TUGAS TERSTRUKTUR 2 KIMIA UNSUR ISOLASI ALUMINIUM DAN MANFAATNYA

Disusun oleh: Anggri Kristika W Ira Ustiningrum Nur rohmah Faizah Rosita A (0610923008) (0610923036) (0610923045) (0610923058)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2009

walau aluminium tidak murni telah berhasil dipersiapkan oleh Oersted dua tahun sebelumnya. ALUMINIUM 2. Wohler berhasil mengisolasi logam ini pada 1827. Nama yang terakhir ini sama dengan nama banyak unsur lainnya yang berakhir dengan “ium”. aluminium juga ditemukan pada granit. Davy memberikan proposal untuk menamakan logam aluminum ini (walaupun belum ditemukan saat itu). Pada tahun 1886. Aluminium adalah logam yang berwaarna putih perak dan tergolong ringan yang mempunyai massa jenis 2.1 Definisi Aluminium Aluminium adalah logam yang terbanyak di dunia. walaupun pada akhirnya setuju untuk menggantinya dengan aluminium. menebak bahwa ini adalah oksida logam yang belum ditemukan. Pada 1807. PENDAHULUAN Aluminium berasal dari bahasa latin alumen/alum. Charles Hall mulai memproduksi aluminium dengan proses skala besar seperti sekarang. yaitu melalui elektrolisis alumina di dalam kriolit lebur. Orang-orang Yunani dan Romawi kuno menggunakan alum sebagai cairan penutup pori-pori dan bahan penajam proses pewarnaan. Henri Sainte dan Claire Deville membuat aluminium dari natrium aluminium klorida dengan cara memanaskannya dengan logam natrium. Pada tahun 1761 de Morveau mengajukan nama alumine untuk basa alum dan Lavoisier.2 Sifat – Sifat Aluminium .7 gr 2. Pada tahun 1854. pada tahun 1787. Akan tetapi aluminium tidak pernah ditemukan secara bebas di alam. Logam aluminium dibuat melalui pemanasan amonium klorida dengan amalgam kalium raksa. Sifat – sifat aluminium antara lain: . Pada tahun itu pula Paul Herault mendapat paten Perancis untuk proses serupa dengan proses Hall. Selain pada mineral. 2. Logam ini merupakan 8% dari bagian kerak bumi.1.

b. c. sambungan mekanis. adhesive bonding. atau tembaga dan karenanya banyak digunakan dalam industri transportasi seperti angkutan udara. Konduktor panas : sifat ini sangat baik untuk penggunaan pada mesin-mesin/alat-alat pemindah panas sehingga dapat memberikan penghematan energi. kapal laut. d. bejana tekan. baik di ruang angkasa atau bahkan sampai ke dasar laut. Kuat : terutama bila dipadu dengan logam lain. . h. Konduktor listrik : setiap satu kilogram aluminium dapat menghantarkan arus listrik dua kali lebih besar jika dibandingkan dengan tembaga. Memantulkan sinar dan panas : Dapat dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki kemampuan pantul yang tinggi yaitu sekitar 95% dibandingkan dengan kekuatan pantul sebuah cermin. udara. suhu dan unsur-unsur kimia lainnya. Mudah dirakit karena dapat disambung dengan logam/material lainnya melalui pengelasan.a. Mudah dibentuk dengan semua proses pengerjaan logam. e. f. Ringan : memiliki bobot sekitar 1/3 dari bobot besi dan baja. dan lain-lain. pemancar radio/TV. brazing. Non magnetik : dan karenanya sangat baik untuk penggunaan pada peralatan listrik/elektronik. maka aluminium sangat baik untuk kabel-kabel listrik overhead maupun bawah tanah. Karena aluminium relatif tidak mahal dan ringan. dimana diperlukan faktor magnetisasi negatif. Digunakan untuk pembuatan produk yang memerlukan kekuatan tinggi seperti : pesawat terbang. Sifat pantul ini menjadikan aluminium sangat baik untuk peralatan penahan radiasi panas. atau dengan teknik penyambungan lainnya. g. Tahan korosi : sifatnya durabel sehingga baik dipakai untuk lingkungan yang dipengaruhi oleh unsur-unsur seperti air. solder. kendaraan dan lain-lain.

minuman. Disamping itu aluminium dapat diberi surface treatment. j. (Daryus. 2008. Asyari.) 2. dapat dikilapkan. Bauksit (Al2O3. dan juga diberi proses anodisasi. Mampu diproses ulang guna yaitu dengan mengolahnya kembali melalui proses peleburan dan selanjutnya dibentuk menjadi produk seperti yang diinginkan Proses ulang-guna ini dapat menghemat energi. Tampak permukaan aluminium sangat menarik dan karena itu cocok untuk perabot rumah (hiasan). yaitu untuik peti kemas dan pembungkus.2H2O) . Jurusan Teknik Mesin.3 Komponen Penyusun Aluminium Beberapa bijih Aluminium yang utama antara lain: 1. dan obat-obatan. Tak beracun : dan karenanya sangat baik untuk penggunaan pada industri makanan. Menarik : dan karena itu aluminium sering digunakan tanpa diberi proses pengerjaan akhir.Jakarta. bahan bangunan dan mobil. Mika (K-Mg-Al-Slilkat) 3. Memiliki ketangguhan yang baik : dalam keadaan dingin dan tidak seperti logam lainnya yang menjadi getas bila didinginkan. Sifat ini sangat baik untuk penggunaan pada pemrosesan maupun transportasi LNG dimana suhu gas cair LNG ini dapat mencapai dibawah -150 oC. modal dan bahan baku yang berharga. Diktat Proses Produksi. disikat atau dicat dengan berbagai warna. l. Tanah liat (Al2Si2O7. Fakultas Teknik Universitas Darma Persada . Proses ini menghasilkan lapisan yang juga dapat melindungi logam dari goresan dan jenis abrasi lainnya. 2H2O) 2.i. k.

Al2O3 yang dihasilkan melalui anodisasi bersifat amorf. karena sifat kekerasannya. Aluminium biasa dipadukan dengan logam seperti tembaga. Beberapa alloy (paduan logam). Umumnya Al2O3 terdapat dalam bentuk kristalin yang disebut corundum atau α-aluminum oksida.wordpress. Aluminium bereaksi dengan oksigen membentuk aluminium oksida.com/2008/09/03/mengenal-secara-singkat-tentang-aluminium/) Aluminium ada di alam dalam bentuk silikat maupun oksida. seng. truk. Aluminium oksida berperan penting dalam ketahanan logam aluminium terhadap perkaratan dengan udara. aluminium mempunyai konduktivitas dua kali lebih baik dari tembaga. (http://diniharsanti. dll. yaitu antara lain : · sebagai silikat misal feldspar. dan keuletannya (ductility) pun tinggi pada suhu tinggi. 3. Logam aluminium atau paduannya (alloy). dan mangan sehingga kemanfaatannya pun lebih banyak lagi.(http://smk3ae. magnesium. Al2O3 dipakai sebagai bahan abrasif dan sebagai komponen dalam alat pemotong. Logam aluminium sebenarnya amat mudah bereaksi dengan oksigen di udara. yang terbentuk sebagai lapisan tipis yang dengan cepat menutupi permukaan aluminium. tanah liat. namun beberapa proses oksidasi .blogspot. Lapisan ini melindungi logam aluminium dari oksidasi lebih lanjut. KEGUNAAN ALUMINIUM Kombinasi sifat yang ringan dan kuat. Bila digunakan dengan baik. dan gerbong kereta api. Ketebalan lapisan ini dapat ditingkatkan melalui proses anodisasi. Dengan berat yang sama. seperti perunggu aluminium. banyak digunakan dalam struktur pesawat terbang. terutama paduannya dengan magnesium.html) Aluminium oksida adalah insulator (penghambat) panas dan listrik yang baik. krom. memanfaatkan sifat ini dengan menambahkan aluminium pada alloy untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi. mobil.com/2008/12/pembuatan-logam-aluminium. mika · sebagai oksida anhidrat misal kurondum (untuk amril) · sebagai hidrat misal bauksit · sebagai florida misal kriolit. aluminium tahan korosi. membuat aluminium cocok untuk berbagai penggunaan. silikon.

Secara garis besar beberapa penggunaan aluminium antara lain: 1.(SO4)3. atau alumina.seperti plasma electrolytic oxydation menghasilkan sebagian besar Al2O3 dalam bentuk kristalin. Membuat termit. Perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam produksi dari aluminium oksida dan aluminium hidroksida misalnya adalah Alcan dan Almatis. Gamma-alumina digunakan untuk pembuatan aluminium. Sektor industri otomotif.Al2(SO4)3. digunakan untuk mengelas baja ditempat. untuk pasta gigi. yaitu campuran serbuk aluminium dengan serbuk besi (III) oksida. Aluminium oksida. 2. dan Rusal. untuk membuat bak truk dan komponen kendaraan bermotor. Sektor pembangunan perumahan. misalnya untuk menyambung rel kereta api. 2. 5.24H2O. and SiO2 yang tidak murni. Tawas (K2SO4. aluminium oksida terdapat dalam bentuk kristal corundum. Alcan.AL2. 3. dan industri keramik serta industri . Alumina (Al2O3) Alumin dibedakan atas Alfa-allumina dan gamma-allumina. Fe2O3.untuk kusen pintu dan jendela. 6. 4. Campuran ini dimurnikan terlebih dahulu melalui Proses Bayer. Sektor industri makanan . misal untuk kabel listrik. merupakan komponen utama dalam bauksit bijih aluminium yang utama. Adapun senyawa Aluminium yang memiliki banyak kegunaan. antara lain: 1. Secara alami. untuk membuat badan pesawat terbang. Tawas digunakan untuk menjernihkan air pada pengolahan air minum.untuk kemasan berbagai jenis produk. Batu mulia rubi dan sapphire tersusun atas corundum dengan warna-warna khas yang disebabkan kadar ketidakmurnian dalam struktur corundum. Bijih bauksit terdiri dari Al2O3. yang meningkatkan kekerasannya. Pabrik alumina terbesar di dunia adalah Alcoa.24H2O) Tawas mempunyai rumus kimia KSO4. Gamma-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 di bawah 4500C. Sektor lain. perabotan rumah tangga dan barang kerajinan.

Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium (III) .geocities. Batu mulia.pdf ) .com/bkusumoh/pdf/kimiasehari2. Alfa-allumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu diatas 10000C.gelas. Warna-warna rubi antara lain: .Topaz berwarna kuning karena mengandung besi (III) (www.Safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II). besi(III) dan titan(IV) . safir. seperti rubi. Alfa-allumina terdapat sebagai korundum di alam yang digunakan untuk amplas atau grinda. ametis. dan topaz merupakan alfa-allumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut.Ametis berwarna violet karena mengandung senyawa kromium (III) dan titan (IV) .

4. BAUKSIT Bauksit (http://extractivemetallurgy. Mempunyai warna putih atau kekuningan dalam keadaan murni. relatif ringan dengan berat jenis 2. Batuan yang memenuhi persyaratan itu antara lain nepelin syenit dan sejenisnya yang berasal dari batuan beku.3-2. yang memungkinkan terjadinya pelapukan yang cukup kuat. Bauksit dapat terbentuk dari batuan yang mempunyai kadar aluminium relatif tinggi.2H2O. dengan kadar utamanya alumina. merah atau cokelat apabila terkontaminasi oleh besi oksida atau bitumen.com/2008/12/proses-pengolahan-bijih-bauksit. kuarsa dan silica aktif. sementara unsur yang .rekahan dan menghanyutkan unsur yang mudah larut. Bijih bauksit laterit terjadi di daerah tropis dan subtropis serta membentuk perbukitan landai. boehmit Al2O3. Batuan di atas akan mengalami proses laterisasi yaitu proses yang terjadi karena pertukaran suhu secara terus menerus sehingga batuan mengalami pelapukan. kadar Fe rendah dan sedikit kadar kuarsa ( SiO2) bebas. seperti gibsit Al2O3.blogspot. erat kaitannya dengan persebaran granit. mudah patah tidak larut dalam air dan tidak terbakar.html) Bauksit merupakan kelompok mineral aluminium hidroksida.H2O. Bahan galian ini terjadi dari proses pelapukan (laterisasi) batuan induk. Boehmit didapat juga dalam rekahan pada batuan nepelin syenit pegmetite sebagai hasil proses alterasi hydrothermal dari nepelin atau fledspar.7. Pada musim hujan air masuk memasuki rekahan.3H2O. batuan lempung/serpih. jenis mineralnya adalah gibsit. diaspor Al2O3. Bauksit relatif lunak (kekerasan 1-3). Bauksit yang terkandung di Indonesia.

tahan panas tapi lentur). dan refractory product. termasuk Norwegia. dan Selandia baru.sukar larut/tidak larut tertinggal dalam batuan induk. Seluruh alumina yang berasal dari Amerika Serikat terbuat dari bauksit yang diimpor dari negara lain. atau tembaga akan menghasilkan alloy ( aluminium yang kuat. Lebih dari 40 negara lainnya juga memproduksi aluminium. KEGUNAAN BAUKSIT Bauksit apabila dicampur dengan bahan mineral lain seperti nikel. Negara penghasil aluminium metal terbesar adalah Rusia.negara industri yang memiliki hydroelectric power (tenaga listrik yang menggunakan air) yang berbiayanya murah. dan China merupakan negara penghasil alumina terbesar. Australia. Switzerland. mulai otomotif. Sekitar 85% dari keselurahan tambang bauksit di dunia digunakan untuk memproduksi alumina yang disempurnakan menjadi aluminium metal.tanda lalu lintas serta high voltage power lines sebagian besar juga terbuat dari aluminium. Alloy ini banyak digunakan untuk beragam industri. K. Bauksit merupakan barang tambang utama dari alumina untuk membuat aluminium. abrasive.com/2008/04/27/panci-almunium-ternyata-dari- 5. Mg. dan Canada. (http://klastik. China. residu yang tertinggal disebut laterit menjadi kaya akan hidroksida alumina Al (OH)3 yang kemudian oleh proses dehidrasi akan mengeras menjadi bauksit/) bauksit. . refractory materials. amerika Serikat. Biasanya aluminium metal dilaksanakan di negara. Sedangkan sebesar 10%lainnya digunakan untuk chemical.wordpress. dan aluminium compounds. Islandia.unsur yang mudah larut seperti Na. Tajikistan. baja. Begitu juga dengan tanda . Sisanya sebesar 5% dari bauksit digunakan untuk membuat abrasives. hingga perkapalan. dan Ca dihanyutkan oleh air. Setelah unsur. Amerika Serikat.

com/2008/12/proses-pengolahan-bijih-bauksit.1 Metode Elektrolisis .html) Terdapat 2 metode isolasi aluminium. METODE ISOLASI ALUMINIUM (http://extractivemetallurgy.blogspot. metode isolasi melalui proses bayer 6. antara lain : a.6. metode elektrolisis b.

2. Aluminium oksida akan larut membentuk NaCl(OH)4. Al(OH)3 disaring lalu dikeringkan dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 tak berair. bijih alami yang ditemukan di Greenland sekarang ini tidak lagi digunakan untuk memproduksi aluminium secara komersil. Penggantinya adalah cariran buatan yang merupakan campuran natrium. Pemurnian bauksit melalui cara sebagai berikut : a. Peleburan / reduksi alumina dangan elektrolisis Metoda untuk mengambil logam aluminium (isolasi aluminium) adalah dengan cara mengelektrolisis alumina yang terlarut dalam cryolite. Pengolahan aluminium dari bauksit meliputi 2 tahap : 1. Ba direaksikan dengana NaOH(q) . Cryolite. Hall di Amerika Serikat dan Paul Heroult tahun 1886. aluminium dan kalsium fluorida.Aluminium dibuat menurut proses Hall-heroult yang ditemukan oleh Charles M. Pemurnian bauksit untuk meperoleh alumina murni. Metoda ini ditemukan oleh Hall di AS pada tahun 1886 dan pada saat yang bersamaan oleh Heroult di Perancis. . Larutan disaring lalu filtrat yang mengandung NaAl(OH)4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2 Al mengendap sebagai Al(OH)3 c. b.

atau bahan lain. maka jumlah yang diperlukan dalam praktik tentu lebih besar. Alumina tidak dapat direduksi dengan karbon. Buat anode karbon dan gunakan di dalam sel 3. Lubang kompartemen katode itu mempunyai kedalaman 30 sampai 50 cm. Langkah-langkah pembuatan logam aluminium adalah sebagai berikut. Siapkan penangas kriolit dan kendalikan komposisinya 4. Karbon elektrode teroksidasi oleh oksigen yang dibebaskan 7.Logam aluminium dibuat melalui reduksi elektrolitik alumina murni (Al2O3) di dalam penangas kriolit lebur. dipadu (bila perlu). . atau dengan blok-blok katode yang telah dipanggang dan kemudian disemenkan satu sama lain. dicetak menjadi logam batangan dan didinginkan. Di dalamnya terdapat kompartemen katode yang dilapisi dengan campuran pitch dan batubara antrasit atau dengan kokas yang dipanggang di tempat dengan bantuan arus listrik.5C --> 2Al + 1. 1. & Sel elektrolit berbentuk kotak baja besar. namun karena karbon dioksida yang keluar itu mengandung 10% sampai 15% karbon monoksida (CO). Larutan alumina dielektrolisis sehingga membentuk aluminium logam yang bertindak sebagai katode. Batangan ini menjulur keluar melalui lubang pada kotak baja dan dihubungkan dengan batangan pengantar katode. Larutkan alumina di dalam kriolit lebur 5. Perubahan entalpi yang terjadi dalam reaksi itu adalah sebagai berikut: Al2O3 + 1. blok asbes. dengan lebar mencapai 3 m dan panjang 9 m bergantung pada jenis sel dan beban yang direncanakan. Aluminium cair dialirkan keluar dari sel. dan reaksi balik antara uap aluminium dengan CO2 di dalam kondensor akan menyebabkan terjadinya pembentukan aluminium oksida sebagaimana semula. Pada pelapis bagian dasar dipasang batangan baja besar yang berfungsi sebagai pengumpul arus katode. 6.5CO2 Karbon yang diperlukan untuk reduksi berasal dari anode dan untuk itu diperlukan antara 0. Di antara dinding baja dan pelapis dipasang isolasi termal yang terdiri dari baja tahan panas. Pasang atau ganti pelapis sel 2. Walaupun secara teoritis yang diperlukan sebetulnya hanyalah 0.6 kg karbon per kilogram logam.33 kg.5 sampai 0. karena adanya pembentukan Al4C3 (aluminium karbida). Tebal pelapis berkisar antara 15 sampai 25 cm pada bagian sisi dan 26 sampai 46 cm pada bagian dasar.

89 kg per kilogram aluminium.Pelapis sel biasanya tahan 2 sampai 4 tahun.substech.91 kg. Pelapisan kembali kotak sel merupakan sebagian besar dari biaya produksi dan di sini tercakup bukan saja tenaga kerja. dimana alumina mengalami pemanasan dan melepaskan kandungan airnya. Kebutuhan teoristis alumina adalah 1. Mengenai mekanisme yang sebenarnya terjadi dari pelarutan alumina di dalam penangas dan bagaimana mekanisme dekomposisi elektrolitiknya masih belum jelas. Bilamana kadar alumina di dalam penangas berkurang.com/) & Selama beroperasinya sel. Oksigen bergabung dengan anode karbon dan menghasilkan CO dan CO2. isolasi dan kolektor itu kemudian diganti. Kerusakan biasanya terjadi karena penyusupan logam melalui katode sehingga melarutkannya atau karena penetrasi logam keluar dari kotak baja melalui kebocoran di sekitar kolektor arus. kolektor. Tetapi dalam praktik. terjadi pembentukan kerak di atas permukaan penangas lebur. tetapi juga kehilangan bahan elektrolit yang diserap oleh pelapis yang terpakai. Tetapi hasil akhirnya adalah pembebasan oksigen pada anode dan pengendapan logam aluminium pada katode. dan efek anode berlangsung. Alumina ditambahkan ke atas kerak ini. Kerak ini dipecahkan secara berkala dan alumina diaduk ke dalam penangas agar konsentrasinya tetap berada di sekitar 2% sampai 6%. Keseluruhan pelapis. maka pada anode terbentuk suatu lapisan tipis karbon tetrafluorida dan penangas tidak dapat lagi membasahi permukaan anode. pelapis dan bahan isolasi. Gambar skematik penampang penangas reduksi aluminium ditunjukkan seperti gambar berikut ini (Sumber gambar: http://www. tetapi yang terbanyak adalah CO2. . angkanya kira-kira 1.

Kemungkinan besar awalnya alumina bereaksi dengan Na3AlF6 dan kemudian reaksi elektrolisis berlangsung.(10. Prosedur detailnya adalah: bijih aluminum. Al3+ + 3e-–> Al potensial elektroda normal = -1.+ C –> 4AlF63.(10.38) 2H2O +2e-–> H2 + 2OH.42) Reaksi elektrodanya adalah sebagai berikut.828 V (10.Sebagai syarat berlangsungnya elektrolisis. dan hanya oksida aluminum yang amfoter yang larut. bauksit mengandung berbagai oksida logam sebagai pengotor.39) Metoda lain adalah dengan menggunakan lelehan garam.43) Elektroda positif: AlF63. Bahan yang tak larut disaring.(aq) + H2O(l) (10.45) .+ 6F. dan suhu ini mudah dicapai.41) Alumina yang didapatkan dicampur dengan Na3AlF6 dan kemudian garam lelehnya dielektrolisis. Alumina akan diendapkan. dan elektrolisis pada suhu setinggi ini jelas tidak realistik.+ CO2 + 4e.potensial elektroda normal = -0. dan karbon dioksida dialirkan ke filtratnya untuk menghasilkan hidrolisis garamnya. Namun. Salah satu cara yang paling jelas agar ion mempunyai mobilitas adalah dengan menggunakan larutan dalam air. ion harus dapat bermigrasi ke elektroda. titik leleh campuran Al2O3 dan Na3AlF6 adalah sekitar 1000 °C.(aq) + Al2O3·nH2O(s) (10. Reaksi dalam sel elektrolisi rumit.40) 2CO2 + 2AlO2 -(aq) + (n+1)H2O(l) –> 2HCO3.662 V (10. Al2O3(s) + 2OH-(aq)–> 2AlO2. Bijih ini diolah dengan alkali. larutan dalam air jelas tidak tepat sebab air lebih mudah direduksi daripada ion aluminum sebagaimana ditunjukkan di bawah ini.(10. dalam kasus elektrolisis alumina. Elektroda negatif: 2Al2OF62.+ 12F. Namun.+ 3e-–> Al + 6F.44) Reaksi total: 2Al2O3 + 3C –> 4Al + 3CO2 (10. Masalahnya Al2O3 meleleh pada suhu sangat tinggi 2050 °C. Al2O3 + 4AlF63-–> 3Al2OF62.

7. endapan dari persenyawaan yang terbentuk antara silica reaktif dengan Na2O dan Al2O3. . Proses melarutkan Al2O3 yang terdapat pada bauksit dengan larutan soda api pada konsenttrasi dan suhu tertentu dengan menggunakan uap sebagai media penghantar panas dalam tabaung baja yang tahan terhadap tekanan yang ditimbulkan uap. sebelum dikumpulkan ketempat penimbunan terlebih dahulu diusahakan mengambil larutan – larutan Al2O3 dan caustic soda yang masih terdapat bersama benda padat tersebut. Endapan benda padat.Kemurnian aluminum yang didapatkan dengan prosedur ini kira-kira 99. bila kandungan Al2O3 dominan baru dinamakan bauksit. Sifat aluminum sangat baik dan. 2. Aluminum digunakan dalam kemurnian ini atau sebagai paduan dengan logam lain. Dilakukan proses penggilingan sampai ukuran <35 mesh atau 0. Proses untuk memisahkan larutan Al2O3 dari benda – benda padat yang tidak larut dan disilication product. 5. harus diingat bahwa produksi aluminum membutuhkan listrik dalam jumlah sangat besar.2 Proses Bayer Prinsip kerja dari proses bayer adalah sebagai berikut : 1. selain itu. Penyaringan larutan Al2O3 dari koloid – koloid dan benda padat lainnya sehingga diperoleh larutan Al2O3 yang bening. 6. 4.417 mm 3. Terhadap larutan Al2O3 bening dilanjutkan dengan proses presipitasi Al2O3 melalui tangki besar yang dinamakan presipitator dan dengan menambahkan seed yang terdiri dari hidrat Al2O3 yang halus.55 %. Namun. 6. proses presipitasi dipercepat dan membangun partikel – partikel Al 2O3 yang lebih besar akan tetapi tidak mudah pecah. harganya juga tidak terlalu mahal. Bauksit mengandung berbagai mineral dengan kadar bervariasi.

sehingga bisa dipisahkan melalui penyaringan.8.. selanjutnya diseleksi. terjadi endapan Al(OH)3. sedangkan hidrat Al2O3 yang masih halus dikembalikan ke dalam proses presipitasi sebagai seed. Al(OH)3 yang dihasilkan kemudian dipanaskan 2Al(OH)3 + panas → Al2O3 + 3H2O Al2O3 yang terbentuk adalah alumina. Ketika cairan yang dihasilkan didinginkan. yang siap untuk dikapalkan ke pabrik peleburan untuk dileburkan menjadi logam aluminium. Adapun reaksi yang terjadi dalam proses bayer ini adalah : Al2O3 + 3H2O + 2NaOH + panas → 2NaAl(OH)4 Fe2O3 tidak larut dalam basa yang dihasilkan. selanjutnya melalui putaran (rotary) dikalsinasi (dipanggang) sedemikian rupa untuk mengeluarkan kadar air dan molekul air yang terikat dalam partikel Al2O3. . 10. 9. Alumina hasil dari kalsinasi adalah hasil akhir dari pabrik alumina. Endapan hidrat Al2O3 yang terjadi. sedangkan silikat masih larut dalam cairan tersebut. hidrat Al2O3 yang berukuran besar diambil sebagai produksi. Hidrat Al2O3 yang berukuran besar. SiO2 larut dalam bentuk silikat Si(OH)62-.

5.Gambar Alumina 7. 7. . 6. Sebagai alat untuk pelapisan lebih lanjut. Mendeteksi daerah peka retakan. 2. Memperbaiki penampilan. 4. Meningkatkan ketahanan abrasi. Meningkatkan adhesi cat. Memungkinkan penggunaan lithografi dan photografi. 3. Meningkatkan isolasi listrik. 9. MANFAAT ISOLASI ALUMINIUM Beberapa manfaat dari isolasi alumunium antara lain : 1. 8. Memperbesar emisivitas. Meningkatkan ketahanan korosi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful