ANALISA PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP RENTABILITAS

Senin, 2008 November 17
(S1-AKUNTANSI)ANALISA PERPUTARAN PIUTANG
PROPOSAL SKRIPSI EKONOMI AKUNTANSI(S1-AKUNTANSI) ANALISA PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP RENTABILITAS PADA UD. SINAR BARU JAYA PAMEKASAN 1. 1 Latar Belakang Masalah Melihat perkembangan dunia usaha yang banyak bermunculan dan tumbuh dengan semakin cepat, hal ini merupakan suatu dampak yaitu yang ditandai dengan semakin meningkatnya suatu persaingan usaha yang kompetitif. Menghadapi persaingan tersebut, perusahaan atau pimpinan perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan atau meningkatkan nilai perusahaan serta mampu untuk mengelola faktor-faktor produksi yang ada secara efektif dan efisien agar tujuan suatu perusahaan tercapai. Dalam hal ini pula perusahaan juga dituntut untuk mampu menentukan kinerja usaha yang baik, sehingga perusahaan akan dapat menjamin kelangsungan hidupnya. Adapun yang menjadi tujuan dari perusahaan itu adalah untuk mencapai atau memperoleh laba yang maksimal dan optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan modal kerja yang dimiliki perusahaan secara efektif dan efisien. Modal kerja itu sendiri mengandung elemenelemen aktiva lancar, salah satu diantaranya terdiri dari piutang, elemen tersebut sangat dibutuhkan dalam setiap operasi perusahaan sehari-hari. Untuk menjalankan sebuah aktivitas dalam suatu perusahaan, pada dasarnya tiap perusahaan selalu membutuhkan sumber dana atau modal kerja untuk membiayai aktivitas atau operasi perusahaan. Selain untuk membiayai segala pengeluaran-pengeluaran atau operasi-operasi, perusahaan harus memiliki sumber dana atau modal kerja yang cukup, karena hal ini akan menguntungkan perusahaan dan bisa mencegah adanya bahaya-bahaya yang mungkin timbul karena adanya krisis atau kekacauan keuangan ataupun kerugian. Namun, bila berlebih akan menimbulkan dana yang tidak produktif, sebaliknya pula dengan adanya kekurangan atau ketidakcukupan dalam modal kerja merupakan sebab utama kegagalan suatu perusahaan. Terjadinya suatu perubahan di dalam kinerja usaha, dikarenakan karena modal kerja termasuk elemen-elemen yang mengalami proses perputaran. Perputaran dana berfungsi untuk menghasilkan dana dalam jumlah besar sehingga selisihnya merupakan suatu keuntungan bagi perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan sebagai jembatan perputaran dana ini adalah aktiva lancar yaitu yang dimaksud adalah piutang. Tingkat perputaran piutang merupakan perbadingan antara penjualan kredit dengan rata-rata piutang, dan tingkat perputaran ini menggambarkan berapa kali modal yang tertanam dalam piutang berputar dalam satu tahun, semakin cepat perputaran piutang menandakan bahwa modal dapat digunakan secara efisien. Perputaran piutang tersebut akan menentukan besar kecilnya keuntungan yang akan diperoleh perusahaan. Sehingga hal ini akan mempengaruhi operasi perusahaan di mana secara tidak langsung akan berdampak pada tingkat perolehan keuntungan perusahaan yang bersangkutan. Sebagaimana tujuan utama perusahaan yaitu mencapai keuntungan optimal, maka setiap perusahaan selalu meningkatkan kemampuan usahanya untuk menghasilkan laba, salah satunya dengan cara mengelola piutang perusahaan yang bersangkutan seefisien mungkin, sehingga mampu mencapai laba yang diinginkan. Kemampuan perusahaan menghasilkan laba selama

periode tertentu disebut dengan rentabilitas. Berdasarkan latar belakang di atas, akhirnya penulis mengambil judul dari penelitian ini yaitu yang berjudul “Analisa Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada UD. Sinar Baru Jaya Pamekasan”. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.word) silahkanhub.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 1. 2 Rumusan Masalah Modal kerja merupakan atau yang termasuk elemen-elemen yang mengalami proses perputaran, untuk dapat menentukan besar kecilnya keuntungan yang diperoleh perusahaan melalui tingkat perputaran yaitu piutang akan mempengaruhi operasi perusahaan dengan tujuan untuk mencapai keuntungan yang optimal, maka setiap perusahaan akan selalu meningkatkan kemampuan usahanya untuk menghasilkan laba. Salah satunya dengan cara mengelola piutang perusahaan tersebut seefisien mungkin sehingga mampu mencapai laba yang diinginkan. Untuk dapat membantu dan mengetahui efisiensi pengelolaan modal kerja tersebut, maka yang perlu diperhatikan adalah dengan cara menghitung tingkat rentabilitasnya, yaitu kemampuan perusahaan menghasilkan laba selama periode tertentu. Berdasarkan pembahasan tersebut, maka perumusan masalah dalam suatu penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperjelas arah penelitian yang dimaksud. Sehingga dapat dirumuskan pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Analisa Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada UD. Sinar Baru Jaya Pamekasan”. 1. 3 Batasan Masalah dan Kerangka Pemikiran 1. 3.1 Batasan Masalah Melihat luasnya permasalahan dalam penelitian ini, maka perlu diadakan pembatasan masalah. Sehingga dengan hal tersebut dan agar penelitian ini tetap terfokus, maka permasalahan dalam penelitian ini hanya dibatasi pada sebagai berikut: a. Data yang diteliti adalah data yang bersifat keuangan, yaitu berupa laporan keuangan diantaranya laporan Laba-Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Neraca pada tahun 2003 sampai dengan tahun 2007 b. Laporan keuangan yang akan diteliti adalah dengan menggunakan analisis perputaran piutang serta analisis rasio dalam hal ini adalah rasio rentabilitas 1. 3.2 Kerangka Pemikiran 1. 4 Tujuan Penelitian Dalam penelitian ini tidak lepas dari tujuan, maka adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah “Untuk Mengetahui Analisa Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada UD. Sinar Baru Jaya Pamekasan”. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.word) silahkanhub.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 1. 5 Manfaat Penelitian Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak yang berkepentingan, diantaranya: 1.Bagi Perusahaan a.Diharapkan dapat membantu memberikan masukan dan dapat dijadikan tolak ukur yang

bermanfaat mengenai manajemen keuangan yang berkaitan dengan piutang dan rentabilitas, serta dapat memberikan informasi tentang pentingnya perputaran piutang untuk mencapai laba yang optimal. b.Dapat memberikan pedoman bagi bagi pihak manajemen untuk bisa dijadikan petunjuk di dalam mengambil keputusan yaitu dapat menganalisa dan dapat menilai baik buruknya kinerja perusahaan sehingga dapat membantu dalam proses perencanaan di masa yang akan datang. 2.Bagi Universitas Madura Dapat dijadikan sebagai bahan refrensi ilmiah dan bahan pembanding bagi mahasiswa yang ingin melakukan pengembangan penelitian dengan tema yang sama dan di masa yang akan datang. 3.Bagi Peneliti Dengan penelitian ini dapat memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menambah atau memperoleh pengetahuan dan wawasan dalam bidang yang sesuai serta mengembangkan teoriteori yang telah diperoleh di bangku kuliah. 4.Bagi Masyarakat Memberikan masukan atau informasi yang bermanfaat mengenai manajemen keuangan terutama yang berkaitan dengan perputaran piutang, dan rentabilitas.

TINJAUAN PUSTAKA 2. 1 Landasan Teori 2. 1.1 Tinjauan Tentang Perputaran Piutang a. Pengertian Piutang Piutang meliputi semua klaim atau hak untuk menuntut pembayaran kepada pihak lain, yang pada umumnya akan berakibat adanya penerimaan kas di masa yang akan datang. Tagihan atau piutang merupakan bagian penerimaan perusahaan yang sangat penting yang timbul sebagai akibat dari adanya kebijaksanaan penjualan barang atau jasa dengan kredit, di mana debitur tidak memberikan suatu jaminan yang secara resmi. Menurut Baridwan (2004:124) piutang dagang menunjukkan piutang yang timbul dari penjualan barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkan perusahaan. Dalam kegiatan ini perusahaan yang normal, biasanya piutang dagang akan dilunasi dalam jangka waktu kurang dari satu tahun, sehingga dikelompokkan dalam aktiva lancar. Dengan kata lain piutang dagang adalah tagihantagihan yang akan dilunasi dengan uang dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Pengertian piutang menurut Yusuf (2003:52) yaitu piutang timbul apabila perusahaan menjual barang atau jasa kepada perusahaan lain secara kredit. Piutang merupakan sejumlah uang dari si penjual kepada si pembeli yang timbul karena adanya suatu transaksi. Sedangkan menurut Riyanto (1984:76) menyatakan bahwa piutang merupakan elemen modal kerja yang juga selalu dalam keadaan berputar secara terus menerus dalam rantai perputaran modal kerja, dan piutang timbul dengan adanya penjualan kredit. Pengertian piutang dagang juga dikemukakan oleh Munawir (1995:15) yaitu tagihan kepada pihak lain (kepada kreditur atau langganan) sebagai sebab akibat adanya penjualan barang dagangan secara kredit. Berdasarkan pengertian di atas, maka piutang mempunyai peranan yang sangat penting bagi perusahaan terutama dalam modal kerja, sebab piutang merupakan alat likuid perusahaan. Untuk itu maka setiap perusahaan harus dapat menciptakan suatu kebikjasanaan dalam hal yang menyangkut piutang melalui manajemen atau pengelolaan piutang yang menguntungkan perusahaan yang bersangkutan.

Ketentuan Tentang Pembatasan Kredit Pembatasan kredit harus ditetapkan oleh perusahaan dalam memberikan kredit. Kebiasaan Membayar Dari Para Pelanggan Kebiasaan membayar ini menyangkut pemanfaatan discount period oleh pelanggan. Manajemen piutang terutama menyangkut masalah pengendalian jumlah piutang pengendalian pemberian dan pengumpulan piutang. artinya perusahaan melakukan penagihan sendiri. 2. artinya semakin langganan ini memanfaatkan discount period. berarti makin besar pula dana yang diinvestasikan dalam piutang. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa piutang merupakan penerimaan perusahaan yang timbul sebagai akibat dari penjualan kredit. Disisi lain. sehingga di dalam usaha pengendalian piutang dilakukan oleh perusahaan adalah melalui kebijaksanaan kredit yaitu harus memperhatikan tentang besarnya kebijaksanaan penjualan kredit yang dilakukan oleh perusahaan terhadap hasil produksinya. Makin tinggi pembatasan kredit yang ditetapkan bagi masing-masing langganan. c. Makin besar jumlah piutang berarti makin besar resikonya. Periode perputaran piutang tergantung pada panjang pendeknya ketentuan waktu yang dipersyaratkan dalam syarat pembayaran kredit. Hal tersebut juga sejalan dengan pernyataan Munawir (1995:75) yaitu bahwa: Makin tinggi (turn over) menunjukkan modal kerja yang ditanamkan dalam piutang rendah. Dengan makin besarnya volume penjualan kredit tiap tahunnya berarti bahwa perusahaan itu harus menyediakan investasi lebih besar lagi dalam piutang. Semakin cepat perputaran piutang menandakan bahwa modal dapat digunakan secara efisien.b. syarat pembayaran kredit juga akan mempengaruhi tingkat perputaran piutang di mana tingkat perputaran piutang menggambarkan berapa kali modal yang tertanam dalam piutang berputar dalam satu tahun. maka perusahaan akan mengeluarkan biaya yang lebih besar. Kebijaksanaan Dalam Mengumpulkan Piutang. Semakin panjang batas waktu pembayaran kredit berarti semakin besar jumlah piutangnya. Syarat Pembayaran Penjualan Kredit Syarat pembayaran penjualan kredit dapat bersifat ketat atau lunak. maka investasi yang ditanamkan dalam piutang akan lebih besar. 4. semakin kecil investasi yang ditanamkan dalam piutang. tetapi bersamaan dengan itu juga memperbesar profitabilitasnya. artinya piutang akan tertagih pada saat tertentu dan akan timbul lagi akibat penjualan begitu seterusnya. Kebijaksanaan pengumpulan piutang oleh perusahaan dapat dilakukan secara aktif maupun pasif. Apabila perusahaan menerapkan kebijaksanaan pengumpulan piutang secara aktif. makin besar pula investasi yang ditanamkan dalam piutang. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya menurut Riyanto (1984:76) adalah sebagai berikut: 1. Perputaran Piutang Piutang merupakan elemen modal kerja yang selalu dalam keadaan berputar. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Piutang Manajemen piutang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang menjual produknya secara kredit. Hal ini berbeda jika perusahaan menerapkan pengumpulan piutang secara aktif. Apabila perusahaan menetapkan syarat pembayaran yang ketat berarti perusahaan lebih mengutamakan keselamatan kredit daripada profitabilitasnya. Volume Penjualan Kredit Makin besar volume penjualan kredit yang dilakukan. 5. dan evaluasi terhadap politik kredit yang dijalankan oleh perusahaan. sebaliknya kalau ratio semakin rendah berarti ada over investment dalam piutang sehingga . 3.

dengan demikian rentabilitas suatu perusahaan dapat . Hal ini lebih penting daripada masalah laba karena laba yang besar bukanlah merupakan suatu ukuran bahwa perusahaan tersebut telah dapat bekerja secara efisien. Menurut Munawir (1995:33) juga mengemukakan rentabilitas atau profitability adalah menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. dengan cara sebagai berikut: Tinggi rendahnya tingkat perputaran piutang mempunyai dampak langsung terhadap modal perusahaan yang tertanam dalam piutang. mungkin karena bagian kredit dan penagihan bekerja tidak efektif atau mungkin ada perubahan dalam kebijaksanaan pemberian kredit. dan sumber yang ada seperti penjualan. Rentabilitas suatu perusahaan diukur dengan kesuksesan perusahaan dan kemampuan menggunakan aktivitasnya secara produktif.memerlukan analisa lebih lanjut. 2. Sedangkan menurut Riyanto (1984:27) menyatakan rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut. Pengertian Rentabilitas Rentabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dan aktiva operasional. kas. sehingga dengan kata lain rentabilitas adalah kemamapuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. modal. jumlah karyawan.2 Tinjauan Tentang Rentabilitas a. cabang. dan sebagainya. 1. Maka perhitungan dalam tingkat perputaran piutang tersebut menurut Syamsuddin (2004:49) dapat dihitung dengan sebagai berikut: Rata-rata piutang diperoleh dengan cara sebagai berikut: Dari rumus perhitungan perputaran di atas selanjutnya dapat diketahui dari hari rata-rata pengumpulan piutang. dan umumnya dirumuskan sebagai berikut: Di mana L adalah jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu dan M adalah modal atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. Untuk itu dengan tingkat rentabilitas dapat mengetahui efisiensi tidaknya suatu perusahaan dalam menjalankan usahanya atau kegiatannya. Menurut Harahap (2002:304) menyatakan bahwa rasio rentabilitas disebut juga dengan rasio profitabilitas yaitu menggambarkan kemampuan perusahaan mendapatkan laba melalui semua kemampuan.

diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dalam suatu periode dengan jumlah aktiva atau modal perusahaan tersebut. rasio perputaran aktiva dan penggunaan utang berinteraksi untuk menentukan tingkat pengembalian atas ekuitas. Begitu pula dengan modal. caranya hampir sama dengan analisa laporan keuangan biasa. sebab dengan laba tersebut belum cukup untuk mengukur apakah penggunaan modal itu efisien atau tidak karena laba hanya bersifat data. . Sehingga rumusnya adalah sebagai berikut: d. Sedangkan menurut Weston dan Brigham (1990:317) menyatakan sistem du pont dirancang untuk memperlihatkan bagaimana margin laba atas penjualan. Rentabilitas Modal Sendiri atau Rentabilitas Usaha Merupakan perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri di satu pihak dengan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut di lain pihak. Laba yang diperhitungkan untuk menghitung rentabilitas ekonomis hanyalah laba yang berasal dari operasi perusahaan atau disebut dengan laba usaha. maka dengan tingkat rentabilitas untuk ukuran efisiensi perusahaan adalah merupakan cara yang baik sebab suatu perusahaan sulit untuk meningkatkan rentabilitasnya tanpa meningkatkan efisiensi walaupun hal tersebut mutlak. namun pendekatannya lebih integratif dan menggunakan komposisi laporan keuangan sebagai elemen analisanya. Analisis Sistem Du Pont Menurut Harahap (2002:333) dalam bukunya menyatakan bahwa du pont sudah dikenal sebagai pengusaha sukses. b. modal yang digunakan hanyalah modal yang bekerja dalam perusahaan sedangkan modal yang berasal dari luar perusahaan tidak diperhitungkan. Adapun rumusnya dapat dilihat sebagai berikut: 2. yaitu: 1. Menurut Riyanto (1984:28) mengemukakan ada 2 cara penilaian rentabilitas. Penilaian Rentabilitas Cara untuk menilai rentabilitas suatu perusahaan adalah bermacam-macam dan tergantung pada laba+aktiva atau modal mana yang akan diperbandingkan satu sama lainnya. Berdasarkan definisi di atas. Sedangkan laba yang berasal dari luar usaha tidaklah diperhitungkan. Rentabilitas Ekonomis Rentabilitas ekonomis adalah perbandingan antara laba usaha dengan modal sendiri dan modal asing yang dipergunakan untuk menghasilkan laba tersebut dan dinyatakan dalam persentase. Rentabilitas ekonomis sering pula dimaksudkan sebagai kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja di dalamnya untuk menghasilkan laba. jelaslah bahwa rentabilitas merupakan tolak ukur dari perusahaan untuk mengukur efisiensi modal guna mencapai keuntungan. Dalam bisnisnya ia memiliki cara sendiri dalam menganalisa laporan keuangannya. c. Arti Pentingnya Rentabilitas Mengukur efisiensi perusahaan dengan mendasar pada jumlah keuntungan semata-mata kurang tepat sebab keuntungan yang tinggi tersebut belum tentu disertai tingkat rentabilitas yang tinggi pula. Atau dengan kata lain merupakan kemampuan suatu perusahaan dengan modal sendiri yang bekerja untuk menghasilkan keuntungan.

jadi analisis du pont adalah suatu analisis yang memisahkan profitabilitas dengan pemanfaatan assets. Sehingga analisis ini digunakan untuk mengontrol perubahan dalam rasio aktivitas dan net profit margin dan seberapa besar pengaruhnya terhadap ROI. Berdasarkan uraian di atas. Untuk menghasilkan ROI tersebut adalah sebagai berikut: 2. maka rentabilitas perusahaan bisa mengalami peningkatan. Apabila perputaran piutang rendah.3 Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas a. yaitu: .08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK Return On Investment (ROI) merupakan kemampuan perusahaan keseluruhan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan jumlah aktiva yang tersedia dalam perusahaan. Oleh karena itu perusahaan umumnya lebih mengarahkan usaha untuk mendapatkan titik rentabilitas maksimal daripada laba maksimal. tetapi pada dasarnya sistem du pont dan sistem rentabilitas mempunyai perbedaan. dikatakan bahwa modal kerja merupakan salah satu unsur aktiva milik perusahaan yang bisa mempengaruhi tingkat rentabilitas perusahaan. Dalam hal ini laba investasi sama dengan rentabilitas. 1. sedangkan pada rentabilitas ekonomis laba yang dimaksud adalah laba sebelum bunga dan pajak (EBIT). yaitu pada sistem du pont dalam menghitung return on investment (ROI) yang didefinisikan sebagai laba adalah laba setelah pajak (EAT).word) silahkanhub. Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada umumnya rentabilitas perusahaan digunakan sebagai alat ukur pengendalian modal di dalam suatu perusahaan. hal ini menunjukkan penggunaan modal kerja yang tertanam dalam piutang kurang efisien atau dengan kata lain terjadinya kelebihan modal kerja yang tertanam dalam piutang. semakin meningkat perputaran piutang semakin besar pula laba investasi. dengan analisis ini akan dapat diketahui perputaran aktiva dan profit margin suatu perusahaan. Menurut Riyanto (1984:29) ada 2 faktor yang dapat menentukan tinggi rendahnya rentabilitas ekonomis atau earning power. Dengan demikian.Pada dasarnya analisis sistem du pont ini merupakan pengembangan dari analisis rasio keuangan karena dalam analisis ini menggunakan beberapa rasio keuangan. namun bila sebaliknya pengelolaan modal kerja kurang baik atau tidak efisien maka akan memperkecil tingkat rentabilitasnya. Kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan netto. Faktor-faktor untuk menentukan Tinggi Rendahnya Rentabilitas Ekonomis atau Earning Power. Apabila modal kerja dalam halnya piutang dapat dikelola dengan baik atau secara efisien. Sistem du pont dan sistem rentabilitas ekonomis memiliki kemiripan sehingga ditafsirkan sama. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Sedangkan pembagiannya sama yaitu investasi atau total aktiva. karena dengan peningkatan laba saja masih belum cukup sebagai ukuran bahwa perusahaan telah menggunakan modal kerja secara efisien. Mengukur tingkat penghasilan bersih yang diperoleh dari total aktiva yang tersedia atau kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan ativa yang tersedia di dalam perusahaan. b. Berdasarkan uraian di atas.

3. yang menjadi objek penelitian untuk melakukan suatu penelitian adalah dilakukan pada UD. 3 Populasi dan Sampel 3. Pada umumnya penelitian deskriptif merupakan penelitian non hipotesis.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK METODE PENELITIAN 3. Sinar Baru Jaya Pamekasan. Sehingga dengan hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian apakah perusahaan ini dalam pengelolaan aktiva lancar yaitu yang dimaksud adalah piutang tersebut dikatakan cukup baik atau tidak. Sinar Baru Jaya Pamekasan yang berlokasi dan di mana juga merupakan kantor pusat yang beralamat di Jalan Stadion No. jika dapat ditinjau dari tingkat perputaran piutang.1. dan rentabilitas tiap periode untuk tahun 2003 sampai dengan tahun 2007.Turnover Of Operating Assets Disebut juga dengan tingkat perputaran aktiva usaha yaitu perbandingan antara penjualan bersih dengan aktiva usaha atau dengan kata lain yaitu kecepatan berputarnya aktiva usaha dalam suatu periode tertentu. 2. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang dealer Honda (penjualan) yaitu penjualan yang dimaksud adalah menjual barang dagangan berupa unit sepeda motor. makin tingginya tingkat profit margin atau turnover of operating assets masing-masing atau keduanya dapat mengakibatkan naiknya rentabilitas ekonomis. dan perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang pertama kali ada di pamekasan. 2 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Oleh karena itu. . yaitu: Turnover of operating assets (tingkat perputaran aktiva usaha) dimaksudkan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat kecepatan perputaran aktiva usaha dalam suatu periode tertentu. yaitu: Di mana profit margin ini dinyatakan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat pada besar kecilnya laba usaha dalam hubungannya dengan penjualan. 132 Pamekasan. maka yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah UD. 3.word) silahkanhub. 3. kedua efisiensi tersebut dapat menentukan tinggi rendahnya rentabilitas ekonomis.Profit Margin Yaitu merupakan pebandingan antara net operating income (laba usaha) dengan net sales (penjualan bersih) dan dinyatakan dalam persentase. Berdasarkan uraian di atas. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. 1 Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini. sehingga langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan hipotesis.1 Populasi Penelitian Populasi merupakan keseluruhan objek penelitian.

a.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 3. b. artinya piutang akan tertagih pada saat tertentu dan akan timbul lagi akibat penjualan begitu seterusnya.3. Wawancara atau Interview Dalam hal ini peneliti melakukan tanya jawab dan tatap muka secara langsung dengan responden yaitu pimpinan dan karyawan UD. 3. Penjualan kredit 2. yaitu: a. Dokumentasi Penulis mengambil data dengan teknik dokumentasi yaitu pada teknik ini peneliti mengumpulkan data tentang laporan keuangan perusahaan UD. maka jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah termasuk jenis data kuantitatif yaitu data yang berbentuk angka-angka. maka data penelitian ini adalah data sekunder. dan data kuantitatif terdiri dari data interval dan data ratio. 4. c. Rata-rata piutang .">jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.Laporan Neraca tahun 2003-2007 3. Dengan indikator: 1.Laporan Laba – Rugi tahun 2003-2007 2. yaitu: 1.2 Sumber Data Untuk sumber data menunjukkan data dari mana data diperoleh sesuai dengan jenis datanya. Dalam hal ini tingkat perputaran piutang merupakan sebagai variabel bebas. Maka kriteria yang digunakan adalah dalam pemilihan sample adalah data laporan keuangan pada tahun 2003-2007. 3.1 Jenis Data Menurut Arikunto (2002:94) menyatakan jenis data dapat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu data kualitatif yang terdiri dari data nominal dan data ordinal.word) silahkanhub. 4. 3. <span style="font-weight:bold. 4 Jenis dan Sumber Data 3. Studi pustaka Di mana pengumpulan data dengan cara ini yang dilakukan oleh peneliti adalah membaca dan mempelajari literatur-literatur dan catatan-catatan kuliah terkait dengan permasalahan dalam peneitian ini serta bacaan-bacaan lain yang berhubungan dengan penelitian ini secara keseluruhan. Berdasarkan pendapat di atas. Perputaran Piutang Piutang adalah elemen modal kerja yang selalu dalam keadaan berputar. Sinar Baru Jaya Pamekasan. ada beberapa hal yang peneliti lakukan.Laporan Perubahan Ekuitas tahun 2003-2007 3. 5 Teknik Pengumpulan Data Untuk teknik pengumpulan data dalam penelitian ini. 6 Definisi Operasional Definisi operasional menunjukkan gejala-gejala atau hal-hal khusus atau indikator dari variabel dari bagaimana kita mengukur variabel.2 Sampel Penelitian Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang akan diteliti. karena dalam hal ini peneliti mendapatkan datadata dokumen perusahaan berupa laporan keuangan dan data-data lain dari milik perusahaan. Sinar Baru Jaya Pamekasan.

Rentabilitas Ekonomis a. Rentabilitas di sini merupakan variabel terikat (Y). Modal sendiri 3. Maka teknik yang digunakan adalah sebagai berikut: . Rentabilitas Modal Sendiri atau Rentabilitas Usaha a.Menentukan Tingkat Rentabilitas Rentabilitas ekonomis sering dimaksudkan sebagai kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja di dalamnya untuk menghasilkan laba. Modal Asing 2. 7 Teknik Analisis Data Sesuai dengan tujuan penelitian yaitu memaparkan atau menjelaskan suatu masalah angkaangka.a. Piutang awal b. Laba bersih (Setelah Bunga dan Pajak) b. Dengan indikator: 1. Rentabilitas Adalah suatu kemamapuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Modal Sendiri c. Laba usaha (sebelum Bunga dan Pajak) b.Menentukan Tingkat Perputaran Piutang Rata-rata piutang diperoleh dengan cara sebagai berikut: Selanjutnya untuk mengetahui hari rata-rata pengumpulan piutang sebagai berikut: b. maka penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan data kuantitatif dengan cara sebagai berikut: a. Piutang akhir b.

BAB II : Tinjauan Pustaka Bab ini berisikan tentang landasan teori yang mendukung yaitu tinjauan tentang piutang.analisa data dan penarikan kesimpulan selama 30 hari f.Tahap penyajian izin penelitian selama 7 hari d.Tahap penyusunan proposal 25 hari c. Rentabilitas menunjukkan bahwa tinggi rendahnya tingkat rentabilitas dipengaruhi oleh tingkat penggunaan modal kerja yaitu bagaimana cara mengelola piutang yang diketahui melalui dari tingkat perputaran piutangnya. definisi operasional. sehingga dengan analisis tersebut akan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap perubahan ROI (Return on investment JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : a.Tahap laporan hasil penelitian selama 20 hari Sistematika Penulisan Skripsi Berikut adalah sistematika penulisan skripsi dari penelitian ini yaitu untuk mempermudah dalam menelaah isi dari skripsi tersebut. Selanjutnya setelah menentukan analisa berdasarkan rasio-rasio keuangan di atas. Sehingga untuk menghitung atau menghasilkan ROI tersebut. kegunaan penelitian dan sistematika skripsi. BAB III : Metode Penelitian Bab ini juga menjelaskan tentang langkah-langkah dalam pelaksanaan penelitian yaitu lokasi penelitian.Tahap tabulasi data. Sehingga tingkat perputaran piutang tersebut sama-sama mempunyai efek yang langsung terhadap besar kecilnya modal yang diinvestasikan dalam piutang. tujuan penelitian. batasan masalah dan kerangka pemikiran. populasi dan sample. sebagai berikut: atau ROI = Net Profit Margin x Asset turnover Jadi berdasarkan rumus di atas akan di analisis masing-masing indikatornya. teknik pengumpulan data. antara lain: BAB I : Pendahuluan Pada bab ini menjelaskan dan menguraikan tentang latar belakang masalah. jenis dan sumber data. . jenis penelitian. rumusan masalah. dan tinjauan tentang rentabilitas. berikut peneliti akan melakukan analisis yaitu dengan menggunakan analisa keuangan sistem Du Pont.Tahap penelitian di lapangan selama 25 hari e. dan teknik analisis data. karena besar kecilnya tingkat perputaran piutang akan mempengaruhi operasi perusahaan di mana secara tidak langsung akan berdampak pada tingkat perolehan keuntungan perusahaan yang bersangkutan.Berdasarkan teknik analisis di atas dapat disimpulkan bahwa apabila semakin tinggi tingkat perputaran piutang dalam suatu perusahaan berarti semakin tinggi pula tingkat efisiensi modal kerja yang ditanamkan dalam piutang.Tahap persiapan selama 7 hari b.

Dasar-dasarManajemen Keuangan. 2003. Jakarta Harnanto. J dan Brigham. Bambang. Jakarta jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Raja Grafindo Persada. Sofyan. 1994. 1995. Akuntansi Keuangan Menengah. Penerbit Alfabeta. Jakarta Ikatan Akuntansi Indonesia. Penerbit PT.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Yogyakarta Sugiyono.word) silahkanhub. Suharmisi. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta Jusuf. Sedangkan daftar pustaka dan lampiran-lampiran merupakan sajian tersendiri setelah bab V. Penerbit Salemba Empat. Zaki. 2002. Bandung Syamsuddin. Edisi 8. Metode Penelitian Administrasi. Penerbit STIE. Analisa Laporan Keuangan. 1990. Penerbit PT. Edisi 4. Lukman. Syafri. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan.word) silahkanhub. Jakarta Weston. 2004. Prosedur Penelitian. Penerbit Gajah Mada. Edisi Kesembilan. S. 2002.BAB IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan Dalam bab ini akan membahas dan menguraikan serta memberi penjelasan tentang gambaran umum perusahaan. Manajemen Keuangan Perusahaan. menguraikan tentang kesimpulan-kesimpulan dan saran-saran dari hasil penelitian yang diperoleh baik bagi pihak manajemen maupun untuk peneliti selanjutnya. Dasar-dasar Akuntansi. Penerbit Liberty. Raja Garfindo Persada. F.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK . Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta Riyanto. Jilid 2. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Penerbit Erlangga. Intermediate Accounting. Penerbit PT. 2004. Jakarta Baridwan. Haryono. Yogyakarta Munawir. data-data laporan keuangan perusahaan dan pembahasan masalah dari data-data yang ada dalam perusahaan. 1984. struktur organisasi. Raja Grafindo Persada. Eugene. Fred. Penerbit BPFE. Penerbit Rineka Cipta. 2002. BAB V : Kesimpulan dan Saran Pada bagian bab terakhir ini. Yogyakarta Harahap. 2004.

mohon maaf.statistik revenue Diposkan oleh man di 06:40 0 komentar Langgan: Entri (Atom) skip to main | skip to sidebar ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD. Untuk kepentingan tersebut seorang pimpinan harus mampu membuat perencanaan yang lebih baik. artinya perusahaan mengalami kerugian karena kesempatan untuk mendapatkan laba disia-siakan. tenaga kerja yang ada di dalamnya. serta pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dapat dicapai. Sumber dan penggunaan modal kerja merupakan analisa yang bisa dijadikan acuan dalam mengambil keputusan yang tepat yaitu dengan analisa sumber dan penggunaan modal kerja pimpinan bisa men getahui komposisi-komposisi modal kerja bersumber dari mana dan . BAROKAH Kamis. bisa cek di kumpulblogger. kemampuan yang dituntut dari seorang pimpinan yakni menentukan sumber modal serta bagaimana cara mengoperasikannya agar tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal. script melihat hasil revenue berdasarkan blog tidak bisa dipergunakan lagi !. Untuk memperoleh modal kerja. login . pihak perusahaan harus memperhatikan setiap potensi keuangan yang ada dan bisa digunakan dengan memperhatikan segala kemungkinan risiko yang ditimbulkan.advertiser . 2008 November 13 ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD.1Latar Belakang Masalah Dengan semakin terbatasnya sumber kekayaan alam sebagai faktor modal serta semakin majunya perkembangan ilmu dan teknologi telah menjadikan dunia usaha sebagai ajang pertarungan yang bersifat kompetitif. artinya penyedian modal kerja harus cukup sehingga memungkinkan perusahaan untuk beroperasi seekonomis mungkin dan tidak akan mengalami kesulitan dalam menghadapi bahaya-bahaya yang mungkin ditimbulkan dari kekacauan keungan. sedangkan modal kerja yang berlebihan menunjukkan bahwa ada dana yang tidak produktif. BAROKAH PROPOSAL SKRIPSI KEUANGAN(S1-MANAJEMEN KEUANGAN) ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD. untuk memantau hasil revenue. BAROKAH PARAGAAN SUMENEP 1. Modal kerja merupakan hal yang penting dalam perusahaan hingga bisa dikatakan sebagai nyawa dari sebuah perusahaan artinya untuk menjalankan kegiatan operasinya sehari-hari ataupun untuk mengadakan investasi diperlukan modal kerja yang cukup. Dalam menegemen keuangan suatu usaha atau perusahaan tidak terlepas dari modal kerja karena modal kerja merupakan hal yang penting untuk menjalankan operasi perusahaan sehari-hari sehinggga tujuan dari perusahaan bisa tercapai maka dari itu perusahaan harus mampu menetapkan konsep modal kerja yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itulah maka perusahaan sebagai tempat bergabungnya orangorang atau pemilik harus dikelola secara professional agar tujuan meningkatkan kemakmuran atau kekayaan bagi para pemilik. dan mengadakan pengawasan yang efektif. mengambil keputusan.

Seperti halnya pada UD.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK1. Hasil penjualan sangat mempengaruhi sekali terhadap modal kerja dimana semakin besar hasil penjualan dari perusahaan maka semakin besar pula modal kerja yang didapat karena hasil penjualan merupakan sumber dari modal kerja itu sendiri. 1. baik penjualan aktiva maupun penerimaan karena sesuai dengan operasi perusahaan.word) silahkanhub.3 Pembatasan Masalah Untuk lebih sederhananya permasalahan ini maka diperlukan pembatasan masalah. Barokah Paragaan Sumenep. namun pada kenyataannya dalam perusahaan ini tidak demikian dimana penjualan yang semakin meningkat tidak terlalu mempengaruhi tehadap peningkatan modal kerja. Untuk memberikan arah dan batasan yang jelas dalam pembahasan. maka perlu memperhatikan perputaran modal kerjanya.2Rumusan Masalah Sebelum penulis memberikan rumusan masalah terlebih dahulu dirasa perlu disampaikan secara teori tentang rumusan masalah. Pada UD. penggunaan modal kerja yang teratur salah satu alat yang membantu penggunaan modal kerja yang efiesien. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. cPenggunaan modal kerja adalah semua kegiatan perusahaan yang menyebabkan terjadimya uang atau dana keluar baik karena kegiatan operasional maupun dari kegiatan non operasional. Barokah Paragaan Sumenep. Barokah Paragaan Sumenep yang dalam sehari-harinya bergerak dalam bidang Meubel. atau alternatif tetapi secara implisit mengandung pertanyaan. bBagi Pendidikan Sebagai sumbangsih dalam karya ilmiyah untuk menambah pembendaharaan perpustakaaan dan . Peputaran modal kerja yang efektif membantu kelancaraan operasi perusahaan dalam membiayai operasi sehari-hari. Menurut Tucman dalam Sugiono (2006:34) rumusan masalah dimyatakan dalam bentuk kalimat tanya.digunakan untuk apa. maka sesuai latar belakang masalah maka penulis dapat merumuskan suatu pokok permasalahan yaitu: Bagaimanakah Sumber dan Penggunaan modal kerja pada perusahaan meubel UD. Dilatarbelakangi permasalahan diatas.4Tujuan Penelitian Dari penelitian ini yang hendak dicapai adalah: Untuk mengetahui sumber–sumber dan penggunaan modal kerja pada UD. sehingga pimpinan bisa menggambarkan keadaan modal kerja itu sendiri. adapun batasan masalahnya sebagai berikut: aModal kerja adalah yang digunakan perusahaan dalam satu periode ditinjau dari segi modal kerja bersih bSumber modal kerja adalah traksaksi yang menyebabkan naiknya modal kerja. Barokah ini penjualan atau hasil oprasi yang meningkat maka akan mempengaruhi terhadap peningkatan modal kerja.5Kegunaan Penelitian aBagi Perusahaan Sebagai bahan masukan Informasi dan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam mengelola modal kerja. sehingga bagi manajemen keuangan mempermudah dalam mengambil keputusan. 1. Barokah Paragaan Sumenep 1. sebagai kebijakan dibidang keuangan. penulis mengambil judul: Analisa Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Pada UD.

perubahan ini akan menjadi kas atau piutang akan menyebabkan bertambahnya modal keraja sebesar hasil hasi penjualan itu. Sumber yang dapat menambah modal kerja adalah penambahan modal oleh pemilik.Penggunaan aktiva lancar untuk pembayaran biaya operasi ini baru merupakan penggunaan modal kerja kalau julah suatu periode lebih besar dari jumlah penjualannya atau timbul kerugian. . Sumber lain yang menyebabkan betambahnya modal kerja adalah laba yaitu hasil operasi perusahaan atau net income yang nampak dalam laporan perhitungan rugi laba ditambah depresiasi dan setelah dikurangi. Pembayaran hutang jangka panjang atau adanya penuraunan hutang jangka panjang yang diimbangi oleh berkurangnya aktiva lancar akan menyebabkan berkurangnya modal kerja.pembanding bagi mahasiswa yang akan datang dalam mengadakan penelitian dilingkungan Universitas Madura khususnya lingkungan Fakultas Ekonomi. Sumber yang dapat menambah modal kerja adalah penambahan hutang jangka panjang. cBagi Peneliti Sebagai sarana latihan uantuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan keadaan sebenarnya yang ada dalam dunia usaha serta menambah pengetahuan tentang masalah yang dihadapi oleh perusahaan terutama yang berhubungan dengan masalah yang diteliti oleh penulis. Penggunaan yang menyebabkan berkurangnya modal kerja yaitu penambahan atau pembelian aktiva tetap yang menyebabkan berkutrangnya aktiva lancar atau timbulnya hutang lancar yang mengkibatkan bekurangnya modal kerja. Keterangan: Sumber yang dapat menambah modal kerja adalah hasil penjualan aktiva tetap. perubahan ini akan menjadi kas akan menyebabkan bertambahnya modal kerja sebesar hasil pinjaman tersebut. perubahan ini akan menjadi kas yang menyebabkan bertambahnya modal kerja sebesar hasil penambahan modal tersebut. Pengambilan uang atau barang dagangan oleh pemilik untuk kepentingan pribadinya dimbangi dengan berkurangnya aktiva lancar akan menebabkan berkurangnya modal kerja.

Menurut Syamsudin (2007:5) manajemen sehubungan dengan pembelanjaan perusahaan bahwa keputusan atau tindakan-tindakan yang berkenaan dengan pembelanjaan perusahaan hanya dapat dilakukan apabila penghasilan manajemen lebih besar dari biaya marginal. Fungsi manajemen keuangan menurut Riyanto (2001:6) mengatakan bahwa fungsi pembelanjaan atau manajemen keuangan mencakup dua hal: pertama. Modal merupakan hal yang utama untuk menunjang kegiatan oprasi dari perusahaan. menurut Liitge dalam Riyanto (2001:18) mendefinisikan modal sebagai uang. 2. perusahaan jasa ataupun perusahaan dagang. Berdasarkan definisi di atas maka dapat disimpulkan tugas pokok dari manajemen keuangan berkaitan dengan pengambilan keputusan pada keputusan investasi dan pembiayaan. fungsi memperoleh dana yang dalam pelaksanaannya menejer keuangan harus mengambil keputusan pendanaan. Ketiga.1.Modal Dalam setiap organisasi termasuk juga perusahaan baik perusahaan besar maupun kecil. sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai. Selanjutnya Riyanto (2001:15) mengatakan bahwa menejer keuangan harus mengusahakan agar perusahaan dapat memperoleh dana yang diperlukan dengan biaya-biaya yang minimal dan syarat-syarat yang menguntungkan.Tinjauan Pustaka 2. Dari kedua definisi diatas manajemen keuangan berkenaan dengan pembelanjaan perusahaan bahwa pada prinsipnya menuntut agar baik dalam menggunakan maupun memperoleh dana harus didasarkan pada pertimbangkan yang efsien dan efektif sehingga tujuan perusahaaan dapat tercapai. pemecahan saham. stabilitas diveden yang dibagikan diveden saham. Munawir (1999:19) mendefinisikan modal merupakan hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan yang ditujukkan dalam pos modal (modal saham). Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa antara konsep modal dan konsep pemeliharaan modal yaitu bagaimana modal yang digunakan dalam menghasilkan out put dapat .1. keputusan Diveden adalah merupakan keputusan manajemen keuangan untuk menentukan besarnya prosentase laba yang dibagikan kepada para pemegang saham. surplus dan laba yang ditahan. Schwiedland dalam Riyanto (2001:18) berpendapat bahwa modal adalah baik merupakan uang maupun bentuk barang yang digunakan dalam perusahaan. dan penarikan kembali saham yang beredar yang semuanya ditujukan untuk kemakmuran para pegang saham. fungsi menggunakan dana atau mengalokasikan dana yang dalam pelaksanaannya menejer keuangan harus mengambil keputusan investasi.1.2. Pertama. keputusan investasi adalah masalah bagaimana menejer keuangan harus mengalokasikan dana kedalam bentuk–bentuk investasi yang akan dapat mendatangkan keuntungan dimasa yang akan datang. kedua.2.1. keputusan pendanaan adalah masalah dimana menejer keuangan dituntut untuk mempertimbangkan dan menganalisis kombinasi dari sumbersumber dana yang ekonomis bagi perusahaan guna membelanjai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kegiatan usahanya. Sedangkan fungsi keuangan menurut Sutrisno (2001:5) mengatakan bahwa fungsi manajemen terdiri dari tiga keputusan utama yang harus berorientasi pada pencapaian tujuan perusahaan sehingga kombinasi dari ketiga keputusan tersebut akan memaksimumkan nilai perusahaan.Manajemen Keuangan Riyanto (2001:6) sehubungan dengan fungsi pembelanjaan atau manajemen keungan mendefinisikan sebagai keseluruhan aktifitas keseluruhan perusahaan yang bersangkutan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin. Dibagian lain Riyanto (2001:14) mengatakan bahwa Setiap rupiah dana yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefisien mungkin untuk dapat menghasilkan tingkat keuntungan investasi. Kedua.

Susunan modal kerja adalah relatif variabel 3. 3. Modal kerja merupakan salah satu unsur aktiva yang sangat penting dalam perusahaan.1. Berdasarkan definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa modal kerja merupakan alat untuk memenuhi kebutuhan suatu perusahaan yang bersifat fleksibel dan disusun secara relatif variabel serta mengalami proses perputaran dalam jangka waktu yang pendek. yaitu.Konsep kwantitatif adalah kelebihan aktiva lancar terhadap hutang jangka pendek. Modal jangka panjang yang ditarik untuk jangka waktu tidak tertentu batas waktunya adalah modal sendiri dan merupakan modal dengan mendapatkan tidak tetap dan modal yang ditarik untuk jangka waktu tertentu waktunya adalah modal asing dan merupakan modal dengan pendapatan tetap. . Manajemen modal kerja berkepentingan terhadap keputusan investsi pada aktiva lancar terutama dalam penggunaan keduanya akan mempengaruhi risiko.3.Konsep kwalitatif adalah konsep ini menitikberatkan pada kwalitas dana dalam aktiva lancar dan dana yang tersedia untuk tujuan oprasi jangka pendek 2.Modal Kerja Dalam setiap perusahaa pasti membutuhkan modal kerja untuk membiayai oprasinya sehari-hari. Modal sendiri adalah modal badan usaha adalah modal yang berasal dari perusahaan itu sendiri (cadangan laba) atau berasal dari pengambilan bagian peserta atau pemilik dan modal asing adalah modal yang berasal dari luar perusahaan (misal pinjaman). Menurut Munawir (1999:114) ada tiga macam konsep modal kerja yang biasa digunakan untuk analisis. Sedangkan Riyanto (2001:20) mendefinisikan modal kerja menjadi tiga hal pokok yaitu: 1.Modal kerja normal (normal working capital) yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi yang normal. dan modal kerja ini dibedakan antara lain a. karena tanpa modal kerja perusahaan tidak dapat memenuhi kebutuhan dana untuk menjalankan aktivitasnya.Kosep fungsional adalah menitikberatkan fungsi dana yang dimiliki dalam rangka menghasilkan dana.menciptakan laba yang dihasilkan perusahaan dapat digunakan kembali pada oprasi perusahaan.Modal kerja mengalami proses perputaran dalam jangka waktu pendek. permanent working capital ini dapat dibedakan dalam: a. 2.Modal kerja musiman (sesaonal woking capital) yaitu modal kerja yang jumlahya berubahubah disebbka karena fluktuasi musim. modal pasif yaitu dibedakan menjadi dua bagian yaitu modal sendiri dan modal asing. Menurut Sutrisno (2001:43) mendefinisikan modal kerja adalah dana yang diperlukan oleh suatu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan sehari-hari. Adapun jenis-jenis modal menurut Riyanto (2001:19) bahwa modal terbagi menjadi dua bagian yaitu: pertama. Kedua. Modal kerja menurut Riyanto (2001:60) digolongkan menjadi dua yaitu: 1Modal kerja permanen (permanent workig capital) yaitu modal kerja yang harus tetap ada dalam perusahaan untuk dapat menjalankan fungsinya atau dengan kata lain modal kerja yang secara terus menerus diperlukan untuk kelancaran usaha. Dibagian lain modal ditinjau lamanya penggunaan menurut Riyanto (2001:21) terdapat dua jenis yaitu modal jangka panjang dan modal jangka penek. modal aktif yaitu modal yang habis dalam satu kali berputar dalam proses produksi dan proses perputarannya adalah dalam jangka waktu yang pendek (tidak kurang dari satu tahun). normal disini dalam artian yang dinamis 2Modal kerja variabel (vareable working capital) yaitu modal kerja yang jumlahnya selalu berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan. 1.Jumlah modal kerja adalah fleksibel 2.Modal kerja primer (primary working capital) yaitu jumlah modal kerja minimum yang harus ada dalam perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya b.

Oleh karena itu dalam memahami pengertian sebelumnya aktiva lancar merupakan kas atau sumber yang akan menjadi kas. hutang jangka panjang yang jatuh tempo. barang dalam proses dan barang jadi.b. contoh saham.Hutang lancar Hutang lancar adalah pengorbanan manfaat ekonomis dimasa yang akan datang yang mungkin terjadi akibat kewajiban suatu badan usaha pada masa kini untuk mentransfer aktiva dan menyediakan jasa pada badan uasaha lainnya dimasa yang akan datang sebagai akibat transaksi atau kejadian dimasa lalu. Munawir (1999:129) mengatakan bahwa laporan tentang perubahan dalam pos-pos yang . barang-barang atau jasa terhadap pihak lain tetapi dalam hal ini yang dimaksud piutang adalah piutang dagang yang akan dilunasi dengan uang atau barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.word) silahkanhub. oleh sebab itu modal kerja sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan dan merupakan unsur yang paling penting untuk diperhatikan . dana dari pihak ketiga.Moda kerja siklis (cycles working capital) yaitu modal kerja yang jumlahnya beubah-ubah disebabkan fluktuasi konyungtur. Unsur modal kerja modal kerja atas ativa lancar dan hutang lancar dimana unsur modal kerja menurut pendapat Baridwan (1990:83) 1. hutang biaya dan pendaptan yang diterima dimuka.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 2. Terdiri dari hutang dagang. pembayaran upah dan biaya pabrik (produksi) lain sehingga menghasilkan persaedian barang jadi. dPersediaan barang Menunjukkan barang-barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untuk memproduksi barang-barang yang akan dijual. uang muka dapat diminta kembali. Nilai aktiva lancar ditunjukkan oleh sirkulasi diantar beberapa rekening neraca. deposito dan sertifikat Bank. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.a. persedian tersebut dijual dan terciptalah kas. juga disimpan dalam bentuk atau tempat lain yang dapat sewaktu-waktu. suplies pabrik.4Kajian Tentang Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Besar kecilnya suatu perusahaan sangat mempengaruhi kelancaran operasi perusahaan sehingga perputaran antara sumber dan penggunaan modal kerja harus dijaga keefektifannya. Jadi persedian ini dapat berupa bahan baku dan penolong. hutang diveden. bSurat-surat berharga Surat-surat berharga yang dapat segera dijual kembali dengan harga yang berlaku pada tanggal penjualan dan penjualan kembali itu dimaksudkan untuk memenuhikebutuhan uang. obligasi. wesel. 2.Aktiva Lancar aKas Kas adalah alat pertukaran yang dapat diterima untuk pelunasan hutang dan dapat diterima sebagai suatu setoran kebank dengan jumlah besar nominalnya. Sirkulasi tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut: kas digunakan untuk membeli bahan baku. c. cPiutang Adalah tagihan dengan klaim perusahaan atas uang. Pengelolaan modal kerja berarti pengelolaan hutang lancar.Moal kerja darurat (emergency working capital) yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah karena adanya keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya. aktiva lancar biasanya dikaitkan dengan hutang lancar.

menunjukkan perubahan yang terjadi untuk setiap jenis elemen modal kerja secara total.Aktiva teta bertambah pada kolom perubahan Debit c.Elemen aktiva lancar selain kas b. Oleh sebab itu laporan perubahan modal kerja harus menunjukkan kedua hal tersebut dan dapat dijadikan dalam dua bagian: pertama.Laba dari hasil penjualan opersi Dari laporan perubahan neraca dan rugi laba elemen-elemen yang memperbesarmodal kerja adalah: a.Aktiva lancar selain kas berkurang pada kolom perubahan Kredit f.Berkurangnya aktiva tetap b. Munawir (1999:131) menyatakan bahwa neraca yang diperbandingkan sebagai contoh dalam menyusun laporan modal kerja sebagai berikut : Penjelasan a. Selanjutnya Munawir (1999:131) menyatakan bahwa untuk mengetahui dengan menganalisa perubahan yang terjadi dalam sector non current (aktiva tetap. Selanjutnya laporan tentang perubahan modal kerja akan memberikan gambaran tentang bagaimana manajemen mengelola perputaran modal kerja atau sirkulasinya.Modal bertambah pada kolomperubahan Kredit Adapun elemen-elemen dari neraca dan rugi laba yang nampak diperhatikan berdasarkan penggolongannya adalah sebagai berikut: a.Hutang bertambah pada kolom perubahan Kredit i.Elemen dari modal d.Aktiva tetap berkurang pada kolom perubahan Kredit g.Laba berkurang pada kolom perubahan Kredit h.Adanya laba operasi perusahaan Sedangkan elemen-elemen dari neraca dan laporan rugi laba yang memperkecil modal kerja adalah: . unsur modal kerja diperlukan data neraca yang diperbandingkan antara tahun dasar dengan tahun berjalan. menunjukkan sumber dan penggunaan modal kerja atau sebab-sebab terjadinya perubahan modal kerja. Untuk dapat menganalisa atau menentukan besarnya perubahan modal kerja baik secara total atau masing-masing pos. modal). Kedua.Aktiva lancar selain kas bertambah pada kolom perubahan Debit b.Hutang berkurang pada kolom kolom perubahan Debit Sebaliknya e.Laba bertambah pada kolom kolom perubahan Debit d. hal ini untuk menunjukkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam pos-pos elemen modal kerja.tercantum dalam neraca yang diperbandingkan antara dua saat tertentu.Elemen aktiva tetap c.Bertambahnya modal c. hutang jangka panjang.

masukan tersebut pada sisi debet atau kredit.Pendapatan d.Biaya penjualan g.Pembelian kembali saham-saham perusahaan Selanjutnya Syamsudin (2007:135) menyatakan bahwa dalam membuat laporan sumber dan penggunaan modal kerja diperlukan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1.Peningkatan jumlah aktiva 2.a.Menganalisa perubahan yang tejadi pada rekening atau pos-pos non current untuk menetukan alasan atau sebab perusahaan tersebut dan menentukan pengaruh perubahan tersebut terhadap modal kerja apakah merupakan sumber.Keuntungan sesudah pajak 4.Penjualan saham-saham baru sedangkan yang menyebabkan terjadinya penggunaan modal kerja sebagai berikut: 1.Menusun laporan neraca tahun sebelumnya yang akan digunakan sebagai dasar perbandingan 4.Sebelum menyajikan laporan sumber dan pengguanaan maka lebih dahulu perlu diadakan penyesuaian terhadap beberapa pos-pos tertentu yaitu: a. penurunan hutang dan modal.Perubahan aktiva tetap (cadangan penyusutan) b.Peningkatan jumlah hutang 3.Menyusun neraca tahun terahir 3.Berkurangnya modal d. 4.Menyususn pos-pos neraca awal priode dan akhir periode sekarang dengan neraca periode sebelumnya dipisahkan pos-pos neraca bersaldo pasifa.Modal f.Biaya pajak Munawir (1999:134) menyatakanbahwa penyusunan laporan perubahan modal kerja atau laporan sumber dan penggunaan modal kerja lebih mudah dengan menggunakan kertas kerja (Worksheet).Penjualan c. .Hutang e. Kolom sebelah debet untuk mencatat kenaikan aktiva. penggunaan atau tidak mempunyai pengaruh sama sekali. selanjutnya Munawair (1994:135) memberikan langkah-langkah dalam penyusunan worksheet untuk perubahan laporan modal secara garis besar sebagai berikut : 1. 2.Melakukan penyesuaiyan terhadap perubahan-perubahan yang tidak sesuai dengan transaksi yang sebenarnya. maka diperlukan pengelompokan elelmen-elemen yang menyebabkan perubahan modal kerja. Sedangkan kolom kredit untuk mencatat penurunan aktiva dan kenaikan hutang dan modal.Menentukan perubahan yang terjadi pada masing-masing pos.Depresiasi 5.Bertambahnya aktiva tetap b. Menurut Syamsudin (2007:135) berpendapat bahwa yang menjadi sumber modal kerja adalah sebagai berikut: 1. 3.Menyusun laporan rugi laba tahun terahir 2.Kerugian 4.Penurunan jumlah utang 3.Pembayaran laba operasi Untuk menyusun laporan sumber dan penggunaan modal kerja.Berkurangnya hutang c.Penerunan jumlah aktiva 2.Pembayaran laba operasi perusahaan 5.

Setelah melakukan penyesuaiyan maka langkah berikutnya adalah memindahkan perubahanperubahan netonya atau perubahan pos-pos aktiva lancar dan hutang lancar dipindahkan kekolom kenaikan atau penurunan modal kerja: Jika pos tersebut mempunyai perubahan debet maka dipindahkan kekolom kenaikan modal kerja. menganalisa data sehingga laporan hasil penelitian memiliki objektifitas dan rentabilitas. Selanjutnya Munawir (1999:135) memberikan penyusunan worksheet sebagai contoh dalam penyusunan laporan sumber dan penggunaan modal kerja sebagai berikut : Dibagian lain Munawair (1999:138) menyebutkan tujuan penyusunan Worksheet sebagai alat penyusunan laporan sumber dan penggunaan modal kerja sebagai berikut: a. Perubahan dalam suatu rekening atau pos dapat menyebabkan adanya beberapa sumber atau penggunaan modal kerja secara terpisah atau merupakan kombinasi dari sumber dan penggunaan modal kerja secara tunggal. 2. Metodologi Penelitian Lokasi Penelitian Adapun letak dari lokasi penelitian ini bertempat di UD. c.5.2.Untuk melaporkan suatu sumber dan penggunaan modal kerja (menjadi satu terhadap satu sumber atau penggunaan modal kerja yang dilaporkan dalam dua rekaning atau lebih) d. Peubahan pos-pos non current (aktiva tak lancar. Karena dalam penelitian ini yang diteliti adalah populasi maka hipotesisnya tidak perlu. Jenis Penelitian Kline dalam Sugiono (2003:11) menurut tingkat ekplanasi adalah penelitian yang diksud . Mengacu pada pendapat Sugiono (2003:40) yang menyatakan bahwa jika yang diteliti adalah populasi. b. yang ada hanya hipotesis penelitian.Untuk melaporkan sumber dan penggunaan modal kerja secara individu atau terpisah jika beberapa transaksi telah diringkas atau dilaporkan dalam suatu rekening. Dari perubahan ini harus dibuat penyesuaian untuk menetralisir rekening yang bersangkutan dengan membuat jurnal kebalikan atau membalikkan jurnal yang dibuat pada waktu terjadi perubahan tersebut. Sebaliknya jika pos tesebut mempunyai perubahan kredit maka dipindahkan kekolom penurunan modal kerja. Menurut Munawir (1999:134) menyatakan bahwa penyusunan laporan dan sumber penggunaan modal kerja lebih mudah mudah dilakukan dengan menggunakan modal kerja (worksheet). 3. hutang jangka panjang dan modal) dipindahkan kekolom sumber dan penggunaan modal kerja.Hipotesis Hipotesis sangat penting bagi peneliti sebagai pedoman dalam pengumpulan data.Untuk menggabungkan atau memindahkan sumber modal kerja dan penggunaan modal kerja satu kelompok sehingga mempermudah penyusunan laporan perubahan modal kerja.Untuk menghapus atau menetralisir perubahan dalam suatu rekening yang tidak mempengaruhi modal kerja. Barokah Desa Paragaan Sumenep. maka hipotesis statistiknya tidak ada.

atau memberikan suatu operasional yang diperlukan untuk mengukur variabel tersebut.Jenis Data Jenis data dalam statistik berdasarkan tingkat pengukurannya (level of meanstrument).Data primer adalah data yang diperolah langsung dari sumbernya diamati dan dicatat untuk pertama kalinya 2. cPenggunaan modal kerja adalah semua kegiatan perusahaan yang menyebabkan terjadinya uang . menspesifikasi kegiatan. dan asosiatif. maka dalam penelitian ini hanya terdapat populasinya saja tanpa diambil sampelnya yang berupa laporan-laporan yang berkaitan dengan UD. Berdasarkan hal ini. Adapun jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data sekunder karena data yang diperoleh berasal dari laporan-laporan keuangan perusahaan. penelitian dapat dikelompokkan menjadi. Adapun definisi operasional yang terdapat dalam penelitian ini adalah : aModal kerja adalah yang digunakan perusahaan dalam satu periode baik ditinjau dari segi modal kerja bersih maupun perputaran modal kerjanya bSumber modal kerja adalah trsasaksi yang menyebabkan naiknya modal kerja. Barokah Paragaan Sumenep.Sumber Data Sugiono (2003:15) dalam bukunya bahwa sumber data yang akan dianalisis adalah sebagai berikut: 1.Dua gabungan adalah data yang merupakan gabungan dari data kuantitatif dan data kuantitatif Adapun jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kuantitatif karena data yang diperoleh berupa laporan keuangan. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Berdasarkan dari pendapat diatas maka jenis penelitian ini menggunakan penelitian secara deskriptif yaitu yang bersifat menggambarkan. Jenis Data Dan Sumber Data 3.Data kualitatif adalah data yang bebentuk kata. baik penjualan aktiva maupun penerimaan karena sesuai dengan operasi peusahaan. komparatif. kalimat. Karena dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengandung hipotesis penelitian.variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel yang lain.3. 3.3.2. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif.Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan 3. 3. menurut Sugiono (2003:14) yang akan dianalisis sebagai berikut: 1. skema dan gambar.4Populasi Dan Sampel Menurut Sugiono (2002:59) Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan.5Definisi Operasional Dalam hal definisi operasional. Nasir (1999:152) menjelaskan bahwa definisi operasional adalah suatu definisi yang memberikan kepada suatu variabel dengan cara memberi arti. 2.Data sekunder adalah data yang bukan diusahakan sendiri pengumpulannya atau dengan kata lain data yang sudah mengambil hasil orang lain.1. 3. yaitu penyajian data dari materi yang didapat sebagai hasil penelitian dengan memberikan gambaran menurut keadaan yang ada pada waktu mengadakan penelitian dalam perusahaan. deskripitf. M.

Melakukan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang tidak sesuai dengan transaksi yang sebenarnya.Penyusutan 3. Pada penelitian ini hanya terdapat satu macam variabel yaitu variabel mandiri berupa analisa sumber dan penggunaan modal kerja dengan indikator sebagai berikut aUntuk sumber modal kerja 1. Munawair (1999:135) memberikan langkah-langkah dalam penyusunan worksheet untuk perubahan laporan modal secara garis besar sebagai berikut : 1. 5.6Teknik Pengumpulan Data Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilukukan dengan cara sebagai berikut: aSurvey pendahuluan yakni penelitian secara umum terhadap perusahaan dengan tujuan mengetahui masalah yang dihadapi perusahaan.7Teknik Analisis Data Dan Uji Hipotesis 3.atau dana keluar baik karena kegiatan operasional maupun dari kegiatan non operasional perusahaan. Sedangkan kolom kredit untuk mencatat penurunan aktiva dan kenaikan hutang dan modal.Setelah melakukan penyesuaian maka langkah berikutnya adalah memindahkan perubahanperubahan netonya atau perubahan pos-pos aktiva lancar dan hutang lancar dipindahkan kekolom kenaikan atau penurunan modal kerja Jika pos tersebut mempunyai perubahan debet maka dipindahkan kekolom kenaikan modal kerja. 4.1Teknik analisis data Analisis data adalah kegiatan mengelola data yang dikumpulkan baik dari lapangan atau pustaka yang menjadi seperangkat hasil dari penemuan baru maupun dalam bentuk pembuktian kebenaran ataupun hasil hipotesis.Hasil operasi perusahaan (penjualan produk)dan laba operasi. masukan tersebut pada sisi debet atau kredit.Adanya penambahan atau pembelian aktiva tetap. 2. penggunaan atau tidak mempunyai pengaruh sama sekali.7. Sedangkan teknik analisis yang ada yaitu menghitung perubahan sumber dan penggunaan modal kerja (worksheet). bPenelitian lapangan yakni upaya untuk memperoleh data secara ducumenter atau data yang diperoleh dari dokumen perusahaan. 3. Sebaliknya jika pos tesebut mempunyai perubahan kredit maka dipindahkan kekolom penurunan . 3. 4.Menyususun pos-pos neraca awal priode dan akhir periode sekarang dengan neraca periode sebelumnya dipisahkan pos-pos neraca bersaldo pasifa.Pembayaran hutang-hutang jangka panjang. 5.Menentukan perubahan yang terjadi pada masing-masing pos.Pinjaman Bank 4.Pembayaran biaya atau ongkos-ongkos operasi perusahaan.Tagihan Piutang dan Pemilik bPenggunaan modal kerja mempunyai indikator sebagai berikut: 1.Pengambilan uang atau barang dagangan oleh pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi. 2. penurunan hutang dan modal. 2. Kolom sebelah debet untuk mencatat kenaikan aktiva. 3.Menganalisa perubahan yang tejadi pada rekening atau pos-pos non current untuk menetukan alasan atau sebab perusahaan tersebut dan menentukan pengaruh perubahan tersebut terhadap modal kerja apakah merupakan sumber.Adanya pembentukan dana atau pemisahan aktiva lancar. 3.

. Sedangkan daftar pustaka dan lampiran-lampiran akan disajikan setelah Bab IV. maka hipotesis statistiknya tidak ada. yang ada hanya hipotesis penelitian dan dalam pembuktiannya tidak ada istilah signifikan (taraf kesalahan atau taraf kepercayaan).7. 3.10..analisa data dan penarikan kesimpulan selama 20 hari Tahap laporan hasil penelitian selama 15 hari I. I. I. Pada bab ini juga akan dikupas tentang pengujian Hipotesis. BAB V Penutup Bab ini akan dibahas tentang kesimpulan dan saran-saran yang dapat penulis ajukan..sukses bos....dan data yang digunakan adalah populasi (tidak menggunakan sampel) maka tidak perlu uji hipotesis. BAB II Tinjauan Pustaka Bab ini menjelaskan tentang landasan teori dan metode penelitian.. tujuan dan manfaat penelitian secara sistematika penulisan.... BAB IV Analisis Bab ini menyajikan tentang hasil-hasil penelitian terdiri dari tinjauan objek penelitian dan pembahasannya.word) silahkanhub. hutang jangka panjang dan modal) dipindahkan kekolom sumber dan penggunaan modal kerja. Peubahan pos-pos non current (aktiva tak lancar... JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : Tahap persiapan selama 10 hari Tahap penyusunan proposal 25 hari Tahap penyajian izin penelitian selama 10 hari Tahap penelitian di lapangan selama 15 hari Tahap tabulasi data. DAFTAR PUSTAKA Untuk daftar pusta lihat di tinjauan teori. Hal ini sesuai dengan pendapat Sugiono (2002:40).. jadi hanya mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.. rumusan masalah.9.11. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.modal kerja....jika yang diteliti adlah populasi.2Uji Hipotesis Karena dalam penelitian ini bersifat deskriptif.. yang menyatakan bahwa : "….. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI Adapun sistematika dari penelitian yang dilakukan oleh penulis saat ini adalah : BAB I Pendahuluan Bab ini berisikan latar belakang masalah. BAB III Metodologi Penelitian Bab ini menjelaskan metode cara kerja untuk memahami objek yang sedang diteliti yang didalamnya melekat tehnik atau alat yang dipergunakan dalam penelitian tersebut....08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK ..

Mengenai Saya man echo_chyn@yahoo. Blambangan Foodpackers Indonesia.11/16 (1)  ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD. dengan tujuan memperoleh laba atau keuntungan. modal dan keahlian pengusaha) yang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau melayani kepentingan masyarakat.. Penggolongan perusahaan dapat dibagi menjadi dua yaitu ... 1. 2008 November 17 Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal PROPOSAL SKRIPSI EKONOMI-AKUNTANSI(S1-AKUNTANSI) Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT.CONTOH WORK SHEET: Diposkan oleh man di 06:55 0 komentar Langgan: Entri (Atom) Arsip Blog • ▼ 08 (1) ○ ▼ 11/09 .com Lihat profil lengkapku Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal Senin.1Latar Belakang Perusahaan merupakan suatu unit kegiatan tempat kerja sama faktor-faktor produksi (alam. tenaga kerja.

199). maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah metode penilaian persediaan apakah agar mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT.223). baik pada perusahaan jasa. Sedangkan pada perusahaan manufaktur. Batasan masalah dalam penelitian ini yaitu pada penggunaan metode penilaian . perusahaan dagang dan perusahaan industri (manufaktur).word) silahkanhub. 2002. yaitu laporan perhitungan laba rugi dan neraca. Perusahaan menurut badan hukumnya ada lima yaitu perusahaan perseorangan. karena akan mempengaruhi terhadap nilai rupiah persediaan dan biaya barang yang dijual. persediaan yang terdiri dari dari berbagai macam dan jenis dan hanya dikenal satu klasifikasi persediaan yang disebut dengan persediaan barang dagangan. Berdasarkan uraian tersebut. dimana persediaan tersebut adalah milik perusahaan dan siap untuk dijual kepada konsumen.2Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang. 1999.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 1. Blambangan Foodpackers Indonesia. karena secara tidak langsung akibat penilaian persediaan akan mempengaruhi kedua laporan keuangan pokok. dagang maupun manufaktur. Persediaan dalam pengertian akuntansi menunjukkan nilai suatu barang yang diproduksi untuk dijual atau dikonsumsi. persediaan pada perusahaan manufaktur diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu persediaan bahan baku. juga sangat penting artinya penilaian terhadap persediaan itu sendiri. hanya sebagian perusahaan jasa saja yang mempunyai persediaan seperti perusahaan jasa transportasi.3Pembatasan Masalah Penulis memberikan batasan masalah terhadap permasalahan pada penelitian ini. perseroan terbatas dan koperasi. Tujuan utama perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba.100). Dalam hal ini disamping adanya penggolongan persediaan sesuai dengan jenisnya. Blambangan Foodpackers Indonesia. firma. Besarnya biaya atau ongkos persediaan tergantung pada prosedur akuntansi yang ditetapkan oleh perusahaan dalam menilai persediaan. 1. Berbeda halnya dengan persediaan barang dagangan. Sedangkan perusahaan menurut operasinya ada tiga yaitu perusahaan jasa. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Semua perusahaan mempunyai persediaan yang merupakan investasi terbesar dalam aktiva lancar. Rekening persediaan juga menunjukkan nilai total kekayaan dalam bentuk persediaan dalam proses. penggunaan metode penilaian persediaan yang tepat akan menentukan besarnya laba yang akan diperoleh perusahaan. sedangkan semua perusahaan menginginkan laba yang optimal. tidak semua persediaan siap untuk dijual. Pada perusahaan dagang. Tujuan pokok akuntansi persediaan adalah untuk menentukan laba rugi periodik yaitu melalui proses mempertemukan antara harga pokok barang dijual dengan hasil penjualan dalam satu periode akuntansi dan menentukan jumlah persediaan yang akan disajikan dalam neraca (Harnanto. persediaan barang dalam proses dan persediaan barag jadi (Jusup. Pada umumnya persediaan dinilai berdasarkan biaya (Yamit. Penilaian persediaan dianggap penting. Metode akuntansi yang digunakan untuk menilai persediaan sangat penting.perusahaan menurut badan hukumnya dan perusahaan menurut operasinya. Pada perusahaan jasa tidak semuanya mempunyai prsediaan. Perusahaan mengharapkan laba yang akan diperoleh merupakan laba yang optimal. Hal tersebut dilakukan agar pokok permasalahan yang diteliti tidak terlalu melebar dari yang sudah ditemukan. maka judul dari penelitian ini adalah Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. persekutuan komanditer. 2003.

14 dan sistem pencatatan persediaannya menggunakan sistem perpetual dengan menggunakan kartu persediaan sehingga metode rata-ratanya menggunakan metode rata-rata bergerak. dimana metode penilaian persediaan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Pernyataan Standart Akuntansi Keuangan (PSAK) No.Bagi Fakultas Ekonomi Universitas Madura Dapat memberikan kontribusi dan dapat dijadikan sebagai referensi bagi peneliti berikutnya. 1.123) persediaan digunakan untuk menunjukkan barang-barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untuk memproduksi barang-barang yang dijual. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh metode penilaian persediaan yang tepat agar mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT.Kerangka Pemikiran TINJAUAN PUSTAKA 2. dkk (2001. 1. Blambangan Foodpackers Indonesia. b.Bagi Peneliti Dapat membuktikan metode penilaian persediaan yang tepat dalam mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. Adapun manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah: a.Bagi Perusahaan Memberikan gambaran mengenai metode penilaian persediaan dalam mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. Blambangan Foodpackers Indonesia.4Tujuan Penelitian Dilakukannya suatu penelitian tidak terlepas dari tujuan penelitian itu sendiri. Blambangan Foodpackers Indonesia. 1. c. Tujuan merupakan suatu target yang akan dicapai dari setiap kegiatan.1 Pengertian Persediaan Menurut Baridwan (1982.persediaan.5Manfaat Penelitian Suatu penelitian akan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain.222) adalah meliputi semua barang yang dimiliki dengan tujuan untuk dijual kembali dan atau dikonsumsi dalam operasi normal perusahaan. Persediaan menurut Harnanto (2002.444) persediaan adalah pos-pos aktiva yang dimiliki untuk dijual dalam operasi . Menurut Kieso.

Persediaan barang jadi adalah barang yang sudah selesai diproduksi selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung. (Jusup. barang-barang yang dimiliki dengan tujuan akan dijual kembali di masa yang akan datang.Lain-lain persediaan. Dari beberapa pengertian mengenai persediaan. 2004.169) adalah elemen yang sangat menentukan dalam penentuan harga pokok penjualan pada perusahaan dagang. dkk. Tanpa adanya persediaan pada suatu waktu tertentu perusahaan tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukannya. pada umumnya persediaan yang dimiliki diklasifikasikan sebagai berikut: a. Barang-barang ini biasanya dipakai (dikonsumsi) dalam jangka waktu relatif pendek dan akan dibebankan sebagai beban administrasi dan umum atau beban pemasaran. Persediaan barang dagangan menurut Assauri (1999.654): a. 2) Tenaga kerja langsung. Persediaan ini terdiri dari tiga komponen biaya: 1) Bahan baku langsung. yaitu bahan baku yang secara langsung dapat diidentifikasi dalam barang yang diproduksi. b. Dalam sebuah perusahaan dagang. dimana barang-barang yang dibeli dengan tujuan akan dijual kembali.Persediaan bahan baku adalah barang-barang yang dibeli untuk digunakan dalam proses produksi. dan alat-alat pembungkus dan lain sebagainya. 2003. seperti supplies kantor (toko). akan tetapi berbeda halnya dengan persediaan pada perusahaan dagang. 2. Oleh karena itu biasanya terhadap jenis persediaan ini diperlakukan sebagai biaya . dalam perusahaan dagang hanya dikenal satu klasifikasi persediaan yang disebut dengan persediaan barang dagangan. dapat disimpulkan bahwa persediaan merupakan salah satu unsur yang paling efektif dalam kegiatan perusahaan dagang maupun manufaktur karena hampir seluruh pendapatannya diperoleh dari penjualan barang sebagai persediaan yang secara terus menerus diperoleh.222) penggolongan persediaan sangat dipengaruhi oleh sifat dan jenis uasaha perusahaan yang bersangkutan. eceran. diubah dan kemudian dijual kembali. pada perusahaan manufaktur tidak semua persediaan siap untuk dijual. c. b. Perusahaan manufaktur juga memiliki persedian. Barang-barang ini tidak akan berubah sampai dengan barang dagang tersebut dijual kembali.Persediaan barang dagangan. yaitu bagian dari overhead pabrik yang dibebankan atas barang yang diproduksi. Oleh karena itu. Bagi perusahaan dagang yang didalam usahanya adalah membeli dan menjual kembali barang dagangan. Menurut Harnanto (2002. Persediaan adalah meliputi semua barang yang dimiliki dengan tujuan untuk dijual kembali. maupun perusahaan partai besar. yaitu biaya tenaga kerja yang secara langsung dapat diidentifikasi dengan barang yang diproduksi.99). Persediaan adalah sebagai suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode usaha yang normal atau persediaan barang-barang yang masih dalam proses produksi.2 Klasifikasi Persediaan Di dalam akuntansi penggolongan persediaan sangat dipengaruhi oleh sifat dan jenis usaha perusahaan yang bersangkutan.bisnis normal atau barang yang akan digunakan atau dikonsumsi dalam memproduksi barang yang akan dijual. 3) Overhead pabrik. persediaan terdiri dari berbagai macam dan jenis. Oleh karena itu persediaan pada perusahaan manufaktur diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu (Stice.Persedian barang dalam proses adalah barang yang terdiri dari bahan-bahan yang telah diproses namun masih membutuhkan pengerjaan lebih lanjut sebelum dijual.

meliputi semua barang yang dimiliki untuk keperluan produksi.Persediaan produk dalam proses. akan tetapi tidak merupakan bahan baku yang membentuk produk jadi. e. d. Bagi sebagian perusahaan.yang dibayar dimuka atau persediaan suplies. Sebagian besar dari sumber daya perusahaan dapat diinvestasikan dalam barang yang dibeli atau diproduksi. persedian memegang peranan yang sangat vital dalam penentuan hasil operasi perusahaan untuk suatu periode. Dalam neraca. sebaliknya persedian yang terlalu tinggi akan menyebabkan biaya penyimpanan dan pemeliharan persediaan akan melambung. c. yang secara terus-menerus dibeli atau diproduksi. misalnya suku cadang.Persediaan produk jadi. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Produk dalam proses. meliputi barang-barang yang masih dalam pengerjaan dan memerlukan pengerjaan lebih lanjut sebelum barang itu dijual. Sementara itu untuk perusahaan manufaktur yang didalam usahanya adalah mengubah bentuk bahan baku menjadi produk jadi. b. Hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya kegiatan pembelian dan penjualan persediaan dalam operasi perusahaan. pada umumnya dinilai jumlah harga pokok bahan baku. karena akan berpengaruh terhadap nilai rupiah persediaan dan biaya barang yang dijual.Persediaan bahan baku.99) baik dalam perusahaan dagang maupun perusahaan manufaktur persediaan berpengaruh terhadap neraca maupun laporan laba rugi. Manajemen harus berusaha untuk menjaag keseimbangan persediaan agar tidak terlalu tinggi dan juga tidak tertlalu rendah. suplies kantor. biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang diperlukan untuk menghasilkan produk tersebut.word) silahkanhub. meliputi semua barang yang telah diselesaikan dari proses produksi dan siap untuk dijual. Pemilihan metode akuntansi persediaan di Indonesia mengacu pada Pernyataan Standart akuntansi Keuangan . 2. persediaan merupakan bagian yang paling aktif dalam operasi perusahaaan.3 Arti Penting Persediaan Menurut Jusup (2003. biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik (biaya produksi tidak langsung lainnya) yang telah dikeluarkan/ terjadi sampai dengan tanggal tertentu.4 Metode Penilaian Persediaan Metode akuntansi yang digunakan untuk menilai persediaan sangat penting. Persediaan yang terlalu kecil akan menimbulkan kekecewaan konsumen.Lain-lain persediaan. maka barang-barang demikian sering disebut sebagai persediaan suku cadang.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 2. Dalam hal bahan baku yang digunakan di dalam proses produksi berupa suku cadang dan harus dibeli dari pihak lain.Persediaan bahan penolong. alat-alat pembungkus seperti halnya perusahaan dagang. Pada umumnya persediaan pada perusahaan manufaktur diklasifikasikan ke dalam berbagai kelompok sebagai berikut: a. Dalam laporan laba rugi. Produk jadi pada umumnya dinilai sebesar jumlah harga pokok bahan baku. persediaan merupakan bagian yang sangat besar dari seluruh jumlah aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. untuk menyatakan barang-barang yang dibeli atau diperoleh dari sumber-sumber alam yang dimiliki dengan tujuan untuk diolah menjadi produk jadi.

sehingga biaya yang dilaporkan akan mendekati atau sama dengan biaya pengganti di akhir periode. a. Metode ini tidak mudah untuk menentukan berapa unit yang harus keluar terakhir. Pada akhir periode akuntansi. 10 tahun 1994 tentang pajak penghasilan hanya mengakui metode FIFO dan rata-rata tertimbang (weighted average). 7 tahun 1983 Jo UU No. Metode-metode yang paling umum adalah identifikasi khusus. Bermacam-macam metode telah berkembang guna membuat alokasi antara harga pokok penjualan dan persediaaan. Ada tiga tipe rata-rata yang dapat digunakan: 1)Rata-rata sederhana (simple average) memisahkan jumlah produksi atau biaya pembelian dengan jumlah produksi sedang berjalan atau sedang disimpan. FIFO memberikan kesempatan kecil untuk memanipulasi keuntungan karena pembebanan biaya ditentukan oleh urutan terjadinya biaya. rata-rata tertimbang (weighted average). 2)Rata-rata tertimbang (weighted average) memisahkan harga pokok yang akan dijual dengan jumlah unit yang tersedia selama periode tertentu. b.(PSAK) No. dalam FIFO unit yang tersisa pada persediaan akhir adalah unit yang paling akhir dibeli. Dengan identifikasi khusus. keluar-pertama (MPKP) Metode kos masuk-pertama keluar-pertama yang disebut dengan metode FIFO didasarkan pada suatu asumsi bahwa unit yang terjual adalah unit yang terlebih dahulu masuk. c. yaitu rata-rata tertimbang dari jumlah unit yang dibeli pada tiap harga. 2004. Namun menurut UU Perpajakan Indonesia No.667). dengan demikian harga perolehan barang yang lebih dahulu dibeli dianggap akan menjadi harga pokok penjualan lebih dahulu juga. total biaya persediaan harus dialokasikan ke persediaan yang masih ada untuk dilaporkan di neraca sebagai aktiva dan ke persediaan yang terjual selama periode tersebut untuk dilaporkan di laporan laba rugi sebagai beban harga pokok penjualan. dan Last In First Out (LIFO). biaya rata-rata. arus biaya yang dicatat disesuaikan dengan arus fisik barang.2002) yang menyatakan bahwa diberlakukannya tiga metode akuntansi persediaan yaitu First In First Out (FIFO).FIFO (First In First Out) Metode FIFO atau masuk pertama keluar pertama menganggap bahwa barang yang terlebih dahulu dibeli akan dijual terlebih dahulu. Metode ini didasarkan pada asumsi bahwa barang yang terjual seharusnya dibebankan dengan biaya ratarata. 14 (IAI.LIFO (Last In First Out) Metode LIFO atau masuk terakhir keluar pertama menganggap bahwa barang yang dibeli lebih akhir akan dijual terlebih dahulu. dengan demikian pengalokasian harga perolehan barang yang tersedia untuk dijual dilakukan atas adasar harga perolehan rata-rata. dkk. a.Metode identifikasi khusus Metode identifikasi khusus memerlukan suatu cara untuk mengidentifikasi biaya histories dari unit persediaan. masuk pertama keluar pertama. d. c. dan masuk terakhir keluar pertama (Stice.Metode masuk-pertama.Metode biaya rata-rata Metode biaya rata-rata membebankan biaya rata-rata yang sama ke setiap unit. b. Selain itu.Metode rata-rata Metode rata-rata didasarkan pada anggapan bahwa barang tersedia untuk dijual adalah homogen.Metode kos masuk-terakhir keluar-pertama (MTKP) Metode kos masuk-terakhir keluar-pertama yang disebut dengan metode LIFO didasarkan pada . dengan demikian harga perolehan barang yang dibeli paling akhir akan dialokasikan terlebih dahulu sebagai harga pokok pendahuluan. 3)Rata-rata bergerak (moving average) memperhitungkan rata-rata biaya per unit setelah pembelian atau penambahan persediaan.

dan biaya kesejahteraan karyawan yang secara langsung dapat diamati pada setiap unit produk yang dihasilkan oleh perusahaan. dan saldo persediaan.5 Perolehan Persediaan Perusahaan dagang mendapatkan persediaan dengan cara membeli barang-barang jadi yang siap untuk dijual kembali secara langsung. 2. Harga pokok penjualan baru dapat dihitung apabila persediaan akhir sudah dihitung.Metode Perpetual Dalam metode perpetual setiap jenis persediaan dibuat rekening sendiri-sendiri yang merupakan buku pembantu persediaan. 2. penjualan. yaitu semua biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Untuk perusahaan percetakan. Untuk perusahaan percetakan. maka perhitungan fisik akan memakan waktu yang cukup lama dan akibatnya laporan keuangan juga akan terlambat.446) yaitu sistem perpetual dan sistem periodik: .suatu asumsi bahwa barang yang paling barulah yang terjual. Tidak diikutinya mutasi persediaan dalam buku menjadikan metode ini sangat sederhana baik pada saat pencatatan pembelian maupun pada waktu melakukan pencatatan penjualan. dkk (2001. Biaya bahan baku. dan finishing. Kelemahan dari metode ini adalah bila barang yang dimiliki jenisnya dan jumlahnya banyak. Setiap perubahan dalam persediaan diikuti dengan pencatatan dalam rekening persediaan sehingga jumlah persediaan sewaktu-waktu dapat diketahui dengan melihat kolom saldo dalam rekening persediaan. Karena tidak ada catatan mutasi persediaan barang. maka harga pokok penjualan juga tidak dapat diketahui sewaktu-waktu. Menurut Harnanto (2002. Metode ini adalah metode yang paling baik dalam pengaitan biaya persediaan saat ini dengan pendapatan saat ini. b. Pada perusahaan manufaktur persediaan diperoleh dengan cara memproduksi sendiri. metode ini merupakan cara yang lebih baik untuk mencatat persediaan yaitu dapat membantu memudahkan penyusunan neraca dan laporan laba rugi.222) untuk mendapatkan persediaan. yaitu harga pokok bahan baku yang secara langsung dapat diamati pada setiap unit produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Perhitungan persediaan ini diperlukan untuk mengetahui berapa jumlah barang yang msih ada dan kemudian diperhitungkan harga pokoknya. Ada dua sistem pencatatan persediaan menurut Kieso. juga dapat digunakan untuk mengawasi barang-barang dalam gudang.Metode fisik Penggunaan metode fisik mengharuskan adanya perhitungan barang yang masih ada pada tanggal penyusunan laporan keuangan. b. Pada perusahaan percetakan misalnya. c. Rekening yang digunakan untuk mencatat persediaan ini terdiri dari beberapa kolom yang dapat dipakai untuk mencatat pembelian. upah. setiap pembelian barang dicatat dalam rekening pembelian. yang termasuk dalam kategori biaya tenaga kerja langsung tersebut antara lain adalah gaji. Biaya produksi tidak langsung atau biaya overhead pabrik. Dibandingkan dengan metode pencatatan fisik. depresiasi dan pemeliharaan mesin. yang termasuk dalam kategori biaya overhead pabrik antara lain adalah biaya asuransi. upah. Masing-masing kolom dirinci lagi untuk kuantitas dan harga perolehannya. dan biaya kesejahteraan karyawan bagian master. yaitu gaji. harga pokok kertas merupakan salah satu komponen biaya bahan bakunya. setting.6 Metode Pencatatan Persediaan Ada dua metode yang dapat digunakan dalam hubungannya dengan pencatatan persediaan: a. perusahaan menufaktur harus mengeluarkan biaya-biaya produksi yang meliputi: a. Dalam metode ini mutasi persediaan barang tidak diikuti dalam buku-buku. Biaya tenaga kerja langsung.

c.2002. retur pembelian dan pengurangan harga. catatan yang berkelanjutan menyangkut perubahan persediaan dicerminkan dalam akun persediaan.7 Pengaruh Metode Penilaian Persediaan Semua metode penilai persediaan didasarkan atas harga perolehan.Pengaruh terhadap neraca Pada metode FIFO harga perolehan persediaan yang ditetapkan pada tanggal neraca akan mendekati saat itu.8 Biaya – Biaya Yang Harus Dimasukkan Dalam Persediaan . serta diskon pembelian dicatat dalam persediaan bukan akun terpisah. Kemudian total biaya barang yang tersedia untuk dijual dikurangai dengan persediaan akhir untuk menentukan harga pokok penjualan. Buku besar pembantu memperlihatkan kuantitas dan biaya dari setiap jenis persediaan yang ada di tangan. Hal tersebut disebabkan karena pada penggunaan metode LIFO laba yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan metode FIFO Tujuan pokok akuntansi persediaan adalah untuk menentukan laba rugi periodik yaitu melalui proses mempertemukan antara harga pokok barang dijual dengan hasil penjualan dalam suatu periode akuntansi dan menentukan jumlah persediaan yang akan disajikan di dalam neraca. b. Akibatnya. Namun ada yang berpendapat bahwa pemakaian metode FIFO di masa inflasi akan menghasilakan laba semu.Sistem periodik Menurut sistem persediaan periodik. Yaitu.Pengaruh terhadap laba rugi Penggunaan metode FIFO pada masa inflasi akan menghasilkan laba bersih yang tinggi. 2. Total akun pembelian pada akhir periode akuntansi ditambahkan ke biaya persediaan di tangan pada awal periode untuk menentukan total biaya barang yang tersedia untuk dijual selama periode berjalan.Pengaruh terhadap pajak Perhitungan laba bersih dengan metode LIFO akan menghasilkan pajak penghasilan yang lebih rendah bila dibandingkan dengan metode FIFO maupun metode rata-rata.a. kuantitas persediaan di tangan ditentukan. semua pembelian dan penjualan (pengeluaran) barang dicatat secara langsung ke akun persediaan pada saat terjadi. a. b. 223) 2. Oleh karena itu. Berbeda halnya dengan metode LIFO. harga perolehan persediaan tidak mencerminkan keadaan pada tanggal neraca dan aktiva lancar sehingga total aktiva akan dilaporkan lebih rendah dari harga yang berlaku pada tanggal neraca. 3)Harga pokok penjualan diakui untuk setiap penjualan dengan mendebet akun harga pokok penjualan dan mengkredit persediaan. 4)Persediaan merupakan akun pengendali yang didukung oleh buku besar pembantu yang berisi catatan persediaan individual. penggunaan metode LIFO lebih dianjurkan. harga perolehan persediaan pada tanggal neraca didasarkan pada harga perolehan barang yang dibeli lebih awal. Gambar aliran harga pokok persediaan pada perusahaan dagang berikut ini sedikit banyak menjelaskan alasan mengapa penilaian persediaan secara langsung mempunyai akibat pada kedua laporan keuangan pokok (Harnanto. Setiap perusahaan bebas untuk memilih salah satu metode penilaian persediaan yang dianggap cocok dan perlu diketahui juga pengaruh dari masing-masing metode yang digunakan. 2)Biaya transportasi masuk.Sistem perpetual Menurut sistem persediaan perpetual. Karakteristik akuntansi dari sistem perpetual adalah: 1)Pembelian barang dagang untuk dijual atau pembelian bahan baku untuk diproduksi didebet ke persediaan dan bukan ke pembelian. Semua pembelian persediaan selama periode akuntansi dicatat dengan mendebet akun pembelian.

Oleh karena itu. BOX 1 Desa Kedungrejo. dll. b. Blambangan Foodpackers Indonesia terletak di jalan Pelabuhan No. Kabupaten Banyuwangi.Bahan baku ikan yang dibutuhkan dapat dengan mudah diperoleh dan harganya relatif murah karena dekat dengan sumber bahan baku. pemrosesan atau pengiriman juga harus ditunjukkan sebagai bagian dari persediaan akhir dari perusahaan yang memiliki barang tersebut. Pasal 1 bagian (c) UU PPN 1984 menyatakan penyerahan barang (kena pajak) kepada pedagang perantara dianggap merupakan transaksi penyerahan (penjualan).1 PO.Biaya periode. Pemilihan lokasi perusahaan di daeran Muncar sangat strategis karena ditinjau dari segi usaha cukup menguntungkan. Lokasi perusahaan tersebut terdiri dari lokasi pabrik. serta Probolinggo. barang dalam proses dan barang jadi meliputi bahan. Selain di Muncar. 2.Biaya manufaktur. Berikut biaya-biaya yang harus dimasukkan dalam persediaan. umtuk tujuan pelaporan dan penghitungan PPN barang konsinyasi tidak termasuk persediaan penitip (consignor) walaupun barangnya secara nyata belum terjual. bahan baku juga diperoleh dari perairan Bali yang meliputi daerah Pangembangan dan Jimbaran. Barang lain yang dimiliki perusahaan tetapi barada dalam pengawasan pihak lain untuk menyimpan. METODE PENELITIAN 3.Barang Konsinyasi Dalam kepemilikan barang konsinyasi. yaitu: a.Tenaga kerja yang tersedia di Muncar cukup banyak. Dalam menghitung jumlah persediaan sering terdapat barang yang masih dalam perjalanan dan yang berada di tempat pihak lain (konsinyasi). Bugger dan Madura b. a. seperti aktiva lain.1 Lokasi Penelitian PT. Ketika barang dikirim dengan persyaratan penjualan FOB (free on board) destination. menyimpang dari praktek akuntansi (yang diikuti PPh/ Pajak Penghasilan). Biaya overhead manufaktur meliputi bahan tidak langsung. adalah biaya yang melekat pada persediaan dan dicatat dalam akun persediaan. sehingga dapat dijadikan sumber tenaga .Biaya produk. dan biaya overhead manufaktur. tenaga kerja tidak langsung.Barang Dalam Perjalanan Kepemilikan barang dalam perjalan tergantung dari persyaratan penjualan.Salah satu masalah paling penting dalam menangani persediaan berhubungan dengan berapa jumlah persediaan yang harus dicatat dalam akun. umumnya diperhitungkan atas biaya. barang-barang tersebut masih menjadi milik penjual selama barang masih dalam perjalanan dan dimasukkan dalam persediaan penjual. pengirim tetap memegang hak kepemilikan dan tetap memasukkan barang tersebut kedalam persediaan sampai barang tersebut berhasil dijual atau digunakan oleh penyalur dan pelanggan. tempat produksi dan sekaligus kantor untuk mengurus segala administrasinya. Pengalihan hak adalah istilah hukum yang ditujukan pada titik dimana kepemilikan berubah. c. b. barang sudah menjadi milik pembeli ketika barang masih dalam perjalanan dimasukkan dalam persediaan pembeli. seperti beban penjualan dan beban umum serta adminstrasi yang dianggap tidak berhubungan langsung dengan produksi barang. hal ini didasarkan atas pertimbangan tertentu. tenaga kerja langsung. Untuk tujuan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Ketika persyaratannya adalah FOB (free on board) shipping point. Kecamatan Muncar. a.9 Kepemilikan Persediaan Barang-barang yang seharusnya dimasukkan dalam persediaan dari suatu usaha memegang kepemilikan hukum. Pembelian persediaan. Untuk tujuan perpajakan barang itu dapat dianggap berada di tangan wajib pajak (termasuk persediaan).

Pada penelitian ini penulis menemukan suatu permasalahan atas penilaian persediaan pada produksi kasturit PT.Areal tanah disekitar perusahaan cukup luas sehingga apabila ingin mengadakan perluasan pabrik tidak mengalami kesulitan.kerja. Untuk memperoleh data.Metode LIFO c. yaitu data-data yang berupa data pembelian dan penjualan produksi kasturi PT. Blambangan Foodpackers Indonesia. yaitu mengenai sejarah dan gambaran umum perusahaan. untuk itu penulis menemui bagian produksi kasturit untuk mengetahui beberapa hal mengenai proses produksi kasturit dari mulai pembelian bahan baku sampai menjadi barang jadi. yaitu metode penilaian persediaan. Penarikan tenaga kerja di daerah ini berarti telah membantu program pemerintah dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan dan mengurangi terjadinya urbanisasi. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dokumentasi.4 Definisi Operasional Definisi operasional menunjukan indikator dari variabel dan bagaimana cara mengukur variabel tersebut. yaitu tepatnya di daerah Muncar Banyuwangi.Metode Rata-rata bergerak 3. penulis terlebih dahulu meminta ijin untuk melakukan penelitian dengan pihak yang bertanggung jawab atas perusahaan. Metode penilaian persediaan adalah prosedur akuntansi yang menentukan kapan dan berapa perubahan kekayaan serta berapa nilai kekayaan yang ditransformasikan ke dalam biaya. 3. Dalam penelitian ini menggunakan satu variabel. Blambangan Foodpackers Indonesia yaitu menggunakan biaya asli dalam menilai persediaannya. Sumber data yang penulis gunakan adalah data sekunder. yaitu dengan melihat data-data yang berupa data pembelian dan penjualan pada produksi kasturit PT. Setelah ijin diberikan langkah selanjutnya adalah mengadakan penelitian atas objek penelitian. yaitu data-data yang berhubungan . Ada tiga indikator dari variabel tersebut. Setelah itu penulis meminta ijin untuk melihat data-data yang diperlukan dalam penelitian ini.3 Jenis dan Sumber Data Dalam penelitian ini jenis data yang penulis gunakan adalah data kuantitatif. Blambangan Foodpackers Indonesia merupakan perusahaan terbesar di daerah Muncar dan hal utama yang membuat penulis memilih perusahaan ini adalah perusahaan ini sangat cocok atau tepat dengan judul penelitian penulis khususnya untuk produksi kasturit pada perusahaan ini. 3. hal tersebut sulit dilakukan pada produksi kasturit karena barang yang dibeli memiliki perbedaan biaya. Blambangan Foodpackers Indonesia.2 Jenis Penelitian Jenis penelitian pada penelitian ini adalah studi kasus. Sebagian besar masyarakat Muncar adalah masyarakat Madura sehingga dalam beradaptasi dengan masyarakat sekitar pada saat melakukan penelitian dapat dilakukan dengan mudah. d. karena sarana transportasi di daerah Muncar ini sangat baik sehingga sesuatu yang berhubungan dengan pengangkutan tidak mengalami kesulitan.5 Teknik Pengumpulan Data Dalam memperoleh data yang lengkap dan akurat dibutuhkan beberapa cara atau teknik dalam pengumpulan datanya.Transportasi tidak mengalami kesulitan. sehingga perlu menggunakan metode penilaian persediaan yang tepat. Alasan pemilihan perusahaan atau lokasi penelitian ini dikarenakan lokasi penelitian berada di daerah paling timur pulau Jawa. Selain itu PT. yaitu: a. c. 3. yang diwakili oleh bagian personalia perusahaan.Metode FIFO b. Selanjutnya penulis mengadakan penelitian pada bagian produksi kasturit.

a.6 Teknik Analisis Data Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kuantitatif. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah perbandingan antara tiga metode penilaian persediaan menurut PSAK No.3 Batasan Masalah . JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : a.Tahap penelitian di lapangan selama 25 hari e. Besarnya HPP dapat diperoleh dengan cara: I. Biaya per unit kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok setiap penjualan sampai pembelian berikutnya dilakukan dan rata -rata baru dihitung.Tahap laporan hasil penelitian selama 20 hari RENCANA DAFTAR ISI SKRIPSI (Sistematika Skripsi) Halaman Judul Halaman Persetujuan Skripsi Halaman Pengesahan Skripsi Abstrak Skripsi Kata Pengantar Daftar Isi Daftar tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran BAB I : PENDAHULUAN 1. Penentuan HPP (harga pokok penjualan) juga perlu dilakukan untuk mengetahui perbedaan laba yang akan diperoleh dari masing-masing metode penilaian persediaan untuk dibandingkan. 3.Metode rata-rata bergerak (moving average method) Biaya rata-rata per unit untuk masing-masing item dihitung setiap kali pembelian dilakukan.Metode LIFO (lirst in first out method) Menandingkan biaya dari barang-barang yang paling akhir dibeli terhadap pendapatan.1 Latar Belakang Masalah 1.Tahap persiapan selama 7 hari b. 14 dengan menggunakan sistem perpetual dalam melakukan pencatatan persediaannya untuk mengetahui jumlah persediaan akhirnya.2 Rumusan Masalah 1.Tahap penyusunan proposal 25 hari c.9.Metode FIFO (first in first out method) Barang-barang yang digunakan atau dikeluarkan sesuai dengan urutan pembeliannya. Laba kotor diperoleh dari penjualan dikurangi HPP dan laba bersih diperoleh dari laba kotor dikurangi beban penjualan. b. c. khususnya data pembelian dan penjualannya.Tahap tabulasi data.dengan produksi kasturit.Tahap penyajian izin penelitian selama 7 hari d. Biaya dari total kuantitas yang terjual atau dikeluarkan selama satu bulan berasal dari pembelian paling akhir. Dengan kata lain barang pertama yang dibeli adalah barang pertama yang digunakan.analisa data dan penarikan kesimpulan selama 30 hari f.

Jilid 2. Gunadi.1 Hasil Penelitian 4. Edisi keenam. Sofyan. Warren. Jusup.7Kegunaan Penelitian 1. Fess.4 Tujuan Penelitian 1.4 Populasi 3. Yogyakarta. 2004. Penerbit STIE YKPN. Accounting. 1999. Carl S. Akuntansi Keuangan Menengah. Intermediate Accounting. Jakarta. Haryono. Manajemen Produksi dan Operasi.1 Landasan Teori BAB III : METODOLOGI PENELITIAN 3.5 Definisi Operasional 3.word) silahkanhub. Rollin.8Kerangka Pemikiran BAB II : KAJIAN PUSTAKA 2. Suharsimi. Assauri. Jilid I. Alfonsus sirait dan Helda Gunawan (Penerjemah). Penerbit Rineka Cipta. Prinsip-prinsip Akuntansi. Edisi kedelapan. 2002.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Metodelogi Penelitian. Jakarta. Penerbit PT. 2003.2 Saran jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Penerbit BPFE. .1.6 Teknik Pengumpulan Data 3.1 Kesimpulan 5. 1999.1 Lokasi Penelitian 3. C. Erlangga. Yogyakarta. Jakarta. Zaki.2 Jenis Penelitian 3.2 Pembahasan BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN 5. Penerbit BPFE. Akuntansi Pajak. 1997. Reeve dan Philip E. Baridwan. Harnanto. Dasar-dasar Akuntansi. Jakarta. Jakarta. Niswonger.7 Teknik Analisi Data BAB IV : PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. 1999. James M. Penerbit LPFE UI. Buku satu. 2002.3 Jenis dan Sumber Data 3. Grasindo. Edisi Revisi. Edisi kesembilan belas.

Diposkan oleh man di 06:30 0 komentar Langgan: Entri (Atom) FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR BARU Mengenai Saya man echo_chyn@yahoo. 2004. Metode Penelitian Administrasi. Penerbit Erlangga. Akuntansi Entermediate. James D. 2001. Penerbit Alfabeta.Kieso. Edisi kesepuluh. Stice. Frendskousen. 1999. Salemba Empat. Jerry J.. Werfield. Jakarta. Sugiono. Zulian. Earl. Emil Salim (Penerjemah). Jilid I. Yogyakarta. Buku I. Stice dan K. Akuntansi Entermediate. Edisi kelimablas. 2004. 2001. Intermediate Accounting. Intermediate Accounting. Palupi Wuriarti (Penerjemah). Donald E. Yamit. Bandung. 2001.com Lihat profil lengkapku Arsip Blog • ▼ 2008 (1) ○ ▼ Juni (1)  FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM . Penerbit Ekonisia. Manajemen Persediaan .. Daftar Blog Saya • . Weygandt dan Terry D. Jakarta.

BAROKAH ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD.) 5 bulan yang lalu • Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal 6 bulan yang lalu • ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD..SKRIPSI (S-1) KEPERAWATAN HUB. BAROKAH 6 bulan yang lalu Rabu.TINGKAT NYERI DG TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN 1 bulan yang lalu • SKRIPSI (D-III) AKPER STUDI TINGKAT PEMENUHAN KEBUTUHAN(D3-akper) 2 bulan yang lalu • SKRIPSI (D-III) PERAWAT HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DALAM(D3-akper) 2 bulan yang lalu • JADI MILLYUNER BERMODAL KLIK(GRATIISS.. DIRGAHAYU MOTOR DI KOTA . 2008 Juni 04 FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI PROPOSAL SKRIPSI EKONOMI PEMASARAN(S1-MANAJEMEN) FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR BARU MERK NASHA PADA CV.) JADI MILLYUNER BERMODAL KLIK(GRATIISS.

dan psikologis yang keduanya secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam hal pengambilan keputusan pembelian. Tujuan kegiatan pemasaran adalah mempengaruhi pembeli untuk bersedia membeli barang atau . Hal ini yang dilakukan perusahaan CV.Kemapuan di dalam menganalisa perilaku konsumen berarti keberhasilan di dalam menyelami jiwa kosumen dalam memenuhi kebutuhannya. karena semakin majunya teknologi dalam berbagai bidang menuntut setiap orang atau lembaga (perusahaan) untuk selalu berkompetisi dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu memperoleh keuntungan yang optimal dengan pengeluaran yang seminimal mungkin. DIRGAHAYU MOTOR yang bergerak dalam bidang penjualan sepeda motor baru merk NASHA. Perilaku setiap konsumen secara umum dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor itu baik secara individu maupun bersama-sama dapat berpengaruh terhadap keputusan seseorang melakukan pembelian baik produk atau jasa. DIRGAHAYU MOTOR bertambah maju. LATAR BELAKANG Di era globalisasi sekarang ini pada umumnya marketing manajemen merupakan suatu disiplin ilmu yang memiliki arti sangat penting dalam dunia usaha. Karena seringkali perilaku dari konsumen dipengaruhi oleh faktor sosial budaya. kekuatan faktor budaya. maka haruslah berusaha agar dapat selalu berkembang dan mampu mengambil keputusan secara bijaksana. memilih jenis. Dari pemikiran tersebut merupakan suatu hal yang lazim pada zaman sekarang dimana perubahan lingkngan senantiasa terjadi perubahan terus-menerus dalam proses perkembangan suatu Negara. bila dalam persaingan pasar semakin tinggi tersebut mampu menyusun rencana pemasaran yang baik. Bagi perusahaan CV.10 (Depan Pasar Gadin. dituntut untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari berbagai sumber daya yang ada menjadi lebih besar atau meningkat. Memasarkan produk-produknya dengan perencanaan-perencanaan yang baik sehingga memperoleh keuntungan yang optimal.Dengan begitu maka persaingan diantara perusahaan-perusahaan semakin ketat. Yang berada di Jl. Dengan demikian tingginya tingkat persaingan pada periode sekarang.1. DIRGAHAYU MOTOR yang ingin tetap sukses dan hidup. Dan di dalam menganalisa perilaku konsumen akan lebih berhasil apabila perusahaan dapat memahami aspekaspek psikologis manusia secara keseluruhan. penetuan saat pembelian maupun tempat di mana harus membeli. Tingkat persaingan pasar yang semakin tinggi memungkinkan suatu perusahaan mengalami kegagalan dalam melaksanakan pemasaran. Bangaknya prasarana dan sarana penunjang usaha maka fokus utama lebih ditekankan kepada upaya untuk meningkatkan pemasaran yang ditujukan untuk memuaskan konsumen. Sebelah Timur Indomaret) Pamekasan. Pertimbangan yang matang harus dimiliki oleh masing-masing perusahaan dalam mengusahakan sesuatu yang berkaitan dengan masalah produksi ataupun pemasarannya.KABUPATEN NO. Dalam rangka meningkatkan pemasaran dengan upaya memuaskan konsumen tersebut maka perusahaan CV.Hal inilah yang membuat perusahaan-perusahaan berlomba-lomba untuk mendapatkan kepercayaan konsumen sehingga mampu untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan pengeluaran sekecil mungkin. Sebab keputusan yang tidak dan kurang bijaksana akan berakibat perusahaan tidak dapat mencapai tujuan. yang secara tidak langsung mempengaruhi pembeli untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan pada saat mereka membutuhkan. DIRGAHAYU MOTOR harus menganalisa perilaku konsumen. Hal ini juga yang memungkinkan perusahaan CV. prinsip-prinsip ekonomi.PAMEKASAN I. strategi pemasaran.

I. Harga. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.Deteksi perbandingan antara sepeda motor merk NASHA dengan sepeda motor merk lain tidak dibahas. Distribusi terhadap kepuasan konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.3.faktor-faktor mutu pelayanan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Produk.Bagaimanakah pengaruh faktor:Produk.Kuisioner yang disebarkan hanya pada konsumen sepeda motor baru merk NASHA pada CV. DIRGAHAYU MOTOR DI KOTA PAMEKASAN”.Pelayanan Jasa adalah suatu yang tidak bisa diraba/disentuh tetapi bisa dirasakan dan dinikmati. 2.Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi. Promosi. Kerangka Pemikiran Untuk memudahkan penganalisaan pada penelitian ini maka diperlukan kerangka berfikir atau model penelitian sebagai berikut : Pada gambar/ diagram diatas menunujukkan variabel bebas(X) adalah Produk. Promosi.3.1. Mengingat betapa pentingnya pemahaman tentang perilaku konsumen yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan membeli sepeda motor baru merk NASHA maka peneliti mengambil judul penelitian : “FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR BARU MERK NASHA PADA CV. Variabel bebas Produk(X1)=produk yang memenuhi kriteria/kebutuhan pangsa-pasar sangat memungkinkan untuk konsumen memilih dan memilikinya. manakah yang paling dominan pengaruhnya terhadap konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. 4. Hal ini sangat penting bagi pengelola perusahaan dapat mengembangkan. menentukan harga.2.Sistem pemasaran adalah suatu kesenjangan qualitas/mutu pelayanan antara harapan dengan kenyataan pada CV. 5. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan ? I. mempromosikan dan mendistribusikan produk dan jasa kepada para konsumen.3. Promosi. Distribusi yang memiliki hubungan erat satu sama lainnya. Batasan Masalah Batasan masalah yang ditetapkan berdasarkan rumusan masalah diatas adalah : 1. .jasa perusahaan pada saat konsumen membutuhkan. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan ? 2. I. RUMUSAN MASALAH Sedangkan masalah yang ingin dijawab dalam penelitian adalah sebagai berikut : 1. BATASAN MASALAH DAN KERANGKA PEMIKIRAN I.DIRGAHAYU MOTOR di kota Pamekasan. Distribusi. Harga.2. Dari keempat variable bebas(X) tersebut sangatlah erat hubungan satu sama lainnya untuk mempengaruhi variabel terikat(Y) yaitu keputusan memilih. Harga. 3.

khususnya di bidang perilaku konsumen sehingga membantu peningkatan omset penjualan.DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan dan menentukan kebijakan pemasaran pada saat ini dan masa yang akan datang.CV.4. Variabel terikat Keputusan Memilih(Y)=konsumen dalam memilih suatu barang/jasa sangat terpengaruh oleh informasi yang mereka terima dalam diagram ini yang mempengaruhi konsumen adalah keempat variabel bebas tersebut. I. dan tidak berakhir dengan penjualan.6.Kajian Tentang Manajemen Pemasaran Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi: 1. 2. KEGUNAAN/MANFAAT PENELITIAN Sebagaimana penelitian-penelitian yang mana penulis lakukan saat ini juga mempunyai kegunaan/manfaat. maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.6. Karena jika konsumen merasa puas tidak menutup kemungkinan akan membeli barang/jasa pada bulan/tahun berikutnya.CV. I. Untuk mengetahui faktor-faktor yang paling dominant pengaruhnya terhadap konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. sehingga konsumen dapat dengan mudah memperoleh barang tersebut.Dunia ilmu pengetahuan dan penelitian lanjutan di bidang ilmu pemasaran khususnya perilaku konsumen. Variabel bebas Promosi(X3)=dalam mempromosikan suatu barang/jasa bisa melalui media massa dan elektronik dengan pemberian hadiah. TUJUAN PENELITIAN Dengan adanya perumusan masalah tersebut di atas. Pada kehidupan seharian arti pemasaran sering dikacaukan dengan pengertian-pengertian penjualan. Tentang variabel bebas dan variabel terikat akan dijelaskan lebih lengkap pada Identifikasi Variabel. 4. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan 2. perdagangan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus .Penulis sebagai bahan masukan dalam proses pengambilan keputusan tentang perencanaan strategi pemasaran yang tepat. dan mendapatkan laba. Untuk mengetahui faktor-faktor secara simultan (bersama-sama) yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan sebagai proses promosi/pengenalan bagi masayarakat pamekasan sehingga bisa mengetahui tempat penjualan sepeda motor merk NASHA melalui karya tulis. untuk berkembang. TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS I. atau melalui antar konsumen(door to door) sangat mempengaruhi konsumen agar memilih barang/jasa tersebut. Proses pemasaran dimulai jauh sejak sebelum barangbarang diproduksi. 3.Variabel bebas Harga(X2)=jika harga terjangkau oleh konsumen sangat memungkinkan bagi konsumen untuk memilih dan membelinya. tahap selanjutnya menjaga dan memastikan konsumen merasa puas dengan keempat variabel bebas tersebut. Padahal istilah-istilah tersebut hanya merupakan satu bagian dari kegiatan pemasaran secara keseluruhan. Tinjauan Pustaka 1. Variabel bebas Distribusi(X4)=kegiatan perusahaan dalam menyalurkan barangnya haruslah dilokasi yang mudah dijangkau.5. dan distribusi. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan I. sehingga konsumen terpengaruh untuk membeli.1.

Menurut Basu Swasta (2000. 5) “Sebagai falsafah bisnis. dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang ditujukan dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan”. Mangkunegoro (1993 : 3) perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan. Cara dan falsafah baru ini disebut dengan konsep pemasaran. mengadakan komunikasi dan distribusi yang efektif untuk memberi tahu. pelayanan dan sumber-sumber lainnya. memposisikan. akan mengetahui adanya cara falsafah baru yang terlibat didalamnya. pelaksanaan. proses dan hubungan sosial yang dilakukan oleh individu. atau berorientasi pada konsumen (consumer orieted)”. Sebagai mana diketahui bahwa setiap individu mempunyai perilaku yang berbeda dalam memenuhi keinginan dan kebutuhannya. termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Pendapat lain tentang perilaku konsumen ini dikemukakan oleh Basu Swsatha D dan Hani Handoko (2000 : 10) menyatakan bahwa perilaku konsumen dapat dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa-jasa. Dalam mengenal konsumen perlu mempelajari perilaku konsumen. perencanaan. dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial”. konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. atau sebaliknya dapat berupa suatu peluang atau kesempatan mengembangkan usahanya. 2000. Dari beberapa pengertian tersebut terdapat dua hal penting dari perilaku konsumen yaitu (1) sebagai proses pengambilan keputusan (2) kegiatan fisik dalam menilai. Bagi perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya. Menurut William J. menentukan harga. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor yang berasal dari dalam pribadi konsumen itu sendiri maupun dari luar (lingkungan). 4) yang dimaksud dengan manajemen pemasaran adalah “penganalisaan. memperoleh dan menggunakan barang dan jasa. Engel dalam alih bahasa. Menurut James F. 2000. dan distribusi. karena konsumen ditempatkan sebagai pusat perhatian dengan memperhatikan apa yang dia butuhkan dan yang diinginkan dan bagaimana memuaskan konsumen tersebut. Kegiatan-kegiatan tersebut beroperasi di dalam suatu lingkungan yang terus menerus berkembang sebagai konsekuensi sosial dari perusahaan. tetapi juga dibatasi oleh sumber-sumber dari perusahaan itu sendiri dan peraturan-peraturan yang ada. Bidiyanto (1994 : 3) menyatakan bahwa perilaku konsumen sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan. Menurut Gerald Zalman dan Melani Wallendorf dalam A. 4) pemasaran adalah “suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. Dari definisi tersebut ternyata titik berat manajemen ditekankan pada penawaran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginkan pasar tersebut serta menentukan harga. menggunakan suatu produk atau jasa sebagai suatu akibat dari pengalamannya dengan produk. Dari definisi tersebut sangat jelas bahwa pemasaran sangat jauh dari penjualan. mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini. Bagi pemasaran perubahan lingkungan dapat merupakan tantangan-tantangan baru yang memerlukan tanggapan dan cara penyelesaian yang baru pula. Stanton (dalam Basu Swasta. Oleh karena itu kegiatan pemasaran memerlukan suatu manajemen yang khusus yang sering dikenal dengan manajemen pemasaran. Menurut Philip Kotler (dalam Basu Swasta.P. kelompok dan organisasi dalam mendapatkan. mendorong serta melayani pasar. Berdasarkan pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah .dapat juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus atau konsumen mempunyai pandangan yang baik terhadap perusahaan. perdagangan.

Aktifitas yang menyangkut tindakan. Cara dan falsafah baru ini disebut dengan konsep marketing (Marketing Concept). Hal ini secara mendasar jelas berbeda dengan falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk (product concept) dan penjualan (Sales concept) Pengertian pasar menurut Kasmir dan Jakfar (2004 : 69) adalah “tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi”.” Dari definisi tersebut dapat dijelaskan bahwa pasar nyata adalah himpunan konsumen yang mempunyai minat.Pasar dan Pemasaran Pasar dan pemasaran merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. proses (cara-cara) dan hubungan sosial. Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya. akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. Dengan demikian pasar ini terdapat penjual dan pembeli untuk melakukan suatu transksi jual beli produk baik barang atau pun jasa.merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu.Orang-orang meliputi individu. menggunakan dan memperoleh pengalaman dari suatu produk atau jasa. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu faktor-faktor yang berasal dari lingkungan intern dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan ekstern. Menurut Basu Swasth D dan Hani Handoko (2000 : 58) menyatakan bahwa faktor-faktor lingkungan eksternal yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu : a. tetapi bisa melalui telepon atau internet. Jadi dengan demikian terdapat tiga golongan yang saling berhubungan yaitu : a. pendapatan dan akses pada suatu barang atau jasa tertentu. menggunakan barang atau jasa. Sebagai falsafah bisnis. sosial. atau berorientasi pada konsumen (consumer oriented).Pengalaman. sehingga konsumen pasti melakukan pembelian . 2000 : 77) Selanjutnya karakteristik yang berkaitan dengan pembelian terdiri dari faktor-faktor budaya. kelompok atau organisasi c. Dengan kata lain setiap ada kegiatan pasar selalu diikuti oleh pemasaran dan setiap pemasaran adalah untuk mencari atau menciptakan pasar. Selanjutnya Kasmir dan Jakfar (2004:70) memberikan pengertian pasar yang lebih luas yaitu “himpunan pembeli nyata dan pembeli potensiil atas suatu produk.Keluarga (family). maka pada kondisi yang seperti ini pengertian pasar tidaklah tepat. b. Dengan majunya teknologi dimana transaksi bisnis tidak harus bertemu. Sedangkan faktor-faktor phisikologis yang berasal dari proses yang berasal intern individu yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : Motivasi Pengamatan Belajar Kepribadian dan konsep diri dan Sikap (Swastha dan Handoko. Pasar dan pemasaran memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. pribadi dan psikologis juga mempengaruhi perilaku pembelian (Kotler.Kelompok – kelompok sosial (social group) dan kelompok referensi (Reference Group) d. demikian pula pemasaran tanpa pasar juga tidak berarti.Kebudayaan (cultur) dan kebudayaan khusus (sub culture) b.Kelas sosial (Social class) c. Pengertian ini mengandung arti pasar memiliki tempat atau lokasi tertentu sehingga memungkinkan pembeli dan penjual bertemu. Pasar tanpa pemasaran tidak ada artinya. kelompok atau organisasi yang dipengaruhi oleh internal dan eksternal dalam kaitannya dengan proses pengambilan keputusan untuk mendapatkan. konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. 1997 : 153) 2. menyangkut mendapatkan.

pelaksanaan. mendorong serta melayani pasar. Cara dan falsafah baru ini disebut dengan konsep pemasaran. dan distribusi. Menurut Basu Swasta (2000. dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang ditujukan dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan. dalam hal ini konsumen belum melakukan pembelian. 2000. perdagangan.” Menurut William J Stanton (dalam Basu Swasta. 4) pemasaran adalah “suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan.” Sedangkan pengertian pemasaran menurut Kasmir dan Jakfar (2004:74) adalah “sebagai upaya untuk menciptakan dan menjual produk kepada berbagai pihak dengan maksud tertentu. Kegiatan-kegiatan tersebut beroperasi di dalam suatu lingkungan yang terus menerus berkembang sebagai konsekuensi sosial dari perusahaan. perencanaan. menentukan harga. Bagi pemasaran perubahan lingkungan dapat merupakan tantangan-tantangan baru yang memerlukan tanggapan dan cara penyelesaian yang baru pula. atau sebaiknya dapat berupa suatu peluang atau kesempatan mengembangkan ushanya. Transaksi terjadi pasar. Sedangkan yang dimaksud dengan pasar potensiil adalah sekelompok konsumen yang memiliki minat tetapi belum mempunyai pendapatan. dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial. Bagi perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya. 4) yang dimaksud dengan manajemen pemasaran adalah “penganalisaan.” Dari berbagai definisi menurut para ahli tersebut di atas ternyata titik berat manajemen pemasaran ditekankan pada penawaran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginkan pasar tersebut serta menentukan harga. mengadakan komunikasi dan distribusi yang efektif untuk memberi tahu.karena di dukung oleh keinginan dan telah memiliki pendapatan. Oleh karena itu kegiatan pemasaran memerlukan suatu manajemen yang khusus yang sering dikenal dengan manajemen pemasaran. 2004:74) adalah “suatu proses sosial dan manajerial dengan nama individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk atau jasa dengan pihak lain. dipengaruhi oleh dua kekuatan yang saling tarik menarik yaitu permintaan dan penawaran. akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya.” Dari definisi tersebut sangat jelas bahwa pemasaran sangat jauh dari penjualan. Menurut Basu Swasta . memposisikan. tetapi juga dibatasi oleh sumber-sumber dari perusahaan itu sendiri dan peraturan-peraturan yang ada. Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang atau jasa adalah : Harga barang atau jasa itu sendiri Harga barang atau jasa lain yang memiliki hubungan (subsitusi) Pendapatan Selera Jumlah Dan faktor khusus / akses Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran suatu barang atau jasa adalah : Harga barang atau jasa itu sendiri Harga barang atau jasa lain yang memiliki hubungan (subsitusi) Teknologi Harga Input (ongkos produksi) Tujuan perusahaan Faktor khusus atau akses Sedangkan pemasaran menurut Philip Kotler (dalam Kasmir dan Jakfar.

obat dan lainlain. dimana dibuat. sedangkan yang tidak berwujud biasanya berbentuk jasa. dan produk inilah yang akan dipasarkan kepada konsumen.Tinjauan Tentang Marketing Mix Dalam manajemen pemasaran dikenal strategi marketing mix. istilah. kapan dibuat. kapan waktu kadaluarsa dan berbagai informasi lainnya. strategi lokasi dan distribusi. bagaimana cara penggunaan dari produk. Pertimbangan pembuatan logo dan motto adalah sebagai berikut : Logo dan motto harus memiliki arti (dalam arti positif) Logo dan motto harus menarik perhatian Logo dan motto harus mudah diingat Merk merupakan suatu hal penting bagi konsumen untuk mengenal barang dan jasa yang ditawarkan. Dalam upaya melakukan suatu strategi produk maka dalam pengembangannya dapat berupa : Penentuan logo dan motto Menciptakan merk Menciptakan kemasan Menciptakan label Logo merupakan ciri khas suatu produk. seperti kualitas kemasan. warna dan persyaratan lainnya yang mudah diingat oleh para konsumennya. bentuk. menurut Jakfar dan Kasmir (2004: 106) dikatakan “strstegi bauran pemasaran (marketing mix) melalui “strategi produk. untuk digunakan atau dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Basu Swastha (1992 : 241) bahwa : “Harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk atau jasa dan pelayanannya. b.” a. sepeda motor. konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. Agar merk mudah dikenal masyarakat.” 3. strstegi harga. simbul.Kajian Tentang Produk Menurut pendapat Philip Kotler (dalam Kasmir dan Jakfar. Di dalam label harus menjelaskan siapa yang membuat. Benda berwujud biasanya berbentuk fisik seperti rumah.” .” Dari definisi di atas dapat dijelaskan dengan fisik atau benda berwujud dan benda tidak berwujud. Baik logo maupun motto harus dirancang dengan benar. Label merupakan sesuatu yang dilekatkan pada produk yang ditawarkan dan merupakan bagian dari kemasan. disain atau kombinasi dari kesemuanya. sedangkan motto merupakan serangkaian kata-kata yang berisikan misi dan visi perusahaan dalam melayani masyarakat.(2000.Kajian Tentang Harga Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk memperoleh barang atau jasa yang digunakan. strategi promosi. Penciptaan kemasan pun harus memenuhi persyaratan. 2004: 106) Produk adalah “sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian untuk dibeli. 5) “Sebagai falsafah bisnis. maka penciptanya harus mempertimbangkan faktor-faktor antara lain : Mudah diingat Terkesan hebat dan modern Memiliki arti (dalam arti positif) Menarik perhatian Kemasan merupakan pembungkus suatu produk. Setiap perusahaan yang melakukan kegiatan usaha pasti menghasilkan produk. Pada prakteknya merk sering diartikan sebagai nama. atau berorientasi pada konsumen (cunsumer oriented).

. caranya memberikan harga murah bahkan rugi pada barang yang dikenal umum Judgement Pricing.Untuk memaksimalkan laba 3. (biasanya dilakukan oleh pedagang kaki lima) Price Lining.950. 108) Tujuan penentuan harga secara umum adalah sebagai berikut : 1. Yang terpenting dalam hal ini pelanggan pesaing dapat dipindah pada perusahaan yang menentukan harga murah Penentuan harga dikaitkan dengan mutu produk. Ada beberapa metode dalam menentukan harga.Untuk memperbesar market share 4. biasanya dalam hal ini harga ditentukan dengan setinggi-tingginya dalam artian harga yang ditetapkan masih dapat dijangkau oleh konsumen. Artinya walaupun harga pokok produk meningkat harga tetap dipertahankan. dalam hal ini diadakan penawaran kombinasi antara dua jenis barang misalnya minyak rambut dengan sisir harganya dipasang satu. Menurut Kasmir dan Jakfar (2004. harga yang didasarkan kepada perkiraan. harga yang ditentukan dapat meningkatkan penjualan.Untuk penentuan mutu produk 5. Penentuan harga oleh suatu perusahaan dimaksudkan dengan berbagai tujuan yang hendak dicapai. asal ada untung produk bisa dijual. Misalnya kita punya satu kodi atau satu lusin barang. dengan harapan produk yang ditawarkan dapat terjual dipasaran Dari uraian-uraian tentang harga di atas maka nilai yang ditetapkan untuk suatu produk pasti memiliki tujuan tertentu. dilakukan untuk menciptakan daya tarik biasanya dillakukan oleh toko-toko untuk memperoleh reputasi.sebenarnya harga ini Rp 50 ribu kurang lima puluh rupiah tetapi dalam benak konsumen yang dibaca empat puluh ribunya bukan kurang lima puluh rupiahnya Combination Offers. Menurut Buchari (2001. tetapi biasanya mengurangi kwalitas atau kwantitasnya Odd Prices.Untuk bertahan hidup 2.Karena persaingan Tujuan penentuan harga untuk bertahan hidup biasanya dilakukan dengan semurah-murahnya hal ini dimaksudkan agar produk yang ditawarkan laku terjual dipasaran. kebijaksanaan harga dengan menggunakan angka ganjil biasanya dilakukan di Super Market. dalam hal ini harga ditentukan semurah-murahnya dengan harapan pelanggan dapat meningkat atau bertambah. penetapan harga yang didasarkan kepada kira-kira. 159) “Ada beberapa mecam kebijaksanaan harga yang dapat dilakukan yaitu : Margin Pricing. Penentuan harga dalam hal ini biasanya sangat dikaitkan dengan kwalitas produk yang ditawarkan Penentuan harga pesaing. dengan catatan harga murah tetapi masih dalam kondisi yang menguntungkan Sedangkan tujuan penentuan harga untuk memaksimalkan laba. dalam hal ini biasanya perusahaan dalam menentukan harga disesuaikan dengan harga pesaing. peningkatan penjualan diharapkan dapat meningkatkan laba Penentuan harga dalam upaya memperbesar market share. Barang yang bagus ini diberi harga yang lebih tinggi dari yang lain dan ditempatkan bersama barang yang memang harganya mahal atau tinggi Customary Prices. ada satu atau dua yang bagus.Penetapan harga adalah merupakan suatu unsur yang pokok dalam upaya untuk merumuskan strategi penetapan harga. Kasmir dan Jakfar (2004:109) mengatakan “ada beberapa metode dalam penentuan suatu harga produk antara lain . Oleh karena itu perusahaan perlu selalu memantau pasar dan harga jual barang atau jasa yang ditawarkan. kebijaksanaan harga yang diperlukan pada suatu barang yang stabil. misalnya Rp 49. Biasanya dilakukan oleh toko-toko seperti kaos dari berbagai merek ditumpuk dalam satu kotak dan diberi harga sama Competitors Price.

manajerial dan pemasaran yang besar. menarik. dan mempengaruhi calon konsumennya. Juga perlu dipertimbangkan sasaran pelanggan apakah sasarannya pasar konsumen atau pasar industri. c. Sedangkan penentuan harga atas dasar waktu biasanya harga ditentukan atas dasar waktu baik jam. Tanpa promosi jangan diharapkan pelanggan dapat mengenal produk atau jasa yang ditawarkan. Perusahaan harus mempertimbangkan jumlah dan frekuensi pembelian. Daur hidup produk juga menentukan pilihan saluran distribusi. Salah satu tujuan promosi perusahaan adalah menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik calon konsumen yang baru Paling tidak ada empat macam sarana promosi yang dapat digunakan oleh setiap perusahaan dalam mempromosikan baik produk maupun jasanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi saluran distribusi adalah : Pertimbangan pembeli atau pasar Karakteristik pelanggan mempengaruhi keputusan apakah menggunakan suatu pendekatan distribusi langsung atau tidak. (2) Penentuan harga untuk produk baru terdiri dari market skiming pricing dan market penetration pricing. Penggunaan promosi dengan iklan dapat dilakukan dengan berbagai media seperti : Pemasangan billborard di jalan-jalan strategis Pencetakan brosur . promosi penjualan (sales promotion). Sedangkan penentuan harga atas dasar bentuk produk biasanya dilakukan atas kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh suatu produk. dapat (lebih baik) menggunakan saluran langsung.Kajian Tentang Promosi Promosi merupakan kegiatan yang tak kalah pentingnya dengan kegiatan pemasaran lainnya. seperti harga makanan di restoran dengan harga makanan di PKL.(1) modifikasi harga atau diskriminasi harga dapat dialkukan menurut pelanggan.” Dari metode penentuan harga tersebut dapat dijelaskan bahwa metode penentuan harga menurut pelanggan dimaksudkan harga dibedakan menurut konsumen utama (primer) atau nasabah biasa (sekunder). Oleh karena itu promosi merupakan sarana yang paling ampuh untuk menarik dan mempertahankan konsumennya. Sedangkan market penetration pricing yaitu dengan menetapkan harga yang serendahrendahnya dengan tujuan untuk memperluas pasar. Penentuan harga atas dasar wilayah biasanya harga yang ditentukan akan berbeda antara tempat yang satu dengan tempat yang lainnya. menurut bentuk produk. misalnya alat kedokteran. hari maupun minggu. Lokasi geografis dan ukuran pasar juga penting dipertimbangkan Karakteristik produk Produk yang kompleks dibuat khusus dan mahal cendrung menggunakan saluran yang pendek dan langsung. pada tahap awal pembuatan produk dijual secara langsung tetapi dalam perkembangannya dapat menggunakan jasa perantara.” Iklan adalah sarana promosi yang digunakan oleh perusahaan guna menginformasikan. Misalnya harga foto wisudawan yang ditetapkan oleh foto grafer Penentuan harga produk baru ada dua yaitu market skiming pricing yaitu harga awal produk yang ditetapkan setinggi-tingginya dengan tujuan bahwa produk atau jasa memiliki kualitas tinggi. menurut waktu. publisitas (publiciy) dan penjualan pribadi (personal selling).Kajian Tentang Saluran Pelayanan Distribusi Saluran distribusi bertujuan untuki menentukan metode dan jalur yang akan dipakai dalam menyalurkan produk ke pasar. Sebaiknya perusahaan yang kecil dan lemah lebih baik menggunakan jasa perantara d. menurut tempat. Faktor produsen atau pertimbangan pengawasan dan keuangan Produsen yang memiliki sumber daya keuangan. Menurut Jakfar dan Kasmir (2004:116) keempat sarana promosi yang dapat dilakukan adalah “periklanan (advertising).

termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Menurut James F. Menurut Basu Swasth D dan Hani Handoko (2000:58) menyatakan bahwa faktor-faktor lingkungan ekternal yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu : 1). setiap budaya memiliki sub budaya yang lebih kecil yang merupakan identifikasi dan sosialisasi yang has untuk perilaku anggotanya.” Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu faktor-faktor yang berasal dari lingkungan intern dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan ekstern. Menurut Gerald Zalman dan Melani Wallendorf dalam A. pribadi dan psikologis juga mempengaruhi perilaku pembelian (Kotler. dalam Basu Swastha.Kelompok-kelompok sosial (social group) dan kelompok referensi (Reference Group) 4).Faktor Budaya Faktor budaya yang meliputi budaya. sub budaya dan kelas sosial Budaya merupakan faktor penentu. Pendapat lain tentang perilaku konsumen ini dikemukakan oleh Basu Swastha D dan Hani Handoko (2000:10) menyatakan bahwa “perilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasajasa.Kelas sosial (Social class) 3).Kebudayaan (kultur) dan kebudayaan khusus (sub culture) 2). keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. .Keluarga (family) Sedangkan faktor-faktor phisikologis yang berasal dari proses intern individu yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : “(1) Motivasi (2)Pengamatan (3)Belajar (4)Kepribadian dan konsep diri dan (5)Sikap (Swastha dan Handoko. proses dan hubungan sosial yang dilakukan oleh individu. 1997:153) a. kelompok dan organisasi dalam mendapatkan. 2000:77) Selanjutnya karakteristik yang berkaitan dengan pembelian terdiri dari faktor-faktor budaya. Mangkunegoro (1993:3) perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan. karena konsumen ditempatkan sebagai pusat perhatian dengan memperhatikan apa yang dia butuhkan dan diinginkan dan bagaimana memuaskan konsumen tersebut. menggunakan suatu produk atau jasa sebagai suatu akibat dari pengalamannya dengan produk.Pemasangan spanduk Pemasangan iklan melalui koran Pemasangan iklan melalui majalah Pemasangan iklan melalui televisi Pemasangan iklan melalui radio Pemasangan iklan melalui media lainnya 4. Engel dalam alih bahasa. sosial. Budiyanto (1994:3) menyatakan bahwa perilaku konsumen sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan. mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini. pelayanan dan sumber-sumber lainnya. agama. Oleh karena itu faktor budaya ini sifatnya sangat luas dan menyangkut segala aspek kehidupan manusia Sub budaya.Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen Dalam mengenal konsumen perlu mempelajari perilaku konsumen.P. Sub budaya ini meliputi kebangsaan.

ras. gaya hidup dan kepribadian Usia Faktor usia dan daur hidup akan mempengaruhi selera terhadap pemilihan suatu produk seperti pada saat usia remaja umumnya menykai produk yang menantang dan setelah tua lebih menyukai yang kalem Pekerjaan dan Pendapatan Pola konsumsi seseorang juga dapat dipengaruhi oleh pekerjaannya. klup atau organisasi c. keluarga dapat memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku seseorang dalam pemilihan suatu produk. persepsi. Kelompok tersebut juga mampu menciptakan suasana yang dapat mempengaruhi pemilihan konsumen terhadap merek dari produk Keluarga Keluarga organisasi konsumen yang terpenting dalam masyarakat. golongan menengah dan golongan atas b. Oleh karena itu perusahaan perlu mengidentifikasi kelompok pekerjaan atau jabatan untuk mempengaruhi mereka yang selanjutnya disesuaikan dengan produk yang ditwarkan. pendapatan. minat maupun pendapat (opini) yang bersangkutan d.Faktor Pribadi Faktor seseorang dalam melakukan pembelian produk juga dipengaruhi oleh usia. dalam kehidupan sehari-hari yang menyatakan dalam kegiatan. pada hakekatnya kita ini dibagi dalam tiga kelas sosial yaitu : golongan bawah. Pengetahuan seseorang tentang produk. Selain itu pendapatan seseorang sangat besar pengaruhnya terhadap pemulihan dan pembelian suatu produk. Kelompok referensi menghadapkan seseorang pada perilaku konsumen dan juga gaya hidup baru. pengetahuan. Selanjutnya akan . harga dan tempat pembelian juga akan mendorong atau menghambat tindakan pembelian Kepercayaan dan Sikap Melalui perbuatan dan belajar orang akan memperoleh kepercayaan dan sikap. Semakin besar/tinggi kebutuhan dasarnya akan semakin kuat pula motivasinya Persepsi dan Pengetahuan Seseorang yang termotivasi siap untuk melakukan perbuatan yang dipengaruhi persepsinya terhadap situasi yang dihadapinya. kepercayaan dan sikap Motivasi Motivasi pembelian seseorang umumnya didorong oleh kebutuhan dasarnya. sehingga dengan demikian perusahaan dapat meningkatkan volume penjualan dan memperoleh keuntungan yang optimal Gaya Hidup Faktor gaya hidup seseorang menggambarkan keseluruhan pribadi yang berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu pemasar harus tahu siapa yang berperan dominan dalam keluarga untuk mengambil keputusan pembelian Peranan dan Status Seseorang sering membeli produk untuk menyatakan peranan dan status mereka dalam masyarakat artinya sepanjang hidupnya seseorang terlibat dalam beberapa kelompok seperti keluarga. wilayah demografi Kelas sosial. pekerjaan.Faktor Psikologis Perilaku pembelian seseorang juga dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis seperti : motivasi.Faktor Sosial Faktor sosial meliputi : kelompok referensi. keluarga serta peranan dan ststus Kelompok Referensi Kelompok referensi adalah kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang.

maka hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.Penilaian dan pemilihan (seleksi) terhadap alternatif pembelian 4. Pemahaman mengenai masing-masing peranan ini sangat berguna dalam rangka memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. 2000:20) menyatakan “bahwa dalam keputusan pembelian barang. METODE PENELITIAN I. Ada kalanya kelima peranan tersebut dilakukan beberapa orang. diduga merupakan faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam pembelian sepeda motor baru merk NASHA pada CV.6. Hipotesis Berdasarkan pada perumusan masalah tujuan penelitian dan landasan teori yang dikemukakan sebelumnya. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.Pengambilan Keputusan Menurut Philip Kotler (dalam Tjiptono. Umumnya ada lima macam peranan yang dapat dilakukan seseorang. perasaan emosional dan cendrung berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa obyek. Oleh karena itu sikap sulit untuk berubah 5.Perilaku setelah pembelian I. Suatu kepercayaan adalah suatu gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu. Karena daerah Kabupaten Pamekasan sangatlah luas maka penulis hanya meneliti pada daerah kota pamekasan.2.Keputusan untuk membeli 5.10 (Depan Pasar Gadin.Diduga faktor harga merupakan faktor dominan yang dipertimbangkan konsumen dalam pembelian sepeda motor baru merk NASHA pada CV.Pengambil Keputusan (Desider) d. Kelima peranan tersebut meliputi : a. Sebelah Timur Indomaret) Kota Pamekasan.Pemakai (User) Pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen/pengguna jasa pada dasarnya untuk melakukan pembelian diawali oleh adanya kesadaran pemenuhan kebutuhan atau keinginan dari konsumen itu sendiri.Pembeli (Buyer) e. 2. Sebuah sikap menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun yang tidak baik. konsumen sering ada lebih dari dua pihak yang terlibat dalam proses pertukaran atau pembeliannya.DIRGAHAYU MOTOR berada di Jl. Dari informasi yang telah diperolehnya baru diadakan seleksi atas macam produk/jasa yang tersedia. Lokasi Penelitian Dalam lokasi penelitian penulis mengambil daerah Kabupaten Pamekasan dimana lokasi tersebut daerah pemasaran utama bagi CV.mempengaruhi tingkah laku dalam memilih atau membeli. faktor promosi dan faktor distribusi. .Faktor produk.7. sekaligus pengenalan produk. Pengambilan keputusan dapat dijelaskan bahwa proses pengambilan keputusan terdiri dari lima tahap yaitu : 1. I.7.Pemberi pengaruh (Influencer) c. sedangkan lokasi CV. Atas kesadaran pemenuhan kebutuhan dan keinginan itu maka konsumen mulai mencari informasi mengenai produk / jasa yang dapat memenuhi kebutuhan atau keinginannya.Pemrakarsa (Inisiator) b.KABUPATEN NO.Menganalisa keinginan dan kebutuhan 2.1. faktor harga. disebabkan keterbatasan tenaga dan materi sekaligus memudahkan penulis untuk menyebarkan angket.Pencarian informasi dan sumber informasi yang ada 3.DIRGAHAYU MOTOR. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.

promosi.I. DIRGAHAYU MOTOR di pamekasan. Kuesioner : Dalam hal ini penulis membuat angket dan penyebarannya kepada para responden/konsumen.5. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan). (pelanggan/pembeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan. Tehnik Pengumpulan Data pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut : a. Untuk memberikan nilai pada item-item pertanyaan tersebut.7. dimana data yang menyangkut variabel bebas yaitu: (produk. b. tenaga. maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu”. maka disusun sebagai berikut : Sangat setuju diberi skor 5 Setuju diberi skor 4 Cukup setuju diberi skor 3 Tidak setuju diberi skor 2 Sangat tidak setuju diberi skor 1 Selanjutnya untuk mengelompokkan kategori jawaban tersebut maka : Sangat setuju : 4. Kuesioner tersebut disusun dalam kalimat pertanyan dan responden diminta untuk memberikan tanggapannya dengan memberikan tanda silang (X). Sedangkan Sampel meurut Sugiono (2002:57) “Adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”.DIRGAHAYU MOTOR yang membeli sepeda motor baru merk NASHA.DIRGAHAYU MOTOR. Selanjutnya Sugiono (2002:58) mengatakan “Bila populasi besar dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi. Berdasarkan pendapat di atas maka pada penelitian ini akan menggunakan Data Sampel artinya sebagian pembeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. Survey pendahuluan yakni penelitian secara umum terhadap para konsumen dengan tujuan mengetahui permasalahan yang dihadapinya. dan waktu. harga. Penelitian lapangan yakni dengan upaya untuk memperoleh data primer secara langsung melalui : Interview : Dalam hal ini penulis mengadakan tanya jawab dan tatap muka secara langsung dengan para konsumen CV.51 s/d 5. Sebagai pengukuran terhadap tanggapan-tanggapan/pertanyaan dari responden digunakan Skala Likert Singgih (2000:269). Skala Likert adalah Skala yang berisi lima tingkat jawaban yang merupakan Skala Jernis Ordinal.7.3.2. I. Populasi Dan Sampel Berikut ini akan penulis disajikan tentang pengertian Populasi dan Sampel. I. I. Populasi menurut Sugiono (2002:57) “Adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan”.4. Jenis Penelitian Pada jenis penelitian ini penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan langsung kepeda konsumen CV. distribusi) dan variabel terikat yaitu: keputusan memilih sepeda motor baru merk NASHA di CV. Jenis Dan Sumber Data Jenis data yang penulis ambil yaitu Data Primer artinya data yang langsung diperoleh dari objek penelitian.7. digunakan kuesioner yang dibagaikan kepada responden. Untuk mengukur variabel-variabel tersebut. misalnya karena keterbatasan dana. Disamping Data Primer penulis juga menggunakan Data Sekunder yaitu data yang diambil dari literatur maupun data yang diambil dari dokumentasi dan arsip.7.yang akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan.00 .

50 Cukup setuju : 2. formulir observasi. Kriteria pengujiannya dilakukan dengan cara membandingkan r hitung dengan r table pada taraf a = 0.50 Sangat tidak setuju : 1. Uji instrumen ini dapat menggunakan rumus korelasi Product Moment. Masrun menyatakan “Item yang mempunyai korelasi positif dengan kriterium (skor total) serta korelasinya tinggi.51 s/d 4.3”. sebaliknya jika r hitung < r tabel maka dianggap tidak valid (invalid) . Sedangkan reliable artinya instrumen sebagai alat ukur dapat memperoleh hasil ukur yang ajeg (konsisten) atau tetap asas.X3. Sementara itu Masrun dalam Sugiyono (2000:160) menyatakan “teknik korelasi untuk menentukan validitas item ini sampai sekarang merupakan teknik yang paling banyak digunakan:. Untuk itu hasil uji coba harus dicari validitas dan reliabilitasnya. 2002.05. menunjukkan bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi pula.51 s/d 2.00 s/d 1.7. Uji coba dari butir-butir instrumen pada kelima variabel yaitu X1. Selanjutnya dalam memberikan interpretasi terhadap koefisien korelasi.Instrumen Penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data.6. validitas instrumen diuji dengan menggunakan korelasi skor butir dengan skor total 'Product Moment (Pearson) ".51 s/d 3. Yang dimaksud valid adalah instrumen sebagai alat ukur benar-benar mengukur apa yang diukur. Analisis dilakukan terhadap semua butir instrumen. Instrumen ini dapat berupa kuesioner (daftar pertanyaan).3 maka butir dalam instrumen tersebut . formulir-formulir lain yang berkaitan dengan pencatatan data dan sebagainya. Validitas dan Reliabilitas Sebelum penelitian dilaksanakan maka langkah yang utama adalah melakukan uji coba instrumen penelitian. Dr.X4 dan Y dimaksudkan untuk menguji keabsahan dan kehandalan butir-butir instrumen yang digunakan dalam penelitian. Validitas Menurut Sugiyono (2000:106). Biasanya syarat minimum untuk dianggap memenuhi syarat adalah kalau r =0. Jadi kalau korelasi antara butir dengan skor total kurang dari 0. Pengujian Instrumen Menurut pendapat Prof. sehingga instrumen tidak dapat digunakan dalam penelitian.50 Tidak setuju : 1. Soekidjo Notoatmodjo: Rineka Cipta. Agar instrumen penelitian valid dan reliable maka sebelum digunakan perlu diuji coba (pre test) terlebih dahulu.Setuju : 3. Rumus korelasi Product Moment dari Karl's Pearson menurut kutipan Sugijono (2000:213) : dengan rxy = Koefisien korelasi antara gejala x dan gejala y x = skor butir item y = Jumlah skor n = Jumlah data Jika hasil perhitungan temyata r hitung > r tabel maka butir instrumen dianggap valid.X2.50 I.

I. kedua variabel ini dapat diberi definisi operasional sebagai berikut. Identifikasi Variabel Dari masing-masing variabel di atas dapat diindetifikasikan sebagai berikut : . harga.Dimaksudkan dengan memilih sepeda motor baru merk NASHA merupakan keputusan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. Dirgahayu Motor Pamekasa 1.7. Reliabilitas Koefisien reliabilitas instrumen dimaksudkan untuk melihat konsistensi jawaban butir-butir pemyataan yang diberikan oleh responden Adapun alat analisisnya menggunakan metode belah dua (split half) dengan mengkorelasikan total skor ganjil lawan total skor genap. harga.' I.70 berarti hasil uji coba tesnya memiliki reliabilitas kurang (un-reliable).70 berarti hasil uji coba tesnya memiliki reliabilitas tinggi.Place (Pelayanan distribusi) Dimaksudkan dengan Place/ Pelayanan adalah merupakan sikap ramah tamah dari pemilik barang kepada konsumen sehingga konsumen dapat dengan mudah memperoleh barang tersebut di tempat yang strategis. agar selalu ingat akan barang yang ditawarkan dan kemudian membelinya.Price (Harga) Dimaksudkan dengan Price adalah merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk memperoleh sejumlah barang atau jasa. 2.Promotion (Promosi) Dimaksudkan dengan Promosi adalah merupakan suatu aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen. promosi.DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan. Dimaksudkan dengan faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen adalah faktor produk. promosi. dan saluran pelayanan dalam membeli mobil baru di CV. dengan rumus dalam kutipan Sugiyono (2000:104) ri = reliabilitas internal seluruh isntrumen rb = Korelasi Product Moment antara belahan pertama dan kedua Pedoman dari Sugiyono (2000:109).Dimaksudkan dengan faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen adalah faktor produk. d. Definisi Operasional Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. 2) Reliabilitas (r1) uji coba kurang dari 0.Produk (Barang) Dimaksudkan dengan Produk adalah barang yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen yaitu sepeda motor baru merk NASHA b. selanjutnya dihitung reliabilitasnya menggunakan rumus "Spearman Brown’. a.7.dinyatakan tidak valid. c.8. pemberian interpretasi terhadap reliabilitas (r1) pada umumnya digunakan patokan sebagai berikut : 1) Reliabilitas (rl) uji coba sama dengan atau lebih dari 0.7. dan distribusi dalam memilih/membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.

Dirgahayu Motor Pamekasan tentang sepeda motor baru merk NASHA yang disediakan dari berbagai type dan Cc. dapat diukur dengan indikator sebagai berikut.Harga jual pasca membeli (bekas). 2. 1.Promosi melalui spanduk. Dirgahayu Motor Pamekasan . Variabel bebas harga dengan simbul X2 Variabel ini dapat diukur dari pertimbangan konsumen dalam menguburkan penghasilannya untuk mendapatkan mobil baru yang dibutuhkan diukur dengan indikator sebagai berikut. Variabel bebas promosi simbul X3 Variabel ini dapat diukur dari daya tarik yang diinformasikan oleh CV. Dirgahayu Motor Pamekasan dari berbagai type dan Cc. Dirgahayu Motor Pamekasan dari berbagai type dan Cc 3.Promosi melalui pemberian hadiah.Evaluasi alternatif mobil baru. 1. apakah berbagai Type sepeda motor baru merk NASHA yang disediakan oleh CV. indikator ini akan mengukur kebutuhan konsumen untuk berbagai type dan Cc sepeda motor baru. indikator ini akan mengukur ketertarikan konsumen terhadap informasi melalui media cetak tentang sepeda motor baru yang disediakan oleh CV.Pilihan Type. indikator ini akan mengukur penilaian responden.Variabel bebas produk dengan simbul X1 Variabel ini dapat diukur dari pertimbangan konsumen dalam sepeda motor baru merk NASHA dengan indikator sebagai berikut. Dirgahayu Motor Pamekasan 5. apakah harga sepeda motor baru merk NASHA yang ditawarkan oleh CV.Keputusan pembelian. Dirgahayu Motor Pamekasan dapat dijangkau oleh konsumennya 2. Dirgahayu Motor Pamekasan 2. Dirgahayu Motor Pamekasan sesuai dengan selera konsumen 2.Evaluasi pasca pembelian. indikator ini akan mengukur penilaian responden. indikator ini akan mengukur ketertarikan konsumen terhadap hadiah yang dijanjikan oleh CV. Variabel saluran Pelayanan distribusi dengan simbul X4 Variabel ini dapat diukur dari kemudahan konsumen dalam mendapatkan sepeda motor baru yang dibutuhkan dengan indikator sebagai berikut. melalui perantara 2. apakah pasca jual (sepeda bekas) yang dibeli masih relatif stabil.Langsung ke lokasi / perusahaan.Harga mobil baru.Pilihan Cc. indiaktor ini akan mengukur penilaian responden. 1. indikator ini akan mengukur penilaian konsumen terhadap sepeda motor baru yang disediakan oleh CV.Melalui perantara. 1. indikator ini akan mengukur kemudahan konsumen untuk mendapatkan sepeda motor baru berbagai type dan Cc. indikator ini akan mengukur respon konsumen setelah membeli sepeda motor baru untuk berbagai type dan Cc di CV. indikator ini akan mengukur penilaian responden.Pencarian berbagai informasi indikator ini akan mengukur prilaku konsumen dalam mencari informasi tentang sepeda motor baru berbagai type dan Cc 3. indikator ini akan mengukur ketertarikan konsumen terhadap informasi melalui spanduk tentang sepeda motor baru yang disediakan oleh CV. indikator ini akan mengukur keputusan konsumen dalam membeli sepeda motor baru untuk berbagai type dan Cc di CV.Pengenalan ini diukur kebutuhan. indikator ini akan mengukur kemudahan konsumen untuk mendapatkan mobil baru berbagai type dan Cc langsung pada CV. Dirgahayu Motor Pamekasan sesuai dengan selera konsumen. apakah berbagai Cc sepeda motor baru merk NASHA yang disediakan oleh CV.Promosi melalui media cetak. Dirgahayu Motor Pamekasan untuk berbagai type dan Cc 4. Dirgahayu Motor Pamekasan Variabel terikat keputusan memilih dengan simbul Y 1.

UJI HIPOTESIS Setelah diadakan pembahasan baik secara kualitatif maupun kuantitatif maka perlu diadakan pengujuian hipotesis. Analisa Kualitatif dimaksudkan untuk mendeskripsikan data yang telah diolah oleh penulis. Uji ini dilakukan dengan statistic F dengan rumus sebagai berikut: Dimana : R² = Koefisien determinan K = Jumlah variabel independent n = Jumlah sampel F = F hitung yang selanjutnya dibandingkan dengan F tabel 1-R² = Residual Karakteristik Pengujian : H0 : b1 = b2 = b3 = 0.8. DIRGAHAYU MOTOR di kota PAMEKASAN . Tehnik Analis Data a. maka penulis akan mengacu pada pendapat Wijaya (2001:81) “Persamaan Umum Regresi Linier Ganda adalah : µY|x1. Artinya secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel . Pada penelitian ini terdapat dua analisa yaitu Analisa Kualitatif dan Analisa Kuantitatif.…………Xk. Artinya secara simultan tidak ada pengruh antara variabel independent terhadap variabel dependent.. TEHNIK ANALISA DATA DAN UJI HIPOTESIS I. Sedangkan analisanya mengacu pada skala pengukuran yang telah diuangkap pada pembahasan di atas yaitu Skala Likert.xk=ß0+ß1×1+………………. Untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.1. Analisis Kuantitatif / Analisis Statistik Analisis Statistik ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sesuai dengan tujuan penelitian pada pembahasan di atas. b. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan perhitungan yang akan dilakukan oleh penulis. juga untuk b2 menyatakan rata-rata perubahan Y apabila x2 berubah satu satuan dengan b0 dan b1 tetap” Dalam perhitungannya penulis akan menggunakan program Bantu SPSS (Statistical Product and Service Solutions) for Windows Versi 10. H0 : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ 0. Pada analisa ini diharapkan mendapat gambaran tentang kondisi dari masing-masing variabel. Analisis Kualitatif Untuk memberikan hasil dari suatu penelitian maka terlebih dahulu perlu mengadakan penganalisaan.ßk×k diduga dari persamaan Y=b0+b1X1+b2X2+…………………….x2.I.…. I..8.+ bkXk Koefisien b1 menyatakan rata-rata perubahan Y apabila x1 berubah satu satuan dengan b0 dan b2 tetap. Untuk menguji hipotesis yang pertama penulis mengadopsi dari pendapat Wijaya (2001:84) “Uji keberartian regresi linier ganda sebagai satu kesatuan perlu dilakukan untuk menilai apakah ada artinya untuk membuat kesimpulan (ramalan) mengenai hubungan antara Y dengan X1.X2.8.2.

I.Tahap penyajian izin penelitian selama 7 hari d.9. Selanjutnya untuk mengetahui manakah yang paling dominan memberikan pengaruh kepada variabel terikat. Dalam hal ini regresi dapat diuji dengan taraf nyata 10% (0.Tahap tabulasi data. maka Sugiyono (2001:158) “Bila t hitung lebih besar dari t tabel. F hitung < F tabel = H0 diterima. BAB III Metodologi Penelitian Bab ini menjelaskan metode cara kerja untuk memahami objek yang sedang diteliti yang didalamnya melekat tehnik atau alat yang dipergunakan dalam penelitian tersebut. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI Adapun sistematika dari penelitian yang dilakukan oleh penulis saat ini adalah : BAB I Pendahuluan Bab ini berisikan latar belakang masalah. Sedangkan .10. BAB V Penutup Bab ini akan dibahas tentang kesimpulan dan saran-saran yang dapat penulis ajukan. tujuan dan manfaat penelitian secara sistematika penulisan.independent terhadap variabel dependent.10) dengan taraf kepercayaan (df) 90%. Pada bab ini juga akan dikupas tentang pengujian Hipotesis. nilai t hitung terbesar itulah biasanya yang memberikan kontribusi terbesar terhadap variabel terikat”.Tahap laporan hasil penelitian selama 20 hari I.analisa data dan penarikan kesimpulan selama 30 hari f. JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : a.Tahap penyusunan proposal 25 hari c.Tahap penelitian di lapangan selama 25 hari e. maka koefisian parsial yang ditentukan signifikan (nyata) atau dapat digeneralisasikan. Dalam perhitungan ini akan jadi satu dengan tekhnik analisis yaitu menggunakan bantuan SPSS For Windows versi 10. H1 ditolak. BAB II Tinjauan Pustaka Bab ini menjelaskan tentang landasan teori dan metode penelitian. dan jika t hitung lebih kecil dari t tabel maka hipotesa kerja ditolak dan menerima hipotesa nihil. H1 diterima. jika t hitung lebih besar dari t tabel maka hipotesa yang diajukan dapat diuji kebenarannya.Tahap persiapan selama 7 hari b. Jika : F hitung > F tabel = H0 ditolak. BAB IV Analisis Bab ini menyajikan tentang hasil-hasil penelitian terdiri dari tinjauan objek penelitian dan pembahasannya. Rumus t hitung sebagai berikut : Dimana : bi= koefisien ke-i bo= parameter ke-I yang dihipotesakan sbi= kesalahan standar bi Nilai t ini akan dikonsultasikan dengan t tabel. rumusan masalah.

Pokoknya dijamin tidak ada ruginya deh. 9. Januari.google. Dr. 2002 7. Mc. Bandung. Cetakan Ketiga. Fourth Edition. 1982.Basu Swasta.com merupakan PTC asli Indonesia yang akan membayar anda dengan hanya melakukan klik 10x site selama 31 detik saja dengan iklan yang berbeda. Loundon. 2. Concept and Aplication. BPFE. Anda bisa menambah pemasukan dengan cara mengajak teman anda untuk ikut meng-klik iklan dengan menggunakan referral yang anda berikan.com/index. 3. ke-2. 1990. Philip. Untuk mendapatkan pendapatan yang lebih signifikan. dalam bukunya Perilaku Konsumen.com/-Prof. W..H. Segera bergabung bersama kami. Soekidjo Notoatmodjo. Yogyakarta.Sugiono. Jakarta. Ronny Antonius Rusli.Penerbit Binarupa Aksara.php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn . Jakarta : Rineka Cipta. anda bisa upgrade ke premium member dan dapatkan penawaran menarik dari program ini. Jakarta. Page 32. Graw Hill International Editing. Fourth Edition. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik. Albert J. Budiyanto. Penyunting Agus Hasan Pura Anggara Wijaya. Consumer Behavior. Metodologi Penelitian. 8. Bandung. D.Dr. Jakarta. 2000. Metode Penelitian Administrasi.Masri Singarimbun dan Sofian Effendi Definisi Operasional. Hani Handoko. Situs Internet Rujukan : © http://www.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan 400rb pembayaran melalui transfer antar BANK JADI MILLYUNER BERMODAL KLIK(GRATIISS.Santoso Singgih.Kotler. karena pemasang iklan membutuhkan anda sebagai pengunjung websitenya Ketik/klik/copy-paste : https://www. 4. Soekidjo Notoatmojo (kerangka pemikiran) jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap(Ms.James F. Komunikasi Administrasi Organisasi dan Manajemen. Asyik Wahab.David L. McGraw Hill. 1993. Toronto. 1993. 2002.11. Terjemahan Teguh Hendra.com Klikrupiah. I.word) silahkan hub. Manajemen Pemasaran. teknik uji korelasi instrumen. DAFTAR PUSTAKA 1.) Tentang klikrupiah.geocities. Penerbit CV. Penerbit Alfabeta.klikrupiah.com/guruvalah (sugiyono uji korelasi instrument) © http://www.Masrun dan Sugiyono. Al. . Edisi Revisi. Bella Bitta. alih bahasa FX. dan T. 6. 5. Edisi Pertama. Analisa Perilaku Konsumen. Manajemen Pemasaran. Jilid 1 & 2.Prof. 1997. Bina Aksara. Prenha Windu. Cet. Penerbit Alfabeta. Angels et. Page 3. 2000.daftar pustaka dan lampiran-lampiran akan disajikan setelah Bab IV. 2000:106 10. Wijaya dan M. Penerbit Binarupa Aksara.A. Alex Media Komputindo.

Keahlian tidak dibutuhkan….!! Dengan klikrupiah.com anda hanya perlu melihat iklan yang kami sediakan di halaman “klik iklan”. Tidak perlu keahlian khusus, cukup klik dan lihat iklan.

Berapa yang saya dapatkan ? Anda akan mendapatkan Rp. 100,00 setiap kali melakukan klik website pengiklan. Pendapatan anda akan bertambah jika anda memiliki referral, dimana setiap klik dari referral akan dihargai sebesar Rp. 50,00. Jika anda upgrade ke member premium, anda akan mendapat fasilitas tambahan, selain jumlah iklan yang bertambah, juga nilai klik anda menjadi Rp. 150,00 dan klik referral anda menjadi Rp. 100,00. Berikut contoh perhitungan matematisnya : Jika kita klik iklan 10 kali sehari, maka : 10 x 100 = 1000 50 refferal melakukan klik 10 kali sehari : 50 x 50 x 10 = 25000 Pendapatan kita sehari : 1000 + 25000 = 26000 Pendapatan kita per bulan : 26000 x 30 = 780.000 Pendapatan kita setahun : 780.000 x 12 = 9.360.000 Perhitungan diatas adalah jika kita masih menjadi member bisaa. Jika kita menjadi member premium, pendapatan kita tentu melonjak tajam : Jika kita klik iklan 10 kali sehari, maka : 10 x 150 = 1500 50 refferal melakukan klik 10 kali sehari : 50 x 100 x 10 = 50000 Pendapatan kita sehari : 1500 + 50000 = 51500 Pendapatan kita per bulan : 51500 x 30 = 1545000 Pendapatan kita setahun : 1545000 x 12 = 18540000 Hampir dua kali lipat dari pendapatan member biasa bukan ? Jadi jangan ragu bagi anda yang ingin bergabung dan atau ingin upgrade keanggotaan akun premium. Bagaimana saya bergabung ? Mudah saja, anda cukup kunjungi website https://www.klikrupiah.com/index.php? ref=ekochyn

Selanjutnya, isi formulir di bawah :

Ketik/klik/copy-paste : https://www.klikrupiah.com/index.php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Kejelasan Tulisan: Username : Password : Email : Bank : Nama : No.Rekening : Handphone : Propinsi : Referrer :ekochyn Kode keamanan : sudah ada di situs tinggal ketik.. JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn

Masukkan username yang diinginkan, password, alamat e-mail, bank tempat pembayaran anda nantinya, nama di bank, no rekening bank, handphone, propinsi, referrer (jika tidak ada, boleh dikosongkan), kode keamanan (kode keamanan merupakan image tiga karakter yang muncul secara acak di atas tombol submit), kemudian klik tombol “submit”. Selamat, anda sudah tergabung dengan kami. Bagaimana saya mulai meng-klik iklan…? Sebelum bisa melakukan klik iklan, anda harus sudah terdaftar sebagai member klikrupiah.com. Jika sudah, anda tinggal login dengan meng-klik tombal login yang ada di sebelah kiri:

Selanjutnya, akan muncul tampilan :

Masukkan username, password, dan kode keamanan. Jika tampilan menu bagian atas sudah berubah, maka anda siap untuk melakukan klik iklan : Tampilan sebelum login :

Tampilan sesudah login : Pilih menu “klik iklan” dan akan muncul sejumlah iklan : Ketik/klik/copy-paste : https://www.com/index. Untuk klik iklan lain.klikrupiah. kembali ke menu “klik iklan” sekali lagi dan klik iklan lain yang tercantum (yang tidak tercoret). maka uang di akun anda akan bertambah.php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Klik salah satu iklan. Iklan yang sudah di-klik : . dan akan muncul di tab lain browser anda iklan yang akan dihitung mundur mulai 31 sampai 0 : Setelah sampai ke hitungan 0. maka akan ada pesan “anda ingin uang anda bertambah?” klik “ok”.

00 Referral. 50.php?ref=ekochyn . Selain itu. Anda bisa ¬ melihat siapa saja referral yang ada di bawah anda dengan klik jumlah referral.klikrupiah.? Untuk mengetahui akun. caranya mudah saja. anda harus memenuhi kuota minimal klik.com/index.  Bagaimana cara mengetahui akun kita…. jumlah referral 53) Debit transaksi maupun kredit transaksi.Catatan : Iklan yang sudah di klik hanya bisa di klik lagi setelah 24 jam (jika  sudah di klik setelah di refresh iklan akan di coret) Anda hanya bisa melakukan satu klik iklan dalam waktu yang bersamaan. dalam hal ini 150 klik dengan saldo minimal Rp.com Klik iklan.com. copy / paste link referral anda dan berikan pada orang lain yang ingin bergabung dengan klikrupiah. ¬ Ketik/klik/copy-paste : https://www. anda tinggal klik menu akun dan scroll ke bawah browser anda. akan muncul tampilan : Referral link adalah link yang bisa anda gunakan untuk mencari ¬ referral.000. Menu ini mengidikasikan seberapa banyak anda klik iklan ¬ pada saat itu. jika anda ingin mencairkan uang anda di klikrupiah. (dalam contoh. Merupakan menu untuk mengetahui transaksi debit maupun kredit akun anda.

Anda bisa mendaftar ulang dan diperlakukan sebagai anggota baru lagi. Jika anda  menggunakan bank selain BCA dan MANDIRI akan kami kenakan biaya pada saat anda meminta pembayaran kepada kami dan biayanya adalah Rp 20.JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Adakah aturan tertentu dalam klikrupiah.com dan jika pihak klikrupiah. Anda harus memasukan data yang valid (Email. kami  berhak menghapus akun anda jika anda menggunakan data palsu. Juga terlarang bagi anda untuk mengggunakan IP Proxy saat mendaftar dan mengklik iklan.com diantaranya : Anda hanya boleh membuat 1 akun saja.Bank. sedang member standart hanya bisa meminta pembayaran lewat bank BCA/Mandiri).com.000. autoclicker dan sejenisnya. Beberapa aturan di klikrupiah.tapi tidak boleh menjadi referral anda.begitu juga dengan tempat dikantor.com yang disebabkan oleh . Admin berhak menghapus keanggotaan anda setiap saat tanpa  pemberitahuan sebelumnya.com…? Ada.(khusus Premium member. Anda  setuju untuk tidak melakukan tuntutan kepada KlikRupiah.5000 setiap kali melakukan penggantian. Untuk mengetahui aturan yang ada di klikrupiah. maka dengan ini admin akan menghapus keanggotaan anda.No Rek) .dan kami setiap saat memonitoring anda. Penggunaan software pihak ketiga tidak kami ijinkan. Keanggotaan yang sudah  dihapus tidak bisa dikembalikan dengan alasan apapun juga.Nama. Anda diperbolehkan mengajak saudara anda yang  serumah untuk bergabung dengan kami.com mendapatkan komplain dari orang dan setelah dicek ternyata anda melakukan kegiatan SPAM. kami menghapus keanggotaan anda dengan alasan yang sekirannya membahayakan pemasang iklan dan anggota lainnya. Perubahan Data Bank  akan kami kenakan biaya sebesar Rp 10.000 untuk perubahan data email dll dalam akun anda akan dikenakan biaya Rp. Anda di perbolehkan mengajak orang tanpa batas untuk  bergabung dengan kami selama tidak melanggar peraturan yang kami tetapkan. Secara rutin kami akan melakukan pengecekan terhadap akun yang melakukan pelanggaran akan hal ini. setelah anda melakukan pembayaran silahkan mengisi halaman "konfirmasi pembayaran".ATM. klik menu “aturan kami”.  Melakukan SPAM (pengiriman e-mail secara massal) untuk mengajak orang  bergabung dengan klikrupiah. Pelanggaran yang dilakukan akan menyebabkan akun anda kami hapus! Pemasangan Iklan bisa anda bayarkan lewat bank ( BCA dan  MANDIRI) bisa melalui kasir. tidak valid.dll nya yang sama IP nya.maupun internet banking dan kami menerima pembayaran dari bank manapun.warnet.termasuk script  greasemongkey. Setiap klik yang anda lakukan kami bayar Rp 100 (Rp 150 premium) dan referral Rp 50 (Rp 100 premium).  Semua pembayaran kami lakukan menggunakan Rekening BCA dan MANDIRI  dan akan kami bayar sesuai waktu yang telah kami tentukan (baca forum untuk lama pembayaran dan ketentuan payout).

........ 1....com/index.... .. iv HALAMAN MOTTO..........................dst  yang mengakibatkan klirupiah..............................................................................................................4................................................................................................. 1..............................com tutup kami tidak berhak membayar jika ada komplain dari anda........................................ ii HALAMAN PERSETUJUAN ............3 Tujuan Penelitian ......... vii DAFTAR ISI ......................................................................... x DAFTAR LAMPIRAN ..... xi BAB 1 PENDAHULUAN 1............................banjir.............................................................................................................. i SURAT PERTNYATAAN ........................ v KATA PENGANTAR .... ………........................... Anda bukan karyawan kami.......................................................................................................................... iii HALAMAN PENGESAHAN ....................................1 Bagi Keilmuan .......4 Manfaat Penelitian ..... vi ABSTRAK ...........................................................php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Selamat bergabung dengan kami ...........................kesalahan anda sendiri seperti mendaftar ganda............................... Gangguan seperti :gempa bumi........ viii DAFTAR TABEL .. SURAT PERNYATAAN LEMBAR PERSETUJUAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR ABSTRAK DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .........................................................klikrupiah....................................................................................................................................... Ketik/klik/copy-paste : https://www.. 1........................... 1............................................... SISTEMATIKA SKRIPSI (D-III) AKPER STUDI TINGKAT PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT TIDUR PADA LANSIA PANTI WERDHA MOJOPAHIT KAB......................................................................................serangan hacker dan huru-hara..1 Latar Belakang ....................sukses......... melakukan manipulasi data dan sebagainya...................2 Rumusan Masalah ......... ix DAFTAR GAMBAR ..................................................

.........2 Kebutuhan Akan Keselamatan dan Keamanan ..............08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2............3 Alkohol ....... 2...............4 Kebutuhan Harga Diri ..... 2...........................5 Lingkungan ..4...........................3 Kebutuhan Dicintai dan Mencintai ....... 2....................................... 2..... 2........................................................7 Efek Yang Ditimbulkan Jika Kehilangan Waktu Istirahat ....... 2.4 Pola dan Kebutuhan Tidur ................2...........................2............................ 2...................... 2......5................. 1...... 2......................................... 2...................................................... ...................6 Gangguan Istirahat Tidur Jika Kehilangan Waktu Tidur ...............2......3..3 Bagi Profesi ................... 2...........................................1 Kebutuhan Fisiologi ....................................6 Obat-obatan ....... 2.................... 2.............5..............................1............................9 Kerangka Konseptual .................................................3.............................word) silahkanhub...........................................2 Diet ......................2 REM .....8 Konsep Masalah Tidur Pada Lansia .5............................... 2...............1 NREM ........... 2.........................................5 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tidur .............................................2.................................... 2............................................................................. 2........ 2...................................5.....................................................1.......................... 2.1 Pengertian Usia Lanjut (Lansia).2 Kebutuhan Dasar Manusia ..................2 Bagi Peneliti ..........................5.............. 2..... 2....................5.................... jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M..............................................................2 Aging Proses ..................5 Kebutuhan Aktualisasi Diri ........1.............. 2..... 2........................1 Konsep Lansia .........2...................................3 Kebutuhan Istirahat Tidur ................4 Kafein .......4....1 Stres Psikologis ..............

.....1 Desain atau Rencana Penelitian ......................BAB 3 METODE PENELITIAN 3....................................................... ..................................2 Kerangka Kerja ... 3........

............................1............1 Lembar Persetujuan ...............................4 Identitas Variabel ..................1 Data Umum ............8............ 3.......... 3... 3.................................................. 3.......................... 3....................1 Gambar Lokasi Penelitian ............................. 4.............................................................................................. 4................. 3.5 Definisi Operasional ................................................................................................................................6..........8.........1 Populasi . 4...8................. 3............9 Keterbatasan ............................................................................................................................................3.........6.............7 Analisa Data .3.................... 3................................................................................ 3..............6 Rencana Pengumpulan Data dan Analisis Data .............................................. 3.......................... ...............1 Rencana Pengumpulan Data .................... 3...................3 Pembahasan ...............................................................................1...................3 Confidentially ......... 3....................................................................... BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.2 Anonimity .......8 Masalah Etika ..........................................3.............................3 Populasi dan Responden .....2 Hasil Penelitian ... 3.............................2 Responden .............2 Data Khusus ... 4.................................2 Analisa ata ..............

....................1 Kerangka Kerja Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto ...........................................................................1 Kerangka Konsep Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto ................... DAFTAR GAMBAR Gambar 2.............. Gambar 4... 5...............................................2 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ..................................................08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR TABEL Tabel 2..2 Saran ........... jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.................word) silahkanhub.......... Gambar 4....1 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2006 ..... Gambar 4..................1 Kesimpulan ...................................3 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ........BAB 5 KESIMPULAN 5..................................... Gambar 3..................................................... DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian Lampiran 2 Surat Balasan Penelitian Lampiran 3 Surat Permohonan Menjadi Responden Lampiran 4 Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Responden Lampiran 5 Kisi-Kisi Kuesioner ........................ Tabel 3............................................1 : Kebutuhan Tidur Sesuai Dengan Usia .........................1 : Definisi Operasional Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto ............................

Lampiran 6 Tabulasi Nilai Hasil Kuesioner Lampiran 7 Lembar Konsultasi jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.word) silahkanhub.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK .

...........................2 Analisa ata ........................3..............................................................1 Lembar Persetujuan .......2 Hasil Penelitian .............. 3..9 Keterbatasan ..............6....................................... 3................................................................................................................................1 Gambar Lokasi Penelitian ............ 3............................................................8........................3................................................................8...........................................................3 Pembahasan ................5 Definisi Operasional .....3 Populasi dan Responden ................................................................. 3.....................................................................7 Analisa Data .......3 Confidentially ...........2 Responden ....................................................................................................... 3...1 : Kebutuhan Tidur Sesuai Dengan Usia ..............word) silahkanhub.. 4.. 5. 3. 3..............1 Populasi ....... .......................................... 3............... 3...........................1..................1 Rencana Pengumpulan Data .....4 Identitas Variabel ............................... 4........2 Saran ...............2 Anonimity ....... 3............................2 Data Khusus ............................08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR TABEL Tabel 2................................................................................................. BAB 5 KESIMPULAN 5.......... Tabel 3...........................1 : Definisi Operasional Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto .....................................8.....................................................3...........................1 Kesimpulan .................. 3........................................................... jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M................................ BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4........... 4....................................6.........1 Data Umum ................ 3............................6 Rencana Pengumpulan Data dan Analisis Data ....8 Masalah Etika .............. 4......... 3.1................

..............................1 Kerangka Kerja Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto ......................................word) silahkanhub.1 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2006 .............................08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK .......3 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ......................................................................... Gambar 4. Gambar 3..........DAFTAR GAMBAR Gambar 2............... Gambar 4...2 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ........ Gambar 4.............1 Kerangka Konsep Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto ......... DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian Lampiran 2 Surat Balasan Penelitian Lampiran 3 Surat Permohonan Menjadi Responden Lampiran 4 Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Responden Lampiran 5 Kisi-Kisi Kuesioner Lampiran 6 Tabulasi Nilai Hasil Kuesioner Lampiran 7 Lembar Konsultasi jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.................................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful