TATA SURYA DAN BENDA LANGIT DI SEKITARNYA

Disusun oleh Dhimas ilhamsyah/6/IXE

Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk perbaikan pada tugas berikutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfat Lumajang.Kata Pengantar Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT. Oleh sebab itu Tentunya dalam penulisan makalah ini. Maret 2011 Penyusun . kami mendapat bantuan dan dukungan dari beberapa pihak. Maka tak lupa kami selaku penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan serta kesabaran dalam menyelesaikan laporan ini. Saya menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan. karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah “Permasalahan dalam belajar fisika” tepat pada waktunya Makalah ini dibuat untuk membantu mempermudah dalam belajar fisika. Maka tak lupa kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan dalam makalah ini.

.2 Saran…………………………………………………….DAFTAR ISI Bab I PENDAHULUAN 1..2 Permasalahan………………………………………….1 Simpulan………………………………………………… 3.4 Manfaat………………………………………………….2 Bab II ISI 2.. 2.1 Latar Belakang………………………………………….1 Dasar Teori……………………………………………. 2 1.2 Pembahasan…………………………………………. 2 1. 1 1.3 Tujuan…………………………………………………. . Bab III PENUTUP 3..

Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips. asteroid. Contoh: Bulan atau satelit alami Bumi. . lima planet kerdil. Enam dari delapan planet dan tiga dari lima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami yang biasa disebut dengan bulan. Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain. dan jutaan benda langit (meteor. komet) lainnya. pada kesempatan kali ini penulis membuat makalah yang berjudul “Tata Surya dan benda langit di sekitarnya” dengan harapan dapat membantu para pembaca. sabuk asteroid. Dengan adanya makalah ini bukan berarti benda langit hanya itu saja tetapi masih ada banyak lagi yang tidak dapat ditangkap oleh indera manusia sehingga kita harus banyak belajar agar dapat menemukan benda langit yang baru. empat planet luar. Tata Surya terbagi menjadi Matahari. dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan Piringan Terbesar. 173 satelit alami yang telah diidentifikasi. TATA SURYA Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.1 LATAR BELAKANG A. Oleh karena itu.BAB I PENDAHULUAN 1. empat planet bagian dalam..

RUMUSAN MASALAH  Bagaimana asal-usul Tata surya?  Bagaimana sejarah penemuan Tata surya?  Bagaimana susunan Tata surya? 1. TUJUAN  Mengetahui asal-usul Tata Surya  Mengetahui sejarah Tata Surya  Mengetahui susunan Tata Surya 1.3.4 MANFAAT  Mengetahui lebih dalam TATA SURYA 2 BAB II DASAR TEORI .2.1.

Teori heliosentrik disampaikan Copernicus dalam publikasinya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium kepada Paus Pope III dan diterima oleh gereja. Giordano Bruno. sementara planet bergerak tidak teratur dalam serangkaian simpul ke arah timur. Untuk mengatasi masalah ini. gerak seragam dalam lintasan lingkaran dan berpusat pada deferent.Ptolemy dan Teori Geosentrik Ptolemy (c 150AD) menyatakan bahwa semua objek bergerak relatif terhadap bumi. Pandangan inilah yang menyebabkan ia dibakar dan teori Heliosentrik dianggap berbahaya karena bertentangan dengan pandangan gereja yang menganggap manusialah yang menjadi sentral di alam semesta. Gerak yang kedua disebut epycycle. yaitu Matahari dan Bulan bergerak dalam jejak lingkaran mengitari Bumi. data yang didapat Copernicus memperlihatkan adanya indikasi penyimpangan kecepatan sudut orbit planetplanet. Yang pertama. Namun ia mempertahankan bentuk orbit lingkaran dengan menyatakan bahwa orbitnya tidak kosentrik. Teori heliosentrik dan gereja Nicolaus Copernicus (1473-1543) merupakan orang pertama yang secara terang-terangan menyatakan bahwa Matahari merupakan pusat sistem Tata Surya. Dan teori ini dipercaya selama hampir 1400 tahun. menyatakan semua bintang mirip dengan Matahari dan masing-masing memiliki sistem planetnya yang dihuni oleh jenis manusia yang berbeda. Tapi teori geosentrik mempunyai kelemahan. Tapi dikemudian hari setelah kematian Copernicus pandangan gereja berubah ketika pada akhir abad ke-16 filsuf Italy. dan Bumi bergerak mengeliinginya dalam orbit lingkaran. 3 BAB II PEMBAHASAN . Ptolemy mengajukan dua komponen gerak. Untuk masalah orbit. gerak dalam orbit lingkaran yang seragam dengan periode satu tahun pada titik yang disebut deferent.

dan akhirnya menjadi bintang raksasa (matahari). • Hipotesis pasang surut bintang Hipotesis pasang surut bintang pertama kali dikemukakan oleh James Jeans pada tahun 1917. Kedekatan tersebut menyebabkan terjadinya tonjolan pada permukaan matahari. mendingin dan memadat. dan cincin-cincin gas dan es terlontar ke sekeliling matahari. suhu kabut memanas. Sementara sebagian besar materi tertarik kembali. Kabut ini terbentuk dari debu. Laplace berpendapat bahwa orbit berbentuk hampir melingkar dari planet-planet merupakan konsekuensi dari pembentukan mereka. sebagian lain akan tetap di orbit. dan bersama proses internal matahari. sementara sisa-sisa materi lainnya menjadi komet dan asteroid. menarik materi berulang kali dari matahari. es. Hipotesis planetisimal mengatakan bahwa Tata Surya kita terbentuk akibat adanya bintang lain yang lewat cukup dekat dengan matahari. Hipotesis ini. Efek gravitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang dari matahari. menyebutkan bahwa pada tahap awal. Moulton pada tahun 1900. Gaya gravitasi yang dimilikinya menyebabkan kabut itu menyusut dan berputar dengan arah tertentu. dan menjadi benda-benda berukuran kecil yang mereka sebut planetisimal dan beberapa yang besar sebagai protoplanet. Objek-objek tersebut bertabrakan dari waktu ke waktu dan membentuk planet dan bulan. yang lebih dikenal dengan Hipotesis Nebula Kant-Laplace. Chamberlin dan Forest R. Planet dianggap terbentuk karena mendekatnya bintang lain kepada 4 . gas-gas tersebut memadat seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam dan planet luar. pada masa awal pembentukan matahari. dan unsur gas yang sebagian besar hidrogen. Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat. diantaranya • Hipotesis nebula Hipotesis nebula pertama kali dikemukakan oleh Emanuel Swedenberg(16881772)tahun 1734dan disempurnakan oleh Immanuel Kant(1724-1804) pada tahun 1775 Hipotesis serupa juga dikembangkan oleh Pierre Marquis de Laplace secara independen pada tahun 1796.dan gas yang disebut nebula.1 Asal-usul Tata Surya Banyak ahli telah mengemukakan hipotesis tentang asal-usul Tata Surya.2. • Hipotesis planetisimal Hipotesis planetisimal pertama kali dikemukakan oleh Thomas C. Tata Surya masih berupa kabut raksasa. Akibat gaya gravitasi.

matahari. Karena teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam. 2. yang sebelumnya digagas oleh Nicolaus Copernicus . Yupiter dan Saturnus) telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka semua bisa dilihat dengan mata telanjang. • Hipotesis Bintang Kembar Hipotesis bintang kembar awalnya dikemukakan oleh Fred Hoyle (1915-2001) pada tahun 1956.2 Sejarah Tata Surya Lima planet terdekat ke Matahari selain Bumi (Merkurius. Mars.P. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad lalu membawa manusia untuk memahami bendabenda langit terbebas dari selubung mitologi. yang kemudian terkondensasi menjadi planet. ia bisa melihat berbagai perubahan bentuk penampakan Venus. Penalaran Venus mengitari Matahari makin memperkuat teori heliosentris.Namun astronom Harold Jeffreys tahun 1929 membantah bahwa tabrakan yang sedemikian itu hampir tidak mungkin terjadi. Venus. bukan Bumi. yaitu bahwa matahari adalah pusat 5 alam semesta. Hipotesis kondensasi menjelaskan bahwa Tata Surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa. Banyak bangsa di dunia ini memiliki nama sendiri untuk masing-masing planet. seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap Matahari. Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya. Demikian pula astronom Henry Norris Russell mengemukakan keberatannya atas hipotesis tersebut. Kuiper (1905-1973) pada tahun 1950. • Hipotesis Kondensasi Hipotesis kondensasi mulanya dikemukakan oleh astronom Belanda yang bernama G. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop refraktornya mampu menjadikan mata manusia "lebih tajam" dalam mengamati benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata telanjang. Keadaan yang hampir bertabrakan menyebabkan tertariknya sejumlah besar materi dari matahari dan bintang lain tersebut oleh gaya pasang surut bersama mereka. Hipotesis mengemukakan bahwa dahulunya Tata Surya kita berupa dua bintang yang hampir sama ukurannya dan berdekatan yang salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil.

Para astronom kemudian menemukan sekitar 1. dan 2003 EL61 (1. 2.800 km pada Maret 2004).250 km pada Juni 2002). Perhitungan cermat orbit Uranus menyimpulkan bahwa planet ini ada yang mengganggu.500 km pada Mei 2004). objek ini juga memiliki satelit.3 Susunan Tata Surya . Di sana mungkin ada sekitar 100. Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan. Penemuan Neptunus ternyata tidak cukup menjelaskan gangguan orbit Uranus. Varuna. Pada 1781.000 objek serupa yang dikenal sebagai Objek Sabuk Kuiper (Sabuk Kuiper adalah bagian dari objek-objek transNeptunus). Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan pencarian dan perhitungan benda-benda langit selanjutnya. Belasan benda langit termasuk dalam Objek Sabuk Kuiper di antaranya Quaoar (1. yang berada hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter. Sedna (1. Hygiea. Orcus. Selain lebih besar dari Pluto. Penemuan 2003 EL61 cukup menghebohkan karena Objek Sabuk Kuiper ini diketahui juga memiliki satelit pada Januari 2005 meskipun berukuran lebih kecil dari Pluto. yang juga mengelilingi Matahari. Dan puncaknya adalah penemuan UB 313 (2. Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan hukum gravitasi. Perkembangan teleskop juga diimbangi pula dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630) dengan Hukum Kepler. William Herschel (1738-1822) menemukan Uranus. Huya (750 km pada Maret 2000). Susunan heliosentris adalah Matahari dikelilingi oleh Merkurius hingga Saturnus.700 km pada Oktober 2003) yang diberi nama oleh penemunya Xena. Neptunus ditemukan pada Agustus 1846.(1473-1543). Pallas. satelit Saturnus. Dan puncaknya. Vesta.000 objek kecil lainnya yang letaknya melampaui Neptunus (disebut objek trans-Neptunus).

Planet 1. Garis tengahnya 4500 km. Diperkirakan tidak ada kehidupan sama sekali di Merkurius. 2. serta asteroid yang mengelilingi matahari. Rotasi Venus ± 247 hari. dan tidak mempunyai hawa.Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan planet-planet. 6 Sebagian besar garis edarnya (orbit) berbentuk elips. komet. Planet Merkurius Merkurius merupakan planet terkecil dan terdekat dengan matahari. Benda langit yang berupa planet dan benda langit lainnya dalam mengelilingi matahari disebut revolusi.000 derajat celsius yang dipancarkan ke luar angkasa hingga sampai ke permukaan bumi. Matahari Matahari merupakan pusat tata surya yang berupa bola gas yang bercahaya. sedangkan suhu inti sebesar 15-20 juta derajat celsius. Merkurius mengadakan rotasi dalam waktu 58.6 hari. Venus menempati urutan kedua terdekat dengan matahari. dan meteorid. Selain berevolusi benda-benda langit juga berputar pada porosnya yang disebut rotasi. sedangkan bidang edar planet bumi disebut bidang ekliptika. asteroid. lebih besar daripada garis tengah bulan yang hanya 3160 km. demikian juga malam harinya. Planet Venus Planet ini lebih kecil dari bumi. satelit-satelit pengiring planet. delapan planet. Susunan tata surya terdiri atas matahari. komet. . artinya 1 tahun Venus adalah 225 hari. a. Bidang edar planet-planet mengelilingi matahari disebut bidang edar. Ini berarti panjang siang harinya 28 hari lebih. Merkurius tidak mempunyai satelit atau bulan. b. Merkurius mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari. sedangkan waktu untuk sekali berotasi disebut kala rotasi. meteorid. Suhu permukaan matahari 6. Planet ini terkenal dengan bintang kejora yang bersinar terang pada waktu sore atau pagi hari. Matahari merupakan salah satu bintang yang menghiasi galaksi Bima Sakti. dan berevolusi (mengelilingi matahari) selama 225 hari.

a. Arah rotasi bumi sama dengan arah revolusinya. Akibat rotasi bumi 1) Adanya gerak semu harian dari matahari 2) Pergantian siang dan malam 3) Penyimpangan arah angin.7 3. Bumi mengadakan rotasi 24 jam. yakni dari barat ke timur. Benda di bumi ini memiliki . Inilah sebabnya mengapa matahari terbit lebih dulu di Irian Barat dari pada di Jawa. berarti hari bumi = 24 jam. d. arus laut 4) Penggelembungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi 5) Timbulnya gaya sentrifugal 6) Adanya dua kali air pasang naik dan pasang surut dalam sehari semalam 7) Perbedaan waktu antara tempat-tempat yang berbeda derajat busurnya c. Satu kali rotasi bumi menjalani 3600 yang ditempuh selama 24 jam. Gaya gravitasi terrestrial dari bumi Bumi kita ini mempunyai gaya gerak atau gaya berat. Akibat dari revolusi bumi ialah : Akibat dari revolusi bumi adalah : 1) Pergantian empat musim 2) Perubahan lamanya siang dan malam 3) Terlihatnya rasi (konstelasi) bintang yang beredar dari bulan ke bulan Lintasan bumi dalam revolusinya terhadap matahari disebut orbit. Jarak antara bumi dengan matahari adalah 149 juga km. Ukuran besarnya hampir sama dengan Venus dan bergaris tengah 12. Gerak rotasi bumi Gerak bumi berputar pada porosnya disebut rotasi bumi. Planet Bumi Bumi menempati urutan ketiga terdekat dengan matahari.640 km. Gaya tarik bumi ini dinamakan gaya gravitasi terrestrial bumi. Kemiringan sumbu bumi ini besarnya 23 ½0 terhadap bidang ekliptika tersebut. Gerak revolusi dari bumi Selama mengedari matahari ternyata sumbu bumi miring dengan arah yang sama terhadap bidang ekliptika. b.

Planet Mars Planet ini berwarna kemerah-merahan yang diduga tanahnya mengandung banyak besi oksigen. 8 e. Oleh karena gaya gravitasinya yang sangat kuat.560 km. Ternyata planet ini berupa gas yang terdiri dari metana dan amoniak dengan suhu rata-rata 103 0 C. 6. Berdasarkan data yang dikirim oleh satelit Mariner IV di Mars tidak ada oksigen. Yupiter mempunyai 12 satelit (bulan) dan 3 darinya beredar berlawanan arah dengan 9 lainnya. Jarak planet mars dengan matahari ialah 226. Garis tengahnya adalah 6272 km dan revolusinya 1. Planet Yupiter Yupiter merupakan planet terbesar. 5. yang lain disebut Phoebe yang bergerak berlawanan arah dengan 9 satelit lainnya. Pada permukaan planet ini didapatkan warna-warna hijau. 4. . sehingga akan terapung di air. Mars mempunyai dua satelit atau bulan yaitu phobus dan daimus. serta mengandung gas hidrogen. hingga kalau oksigen masih ada jumlahnya sangat sedikit. Saturnus mempunyai 10 satelit dan diantaranya yang terbesar disebut Titan. Planet Saturnus Saturnus mempunyai massa jenis yang sangat lebih kecil dari pada air yaitu 0. Planet Yupiter bergaris tengah 138. biru dan sawo matang yang selalu berubah sepanjang masa tahun. hampir tidak ada air.9 tahun. Berdasarkan analisis spektroskopis planet ini mengandung gas metana dan amoniak banyak.48 juga km. Waktu 24 jam ini adalah sehari semalam solar (matahari) berdasarkan gerak semu matahari dalam membuat satu revolusi lengkap. rotasinya cepat yaitu 10 jam. Waktu Kita telah mengenal waktu satu hari satu malam yang lamanya 24 jam. Gaya gravitasi terrestrial inilah yang menahan semua materi yang ada di bumi serta atmosfernya hingga tidak hilang melayang ke alam semesta.bobot karena pengaruh gaya gravitasi tersebut. sedangkan kutub es yang diperkirakan mengandung banyak air itu tak lebih merupakan lapisan salju yang sangat tipis.75 g/cm3. Yupiter mempunyai kurang lebih 14 satelit atau bulan. Rotasinya 24 jam 37 menit.

Rotasinya 10 jam 47 detik. yaitu bagian komet yang kecil tapi padat tersusun dari debu dan gas. Uranus arah gerak rotasinya dari timur ke barat.560 km. Komet Komet berasal dari bahasa Yunani. yaitu daerah kabut di sekeliling inti. Berbeda dengan planet yang lain. Besar Uranus kurang dari setengah Saturnus. Jarak ke matahari 44790 km. Komet menurut istilah bahasa adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit yang sangat lonjong. . yaitu bagian yang memanjang dan panjangnya mampu mencapai satu satuan astronomi(1SA=jarak antara bumi dan matahari). Bagian-bagian komet.7. Komet sering disebut Bintang berekor. Kebanyakan komet tidak dapat di lihat dengan mata telanjang. bergaris tengah 50. Komet menyemburkan gas bercahaya yang dapat terlihat dari bumi. c. Satelit Triton beredar berlawanan arah dengan gerak rotasi Neptunus. Komet itu muncul setiap 76 tahun sekali. 9 Berdasarkan pengamatan pesawat VOYAGER pada bulan Januari 1986 8. 2)koma. Planet Neptunus Neptunus mempunyai dua satelit. yaitu Kometes yang artinya berambut panjang. Planet Uranus Uranus memiliki 5 satelit. yaitu: 1)inti komet. 3)ekor komet. Komet yang terkenal adalah komet Halley yang ditemukan oleh Edmunt Halley. satu diantaranya disebut Triton. Komet terdiri atas es yang sangat padat dan orbitnya lebih lonjong daripada orbit planet. Jarak ke matahari adalah 2860 juta km dan mengelilingi matahari dalam waktu 84 tahun.tapi harus dengan menggunakan Teleskop. mengelilingi matahari dalam 165 tahun sekali seputar. Uranus memiliki 14 buah satelit. Arah ekor komet menjauhi matahari.

10 d. maka bulan juga mengitari matahari bersamaan dengan bumi. e. Sedangkan batuan yang tidak habis terbakar dan sampai ke bumi disebut Meteorid. Karena bumi mengitari matahari. Asteroid yang terbesar dan yang pertama adalah Ceres yang ditemukan oleh Giussepe Piazzi (astronom Italia). Selain itu. Meteoroid Meteoroid adalah batuan-batuan kecil yang sangat banyak dan melayanglayang di angkasa luar. bulan juga berputar pada porosnya sendiri. Benda-benda langit yang berada di dalam tata surya tersusun secara rapi Selama bergerak benda-benda itu tidak saling bertabrakan. yang terletak di antara orbit Mars dan Yupiter. f. Asteroid disebut juga planetoid atau planet kerdil. Bulan Bulan merupakan benda langit yang mengitari bumi. Batuan-batuan ini banyak mengandung unsur besi dan nikel yang masuk ke Atmosfer karena pengaruh gravitasi bumi. Icarus adalah salah satu asteroid yang pernah mendekati bumi dengan orbit yang berbentuk lonjong. Dengan demikian bulan mempunyai tiga gerakan sekaligus. Batuan-batuan atau benda langit yang bergesekan dengan atmosfer bumi dan habis terbakar sebelum sampai di permukaan bumi disebut meteor. Dengan . Hal itu terjadi karena adanya gaya gravitasi pada masing-masing benda langit. Asteroid Asteroid adalah benda langit yang mirip dengan planet-planet.

demikian. yaitu Hipotesis Nebula. Hipotesis Planetisimal. Perkembangan teleskop diimbangi dengan perkembangan perhitungan benda-benda langit dan hubungan satu dengan yang lainnya. 173 satelit alami yang telah diidentifikasi. 11 BAB III PENUTUP 3. dan Hipotesis Bintang Kembar. dapat dikatakan bahwa yang menyebabkan gerakan benda-benda langit teratur adalah gaya gravitasi. dan di bagian terluar ada Sabuk Kuiper dan Piringan Tersebar. komet) lainnya. Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. asteroid. Hipotesis Pasang Surut Bintang. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips. empat planet bagian dalam.1 SIMPULAN Ada beberapa hipotesis yang menyatakan asal-usul Tata Surya yang telah dikemukakan oleh beberapa ahli.2 Saran Sebaiknya mmpelajari Tata Surya agar dapat mengetahui dari mana sebenarnya Tata Surya itu berasal sehingga kita tidak dapat mengada-ada atau merekayasanya. dan jutaan benda langit (meteor. Dari mulai mengetahui perkembangan planet-planet hingga puncaknya adalah penemuan UB 313 yang ternyata juga mempunyai satelit. empat planet bagian luar. Tata . 3. Sejarah penemuan Tata surya di awali dengan dilihatnya planet-planet dengan mata telanjang hingga ditemukannya alat untuk mengamati benda langit lebih jelas yaitu Teleskop dari Galileo. Tata Surya terbagi menjadi Matahari. Hipotesis Kondensasi. sabuk asteroid. lima planet kerdil atau katai.

Jakarta:Pusat Perbukuan  Haryanto.2008.net . Sukis.Ilmu pengetahuan Alam Sekitar.surya merupakan tanda kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan benda langit yang tak terbatas jumlahnya sehingga tidak sepantasnya kita menyombongkan diri ibarat “ DIATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT” 12 DAFTAR PUSTAKA  Wariyono.1999.Ilmu Pengetahuan Alam.Jakarta:Erlangga.  Wikipedia.