LEMBAR PERSETUJUAN

BAHAYA MENGKONSUMSI MAKANAN MENGANDUNG MELAMIN

Diajukan oleh : MOCH. ZAINAL ABIDIN

telah disetujui dan diterima dengan baik oleh :

Kepala Sekolah

Guru Pembimbing

( Drs. Abd. Wahid Efendi, M.Ag. )

( M. Takdiro )

i

MOTTO

Buku adalah kunci ilmu pengetahuan, Semangat adalah pendorongnya, Dan keberhasilan adalah hasilnya.

ii

beserta keluarga dan para sahabatnya yang telah membimbing kita dari jalan kegelapan menuju jalan yang terang benderang. Kami menyadari bahwa paper ini masih jauh dari sempurna. Februari 2009 Penulis iii . Tak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bersusah payah membantu hingga terselesaikannya penulisan makalah ini. Makalah ini disusun sebagai salah satu syarat untuk mengikuti UN (Ujian Nasional) di Madrasah Aliyah Manba’ul Hikam Putat Tanggulangin Sidoarjo. dan segenap pembaca umumnya. oleh karena itu kritik dan saran dari berbagai pihak sangat kami harapkan untuk menuju kesempurnaan makalah ini. Amin.KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Sidoarjo. Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kami khususnya. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. karena berkat taufiq dan hidayah-Nya lah penulisan makalah ini dapat diselesaikan. Semoga semua bantuan dicatat sebagai amal sholeh di hadapan Allah SWT.

.................................................. Definisi Melamin... D..................... B.................................................... Rumusan Masalah....................................................... KATA PENGANTAR...................................... B......... Metode...................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A....................................... E........ Jenis Makanan yang Mengandung Melamin....... Sistematika Penulisan................. ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH A........... C......................................................... i ii iii iv vi 1 2 2 3 3 5 6 7 10 11 12 14 iv ........................... Pengujian Kadar Formalheid pada Melamin.................... Bahaya Zat Melamin...................................................... Latar Belakang ......................... E.......... Tujuan dan Manfaat............DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL................................. Pencetus Kanker............................................................................... BAB II KAJIAN TEORI A. BAB III PENYAJIAN DATA....................................................... MOTTO........................................................................................... D................................................................................................. Analisa Kandungan Bahan Berbahaya pada Melamin...... C......... DAFTAR ISI....................... LEMBAR PERSETUJUAN...................................................................................... Asal Formaldehid.. B...............................................................

.......................................................... v .......... Mengidentifikasi Peralatan Makanan........................................................ 17 18 18 19 DAFTAR PUSTAKA............................................................. B........... Saran ............................. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A........................C............. Kesimpulan ...

dan busa melamin. dan lainnya) untuk meningkatkan asupan nitrogen. hal ini juga dilakukan pada susu. salah satu senyawa pestisida. Nitrogen hasil fermentasi ini disebut sebagai non-protein nitrogen (NPN). kerbau. produk polimer pembersih. Padahal jelasjelas manusia berbeda dengan sapi dan ruminant lainnya. Melamin merupakan metabolit dari cyromazine. Latar Belakang Melamin adalah basa organik dengan rumus kimia C3H6N6. Berbeda dengan hewan lainnya. demi mendapat keuntungan lebih.BAB I PENDAHULUAN A. Melamin ditambahkan ke dalam susu untuk membuat ‘seolah-olah’ kadar protein dalam susu tinggi. Nah melamin ini dianggap bisa menjadi sumber non-protein nitrogen (NPN). plastik yang sangat tahan panas. Hal ini biasa dilakukan pada hewan ruminant (sapi. Zat ini merupakan trimer dari cyanida. Sistem pencernaan manusia tidak memiliki bakteri yang dapat melakukan fermentasi seperti pada vi . Bersama dengan formaldehyde melamin digunakan untuk memproduksi resin melamin. Meskipun hal ini masih menjadi kotroversi. hewan ruminant seperti sapi memperoleh asupan nitrogen dari proses fermentasi makanan bukan protein (makanan utama sapi adalah rumputrumputan) oleh bakteri yang terdapat dalam sistem pencernaan. Melamin ditambahkan sebagai aditive sumber NPN. Sayangnya.

Selain itu juga penambahan melamin di ‘atas kertas’ memang betulbetul dapat menaikkan kandungan protein. hasil menunjukkan kandungan nitrogen yang besar.sapi. maka jumlah nitrogen yang terukur akan semakin bertambah dan otomatis akan membuat kandungan protein seolah-olah tinggi. Untuk mengetahui cara mendeteksi makanan yang mengandung melamin. 2. B. namun juga melamin. Mengidentifikasi dan memberikan gambaran tentang bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung melamin. Saat dilakukan uji analisa kandungan protein. Analisa protein biasanya dilakukan dengan metode kjeldahl. Alih-alih dapat meningkatkan asupan nitrogen. melamin malah menyebabkan keracunan seperti yang terjadi di China baru-baru ini. Karena melamin ini memiliki gugus nitrogen. mengukur jumlah nitrogen yang kemudian dikonversi menjadi jumlah protein dengan suatu tetapan standar. vii . Rumusan Masalah Dari uraian latar belakang masalah diatas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : “Apa bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung melamin dan bagaimana cara mendeteksinya?” C. Tujuan dan Manfaat Adapun tujuan pembuatan makalah ini adalah : 1. Padahal sebenarnya angka tesebut diperoleh bukan hanya dari protein.

Pembagian penulisan dalam makalah ini untuk memudahkan penulis dalam menyusun hasil penelaahan terhadap permasalahan yang ada. Pemilihan metode ini karena dianggap paling cocok untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan yang mengandung melamin dan bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung melamin. E. metode penelitian. BAB III PENYAJIAN DATA. tujuan dan manfaat penelitian. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan. analisis data dan pemecahan masalah yang bisa dilakukan. ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH Dalam bab ini akan disajikan data-data tentang penyajian data.D. Sistematika Penulisan Sistematika dalam penulisan makalah ini terbagi dalam empat bab. viii . Dan sistematika penulisan makalah ini dapat diuraikan sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini secara garis besar memuat pendahuluan. dan sistematika penulisan. BAB II KAJIAN TEORI Dalam bab ini akan diuraikan mengenai definisi melamin dan kajian teori yang menyertainya. rumusan masalah.

Uraian kesimpulan akan menjadi jawaban atas perumusan masalah. ix .BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN Dalam bab ini memuat tentang pokok-pokok hasil pembahasan dari bab II dan III.

x .BAB II KAJIAN TEORI A.000.000. melamin lokal (bermerek Golden Dragon. Vanda) berupa sendok. maka susu yang dicampur dengan Melamin akan menyebabkan seolah-olah kadar protein susu lebih banyak dari kandungan protein aslinya. Melamin merupakan trimer dari sianida. pinggan sampai mangkuk besar kisaran harganya Rp 2. dan sering digunakan untuk bahan campuran plastik dan pupuk. perlengkapan makan dari bahan melamin segera memikat konsumen. Sebab. ada yang berharga murah tapi terbuat dari bahan yang membahayakan kesehatan.-. Namun. Karena mengandung banyak nitrogen.000. Hoover. Bagaimana tidak tergiur pada perlengkapan makan berbahan melamin kalau harganya sangat murah? Bayangkan. piring. Bahkan di sejumlah hypermarket dan pusat grosir ditawarkan kiloan dengan patokan sekitar Rp 25.-/kg. Onyx. Sebaliknya.. cangkir. Ringan dan tak mudah pecah.000. gelas. penelitian YLKI mengingatkan kita untuk lebih cermat dan bijak. Melamin ini mengandung 66% nitrogen.— Rp 40. Praktis dibawa piknik pula..untuk 3-4 buah. Saat diperkenalkan di Indonesia pada 1970-an. DEFINISI MELAMIN Melamin adalah bahan kimia berbasis organik dengan rumus kimia C3H6N6. produk melamin dari segala jenis dan ukuran hanya dihargai Rp 10.

warung makan.Tak heran jika produk melamin murah itu makin mudah dijumpai dalam keseharian. Namun. tak semuanya memenuhi food grade. pemikat calon pembeli. Berdasarkan acuan kesehatan di Inggris. B. PENCETUS KANKER Zat berbahaya itu formaldehid namanya. Dalam kadar tinggi bahan ini akan berdampak buruk bagi kesehatan. Misalnya. paparan maksimumnya 2 ppm atau 2 mg/l. Universitas Indonesia terhadap 10 jenis merek (empat lokal. dipakai untuk menyimpan sayur panas. Artinya. Penjaja bakso. kontak dengan xi . Produsen makanan siap saji dari kacang kulit sampai biskuit bubur bayi pun menyertakan perlengkapan makan dari melamin murah itu dalam kemasan sebagai hadiah. Sedangkan Amerika Serikat (AS) menetapkan paparan maksimum untuk jangka panjang 1 ppm dan jangka pendek 2 ppm. ada di antara produk-produk tadi yang mengandung zat berbahaya atau beracun dan bisa berpindah ke makanan akibat proses pengolahan makanan. enam impor) menunjukkan. Penelitian laboratorium selama dua tahun oleh Chemical Industry Institute of Toxicology yang dimulal tahun 1979 menunjukkan. sampai usaha jasa boga beranggaran rendah dengan senang hati mulai mengganti perangkat makan dari beling dan gelas dengan perlengkapan yang mengurangi risiko rugi karena pecah ini. uji produk melamin yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bekerja sama dengan jurusan Kimia FMIPA.

pekerja yang terpapar formaldehid berisiko terserang kanker lebih besar beberapa kali. pneumonia. batuk. mari kita tengok ke belakang ketika pada 1907 ahli kimia Belgia. Kematian bisa terjadi bila formaldehid terminum sampai kadar 30 mg/l. AS kemudian secara tegas menyatakan. Penelitian ini didukung oleh 36 perusahaan kimia di AS. dan asma. Uap formaldehid memicu radang pada mata (perih). Gejala keracunan dapat ditandai dengan muntah-muntah. bronkitis. Leo Hendrik Baekeland. pusing. dan pembusukan pada selaput lendir tubuh (misalnya pada pipi bagian dalam dan bibir). luka bernanah. hidung. menemukan plastik buatan (sintetis) pertama yang disebut bakelite. dan hilang kesadaran. formaldehid sebagai pencetus kanker bagi manusia. C. Beberapa penelitian juga membuktikan. Inilah cikal bakal melamin yang awalnya digunakan sebagai bahan dasar pesawat telepon generasi pertama.formaldehid menyebabkan kanker hidung pada tikus. apalagi jika berlangsung terus-menerus. Bila air yang terkontaminasi formaldehid terhirup atau tertelan akan menyebabkan sakit mendalam. Kulit yang terpapar formaldehid akan perih dan kemerahan seperti terbakar. Tahun 1987 Environmental Protection Agency (EPA) AS menggolongkan formaldehid sebagai zat yang mungkin memicu kanker. saluran pernapasan atas. xii . ASAL FORMALDEHID Untuk mengetahui asal muasal formaldehid.

tapi karena menyerap panas. bahan kimia. goresan.1940-an. stabil terhadap panas. Pemicunya bisa berupa paparan panas. melamin merupakan persenyawaan (polimerisasi) kimia antara monomer formaldehid dan monomer fenol. melamin tak tahan dipapar panas xiii . Meski tahan di rentang suhu 120 derajat celcius sampai 30 derajat C di bawah nol. Akibat proses ini. Ciba. Menurut Bambang Ariwahjoedi. dan Henkel mengembangkan senyawa ini untuk industri tekstil sebagai bahan pengisi dan perekat. formaldehid terlepas menjadi monomer yang bersifat racun. bahkan api ! Faktor inilah yang membuat melamin formaldehid makin luas digunakan pada tahun-tahun awal pasca-Perang Dunia 11. gesekan. dan tergerusnya permukaan melamin hingga partikel formaldehid terlepas. Keunggulannya berupa kejernihan. sifat racun formaldehid akan hilang karena terlebur menjadi satu senyawa. Bila kedua senyawa bergabung. Pada 1930 . sinar ultraviolet. pengajar pada FMIPA ITB. Antara lain digunakan pada industri kayu lapis untuk memperkuat dan mempercantik produk-produknya. Formaldehid dalam senyawa melamin dapat muncul kembali karena depolimerisasi.Kemudian senyawa ini dikembangkan dan diterapkan untuk industri perlengkapan rumah tangga. perusahaan-perusahaan di AS macam Cyanamid. cahaya. Jadi. memang dari sananya formaldehid sudah nebeng di melamin. yaitu melamin. termasuk perangkat makan.

Urea formaldehid hanya tahan sampai suhu 62 derajat celcius hingga lebih mudah pecah atau berubah bentuk pada perlakuan suhu ekstrem. Urea yang dipanaskan akan menghasilkan formaldehid yang kadar pencemarnya tergantung pada seberapa kuat ikatan bahannya serta tingkat proses yang dijalankan produsen.terlalu tinggi. sementara yang impor terbuat dari bahan bukan melamin. Melamin lokal terbuat dari melamin asli. Persoalan lain. Dari uji produk melamin. salah satunya urea formaldehid. melamin lokal dan impor dari Cina mempunyai senyawa berbeda. Apalagi terpapar dalam jangka waktu lama. Formaldehid yang terjebak inilah yang bisa mengancam kesehatan bila masuk ke tubuh manusia. dalam persenyawaan yang kurang sempurna dapat terjadi residu. Senyawa melamin dan urea berasal dan hasil reaksi formaldehid dengan senyawa amino yang mengandung kelompok senyawa NH2. Oleh sebab itu melamin tak bisa digunakan dalam microwave. makanya pelepasan formaldehid lebih mudah. Kedua senyawa ini dibentuk oleh reaksi polimerisasi yang menghasilkan fenol. Susunan kimianya sangat berbeda. xiv . Ikatan kimia urea formaldehid berupa rantai lurus. Melamin punya struktur rantai lingkaran sehingga lebih stabil. Sisa formaldehid dan fenol yang tak bersenyawa itu akan terjebak dalam materi melamin.

Guozhen susu bubuk full cream 5. Dove Choc (disebut dua kali. Oreo Cokelat Sandwich Cookies 10.D. Hal ini dilakukan untuk mengamankan produk yang berkaitan dengan kasus ditambahkannya melamin pada susu formula untuk bayi di China. Snicker’s (biskuit-nougat lapis cokelat) 13. M&M’s Cokelat Susu 12. Jinwel Yougoo tanpa Rasa 4. Berikut 28 Produk yang dilarang beredar : 1. karena ukuran berbeda) 16. Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Cokelat 6. Jinwel Yougoo Aneka Buah 3. Oreo Stick Wafer (disebut dua kali. M&M’s Kembang Gula Cokelat Susu 11. Meiji Indoeskrim Gold Monas Rasa Vanila 7. JENIS MAKANAN YANG MENGANDUNG MELAMIN Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan perintah penarikan 28 jenis produk makanan. karena ukuran berbeda) 9. Natural Choice Yoghurt Flavoured Ice Bar 17. Jinwel Yougoo Susu Fermentasi Rasa Jeruk 2. Dove Choc 15. Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar xv . Oreo Stick Wafer 8. Dove Choc Kembang Gula Cokelat 14.

Melamin dapat membuat iritasi bila terhisap dan bila kontak dengan mata atau kulit.18. xvi . dan batu ginjal. Dutch Lady Strawberry Flavoured Milk 27. Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk 22. ASI jauh lebih baik dari susu formula. Yili Pure Milk 205 ml 25. Yili Prestige Chocliz 20. Yili High Calcium Low Fat Milk Beverage 23. Yili High Calcium Milk Beverage 24. kandung kemih. Yili Choice Dairy Frozen Yoghurt Bar (kembang gula) E. BAHAYA ZAT MELAMIN Melamin mempunyai LD50 >3000 mg/kg berdasar data percobaan terhadap tikus. Juga dapat menyebabkan kanker. White Rabbit Creamy Candy 28. Yili Bean Club Red Bean Ice Bar 19. Melamin juga dapat mengakibatkan kerusakan pada reproduksi. Ini adalah bukti nyata bahwa yang namanya sintetis buatan manusia pasti suatu saat ada kesalahannya. Jadi apabila tidak dalam kondisi darurat (misal: ASI tidak keluar) sebaiknya ASI menjadi pilihan utama bagi bayi. Yili Pure Milk 1 L 26. Yili Chestnut Ice Bar 21. Ini yang harus di ingat oleh para ibu.

. b. . .Atomic Absorption Spectrofotometer (AAS). Cd dan Cr xvii .Labu ukur 50 ml.Tanur. ANALISA KANDUNGAN BAHAN BERBAHAYA PADA MELAMIN 1. Cara Kerja : a. pada Melamin Bahan atau pereaksi : . . ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH A.Asam nitrat (HNO3) pa.Corong/kertas saring. Timbang 1 gram contoh yang sudah dipotong-potong. Analisa Kandungan logam Berat Pb. .Air suling (aquades). Peralatan : . .Pemanas/kompor. . Masukkan ke dalam cawan platina.Gelas piala.Neraca analitik.BAB III PENYAJIAN DATA. .Cawan platina/cawan porselin.

Vessel. i. xviii .c.a. e.campur 5 ml air suling dengan 3 ml HNO3 p.. h.saring. Lakukan pengujian duplo. . Peralatan : . Hitung standar konsentrasi contoh dengan membandingkan konsentrasi absorbans standar pada kurva kalibrasi pada contoh Atomic Absoption Spectrophotometer (AAS). Melamine Bahan atau pereaksi : Analisa Kandungan Logam Mercury Hg pada . tampung filtrat pada labu ukur 50 ml kemudian tambahkan air suling sampai tanda garis dan kocok. g. Masukkan ke dalam tanur pada suhu ± 500 °C sampai menjadi abu hampir putih. . . Saring. d. tampung filtrat pada labu ukur 50 ml.5 ml – 3 ml) sambil dipanaskan untuk melarutkan residu. 2. Panaskan dengan api kecil kemudian dengan api langsung.Air suling (aquades). f. Tambahkan HNO3 tetes demi tetes (0. panaskan. Buat larutan blanko dengan cara: .Asam nitrat (HNO3) pa.Neraca analitik.

campur 5 ml air suling dengan 3 ml HNO3 p. Hidupkan alat (microwave digester) dan komputer. c. Lakukan pengujian duplo. Masukkan ke dalam vessel tempat contoh uji pada microwave digester. . sesuaikan temperatur dan tekanan untuk melamin sesuai dengan kondisi operasi. g.Corong/kertas saring.Microwave digester. b. d. Buat larutan blanko dengan cara : .saring. Cara Kerja : a. f. PENGUJIAN KADAR FORMALHEID PADA MELAMIN xix . Tutup dan kencangkan serta pasang pembatas untuk tekanan tinggi.Atomic Absorption Spectrofometer (AAS). . e. B. panaskan.Corong.. Tambahkan HNO3 tetes demi tetes (0. Hitung standar konsentrasi contoh dengan membandingkan konsentrasi absorbans standar pada kurva kalibrasi pada contoh Atomic Absoption Spectrophotometer (AAS). . Timbang 1 gram contoh yang sudah dipotong-potong. i. Saring. tampung filtrat pada labu ukur 50 ml. h.a. .5 ml – 3 ml). tampung filtrat pada labu ukur 50 ml kemudian tambahkan air suling sampai tanda garis dan kocok.

atau sebagai wadah bakso kuah dan sup panas yang biasa disantap selama 15 . Hoover) berkadar kurang dan 0. hasilnya ternyata bertolak belakang.05 mg/l. Kedua. uji kadar formaldehid dengan Pharmacopoeia Standard (Baku Mutu Farmakop). uji rebus. Ini untuk memperbandingkan dengan kebiasaan konsumen menggunakan wadah itu bagi air mendidih. YLKI melakukan dengan beberapa cara. Hasilnya. Hal semacam ini bisa menyesatkan konsumen yang mempunyai bayi dan biasa menyucihamakan wadah makanan bayi dengan cara direbus. pada mug bertutup merek W Melamin CH 13 tercantum label heat safe. seperti yang terungkap dalam Warta Konsumen. Dari pengujian pula. Maunya aman. Kandungan formaldehid dari mug yang direbus 30 menit ini sangat tinggi (8.9. September 2004. Produk melamin direbus dalam 2 l air selama 30 menit dalam panci tertutup berlubang kecil untuk menghindari tekanan.82 mg/l). Saat diuji di laboratorium. 4. tapi justru berbahaya. xx . Agar tak waswas. YLKI mewanti-wanti untuk hati-hati dengan melamin impor dari Cina yang mencantumkan label aman.22 mg/l. enam merek melamin impor Cina ternyata berkadar formaldehid tinggi.Untuk menguji kadar formaldehid pada beberapa produk berbahan melamin. kopi. Golden Dragon. Sementara merek lokal (Onyx. Pertama. kita bisa melakukan uji sederhana untuk memastikan apakah perangkat makan melamin kita asli atau tak memenuhi food grade.30 menit. misalnya menyeduh teh. Juga untuk menguji penggunaan berulang dengan air mendidih. Misalnya. Vanda.76 .

Bila sesama melamin asli dibenturkan. uji bakar sederhana. meliuk. sedangkan yang palsu mudah ternoda oleh pangan berwarna (misalnya. Walau lama-kelamaan akan kusam juga. Permukaan melamin asli lebih licin dan berkilau.” tutur Dedi Cahyadi. Bakarlah ujung melamin dengan lilin selama 20 detik. teh atau kopi) hingga warnanya lebih gelap. cucilah segera setelah dipakai. dan mual.Pertama. jangan digosok kasar. Jika tercium gas formaldehid yang menyengat. Dengan perlakuan dan perawatan benar. Tak masalah apakah menggunakan pembersih sabun cair atau sabun colek. Melamin palsu (dalam hal ini impor dari Cina) akan berubah bentuk. Melamin asli lebih tebal dan berat dibandingkan dengan melamin palsu yang lebih terkesan sebagai plastik. secara fisik kita bisa membedakan melamin asli dan palsu. Walau sekilas sama. Gunakan spons halus dan hindari penggunaan xxi . melamin asli lebih stabil ketimbang yang palsu. Kedua. batuk. bunyi yang terdengar akan lebih “tebal” dibandingkan dengan pembenturan antarmelamin palsu. Agar perlengkapan melamin awet. berarti tidak memenuhi food grade. “Ini laporan dari salah satu konsumen.10 tahun. Yang penting. Uap rebusannya pun menyebabkan mata perih. perlengkapan makan melamin bisa layak digunakan 6 . uji rebus selama 30 menit sampai satu jam. asisten manajer Research and Development Onyx Design yang mulai berproduksi sejak 1988. bahkan rapuh dan mencair. Pada melamin asli hanya tampak gosong tanpa bau formaldehid.

Bekas peralatan makan kita ini masih bisa dimanfaatkan sebagai tatakan pot.sabut kelapa. Selera makan mungkin ikut berkurang. apalagi bahan penggosok dari logam yang mulai ditawarkan di pasaran. MENGIDENTIFIKASI PERALATAN MAKANAN Perhatikan permukaannya. kopi. sebaiknya pensiunkan saja. Selain mempertimbangkan keamanan bagi kesehatan. Bila mulai banyak ternoda. xxii . C. makanan asam yang lebih mudah terserap. abu gosok. misalnya. juga bila mulai kusam dan tergores-gores. tentu tak elok lagi dipandang. berubah warna karena pengaruh atau minuman makanan macam teh.

B. Pharmacopoeia Standard Uji rebus Uji kadar formaldehid dengan xxiii . 2. Itulah alasan mengapa melamin ditambahkan ke dalam susu untuk membuat ‘seolah-olah’ kadar protein dalam susu tinggi.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengidentifikasi adanya produk melamin pada susu : 1. Kesimpulan Kandungan protein yang tinggi memang biasa dijadikan parameter untuk menentukan kualitas susu. Maka produsen-pun berusaha agar produknya memiliki kandungan protein yang tinggi. penambahan melamin ke dalam produk susu tentu sangat merugikan. dapat dikatakan ia mempunyai kualitas yang baik. Sehingga bila di atas kertas suatu produk susu mempunyai jumlah protein yang besar. Saran Bagi konsumen.

Jakarta : Bumi Aksara. Prawirahartono. Cara Mengidentifikasi Makanan Mengandung Melamin. 2008. Jakarta : Tiara Pustaka. Slamet.id/melamin/subject/09834?id&/ diakses Januari 2009. Bahaya Melamin Pada Anakanak. 2008. http://www. xxiv .DAFTAR PUSTAKA Dewan Redaksi Hamparan Dunia Ilmu.google.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful