BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan

B

A

B

1
TUJUAN PEMBELAJARAN: Setelah mempelajari bab ini, Saudara diharapkan mampu

KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN
• ISTILAH-ISTILAH DALAM KUP ..................................... 1 • KEWAJIBAN DAN HAK WAJIB PAJAK ......................... 3 • SANKSI-SANKSI PERPAJAKAN DALAM KUP ............. 4 • PEMUNGUTAN DAN POTONGAN PAJAK TERTENTU SEBAGAI WAJIB PAJAK ......................................................... 4 • NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP) ...................... 5 • NOMOR PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (NPPKP) ....................................................................... 7 • SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) ................................... 8 • SURAT SETORAN PAJAK (SPP) ..................................... 10 • SURAT TAGIHAN PAJAK (STP) ...................... 11 • SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR (SKPKB) 12 • SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR TAMBAHAN (SKPKBT) ........................................................... 13 • SURAT KETETAPAN PAJAK LEBIH BAYAR (SKPLB) 14 • SURAT KETETAPAN PAJAK NIHIL (SKPN) .. 14 • SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERUTANG (SPPT) 15 • DALUWARSA PENETAPAN ............................ 15 • PEMBUKUAN DAN PENCATATAN ............... 15 • TAHUN PAJAK .................................................. 21 • KESIMPULAN ............................................................... .............. 23

1. Menjelaskan Istilahistilah dalam KUP. 2. Menjelaskan kewajiban dan hak pajak. 3. Menjelaskan sanksisanksi perpajakan yang diatur dalam KUP. 4. Menjelaskan ketentuan penerbitan ketetapan pajak. 5. Mengetahui dan menerapkan ketentuan penerbitan ketetapan pajak. 6. Mengetahui daluwarsa penetapan 7. Mengetahui pencatatan dan pembukuan. 8. Menghiting dan menerapkan tahun pajak. 9. Rangkuman.

DAFTAR PUSTAKA ................................................................ ... 25

LAMPIRAN ................................................................

...................26

ISTILAH-ISTILAH DALAM KUP
Dalam pembahasan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan akan dijumpai pengertian-pengertian atau istilah-istilah yang sudah baku. Pengertian-pengertian atau istilah-istilah antara lain: 1. Wajib Pajak (MP) adalah pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungutan pajak atau pemotongan pajak tertentu.

TUJUAN 1 Penjelasan tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan.

Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang

BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan

2. Badan sekumpulan

adalah orang

yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi

3. perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik Negara atau daerah dengan nama dan dalam bentuj apapun, firma koperasi, dana pension, perkumpulan, yayasan, organisasi, massa, organisasi sosial politik, atau organisasi yang sejenis, lembaga. Bentuk usaha tetap, dan bentuk badan lainnya. 4. Masa Pajak adalah jangka waktu yang lamanya sama dengan satu bulan takwim atau jangka waktu lain yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan paling lama tiga bulan. 5. Tahun Pajak adalah jangka waktu satu tahun kecuali bila wajib pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama. 6. Bagian Tahun Pajak adalah bagian dari jangka waktu satu tahun pajak. 7. Pajak yang Terutang adalah pajak yang harus dibayar pada suatu saat. Dalam Masa Pajak, dalam Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. 8. Penanggung Pajak adalah orang pribadi atau badan yang bertanggung jawab atas pembayaran pajak, termasuk wakil yang menjalankan hak dan memenuhi kewajiban wajib pajak menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. 9. Surat Paksa adalah surat perintah untuk membayar utang pajak dan biaya penagihan pajak sesuai dengan UU No. 19 Tahun 1997 tentang penagihan pajak dengan surat paksa sebagaimana telah diubah dengan UU No. 19 Tahun 2000. 1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 15. Surat Ketetapan Pajak Nihil 2. Wajib Pajak 16. Surat Tagihan Pajak (STP) 3. Badan 17. Pajak yang terutang 4. Masa Pajak 18. Surat Paksa 5. Tahun Pajak 19. Kredit pajak untuk Pajak 6. Bagian Tahun Pajak Pertambahan Nilai 7. Surat Pemberitahuan 20. Pekerjaan bebas 8. Surat Pemberitahuan Masa (SPT 21. Pemeriksaan Masa) 22. Penanggung pajak 9. Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT 23. Pembukuan Tahunan) 24. Penelitian 10. Surat Setoran Pajak (SSP)25. Penyidikan tindak pedana di 11. Surat KetetapanPajak (SKP) bidang perpajakan 12. Surat KetetapanPajak 26. Surat Keputusan Pembetulan

Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang

13. pencatatan ataupun dianggap perlu dan memberi bantuan guna kelancaran pemeriksaaan dokumen serta keterangan yang diminta. 6. ketetapan Pajak Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . Memberikan kesempatan untuk memasuki tempat atau ruangan yang Apabila dalam waktu mengungkapkan pembukuan.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Kurang Bayar 27. 2. atau objek yang terutang pajak b. a. 3. 2. 3. 5. pekerjaan bebas wajib pajak. Kurang Bayar Tambahan 14. kegiatan usaha. 6. Surat Ketatapan Pajak 28. 4. Kewajiban Wajib Pajak mendaftarkan diri untuk mendapat NPWP Menghitung sendiri dan membayar kewajiban pajak dengan benar Mengisi dengan benar SPT dan memasukkan ke kantor pelayanan pajak Menyelanggarakan pembukuan /pencatatatn jika diperiksa wajib: Memperlihatkan atau meminjamkan buku atau catatan dokumen yang dalam batas waktu yang telah ditentukan menjadi dasarnya dan dokumen lain yang berhubungan dengan penghasilan yang diperoleh. 5. 4. Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Surat Keputusan Keberatan Putusan Banding KEWAJIBAN DAN HAK WAJIB PAJAK  1. Wajib pajak terikat oleh suatu kewajiban untuk merahasiakan maka kewajiban untuk merahasiakan itu ditiadakan oleh pemerintah untuk keperluan pemeriksaaan Hak-hak wajib Pajak mengajukan surat keberatan dan surat banding menerima tanda bukti pemasukan SPT Melakukan pembetulan SPT yang telah dimasukkan Mengajukan permohonan penundaaan pemasukkan SPT Mengajukan permohonan penundaaan atau pengangsuran pembayaran Pajak Mengajukan permohonan perhitungan Pajak yang dikenakan dalam surat  1.

b. wajib Pajak berhak untuk pembetualan surat ketetapan Pajak yang salah meminta bukti pemotongan PPh pasal 21 kepada pemotong Pajak. Sanksi pidana. yaitu dikarenakan tidak mendaftarkan diri atau tidak menyampaikan pengulangan. Sanksi administrasi. yaitu dikarenakan tidak menyampaikan SPT sengaja. serta Memberi kuasa kepada orang untuk melaksanakan kewajiban Pajaknya Apabila wajib Pajak dipotong oleh pemberi kerja.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan 7. c. yaitu dikarenakan melakukan percobaan untuk melakukan tindak SPT dan sebagainya bidang perpajakan sebelum lewat satu tahun sudah mengulanginya lagi pidana penyalahgunaan di bidang perpajakan PEMUNGUTAN DAN POTONGAN PAJAK TERTENTU SEBAGAI WAJIB PAJAK Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . 8. yang terhitung dalam bentuk persentase tertentu pada umumnya sebesar 2% uangnya atau dalam persentase yang besarnya 50% atau lebih 2. d. yaitu dikarenakan jika seseorang melakukan tindak pidana di percobaan. 9. a. c. Meminta kembalian kelebihan pembayaran Pajak Mengajukan permohonan penghapusan dan pemgurangan sanksi. mengajukan surat keberatan dan permohonan Pajak SANKSI-SANKSI PERPAJAKAN DALAM KUP Sanksi-sanksi di bidang perpajakan sebagaimana yang diatur dalam ketentuan umum dan tata cara perpajakan (KUP) dapat berupa: 1. yang dihitung dalam bentuk jumlah sanksi administrasi berupa kenaikan. alpa. yang dihitung dalam bentuk persentase sanksi administrasi berupa denda. terdiri atas: sanksi administrasi berupa bunga. 10. yang dikenakan beberapa hal antara lain: a. b.

Nomor Pokok Wajib Pajak harus ditulis dalam setiap dokumen perpajakan. Keppres No. surat menyurat dalam hubungan dengan perpajakan. Undang-undang Pajak Penghasilan 1984 yang telah diubah dengan Undang Nomor 10 Tahun 1994 pada Pasal 22 ayat (1) 3. dalam hubungan dengan instansi tertentu yang mewajibkan mengisi NPWP. antara lain pada formulir pajak yang diperlukan wajib pajak. 16 Tahun 1994 atau No. Keppres No. antara lain mengatur: 4. Adapun fungsi Nomor Pokok Wajib Pajak yaitu Sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dan untuk menjaga ketertiban dalam membayar pajak dan dalam pengawasan administrasi perpajakan. 24 tahun 1995 pasal 2 ayat2 Wajib pajak yang juga termasuk pemungut dan pemotong pajak tertentu menurut UU diatas antara lain:        KPN Bendaharawan Pemerintah Pusat dan Daerah (TK I + TK II) Pertamina Kontraktor bagi hasil dan kontrak karya di bidang minyak dan gas bumi Pertambangan umum lainnya BUMN dan BUMD Bank Pemerintah dan BPD NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP) Nomor Pokok Wajib Pajak adalah suatu sarana administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak. 11 Tahun 1994 pasal 1 2. Beberapa Undang-undang yang menjelaskan hal tersebut.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Wajib pajak yang juga termasuk pemungut dan pemotong pajak tertentu berkewajiban untuk melakukan penungutan atau pemotongan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai 1984 yang telah diubah dengan UU No. 56 Tahun 1988. antara lain: 1. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang .

atau menyalahgunakan atau tanpa hak NPWP sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan Negara. Wanita kawin tidak dengan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan. • Wajib pajak orang pribadi yang tidak menjalankan suatu usaha atau pekerjaan bebas apabila sampai dengan suatu bulan memperoleh penghasilan yang jumlahnya telah melebihi PTKP setahun.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Pendaftaran NPWP Semua wajib pajak berdasarkan system Self Assesment wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jendral Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan wajib pajak untuk dicatat sebagai wajib pajak sekaligus mendapat NPWP. antara lain karena: • • Wajib pajak orang pribadi meninggal dan tidak meninggalkan warisan. diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi empat kali jumlah pajak yang terutang yang tidak atau kurang dibayar. wajib mendaftarkan diri paling lambat pada akhir bulan berikutnya. Kewajiban mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dibatasi jangka waktunya. Penghapusan NPWP Nomor Pokok Wajib Pajak dapat dihapus. wajib mendaftarkan diri paling lambat satu bulan setelah usahanya mulai dijalankan. Terhadap wajib pajak yang tidak mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP akan dikenakan sanksi perpajakan. karena hal ini berkaitan dengan saat pajak terutang dan kewajiban mengenakan pajak terutang jangka waktu pendaftaran NPWP adalah: • Bagi wajib pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan wajib pajak badan. Kewajiban mendaftarkan ini berlaku pula untuk wanita kawin yang dikenakan pajak secara terpisah karena hidup terpisah berdasarkan keputusan hakim atau dikehendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisah penghasilan dan harta. karena hal ini berkaitan dengan saat pajak terutang dan kewajiban mengenakan pajak NPWP secara jabatan. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . Apabila berdasarkan data yang diperoleh NPWP dibatasi jangka waktunya. Bagi mereka yang dengan sengaja tidak mendaftarkan diri.

Untuk mengetahui identitas PKP yang sebenarnya. Untuk badan (misalnya PT) yang baru berdiri sebaiknya tetap Wajib pajak yang tidak diwajibkan mendaftarkan diri apabila Setiap wajib pajak hanya mempunyai satu NPWP untuk semua jenis memerlukan NPWP. NOMOR PENGUKUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (NPPKP) Setiap pengusaha yang berdasarkan Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai 1984 dikenakan pajak. yaitu 9 digit pertama merupakan kode wajib pajak dan6 digit berikutnya merupakan kode administrasi perpajakan. bentuk usaha tetap. X. Wajib pajak badan yang telah dibubarkan secara resmi berdasarkan Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang telah kehilangan setatusnya sebagai Wajib pajak orang pribadi lainnya selain yang dimaksud diatas yang ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Format NPWP Nomor Pokok Wajib Pajak terdiri dari 15 digit. dapat mendaftar diri dan kepadanya akan diberikan NPWP. XXX. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang .BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan • • • • Warisan yang telah selesai dibagi. wajib melaporkan usahanya pada kantor Direktorat Jendral Perpajakan untuk dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP). • • Untuk perusahaan perseorangan > NPWP atas nama pemiliknya. mempunyai NPWP karena apabila rugi dapat dikompensasi dengan tahun berikutnya. Terhadap pengusaha yang telah memenuhi syarat PKP tetap tidak melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP akan dikenakan sanksi perpajakan. XXX. Adapun fungsi dari NPPKP adalah sebagai berikut: a. XXX. XXX • • pajak. tidak memenuhi syarat sebagai wajib pajak. Formatnya adlah sebagai berikut: XX.

nilai dan pajak penjualan atas barang meah. sehingga format NPPKP juga dari 15 digit. diancam dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun denda setinggitingginya empat kali jumlah pajak yang terutang atau kurang dibayar. Kewajiban melaporkan untuk dikukuhkan menjadi PKP dibatasi jangka waktunya. Sanksi Bagi mereka yang dengan sengaja tidak mendftarkan. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . c. atau menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPPKP sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara. Mulai 1998 Nomor Pengukuhan Kena Pajak sama dengan Nomor Pokok Wajib Pajak.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan b. karena hal ini berkaitan dengan saaat pajak terutang adalah selambat-lambatnya satu bulan setelah usaha dimulai. Pelaporan atau Pengukuhan PKP Bagi pengusaha orang pribadi berkewajiban melaporkan usahanya pad kantor Direktorat Jendral pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal penhusaha dan tempat kegiatan usha dilakukan. Untuk memenuhi pemenuhan kewajiban pajak pertambahan Untuk pengawasan administrasi perpajakan. dapat diterbitkan NPPKP secara jabatan. Sedangkan bagi pengusaha badan pada kantor Direktorat Jedral Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal penhusaha dan tempat kegiatan usha dilakukan. Apabila berdasarkan data yang diperoleh atau dimiliki oleh Direktorat Jedral Pajak pengusaha telah memenuhi syarat untuk dikukuhkan sebagaiPKP tetapi tidak melaporkan usahanya. Jika pengusaha orang pribadi atau badanmempunyai tempat kegiatan usaha diwilayah beberapa kantor Direktorat Jedral Pajak. wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP baik dikantor Direktorat Jedral Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan usaha pengusaha maupun dikantor Direktorat Jedral Pajak pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal penhusaha dan tempat kegiatan usha dilakukan.

 Untuk melaporkan pembayaran dari pemotongan atau pemungutan tentang pemotongan atau pemungutan pajak orang pribadi atau badan .  Fungsi SPT bagi Wajib Pajak Penghasilan: Sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang.ain dalam satu masa pajak. Fungsi SPT bagi pemotong atau pemungut pajak Sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan pajak yang dipotong atau dipungut dan disetorkannya. • • Untuk melaporkan perkriditan Pajak masukan terhadap pajak keluaran.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan pembayaran pajak yang terutang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Prosedur Pengisian dan Penyetoran SPT Adapun prosedur pengisian dan penyetoran SPT adalah sebagai berikut: a. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . Adapun fungsi SPTadalah: 1.  Untuk melaporkan pembayaran atau pelunasan pajak yang telah dilaksanakan sendiri dan atau melalui pemotongan pajak atau pemungutan pajak lain dalam satu tahun pajak atau bagian tahun pajak. 3. • Fungsi SPT bagi Pengusaha Kena Pajak Sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang sebenarnya terutnag. 2. yang telh ditentukan oleh peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Untuk melaporkan pembayaran atau pelunasan pajak yang telah dialksanakan oleh pengusaha kena pajak dan atau pihak lain dalam satu masa pajak. yang ditentukan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Datang sendiri ke KPP mengambil berkas SPT.

sendiri dengan menyampaikan pernyataan tertulis dalam jangka waktu 2 tahun sesudah saat terutangnya pajak atau berakhir masa pajak.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan b. Mengisi SPT sesuai ketentuan yang berlaku kemudian Jika terjadi kekeliruan. • • Jumlah pembayaran pajak yang telah dibayar sendiri Jumlah pajak yang masih harus dibayar atas oleh wajib pajak maupun dipotong melalui pihak lain.  tahun pajak. c.  Walaupum sudah dilakukan pemeriksaan tetapi belum dilakukan penyidikan. Jenis-Jenis SPT  pajak (suatu saat tertentu). dengan syarat:  Direktur Jendral Pajak belum melakukan pemeriksaan dan pembetulan tersebut menyebabkan utang pajak menjadi lebih besar. Hal-hal yang Harus Tercantum Dalam SPT • perhitungan yang benar. wajib pajak dapat mengungkapkan ketidak benaran pengisian SPT. kekurangan dan jumlah pajak yang lebih dibayar. maka wajib pajak dapat membetulkan menyerahkan kembali ke KPP dalam batas yang sudah ditentukan. SPT Tahunan adlah SPT yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan perhitungan dan pembayaran pajak terutang dalam suatu SPT Masa adalah SPT yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan perhitungan dan pembayaran pajak terutang dalam suatu masa Jumlah pajak yang sebenarnya terutang menurut SURAT SETORAN PAJAK (SPP) DAN PEMBAYARAN PAJAK Surat Setoran Pjak adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melakukan pembayaran atau penyetoran pajak yang terutang ke kas negara melalui Kantor Pos dan atau bank Badan Usaha Milik Negara atau bank Badan Usaha Milik Daerah atau tempat Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . maka dikenakan sanksi 2% sebulan.

BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan pembayaran lain yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan..000)………. wajib pajak dikenakan sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga 4. Kantor Pos. Contoh: Apabila pajak penghasilan dalam tahun berjalan tidak atau kurang dibayar. STP diterbitkan oleh kantor pajak dalam hal sebagai berikut: 1. dari hasil penelitian surat pemberitahuan terdapat kekurangan pembayaran pajak sebagai akibat salah tulis/atau salah hitung 3.000. pada bulan Juni 1995 dibayar tepat waktu sebesar Rp 40. Surat Tagihan Pajak diatur dalam pasal 14 Undang-undang KUP.000 dan jatuh tempo misalnya tiap tanggal 15. pengusaha yang tidak dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak (PKP) tetapi membuat faktur pajak atau pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai PKP tetapi tidak membuat atau tidak mengisi faktur pajak secara lengkap.bunga (3 x 2% x Rp 60.000.000.kekurangan pajak penghasilan pasal 25 bulan Juni tahun 1995 …………………. tetapi tidak melaporkan kegiatan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP 5. 48%). tempat pembayaran lain yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan.000. Penerbitan STP biasanya diikuti dengan sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% sebulan untuk selama-lamanya 24 bulan (maks. Adapun fungsi SPP adalah sebagai sarana untuk membayar pajak dan sebagai bukti dan laporan pembayaran pajak.000 .000 + Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang .Rp 3. pajak penghasilan dalam tahun berjalan tidak atau kurang dibayar 2. bank-bank BUMN atau BUMD. SURAT TAGIHAN PAJAK (STP) Surat Tagihan Pajak adalah surat untuk melakukan tagihan pajak dan/atau sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga.Rp 60.000. Tempat pembayaran dan penyetoran pajak dapat dilakukan di bank-bank yang ditunjuk oleh Direktorat Jendral Anggaran. maka penghitungannya adalah: . atas kekurangannya diterbitkan STP tangggal 18 September 1995. Pajak penghasilan pasal 25 tahun 1995 setiap bulan sebesar Rp 100. pengusaha yang dikenakan pajak berdasarkan UU PPN.600.

atau bagian tahun pajak atau tahun pajk. tidak disampaikan juga seperti ditentukan dalam surat teguran 3.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan . berdasrkan hasil pemeriksaan atas PPN dan PPnBM ternyata tidak seharusnya tidak melakukan kewajiban pembukuan dan tidak memenuhi permintaan dikompensasikan selisih lebih pajak atau tidak segarusnya dikenka tarif 0% dalam pemeriksaan pajak.000 fungsi STP adalah sebagai berikut: 1. Pengenaan sanksi administrasi Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . 4. SKPKB adalah surat keputusan yang menentukan besarnya jumlah pajak yang terutang. Selain itu STP (Surat Tagihan Pajak) mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan surat ketetapan pajak. SKPKB dapat dilakukan setelah lewat jangka waktu 10 tahun ditambah sanksi bunga sebesar 48% dari jumlah yang tidak atau kurang dibayar. Sebagai koreksi atas jumlah pajak yang terutang SPT wajib pajak. sehingga tidak dapat diketahui besarnya pajak yang terutang. SKPKB ini akan diterbitkan dalam jangka waktu 10 tahun sesudah saat terutangnya pajak. Sehingga dalam hal penagihannya dapat juga dilakukan dengan Surat Paksa. besarnya sanksi administrasi dan jumlah yang masih harus dibayar. 2.jumlah yang masih harus dibayar ………. 3. SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR (SKPKB) Surat ketetapan pajak kurang bayar diatur dalam pasal 13 Undang-undang KUP. berdasrkan hasil pemeriksaan atau keterngan lain pajak yang terutang tidak surat pemberitahuan tidak disampaikan dalam jangka waktu yang telah atau kurang dibayar ditetapkan dan telah ditegur secara tertulis. jumlah kredit pajak. alat untuk menagih pajak. berakhirnya masa pajak. Sarana mengenakan sanksi administrasi berupa bunga atau denda. jumlah kekurangan pembayaran pokok pajak.600. 2. yaitu dalam hal sebagai berikut: 1.Rp 63.

BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan berupa kenaikan yaitu suatu jumlah proporsional yang harus ditambahkan pada jumlah yang harus ditagih. SKPLB. Untuk jenis pajak penghasilan yang dipotong oleh orang atau badan lain dan jenis pajak PPN dan PPnBM ditetapkan sebesar 100% dari besarnya pajak yang tidak atau kurang dibayar. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . sanksi kenaikannya sebesar 50%. sarana untuk mengenakan sanksi dan alat untuk menagih pajak. SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR TAMBAHAN (SKPKBT) SKPKBT telah diatur dalam pasal 15 Undang-undang KUP. Sanksi administrasi berupa kenaikan ini untuk jenis pajak penghasilan yang tidak atau kurang dibayar dalam 1 tahun. Penerbitan SKPKBT dimaksudkan untuk menampung beberpa kemungkinan yang terjadi seperti: 1. dan SKPN. 2. artinya SKPKBT baru dapat diterbitkan bila sudah pernah diterbitkan SKPKB. 3. adanya SKPKB yang telah ditetapkan ternyata lebih rendah daripada adanya proses pengembalian pajak yang telah ditetapkan dalam SKPLB yang adanya pajak terutang dalam surat ketetapan pajak nihil (SKPN) yang perhitungan yang sebenarnya seharusnya tidak dilakukan ditetapkan ternyata lebih rendah SKPKBT merupakan koreksi atas SKPKB. Adapun fungsi SKPKB adalh sebagai kreksi atas jumlah yang terutang menurut SPT-nya. SKPKBT adalah surat keputusan yang menentukan tambahan atau jumlah pajak yang telah ditetapkan. Jadi penerbitan SKPKBT bisa dilakukan lebih dari satu kali. SKPKBT yang kedua bias diterbitkan jika ternyata masih ditemukan lagi adanya data baru (novum) dan/atau data yang semula belum terunkap yang baru diketahui belakangan oleh direktur jenderal pajak. Diterbitkannya SKPKBT ini juga harus ada syarat adanya data baru (novum) dan/atau data yang semula belum terungkap yang menyebabkan penambahan pajak yang terutang dalam ketetapan pajak sebelumnya.

permohonan pengembalian dianggap dikabulkan. Penerbitan SKPKBT juga dapat dilakukan setelah lewat jangka waktu 10 tahun ditambah sanksi bunga sebesar 48% dari jumlah yang tidak atau kurang dibayar apabila wajib pajak terbukti telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan dan telah diputus oleh hakim serta mempunyai kekuatan hokum yang tetap (in kracht van gewijsde). SKPN adalah surat keputusan yang menentukan jumlah kredit pajak atau jumlah pajak yang dibayar sama dengan jumlah pajak yang tertang. SKPLB harus sudah diterbitkan selambat-lambatnya 12 bulan sejak permohonan diterima secara lengkap. SKPLB akan diterbitkan jika ada permohonan secara tertulis dari wajib pajak. SKPLB adalah surat keputusan yang menentukan jumlah kelebihan pembayaran pajak karena jumlah kredit pajak lebih besar daripada pajak yang terutang atau tidak seharusnya terutang. atau pajak tidak terutang dan tidak ada kredit pajak atau tidak ada pembayaran pajak. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . Koreksi atau jumlah yang terutang menurut SPT- SURAT KETETAPAN PAJAK LEBIH BAYAR (SKPLB) SKPLB diatur dalam pasal 17 Undang-undang KUP. SURAT KETETAPAN PAJAK NIHIL (SKPN) SKPN diatur dalam pasal 17A Undang-undang KUP. Funsi SKPKBT adalah sebagai berikut:  nya. Apabila kepala KPP tidak memberikan keputusan.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Kekurangan pajak dalam SKPKBT akan ditambah dengan sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jumlah kekurangan pajak tersebut. Fungsinya sebagai alat atau sarana untuk mengambil kelebihan pembayaran pajak.   Saran untuk mengenakan sanksi. dan SKPLB harus diterbitkan selambat-lambatnya 1 bulan setelah jangka waktu tersebut berakhir. Alat untuk menagih pajak.

maka akan dikenakan sanksi berpa denda administrasi sebesar 2% sebulan dihitung dari saat jatuh tempo sampai hari pembayaran utnuk jangka waktu selamalamanya 24 bulan. direktorat jenderal pajak diberikan batas waktu sampai dengan 10 tahun untuk mengeluarkan ketetapan pajak (SKPKB) atas utang wajib pajak. Sedangkan untuk pajak penjualan barang mewah. SPPT yang telah diterbitkan oleh KPPBB. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . SPPT akan dikeluarkan berdasarkan surat pemberitahuan objek pajak (SPOP) yang telah disampaikan oleh wajib pajak atau berdasrkan data objek pajak yang telah ada pada kantor pelayanan pajak bumi dan bangunan (KPPBB). SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERUTANG (SPPT) SPPT diatur dalam pasal 10 ayat 1 Undang-undang No. SKPN diterbitkan apabila jumlah kredit pajak sama dengan jumlah pajak yang terutang atau pajak tidak terutang dan tidak ada kredit pajak. DALUWARSA PENETAPAN Daluwarsa penetapan menurut pasal 13 Undang-undang KUP adalah selama 10 tahun. 12 tahun 1994 tentang pajak bumi dan bangunan (PBB). Untuk pajak pertambahan nilai. SKPN diterbitkan apabila jumlah pajak yang dibayar sama dengan jumlah pajak yang terutang atau pajak tidak terutang dan tidak ada pembayaran pajak. Bila SPPT tidak dilunasi.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Penerbitan SKPN dilakukan baik untuk jenis pajak penghasilan maupun untuk pajak pertambahan nilai dan pajak pejualan barang barang mewah. pelunasannya harus diselesaikan selambatlambatnya 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT oleh wajib pajak. Apabila dalam waktu 10 tahun direktorat jenderal pajak tidak mengeluarkan ketetapan pajak (SKPKB). Artinya. SKPN diterbitkan apabila jumlah kredit pajak sama dengan jumlah pajak yang terutang atau pajak tidak terutang dan tidak ada kredit pajak. Untuk pajak penghasilan.

f. Akuntansi berdimensi lebih luas. Pengertian mengenai penggunaan dan penyebutan tahun pajak. diharapkan anda memahami dan mampu menjelaskan tentang : a. d. pencatatan bagi wajib pajak. dan biaya serta jumlah harga perolehan. penghasilan. e. Undang-undang perpajakan menggunakan istilah pembukuan dan bukan Akuntansi (Pasal 28 UUKUP). b. Syarat-syarat penyelenggaraan pembukuan dan pencatatan.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan pengeluaran SKPKB tidak dapat lagi dilakukan. PENCATATAN DAN PEMBUKUAN Setelah anda membaca Bab ini. yang minimal diisyaratkan terdiri dari neraca dan laporan rugi/laba. modal. yaitu meliputi pembukuan itu sendiri. Pembukuan adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta. Metode pembukuan yang terdiri dari metode actual dan metode kas yang diperkenankan oleh ketentuan perpajakan. Dengan demikian utang wajib pajak menjadi daluwarsa.dan penyerahan barang atau jasa yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan rugi/laba pada setiap tahun pajak terakhir. penyusunan system akuntansi. Apa saja yang dimaksud dengan elemen pembukuan dan pencatatan. c. kaitannya dengan pemeriksaan pajak. Sedangkan Laporan Keuangan sebagai lampiran yang melengkapi SPT. interpretasi laporan keuangan dan penyajian informasi. Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan Pentingnya pembukuan dan pencatatan dalam Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . kewajiban.

b. Penggunaan Norma Perhitungan Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . 8 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang No. tujuan pembukuan untuk keperluan perpajakan adalah pembukuan yang dapat dipakai untuk membuktikan kebenaran angka-angka yang dilaporkan dalam SPT. wajib membuat catatan nilai peredaran bruto secara teratur. terutang tidak dipungut. Dengan demikian. 2. lebih-lebih pada saat wajib pajak diperiksa atau dilakukan penyelidikan tarhadapnya. dikenakanan tarif 0%. Pencatatan merupakan ikhtisar atau daftar ringkasan penerimaaan penghasilan dari penjualan atau sumber-sumber penghasilan yang diterima wajib pajak dari waktu ke waktu. sepanjang terutang pajak pertambahan nilai atas barang dan jasa. sepanjang sudah disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan. Dalam pembukuan ini harus dicatat secara terpisah dan jelas. maka harus melakukan penyesuaian atau rekonsiliasi (fiskal) terlebih dahulu. jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa. yaitu melakukan koreksi-koreksi fiskal. Pengusaha memilih dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan penghasilan neto. Oleh karena itu.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan dapat disebut sebagai laporan keuangan fiscal. 11 Tahun 1994 disebutkan dalam pasal 6 sebagai berikut : 1. Kewajiban Pembukuan Kewajiban pembukuan diatur dalam ketentuan PPN. baik koreksi fiskal positif maupun koreksi fiskal negative. serta mendapat pembebasan pengenaan pajak 3. apabila wajib pajak ternyata menyelenggarakan pembukuan berdasarkan standart akuntansi yang belaku. atas elemen-eleman dalm neraca dan daftar laba/rugi sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Kewajiban Menyelenggarakan Pembukuan dan Pencatatan a. Setiap pengusaha kena pajak diwajibkan diwajibkan mencatat semua jumlah harga perolehan dan penyerahan barang kena pajak dalam pembukuan perusahaan. yaitu dalam Undang-undang No.

dinyatakan bahwa jumlah peredaran bruto yang menjadi batas kewajiban tidak menyelenggarakan pembukuan adalah kurang dari Rp. 17 Tahun 2000. pada setiap akhir tahun pajak. b..000. d. penjualan sehingga dapat dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak-pajak yang terutang. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . satuan mata uang rupiah dan disusun dalam bahasa Indonesia atau bahasa asing yang diizinkan oleh Menteri Keuangan. Undang-undang PPN juga menganut asas yang sama. yaitu setiap wajib pajak yang menjadi pengusaha kena pajak wajib menyelenggarakan pembukuan. modal. 7 Tahun1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang No. penghasilan. yaitu untuk menghitung PPN yang harus dibayar dengan menggunakan suatu norma penghitungan yang berlaku untuk pengkreditan pajak masukan selama masa pajak tertentu. biaya. atau kewajiban. 600. Syarat-Syarat Pembukuan dan Pencatatan Pembukuan diselenggarakan wajib pajak sesuai dengan ketentuannya harus memenuhi syarat antara lain sebagai berikut : a. utang. dipertanggung jawabkan kebenaran dan keabsahannya.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Dalam pasal 14 ayat (2) Undang-Undang No. g. f. Terhadap pengusaha kena pajak semacam ini berlaku ketentuan mengenai pedoman pengkreditan pajak masukan. Pembukuan harus meliputi seluruh kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang Pembukuan harus didukung dengan bukti-bukti transaksi yang dapat Pembukuan harus dilakukan secara teratur dan diselenggarakan dengan Pembukuan harus ditutup dengan membuat neraca dan perhitungan laba/rugi Pembukuan harus dapat ditelusuri kembali apabila diperlukan.00 dalam satu tahun buku. e. Pembukuan ssekurang-kurangnya terdiri dari catatan mengenai harta. c. Pembukuan harus dilaksanakan di Indonesia dengan menggunakan dengan menggunakan huruf latin.000. dilakukan wajib pajak. prinsip taaat asas. angka arab.

tetapi telah dikenakan pajak bersifat final maupun tidak final. .b Pembukuan Piutang Piutang digunakan untuk menyajikan informasi mengenai Pembukuan keadaan/posisi saldo piutang pada saat tertentu dan mutasi piutang selama periode akuntansi tertentu. dengan mencatatat semua penerimaan dan pengeluaran melalui kas/bank.1 Saldo kas/bak pada suatu saat tertentu. sehingga dari pembukuan persediaan dapat dikalkulasikan harga pokok penjualan barang/bahan yang dijual atau dipakai untuk keperluan lainnya. termasuk mutasi barang/bahan selama periode tertentu. Unsur-Unsur Pembukuan Berdasarkan ketentuan pasal 28 ayat (7) UUKUP. Tujuan Kewajiban Menyelenggarakan Pembukuan dan Pencatatan adalah agar dapat digunakan untuk menghitung besarnya pajak yang terutang. termasuk penghasilan yang bukan objek pajak atau penghasilan yang dikenakan pajak bersifat final. baik menggenai kuantum atau nilainya.d Pembukuan Harta Yang Dapat Disusutkan/Diamoritisasi Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . penghasikan yang bukan objek pajak.2 Seluruh mutasi kas/bank selama periode akuntansi tertentu.a Pembukuan Kas/Bank Pembukuan mengenai kas dan bank untuk menggambarkan keadaan kas/bank pada periode akuntansi tertentu. jumlah pajak yang sudah dibayar sendiri atau melalui pemotongan dan pemungutan pihak lain. termasuk adanya penambahan atau pengurangan piutang.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Sementara untuk pencatatan terdiri atas data yang dikumpulkan secara teratur tentang peredaran atau penerimaan bruto atau penghasilan bruto sebagai dasar untuk menghitung jumlah pajak yang terutang. sehingga dari pembukuan ini dapat diketahui : . .c Pembukuan Persediaan Pembukuan persediaan barang diselenggarakan untuk menyajikan informasi mengenai posisi persediaan barang atau bahan pada saat tertentu. bahwa pembukuan yang diselenggarakan wajib pajak paling sedikit terdiri dari : . dan . .

f Pembukuan Utang Pembukuan utang dimaksudkan agar dapat menyajikan informasi mengenai saldo utang pada saat tertentu dan mutasi utang selama periode tertentu. . . disini meliputi modal yang disetor oleh pemilik/pemegang saham dan laba ditahan yang tidak/belum diambil oleh pemilik. dan harta yang dapat disusutkan atau diamortisasi. . deposito berjangka dan penyertaan. misalnya : tanah.e Pembukuan Harta Lainnya Disini yang dimaksudkan dengan harta lainnya adalah semua harta yang tidak termasuk ke dalam golongan kas/bank. Pembukuan modal bertujuan untuj menyajikan data atau keterangan secara rinci mengenai besarnya modal awal periode akuntansi. dinyatakan bahwa pembukuan pada setiap tahun pajak berakhir. piutang. surat-surat berharga. . . tidak terikat ada atau tidaknya sumber-sumber penghasilan tertentu. seperti yang dianut oleh undang-undang perpajakan yang lama. Metode Pembukuan Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . persediaan.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Harta yang dapat disusustkan adalah harta berwujud dimiliki dan digunakan dalam kegiatan usaha.g Pembukuan Modal Yang dimaksud dengan modal. 16 Tahun 2000.i Pembukuan Biaya Dari pembukuan biaya dapat diketahui secara jelas mengenai biaya-biaya yang boleh dikurangkan dan tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. penambahan atau pengurangan utang. ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi. .j Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Dalam Undang-Undang No.h Pembukuan Penghasilan Pengertian penghasilan sebagaimana dirumuskan dalam ketentuan undang-undang pajak penghasilan. dan pekerjaannya yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun kecuali tanah.

BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan Metode Pembukuan sebagai aturan yang dapat digunakan untuk menentukan besarnya penghasilan dan biaya dalam suatu periode akuntansi tertentu atau uantuk menentukan dasar pengenaan PPN yang terutang. Metode akrual ialah suatu metode penghitungan penghasilan dan biaya. 533/KMK.BM digunakan sebagai dasar pengenaan pajak atas penyerahan dan perolehan BKP/JKP secara tunai. Wajib pajak dalam rangka kontrak karya. Pemakaian metode kas dalam UUPPN/PPn. sehingga apabila pada suatu saat nanti Direktur Jendral Pajak akan mengeluarkan surat ketetapan pajak bahan pembukuan yang diperlukan masih tetap tersedia. harus disimpanselam 10 tahun. pembukuan dan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas wajib pajak. yaitu bahwa penghailan diakui pada waktu diperoleh dan biaya diakui pada saat terutang. Wajib pajak dalam rangka kontrak bagi hasil. Metode kas adalah suatu metode penghitungan yang didasarkan atas penghasilan yang diterima dan biaya yang dibayar secara tunai. Bentuk usaha tetap.04/2000. Dokumen Pembukuan Berdasarkan ketentuan pasal 28 ayat (11) UUKUP. Wajib pajak yang dapat menyelenggarakan pembukuan dalam bahasa asing dan mata uang selain rupiah adalah : )1 )2 )3 )4 )5 Wajib pajak dalam rangka penanaman modal asing. Bahasa asing dan mata uang selain rupiah yang diperbolehkan untuk dipergunakan dalm pembukuan wajib pajak adalah bahasa Inggris dan mata uang dolar Amerika Serikat sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan No. Bagi wajib pajak yang diizinkan untuk menyelenggarakan pembukuan dalam bahasa Inggris dan mata uang dolar Amerika Serikat. Wajib pajak yang berafiliasi dengan usaha induk di luar negeri. berlaku ketentuan konversi ke mata uang dolar Amerika Serikat Sebagai berikut : Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang .

PPN/PPn. 1 Januari 2000 pajak 2000  Tahun pajak tidak sama dengan tahun takwim. Penghitungan PPN/PPn. Tahun takwim atau tahun buku digunakan sebagai dasar perhitungan penghasilan kena pajak. sepanjang tahun buku yang dipilihnya meliputi periode selama 12 bulan.BM yang terutang dilakukan uantuk semua transaksi penjualan. yang dikonversikan ke mata uang dolar Amerika Serikat. baik dalam negeri maupun luar negeri yang menggunakan mata uang selain dolar Amerika Serikat. • Dalam Tahun Berjalan Untuk transaksi yang dilakukan dalam mata uang dolar Amerika Serikat Untuk transaksi. dan penerimaan uang muka.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan  Pada Awal Tahun Penyelenggaraan pembukuan dalam mata uang dolar Amerik Serikat untuk pertama kali dilakukan dengan bertitik tolak dari neraca akhir tahun buku sebelumnya yang dikonversi ke mata uang dolar Amerika Serikat.Pada umumnya tahun pajak sama dengan tahun kalender. Cara menentkan suatu tahun pajak adalah sebagai berikut:  Tahun pajak sama dengan tahun takwin. 31Desember Pembukaaan dimulai 1 Januari 2000 dan berakhir 31 Desember 2000. dan melapor atau memberitahu kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat. atau termin pembayaran yang terjadi setiap bulan takwim. pembelian. Wajib pajak dapat menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun takwim. disebut tahun Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang .BM menganut masa pajak yang lamanya satu bulan takwim. Akan tetapi wajib pajak menggunakan tahun pajak tidak sama dengan tahun kalender dengan syarat konsisten (taat asas) selama 12 bulan. TAHUN PAJAK Tahun pajak pada hakekatnya adalah tahun takwim (tahun kalender).

2.  1 Oktober 1999 30 september 2000 Pembukuan dimulai 1 oktober 1999 dan berakhir 30 September 2000. Istilah-istilah yang sering dipergunakan dalam bab ini adalah : Wajib Pajak Badan Masa Pajak Tahun Pajak Pajak Terutang Penanggung Pajak Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang .BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan 1 Juli 1999 30 Juni 2000 Pembukuan dimulai 1 Juli 1999 dan berakhir 30 Juni 2000. disebut tahun pajak 1999 karena 6 bulan pertama jatuh pada tahun 1999. disebut tahun pajak 2000 karena lebih dari 6 bulan pada tahun 2000. 6. 5. 4. KESIMPULAN  1. 3.

Jenis-jenis SPT         Surat setoran pajak & pembayaran pajak Surat tagihan pajak Surat ketetapan pajak kurang bayar Surat ketetapan pajak kurang bayar tambahan Surat ketetapan pajak lebih bayar Surat ketetapan pajak nihil Surat pemberitahuan pajak terutang Daluarsa penetapan Fungsi SPT bagi wajib pajak pemotong atau Surat Pemberitahuan Fungsi SPT bagi wjib pajak penghasil Fungsi SPT bagi wajib pajak pengusaha kena Pemungutan & potongan pajak tertentu sebagai wajib pajak Nomor pokok wajib pajak Pendaftaran NPWP Penghapusan NPWP Format NPWP Nomor pengukuhan pengusaha kena pajak Pelaporan atau pengukuhan KPK Sanksi Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . Sanksi Pidana   1. Prosedur pengisian & penyetoran SPT b. Hal-hal yang harus tercantum dalam SPT c.   Surat Pajak Kewajiban & hak wajib pajak Sanksi-sanksi perpajakan yang diatur dalam KUP a. 2. 2. pajak 3. 3.  1.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan 7. Sanksi Pemerintah b. 2. pemungut pajak a.  1.

pencatatan c.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan  a. 8. 7. e. 10. 1. 4. DAFTAR PUSTAKA Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang . 2. 9. 6. b.  Pembukuan & pencatatan Kewajiban menyelenggarakan pembukuan & Kewajiban pembukuan Penggunaan norma Penghitungan Syarat-syarat pembukuan & Unsur-unsur pembukuan Pembukuan Kas/bank Pembukuan piutang Pembukuan persediaan Pembukuan harta yang dapat Pembukuan utang Pembukuan harta lainnya Pembukuan modal Pembukuan penghasilan Pembukuan biaya Neraca & perhitungan laba rugi Metode pembukuan Dokumen pembukuan Tahun Pajak. d. disusutkan 5. 2. pencatatan 1. 3.

Hanantha.Bandung:PT Universitas Indonesia. Soemitro. Rochmat.   Retika Aditama.Jakarta:Fakultas Ekonomi Bwogo.Pemeriksaan Pajak di Indonesia.  Universitas Indonesia.1997.Yogyakarta:Andi.Perpajakan.Asas dan Dasar Perpajakan.2005.Jakarta:PT Gade.Jakarta:Fakultas Ekonomi Mardiasmo.BAB 1 / Ketentuan Umum dan 1 Tata Cara Perpajakan  Burton.  Grasindo. Jamaluddin. Richard. Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang ..Hukum Pajak. Perpajakan.2007. dkk. 1997.2002.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful