P. 1
syok

syok

|Views: 96|Likes:
Published by nunualone

More info:

Published by: nunualone on Apr 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2015

pdf

text

original

Berdasarkan etiloginya maka syok digolongkan atas beberapa macam yaitu :Syok Hipovolemik, Syok Kardiogenik, Syok Distributif

, dan Syok Obstruktif SYOK HIPOVOLEMIK Pengertian Syok hipovolemik merupakan tipe syok yang paling umum ditandai dengan penurunan volume intravascular. Cairan tubuh terkandung dalam kompartemen intraseluler dan ekstraseluler. Cairan intraseluler menempati hamper 2/3 dari air tubuh total sedangkan cairan tubuh ekstraseluler ditemukan dalam salah satu kompartemen intavaskular dan interstitial. Volume cairan interstitial adalah kira-kira 3-4x dari cairan intravascular. Syok hipovolemik terjadi jika penurunan volume intavaskuler 15% sampai 25%. Hal ini akan menggambarkan kehilangan 750 ml sampai 1300 ml pada pria dgn berat badan 70 kg. Etiologi Kondisi-kondisi yang menempatkan pasien pada resiko syok hipovolemik adalah (1) kehilangan cairan eksternal seperti : trauma, pembedahan, muntah-muntah, diare, diuresis, (2) perpindahan cairan internal seperti : hemoragi internal, luka baker, asites dan peritonitis Penatalaksanaan Tujuan utama dalam mengatasi syok hipovolemik adalah (1) memulihkan volume intravascular untuk membalik urutan peristiwa sehingga tidak mengarah pada perfusi jaringan yang tidak adekuat. (2) meredistribusi volume cairan, dan (3) memperbaiki penyebab yang mendasari kehilangan cairan secepat mungkin.
y

y

y

Pengobatan penyebab yang mendasari. Jika pasien sedang mengalami hemoragi, upaya dilakukan untuk menghentikan perdarahan. Mencakup pemasangan tekanan pada tempat pe rdarahan atau mungkin diperlukan pembedahan untuk menghentikan perdarahan internal. Penggantian Cairan dan Darah Pemasangan dua jalur intra vena dengan kjarum besar dipasang untuk membuat akses intra vena guna pemberian cairan. Maksudnya memungkinkan pemberian secara simultan terapi cairan dan komponen darah jika diperlukan. Contohnya : Ringer Laktat dan Natrium clorida 0,9 %, Koloid (albumin dan dekstran 6 %). Redistribusi cairan Pemberian posisi trendelenberg yang dimodifikasi dengan meninggikan tungkai pasien, sekitar 20 derajat, lutut diluruskan, trunchus horizontal dan kepala agak dinaikan. Tujuannya, untuk meningkatkan arus balik vena yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Terapi Medikasi Medikasi akan diresepkan untuk mengatasi dehidarasi jika penyebab yang mendasari adalah dehidrasi. Contohnya, insulin akan diberikan pada pasien dengan dehidrasi sekunder terhadap hiperglikemia, desmopresin (DDVP) untuk diabetes insipidus, preparat anti diare untuk diare dan anti emetic untuk muntah-muntah. Military anti syoc trousersn(MAST) Adlah pkain yang dirancang untuk memperbaiki perdarahan internal dan hipovolemia dengan memberikan tekanan balik disekitar tungkai dan

y

y

c. Diagnosis 1. Indeks jantung < 2. dan disritmia. Mengontrol nyeri dada Jika pasien menglami nyeri dada. morfin sulfat diberikan melalui intravena untuk menghilangkan nyeri. Mensuplai tambahan oksigen Pada tahap awal syok. Tiga komponen utama syok kardiogenik telah termasuk dalam definisi ini. dan lain-lain. SYOK KARDIOGENIK Pengertian Syok kardiogenik disebabkan oleh kegagalan fungsi pompa jantung yang mengakibatkan curah jantung menjadi berkurang atau berhenti sama sekali. tidak adanya hipovolemi atau sebab-sebab lainnya. Bukti-bukti gagal jantung kiri dengan peningkatan LVEDP/tekanan baji kapiler paru-paru (PCWP) 18 sampai 21 mmHg. Tekanan arteria sistolik < 90 mmHg atau 30 sampai 60 mmHg di bawah batas bawah sebelumnya. biasanya disertai penurunan kadar natrium dalam kemih b. Sedangkan Non-koroner disebabkan oleh kardiomiopati.1 L/(menit/m2) 4. Keluaran kemih < 20 ml/jam. Alat ini menciptakan tahanan perifer artificial dan membantu menahan perfusi coroner. Penatalaksanaan Tujuan penatalaksanaan pasien dengan syok kardiogenik adalah : y Membatasi kerusakan miocardium lebih lanjut y Memulihkan kesehatan miocardium y Memperbaiki kemampuan jantung untuk memompa secara efektif. 2. disebabkan oleh infark miokardium. b. keringat dingin. bukti kegagalan organ akibat berkurangnya perfusi jaringan. Terganggunya fungsi mental 3. Pemberian posisi semi fowler. takikardia. Penatalaksanaan utama syok kardiogenik mencakup : a. suplemen oksigen diberikan melalui kanula nasal 3 5 Liter / menit. Vasokonstriksi perifer yang disertai gejala kulit dingin. yaitu: gelisah. kerusakan katup. Etiologi Penyebab syok kardiogenik mempunyai etiologi koroner dan non koroner. akral dingin. dapat membantu untuk memberikan posisi nyaman & meningkatkan ekspansi paru.abdomen. Pemberian obat-obat vasoaktif . tamponade jantung. Adanya penurunan aliran darah ke sistem organ-organ utama : a. lembab c. Keadaan ini disertai dengan manifestasi peningkatan katekolamin seperti pada renjatan lain. yaitu adanya: gangguan fungsi ventrikel.Koroner.

pemeliharaan dan pembersihan peralatan secara tepat dan mencuci tangan secara menyeluruh Etiologi . anastesi spinal. Syok neurogenik spinal ditandai dengan kulit kering. Epinefrin diberikan secara intravena untuk menaptkan efek vasokonstriktifnya. Respon imun ini membangkitkan aktivasi berbagai mediator kimiawi yang mempunyai berbagai efek yang . d. Dopamin dan nitrogliserin. dilakukan resusitasi jantung paru (RJP) 3. dan mendukung kedaruratan fungsi hidup dasar. . vasodilatasi terjadi sebagai akibat kehilangan tonus simpatis. reaksi transfusi. Syok ini juga dapat terjadi sebagai akibat kerja obat-obat depresan atau kekurangan glukosa (misalnya : reaksi insulin atau syok).anti bodi sistemik. pasien akan menunjukkan suatu respon imun. Kondosi-kondisi yang menempatkan pasien pada resiko syok distributif yaitu (1) syok neurogenik seperti cedera medulla spinalis. Penatalaksanaan : Syok anafilaktik disebabkan oleh reaksi alergi ketika pasien yang sebelumnya sudah membentuk anti bodi terhadap benda asing (anti gen) mengalami reaksi anti gen. dan kerusakan sistem saraf. (2) syok anafilaktik seperti sensitivitas terhadap penisilin. SYOK DISTRIBUTIF Pengertian Syok distributif atau vasogenik terjadi ketika volume darah secara abnormal berpindah tempat dalam vaskulatur seperti ketika darah berkumpul dalam pembuluh darah perifer. Bolus cairan intravena yang terus diingkatkan harus diberikan dengan sangat hati-hati dimulai dengan jumlah 50 ml untuk menentukan tekanan pengisian optimal untuk memperbaiki curah jantung. Tanda lainnya adalah bradikardi.Jika terdapat ancaman atau terjadi henti jantung dan henti napas. Pada syok kardiogenik koroner. anastesi spinal.aminofilin. Aminofilin diberikan secara intravena untuk melawan bronkospasme akibat histamin.Mikroorganisme penyebab syok septik adalah bakteri gram negatif. o Koreksi asidosis metabolik dengan Bikarbonas Natrikus sesuai dosis. Contoh : epinefrin . Ketika mikroorganisme menyerang jaringan tubuh. Difenhidramin diberikan secara intavena untuk melawan efek histamin dengan begitu mengurangi efek permeabilitas kapiler. Etiologi Syok distributif dapat disebabkan baik oleh kehilangan tonus simpatis atau oleh pelepasan mediator kimia ke dari sel-sel. hangat dan bukan dingin. melakukan debriden luka ntuk membuang jarinan nekrotik. lembab seperti terjadi pada syok hipovolemik. mengurangi preload dan afterload. Contoh. Dukungan cairan tertentu Pemberian cairan harus dipantau dengan ketat oleh perawat untuk mendeteksi tanda kelebihan cairan. usia yang ekstrim yaitu > 1 thn dan > 65 tahun. atau menstabilkan frekuensi jantung. terapi obat diujukan untuk memperbaiki kontraktilitas jantung. Penatalaksanaan : . Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera medula spinalis.Pemberian obat-obat yang akan memulihkan tonus vaskuler. malnutrisi Berbagai mekanisme yang mengarah pada vasodiltasi awal dalam syok distributif lebih jauh membagi klasifikasi syok ini kedalam 3 tipe : Pada syok neurogenik. alergi sengatan lebah (3) syok septik seperti imunosupresif. Syok Septik Syok septik adalah bentuk paling umum syok distributuf dan disebabkan oleh infeksi yang menyebar luas.Terapi obat vasoaktif terdiri atas strategi farmakologi multiple untuk memulihkan dan mempertahankan curah jantung yang adekuat. melakukan teknijk aseptik yang cermat. Insiden syok septik dapat dikurangi dengan melakukan praktik pengendalian infeksi.

KOMPLIKASI Kegagalan multi organ akibat penurunan aliran darah dan hipoksia jaringan yang berkepanjangan . . kecuali syok neurogenik akan mencakup : o Kulit yang dingin dan lembab o Pucat o Peningkatan kecepatan denyut jantung dan pernapasan o Penurunan drastis tekanan darah o Individu dengan syok neurogenik akan memper.Pemberian suplementasi nutrisi tinggi kandungan protein secara agresif dilakukan selama 4 hari dari awitan syok. Penatalaksanaan : .ihatkan kecepatan denyut jantung yang normal atau melambat tetapi akan hangat dan kering apabila kulitnya diraba.Pengumpulan spesimen urin.y mengarah pada syok. tetapi semua. Peningkatan permeabilitas kapiler. sputum dan drainase luka dilakukan dengan tekhnik aseptik. darah.Pemberian cairan intravena dan obat-obatan yang diresepkan termasuk antibiotik dan obatobat vasoaktif untuk memulihkan volume vaskuler GAMBARAN KLINIS Manifestasi spesifik akan bergantung pada penyebab syok. . yang engarah pada perembesan cairan dari kapiler dan vasodilatasi adalah dua efek tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->