P. 1
Analisa Profitabilitas Usaha Tepung Lidah Buaya

Analisa Profitabilitas Usaha Tepung Lidah Buaya

|Views: 791|Likes:
Published by Muzaki Inza

More info:

Published by: Muzaki Inza on Apr 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

Analisa Profitabilitas Usaha Tepung Lidah Buaya

Mata Kuliah Manajemen BIsnis Hortikultura

Di Susun Oleh: Akhmad Muzaki 108092000032 Agribisnis 6

sayur. Latar Belakang Usaha Tepung Lidah Buaya Indonesia telah dikenal sejak dulu sebagai negara yang kaya akan hasil pertaniannya. Hal itu terbukti dengan banyaknya negara-negara eropa yang datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah yang mereka gunakan sebagai bahan-bahan untuk obat penyakit dan sebagai penghangat badan. rempah-rempah dan masih banyak lagi tanaman obat yang berada di Indonesia. Dan salah satunya adalah lidah buaya (Aloe vera). kuinon. Lidah buaya (Aloe vera) memang banyak digunakan dalam dunia farmasi dan kosmetik. hormon dan senyawa lainnya seperti saponin. lemak. antrakuinon. karbohidrat. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak digunakan dalam industri farmasi dan terutama dalam dunia kosmetik.BAB I PENDAHULUAN 1. vitamin. Sehingga banyak di daerah Kalimantan dijadikan tempat budidaya tanaman lidah buaya (Aloe vera). banyak tanaman-tanaman yang keluar dan masuk di Indonesia. Akan tetapi lidah buaya (Aloe vera) dapat mudah tumbuh di Indonesia dengan berbagai criteria tanah yang dimiliki oleh Indonesia. Bahkan di daerah Kalimantan tanaman ini sangat baik pertumbuhannya. an tara lain asam amino. Indonesia memang kaya akan tanaman obat seperti jahe. hingga tanaman obat sekalipun. protein dan biogenik simulator. Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tanaman asli dari Afrika. amilase. Mulai dari tanaman pangan. perkebunan. banyak di usahakan penelitianpenelitian di bidang pertanian yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan dunia tanaman. mineral. air. Tetapi industry pangan juga sudah banyak yang mengolah lidah buaya (Aloe vera) menjadi berbagai macam makanan dan minuman. kunyit. Tepatnya berada di negara Ethiopia. Hal ini didasarkan pada faleta bahwa khasiat lidah buaya sebagai bahan baku kosmetik disebabkan karena adanya bahan aktif yang mempunyai khasiat farmakologis. Ketika lidah buaya (Aloe vera) dibutuhkan oleh . Akan tetapi semenjak perkembangan IPTEK di dunia. lignin dan golongan enzim yaitu enzim sellulase. enzim. Kandungan senyawa kimia yang terdapat di dalamnya.

yakni mengandung air. Lidah buaya memiliki batang yang berserat atau berkayu. Bahan baku sendiri dari tepung lidah buaya adalah tanaman lidah buaya.farmasi dan kosmetik. Hal itu karena dapat mempermudah dalam memanfaatkan lidah buaya dalam pembuatan obat ataupun alat-alat kosmetik. Rasio bahan baku dan tepung yang dihasilkan 150:1 atau 150 kg daun menghasilkan 1 kg tepung. Akan tetapi sudah dalam bentuk olahannya seperti gel ataupun tepung. serta tidak tertampungnya hasil panen petani lidah buaya. Tetapi ada beberapa spesies yang berbentuk pohon dengan ketinggian 3 ± 5 m yang banyak dijumpai di gurun Afrika Utara dan Amerika. Lidah buaya (Aloe vera) \dalam bentuk tepung mempunyai beberapa keuntungan dari pada bentuk gel. Tanaman lidah buaya terdiri dari beberapa bagian. Tepung lidah buaya lebih di utamakan untuk industry kosmetik dan industry farmasi. yaitu kandungan nutrisinya tidak mudah rusak serta memudahkan dalam penyimpanan dan transportasi. Dengan adanya kepastian pasar dan harga daun lidah buaya segar maka petani lidah buaya dapat dilindungi dari turunnya harga jual daun lidah buaya yang merugikan. Tepung lidah buaya sendiri lebih banyak dipilih para industry kosmetik dan farmasi karena tepung lidah buaya lebih tahan lama ketika akan digunakan serta lebih mudah dalam penggunaannya. Dalam hal ini perJu diformulasikan estimasi harga yang merupakan kesepakatan (win win solution) antara petani dan industri yang saling menguntungkan. Bagian atas daun rata . Pada umumnya sangat pendek dan hampir tidak terlihat karena tertutup oleh daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. bunga dan akar. 2. Hal ini tentunya dapat menghindarkan terjadinya kelebihan produksi bahan baku yang kemungkinan dapat menyebabkan jatuhnya harga lidah buaya segar di pasaran. tidak bertulang. Identifikasi Produk dan Bahan Baku Tepung lidah buaya (Aloe vera powder) merupakan produk olahan yang terbuat dari tanaman lidah buaya. berwarna hijau keabu-abuan dan bagian permukaannya berlapis lilin. lebih banyak digunakan tidak dalam bentuk yang masih pelepah segar. Daun lidah buaya berbentuk tombak dengan helaian memanjang berdaging tebal. yaitu batang. getah atau lendir yang mendominasi daun. daun (pelepah). Dengan demikian. berdirinya usaha tepung lidah buaya menuntut ketersediaan bahan baku dalam jumlah besar. Daunnya bersifat sukulen.

8 ton/tahun. yaitu permintaan pasar dan ketersediaan bahan baku.8 ton/tahun dan kebutuhannya telah tercukupi oleh produksi lokal sebanyak 5-10 ton/tahun. Aloe Nusantara Utama). Taksonominya tanaman lidah buaya adalah sebagai berikut : Dunia : Plantae Divisi : Spermatophyta Kelas : Monocotyledoneae Bangsa : Liliflorae Suku : Liliaceae Marga : Aloe Spesies: Aloe barbadensis Miller 3. Bunga lidah buaya berbentuk terompet atau tabung kecil dengan panjang 2 ± 3 cm . Lidah buaya memiliki sistem perakaran yang pendek dengan akar serabut.dan bagian bawahnya membulat (cembung). Permintaan dan Ketersediaan Produk Kapasitas produksi usaha tepung lidah buaya dipengaruhi oleh dua faktor utama. Permintaan tepung lidah buaya dari luar negeri mencapai 110. tersusun sedikit berjuntai melingkari ujung tangkai yang menjulang ke atas sepanjang 50 ± 100 cm. . Bagian lain dari lidah buaya adalah bunga. Permintaan pasar untuk produksi tepung lidah buaya didapatkan dari pencarian data dari berbagai industri pemakai tepung lidah buaya khususnya industri kosmetika yang saat ini kebutuhannya masih dipenuhi dengan pelaksanaan impor. Berwarna kuning sampai oranye. sehingga masih terdapat impor sekitar 18. Kapasitas produksi maksimum usaha tepung lidah buaya yang direncanakan dalam usaha ini adalah 36 ton/tahun atau 3 ton/bulan atau 120 kg/hari tepung lidah buaya dan 90 ton/tahun tepung kulit lidah buaya sebagai hasil samping. Rendemen tepung lidah buaya adalah sebesar 0. Panjangnya bisa mencapai 30 ± 40 cm. Permintaan tepung lidah buaya didalam negeri mencapai 28. Bagian terakhir dari lidah buaya adalah akar.8 ton/tahun (data dari PT.67 % sehingga bahan baku yang dibutuhkan mencukupi pelaksanaan produksi tepung dan tepung kulit lidah buaya selama satu tahun adalah sebanyak 5400 ton pelepah lidah buaya.

ketika alam baik dan mendukung maka kebutuhan bahan baku lidah buaya dari petani pasti akan terpenuhi.000 hingga Rp 700.000 tergantung dari kualitas dan mutu dari tepung lidah buaya tersebut. Dengan banyaknya permintaan konsumen yang dalam hal ini adalah perusahaan kosmetik dan perusahaan farmasi baik perusahaan lokal dan luar negeri membuat harga dari tepung lidah buaya menjadi sangat mahal. Industry lokal maupun luar negeri banyak yang membutuhkan tepung lidah buaya untuk menjalankan industry mereka. Akan tetapi pengusaha mencoba membuka lahan budidaya sendiri untuk mngantisipasi terjadinya sesuatu hal yang dapat menjadikan bahan baku kurang. Selain itu juga dalam menjalankan usaha ini.Untuk memenuhi permintaan pasar yang sudah diprediksi sebelumnya maka perlu adanya penyediaan dari bahan baku itu sendiri. Harga tepung lidah buaya di pasar lokal maupun pasar internasional berkisar antara Rp 400. Aloe Nusantara Utama). Bahkan industry kosmetik dan farmasi luar negeri seperti Jepang dan Cina rata-rata membutuhkan tepung lidah buaya sebanyak 50 hingga 100 ton dalam setahun (data PT. . 4. Dan untuk memenuhi permintaan tepung lidah buaya yang direncanakan akan mencapai 5400 ton dalam satu tahun itu smaka usaha ini mencoba membuka kemitraan dengan petani lidah buaya yang berada di Indonesia. Karena budidaya lidah buaya itu tergantung dari alam. bahan baku tidak semuanya dari petani. Perkembangan Harga dan Preferensi Konsumen Tepung lidah buaya memang banyak diminati oleh banyak industry kosmetik maupun farmasi.

Kalimanatan Barat dan pemda setempat menjanjikan akan memberikan pasokan panen tanaman lidah buaya tiap tahunnya. Jadi bagi pelaku usaha pengolahan tanaman lidah buaya tidak susah-susah untuk mengimpor dari Negara lain untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tanaman lidah buaya. Hal itu karena masih jarangnya pengusaha yang bergelut dibidang pengolahan tepung lidah buaya. Hal itu terjadi akibat semakin banyaknya perusahaan kosmetik dan perusahaan farmasi yang didirikan sehingga kebutuhan akan tepung lidah buaya ini di ramalkan akan meningkat dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Nusantara Utama. yakni PT. Sehingga peluang dalam menjalankan usaha ini memang sangat besar kesemapatannya. 1. Usaha pengolahan tepung lidah buaya sudah diramalkan akan menjadi usaha yang sangat berkembang di dunia bisnis pertanian Indonesia. a. . Peluang Ketika menjalankan usaha pengolahan tepung lidah buaya ada beberapa hal yang sangat menjadikan usaha ini akan maju dan berkembang dalam jangka waktu yang panjang. Maka tindakan yang pasti adalah menganalisis dari usaha itu.BAB II ANALISA USAHA Dalam menjalankan usaha pengolahan tepung lidah buaya banyak hal yang perlu diperhatikan agar tujuan yang diinginkan oleh pelaku usaha. Karena kebutuhan akan tepung lidah buaya setiap tahunnya terus meningkat. Selain itu di Indonesia sendiri sedang dikembangkan budidaya lidah buaya di daerah Pontianak. Analisis Eksternal Analisis eksternal ini dapat berupa peluang dan pesaing yang ada di luar sana dalam menjalankan usaha tepung lidah buaya. Di Indonesia sendiri baru ada 1 perusahaan pengolahan tepung lidah buaya. Analisis yang dilakukan dapat berupa analisis internal dan analisis eksternal. Sehingga pasokan bahan baku untuk pengolahan tanaman lidah buaya terutama usaha pengolahan tepung lidah buaya akan selalu tersedia.

Terkadang alam susah untuk diprediksi keadaanya dan hal itu menyebabkan ketakutan oleh para petani untuk menanam atau berbudidaya tanaman lidah buaya. Nusantara Utama hanya bisa mnyediakan tepung lidah buaya hanya pada batas kualitas menengah. Kekuatan Ketika melihat peluang dari factor eksternal dari analisis ini maka dapat diramalkan kalau akan banyak pemegang saham yang akan memberikan investasinya untuk perusahaan pengolahan tepung lidah buaya ini. Analisis Internal Analisis internal dari usaha pengolahan tanaman lidah buaya menjadi tepung lidah buaya dapat dilihat dari kekuatan yang dimiliki perusahaan dan juga kelemahan yang dimiliki perusahaan itu. akan tetapi persaingan dengan perusahaan luar negeri yang tidak bisa dipastikan. Karena harga tepung lidah buaya di pasaran masih berkisar di atas Rp 500.Dilihat dari factor harga penjualan dari tepung lidah buaya juga tidak dapat di sepelekan. Sehingga permodalan untuk membangun usaha . Ancaman Apabila dilihat beberapa factor yang menyebabkan ancaman bagi usaha pengolahan tepung lidah buaya lebih ditekankan pada alam. Meskipun persaingan di Indonesia masih terbuka lebar. apabila pelaku bisnis melihat peluang yang ada maka mereka pasti berfikir ulang untuk beralih bisnis ke pengolahan tepung lidah buaya yang menjanjikan keuntungan lebih. 2. Factor ini juga sangat perlu untuk diperhatikan keberadaanya karena factor inilah yang benar-benar akan menjadi kan perusahaan akan berkembang atau tidaknya. Dan pastinya akan mempengaruhi pasokan bahan baku untuk pengolahan tepung lidah buaya. b.000 per Kg. Karena pada sekarang ini kondisi alam di Indonesia yang sedang tidak bersahabat atau tidak menentu. Dan itu hanya dimiliki oleh tepung lidah buaya buatan perusahaan luar negeri yang di impor. Hal itu karena perusahaan-perusahaan kosmetik dan farmasi yang selaku konsumen dari tepung lidah buaya menginginkan kualitas dari tepung lidah buaya yang berkualitas tinggi. Di Indonesia sendiri seperti PT. Selain itu adanya pesaing sesama perusahaan pengolahan tepung lidah buaya yang semakin meningkatkan hasil olahannya atau produknya. a. Sehingga itu akan mempengaruhi hasil panen dari budidaya tanaman lidah buaya yang dilakukan oleh para petani Indonesia.

. lebar pelepah rata-rata 11 cm. Pelepah lidah buaya yang telah dicuci ditempatkan pada belt conveyor untuk dibawa ke tempat pengupasan. seperti yang diketahui bahwa di Indonesia memang sedang dilakukan untuk pengembangan budidaya tanaman lidah buaya terutama di daerah Kalimantan. Berikut proses produksi dari tepung lidah buaya: 1) Tahapan proses produksi tapung lidah buaya a) Pencucian Pelepah lidah buaya yang masuk ke pabrik telah mengalami proses sortasi di tempat budidaya dengan standar mutu bobot 0. Kekuatan lain yang dimiliki adalah proses produksi tepung lidah buaya yang tidak terlalu sulit. pada proses pengolahan tepung lidah buaya ini sudah menggunakan mesin yang modern sehingga aklan mempermudah dalam proses produksinya. dan panjang pelepah 40-60 cm. Tahap awal proses produksi adalah proses pencucian yang bertujuan untuk membuang sisa-sisa tanah. tekhnologi proses produksi tepung lidah buaya yang mudah dan cepat. Pencucian dialkukan dengan mengalirkan air ke dalam bak pencuci sehingga pelepah lidah buaya terendam dan terjadi perputaran air yang dapat memberikan efek pembersihan yang sama pada setiap pelepah. Untuk itu sangat mudah bila membutuhkan pasokan bahan baku tanaman lidah buaya dan juga pada usaha ini menyediakan lahan sendiri untuk penanaman lidah buaya agar apabila terjadi kekurangan pasokan bisa di ambil dari lahan sendiri. Sehingga tidak perlu lagi mengimpor bahan baku dari luar negeri yang memang harga nya juga cukup mahal dibandingkan dengan harga bahan baku dipetani lokal.pengolahan tanaman lidah buaya ini menjadi tepung lidah buaya akan mudah di cari.8 kg/pelepah. Tekhnologi proses produksi tepung lidah buaya yang mudah dan cepat. Selain itu bank-bank yang tersedia juga memberikan pelayanan untuk peminjaman modal usaha dengan bunga yang cukup ringan. residu pupuk. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek analisis teknis dan tekhnologis yang dilakukan pada analisis bahan baku yang tersedia. dan kotoran lainnya. kebutuhan mesin proses produksi dan penanganan limbah yang tepat Bahan baku. Menurut LPS suku bunga di bank untuk sekarang ini adalah apada tingkat 7%.

Hasil pembekuan langsung dimasukkan ke dalam freeze dryer untuk menghindari terjadinya pembekuan. pengentalan dilakukan pda mesin Reverse Osmosis pada suhu 70 0C. Pengekstrakan dilakukan pada mesin pengekstrak lidah buaya dengan proses pembuburan dan penyaringan yang bekerja secara berkesinambungan. f) Pengeringan. Gel lidah buaya yang telah terkupas langsung dimasukkan ke mesin pengekstrak melalui belt conveyor sehingga tidak terjadi reaksi perubahan warna (browning).b) Pengupasan. h) Pengemasan. Gel lidah buaya dimasukkan kedalam mesin pengekstrak untuk dibuburkan dan dilanjutkan dengan penyaringan. pengemasan dilakukan pada mesin vacuum packaging. Hasil akhir proses adlah gel lidah buaya yang telah bersih dari ampas. c) Pengekstrakan. g) Penggilingan. Pengentalan dilakukan untuk mengurangi kadar air pada gel lidah buaya sehingga akan mempercepat proses pembekuan. Tahap pengekstrakan tidak memerlukan air sehingga ekstrak lidah buaya tidak tercampur dengan air. e) Pembekuan. Bagian-bagian yang rusak dan busuk juga dibuang pada saat pengupasan. Tepung lidah buaya hasil pengemasan . Pengilingan dilakukan untuk menghasilkan produk yang memiliki partikel homogen. Kulit pelepah ditampund di dalam bak penampung yang bersatu dengan mesin pengupasan untuk menunggu proses pembuburan. Proses pengupasan lidah buaya dilakukan dengan mesin pengupas yang juga langsung memisahkan bagian gel dan kulit lidah buaya. pembekuan bubur lidah buaya dilakukan pda freezer dengan suhu -18 0C. cair dan jernih. padatan bubur lidah buaya ditempatkan pada loyang aluminium dan dimasukkan ke dalam freeze dryer dengan suhu sebesar -60 0C. penggilingan dilakukan dengan hammer mill. Hasil pengeringan berupa lempeng-lempeng tepung yang harus digiling untuk menghasilkan tekstur yang seragam. Proses pengentalan dapat menghilangkan air bahan sekitar 43%. Bahan kemasan adalah berupa drum plastik high densitiy polyethilene (HDPE) dengan kapasitas bahan kemasan 5 kg. d) Pengentalan.

d) Pengemasan Bahan kemasan adalah berupa drum plastik high densitiy polyethilene (HDPE) dengan kapasitas bahan kemasan 5 kg. b) Pengeringan Pengeringan bubur kulit lidah buaya dilakukan denga drum dryer sampai kadar air bahan maksimum sebesar 12 % dengan waktu sekitar 3 jam. drum dryer. vacuum packaging. . c) Penggilingan Penggilingan dilakukan dengan hammer mill. kandungan serat yang cukup tinggi. 2) Tahapan Proses Produksi Tepung Kulit Lidah Buaya a) Pembuburan Pembuburan dilakukan pada mesin yang sama. Kebutuhan mesin proses produksi Mesin dan peralatan yang dibutuhkan pada industri tepung lidah buaya relatif mahal karena pembuatan tepung lidah buaya memerlukan teknologi tinggi.disimpan di gudang produk jadi yang memiliki refrigerator untuk menghambat penggumpalan. Mesin dan peralatan sebagian harus diimpor sehingga diperlukan devisa untuk pembelanjaan impor. dan peralatan transportasi dapat disediakan didalam negeri. dan masih terdapat sedikit kandungan gel. Hasil pengeringan berupa tepung kulit yang memiliki tekstur cukup kasar dan warnanya sedikit coklat. hammer mill. yaitu mesin pengekstrak lidah buaya tetapi tidak melalui proses penyaringan. Mesin-mesin utama yang harus diimpor diantaranya adalah freeze dryer. Mesin-mesin tambahan seperti freeze. Hasil akhir proses adalah bubur kulit pelepah yang cukup kental. Pengilingan dilakukan untuk menghasilkan produk yang memiliki partikel homogen karena butiran-butiran tepung kulit lidah buaya hasil pengeringan memiliki tekstur yang sangat tidak seragam. Bubur kulit lidah buaya tidak memerlukan proses pengentalan dan dapat lengsung dikeringkan. hal tersebut dikarenakan bagian pembubur dan penyaring pada mesin pengekstrak dapat dipisahkan. dan mesin reverse osmosis.

1) Pencemaran Udara Udara dapat tercemar dengan tersebarnya zat padat berupa partikel halus. Pencemaran udara dapat terjadi pada saat pelaksanaan konstruksi dan pada saat pengolahan. Pencemaran udara pada saat konstruksi terjadi karena adanya debu yang beterbangan. dan mengkomunikasikan pengaruh suatu rencana kegiatan (proyek) terhadap lingkungan. 2) Pencemaran Air Pencemaran air karena adanya air bekas cucian pelepah lidah buaya dan air buangan ampas serat lidah buaya. Air cucian mengandung kotoran berupa residu pupuk dan tanah tetapi kandungan tersebut tidak membahayakan bagi lingkungannya dan air buangan ampas hanya mengandung sedikit bahan organik karena sebagian besar komponen pelepah lidah buaya (98 %) merupakan air sehingga dapat dialirkan langsung ke badan air. Limbah yang dihasilkan oleh proyek dapat adalah berupa limbah padat. cair dan gas yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. gas karbonmonoksida dari mesin dan knalpot kendaraan. Pencemaran tidak terlalu berbahaya bagi wilayah disekitar proyek. menginterpretasi. 4 Tahun 1982 tentang ketentuan pokok lingkungan hidup. Dampak proyek terutama dampak negatifnya disebabkan oleh adanya pelaksanaan konstruksi dan operasional pabrik. suatu industri yang mencemarkan lingkungan harus dapat bertanggung jawab dalam penanganan limbah tersebut.- Penanganan limbah yang tepat Analisa dampak lingkungan merupakan suatu kegiatan atau kajian yang dilakukan untuk mengidentifikasi. Dampak negatif tersebut disebabkan oleh adanya limbah yang dikeluarkan oleh proyek. Lingkungan proyek industri tepung lidah buaya meliputi tempat pelaksanaan proyek konstruksi bangunan dan oprasional pabrik dan wilayah sekitar proyek yang masih merasakan dampak adanya proyek tersebut. tetapi pekerjapekerja yang berada di tempat pelaksanaan konstruksi dan proyek disarankan untuk memakai penutup hidung. Berdasarkan UU No. . gas atau bau. memprediksi.

Tunjangan kesejahteraan pekerja ditetapkan sebesar 20 % dari gaji pokok.b. Pinjaman terdiri dari pinjaman investasi dan pinjaman modal kerja. Besar perbandingan modal pinjaman dangan modal sendiri (DER) adalah 65 : 35. Kapasitas produksi maksimum adalah 36 ton/tahun untuk tepung lidah dan 90 ton/tahun untuk tepung kulit lidah buaya. b. Kalau pun ada pasti harga jual dari tanah yang akan digunakan pastinya akan sangat mahal. besar pajak penghasilannya 10% dari 25 juta ditambah 15% dari keuntungan sisanya. proyek berproduksi masingmasing sebesar 65 % dan 80 % dari kapasitas produksi maksimum.5 % Pajak penghasilan perseroan. jika keuntungan kurang dari 25 jta rupiah. Biaya produksi tepung kulit lidah buaya adalah 5 % dari biaya produksi tepung lidah buaya. Pada tahun ke-1 dan ke-2. Tingkat suku bunga bank per tahun untuk modal investasi adalah sebesar 19 % d. g. Jika keuntungan diantara 25-50 juta rupiah.1 % (tanah dan bangunan) Pajak kendaraan bermotor 0. e. Jumlah hari kerja adalah 25 hari/bulan dan selama 8 jam/hari. Dan hal itu yang menjadi kendala atau kelemahan dari usaha pengolahan tepuang lidah buaya ini. Harga produk Rp 1. Pajak penghasilan dihitung berdasarkan SK Menteri Keuangan RI Tahun 1994 tentang Pajak Pendapatan Badan Usaha dan Perseroan. c. Jika . i. j.00 dan konstan selama analisa finansial. Proyek dapat berproduksi maksimum pada tahun ke-3. Perusahaan tidak dikenai pajak bila mengalami kerugian. pinjaman modal kerja digunakan untuk biaya dua bulan produksi awal. besar pajak penghasilannya 10 %. Analisis Finansial Asumsi-Asumsi a. Biaya asuransi ditetapkan sebesar 2 % dari nilai investasinya h.500. f. 3. Analisa finansial dilakukan selama 10 tahun. Kelemahan Apabila dikaitkan sekarang ini terutama di daerah Jakarta memang sangat sulit untuk mendapatkan tempat untuk lahan perusahaan yang akan digunakan untuk usaha pengolahan tepung lidah buaya. Pajak meliputi : PBB sebesar 0.

000.000 210. besar pajak penghasilannya 10% dari 25 juta rupiah ditambah 15% dari 25 juta kedua ditambah 30% dari keuntungan sisanya.963. Tahun ke-nol merupakan tahun pembangunan proyek.000 6.606.619.000 14.600.000 160.055 .000.000 43.619. Harga bangunan Pabrik.00/m2 b.608.000.816.keuntungan lebih dari 50 juta rupiah. k.000 7.000 56.000 50.000.150.127.000.000. Harga tanah dan bangunan a.000 3.00/m2 Modal invesatasi pendirian usaha pengolahan tepung lidah buaya No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 jumlah Penggunaan Pengadaan tanah Bangunan Sarana penunjang Mesin dan peralatan Peralatan kantor Kendaraan Biaya investasi Penanaman lidah buaya Modal kerja Bunga selama kontruksi Biaya tak terduga Biaya 22. Harga tanah : Rp 110.000 1. l. kantor.000.951.000.348.199.000 635.500.828. dan gudang : Rp 3.

60.828.149 dengan kapasitas produksinya hanya 65 % dari kapasitas produksi maksimum dan jumlah pengeluaran pada tahun ke-1 hanya Rp.002.239.000 dan pajak penghasilan sebesar Rp.421 sehingga didapatkan laba Rp.600.217.800 4. Penerimaan pada industri tepung lidah buaya terdiri dari hasil penjualan tepung lidah buaya dan tepung kulit lidah buaya. gaji tenaga kerja langsung. Biaya Variable 1. Gaji TK langsung Biaya tak terduga Nilai 580. Jumlah penerimaan pada tahun ke-1 adalah Rp.975. . dan bunga pinjaman.000 3. Biaya tetap 1. Biaya tetap meliputi gaji tenaga kerja tidak langsung. 27.300.734.Jenis pengeluaran A. 1.000.000 250. pembayaran pokok pinjaman.666. Biaya pengendalian mutu 3. 11.360. Laba terbesar dicapai pada tahun ke-10 sebesar Rp.412 yang ditambah dengan biaya penyusutan Rp. Biaya Overhead B.316. Laba tersebut semakin bertambah pada tahun-tahun berikutnya dengan tercapainya kapasita maksimum.800 4.000 4. 53.907.406. pengendalian mutu. Perkiraan laba Rugi Perkiraan laba rugi merupakan sebuah neraca yang mengambarkan keseimbangan keuangan yang dihasilkan oleh proyek.820.680.838. 20. Biaya bahan baku 2.000.022. TK tidak langsung 2.800. dan biaya overhead. sedangkan biaya variable meliputi biaya bahan baku.000 1.453. Pengeluaran dalam perkiraan laba rugi merupakan pengeluaran operasional yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variable.575. Perkiraan laba rugi menunjukkan jumlah penerimaan dan pengeluaran yang diseimbangkan oleh adanya laba atau rugi.572.000 14.604.928.120.

html Dinas Pertanian Kalimantan Barat.ac.id/bitstream/handle/123456789/40458/Rancang%20Bangun%20Industri_ hal%2012. Profil Buah-Buahan Unggulan Propinsi Kalimantan Barat.ipb.DAFTAR PUSTAKA http://www.pdf?sequence=1 .aloe-best.com/product-specification-7. Google.com/aloevera http://repository. www. 2001. Kalimantan Barat. Dinas Tanaman Pangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->