P. 1
Ulat Grayak

Ulat Grayak

|Views: 282|Likes:

More info:

Published by: Friska Berthauli Berutu on Apr 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

Ulat Grayak (Spodoptera litura/Prodenia litura) Ulat grayak yang masih muda berwarna kehijauan, sedangkan ulat

dewasanya berwarna kecokelatan atau abu-abu gelap dan berbintik-bintik hitam serta bergaris-garis keputihan. Ulat grayak berumur 20 hari untuk kemudian menjadi kepompong tersebut berada dalam tanah. Ulat grayak memakan daun dan memakan polong-polong yang masih muda. Daun yang diserang ulat grayak berlubang-lubang, kemudian menjadi robek-robek. Pada serangan berat, daun tinggal tulang-tulangnya saja. Ulat grayak menyerang tanaman pada malam hari. Pada siang hari, ulat grayak bersembunyi di dalam tanah atau di tempat-tempat teduh seperti di balik daun. Ulat grayak memiliki kemampuan merusak tanaman kedelai sangat besar. Seekor ulat dewasa yang hidup pada tanaman umur 1-2 minggu dapat menyebabkan tanaman tidak berbuah sama sekali (Mahrita Wilis dan Muhammad Thamrin, 1994). Pencegahan dan pengendalian ulat grayak dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut: a. Dengan penggenangan sesaat dan membunuh ulat-ulat yang berada di dalam tanah, karena dengan genangan air dapat menyebabkan ulat tidak dapat bernapas dan segera mati. b. Sanitasi kebun c. Penanaman serempak dalam satu hamparan lahan yang luas d. Memangkas daun yang menjadi sarang telur, kemudian dikumpulkan dan dibakar. e. Dengan menyebarkan musuh alamiahnya, seperti Bacillus thuringiensis dan Borrelinavirus litura. f. Memunguti ulat, lalu membunuhnya g. Menangkap kupu-kupunya dengan menggunakan perangkap lampu minyak yang dibagian bawahnya diberi baskom yang berisi air dan minyak tanah, lalu dibunuh. h. Pengolahan tanah yang intensif dapat membunuh kepompong dan ulat yang bersembunyi di dalam tanah. i. Dengan penyemprotan insektisida, misalnya Curatron 500 EC, Matador, Decis 2,5 EC, Cateya 500 EC, atau Crowen 113 EC. j. Dengan menggunakan perangkap feremoid sex (sex pheromone). Misalnya dengan ugratas biru yang dipasang dalam botol plastik volume 500 ml atau 1.000 ml, untuk lahan seluas 1 hektar tanaman kedelai dapat dipasang 15 botol.

khususnya di lahan dengan tanah tidak subur dan menggunakan varietas unggul. seng (Zn). tanaman kedelai menjadi prioritas utama dalam pembangunan pertanian. 1989). Pertanian modern dengan tuntutan produksi yang tinggi. TSP kira-kira 600—800 kg per hektar dan KCl kira-kira 400 kg per hektar. Kedelai mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai sumber bahan makanan seperti tempe. mangan (Mn). 1997).02 % Cu dan 0. Petani menggunakan pupuk tersebut pada kedelai untuk urea kira-kira 600—800 kg per hektar. Kobal (Co). Pupuk kimia yang biasa digunakan petani untuk tanaman kedelai yaitu Urea dan TSP yang semuanya mengandung 0. Rata-rata luas pertanaman per tahun sekitar 703. Penggunaan pupuk kimia dalam jumlah besar dapat berdampak buruk terhadap lingkungan. Kebutuhan unsur hara di atas dapat dipenuhi melalui pemanfaatan berbagai jenis unsur hara. lingkungan. Berdasarkan luas panen.878 ha. varietas. pengelolaan. keadaan hama. dengan total produksi 518.Skripsi Pendidikan Kimia : STUDI PENENTUAN LOGAM TEMBAGA (Cu) DAN SENG (Zn) PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max [L] Merril) SECARA SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (DI KECAMATAN TRIMURJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH). 1984). kecap dan sebagainya.204 ton. petani menggunakan Dharmasri 5 EC untuk mengendalikan rayap tanah pada akar dan gandasil D untuk pertumbuhan dau dan buah yang mengandung komposisi 12 % asam fosfat dilengkapi dengan unsur-unsur tembaga (Cu). dan Boron (B) serta vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman seperti aneurine. baik organik maupun anorganik. alami ataupun non alami (rekayasa kimia). di Indonesia kedelai menempati urutan ke-3 sebagai tanaman palawija setelah jagung dan ubi kayu. Banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya hasil kedelai antara lain: tanah. memerlukan masukan unsur hara dalam jumlah besar. Oleh : Priyo Raharjo 96171146 Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG Kedelai (Glycine max [L] Merril) merupakan salah satu tanaman sumber protein yang penting di Indonesia. Pupuk kimia dapat mengandung logam berat dalam jumlah tinggi dan kegunaannya dapat meningkatkan konsentrasinya di dalam tanah serta bahayanya terhadap mahluk hidup (Salam AK.02 % Zn. laktof lavine dan . pemupukan dan zat-zat pencemar (Sumarno. minyak. Sebagai bahan pangan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Untuk zat pengatur tumbuhan (ZPT) dan pupuk pelengkap cair (PPC). Disamping itu kedelai merupakan tanaman dengan daerah penyebaran yang cukup luas termasuk di daerah tropis seperti di Indoensia (AAK.

Kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi serta sumber lemak. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengidentifikasi variabel variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik. harga kedelai domestik dan harga kedelai impor. Dalam studi logam ini akan ditentukan kandungan logam tembaga dan seng pada tanaman kedelai secara kuantitatif menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. Indonesia masih harus terus melakukan impor yang rata-rata sebesar 40% dari kebutuhan kedelai nasional meningkat dari tahun ke tahun. Bahan-bahan pencemar itu tergolong zat organik dan anorganik. Selain itu aliran logam berat melalui jaringan makanan harus diatur sedemikian rupa. 1993). impor dan permintaan kedelai dari tahun ketahun Hipotesis penelitian ini (1) Diduga permintaan kedelai domestik dan permintaan kedelai impor dipengaruhi oleh harga kedelai domestik. jumlah kedelai impor. (2) Diduga elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik bernilai negatip.T. Elastisitas harga silang kedelai domestik terhadap permintaan kedelai impor bernilai positif untuk barang substitusi. Hal ini bukan saja karena sifat toksiknya melainkan logam berat itu pada umumnya terdapat dalam lingkungan. Bagaimana kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ketahun. Data tersebut diambil dari Biro Pusat . harga kedelai impor. hewan dan manusia harus ditekan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data produksi kedelai domestik. Faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik.Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Besarnya bahaya logam berat terhadap mahluk hidup di atas menunjukkan bahwa akumulasi logam berat di dalam jaringan tubuh tumbuhan. vitamin dan mineral yang sering dikonsumsi masyarakat dalam negeri. Mengidentifikasi hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. Dengan mengetahui akibat-akibat tersebut di atas maka perlu dilakukan studi logam berat pada tanaman kedelai yang banyak dikonsumsi oleh manusia. Hal ini menyebabkan ketergantungan akan kedelai impor terus berlangsung dan memiliki kecenderungan terus meningkat. pendapatan penduduk dan jumlah penduduk. jumlah penduduk dan pendapatan penduduk. produksi dalam negeri masih relatif rendah dan memiliki kecenderungan terus menurun.H. Angka konsumsi kedelai dalam negeri cukup besar. Zat-zat pencemar merupakan senyawa yang tidak diinginkan dalam lingkungan hidup. Mengetahui proyeksi kinerja produksi kedelai domestik. Diantara 2 logam-logam berat yang dapat mengganggu kesehatan tubuh adalah tembaga dan seng. kurs tengah Dolar terhadap Rupiah.2 juta ton. Elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai bernilai positif untuk barang normal. (3) Diduga kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. sehingga logam berat yang dapat memasuki jaring makanan hanya dalam jumlah terbatas dan pemupukannya di dalam jaringan tubuh mahluk hidup berada pada tingkat yang tidak membahayakan. Diantara zatzat pencemar anorganik maka logam berat seperti tembaga (Cu) dan seng (Zn) mendapat perhatian yang lebih banyak. Kebutuhan kedelai tahun 2002 mencapai 1. W. Berdasarkan latar belakang tersebut muncul beberapa permasalahan. Bagaimana hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor.nicotinil acid amida (Williams and UZO.

501 berarti bahwa setiap penambahan Rp. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 2. juga perlu diadakan program budidaya bibit kedelai secara berkesinambungan yang langsung bisa dimanfaatkan oleh para petani. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk naik sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 3.446%. Nilai elastisits pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai domestik bernilai 2.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penurunan permintaan kedelai domestik sebesar 4759. seperti beras.2 dan laju pertumbuhannya sebesar -11%. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan bahwa (1) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai domestik adalah variabel harga kedelai domestik (X1) sebesar 0.1.984% per tahun. tanpa disertai penyediaan lahan khusus untuk upaya itu.684.1 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya sebesar –0.033%.035%.. maka produktivitas sulit untuk bisa ditingkatkan.773. Variabel pendapatan penduduk (X3) sebesar 0.. (4) Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai impor adalah –2.773.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penambahan permintaan kedelai impor sebesar 5.984. Rencana pengenaan tarif bea masuk (BM) kedelai sebesar 10-15 % akan . Trend permintaan kedelai domestik antara tahun 1991-2002 memiliki nilai slope negatif sebesar 44. Variabel jumlah penduduk (X4) sebesar 64.880. gula dan kedelai.670.Statistik (BPS) dan Food Organitation (FAO). Nilai elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai impor bernilai -3. (3) Nilai elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik adalah -0.665 ton. berarti bahwa setiap penambahan $ 1.501 ton.880% per tahun. yang bertujuan untuk mencapai swasembada.759. sebaiknya kebijakan tersebut juga perlu diikuti dengan program pemerintah yang jelas dan terukur. (2) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor adalah variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 5.. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar1% maka permintaan kedelai impor akan turun sebesar 2. (5) Trend produksi kedelai domestik pada tahun 1991-2002 memiliki nilai slope (kemiringan) negatif sebesar 46052. Akan tetapi. Selain itu.611.317 menyatakan bahwa setiap penambahan jumlah penduduk sebanyak 1000 jiwa maka akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 64. Karena E adalah positif maka hubungan antara kedelai domestik dan kedelai impor adalah subtitusi.317 ton.665 berarti bahwa setiap penambahan pendapatan penduduk sebesar Rp. Selama ini pemerintah banyak melakukan kebijakan proteksi di sektor komoditas pertanian.670 ton. 1. Trend permintaan kedelai impor pada tahun 1991-2002 memiliki slope (kemiringan) positif sebesar 29945.237 ton . Peluang untuk meningkatkan produktivitas kedelai sulit untuk dapat dicapai.611% (karena En<0 maka kedelai impor disebut barang tuna nilai. Variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 4.perkapita pertahun maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 0.446.684% (karena En>0) maka kedelai domestik disebut barang normal.42 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya 0. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 0. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai domestik bertambah sebesar1% maka permintaan kedelai domestik akan menurun sebesar 0. harus dilakukan program perluasan lahan tanaman kedelai untuk swasembada kedelai.829. Apabila petani tetap melakukan pola tanam yang terus berganti.237 berarti bahwa setiap penambahan $ 1. Dengan demikian. Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai domestik adalah 0.per ton harga kedelai domestik akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 0.

G. dan tempe. Indonesia saat ini mendapatkan pasokan kedelai terbesar dari Amerika dan Argentina. Dengan demikian. atau hijau) dan Glycine soja (kedelai hitam. Oleh karena itu.meningkatkan harga jual kedelai yang gilirannya akan mengakibatkan kenaikan biaya produksi. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asia setelah 1910. Untuk pencapaian usaha tersebut. max merupakan tanaman asli daerah .1 Latar Belakang Kalau pada postingan saya sebelumnya kita telah membahas tentang tanaman rambutan kali ini giliran tanaman kedelai yang akan kita bahas Pada dasarnya Kebutuhan kedelai di Indonesia setiap tahun selalu meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan perbaikan pendapatan perkapita. diperlukan suplai kedelai tambahan yang harus diimpor karena produksi dalam negeri belum dapat mencukupi kebutuhan tersebut. agak putih. Lahan budidaya kedelai pun diperluas dan produktivitasnya ditingkatkan. kedelai merupakan tanaman dengan kadar protein tinggi sehingga tanamannya digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak. meskipun Indonesia harus mengimpor sebagian besar kebutuhan kedelai. yang bijinya bisa berwarna kuning. Ini terjadi karena kebutuhan Indonesia yang tinggi akan kedelai putih. Kedelai yang dibudidayakan sebenarnya terdiri dari paling tidak dua spesies: Glycine max (disebut kedelai putih. pengusaha akan membagi adanya penambahan beban itu kepada konsumen dengan cara menaikkan harga jual produknya di tingkat eceran oleh karena itu pemerintah hendaknya mencari solusi terbaik sehingga harga kedelai impor bisa diproteksi tetapi juga tidak merugikan konsumen. Kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap. 1. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Konsumsi kedelai di negara kita adalah 2 juta ton/tahun dan komoditi kedelai telah menyedot devisa sebanyak 3 trilyun/tahun. diperlukan pengenalan mengenai tanaman kedelai yang lebih mendalam. Kedelai putih bukan asli tanaman tropis sehingga hasilnya selalu lebih rendah daripada di Jepang dan Tiongkok. Di Indonesia. kedelai menjadi sumber gizi protein nabati utama. tahu. berbiji hitam).

soja merupakan tanaman asli Asia tropis di Asia Tenggara. sementara G. kosmetik. dan biodiesel 1.Asia subtropik seperti Tiongkok dan Jepang selatan. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. tepung kedelai.Pemanfaatan utama kedelai adalah dari biji. pelarut. Berasal dari daerah Manshukuo (Cina Utara). plastik. bermacam-macam saus penyedap (salah satunya kecap. merupakan kedelai yang menurunkan berbagai kedelai yang kita kenal sekarang (Glycine max (L) Merril). 4. Penyebaran tanaman kedelai ke Indonesia berasal dari daerah . yang dibudidayakan mulai abad ke-17 sebagai tanaman makanan dan pupuk hijau. krayon.2 Tujuan Praktikum Tujuan dari praktikum lapang ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman kedelai varietas Argoporo dengan populasi dua (P2 V5). dan untuk memenuhi sayarat praktkum 3 sks. resin. yang aslinya dibuat dari kedelai hitam). 5. misalnya vitamin (asam fitat) dan lesitin. tahu (tofu). Biji kedelai kaya protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain. tinta. 2. Di Indonesia. Olahan biji dapat dibuat menjadi : 1.1 Sejarah Singkat Kedelai Kedelai merupakan tanaman pangan berupa semak yang tumbuh tegak. 3. minyak (dari sini dapat dibuat sabun. tempe susu kedelai (baik bagi orang yang sensitif laktosa). Kedelai jenis liar Glycine ururiencis.

hitam. hijau. yaitu keping biji muncul diatas tanah.3. biji kedelai dapat langsung ditanam. Embrio terletak diantara keping biji. biji tersebut harus mempunyai kadar air berkisar 12-13%. Warna kulit biji kuning.Manshukuo menyebar ke daerah Mansyuria: Jepang (Asia Timur) dan ke negara-negara lain di Amerika dan Afrika. coklat. kedelai dikenal dengan beberapa nama botani. Kecambah kedelai tergolong epigeous. Namun pada tahun 1948 telah disepakati bahwa nama botani yang dapat diterima dalam istilah ilmiah. sebagian besar biji berbentuk bulat telur.) Merill 2. dan besar (>13 g/100 biji).2 Kecambah Biji kedelai yang kering akan berkecambah bila memperoleh air yang cukup. Warna .2 Taksonomi Tanaman kedelai Pada awalnya. terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endospperma. Namun demikian.3 Morfologi Tanaman Kedelai 2. Namun demikian. mulai dari kecil (sekitar 7-9 g/100 biji). Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. 2. Biji kedelai tidak mengalami masa dormansi sehingga setelah proses pembijian selesai. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapai ada pula yang bundar atau bulat agak pipih.) Merill. 2. Bentuk biji bervariasi. sedang (10-13g/100 biji). yaitu Glycine soja dan Soja max. biji kedelai mempunyai ukuran bervariasi. agak gepeng. Klasifikasi tanaman kedelai sebagai berikut : Divisio Classis Ordo Familia Genus Species: : Spermatophyta : Dicotyledoneae : Rosales : Papilionaceae : Glycine Glycine max (L. tergantung pada varietas tanaman. yaitu bulat.3.1 Biji Biji kedelai berkeping dua. yaitu Glycine max (L. dan bulat telur.

yaitu bagian batang kecambah dibawah kepaing. Kecambah kedelai dapat digunakan sebagai sayuran. mulai dari pangkal akar sampai kotiledon. tidak terbatas (indeterminate). Tipe pertumbuhan batang dapat dibedakan menjadi terbatas (determinate).hipokotil. Hopikotil dan dua keeping kotiledon yang masih melekat pada hipokotil akan menerobos ke permukaan tanah. Bagian batang kecambah yang berada diatas kotiledon tersebut dinamakan epikotil. Batang dapat membentuk 3 sampai 6 cabang. Tanaman pendek sampai sedang. dengan kedalaman hingga 120 cm. akar tanaman kedelai juga merupakan tempat terbentuknya bintil-bintil akar.3 Akar Tanaman kedelai mempunyai akar tunggang yang membentuk akar-akar cabang yang tumbuh menyamping (horizontal) tidak jauh dari permukaan tanah. ujung batang hampir sama besar dengan . Kedelai berbatang dengan tinggi 30–100 cm. 2. Jika kelembapan tanah turun. Pertumbuhan ke samping dapat mencapai jarak 40 cm. tetapi bila jarak antar tanaman rapat. Pada tanah yang telah mengandung bakteri ini. ungu atau hijau yang berhubungan dengan warna bunga. 2. cabang menjadi berkurang. sedang yang berhipokotil hijau berbunga putih. atau tidak bercabang sama sekali. akar akan berkembang lebih ke dalam agar dapat menyerap unsur hara dan air. dan setengah terbatas (semi-indeterminate). Tipe terbatas memiliki ciri khas berbunga serentak dan mengakhiri pertumbuhan meninggi.3. bintil akar mulai terbentuk sekitar 15 – 20 hari setelah tanam.3.4 Batang dan Cabang Hipokotil pada proses perkecambahan merupakan bagian batang. Selain berfungsi sebagai tempat bertumpunya tanaman dan alat pengangkut air maupun unsur hara. Bintil akar tersebut berupa koloni dari bakteri pengikat nitrogen Bradyrhizobium japonicum yang bersimbiosis secara mutualis dengan kedelai. Bakteri bintil akar dapat mengikat nitrogen langsung dari udara dalam bentuk gas N2 yang kemudian dapat digunakan oleh kedelai setelah dioksidasi menjadi nitrat (NO3). Kedelai yang berhipokotil ungu berbunga ungu.

Sekitar 60% bunga rontok sebelum membentuk polong. Penyerbukan terjadi pada saat mahkota bunga masih menutup sehingga kemungkinan kawin silang alami amat kecil. Periode berbunga pada tanaman kedelai cukup lama yaitu 3-5 minggu untuk daerah subtropik dan 2-3 minggu di daerah tropik. daun menguning dan gugur. 2. Pembentukan bunga juga dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban. Selanjutnya. Setelah tua. Tipe tidak terbatas memiliki ciri berbunga secara bertahap dari bawah ke atas dan tumbuhan terus tumbuh. 2. yaitu stadia kotiledon pada buku (nodus) pertama tanaman yang tumbuh dari biji terbentuk sepasang daun tunggal. Jumlah bunga pada setiap ketiak tangkai daun sangat beragam. tipis. Helai daun tunggal memiliki tangkai pendek dan daun bertiga mempunyai tangkai agak panjang. Bunga terletak pada ruas-ruas batang. Permukaan daun berbulu halus (trichoma) pada kedua sisi. Tanaman berpostur sedang sampai tinggi.7 Buah atau Polong .3. 2. antara 2-25 bunga. tergantung kondisi lingkungan tumbuh dan varietas kedelai. pada semua buku di atasnya terbentuk daun majemuk selalu dengan tiga helai. daun teratas sama besar dengan daun batang tengah. dan berwarna hijau. Tidak semua bunga dapat menjadi polong walaupun telah terjadi penyerbukan secara sempurna.6 Daun Tanaman kedelai mempunyai dua bentuk daun yang dominan. Pada suhu tinggi dan kelembaban rendah. Bunga kedelai termasuk bunga sempurna yaitu setiap bunga mempunyai alat jantan dan alat betina.5 Bunga Sebagian besar kedelai mulai berbunga pada umur antara 5-7 minggu. berwarna ungu atau putih. ujung batang lebih kecil dari bagian tengah. Tangkai bunga umumnya tumbuh dari ketiak tangkai daun yang diberi nama rasim.3.3. jumlah sinar matahari yang jatuh pada ketiak tangkai daun lebih banyak. Masing-masing daun berbentuk oval. mulai dari daun yang menempel di bagian bawah batang. Tunas atau bunga akan muncul pada ketiak tangkai daun majemuk. seperti di Indonesia. Tipe setengah terbatas memiliki karakteristik antara kedua tipe lainnya.batang bagian tengah. Hal ini akan merangsang pembentukan bunga.

Jumlah polong yang terbentuk pada setiap ketiak tangkai daun sangat beragam. antara 1-10 buah dalam setiap kelompok.Polong kedelai pertama kali terbentuk sekitar 7-10 hari setelah munculnya bunga pertama. jumlah polong dapat mencapai lebih dari 50. Pertumbuhan kedelai tidak bisa optimal bila hanya ada satu komponen lingkungan tumbuh optimal.4. grumosol. regosol. Pada setiap tanaman.4 Syarat Pertumbuhan Tanah dan iklim merupakan dua komponen lingkungan tumbuh yang berpengaruh dan pada pertumbuhan tanaman kedelai. Kedelai dapat tumbuh baik pada berbagai jenis tanah. Bahkan pada kondisi lahan yang kurang subur dan agak asam pun kedelai dapat tumbuh dengan baik. latosol dan andosol. kecuali bila diberi tambahan pupuk organik atau kompos dalam jumlah cukup. tetapi air tetap tersedia. 2. b) Kedelai tidak menuntut struktur tanah yang khusus sebagai suatu persyaratan tumbuh. baik pula ditanami kedelai. Hal ini dikarenakan kedua komponen ini harus saling mendukung satu sama lain sehingga pertumbuhan kedelai bisa optimal.1 Tanah a) Pada dasarnya kedelai menghendaki kondisi tanah yang tidak terlalu basah. c) Tanah-tanah yang cocok yaitu: alluvial. Tanah yang baik ditanami jagung. pertumbuhan kedelai kurang baik. sebelumnya perlu diberi bakteri Rhizobium. asal drainase dan aerasi tanah cukup baik. dari hijau menjadi kuning kecoklatan pada saat masak. 2. d) Tanah yang baru pertama kali ditanami kedelai. . Pada tanah-tanah podsolik merah kuning dan tanah yang mengandung banyak pasir kwarsa. Ukuran dan bentuk polong menjadi maksimal pada saat awal periode pemasakan biji. asal tidak tergenang air yang akan menyebabkan busuknya akar. Kecepatan pembentukan polong dan pembesaran biji akan semakin cepat setelah proses pembentukan bunga berhenti. bahkan ratusan. Panjang polong muda sekitar 1 cm. Jagung merupakan tanaman indikator yang baik bagi kedelai. kecuali tanah yang sudah pernah ditanami Vigna sinensis (kacang panjang). Hal ini kemudian diikuti oleh perubahan warna polong.

Kedelai yang ditanam pada tanah berkapur atau bekas ditanami padi akan lebih baik hasilnya. Untuk memperbaiki aerasi. Oleh karena itu. h) Dalam pembudidayaan tanaman kedelai. i) Ketinggian Tempat juga berpengaruh. Pertumbuhan bakteri bintil dan proses nitrifikasi (proses oksidasi amoniak menjadi nitrit atau proses pembusukan) akan berjalan kurang baik. Tanah yang mengandung liat tinggi. sebaiknya diadakan perbaikan drainase dan aerasi sehingga tanaman tidak kekurangan oksigen dan tidak tergenang air waktu hujan besar.8-7. 2. sehingga tidak perlu dibuat teras-teras dan tanggul. f) Tanah berpasir dapat ditanami kedelai.0 tetapi pada pH 4. Bahan organik yang cukup dalam tanah akan memperbaiki daya olah dan juga merupakan sumber makanan bagi jasad renik. varietas kedelai berbiji kecil. asal air dan hara tanaman untuk pertumbuhannya cukup. g) Toleransi keasaman tanah sebagai syarat tumbuh bagi kedelai adalah pH= 5. sebaiknya dipilih lokasi yang topografi tanahnya datar.5. Kedelai biasanya akan tumbuh baik pada ketinggian tidak lebih dari 500 m dpl. sebab tekstur tanahnya masih baik dan tidak perlu diberi pemupukan awal.5 pertumbuhannya sangat terlambat karena keracunan aluminium.300 m dpl. yaitu dari umur 50 -60 hari menjadi 35 – 40 hari setelah tanam. Sedangkan varietasi kedelai berbiji besar cocok ditanam di lahan dengan ketinggian 300-500 m dpl. tanaman kedelai tidak akan berbunga bila panjang hari melebihi batas kritis.4. bahan organik sangat penting artinya. e) Kedelai juga membutuhkan tanah yang kaya akan humus atau bahan organik. .2 Iklim a. yaitu 15 jam perhari.5 pun kedelai dapat tumbuh. Pada pH kurang dari 5. yang akhirnya akan membebaskan unsur hara untuk pertumbuhan tanaman. Panjang hari (photoperiode) Tanaman kedelai sangat peka terhadap perubahan panjang hari atau lama penyinaran sinar matahari karena kedelai termasuk tanaman “hari pendek”. Selain itu. bila varietas yang berproduksi tinggi dari daerah subtropik dengan panjang hari 14 – 16 jam ditanam di daerah tropik dengan rata-rata panjang hari 12 jam maka varietas tersebut akan mengalami penurunan produksi karena masa bunganya menjadi pendek. Artinya. sangat cocok ditanam di lahan dengan ketinggian 0.

pada umumnya kebutuhan air pada tanaman kedelai berkisar 350 – 450 mm selama masa pertumbuhan kedelai. Jumlah air yang digunakan oleh tanaman kedelai tergantung pada kondisi iklim. Umur berbunga pada tanaman kedelai yang ditanam di daerah dataran tinggi mundur sekitar 2-3 hari dibandingkan tanaman kedelai yang ditanam di datarn rendah. c. Suhu yang terlalu rendah (10°C). bunga tersebut akan rontok sehingga jumlah polong dan biji kedelai yang terbentuk juga menjadi berkurang. Bila suhu lingkungan sekitar 40°C pada masa tanaman berbunga. suhu lingkungan juga berpengaruh terhadap perkembangan tanaman kedelai.batang tanaman pun menjadi lebih pendek dengan ukuran buku subur juga lebih pendek. proses perkecambahan menjadi sangat lambat. . b. system pengelolaan tanaman. Hal ini dikarenakan perkecambahan biji tertekan pada kondisi kelembaban tanah tinggi. jati. Bila tumbuh pada suhu tanah yang rendah (<15°C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa naungan yang tidak melebihi 30% tidak banyak berpengaruh negatif terhadap penerimaan sinar matahari oleh tanaman kedelai. Suhu tanah yang optimal dalam proses perkecambahan yaitu 30°C. akan mendapatkan sinar matahari yang lebih sedikit. dapat menghambat proses pembungaan dan pembentukan polong kedelai. bisa mencapai 2 minggu. Sementara pada suhu tinggi (>30°C). Distribusi curah hujan Hal yang terpenting pada aspek distribusi curah hujan yaitu jumlahnya merata sehingga kebutuhan air pada tanaman kedelai dapat terpenuhi. Namun demikian. Suhu Tanaman kedelai dapat tumbuh pada kondisi suhu yang beragam. banyak biji yang mati akibat respirasi air dari dalam biji yang terlalu cepat. Perbedaan di atas tidak hanya terjadi pada pertanaman kedelai yang ditanam di daerah tropik dan subtropik. tetapi juga terjadi pada tanaman kedelai yang ditanam di dataran rendah (<20 m dpl) dan dataran tinggi (>1000 m dpl). seperti pada daerah subtropik. Disamping suhu tanah. dan lama periode tumbuh. Suhu lingkungan optimal untuk pembungaan bunga yaitu 24 -25°C. dan mangga. seperti kelapa. Kedelai yang ditanam di bawah naungan tanaman tahunan.

Kebutuhan kedelai tahun 2002 mencapai 1. Selama masa stadia pemasakan biji. Kebutuhan air semakin bertambah seiring dengan bertambahnya umur tanaman. harga kedelai impor. yaitu saat kelembaban tanah sudah memadai untuk perkecambahan. Kebutuhan air paling tinggi terjadi pada saat masa berbunga dan pengisian polong. Mengetahui proyeksi kinerja produksi kedelai domestik. Kondisi lingkungan yang kering akan mendorong proses pemasakan biji lebih cepat dan bentuk biji yang seragam. (3) Diduga kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ke tahun . vitamin dan mineral yang sering dikonsumsi masyarakat dalam negeri. (2) Diduga elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik bernilai negatip. faktor air menjadi sangat penting karena akan berpengaruh pada proses pertumbuhan. Bagaimana kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ketahun. Hal ini menyebabkan ketergantungan akan kedelai impor terus berlangsung dan memiliki kecenderungan terus meningkat. Angka konsumsi kedelai dalam negeri cukup besar. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengidentifikasi variabel variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik. Bagaimana hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. tanaman kedelai memerlukan kondisi lingkungan yang kering agar diperoleh kualitas biji yang baik. jumlah penduduk dan pendapatan penduduk. Indonesia masih harus terus melakukan impor yang rata-rata sebesar 40% dari kebutuhan kedelai nasional meningkat dari tahun ke tahun. Kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi serta sumber lemak.2 juta tonUntuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. produksi dalam negeri masih relatif rendah dan memiliki kecenderungan terus menurun. Berdasarkan latar belakang tersebut muncul beberapa permasalahan. Selain itu. Kondisi kekeringan menjadi sangat kritis pada saat tanaman kedelai berada pada stadia perkecambahan dan pembentukan polong. Mengidentifikasi hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. Elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai bernilai positif untuk barang normal. impor dan permintaan kedelai dari tahun ketahun Hipotesis penelitian ini (1) Diduga permintaan kedelai domestik dan permintaan kedelai impor dipengaruhi oleh harga kedelai domestik. Elastisitas harga silang kedelai domestik terhadap permintaan kedelai impor bernilai positif untuk barang substitusi. Tanaman kedelai sebenarnya cukup toleran terhadap cekaman kekeringan karena dapat bertahan dan berproduksi bila kondisi cekaman kekeringan maksimal 50% dari kapasitas lapang atau kondisi tanah yang optimal.Pada saat perkecambahan. Untuk mencegah terjadinya kekeringan pada tanaman kedelai. juga harus didasarkan pada pola distribusi curah hujan yang terjadi di daerah tersebut. khususnya pada stadia berbunga dan pembentukan polong. dilakukan dengan waktu tanam yang tepat. Faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik.

Dimana. a = Nilai Y apabila x = 0.317 ton. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai domestik bertambah sebesar1% maka permintaan kedelai domestik akan menurun sebesar 0.446.501 berarti bahwa setiap penambahan Rp. volume impor dan permintaan kedelai dari tahun ke tahun maka digunakan analisa trend.mengalami peningkatan. Y = a + bx. Variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 4. a= Konstanta.684.773. Dimana.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penurunan permintaan kedelai domestik sebesar 4759.759.684% (karena En>0) maka kedelai domestik disebut barang normal.880. Nilai elastisits pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai domestik bernilai 2. pendapatan penduduk dan jumlah penduduk.665 berarti bahwa setiap penambahan pendapatan penduduk sebesar Rp. X= Harga kedelai impor. εi = Error term. harga kedelai domestik dan harga kedelai impor.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penambahan permintaan kedelai impor sebesar 5. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 2. berarti bahwa setiap penambahan $ 1. (c)Elastisitas pendapatan terhadap permintaan E= . (4) Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai impor adalah – 2. (2) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor adalah variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 5. X= Jumlah penduduk.. jumlah kedelai impor. X = Harga kedelai domestik...perkapita pertahun maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 0. kurs tengah Dolar terhadap Rupiah. Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai domestik adalah 0..984% per tahun. Variabel pendapatan penduduk (X3) sebesar 0. (3) Nilai elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik adalah -0. digunakan fungsi bentuk Regresi linear berganda yang menggunakan persamaan Y=a+ bX+ bX+bX + bX + εi. . Karena E adalah positif maka hubungan antara kedelai domestik dan kedelai impor adalah subtitusi.984.665 ton.670.501 ton. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan bahwa (1) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai domestik adalah variabel harga kedelai domestik (X1) sebesar 0. x = Periode waktu.670 ton.317 menyatakan bahwa setiap penambahan jumlah penduduk sebanyak 1000 jiwa maka akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 64. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 0. b= Besarnya perubahan variabel Y yang terjadi pada setiap perubahan satu unit variabel x. Y = Permintaan kedelai. X= Pendapatan penduduk. (2) Untuk mengetahui keterkaitan permintaan kedelai impor dan kedelai domestik maka digunakan model elastisitas permintaan yang meliputi: (a)Elastisitas harga barang itu sendiri E= .per ton harga kedelai domestik akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 0. Y = Jumlah permintaan kedelai. Data tersebut diambil dari Biro Pusat Statistik (BPS) dan Food Organitation (FAO).237 ton . (b)Elastisitas harga silang terhadap permintaan E= . Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar1% maka .237 berarti bahwa setiap penambahan $ 1.1.773. b. (3) Untuk memproyeksi kinerja produksi kedelai domestik.880% per tahun. Variabel jumlah penduduk (X4) sebesar 64. Dalam menganalisis data digunakan tiga metode analisis (1) Untuk menentukan faktorfaktor yang mempengaruhi permintaan dalam analisis statistik. 1. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data produksi kedelai domestik.b= Nilai koefesien.

Trend permintaan kedelai impor pada tahun 1991-2002 memiliki slope (kemiringan) positif sebesar 29945.446%.1 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya sebesar –0. Dengan demikian. pengusaha akan membagi adanya penambahan beban itu kepada konsumen dengan cara menaikkan harga jual produknya di tingkat eceran oleh karena itu pemerintah hendaknya mencari solusi terbaik sehingga harga kedelai impor bisa diproteksi tetapi juga tidak merugikan konsumen. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk naik sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 3.permintaan kedelai impor akan turun sebesar 2. Selain itu.611% (karena En<0 maka kedelai impor disebut barang tuna nilai. Peluang untuk meningkatkan produktivitas kedelai sulit untuk dapat dicapai.035%. Apabila petani tetap melakukan pola tanam yang terus berganti.42 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya 0. Dengan demikian.829. .2 dan laju pertumbuhannya sebesar -11%. seperti beras. Selama ini pemerintah banyak melakukan kebijakan proteksi di sektor komoditas pertanian. gula dan kedelai. sebaiknya kebijakan tersebut juga perlu diikuti dengan program pemerintah yang jelas dan terukur. Rencana pengenaan tarif bea masuk (BM) kedelai sebesar 10-15 % akan meningkatkan harga jual kedelai yang gilirannya akan mengakibatkan kenaikan biaya produksi. yang bertujuan untuk mencapai swasembada. harus dilakukan program perluasan lahan tanaman kedelai untuk swasembada kedelai. Trend permintaan kedelai domestik antara tahun 1991-2002 memiliki nilai slope negatif sebesar 44. (5) Trend produksi kedelai domestik pada tahun 1991-2002 memiliki nilai slope (kemiringan) negatif sebesar 46052. maka produktivitas sulit untuk bisa ditingkatkan. Akan tetapi.033%. tanpa disertai penyediaan lahan khusus untuk upaya itu. juga perlu diadakan program budidaya bibit kedelai secara berkesinambungan yang langsung bisa dimanfaatkan oleh para petani. Nilai elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai impor bernilai -3.611.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->