P. 1
Karya Tulis Ilmiah

Karya Tulis Ilmiah

|Views: 646|Likes:
Published by nisha_cubbyy

More info:

Published by: nisha_cubbyy on Apr 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/11/2013

pdf

text

original

Penelitian Ilmiah

BAB I PENDAHULUAN A. Pengertian Bebe rapa Istilah Dalam pedoman ini yang dimaksud dengan: 1. Karya tulis ilmiah di bidang pengawasan adalah karya tulis ilmiah yang disusun baik secara perorangan maupun kelompok yang membaha s suatu pokok bahasan dalam bidang pengawasan dengan menuang kan gagasan-gagasan tertentu melalui ident ifikasi dan deskripsi permasalahan, analisa permasa lahan, dan saran-saran pemecahann ya. 2. Pembaha san dalam bidang pengawa san adalah suatu penuangan gagasan tertentu da lam lingkup kegiatan yang terkait dengan pelaksanaan tugas sebagai Pejabat Fungsional Auditor (PFA) sebagaimana tercantum di dalam rincian kegiatan auditor yang dapat diberikan angka kredit sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Pend ayagunaan Aparatur Negara No. 19/1996 atau terkait dengan pelaksanaan tuga s dan fungsi suatu un it pengawa san. Contoh berada dalam bidang pengawa san adalah: PFA menyusun buku dengan topik “Teknik Membangun Jalan” dapat dianggap bera da dalam lingkup pengawasan apabila di dalamnya membaha s teknik membangun jalan dari sisi pandang pengawasan, misalnya dari sisi audit oper asional. Buku tersebut tidak dianggap berada dalam lingkup pengawasan apabi la semata-mata hanya membaha s teknik membangun jalan dari sisi teknis tanpa mengait kan dengan pengawa san. Karya tulis ilmiah di bidang pengawasan dapat berupa: a. hasil penelitian, peng kajian, sur vei, dan atau e valuasi; b. tinjauan ata u ulasan ilmiah hasil gaga san send iri; c. karya tulis ilmiah populer; dan d. makalah yang berisikan prasaran berupa tinjauan, gagasan atau ulasan ilmiah yang disampaikan dalam pertemuan ilmiah. 3. Karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengkajian, survei, dan atau evaluasi adalah suatu karya tulis yang dihasilkan melalui proses kegiatan pengujian data atau kondisi yang ditujukan untuk membuat suatu kesimpulan atau pembuktian terhadap suatu hipote sis, yang dilak sanakan dengan lang kah-langkah antara la in: a. perumusan hipotesis; b. penentuan rancangan penelitian, pengkajian, survei,
1

b. penganali saan. penggunaan siste matika penyajian yang umum dan jelas. dan e. Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk mempero leh informasi. Metode ilmiah adalah metodologi penyusunan karya tulis ilmiah yang ditandai dengan ada nya: a. d. dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan atau hipotesi s di bidang ilmu pengeta huan dan teknologi serta menarik kesimpu lan ilmiah bagi keperluan kemajuan ilmu pengetahuan. dan e. penentuan ran cangan tin jauan/ula san ilmiah yang sesuai. 4. pengkajian. c. data. b. analisa kajian yang mempertautkan antara argumentas i teoritis dengan fakta yang ada. c. dan d. pelaksanaan penel itian. sur vei. dukungan fak ta atau kond isi yang ada. pengidentifikasian data atau kondisi yang ada. Karya tulis ilmiah berupa tinjauan atau ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri adalah suatu karya tulis yang dihasilkan melalui kegiatan analisis data atau kondisi yang ditujukan untuk menangg api atau memberi kan suatu pendapat terhadap suatu kondisi. perumusan kesimpulan. perumusan simpulan. 6. yang dilaksanakan dengan lang kahlangkah antara lain: a. Karya tulis ilmiah populer adalah suatu karya tulis yang bertujuan untuk memperkena lkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pengawa san dengan cara yan g mudah dipahami oleh masyarakat umu m. 5. koreksi ilmiah atau pengarahan pengembangan sehingga menghas ilkan pemikiran baru yang otentik di bidang pengawasan.dan atau evaluasi yang sesuai. c. dan atau evaluasi. 8. gagasan atau ulasan ilmiah ada lah suatu makalah yang disusun dan dikembang kan dari berbagai tulisan/karya ilmiah dengan memasukkan penafsiran usulan evaluatif. Makalah yang berisikan prasaran berupa tinjauan. d. 7. pengolahan dan pengana lisaan data. bersifat oby ektif dan didasarka n pada pert imbangan . argumentasi teoritis yang re levan.

dan pe nyusun tulisan tersebut. dan atau pengolahan data. atau pertemuan sejenisnya yang diadakan oleh organisasi/badan ilmiah setingkat pusat penelitian dan pengembangan/lembaga pemerintah eselon II atau lebih tinggi. 16. 9. Menyadur adalah menerjemah kan secara bebas dengan meringkas. dan atau analisa data. 17. 14. Sekjen BPK. 12. Penulis utama adalah seorang yang mempra karsai penyusunan. 15. Penulis pembantu adalah seorang yang memberi kan bantuan kepada penulis utama dalam hal pengumpu lan data. 11. 10 Tahun 1996. konferensi. pembuat outline. 10. Pertemuan ilmiah adalah kegiatan berupa diskusi panel. Menerjemahkan adalah kegiatan pengalihbahasaan suatu tulisan dari suatu bahasa ke bahasa lain. lokakarya. dan Kepala BPKP No. pemilik ide tentang ha l yang a kan ditulis. KEP-386/K/1996 tentang Petunjuk Pelaksana an Jabatan Fungsional Aud itor dan Angka Kreditnya. seminar. Penguji Karya Tulis Ilmiah adalah Anggota Tim Penguji yang ditunjuk oleh Kepa la/Pimpinan Unit Kerja Pengawasan untuk melaksana kan pengujian dan memberi kan rekomenda si pengesahan atas karya tulis 3 . Tim Penilai Teknis adalah Tim sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Keputusan Bersa ma Kepala BAKN.Penelitian Ilmiah profesionalitas PFA. 13. 49/SK/S/1996. atau organisasi profesi dan melalui media masa serta lembaga lain yang dapat berupa Lembaga Swadaya Masyara kat (LSM) dengan ruang lingkup kegiatan terkait minimal tingkat Kabupaten/Kota. Tim Penguji Karya Tulis Ilmiah atau selanjutnya disebut dengan Tim Penguji adalah salah satu Tim Penilai Teknis yang dibentuk oleh Kepala/Pimpinan Unit Kerja Pengawasan untuk memberikan dasar yang memadai dalam mengesah kan atau tidak mengesahkan karya tulis ilmiah yang disusun oleh PFA yang akan diusulkan ang ka kreditnya. Tingkat Keaslian atau Otentisitas Karya Tulis Ilmiah adalah materi penulisan karya tu lis ilmiah yang merupakan hasil gagasan sendiri dan belum pernah dibahas atau ditulis orang lain dalam pengertian bahwa topik bisa saja sama namun sudut pandang pe nulisan berbeda. men yederhan akan atau mengembang kan tulisan tanpa mengubah pokok pikiran asal. dan atau tambahan bahan.

2. tanggal 5 Maret 1997. tentang Petunjuk Teknis Keten tuan dan Pelaksanaan Jabatan Fungsional Auditor dan Angka Kreditnya di Lingkungan Aparat Pengawasan Fungsio nal Pemerintah. B. telah ditetapkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 19/1996 Tanggal 2 Mei 1996 tentang Jabatan Fungsional Aud itor dan Angka Kreditnya. KEP386/K/1996.00125/K/1997. Petunjuk teknis pelaksanaan dari ketentuan tersebut telah diterbitkan Keputusan Kepala B PKP No. tanggal 6 Juni 1996. Untuk menjamin tercapainya hasil karya tulis ilmiah yang berkualitas. Sekretaris Jenderal Badan Pemeriksa Keua ngan dan Kepala BPKP No. No.ilmiah yang disusun oleh PFA. Pedoman ini disusun berdasarkan ketentuanketentuan yang selama ini berlaku ditambah dengan kriteria normatif sebagai dasar penilaian dan merupakan kodifikasi dari praktik-praktik yang telah ada. Latar Belakang Dalam rangka pembinaan PFA di lingkungan Aparat Pengawasan Internal Pemeri ntah (APIP). Kepala Bada n Administrasi Kepegawaian Negara. dipandang perlu adanya pedoman penyusunan dan penilaian karya tulis ilmiah sebagai acuan bagi pihak terkait. Penyusunan karya tulis ilmiah merupakan salah satu kegiatan pengembangan profes i pengawasan bagi PFA dengan kompensasi angka kredit yang cukup besar. No. C. Karya tu lis ilmiah juga merupa kan media bagi PFA untuk mengembangkan profesionalitas. Sebagai petunjuk pelaksanaa nnya telah diterbitkan Keputusan Bersama. meng komunikasikan gaga san dan pengetahuan yang dimiliki. 13. tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Aud itor dan Angka Kreditnya.00. 10 Tahun 1996. Menyamakan persepsi dan adanya keseragaman pengujian oleh Tim Penguji dalam mela kukan peng ujian terhadap karya tulis ilmiah yang diajukan PFA. 49/SK/S/1996. . Memberik an acuan dan pemahaman yang sama bagi PFA dalam menyusun karya tulis ilmiah sehingga dapat dihasilkan karya tulis ilmiah di bidang pengawasan yang lebih berkua litas. Tujuan Pedoman Pedoman penyu sunan dan pengujian karya tuli s ilmiah bertujuan untu k: 1.

dengan siste matika penyajian sebagai b erikut: 1. 3. tujuan. BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan beberapa pengertian atas istilah yang digunakan. Pengaturan mengena i Pengujian Karya Tulis Ilmiah oleh Tim Penguji. BAB IV PENGUJIAN KARYA TULIS ILMIAH Dalam bab ini diuraikan mengenai prosedur pengujian karya tulis ilmiah dan pengu sulan ang ka kreditnya. BAB II KRITERIA KARYA TULIS ILMIAH Dalam bab ini diuraikan pengelompokan karya tulis ilmiah dan kriteria mengenai karya tuli s ilmiah. Untuk kegiatan penelitian yang merupakan pelaksanaan tugas kedinasan dikategorik an sebagai pelaksanaan kegiatan unsur pengawasan yaitu “mel akukan penelitian di bidang pengawasan”. dan sistematika pe nyajian pedoman. dan penilaian angka kredit atas karya tulis ilmiah. 5 . E.Penelitian Ilmiah D. Penyusunan Karya Tulis Ilmiah yang merupak an inisiatif dari PFA dan bukan merupakan pelaksanaan tugas kedinasan. mekanisme pengujian. latar belakang. 2. BAB III PENYAJIAN KARYA TULIS ILMIAH Dalam bab ini d iuraikan mengenai pen yajian karya tulis ilmiah. Pengaturan mengenai mekanisme pengusu lan dan penilaian angka kredit terhadap karya tulis ilmiah dilakukan dengan mengacu pada Prosed ur Kegiatan Ba ku (Standard Operating Procedures) Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan APIP. ruang lingkup. 2. Ruang Lingkup Pedoman Pen yusunan dan Pengujian Karya Tulis I lmiah (selanjutnya disebut Pedom an Karya Tulis Ilmiah) disusun untuk dila ksanakan oleh PFA dan pejabat terka it di lingkungan APIP yang mencakup: 1. Sistematika Penyajian Pedoman Pedoman Karya Tulis Ilmiah disusun secara sistematis dan terinci untuk memberi kan kemudahan bagi para PFA dan Pejabat terkait lainnya untuk memahami proses penyusunan. 4.

Makalah. Secara ringkas mengena i pengelompokan tersebut dapat dilihat pada Tabel 1.BAB II KRITERIA KARYA TULIS ILMIAH A. 2. Pengelompokan Kar ya Tulis Ilmi ah Berdasarkan Lampiran I A dan I B Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No. Karya tulis ilmiah. Majalah yang dia kui oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. survei dan atau evaluasi di bidang pengawasan yang dipub likasikan dalam bentuk: a. Majalah yang dia kui oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Buku. 2) Makalah. Terjema han/saduran di bidang pengawasan yang dipubli kasikan da lam bentuk: a. Ter jemahan/sad uran dalam bidang pengawa san yang tidak dipubli kasikan tetapi didokumentasikan pada perp ustakaan unit organi sasi dalam bentu k: 1) Buku. Karya tulis ilmiah populer di bidang pengawa san yang disebarluaskan melalui media massa. Majalah yang dia kui oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. b. hasil penelitian. b. pengkajian. 5. Karya tulis ilmiah (makalah) berupa tinjauan atau ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri dalam bidang pengawa san yang tidak dipublikasikan tetapi didokumentasikan pada perp ustakaan unit organisasi da lam bentuk: a. 4. 19/1996 karya tulis ilmiah dapat di kelompokkan sebagai beri kut: 1. gagasan atau usulan ilmiah dalam pertemuan ilmiah d i bidang pengawasan. Buku yang diterbitkan dan diedarkan secara na sional. Buku yang diterbitkan dan diedarkan secara na sional. Menyampaikan prasaran berupa tinjauan.1 yang merincikan karya tulis ilmiah di bidang pengawa san yang dapat diusulkan untuk . b. b. Buku yang diterbitkan dan diedarkan secara na sional. 3. Karya tulis ilmiah berupa tinjauan atau ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri di bidang pengawa san yang d ipublikasikan dalam bentu k: a.

7 .Penelitian Ilmiah mempero leh angka kredit.

dan atau evaluasi di bidang pengawa san dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepala/ Pimpinan Unit Kerja apabila memenuh i persyaratan sebagai berikut: a. Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian. survey dan atau evaluasi Tinjauan atau Ulasan Ilmiah Hasil gagasan Sendiri Karya Ilmiah Populer Tinjauan. survei. Bertujuan untuk membuat suatu kesimpulan atau pembuktian terhadap suatu hipotesi s di bidang pengawasan.TABEL 1 PENGELOMPOKKAN KARYA TULIS ILMIAH DI BIDANG PENGAWASAN YANG DAPAT DIUSULKAN UNTUK MEMPEROLEH ANGKA KREDIT N o Jenis Karya Tulis Ilmiah Dipublikasikan Buku Hasil Penelitian. pengkajian. Survei. Dalam penyusunann ya menggunakan metode ilmiah. Materi penelitian. pengkaj ian. Kriteria Umum 1. c. dan atau evaluasi merupakan hasil gagasan send iri yang belum pernah dibahas atau ditulis oleh orang la in. survei. pengkajian. b. gagasan atau usulan ilmiah dalam pertemuan ilmiah Terjemahan Saduran √ √ √ Majalah/media lainnya/web site √ √ √ √ √ Tidak di Publikasikan Buku Makalah √ √ √ √ Keterangan: V : Jenis Karya Tulis Ilmiah yang dapat diusulkan angka kreditnya : Jenis Karya Tulis Ilmiah yang tidak dapat diusulkan angka kreditnya B. . Pengkajian. dan atau Evaluasi di Bidang Pengawasan Karya Tulis Ilmiah hasil penelitian.

Bertujuan untuk menanggapi atau memberi kan suatu pendapat terhadap suatu kondis i di bidang pengawasan. Gagasan atau Ulasan Ilmiah di Bidang Pengawasan yang Disampaikan Dalam Pertemuan Ilmiah Makalah yang berisikan prasaran berupa tinjauan. Materi penulisan merupakan hasil gagasan sendiri yang belum pernah dibahas atau dituli s oleh orang lain. d. Memenuhi kriteria d ipublikasikan. 2. Memenuhi kriteria d ipublikasikan atau t idak dipublikasikan. Karya Tulis Ilmiah Berupa Tinjauan atau Ulasan Ilmiah Gagasan Sendiri di Bidang Pengawasan Karya Tulis Ilmiah berupa tinjauan atau ulasan ilmiah gagasan sendiri di bidang pengawa san dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepala/Pimpinan Unit Kerja apabila memenuh i persyaratan beri kut: a. gagasan atau ulasan ilmiah di bidang pengawasan yang disampaikan dalam pertemuan ilmiah dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepa la/Pimpinan Unit Kerja apabila memenuhi persyaratan ber ikut: a. 4. Dalam penyusunann ya menggunakan metode ilmiah. c. Memenuhi kriteria d ipublikasikan. Pedoman Penyusun an dan Pengujian Karya Tulis I lmiah d. b. e.Penelitian Ilmiah d. Makalah yang Berisikan Prasaran Berupa Tinjauan. b. Disampaikan dalam pertemuan ilmiah. 9 . Dalam penyusunann ya menggunakan metode ilmiah. Materi tinjauan/ula san ilmiah merupak an hasil gagasan sendiri yang belum pernah dibaha s atau dit ulis oleh orang la in. Bertujuan untuk menyampaikan atau memperkenalkan suatu gagasan di bidang pengawasan. 3. c. Karya Tulis Ilmiah Populer di Bidang Pengawasan yang Disebarluaskan Melalui Media Massa Karya Tulis Ilmiah populer di bidang pengawasan yang disebarluaskan melalui media massa dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepala/Pimpinan Unit Kerja apabila memenuh i persyaratan sebagai berikut: a.

(3) Sekali terbit minimal 300 eksemplar. c. Kriteria Dipublikasikan a. Memenuhi kriteria t idak dipublikasikan. b. c. bukan diktat.b. (4) Penamp ilan buku sebagaima na layaknya suatu buku. Materi tersebut be lum pernah diterje mahkan atau disadur oleh orang lain. d. Memenuhi kriteria d ipublikasikan atau tidak dipublikasikan. Terjemahan/Sadu ran di Bidang Peng awasan Terjemahan/saduran Karya Tulis Ilmiah dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepa la/Pimpinan Unit Ker ja apabila memenuhi per syaratan sebagai berikut: a. atau oleh organisasi profesi ilmiah. b. C. Dipublikasikan dalam be ntuk artikel pada majalah ilmiah atau media massa lainnya Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk artikel pada majalah ilmiah atau media massa lainnya dapat diusulkan untuk . Dipublikasikan dalam be ntuk buku Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk buku dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepa la/Pimpinan Unit Kerj a apabila memenuhi pers yaratan sebaga i berikut: (1) Diterbitkan oleh suatu organisasi/badan ilmiah setingkat pusat penelit ian dan pengembangan/lemb aga eselon II atau lebih tinggi. Dalam penyusunann ya menggunakan metode ilmiah. Kriteria Dipublikasikan dan Tidak Dipublikasikan 1. survei dan atau evaluasi ataupun berupa tinjauan/u lasan ilmiah/penulisan populer di bidang pengawasan yang penerbitan aslinya menggunakan suatu bahasa tertentu yang dialihbahasakan ke dalam bahasa yang lain. Materi yang diterjemahkan/d isadur adalah Karya Tulis Ilmiah yang berupa buku atau artike l pada suatu media massa atau makalah yang merupakan hasil penelitian. pengkajian. yang dibuktikan dengan surat keterangan dar i penerbit. atau o leh penerbit pr ofesional. Materi tersebut terka it dengan perkembangan da n kemajuan pengawasan. (2) Mempunyai nomor Internat ional Standard of Book Numbers (ISBN). 5.

dokumentasi hasil hendaknya dituangkan dalam bagianbagian yang sistematis sesuai dengan jenis karya tulis ilmiah. 2. (2) Penampilan buku sebagaima na layaknya suatu buku. atau oleh organisasi profesi ilmiah atau website dari media massa yang telah memiliki ISSN.000 kata atau minimal 20 halaman kertas ukuran A4 dengan spasi tungga l dan karakter huruf Arial. c. ukuran 11. atau oleh media massa. yang terbagi ata s: i. atau oleh organisa si profesi ilmiah. (3) Didokumentasi kan pada perpusta kaan unit organisasi. Halaman judul 11 . Kriteria Tidak Dipublikasikan Untuk Karya Tulis Ilmiah yang tidak dipublikasikan.Penelitian Ilmiah disahkan oleh Kepala/Pimpi nan Unit Kerja apabila memenuh i persyaratan sebagai berikut: (1) Diterbitkan oleh suatu organisasi/badan ilmiah setingkat pusat penelitian dan pengembangan/lemb aga eselon II atau lebih tinggi. Dipublikasikan mela lui situs internet (website ) Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk artikel yang dimuat pada situs internet (website) dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepala/Pimpinan Unit Kerja apabila memenuhi persyaratan diterbitkan melalui website suatu organisasi/bad an ilmiah setingkat pusat penel itian dan pengembangan/ lembaga pemerintah eselon II atau lebih tinggi. (2) Mempunyai nomor Internat ional Standard of Serial Numbers (ISSN). sebagaimana beri kut: a. Dokumenta si dalam bentuk buku Karya Tulis Ilmiah berupa tinjauan atau ulasan ilmiah dan prasaran dalam bentuk buku dapat diusulkan untuk disahkan oleh Kepa la/Pimpinan Unit Kerja apabila memenuhi pers yaratan sebaga i berikut: (1) Berisi lebih dari 5. bukan diktat. (4) Setidaknya terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut: (a) Bagian awa l. (3) Dimuat pada halaman atau kolom khusus yang memang ditujukan untuk pemuatan Karya Tulis Ilmiah.

Bagian pendahu luan Propors i bagian ini adala h 4% s. Daftar tabel (jika ada) vi. v.d 50% dari isi buku. Daftar gambar /grafik (jika ada) (b) Bagian tubuh utama . yang berisikan: Latar bela kang Identifikasi masalah Pembata san masalah Perumusan masalah ii. Halaman abstrak (sinopsis) Bagian ini berisi penjelasan mengenai hasil tinjauan/ula san ilmiah secara menyeluruh tetapi singkat.d 7% dari is i . yang terbagi ata s: i. topik obyek pembaha san dan periode pengamatan. yang berisikan: ƒTeori pendukung yang relevan dengan penelitian yang dilakukan(referensi teori pendukung berasal dari buku/literatur edisi yang terbaru. Diusahakan cukup satu halaman. Propors i bagian ini adal ah 3% s.d 32% dari isi buku. karena filosofi pengembangan profesi PFA mengharuskan se lalu mempelajari buku/literatur yg berasal dari perkembangan terakhir) Hasil tinjauan sebelumnya sepanj ang dilakukan secara ilmiah. Bagian pengung kapan perma salahan Propors i bagian ini adalah 27% s. subyek. yang berisikan fakta atau kejadiankejadian yang ada d i lapangan. serta isi abstraknya sendiri yang berupa tujuan. iii. Daftar isi v. Kata pengantar iv. metodologi. yaitu tentang judul lengkap. iii. Bagian landa san teori Propors i bagian ini adala h 12% s. Proporsi bagian ini adalah 40% s. dan kesimpulan.ƒ ƒ ƒ ƒ ii.d 7% dari is i buku. iv. Bagian uraian dan ana lisa tinjauan/ulasan ilmiah. yang berisikan pembaha san/analisa ata s fakta yang ada dengan teori.d 17% dari isi buku. Bagian simpulan.

yang berupa r ingkasan hasil pembaha san. ukuran 11. (2) Penampilan makalah: cover dicetak. Dokumenta si Karya Tulis Ilmiah dalam bentuk makalah dapat diusulkan untuk di sahkan oleh Kepala/Pimpinan Unit Kerja apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: (1) Berisi lebih dari 2. yang merupakan ha laman judul. manuskrip dicetak. Bagian pendahu luan. b. Bagian ini biasanya dapat terdiri atas subsub bahasan dan masing-mas ing sub-sub bahasan dapat terdiri ata s bebera pa paragraf. Pengaturan proporsi dilakukan hanya untuk karya tulis ilmiah berupa tinjauan ata u ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri di bidang pengawa san. Bagian isi. iii.Penelitian Ilmiah buku. yang berisika n teori pendukung yang relevan dan pembahasan ma salah. (b) Bagian tubuh utama i. (4) Setidaknya terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut: (a) Bagian awa l. (3) Didokumentasi kan pada perpusta kaan unit organisasi. yang berisikan: ƒLatar belaka ng tinjauan/ulasan ilm iah Identifikasi masalah ƒPembata san masalah ƒTujuan penulisan ƒManfaat penulisan ii.500 kata atau minimal 10 halaman kertas ukuran A4 dengan spasi tungga l dan karakter huruf Arial. 13 . (c) Bagian akhir Bagian a khir berisikan daftar pustaka dan lampiran-lampiran. bentuk makalah sebagaimana la yaknya suatu ma kalah. Bagian simpulan. (c) Bagian akhir Bagian akhir dari tinjauan/ula san ilmiah yang berisikan daftar pustaka. Pengaturan proporsi tersebut dilakukan agar Karya Tulis Ilmiah yang disusun lebih mengutamakan pendalaman analisis .

3. Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian. .D. Kriteria Hasil 1. 2. Karya Tulis Ilmiah Berupa Tinjauan atau Ulasan Ilmiah Gagasan Sendiri di Bidang Pengawasan Bukti fisik yang harus disampaikan o leh PFA untuk dapat dilakukan penguji an adalah: a. Buku asl i atau fotokopi yang a kan disahkan oleh kepala/pimpinan unit organisasi. b. d. Majalah asli atau fotokopi pemuatan dalam majalah atau media massa lainnya yang a kan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan unit organisasi. Makalah asli atau fotokopi yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpinan Unit organ isasi. c. b. Pengkajian. Hasil download dari website dimana karya tulis ilmiah dimuat dengan identitas leng kap alamat situs dan tanggal pemuatan yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan unit organisasi. Majalah asli atau fotokopi pemuatan dalam majalah yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan Unit organisasi. dan atau Evaluasi di Bidang Pengawasan Bukti fisik yang harus disampaikan o leh PFA untuk dapat dilakukan penguji an adalah: a. Hasil download dari website dimana karya tulis ilmiah dimuat dengan identitas leng kap alamat situs dan tanggal pemuatan yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan unit organisasi. c. b. Majalah asli atau fotokopi pemuatan dalam majalah yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan Unit organisasi. Hasil download dari website dimana karya tulis ilmiah dimuat dengan identitas leng kap alamat situs dan tanggal pemuatan yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan unit organisasi. Tulis Ilmiah Populer di Bidang Pengawasan yang Melalui Media Massa Bukti fisik yang harus disampaikan o leh PFA untuk dapat dilakukan pengujia n adalah: a. Survei. Buku asl i atau fotokopi yang a kan disahkan oleh kepala/pimpinan unit organisasi.

Makalah asli atau fotokopi yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpinan unit organ isasi. Majalah asli atau fotokopi pemuatan dalam majalah yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan unit organi sasi. Sertifikat/keterangan bahwa yang bersang kutan menyampaikan prasaran dalam pertemuan ilmiah dari peny elenggara. Secara ringkas mengenai penerapan kriteria-krit eria tersebut di atas terhadap Karya Tulis Ilmiah yang telah disusun oleh PFA untuk dilakukan pengujian dapat dilihat pada Flowchart 1 sampai dengan 5. 5. Gagasan atau Usulan Ilmiah Dalam Pertemuan Ilmiah di Bidang Pengawasan Bukti fisik yang harus disampaikan o leh PFA untuk dapat dilakukan penguji an adalah: a. b. Terjemahan/Sadu ran di Bidang Peng awasan Bukti fisik yang harus disampaikan o leh PFA untuk dapat dilakukan penguji an adalah: a. 15 . Hasil download dari website dimana karya tulis ilmiah dimuat dengan identitas leng kap alamat situs dan tanggal pemuatan yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpi nan unit organisasi.Penelitian Ilmiah 4. d. Buku asl i atau fotokopi yang a kan disahkan oleh kepala/pimpinan unit organisasi. Prasaran Berupa Tinjauan. Makalah asli atau fotokopi yang akan disahkan oleh Kepala/Pimpinan unit organ isasi. b. c.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->