BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang SD Negeri 25 Ambarang didirikan pada tahun 1984 dengan lokasi terletak di Desa Ambarang Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Secara geografis SD Negeri 25 Ambarang berjarak ± 7 km dari pusat kota Kabupaten Landak. Sebagai bagian dari wilayah Kota Ngabang, Kabupaten Landak, mayoritas religiusitas Kristiani masyarakat lingkungan di sekitar SD Negeri 25 Ambarang sangatlah menonjol, tetapi hal ini tentulah tidak akan terlepas dari kultur pola kehidupan sebagian besar masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani Karet dan Sawit serta nelayan. Walaupun sebagai petani sawit dan karet animo masyarakat ³orangtua´ sangat antusias untuk menyekolahkan anaknya. terbukti jumlah siswa di SD Negeri 25 Ambarang dari tahun ke tahun berkembang cukup baik. Prestasi akademik dan non-akademik SDN 25 Ambarang selama ini cukuplah membanggakan dan mampu memenuhi harapan orang tua dan masyarakat sebagai stokeholder pendidikan. Tetapi kami sebagai komponen warga sekolah tentulah tidak akan hanya puas dengan hasil dan prestasi itu, kami terus berupaya untuk meningkatkan mutu akademik dan non-akademik serta memberikan pelayanan terbaik bagi siswa, orang tua dan sekolah kami. Hubungan yang harmonis antar siswa guru dan warga sekitar menuntut tenaga pendidik yang ada di SD Negeri 25 Ambarang untuk tetap eksis dalam keberadaannya, oleh karena itu relevansi kurikulum dan budaya setempat selalu menjadi perhatian kami. Pemberlakuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan yang semula bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik. Penerapan desentralisasi pengelolaan pendidikan adalah dengan diberikannya wewenang kepada sekolah untuk menyusun kurikulum Memperhatikan kewenangan yang dilimpahkan pada sekolah, maka di SD Negeri 25 Ambarang memandang sangat perlu untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Berdasarkan Permendiknas No. 22 Tahun 2006, tentang Standar Isi yang mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu, termasuk dalam SI ini adalah kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Serta Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan. Guna mencapai semua tujuan pendidikan yang diamanatkan oleh Undang-Undang, maka kami menyusun dan mengembangkan sebuah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai dengan kekhasan dan potensi daerah yang ada di Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
KTSP SDN 25 Ambarang

1

Kurikulum ini diharapkan sebagai acuan dan landasan penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri 25 Ambarang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak B. Landasan Pengembangan Kurikulum di SD Negeri 25 Ambarang Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak berpedoman pada: B.1Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP adalah pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2) (BSNP 2006:4). Dalam Undang-Undang tentang Sisdiknas dikemukakan bahwa Standar Nasional Pendidikan (SNP) terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. Selain itu juga dikemukakan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat : pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa, matematika, IPA, IPS, seni dan budaya, pendidikan jasmani dan olah raga, keterampilan/kejuruan, dan muatan lokal. Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. B.2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 adalah peraturan tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). SNP merupakan kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terdapat 8 standar nasional pendidikan yang harus diacu oleh sekolah dalam penyelenggaraan kegiatannya. Ke 8 standar tersebut yaitu : 1) Standar isi (SI) 2) Standar proses 3) Standar kompetensi lulusan (SKL) 4) Standar tenaga kependidikan 5) Standar sarana dan prasarana 6) Standar pengelolaan 7) Standar pembiayaan 8) Standar penilaian pendidikan
KTSP SDN 25 Ambarang

2

(7). (2). Sedangkan standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. (3). (14). Pasal 17 ayat (1). (2). Pasal 7 ayat (1). kompetensi mata pelajaran. (2). Pasal 14 ayat (1). Pasal 6 ayat (6). (2). Pasal 20. dan kalender pendidikan/akademik.Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP adalah Pasal 1 ayat (5). Dalam peraturan tersebut dikemukakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. dan silabus yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. (2). Pasal 5 ayat (1). (4). (4). dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah diorganisasikan ke dalam lima kelompok. (4). dan kesehatan. 4) Kelompok mata pelajaran estetika. yaitu : 1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (3). (3). pengetahuan. kompetensi bahan kajian. dalam peraturan tersebut juga dikemukakan bahwa KTSP adalah kurikulum operasional yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). (5). (15). dan Standar Isi (SI). kurikulum tingkat satuan pendidikan. (2). Standar isi memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. 5) Kelompok mata pelajaran jasmani. (5). isi. beban belajar. (3). (6). 3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. (3). (2). KTSP SDN 25 Ambarang 3 . 2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. (2). Pasal 13 ayat (1). Pasal 18 ayat (1). (2). dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. kejuruan. (8). Pasal 11 ayat (1). (2). (4). Kurikulum untuk jenis pendidikan umum. (13). (3). SKL adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. (3). Pasal 16 ayat (1). olah raga. Selain itu. Pasal 10 ayat (1). Pasal 8 ayat (1). (3). dan keterampilan.

B. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 tahun 2006 mengatur tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik.3. dalam Permendiknas tersebut dikemukakan pula bahwa satuan pendidikan dasar dan menengah dapat mengembangkan kurikulum dengan standar yang lebih tinggi dari yang telah ditetapkan.5. (2) Beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah.B. dan (3) Standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran. (4) Kalender pendidikan untuk penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 24 tahun 2006 mengatur tentang pelaksanaan peraturan menteri pendidikan nasional nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah serta peraturan menteri pendidikan nasional nomor 23 tahun 2006 tentang standar kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. (3) KTSP yang akan dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan panduan penyusunan kurikulum sebagai bagian tidak terpisahkan dari standar isi. (4) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 B.4. (2) Standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajarn. Selain itu. Standar Kompetensi Lulusan meliputi : (1) Standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 mengatur tentang standar isi yang mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Secara keseluruhan standar isi mencakup: (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam penyusunan KTSP. Sementara bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum atau tidak mampu mengembangkan KTSP SDN 25 Ambarang kurikulum sendiri dapat mengadopsi atau 4 . dengan memperhatikan panduan penyusunan KTSP pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

teknologi dan seni. berakhlak mulia. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. dan seni. KTSP SDN 25 Ambarang 5 . bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. dan jender. Relevan dengan kebutuhan kehidupan masa kini dan mendatang. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. 4. pengembangan keterampilan pribadi. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan Keragaman karakteristik peserta didik. kebutuhan. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. berilmu. muatan lokal. dunia usaha dan dunia kerja. keterampilan akademik. status sosial ekonomi. Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. jenjang dan jenis pendidikan. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. perkembangan. 1. kondisi daerah. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. perkembangan. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. suku. kebutuhan. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. 2. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. dan pengembangan diri secara terpadu. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. 3. keterampilan berpikir. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Menyeluruh dan berkesinambungan. Oleh karena itu. Berpusat pada potensi. cakap. keterampilan sosial. Oleh karena itu. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. kreatif. budaya. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. teknologi. sehat. adat istiadat. ditetapkan oleh kepala satuan pendidikan dasar dan menengah setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah / madrasah C.mengadaptasi model kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh BSNP. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. Prinsip pengembangan KTSP 1. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. kejuruan. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: 1. nonformal. B. Akhlak mulia mencakup etika. Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. terlebih dahulu akan dipaparkan tentang kerangka dasar kurikulum. Kelompok mata pelajaran jasmani. 1. Kewarganegaraan dan Kepribadian KTSP SDN 25 Ambarang 6 . kemajemukan bangsa.5. ketaatan pada hukum.korupsi. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 6. 2. pelestarian lingkungan hidup. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. berbangsa. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. dan sikap serta perilaku anti. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. dan pemberdayaan peserta didik agar mampu dan mau belajar yang berlangsung sepanjang hayat. olahraga. Kelompok mata pelajaran estetika. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. jiwa.Tujuan Pengembangan Kurikulum Sebelum diuraikan tentang tujuan pengembangan kurikulum. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. kesetaraan gender. 3. dan nepotisme. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. tanggung jawab sosial. Pasal 6 Ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum. dan patriotisme bela negara. dan kesehatan. kolusi. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. No. budi pekerti. dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Belajar sepanjang hayat. ketaatan membayar pajak. dan bernegara. berbangsa. 5. 2. hak. dan bernegara. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 4. demokrasi. pembudayaan.

Kelompok mata pelajaran jasmani. muntaber. Jasmani. demam berdarah. 4. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. kreatif. Kemampuan mengekspresikan diri dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. olahraga. KTSP SDN 25 Ambarang 7 . sikap. kecanduan narkoba. dan mandiri. menyikapi. dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada jenjang SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal. kemampuan mengekspresi diri. dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. HIV/AIDS. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. dan dan Kesehatan kesehatan pada jenjang SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis. Estetika 5. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup maupun dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dan perilaku seksual bebas.3. Olahraga.

pencak silat 2. Meluluskan siswa yang mampu berkompetisi di tingkat lokal. Tujuan Jangka Pendek a. MISI Sesuai dengan visi sekolah yang diinginkan. Memiliki sarana belajar yang memadai c. Memiliki tenaga pengajar yang berjenjang SI c. C. Menciptakan insan yang berkreasi dan inovasi dalam kegiatan belajar II. Membiasakan siswa-siswi untuk hidup sopan santun baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya 5. Tujuan Jangka Panjang a. Kabupaten Landak adalah sebagai berikut: 1. Memotivasi siswa-siswi untuk berprestasi di bidang (a) Akademik. Memiliki tenaga pengajar yang cukup dan berkualitas III. Menanamkan sikap disiplin dan mandiri b. Berbudaya dan Taqwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa´ B. Membiasakan siswa-siswi di SD Negeri 25 untuk hidup bersih. Melaksanakan pembelajaran bahasa asing (Bahasa Inggris) untuk keperluan diri siswa dalam berinteraksi dengan lingkungannya 4. Mampu memanfaatkan teknologi sesuai dengan tuntutan lokal. maka misi sekolah kami SD Negeri 25 Ambarang Kecamatan Ngabang. misalnya. lomba mata pelajaran (b) Non akademik. pembinaan adat istiadat melalui materi mulok. lomba cerdas cermat. Melaksanakan kegiatan sekolah yang berhubungan dengan budaya warga setempat. Tujuan Jangka Menengah a. nasional dan global KTSP SDN 25 Ambarang 8 . TUJUAN SEKOLAH I. aman dan damai di lingkungan belajarnya b. nasional dan global b.50 c. MISI dan TUJUAN SEKOLAH A. VISI ³ Membentuk Manusia Cerdas. 3. Tanggap.BAB II VISI. Meningkatnya nilai NEM tiap tahunnya sebesar 0. Menanamkan sikap taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui pembinaan agama sesuai dengan kepercayaan yang dianut oleh siswasiswi.

Jika ditelaah dari dokumen Standar Isi sebagai lampiran Permendiknas No. dan VI Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Ketrampilan Pendidikan Jasmani.d. VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran.BAB III STRUKTUR dan MUATAN KURIKULUM A. struktur ku-rikulum tersebut dibedakan pada masing-masing tingkat satuan pendidikan (SD/MI. sedangkan pada Kelas IV s. V. Pembelajaran pada Kelas I s. dan Kesehatan Muatan Lokal a. Muatan Lokal dan kegiatan Pengembangan Diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. SMA/MA.d. Di SD Negeri 25 Ambarang struktur kurikulum meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas I sampai dengan kelas VI. Berikut ini adalah Struktur Kurikulum yang dilaksanakan di SD Negeri 25 Ambarang. SD/MTs. Kabupaten Landak No Komponen I A Mata Pelajaran Alokasi Waktu II III IV. Olahraga. Struktur Kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi pada 8 mata pelajaran yang telah ditetapkan. dan SMK). Bahasa Inggris C Pengembangan diri Pencak Silat Jumlah * Ekuivalen 2 jam pelajaran 1 2 3 4 5 6 7 8 B 3 2 5 2 5 4 3 4 4 2 2 1* 1* 36 28 29 32 Tematik KTSP SDN 25 Ambarang 9 . 22/2006. Karet b.Kompetensi yang dimaksud terdiri atas Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Kecamatan Ngabang. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai siswa sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum tersebut. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik. STRUKTUR KURIKULUM Struktur Kurikulum pada dasarnya merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran.

produktif. 2. Pendidikan Agama Kristen bertujuan untuk : Mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK ) adalah : ‡ Memperkenalkan Allah Bapa. pembiasaan. dan 3 pendekatan tematik. ‡ Al-Qur¶an dan Hadits ‡ Aqidah ‡ Akhlak ‡ Fiqih ‡ Tarikh dan Kebudayaan Islam Pendidikan Agama Islam menekankan keseimbangan.Keterangan : y y y y 1 jam pelajaran alokasi waktu 35 menit Kelas 1. dan 6 pendekatan mata pelajaran Sekolah memasukkan pendidikan yang berbasis keunggulan lokal dan global. MUATAN KURIKULUM 1. Mata Pelajaran Pendidikan Agama 1). dan keserasian antara hubungan manusia dengan Allah TYME. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk : ‡ Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian. Anak dan Roh Kudus dan karya-karya. keselarasan. adil. hubungan manusia dengan diri sendiri. bertoleransi (tasamuh). dan pengembangan pengetahuan. Mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan. rajin beribadah. pengamalan. sehingga mampu memahami dan menghayatinya 10 ‡ KTSP SDN 25 Ambarang . 2). jujur. 5. menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalamkomunitas sekolah ‡ Ruang Lingkup Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut. dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.Nya agar peserta didik bertumbuh iman percayanya dan meneladani Allah Tritunggal dalam hidupnya Menanamkan pemahaman tentang Allah dan karya-Nya kepada peserta didik. penghayatan. serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah TYME. berdisiplin. hubungan manusia dengan sesama manusia. yang merupakan bagian dari mata pelajaran yang diunggulkan dan sesuai karakteristikdaerah yaitu adat istiadat dan bahasa Inggris B. pemupukan. etis. alokasi waktu pertama pelajaran 35 menit Kelas 4. cerdas.

Norma11 KTSP SDN 25 Ambarang . meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga. dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat. meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan. Pendidikan Kewarganegaraan Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ ‡ Berpikir secara kritis. dan bernegara. berbangsa. Tata tertib di sekolah. b. hukum dan peraturan. Partisipasi dalam pembelaan negara. Allah tidak berkarya di dalam ruang kosong. Keterbukaan dan jaminan keadilan ‡ Norma. Norma yang berlaku di masyarakat. rasional. Ruang Lingkup Ruang lingkup Pendidikan Agama Kristen meliputi aspek-aspek sebagai berikut. Cinta lingkungan. tetapi berkomunikasi dengan manusia.‡ Menghasilkan manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara bertanggungjawab serta berakhlak mulia di tengah masyarakat yang pluralistik. dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan Berpartisipasi secara aktif dan bertanggungjawab. ‡ ‡ Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek aspek sebagai berikut. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. ‡ Persatuan dan Kesatuan bangsa. Allah membina relasi dengan manusia melalui karya-Nya. serta anti-korupsi Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sumpah Pemuda. Peraturan-peraturan daerah. Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada jenjang pendidikan SD peserta didik diperkenalkan pada hakikat Allah dan perspektif hubungan-Nya dengan manusia. y y y y Allah Tritunggal (Allah Bapa. Anak dan Roh Kudus) dan karyaNya Nilai-nilai kristiani.

norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. penghormatan dan perlindungan HAM Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong. Pemerintahan daerah dan otonomi. Sistim hukum dan peradilan nasional. Hukum dan peradilan internasional ‡ Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak. Pemerintah pusat. Persamaan kedudukan warga negara Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. Sistem pemerintahan. Prestasi diri . Menghargai keputusan bersama. Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. serta kematangan emosional dan sosial Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan. dan Mengevaluasi globalisasi. Pers dalam masyarakat demokrasi Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. Instrumen nasional dan internasional HAM. meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan. Demokrasi dan sistem politik. Harga diri sebagai warga masyarakat.Hak dan kewajiban anggota masyarakat. memperhalus budi pekerti.serta 12 ‡ ‡ KTSP SDN 25 Ambarang . Bahasa Indonesia Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ ‡ ‡ Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku. Budaya demokrasi menuju masyarakat madani. Dampak globalisasi Hubungan internasional dan organisasi internasional. Pemajuan. Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi. ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ c. Pancasila sebagai ideologi terbuka Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya. Hubungan dasar negara dengan konstitusi Kekuasan dan Politik. Kebebasan berorganisasi. Budaya politik. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. baik secara lisan maupun tulis Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual.

‡ Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh ‡ Mengomunikasikan gagasan dengan simbol. merancang model matematika. d. diagram. ‡ Bilangan ‡ Geometri dan pengukuran ‡ Pengolahan data. atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah y Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. dalam pemecahan masalah. yaitu memiliki rasa ingin tahu. melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi. ‡ Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. dan tepat. dan minat dalam mempelajari matematika. perhatian. secara luwes. Matematika Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ Memahami konsep matematika. atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. tabel. Ruang Lingkup Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SD/MI meliputi aspek aspek sebagai berikut.meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa ‡ Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. akurat. efisien. menyusun bukti. KTSP SDN 25 Ambarang 13 . serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma. ‡ ‡ ‡ ‡ Mendengarkan Berbicara Membaca Menulis. Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

padat dan gas ‡ Energi dan perubahannya meliputi: gaya. teknologi dan masyarakat ‡ Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar. memecahkan masalah dan membuat keputusan ‡ Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara. dan bendabenda langit lainnya. konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SD/MTs. keindahan dan keteraturan alam ciptaanNya ‡ Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ‡ Mengembangkan rasa ingin tahu. hewan. memecahkan masalah. Ilmu Pengetahuan Sosial Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut ‡ Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya ‡ Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis. serta kesehatan ‡ Benda/materi. inkuiri. dan keterampilan dalam kehidupan sosial KTSP SDN 25 Ambarang 14 . Ruang Lingkup Ruang Lingkup bahan kajian IPA untuk SD/MI meliputi aspek-aspek berikut. yaitu manusia. f. lingkungan. listrik. menjaga dan melestarikan lingkungan alam ‡ Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan ‡ Memperoleh bekal pengetahuan. panas. tata surya.e. tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan. bunyi. cahaya dan pesawat sederhana ‡ Bumi dan alam semesta meliputi: tanah. magnet. Ilmu Pengetahuan Alam Mata pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair. bumi. ‡ Makhluk hidup dan proses kehidupan. sikap positip dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA. rasa ingin tahu.

Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan ketrampilan dalam tingkat lokal. keterampilan vokasional dan keterampilan akademik ‡ ‡ ‡ ‡ KTSP SDN 25 Ambarang 15 . maupun global. g. mencakup pengetahuan. apresiasi terhadap gerak tari Seni drama. Ruang Lingkup Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. Menampilkan kreativitas melalui seni budaya dan ketrampilan. keterampilan sosial. cetak-mencetak. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan ketrampilan. memainkan alat musik. di tingkat lokal. Tempat. mencakup keterampilan pementasan dengan memadukan seni musik. bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk. dan sebagainya Seni musik. dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan. keterampilan. Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut. ukiran. ‡ Manusia. dan Lingkungan ‡ Waktu. nasional. Seni Budaya dan Ketrampilan Mata pelajaran Seni Budaya dan Ketrampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ ‡ ‡ ‡ Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan ketrampilan. Keberlanjutan. mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi. apresiasi karya musik Seni tari. ‡ Seni rupa. mencakup segala aspek kecakapan hidup ( life skills ) yang meliputi keterampilan personal. dan Perubahan ‡ Sistem Sosial dan Budaya ‡ Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan. patung. seni tari dan peran Keterampilan. mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal.Memiliki komitmen dan sosial dan kemanusiaan kesadaran terhadap nilai-nilai ‡ Memiliki kemampuan berkomunikasi. dan global. regional.

dan senam aerobic serta aktivitas lainnya Aktivitas air meliputi: permainan di air. keterampilan lokomotor nonlokomotor. keselamatan air.h. ‡ Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional. SKJ. serta aktivitas lainnya Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh.dan manipulatif. senam pagi. Olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. terampil. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna. tenis meja. ketangkasan dengan alat. dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani srta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih. pengenalan lingkungan. dan senam lantai. olahraga. tenis lapangan. bertanggung jawab. sepak bola. keterampilan bergerak di air. percaya diri. atletik. Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri. komponen kebugaran jasmani. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar. rounders. menjelajah. pola hidup sehat dan kebugaran. kasti. kerjasama. dan beladiri. bola voli. dan mendaki gunung 16 ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ KTSP SDN 25 Ambarang . dan kesehatan. kippers. disiplin. eksplorasi gerak. dan demokrasi. berkemah. Olahraga. dan renang serta aktivitas lainnya Pendidikan luar kelas. Olahraga. dan Kesehatan Pendidikan Jasmani. ketangkasan tanpa alat. orang lain dan lingkungan. Pendidikan Jasmani. ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani. bola basket. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai. dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya Aktivitas senam meliputi: ketangkasan sederhana. serta aktivitas lainnya Aktivitas ritmik meliputi: gerak bebas. jujur. bulu tangkis. meliputi: piknik/karyawisata. permainan. Mengembangkan sikap sportif. serta memiliki sikap yang positif.nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani.

2. khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat. mencegah dan merawat cidera. Adat Istiadat Mata pelajaran adat istiadat bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ ‡ ‡ ‡ Mengembangkan dan melestarikan budaya dengan sikap saling menghargai keanekaragaman adat istiadat setempaat Meningkatkan kepekaan dan penghayatan nilai adat masing-masing. mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Memupuk tanggung jawab untuk melestarikan hasil kreasi budaya daerah sebagai salah satu unsur kebudayaan nasional Mengembangkan ketrampilan sesuai karakteristik daerah Landak sebagai daerah yang sedang berkembang Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran adat istiadat mencakup tata cara pergaulan antar sesama suku maupun agama setempat b. dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek. memilih makanan dan minuman yang sehat. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri. Bahasa Inggris Mata pelajaran bahasa Inggris di SD Negeri 25 Ambarang bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : ‡ ‡ Membekali pengetahuan siswa di SD Negeri 25 Ambarang untuk beradaptasi terhadap budaya asing Melatih siswa di SD Negeri 25 Ambarang untuk mampu berkomunikasi bahasa Inggris secara sederhana Mempersiapkan siswa di SD Negeri 25 Ambarang agar memiliki rasa percaya diri ke jenjang pendidikan selanjutnya ‡ Ruang Lingkup Ruang lingkup Mulok berbahasa. Listening Speaking Reading. yaitu: 1. Muatan Lokal a.hari. dan writing bahasa Inggris mencakup 4 keterampilan KTSP SDN 25 Ambarang 17 . meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari. 4. 3.‡ Kesehatan. merawat lingkungan yang sehat. 2.

Penanaman Budaya Minat Baca 5. yang terdiri atas: 3.1 Kegiatan ekstrakurikuler Olahraga 1) Pencak Silat 2) Tenis Meja b. Penanaman Nilai Akhlak Islami dan kristiani 4. Penanaman Budaya Bersih Diri b.2. KTSP SDN 25 Ambarang 18 . Pembinaan Kedisiplinan 3. Peringatan Hari Bumi dan Lingkungan Hidup a. Penanaman Budaya Lingkungan Hijau d. Ilmiah 1) English Club 3. Penanaman Budaya Bersih Lingkungan Kelas dan Sekolah c. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi: 1) Memungut sampah halaman bersama setiap pagi 2) Upacara Bendera 3) Kegiatan ibadah sesuai agama b. Kegiatan Keteladanan 1. Adapun kegiatan pembiasaan meliputi: 1) Kegiatan Keagamaan Ibadah minggu (Kristen dan katolik) 2) Pesantren Ramadhan (moeslem) 3) Pelaksanaan ¶Idul Qurban (moeslem) 3. Seni 1) Seni Lukis 2) Seni Tari 3) Seni Musik dan Vokal c. Pembiasaan Terprogram Merupakan proses pembentukan akhlaq dan penanaman/ pengamalan ajaran Islam. Penanaman Budaya Keteladanan: a. Kegiatan Pembiasan a.3.3. Pengembangan Diri Meliputi beragam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat siswa. Pembiasan Rutin Merupakan proses pembentukan akhlaq dan penanaman/ pengamalan ajaran agama. Pembinaan Ketertiban Pakaian Seragam Anak Sekolah (PSAS) 2.

(SK/KD) c. Tuntas /nilai baik untuk 5 Kelompok Mata pelajaran y Agama y PKn y Kertakes y Penjaskes y Teknologi dan Komunikasi b. Ketuntasan Belajar Kriteria Ketuntasan Minimal No 1 2 3 4 5 6 7 8 B Mata Pelajaran Angka Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Keterampilan Pendidikan Jasmani. Persentase kehadiran paling sedikit 85% KTSP SDN 25 Ambarang 19 . Kenaikan kelas a.C. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar yang digunakan adalah system paket sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Bahasa Inggris 65 65 Enam puluh lima Enam puluh lima E. Adat Istiadat b. Maksimal 3 mata pelajaran (selain 5 kelompok Mata Pelajaran) yang tidak tuntas KKM. Kenaikan kelas dan Kelulusan I. Olahraga dan Kesehatan Huruf Tujuh puluh lima Tujuh puluh Tujuh puluh lima Enam puluh lima Tujuh puluh Tujuh puluh Tujuh puluh Tujuh puluh 75 70 60 60 60 70 70 70 Mulok : a. yaitu: Jumlah jam Minggu Efektif Waktu belajar Kelas Menit/Jam Per-minggu Per-tahun Ajaran /Jam Per-tahun 1 35 26 37 962 2 35 27 37 999 3 35 28 37 1036 4 35 36 37 1332 5 35 36 37 1332 6 35 36 33 1221 D.

Pemilihan bibit dan Pemliharaan bibit ikan Pembibitan. Lulus Ujian sekolah d. b. Lulus Ujian Nasional e. Pemliharaan bibit ikan dan Pemasaran hasil ikan KTSP SDN 25 Ambarang 20 . Menyelesaikan seluruh mata pelajaran dari kelas 1-6. Kelulusan a. Persentase kehadiran paling sedikit 85% F. Pemilihan bibit. Pemilihan bibit dan Pemliharaan bibit ikan Pembibitan. Tuntas semua: y Agama y PKn y Kertakes y Penjaskes y Teknologi dan Komunikasi c. Pemilihan bibit dan Pemliharaan bibit ikan Pembibitan. Program unggulan lokal dan global. sebagai berikut: Kelas I II III IV V VI Materi Pembibitan dan Pemeliharaan bibit ikan Pembibitan. Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Pendidikan kecakapan hidup di SD Negeri 25 Ambarang adalah Bahasa Inggris (a) Mendengar (b) Berbicara (c) Membaca (d) Menulis Bahasa Inggris yang diajarkan di SD Negeri 25 Ambarang adalah bahasa Inggris yang terkait dengan percakapan sederhana serta mengenal berbagai tulisan sederhana pada barang-barang makanan G. Pendidikan Berbasis Lokal dan Global Pendidikan berbasis lokal dan global SD Negeri 25 Ambarang adalah perikanan.II. Pemilihan bibit dan Pemliharaan bibit ikan Pembibitan.

meliputi jumlah jam pelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pelajaran setiap minggu. dan hari libur khusus. 3.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada setiap jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kelender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Hari libur sekolah/madrasah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Keputusan Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. Hari libur umum/nasional atau penetapan libur serentak untuk jenjang dan jenis pendidikan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten B. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. hari libur keagamaan. dan hari libur. Penetapan Kalender Pendidikan 1. Sekolah/madrasah atau sekolah pada daerah tertentu yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengatur hari libur keagamaan sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. 4. Pemerintah pusat/provinsi/kabupaten/kota dapat menetapkan hari libur serempak untuk satuan-satuan pendidikan. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. waktu pembelajaran efektif. libur akhir tahun pelajaran. KTSP SDN 25 Ambarang 21 . jeda antarsemester. Alokasi Waktu Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. 2. minggu efektif belajar. Sekolah/madrasah dapat mengalokasikan lamanya minggu efektif belajar sesuai dengan keadaan dan kebutuhan. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Keputusan Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. A. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masingmasing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen standar isi dengan memerhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintahdaerah. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pengajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. Bagi sekolah/madrasah yang memerlukan kegiatan khusus dapat mengalokasikan waktu secara khusus tanpa mengurangi jumlah minggu efektif dan waktu pembelajarann efektif.

sedangkan untuk kelas IV VI adalah 36 jam pelajaran. Jumlah hari belajar efektif dalam 1 (satu) tahun pelajaran adalah 210 (dua ratus sepuluh) hari. KALENDER PENDIDIKAN SDN 25 AMBARANG TAHUN PELAJARAN 2010/2011 SEMESTER GANJIL Bulan Hari Sn 5 12 19 26 2 9 16 23 30 Sel 6 13 20 27 3 10 17 24 31 Juli Rab Kam 1 7 8 14 15 21 22 28 29 4 11 18 25 5 12 19 26 Jum 2 9 16 23 30 6 13 20 27 Sab 3 10 17 24 31 7 14 21 28 Mg 4 11 18 25 Agustus 1 8 15 22 29 September 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 Oktober 4 11 18 25 1 8 15 22 29 5 12 19 26 2 9 16 23 30 6 13 20 27 3 10 17 24 7 14 21 28 4 11 18 25 1 8 15 22 29 5 12 19 26 2 9 16 23 30 6 13 20 27 3 10 17 24 31 7 14 21 28 November Desember 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 31 4 11 18 25 5 12 19 26 KTSP SDN 25 Ambarang 22 . Jumlah jam belajar efektif setiap minggu untuk kelas I III (dengan model pembelajaran tematik) adalah 26 28 jam pelajaran. 7.5. 6. Hari belajar efektif adalah hari belajar yang betul-betul digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Berdasarkan ketentuan tersebut. Jam belajar efektif adalah jam belajar yang betul-betul digunakan dalam proses pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum. sesuai dengan kurikulum yang berlaku. sesuai dengan ketentuan kurikulum. maka kalender pendidikan SD Negeri adalah seperti berikut.

SEMESTER GENAP Bulan Sn Sel Rab Ka m 6 13 20 27 Hari Jum Sab 1 8 15 22 29 Mg 2 9 16 23 30 Januari 3 10 17 24/ 31 4 11 18 25 5 12 19 26 7 14 21 28 Februari 7 14 21 28 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 Maret 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 31 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 April 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 Mei 2 9 16 23 30 3 10 17 24 31 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 Juni 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 31 4 11 18 25 5 12 19 26 Semester I Semester II Tgl/Bln/Thn 12 Juli 2010 10-12 Agustus 2010 3-10 September 2010 13-18 Desember 2010 24 Desember 2010 25 Desember -2 januari 2011 Tgl/Bln/Thn 3 Januari 2011 11 Maret 2011 1-5 April 2011 10-16 Mei 2011 10-17 Juni 2011 25 Juni 2011 27 Juni-10 Juli Keterangan Masuk sekolah Libur Awal puasa Libur Idul Fitri Ulangan semester Pembaagian Rapor Libur Natal Keterangan Masuk sekolah Try out UASBN SD Mid semester Ulangan kenaikan kelas Pembagian Rapor Libur semester 2 23 KTSP SDN 25 Ambarang .

dan wali murid agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Kami juga sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak. khususnya para guru. KTSP SDN 25 Ambarang 24 . peserta didik. maka SD Negeri 25 Ambarang telah memiliki Panduan untuk menyelenggarakan proses pembelajaran pada tahun pelajaran 2011/2012. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang kami susun ini telah memenuhi syarat sehingga layak untuk digunakan pada seluruh kegiatan yang kami telah rencanakan.BAB V PENUTUP Selesainya penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini. Sehingga program ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar. Kabupaten Landak secara serempak akan melaksanakan KTSP untuk semua kelas. Oleh karena itu mulai tahun 2011/2012 SD Negeri 25 Ambarang. Kecamatan Ngabang. Semoga Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini dapat menjadi sarana bagi sekolah kami khususnya SD Negeri 25 Ambarang untuk meningkatkan kualitas peserta didik secara lahiriah maupun batiniah. karyawan. Harapan kami.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful