MAKALAH

Dasar-dasar Pemasaran
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Bisnis

Di Susun Oleh :  Dea Yulia Rahman (0802897)  Stephanie (0801087)  Laela Sitti Chaerawati (0804347)

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2009

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur hanyalah milik Allah SWT yang telah melimpahkan ilmu Shalawat serta semoga tercurah kepada Rasul beserta keluarganya. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu Tugas Tengah Semester mata kuliah Pengantar Bisnis di Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Manajement. Dalam memenuhi persyaratan tersebut penulis mencoba membuat makalah yang berjudul “ DASAR–DASAR PEMASARAN“. Dalam menyusun makalah ini penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan sebab pengetahuan dan pengalaman yang di miliki penulis terbatas ,cukup banyak tantangan dan hambatan yang penulis temukan dalam menyusun makalah ini. Akhir kata ,semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Bandung, Mei 2009

Makalah Pengantar Bisnis

Halaman 2

Daftar Isi
Kata Pengantar………………………………………………………...………1 Daftar Isi………………………………………………………………………..2 Bab. 1 Pendahuluan…………………………………………………………...3 1.1 Latar Belakang……………………………………………………..…..3 1.2 Perumusan Masalah………………………………………………..….. 4 Bab. 2 Dasar-Dasar Pemasaran……………………………………………….5 1. Pemasaran……….…………………………………………………………….……5 1.1 Pengertian dan Ruang Lingkup Pemasaran………………………..…... 5 1.1.1 Perbedaan Orientasi Produksi, Orientasi Penjualan, dan Orientasi Pemasaran…………………………………………………………... 7 1.2 Utilitas………………………………………………………..……….10 1.3 Fungsi Pemasaran…………………………………………….……… 11 2. Konsep Pemasaran………………………………………………………………12 2.1 Definisi Konsep Pemasaran.................................................................. 14 2.2 Segmentasi Pasar...................................................................................14 3. Strategi Pemasaran......................................................................................15 3.1 Marketing Mix……………………………………………………….. 20 3.2 Customer Relationship Management (CRM)………………………… 24 3.3 Nilai Pelanggan……………………………………………………….24 3.4 Customer Dependency………………………………………………..25 4. Turbo Marketing……………..………………………..………………………….26 5. Kebijakan Harga………………..…………………………………………..……. 27
Makalah Pengantar Bisnis Halaman 3

menggunakan dan mengevaluasi jasa dalam rangka pemenuhan dan pemuasan kebutuhan. Hal ini membawa perubahan yang cukup mendasar dalam bisnis utama suatu perusahaan.6. Oleh sebab itu perusahaan perlu mengetahui perilaku pelanggan dalam membeli. Analisis mengenai tingkat kepuasan pelanggan ini nantinya dapat dijadikan sebagai dasar untuk menentukan strategi dan program pemasaran yang relevan pada situasi dan kondisi saat ini. Konsep strategi yang baik membutuhkan perumusan masalah yang berlandaskan kepada wawasan yang lebih luas. Sehingga dirasakan sangat penting untuk mengetahui pelayanan yang diharapkan oleh pelanggan. salah satu cara yang efektif dalam melakukan diferensiasi adalah melalui jasa atau pelayanan yang diberikan. 3 Penutup…………………………………………………………. semakin banyaknya bisnis utama restoran bergeser dari sekedar menyediakan segala macam makanan untuk dijual. menjadi usaha melayani dan memuaskan rasa lapar pelanggan dengan disertai usaha menyediakan suasana yang kondusif bagi pelanggan untuk menikmati hidangan. Pelayanan yang kurang memuaskan akan menyebabkan berkurangnya konsumen atau bahkan hilang karena konsumen berpindah ke jasa layanan lain. Promotion atau Komunikasi Bisnis….……29 Daftar Pustaka…………………………………………………………….1 Latar Belakang Pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta nilai kualitas jasa sangat ditentukan oleh tingkat kepentingan maupun kepuasan pelanggan sebagai pemakainya. Setiap perusahaan memiliki tantangan untuk tetap mempertahankan usahanya antara lain bagaimana menjaga kualitas pelayanan agar dapat bersaing dengan produk serupa dan juga produk pengganti lainnya yang saat ini semakin banyak bermunculan.. Bila ditinjau dari sudut pandang perusahaan. Bahkan tidak jarang pula di restoran disajikan pula hiburan musik. Hal ini merupakan tantangan besar bagi perusahaan dalam membangun citra perusahaan yang tidak hanya mampu membuat dan membangun tapi juga dapat memberikan pelayanan yang memuaskan. sesuai dengan atau melebihi harapan pelanggan. Sebagai contoh. 30 Pendahuluan I. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam menjaga kualitas pelayanan yaitu dengan memberikan pelayanan yang memuaskan. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 4 .….…………………………………………28 Bab.

Besarnya perbedaan kualitas tersebut tergantung dari seberapa besar perusahaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya serta tergantung pada perilaku pelanggan dalam membeli. Konsep Pemasaran 3. I. Turbo Marketing 5. Kebijaksanaan harga 6. Sejalan dengan pandangan pelanggan terhadap pelayanan sebuah perusahaan dikaitkan dengan penjelasan latar belakang di atas dapat dirumuskan hal-hal yang akan dijadikan acuan dalam pembuatan makalah ini. Di dalam konsep bauran pemasaran (Marketing Mix) terdapat 7 variabel yaitu produk (product). Strategi Pemasaran 4. Analisis tingkat kepuasan pelanggan memberikan landasan yang baik untuk memahami dan memanfaatkan lebih efektif lagi konsep dan metode-metode pemasaran produk bagi strategi dan program pemasaran. Pemasaran 2. Strategi dan program pemasaran diperlukan untuk mengatasi permasalahan pemasaran yang kompleks melalui pendekatan terhadap sistem nyata di dalam perusahaan. yaitu : 1. proses (process).personil (personil).2 Perumusan Masalah Dalam memberikan pelayanan seringkali terjadi perbedaan kualitas antara yang diberikan suatu perusahaan yang diharapkan oleh pelanggan. promosi (promotion) dan tempat (place).Manajemen pemasaran mengenal konsep bauran pemasaran (Marketing Mix) sebagai variabelvariabel keputusan yang dapat dikendalikan oleh manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan. dan fasilitas fisik (physical facility). Promotion atau Komunikasi Bisnis Makalah Pengantar Bisnis Halaman 5 . menggunakan dan mengevaluasi jasa yang diberikan. harga (price).

karena ia menjadi semacam roh bagi sebuah koorporat. Divisi tersebut dinamakan divisi pemasaran. tetapi tanpa didukung model pemasaran yang memadai. Oleh karena itu. Pemasaran 1. di setiap koorporat selalu terdapat bidang khusus yang menangani distribusi produk mereka agar sampai ke tangan konsumen. Untuk itulah konsumen yang menjadi sasaran produk perlu diberikan informasi yang jelas mengenai: • • • • Sebuah produk beserta mutunya. menjadikan bidang pemasaran ini mendapat perhatian sangat serius para ahli. keunggulannya. akan sulit sampai ke tangan konsumen.1. barulah sarana distribusi agar Makalah Pengantar Bisnis Halaman 6 . baik berupa barang mau pun jasa cukup dikenal oleh konsumen. Pengertian dan Ruang lingkup pemasaran Hal utama yang menjadi dasar perlu adanya pemasaran bagi perusahaan adalah karena produk yang dihasilkannya tidak bisa mencari konsumennya sendiri. Semakin ketatnya kompetisi di antara perusahaan.Dasar-Dasar Pemasaran 1. Sebuah produk barang atau jasa tidak akan dibeli apabila konsumen tidak mengetahui kegunaannya. Kualitas sebuah produk memang menentukan daya tarik bagi konsumen. Di mana produk tersebut bisa didapatkan Jika dianggap perlu disebutkan berapa harganya Kedua poin pertama dilakukan oleh bagian promosi. akan menjadi sia-sia. Betapa pun bagusnya sebuah produk. Setelah sebuah produk. dimana produk dapat diperoleh dan berapa harganya. yang di dalamnya termasuk bagian penjualan. tanpa didukung pemasaran yang memadai. Kegunaan produk tersebut serta cara penggunaanya.

Kedua bidang tersebut merupakan bagian dari divisi pemasaran. pengiriman barang (place). sumber : http://organisasi.org 4. dan mempromosikan barang (promotion). Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. pemasaran cenderung didefinisikan sebagai proses distribusi barang atau jasa yang dihasilkan suatu perusahaan atau koorporat kepada konsumen. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi.produk tersebut sampai di tangan konsumen ditentukan strateginya. Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. 2. penetapan harga (price). Pengertian Pemasaran Secara umum. Contohnya. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 7 . Nystrom Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. 3. Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Perhatikan difinisi-definisi berikut : 1. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Ini dilakukan oleh bidang penjualan. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa. Jadi. Pengertian Pemasaran Menurut H. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Mulai dari pemenuhan produk (product). Pengertian Pemasaran Menurut Wilkipedia Pemasaran adalah sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. segala kegiatan dalam hubungannya dalam pemuasan kebutuhan dan keinginan manusia merupakan bagian dari konsep pemasaran. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

maka pemasaran hanya diartikan sebagai kegiatan mendistribusikan produk dari produsen ke konsumen. dan tahap yang keempat sekarang sedang muncul. Tanpa itu. semakin hari semakin banyak perusahaan menganut konsep pemasaran dalam melakukan aktivitas bisnisnya. konsep pemasaran ini harus diaplikasikan dengan sungguh-sungguh supaya diperoleh manfaatnya secara maksimal. perusahaan menyesuaikan produk mereka untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen. sebagaimana halnya konsep lainnya. langkah perusahaan diawali dengan penjajakan untuk mengetahui apa yang diinginkan atau dibutuhkan konsumen. Di dalam konsep pemasaran. aktivitas pemasaran ibarat jantung kehidupan bagi sebuah perusahaan. diharapkan mereka mau membeli produk tersebut sehingga perusahaan memperoleh laba.1. Dalam pernyataan ini terkandung makna bahwa : (1) Kegiatan pemasaran harus dikoordinasikan secara menyeluruh dengan pihak-pihak lain dan dikelola secara sungguh-sungguh. dan Orientasi Pemasaran Sebagaimana diuraikan sebelumnya. Jadi. Setelah itu. Jika kedua item tersebut mulai diterapkan dalam sebuah perusahaan.Jika kita tilik pengertian di atas. Orientasi Penjualan. manajemen pemasaran adalah konsep pemasaran dalam tingkat nyata. Kemudian. 1. dari sini perusahaan mendapatkan laba. dalam konsep penjualan. Setelah konsumen terbujuk. Hingga saat ini masih banyak orang. Hal ini berbeda dengan konsep pemasaran. Di sini. sesungguhnya kedua istilah tersebut memiliki konsep yang berbeda. belum bisa memahami perbedaan antara pemasaran dengan penjualan. Terdapat 3 tahap perkembangan. maka bisa dikatakan bahwa manajemen pemasaran mulai berkembang di dalam perusahaan tersebut. termasuk beberapa eksekutif. Dalam konsep penjualan. Jadi. Namun. ia akan menjadi pembicaraan yang tanpa arti bagi suatu perusahaan bisnis. Dengan pengertian seperti itu menjadi tak ada bedanya antara pemasaran dan penjualan. perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai dengan produk yang dimilikinya. (2) Eksekutif pemasaran harus selalu terlibat dan berperan maksimal dalam perencanaan perusahaan.1 Perbedaan Orientasi Produksi. suatu perusahaan meluncurkan produk baru. banyak perusahaan masih berada pada tingkat awal dalam menerapkan Makalah Pengantar Bisnis Halaman 8 . Oleh karena itu. perusahaan tersebut menggunakan segala methoda penjualan untuk merayu konsumen agar membeli produk tersebut. Padahal. perusahaan tersebut mengembangkan sebuah produk yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen. Meskipun demikian.

Dalam tahap ini. b. Jaman ini dikenal sebagai jaman “menjual keras”. Untuk menguasai pasar. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 9 . Dengan perilaku ini menyebabkan calon konsumen “terpaksa harus membeli” produk yang ditawarkan para sales tersebut. Tahap ini sering disebut sebagai tahap “perangkap tikus” yang lebih baik. Hanya beberapa perusahaan saja yang telah menerapkan tahap-tahap mutakhir dari perkembangan filsafat dan praktek pemasaran. Tidak dibutuhkan upaya pemasaran untuk membujuk orang membeli produk yang ditawarkan. Akibatnya. Peran dari bidang atau departemen penjualan hanyalah sekadar menjual produk yang dihasilkan oleh bagian produksi dan keuangan. harus dilakukan promosi yang memadai. pada tahap ini penjualan memperoleh reputasi yang buruk. Dalam tahap ini. Yang ada adalah departemen penjualan yang dipimpin oleh manajer penjualan yang bertugas mengelola tenaga penjualan.konsep pemasaran. di samping memperoleh pengakuan yang tinggi. Tahap Orientasi Penjualan Depresi perekonomian dunia memberi sebuah pelajaran berharga bahwa masalah utama dalam ekonomi adalah bukanlah memproduksi berbagai produk secara cukup. Asumsi yang mendasari ialah asal produk bermutu baik dan harga yang wajar. penjualan produk secara besar-besaran akan bisa dicapai. Hal semacam ini mendominasi berbagai perusahaan di dunia hingga tahun 1930-an. Hal ini digambarkan dengan para sales yang mendatangi rumah ke rumah ( door to door ). sebuah perusahaan biasanya berorientasi ke bidang produksi. Dengan promosi yang memadai. perusahaan belum mengakui departemen pemasaran. konsep “penjualan keras” ini banyak menuai kritik dan kecaman. tetapi organisasi-organisasi non bisnis juga menggunakan konsep ini. Akan tetapi. Bahkan pekerjaan sebagai sales banyak mendapat pandangan negatif. Tetapi yang menjadi masalah adalah bagaimana menjual produk-produk tersebut. Konsep “menjual keras” ini tidak hanya dilakukan oleh bisnis korporat saja. Ada pun tahap-tahap perkembangan atau evolusi manajemen pemasaran adalah sebagai berikut : a. produk pasti laku dijual. Tahap Orientasi Produksi Pada tahap awal ini. penjualan dan pengelolaannya memperoleh pengakuan dan tanggung-jawab baru dalam perusahaan. Perencanaan perusahaan dibuat oleh eksekutif produksi dan departemen tehnik. Hanya memproduksi “perangkap tikus” yang lebih baik tidak menjamin keberhasilan perusahaan dalam menguasai pasar.

Mereka telah mengadopsi konsep pemasaran untuk menjalankan usaha bisnisnya.. bukan ke penjualan.” demikian ungkap seorang eksekutif Chase Bank. Dewasa ini sebagian besar perusahaan besar. terutama perusahaan multi nasional. Burouhgs Coorporation menunjukkan citra perusahaan yang telah sepenuhnya menerapkan konsep pemasaran. Para manajer pemasaran dilibatkan sejak tahap awal dari daur produksi. Pemasaran harus mempengaruhi semua kebijakan perusahaan. “hanya manajemen puncaklah yang bisa menyediakan iklim. c. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 10 . baik yang jangka pendek maupun yang jangka panjang. Karena semua organisasi cenderung mencontoh pemimpinnya.. Perhatian ditujukan ke pemasaran. Dia berkata.” Presiden Direktur Pepsi Cola berkata. dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk sebuah program pemasaran yang berhasil.. Dalam tahap ini beberapa aktivitas yang biasanya dikelola oleh eksekutif departemen lain. kegiatan seperti pelatihan dan analisis penjualan yang sebelumnya ditangani oleh departemen lain sekarang dikelola oleh departemen penjualan. Pertama. terjadi dua perubahan penting dalam pengelolaan organisasi bisnis. atmosfir dan semangat kesatuan yang memantulkan citra bahwa konsumen adalah raja di perusahaan kami.Pada tahap penjualan ini. Tahap Orientasi Pemasaran Pada tahap ketiga ini. disiplin. Pasalnya. semua aktivitas pemasaran seperti periklanan dan riset pemasaran biasanya dipimpin oleh manajer penjualan atau wakil direktur bidang penjualan. seorang eksekutif puncak pemasaran di International Mineral and Chemical Coorporation memperingatkan :”Sebuah perusahaan tidak dapat menjadi sadar konsumen hanya karena keputusan dan perintah.”Setiap perusahaan yang bukan merupakan organisasi pemasaran tidak dapat dikatakan sebagai perusahaan. Penerapan konsep pemasaran ini akan berhasil hanya bila mendapat dukungan dari manajemen puncak. Kedua. pergudangan dan aspek-aspek perencanaan produk. Secara umum tahap ini berjalan dari tahun 1930-an sampai tahun 1950-an. berada pada tahap ini. sehingga penting untuk seorang pemimpin bisnis menjadi sadar-konsumen.Dia akan dapat mengembangkan suasana.”Bisnis kita adalah bisnis pemasaran”. kini menjadi tanggung-jawab manajer pemasaran. perusahaan-perusahaan menganut konsep manajemen pemasaran yang terkoordinir dan diarahkan untuk mencapai tujuan ganda : orientasi konsumen dan volume penjualan yang menguntungkan. dan gagasan ini meresap ke seluruh bagian dalam perusahaan”. Bahkan. Misalnya aktivitas pengendalian sediaan. Eksekutif puncaknya disebut sebagai manajer pemasaran atau wakil direktur pemasaran. Dengan pelibatan sejak awal ini diharapkan mereka dapat mengintegrasikan pemasaran ke dalam setiap tahap dari aktivitas perusahaan.

Utilitas tempat: nilai tambah karena barang atau jasa tersedia pada tempat yang diinginkan konsumen.2 Utilitas Utilitas adalah hubungan antara keinginan konsumen dengan nilai atau kegunaan barang/jasa yang dijual. seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya utilitas. Empat tipe utilitas adalah sebagai berikut: 1. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 11 . Contoh: restoran fast-food yang menyediakan paket layanan antar. Contoh: mesin ATM. perhatian pada masalah-maslah lingkungan. 4. Dengan jumlah ini. Contoh: mobil minivan. Yang perlu diperhatikan adalah meskipun di atas diuraikan pembagian tahun untuk masing-masing tahapan. dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan kepuasan seseorang. Tahap Orientasi Manusia dan Tanggung-jawab Sosial Kondisi sosial dan ekonomi pada tahun 1970-an mendorong munculnya tahap ke empat dalam evolusi manajemen pemasaran. dan kekuatan-kekuatan politik yang legal – mempengaruhi program pemasaran perusahaan-perusahaan. Tekanan-tekanan dari luar – tekanan-tekanan dari luar – ketidakpuasan konsumen. Utilitas bentuk: nilai tambah suatu produk karena perubahan bentuknya. menurut Wilkipedia: Dalam ekonomi. Pada kenyataannya. sesungguhnya pembagian di atas hanyalah pembagian secara umum saja. 2. Dari sumber lain didapat pembahasan mengenai Utilitas. Di sini eksekutif pemasaran harus bertindak berdasarkan sikap dan tanggung-jawab sosial jika mereka ingin berhasil. utilitas adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai. karena lebih cepat dibanding ke teller bank. tidak ada waktu yang pasti yang membatasi masing-masing dari keempat tahapan evolusi manajemen pemasaran di atas. dengan bentuknya dapat dipakai sebagai mobil penumpang ataupun truk pengangkut. tahapan yang banyak diwarnai oleh orientasi sosial kemasyarakatannya. atau selamat. 3. Unit teoritikal untuk penjumlahan utilitas adalah util. Utility kepemilikan: nilai tambah pada produk sehingga pembeli berhak memakai atau mengkonsumsi. Utilitas waktu: nilai tambah barang atau jasa karena lebih cepat atau ada ketika dibutuhkan. 1.d.

Ketika dipasangkan dengan komoditas atau produksi. Fungsi Pertukaran Dengan pemasaran pembeli dapat membeli produk dari produsen baik dengan menukar uang dengan produk maupun pertukaran produk dengan produk (barter) untuk dipakai sendiri atau untuk dijual kembali. utilitas tidak membutuhkan adanya keadaan mental seperti "kebahagiaan". rasionalitas didefinisikan secara tepat dalam istilah dari kebiasaan maksimalisasi utilitas dibawah keadaan ekonomi tertentu. Fungsi-Fungsi Pemasaran : 1. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial. yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan.Doktrin dari utilitarianisme . dll. Penyimpanan produk mengedepankan menjaga pasokan produk agar tidak kekurangan saat dibutuhkan. yang digambarkan oleh kotak Edgeworth dan kurva kontrak. fungsi ini bisa mewakilkan efisiensi Pareto. 2. Fungsi Distribusi Fisik Distribusi fisik suatu produk dilakukan dengan cara mengangkut serta menyimpan produk. Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen. darat. bertujuan untuk "kebahagiaan terbesar untuk jumlah terbesar". Dalam ekonomi neoklasik. dsb. seperti Jeremy Bentham (17481832) dan John Stuart Mill (1806-1876). Menurut para utilitarian. udara.3 Fungsi Pemasaran Dengan adanya pemasaran konsumen tidak perlu lagi memenuhi kebutuhan pribadi secara sendiri-sendiri dengan melakukan pertukaran antara konsumen dengan pelaku pemasaran sehingga akan ada banyak waktu konsumen untuk kegiatan yang dikuasai atau disukai. Produk diangkut dari produsen mendekati kebutuhan konsumen dengan banyak cara baik melalui air. Efisiensi ini merupakan konsep utama ekonomi kesejahteraan. 1.elihat maksimalisasi dari utilitas sebagai kriteria moral untuk organisasi dalam masyarakat. masyarakat harus bertujuan untuk memaksimalisasikan jumlah utilitas dari individual. Sebagai kebiasaan usaha hipotetikal. 3. Fungsi Perantara Makalah Pengantar Bisnis Halaman 12 . "kepuasan".

sehingga divisi pemasaran akan mengalami kesulitan dalam pemasaran. Kelemahan konsep pemasaran ini adalah pelayanan tidak ramah dan buruk. Konsep Pemasaran Berwawasan Produk Konsep ini berpendapat bahwa pelanggan akan memilih produk yang menawarkan mutu. maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli. Konsep Pemasaran Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar. Aktivitas fungsi perantara antara lain seperti pengurangan resiko. pencarian informasi serta standarisasi / penggolongan produk 2. yaitu akan memilih produk yang mullah didapat dan murah harganya. ada lima konsep pemasaran yang mendasari cara organisasi melakukan kegiatan pemasarannya. Industri yang berwawasan ini cenderung tidak memperhatikan keinginan dan kebutuhan dari pelanggan. Konsep ini sering digunakan pada " Produk yang tidak dicari" atau tidak terpikir untuk dibeli serta pada industri yang mengalami kelebihan kapasitas produksi. pelanggan tidak akan membeli produk industri dalam jumlah cukup sehingga harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif. Konsep Pemasaran Berwawasan Pemasaran Konsep ini berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan industri terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara Makalah Pengantar Bisnis Halaman 13 . pembiayaan. kinerja terbaik dan inovatif dalam hal ini memuaskan perhatian untuk membuat produk yang lebih baik dan terus menyempurnakannya. Pemasar adalah orang yang mencari sumberdaya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau salah satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain. Konsep ini beranggapan bahwa pelanggan enggan membeli dan harus didorong supaya membeli. Konsep Pemasaran Berwawasan Produksi Konsep ini adalah salah satu konsep tertua. Dalam hal ini memusatkan perhatiannya untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi serta cakupan distribusi yang luas. Konsep Pemasaran Berwawasan Menjual Konsep ini berpendapat bahwa kalau pelanggan dibiarkan saja. Pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Dari konsep inti pemasaran maka. Konsep ini dapat dijalankan apabila permintaan produk melebihi penawarannya dan dimana biaya produk tersebut sangat tingi.Untuk menyampaikan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen dapat dilakukan pelalui perantara pemasaran yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik.

yaitu (1) keuntungan industri jangka pendek.Memenuhi kebutuhan dengan menguntungkan . Era Penjualan (sales era) • Karena penawaran lebih besar dari pada permintaan. (3) pemasaran yang terkoordinir serta (4) keuntungan. (2) kebutuhan pelanggan. Era Produksi (prodiction era) • • Fokus produsen atau berkonsentrasi pada produksi. keinginan serta kepentingan pasar sasaran dan memenuhi dengan lebih efektif serta lebih efisien daripada saingannya dengan cara mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan pelanggan dan masyarakat. Konsep pemasaran bermasyarakat meminta pemasar untuk menyeimbangkan tiga faktor dalam menentukan kebijaksanaan pemasaran. Jenis market adalah seller’s market (pasar penjual) dimana permintaan (demand) barang atau jasa lebihbesardaripada penawaran (supply). Konsep Pemasaran Berwawasan Bermasyarakat Konsep ini beranggapan bahwa tugas industri adalah menentukan kebutuhkan. maka focus pemasaran adalah menjual.Dapatkanlah sesuai kesukaan anda . yaitu : (1) pasar sasaran.Temukan keinginan dan penuhilah . 2. Konsep berwawasan pemasaran bersandar pada empat pilar utama. mutu dan kepuasan tertinggi bagi uang pelanggan.Cintailah pelanggan bukan produknya . Dalam sejarah. sehingga memicu adanya produksi masal dan pada akhirnya penawaran lebih besar daripada permintaan. Atau menjadi jenis pasar pembeli (buyer’s market). Makalah Pengantar Bisnis Halaman 14 . Konsep ini telah dinyatakan dalam banyak cara . (2) kepuasan pelanggan jangka panjang dan (3) kepentingan umum dalam pengambilan keputusan.Berusaha sekuat tenaga memberikan nilai. konsep pemasaran ada 3 era yang dapat dijelaskan berikut ini : 1.lebih efektif dan efisien daripada saingannya.

1 Definisi Konsep Pemasaran Konsep pemasaran adalah konsep dimana perusahaan atau produsen harus memberikan produk atau jasa ataupun pelayanan yang diinginkan pelanggan yang ada ataupun pelanggan potensial untuk mendatangkan keuntungan. Perbedaan keinginan dan hasrat konsumen merupakan alasan yang utama untuk diadakannya segmentasi pasar. Era Pemasaran (marketing era) • • • Produsen lebih fokus kepada pasar atau berorientasi pada pelanggan Sehingga produsi barang atau jasa disesuaikan dengan keinginan konsumen. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 15 . dan segmentasi pasar internasional. yakni segmentasi pasar konsumen. 2. atau tingkah laku berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah. Jika terdapat bermacammacam hasrat dan keinginan konsumen. Kelompok segmen pasar tersebut memiliki karakteristik berbeda. sehingga memerlukan cara tersendiri untuk menanganinya. maka perusahaan dapat mendesain suatu produk untuk mengisi suatu heterogenitas keinginan dan hasrat tersebut. hamburger.3. Perusahaan membagi pangsa pasar ke dalam segmen-segmen pasar tertentu di mana masing-masing segmen tersebut bersifat homogen. Dengan kata lain. yang memanjakan konsumen. Contohnya pelayanan deliveri dan drive through only untuk pembelian (consumer orented). segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan. Perusahaan atau para penjual mengklasifikasikan beberapa kelompok sasaran segmen pemasaran. Konsumen akan mau membayar lebih tinggi terhadap produk yang mereka butuhkan bila mereka menerima berbagai keuntungan dari produk tersebut. Dengan demikian dapat berkreasi dengan suatu penambahan penggunaan yang khusus untuk konsumen dalam segmen yang diinginkan. segmentasi pasar industri. karakteristik.2 Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. 2.

Konsumen perumahan mewah selain membeli untuk tinggal. penekanan pada daya tarik bentuk rumah yang Makalah Pengantar Bisnis Halaman 16 .3. akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (post purchase behavior). para pengembang harus mampu menciptakan kepuasan bagi para konsumennya. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain (Bayus dalam Kotler et al. atau dengan kata lain variabel-variabel tersebut akan mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli suatu produk. 1996). karena strategi pemasaran juga merupakan alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang digunakan untuk melayani pasar sasaran (Tull & Kahle dalam Tjiptono 1997). di dalam memasarkan perumahan mewah. Untuk mampu menciptakan kepuasan konsumen tersebut. harga. para pengembang perlu memiliki suatu strategi pemasaran yang jitu dalam memasarkan produknya. Dengan demikian. dalam sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian. Oleh karena itu. price. Pada tahap ini konsumen akan merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. promosi (Kotler & Amstrong 1997). Selain itu. Untuk mencapai tujuan tersebut. lokasi. faktor yang ada dalam bauran pemasaran merupakan variabel-variabel yang diharapkan mampu menciptakan kepuasan konsumen. mereka juga mengharapkan adanya pencapaian kepuasan (Property 2000). dan physical evidence (Pawitra 1993). Pembangunan perumahan untuk kelompok masyarakat menengah ke atas cenderung dilakukan oleh para pengembang swasta. dimana mereka lebih menekankan pada profit orientied. Salah satu bentuk strategi pemasaran yang mampu mendukung dalam memasarkan perumahan untuk menciptakan kepuasan konsumen adalah penggunaan marketing mix (bauran pemasaran) yang dapat meliputi product. promotion. Strategi Pemasaran Masyarakat selaku konsumen pembeli perumahan tidak dengan begitu saja membeli rumah tanpa mempunyai pertimbangan tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mereka dalam pengambilan keputusan seperti produk.

Dengan demikian. dimana kesemuanya itu diarahkan untuk dapat menghasilkan omset penjualan yang maksimal atas produk yang dipasarkan dengan memberikan kepuasan pada para konsumen. Sedangkan Payne (1993) menyatakan bauran pemasaran terdiri dari product. para pengembang harus mampu memberikan pelayanan yang optimal untuk memberikan kepuasan pada konsumennya. saluran. Dengan demikian. dengan cara pengalihan hak atas produk tersebut dari perusahaan kepada konsumen melalui proses pertukaran ( Santoso 2000). & Miniard 1994). Secara umum. bauran pemasaran menekankan pada pengertian suatu strategi yang mengintegrasikan produk (product). selain faktor teknis. price. Marketing mix (bauran pemasaran) merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran (Kotler 1999). termasuk proses keputusan yang mendahului tindakan ini (Engel. Pawitra (1993) menegaskan bauran pemasaran meliputi 7-P yaitu product. dan distribusi (place). 4-P tersebut berkembang. para pengembang perlu mengetahui dan mengerti mengenai prilaku konsumen dalam memasarkan produknya. participant. bahkan estetika menjadi bahan pertimbangan mereka dalam pembelian rumah. Hal tersebut dilakukan dengan menggunakan para konsultan pembangunan perumahan. dan sekaligus menghabiskan produk dan jasa. physical evidence dan process. Karena dengan mempelajari perilaku konsumen para pengembang akan banyak memperoleh informasi tentang keterlibatan konsumen secara langsung dalam mendapatkan. people. terutama untuk rumah kelas menengah ke atas adalah bahwa rumah tidak hanya sebagai tempat berlindung. Sejalan dengan semakin kompetitifnya dunia bisnis. price. sarana jalan. Sedangkan beberapa hal seperti konstruksi. dan fasilitas-fasilitas umum yang seharusnya ada dalam kompleks perumahan yang mereka bangun. promotion. Oleh karena itu. Bertitik tolak pada paparan yang telah dijelaskan sebelumnya. promosi (promotion). processes dan provision of consumer service. bahwa pola pemikiran yang berkembang dalam pembelian rumah di era sekarang ini. place. sehat. cenderung diabaikan. sehingga perumahan yang mereka bangun mampu menghasilkan bentuk yang menarik konsumen untuk membelinya.mereka bangun lebih diutamakan. ketidakpuasan konsumen mungkin akan muncul setelah membeli rumah yang dipasarkan oleh para pengembang. Pengertian pemasaran yang berkaitan dengan produk berupa real estate dan property adalah suatu kegiatan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan rumah tinggal dan atau ruang usaha. place. namun juga berfungsi sebagai tempat tinggal yang nyaman. mengkonsumsi. harga (price). Well. promotion. Halaman 17 Makalah Pengantar Bisnis .

pembeli akan kecewa. pembeli akan puas dan jika ia melebihi harapan. dan sumber-sumber informasi lainnya. memberi masukan mengenai kekurangan pelayanan yang perlu diperbaiki perusahaan. resiko publisitas buruk dapat ditekan. Berkaitan dengan hal ini. Jika kinerja produk lebih rendah daripada harapan. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain. Konsumen yang merasa tidak puas akan bereaksi dengan tindakan yang berbeda. Kotler (1999) memandang kepuasan sebagai fungsi dari seberapa dekat harapan pembeli atas suatu produk dengan kinerja yang dirasakan pembeli atas produk tersebut. promosi. pembeli yang puas merupakan iklan yang terbaik (Bayus dalam Kotler et al. maupun melalui koran/media massa. 1996). Dalam tahap ini konsumen merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. ia akan memperlihatkan peluang yang besar untuk melakukan pembelian ulang atau membeli produk lain di perusahaan yang sama di masa datang. baik publisitas dalam bentuk rekomendasi dari mulut ke mulut. dan bukti fisik. Sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian. pembeli akan sangat puas. pelanggan memberikan kesempatan sekali lagi kepada perusahaan untuk memuaskan mereka.Berdasarkan beberapa penjelasan tersebut. akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (terutama dalam pengambilan keputusan yang luas). Singh dalam Tjiptono (1997) menyatakan ada tiga kategori tanggapan atau komplain terhadap ketidakpuasan. harga. Perasaan konsumen setelah membeli produk akan membedakan apakah mereka akan membeli kembali produk tersebut dan membicarakan hal-hal yang menguntungkan atau tidak menguntungkan tentang produk tersebut pada orang lain. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 18 . konsumen akan mengalami harapan yang tak tercapai (disconfirmed expectation). Bila pelanggan melakukan hal ini. Jika konsumen merasa puas. Jika ia sesuai harapan. maka bauran pemasaran dapat meliputi produk. akan semakin besar ketidakpuasan konsumen. lokasi. teman. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah ketiga. Voice response Kategori ini meliputi usaha menyampaikan keluhan secara langsung dan/atau meminta ganti rugi kepada perusahaan yang bersangkutan. Harapan konsumen terbentuk berdasarkan pesan yang diterima dari penjual. yang akan menyebabkan ketidakpuasan. maka perusahaan masih mungkin memperoleh beberapa manfaat. yaitu : a. Kedua. Pertama. Semakin besar kesenjangan antara harapan dan kinerja yang dihasilkan suatu produk. Apabila penjual melebih-lebihkan manfaat suatu produk. Oleh karena itu.

b.Melalui perbaikan (recovery). Penting tidaknya konsumsi yang dilakukan. c. Peluang keberhasilan dalam melakukan komplain. waktu yang dibutuhkan untuk mengkonsumsi produk. 3. Well. pemahaman akan produk. Chang and Campo (1980) melihat marketing strategy sebagai suatu isu sentral dan Makalah Pengantar Bisnis Halaman 19 . makna yang terkandung pada konsep strategi pemasaran adalah sepadan maknanya dengan konsep marketing strategy dalam bahasa Inggris. atau secara langsung mendatangi lembaga konsumen. Tindakan seperti ini sangat ditakuti oleh sebagian besar perusahaan yang tidak memiliki prosedur penanganan keluhan yang baik. dan pengalaman komplain sebelumnya. Third-party response Tindakan yang dilakukan meliputi usaha meminta ganti rugi secara hukum. 4. dan sebagainya. persepsi terhadpa kemampuan sebagai konsumen. Kebanyakan para penulis memaknai konsep tersebut dengan pernyataan yang agak meluas. harga.& Miniard (1994). yaitu: 1. karena secara psikologis lebih memuaskan. yaitu menyangkut derajat pentingnya produk bagi konsumen. gangguan terhadap aktivitas rutin. Kadangkala pelanggan lebih memilih menyebarluaskan keluhannya kepada masyarakat luas. 2. Pengetahuan dan pengalaman. Umumnya tindakan ini sering dilakukan dan dampaknya sangat besar bagi citra perusahaan. Tingkat kesulitan dalam mendapatkan ganti rugi. instansi hukum. perusahaan dapat memelihara hubungan baik dan loyalitas pelanggannya. serta social visibility. yakni jumlah pembelian sebelumnya. Lagipula mereka yakin akan mendapat tanggapan yang lebih cepat dari perusahaan yang bersangkutan. dan biaya. meliputi jangka waktu penyelesaian masalah. teman atau keluarganya mengenai pengalamannya dengan produk atau perusahaan yang bersangkutan. mengadu lewat media massa (misalnya menulis di Surat Pembaca). Dari sumber lain didapat mengenai Strategi PEMASARAN PENGERTIAN STRATEGI PEMASARAN Jika kita menengok literatur asing. Ada empat faktor yang mempengaruhi apakah seorang konsumen yang tidak puas akan melakukan komplain atau tidak menurut Day dalam Engel. Private response Tindakan yang dilakukan antara lain memperingatkan atau memberitahu kolega.

Ini berarti bahwa proses yang ditempuh oleh setiap pihak boleh jadi bermacam-macam sesuai dengan kesanggupan dan karakteristik masing-masing tetapi tujuan akhirnya tetap akan bermuara pada tercapainya kepuasan konsumen atau consumer satisfaction. Guiltiman dan Paul (1985) melihat strategi pemasaran sebagai "a broad means of achieving given aims. Pernytaan yang hampir sama. yaitu: identifying and evaluating opportunities (mengidentifikasi dan menilai peluang).krusial dalam fungsi pemasaran. dikemukakan oleh Zikmund dan D’Amico (1989) yang menegaskan bahwa terdapat tiga langkah utama di dalam pengembangan strategi pemasaran. didapat gambaran bahwa strategi pemasaran pada hakikatnya merupakan serangkaian upaya yang ditempuh dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Dari beberapa pengertian strategi pemasaran yang dikemukakan oleh para penulis di atas. Kepuasan pelanggan merupakan kunci utama dari konsep pemasaran dan strategi pemasaran." Rao dan Steckel (1995. kita akan berpijak pada pengertian strategi pemasaran yang disampaikan oleh William Zikmund dan Michael D’Amico.669) yang menyatakan bahwa: Marketing strategy includes the identification and evaluation of opportunities. kemudian defines the target market (tentukan pasar sasaran) dimana perusahaan akan mencurahkan seluruh aktivitas pemasarannya secara langsung." Dan terakhir pengertian yang lebih spesipik disampaikan oleh Zikmund dan D’Amico (1989. analysis of market segments. selection of a target market or of target markets. juga. Untuk kepentingan kita dalam merancang strategi pemasaran.p. and planning an appropriate marketing mix. (1998.41) mendefinisikan marketing strategy sebagai "the specification of target market and related marketing mix." Kotler (1976) mengartikan strategi pemasaran sebagai "the grand design to achieve an objective. p.3) menemukan bahwa kebanyakan para menejer mendefinisikan strategi pemasaran sebagai "…the way you go about accomplishing your objectives. MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMASARAN Menurut McCarthy ddk (1998) setiap langkah yang dilakukan dalam mempormulasikan strtegi pemasaran harus diorientasikan pada upaya untuk mencapai kepuasan pelanggan." McCarthy dkk. p. analysing market segments and selecting target markets (menganalisis segmen-segmen pasar dan memilih pasar sasaran) Halaman 20 Makalah Pengantar Bisnis . Boone and Kurt (1987) berargumentasi bahwa pengembangan a profitable marketing strategy dimulai dari the identification of attractive opportunities (mengidentifikasi peluang).

Arti non teknis (aspek sosial budaya).Cravens (1994) berkomentar bahwa dalam langkah kedua. hal ini dinamakan dengan marketing mix atau bauran pemasaran. Misalnya sepatu. 3. Arti (fungsi) teknis. Aktivitas marketing mix meliputi empat macam tindakan. bagi konsumen memiliki dua arti. Beberapa hal yang perlu dipelajari tentang stategi ini : a. disamping menganalisis segmen pasar dan memilih pasar sasaran. sepatu adalah sebagi pelindung telapak kaki dari berbagai barang yang dapat melukai telapak kaki. Konsep Produk Konsep produk merupakan suatu pengertian atau pandangan konsumen terhadap suatu produk yang dibutuhkan dan diinginkannya. sepatu juga dipandang tidak hanya semata-mata pelindung telapak kakinya akan tetapi juga terhadap harapan agar dengan memakai sepatu itu konsumen akan dapat menjadi tampak “bergengsi”. Dalam ilmu manajemen pemasaran. dalam langkah kedua tersebut pihak perusahaan harus menentukan posisi produknya di pasaran. bagaimana produk dan atau merk yang ia ciptakan akan dipersepsikan dan diposisikan oleh para konsumen. bungkus yang bagus dan exclusive dan sebaginya. Penjelasan lebih lanjut tentang hal ini akan kita bahas pada diskusi kita berikutnya. Fungsi ini biasa disebut dengan “Produk Pangkal / Generic Produk” Kedua. misalnya membuat produk dengan warna-warni. pengawasan yang matang serta tindakan-tindakan yang konkrit dan terprogram dalam mempengaruhi konsumen. Maksudnya. Mengingat pentingnya aktivitas pemasaran ini bagi kelangsungan usaha suatu usaha bisnis. maka pengusaha harus memiliki perencanaan yang strategis. Unsur ini dikenal sebagai aspek kebutuhan manusia atau kebutuhan pangkal atau “Generic Need” Makalah Pengantar Bisnis Halaman 21 .planning a marketing mix strategy that will satisfy customer’s needs and meet the objectives and goals of the organisation (merencanakan strategi bauran pemasaran yang akan memuaskan kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan sesuai dengan tujuan organisasi. adalah sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan positioning strategy (strategi penempatan pasar). Pertama.1 Marketing Mix Sebelumnya telah dijelaskan bahwa aktivitas pemasaran merupakan jantung dari sebuah usaha bisnis. Produk (Product) Pengusaha mempengaruhi konsumen lewat produk yang ditawarkan. antara lain : 1.

Mereka membayar sesuatu yang memuaskan keinginan mereka. Jadi. kelas sosial dan hal-hal lain yang bersifat pribadi. citra (brand image). harga. b. meski sama-sama televisinya. Mengapa ? Karena dari sebuah merk tergambar di belakangnya warna. merosot sampai akhirnya hilang dari peredaran. membantu perusahaan untuk menentukan kapan harus dilakukan inovasi-inovasi baru. paracetamol atau sepatu. modern dan relatif bergengsi. dalam artik yang luas setiap brand ( merk ) dipandang sebagai produk yang terpisah dari produk lainnya yang semacam. Mc Donald tidak hanya menjual ayam goreng. tetapi juga makna produk itu bagi pribadinya. citra diri. tumbuh. mereka menjual suasana makan yang nyaman. karena berguna untuk menentukan strategi perusahaan secara kesuluruhan. Sebaliknya. model. Barang yang dibeli merupakan cermin atribut pribadi. dan faktor-faktor intangible lain. Televisi merk Sony dengan televisi merk Sharp merupakan produk yang berbeda. Seseorang akan memilih sebuah produk yang dapat memperkuat citra pribadinya. Inovasi diperlukan karena setiap produk yang Makalah Pengantar Bisnis Halaman 22 . Dilihat dari sudut volume penjualan. lebih dari itu. produk merupakan sekumpulan atribut fisik yang terakit dalam sebuah bentuk yang dapat diidentifikasikan. perusahaan menjual produk sekaligus citra. kemasan. Uraian di atas memberi pengertian bahwa konsumen tidak hanya membeli sekumpulan atribut fisik dari suatu produk saja.Dalam arti sempit. ia menjual manfaat. Merk ini menjadi alat pembeda bagi konsumen. Perusahaan yang cerdas tidak hanya memasarkan produk itu sendiri. Orang membeli suatu produk tidak hanya untuk fungsinya. sabun mandi. Karena itu. Dari ada pemahaman tentang daur hidup ini. mereka juga mengalami lahir (perkenalan). puncak penjualan (kedewasaan). Setiap produk pasti memiliki nama generik di samping nama brand. Misalnya deterjen. produk juga mengalami daur hidup. Dan justru oleh karena nama merk inilah keinginan konsumen lebih dipuaskan. lebih dari itu. Siklus Kehidupan Produk (Product life Cycle) Tahap-tahap perkembangan hidup produk seperti grafik berikut : Volume Penjualan Kedewasaan Pertumb uahan Perkenalan Waktu Penurunan Seperti halnya mahluk hidup. Daur hidup ini harus benarbenar menjadi perhatian. bonafiditas pabrik bahkan komunitas konsumen dari merk tersebut.

Tape recorder Kebutuhan ini berfrekwensi pembelian rendah dengan jumlah pembelian atau pengeluran tinggi. Harga (Price) Jika dilihat sejarahnya. Diantaranya. hingga akhirnya perusahaan tersebut tutup. Jika penjualan terus merosot. Hal ini memperoleh dorongan dari berkembangnya penjualan eceran berskala global pada akhir abad 1900-an. peralatan produksi. Penjual menetapkan harga yang tinngi untuk produk mereka. .Konsumen Makalah Pengantar Bisnis Halaman 23 . harga obral serta cuci gudang. Menurut Philip Kotler bahwa harga untuk semua merupakan gagasan idea.Barang Konvenien/kebutuhan hidup sehari-hari. mesin-mesin pabrik dan peralatan administrai kantor 2. .Barang Shoping/perabot rumah tangga Kebutuhan ini berfrekwensi pembelian rendah dengan jumlah pembelian /pengeluar yang cukup tinggi. Penentuan harga yang rendah. Jika tidak. pangsa pasar. harga ditetapkan oleh pembeli dan penjual melalui mekanisme tawar menawar di antara mereka. Jenis-Jenis Produk Ada beberapa penggolongan produk : . Bahan baku. Video. . Harga jual ditambah dengan keuntungan “Cost –Plus Pricing” .Barang Spesial/mewah : Mobil.Barang Konsumsi Beberapa barang konsumsi : . Kebutuhan ini berfrekuensi pembelian tinggi tetapi jumlah pembelian yang kecil-kecil. sedangkan pembeli menawar dengan harga serendah mungkin. bahan pembantu. volume penjualan akan terus berkurang.Barang Industri Barang yang dibutuhkan untuk keperluan alat usaha atau kegiatan produksi. Dasar penentuan harga terdiri dari : . Oleh karena itu. perusahaan harus merubah atau mengganti produknya.Biaya. c. Dengan cara ini penetapan harga semacam ini akan menarik perhatian konsumen untuk memborong.mereka miliki pada akhirnya tidak akan diminati konsumen lagi karena pangsa pasar dan volume penjualan terkurangi oleh adanya produk-produk yang dihasilkan para kompetitor. discount. otomatis laba akan menurun. Dengan tawar menawar akhirnya dicapai kesepakatan harga yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. maka laba.

menggunakan distributor sedikit dengan syarat-syarat tertentu. Untuk barang kebutuhan sehari-hari distribusi dibuat sedekat mungkin dengan konsumen. iklan di surat kabar. Pihak luar ini merupakan penyalur/distributor Penyaluaran tidak langsung meliputi 3 cara : Saluran distribusi yang eksklusif. Distribusi (Placement) Cari distribusi yang memenuhi kebutuhan konsumen dapat juga diterapkan agar menarik para konsumen. radio maupun majalah Keempat bentuk promosi ini harus dikonmbinasikan agar efektif untuk mempengaruhi konsumen. penyaluran menggunakan satu distributor tunggal Saluran distribusi yang selektif. TV..Persaingan. Mail order. Door to door selling. Membuka counter di Toko-toko atau Super Mall Personal Selling. bioskop. kondisi dan bentuk gudang dll Saluran distribusi yang intensif. Promosi (Promotion). Kredit/Leasing 3. Discount. Lokasi. Telepon Selling Publikasi. Membuat berita di Surat kabar. fasilitas telepon. Bentuk-bentuk saluran distribusi : Saluran Distribusi Langsung Saluran distribusi ini pengusaha berusaha untuk menyalurkan barang-barangnya yang dibeli konsumen secara langsung ke tempat konsumen tinggal Saluran Distribusi Tidak Langsung Dalam hal ini pengusaha menggunakan pihak luar untuk membantu menyalurkan barangbarangnya ke pada konsumen. Kegiatan promosi untuk memperkenalkan produk sehingga konsumen menjadi kenal kemudian menyenanginya. menggunakan distributor sebanyak-banyaknya agar dapat menjangkau lokasi konsumen yang menyebar. bahkan bagi yang lupa diharapkan dapat menjadi ingat kembali. keuangan. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 24 . TV. fasilitas parker. Kombinasi ini disebut “Promotional Mix” 4. Politik Dumping/harga jual dibawah biaya produksi. Alat untuk mempromosikan produknya ada beberapa cara : Advertensi. radio dll Promosi Penjualan.

café. Untuk itu dilakukan penyapaan yang sopan santun. 3. dan memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan. memperoleh keunggulan bersaing. one to one marketing.2 Customer Relationship Management (CRM) CRM adalah suatu proses dalam mendapatkan. dan sebagainya. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 25 . Misalnya pihak perusahaan membentuk memberclub. Sebuah perusahaan dapat mengadakan kerjasama dengan perusahaan lain misalnya untuk kebutuhan kantor dilakukan kerjasama dengan rumah makan. memperhatikan mutu produk agar dapat memberikan kepuasan prima bagi pelanggan.3 Nilai Pelanggan Nilai pelanggan didapat dari membandingkan manfaat dengan nilai pengorbanan. Dll. undangan atau kartu ucapan ualang tahun. guna pemenuhan pemenuhan kebutuhan yang dimiliki oleh pelanggan yang bersifat baik.3. Dalam hal ini ada hubungan kemitraan antar pelanggan dengan pemasar untuk melayani kebutuhan konsumen akhir. agar loyalitas pelanggan ini tetap terjaga. • Partnering atau co-marketing Yaitu hubangan antara pelanggan dengan pemasar. CRM menciptakan loyalitas melalui: • Continuity Marketing Ini berguna membangun pemasaran interaktif dan program pasca pemasaran. dilengkapi dengan membership card dan memperoleh diskon khusus bagi anggota. biro perjalanan. Kerjasama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berhubungan dengan perusahaan. mempertahankan dan meningkatkan pelanggan yang menguntungkan. pengelola lahan parker. sehingga pelanggan puas. Pihak manajemen selalu member pelayanan berkelanjutan kepada para pelanggan. bank. penanganan keluhan secara individual. CRM bertujuan untuk menciptakan nilai pelanggan. took. Manfaat yang diperoleh konsumen berasal dari:  Produk yang dibeli  Layanan yang diterima  Karyawan yang membarikan layanan dan citra atau nama baik  Rasa bangga terhadap perusahaan  Merek. • One to one marketing Kegiatan ini lebih bersifat individual.

Pada bank: keterikatan nasabah dipengaruhi oleh kedekatan karyawan bank dengan nasabahnya. 3. dan nilai pelanggan. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 26 . Pada pusat belanja: para pedagang merasa terikat karena program bauran pemasaran.Korbanan adalah berupa pengorbanan yang dikeluarkan oleh konsumen yaitu: • • • • • • • Moneter berupa nilai uang yang dibayarkan Waktu yang dikorbankan untuk memperoleh produk tersebut Enerji merupakan rasa capek dalam mendapatkan produk tersebut Psikhis yaitu pengorbanan dalam kejiwaan Kenyamanan Keamanan Waswas. dan ketersediaan akses.4 Customer Dependency Elemen ketrgantungan konsumen terhadap produsen disebabkan oleh: o Akses lokasi karena sangat strategis o Kemampuan pegawai mengenal pelanggan o Inovasi produk bermutu atau jasa memuaskan Keterikatan yang sukarela menandakan adanya rasa puas. tapi bila terpaksa maka perusahaan menghadapi tantangan untuk menumbuhkan dalam diri pelanggan perasaan yang tulus terhadap hubungan mereka. CRM. Dll.

berkualitas dengan menerapkan Total Quality Control 4) Perusahaan menerapkan strategi turbo marketing. dengan berusaha menekan waktu sehingga perusahaan lebih unggul dalam hal:  Proses produksi lebih cepat sehingga konsumen tidak menunggu lama. produk perusahaan diusahakan makin baik. Contoh: KA Ekspres. Sedari dulu perusahaan mengungguli saingan melalui: 1) Perang harga. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 27 . dll. produk mobil terbaru tidak perlu inden. fast food.4. style. harga murah. produk perusahaan tampil beda dari perusahaan lain. Contoh: cetak foto kilat. Orang berlomba dalam membuat desain. produksi besarbesaran 2) Perang dessain. bentuk. dan sebagainya 3) Perang kualitas. surat kilat khusus. rasa.  Pelayanan lebih cepat sehingga konsumen lebih cepat melihat hasilnya. dengan cara meningkatkan efisiensi. Turbo Marketing Setelah kita melihat orientasi perusahaan dalam menghadapi saingan melalui evaluasi konsep maka ada pembaharuan terakhir usaha perusahaan mengatasi saingan melalui strategi turbo marketing.

Oleh sebab itu untuk memasuki pasar harganya harus di banting serendah munggkin. Kebijaksanaan harga pemerintah sebagai pengawas ekonomi di masyarakat dapat menetapkan harga berdasarkan ceiling price dan floor price. Akan tetapi dalam kenyataan konsumen yang datang. Setelah barsng laku.5. yang tujuannya adalah untuk menarik konsumen. yaitu markdowns dan loss leaders. Markdown discount berarti discount yang diadakan untuk memberanikan konsumen membeli barang yang sebenarnya tidak ia perlukan. Kebijaksanaan harga oleh retailer. Geographic pricing. Grosir dapat melakukan kebijaksanaan harga berdasarkan daerahpembeli. dal barang ditujukan untuk golongan kaya. ini dimugkinkan karena adanya discount. Setelah terjadi penjualan siapakah yang menanggung biaya pengiriman. Kabijaksanaan harga ini berlawanan dengan skimminh price. Barang ini harus mempunya keistimewaan. dengan membebankan ongkos transport atau sebaliknya. Agar denagn demikian merangsang orang untuk membeli barang lain. dan keuntungan pengusaha makin berlipat ganda Penetration pricing. ini disebut geographic pricing karena mempertimbangkan lokasinya Makalah Pengantar Bisnis Halaman 28 . karena musim. ada tujuan tertentu perusahaan dan karena sistem pembayaran. penetration price.  Promotional Discount Ada dua tipe promotional discount. Barang ini sudah banyak saingan di pasar.  Price Discount Kadang-kadang toko eceran menjual barang lebih murah. Hal iini dimungkinkan karena belum ada barang saingan. Pengusaha akan rugi besar bila konsumen yang datang hanya membeli barang loss leadersaja. Dalam hal ini pengusaha menetapkan harga setinggi mungkin. lebih banyak variasinya. Kebijaksanaan harga terakhir adalah yang memperhatikan ongkos pengiriman. Kebijaksanaan Harga Kebijaksanaan harga adalah keputusan mengenai harga-harga yang akan diikuti untuk jangka waktu tertentu. kemudian harganya berangsur diturunkan. dan menimbulkan prestise bagi para konsumennya. Kebijaksanaan harga dapat ditentukan oleh beberapa lembaga seperti:  Produsen  Grosir  Retailer  Pemerintah Produser dapat membuat kebijaksanaan harga seperti model skimming price.  A loss leader Ini berarti usaha untuk menjual barang dibawah harga pokoknya. apakah penjual atau pembeli. juga membeli barang lain untuk kebutuhan rumah tangga.  Penetapan harga barang baru Price skimming. Discount ini dapat diberikan berdasarkan jumlah pembelian.

yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dan mendorong mereka untuk membeli. dan sulit dimasuki. Akan tetapi personal selling memiliki keunggulan.  Public relation Merupakan bagian dari perusahaan yang memberi informasi pada publik tentang perusahaan dan produk yang dihasilkannya. yaitu dapat mengetahui keberatankeberatan yang diajukan oleh konsumen. yaitu:  Advertising Merupakan alat komunikasi yang sangan ampuh. Advertising dapat masuk ke rumah-rumah penduduk tidak mengenal waktu siang atau malam. Ada beberapa elemen promosi yang dikenal sebagai promotional mix. Jangkauan operasionalnya sangat terbatas dan biayanya mahal. atau penjual dari rumah ke rumah. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 29 . Promosi didefinisikan sebagai komunikasi yang memberi informasi kepada calon konsumen mengenai suatu produk.  Sales promotion Adalah memberi intensif atau hadiah kepada konsumen. dapat mencapai daerah yang sangat jauh. Promotion atau Komunikasi Bisnis Promosi adalah elemen ke empat dalam marketing mix.  Personal selling Adalah promosi yang dilakukan oleh orang. mereka dapat berdialog dengan konsumen. agar mereka tertarik untuk membeli.6. Sales promotion mengajak mereka agar mau membeli sekarang juga. Misalnya para penjual di toko.

Kebijaksanaan harga 12. Sehingga kegiatan perusahaan berjalan dengan baik dan semakin baik lagi. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 30 . Dasar-dasar pemasaran yang harus kita kuasai meliputi : 7. segala kegiatan dalam hubungannya dalam pemuasan kebutuhan dan keinginan manusia merupakan bagian dari konsep pemasaran. menentukan harga. Jadi. Setiap manajer pemasaran harus memahami tingkah laku konsumen sehingga perusahaan dapat mengembangkan. Strategi Pemasaran 10. Tujuan kegiatan pemasaran adalah mempengaruhi pembeli agar bersedia membeli harang dan jasa perusahaan pada saat mereka membutuhkan.Penutup Pemasaran adalah sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Turbo Marketing 11. Agar tujuan tersebut tercapai maka setiap perusahaan harus memahami tentang perilaku konsumen. Promotion atau Komunikasi Bisnis Oleh karena itu dengan adanya konsep pemasaran yang baik dan benar. mempromosikan dan mendistribusikan produk secara lebih baik. Konsep Pemasaran 9. distribusi dan konsumsi yang sebenarnya. Pemasaran 8. diharapkan dapat diaplikasikan ke dalam kegiatan produksi.

E.org/wiki/Pemasaran http://organisasi.com/2008/09/bab-1-pendahuluan. Alfabeta.google.pdf http://tumoutou.en.tahap-tahap-melakukan-risetpemasaran http://id. Steven. January 1986. Malcolm. Pengantar Bisnis. Cs.detail.midas-solusi. How to Design the MKIS that work for your Business Marketing.wikipedia.or.com Makalah Pengantar Bisnis Halaman 31 .com/topic/massmarketing&ei=Q77VSejuD9eSkAXyj3GBA&sa=X&oi=translate&resnum=4&ct=result&prev=/search%3Fq%3Dstrategi%2Bmass %2Bmarket%26hl%3Did%26sa%3DG http://smk. September 1994.Daftar Pustaka Fleschuer. Joice Publihing House. Buchari. Gerhard.wordpress.org http://google.pdf http://id.com/judul-skripsi-tugas-makalah/manajemen-pemasaran/risetpemasaran http://www. and Gschwandtner.adisanggoro.org/wiki/Utilitas http://organisasi. Van. and Dolan. The Marriott Miracle.indoskripsi. 2008. Bandung. 2002.multiply.88db.id/download/EBook/gunungkidul/10_PENJUALAN/menetapkan_segmentasi_pasar.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.answers.com/journal/item/192 http://one.page/Business/?kid=4088 http://scylics.wikipedia.com/knowledge-space. Alma. Mayros. http://id. Personal Selling Power.pdf http://mulaibisnis. Marketing Planning Guide.files.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail. Dennis J.net/mm_ku/sm/0667/jones_zr. R.co.39.org/arti-definisi-pengertian-pemasaran-fungsi-pemasaran-marketing-ilmumanajemen-pemasaran http://translate.

Makalah Pengantar Bisnis Halaman 32 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful