berapakah besar hambatan yang ada dalam rangkaian? 3.3 Sebuah rangkaian 3.3 terdiri atas lampu dengan hambatan 10 ohm dan tegangan sebesar 5 V. Berapakah besar arus yang mengalir dalam rangkaian? V I 12 R= 2 R=6 R=

Waktu

Sumber Belajar • Buku-buku Fisika SMA kelas X

Media • Poster contoh soal dan penyelesaian

Penugasan • Siswa mengerjakan 3. Menguraikan berbagai soal hubungan kuat arus, pekerjaan rumah beda potensial dan yang berkaitan hambatan dalam dengan hukum ohm hukum ohm dan variabelvariabelnya. • Siswa memahami hubungan antar variabel dalam hukum ohm. • Siswa terampil menyelesaikan soalsoal yang berkaitan dengan hukum ohm.

V R I= 5 10 I=0,5A I=

• Guru telah mempersiapkan ruang dan peralatan praktikum sebelum kelas dimulai. Pada saat praktikum, guru membimbing dan membantu mengatasi kesulitan siswa. • Siswa secara berkelompok melakukan

• Siswa merangkai 4. Menganalisis rangkaian listrik hubungan antara tertutup untuk kuat arus dan beda memverifikasi potensial dalam hukum ohm. rangkaian listrik • Siswa mengambil tertutup sederhana data sesuai prosedur (satu loop) praktikum. • Siswa menyimpulkan hubungan kuat arus listrik dan beda potensial dalam hukum ohm melalui hasil praktikum.

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

4.1 Lakukan praktikum sesuai langkah-langkah dalam LKPD. 4.2 Buatlah laporan tertulis hasil praktikum dengan sistematika yang benar, laporan dikumpulkan 1 minggu setelah praktikum.

4.1 Siswa memenuhi 2x45 menit indikator berikut: • Siswa dapat merangkai rangkaian listrik sederhana dengan benar. • Siswa dapat mengambil data sesuai prosedur yang benar. • Siswa dapat mengukur kuat arus dalam rangkaian dengan amperemeter secara benar.

• Buku-buku Fisika SMA kelas X • LKPD • alat dan bahan praktikum

• Kit listrik • poster prosedur • amperemeter • voltmeter • catu daya

163

Materi

Kegiatan Belajar praktikum untuk menganalisis hubungan antara kuat arus listrik dan beda potensial dalam hukum ohm.

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen • Jawaban Siswa dapat mengukur beda potensial dalam rangkaian dengan voltmeter secara benar. Siswa dapat membuat kesimpulan tentang hukum ohm dari hasil praktikum.

Waktu

Sumber Belajar

Media

4.2 Laporan praktikum sesuai sistematika dan format yang benar. Hambatan dan hambatan jenis berbagai bahan • Guru mempersiapkan tugas individu kepada siswa untuk mencari informasi karakteristik hambatan jenis berbagai bahan. • Siswa secara individu mencari informasi karakteristik hambatan jenis berbagai bahan dari studi pustaka. Siswa mengumpulkan tugas dalam bentuk laporan tertulis. • Guru merancang kegiatan praktikum rangkaian listrik untuk menunjukkan karakteristik rangkaian hambatan seri • Siswa menemukan 5. Menemukan karakteristik faktor-faktor yang hambatan berbagai menentukan bahan hambatan berbagai bahan dari berbagai literatur. • Siswa memformulasikan faktor-faktor yang menentukan hambatan berbagai bahan ke dalam bentuk matematis. • Siswa mengkomunikasikan faktor-faktor yang menentukan karakteristik hambatan berbagai bahan melalui laporan tertulis. Penugasan Pekerjaan rumah (PR) 5.1 Buatlah laporan 5.1 Siswa dapat melaporkan mengenai faktorhal-hal seperti berikut ini: faktor yang • Faktor-faktor yang menentukan mempengaruhi hambatan hambatan berbagai berbagai bahan bahan adalah hambatan disertai dengan jenis zat (ρ), panjang formulasi medium (l) dan luas matematisnya. penampang medium ⋅l (A). R= A • Faktor-faktor lain yang mempengaruhi hambatan jenis berbagai bahan adalah koefisien suhu hambatan jenis (α) dan perubahan suhu hambatan (ΔT). R=R o 1  T 5.1 Lakukan praktikum sesuai langkah-langkah dalam LKPD. 5.1 Siswa memenuhi kriteria 2x45 menit berikut: • Siswa dapat merangkai rangkaian listrik tertutup dengan 5.2 Buatlah laporan resistor disusun seri tertulis hasil dan resistor disusun praktikum dengan paralel dengan benar. sistematika yang • Siswa dapat mengukur • Buku-buku Fisika SMA kelas X • internet • sumbersumber lain yang relevan (mis. media cetak dan media belajar elektronik) • poster prosedur

Rangkaian seri dan rangkaian paralel

5. Melakukan Tes unjuk • Siswa merangkai praktikum untuk kerja rangkaian listrik menunjukkan tertutup dengan karakteristik resistor disusun seri rangkaian hambatan dan resistor disusun seri dan rangkaian paralel. hambatan paralel • Siswa menggunakan amperemeter untuk mengukur kuat arus

Uji petik kerja prosedur

• Buku-buku Fisika SMA kelas X • LKPD • alat dan bahan praktikum

• Kit listrik • poster prosedur • amperemeter • voltmeter • catu daya

164

Materi

Kegiatan Belajar dan rangkaian hambatan paralel. • Siswa secara berkelompok melakukan praktikum untuk menunjukkan karakteristik rangkaian hambatan seri dan rangkaian hambatan paralel.

Pengalaman Belajar dalam rangkaian listrik tertutup. • Siswa menggunakan voltmeter untuk mengukur beda potensial dalam rangkaian listrik tertutup. • Siswa menyimpulkan karakteristik rangkaian hambatan seri dan rangkaian hambatan paralel dari hasil praktikum.

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen benar, laporan dikumpulkan 1 minggu setelah praktikum. Jawaban kuat arus dalam rangkaian dengan amperemeter secara benar. • Siswa dapat mengukur beda potensial dalam rangkaian dengan voltmeter secara benar. • Siswa dapat membuat kesimpulan tentang karakteristik rangkaian hambatan seri dan rangkaian hambatan paralel dari hasil praktikum. 5.2 Laporan praktikum sesuai sistematika dan format yang benar.

Waktu

Sumber Belajar

Media

• Siswa 6. Menganalisis Penugasan mengidentifikasi penerapan rangkaian berbagai peralatan hambatan paralel elektronik di dan rangkaian lingkungan sekitar hambatan seri pada siswa. peralatan elektronik • Siswa mendaftar dan di lingkungan mengelompokkan sekitar siswa. peralatan/komponen elektronik yang dirangkai seri dan yang dirangkai paralel • siswa menjelaskan dasar dan alasan mengapa peralatan/komponen elektronik tersebut dirangkai seri atau paralel. • Siswa membuat poster kreatif untuk mengkomunikasikan

Pekerjaan rumah (PR)

6.1 Amati berbagai 6.1 Siswa dapat melaporkan peralatan temuannya mengenai elektronik di berbagai lingkungan peralatan/komponen sekitarmu. elektronik yang dirangkai Daftarkanlah baik secara seri maupun berbagai secara paralel, peralatan menjelaskan konsep dan elektronik yang alasan dari perangkaian dirangkai secara peralatan tersebut serta seri maupun yang melaporkan temuan dirangkai secara tersebut dalam bentuk paralel. Berikan poster yang dapat penjelasan alasan ditampilkan. mengapa peralatan tersebut dirangkai secara seri atau paralel. Kumpulkan tugas tersebut dalam bentuk poster!

• Buku-buku Fisika SMA kelas X

• poster prosedur

165

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar hasil tugas dan pemikirannya kepada siswa lain.

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

Hukum Kirchoff

• Guru memberikan soalsoal latihan yang berkaitan dengan hukum I Kirchoff dan hukum II Kirchoff. Guru membuka ruang diskusi bagi siswa yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. • Siswa secara individu berlatih mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan hukum I Kirchoff dan hukum II Kirchoff.

• Siswa memecahkan permasalahan sederhana yang berkaitan dengan hukum I Kirchoff pada rangkaian tertutup sederhana (satu loop).

7. Memecahkan persoalan yang berkaitan dengan hukum I Kirchoff pada rangkaian tertutup sederhana (satu loop).

Tes tertulis

Tes uraian

7.1 Diketahui arus I= 7.1 Hukum I Kirchoff: 6 A terbagi Imasuk=Ikeluar menjadi tiga 6 A = 1 + 3 + I3 cabang, yaitu I1= I3 = 6 – 4 1 A, I2= 3 A dan I3 = 2A I3 yang tidak diketahui besarnya. Berapakah besar I3?

1x45 menit

• Buku-buku Fisika SMA kelas X • sumbersumber lain yang relevan (mis. media cetak dan media belajar elektronik)

• Siswa memecahkan permasalahan sederhana yang berkaitan dengan hukum II Kirchoff rangkaian tertutup sederhana (satu loop).

8. Memecahkan persoalan yang berkaitan dengan hukum II Kirchoff pada rangkaian tertutup sederhana (satu loop).

8.1 Sebutkan bunyi hukum II Kirchoff!

8.1 Bunyi hukum II Kirchoff: “Jumlah aljabar dari beda potensial pada elemen-elemen listrik dalam rangkaian tertutup sama dengan nol” ( -V + IR = 0)

• Poster tata tertib diskusi • poster yang berisi persamaan/ru mus dan definisi • poster yang berisi gambar, ilustrasi dan analogi • papan tulis, spidol warnawarni

166

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: SMA : Fisika : X (sepuluh) : II (dua) : Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi : 5.2. Mengidentifikasi penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari
Kegiatan pembelajaran

SILABUS

Pengembang NIM Alokasi Waktu

: Yanitha : ACB 107 057 : 2 jam Pelajaran

Materi

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

Arus listrik AC dan DC

1 Menganalis

mengenai perbedaan arus AC dan arus DC.

1.Siswa mampu menjelaskan pengertian dari arus AC dan DC

-Menjelaskan pengertian dari arus listrik.

Tes tertulis

Tes PG

1. a) b) c) d) e) 2. a) b) c) d) e) 3. a) b) c) d) e) 4.

Gerakan atau aliran muatan listrik di sebut juga dengan..... hambatan listrik muatan listrik tegangan listrik daya listrik arus listrik Arus AC disebut juga dengan arus...... Bolak-balik Searah Terbalik Listrik DC Arus DC disebut juga dengan arus..... AC AC/DC Searah Bolak-balik Terbalik Perbedaan yang paling signifikan dalam rangkaian arus AC dan DC adalah...... a) Besar arusnya b) Arah arusnya c) Besar dan arah arusnya d) Rangkaian

1.1 E

2x40’

Buku Fisika f.Lembar kerja SMA dan MA peserta didik Jl.1B (Esis) hlm. 147-148, buku referensi yang relevan

2. Siswa mengetahui 2. Mengetahui perbedaan antara perbedaan antara arus AC dan DC arus AC dan DC.

2.1 A

3.Siswa dapat menyebutkan bagian dari arus AC dan DC

3.Menyebutkan bagian-bagian dari arus AC dan DC.

2.2 C

4. Siswa mampu

• Mengidentifikasi

mengidetifikasi penerapan arus AC dan DC dalam kehidupan seharihari.

penerapan arus AC dan DC dalam kehidupan seharihari.

2.3 B

167

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

5. Siswa dapat mengidentifikasi • Mengidentifikasi 19. Mendeskripsikan pemanfaatan pemanfaatan pemanfaatan dalam penggunaan alat penggunaan alat menggunakan alat yang menghasilkan yang yang menghasilkan arus AC dan DC menghasilkan arus listrik searah dalam kehidupan arus AC dan DC dan bolak-balik sehari-hari. dalam kehidupan dalam kehidupan sehari – hari. sehari-hari.

5. Hambatan Sumber tegangan dan arus bolak-balik terdiri dari dua bagian yaitu....... Stator dan sinusoidal Rotor dan sinusoidal Stator dan Rotor Listrik dan magnet Rotor dan magnet 6. Yang merupakan salah satu sumber arus bolak-balik adalah...... E. baterai F. akumulator G. power supply H. generator AC I. generator DC Tes pengisian teka-teki Temukanlah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini pada kolom huruf acak dibawah ! Jawaban dapat ditemukan dengan memperhatikan arah mendatar kanan, arah mendatar kiri, menurun, ke atas, atau serong, kemudian warna yang berbeda-beda pada masingmasing kolom jawaban !

3.1 C

3.2 D

g. Karton soal

168

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

L I I

S T R I

K S E S

G M C F S F E E R

A R U S B O L A K B S O R P L T A R F A F T N G A O A A I J O I L

E M S S H D I T O K

F R U A P E I

X K N D E X Z X W G G I J J R D U E F J

D G S S E W R R R V O S I Tugas rumah Penugasan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pembangkit tenaga listrik yang diciptakan oleh manusia adalah....... Akumulator dan baterai merupakan contoh sumber arus listrik.......... Istilah lain dari arus AC. Sudut yang terjadi pada proses tegangan bolakbalik. Hambatan yang dilewati arus bolak-balik. Alat untuk mengukur tegangan maksimum adalah.... Energi yang digunakan untuk melewati arus .... Bagian generator yang bisa bergerak adalah... 4.1 PLTA 4.2 Searah L O S K O P D

4.3 Arus bolak-balik 4.4 Fase 4.5 Murni 4.6 Osiloskop 4.7 Listrik 4.8 Rotor

169

Materi

Kegiatan pembelajaran

Pengalaman belajar

Indikator

Teknik

Bentuk

Penilaian Instrumen

Jawaban

Waktu

Sumber

Media

9.

Alat yang menghasilkan arus bolak-balik adalah..... 10. Satauan kuat arus adalah.... 5.1 Buatlah artikel tentang pemanfaatan penggunaan alat yang menghasilkan arus AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan prinsip kerja alat tersebut dan kemukakan komentarmu mengenai setiap alat yang di paparkan dalam tugasmu.

4.9 Dinamo 4.10 Ampere

170

SILABUS Sekolah :SMA Kelas :X Mata Pelajaran : Fisika Standar Kompetensi 5.: Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi. Kompetensi Dasar 5.3 : 5.3. Menggunakan alat ukur listrik. Penilaian Instrumen

Nama NIM Alokasi Waktu

: TOTO WIDYANTO : ACB 107 058 : 2 x 45’

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator Menggunakan voltmeter dalam rangkaian

Tes Unjuk Kerja

Bentuk Uji petik kerja produk

Jawaban 5.1 Rangkaian yang digunakan dalam menggunakan voltmeter adalah rangkaian paralel.

Waktu 2 x 45’

Sumber • Buku FISIKA untuk SMA dan MA Kelas X BSE hal 183-186 • Buku fisika yang relevan.

Media a)LKPD b)Resistor c) Baterai d)Voltmeter e)Kabel

ALAT UKUR LISTRIK 1. Cara a. Melakukan menggunakan percobaan Voltmeter Menggunakan Voltmeter

a) Siswa mampu

menggunakan Voltmeter dalam rangkaian

a. Demonstrasi menggunakan

voltmeter dalam rangkaian LKPD I Tujuan: Mempelajari cara menggunakan voltmeter Alat dan Bahan: Resistor, Baterai, Voltmeter, dan Kabel Langkah Kerja: a. Buatlah rangkaian sederhana dengan menggunakan beberapa baterai seperti pada gambar di samping b. Aturlah batas ukur pada voltmeter c. Pasang voltmeter secara paralel dengan rangkaian Pertanyaan: Rangkaian seperti apakah yang digunakan dalam mengukur tegangan dengan menggunakan voltmeter?

b. Melakukan
percobaan Mengukur besarnya tegangan dengan

b) Siswa mampu

mengukur besarnya tegangan dengan menggunakan

Mengukur besarnya tegangan dengan menggunakan volmeter dalam rangkaian

Unjuk Kerja

Uji petik kerja produk

B. Eksperimen mengukur besarnya
tegangan dengan menggunkan voltmeter dalam rangkaian

Berdasarkan kegiatan tersebut, maka besarnya tegangan yang terukur terlihat dari bagaimana cara membaca pada alat. Pada alat

• Buku FISIKA untuk SMA dan MA Kelas X BSE hal 183-186.

a)LKPD b)Resistor c) Baterai d)Voltmeter

171

menggunakan volmeter

voltmeter dalam rangkaian

LKPD II Tujuan: Mempelajari cara mengukur tegangan pada rangkaian Alat dan Bahan: Resistor, Baterai, Voltmeter, dan Kabel Langkah kerja: 1 Buatlah rangkaian sederhana dengan menggunakan beberapa baterai seperti pada gambar di samping 2 Aturlah batas ukur pada voltmeter 3 Pasang voltmeter secara paralel dengan rangkaian 4 Bacalah berapa besar tegangan yang terukur.

memiliki dua bagian utama yaitu skala pengukuran dengan jarum penunjuknya dan batas ukur. Pembacaan hasil pengukuran disesuaikan dengan batas ukur yang digunakan, misal jika batas ukur yang digunakan 3A dan skala maksimumnya ada yang 3A maka hasil pengukurannya sama dengan yang ditunjuk jarum. Tetapi jika batas ukur dan skala maksimumnya tidak sama maka menggunakan persamaan berikut.

• Buku fisika yang relevan.

e)Kabel

I=

Dengan a = skala yang ditunjuk jarum b= skala maksimum yang digunakan c= batas ukur yang digunakan

a xc b

Rangkaian yang digunakan dalam Pertanyaan: menggunakan Amperemeter adalah 1. Berapa besarnya tegangan yang rangkaian seri. terukur pada rangkaian tersebut? 2. Tuliskan kesimpulanmu? 2. Cara menggunakan Amperemeter

c. Melakukan

percobaan Menggunakan Amperemeter

c) Siswa mampu

menggunakan Amperemeter dalam rangkaian

Menggunakan Amperemeter dalam rangkaian

Unjuk Kerja

Uji petik c.1. Demonstrasi menggunakan kerja Amperemeter dalam rangkaian produk LKPD III Tujuan: Mempelajari cara menggunakan Amperemeter Alat dan Bahan: Resistor, Baterai, Amperemeter, dan Kabel Langkah Kerja: 6.Buatlah rangkaian sederhana dengan menggunakan 172

• Buku FISIKA untuk SMA dan MA Kelas X BSE hal 183-186. • Buku fisika yang relevan.

a)LKPD b)Resistor c) Baterai d)Amperemet er e)Kabel

beberapa baterai seperti pada gambar di samping 7.Aturlah batas ukur pada Amperemeter 8.Pasang amperemeter secara seri dengan rangkaian Pertanyaan: Rangkaian seperti apakah yang digunakan dalam mengukur arus dengan menggunakan amperemeter?

Pada prinsipnya pengukuran besarnya arus pada amperemeter sama dengan pengukuran besrnya tegangan pada voltmeter, dengan melihat skala maksimum dan skala yang ditunjuk oleh jarum

d. Melakukan

percobaan Mengukur besarnya arus dengan menggunakan amperemeter

d) Siswa mampu

mengukur besarnya arus dengan menggunakan amperemeter dalam rangkaian

Mengukur besarnya arus dengan menggunakan amperemeter dalam rangkaian

Unjuk Kerja

Uji petik kerja produk

4.1 Eksperimen mengukur besarnya arus dengan menggunakan amperemeter dalam rangkaian LKPD IV Tujuan: Mempelajari cara menggunakan Amperemeter Alat dan Bahan: Resistor, Baterai, Amperemeter, dan Kabel Langkah Kerja: 5. Buatlah rangkaian sederhana dengan menggunakan beberapa baterai seperti pada gambar di samping 6. Aturlah batas ukur pada Amperemeter 7. Pasang amperemeter secara seri dengan rangkaian 8. Bacalah berapa besarnya arus yang terukur Pertanyaan: • Berapa besarnya arus yang terukur pada rangkaian tersebut? • Tuliskan kesimpulanmu?

Sebelum kita mengukur resistor dengan menggunakan multimeter, maka hal yang harus kita dahulukan yaitu mengatur posisi pengukuran ke kedudukan ohm meter, setelah itu ubungkan test lead merah dan test lead hitam dan atur kedudukan jarum pada posisi nol. Barulah kita bisa memulai mengukur resistansi dari resistor tersebut

• Buku FISIKA untuk SMA dan MA Kelas X BSE hal 183-186. • Buku fisika yang relevan.

a)LKPD b)Resistor c) Multimeter

Pada prinsipnya pengukuran besar hambatan resistansi resistor sama dengan pengukuran tegangan dan arus yang ada pada amperemeter dan voltmeter

173

3.

Cara menggunakan multimeter

e. Melakukan

percobaan Menggunakan multimeter

e) Siswa mampu

menggunakan multimeter dalam rangkaian

Menggunakan multimeter dalam rangkaian

Unjuk Kerja

Uji petik kerja produk

5.1 Demonstrasi menggunakan multimeter LKPD V Tujuan: Mempelajari cara menggunakan multimeter Alat dan Bahan: Resistor, multimeter Langkah Kerja: e) Siapkan resistor dan multimeter f) Pilihlah posisi pada kedudukan ohm pada multimeter g) Hubungkan test lead merah dan test lead hitam h) Atur tombol pengatur kedudukan jarum pada posisi nol i) Hubungkan test lead merah dan test lead hitam dengan ujungujung resistor yang akan diukur resistansinya Pertanyaan: 5 Langkah apa yang dulu digunakan sebelum mengukur resistor dengan menggunakan multimeter?

• Buku FISIKA untuk SMA dan MA Kelas X BSE hal 183-186. • Buku fisika yang relevan.

a)LKPD b)Resistor c) Baterai d)Multimeter e)Kabel

f. Melakukan

percobaan Mengukur besarnya hambatan dengan menggunakan multimeter

f) Siswa mampu

mengukur besarnya hambatan dengan menggunakan multimeter dalam rangkaian

Mengukur besarnya hambatan dengan menggunakan multimeter dalam rangkaian

Unjuk Kerja

Uji petik Eksperimen mengukur besarnya kerja hambatan dengan menggunakan produk multimeter dalam rangkaian LKPD VI Tujuan: Mempelajari cara mengukur hambatan pada rangkaian Alat dan Bahan: 174

• Buku FISIKA untuk SMA dan MA Kelas X BSE hal 183-186. • Buku fisika yang relevan.

Resistor, Baterai, multimeter, dan Kabel Langkah kerja: a) Siapkan resistor dan multimeter b) Buatlah rangkaian seperti pada gambar c)Pilihlah posisi pada kedudukan ohm pada multimeter d) Hubungkan test lead merah dan test lead hitam e) Atur tombol pengatur kedudukan jarum pada posisi nol f) Hubungkan test lead merah dan test lead hitam dengan ujung-ujung resistor yang akan diukur resistansinya. Pertanyaan: 1 Berapa besarnya hambatan yang terukur pada rangkaian tersebut? 2 Tuliskan kesimpulanmu?

175

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran a) Spektrum Gelombang Elektromagnetik • Penemuan Gelombang Elektromagnetik • Spektrum Gelombang Elektromagnetik : SMA : Fisika :X/2 : Memahami konsep dan prinsip gelombang elektromagnetik : 6.1. Mendeskripsikan spektrum gelombang elektromagnetik Kegiatan Belajar 1 Siswa mencari dan menelusuri literatur tentang gelombang elektromagnetik. Pengalaman Indikator Belajar A. Siswa mampu a. Menjelaskan teori mengumpulkan penemuan informasi tentang gelombang gelombang elektromagnetik elektromagnetik. Penilaian Bentuk Contoh Instrumen Uraian 3. Jelaskan a) bagaimana terjadinya gelombang elektromagnetik? Nama NIM : : NURHALIMAH ACB 107 061

Tes Tertulis

Jawaban Gelombang elektromagnetik dapat terjadi karena adanya perubahan medan magnetik yang dapat menimbulkan arus listrik. Medan listrik yang berubah-ubah menginduksikan medan magnetik yang juga berubah-ubah. Selanjutnya, medan magnetik yang berubah-ubah menginduksikan kembali medan listrik yang berubah-ubah. Demikian seterusnya sehingga diperoleh proses barantai dari pembentukan medan listrik dan medan magnet ik yang merambat ke segala arah dan terbentuklah gelombang elektromagnetik.

Waktu 2 x 45’

Sumber Buku Fisika untuk SMA Kelas X hal 320 – 324 Buku Fisika SMA Jilid 1untuk SMA Kelas X hal 205 – 212 Buku fisika yang relevan

Media Gambar Spektrum gelombang elektromagnetik Tabel pengelompokan gelombang radio

2 Siswa mengkaji literatur dan mengidentifikasi spektrum gelombang elektromagnetik.

B. Siswa mampu b. Menyebutkan mengelompokkan komponen dari berbagai spektrum gelombang gelombang elektromagnetik. elektromagnetik dalam spektrum.

Tertulis

Uraian ◦

2.1 Gelombang elektromagnetik Sebutkan dalam spektrum, yaitu : komponen dari Gelombang radio, gelombang spektrum mikro, sinar inframerah, sinar gelombang tampak (cahaya), sinar elektromagnetik? ultraviolet, sinar x dan sinar gamma.

176

3 Siswa mencari informasi melalui literatur untuk menemukan rentang spektrum gelombang elektromagnetik berdasarkan frekuensi atau panjang gelombang.

C. Siswa dapat c. Menyusun deret menemukan gelombang rentang spektrum elektromagnetik gelombang dalam spektrum elektromagnetik . berdasarkan frekuensi atau panjang gelombang.

Tertulis

Uraian 11.

Perhatikan macam-macam gelombang elektromagnetik berikut: sinar ultraviolet, sinar inframerah, gelombang radio, dan sinar X. 5 Sebutkan urutan gelombang dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi? 6 Gelombang manakah yang memiliki panjang gelombang terpendek?

e. Berdasarkan macam gelombang, maka: • Urutan gelombang dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi, yaitu: Gelombang radio, sinar inframerah, sinar ultraviolet, dan sinar X. • Gelombang yang memiliki panjang gelombang terpendek adalah sinar X.

4 Siswa Mengidentifikasi karakteristik masing-masing gelombang elektromagnetik di dalam spektrum melalui kajian literatur.

D. Siswa dapat menyimpulkan karakteristik masing-masing gelombang elektromagnetik.

d. Menjelaskan karakteristik masingmasing gelombang elektromagnetik dalam spektrum.

Tertulis

Uraian 4.1 Jelaskan karakteristik dari sinar gamma?

8.1 Karakteristik dari sinar gamma , yaitu : merupakan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang terpendek namun memiliki frekuensi tertinggi. Sinar gamma dihasilkan oleh inti-inti atom yang tidak stabil. Sinar gamma memiliki daya tembus yang sangat besar.

e.1.

Diketahui :

177

5 Siswa mengerjakan soal-soal hitungan yang berhubungan dengan spektrum gelombang elektromagnetik

E. Siswa mampu menyelesaikan soal hitungan yang diberikan.

e. Menyelesaikan soal dengan menggunakan rumus pada gelombang mikro.

Tertulis

Uraian 5.1 Vina berbicara melalui telepon dari palangkaraya ke seorang temannya yang berada di Banjarmasin yang berjarak 240 km jauhnya. Berapa lama diperlukan suara vina untuk menempuh jarak tersebut?

s = 240 km = 240.000 m c=3x m/s Ditanya : ∆t = ? Jawab : s= 240.000 = ∆t = 0,016 s

178

Nama sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Gelombang elektromagnetik dalam kehidupan.

: SMA………………………………. : Fisika : X/ 2 : Memahami konsep dan prinsip gelombang elektromagnetik. : 6.2. Menjelaskan aplikasi gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.

SILABUS

Nama Pengembang NIM Alokasi Waktu

: HARLIN : ACB 107 062 : 2 jam

Kegiatan Pembelajaran a. Guru mengidentifikasikan manfaat gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. b. Siswa memperhatikan.

Pengalaman Belajar a. Mengetahui kelompok gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan fungsinya. 1

Indikator Mengelompokan berbagai spektrum gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. Tes Tertulis Bentuk Isian

Penilaian Instrumen a) Sebutkan pengelompokan lebar frekuensi radio dari frekuensi yang rendah sampai dengan lebar frekuensi yang paling tinggi…….. Jawaban ◦ LF(30kHz-300kHz), MF(300kHz3MHz), HF(3Mhz30Mhz), VHF(30MHz300MHz), UHF(300MHz3GHz), dan SHF(>3GHz) ◦ Gelombang radio dan televisi, gelombang mikro,sinar ultraviolet (UV), cahaya tampak, infrared,sinar-X, dan sinar gamma.

Waktu 2 x 45 menit

Sumber belajar Buku fisika, internet, dan LKS.

Media Media: telpon genggam (HP), televisi dan remote controlnya. media gambar spektrum gelombang

Tertulis

Isian

6.

Urutkan spektrum gelombang elektromagnetik dari frekuensi terkecil sampai frekuensi terbesar….

c.Guru menyebutkan manfaat gelombang elektromagnetik dalam bidang komunikasi, kesehatan, industri, dan lain-lain. d. Siswa memperhatikan dan menanggapinya.

b. Mengetahui manfaat gelombang elektromagnetik seperti infra merah, sinar laser, dan lainnya dalam bidang komunikasi, kesehatan, industri, dan lainnya.

2 Mengidentifikasik
an pemanfaatan gelombang elektromagnetik (infra merah, sinar laser, dan lainnya ) dalam bidang komunikasi, kesehatan,

Tertulis

Isian

b) Kamu mempunyai telpon genggam (hp), termasuk daerah frekuensi yang mana…….. 2.2. Dalam bidang kesehatan dan kedokteran, untuk mendiaknosis penyakit, pengobatan suatu

2.1. 1605Khz-30 Mhz

Tertulis

Isian

2.2. Sinar laser

179

industri, dan lainnya.

penyakit dan perbaikan suatu cacat, serta pembedahan digunakan………

e. Guru menjelaskan contoh aplikasi gelombang c. Mengetahui contoh elektromagnetik dalam aplikasi gelombang kehidupan sehari-hari. elektromagnetik f. Siswa menyebutkan contoh dalam berbagai penggunaan gelombang bidang, seperti elektromagnetik bidang komuikasi, kesehatan, industri,dan lainnya.

3

Menjelaskan contoh dan aplikasi gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.

Tertulis

PG

Tertulis

PG

c) Remote control yang biasa digunakan pada televisi untuk menghidupkan atau memindahkan chennal stasiun tv menggunakan gelombang… f) Radio g) Mikro h) Ultraviolet i) Cahaya tampak j) Infra merah 3.2. salah satu stasiun televisimenggunakan frekuensi 750 MHz untuk mengudara, maka panjang gelombang ang digunakan adalah.. 4 cm 40 cm 400 cm 25 cm 250 cm 4.1. Untuk mendeteksi keadaan dalam tubuh digunakan……

d.

c. infra merah

3.2. b. 40 cm

12. Guru menjelaskan

manfaat gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. 13. Siswa memperhatikan.

d. Mengetahui manfaat gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.

4

Menjelaskan manfaat gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari.

Tertulis

Isian

4.1. Sinar-X

180

Sekolah : SMA Kelas/ Semester : XI/1 Mata Pelajaran : IPA Fisika Standar Kompetensi : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. Kompetensi Dasar : 1.1. Menganalisis gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola dengan menggunakan vektor. Materi pembelajaran 1.1 Perpaduan gerak antara GLB dan GLBB Kegiatan pembelajaran A. Menjelaskan perpaduan gerak translasi Pengalaman belajar 1. Menyimpulkan perpaduan gerak antara GLB dan GLB Indikator a) Menjelaskan perpaduan gerak antara GLB dan GLB b) Menguraikan perpindahan gerak antara GLB dan GLB c) Menghitung besarnya perpindahan GLB dan GLB dengan menggunaka n vector Tes Tertulis Bentuk Isian Penilaian Instrument Jawaban a. Menjelaskan pengertian 1 Gerak lurus beraturan gerak lurus beraturan? adalah gerak benda yang lintasannya lurus dan kecepatannya tetap. b. Apa yang dimaksud dengan perpindahan? 2. Perpindahan merupakan besaran vector, yaitu perubahan posisidari titik asal ke titik akhir. 3. Diketahui : P1= (20 km, 20 km) P2=(100 km, 80 km) Ditanya : ∆r ? Jawab : ∆r = r2-r =(x2 -x1) i + (y 2 –y1 ) j =(100 km -20 km)i + (80 km-20 km) j ∆r= (80 km)i + 60 km)j Waktu 2x40

Nama Nim Alokasi waktu

: Novi aprianti : ACB 107 063 : 12 jam

Sumber a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. c. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara d. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. e. Buku fisika yang relevan internet f. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara g. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Media Lembar kerja , media persenta si Lembar kerja , media persenta si Lembar kerja , media persenta si

2.Mengetahui perpindahan gerak antara GLB dan GLB.

Tertulis

Isian

3.Menyelesaikan soal-soal tentang besarnya perpindahan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

Tertulis

Isian

c. Sebuah pesawat terbangkomersil terdrteksi oleh radar , dimenara pengawas bandara hasanuddin makassar. Pesawat tersebut bergerak dari posisi ( 20 km, 20 km) ke posisi ( 100 km, 80 km) tentukan vector perpindahan yang dialami oleh pesawat tersebut? d. Bus safari setiap hari selalu membawa penumpang dari semarang ke Jakarta, menurut acuan bus , supir selalu dikatakan ? a) Diam b) Bergerak c) Berpindah

4.Menyelesaikan soal-soal tentang besarnya kecepatan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

d) Menghitung Tertulis besarnya kecepatan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

PG

4.Jabannya A. diam

2x40

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

181

d) e)

Berubah Diam dan berubah c. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara d. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. Lembar kerja , media persenta si

5.Menyelesaikan soal-soal tentang besarnya percepatan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

e) Menghitung besarnya percepatan GLB dan GLB dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

e. Sebuah kereta api 5.Kereta mula-mula= V1= sedang bergerak 30 m/s dengan kelajuan 30 m/s. Kecepatan akhir= ketika melewati tanda V2= 0 (berhenti) akan memasuki stasiun, Percepatan = a = masinis memper lambat -4.00 m/s2 kelajuan kereta api (peelambatan) sebesar 4.00 m/s2. Hitunglah waktu yang V − V1 a= 2 diperlukan kereta api ∆r sampai kereta api benarbenar telah berhenti? V2 − V1 Atau

∆t =

a

(0 = 30) m / s − 4,00m / s 2 = 7,50 s ∆t =

2x40

6. Menganalisis besaran perpindahan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

f) Menganalisis besaran perpindahan GLB dan GLB dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

f. Dapatkah sebuah mobil yang bergerak kearah selatan memiliki percepatan yang arahnya ke utara, jelaskan?

6.Sebuah benda yang sedang bergerak terkadang merubah kecepatannya sehingga dikatakan benda tersebut dipercepat atau diperlambat,karena yang berubah adalah kecepatan benda yang termasuk besaran vector, seperti itulah sebuah mobil yang dimaksud ketika bergerak ke selatan

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

182

yang memilikin percepatan yang arahnya ke utara.

7. Menganalisis besaran kecepatan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

g)

Menganali sis besaran kecepatan GLB dan GLB dengan mengguna kan vector

Tertulis

PG

g. Besar perubahan posisi 7.Jawaban C sebuah benda pada suatu titik koordinat tiga dimensi tidak ditentukan oleh? 6 Posisi awal benda 7 Letak benda 8 Posisi akhir benda 9 Koordinat benda 10 Arah perubahan posisi h. Seorang supporter sepak 8. Lintasan yang ditempuhnya bola merayakan kemenangan arsenal atas Manchester dengan mengelilingi stadion emirates. Ia bergerak dari salah satu titik luar stadion dan berhenti lagi di titik tersebut? Jarak apa yang ditempuh supporter tersebut sepanjang? 6 Gerak suatu benda e.1 apa yang dimaksud pada lintasan gerak dengan gerak lurus berubah lurus dengan beraturan? percepatan tetep.

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

8.Menganalisis besaran percepatan GLB dan GLB dengan menggunakan vector

h)

Menganali sis besaran percepata n GLB dan GLB dengan mengguna kan vector

Tertulis

Isian

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

B. Melakukan percobaan pada gerak translasi

9 Mmenyimpulkan perpaduan gerak antara GLB dan GLBB

d) Menjelaska n perpaduan gerak antara GLB dan GLBB

Tertulis

Isian

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

183

10 Memahami perpindahan gerak antara GLB dan GLBB

e) Menguraika n perpindahan gerak antara GLB dan GLBB f) Menghitung besarnya perpindah an GLB dan GLBB dengan mengguna kan vector g) Menghitung besarnya kecepatan GLB dan GLBB dengan mengguna kan vector h) Menghitung besarnya percepatan GLB dan GLBB dengan menggunaka n vector i) Menganalis is besaran perpindahan GLB dan GLBB dengan menggunaka

Tertulis

Isian

e.2 sebutkan contoh-contoh gerak pada gerak lurus berubah beraturan?

7 Gerak benda pada bidang miring, gerak jatuh bebas, gerak pesawat terbang.

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si Lembar kerja , media persenta si

11 Menyelesaikan soal-soal tentang besarnya perpindahan GLB dan GLBB dengan menggunakan vector

Tertulis

Isian

e.3 Sebuah mobil mulai 8 Diketahui : v0 = 0; a = bergerak dari keadaan diam 8 m/s2; t = 6 s dengan percepatan tetap 8 Ditanya : vt = ... ? m/s2.Berapakah kecepatan Jawab : vt = v0 + at mobil setelah bergerak = 0 + (8 m/s2) (6 s) selama 6 sekon? vt = 48 m/s

12 Menyelesaikan soal-soal tentang besarnya kecepatan GLB dan GLBB dengan menggunakan vector

Tertulis

Isian

e.4 Gerak lurus dibedakan menjadi dua coba sebutkan?

9 GLBB dipercepat dengan tanda positif dan GLBB diperlambat dengan tanda negative.

2x40

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

13 Menyelesaikan soal-soal tentang besarnya percepatan GLB dan GLBB dengan menggunakan vector

Tertulis

Isian

e.5 Coba tuliskan persamaan yang merupak hubungan posisi,kecepatan percepatan dan waktu?

10 v = v0+ at x = x0+ v0t + 2/1 at 2 v 2= v02 + 2a(x – x0) v =2v + v0

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

14 Menganalisis besaran perpindahan GLB dan GLBB dengan menggunakan vector

Tertulis

Isian

e.6 Sebuah mobil mulai 11jawaban 24 m/s bergerak dari keadaan diam dengan percepatan 0,2 m/s2 dalam waktu 2 menit , kemudian mobil bergerak dengan kecepatan konstran selama 5 menit. Sedudah

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

184

n vector

itu mobil tersenut direm dengan perlambambatan 1,5 m/s2sampai akhirnya berhenti. Hitung kecepatan maksimum mobil tersebut? Tertulis Isian e.7 Sebuah mobil mulai 12 jawabannya bergerak dari keadaan diam 8832 m dengan percepatan 0,2 m/s2 dalam waktu 2 menit , kemudian mobil bergerak dengan kecepatan konstran selama 5 menit. Sedudah itu mobil tersenut direm dengan perlambambatan 1,5 m/s2sampai akhirnya berhenti. Hitung jarak total yang ditempuh mobil? e.8 Seorang pelajar berlari mengejar sebuah bus kota dengan kecepatan 4,5 m/s. bus kota telah bergerak selama2 sekon dengan percepatan 1 m/s2, kapan dan dimana pelajar tersebut dapat mengejar bus? ◦ sebutkan pengertian dari gerak parabola? 13 setelah pelajar berlari selama 4 sekon dan pada jarak 18 m. 2x40 a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. Lembar kerja , media persenta si

15 Menganalisis besaran kecepatan GLB dan GLBB dengan menggunakan vector

j)

Menganalis is besaran kecepatan GLB dan GLBB dengan menggunaka n vector

16 Menganalisis besaran percepatan GLB dan GLBB dengan menggunakan vector

k) Menganalis is besaran percepatan GLB dan GLBB dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

1.2 Gerak parabola

C. Menjelaskan gerak parabola

14. Menyimpulkan pengertian gerak parabola

g. Menjelaskan pengertian gerak parabola

Tertulis

Isian

9. gerak parabola adalah gerak benda yang mempunyai lintasan berbentuk parabola

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

15. Memahami gaya yang ada pada gerak parabola

h. Menguraikan gaya yang ada pada gerak

Tertulis

Isian

◦ berdasarkan ilustrasi gerak parabola dapat dipahami sebagai?

10. merupakan gabungan gerakan benda secara horizontal (mendatar) dan vertical (ke atas dank e bawah)

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan

Lembar kerja , media persenta

185

parabola 16. Menyelesaikan soalsoal tentang besarnya perpindahan pada gerak parabola dengan menggunakan vector i. Menghitung besarnya perpindahan pada gerak parabola dengan menggunaka n vector Tertulis Isian ◦ sebuah peluru kendali darat ke darat diluncurkan dengan kecepatan awal 50 m/s dan membentuk sudut elevasi 400. Hitung kecepatan rudal tersebut ketika menyentuh tanah? (g =9,8 m/s2) 11. m/s diketahui : V0=50

Pariwara) untuk kelas X jilid IA. a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

si Lembar kerja , media persenta si

α= 400 g=9,8 m/s2 ditanya : Vy …?? Jawab:

t=2
=2

v0 sin α g

(50m / s ) sin 40 0 9,8m / s 2 = 6,56 s

D. Menjelaskan gerak parabola dengan menggunakan vektor.

17. Menyelesaikan soalsoal tentang besarnya kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vector

j. Menghitung besarnya kecepatan pada gerak parabola dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

◦ sebuah meriam 12. diketahui : v0= menembakkan peluru ke 60 m/s lereng bukit dengan α= 600 kecepatan 60 m/s. sudut ditanya: tH yang dibentuk meriam jawab: terhadap permukaan 0 v sin α horizontal 60 hitung tH = 0 waktu untuk mencapai g titik tertinggi?

2x40

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

18. Menyelesaikan soalsoal tentang besarnya percepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vector

(60m / s ) sin 60 0 9,8m / s 2 = 5.3sekon =
a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. Lembar kerja , media persenta si

k. Menghitung besarnya percepatan pada gerak parabola dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

◦ apa hubungan gerak parabola dengan gerak lurus?

13. hubungan gerak lurus dengan gerak parabola adalah keduanya mempunyai lintasan yang berbentuk.

186

19. Menganalisis besaran perpindahan pada gerak parabola dengan menggunakan vector

20. Menganalisis besaran kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vector

l. Menganalisis besaran perpindahan pada gerak parabola dengan menggunaka n vector m. Meng analisis besaran kecepatan pada gerak parabola dengan menggunaka n vector n. Menganalisis besaran percepatan pada gerak parabola dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

◦ seorang pemain basket 14. melompat setinggi 1,3 m di udara untuk memasukan bola ke ranjang basket, berapakah kelajuannya ketika meninggalkan lantai? ◦ Sebuah pesawat terbang sedang mendarat dan mulai diperlambat pada kelajuan 55 m/s berapakah percepatannya agar pesawat tersebut berhenti dengan jarak 1 km? 15.

jawaban 5 m/s

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

Tertulis

Isian

jawaban 1,5 m/s2

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

21. Menganalisis besaran percepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vector

Tertulis

Isian

1.3 Gerak melingkar dengan kecepatan konstan

E. Menganalisis vector perpindahan, kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dalam sebuah demonstrasi dikelas

◦ Sebuah mobil yang 16. sedang bergerak m/s2 dengan kelajuan 90 km/jam diperlambat sampai dengan kelajuan 40 km/jam dalam waktu 5 sekon. Berapakah percepatan rataratanya? 4.1 Sebutkan pengertian dari gerak melingkar?

jawabannya -2,8

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

20.Menyimpulkan gerak melingkar dengan percepatan konstan

- Menjelaskan gerak melingkar dengan percepatan konstan

Tertulis

Isian

4. gerak melingkar adalah gerak yang lintasannya berupa lingkaran dalam suatu bidang lajunya tetap dan kecepatan selalu berubah atau kecepatan sudut tetap

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

21.Membedakan 187

5. jawabannya A.( lintasan

percepatan tangensial dengan percepatan sentripetal pada gerak melingkar

- Membanding kan percepatan tangensial dengan percepatan sentripetal pada gerak melingkar

Tertulis

PG

F. Mengidentifikasi vector perpindahan, kecepatan dan percepatan gerak dalam bidang datar melalui percobaan, diskusi dan demonstrasi dikelas.

22. Menyimpulkan besarnya kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vector

23.Menentukan besarnya kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vector

- Menentukan besarnya kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunaka n vector - Menentukan besarnya kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunaka n vector

Tertulis

Isian

melingkar) 4.2 lintasan benda yang bergerak melingkar dan dihubungkan dengan sudut yang dibentuk dari pusat lingkaran dengan jari-jari disebut? A. Lintasan melingkar B. Lintasan anguler C.Lintasan linier D.Lintasan gerak E. Lintasan lengkung 6. diketahui : f= 2 Hz ditanya : ρ 4.3 rudi mengendarai jawab : sepeda motor menuju ρ = 2 πf sekolah. Roda sepeda = 2 2Hz motor rudi berputar 2 kali =4 rad/ s dalam 1 sekon, hitung ρ= (4 rad/s) vector kecepatan roda tersebut? 7. jawabannya B 4.4 Pada awalnya sebuah benda bergerak melingkar dengan jari-jari R. selanjutnya, jari-jari lintasan tersebut diubah menjadi 2R, tetapi energy kinetiknya tetap. Perubahan gaya sentripental yang bekerja pada benda yaitu a) 0,25 b) 0,5 c) 1 d) 2 e) 4 8. jawabannya A 4.5 gaya sentripetal berbanding terbalik dengan • gaya sentrifigural • percepatan • kecepatan linier

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

Tertulis

PG

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

24.Memahami besaran kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vector

- Menganalisis besaran kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunaka

Tertulis

PG

a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA.

Lembar kerja , media persenta si

188

n vector

25.Menganalisis besaran kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vector

• jarak benda kepusat lingkaran • massa benda yang melakukan gerak melingkar Tertulis Isian 1.6 sebuah CD yang sedang berputar, ternyata dalam satu putaran memerlukan waktu 4 detik tentukan.frekuensi putaran?

9.

f=

1 1 = = 0,25Hz T 4s
a. Istiyono, Edi. 2005. Fisika untuk kelas XI: Intan Pariwara b. Buku Fisika SMA (intan Pariwara) untuk kelas X jilid IA. Lembar kerja , media persenta si

- Menganalisis besaran kecepatan pada gerak melingkar dengan menggunaka n vector

189

Nama sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Tata Surya

SILABUS : SMA/ MA Nama Pengembang : Endah Savitri : Fisika NIM : ACB 107 065 : X/ 2 Alokasi Waktu : 3 jam : Memaparkan konsep tata surya dan jagad raya melalui penafsiran terhadap data dan informasi, serta menyadari pentingnya lingkungan alam semesta sebagai sumber energi kehidupan. : 1.2. Mendeskripsikan gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum newton. Kegiatan Pembelajaran - Menjelaskan pengertian tata surya - Menganalis pembentukan tata surya Pengalaman Belajar a. Guru mengetahui pengertian tata surya b. Siswa memperhatikan Indikator 1. Mengidentifikasi pengertian tata surya Tes Tertulis Bentuk Essai Penilaian Instrumen 1.1 Apa yang dimaksud dengan tata surya? Jawaban 8.1 Tata surya adalah tatanan yang terdiri atas matahari sebagai pusat peredaran planet-planet, satelit, asteroid, komet, dan materi antarplanet. Waktu 3 x 45 menit Sumber belajar Buku fisika, internet, dan LKS. Media Animasi dan Charta

c. Guru mengetahui

pembentukan tata surya. d. Siswa memperhatikan.

2. Mengidentifikasi pembentukan tata surya

Tertulis

Essai

16.1Jelaskan secara singkat pembentukan tata surya!

2.1 Pembentukan tata surya dikemukakan dalam beberapa teori yaitu : a. Teori Kant-Laplace mengemukakan bahwa tata surya itu berasal dari kabut/ nebula, dimana kabut tersebut memiliki massa yang besar sehingga dapat berotasi dengan kecepatan lambat yang menyebabkan kabut mmenyusut. Akibatnya terbentuk cakram datar ditengahtengahnya, sehingga

190

mengakibatkan penyusutan selanjutnya. Bagian tengah cakram memadat yang membenhtuk matahari kemudian cakram berputar lebih cepat yang mengakibatkan bagian tepi cakram terlepas menjadi planet-planet yang berputar mengelilingi matahari. b. Carl Van Wiezsaeker , dimana tata surya bermula dari tersedotnya partikel-partikel debu oleh proses pemampatan awan. Partikel-partikel debu tertarik kearah dalam dan diimbangi rotasi awan yang semakin cepat, sehingga terbentuklah cakram yang pipih dibagian tepi cakram dan tebal diitengahnya, bagian tengah cakram akhirnya memmbentuk matahari sedangkan bagian tepi terpecahpecah akibat rotasi yang sangat cepat. Pecahan-pecahan 191

tersebut membentuk gumpalangumpalan kecil yang dinamakan protoplanet, yang kemudian berotasi sehingga memadat membentuk planetplanet dan satelitsatelitnya. o. Menjelaskan peredaran planet dalam tata surya e. Guru mengetahui peredaran planet dalam tata surya. f. Siswa memperhatikan. 3. Menjelaskan peredaran planet dalam tata surya Tertulis Essai 3.1 Sebutkan dan jelaskan secara singkat peredaran planet dalam tata surya? 3.1 Peredaran planet dalam tata surya ada duan yaitu : a. Teori geosentris yang menyatakan bahwa bumi merupakan pusat alam semesta dimana bumi dalam keadaan diam, sedangkan planet bergerak mengellilinginya. b. Teori heliosentris yang menyatakan bahwa matahari sebagai pusat dan planet-planet termasuk bumi bergerak mengelilinginya.

p. Menjelaskan pengelompokan planet dalam tata surya

g. Guru mengetahui pengelompokan planet dalam tata surya. h. Siswa memperhatikan kemudian mengulang apa yang dijelaskan oleh guru tersebut.

4. Menyebutkan pengelompokkan planet dalam tata surya

Tertulis

Essai

e.9 Didalam tata surya planet dikelompokkan menjadi beberapa bagian yaitu berdasarkan bumi sebagai pembatas, berdasarkan lintasan

4. 1 Yaitu: terdapat planet terestrial (ukuran dan komposisinya mirip bumi) adalah merkurius, venus, bumi, dan mars. 10. Planet jovian (ukuran ddan komposisinya

192

Tertulis q. Merumuskan gerak planet dalam tata surya berdasrkan hukum newton 5. Memformulasikan gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum newton

Essai

asteroid sebagai pembatas, dan berdasarkan ukkuran dan komposisi penyusunnya. Sebutkan planetplanet yang beredar berdsarkan ukuran dan komposisinya?

mirip yupiter) adalah yupiter, saturnus, uranus, dan neptunus.

i. Guru mengetahui dan memberikan soal tentang gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum newton. j. Siswa memperhatikan dan mampu menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru.

5.1 Bagaimana hubungan gerak planet dan tata surya berdasarkan hukum newton?

5.1 Berdasarkan hukum newton, menyatakan bahwa semua benda memiliki massa yang mampu menarik benda lain baik padat, cair, dan gas. Demikian juga dengan planet yang mampu menarik dan mengikat gas menjadi atmosfernya, sehingga kekuatan menarik dan mengikat gas tersebut ditentukan oleh laju rata-rata molekul gas dan laju lepas planet. k) Laju rata-rata molekul gas l) Laju lepas planet

193

Sekolah Kelas Mata pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

: : : : :

SILABUS SMA……. XI (SEBELAS)/ I (Satu) FISIKA Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik 1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan Indikator Tes Tes Unjuk kerja Bentuk Penilaian Contoh Instrumen

Nama NIM Alokasi Waktu

: LIANNA SARI : ACB 107 068 : 6 X 40 menit

Materi Pengalaman Kegiatan Belajar Pembelajaran Belajar Pertemuan 1: Tegangan, Regangan, dan Modulus Elastis i. Tegangan dan A. Melakukan a. Melihat regangan percobaan perubahan menarik karet panjang karet gelang untuk gelang mengetahui perbedaan tegangan dan regangan

Jawaban Instrumen

Waktu 2 X 40’

Sumber a) Buku Fisika SMA kelas XI, Marthen kanginan erlangga. 1 Buku referensi yang relevan, dan lingkunga n •

Media LKPD

1. Menunjukan
karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan percobaan

Uji petik a. Lakukan percobaan berikut, tariklah kerja karet gelang, kemudian lepaskan produk karet gelang tersebut, apa yang dapat kalian simpulkan pada percobaan tersebut?

a. Dari hasil percobaan maka didapatkan

bahwa, Karet gelang tersebut meregang namun dapat kembali seperti semula setelah tarikan terhadap benda tersebut dihentikan. karet gelang merupakan contoh benda elastis. Elastis adalah kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan -Tegangan adalah pengaruh gaya yang sama besar yang diberikan pada benda dan berlawanan arah -sedangkan regangan adalah perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing bidang ujung benda dengan arah menjauhi benda, sehingga benda bertambah panjang

• Alat dan
• •

B. Membedakan pengertian tegangan dan regangan

a.Memahami perbedaan tegangan dan regangan

b. Membedakan tegangan dan regangan

b.1.

Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan dan regangan?

2.

bahan karet gelang gambar grafik tegangan terhadap regangan tabel modulus elastis berbagai bahan

C. Merumuskan grafik tegangan dan regangan

1. Memahami grafik - Menjelaskan tegangan grafik tegangan terhadap terhadap regangan regangan

3.1 Jelaskan grafik tegangan terhadap regangan?

3.1

Grafik tegangan terhadap regangan 194

menunjukan bagaimana variasi tegangan terhadap regangan ketika sebuah benda elastis diberi gaya tarik sampai benda itu patah. Pertemuan 1: Tegangan, Regangan, dan Modulus Elastis D.Merumuskan 1. Menurunkan j) Modulus modulus elastis modulus elastis Elastis regangan dan tegangan

- Memformulasik Tes
an rumus modulus elastis

Tertulis

Tes Uraian

o Apa yang dimaksud dengan modulus elastis?

o Modulus elastis adalah perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan. Dapat dituliskan:

1 X 40’

1 Buku Fisika SMA kelas XI, Marthen kanginan erlangga. 2 Buku referensi yang relevan, dan lingkunga n

1 LKPD 2 Tabel modulus elastis berbagai bahan

- Menyelesaikan contoh soal tentang modulus elastis

a) mempelajari contoh soal tentang modulus elastis

1 Menggunakan

persamaan modulus elastis untuk mengetahui perbandingan tegangan dan regangan

1.1

5.1 Sebatang logam panjangnya 10 m dengan luas penampang 25 mm2.Pada saat kawat tersebut menahan beban 500 N, ternyata bertambah panjang 2 cm. Berapakah nilai modulus elastisnya ? 6.1 Modulus elastis untuk besi adalah 100.109 N/m2 dan modulus elastik untuk nilon adalah 5.109 N/m2

1 Mencari informasi mengenai modulus elastis berbagai zat

1.Mengetahui modulus elastis berbagai zat

4 Menyebutkan berbagai modulus elastis pada berbagai bahan

4.1 Berapakah harga modulus elastis untuk besi dan nilon?

195

Materi Pengalaman Kegiatan Belajar Indikator Pembelajaran Belajar Pertemuan 2: Hukum Hooke, Tetapan Gaya pada Benda Elastis 1 Melakukan Melihat hubungan • Menjelaskan 1.Hukum Hooke percobaan gaya dan hubungan untuk meyelidiki pertambahan antara gaya hubungan gaya panjang dengan dan pertambahan pertambahan panjang panjang

Tes Tes Unjuk kerja

Bentuk Uji petik kerja produk

Penilaian Contoh Instrumen

Jawaban Instrumen Kesimpulan yang dapat diambil adalah semakin besar beban yang digantung pada pegas maka pegas tersebut akan semakin bertambah panjang

Waktu 2 X 40’

Sumber

Media

◦ Lakukanlah kegiatan berikut. • Rangkailah peralatan seperti pada
gambar di bawah ini!

1 Buku Fisika • LKPD SMA kelas XI, Marthen • Alat dan kanginan bahan erlangga. - Pegas - statif 2 Buku - mistar referensi - beban yang - penunjuk relevan, dan lingkungan

• • •

Sebelum diberi beban, catatlah kedudukan ujung bawah pegas! Gantungkan sebuah beban di ujung pegas, lalu bacalah skala pada mistar! Ulangilah langkah no. 3 dengan berbagai beban yang semakin berat dan catat skala pada mistar setiap kali penggantian beban Buatlah kesimpulan berdasarkan kegiatan ini!

196

Merumuskan hukum hooke

1.Memahami hukum hooke

A. Menjela skan hukum hooke

b. Sebutkan bunyi hukum hooke?

1.1 Hukum hooke dinyatakan jika gaya tarik tidak melampaui batas elastik pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya.

A. Menyele saikan contoh soal tentang hukum hooke

c. Mempelajari contoh soal tentang hukum hooke

1.Menggunakan persamaan hukum hooke

1.1 Sebuah pegas bertambah panjang 4 cm ketika ditarik oleh gaya 12 N. berapakah pertambahan panjang pegas jika ditarik oleh gaya 6 N?

4.
maka pertambahan panjang untuk adalah

2.Tetapan Gaya pada Benda Elastis

e.Merumuskan tetapan gaya benda elastis hubungannya dengan modulus elastis

l)

Memahami tetapan gaya benda elastis

14 Merumuskan tetapan gaya pada benda elastis

Tes Tertulis

Tes Uraian

14.1 jika diketahui gaya tarik pada benda padat adalah

10.1

1 X 40’

Dan gaya tarik pada hukum hooke adalah Maka, samakan ruas kanan kedua persamaan untuk memperoleh rumus umum tetapan gaya k?

(rumus umum tetapan gaya )

3 Buku Fisika SMA kelas XI, Marthen kanginan erlangga. 4 Buku referensi yang relevan, dan lingkungan

5 LKPD

Pertemuan 2: Hukum Hooke, Tetapan Gaya pada Benda Elastis 15 Menyelesaika 17. Mempelajari 2. Menggunakan n contoh soal soal tentang persamaaan tentang tetapan gaya tetapan gaya tetapan gaya benda elastis benda elastis benda elastis

c.

Sebuah pegas yang panjangnya 10 cm 11.1 tergantung bebas. Ketika pega tersebut menahan beban 10 N, ternyata panjangnya menjadi 10,5 cm. Tentukan tetapan gaya pegas?

197

Nama sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi

: SMA : Fisika : XI / 1 : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. : 1.4. Menganalisis hubungan antara gaya dengan gerak getaran. Pengalaman Belajar Indikator

SILABUS

Nama Pengembang NIM Waktu

: TOPAN ATMAJA : ACB 107 069 : 10 jam pelajaran

Kegiatan Belajar

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Jawaban Uraian b.2. Apa yang dimaksud dengan gerak getaran?

Waktu 3 x 45 menit

Sumber Belajar Bukubuku fisika SMA kelas XI dan LKPD.

Media Pegas, beban, mistar, stopwatch, papan tulis, spidol.

Periode 1. Guru mempersiapkan A. Siswa dapat menemukan 1. Menjelaskan Tertulis dan bahan dan suasana konsep gerak getaran. pengertian gerak frekuensi kelas untuk memulai getaran gerakan diskusi kelompok. pegas 2. Siswa dalam kelompok dibimbing B. Siswa mampu 2. Menjelaskan Tertulis guru berdiskusi menemukan konsep pengertian periode. menyelesaikan LKPD. periode melalui percobaan.

1 Gerak getaran adalah gerak bolak-balik suatu
benda pada titik setimbangnya.

Uraian 1.1 Apa yang dimaksud dengan periode?

2 Periode adalah waktu yang diperlukan untuk satu siklus gerak harmonik.

C. Siswa mampu menemukan konsep frekuensi melalui percobaan.

3. Menjelaskan pengertian frekuensi.

Tertulis

Uraian 3.1 Apa yang dimaksud dengan frekuensi?

3 Frekuensi adalah jumlah siklus gerak harmonik yang terjadi tiap satuan waktu.

D. Siswa dapat menemukan 4. hubungan antara massa beban, konstanta pegas, periode dan frekuensi pada gerakan pegas.

Menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan periode dan frekuensi pada gerakan pegas.

Tertulis

Uraian 4.1 Hitunglah frekuensi dan periode dari getaran pegas yang memiliki tetapan pegas sebesar 300 N/m dan digantung beban dengan massa 3 kg!

e. f =
= = = 10

T =

=
T = sekon

f = Hz
4.2Diketahui frekuensi gerak

harmonik pegas sebesar Hz. Jika massa beban pada 198

f. f =

Materi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen pegas sebesar 4 kg, tentukan konstanta pegas tersebut!
4.3 Sebuah pegas yang

Jawaban = 2=

Waktu

Sumber Belajar

Media

=4 panjangnya 16 cm digantungkan vertikal. Kemudian, ujung bawahnya g. a. mg = ky diberi beban 100 gram k = mg / y sehingga panjangnya k = (0,1 kg) (10 m/s2) / 0,04 m bertambah 4 cm. Beban ditarik k = 25 N/m 3 cm ke bawah, kemudian dilepas hingga beban bergetar f = - T=2 harmonik. Jika g = 10 m/s2 = tentukan: T=2 f = 2,5 Hz 5. tetapan pegas, dan 6. periode dan frekuensi T = 0,4 s getarannya.

199

SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi : SMA ............................................................. : Fisika : XI :1 : 1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Pengembang : Antares Fitradi NIM : ACB 107 070 Alokasi Waktu : 8 (delapan) jam pelajaran

Kompetensi Dasar
Materi Usaha

: 1. 5 Menganalisis hubungan antara usaha, perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik
Kegiatan Belajar • Guru mempersiapkan ruangan secara kondusif dan mendemonstrasikan usaha dengan mendorong meja • Guru memberikan tugas kelompok kepada siswa • Siswa secara berkelompok mencari informasi tentang konsep usaha melalui studi pustaka, dan mendiskusikannya di kelas. • Guru telah mempersiapkan ruang sebelum kelas dimulai. Guru membimbing siswa membentuk kelompok • Guru mendemonstrasikan kerja ketapel • Guru menyuruh siswa mengangkat bukunya dan menjatuhkannya • Guru menempelkan poster gambar kelapa yang berada pada ketinggian ( h ) • Siswa secara berkelompok mencari Pengalaman Belajar Indikator Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Uraian Instrumen Jawaban Waktu Sumber Belajar Media

• Siswa melihat secara 1. Menemukan langsung peristiwa perpindahan benda usaha. 2. Menemukan ciri • Siswa bekerja usaha kelompok dan diskusi • Siswa mengajukan pendapat dalam diskusi. • Siswa menyimpulkan konsep usaha • Siswa melaksanakan diskusi kelas dengan baik dan benar.

1.1 Jelaskan apa yang 1.1 Usaha adalah sesuatu 2x45 menit • Buku-buku Fisika • Meja dimaksud dengan yang dilakukan oleh gaya SMA kelas XI • papan tulis, usaha dan pada sebah benda yang • internet spidol,penghapus persamaannya menyebabkan benda • sumber-sumber bergerak. lain yang relevan W= F.s (mis. media cetak dan media belajar 1.2 Seorang anak 1.2 W = F.s elektronik) mendorong kurus 400 J = 40N . s dengan usaha 400 s = 400J/40N J dengan gaya 40 = 10 m N. Berapa perpindahan kursi tersebut.

Energi potensial dan energi kinetik

• Siswa melihat secara 3. Menemukan konsep Tes tertulis langsung yang energi potensial dimaksud dengan 4. Menemukan konsep energi potensial dan energi kinetik energi kinetik • Siswa mengalami secara langsung yang dimaksud dengan energi potensial dan energi kinetik • Siswa bekerjasama dalam kelompok untuk menemukan konsep energi potensial dan energi kinetik melalui litelatur • siswa menjawab

Uraian

2.1 Sebuah benda 2.1 EP= mgh bermassa 12 kg = 12 kg .10m/s .15m berada pada = 1800 J ketinggian 15 m diatas tanah. Berapakah energi potensial gravitasinya. (g=10 m/s 2.2 Sebuah benda 2.2 EK= 1/2 mv bermassa 5kg = 1/2 .5kg .5m/s dilemparkan = 62,5 J degan kecepatn awal sama dengan nol.Berapa energi kinetik pada saat kecepatannya

2x45 menit • Buku-buku Fisika • Papan tulis, SMA kelas XI spidol ,penghapus • poster • ketapel • Buku

200

Materi

Kegiatan Belajar konsep energi potensial dan energi kinetik melalui litelatur dan menjawab soal yang diberikan guru

Pengalaman Belajar soal secara kerja kelompok • Siswa menyimpulkan konsep energi potensial dan energi kinetik

Indikator

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen 5m/s. Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

Energi mekanik

• Guru mempersiapkan ruangan kelas • Guru membimbing siswa membentuk kelompok untuk melakukan praktik • Siswa secara berkelompok melakukan praktik kemudian menganalisis hubungan antara energi potensial dan energi kinetik pada energi mekanik

5. Menganalisis • Siswa melakukan hubungan antara percobaan energi energi potensial dan mekanik energi kinetik pada • Siswa secara energi mekanik langsung mengetahui peristiwa energi mekanik • Siswa mengambil data pada percobaan • Siswa memyimpulkan hubungan energi potensial dan energi kinetik pada energi mekanik

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

5.1 Lakukan praktikum sesuai dengan langkahlangkah LKPD

Siswa diharapkan memenuhi 2x45 menit • Buku-buku Fisika indikator berikut: SMA kelas XI • Siswa mampu melakukan • LKPD percobaan tersebut • Alat dan bahan • Siswa dapat mengambil 5.2 Membuat laporan data dengan benar sesuai praktik secara prosedur sederhana • Siswa dapat mengukur energi potensial 5.3 Buatlah laporan • Siswa dapat mengukur tertulis hasil energi kinetik praktik dengan • Siswa dapat menyimplkan sistematika yang energi mekanik benar ( 1 minggu )

• poster prosedur • Bola • bidang miring terbuat dari papan dengan ketinggiannya bervariasi • Spidol,penghapus • Penggaris

201

Materi Pemanfaatan energi pada kehidupan seharihari dan teknologi

Kegiatan Belajar

Pengalaman Belajar

Indikator

Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Uraian Instrumen 6.1 Lembar soal dan jawaban siswa Jawaban

Waktu

Sumber Belajar

Media

6. Siswa mampu • Guru mempersiapkan • Siswa menyimpulkan ruangan secara menyelesaikan soalhubungan usaha kondusif soal secara mandiri dengan energi dan tanpa harus bekerja • Guru membagikan hukum kekekalan kelompok soal untuk energi mekanik mengevaluasi 3 • Siswa membuat 7. Siswa dapat pertemuan sebuah kliping menemukan sebelumnya • Siswa mendapatkan berbagai jenis • Siswa mengerjakan wawasan lebih dari energi untuk soal secara individu litelatur-litelatur kehidupan dan yang mereka • Guru menjelaskan teknologi dapatkan mengenai secara singkat pemanfaatan energi pemanfaatan energi pada kehidupan sehari-hari dan teknolgi • Guru membimbing siswa untuk membuat sebuah kliping

Penugasan

Pekerjaan rumah 7.1 Prosedur ( 1minggu ) pembuatan kliping

6.1 Siswa memenuhi kriteria 2x45 menit • Buku-buku Fisika • Lembar soal dan berikut: SMA kelas XI jawaban • Siswa dapat • Perpustakaan • spidol,penghapus, menjawab soal usaha papan tulis • internet • Siswa dapat menjawab soal energi potensial • Siswa dapat menjawab soal energi kinetik • Siswa dapat menjawab soal energi mekanik • siswa mampu menyimpulkan hubungan usaha,energi dan energi mekanik 7.1 Kliping disusun dengan benar

202

Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Materi Pembelajaran dan Uraian Materi Hukum kekekalan energi mekanik Contoh penerapan hukum kekekalan energi mekanik:

SILABUS : SMA : XI/1 : FISIKA : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan benda titik. 1.6. Menerapkan hukum kekelan energi mekanik untuk menganalisis gerak dalam kehidupan sehari-hari Pengalaman Belajar Indikator A. Menjelaskan pengertian energi mekanik. Penilaian Bentuk Instrumen Instru-men Uraian 1.1. Jelaskan pengertian energi mekanik?

Nama Pengembang NIM Alokasi Waktu

: Ni Wayan Ita Permana Sari : ACB 107 073 : 12 x 45 Menit

Kegiatan Pembelajaran 1. Mendiskusikan pengertian energi mekanik

Tek-nik Tes Tertulis

Jawaban Instrumen 1 .1 Energi mekanik adalah energi yang dihasilkan oleh benda karena sifat geraknya. Energi mekanik merupakan jumlah energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki oleh benda. 2.1 Gerak jatuh bebas adalah gerak yang dilakukan suatu benda yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi sehingga benda tersebut jatuh ke bawah. 3.1 Buah kelapa jatuh dari pohon, buah jambu jatuh dan lain sebagainya.

Alokasi Waktu 2x 45 Menit

Sumber Buku Fisika SMA dan MA Sri Handayani Depdiknas Kelas XI

Media 2. Spidol 3. Bola Kasti 4. LCD 5. Laptop 6.PPT Hukum Kekekalan Energi Mekanik. 7. PPT penerapan Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Gerak Jatuh Bebas. 8. PPT Hukum Kekekalan Energi Mekanik.

1. Dapat

mejelaskan bunyi hukum kekekalan energi mekanik

• Penerapan

energi mekanik pada gerak jatuh bebas.

2. Mendiskusikan gerak jatuh bebas. 3. Menjelaskan penerapan energi mekanik pada gerak jatuh bebas dalam kehidupan sehari-hari. a) Menjelaskan gambar gerak jatuh bebas menggunakan media power point

2. Dapat menjelaskan pengertian gravitasi 3. Pernah melihat suatu buah yang jatuh dari pohon.

2. Menjelaskan pengertian gerak jatuh bebas.

Tes Tertulis

Uraian

2. 1 Jelaskan pengertian gerak jatuh bebas?

3.

Menyebutkan contoh gerak jatuh bebas dalam kehidupan seharihari.

Tes Tertulis

Uraian

3.1

Sebutkan contoh gerak jatuh bebas dalam kehidupan sehari-hari

4 Dapat menentukan jarak, ketinggian, dari titik acuan benda yang jatuh

4. Menggambarkan lintasan benda yang bergerak jatuh bebas.

Tes Tertulis

Uraian

4.1 Gambarkan gerak jatuh bebas dan tentukan letak energi potensial dan tentukan energi kinetik?

4.1

203

b) Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas

5 Dapat merumuskan persamaan energi mekanik jatuh bebas

5 Menggunakan persamaan energi mekanik pada gerak jatuh bebas.

Tes Tertulis

Uraian

g. Sebuah bola bermassa 0,2 kg dilemparkan ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s dari ketinggian 1,5 m. Percepatan gravitasi g = 10 m/s. Berapakah ketinggian bola pada saat kecepatan-nya 5 m/s?

5 .1 Penyelesaian Diketahui: m = 0,2 kg vA = 10 m/s hA = 1,5 m vB = 5 m/s Ditanya hB = ? Jawab Ketinggian hB dapat ditentukan dengan hukum kekekalan energi mekanik seperti berikut. Em = tetap EPB + EkB = EpA + EkB m g hB + m vB2= m g hA + m vA2 52 = 10.1,5 + . 102 hB= = 5,25m

Tes Tertulis

Uraian

5.2 Penyelesaian 5.2 Sebuah bola yang Diketahui: massanya 250 gram m = 250 gr= 0,25 kg dilempar vertikal ke v = 20 m/s atas dengan kelajuan Ditanya: 20 m/s. Tentukan Tinggi h maks =......? maksimum yang dapat dicapai bola? Jawab: Energi potensial dan energi kinetik pada kedudukan 1 dan kedudukan 2 sebagai berikut. EP1 = mgh= 0 karena h1= 0 EK1=

1 2 mv 2

=

2 1 m(20) 2

EP2 =mgh2= m (9,8)h2 1 2 Ek2= mv2 = 0 2 Karena v2 = 0 Ep1 +Ek1 = Ep2+Ek2
1 m(20) 2 = m(9,8) h2 + 0 2

204

1 ( 20) 2 = (9,8) h2 2

h2= 6 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak jatuh bebas secara berkelompok 6 Dapat menganalisis hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas 6 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas. Tes Tertulis Uraian 6.1

20 2 = 20,41 m 2 x9,8

Penerapan energi mekanik pada gerak parabola.

7. Mendiskusikan gerak parabola

7. Dapat menjelaskan penerapan dari GLB dan GLBB. 2. Pernah melihat air mancur.

7. Menjelaskan pengertian gerak parabola.

Tes Tertulis

Uraian

Mengapa ketika buah 6.1 Karena bumi mempunyai gaya jambu jatuh dari gravitasi. Pada peristiwa benda pohon buah jambu jatuh, misalnya jambu lepas dari tersebut akan jatuh ke tangkainya dan jatuh ke tanah bawah, jelaskan seperti gambar diatas. Energi energi yang dihasilkan mekanik jambu yang merupakan oleh jambu sampai ke total energi potensial dan energi tanah? kinetik setiap waktu dan keadaan sama. Pada letak jambu baru lepas dari tangkainya atau titik tertinggi, energi potensial maksimum dan energi kinetik minimum . Setelah jambu mulai bergerak turun, energi potensial menurun, sedangkan energi kinetik meningkat. Sampai suatu saat jambu menyentuh tanah, maka energi potensial jambu minimum (nol) dan energi kinetik maksimum. EP1+EK1 = EP2+EK2 = EP3 +EK3 EP1+0 = EP2+EK2 = 0 +EK3 EP1 = EP2+EK2 = EK3 a. Jelaskan pengertian gerak a. 1 Gerak parabola merupakan parabola? perpaduan gerak lurus beraturan (GLB) pada arah horizontal dengan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) pada arah vertikal. c. Sebutkan contoh gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari? 8.1 Gerak air mancur, gerak peluru, dan gerak bola yang dilemparkan.

2 x 45 Menit

Buku FISIKA SMA Supianto Erlangga Kelas XI

4.

a. Mengumpulkan informasi tentang penerapan energi mekanik pada gerak parabola.

8.Menyebutkan contoh gerak parabola dalam kehidupan sehari-hari.

Tes Tertulis

Uraian

PPT penerapan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak parabola. 5. LKPD 6. Spidol 7. Pistol mainan 8. LCD 9. Laptop

205

4. Menjelaskan

gambar gerak parabola melalui media power point.

b. Dapat menentukan sudut elevansi, ketinggian, dan jangkauan minimum pada gerak parabola.

9 Menggambarkan lintasan benda yang ditembakkan dalam sudut elevansi tertentu pada gerak parabola.

Tes Tertulis

Uraian

9.1 Gambarkan gerak peluru dan tentukan letak energi potensial maksimum/minimum dan tentukan energi kinetik maksimum /minimum?

9.1

10. Menyelidiki 2. Dapat berlakunya Merumuskan hukum hukum kekekalan kekekalan energi mekanik energi mekanik pada gerak pada gerak parabola. parabola

10 Menggunakan persamaan energi mekanik pada gerak peluru.

Tes Tertulis

Uraian

2.1 Sebuah benda

ditembakkan miring ke atas dengan sudut elevasi 30o dan dengan energi kinetik 400 J. Jika g =10 m/s2, berapakah energi kinetik dan energi potensial benda saat mencapai titik tertinggi?

10.1 Penyelesaian: Diketahui: = 30o EkA= 400 J g = 10 m/s2 Ditanya: EkB = ... ? EpB = ... ? Jawab: EkA= mvo2 = 400 J Di titik tertinggi B, kecepatan benda: vB = vx = v0.cos = v0.cos 30o = v0( ) EkB = mvb2= m(vo = m vo2 Karena m v02= 400 j maka: EkB = 400. = 300 j Di titik A, EpA = 0 EmA = EmB EpA + EkA = EpB + EkB 0 + 400 = EpB + 300 EpB = 100 J 10.2 Penyelesaian Diketahui: m= 20 gr = 300 V = 40 m/s )2

Tes Tertulis

Uraian

2.2 Sebuah peluru dengan massa 20 gr ditembakkan dengan sudut elevasi 30º dan

206

dengan kecepatan 40 m/s. Jika gesekan dengan udara diabaikan, maka energi potensial peluru (dalam Joule) pada titik tertinggi adalah?

Ditanya:Ep=.......? Jawab: Energi potensial dan energi kinetik pada kedudukan 1 dan kedudukan 2 sebagai berikut. EP1 = mgh= 0 karena h1= 0
vo sin 2 α 2g
= 40 2. sin 30 2(10)

EK1=

1 2 mv 2

(1600).(0,25) 20 = 20m =

Ep = mgh = (0,02)(10)(20)
=4j

11. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak parabola secara berkelompok.

11.Dapat menganalisis persamaan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak parabola.

11. Menerapkan hukum kekekalan energi pada gerak parabola

Tes Tertulis

Uraian

11. 1 Perhatikan gambar dibawah ini:

111.1 Pada peristiwa peluru ditembakkan dari senapan ke atas seperti gambar disamping. Agar sasaran yang jauh tetap kena tembakan ini dikarenakan Energi mekanik peluru yang ditembakkan ke atas merupakan energi total yang terdiri dari energi potensial dan energi kinetik pada setiap waktu dan keadaan yang sama. Pada saat peluru keluar dari senapan senapan yang dekat dari tanah, energi potensial minimum dan energi kinetik maksimum saat Mengapa pada rudal bergerak keatas. Setelah peluru tempat untuk naik, energi potensial meningkat, menembakkan peluru sedangkan energi kinetik menurn. agak condong keatas dan Sampai suatu saat peluru di titik jelaskan energi mekanik tertinggi, energi potensial maksimum yang dihasilkan peluru dan energi kinetik (nol). Selanjutnya sampai ke sasaran? peluru kembali bergerak turun dengan energi potensial menurun, sedangkan energi kinetik meningkat. Samapai peluru menyentuh tanah, maka energi potensial peluru minimum (nol) dan energi kinetik maksimum.

207

EP1+EK1=EP2+EK2=EP3+EK3=EP 4+EK4= EP5+EK5=EP6+EK6 EP1+EK1=EP2+EK2=EP3+0=EP4+ EK4= EP5+EK5=0+EK6 EP1+EK1=EP2+EK2=EP3=EP4+EK 4= EP5+EK5=EK6 b. Gerak harmonik adalah gerak bolak-balik disekitar titik keseimbangan.

• Penerapan

energi mekanik pada gerak harmonik sederhana.

1. Mendiskusikan pengertian gerak harmonik sederhana.

1

Mempelajari hukum kekekalan energi mekanik pada gerak harmonik sederhana

12 Menjelaskan pengertian gerak harmonik sederhana

Tes Tertulis

Uraian

1.1 Jelaskan pengertian gerak harmonik sederhana?

2x45 Menit

Buku Fisika SMA dan MA Bambang Haryadi Depdiknas Kelas XI

2 Mengumpulkan 13 Pernah melihat informasi atau mengenal tentang ayunan atau penerapan bandul jam energi mekanik dinding. pada gerak harmonik sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

13 Menyebutkan contoh gerak harmonik sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Tes Tertulis

Uraian

13.1 Sebutkan contoh gerak harmonik sederhana dalam kehidupan seharihari

13.1 bandul pada jam dinding dan ayunan

1. Spidol 2.Bandul 3.LCD 4.Laptop 5. Slide Power Point Penerapan Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Gerak Harmonik Sederhana

208

6.

Menjelaskan gambar gerak harmonik sederhana melalui media power point.

6. Dapat B. menentukan titik terjauh dan titik keseimbangan dalam gerak harmonik.

Menggambarkan lintasan benda yang bergerak secara harmonik.

Tes Tertulis

Uraian

11 1 Gambarkan lintasan benda bergerak secara harmonik dan tentukan letak energi potensial maksimum/mini-mum dan energi kinetik maksimum/minimum?

14.1

12

Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak harmonik sederhana.

15 Dapat Merumuskan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak harmonik sederhana.

C. Menggunakan persamaan energi mekanik pada gerak harmonik sederhana.

Tes Tertulis

Uraian

d. Sebuah batu bermassa

m tergantung pada seutas tali yang panjangnya l diberi gaya mendatar. Batu mulai bergerak dengan kelajuan awal vo seperti pada gambar, ketika batu menyimpang dengan susut , tinggi yang dicapai bola dari titik setimbangnya adalah h.

Penyelesaian: 15. 1 EPA + EKA = EPB +EKB mghA + = mghB + mvb2 0+ mvo2 = mghB +0 VO= h= Jadi tinggi maksimum yang dicapai batu =

2 Cos = h = l-l cos l-l cos vo = = ) =

Tentukan: iii. Tinggi maksimum yang dicapai batu iv. Besar kecepatan awal batu (vo) E. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak harmonik sederhana 16 Dapat menganalisis persamaan hukum kekekalan energy mekanik pada gerak harmonik 16 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak harmonik sederhana. Tes Tertulis Uraian

a. Mengapa ketika kita

16.1

melihat ayunan bandul pada jam dinding ayunan tersebut bergerak dan melakukan 1 getaran dalam 1 detik, sebutkan dan jelaskan energi apa saja yang bekerja

1

2

3

209

secara berkelompok.

sederhana.

dalam satu getaran bandul?

Penerapan hukum kekekalan energi mekanik pada bidang miring.

B.

Mendiskusi- 17 Dapat kan gerak menjelaskan dalam bidang gerak dalam miring dalam bidang miring. diskusi kelas.

17. Menjelaskan pengertian gerak dalam bidang miring.

Tes Tertulis

Uraian

17.1 Jelaskan pengertian gerak dalam bidang miring?

Pada saat bandul berada pada simpangan maksimum, maka energi potensial maksimum dan energi kinetik minimum. Kemudian bandul bergerak menuju titik kesetimbangan dengan energi potensial menurun dan energi kinetik meningkat. Pada titik kesetimbangan ini tali bandul lurus vertikal kebawah, energi potensial potensial minimum dan energi kinetik maksimum. Selanjutnya, bandul bergerak meninggalkan titik kesetimbangan menuju titik terjauh dengan energi potensial meningkat dan energi kinetik menurun. Setelah sampai titik terjauh ini energi potensialnya maksimum dan energi mmum dan energi kinetik minimum. Kemudian, bandul meninggalkan titik maksimum dan menuju titik kesetimbangan, begitu seterusnya. Keterangan: 2. Ep maks dan Ek min 3. Ep min dan Ek maks 4. Ep maks dan Ek min 1 2 atau 3 2 Ep menurun dan Ek meningkat. 2 3 atau 3 2 Ep meningkat dan Ek menurun Menurut hukum kekekalan energi, energi potensial dan kinetic adalah: EP1 + EK1 = EP2+EK2=EP3+EK3 EP1+0 = 0 +EK2=EP3+0 EP1=EK2=EP3 17.1 Gerak yang dlakukan oleh suatu benda yang lintasannya melewati suatu bidang miring dan dipengaruhi oleh sudut

2x 45 Menit

Buku Fisika SMA dan MA Sri Handayani Depdiknas Kelas XI

1. Spidol 2.papan luncur 3. Mobil-mobilan 4. penggaris 5. Stop watch 6. .LCD 7.Laptop

210

C.

Mengumpulka 18 Pernah melihat 18 Menyebutkan contoh n informasi mobil meluncur gerak dalam bidang tentang dalam bidang miring dalam penerapan miring kehidupan sehari-hari. energi mekanik pada bidang miring dalam kehidupan sehari-hari. D. Menjelaskan 19 Dapat 19 Menggambarkan gambar gerak menentukan lintasan benda yang dalam bidang energi potensial bergerak dalam bidang miring melalui maksimum, miring. media power minimun dan point. energi kinetik maksimum, minimum pada gerak dalam bidang miring.

Tes Tertulis

Uraian

18.1 Sebutkan contoh gerak 18.1 dalam bidang miring dalam kehidupan seharihari?

Mobil meluncur, Sepeda motor meluncur, dan orang main sky es.

8. Slide Power Point Penerapan Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada Bidang Miring.

Tes Tertulis

Uraian

19.1 Gambarkan lintasan benda bergerak dalam bidang miring dan tentukan letak energi potensial maksimum/minimum dan energi kinetik maksimum/minimum?

19.1

E.

Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring.

k) Dapat Merumuskan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring.

Menggunakan persamaan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring

Tes Tertulis

Uraian

l. Balok A yang bermassa

5 kg menggelincir dari atas sebuah bidang miring yang sudut miringnya 300. Balok tersebut kemudian menumbuk pegas yang terletak 8 m dari posisi semula. Jika koefisien gesek antara balok A dengan bidang miring 0,25, berapa meter pegas tertekan? Diketahui

20.1 Jawab: Usaha yang dilakukan gaya pegas adalah negatif karena pegas melawan gaya tekan balok. Artinya, ketika pegas tertekan, pegas melawan gaya tekan sehingga gaya pegas dan arah perpindahan berlawanan arah. Perhatikan gambar berikut ini. Wpegas = kx2=- kb2 Wgrav = - Ep = -mg (hc-ha) = mg(s+b) sin 300 = 0,5mg(s+b)

211

konstanta pegas = 500 N/m.

Usaha oleh gesekan bernilai negatif karena arah balok berlawanan dengan arah gaya gesek. Wgesek =- fk (s+b) = - k mg cos 300 (s+b) = mg (s + b) k menurut prinsip energi diketahui bahwa Wtotal = Ek sehingga diperoleh Wpegas+ w grav+ w gesek = m(vc2-va2) - kb2+ mg(s+b)mg(s+b) k=

5.LKPD

kb2+
k

dapat menyelesaikan persamaan kuadrat tersebut dengan menghitung b dari m= 5 kg, k= 500 N/m, s= 8m, = 0,25, dan g = 10m/s2

s=0

=

5b2m2-0,2825bm-2,268m=0 b12= = = b1=-0,65m b2= 0,7 m Jadi pegas tertekan sejauh 0,7

212

Tes Tertulis

Uji Unjuk Kerja

20.2 LKPD b) Tujuan : Menentukan energi mekanik benda yang meluncur. c) Alat dan bahan : Mobil mainan, papan luncur, meteran, stopwatch, balok, kayu penyangga. 3. Cara kerja i) Susunlah peralatan seperti pada gambar berikut ini.

20.2 Untuk menjawab pertanyaan diskusi 1 dan 2 kita harus melakukan percobaan terlebih dahulu. 3. pada sistem yang terisolasi (hanya ekerja gaya berat dan tidak ada gaya luar yang bekerja) selalu berlaku energi mekanik total.

j) Pada papan luncur, tandai garis start dan garis finis. Kemudian ukurlah jarakkedua garis tersebut. k) Tempatkan papan luncur pada balok penyangga pada posisi A. l) Lepaskan mobil mainan dari garis start, kemudian catatlah waktu yangdiperlukan untuk mencapai garis finis. m) Ulangilah sebanyak tiga kali, kemudian hitunglah waktu rata-ratanya. n) Ulangilah langkah 3 - 5 untuk papan luncur

213

pada balok penyangga padaposisi B dan C. o) Hitunglah besarnya energi mekanik (Em) = Ep + Ek, tanpa menghiraukankemiring an papan luncur, dan catatlah dengan mengikuti format tabel berikut Panjang lintasan s = ... m, m = ... kg
Po sisi Pa pan lun cur h Waktu yang diperlu-kan v

t 1 A1 A2 B1 B2 C1 C2

t2

t
3

t
4

m) Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik

21 Dapat menganalisis persamaan hukum kekekalan

21 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring.

Tes Tertulis

Uraian

Diskusi 4 Di manakah posisi mobil mainan sehingga Ek = 0? Mengapa demikian? 5 Di manakah posisi mobil mainan sehingga Ep = 0? Mengapa demikian? 6 Tulislah bunyi Hukum Kekekalan Energi Mekanik! 21.1 Mengapa ketika seseorang main sky es di bukit, orang tersebut bisa meluncur dari atas 214

21.1

dalam memecahkan masalah gerak dalam bidang miring secara berkelompok.

energi mekanik pada gerak bidang miring

bukit hingga kaki bukit diatas es dengan papan sky. Jelaskan kenapa hal tersebut bisa terjadi dan energi apa saja yang bekerja dari pucak bukit es hingga dikaki bukit?

Penerapan energi mekanik pada gerak benda dalam bidang lingkaran

n)

Mendiskusikan gerak dalam bidang lingkaran.

22 Dapat menjelaskan gerak melingkar

22 Menjelaskan pengertian gerak dalam bidang lingkaran.

Tes Tertulis

Uraian

o.

Jelaskan pengertian gerak dalam bidang lingkaran?

Pada saat di puncak bukit es energy potensial maksimum dan energi kinetic minimum. Setelah orang meluncur ke bawah, energi potensial menurun dan energi kinetic meningkat. Sampai di kaki bukit es terendah, energi potensial minimum, sedangkan energi kinetic maksimum. Menurut hukum Kekekalan energi potensial dan kinetic: Ep1=Ek1=Ep2+Ek2=Ep3+Ek3 Ep1 +0 = Ep2+Ek2 =0+Ek3 Ep1= Ep2+Ek2=Ek3 22.1 Gerak dalam bidang lingkaran adalah gerak yang lintasannya berupa lingkaran dalam suatu bidang yang lajunya tetap dan kecepatan selalu berubah dan kecepatan sudut nya tetap. 23.1 Gerak Roller Coaster

2x45 Menit

Buku Fisika SMA dan MA Sri Handayani Depdiknas Kelas XI

p)

Mengumpulka n informasi tentang penerapan energi mekanik pada bidang lingkaran dalam kehidupan sehari-hari.

23 Pernah melihat roller coaster atau benda yang bergerak dalam bidang lingkar

23 Menyebutkan contoh gerak dalam bidang lingkaran dalam kehidupan sehari-hari.

Tes Tertulis

q. Sebutkan contoh gerak dalam lingkaran dalam kehidupan seharihari?

1. Spidol 2.LCD 3..Laptop 4. ppt Penerapan Energi Mekanik Pada Gerak Benda dalam Bidang Lingkaran

215

r)Menjelaskan gambar gerak roller coaster menggunakan media power point.

24 Dapat menentukan energi potensial maksimum dan minimun atau energi kinetik maksimum dan minimum gerak dalam bidang lingkaran.

24 Menggambarkan lintasan gerak roller coaster

Tes Tertulis

Uraian

24.1 Gambarkan lintasan benda bergerak dalam bidang lingkaran dan jelaskan prinsip kerjanya serta tentukan letak energi potensial maksimum/minimum dan energi kinetik maksimum/minimum?

24.1

Salah satu contoh aplikasi Hukum Kekekalan Energi Mekanik pada gerak melingkar adalah gerakan Rolling Coaster pada lintasan lingkaran vertikal sebagaimana tampak pada gambar di atas. Kita menganggap bahwa Roler coaster bergerak hanya dengan bantuan gaya gravitasi, sehingga agar bisa bergerak pada lintasan lingkaran vertikal, roler coaster harus digiring sampai ketinggian h1. Kita mengunakan model ideal, di mana gaya gesekan, baik gesekan udara maupun gesekan pada permukaan lintasan diabaikan. Pada ketinggian titik A, Roller coaster memiliki EP maksimum sedangkan EK-nya nol, karena roller coaster belum bergerak. Ketika tiba di titik B, Roller coaster memiliki laju maksimum, sehingga pada posisi ini EK-nya bernilai maksimum. Karena pada titik B laju Roller coaster maksimum maka ia terus bergerak ke titik C. Benda tidak berhenti pada titik C tetapi sedang bergerak dengan laju tertentu, sehingga pada titik ini Roller coaster masih memiliki sebagian EK. Sebagian Energi Kinetik telah berubah menjadi Energi Potensial karena roller coaster berada pada ketinggian maksimum dari lintasan lingkaran. Roller coaster terus 216

bergerak kembali ke titik C. Pada titik C, semua Energi Kinetik Roller coaster kembali bernilai maksimum, sedangkan EP-nya bernilai nol. Energi Mekanik bernilai tetap sepanjang lintasaKarena . kita menganggap bahwa tidak ada gaya gesekan, maka Roller coaster akan terus bergerak lagi ke titik C dan seterusnya. Agar kereta di titik tertinggi lingkaran vertikal tidak jatuh, resultan gaya pada titik tertinggi tertinggi tersebut merupakan gaya sentripetal dengan gaya normal rel lingkaran vertikal adalah nol 25 Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak lingkaran. 25 Dapat merumuskan persamaan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang lingkaran s) Menggunakan persamaan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang lingkaran Tes Tertulis Uraian 25.1 Sebuah roller coaster 225.1 Diketahui: R= 10cm memiliki rel lingkaran Ditanya: a. Vmin berjari-jari 10 m. Agar b.h min kereta pada saat di titik b. Kecepatan saat di titik terendah atau tertinggi pada lingkaran saat keluar dari lingkaran tidak jatuh, tentutakan: (V2)min = f. kecepatan saat di titik 2 5 gR = 5(10m / s )(10 m) = 10 5m / s terendah atau saat b. Tinggi kereta saat start keluar lingkaran? 5  g. Tinggi kereta saat  R 2 start? (h1)min =  
= 5 (10m) =25m 2

26 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak dalam bidang lingkaran secara berkelompok.

26 Dapat menganalisis persamaan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak rolling coaster.

26 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda pada bidang lingkaran

Tes Tertulis

Uraian

26.1 Perhatikan gambar dibawah!

5.1 Karena pada

Mengapa lintasan roller coaster dibuat seperti gambar diatas? 217

puncak bukit A sengaja dirancang lebih tinggi dari pada puncak bukit B, hal tersebut memungkinkan energy potensial kendaraan di A yang lebih besar sehungga mampu berjalan melalui lntasan menuju puncak B dengan baik. Lintasan loop sengaja dibuat seperti tetesan air terbalik. Jika loop berupa lingkaran penuh, akan diperoleh bobot penumpang 6 kali bobot normalnya saat kendaraan diposisi terendah, kondisi ini dapat

menyebabkan pusing lalu pingsan. Lintasan loop yang seperti tetesan air hanya memberikan bobot maksimum 3,7 kali bobot normalnya, pada bobot tersebut penumpang masih merasa kenyamanan.

• Penerapan

6 Mendiskusikan gerak planet energi atau satelit. mekanik pada gerak planet/satelit 7 Menjelaskan gambar gerak planet dan satelit menggunakan media power point.

-

Dapat menjelaskan gerak planet/satelit

27 Menjelaskan gerak planet /satelit.

Tes Tertulis

Uraian

o

Apa yang menyebabkan satelit tidak jatuh ke planet?

6.1 Karena sesungguhnya satelit itu jatuh ke bawah, tetapi dengan kelajuan yang tepat untuk dapat mengitari planet dalam sebuah orbit. 28.1 Gambar lintasan gerak planet

1x45 Menit

Dapat menentukan energi potensial maksimum dan minimun atau energi kinetik maksimum dan minimum. 29 Merumuskan persamaan energi mekanik pada gerak planet/satelit

28 Menggambarkan lintasan gerak planet dan satelit

Tes Tertulis

Uraian

28.1 Gambarkan lintasan ketika satelit bergerak terhadap bumi?

Buku Fisika SMA dan MA Sri Handayani Depdiknas Kelas XI

1. Spidol 2.Bandul 3.LCD 4.Laptop 5. Slide Power Point Penerapan Energi Mekanik Pada Gerak Planet/Satelit

Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak planet/satelit dalam diskusi kelas.

8

Menggunakan persamaan energi mekanik pada gerak planet/satelit.

Tes Tertulis

Uraian

29.1 Massa bumi adalah 6x1024 kg dan massa bulan adalah 7,4 x102kg. Apabila jarak ratarata Bumi dengan Bulan adalah 3,8 x108 m dan G = 6,67 x10-11 Nm2/kg2, tentukan gaya gravitasi antara Bumi dengan Bulan

29.1 Penyelesaian: Diketahui: M = 6x 1024 kg m = 7,4 x 1022 kg R = 3,8 x108 m G = 6,67 x10-11 Nm2/kg2 Ditanya: F = …? Jawab: F=G = 6,67 x 10-11 = = 2,05 x 1020 N

Tes Tertulis

Uraian

29.2 Jika massa bumi 5,98 x1024 kg dan jari-jari bumi 6.380 km,

29.2 Penyelesaian: Diketahui: h = 8.848 m = 8,848 km M = 5,98 x1024 kg

218

berapakahpercepatan gravitasi di puncak Mount Everest yang tingginya 8.848 m di atas permukaan bumi? (G = 6,67 x10-11 Nm2/kg2)

R = 6.380 km G = 6,67 x10-11 Nm2/kg2 Ditanya: g = …? Jawab: r=R+h = (6.380 + 8,848) km = 6.389 km = 6,389 x 106 m g=G g = 6,67 x10-11 = 9,77 m/s2 30.1 Karena tidak ada gaya gravitasi yang mempengaruhi. Sehingga satelit tidak jatuh ke bumi.

30 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak planet /satelit secara berkelompok

30 Dapat menganalisis persamaan energi potensial maksimum dan minimun atau energi kinetik maksimum dan minimum pada gerak planet atau satelit.

30 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak satelit

8.2 Mengapa satelit tidak jatuh kebumi, dan jelaskan energi mekanik yang bekerja pada gerak tersebut?

Kita tahu bahwa jari-jari orbit satelit selalu tetap jika diukur dari permukaan bumi. Satelit memiliki EP karena ia berada pada pada jarak r dari permukaan bumi. EP bernilai tetap selama satelit mengorbit bumi, karena jari-jari orbitnya tetap. Bagaimana dengan EK satelit kita tahu bahwa satelit biasanya mengorbit bumi secara periodik. Jadi laju tangensialnya selalu sama sepanjang lintasan. Dengan demikian, Energi Kinetik satelit juga besarnya tetap sepanjang lintasan. Jadi selama mengorbit bumi, EP dan EK satelit selalu tetap alias tidak berubah sepanjang lintasan. Energi total satelit yang mengorbit bumi adalah jumlah energi potensial dan energi kinetiknya. Sepanjang orbitnya, besar Energi Mekanik satelit selalu tetap

219

Penerapan energi mekanik pada gerak getaran.

9.

Mendiskusika 31 Dapat n gerak menjelaskan dalam pengertian getaran. gerak dan getaran

31 Menjelaskan pengertian gerak dalam getaran

Tes Tertulis

Uraian

9.1 Jelaskan pengertian gerak dalam bidang getaran?

31.1 Gerak dalam bidang getaran adalah gerak benda yang terjadi karena benda bergetar sehingga ketika benda bergetar akan menghasilkan energy mekanik.

1x45 Menit

Buku Fisika SMA dan MA Dudi Indrajit Depdiknas Kelas XI

1. Spidol 2.Bandul 3.LCD 4.Laptop 5. PPT Penerapan Energi Mekanik Pada Gerak Getaran

10. Menjelaskan 32 Dapat gambar menentukan getaran pada resultan gaya pegas yang bekerja menggunapada pegas. kan media power point

32 Menggambarkan gerak getaran pegas

Tes Tertulis

Uraian

32.1 Gambarkan lintasan benda bergerak dalam bidang miring dan tentukan letak energi potensial maksimum/minimum dan energi kinetik maksimum/minimum?

32.1

11.Mengidentifika- 33 Dapat f) si gerak menjelaskan getaran pada hubungan pegas secara antara periode berkelompok pegas dalam getaran dengan massa beban.

Menjelaskan prinsip kerja pegas dalam bidang getaran

Tes Tertulis

Uraian

33.1 Jelaskan prinsip kerja gerak dalam getaran pegas?

33.1

Pada getaran pegas, bekerja gaya pemulih sepanjang geraknya. Gaya pemulih inilah yang menyebabkan getaran pegas memiliki energi potensial Pada titik setimbang, besar gaya total = 0, tetapi laju gerak benda bernilai maksimum (v maks). Pada posisi ini, EK bernilai maksimum, sedangkan EP = 0. EK maksimum karena v maks, sedangkan EP = 0, karena benda berada pada titik setimbang (x = 0). Karena pada posisi setimbang 220

kecepatan gerak benda maksimum, maka benda bergerak terus ke atas sejauh -x. Laju gerak benda perlahan-lahan menurun, sedangkan besar gaya pemulih meningkat dan mencapai nilai maksimum pada jarak -x. Ketika benda berada pada simpangan sejauh -x, EP bernilai maksimum sedangkan EK = 0. Setelah mencapai jarak -x, gaya pemulih pegas menggerakan benda kembali lagi ke posisi setimbang (lihat gambar di bawah). Demikian seterusnya. Benda akan bergerak ke bawah dan ke atas secara periodik. Selama benda bergerak, selalu terjadi perubahan energi antara EP dan EK. Energi Mekanik bernilai tetap. Pada benda berada pada titik kesetimbangan (x = 0), EM = EK. Ketika benda berada pada simpangan sejauh -x atau +x, EM = 34. Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran pegas 34. Merumuskan persamaan energi mekanik pada gerak getaran pegas. g) Menggunakan persamaan energi mekanik pada gerak getaran pegas. Tes Tertulis Uraian o Sebuah benda bermassa 0,2 kg mengalami getaran bersama pegas. Frekuensi getarannya 5 Hz dan amplitudo 10 cm. Pada saat simpangannya 8 cm, tentukan: b) energi mekanik getaran c) Energi potensial getar d) Energi kinetik getaran e) Kecepatan getaran 34.1 Penyelesaian: Diketahui: m= 0,2 kg, f = 5 Hz A = 10 cm =0,1 m, y= 8cm= 0,08m T =2 Ditanya : 2. energi mekanikn getaran 3. Energi potensial getar 4. Energi kinetik getaran 5. Kecepatan getaran Jawab: E. Em = Ka2 = = = 0,1 A2 )2 (0,1)2
2

joule y2

F. Ep =
221

= )2 2 = 0,036 j G. Energi kinetic getaran: Ek= Em-Ep = 0,1 2 – 0,0 2 = 0,036 2 J H. Ek= mV2 V2= = = 0,6 m/s2 35 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah dalam gerak getaran secara berkelompok 35 Dapat menganalisis persamaan energi mekanikpada gerak getaran. 35 Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran pegas Tes Tertulis Uraian
b.3.

Kenapa pada suspensi sepeda motor pegas disusun secara paralel?

35.1

Karena pada saat ditarik oleh gaya yang diberikan maka pemanjangan pegas sama dan gaya yang diberikan dibagi sebanding konstantanya. Sifat ini sesuai sekali dengan penyebab gerak getaran itu yaitu gaya pemulih. Benda akan bergetar apabila dipengaruhi gaya yang memiliki arah selalu ke titik seimbangnya (bukan simpangannya).

222

SILABUS Mata Pelajaran Kelas Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : Fisika XI IA (Ilmu Alam) Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. 1.7. Menunjukkan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah tumbukan
Penilaian Indikator • Dapat menunjukkan bahwa benda yang bergerak mempunyai momentum Teknik Tes Unjuk Kerja Bentuk Instrumen Uraian Instrumen Jawaban Waktu 2 x 40’ Sumber 1. Buku Fisika SMA dan MA Kelas XI, Semester I, ESIS, Erlangga 2. Theory and Apliaction of Physics 2 for Grade XI of Senior High School, BILINGUA L 3. Buku-buku yang relevan untuk materi Impuls dan Momentu m 2 3 4 5 6 Media Spidol Papan tulis Laptop LCD Bandul

Nama NIM

: Nadia Azizah : ACB 108 081

Alokasi Waktu : 12 x 40 menit

Materi Pembelajaran Impuls dan Momentum a. Momentum dan Impuls sebuah benda. b. Hukum Kekekalan Momentum. c. Tumbukan antara dua benda. d. Pusat Massa Benda. e. Penerapan Impuls dan Momentum dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Pembelajaran
1.1. Guru

Pengalaman Belajar 5 Siswa mengatahui apa itu bandul, tumbukan, dan sudut simpangan. Siswa menunjukkan bahwa setiap benda yang bergerak memiliki momentum.

memberikan tugas berupa sebuah demonstrasi singkat yang dapat didiskusikan agar penunjukkan bahwa benda yang bergerak mempunyai momentum dapat diperjelas. 1.2. Siswa melakukan suatu demonstrasi singkat mengenai penunjukkan bahwa benda yang bergerak mempunyai momentum serta mendiskusikan hasil dari demonstrasi singkat tersebut. a) Guru memberikan gambaran konsep mengenai pengertian momentum b) Guru

1.

6

Tumbukkanlah sebuah bandul besar dengan bandul kecil dengan sudut yang berbeda, yakni: 300; 600. Amati peristiwa apa yang terjadi?

1

Bandul besar bergerak lebih jauh ketika sudut 600 dibandingkan 300. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya perbedaan momentum sebab ada perbedaan jauhnya bandul besar berpindah posisi.

• Siswa menjawab soal yang menanyakan penjelasan pengertian momentum

Dapat menjelaskan pengertian momentum

Tes Tertulis

Uraian

1

Jelaskan apa yang dimaksud dengan momentum?

1.

Momentum merupakan hasil kali sebuah benda dengan kecepatan benda itu pada suatu saat. Momentum adalah besaran vektor yang arahnya searah dengan Kecepatannya.

223

memberikan soal latihan yang berkaitan penjelasan pengertian momentum c) Siswa mengerjakan soal dimana isinya berkaitan dengan penjelasan pengertian momentum.

a) Guru memberikan gambaran konsep mengenai pengertian momentum b) Guru memberikan soal latihan yang berkaitan penjelasan pengertian momentum c) Siswa mengerjakan soal dimana isinya berkaitan dengan penjelasan pengertian impuls.

7. Siswa menjawab soal yang menanyakan penjelasan pengertian impuls.

Dapat menjelaskan pengertian impuls

Tes Tertulis

Uraian

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan impuls?

1

Impuls merupakan perubahan momentum. Impuls ialah hasil kali gaya dengan waktu yang ditempuhnya. Impuls adalah besaran vektor yang arahnya se arah dengan arah gayanya.

a.

b.

Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan penentuan momentum Siswa

7

Siswa menjawab soal yang menanyakan penentuan momentum benda.

Dapat menentukan momentum benda

Tes Tertulis

Uraian

1.

Tentukan momentum sebuah bola dengan massa 100 g dan kecepatannya 4 m/s.

a.

Diketahui: M = 100 g = 0,1 kg V = 4 m/s Ditanya: P? Penyelesaian: P = M.V P = (0,1)(4)

2 x 40’

224

mengerjakan soal yang berkaitan dengan penentuan momentum sebuah benda

P = 0,4 kg.m/s

1.

2.

Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan penentuan impuls suatu sistem Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan penentuan impuls suatu sistem

a.

Siswa menjawab soal yang menanyakan impuls suatu sistem

Dapat menentukan impuls pada suatu sistem

Tes Tertulis

Uraian

1. Tentukan besar impuls yang dilakukan lantai pada sebuah bola yang jatuh ke lantai dengan kecepatan 10 m/s, kemudian dipantulkan kembali dengan kecepatan 8 m/s jika massa bola 0,8 kg.

a.

Diketahui : M = 0,8 kg V1 = - 10 m/s V2 = 8 m/s Ditanya : I? Penyelesaian : P1 = m. v1 P1 = (0,8)(-10) P1 = -8 kg.m/s P2 = m. v2 P2 = (0,8)(8) P2 = 6,4 kg.m/s I = P1 – P2 I = -8 – 6,4 I = -14,4

1.

2.

Guru memberikan penjelasan mengenai momentum pada benda dalam ruang ruang satu dimensi dan tiga dimensi. Guru memberikan latihan soal yang berkaitan

2. Siswa menjawab soal analisis momentum pada benda dalam ruang satu dimensi dan tiga dimensi.

Dapat menganalisis momentum pada benda dalam ruang satu dimensi dan tiga dimensi

Tes Tertulis

Uraian

3.

Sebuah mobil yang memiliki massa 1250 Kg berpindah sejauh

a.

Kecepatan rata-rata mobil:

ˆ ∆ r = 20i − 5 ˆ j
km dalam waktu setengah jam. Berapakah momentum ratarata mobil tersebut?

(

)

Momentum rata-rata mobil:

( v) = (11i − 2,8 ˆ ) m/s j

(v) = ∆rt ∆ ˆ 20i − 5 ˆ (v) = 0,5 j ˆ− (v) = (40i 10 ˆj ) km/jam

225

3.

Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan momentum pada benda dalam ruang satu dimensi dan tiga dimensi.

( p ) = m( v) ( p ) = 1250(11iˆ − 2,8 ˆ ) j ˆ − 3500 ˆ ) kg.m/s ( p ) = (13750i j

1.

2.

Guru memberikan beberapa pertanyaan untuk didiskusikan mengenai hubungan impuls dan momentum Siswa melakukan diskusi untuk menjawab pertayaanpertanyaan mengenai hubungan antara impuls dan momentum.

3 Siswa menunjukkan hubungan antara impuls dan momentum dalam diskusi.

Dapat menunjukkan hubungan antara impuls dan momentum

Tes Tertulis

Uraian

A. B. Jawablah pertanyaan berikut ini. 8. Mungkinkah sebuah benda menerima impuls yang lebih besar dari gaya yang kecil? 9. Sebuah benda ringan dengan benda berat memiliki energi kinetik yang sama. Manakah benda yang memiliki momentum lebih besar? 10. Mungkinkah sebuah benda memiliki momentum tanpa memiliki energi kinetik? Dapatkah benda tersebut memiliki energi kinetik tanpa momentum? 11. Apa yang dapat amati dari tiga

Jawaban: 21. Tidak mungkin 22. Benda yang berat memiliki momentum yang lebih besar 23. Sebuah benda tidak mungkin memiliki momentum tanpa energi kinetik tetapi sebuah benda dapat memiliki energi kinetik tanpa momentum. 24. Dari tiga pertanyaan di atas, hal tersebut menunjukkan impuls bergantung pada besar kecilnya gaya yang diberikakan. Sedangkan momentum bergantung pada kecepatan bendanya sendiri. Jika ada dua keadaan, yakni awal dan akhir maka impuls merupakan selisih dari momentum akhir dengan momentum awal benda.

226

pertanyaan di atas?

c.

a.

b.

Guru menjelaskan secara singkat untuk siswa agar dapat menganailsa hubungan gaya, momentum dan impuls dalam gerak benda. Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan penganalisaan hubungan gaya, momentum dan impuls dalam gerak benda. Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan penganalisaan hubungan gaya, momentum dan impuls dalam gerak benda.

-

Siswa menjawab soal dengan menganalisis hubungan gaya, momentum dan impuls dalam gerak.

Dapat menganalisis hubungan gaya, momentum dan impuls dalam gerak benda

Tes Tertulis

Uraian

21. Sebuah bola jatuh ke lantai dengan kecepatan 10 m/s kemudian dipantulkan kembali dengan kecepatan 8 m/s. Misalkan massa bola 0,8 kg dan lama tumbukan antara bola dengan lantai 0,2 s. (a) berapakah impuls yang dilakukan oleh lantai pada benda. (b) berapakah gaya yang dilakukan lantai pada benda?

Ambil arah ke bawah sebagai arah negative dan arah ke atas sebagai arah posistif. vturun = -10 m/s vnaik = 8 m/s m = 0,8 kg

2 x 40’

∆t = 0,2 s
-

Momentum bola sebelum tumbukan

p1 = 0,8 kg ( − 10 m/s ) p1 = − 8 kg.m/s

Momentum bola setelah tumbukan

p 2 = 0,8 kg ( 8 m/s ) p1 = 6,4 kg.m/s

Impuls yang dilakukan lantai pada bola sama dengan perubahan momentum bola.

I = p 2 − p1 I = 6,4 − (−8) I =14,4 kg.m/s
Gaya yang dilakukan lantai pada bola

∆p ∆t 14,4 F= = 72 N 0,2

F=

1

Guru menjelaskan perumusan hukum

8.

Siswa menjawab soal yang berhubungan

Dapat merumuskan hukum kekekalan

Tes Tertulis

Uraian

e.

Dua buah benda yang masingmasing massanya mA

10.Kita anggap saja kecepatan awal
masing-masing benda vA dan vB serta kecepatan saat bertumbukan adalah v’, maka dapat dirumuskan:

227

kekekalan momentum linear tanpa pengaruh gaya luar 2 Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan perumusan hokum kekekalan momentum linear tanpa pengaruh gaya luar. Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan perumusan hukum kekekalan momentum linear tanpa pengaruh gaya luar

dengan perumusan hukum kekekalan momentum linear tanpa pengaruh gaya luar.

momentum linear tanpa pengaruh gaya luar

dan mB. Kedua benda tersebut bergerak dengan arah yang berlawan dan saling bertumbukan. Rumuskanlah kecepatan benda saat saling bertumbukan?

Psebelum = Psesudah M A.VA + M B .VB = V ' ( M A + M B ) M .V + M B .VB V' = A A M A + MB

3

1

2

Guru menjelaskan interaksi gayagaya internal Guru memberikan latihan soal dimana masalahnya berhubungan dengan interaksi gayagaya internal serta

d)

Siswa menjawab soal dengan menerapkan prinsip kekekalan momentum dalam menyelesaikan masalahnya.

Dapat menerapkan prinsip kekekalan momentum untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan interaksi gayagaya internal

Tes Tertulis

Uraian

c.

Sebuah peluru bermassa 10 gram ditembakkan dari sebuah senapan yang bermassa 5 kg. Kecepatan peluru sesaat setelah keluar dari laras adalah 200 m/s. Hitunglah kecepatan hentakan

3.

Diketahui: Mp = 10 gram = 0,01 kg Ms = 5 kg Vp = 200 m/s Menggunakan Hukum Kekekalan Momentum. Setelah menembakkan peluru, Vp dan Vs adalah nol.

228

3

menerapkan prinsip kekekalan momentum dalam penyelesaianny a. Siswa mengerjakan soal dimana masalahnya berhubungan dengan interaksi gayagaya internal serta menerapkan prinsip kekekalan momentum dalam penyelesaianny a.

senapan ketika peluru lepas dari laras senapan.

' M pV p + M sVs = M pV p + M sVs'

0 + 0 = ( 0,01)( 200) + ( 5)Vs' − 2 = 5Vs'

Vs' =

−2 = − 0,4 m/s 5

1. Guru memberikan instruksi untuk membaca sumber bacaan agar siswa dapat menyebutkan jenis-jenis tumbukan. 2. Guru memberikan soal mengenai jenis-jenis tumbukan. 3. Siswa mengerjakan soal mengenai jenis-jenis tumbukan

a) Siswa menyebutkan jenis-jenis tumbukan.

Dapat menyebutkan jenis-jenis tumbukan

Tes Tertulis

Uraian

a) Sebutkan jenisjenis tumbukan!

3.

Ada tiga jenis tumbukan, yaitu: Tumbukan lenting sempurna Tumbukan lenting sebagian Tumbukan tak lenting sama sekali

229

12.1. Guru menjelaskan penganalisaan kekekalan momentum benda, ketidakkekalan energi kinetik dan proses tumbukan 12.2. Guru memberikan soal yang memerlukan analisa kekekalan momentum benda, ketidakkekalan energi kinetik dan proses tumbukan 12.3. Siswa mengerjakan soal dimana penyelesaiannya memerlukan penganalisaan kekekalan momentum benda, ketidakkekalan energi kinetik dan proses tumbukan

3

Siswa menjawab soal yang memerlukan penganalisaan kekekalan momentum benda, ketidakkekalan energi kinetik dan proses tumbukan

Dapat menganalisis kekekalan momentum benda, ketidakkekalan energi kinetik dan proses tumbukan

Tes Tertulis

Uraian

Sebuah benda bermassa 0,5 kg dijatuhkan tanpa kecepatan awal dari suatu ketinggian 10 m di atas lantai. Berapakah momentum benda saat tepat akan menyentuh lantai?

7. Diketahui: m = 0,5 kg h = 10 m Ditanyakan: P? Penyelesaian: EK1 + EP1 = EK2 + EP2 0 + mgh = ½ mv2

v = 2 gh v = 2(10)(10) v = 200 v = 14m/s
Momentum benda P = m.v P = (0,5)(14) P = 7 kg.m/s

1

2

Guru memberikan penjelasan mengenai koefisien restitusi Guru member soal yang

5

Siswa menjawab soal yang menanyakan penjelasan definisi koefisien restitusi.

Dapat menjelaskan definisi koefisien restitusi

Tes Tertulis

Uraian

6.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan koefisien restitusi!

2

Koefisien restitusi merupakan gambaran keelastisitasn jenis tumbukan suatu sistem dimana nilainya

2 x 40’

0 ≤ e ≤1

Jika e = 1, berarti tumbukan tersebut lenting sempuran. Jika e < 1, berarti tumbuksn tersebut lenting sebagian.

230

3

berkaitan dengan penjelasan definisi koefisien restitusi. Siswa mengerjakan soal yang menanyakan penjelasan definisi koefisien restitusi.

Jika e = 0, berarti tumbukan tersebut tidak lenting sama sekali.

3. Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan perhitungan koefisien restitusi dari suatu tumbukan. 4. Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan perhitungan koefisien restitusi dai suatu tumbukan.

6

Siswa menjawab soal yang menanyakan perhitungan koefisien restitusi dari suatu tumbukan.

Dapat menghitung koefisien restitusi dari suatu tumbukan

Tes Tertulis

Uraian

-

Sebuah bola karet 3. bermassa 500 gram dilepaskan dari ketinggian 45 meter di atas lantai. Setelah menumbuk lantai, bola memantul kembali setinggi 5 meter. Hitunglah koefisien elastisitas tumbukan.

Diketahui: h= 45 m; h’= 5 m Ditanyakan: e=..? Penyelesaian:

e= e= e=
1 3

h' h
5 1 = 45 9

1.

Guru memberikan penjelasan mengenai konsep pusat massa benda titik dan benda tegar.

1

Siswa menjawab soal yang menanyakan penjelasan konsep pusat massa benda titik dan benda

Dapat menjelaskan konsep pusat massa benda titik dan benda tegar

Tes Tertulis

Uraian

a. Jelaskan secara singkat konsep pusat massa benda titik dan benda tegar!

a)

Pusat massa dari beberapa partikel dinyatakan dengan persamaan berikut.

m r 1 + m2 r 2 + m3 r 3 r pm = 1 m1 + m2 + m3
Jika sejumlah gaya luar bekerja pada sistem benda, maka seolah-olah

231

2.

3.

Guru memberikan soal yang berhubungan penjelasan konsep pusat massa benda titik dan benda tegar. Siswa mengerjakan soal yang berhubungan dengan penjelasan konsep pusat massa benda titik dan benda tegar.

tegar.

resultan gaya hanya bekerja pada pusat massa benda.

4

5

6

Guru memberikan penjelasan mengenai penentuan kecepatan pusat massa suatu sistem Guru memberikan latihan soal mengenai penentuan kecepatan pusat massa suatu sistem. Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan penentuan kecepatan pusat massa suatu sistem

16.1. Siswa menjawab soal yang menanyakan kecapatan pusat massa suatu sistem.

Dapat menentukan kecepatan pusat massa suatu sistem

Tes Tertulis

Uraian

1. Tentukan kecepatan pusat massa sistemnya sebelum tumbukan jika sebuah kereta angin bermassa 400 g bergerak dengan kecepatan 50 cm/s menuju kereta identik lainnya yang sedang diam. Kedua kereta bertumbukkan sehingga berdempetan lalu bergerak bersama-sama.

16.1. Diketahui: M1 = M2 = 400 g = 0,4 kg Ditanyakan:

v pm ? Jawab: Sebelum tumbukan m v1 + m2 v 2 v pm = 1 m1 + m2 ( 0,4) 0,5iˆ + ( 0,4)( 0) v pm = 0,4 + 0,4 ˆ 0,2i ˆ v pm = = 0,25i m/s 0,8

( )

232

-

-

Guru memberikan soal mengenai aplikasi impuls dan momentum dalam kehidupan sehari-hari. Siswa mengerjakan soal dimana aplikasi impuls dan momentum dalam kehidupan sehari-hari ditanyakan.

17.1. Siswa menyebutkan aplikasi impuls dan momentum dalam kehidupan sehari-hari.

Dapat menyebutkan aplikasi impuls dan momentum dalam kehidupan sehari-hari

Tes Tertulis

Uraian

1

Sebutkan contoh aplikasi impuls dan momentum dalam kehidupan sehari-hari?

1

Pada saat seseorang pesilat sedang melakukan tendangan. Pada saat kita memantulkan bola di lantai. Pada saat tabrakan antara dua kendaran terjadi, dan masih banyak lagi aplikasi lainnya.

I.

J.

Guru memberikan soal yang berkaitan dengan penjelasan roket. Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan penjelasan roket.

7.

Siswa menjawab soal yang menanyakan penjelasan prinsip kerja roket.

Dapat menjelaskan prinsip kerja roket

Tes Tertulis

Uraian

3.

Jelaskan secara singkat prinsip kerja dari roket!

6.

Roket terdiri atas beberapa bagian, yaitu hidung roket, ruang peralatan, tangki bahan bakar, dan ruang pengapian. Dalam hidung roket terdapat peralatan-peralatan yang digunakan untuk penelitian, sedangkan ruang peralatan berisi peralatan-peralatan yang digunakan untuk mengendalikan gerak roket. Bahan bakar roket yang berwujud padat dana ada yang cair. Bahan bakar padat berupa karet sintesis ayng mengandung banyak oksigen. Adapun bahan bakar cair yang banyak digunakan adalah minyak tanah atau alcohol yang sudah diperhalus. Dalam ruang pengapian, terjadi pembakaran bahan bakar. Pembakaran itu menghasilkan semburan gas yang sangat kuat dan panas. Semburan gas itulah yang menyebabkan roket terdorong ke atas. Jika gaya gravitasi dan gesekan udara diabaikan, pada gerak roket berlaku hokum kekekalan momentum. Karena mula-mula diam, momentum roket sebelum menyemburkan gas

2 x 40’

233

adalah nol.

P + 2 =1 + 2 P P' P' 1 P' + 2 = P' 0 1
' M1 V ' = M 2 V2 − 1 Keterangan: M1 = massa roket + massa bahan bakar yang masih tersisa M2 = massa gas yang tersembur keluar dari roket V’1 = kecepatan gerak roket V’2 = kecepatan semburan gas

234

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->