MAKALAH

Dasar-dasar Pemasaran
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Bisnis

Di Susun Oleh :  Dea Yulia Rahman (0802897)  Stephanie (0801087)  Laela Sitti Chaerawati (0804347)

PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2009

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur hanyalah milik Allah SWT yang telah melimpahkan ilmu Shalawat serta semoga tercurah kepada Rasul beserta keluarganya. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu Tugas Tengah Semester mata kuliah Pengantar Bisnis di Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Manajement. Dalam memenuhi persyaratan tersebut penulis mencoba membuat makalah yang berjudul “ DASAR–DASAR PEMASARAN“. Dalam menyusun makalah ini penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan sebab pengetahuan dan pengalaman yang di miliki penulis terbatas ,cukup banyak tantangan dan hambatan yang penulis temukan dalam menyusun makalah ini. Akhir kata ,semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Bandung, Mei 2009

Makalah Pengantar Bisnis

Halaman 2

Daftar Isi
Kata Pengantar………………………………………………………...………1 Daftar Isi………………………………………………………………………..2 Bab. 1 Pendahuluan…………………………………………………………...3 1.1 Latar Belakang……………………………………………………..…..3 1.2 Perumusan Masalah………………………………………………..….. 4 Bab. 2 Dasar-Dasar Pemasaran……………………………………………….5 1. Pemasaran……….…………………………………………………………….……5 1.1 Pengertian dan Ruang Lingkup Pemasaran………………………..…... 5 1.1.1 Perbedaan Orientasi Produksi, Orientasi Penjualan, dan Orientasi Pemasaran…………………………………………………………... 7 1.2 Utilitas………………………………………………………..……….10 1.3 Fungsi Pemasaran…………………………………………….……… 11 2. Konsep Pemasaran………………………………………………………………12 2.1 Definisi Konsep Pemasaran.................................................................. 14 2.2 Segmentasi Pasar...................................................................................14 3. Strategi Pemasaran......................................................................................15 3.1 Marketing Mix……………………………………………………….. 20 3.2 Customer Relationship Management (CRM)………………………… 24 3.3 Nilai Pelanggan……………………………………………………….24 3.4 Customer Dependency………………………………………………..25 4. Turbo Marketing……………..………………………..………………………….26 5. Kebijakan Harga………………..…………………………………………..……. 27
Makalah Pengantar Bisnis Halaman 3

30 Pendahuluan I. Sehingga dirasakan sangat penting untuk mengetahui pelayanan yang diharapkan oleh pelanggan. Bila ditinjau dari sudut pandang perusahaan.6.. Konsep strategi yang baik membutuhkan perumusan masalah yang berlandaskan kepada wawasan yang lebih luas. 3 Penutup…………………………………………………………. Pelayanan yang kurang memuaskan akan menyebabkan berkurangnya konsumen atau bahkan hilang karena konsumen berpindah ke jasa layanan lain. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 4 . Bahkan tidak jarang pula di restoran disajikan pula hiburan musik. Hal ini membawa perubahan yang cukup mendasar dalam bisnis utama suatu perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan perlu mengetahui perilaku pelanggan dalam membeli. Setiap perusahaan memiliki tantangan untuk tetap mempertahankan usahanya antara lain bagaimana menjaga kualitas pelayanan agar dapat bersaing dengan produk serupa dan juga produk pengganti lainnya yang saat ini semakin banyak bermunculan. menjadi usaha melayani dan memuaskan rasa lapar pelanggan dengan disertai usaha menyediakan suasana yang kondusif bagi pelanggan untuk menikmati hidangan. Sebagai contoh. menggunakan dan mengevaluasi jasa dalam rangka pemenuhan dan pemuasan kebutuhan. Promotion atau Komunikasi Bisnis….…. Analisis mengenai tingkat kepuasan pelanggan ini nantinya dapat dijadikan sebagai dasar untuk menentukan strategi dan program pemasaran yang relevan pada situasi dan kondisi saat ini.……29 Daftar Pustaka……………………………………………………………. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam menjaga kualitas pelayanan yaitu dengan memberikan pelayanan yang memuaskan.…………………………………………28 Bab.1 Latar Belakang Pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta nilai kualitas jasa sangat ditentukan oleh tingkat kepentingan maupun kepuasan pelanggan sebagai pemakainya. sesuai dengan atau melebihi harapan pelanggan. Hal ini merupakan tantangan besar bagi perusahaan dalam membangun citra perusahaan yang tidak hanya mampu membuat dan membangun tapi juga dapat memberikan pelayanan yang memuaskan. semakin banyaknya bisnis utama restoran bergeser dari sekedar menyediakan segala macam makanan untuk dijual. salah satu cara yang efektif dalam melakukan diferensiasi adalah melalui jasa atau pelayanan yang diberikan.

yaitu : 1. Sejalan dengan pandangan pelanggan terhadap pelayanan sebuah perusahaan dikaitkan dengan penjelasan latar belakang di atas dapat dirumuskan hal-hal yang akan dijadikan acuan dalam pembuatan makalah ini. menggunakan dan mengevaluasi jasa yang diberikan. promosi (promotion) dan tempat (place). harga (price). proses (process).Manajemen pemasaran mengenal konsep bauran pemasaran (Marketing Mix) sebagai variabelvariabel keputusan yang dapat dikendalikan oleh manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan. Kebijaksanaan harga 6. Besarnya perbedaan kualitas tersebut tergantung dari seberapa besar perusahaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya serta tergantung pada perilaku pelanggan dalam membeli. Turbo Marketing 5. Pemasaran 2. Promotion atau Komunikasi Bisnis Makalah Pengantar Bisnis Halaman 5 . Strategi Pemasaran 4. Strategi dan program pemasaran diperlukan untuk mengatasi permasalahan pemasaran yang kompleks melalui pendekatan terhadap sistem nyata di dalam perusahaan. dan fasilitas fisik (physical facility). Analisis tingkat kepuasan pelanggan memberikan landasan yang baik untuk memahami dan memanfaatkan lebih efektif lagi konsep dan metode-metode pemasaran produk bagi strategi dan program pemasaran. I. Di dalam konsep bauran pemasaran (Marketing Mix) terdapat 7 variabel yaitu produk (product).personil (personil).2 Perumusan Masalah Dalam memberikan pelayanan seringkali terjadi perbedaan kualitas antara yang diberikan suatu perusahaan yang diharapkan oleh pelanggan. Konsep Pemasaran 3.

Semakin ketatnya kompetisi di antara perusahaan. tetapi tanpa didukung model pemasaran yang memadai.Dasar-Dasar Pemasaran 1. Pemasaran 1. Betapa pun bagusnya sebuah produk. akan sulit sampai ke tangan konsumen. Kegunaan produk tersebut serta cara penggunaanya. Divisi tersebut dinamakan divisi pemasaran. di setiap koorporat selalu terdapat bidang khusus yang menangani distribusi produk mereka agar sampai ke tangan konsumen. Di mana produk tersebut bisa didapatkan Jika dianggap perlu disebutkan berapa harganya Kedua poin pertama dilakukan oleh bagian promosi. Oleh karena itu. barulah sarana distribusi agar Makalah Pengantar Bisnis Halaman 6 . Pengertian dan Ruang lingkup pemasaran Hal utama yang menjadi dasar perlu adanya pemasaran bagi perusahaan adalah karena produk yang dihasilkannya tidak bisa mencari konsumennya sendiri. Untuk itulah konsumen yang menjadi sasaran produk perlu diberikan informasi yang jelas mengenai: • • • • Sebuah produk beserta mutunya. Kualitas sebuah produk memang menentukan daya tarik bagi konsumen. Sebuah produk barang atau jasa tidak akan dibeli apabila konsumen tidak mengetahui kegunaannya. yang di dalamnya termasuk bagian penjualan. menjadikan bidang pemasaran ini mendapat perhatian sangat serius para ahli. karena ia menjadi semacam roh bagi sebuah koorporat. akan menjadi sia-sia. baik berupa barang mau pun jasa cukup dikenal oleh konsumen. dimana produk dapat diperoleh dan berapa harganya. Setelah sebuah produk.1. tanpa didukung pemasaran yang memadai. keunggulannya.

pengiriman barang (place). Pengertian Pemasaran Secara umum. segala kegiatan dalam hubungannya dalam pemuasan kebutuhan dan keinginan manusia merupakan bagian dari konsep pemasaran. 3. Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Ini dilakukan oleh bidang penjualan. seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. penetapan harga (price). Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 7 . Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Mulai dari pemenuhan produk (product). Pengertian Pemasaran Menurut Wilkipedia Pemasaran adalah sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pengertian Pemasaran Menurut H. sumber : http://organisasi.produk tersebut sampai di tangan konsumen ditentukan strateginya. Nystrom Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Perhatikan difinisi-definisi berikut : 1. 2. dan mempromosikan barang (promotion). Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa. Contohnya. Kedua bidang tersebut merupakan bagian dari divisi pemasaran. Jadi. pemasaran cenderung didefinisikan sebagai proses distribusi barang atau jasa yang dihasilkan suatu perusahaan atau koorporat kepada konsumen. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.org 4.

Tanpa itu. perusahaan tersebut mengembangkan sebuah produk yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen. Di dalam konsep pemasaran. Hal ini berbeda dengan konsep pemasaran. Setelah konsumen terbujuk. Dalam konsep penjualan. maka bisa dikatakan bahwa manajemen pemasaran mulai berkembang di dalam perusahaan tersebut. aktivitas pemasaran ibarat jantung kehidupan bagi sebuah perusahaan. Terdapat 3 tahap perkembangan. langkah perusahaan diawali dengan penjajakan untuk mengetahui apa yang diinginkan atau dibutuhkan konsumen. 1. belum bisa memahami perbedaan antara pemasaran dengan penjualan. dari sini perusahaan mendapatkan laba. Dengan pengertian seperti itu menjadi tak ada bedanya antara pemasaran dan penjualan. semakin hari semakin banyak perusahaan menganut konsep pemasaran dalam melakukan aktivitas bisnisnya. Jika kedua item tersebut mulai diterapkan dalam sebuah perusahaan. Setelah itu. perusahaan tersebut menggunakan segala methoda penjualan untuk merayu konsumen agar membeli produk tersebut. Di sini. manajemen pemasaran adalah konsep pemasaran dalam tingkat nyata. ia akan menjadi pembicaraan yang tanpa arti bagi suatu perusahaan bisnis. banyak perusahaan masih berada pada tingkat awal dalam menerapkan Makalah Pengantar Bisnis Halaman 8 . dan Orientasi Pemasaran Sebagaimana diuraikan sebelumnya. sebagaimana halnya konsep lainnya. Meskipun demikian. Padahal. suatu perusahaan meluncurkan produk baru. Oleh karena itu. dalam konsep penjualan. Kemudian. perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai dengan produk yang dimilikinya.1 Perbedaan Orientasi Produksi. Dalam pernyataan ini terkandung makna bahwa : (1) Kegiatan pemasaran harus dikoordinasikan secara menyeluruh dengan pihak-pihak lain dan dikelola secara sungguh-sungguh.1. konsep pemasaran ini harus diaplikasikan dengan sungguh-sungguh supaya diperoleh manfaatnya secara maksimal. sesungguhnya kedua istilah tersebut memiliki konsep yang berbeda. maka pemasaran hanya diartikan sebagai kegiatan mendistribusikan produk dari produsen ke konsumen. termasuk beberapa eksekutif. diharapkan mereka mau membeli produk tersebut sehingga perusahaan memperoleh laba. Hingga saat ini masih banyak orang. (2) Eksekutif pemasaran harus selalu terlibat dan berperan maksimal dalam perencanaan perusahaan. Jadi. perusahaan menyesuaikan produk mereka untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen. Namun. Jadi. dan tahap yang keempat sekarang sedang muncul. Orientasi Penjualan.Jika kita tilik pengertian di atas.

Perencanaan perusahaan dibuat oleh eksekutif produksi dan departemen tehnik. Peran dari bidang atau departemen penjualan hanyalah sekadar menjual produk yang dihasilkan oleh bagian produksi dan keuangan. Hanya beberapa perusahaan saja yang telah menerapkan tahap-tahap mutakhir dari perkembangan filsafat dan praktek pemasaran. harus dilakukan promosi yang memadai. Tetapi yang menjadi masalah adalah bagaimana menjual produk-produk tersebut. konsep “penjualan keras” ini banyak menuai kritik dan kecaman. Untuk menguasai pasar. Dengan promosi yang memadai. b. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 9 . Tahap Orientasi Penjualan Depresi perekonomian dunia memberi sebuah pelajaran berharga bahwa masalah utama dalam ekonomi adalah bukanlah memproduksi berbagai produk secara cukup. Jaman ini dikenal sebagai jaman “menjual keras”. Asumsi yang mendasari ialah asal produk bermutu baik dan harga yang wajar. pada tahap ini penjualan memperoleh reputasi yang buruk. sebuah perusahaan biasanya berorientasi ke bidang produksi. Yang ada adalah departemen penjualan yang dipimpin oleh manajer penjualan yang bertugas mengelola tenaga penjualan. Hal ini digambarkan dengan para sales yang mendatangi rumah ke rumah ( door to door ). Akan tetapi. di samping memperoleh pengakuan yang tinggi. Tahap Orientasi Produksi Pada tahap awal ini. Ada pun tahap-tahap perkembangan atau evolusi manajemen pemasaran adalah sebagai berikut : a.konsep pemasaran. Akibatnya. perusahaan belum mengakui departemen pemasaran. penjualan produk secara besar-besaran akan bisa dicapai. tetapi organisasi-organisasi non bisnis juga menggunakan konsep ini. Bahkan pekerjaan sebagai sales banyak mendapat pandangan negatif. produk pasti laku dijual. Hanya memproduksi “perangkap tikus” yang lebih baik tidak menjamin keberhasilan perusahaan dalam menguasai pasar. Tidak dibutuhkan upaya pemasaran untuk membujuk orang membeli produk yang ditawarkan. Konsep “menjual keras” ini tidak hanya dilakukan oleh bisnis korporat saja. Dengan perilaku ini menyebabkan calon konsumen “terpaksa harus membeli” produk yang ditawarkan para sales tersebut. Tahap ini sering disebut sebagai tahap “perangkap tikus” yang lebih baik. Dalam tahap ini. Hal semacam ini mendominasi berbagai perusahaan di dunia hingga tahun 1930-an. penjualan dan pengelolaannya memperoleh pengakuan dan tanggung-jawab baru dalam perusahaan. Dalam tahap ini.

. disiplin. kini menjadi tanggung-jawab manajer pemasaran. Dewasa ini sebagian besar perusahaan besar. dan gagasan ini meresap ke seluruh bagian dalam perusahaan”. bukan ke penjualan. atmosfir dan semangat kesatuan yang memantulkan citra bahwa konsumen adalah raja di perusahaan kami. Pertama. sehingga penting untuk seorang pemimpin bisnis menjadi sadar-konsumen. Dia berkata.”Setiap perusahaan yang bukan merupakan organisasi pemasaran tidak dapat dikatakan sebagai perusahaan. semua aktivitas pemasaran seperti periklanan dan riset pemasaran biasanya dipimpin oleh manajer penjualan atau wakil direktur bidang penjualan. seorang eksekutif puncak pemasaran di International Mineral and Chemical Coorporation memperingatkan :”Sebuah perusahaan tidak dapat menjadi sadar konsumen hanya karena keputusan dan perintah. c. baik yang jangka pendek maupun yang jangka panjang. dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk sebuah program pemasaran yang berhasil. Penerapan konsep pemasaran ini akan berhasil hanya bila mendapat dukungan dari manajemen puncak. terutama perusahaan multi nasional. Pasalnya. kegiatan seperti pelatihan dan analisis penjualan yang sebelumnya ditangani oleh departemen lain sekarang dikelola oleh departemen penjualan. Mereka telah mengadopsi konsep pemasaran untuk menjalankan usaha bisnisnya. Secara umum tahap ini berjalan dari tahun 1930-an sampai tahun 1950-an. Para manajer pemasaran dilibatkan sejak tahap awal dari daur produksi. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 10 . “hanya manajemen puncaklah yang bisa menyediakan iklim. Burouhgs Coorporation menunjukkan citra perusahaan yang telah sepenuhnya menerapkan konsep pemasaran. perusahaan-perusahaan menganut konsep manajemen pemasaran yang terkoordinir dan diarahkan untuk mencapai tujuan ganda : orientasi konsumen dan volume penjualan yang menguntungkan. Perhatian ditujukan ke pemasaran..Dia akan dapat mengembangkan suasana.Pada tahap penjualan ini.. Bahkan. terjadi dua perubahan penting dalam pengelolaan organisasi bisnis. Dalam tahap ini beberapa aktivitas yang biasanya dikelola oleh eksekutif departemen lain. Misalnya aktivitas pengendalian sediaan. berada pada tahap ini.”Bisnis kita adalah bisnis pemasaran”. pergudangan dan aspek-aspek perencanaan produk. Eksekutif puncaknya disebut sebagai manajer pemasaran atau wakil direktur pemasaran. Pemasaran harus mempengaruhi semua kebijakan perusahaan. Kedua.” Presiden Direktur Pepsi Cola berkata.” demikian ungkap seorang eksekutif Chase Bank. Karena semua organisasi cenderung mencontoh pemimpinnya. Tahap Orientasi Pemasaran Pada tahap ketiga ini. Dengan pelibatan sejak awal ini diharapkan mereka dapat mengintegrasikan pemasaran ke dalam setiap tahap dari aktivitas perusahaan.

1. Di sini eksekutif pemasaran harus bertindak berdasarkan sikap dan tanggung-jawab sosial jika mereka ingin berhasil. Utilitas tempat: nilai tambah karena barang atau jasa tersedia pada tempat yang diinginkan konsumen.2 Utilitas Utilitas adalah hubungan antara keinginan konsumen dengan nilai atau kegunaan barang/jasa yang dijual.d. Yang perlu diperhatikan adalah meskipun di atas diuraikan pembagian tahun untuk masing-masing tahapan. Tahap Orientasi Manusia dan Tanggung-jawab Sosial Kondisi sosial dan ekonomi pada tahun 1970-an mendorong munculnya tahap ke empat dalam evolusi manajemen pemasaran. tahapan yang banyak diwarnai oleh orientasi sosial kemasyarakatannya. Empat tipe utilitas adalah sebagai berikut: 1. Contoh: mesin ATM. 3. karena lebih cepat dibanding ke teller bank. dan kekuatan-kekuatan politik yang legal – mempengaruhi program pemasaran perusahaan-perusahaan. menurut Wilkipedia: Dalam ekonomi. perhatian pada masalah-maslah lingkungan. Dari sumber lain didapat pembahasan mengenai Utilitas. seseorang bisa menentukan meningkat atau menurunnya utilitas. Contoh: restoran fast-food yang menyediakan paket layanan antar. Utility kepemilikan: nilai tambah pada produk sehingga pembeli berhak memakai atau mengkonsumsi. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 11 . atau selamat. Utilitas waktu: nilai tambah barang atau jasa karena lebih cepat atau ada ketika dibutuhkan. tidak ada waktu yang pasti yang membatasi masing-masing dari keempat tahapan evolusi manajemen pemasaran di atas. 4. Dengan jumlah ini. 2. Utilitas bentuk: nilai tambah suatu produk karena perubahan bentuknya. dengan bentuknya dapat dipakai sebagai mobil penumpang ataupun truk pengangkut. utilitas adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai. Unit teoritikal untuk penjumlahan utilitas adalah util. Pada kenyataannya. Contoh: mobil minivan. sesungguhnya pembagian di atas hanyalah pembagian secara umum saja. Tekanan-tekanan dari luar – tekanan-tekanan dari luar – ketidakpuasan konsumen. dan kemudian menjelaskan kebiasaan ekonomis dalam koridor dari usaha untuk meningkatkan kepuasan seseorang.

Menurut para utilitarian. utilitas tidak membutuhkan adanya keadaan mental seperti "kebahagiaan". 1. yang berperan sebagai kombinasi dari komoditas yang dibutuhkan oleh individu atau masyarakat untuk mempertahankan tingkat kepuasan. Ketika dipasangkan dengan komoditas atau produksi. Sebagai kebiasaan usaha hipotetikal. Utilitas individu dan utilitas masyarakat bisa dibuat sebagai variabel tetap dari fungsi utilitas (contohnya seperti peta kurva indiferen) dan fungsi kesejahteraan sosial. Dalam ekonomi neoklasik. Utilitas digunakan oleh ekonom dalam konstruksi sebagai kurva indiferen. Fungsi Distribusi Fisik Distribusi fisik suatu produk dilakukan dengan cara mengangkut serta menyimpan produk. fungsi ini bisa mewakilkan efisiensi Pareto. Efisiensi ini merupakan konsep utama ekonomi kesejahteraan. 2. Penyimpanan produk mengedepankan menjaga pasokan produk agar tidak kekurangan saat dibutuhkan. "kepuasan". Fungsi-Fungsi Pemasaran : 1.elihat maksimalisasi dari utilitas sebagai kriteria moral untuk organisasi dalam masyarakat. dll. udara. rasionalitas didefinisikan secara tepat dalam istilah dari kebiasaan maksimalisasi utilitas dibawah keadaan ekonomi tertentu.Doktrin dari utilitarianisme . Produk diangkut dari produsen mendekati kebutuhan konsumen dengan banyak cara baik melalui air. Fungsi Pertukaran Dengan pemasaran pembeli dapat membeli produk dari produsen baik dengan menukar uang dengan produk maupun pertukaran produk dengan produk (barter) untuk dipakai sendiri atau untuk dijual kembali. Fungsi Perantara Makalah Pengantar Bisnis Halaman 12 . dsb.3 Fungsi Pemasaran Dengan adanya pemasaran konsumen tidak perlu lagi memenuhi kebutuhan pribadi secara sendiri-sendiri dengan melakukan pertukaran antara konsumen dengan pelaku pemasaran sehingga akan ada banyak waktu konsumen untuk kegiatan yang dikuasai atau disukai. masyarakat harus bertujuan untuk memaksimalisasikan jumlah utilitas dari individual. yang digambarkan oleh kotak Edgeworth dan kurva kontrak. 3. bertujuan untuk "kebahagiaan terbesar untuk jumlah terbesar". seperti Jeremy Bentham (17481832) dan John Stuart Mill (1806-1876). darat.

yaitu akan memilih produk yang mullah didapat dan murah harganya. pencarian informasi serta standarisasi / penggolongan produk 2. Konsep Pemasaran Berwawasan Produksi Konsep ini adalah salah satu konsep tertua. Konsep Pemasaran Berwawasan Pemasaran Konsep ini berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan industri terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara Makalah Pengantar Bisnis Halaman 13 . pembiayaan.Untuk menyampaikan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen dapat dilakukan pelalui perantara pemasaran yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara antara lain seperti pengurangan resiko. maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli. Konsep ini beranggapan bahwa pelanggan enggan membeli dan harus didorong supaya membeli. Konsep ini dapat dijalankan apabila permintaan produk melebihi penawarannya dan dimana biaya produk tersebut sangat tingi. Konsep Pemasaran Berwawasan Produk Konsep ini berpendapat bahwa pelanggan akan memilih produk yang menawarkan mutu. Dari konsep inti pemasaran maka. sehingga divisi pemasaran akan mengalami kesulitan dalam pemasaran. pelanggan tidak akan membeli produk industri dalam jumlah cukup sehingga harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif. Konsep Pemasaran Berwawasan Menjual Konsep ini berpendapat bahwa kalau pelanggan dibiarkan saja. Konsep ini sering digunakan pada " Produk yang tidak dicari" atau tidak terpikir untuk dibeli serta pada industri yang mengalami kelebihan kapasitas produksi. Dalam hal ini memusatkan perhatiannya untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi serta cakupan distribusi yang luas. kinerja terbaik dan inovatif dalam hal ini memuaskan perhatian untuk membuat produk yang lebih baik dan terus menyempurnakannya. Pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasar adalah orang yang mencari sumberdaya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau salah satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain. Kelemahan konsep pemasaran ini adalah pelayanan tidak ramah dan buruk. Konsep Pemasaran Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar. ada lima konsep pemasaran yang mendasari cara organisasi melakukan kegiatan pemasarannya. Industri yang berwawasan ini cenderung tidak memperhatikan keinginan dan kebutuhan dari pelanggan.

Era Penjualan (sales era) • Karena penawaran lebih besar dari pada permintaan. Konsep ini telah dinyatakan dalam banyak cara . sehingga memicu adanya produksi masal dan pada akhirnya penawaran lebih besar daripada permintaan. Konsep Pemasaran Berwawasan Bermasyarakat Konsep ini beranggapan bahwa tugas industri adalah menentukan kebutuhkan. maka focus pemasaran adalah menjual. (2) kebutuhan pelanggan. Jenis market adalah seller’s market (pasar penjual) dimana permintaan (demand) barang atau jasa lebihbesardaripada penawaran (supply).Dapatkanlah sesuai kesukaan anda .Memenuhi kebutuhan dengan menguntungkan . (2) kepuasan pelanggan jangka panjang dan (3) kepentingan umum dalam pengambilan keputusan. (3) pemasaran yang terkoordinir serta (4) keuntungan.Berusaha sekuat tenaga memberikan nilai. 2. keinginan serta kepentingan pasar sasaran dan memenuhi dengan lebih efektif serta lebih efisien daripada saingannya dengan cara mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan pelanggan dan masyarakat.lebih efektif dan efisien daripada saingannya. Era Produksi (prodiction era) • • Fokus produsen atau berkonsentrasi pada produksi. Atau menjadi jenis pasar pembeli (buyer’s market). yaitu : (1) pasar sasaran.Temukan keinginan dan penuhilah . Konsep pemasaran bermasyarakat meminta pemasar untuk menyeimbangkan tiga faktor dalam menentukan kebijaksanaan pemasaran. Dalam sejarah. yaitu (1) keuntungan industri jangka pendek.Cintailah pelanggan bukan produknya . konsep pemasaran ada 3 era yang dapat dijelaskan berikut ini : 1. Konsep berwawasan pemasaran bersandar pada empat pilar utama. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 14 . mutu dan kepuasan tertinggi bagi uang pelanggan.

Contohnya pelayanan deliveri dan drive through only untuk pembelian (consumer orented). hamburger. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 15 . Dengan kata lain. Kelompok segmen pasar tersebut memiliki karakteristik berbeda. segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan. 2. sehingga memerlukan cara tersendiri untuk menanganinya. Dengan demikian dapat berkreasi dengan suatu penambahan penggunaan yang khusus untuk konsumen dalam segmen yang diinginkan. atau tingkah laku berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah.2 Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Era Pemasaran (marketing era) • • • Produsen lebih fokus kepada pasar atau berorientasi pada pelanggan Sehingga produsi barang atau jasa disesuaikan dengan keinginan konsumen. 2. Perusahaan atau para penjual mengklasifikasikan beberapa kelompok sasaran segmen pemasaran. maka perusahaan dapat mendesain suatu produk untuk mengisi suatu heterogenitas keinginan dan hasrat tersebut. karakteristik.3. Perusahaan membagi pangsa pasar ke dalam segmen-segmen pasar tertentu di mana masing-masing segmen tersebut bersifat homogen.1 Definisi Konsep Pemasaran Konsep pemasaran adalah konsep dimana perusahaan atau produsen harus memberikan produk atau jasa ataupun pelayanan yang diinginkan pelanggan yang ada ataupun pelanggan potensial untuk mendatangkan keuntungan. dan segmentasi pasar internasional. Perbedaan keinginan dan hasrat konsumen merupakan alasan yang utama untuk diadakannya segmentasi pasar. segmentasi pasar industri. yang memanjakan konsumen. Konsumen akan mau membayar lebih tinggi terhadap produk yang mereka butuhkan bila mereka menerima berbagai keuntungan dari produk tersebut. Jika terdapat bermacammacam hasrat dan keinginan konsumen. yakni segmentasi pasar konsumen.

Pada tahap ini konsumen akan merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. Strategi Pemasaran Masyarakat selaku konsumen pembeli perumahan tidak dengan begitu saja membeli rumah tanpa mempunyai pertimbangan tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mereka dalam pengambilan keputusan seperti produk. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain (Bayus dalam Kotler et al. dan physical evidence (Pawitra 1993). dimana mereka lebih menekankan pada profit orientied. price. Salah satu bentuk strategi pemasaran yang mampu mendukung dalam memasarkan perumahan untuk menciptakan kepuasan konsumen adalah penggunaan marketing mix (bauran pemasaran) yang dapat meliputi product. Oleh karena itu. akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (post purchase behavior). para pengembang harus mampu menciptakan kepuasan bagi para konsumennya. atau dengan kata lain variabel-variabel tersebut akan mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli suatu produk. penekanan pada daya tarik bentuk rumah yang Makalah Pengantar Bisnis Halaman 16 . Untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian.3. di dalam memasarkan perumahan mewah. Konsumen perumahan mewah selain membeli untuk tinggal. mereka juga mengharapkan adanya pencapaian kepuasan (Property 2000). karena strategi pemasaran juga merupakan alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang digunakan untuk melayani pasar sasaran (Tull & Kahle dalam Tjiptono 1997). Untuk mampu menciptakan kepuasan konsumen tersebut. 1996). harga. faktor yang ada dalam bauran pemasaran merupakan variabel-variabel yang diharapkan mampu menciptakan kepuasan konsumen. dalam sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian. Selain itu. promosi (Kotler & Amstrong 1997). promotion. para pengembang perlu memiliki suatu strategi pemasaran yang jitu dalam memasarkan produknya. lokasi. Pembangunan perumahan untuk kelompok masyarakat menengah ke atas cenderung dilakukan oleh para pengembang swasta.

dan distribusi (place). selain faktor teknis. Sejalan dengan semakin kompetitifnya dunia bisnis. dimana kesemuanya itu diarahkan untuk dapat menghasilkan omset penjualan yang maksimal atas produk yang dipasarkan dengan memberikan kepuasan pada para konsumen. ketidakpuasan konsumen mungkin akan muncul setelah membeli rumah yang dipasarkan oleh para pengembang. & Miniard 1994). Pawitra (1993) menegaskan bauran pemasaran meliputi 7-P yaitu product. dan sekaligus menghabiskan produk dan jasa. bahwa pola pemikiran yang berkembang dalam pembelian rumah di era sekarang ini. Dengan demikian. price. Sedangkan Payne (1993) menyatakan bauran pemasaran terdiri dari product. people. Oleh karena itu. termasuk proses keputusan yang mendahului tindakan ini (Engel. Secara umum. mengkonsumsi. Pengertian pemasaran yang berkaitan dengan produk berupa real estate dan property adalah suatu kegiatan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan rumah tinggal dan atau ruang usaha. sehingga perumahan yang mereka bangun mampu menghasilkan bentuk yang menarik konsumen untuk membelinya. physical evidence dan process.mereka bangun lebih diutamakan. processes dan provision of consumer service. bahkan estetika menjadi bahan pertimbangan mereka dalam pembelian rumah. dan fasilitas-fasilitas umum yang seharusnya ada dalam kompleks perumahan yang mereka bangun. place. 4-P tersebut berkembang. saluran. bauran pemasaran menekankan pada pengertian suatu strategi yang mengintegrasikan produk (product). namun juga berfungsi sebagai tempat tinggal yang nyaman. promotion. Dengan demikian. Well. promosi (promotion). harga (price). sarana jalan. Bertitik tolak pada paparan yang telah dijelaskan sebelumnya. Marketing mix (bauran pemasaran) merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran (Kotler 1999). cenderung diabaikan. Sedangkan beberapa hal seperti konstruksi. place. dengan cara pengalihan hak atas produk tersebut dari perusahaan kepada konsumen melalui proses pertukaran ( Santoso 2000). Karena dengan mempelajari perilaku konsumen para pengembang akan banyak memperoleh informasi tentang keterlibatan konsumen secara langsung dalam mendapatkan. promotion. participant. sehat. para pengembang harus mampu memberikan pelayanan yang optimal untuk memberikan kepuasan pada konsumennya. price. Halaman 17 Makalah Pengantar Bisnis . para pengembang perlu mengetahui dan mengerti mengenai prilaku konsumen dalam memasarkan produknya. Hal tersebut dilakukan dengan menggunakan para konsultan pembangunan perumahan. terutama untuk rumah kelas menengah ke atas adalah bahwa rumah tidak hanya sebagai tempat berlindung.

akan semakin besar ketidakpuasan konsumen. maka bauran pemasaran dapat meliputi produk. resiko publisitas buruk dapat ditekan. pembeli akan sangat puas. maka perusahaan masih mungkin memperoleh beberapa manfaat. konsumen akan mengalami harapan yang tak tercapai (disconfirmed expectation). Apabila penjual melebih-lebihkan manfaat suatu produk. akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (terutama dalam pengambilan keputusan yang luas). Harapan konsumen terbentuk berdasarkan pesan yang diterima dari penjual. pembeli yang puas merupakan iklan yang terbaik (Bayus dalam Kotler et al. promosi. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain. lokasi. yaitu : a. yang akan menyebabkan ketidakpuasan. Perasaan konsumen setelah membeli produk akan membedakan apakah mereka akan membeli kembali produk tersebut dan membicarakan hal-hal yang menguntungkan atau tidak menguntungkan tentang produk tersebut pada orang lain. Jika kinerja produk lebih rendah daripada harapan. pelanggan memberikan kesempatan sekali lagi kepada perusahaan untuk memuaskan mereka. pembeli akan kecewa. baik publisitas dalam bentuk rekomendasi dari mulut ke mulut. Singh dalam Tjiptono (1997) menyatakan ada tiga kategori tanggapan atau komplain terhadap ketidakpuasan. Dalam tahap ini konsumen merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. teman. maupun melalui koran/media massa. Berkaitan dengan hal ini. Voice response Kategori ini meliputi usaha menyampaikan keluhan secara langsung dan/atau meminta ganti rugi kepada perusahaan yang bersangkutan. memberi masukan mengenai kekurangan pelayanan yang perlu diperbaiki perusahaan. Kedua. Kotler (1999) memandang kepuasan sebagai fungsi dari seberapa dekat harapan pembeli atas suatu produk dengan kinerja yang dirasakan pembeli atas produk tersebut. Bila pelanggan melakukan hal ini. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 18 .Berdasarkan beberapa penjelasan tersebut. ia akan memperlihatkan peluang yang besar untuk melakukan pembelian ulang atau membeli produk lain di perusahaan yang sama di masa datang. Jika ia sesuai harapan. dan bukti fisik. Jika konsumen merasa puas. Sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian. Pertama. 1996). Oleh karena itu. harga. dan sumber-sumber informasi lainnya. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah ketiga. pembeli akan puas dan jika ia melebihi harapan. Konsumen yang merasa tidak puas akan bereaksi dengan tindakan yang berbeda. Semakin besar kesenjangan antara harapan dan kinerja yang dihasilkan suatu produk.

gangguan terhadap aktivitas rutin. Tindakan seperti ini sangat ditakuti oleh sebagian besar perusahaan yang tidak memiliki prosedur penanganan keluhan yang baik. Kadangkala pelanggan lebih memilih menyebarluaskan keluhannya kepada masyarakat luas. Pengetahuan dan pengalaman. 2. meliputi jangka waktu penyelesaian masalah. makna yang terkandung pada konsep strategi pemasaran adalah sepadan maknanya dengan konsep marketing strategy dalam bahasa Inggris. instansi hukum. Peluang keberhasilan dalam melakukan komplain. dan biaya. yaitu menyangkut derajat pentingnya produk bagi konsumen. perusahaan dapat memelihara hubungan baik dan loyalitas pelanggannya. Chang and Campo (1980) melihat marketing strategy sebagai suatu isu sentral dan Makalah Pengantar Bisnis Halaman 19 . Private response Tindakan yang dilakukan antara lain memperingatkan atau memberitahu kolega. dan sebagainya.Melalui perbaikan (recovery). harga. Ada empat faktor yang mempengaruhi apakah seorang konsumen yang tidak puas akan melakukan komplain atau tidak menurut Day dalam Engel. yakni jumlah pembelian sebelumnya. Penting tidaknya konsumsi yang dilakukan. c. Kebanyakan para penulis memaknai konsep tersebut dengan pernyataan yang agak meluas. Dari sumber lain didapat mengenai Strategi PEMASARAN PENGERTIAN STRATEGI PEMASARAN Jika kita menengok literatur asing. teman atau keluarganya mengenai pengalamannya dengan produk atau perusahaan yang bersangkutan. atau secara langsung mendatangi lembaga konsumen. Well. 3. Lagipula mereka yakin akan mendapat tanggapan yang lebih cepat dari perusahaan yang bersangkutan. dan pengalaman komplain sebelumnya.& Miniard (1994). waktu yang dibutuhkan untuk mengkonsumsi produk. pemahaman akan produk. Third-party response Tindakan yang dilakukan meliputi usaha meminta ganti rugi secara hukum. karena secara psikologis lebih memuaskan. b. yaitu: 1. 4. Umumnya tindakan ini sering dilakukan dan dampaknya sangat besar bagi citra perusahaan. persepsi terhadpa kemampuan sebagai konsumen. Tingkat kesulitan dalam mendapatkan ganti rugi. serta social visibility. mengadu lewat media massa (misalnya menulis di Surat Pembaca).

" Rao dan Steckel (1995. analysing market segments and selecting target markets (menganalisis segmen-segmen pasar dan memilih pasar sasaran) Halaman 20 Makalah Pengantar Bisnis . yaitu: identifying and evaluating opportunities (mengidentifikasi dan menilai peluang). analysis of market segments. MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMASARAN Menurut McCarthy ddk (1998) setiap langkah yang dilakukan dalam mempormulasikan strtegi pemasaran harus diorientasikan pada upaya untuk mencapai kepuasan pelanggan." Kotler (1976) mengartikan strategi pemasaran sebagai "the grand design to achieve an objective. juga." Dan terakhir pengertian yang lebih spesipik disampaikan oleh Zikmund dan D’Amico (1989. p. Untuk kepentingan kita dalam merancang strategi pemasaran. dikemukakan oleh Zikmund dan D’Amico (1989) yang menegaskan bahwa terdapat tiga langkah utama di dalam pengembangan strategi pemasaran.669) yang menyatakan bahwa: Marketing strategy includes the identification and evaluation of opportunities.p. (1998.41) mendefinisikan marketing strategy sebagai "the specification of target market and related marketing mix. kita akan berpijak pada pengertian strategi pemasaran yang disampaikan oleh William Zikmund dan Michael D’Amico. Ini berarti bahwa proses yang ditempuh oleh setiap pihak boleh jadi bermacam-macam sesuai dengan kesanggupan dan karakteristik masing-masing tetapi tujuan akhirnya tetap akan bermuara pada tercapainya kepuasan konsumen atau consumer satisfaction. Kepuasan pelanggan merupakan kunci utama dari konsep pemasaran dan strategi pemasaran.3) menemukan bahwa kebanyakan para menejer mendefinisikan strategi pemasaran sebagai "…the way you go about accomplishing your objectives. Dari beberapa pengertian strategi pemasaran yang dikemukakan oleh para penulis di atas. Boone and Kurt (1987) berargumentasi bahwa pengembangan a profitable marketing strategy dimulai dari the identification of attractive opportunities (mengidentifikasi peluang). kemudian defines the target market (tentukan pasar sasaran) dimana perusahaan akan mencurahkan seluruh aktivitas pemasarannya secara langsung. and planning an appropriate marketing mix. selection of a target market or of target markets. Guiltiman dan Paul (1985) melihat strategi pemasaran sebagai "a broad means of achieving given aims. didapat gambaran bahwa strategi pemasaran pada hakikatnya merupakan serangkaian upaya yang ditempuh dalam rangka mencapai tujuan tertentu." McCarthy dkk. Pernytaan yang hampir sama.krusial dalam fungsi pemasaran. p.

dalam langkah kedua tersebut pihak perusahaan harus menentukan posisi produknya di pasaran. adalah sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan positioning strategy (strategi penempatan pasar). Mengingat pentingnya aktivitas pemasaran ini bagi kelangsungan usaha suatu usaha bisnis. Arti non teknis (aspek sosial budaya). misalnya membuat produk dengan warna-warni. Penjelasan lebih lanjut tentang hal ini akan kita bahas pada diskusi kita berikutnya. Unsur ini dikenal sebagai aspek kebutuhan manusia atau kebutuhan pangkal atau “Generic Need” Makalah Pengantar Bisnis Halaman 21 . bagi konsumen memiliki dua arti. Arti (fungsi) teknis.Cravens (1994) berkomentar bahwa dalam langkah kedua. 3. antara lain : 1. hal ini dinamakan dengan marketing mix atau bauran pemasaran. Maksudnya.1 Marketing Mix Sebelumnya telah dijelaskan bahwa aktivitas pemasaran merupakan jantung dari sebuah usaha bisnis. disamping menganalisis segmen pasar dan memilih pasar sasaran. Aktivitas marketing mix meliputi empat macam tindakan. Produk (Product) Pengusaha mempengaruhi konsumen lewat produk yang ditawarkan. bagaimana produk dan atau merk yang ia ciptakan akan dipersepsikan dan diposisikan oleh para konsumen. Beberapa hal yang perlu dipelajari tentang stategi ini : a. sepatu adalah sebagi pelindung telapak kaki dari berbagai barang yang dapat melukai telapak kaki. Konsep Produk Konsep produk merupakan suatu pengertian atau pandangan konsumen terhadap suatu produk yang dibutuhkan dan diinginkannya. pengawasan yang matang serta tindakan-tindakan yang konkrit dan terprogram dalam mempengaruhi konsumen. sepatu juga dipandang tidak hanya semata-mata pelindung telapak kakinya akan tetapi juga terhadap harapan agar dengan memakai sepatu itu konsumen akan dapat menjadi tampak “bergengsi”. Misalnya sepatu. Pertama.planning a marketing mix strategy that will satisfy customer’s needs and meet the objectives and goals of the organisation (merencanakan strategi bauran pemasaran yang akan memuaskan kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan sesuai dengan tujuan organisasi. bungkus yang bagus dan exclusive dan sebaginya. Dalam ilmu manajemen pemasaran. maka pengusaha harus memiliki perencanaan yang strategis. Fungsi ini biasa disebut dengan “Produk Pangkal / Generic Produk” Kedua.

Misalnya deterjen. meski sama-sama televisinya. Dilihat dari sudut volume penjualan. model. Seseorang akan memilih sebuah produk yang dapat memperkuat citra pribadinya. perusahaan menjual produk sekaligus citra. Setiap produk pasti memiliki nama generik di samping nama brand. Perusahaan yang cerdas tidak hanya memasarkan produk itu sendiri. paracetamol atau sepatu. karena berguna untuk menentukan strategi perusahaan secara kesuluruhan. Inovasi diperlukan karena setiap produk yang Makalah Pengantar Bisnis Halaman 22 . kelas sosial dan hal-hal lain yang bersifat pribadi. Mc Donald tidak hanya menjual ayam goreng. Daur hidup ini harus benarbenar menjadi perhatian. sabun mandi. citra diri. tumbuh. Dari ada pemahaman tentang daur hidup ini. Siklus Kehidupan Produk (Product life Cycle) Tahap-tahap perkembangan hidup produk seperti grafik berikut : Volume Penjualan Kedewasaan Pertumb uahan Perkenalan Waktu Penurunan Seperti halnya mahluk hidup.Dalam arti sempit. modern dan relatif bergengsi. puncak penjualan (kedewasaan). citra (brand image). Dan justru oleh karena nama merk inilah keinginan konsumen lebih dipuaskan. Karena itu. Uraian di atas memberi pengertian bahwa konsumen tidak hanya membeli sekumpulan atribut fisik dari suatu produk saja. Sebaliknya. merosot sampai akhirnya hilang dari peredaran. mereka menjual suasana makan yang nyaman. Barang yang dibeli merupakan cermin atribut pribadi. Orang membeli suatu produk tidak hanya untuk fungsinya. lebih dari itu. Televisi merk Sony dengan televisi merk Sharp merupakan produk yang berbeda. produk merupakan sekumpulan atribut fisik yang terakit dalam sebuah bentuk yang dapat diidentifikasikan. dan faktor-faktor intangible lain. harga. ia menjual manfaat. dalam artik yang luas setiap brand ( merk ) dipandang sebagai produk yang terpisah dari produk lainnya yang semacam. Merk ini menjadi alat pembeda bagi konsumen. bonafiditas pabrik bahkan komunitas konsumen dari merk tersebut. lebih dari itu. kemasan. Mereka membayar sesuatu yang memuaskan keinginan mereka. mereka juga mengalami lahir (perkenalan). Mengapa ? Karena dari sebuah merk tergambar di belakangnya warna. Jadi. b. produk juga mengalami daur hidup. tetapi juga makna produk itu bagi pribadinya. membantu perusahaan untuk menentukan kapan harus dilakukan inovasi-inovasi baru.

c. otomatis laba akan menurun. volume penjualan akan terus berkurang.Barang Konvenien/kebutuhan hidup sehari-hari. maka laba. discount. Dengan cara ini penetapan harga semacam ini akan menarik perhatian konsumen untuk memborong. harga ditetapkan oleh pembeli dan penjual melalui mekanisme tawar menawar di antara mereka. Oleh karena itu. Diantaranya.mereka miliki pada akhirnya tidak akan diminati konsumen lagi karena pangsa pasar dan volume penjualan terkurangi oleh adanya produk-produk yang dihasilkan para kompetitor. Jika tidak. Menurut Philip Kotler bahwa harga untuk semua merupakan gagasan idea. peralatan produksi. Video. perusahaan harus merubah atau mengganti produknya. .Konsumen Makalah Pengantar Bisnis Halaman 23 .Biaya. sedangkan pembeli menawar dengan harga serendah mungkin.Barang Shoping/perabot rumah tangga Kebutuhan ini berfrekwensi pembelian rendah dengan jumlah pembelian /pengeluar yang cukup tinggi.Barang Spesial/mewah : Mobil. bahan pembantu. Jika penjualan terus merosot. Dengan tawar menawar akhirnya dicapai kesepakatan harga yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Hal ini memperoleh dorongan dari berkembangnya penjualan eceran berskala global pada akhir abad 1900-an. hingga akhirnya perusahaan tersebut tutup. pangsa pasar.Barang Industri Barang yang dibutuhkan untuk keperluan alat usaha atau kegiatan produksi. harga obral serta cuci gudang. Harga (Price) Jika dilihat sejarahnya. Tape recorder Kebutuhan ini berfrekwensi pembelian rendah dengan jumlah pembelian atau pengeluran tinggi. Bahan baku. Jenis-Jenis Produk Ada beberapa penggolongan produk : . Penentuan harga yang rendah. . Harga jual ditambah dengan keuntungan “Cost –Plus Pricing” . mesin-mesin pabrik dan peralatan administrai kantor 2.Barang Konsumsi Beberapa barang konsumsi : . Penjual menetapkan harga yang tinngi untuk produk mereka. . Dasar penentuan harga terdiri dari : . Kebutuhan ini berfrekuensi pembelian tinggi tetapi jumlah pembelian yang kecil-kecil.

radio dll Promosi Penjualan. fasilitas parker. fasilitas telepon. menggunakan distributor sebanyak-banyaknya agar dapat menjangkau lokasi konsumen yang menyebar. bahkan bagi yang lupa diharapkan dapat menjadi ingat kembali. Pihak luar ini merupakan penyalur/distributor Penyaluaran tidak langsung meliputi 3 cara : Saluran distribusi yang eksklusif. kondisi dan bentuk gudang dll Saluran distribusi yang intensif. Bentuk-bentuk saluran distribusi : Saluran Distribusi Langsung Saluran distribusi ini pengusaha berusaha untuk menyalurkan barang-barangnya yang dibeli konsumen secara langsung ke tempat konsumen tinggal Saluran Distribusi Tidak Langsung Dalam hal ini pengusaha menggunakan pihak luar untuk membantu menyalurkan barangbarangnya ke pada konsumen. Untuk barang kebutuhan sehari-hari distribusi dibuat sedekat mungkin dengan konsumen. Membuka counter di Toko-toko atau Super Mall Personal Selling. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 24 . TV. penyaluran menggunakan satu distributor tunggal Saluran distribusi yang selektif. keuangan. Membuat berita di Surat kabar. Politik Dumping/harga jual dibawah biaya produksi. Discount. menggunakan distributor sedikit dengan syarat-syarat tertentu.. Alat untuk mempromosikan produknya ada beberapa cara : Advertensi. Mail order. bioskop. TV. radio maupun majalah Keempat bentuk promosi ini harus dikonmbinasikan agar efektif untuk mempengaruhi konsumen. Lokasi. Kredit/Leasing 3. Kegiatan promosi untuk memperkenalkan produk sehingga konsumen menjadi kenal kemudian menyenanginya. Promosi (Promotion).Persaingan. Kombinasi ini disebut “Promotional Mix” 4. Distribusi (Placement) Cari distribusi yang memenuhi kebutuhan konsumen dapat juga diterapkan agar menarik para konsumen. Telepon Selling Publikasi. Door to door selling. iklan di surat kabar.

pengelola lahan parker. one to one marketing. memperoleh keunggulan bersaing. 3. • Partnering atau co-marketing Yaitu hubangan antara pelanggan dengan pemasar. CRM bertujuan untuk menciptakan nilai pelanggan. • One to one marketing Kegiatan ini lebih bersifat individual. Sebuah perusahaan dapat mengadakan kerjasama dengan perusahaan lain misalnya untuk kebutuhan kantor dilakukan kerjasama dengan rumah makan. dan sebagainya. dilengkapi dengan membership card dan memperoleh diskon khusus bagi anggota.2 Customer Relationship Management (CRM) CRM adalah suatu proses dalam mendapatkan. café. took. undangan atau kartu ucapan ualang tahun. CRM menciptakan loyalitas melalui: • Continuity Marketing Ini berguna membangun pemasaran interaktif dan program pasca pemasaran. Kerjasama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berhubungan dengan perusahaan. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 25 . bank. Pihak manajemen selalu member pelayanan berkelanjutan kepada para pelanggan. sehingga pelanggan puas. mempertahankan dan meningkatkan pelanggan yang menguntungkan. Misalnya pihak perusahaan membentuk memberclub. biro perjalanan. Manfaat yang diperoleh konsumen berasal dari:  Produk yang dibeli  Layanan yang diterima  Karyawan yang membarikan layanan dan citra atau nama baik  Rasa bangga terhadap perusahaan  Merek.3 Nilai Pelanggan Nilai pelanggan didapat dari membandingkan manfaat dengan nilai pengorbanan.3. penanganan keluhan secara individual. Untuk itu dilakukan penyapaan yang sopan santun. Dalam hal ini ada hubungan kemitraan antar pelanggan dengan pemasar untuk melayani kebutuhan konsumen akhir. Dll. guna pemenuhan pemenuhan kebutuhan yang dimiliki oleh pelanggan yang bersifat baik. agar loyalitas pelanggan ini tetap terjaga. memperhatikan mutu produk agar dapat memberikan kepuasan prima bagi pelanggan. dan memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan.

tapi bila terpaksa maka perusahaan menghadapi tantangan untuk menumbuhkan dalam diri pelanggan perasaan yang tulus terhadap hubungan mereka. 3. Dll. CRM. Pada bank: keterikatan nasabah dipengaruhi oleh kedekatan karyawan bank dengan nasabahnya.4 Customer Dependency Elemen ketrgantungan konsumen terhadap produsen disebabkan oleh: o Akses lokasi karena sangat strategis o Kemampuan pegawai mengenal pelanggan o Inovasi produk bermutu atau jasa memuaskan Keterikatan yang sukarela menandakan adanya rasa puas. dan ketersediaan akses. dan nilai pelanggan.Korbanan adalah berupa pengorbanan yang dikeluarkan oleh konsumen yaitu: • • • • • • • Moneter berupa nilai uang yang dibayarkan Waktu yang dikorbankan untuk memperoleh produk tersebut Enerji merupakan rasa capek dalam mendapatkan produk tersebut Psikhis yaitu pengorbanan dalam kejiwaan Kenyamanan Keamanan Waswas. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 26 . Pada pusat belanja: para pedagang merasa terikat karena program bauran pemasaran.

Contoh: KA Ekspres. berkualitas dengan menerapkan Total Quality Control 4) Perusahaan menerapkan strategi turbo marketing. dengan cara meningkatkan efisiensi. surat kilat khusus. Contoh: cetak foto kilat. Sedari dulu perusahaan mengungguli saingan melalui: 1) Perang harga. produk perusahaan diusahakan makin baik. style.4. fast food. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 27 . dan sebagainya 3) Perang kualitas. Orang berlomba dalam membuat desain. bentuk. dengan berusaha menekan waktu sehingga perusahaan lebih unggul dalam hal:  Proses produksi lebih cepat sehingga konsumen tidak menunggu lama. produk perusahaan tampil beda dari perusahaan lain. Turbo Marketing Setelah kita melihat orientasi perusahaan dalam menghadapi saingan melalui evaluasi konsep maka ada pembaharuan terakhir usaha perusahaan mengatasi saingan melalui strategi turbo marketing. produksi besarbesaran 2) Perang dessain. dll. produk mobil terbaru tidak perlu inden.  Pelayanan lebih cepat sehingga konsumen lebih cepat melihat hasilnya. harga murah. rasa.

ada tujuan tertentu perusahaan dan karena sistem pembayaran. kemudian harganya berangsur diturunkan. Kebijaksanaan harga oleh retailer. dal barang ditujukan untuk golongan kaya. ini dimugkinkan karena adanya discount. dan keuntungan pengusaha makin berlipat ganda Penetration pricing.  Price Discount Kadang-kadang toko eceran menjual barang lebih murah. Hal iini dimungkinkan karena belum ada barang saingan. Geographic pricing. Kabijaksanaan harga ini berlawanan dengan skimminh price. ini disebut geographic pricing karena mempertimbangkan lokasinya Makalah Pengantar Bisnis Halaman 28 . Kebijaksanaan harga dapat ditentukan oleh beberapa lembaga seperti:  Produsen  Grosir  Retailer  Pemerintah Produser dapat membuat kebijaksanaan harga seperti model skimming price. penetration price.  Promotional Discount Ada dua tipe promotional discount. apakah penjual atau pembeli. karena musim. Barang ini harus mempunya keistimewaan. Pengusaha akan rugi besar bila konsumen yang datang hanya membeli barang loss leadersaja. Kebijaksanaan harga pemerintah sebagai pengawas ekonomi di masyarakat dapat menetapkan harga berdasarkan ceiling price dan floor price. Kebijaksanaan Harga Kebijaksanaan harga adalah keputusan mengenai harga-harga yang akan diikuti untuk jangka waktu tertentu. juga membeli barang lain untuk kebutuhan rumah tangga. Grosir dapat melakukan kebijaksanaan harga berdasarkan daerahpembeli. Setelah terjadi penjualan siapakah yang menanggung biaya pengiriman. Setelah barsng laku.  Penetapan harga barang baru Price skimming. Kebijaksanaan harga terakhir adalah yang memperhatikan ongkos pengiriman. Dalam hal ini pengusaha menetapkan harga setinggi mungkin. yang tujuannya adalah untuk menarik konsumen. Oleh sebab itu untuk memasuki pasar harganya harus di banting serendah munggkin.  A loss leader Ini berarti usaha untuk menjual barang dibawah harga pokoknya. Barang ini sudah banyak saingan di pasar. dengan membebankan ongkos transport atau sebaliknya. Discount ini dapat diberikan berdasarkan jumlah pembelian. Akan tetapi dalam kenyataan konsumen yang datang. dan menimbulkan prestise bagi para konsumennya. Markdown discount berarti discount yang diadakan untuk memberanikan konsumen membeli barang yang sebenarnya tidak ia perlukan.5. Agar denagn demikian merangsang orang untuk membeli barang lain. yaitu markdowns dan loss leaders. lebih banyak variasinya.

Advertising dapat masuk ke rumah-rumah penduduk tidak mengenal waktu siang atau malam. atau penjual dari rumah ke rumah. Sales promotion mengajak mereka agar mau membeli sekarang juga.  Public relation Merupakan bagian dari perusahaan yang memberi informasi pada publik tentang perusahaan dan produk yang dihasilkannya. Jangkauan operasionalnya sangat terbatas dan biayanya mahal. Promosi didefinisikan sebagai komunikasi yang memberi informasi kepada calon konsumen mengenai suatu produk.6. yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dan mendorong mereka untuk membeli. yaitu:  Advertising Merupakan alat komunikasi yang sangan ampuh. agar mereka tertarik untuk membeli. dapat mencapai daerah yang sangat jauh. yaitu dapat mengetahui keberatankeberatan yang diajukan oleh konsumen. mereka dapat berdialog dengan konsumen. Akan tetapi personal selling memiliki keunggulan. Misalnya para penjual di toko. Ada beberapa elemen promosi yang dikenal sebagai promotional mix. dan sulit dimasuki. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 29 . Promotion atau Komunikasi Bisnis Promosi adalah elemen ke empat dalam marketing mix.  Sales promotion Adalah memberi intensif atau hadiah kepada konsumen.  Personal selling Adalah promosi yang dilakukan oleh orang.

Pemasaran 8. Setiap manajer pemasaran harus memahami tingkah laku konsumen sehingga perusahaan dapat mengembangkan. Kebijaksanaan harga 12. diharapkan dapat diaplikasikan ke dalam kegiatan produksi. menentukan harga. distribusi dan konsumsi yang sebenarnya. segala kegiatan dalam hubungannya dalam pemuasan kebutuhan dan keinginan manusia merupakan bagian dari konsep pemasaran. Dasar-dasar pemasaran yang harus kita kuasai meliputi : 7. Makalah Pengantar Bisnis Halaman 30 . Sehingga kegiatan perusahaan berjalan dengan baik dan semakin baik lagi. Strategi Pemasaran 10. Agar tujuan tersebut tercapai maka setiap perusahaan harus memahami tentang perilaku konsumen.Penutup Pemasaran adalah sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Turbo Marketing 11. Jadi. mempromosikan dan mendistribusikan produk secara lebih baik. Promotion atau Komunikasi Bisnis Oleh karena itu dengan adanya konsep pemasaran yang baik dan benar. Konsep Pemasaran 9. Tujuan kegiatan pemasaran adalah mempengaruhi pembeli agar bersedia membeli harang dan jasa perusahaan pada saat mereka membutuhkan.

indoskripsi. Steven. 2002.wikipedia.midas-solusi.wikipedia.tahap-tahap-melakukan-risetpemasaran http://id. Van.com/topic/massmarketing&ei=Q77VSejuD9eSkAXyj3GBA&sa=X&oi=translate&resnum=4&ct=result&prev=/search%3Fq%3Dstrategi%2Bmass %2Bmarket%26hl%3Did%26sa%3DG http://smk.id/download/EBook/gunungkidul/10_PENJUALAN/menetapkan_segmentasi_pasar.pdf http://mulaibisnis. R.google.multiply.detail.en.com/knowledge-space.net/mm_ku/sm/0667/jones_zr. Alma.pdf http://tumoutou.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail. 2008. Alfabeta. http://id. and Gschwandtner. Marketing Planning Guide.org/wiki/Utilitas http://organisasi. Dennis J.org/arti-definisi-pengertian-pemasaran-fungsi-pemasaran-marketing-ilmumanajemen-pemasaran http://translate. Pengantar Bisnis. Personal Selling Power.pdf http://id.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.wordpress. January 1986. Malcolm.page/Business/?kid=4088 http://scylics. Mayros.Daftar Pustaka Fleschuer. September 1994.com/judul-skripsi-tugas-makalah/manajemen-pemasaran/risetpemasaran http://www. E.adisanggoro.39.files. and Dolan.com/journal/item/192 http://one. Joice Publihing House.com/2008/09/bab-1-pendahuluan.88db.or. The Marriott Miracle. Buchari.com Makalah Pengantar Bisnis Halaman 31 . Cs. Bandung.org http://google.co.answers.org/wiki/Pemasaran http://organisasi. Gerhard. How to Design the MKIS that work for your Business Marketing.

Makalah Pengantar Bisnis Halaman 32 .