LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

Pengaruh Konsentrasi, Luas Permukaan dan Suhu Terhadap Laju Reaksi

Kelas XI IPA 2

Anggota Kelompok:
1. Aida Ayu Sahanaya 2. Ari Tri Wahyudi 3. Didik Yulianto 4. Wingit Wedharingtyas (01 ) (06 ) (09 ) (36 )

SMA NEGERI 1 PACITAN TAHUN PELAJARAN 2008 / 2009

Langkah Kerja 1. Tujuan Kegiatan Mengetahui pengaruh konsentrasi pereaksi terhadap laju reaksi. Mengulangi percobaan di atas dengan 3 ml HCl 2 M dan 3 ml aquades. 3. Stopwatch 6. Menyiapkan tabung reaksi dan memasukkan 6 ml HCl 2 M ke dalam tabung reaksi. HCl 1 M 4. 2. Balon C. 4. Tabung reaksi 7. Gambar : . Pita magnesium 5. Menjatuhkan pita magnesium ke dalam 6 ml HCl 2 M kemudian menghitung waktu yang diperlukan oleh pita magnesium untuk jatuh ke tabung reaksi. Memasukkan pita magnesium ke dalam balon kemudian balon ditutupkan pada tabung reaksi. Aquades 2. HCl 2 M 3. B. Alat dan Bahan 1.Praktikum I Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi A.

Hasil Percobaan t = 56 detik 6 ml HCl 2 M aquades t = 75 detik 3 ml HCl 2 M + 3 ml Tabel Hasil Pengamatan NO LARUTAN 1. . 6 ml HCl 2 M 2.D. maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi pereaksi. semakin cepat pula reaksi berlangsung. Kesimpulan Berdasarkan data percobaan di atas. 3 ml HCl 2 M + 3 ml aquades WAKTU 56 detik 75 detik E.

Balon C.Praktikum II Pengaruh Luas Permukaan Terhadap Laju Reaksi A. Tabung reaksi 2 2. Stopwatch 5. 2. Pualam 4. Setelah setimbang. Mencari kesetimbangan batu pualam utuh dan juga mencari kesetimbangan batu pualam yang halus hingga kesetimbangan batu pualam halus sama dengan batu pualam utuh. . Langkah Kerja 1. HCl 2 M 3. B. Menyiapkan 2 buah tabung reaksi dan memasukkan 5 ml HCl 2 M ke dalam tabung reaksi. 3. kemudian balon ditutupkan pada tabung reaksi. Alat dan Bahan 1. batu pualam utuh dimasukkan ke dalam balon. Tujuan Kegiatan Mengetahui pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi.

Waktu berakhir ketika balon sudah dalam posisi tegak berdiri. Waktu mulai dihitung ketika batu mulai dijatuhkan dari balon. Gambar : D. Halus JENIS PUALAM WAKTU 45 detik 22 detik . Utuh 2. Hasil Percobaan t = 45 detik t = 22 detik pualam utuh pualam halus Tabel Hasil Pengamatan NO 1. 7. Menjatuhkan batu pualam utuh dari balon ke dalam tabung reaksi. 6.4. Percobaan yang sama dilakukan pada batu pualam kecil. 5.

Praktikum III Pengaruh Suhu Terhadap Laju Reaksi A.E. sehingga zat padatt berbentuk serbuk bereaksi lebih cepat daripada bentuk kepingan. Na2S2O3 0. Kertas 6. Pipet . Berdasarkan data percobaan di atas. Tujuan Kegiatan Mengetahui pengaruh suhu terhadap laju reaksi. HCl 2 M 3. Gelas ukur 2.1 M 4. B. maka dapat disimpulkan bahwa semakin luas permukaan sentuhan. Kesimpulan Zat padat berbentuk serbuk memiliki luas permukaan lebih besar daripada kepingan. semakin banyak kemungkinan terjadinya tumbukan antarpartikel pereaksi sehingga semakin cepat pula reaksinya. Stopwatch 5. Alat dan Bahan 1.

Gambar : D. Mengukur suhu mula-mula 5 ml Na2S2O3 0. Termometer 8. 3. 2. Membuat tanda silang (X) dengan tinta hitam pada kertas putih. Memasukkan 5 ml Na2S2O3 0. Menambahkan 5 tetes larutan HCl 2 M kemudian menghitung waktu yang diperlukan oleh Na2S2O3 untuk menutupi permukaan kertas hingga tanda silangnya tidak terlihat lagi dari atas. 4. Mengulangi percobaan yang sama pada 5 ml Na2S2O3 0. Pembakar spiritus 9.1 M yang telah dipanaskan menggunakan pembakar spiritus.8 detik To = 29 oC t = 10 detik To = 45 oC .1 M menggunakan termometer. Langkah Kerja 1. Hasil Percobaan t = 33. 5. Alat tulis C.7.1 M dalam gelas ukur kemudian meletakkannya di atas kertas yang bertanda silang.

semakin cepat pula reaksi berlangsung.1 M ( dipanaskan ) SUHU MULA-MULA 29 oC 45 oC WAKTU 33. maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi suhu.Tabel Hasil Pengamatan NO 1.8 detik 10 detik E. JENIS LARUTAN 5 ml Na2S2O3 0.1 M ( suhu kamar ) 5 ml Na2S2O3 0. Berdasarkan data percobaan di atas. Kesimpulan Pada umumnya reaksi makin cepat bila suhu dinaikkan karena makin tinggi suhu makin cepat gerak partikel-partikel pereaksi dan makin besar pula energi kinetiknya sehingga banyak partikel-partikel pereaksi yang mencapai energi pengaktifan. 2. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful