P. 1
SURFAKTAN

SURFAKTAN

|Views: 283|Likes:
Published by AlvitaWidyastuti

More info:

Published by: AlvitaWidyastuti on Apr 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

SURFAKTAN

September 10, 2008, 4:34 am Filed under: coloid chemis-try, Kuliah kimia

Surfaktan (surface active agents), zat yang dapat mengaktifkan permukaan, karena cenderung untuk terkonsentrasi pada permukaan atau antar muka. Surfaktan mempunyai orientasi yang jelas sehingga cenderung pada rantai lurus. Sabun merupakan salah satu contoh dari surfaktan. Molekul surfaktan mempunyai dua ujung yang terpisah, yaitu ujung polar (hidrofilik) dan ujung non polar (hidrofobik) . Surfaktan dapat digolongkan menjadi dua golongan besar, yaitu surfaktan yang larut dalam minyak dan surfaktan yang larut dalam air. 1. Surfaktan yang larut dalam minyak Ada tiga yang termasuk dalam golongan ini, yaitu senyawa polar berantai panjang, senyawa fluorokarbon, dan senyawa silikon. 2. Surfaktan yang larut dalam pelarut air Golongan ini banyak digunakan antara lain sebagai zat pembasah, zat pembusa, zat pengemulsi, zat anti busa, detergen, zat flotasi, pencegah korosi, dan lain-lain. Ada empat yang termasuk dalam golongan ini, yaitu surfaktan anion yang bermuatan negatif, surfaktan yang bermuatan positif, surfaktan nonion yang tak terionisasi dalam larutan, dan surfaktan amfoter yang bermuatan negatif dan positif bergantung pada pH-nya. Surfaktan menurunkan tegangan permukaan air dengan mematahkan ikatan -ikatan hidrogen pada permukaan. Hal ini dilakukan dengan menaruh kepala -kepala hidrofiliknya pada permukaan air dengan ekor-ekor hidrofobiknya terentang menjauhi permukaan air. Sabun dapat memben misel tuk (micelles), suatu molekul sabun mengandung suatu rantai hidrokarbon panjang plus ujung ion. Bagian hidrokarbon dari molekul sabun bersifat hidrofobik dan larut dalam zatzat non polar, sedangkan ujung ion bersifat hidrofilik dan larut dalam air. Karena adanya rantai hidrokarbon, sebuah molekul sabun secara keseluruhan tidaklah benarbenar larut dalam air, tetapi dengan mudah akan tersuspensi di dalam air. Sifat Larutan Yang Mengandung Surfaktan Larutan surfaktan dalam air menunjukkan perubahan sifat fisik yang mendadak pada daerah konsentrasi yang tertentu. Perubahan yang mendadak ini disebabkan oleh pembentukan agregat atau penggumpalan dari beberapa molekul surfaktan menjadi satu, yaitu pada konsentrasi kritik misel (CMC) . Pada konsentrasi kritik misel terjadi penggumpalan atau agregasi dari molekul-molekul surfaktan membentuk misel. Misel biasanya terdiri dari 50 sampai 100 molekul asam lemak dari sabun Sifatsifat koloid dari larutan elektrolit sodium dedosil sulfat dapat dilihat pada gambar 2.4, dibawah ini:

maka cara penentuan cmc dapat menggunakan cara-cara penentuan besaran fisik yang menunjukkan perubahan dari keadaan ideal menjadi tak ideal. yaitu: struktur lamelar dan sterik seperti telihat pada gambar dibawah ini: ¡ Struktur misel. kelarutan solubilisasi. indeks bias. Sedangkan diatasnya cmc larutan bersifat tak ideal. nilai cmc bertambah 2x dengan berkurangnya satu atom C dalam rantai. LEAVE A COMMENT http://ibnuhayyan. hantaran jenis atau hantaran ekivalen. titik beku larutan. (a) sterik (b) lamelar <!±[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } ±> Cara Penentuan CMC Karena pada cmc terjadi penggumpalan dari molekul surfaktan. A wiley-Interscience Publication. 1982. Physical Chemistry of Surface. Adanya garam menurunkan nilai cmc surfaktan ion. dan tegangan antarmuka.com/2008/09/10/surfaktan/   . Gugus aromatik dalam rantai hidrokarbon akan memperbesar nilai cmc danjuga memperbesar kelarutan. Arthur W. tegangan permukaan. Penurunan cmc hanya bergantung pada konsentrasi ion lawan.Ada bebe apa faktor yang mempengaruhi nilai cmc untuk deret homolog surfaktan rantai hidrokarbon. United State of America. Besaran fisik yang dapat digunakan ialah tekanan osmosa. ¢ iteratur : Adamsons.Secara umum misel dibedakan menjadi dua. hamburan cahaya.wordpress. Di bawah cmc larutan menjadi bersifat ideal. yaitu makin besar konsentrasinya makin turun cmc-nya.

tapi bukan disebabkan oleh deterjen itu sendiri (deterjen nya netral) melainkan karena efek dari zat tambahan (natrium karbonat dan lain -lain). sehingga melepaskan kotoran. Diduga bahwa alkali membersihkan kotoran berminyak dengan reaksi saponifikasi (pembentukan sabun yang mudah larut). sang diragukan apakah at reaksi ini benar-benar terjadi selama pencucian di rumah. 2. Kata Kunci: deterjen. seperti sutra dan bol dengan alkali. garam asam alkilsulfonat (komponen utama deterjen sintetis. yang artinya bahwa serat data menjadi kationik dan anionik. maka sabun ini terhidrolisis dalam air dan larutannya menjadi sedikit basa. anionik. Tetapi.Perbedaan antara surfaktan anionik dan kationik dan penerapannya pada deterjen. Ini merupakan perbedaan utama antara sabun dan deterjen sintetis. Contoh surfaktan anionic biasa disebut ³sabun´ (sabun asam lemak). Diduga bahwa serat (pakaian) menjadi lembut karena basa. 1. 3. disebut serat amfoter. 5. Di sisi yang lain. 4. Bila detergen bas (baik a sabun bubuk atauun deterjen sintetis) digunakan untuk mencuci serat macam ini. seperti larutan alkali dan soda pencuci. Izumi Yamada bersedia menjawab pertanyaan di atas. Karena sabun asam lemak adalah garam dari asam lemak dan logam basa (garam asam lemah dan basa kuat). Perbedaan antara surfaktan anionik dan kationik Surfaktan adaalah zat yang memiliki gugus hidrofilik dan gugus hidrofobik. Deterjen di pasaran (baik sabun bubuk dan deterjen sintetis) akan memiliki efek yang sama. zwitterionik). Telah diketahui sejak awal bahwa kotoran data dicuci oleh basa. surfaktan Ditulis oleh Wahyudi pada 14-11-2010 Dr. seperti sutra dan wol. surfaktan yang tidak berdisosiasi disebut surfaktan nonionik. Berdasarkan namanya. tergantung ada sifat larutan pencucinya. yang merupakan prinsip yang sama dengan pembuatan sabun. surfaktan yang berdisosiasi dalam air dan melepaskan kation dan anion (atau zwitterions) diistilahkan sebagai surfaktan ionik (kationik. Namun. Serat hewani. seperti alkil benzene sulfonat (LAS) )lemak alcohol sulfat (komponen utama shampoo atau deterjen netral) dan lain-lain. Surfaktan anionic memiliki gugus hidrofilik anionik. surfaktan . larutan dari surfaktan anionik lainnya adalah netral. Larutan deterjen sintetis diatur agar sedikit basa. karena larutan dalam air yang dihasilkan adalah basa. Jadi tidak efektif untukmencuci serat hewani tahan basa.

Jadi titik ini juga merupakan kelebihan surfaktan non ionik. Hal ini disebabkan gabungan surfaktan kationik dengan surfaktan anionik.anionik akan menyerap gugus kationik (gugus amino) pada serat. asam lemak bergabung dengan io kalsium n dan membentuk kekam. Ada kemungkinan bahwa surfaktan anionik dengan ion kationik. tidak digunakan sebagai bahan deterjen hingga sekarang. membuat surfaktan non ionik sangat berguna dengan kelebihannya. Sebagaimana telah Anda sadari. 7. ion kalsium dalam air sadah. yang merupakan pelembut pakaian. Semua surfaktan yang bisa digunakan untuk makanan (berdasarkan peraturan kebersihan makanan di Jepang) adalah surfaktan non ionik. jumlah deterjen yang tersisa setelah pencucian adalah sedikit untuk kain lain seperti untuk pencucian sutra dan wol. Khususnya dalam hal sabun bubuk. kitatidak d apat melakukan apapu tentang masalah penyerapan surfaktan ionic pada serat. ³Two in One (Conditioner dan Shampoo)´popular beberapa waktu yang lalu. tapi jumlahnya sangat sedikit. dengan gambar merekomendasikan bahwa pencucian k ering bisa dilakukan untuk produk sutra dan wol) dengan air di rumah. tidak ada pengendapan yang terjadi jika surfaktan non ionik d igunakan. b. Komponen utama dari deterjen ini adalah surfaktan non ionik. sebagai contoh surfaktan utama shampoo tidak bergabung dengan surfaktan kationik dalam kondisioner. Surfaktan non ionik data digunakan untuk banyak zat tambahan. Ini sebenarnya shampoo. Mari pikirkan mengapa surfaktan non ionik. Namun. KOndisioner saja dengan surfaktan kationik yang memiliki daya cuci. Shampoo saja dengan kandungan minyak. Tentu saja. Ada deterjen yang dapat mencuci pakaian dengan tanda ³dry cleaning´ (pencucian kering). komponen utama dari deterjen ini adalah surfaktan nonionik. Hal ini berarti tidak mungkin untuk menyatukan zat kondisioner dengan shampoo biasa. Jika Anda mencampur shampoo biasa dan kondisioner di kamar mandi . Ada tiga jenis ³Two in One (Conditioner dan Shampoo)´: a. . Penerapan Surfaktan non ionik untuk Deterjen Pakaian 8. surfaktan amfoter). Anda akan melihat pengendapan seperti kekam. sebagai contoh. Sangat mungkin untuk mencuci serat tahan basa dengan menjaga pH tetap netral. mengurangi efek pencucian. Lagian. Diduga bahwa mereka tidak berbhaya karena senyawa tersebut adalah ester polialkohol asam lemak seerti sorbitan. Ini merupakan kelebihan surfaktan nonionik. yang tidak membutuhkan kondisioner lain. 6. Kondisioner berfungsi seperti elembut dalam pencucian pakaian. jadi komponen utama kondisioner adalah surfaktan kationik. yang tidak larut dalam air dan mengenda. c. dan sekarang deterjen mengandung pelembut pakaian yangbanyak dijual. KOnsep yang sama digunakan pada deterjen untuk mencuci akaian. Surfaktan anionik lainnya juga bergabung dengan kalsium. ³Kondisioner dan Shampoo´ sebenarnya. pengendapan ini tidak akan berefek apa -apa. yang tampaknya me miliki banyak kelebihan. kecuali untuk fosfolipid kacang kedelai (lesitin. Karena gaya elektrostatik tidak bekerja ada surfaktan non ionic. Anda bisa menebak dengan mudah bahwa surfaktan yang digunakan pada jenis ketiga adalah surfaktan non ionik.

Percobaan ini dipublikasikan. Jadi sangat luar biasa bila kita mnggunakan surfaktan jenis ini untuk pakaian. produsen mengembangkan bentuk bubuk dari surfaktan non ionik (polioksietilena). dan kesadaran lingkungan juga bertambah. mungkin karena konsumen saat itu belum sadar akan lingkungan. Saya menemukan bahwa Kristal cair terbentuk selama proses pencucian kotoran berminyak dan Kristal cair ini berkontribusi dalam menghilangkan kotoran.chem-is-try. Peningkatan tidak hanya terkait dengan kelebihan yang disebutkan di atas. saya menemukan bahwa Kristal cair terbentuk pada konsentrasi dan suhu yang lebih rendah (dibandingkan dengan surfaktan anionik). Jadi. Karena baru-baru ini kebanyakan pakaian tidak sekotor seperti kondisi sebelumnya. deterjen ini tidak dilanjutkan selama beberapa tahun setelah dilepas kea saran. tapi juga ada efek yang baik. Karena surfaktan non ionik dapat dengan mudah disintesis. membuatnya sangat sulit digunakan. sehingga membuatnya sangat tidak umum. Surfaktan ini bia sangat berguna bila dipakai dalam deterjen cair. Ketika saya menggunakan surfaktan non ionik (olioksietilena) untuk percobaan. daya bersih surfaktan non ionik sangat lemah.org/tanya_pakar/perbedaan-antara-surfaktan-anionik-dan-kationik-danpenerapannya-pada-deterjen/ . Dan saya mengembangkan metode baru untuk menunjukkan efektivitas pencucian (kinetika pencucian). 10. segala kotoran sangat sulit dihilangkan dengan ester asam lemak sukrosa. 9. dapat diterima di kehidupan modern. tapi ini bukanlah tren untuk menggunakan deterjen cair. Penggunaan deterjen yang komponen utamanya adalah surfaktan non ionik semakin meningkat. dikembangkan oleh produsen deterjen dengan motto ³Kristal cair membersihkan kotoran´. Jadi. membuatnya su lit untuk ditangani. surfaktan ini bentuknya cair. maka deterjen yang ramah lingkungan. dan penambahannya harus diteteskan.sukrosa dan gliserin. Saya melakukan percobaan lebih jauh dan menemukan bahwa surfaktan non ionik yang memiliki daya bersih tertentu. Namun. surfaktan non ionik tidak akan digunakan sebagai surfaktan deterjen sintetis untuk akaian hingga dikembangkan surfaktan non ionik (polioksietilena)dalam bentuk bubuk. Saya melakukan percobaan ± bagaimanapun. Saya mengukur kecepatan pembentukan Kristal cair dan kecepatan pencucian. Bagaimanapun. dan pada waktu yang sama. bahkan dengan kemampuan daya bersih yang berkurang. Cari Artikel http://www. yang komonennya adalah surfaktan non ionik. deterjen padat serbuk. maka surfaktan ini banyak digunakan dalam berbagai bidang sekarang ini. Bagaimanapun.

08 = 0.63 molï¼ = 54.264 kg mol ï¼ ±1 -1 p = 54. Sarankan struktur sulfur dalam larutan. adalah 0. D: padat + uap. 7.4 Jawab Jumlah gliserin adalah 1.Gambar 7.36 g polimer adalah 3. G:cair + uap.63+1.26 x 102 Pa pada 23°C. molal dan fraksi mol. Pada suhu ini.5 Kenaikan titik didih Bila 0.5 Jawab Massa sulfur = (2.1223 mol x (1000 g kg±1 )/(88.4 Hukum Raoult 3 Gliserin adalah cairan tidak mudah menguap. 7. H: uap.151 K)(21.3 Jawab Jumlah H2SO 4 alam 100 g asam sulfat encer tersebut adalah 12.151 K.318 mol dm±3.358 g sulfur dilarutkan dalam 21. jumlah mol H2SO 4 yang larut dalam 1 kg H2O. G: titik beku normal: titik pada kurva fasa cair-padat pada 1 atm.00 g H2O melarutkan 0.889 mol.6 Tekanan osmosis 264.1223 mol x (1078 g dm±3 )/(100 g) = 1.122) = 0.5/1000 kg) = 0.00/18.1223 mol H2 SO4. Karena 88.2 Jawab A: padat. titik tripel: E. tekanan uap air murni adalah 54.40 K kg mol )(0.00 (Torr) 7.74 x (18.00/98. Jadi fraksi mol H2SO 4 adalah 0.1223 molï¼ jumlah airnya adalah 88. Nyatakan kosentrasi larutan ini dalam molar. Larutan 164 g gliserin dan 338 cm H2O (kerapatan dan 0. 7.8 Diagram fasa suatu senyawa.78 mol dan H2O adalah 18.00%) adalah 1.1223/(4.00 g) = 1.63/(18.0 = 4.390 mol kg±1.390 m.992 g cm3) disimpan pada 39. B: cairï¼ C: uap (gas).358/1000 kg)/(0. E: padat+ cair +uapï¼ F: cair + uap. 078 g cm-3 (25°C).74 torr.889+0. Jumlah H2SO 4 yang terlarut dalam 1 dm3 asam sulfat encer (molar) adalah 0.74 x 0.0244. Hitung tekanan uap larutan ini. sulfur terlarut sebagai S8 ï¼ Tekanan osmosis larutan dalam air (100 cm3) yang mengandung 0. titik didihnya naik sebesar 0. 7. 7.78)) Karena 32 x 8 = 256 7.913 =50.3 Konsentrasi larutan Kerapatan asam sulfat encer (persen massa 12. . 7. Jadi konsentrasi asam sulfat encer tersebut 1.8°C.5 g CS2. H: titik didih normal: titik pada garis cair-gas pada 1 atm.

Tekanan yang dihasilkan oleh pisau sepatu peselancar akibat berat badannya akan melelehkan es dan menurunkan gaya gesek antara pisau dan es. Perubahan temperatur yang sangat kecil ini sukar ditentukan dengan akurat. dan penurunan titik bekunya adalah 2.chem-is-try.6 Jawab (1)M =[(8.693 x 10-4 K.6 kg m-3 )]/(3.org/materi_kimia/kimia_dasar/cairan_dan_larutan/larutan/ .com/ skating/skating.7 Jawab H2O.7 x 104 ï¼ (2) kenaikan titik didih larutan yang sama akan sebesar 0.(1) tentukan massa molekul polimer ini.webwinds. Tingginya tegangan permukaan air sudah sangat terkenal. Selingan-Es dan tekanan Gambar kanan di Gambar 7. 1 atm. Bila tekanan diberikan pada titik ini.26 x 102 Pa) = 2.7 x 104gmol± ï¼ M = 2.htm http://www. keadaan es (atau salju) bergerak vertikal mencapai titik y. Ice Skating artistik Michelle Kwan www.31 J mol-1 K -1) x (296 K)x(3. Kedua metoda ini tidak praktis untuk menentukan massa molekul polimer. 7. Di titik ini air ada dalam fasa cair. Keriangan ice-skating karena adanya kemiringan negatif pada garis fasa es-air.7 kg mol-1 = 2.5 adalah perluasan diagram fasa pada 0°C.48 x 10±4 K.7 Tegangan permukaan Manakah dari pasangan dua zat berikut yang memiliki tegangan permukaan lebih besar: C H14 atau 6 H2O? 7. (2) apakah akan praktis menentukan massa molekul polimer ini dengan metoda penurunan titik beku atau kenaikan titik didih? 7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->