Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus

Kristus atau Isa Almasih. Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias, juru selamat bagi seluruh umat manusia, yang menebus manusia dari dosa. Mereka beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen di Antiokia (Kisah Para Rasul 11:26). Agama Kristen termasuk salah satu dari agama Abrahamik yang berdasarkan hidup, ajaran, kematian dengan penyaliban, kebangkitan, dan kenaikan Yesus dari Nazaret ke surga, sebagaimana dijelaskan dalam Perjanjian Baru, umat Kristen meyakini bahwa Yesus adalah Mesias yang dinubuatkan dalam dari Perjanjian Lama (atau Kitab suci Yahudi). Kekristenan adalah monoteisme, yang percaya akan tiga pribadi (secara teknis dalam bahasa Yunani hypostasis) Tuhan atau Tritunggal. Tritunggal dipertegas pertama kali pada Konsili Nicea Pertama (325) yang dihimpun oleh Kaisar Romawi Konstantin I. Pemeluk agama Kristen mengimani bahwa Yesus Kristus atau Isa Almasih adalah Tuhan dan Juru Selamat, dan memegang ajaran yang disampaikan Yesus Kristus. Dalam kepercayaan Kristen, Yesus Kristus adalah pendiri jemaat (gereja) dan kepemimpinan gereja yang abadi (Injil Matius 18: 18-19) Umat Kristen juga percaya bahwa Yesus Kristus akan datang pada kedua kalinya sebagai Raja dan Hakim akan dunia ini. Sebagaimana agama Yahudi, mereka menjunjung ajaran moral yang tertulis dalam Sepuluh Perintah Tuhan. Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia (Kisah Para Rasul 11: 26c). Sepeninggal Yesus, kepemimpinan orang Kristen diteruskan berdasarkan penunjukan Petrus oleh Yesus. Setelah Petrus meninggal kepemimpinan dilanjutkan oleh para uskup yang dipimpin oleh uskup Roma. Pengakuan iman mereka menyebutkan kepercayaan akan Allah Tritunggal yang Mahakudus, yakni Bapa, Anak (Yesus Kristus), Roh kudus, Gereja yang satu, kudus, katolik, apostolik; pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Setelah itu, Gereja Kristen mengalami dua kali perpecahan yang besar: yang pertama terjadi pada tahun 1054 antara Gereja Barat yang berpusat di Roma (Gereja Katolik Roma) dengan Gereja Timur (Gereja Ortodoks Timur) yang berpusat di Konstantinopel (sekarang Turki). Yang kedua terjadi antara Gereja Katolik dengan Gereja Protestan pada tahun 1517 ketika Martin Luther memprotes ajaran Gereja yang dianggapnya telah menyimpang dari kebenaran. Banyak denominasi Gereja kini menyadari bahwa perpecahan itu justru menyimpang dari pesan Yesus yang mendoakan kesatuan di antara para pengikutnya (lihat Injil Yohanes 17:20-21, "Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepadaKu oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.") Doa ini kemudian menjadi dasar dari gerakan ekumenisme yang dimulai pada awal abad ke-20.

[12] Perkembangan Kekristenan di Indonesia pada jaman itu cukup lambat. misionaris Katolik Roma dan pendiri Ordo Yesuit bekerja di kepulauan Maluku pada tahun 1546 sampai tahun 1547. sehingga terpengaruh pada ajaran Calvinisme dan Lutheran. 1. Saat itu. Kota Barus yang dahulu disebut Pancur dan saat ini terletak di dalam Keuskupan Sibolga di Sumatera Utara adalah tempat kediaman umat Katolik tertua di Indonesia. Katolik Roma pertama tiba pada tahun 1534. Setelah pengaruh VOC mulai tenggelam pada tahun 1799. Lagipula. Setelah kolonialisme Belanda Sebelum Kolonialisme Belanda Agama Katolik untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada bagian pertama abad ke-7 di Sumatera Utara. dan dengan demikian sangat mudah untuk dituduh sebagai pengikut Komunis. langsung dicap Atheis. Komunisme (dan Atheisme) merupakan hal yang dilarang oleh pemerintah. yang kemudian diikuti bangsa Spanyol yang berdagang rempah-rempah. agama Kristen dan Katolik mulai berkembang pesat. Hal ini dikarenakan ajaran Calvinist merupakan aliran agama Kristen yang memerlukan pendalaman Alkitab yang mendalam. Saat kolonialisme Belanda 3. Belanda mengusir misionari-misionari Katolik dan memperkenalkan Kristen Protestan (dari aliran Calvinist Dutch Reformed Church). Hal ini dimulai oleh sebuah keadaan pada tahun 1965. pemerintah Belanda mulai memperbolehkan penyebaran agama dengan lebih leluasa. mulai memanfaatkan perijinan tersebut untuk mulai menyebarkan agama di antara orang Batak di Sumatera pada tahun 1861. [11] Namun ketika Belanda mengalahkan Portugis tahun 1605. gereja dari berbagai aliran mengalami pertumbuhan jemaat yang pesat. Sebelum kolonialisme Belanda 2. sementara edisi Alkitab saat itu belum ada yang berbahasa Indonesia (bahasa Belanda). .Perkembangan Agama Kristen di Indonesia dapat dibagi menjadi 3 zona waktu. Orang Kristen aliran Lutheran dari Jerman yang lebih toleran dan tidak memaksa pemeluknya untuk mempelajari agama Kristen dengan sedemikian dalam. Saat Kolonialisme Belanda Kristen Katolik tiba di Indonesia saat kedatangan bangsa Portugis. di kepulauan Maluku melalui orang Portugis yang dikirim untuk eksplorasi. Semua orang-orang yang tidak beragama. sehingga tidak mendukung penyebaran agama yang dilakukan oleh misionaris Belanda sendiri. Saat itu. VOC sebagai kendaraan Belanda untuk masuk dan menguasai Indonesia saat itu adalah sebuah perusahaan sekuler dan bukan perusahaan yang cukup religius. dan misionari Kristen Belanda dari aliran Rhenish juga menyebarkan agama di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah. Fransiskus Xaverius. [12] Setelah Kolonialisme Belanda Pada abad ke 20 setelah Belanda pergi dari Indonesia. ketika terjadi peralihan kekuasaan Presiden Soekarno kepada Presiden Soeharto.

lebih dari setengah dari jumlah total penganut agama Kristiani) Protestanisme (terdiri dari berbagai macam denominasi dan pemikir dengan berbagai macam penafsiran kitab suci. dan juga kepercayaan dan aliran yang jumlahnya ribuan. Calvinisme. termasuk Gereja Katolik ritus Timur. Agama Kristen termasuk banyak tradisi agama yang bervariasi berdasarkan budaya. Gereja Baptis. yang merupakan negara Komunis) yang merasa tidak nyaman dengan kebijakan pemerintah mengenai Komunisme dan Atheisme pada saat itu. dll. [13] Cabang-cabang utama Artikel utama untuk bagian ini adalah: Denominasi Kristen Sebuah skema taksonomi denominasional Kristen. banyak misionaris dari Amerika yang menyebarkan aliran Evangelican dan Pentecostal. dengan satu koma dua milyar penganut total. dsb. Mormon. Kekristenan telah berkembang menjadi tiga cabang utama: • • • Katolik (denominasi tunggal Kristen terbesar. Anabaptis. Methodis.) Ortodoks Timur (denominasi tunggal Kristen terbesar kedua. Aliran yang sering disebut "Karismatik" ini merupakan aliran yang dianggap "modern" karena menggabungkan antara Kristen tradisional. Karismatik. dengan pola pikir modern pada jaman ini. [12] Pada akhir abad ke 20 sampai awal abad 21. . Presbyterian. Selama dua milenium. Anglikanisme. Saksi-Saksi Yehuwa.terutama dari orang-orang (sebagian besar beretnis Tionghoa yang berasal dari Cina. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. serta berbagai aliran yang muncul pada akhir abad ke19 maupun abad ke-20. Pentakostalisme. termasuk Lutheranisme. dan merupakan denominasi Kristen terbesar di Eropa timur) Selain itu ada pula berbagai gerakan baru seperti Bala Keselamatan.

termasuk Maluku. merupakan tujuan utama orang-orang Belanda. Wilayah penganut animisme di wilayah Indonesia bagian Timur. dimulai dari kepulauan Maluku pada tahun 1534. banyak praktisi paham Katolik Roma yang jatuh. India dan Indonesia. khususnya di pulau Flores dan Timor. Berita tersebut dapat dibaca dalam sejarah kuno karangan seorang ahli sejarah Shaykh Abu Salih al-Armini yang menulis buku "Daftar beritaberita tentang Gereja-gereja dan pertapaan dari provinsi Mesir dan tanah-tanah di luarnya". Antara tahun 1546 dan 1547.1500 Agama Katolik untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada bagian pertama abad ketujuh di Sumatera Barat. kaum misionarispun tiba di Toraja. Kemudian. Kristen menyebar melalui pelabuhan pantai Borneo. Fransiskus Xaverius. Nubia. Fakta ini ditegaskan kembali oleh (Alm) Prof. Nusa Tenggara. Wilayah Sumatera juga menjadi target para misionaris ketika itu. Kristen Katolik tiba di Indonesia saat kedatangan bangsa Portugis yang berdagang rempahrempah. dimana VOC berpusat. Arabia. Yang paling tampak adalah di Flores dan Timor Timur. Spanyol. dalam hal kaitan kebijakan VOC yang mengutuk agama itu. dimana banyak saat ini yang menjadi pemeluk Protestan. dan bagian lain. Dr. Selama masa VOC. Afrika Barat. Abbessinia. Untuk mengerti fakta ini perlulah penelitian dan rentetan berita dan kesaksian yang tersebar dalam jangka waktu dan tempat yang lebih luas. yang memuat berita tentang 707 gereja dan 181 pertapaan Serani yang tersebar di Mesir. para imam Katolik Roma telah dikirim ke penjara atau dihukum dan digantikan oleh para imam Protestan dari Belanda.Seorang imam Katolik Roma telah dieksekusi karena merayakan misa kudus di suatu penjara semasa Jan Pieterszoon Coen menjabat sebagai gubernur Hindia Belanda. khususnya adalah orang-orang Batak. Dengan terus dilakukan penyelidikan berita dari Abu Salih al-Armini kita dapat mengambil kesimpulan kota Barus yang dahulu disebut Pancur dan saat ini terletak di dalam Keuskupan Sibolga di Sumatera Barat adalah tempat kediaman umat Katolik tertua di Indonesia. mengunjungi pulau itu dan membaptiskan beberapa ribu penduduk setempat. Di Barus juga telah berdiri sebuah Gereja dengan nama Gereja Bunda Perawan Murni Maria (Gereja Katolik Indonesia seri 1. Sulawesi. Papua dan Kalimantan. pelopor misionaris Kristen. Lebih dari itu. Kristen Protestan pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Belanda pada abad ke-16 M dengan pengaruh ajaran Calvinis dan Lutheran. . Sucipto Wirjosuprapto.Kristen Katolik dibawa masuk ke Indonesia oleh bangsa Portugis. [sunting] Umat Katolik Perintis di Indonesia: 645 . diterbitkan oleh KWI) [sunting] Awal Mula: abad ke-14 sampai abad ke-18 Dan selanjutnya abad ke-14 dan ke-15 entah sebagai kelanjutan umat di Barus atau bukan ternyata ada kesaksian bahwa abad ke-14 dan ke-15 telah ada umat Katolik di Sumatera Selatan. Banyak orang Portugis yang memiliki tujuan untuk menyebarkan agama Katolik Roma di Indonesia.

pada sekitar abad ke-16. terutama di Tana Toraja dan Sulawesi Tengah. Saat ini. [sunting] Kristen Protestan Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonial Belanda (VOC). Awal agama Kristen: Awal adanya agama Kristen diperkirakan dimulai pada pertengahan abad ke 7. orang-orang tidak beragama dianggap sebagai orangorang yang tidak ber-Tuhan. berpindah agama ke Protestan pada sekitar abad ke-19. karena abad ke 7 adalah jaman perkembangan misi penyebaran agama di Timur Jauh. karena Cina sudah selalu menjadi tujuan misi katolik. yang ditandai oleh kedatangan para misionaris dari Eopa ke beberapa wilayah di Indonesia. Pada tahun 2006. dengan 60% dan 64% dari jumlah penduduk. Syria. yaitu Papua dan Sulawesi Utara. Kebijakan VOC yang mengutuk paham Katolik dengan sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia. Pembawa agama Kristen adalah para pedagang ulet dari Persia. Sumber-sumber tua berbahasa Arab memberitakan tentang adanya umat Kristen di Sumatra Utara. Di Sulawesi Utara. Dalam tahun-tahun berikutnya datang semakin banyak penyebar agama dari Arab dan Persia lewat jalan Asia Tengah. lebih kecil dibandingkan para penganut Protestan. laut India dan sampai ke pantai-pantai di Asia Tenggara. Antara abad ke 13 dan 14 datang beberapa anggota serikat fransiskan dalam perjalanan misi ke Cina. Dalam perjalanan ke sana mereka singgah di Indonesia terutama di Pulau Sumatra. dan karenanya tidak mendapatkan hak-haknya yang penuh sebagai warganegara. seperti di wilayah barat Papua dan lebih sedikit di kepulauan Sunda. Agama ini berkembang dengan sangat pesat di abad ke-20. 1. Hilangnya gereja-gereja kristen awal ini diperkirakan karena datangnya dan tersebarnya agama Islam di India dan Indonesia. ketika terjadi perebutan kekuasaan.Pada tahun 2006. sebagian dari mereka mengikuti jalan dagang lain ke Timur Jauh. dibeberapa wilayah. sebagian besar dari mereka merasa gelisah atas cita-cita politik partai Islam. gereja Protestan mengalami suatu pertumbuhan anggota. Selain itu. yang melalui Teluk Persia. ajaran Protestan telah dipraktikkan secara baik oleh penduduk asli. Kenyataan ini bisa dipastikan. Pada 1965. Arab dan Turki. di pulau Sulawesi. kaum Minahasa yang berpusat di sekeliling Manado. para transmigran dari pulau Jawa dan Madura yang beragama Islam juga mulai berdatangan. 17% penduduknya adalah Protestan. terdapat dua provinsi yang mayoritas penduduknya adalah Protestan. Sebagai hasilnya. seperti Adventist atau Bala Keselamatan. Sebagai contoh. lima persen dari jumlah penduduk Indonesia adalah penganut Kristen Protestan. dan salah satu gereja dipersembahkan untuk Perawan Maria. tergantung pada keberhasilan aktivitas para misionaris. Mereka kebanyakan tinggal di Papua dan Flores. kebanyakan dari penduduk asli Sulawesi Utara menjalankan beberapa aliran Protestan. 3% dari penduduk Indonesia adalah Katolik.Di Papua. Protestan membentuk suatu perkumpulan minoritas penting di beberapa wilayah. Sekitar 65% penduduk di Tana Toraja adalah Protestan. 2. keseluruhan desa atau kampung memiliki sebutan berbeda terhadap aliran Protestan ini. Misi masa Portugis: . Di Indonesia. Menurut sumber-sumber lainnya dalam bahasa Arab diberitakan bahwa ada banyak gereja dalam kurun waktu ini.

Orang-orang Portugis akhirnya didesak oleh orang-orang Belanda pada tahun 1613 ke luar dari Maluku dan dengan demikian berakhirlah misi katolik di Maluku. membuat perjanjian dan mencetak mata uang sendiri. Berdasarkan perjanjian dengan Negara Belanda mereka boleh membentuk pasukan sendiri. ( Tiga G-Motif: Gold. Dalam tahun-tahun sesudahnya berlangsung upacara permandian secara masal sampai 7000 orang. Karena dipengaruhi oleh ide perang salib mereka berusaha mengkristianisasi sukusuku bangsa yang mereka kuasai dan melawan kekuasaan islam yang membatasi dan menghalangi agama kristen dari eropa. 3. Dalam tahun ini juga datang dua imam projo Belanda J. politik dan agama). Nelissen dan L. Jesuit dan Dominikan. Tetapi pada waktu ini Negara Belanda juga berada di bawah kekuasaan Perancis yang menguasai Belanda 1795 dalam rangkaian Revolusi Perancis. Flores dan Timor. Dari Maluku agama Kristen tersebar sampai ke Pulau Sulawesi. Agama Kristen di bawah naungan bendera Belanda dalam abad ke 18 dan 19 Orang-orang Belanda muncul pada akhir abad ke 16 ke seluruh wilayah Indonesia.Dengan munculnya orang Portugis di perairan asia pada abad ke 16 maka misi agama katolik selama masa kekuasaan kolonial portugis mulai disebarkan dan diperluas secara sistimatis di Indonesia. Keadaan ini berubah setelah masa kekuasaan VOC berakhir pada akhir abad ke 18. Pada tahun 1602 bergabunglah kelompok-kelompok dagang di Belanda menjadi sebuah Persekutuan Perdagangan dengan nama VOC (Vereinigte und Ost-Indische Companignien).000. mengumumkan perang. Yang patut diingat dalam hal ini bahwa perpindahan umat dari agama Katolik ke agama Protestan berlangsung tanpa kekacauan. Hermann Wilhelm Daendels. Gospel = Motif ekonomi. Para pelaut Portugis membangun stasi-stasi misi di tempat mereka mendarat dan tinggal. Glory. Pada tanggal 1 Januari 1800 Negara Belanda mengambil alih VOC yang telah bangkrut. sehingga gereja muda semakin berkembang pesat sampai tahun 1560 dan jumlah orang yang dipermandikan mencapai 80. Die pulaupulau ini ada 25. Dengan demikian Indonesia menjadi koloni Negara Belanda. Pembawa misi katolik adalah misionaris Franziskan. Solor.Orang-orang katolik mengalami emansipasi hak secara penuh pada tahun 1798 di bawah pemerintahan Raja Lodewijk. Setelah menaklukkan Malakka pada tahun 1511 orang Portugis berangkat ke Indonsia Timur dan menguasai pulau-pulau kecil di Maluku seperti Amboina dan Ternate. Berdasarkan perjanjian ini juga VOC harus melakukan segala sesuatu untuk menyebarkan agama Protestan. Prinsen ke Batavia (sekarang: Jakarta). Dengan itu Gereja Katolik mempunyai wadah organisasi dan berkembang terus.000 orang yang dipermandikan. Penguasa Perancis memberikan kemungkinan bagi kebebasan beragama. Di bawah pemerintahan VOC kegiatan agama katolik dilarang. Ternate menjadi pangkalan pertama kegiatan misi. Gubernur Jenderal di Indonesia (1808-1811) mengumumkan kebebasan beragama pada tahun 1808. Sesudah itu dibentuk Perfektur Indonesia pertama di Batavia. Perlawanan terhadap penguasa kolonial dilakukan oleh kaum Muslim. Tugas misi dari kaum katolik Portugis yang berat ini semakin dipersulit lagi dengan kedatangan orang-orang Belanda yang beragama kalvinis ke Maluku. Untuk mengatasi persoalan ini pemerintah Belanda mengeluarkan . dan dalam persengketaan ini banyak orang kristen dan misionaris yang tewas sebagai martir. Segera sesudah itu pemerintah Belanda menghadapi persoalan persaingan antara agama Katolik dan Misi Protestan. Pada tahun1546 datang Franz Xaver ke Maluku dan mengatur kegiatan misi secara lebih baik dan lebih intensif.

P. .perarturan-peraturan baru yang melarang "misi ganda" (dubbele zending) dan memperbolehkan pembukaan wilayah-wilayah misi baru hanya melalu isinan pemerintah. Augustin bei Bonn 1986. peranan kaum awam. Agustus 1945. Mereka memulai karya misi dalam bidang persekolahan dan rumah sakit. Kalimantan. lapangan kerja untuk kaum muda. Gereja-gereja Indonesia pada abad ke 20: Pada tahun 1900 terhitung lebih dari 50. Karena aktivitasnya di bidang persekolahan dan rumah sakit maka Gereja Katolik menjadi mitra kerja penting bagi negara dalam bidang sosial politik. perjuangan kemerdekaan Indonesia sampai Proklamasi 17. (Diambil dari: „Awal Mula Gereja Katolik Indonesia“ von Dr. 539 bruder dan 2472 suster. pengangguran terutama pengangguran gererasi muda. Walaupun situasi politik yang sering berubah seperti perang dunia pertama dan kedua. Sumatra. pengusiran orang-orang Belanda dan para misionaris barat oleh orang-orang Jepang dalam perang dunia kedua. 5.Die Ostsyrische Missionskirche“ von W. Dalam tahun 90-an ada 35 keuskupan katolik di seluruh Indonesia dan jumlah pemeluk agama Katolik dalam kurun waktu ini 7 juta orang.000 orang yang dipermandikan di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. St. „Der Weg nach Asien . Seram dan Irian. Dalam tahun-tahun berikutnya datang para misionaris dan mengambil alih stasi-stasi misi yang ditinggalkan oleh orang-orang Portugis (Flores dan Timor) dan mendirikan stasi-stasi misi baru di Flores. serangan kaum teroris.3 juta orang (1. bencana alam. gereja-gereja Indonesia bertumbuh terus. Umat Katolik didampingi dan dilayani oleh 964 imam. Piskaty. Kirche Indonesiens“ von G. Hanya dengan cara inilah gereja-gereja Indonesia bisa menjaga identitasnya dan menunjukkan profilnya sebagai pengikut dan penerus karya Jesus Kristus. turut aktif dalam pembangunan sistem ekonomi yang adil dan sosial. „Die katholische Missionschule in Nusa Tenggara-Südostindonesien“ von K. Muskens. Ende 1974. „Der Protestantismus in Indonesien“ von Th. hak-hak asasi manusia dan masalah lingkungan hidup. „Die Beziehung zwischen Christentum und Islam in der Geschichte Indonesiens und die Möglichkeit des Dialogs“ – Diplomarbeit von Aleksius Armanjaya. Mödling 1997). Kirchberger. kira-kira 6% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia. inkulturasi. Jumlah penganut agama Kristen Protestan 12 juta orang. Müller-Krüger. Hage.M. Sulawesi. kalau gereja-gereja ini betul membantu orang-orang miskin dan tertindas. 4. Gereja-gereja Indonesia hidup menurut nilai-nilai Injil secara jelas dan konsekuen. dan itu berarti 3. kalau gereja-gereja turut mencari penyelesaian damai dalam masalah-masalah antar agama dan dalam kehidupan bermasyarakat. yang memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dan martabat manusia.5% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia. Banyak Perfektur dibentuk dan kemudian diangkat menjadi beberapa keuskupan. Stuttgart 1968. bidang pendidikan sekolah dan universitas. München 1978. Sebuah pandangan ke depan pada awal abad ke 21: Hal-hal penting bagi gereja-gereja Indonesia untuk masa depan adalah dialog antar agama. Steyl 1964. Pada tahun 1960 jumlah penganut agama Katolik 1. „Neue Dienste und Gemeindestrukturen in der kath. Gereja-gereja Indonesia dihadapi dengan berbagai peristiwa dalam beberapa tahun terakhir: perubahan situasi politik sesudah era Presiden Soeharto sejak tahun 1997.3% dari jumlah penduduk seluruh Indonesia).

Pada masa kolonial Belanda upaya-upaya merongrong keyakinan dan aqidah masyarakat Aceh terus menerus dilakukan. ekonomi. Tentu saja. Hubungan erat masyarakat Aceh dengan agama Islam dapat dideskripsikan dari sejarah masuknya Islam ke nusantara. Di era kolinialisme kuno. yang dibawa oleh pedagang yang berasal dari India dan Arab. atau semangat penyebaran agama. Meskipun demikian. Akibatnya. Glory. dan sebaliknya muslim identik dengan masyarakat Aceh. dan pembunuhan. penyebaran salib dilakukan berbarengan dengan perampokan negeri-negeri kaya di Selatan. Islam yang disampaikan oleh pedagang kepada msyarakat Aceh melalui jalur akulturasi. sehingga tidak mudah menilai apakah kedatangan penjajah Eropa di negeri-negeri kaya di Selatan itu bermotif politik. Ketiganya dilakukan bersamaan. Penyatuan Islam dengan kehidupan masyarakat Aceh berlangsung cukup lama sampai terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam. Pidato Theo Syafei di Kupang beberapa tahun lalu sebelum pecah kerusuhan agama di Maluku membenarkan hal ini. Masyarakat Aceh tetap istiqamah terhadap aqidah islamiyah. Ironisnya.Gerilya salib dalam lintasan sejarah[3]. tidak hanya dilakukan lewat pemurtadan. Islam belum menjadi kekuatan politik tetapi diyakini oleh masyarakat sebagai agama yang menuntun umatnya ke jalan yang benar. Orang Aceh identik dengan muslim. penjajahan. Islam baru menjelma sebagai kekuatan politik ketika Raja Pasai yaitu Meurah Silu masuk Islam dan dinyatakan Kerajaan Samudera pasai sebagai Kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara. Oleh karena itu. Namun. masyarakat Aceh masih tetap berpegang teguh dengan keyakinan aqidah islamiyahnya. Di seluruh dunia. Agama Islam pertama menapakkan kakinya di Pasai – Aceh. satu kavling diserahkan untuk Spanyol dan lainnya untuk Portugis. yang selama ini dikenal dengan istilah 3G (Gold. sehingga tidak ada penolakan dan dinyatakan menyatu dengan perilaku kehidupan masyarakat Aceh. and Gospel). Upaya merongrong aqidah islamiyah masyarakat Aceh sudah mulai terasa kembali terutama pasca gempa dan Tsunami tanggal 26 Desember 2004.Kristenisasi di Aceh Dalam Lintasan Sejarah Agama Islam bagi masyarakat Aceh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya. Tsunami memang telah meluluhlantakkan tatanan kehidupan masyarakat Aceh. penyebaran salib senantiasa dilakukan berdarah darah. Bila hal ini tidak tertangani oleh aparat yang berwenang dikhawatirkan akan terjadi ketidak-harmonisan kehidupan antara umat beragama yang sudah terjalin cukup baik selama ini. Hadirnya Snouck Hugronje di Aceh yang membawa misi politik Islam menandakan adanya kegiatan menjauhkan masyarakat Aceh dengan keyakinan agamanya. Pada masa awal masuk Islam ke Aceh. Islam telah dijadikan pandangan hidup (way of life) dan norma yang mengatur seluruh perilaku kehidupan masyarakat Aceh. ketentraman dan keamanan yang sudah tercipta selama ini merasa terusik. . kegiatan pendangkalan aqidah yang diduga terjadi selama ini cukup meresahkan kehidupan masyaraka Aceh. namun persoalan aqidah merupakan persoalan yang sensitif dan harga mati bagi masyarakat Aceh. perampokan ini direstui oleh Paus seperti yang tertuang dalam perjanjian Tordesillas yang seenaknya membagi bola Dunia menjadi dua kavling sasaran perampokan. upaya tersebut sia-sia dan tidak menuai hasil apapun di Aceh. Islam sebagai kekuatan poliltik mulai berakhir dengan jatuhnya kerajaan Aceh Darussalam dan muncunya kolonial Belanda. Upaya tersebut ditempuh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui bantuan kemanusiaan.

kelicikan VOC Belanda. Berabad-abad lamanya mereka menunggu momentum yang dianggap tepat untuk bisa masuk ke Aceh. sebab itu Aceh hingga kini dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah. sebelum sempat diselesaikan oleh Gubernur Militer Aceh Langkat dan Tanah Karo waktu itu (Tgk H. dengan cara halus dan kasar. di bawah rezim Orde Baru di mana seluruh daerah di Nusantara hendak dijadikan ”Majapahit”. Aceh tetap berdiri kokoh. Semua gereja yang dibangun Belanda di Aceh ditempatkan di pusat-pusat konsentrasi tentara ( asrama-asrama militer Belanda ). dan itu semua malah membuat rakya Aceh begitu kokoh dan kuat. menandakan wilayah tersebut merupakan daerah yang amat sangat sulit dijangkau Injil. Terlebih. Usaha missionaris dalam melakukan kristenisasi di Aceh telah mengalami masa yang panjang dimulai pada masa penjajahan Belanda. Dalam peta dunia penyebaran misi salib. Karena bila rakyat Indonesia memeluk agama Kristen itu akan memperkuat cengkraman penjajahan kolonial Belanda di Nusantara dan perlawanan bumi putra pasti akan mengendor dan segala program penjajahan akan berjalan dengan mulus. giat. Selama itu juga.Dalam hal menghadapi upaya penyebaran salib. Semua itu dihadapi rakyat Aceh dengan gagah berani. Bahkan. Aceh Darussalam berhasil memukul mundur dan mengejar armada kafir ini hingga berhasil membunuh sejumlah petinggi militernya. demikianlah sikap para penginjil terhadap Aceh. mereka terus memerangi dan melemahkan muslim Aceh agar bisa dijauhkan dari Islam yang kaffah. Namun pada akhirnya masyarakat marah dan menghancurkan semua gerajagereja kecil itu. namun armada salib Portugis menemui kegagalan besar di Aceh. baik bersifat kuno ataupun yang sudah bersifat modern. Aceh memiliki pengalaman berabad-abad lamanya. Kaum kolonial memberi dukungan kuat kepada para missionaris. Cobaan demi cobaan terus berlangsung berabad-abad lamanya. Namun upaya itu terus menerus gagal karena keislaman rakyat Aceh sangat kuat. Walau menghadapi cobaan dan fitnah bertubi-tubi.” semak paling kuat adalah semak yang tumbuh di cadas yang paling keras. Namun demikian. misi penyebaran salib untuk Aceh dari waktu ke waktu terus diupayakan. dan tabah. . wilayah Aceh diberi tanda hitam yang sangat pekat. Mereka terus menunggu sasarannya hingga kondisi memungkinkan mereka bergerak dengan leluasa. Di mana tanah –tanah yang kosong dekat perkampungan kaum muslimin dibangun gereja-gereja kecil sebagai siasat untuk menguasai tanah. kecongkakan bala tentara Dai Nippon yang di mata rakyat Aceh adalah kaum kafir penyembah berhala matahari. yang berencana berkunjung ke daerah tersebut. Pada awal tahun 1962.Di dalam laci kerja dari setiap kaum imperialis. selalu tersimpan dengan baik rencana pengkristenan dan ketimuran. dan yang ironis menghadapi konspirasi pemerintahan bangsanya sendiri yang selama puluhan tahun secara halus maupun kasar berupaya menghancurkan eksistensi muslim Aceh dan memutuskan urat nadi rakyat Aceh yakni Islam.”[4] Walau dianggap sebagai yang terkuat dalam armada laut saat itu. Nanggroe Aceh Darussalam merupakan benteng Islam terkuat di seluruh Nusantara. Mereka sangat benci kepada kaum penjajah ( kafir ). Ada kalimat dari orang bijak berkata. Dari ujung Utara pulau Sumatra inilah cahaya Islam datang dari Mekkah dan kemudian diteruskan ke seluruh bumi persada Nusantara. Mulai dari kedatangan armada salib Portugis di selat Malaka tahun 1511. Pada masa kemerdekaan usaha missionaris secara rahasia tetap berjalan sebagaimana hebohnya kasus Singkil dan Pulau Banyak. Muhammad Dawud Beureu-eh).negeri-negeri Kristen Eropa (Christendom ) tidak dimasukkan dalam target ini.” Dan inilah rakyat Aceh.

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu itu pun tiba. para penginjil memiliki . juga menyatakan bahwa dengan adanya bencana tsunami maka daerah-daerah yang tadinya sulit dijangkau penginjil kini terbuka lebar. sebuah organisasi missionaris yang berpangkalan di Virginia AS. Di tengah lautan kesengsaraan. mereka-“para penginjil”-beranggapan bahwa tragedi kemanusiaan terbesar abad ini merupakan cara Tuhan untuk membuka pintu Aceh dan daerahdaerah lainya bagi misi penyebaran salib. Pendeta John dari Banda Aceh menjanjikan bantuan bibit tanam-tanaman. Hanya masjid-masjid. Missionaris Simamora[5] secara meyakinkan menjelaskan bahwa umat Kristen akan mengembangkan misinya di Aceh melalui tiga penjuru. Hanya saja rencana ini dapat diketahui oleh kepala kampung Cot Girek Abdullah Hasan dan menyampaikan hal tersebut pada masyarakat. Pertemuan besar Umat Kristen di Cot Girek dan merekomendasikan Cot Girek sebagai pusat untuk penyebaran Kristen di Aceh. upaya kristenisasi pada masa-masa yang lampau di Aceh telah menyebabkan mereka menanti-nanti saat yang tepat untuk berhasil dengan mudah menjalankan misinya di Aceh. Yohannan dalam Philadelphia Inquirer seperti dikuti situs www.000 Injil dalam bahasa Aceh akan di sebarkan di Aceh secara meluas. Ahad pagi.Tidak saja GFA. yang katanya didalangi oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan. April 2004 heboh kasus di Sabang. Aceh bagaikan bumi tanpa tuan. Kekurang berhasilan. kalau tidak dikatakan gagal. Pat Robertson. Pada tahun 1976.”Koordinator Sauthern Baptist. salah seorang penginjil fundamentalis AS dan anggota Tim Doa Kepresidenan George W Bush. sangat senang dengan kenyataan ini. Dunia bersedih. Banda Aceh tidak begitu mudah bagi orang asing dan juga penyebar agama. Tahun 1982 heboh Cot Girek Aceh Utara.” Bencana ini merupakan salah satu kesempatan terbesar Tuhan yang diberikan pada kami untuk berbagi cinta-Nya dengan orang –orang itu. tsunami telah menyediakan kesempatan fenomenal bagi para penginjil untuk menyebarkan misi Yesus bagi Muslim Aceh dan sekirtarnya. Singkil.com pada tanggal 10 Januari 2005 tanpa rasa bersalah menyatakan. dengan amarah yang sangat. di mana umat Kristen sebagai umat minoritas. ratusan ribu anak terenggut masa depannya.” Di masa normal.P.news-leader. Penginjil Vernon Brewer yang menjadi pimpinan dari World Help. rumah Allah. di tengah kesedihan itu ternyata ada yang tersenyum. ada gempa tektonik dan tsunami. namun yang sulit dicerna akal sehat. gelombang Tsunami menghempas Aceh dan sekitarnya. Ratusan ribu Muslim Aceh meninggal seketika. Entah harus diterangkan dengan logika apa. Aceh Tenggara dan Sabang. ingin membangun gereja besar di Sabang yang seimbang Mesjid Agung.000 ( Lima puluh ribu rupiah) bagi mereka yang mau mengikuti Yesus Kristus. ternyata ada yang tertawa gembira. masyarakat meroboh balai tempat pertemuan mereka. namun tidak sempat melahirkan tindakan anarkis disebabkan kedatangan Tim Dakwah Mahasiswa IAIN Ar-Raniry yang dapat meredam amarah masyarakat.Pada tahun 1967 terjadi kehebohan di kota Bakti Pidie karena diadakan upacara gereja besarbesaran di SMP kota Bakti yang dihadiri oleh umat Kristen seluruh Aceh. yang masih tetap berdiri tegak mengawal bumi Serambi Mekkah. peralatan pertanian dan uang Rp 50. Akibat tragedi kemanusiaan terbesar abad ini. Presiden Gospel for Asia (GFA) K. Rencana ini gagal karena pemerintah dan pemuka masyarakat Sabang serta ulama segera meredam keinginan yang sangat menggelisahkan masyarakat Sabang. sementara penduduk tetap di kota Bakti 100 % beragama Islam marah besar dengan kegiatan tersebut. Telah di cetak 100. Tetapi karena kondisi darurat tak terelakkan. Pat Julian Robertson yang amat anti Islam juga mengatakan. 26 Desember 2004.

brosur-brosur tentang penguatan aqidah. di antaranya: 1. Semua sekolah tersebut mendapat subsidi dari Pemerintah Hindia Belanda. Kemudian mereka luaskan sampai ke pulau Buru. Diperlukan upaya-upaya yang intensif dalam memantapkan aqidah. 8. dan pelaksanaan amar makruf nahi mungkar melalui Lokakarya Peran serta Ormas/OKP Islam dalam pembinaan dan Pengawasan Aqidah Ummat." 2. peningkatan ibadah. 7. syari`at Islam. 3. maka ada beberapa solusi yang perlu ditawarkan. 9. Menyusun panduan syari`at bagi orang asing (dalam kaitan dengan antisipasi pendangkalan aqidah). Kam pada pertengahan abad ke 19 juga. Tahun 1888 mereka mendirikan percetakan untuk mencetak buku-buku. Sejarah Kristenisasi oleh Agama Protestan 1. 6. adat dan budaya Aceh. guru-guru pengajian. Pekerjaan ini kemudian diambil alih dan diteruskan oleh bangsa Belanda di Ambon dan Maluku dipelopori antara lain oleh: J. Adapun daerah Sulawesi Tengah dan Tenggara kristenisasi dilakukan oleh Bala Keselamatan atau Leger des Heils. 5.hak untu masuk dan kesempatan ini digunakan untuk menyebarkan agama mereka. selebaran dan sebuah surat kabar yang bernama. budaya dan adat-istiadat masyarakat Aceh. 2. Melakukan tindakan lanjutan (studi kasus) terhadap lembaga-lembaga tertentu yang terindikasi melakukan upaya-upaya pendangkalan aqidah.” demikian Brewer dalam situs resmi dalam World Help beberapa hari setelah bencana tsunami terjadi. Penyusunan dan penyebaran buku-buku. 10. "Cahaya Siang. Kristenisasi di Minahasa itu ditangani dan dibeayai oleh Nederlandse Zendelinggenootschap yang didirikan di Rotterdam tahun 1787. Mengadakan konseling agama. Zending Protestan pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 1831 dengan dua orang pendeta bernama Riedel dan Schwarz ke Minahasa. Pada tahun 1850 mereka membuka sebuah Kweekschool (sekolah pendidikan guru) di Tomohon dan pada tahun 1868 dibuka pula Sekolah Guru Injil (Hulpzendelingen). Diminta kepada pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terhadap pendirian gereja illegal yang melanggar SKB tiga mentri. Di kepulauan Sangihe dan Talaud bangsa Portugis telah lebih dahulu menyiarkan agama Kristen. Pada tahun 1882 di Minahasa juga didirikan asrama dan sekolah khusus bagi anak-anak pegawai negeri serta orang-orang terkemuka. Diperlukan pengawasan secara terencana dan terpogram terhadap aktivitas NGO & LSM yang menyimpang dari missi kemanusiaan. Dia adalah utusan dari Nederlandse Zendinggenootschap tersebut. muballigh. terutama bagi para korban yang sudah melenceng dari nilai-nilai ajaran Islam. Solusi Melihat kondisi riil kegiatan Misionaris/Kristenisasi di Aceh. Melakukan kegiatan pengawasan terhadap ajaran sempalan/sesat. sedang Gereformeerde Zendingbond mengirimkan pendeta . Pelatihan kader-kader da`i. Pengiriman da`i/khatib ke berbagai huntara dan lokasi-lokasi yang rawan terhadap pendangkalan aqidah 4.

Adapun di Sumatera pekerjaan zending dapat dikatakan dimulai pada tahun 1890 di dacrah Sumatera Pasisir Timur.J. Pada tahun 1915 mereka dirikan rumahsakit di bawah pimpinan seorang Zuster bangsa Belanda. Di Jepara tinggal seorang bernama Tunggul Wulung yang terkenal dengan julukan Kiyahi Berahim. Dia ini sangat besar jasanya dalam pernyebaran Kristen. 4. Kristenisasi di Jawa Timur dipelopori oleh seorang tukang jam bangsa Belanda di Surabaya yang bernama Emde dan seorang tuan tanah bernama C. yaitu gabungan zending yang berdiri pada tahun 1823 dan berpusat di Barmen wilayah Dusseldorf. Di Jakarta. Jellesma datang ke Surabaya lalu ke Mojowarno. 5. Tahun 1870 pindah ke desa Karangjasa dekat Bagelen dan terus giat menyebarkan agamanya dan memimpin kaum Kristen Jawa.S. Jerman. pada tahun 1915 juga beroperasi di Sulawesi Tenggara. Anthing.L. Dia adalah seorang petapa yang mengaku telah mendapat wahyu dari Allah lalu masuk Kristen. dia bertemu dengan MR. Pulau Nias dimasuki pada tahun 1866 oleh para zendeling dari perkumpulan Rheinische Missionsgeselschaft. Perkumpulan De Nederlandse Zendingvereniging yang semula diberikan tugas mengkristenkan Jawa Barat. Demikianlah ringkasan sejarah kristenisasi yang dilakukan oleh agama Protestan di tanah air kita. Tahun 1867 Sadrah dibaptiskan dan dua tahun kemudian dia dipindahkan ke Purworejo untuk menyiarkan Kristen bekerja sama dengan nyonya Philips. Pada tahun l904 kelihatan kemajuannya di Kuala Kurom dan Kahayan Hulu. Di Bolaang Mongondow pengkristenan dilakukan oleh Nederlandse Zendinggenootsehap.Van Den Loodrecht ke Luwuk pada tahun 1913. Pada tahun 1904 seorang raja meminta kepada Zending itu untuk mendirikan sebuah H. Pada tahun 1894 mereka sampai ke utara Danau Toba daerah Batak Karo. Murid-murid dari pengikut C. Tetapi kemudian dia campur-adukkan kepercayaan Kristen dengan Islam dan animisme. 3. . Sadrah kemudian mengembara hampir ke seluruh tanah Jawa dan banyak bertemu serta berwawancara dengan penyebar agama Kristen lainnya. dahulu Batavia. F. Ada pula seorang santri bernama Sadrah. Kemudian berdatangan para zendeling dari negeri Belanda untuk menyebarkan agamanya di tengah-tengah umat Islam. di sana. yang berhasil ditarik memeluk agama Kristen oleh seorang zendeling yang bernama Hoezoo. Coolen kira-kira pada tahun 1840. Sekolah ini terlaksana pada tahun 1913. Rheinische Missionsgeselschafe ini juga beroperasi di pulau Kalimantan sebelah Selatan dan Timur untuk mengkristenkan suku Dayak. lalu meluas dengan pesat. Dari sana Kristenisasi diperluas oleh Dewan Gereja (Gereformeerde Kerken) ke Banyumas dan Kedu lalu meluas ke Yogyakarta dan Surakarta. Mereka juga melebarkan sayap ke Pulau Mentawai dan Enggano. bekas pejabat tinggi kehakiman di Semarang yang telah pindah ke Jakarta. Pada tahun 1848 seorang zendeling lagi yaitu E. akhirnya dia tidak diakui lagi oleh gereja. Coolen menyebarluaskan agama Kristen ini sampai ke Pasuruan dan Kediri.l. Mereka mendirikan rumah sakit rumah sakit di banyak tempat di samping rumah sakit besar Mojowarno. Empat tahun kemudian pengikut mereka berhasil membentuk sebuah desa Keristen di Mojowarno di mana dewasa ini berdiri sebuah rumah sakit Kristen yang amat besar dan modern. Tetapi pada tahun 1500 dapat dibuka kembali. Dengan dibantu oleh seorang guru Injil Paulus Tosari didirikannya sebuah Kweekschool yang kemudian terpaksa ditutup pada tahun 1858.

Pada abad ke 16 agama ini telah memasuki kepulauan Maluku. Tetapi agama Katolik telah masuk ke Indonesia jauh sebelum itu. Gerakan agama Protestan yang sangat memusuhi Gereja Katolik berhasil menghancurkan kedudukan Missie Katolik di India sejak abad ke 17. Agama Katolik memasuki Sulawesi dari Makasar. Setelah jazirah Malaka dikuasai oleh bangsa Belanda dan kekuasaan mereka di Indonesia bertambah mantap. Berdasarkan laporan itu Paus menganggap sudah tiba waktunya untuk membantu dan meningkatkan Missie Katolik di Indonesia menjadi Vicariat (perwakilan). Penyebarannya mula-mula dilakukan oleh bangsa Portugis yang menguasai kepulauan itu. Pada tahun 1902 di Batavia (Jakarta) mulai didirikan Apostolisch Vicariaan Van Batavia. Tahun 1539 semua anggota jama'ah dilantik menjadi pastor dan tahun 1560 Paus Paulus III meresmikan jama'ah ini sebagai Jamaah Yesus atau the Society of Yesus. Ambon. Pada tahun 1529 dibentuknya di Paris suatu jama'ah yang dibai'at untuk mengabdi kepada Paus dan menyebarluaskan agama Katolik. Sejak tahun 1808 hingga 1845 mereka hanya mampu menempatkan 16 orang pastor itupun akhirnya hanya tinggal 4 orang. Madzhab Yesuit ini pada mulanya didirikan oleh seorang bangsawan Spanyol bernama Ignatius Loyola yang lahir tahun 1491. bernama Fransiscus Xaverius. Dominicus hidup tahun 1170 . Dari pulau pulau yang jauh letaknya berdatangan permintaan dari umat Katolik yang hidupnya terpencil. 4. Ternate. dan itu semua dilakukan oleh pengikut madzhab Dominicus Orde (H.Sejarah kristenisasi oleh agama Katolik 1. Dia berhasil menarik simpati pemerintah Portugis dan penduduk asli. 2. . Jamaah terus berkembang maju dan bersama Orde Yesuit. Pada tahun 1834 di Padang ditempatkan seorang pastor. Jacob Croaff selaku pemimpinnya. Pada tahun 1848 dia digantikan oleh Mgr. Dia mengadakan perjalanan inspeksi sampai ke Sulawesi dan Maluku kemudian melaporkan hasil penyelidikannya kepada Paus. Tahun 1605 pulau Ambon dapat ditaklukkan.1221) dan pengikut madzhab Yesuiten Orde. Di bawah pimpinannya.000 orang beragama Katolik. Mistiknya bertambah menebal dan mendapat banyak pengikut. yaitu pada tahun 1807. Tetapi revolusi Perancis telah menyebabkan terjadinya pergolakan politik di negeri Belanda yang mengakibatkan hancurnya pusat Zending Protestan dan bangkitnya kembali Missie Katolik. Peterus Maria Francken dengan dibantu oleh 5 orang pastor. serta menjadi sangat kuat. Pada tahun 1546 seorang Apostel (muballigh) dari India juga datang ke sana. Dia adalah penganut aliran mistik dalam agama Katolik. Solor dan Nusa Tenggara. Tujuh tahun kemudian yaitu tahun 1904 Pusat Missie Katolik di negeri Belanda mengirimkan 2 orang utusannya ke Jakarta yaitu Jacob Nellisen dan Lambert Prinsen. lalu mengirimkan Mgr. Pada waktu itu di Ambon telah ada 4 buah gereja dan sekitar 16. Dalam Perang Diponegoro (1825-1830) di tengah-tengah tentara Belanda ditempatkan seorang Pastor bernama Scholtes. maka secara bertahap penyebaran agama Katolik di Sulawesi diambil-alih oleh bangsa Belanda. Semarang dan Surabaya. Akhirnya pada tahun 1859 kaum Yesuiten membantu dengan mengirimkan missionaris ke pulau Jawa lalu menempatkan mereka di Flores dan kepulauan lainnya. Kedudukan Missie dipusatkan di Jakarta. Dalam peperangan melawan Perancis mendapat cedera yang mengakibatkan kelumpuhan seumur hidup. 3. missie ini mendapat kemajuan.

Kanakkanak itulah yang berangsur di-Katolik-kan. Francken digantikan oleh Mgr. Claessen yang sejak tahun 1848 bertugas di India. Sociaal Leven En Streven. Untuk Sumatra di Medan dan Tanjung Sakti. Luypen S. Katholik Schoolblad Van Nederlands Indie dan De Indische Voorhoede. Untuk keperluan jalannya Missie Katolik beserta segala usahanya.840 orang murid. .5. Sumbawa dan Timor. Untuk mereka didirikan sekolah-sekolah dasar dengan percuma.S. walaupun mereka tidak atau kurang menjalankan syari'ahnya. Flores. Seram. mereka menerima bantuan keuangan dari negeri Belanda. Rumah Sakit dan Rumah Yatim juga dibangun. Malang dan Madiun. yang diberikan oleh Dana St. Di Kalimantan dibangunnya pangkalan untuk kristenisasi suku Dayak.J. pendidikan. Mereka memiliki surat kabar seperti Mingguan Java Post. Mereka beragama Islam dan tidak mau dikatakan tidak Islam. bahkan dengan diberinya alat-alat serta pakaian yang diperlukan. Guru-guru tamatan Muntilan dikirim ke luar daerah dan banyak pula yang berdinas di sekolah Pemerintah (Gubernemen). tetapi juga berjuang dalam bidang politik. Di samping itu mereka dirikan sebuah percetakan di Yogyakarta pada tahun 1922. Dalam bahasa Indonesia yakni Gereja Katholik serta dalam bahasa Jawa Swara Tama. Magelang. pengajaran.J. kemudian Yogyakarta pun dipenuhi oleh sekolah mereka. Claverbond yang berdiri tahun 1889 dan oleh berbagai perkumpulan missie antara lain De Indische Missie Vereniging. Staal. sehingga kelihatannya memang benar-benar menguasai lapangan sosial dan pendidikan. Sejak masa itulah agama Katolik mulai berkembang di pulau Jawa orang Jawa sukar untuk dirubah agamanya. Pada tahun 1918 mereka telah mendirikan sebuah partai politik dengan nama De Indische Katholieke Partij. Sekianlah dengan sangat ringkas diuraikan sejarah masuknya Missie Katolik dan pekerjaannya di tanah air kita. Bogor. Kemajuan Missie Katolik bertambah pesat setelah pada tahun 1874 Mgr. sosial serta pendirian gereja-gereja. Pada akhir tahun 1923 sekolah mereka berjumlah 52 buah dengan 5. dan itu terjadi sejak akhir abad ke 19. Irian. Missie mengambil jalan lain yaitu dengan mendekati anakanak mereka yang pada umumnya hidup kekurangan. kemudian pada tahun 1898 oleh Mgr. Sekarang Mundlan menjadi pusatnya agama Katolik. Claessen digantikan oleh Vicarius Apostoles M. Maka dapatlah dikirakan bahwa banyaknya jumlah orang Jawa yang beragama Katolik adalah akibat karena mereka dahulu bersekolah di sekolah-sekolah Katolik. Tomohon. Pangkalan Missie untuk Jawa Tengah yang pertama ialah Muntilan dan Mendut di mana sejak dahulu telah berdiri sekolah Katolik. Menado. E. Demikian juga Makassar. Didirikannya pos-pos di Cirebon. Rupanya kaum Katolik tidak hanya berjuang dalam penyiaran agama. Sekolah bertambah banyak terutama sekolah Pendidikan Guru. 6. Kendari. Dari tahun ke tahun mereka terus mendapat kemajuan.