ANALISA PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP RENTABILITAS

Senin, 2008 November 17
(S1-AKUNTANSI)ANALISA PERPUTARAN PIUTANG
PROPOSAL SKRIPSI EKONOMI AKUNTANSI(S1-AKUNTANSI) ANALISA PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP RENTABILITAS PADA UD. SINAR BARU JAYA PAMEKASAN 1. 1 Latar Belakang Masalah Melihat perkembangan dunia usaha yang banyak bermunculan dan tumbuh dengan semakin cepat, hal ini merupakan suatu dampak yaitu yang ditandai dengan semakin meningkatnya suatu persaingan usaha yang kompetitif. Menghadapi persaingan tersebut, perusahaan atau pimpinan perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan atau meningkatkan nilai perusahaan serta mampu untuk mengelola faktor-faktor produksi yang ada secara efektif dan efisien agar tujuan suatu perusahaan tercapai. Dalam hal ini pula perusahaan juga dituntut untuk mampu menentukan kinerja usaha yang baik, sehingga perusahaan akan dapat menjamin kelangsungan hidupnya. Adapun yang menjadi tujuan dari perusahaan itu adalah untuk mencapai atau memperoleh laba yang maksimal dan optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan modal kerja yang dimiliki perusahaan secara efektif dan efisien. Modal kerja itu sendiri mengandung elemenelemen aktiva lancar, salah satu diantaranya terdiri dari piutang, elemen tersebut sangat dibutuhkan dalam setiap operasi perusahaan sehari-hari. Untuk menjalankan sebuah aktivitas dalam suatu perusahaan, pada dasarnya tiap perusahaan selalu membutuhkan sumber dana atau modal kerja untuk membiayai aktivitas atau operasi perusahaan. Selain untuk membiayai segala pengeluaran-pengeluaran atau operasi-operasi, perusahaan harus memiliki sumber dana atau modal kerja yang cukup, karena hal ini akan menguntungkan perusahaan dan bisa mencegah adanya bahaya-bahaya yang mungkin timbul karena adanya krisis atau kekacauan keuangan ataupun kerugian. Namun, bila berlebih akan menimbulkan dana yang tidak produktif, sebaliknya pula dengan adanya kekurangan atau ketidakcukupan dalam modal kerja merupakan sebab utama kegagalan suatu perusahaan. Terjadinya suatu perubahan di dalam kinerja usaha, dikarenakan karena modal kerja termasuk elemen-elemen yang mengalami proses perputaran. Perputaran dana berfungsi untuk menghasilkan dana dalam jumlah besar sehingga selisihnya merupakan suatu keuntungan bagi perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan sebagai jembatan perputaran dana ini adalah aktiva lancar yaitu yang dimaksud adalah piutang. Tingkat perputaran piutang merupakan perbadingan antara penjualan kredit dengan rata-rata piutang, dan tingkat perputaran ini menggambarkan berapa kali modal yang tertanam dalam piutang berputar dalam satu tahun, semakin cepat perputaran piutang menandakan bahwa modal dapat digunakan secara efisien. Perputaran piutang tersebut akan menentukan besar kecilnya keuntungan yang akan diperoleh perusahaan. Sehingga hal ini akan mempengaruhi operasi perusahaan di mana secara tidak langsung akan berdampak pada tingkat perolehan keuntungan perusahaan yang bersangkutan. Sebagaimana tujuan utama perusahaan yaitu mencapai keuntungan optimal, maka setiap perusahaan selalu meningkatkan kemampuan usahanya untuk menghasilkan laba, salah satunya dengan cara mengelola piutang perusahaan yang bersangkutan seefisien mungkin, sehingga mampu mencapai laba yang diinginkan. Kemampuan perusahaan menghasilkan laba selama

periode tertentu disebut dengan rentabilitas. Berdasarkan latar belakang di atas, akhirnya penulis mengambil judul dari penelitian ini yaitu yang berjudul “Analisa Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada UD. Sinar Baru Jaya Pamekasan”. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.word) silahkanhub.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 1. 2 Rumusan Masalah Modal kerja merupakan atau yang termasuk elemen-elemen yang mengalami proses perputaran, untuk dapat menentukan besar kecilnya keuntungan yang diperoleh perusahaan melalui tingkat perputaran yaitu piutang akan mempengaruhi operasi perusahaan dengan tujuan untuk mencapai keuntungan yang optimal, maka setiap perusahaan akan selalu meningkatkan kemampuan usahanya untuk menghasilkan laba. Salah satunya dengan cara mengelola piutang perusahaan tersebut seefisien mungkin sehingga mampu mencapai laba yang diinginkan. Untuk dapat membantu dan mengetahui efisiensi pengelolaan modal kerja tersebut, maka yang perlu diperhatikan adalah dengan cara menghitung tingkat rentabilitasnya, yaitu kemampuan perusahaan menghasilkan laba selama periode tertentu. Berdasarkan pembahasan tersebut, maka perumusan masalah dalam suatu penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperjelas arah penelitian yang dimaksud. Sehingga dapat dirumuskan pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Analisa Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada UD. Sinar Baru Jaya Pamekasan”. 1. 3 Batasan Masalah dan Kerangka Pemikiran 1. 3.1 Batasan Masalah Melihat luasnya permasalahan dalam penelitian ini, maka perlu diadakan pembatasan masalah. Sehingga dengan hal tersebut dan agar penelitian ini tetap terfokus, maka permasalahan dalam penelitian ini hanya dibatasi pada sebagai berikut: a. Data yang diteliti adalah data yang bersifat keuangan, yaitu berupa laporan keuangan diantaranya laporan Laba-Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Neraca pada tahun 2003 sampai dengan tahun 2007 b. Laporan keuangan yang akan diteliti adalah dengan menggunakan analisis perputaran piutang serta analisis rasio dalam hal ini adalah rasio rentabilitas 1. 3.2 Kerangka Pemikiran 1. 4 Tujuan Penelitian Dalam penelitian ini tidak lepas dari tujuan, maka adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah “Untuk Mengetahui Analisa Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada UD. Sinar Baru Jaya Pamekasan”. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.word) silahkanhub.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 1. 5 Manfaat Penelitian Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak yang berkepentingan, diantaranya: 1.Bagi Perusahaan a.Diharapkan dapat membantu memberikan masukan dan dapat dijadikan tolak ukur yang

bermanfaat mengenai manajemen keuangan yang berkaitan dengan piutang dan rentabilitas, serta dapat memberikan informasi tentang pentingnya perputaran piutang untuk mencapai laba yang optimal. b.Dapat memberikan pedoman bagi bagi pihak manajemen untuk bisa dijadikan petunjuk di dalam mengambil keputusan yaitu dapat menganalisa dan dapat menilai baik buruknya kinerja perusahaan sehingga dapat membantu dalam proses perencanaan di masa yang akan datang. 2.Bagi Universitas Madura Dapat dijadikan sebagai bahan refrensi ilmiah dan bahan pembanding bagi mahasiswa yang ingin melakukan pengembangan penelitian dengan tema yang sama dan di masa yang akan datang. 3.Bagi Peneliti Dengan penelitian ini dapat memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menambah atau memperoleh pengetahuan dan wawasan dalam bidang yang sesuai serta mengembangkan teoriteori yang telah diperoleh di bangku kuliah. 4.Bagi Masyarakat Memberikan masukan atau informasi yang bermanfaat mengenai manajemen keuangan terutama yang berkaitan dengan perputaran piutang, dan rentabilitas.

TINJAUAN PUSTAKA 2. 1 Landasan Teori 2. 1.1 Tinjauan Tentang Perputaran Piutang a. Pengertian Piutang Piutang meliputi semua klaim atau hak untuk menuntut pembayaran kepada pihak lain, yang pada umumnya akan berakibat adanya penerimaan kas di masa yang akan datang. Tagihan atau piutang merupakan bagian penerimaan perusahaan yang sangat penting yang timbul sebagai akibat dari adanya kebijaksanaan penjualan barang atau jasa dengan kredit, di mana debitur tidak memberikan suatu jaminan yang secara resmi. Menurut Baridwan (2004:124) piutang dagang menunjukkan piutang yang timbul dari penjualan barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkan perusahaan. Dalam kegiatan ini perusahaan yang normal, biasanya piutang dagang akan dilunasi dalam jangka waktu kurang dari satu tahun, sehingga dikelompokkan dalam aktiva lancar. Dengan kata lain piutang dagang adalah tagihantagihan yang akan dilunasi dengan uang dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Pengertian piutang menurut Yusuf (2003:52) yaitu piutang timbul apabila perusahaan menjual barang atau jasa kepada perusahaan lain secara kredit. Piutang merupakan sejumlah uang dari si penjual kepada si pembeli yang timbul karena adanya suatu transaksi. Sedangkan menurut Riyanto (1984:76) menyatakan bahwa piutang merupakan elemen modal kerja yang juga selalu dalam keadaan berputar secara terus menerus dalam rantai perputaran modal kerja, dan piutang timbul dengan adanya penjualan kredit. Pengertian piutang dagang juga dikemukakan oleh Munawir (1995:15) yaitu tagihan kepada pihak lain (kepada kreditur atau langganan) sebagai sebab akibat adanya penjualan barang dagangan secara kredit. Berdasarkan pengertian di atas, maka piutang mempunyai peranan yang sangat penting bagi perusahaan terutama dalam modal kerja, sebab piutang merupakan alat likuid perusahaan. Untuk itu maka setiap perusahaan harus dapat menciptakan suatu kebikjasanaan dalam hal yang menyangkut piutang melalui manajemen atau pengelolaan piutang yang menguntungkan perusahaan yang bersangkutan.

Hal tersebut juga sejalan dengan pernyataan Munawir (1995:75) yaitu bahwa: Makin tinggi (turn over) menunjukkan modal kerja yang ditanamkan dalam piutang rendah. syarat pembayaran kredit juga akan mempengaruhi tingkat perputaran piutang di mana tingkat perputaran piutang menggambarkan berapa kali modal yang tertanam dalam piutang berputar dalam satu tahun. dan evaluasi terhadap politik kredit yang dijalankan oleh perusahaan. Kebiasaan Membayar Dari Para Pelanggan Kebiasaan membayar ini menyangkut pemanfaatan discount period oleh pelanggan. c. sebaliknya kalau ratio semakin rendah berarti ada over investment dalam piutang sehingga . Makin tinggi pembatasan kredit yang ditetapkan bagi masing-masing langganan. artinya piutang akan tertagih pada saat tertentu dan akan timbul lagi akibat penjualan begitu seterusnya. maka investasi yang ditanamkan dalam piutang akan lebih besar. Kebijaksanaan pengumpulan piutang oleh perusahaan dapat dilakukan secara aktif maupun pasif. maka perusahaan akan mengeluarkan biaya yang lebih besar. makin besar pula investasi yang ditanamkan dalam piutang. Apabila perusahaan menetapkan syarat pembayaran yang ketat berarti perusahaan lebih mengutamakan keselamatan kredit daripada profitabilitasnya. artinya perusahaan melakukan penagihan sendiri. berarti makin besar pula dana yang diinvestasikan dalam piutang. Kebijaksanaan Dalam Mengumpulkan Piutang. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya menurut Riyanto (1984:76) adalah sebagai berikut: 1. 3. 5. semakin kecil investasi yang ditanamkan dalam piutang. 2. Volume Penjualan Kredit Makin besar volume penjualan kredit yang dilakukan. tetapi bersamaan dengan itu juga memperbesar profitabilitasnya. Syarat Pembayaran Penjualan Kredit Syarat pembayaran penjualan kredit dapat bersifat ketat atau lunak. 4. Makin besar jumlah piutang berarti makin besar resikonya. Perputaran Piutang Piutang merupakan elemen modal kerja yang selalu dalam keadaan berputar. Ketentuan Tentang Pembatasan Kredit Pembatasan kredit harus ditetapkan oleh perusahaan dalam memberikan kredit. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa piutang merupakan penerimaan perusahaan yang timbul sebagai akibat dari penjualan kredit. Hal ini berbeda jika perusahaan menerapkan pengumpulan piutang secara aktif. Semakin panjang batas waktu pembayaran kredit berarti semakin besar jumlah piutangnya. Dengan makin besarnya volume penjualan kredit tiap tahunnya berarti bahwa perusahaan itu harus menyediakan investasi lebih besar lagi dalam piutang. Disisi lain. Manajemen piutang terutama menyangkut masalah pengendalian jumlah piutang pengendalian pemberian dan pengumpulan piutang.b. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Piutang Manajemen piutang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang menjual produknya secara kredit. Apabila perusahaan menerapkan kebijaksanaan pengumpulan piutang secara aktif. Semakin cepat perputaran piutang menandakan bahwa modal dapat digunakan secara efisien. sehingga di dalam usaha pengendalian piutang dilakukan oleh perusahaan adalah melalui kebijaksanaan kredit yaitu harus memperhatikan tentang besarnya kebijaksanaan penjualan kredit yang dilakukan oleh perusahaan terhadap hasil produksinya. artinya semakin langganan ini memanfaatkan discount period. Periode perputaran piutang tergantung pada panjang pendeknya ketentuan waktu yang dipersyaratkan dalam syarat pembayaran kredit.

kas. Maka perhitungan dalam tingkat perputaran piutang tersebut menurut Syamsuddin (2004:49) dapat dihitung dengan sebagai berikut: Rata-rata piutang diperoleh dengan cara sebagai berikut: Dari rumus perhitungan perputaran di atas selanjutnya dapat diketahui dari hari rata-rata pengumpulan piutang. dan sebagainya. dengan demikian rentabilitas suatu perusahaan dapat . dan sumber yang ada seperti penjualan. 1. cabang.2 Tinjauan Tentang Rentabilitas a. Hal ini lebih penting daripada masalah laba karena laba yang besar bukanlah merupakan suatu ukuran bahwa perusahaan tersebut telah dapat bekerja secara efisien. dengan cara sebagai berikut: Tinggi rendahnya tingkat perputaran piutang mempunyai dampak langsung terhadap modal perusahaan yang tertanam dalam piutang. 2. Menurut Munawir (1995:33) juga mengemukakan rentabilitas atau profitability adalah menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Untuk itu dengan tingkat rentabilitas dapat mengetahui efisiensi tidaknya suatu perusahaan dalam menjalankan usahanya atau kegiatannya. Menurut Harahap (2002:304) menyatakan bahwa rasio rentabilitas disebut juga dengan rasio profitabilitas yaitu menggambarkan kemampuan perusahaan mendapatkan laba melalui semua kemampuan. Rentabilitas suatu perusahaan diukur dengan kesuksesan perusahaan dan kemampuan menggunakan aktivitasnya secara produktif. sehingga dengan kata lain rentabilitas adalah kemamapuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Pengertian Rentabilitas Rentabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dan aktiva operasional. modal. dan umumnya dirumuskan sebagai berikut: Di mana L adalah jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu dan M adalah modal atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut. Sedangkan menurut Riyanto (1984:27) menyatakan rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.memerlukan analisa lebih lanjut. jumlah karyawan. mungkin karena bagian kredit dan penagihan bekerja tidak efektif atau mungkin ada perubahan dalam kebijaksanaan pemberian kredit.

Arti Pentingnya Rentabilitas Mengukur efisiensi perusahaan dengan mendasar pada jumlah keuntungan semata-mata kurang tepat sebab keuntungan yang tinggi tersebut belum tentu disertai tingkat rentabilitas yang tinggi pula. Rentabilitas Modal Sendiri atau Rentabilitas Usaha Merupakan perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri di satu pihak dengan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut di lain pihak. Penilaian Rentabilitas Cara untuk menilai rentabilitas suatu perusahaan adalah bermacam-macam dan tergantung pada laba+aktiva atau modal mana yang akan diperbandingkan satu sama lainnya. Menurut Riyanto (1984:28) mengemukakan ada 2 cara penilaian rentabilitas. caranya hampir sama dengan analisa laporan keuangan biasa. . Sedangkan menurut Weston dan Brigham (1990:317) menyatakan sistem du pont dirancang untuk memperlihatkan bagaimana margin laba atas penjualan. Analisis Sistem Du Pont Menurut Harahap (2002:333) dalam bukunya menyatakan bahwa du pont sudah dikenal sebagai pengusaha sukses. Adapun rumusnya dapat dilihat sebagai berikut: 2. c. rasio perputaran aktiva dan penggunaan utang berinteraksi untuk menentukan tingkat pengembalian atas ekuitas. Sedangkan laba yang berasal dari luar usaha tidaklah diperhitungkan. Rentabilitas ekonomis sering pula dimaksudkan sebagai kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja di dalamnya untuk menghasilkan laba. jelaslah bahwa rentabilitas merupakan tolak ukur dari perusahaan untuk mengukur efisiensi modal guna mencapai keuntungan. Begitu pula dengan modal. Laba yang diperhitungkan untuk menghitung rentabilitas ekonomis hanyalah laba yang berasal dari operasi perusahaan atau disebut dengan laba usaha. yaitu: 1. Atau dengan kata lain merupakan kemampuan suatu perusahaan dengan modal sendiri yang bekerja untuk menghasilkan keuntungan. modal yang digunakan hanyalah modal yang bekerja dalam perusahaan sedangkan modal yang berasal dari luar perusahaan tidak diperhitungkan.diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dalam suatu periode dengan jumlah aktiva atau modal perusahaan tersebut. Berdasarkan definisi di atas. Rentabilitas Ekonomis Rentabilitas ekonomis adalah perbandingan antara laba usaha dengan modal sendiri dan modal asing yang dipergunakan untuk menghasilkan laba tersebut dan dinyatakan dalam persentase. maka dengan tingkat rentabilitas untuk ukuran efisiensi perusahaan adalah merupakan cara yang baik sebab suatu perusahaan sulit untuk meningkatkan rentabilitasnya tanpa meningkatkan efisiensi walaupun hal tersebut mutlak. Dalam bisnisnya ia memiliki cara sendiri dalam menganalisa laporan keuangannya. sebab dengan laba tersebut belum cukup untuk mengukur apakah penggunaan modal itu efisien atau tidak karena laba hanya bersifat data. Sehingga rumusnya adalah sebagai berikut: d. namun pendekatannya lebih integratif dan menggunakan komposisi laporan keuangan sebagai elemen analisanya. b.

Untuk menghasilkan ROI tersebut adalah sebagai berikut: 2. semakin meningkat perputaran piutang semakin besar pula laba investasi. Mengukur tingkat penghasilan bersih yang diperoleh dari total aktiva yang tersedia atau kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan ativa yang tersedia di dalam perusahaan. yaitu pada sistem du pont dalam menghitung return on investment (ROI) yang didefinisikan sebagai laba adalah laba setelah pajak (EAT). Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas Pada umumnya rentabilitas perusahaan digunakan sebagai alat ukur pengendalian modal di dalam suatu perusahaan. Kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan netto. hal ini menunjukkan penggunaan modal kerja yang tertanam dalam piutang kurang efisien atau dengan kata lain terjadinya kelebihan modal kerja yang tertanam dalam piutang. b.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK Return On Investment (ROI) merupakan kemampuan perusahaan keseluruhan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan jumlah aktiva yang tersedia dalam perusahaan. dengan analisis ini akan dapat diketahui perputaran aktiva dan profit margin suatu perusahaan. maka rentabilitas perusahaan bisa mengalami peningkatan. Faktor-faktor untuk menentukan Tinggi Rendahnya Rentabilitas Ekonomis atau Earning Power.3 Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Rentabilitas a. jadi analisis du pont adalah suatu analisis yang memisahkan profitabilitas dengan pemanfaatan assets. Menurut Riyanto (1984:29) ada 2 faktor yang dapat menentukan tinggi rendahnya rentabilitas ekonomis atau earning power. karena dengan peningkatan laba saja masih belum cukup sebagai ukuran bahwa perusahaan telah menggunakan modal kerja secara efisien. Apabila perputaran piutang rendah. Oleh karena itu perusahaan umumnya lebih mengarahkan usaha untuk mendapatkan titik rentabilitas maksimal daripada laba maksimal. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Berdasarkan uraian di atas. tetapi pada dasarnya sistem du pont dan sistem rentabilitas mempunyai perbedaan. dikatakan bahwa modal kerja merupakan salah satu unsur aktiva milik perusahaan yang bisa mempengaruhi tingkat rentabilitas perusahaan. namun bila sebaliknya pengelolaan modal kerja kurang baik atau tidak efisien maka akan memperkecil tingkat rentabilitasnya. yaitu: . Apabila modal kerja dalam halnya piutang dapat dikelola dengan baik atau secara efisien. sedangkan pada rentabilitas ekonomis laba yang dimaksud adalah laba sebelum bunga dan pajak (EBIT). Sehingga analisis ini digunakan untuk mengontrol perubahan dalam rasio aktivitas dan net profit margin dan seberapa besar pengaruhnya terhadap ROI. Dengan demikian. Sedangkan pembagiannya sama yaitu investasi atau total aktiva. Dalam hal ini laba investasi sama dengan rentabilitas. Sistem du pont dan sistem rentabilitas ekonomis memiliki kemiripan sehingga ditafsirkan sama. 1. Berdasarkan uraian di atas.Pada dasarnya analisis sistem du pont ini merupakan pengembangan dari analisis rasio keuangan karena dalam analisis ini menggunakan beberapa rasio keuangan.word) silahkanhub.

3 Populasi dan Sampel 3. yaitu: Turnover of operating assets (tingkat perputaran aktiva usaha) dimaksudkan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat kecepatan perputaran aktiva usaha dalam suatu periode tertentu.1.Turnover Of Operating Assets Disebut juga dengan tingkat perputaran aktiva usaha yaitu perbandingan antara penjualan bersih dengan aktiva usaha atau dengan kata lain yaitu kecepatan berputarnya aktiva usaha dalam suatu periode tertentu. yaitu: Di mana profit margin ini dinyatakan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat pada besar kecilnya laba usaha dalam hubungannya dengan penjualan. Sinar Baru Jaya Pamekasan. dan rentabilitas tiap periode untuk tahun 2003 sampai dengan tahun 2007. yang menjadi objek penelitian untuk melakukan suatu penelitian adalah dilakukan pada UD. 1 Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini. Sehingga dengan hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian apakah perusahaan ini dalam pengelolaan aktiva lancar yaitu yang dimaksud adalah piutang tersebut dikatakan cukup baik atau tidak. jika dapat ditinjau dari tingkat perputaran piutang. makin tingginya tingkat profit margin atau turnover of operating assets masing-masing atau keduanya dapat mengakibatkan naiknya rentabilitas ekonomis. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang dealer Honda (penjualan) yaitu penjualan yang dimaksud adalah menjual barang dagangan berupa unit sepeda motor. 132 Pamekasan. sehingga langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan hipotesis. 2 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. 2. 3. Berdasarkan uraian di atas. kedua efisiensi tersebut dapat menentukan tinggi rendahnya rentabilitas ekonomis.Profit Margin Yaitu merupakan pebandingan antara net operating income (laba usaha) dengan net sales (penjualan bersih) dan dinyatakan dalam persentase. 3. Sinar Baru Jaya Pamekasan yang berlokasi dan di mana juga merupakan kantor pusat yang beralamat di Jalan Stadion No. 3. dan perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang pertama kali ada di pamekasan. .word) silahkanhub. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Pada umumnya penelitian deskriptif merupakan penelitian non hipotesis. maka yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah UD.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK METODE PENELITIAN 3.1 Populasi Penelitian Populasi merupakan keseluruhan objek penelitian. Oleh karena itu.

Maka kriteria yang digunakan adalah dalam pemilihan sample adalah data laporan keuangan pada tahun 2003-2007. Sinar Baru Jaya Pamekasan. 4. a. Dokumentasi Penulis mengambil data dengan teknik dokumentasi yaitu pada teknik ini peneliti mengumpulkan data tentang laporan keuangan perusahaan UD. 5 Teknik Pengumpulan Data Untuk teknik pengumpulan data dalam penelitian ini. <span style="font-weight:bold. yaitu: a.Laporan Perubahan Ekuitas tahun 2003-2007 3.Laporan Neraca tahun 2003-2007 3. 3.2 Sumber Data Untuk sumber data menunjukkan data dari mana data diperoleh sesuai dengan jenis datanya. b. Rata-rata piutang . 3. Penjualan kredit 2. maka jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah termasuk jenis data kuantitatif yaitu data yang berbentuk angka-angka. Berdasarkan pendapat di atas. Dalam hal ini tingkat perputaran piutang merupakan sebagai variabel bebas.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 3. Studi pustaka Di mana pengumpulan data dengan cara ini yang dilakukan oleh peneliti adalah membaca dan mempelajari literatur-literatur dan catatan-catatan kuliah terkait dengan permasalahan dalam peneitian ini serta bacaan-bacaan lain yang berhubungan dengan penelitian ini secara keseluruhan. artinya piutang akan tertagih pada saat tertentu dan akan timbul lagi akibat penjualan begitu seterusnya. karena dalam hal ini peneliti mendapatkan datadata dokumen perusahaan berupa laporan keuangan dan data-data lain dari milik perusahaan. Perputaran Piutang Piutang adalah elemen modal kerja yang selalu dalam keadaan berputar.word) silahkanhub.3. 6 Definisi Operasional Definisi operasional menunjukkan gejala-gejala atau hal-hal khusus atau indikator dari variabel dari bagaimana kita mengukur variabel. c. 4 Jenis dan Sumber Data 3. Wawancara atau Interview Dalam hal ini peneliti melakukan tanya jawab dan tatap muka secara langsung dengan responden yaitu pimpinan dan karyawan UD. maka data penelitian ini adalah data sekunder. Dengan indikator: 1.Laporan Laba – Rugi tahun 2003-2007 2.1 Jenis Data Menurut Arikunto (2002:94) menyatakan jenis data dapat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu data kualitatif yang terdiri dari data nominal dan data ordinal. yaitu: 1. ada beberapa hal yang peneliti lakukan. Sinar Baru Jaya Pamekasan. 4.2 Sampel Penelitian Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang akan diteliti. dan data kuantitatif terdiri dari data interval dan data ratio. 3.">jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.

Laba bersih (Setelah Bunga dan Pajak) b. Maka teknik yang digunakan adalah sebagai berikut: .a. Modal Sendiri c. Laba usaha (sebelum Bunga dan Pajak) b. Rentabilitas Ekonomis a.Menentukan Tingkat Perputaran Piutang Rata-rata piutang diperoleh dengan cara sebagai berikut: Selanjutnya untuk mengetahui hari rata-rata pengumpulan piutang sebagai berikut: b. Rentabilitas di sini merupakan variabel terikat (Y). Piutang awal b. Modal Asing 2.Menentukan Tingkat Rentabilitas Rentabilitas ekonomis sering dimaksudkan sebagai kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja di dalamnya untuk menghasilkan laba. 7 Teknik Analisis Data Sesuai dengan tujuan penelitian yaitu memaparkan atau menjelaskan suatu masalah angkaangka. Rentabilitas Adalah suatu kemamapuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Piutang akhir b. Rentabilitas Modal Sendiri atau Rentabilitas Usaha a. Modal sendiri 3. Dengan indikator: 1. maka penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan data kuantitatif dengan cara sebagai berikut: a.

BAB II : Tinjauan Pustaka Bab ini berisikan tentang landasan teori yang mendukung yaitu tinjauan tentang piutang. sehingga dengan analisis tersebut akan diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap perubahan ROI (Return on investment JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : a. BAB III : Metode Penelitian Bab ini juga menjelaskan tentang langkah-langkah dalam pelaksanaan penelitian yaitu lokasi penelitian. jenis penelitian.Berdasarkan teknik analisis di atas dapat disimpulkan bahwa apabila semakin tinggi tingkat perputaran piutang dalam suatu perusahaan berarti semakin tinggi pula tingkat efisiensi modal kerja yang ditanamkan dalam piutang. tujuan penelitian. jenis dan sumber data.Tahap tabulasi data.Tahap penyajian izin penelitian selama 7 hari d. kegunaan penelitian dan sistematika skripsi. antara lain: BAB I : Pendahuluan Pada bab ini menjelaskan dan menguraikan tentang latar belakang masalah. rumusan masalah. Selanjutnya setelah menentukan analisa berdasarkan rasio-rasio keuangan di atas. teknik pengumpulan data. sebagai berikut: atau ROI = Net Profit Margin x Asset turnover Jadi berdasarkan rumus di atas akan di analisis masing-masing indikatornya. Rentabilitas menunjukkan bahwa tinggi rendahnya tingkat rentabilitas dipengaruhi oleh tingkat penggunaan modal kerja yaitu bagaimana cara mengelola piutang yang diketahui melalui dari tingkat perputaran piutangnya.Tahap penyusunan proposal 25 hari c.Tahap persiapan selama 7 hari b. dan teknik analisis data. populasi dan sample.analisa data dan penarikan kesimpulan selama 30 hari f. berikut peneliti akan melakukan analisis yaitu dengan menggunakan analisa keuangan sistem Du Pont.Tahap laporan hasil penelitian selama 20 hari Sistematika Penulisan Skripsi Berikut adalah sistematika penulisan skripsi dari penelitian ini yaitu untuk mempermudah dalam menelaah isi dari skripsi tersebut. . Sehingga tingkat perputaran piutang tersebut sama-sama mempunyai efek yang langsung terhadap besar kecilnya modal yang diinvestasikan dalam piutang. karena besar kecilnya tingkat perputaran piutang akan mempengaruhi operasi perusahaan di mana secara tidak langsung akan berdampak pada tingkat perolehan keuntungan perusahaan yang bersangkutan.Tahap penelitian di lapangan selama 25 hari e. Sehingga untuk menghitung atau menghasilkan ROI tersebut. dan tinjauan tentang rentabilitas. batasan masalah dan kerangka pemikiran. definisi operasional.

1990. Raja Garfindo Persada. Prosedur Penelitian. Yogyakarta Munawir. Bandung Syamsuddin. Jakarta Ikatan Akuntansi Indonesia. Yogyakarta Harahap. Bambang. Lukman. Sedangkan daftar pustaka dan lampiran-lampiran merupakan sajian tersendiri setelah bab V. Sofyan. Penerbit PT. Akuntansi Keuangan Menengah. Jakarta Baridwan. 2004. Manajemen Keuangan Perusahaan. Penerbit Gajah Mada. 2003. Yogyakarta Riyanto. struktur organisasi.BAB IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan Dalam bab ini akan membahas dan menguraikan serta memberi penjelasan tentang gambaran umum perusahaan. Jakarta Harnanto. Fred. Penerbit Erlangga.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA Arikunto. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Raja Grafindo Persada. Penerbit PT. Edisi Kesembilan. Suharmisi. Penerbit Salemba Empat. Penerbit Alfabeta. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Jakarta Weston.word) silahkanhub. 2002. Penerbit BPFE. menguraikan tentang kesimpulan-kesimpulan dan saran-saran dari hasil penelitian yang diperoleh baik bagi pihak manajemen maupun untuk peneliti selanjutnya. Intermediate Accounting. Metode Penelitian Administrasi. Jilid 2. Edisi 4. Eugene. 1994. Dasar-dasar Akuntansi.word) silahkanhub. 2004. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Zaki. Yogyakarta Sugiyono. Penerbit Rineka Cipta. Penerbit PT. 2002. J dan Brigham. Dasar-dasarManajemen Keuangan. Penerbit STIE. Syafri. F. S. data-data laporan keuangan perusahaan dan pembahasan masalah dari data-data yang ada dalam perusahaan. 1995. Raja Grafindo Persada. Haryono. Standar Akuntansi Keuangan. Analisa Laporan Keuangan. Jakarta Jusuf. Edisi 8. 1984. 2004. Penerbit Liberty. BAB V : Kesimpulan dan Saran Pada bagian bab terakhir ini. 2002.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK .

Dalam menegemen keuangan suatu usaha atau perusahaan tidak terlepas dari modal kerja karena modal kerja merupakan hal yang penting untuk menjalankan operasi perusahaan sehari-hari sehinggga tujuan dari perusahaan bisa tercapai maka dari itu perusahaan harus mampu menetapkan konsep modal kerja yang sesuai dengan tujuan perusahaan.statistik revenue Diposkan oleh man di 06:40 0 komentar Langgan: Entri (Atom) skip to main | skip to sidebar ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD.mohon maaf. dan mengadakan pengawasan yang efektif. Sumber dan penggunaan modal kerja merupakan analisa yang bisa dijadikan acuan dalam mengambil keputusan yang tepat yaitu dengan analisa sumber dan penggunaan modal kerja pimpinan bisa men getahui komposisi-komposisi modal kerja bersumber dari mana dan .advertiser . 2008 November 13 ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD. artinya perusahaan mengalami kerugian karena kesempatan untuk mendapatkan laba disia-siakan. BAROKAH Kamis. login . pihak perusahaan harus memperhatikan setiap potensi keuangan yang ada dan bisa digunakan dengan memperhatikan segala kemungkinan risiko yang ditimbulkan. mengambil keputusan. Modal kerja merupakan hal yang penting dalam perusahaan hingga bisa dikatakan sebagai nyawa dari sebuah perusahaan artinya untuk menjalankan kegiatan operasinya sehari-hari ataupun untuk mengadakan investasi diperlukan modal kerja yang cukup. bisa cek di kumpulblogger.1Latar Belakang Masalah Dengan semakin terbatasnya sumber kekayaan alam sebagai faktor modal serta semakin majunya perkembangan ilmu dan teknologi telah menjadikan dunia usaha sebagai ajang pertarungan yang bersifat kompetitif. Oleh karena itulah maka perusahaan sebagai tempat bergabungnya orangorang atau pemilik harus dikelola secara professional agar tujuan meningkatkan kemakmuran atau kekayaan bagi para pemilik. kemampuan yang dituntut dari seorang pimpinan yakni menentukan sumber modal serta bagaimana cara mengoperasikannya agar tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal. Untuk kepentingan tersebut seorang pimpinan harus mampu membuat perencanaan yang lebih baik. BAROKAH PROPOSAL SKRIPSI KEUANGAN(S1-MANAJEMEN KEUANGAN) ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD. untuk memantau hasil revenue. BAROKAH PARAGAAN SUMENEP 1. Untuk memperoleh modal kerja. serta pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dapat dicapai. sedangkan modal kerja yang berlebihan menunjukkan bahwa ada dana yang tidak produktif. tenaga kerja yang ada di dalamnya. artinya penyedian modal kerja harus cukup sehingga memungkinkan perusahaan untuk beroperasi seekonomis mungkin dan tidak akan mengalami kesulitan dalam menghadapi bahaya-bahaya yang mungkin ditimbulkan dari kekacauan keungan. script melihat hasil revenue berdasarkan blog tidak bisa dipergunakan lagi !.

Barokah ini penjualan atau hasil oprasi yang meningkat maka akan mempengaruhi terhadap peningkatan modal kerja. penggunaan modal kerja yang teratur salah satu alat yang membantu penggunaan modal kerja yang efiesien. bBagi Pendidikan Sebagai sumbangsih dalam karya ilmiyah untuk menambah pembendaharaan perpustakaaan dan .3 Pembatasan Masalah Untuk lebih sederhananya permasalahan ini maka diperlukan pembatasan masalah.digunakan untuk apa. Untuk memberikan arah dan batasan yang jelas dalam pembahasan.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK1. Barokah Paragaan Sumenep.word) silahkanhub. Barokah Paragaan Sumenep 1. sehingga pimpinan bisa menggambarkan keadaan modal kerja itu sendiri. Dilatarbelakangi permasalahan diatas. namun pada kenyataannya dalam perusahaan ini tidak demikian dimana penjualan yang semakin meningkat tidak terlalu mempengaruhi tehadap peningkatan modal kerja. maka perlu memperhatikan perputaran modal kerjanya.4Tujuan Penelitian Dari penelitian ini yang hendak dicapai adalah: Untuk mengetahui sumber–sumber dan penggunaan modal kerja pada UD. penulis mengambil judul: Analisa Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Pada UD. Barokah Paragaan Sumenep. Pada UD. baik penjualan aktiva maupun penerimaan karena sesuai dengan operasi perusahaan. Hasil penjualan sangat mempengaruhi sekali terhadap modal kerja dimana semakin besar hasil penjualan dari perusahaan maka semakin besar pula modal kerja yang didapat karena hasil penjualan merupakan sumber dari modal kerja itu sendiri. sehingga bagi manajemen keuangan mempermudah dalam mengambil keputusan. atau alternatif tetapi secara implisit mengandung pertanyaan. Seperti halnya pada UD. 1. Peputaran modal kerja yang efektif membantu kelancaraan operasi perusahaan dalam membiayai operasi sehari-hari. Barokah Paragaan Sumenep yang dalam sehari-harinya bergerak dalam bidang Meubel. sebagai kebijakan dibidang keuangan. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. adapun batasan masalahnya sebagai berikut: aModal kerja adalah yang digunakan perusahaan dalam satu periode ditinjau dari segi modal kerja bersih bSumber modal kerja adalah traksaksi yang menyebabkan naiknya modal kerja. cPenggunaan modal kerja adalah semua kegiatan perusahaan yang menyebabkan terjadimya uang atau dana keluar baik karena kegiatan operasional maupun dari kegiatan non operasional.5Kegunaan Penelitian aBagi Perusahaan Sebagai bahan masukan Informasi dan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam mengelola modal kerja. maka sesuai latar belakang masalah maka penulis dapat merumuskan suatu pokok permasalahan yaitu: Bagaimanakah Sumber dan Penggunaan modal kerja pada perusahaan meubel UD. 1.2Rumusan Masalah Sebelum penulis memberikan rumusan masalah terlebih dahulu dirasa perlu disampaikan secara teori tentang rumusan masalah. Menurut Tucman dalam Sugiono (2006:34) rumusan masalah dimyatakan dalam bentuk kalimat tanya.

Penggunaan aktiva lancar untuk pembayaran biaya operasi ini baru merupakan penggunaan modal kerja kalau julah suatu periode lebih besar dari jumlah penjualannya atau timbul kerugian. Sumber yang dapat menambah modal kerja adalah penambahan modal oleh pemilik. Sumber yang dapat menambah modal kerja adalah penambahan hutang jangka panjang. Keterangan: Sumber yang dapat menambah modal kerja adalah hasil penjualan aktiva tetap. perubahan ini akan menjadi kas yang menyebabkan bertambahnya modal kerja sebesar hasil penambahan modal tersebut. . Sumber lain yang menyebabkan betambahnya modal kerja adalah laba yaitu hasil operasi perusahaan atau net income yang nampak dalam laporan perhitungan rugi laba ditambah depresiasi dan setelah dikurangi. perubahan ini akan menjadi kas atau piutang akan menyebabkan bertambahnya modal keraja sebesar hasil hasi penjualan itu. Pembayaran hutang jangka panjang atau adanya penuraunan hutang jangka panjang yang diimbangi oleh berkurangnya aktiva lancar akan menyebabkan berkurangnya modal kerja. cBagi Peneliti Sebagai sarana latihan uantuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan keadaan sebenarnya yang ada dalam dunia usaha serta menambah pengetahuan tentang masalah yang dihadapi oleh perusahaan terutama yang berhubungan dengan masalah yang diteliti oleh penulis. Pengambilan uang atau barang dagangan oleh pemilik untuk kepentingan pribadinya dimbangi dengan berkurangnya aktiva lancar akan menebabkan berkurangnya modal kerja. Penggunaan yang menyebabkan berkurangnya modal kerja yaitu penambahan atau pembelian aktiva tetap yang menyebabkan berkutrangnya aktiva lancar atau timbulnya hutang lancar yang mengkibatkan bekurangnya modal kerja.pembanding bagi mahasiswa yang akan datang dalam mengadakan penelitian dilingkungan Universitas Madura khususnya lingkungan Fakultas Ekonomi. perubahan ini akan menjadi kas akan menyebabkan bertambahnya modal kerja sebesar hasil pinjaman tersebut.

Menurut Syamsudin (2007:5) manajemen sehubungan dengan pembelanjaan perusahaan bahwa keputusan atau tindakan-tindakan yang berkenaan dengan pembelanjaan perusahaan hanya dapat dilakukan apabila penghasilan manajemen lebih besar dari biaya marginal. menurut Liitge dalam Riyanto (2001:18) mendefinisikan modal sebagai uang.2.Modal Dalam setiap organisasi termasuk juga perusahaan baik perusahaan besar maupun kecil.Tinjauan Pustaka 2.1. Munawir (1999:19) mendefinisikan modal merupakan hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan yang ditujukkan dalam pos modal (modal saham).2. surplus dan laba yang ditahan.Manajemen Keuangan Riyanto (2001:6) sehubungan dengan fungsi pembelanjaan atau manajemen keungan mendefinisikan sebagai keseluruhan aktifitas keseluruhan perusahaan yang bersangkutan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin. Dibagian lain Riyanto (2001:14) mengatakan bahwa Setiap rupiah dana yang tertanam dalam aktiva harus dapat digunakan seefisien mungkin untuk dapat menghasilkan tingkat keuntungan investasi. keputusan pendanaan adalah masalah dimana menejer keuangan dituntut untuk mempertimbangkan dan menganalisis kombinasi dari sumbersumber dana yang ekonomis bagi perusahaan guna membelanjai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kegiatan usahanya. Schwiedland dalam Riyanto (2001:18) berpendapat bahwa modal adalah baik merupakan uang maupun bentuk barang yang digunakan dalam perusahaan. Dari kedua definisi diatas manajemen keuangan berkenaan dengan pembelanjaan perusahaan bahwa pada prinsipnya menuntut agar baik dalam menggunakan maupun memperoleh dana harus didasarkan pada pertimbangkan yang efsien dan efektif sehingga tujuan perusahaaan dapat tercapai. sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai. stabilitas diveden yang dibagikan diveden saham. Ketiga. dan penarikan kembali saham yang beredar yang semuanya ditujukan untuk kemakmuran para pegang saham. pemecahan saham. Berdasarkan definisi di atas maka dapat disimpulkan tugas pokok dari manajemen keuangan berkaitan dengan pengambilan keputusan pada keputusan investasi dan pembiayaan. fungsi menggunakan dana atau mengalokasikan dana yang dalam pelaksanaannya menejer keuangan harus mengambil keputusan investasi. Sedangkan fungsi keuangan menurut Sutrisno (2001:5) mengatakan bahwa fungsi manajemen terdiri dari tiga keputusan utama yang harus berorientasi pada pencapaian tujuan perusahaan sehingga kombinasi dari ketiga keputusan tersebut akan memaksimumkan nilai perusahaan. Kedua. 2. Selanjutnya Riyanto (2001:15) mengatakan bahwa menejer keuangan harus mengusahakan agar perusahaan dapat memperoleh dana yang diperlukan dengan biaya-biaya yang minimal dan syarat-syarat yang menguntungkan.1. kedua. Modal merupakan hal yang utama untuk menunjang kegiatan oprasi dari perusahaan.1. Fungsi manajemen keuangan menurut Riyanto (2001:6) mengatakan bahwa fungsi pembelanjaan atau manajemen keuangan mencakup dua hal: pertama. fungsi memperoleh dana yang dalam pelaksanaannya menejer keuangan harus mengambil keputusan pendanaan. keputusan investasi adalah masalah bagaimana menejer keuangan harus mengalokasikan dana kedalam bentuk–bentuk investasi yang akan dapat mendatangkan keuntungan dimasa yang akan datang. Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa antara konsep modal dan konsep pemeliharaan modal yaitu bagaimana modal yang digunakan dalam menghasilkan out put dapat . Pertama. keputusan Diveden adalah merupakan keputusan manajemen keuangan untuk menentukan besarnya prosentase laba yang dibagikan kepada para pemegang saham.1. perusahaan jasa ataupun perusahaan dagang.

Manajemen modal kerja berkepentingan terhadap keputusan investsi pada aktiva lancar terutama dalam penggunaan keduanya akan mempengaruhi risiko.Konsep kwantitatif adalah kelebihan aktiva lancar terhadap hutang jangka pendek.Kosep fungsional adalah menitikberatkan fungsi dana yang dimiliki dalam rangka menghasilkan dana.3.Modal kerja primer (primary working capital) yaitu jumlah modal kerja minimum yang harus ada dalam perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya b. Dibagian lain modal ditinjau lamanya penggunaan menurut Riyanto (2001:21) terdapat dua jenis yaitu modal jangka panjang dan modal jangka penek. 3. Modal sendiri adalah modal badan usaha adalah modal yang berasal dari perusahaan itu sendiri (cadangan laba) atau berasal dari pengambilan bagian peserta atau pemilik dan modal asing adalah modal yang berasal dari luar perusahaan (misal pinjaman). Modal kerja menurut Riyanto (2001:60) digolongkan menjadi dua yaitu: 1Modal kerja permanen (permanent workig capital) yaitu modal kerja yang harus tetap ada dalam perusahaan untuk dapat menjalankan fungsinya atau dengan kata lain modal kerja yang secara terus menerus diperlukan untuk kelancaran usaha. Modal jangka panjang yang ditarik untuk jangka waktu tidak tertentu batas waktunya adalah modal sendiri dan merupakan modal dengan mendapatkan tidak tetap dan modal yang ditarik untuk jangka waktu tertentu waktunya adalah modal asing dan merupakan modal dengan pendapatan tetap.Jumlah modal kerja adalah fleksibel 2. modal pasif yaitu dibedakan menjadi dua bagian yaitu modal sendiri dan modal asing. Berdasarkan definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa modal kerja merupakan alat untuk memenuhi kebutuhan suatu perusahaan yang bersifat fleksibel dan disusun secara relatif variabel serta mengalami proses perputaran dalam jangka waktu yang pendek.Konsep kwalitatif adalah konsep ini menitikberatkan pada kwalitas dana dalam aktiva lancar dan dana yang tersedia untuk tujuan oprasi jangka pendek 2. Adapun jenis-jenis modal menurut Riyanto (2001:19) bahwa modal terbagi menjadi dua bagian yaitu: pertama.Modal kerja musiman (sesaonal woking capital) yaitu modal kerja yang jumlahya berubahubah disebbka karena fluktuasi musim. dan modal kerja ini dibedakan antara lain a.Modal Kerja Dalam setiap perusahaa pasti membutuhkan modal kerja untuk membiayai oprasinya sehari-hari. 2.Susunan modal kerja adalah relatif variabel 3. permanent working capital ini dapat dibedakan dalam: a. Kedua. modal aktif yaitu modal yang habis dalam satu kali berputar dalam proses produksi dan proses perputarannya adalah dalam jangka waktu yang pendek (tidak kurang dari satu tahun).Modal kerja mengalami proses perputaran dalam jangka waktu pendek. Menurut Sutrisno (2001:43) mendefinisikan modal kerja adalah dana yang diperlukan oleh suatu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan sehari-hari. normal disini dalam artian yang dinamis 2Modal kerja variabel (vareable working capital) yaitu modal kerja yang jumlahnya selalu berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan. Sedangkan Riyanto (2001:20) mendefinisikan modal kerja menjadi tiga hal pokok yaitu: 1. karena tanpa modal kerja perusahaan tidak dapat memenuhi kebutuhan dana untuk menjalankan aktivitasnya. Modal kerja merupakan salah satu unsur aktiva yang sangat penting dalam perusahaan.menciptakan laba yang dihasilkan perusahaan dapat digunakan kembali pada oprasi perusahaan. 1.Modal kerja normal (normal working capital) yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi yang normal. Menurut Munawir (1999:114) ada tiga macam konsep modal kerja yang biasa digunakan untuk analisis. . yaitu.1.

08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 2. hutang jangka panjang yang jatuh tempo. Munawir (1999:129) mengatakan bahwa laporan tentang perubahan dalam pos-pos yang . barang dalam proses dan barang jadi. obligasi.4Kajian Tentang Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Besar kecilnya suatu perusahaan sangat mempengaruhi kelancaran operasi perusahaan sehingga perputaran antara sumber dan penggunaan modal kerja harus dijaga keefektifannya.b. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.a. dana dari pihak ketiga. hutang biaya dan pendaptan yang diterima dimuka.word) silahkanhub. suplies pabrik. contoh saham. c. hutang diveden. wesel. dPersediaan barang Menunjukkan barang-barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untuk memproduksi barang-barang yang akan dijual. Unsur modal kerja modal kerja atas ativa lancar dan hutang lancar dimana unsur modal kerja menurut pendapat Baridwan (1990:83) 1. pembayaran upah dan biaya pabrik (produksi) lain sehingga menghasilkan persaedian barang jadi. Terdiri dari hutang dagang. persedian tersebut dijual dan terciptalah kas. Sirkulasi tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut: kas digunakan untuk membeli bahan baku. bSurat-surat berharga Surat-surat berharga yang dapat segera dijual kembali dengan harga yang berlaku pada tanggal penjualan dan penjualan kembali itu dimaksudkan untuk memenuhikebutuhan uang. Jadi persedian ini dapat berupa bahan baku dan penolong.Aktiva Lancar aKas Kas adalah alat pertukaran yang dapat diterima untuk pelunasan hutang dan dapat diterima sebagai suatu setoran kebank dengan jumlah besar nominalnya. Nilai aktiva lancar ditunjukkan oleh sirkulasi diantar beberapa rekening neraca.Moda kerja siklis (cycles working capital) yaitu modal kerja yang jumlahnya beubah-ubah disebabkan fluktuasi konyungtur. 2. deposito dan sertifikat Bank.Hutang lancar Hutang lancar adalah pengorbanan manfaat ekonomis dimasa yang akan datang yang mungkin terjadi akibat kewajiban suatu badan usaha pada masa kini untuk mentransfer aktiva dan menyediakan jasa pada badan uasaha lainnya dimasa yang akan datang sebagai akibat transaksi atau kejadian dimasa lalu. juga disimpan dalam bentuk atau tempat lain yang dapat sewaktu-waktu. cPiutang Adalah tagihan dengan klaim perusahaan atas uang.Moal kerja darurat (emergency working capital) yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah karena adanya keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya. Oleh karena itu dalam memahami pengertian sebelumnya aktiva lancar merupakan kas atau sumber yang akan menjadi kas. Pengelolaan modal kerja berarti pengelolaan hutang lancar. barang-barang atau jasa terhadap pihak lain tetapi dalam hal ini yang dimaksud piutang adalah piutang dagang yang akan dilunasi dengan uang atau barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. uang muka dapat diminta kembali. aktiva lancar biasanya dikaitkan dengan hutang lancar. oleh sebab itu modal kerja sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan dan merupakan unsur yang paling penting untuk diperhatikan .

unsur modal kerja diperlukan data neraca yang diperbandingkan antara tahun dasar dengan tahun berjalan.Berkurangnya aktiva tetap b. menunjukkan perubahan yang terjadi untuk setiap jenis elemen modal kerja secara total. hal ini untuk menunjukkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam pos-pos elemen modal kerja. menunjukkan sumber dan penggunaan modal kerja atau sebab-sebab terjadinya perubahan modal kerja.Aktiva lancar selain kas berkurang pada kolom perubahan Kredit f. Munawir (1999:131) menyatakan bahwa neraca yang diperbandingkan sebagai contoh dalam menyusun laporan modal kerja sebagai berikut : Penjelasan a.Aktiva teta bertambah pada kolom perubahan Debit c.Aktiva lancar selain kas bertambah pada kolom perubahan Debit b. Kedua.Modal bertambah pada kolomperubahan Kredit Adapun elemen-elemen dari neraca dan rugi laba yang nampak diperhatikan berdasarkan penggolongannya adalah sebagai berikut: a. Selanjutnya Munawir (1999:131) menyatakan bahwa untuk mengetahui dengan menganalisa perubahan yang terjadi dalam sector non current (aktiva tetap. Oleh sebab itu laporan perubahan modal kerja harus menunjukkan kedua hal tersebut dan dapat dijadikan dalam dua bagian: pertama.Elemen dari modal d. Selanjutnya laporan tentang perubahan modal kerja akan memberikan gambaran tentang bagaimana manajemen mengelola perputaran modal kerja atau sirkulasinya.tercantum dalam neraca yang diperbandingkan antara dua saat tertentu.Hutang berkurang pada kolom kolom perubahan Debit Sebaliknya e.Laba bertambah pada kolom kolom perubahan Debit d. modal).Bertambahnya modal c. hutang jangka panjang.Laba dari hasil penjualan opersi Dari laporan perubahan neraca dan rugi laba elemen-elemen yang memperbesarmodal kerja adalah: a.Elemen aktiva tetap c.Adanya laba operasi perusahaan Sedangkan elemen-elemen dari neraca dan laporan rugi laba yang memperkecil modal kerja adalah: . Untuk dapat menganalisa atau menentukan besarnya perubahan modal kerja baik secara total atau masing-masing pos.Hutang bertambah pada kolom perubahan Kredit i.Laba berkurang pada kolom perubahan Kredit h.Aktiva tetap berkurang pada kolom perubahan Kredit g.Elemen aktiva lancar selain kas b.

Perubahan aktiva tetap (cadangan penyusutan) b. 4.Keuntungan sesudah pajak 4.Berkurangnya hutang c. Sedangkan kolom kredit untuk mencatat penurunan aktiva dan kenaikan hutang dan modal. 3.Peningkatan jumlah aktiva 2. masukan tersebut pada sisi debet atau kredit. maka diperlukan pengelompokan elelmen-elemen yang menyebabkan perubahan modal kerja.Menyususn pos-pos neraca awal priode dan akhir periode sekarang dengan neraca periode sebelumnya dipisahkan pos-pos neraca bersaldo pasifa. penurunan hutang dan modal.Depresiasi 5.Hutang e. selanjutnya Munawair (1994:135) memberikan langkah-langkah dalam penyusunan worksheet untuk perubahan laporan modal secara garis besar sebagai berikut : 1.Berkurangnya modal d.Melakukan penyesuaiyan terhadap perubahan-perubahan yang tidak sesuai dengan transaksi yang sebenarnya.Kerugian 4.Peningkatan jumlah hutang 3.Menyusun neraca tahun terahir 3.Penurunan jumlah utang 3. Menurut Syamsudin (2007:135) berpendapat bahwa yang menjadi sumber modal kerja adalah sebagai berikut: 1.Biaya penjualan g.Menyusun laporan rugi laba tahun terahir 2.Penerunan jumlah aktiva 2.Penjualan saham-saham baru sedangkan yang menyebabkan terjadinya penggunaan modal kerja sebagai berikut: 1.Pembayaran laba operasi Untuk menyusun laporan sumber dan penggunaan modal kerja. 2.Menganalisa perubahan yang tejadi pada rekening atau pos-pos non current untuk menetukan alasan atau sebab perusahaan tersebut dan menentukan pengaruh perubahan tersebut terhadap modal kerja apakah merupakan sumber. Kolom sebelah debet untuk mencatat kenaikan aktiva.Biaya pajak Munawir (1999:134) menyatakanbahwa penyusunan laporan perubahan modal kerja atau laporan sumber dan penggunaan modal kerja lebih mudah dengan menggunakan kertas kerja (Worksheet).Sebelum menyajikan laporan sumber dan pengguanaan maka lebih dahulu perlu diadakan penyesuaian terhadap beberapa pos-pos tertentu yaitu: a.Penjualan c.a. .Pendapatan d.Pembelian kembali saham-saham perusahaan Selanjutnya Syamsudin (2007:135) menyatakan bahwa dalam membuat laporan sumber dan penggunaan modal kerja diperlukan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1.Modal f. penggunaan atau tidak mempunyai pengaruh sama sekali.Pembayaran laba operasi perusahaan 5.Bertambahnya aktiva tetap b.Menusun laporan neraca tahun sebelumnya yang akan digunakan sebagai dasar perbandingan 4.Menentukan perubahan yang terjadi pada masing-masing pos.

hutang jangka panjang dan modal) dipindahkan kekolom sumber dan penggunaan modal kerja. 3.Setelah melakukan penyesuaiyan maka langkah berikutnya adalah memindahkan perubahanperubahan netonya atau perubahan pos-pos aktiva lancar dan hutang lancar dipindahkan kekolom kenaikan atau penurunan modal kerja: Jika pos tersebut mempunyai perubahan debet maka dipindahkan kekolom kenaikan modal kerja. Jenis Penelitian Kline dalam Sugiono (2003:11) menurut tingkat ekplanasi adalah penelitian yang diksud . c. Karena dalam penelitian ini yang diteliti adalah populasi maka hipotesisnya tidak perlu. Mengacu pada pendapat Sugiono (2003:40) yang menyatakan bahwa jika yang diteliti adalah populasi.2.Untuk melaporkan sumber dan penggunaan modal kerja secara individu atau terpisah jika beberapa transaksi telah diringkas atau dilaporkan dalam suatu rekening.Hipotesis Hipotesis sangat penting bagi peneliti sebagai pedoman dalam pengumpulan data.Untuk menggabungkan atau memindahkan sumber modal kerja dan penggunaan modal kerja satu kelompok sehingga mempermudah penyusunan laporan perubahan modal kerja. maka hipotesis statistiknya tidak ada. Sebaliknya jika pos tesebut mempunyai perubahan kredit maka dipindahkan kekolom penurunan modal kerja. Metodologi Penelitian Lokasi Penelitian Adapun letak dari lokasi penelitian ini bertempat di UD.Untuk melaporkan suatu sumber dan penggunaan modal kerja (menjadi satu terhadap satu sumber atau penggunaan modal kerja yang dilaporkan dalam dua rekaning atau lebih) d. yang ada hanya hipotesis penelitian. Peubahan pos-pos non current (aktiva tak lancar.5. Perubahan dalam suatu rekening atau pos dapat menyebabkan adanya beberapa sumber atau penggunaan modal kerja secara terpisah atau merupakan kombinasi dari sumber dan penggunaan modal kerja secara tunggal. Menurut Munawir (1999:134) menyatakan bahwa penyusunan laporan dan sumber penggunaan modal kerja lebih mudah mudah dilakukan dengan menggunakan modal kerja (worksheet). b. 2. Selanjutnya Munawir (1999:135) memberikan penyusunan worksheet sebagai contoh dalam penyusunan laporan sumber dan penggunaan modal kerja sebagai berikut : Dibagian lain Munawair (1999:138) menyebutkan tujuan penyusunan Worksheet sebagai alat penyusunan laporan sumber dan penggunaan modal kerja sebagai berikut: a.Untuk menghapus atau menetralisir perubahan dalam suatu rekening yang tidak mempengaruhi modal kerja. Dari perubahan ini harus dibuat penyesuaian untuk menetralisir rekening yang bersangkutan dengan membuat jurnal kebalikan atau membalikkan jurnal yang dibuat pada waktu terjadi perubahan tersebut. Barokah Desa Paragaan Sumenep. menganalisa data sehingga laporan hasil penelitian memiliki objektifitas dan rentabilitas.

Barokah Paragaan Sumenep.Sumber Data Sugiono (2003:15) dalam bukunya bahwa sumber data yang akan dianalisis adalah sebagai berikut: 1. 3. Adapun jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data sekunder karena data yang diperoleh berasal dari laporan-laporan keuangan perusahaan.Jenis Data Jenis data dalam statistik berdasarkan tingkat pengukurannya (level of meanstrument).Dua gabungan adalah data yang merupakan gabungan dari data kuantitatif dan data kuantitatif Adapun jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kuantitatif karena data yang diperoleh berupa laporan keuangan.Data kualitatif adalah data yang bebentuk kata. dan asosiatif. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. menspesifikasi kegiatan. Adapun definisi operasional yang terdapat dalam penelitian ini adalah : aModal kerja adalah yang digunakan perusahaan dalam satu periode baik ditinjau dari segi modal kerja bersih maupun perputaran modal kerjanya bSumber modal kerja adalah trsasaksi yang menyebabkan naiknya modal kerja.Data sekunder adalah data yang bukan diusahakan sendiri pengumpulannya atau dengan kata lain data yang sudah mengambil hasil orang lain.1.3.4Populasi Dan Sampel Menurut Sugiono (2002:59) Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. 3. Nasir (1999:152) menjelaskan bahwa definisi operasional adalah suatu definisi yang memberikan kepada suatu variabel dengan cara memberi arti. Berdasarkan dari pendapat diatas maka jenis penelitian ini menggunakan penelitian secara deskriptif yaitu yang bersifat menggambarkan.Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan 3. Jenis Data Dan Sumber Data 3.variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel yang lain. menurut Sugiono (2003:14) yang akan dianalisis sebagai berikut: 1. komparatif. Berdasarkan hal ini. cPenggunaan modal kerja adalah semua kegiatan perusahaan yang menyebabkan terjadinya uang . Karena dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengandung hipotesis penelitian.3. baik penjualan aktiva maupun penerimaan karena sesuai dengan operasi peusahaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif. kalimat. penelitian dapat dikelompokkan menjadi. 2. skema dan gambar.atau memberikan suatu operasional yang diperlukan untuk mengukur variabel tersebut.2.Data primer adalah data yang diperolah langsung dari sumbernya diamati dan dicatat untuk pertama kalinya 2. M. deskripitf.5Definisi Operasional Dalam hal definisi operasional. 3. yaitu penyajian data dari materi yang didapat sebagai hasil penelitian dengan memberikan gambaran menurut keadaan yang ada pada waktu mengadakan penelitian dalam perusahaan. maka dalam penelitian ini hanya terdapat populasinya saja tanpa diambil sampelnya yang berupa laporan-laporan yang berkaitan dengan UD.

Kolom sebelah debet untuk mencatat kenaikan aktiva.Menyususun pos-pos neraca awal priode dan akhir periode sekarang dengan neraca periode sebelumnya dipisahkan pos-pos neraca bersaldo pasifa. Sedangkan kolom kredit untuk mencatat penurunan aktiva dan kenaikan hutang dan modal. 2.Melakukan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang tidak sesuai dengan transaksi yang sebenarnya. 2. 4.Adanya pembentukan dana atau pemisahan aktiva lancar.Penyusutan 3. masukan tersebut pada sisi debet atau kredit.1Teknik analisis data Analisis data adalah kegiatan mengelola data yang dikumpulkan baik dari lapangan atau pustaka yang menjadi seperangkat hasil dari penemuan baru maupun dalam bentuk pembuktian kebenaran ataupun hasil hipotesis.Adanya penambahan atau pembelian aktiva tetap. Sedangkan teknik analisis yang ada yaitu menghitung perubahan sumber dan penggunaan modal kerja (worksheet). penurunan hutang dan modal.6Teknik Pengumpulan Data Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilukukan dengan cara sebagai berikut: aSurvey pendahuluan yakni penelitian secara umum terhadap perusahaan dengan tujuan mengetahui masalah yang dihadapi perusahaan. 5.Tagihan Piutang dan Pemilik bPenggunaan modal kerja mempunyai indikator sebagai berikut: 1. 2. penggunaan atau tidak mempunyai pengaruh sama sekali. 3.Menganalisa perubahan yang tejadi pada rekening atau pos-pos non current untuk menetukan alasan atau sebab perusahaan tersebut dan menentukan pengaruh perubahan tersebut terhadap modal kerja apakah merupakan sumber.7.atau dana keluar baik karena kegiatan operasional maupun dari kegiatan non operasional perusahaan.Pembayaran biaya atau ongkos-ongkos operasi perusahaan. bPenelitian lapangan yakni upaya untuk memperoleh data secara ducumenter atau data yang diperoleh dari dokumen perusahaan.Pembayaran hutang-hutang jangka panjang.7Teknik Analisis Data Dan Uji Hipotesis 3.Pengambilan uang atau barang dagangan oleh pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi.Pinjaman Bank 4. Munawair (1999:135) memberikan langkah-langkah dalam penyusunan worksheet untuk perubahan laporan modal secara garis besar sebagai berikut : 1. 4. 3. 5. 3.Setelah melakukan penyesuaian maka langkah berikutnya adalah memindahkan perubahanperubahan netonya atau perubahan pos-pos aktiva lancar dan hutang lancar dipindahkan kekolom kenaikan atau penurunan modal kerja Jika pos tersebut mempunyai perubahan debet maka dipindahkan kekolom kenaikan modal kerja. 3.Hasil operasi perusahaan (penjualan produk)dan laba operasi. Pada penelitian ini hanya terdapat satu macam variabel yaitu variabel mandiri berupa analisa sumber dan penggunaan modal kerja dengan indikator sebagai berikut aUntuk sumber modal kerja 1.Menentukan perubahan yang terjadi pada masing-masing pos. Sebaliknya jika pos tesebut mempunyai perubahan kredit maka dipindahkan kekolom penurunan .

hutang jangka panjang dan modal) dipindahkan kekolom sumber dan penggunaan modal kerja... DAFTAR PUSTAKA Untuk daftar pusta lihat di tinjauan teori..modal kerja. yang menyatakan bahwa : "….dan data yang digunakan adalah populasi (tidak menggunakan sampel) maka tidak perlu uji hipotesis. BAB V Penutup Bab ini akan dibahas tentang kesimpulan dan saran-saran yang dapat penulis ajukan. I. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. tujuan dan manfaat penelitian secara sistematika penulisan. Pada bab ini juga akan dikupas tentang pengujian Hipotesis... BAB III Metodologi Penelitian Bab ini menjelaskan metode cara kerja untuk memahami objek yang sedang diteliti yang didalamnya melekat tehnik atau alat yang dipergunakan dalam penelitian tersebut...9.... Peubahan pos-pos non current (aktiva tak lancar. 3.sukses bos.10. jadi hanya mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi..word) silahkanhub.. maka hipotesis statistiknya tidak ada.jika yang diteliti adlah populasi.2Uji Hipotesis Karena dalam penelitian ini bersifat deskriptif.... rumusan masalah. JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : Tahap persiapan selama 10 hari Tahap penyusunan proposal 25 hari Tahap penyajian izin penelitian selama 10 hari Tahap penelitian di lapangan selama 15 hari Tahap tabulasi data. BAB IV Analisis Bab ini menyajikan tentang hasil-hasil penelitian terdiri dari tinjauan objek penelitian dan pembahasannya.7. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI Adapun sistematika dari penelitian yang dilakukan oleh penulis saat ini adalah : BAB I Pendahuluan Bab ini berisikan latar belakang masalah.. yang ada hanya hipotesis penelitian dan dalam pembuktiannya tidak ada istilah signifikan (taraf kesalahan atau taraf kepercayaan).analisa data dan penarikan kesimpulan selama 20 hari Tahap laporan hasil penelitian selama 15 hari I. Sedangkan daftar pustaka dan lampiran-lampiran akan disajikan setelah Bab IV... BAB II Tinjauan Pustaka Bab ini menjelaskan tentang landasan teori dan metode penelitian. I...08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK ..11.. Hal ini sesuai dengan pendapat Sugiono (2002:40)..

.11/16 (1)  ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD.com Lihat profil lengkapku Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal Senin. Blambangan Foodpackers Indonesia. Mengenai Saya man echo_chyn@yahoo..1Latar Belakang Perusahaan merupakan suatu unit kegiatan tempat kerja sama faktor-faktor produksi (alam.. 2008 November 17 Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal PROPOSAL SKRIPSI EKONOMI-AKUNTANSI(S1-AKUNTANSI) Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. modal dan keahlian pengusaha) yang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau melayani kepentingan masyarakat. tenaga kerja. 1.CONTOH WORK SHEET: Diposkan oleh man di 06:55 0 komentar Langgan: Entri (Atom) Arsip Blog • ▼ 08 (1) ○ ▼ 11/09 . Penggolongan perusahaan dapat dibagi menjadi dua yaitu . dengan tujuan memperoleh laba atau keuntungan.

Metode akuntansi yang digunakan untuk menilai persediaan sangat penting. maka judul dari penelitian ini adalah Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. sedangkan semua perusahaan menginginkan laba yang optimal. persediaan pada perusahaan manufaktur diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu persediaan bahan baku. persediaan barang dalam proses dan persediaan barag jadi (Jusup. Berbeda halnya dengan persediaan barang dagangan. karena akan mempengaruhi terhadap nilai rupiah persediaan dan biaya barang yang dijual. tidak semua persediaan siap untuk dijual. Sedangkan perusahaan menurut operasinya ada tiga yaitu perusahaan jasa. Pada perusahaan jasa tidak semuanya mempunyai prsediaan. Persediaan dalam pengertian akuntansi menunjukkan nilai suatu barang yang diproduksi untuk dijual atau dikonsumsi. Batasan masalah dalam penelitian ini yaitu pada penggunaan metode penilaian . 2002. Semua perusahaan mempunyai persediaan yang merupakan investasi terbesar dalam aktiva lancar. perseroan terbatas dan koperasi. Dalam hal ini disamping adanya penggolongan persediaan sesuai dengan jenisnya.2Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang. persediaan yang terdiri dari dari berbagai macam dan jenis dan hanya dikenal satu klasifikasi persediaan yang disebut dengan persediaan barang dagangan. yaitu laporan perhitungan laba rugi dan neraca. Penilaian persediaan dianggap penting. Perusahaan mengharapkan laba yang akan diperoleh merupakan laba yang optimal. Pada perusahaan dagang. Sedangkan pada perusahaan manufaktur. Berdasarkan uraian tersebut. Rekening persediaan juga menunjukkan nilai total kekayaan dalam bentuk persediaan dalam proses. Tujuan pokok akuntansi persediaan adalah untuk menentukan laba rugi periodik yaitu melalui proses mempertemukan antara harga pokok barang dijual dengan hasil penjualan dalam satu periode akuntansi dan menentukan jumlah persediaan yang akan disajikan dalam neraca (Harnanto. persekutuan komanditer. Tujuan utama perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba. dagang maupun manufaktur.3Pembatasan Masalah Penulis memberikan batasan masalah terhadap permasalahan pada penelitian ini. firma. Blambangan Foodpackers Indonesia. juga sangat penting artinya penilaian terhadap persediaan itu sendiri.199).word) silahkanhub.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 1. Besarnya biaya atau ongkos persediaan tergantung pada prosedur akuntansi yang ditetapkan oleh perusahaan dalam menilai persediaan. dimana persediaan tersebut adalah milik perusahaan dan siap untuk dijual kepada konsumen. Perusahaan menurut badan hukumnya ada lima yaitu perusahaan perseorangan.perusahaan menurut badan hukumnya dan perusahaan menurut operasinya. penggunaan metode penilaian persediaan yang tepat akan menentukan besarnya laba yang akan diperoleh perusahaan. maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah metode penilaian persediaan apakah agar mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. perusahaan dagang dan perusahaan industri (manufaktur). Pada umumnya persediaan dinilai berdasarkan biaya (Yamit. hanya sebagian perusahaan jasa saja yang mempunyai persediaan seperti perusahaan jasa transportasi. 2003. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.100). baik pada perusahaan jasa.223). 1. karena secara tidak langsung akibat penilaian persediaan akan mempengaruhi kedua laporan keuangan pokok. Hal tersebut dilakukan agar pokok permasalahan yang diteliti tidak terlalu melebar dari yang sudah ditemukan. Blambangan Foodpackers Indonesia. 1999.

b. Blambangan Foodpackers Indonesia. dimana metode penilaian persediaan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Pernyataan Standart Akuntansi Keuangan (PSAK) No.4Tujuan Penelitian Dilakukannya suatu penelitian tidak terlepas dari tujuan penelitian itu sendiri. 1.persediaan.222) adalah meliputi semua barang yang dimiliki dengan tujuan untuk dijual kembali dan atau dikonsumsi dalam operasi normal perusahaan. 1. 1. Persediaan menurut Harnanto (2002.444) persediaan adalah pos-pos aktiva yang dimiliki untuk dijual dalam operasi . Blambangan Foodpackers Indonesia. dkk (2001.5Manfaat Penelitian Suatu penelitian akan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain.1 Pengertian Persediaan Menurut Baridwan (1982. 14 dan sistem pencatatan persediaannya menggunakan sistem perpetual dengan menggunakan kartu persediaan sehingga metode rata-ratanya menggunakan metode rata-rata bergerak. Blambangan Foodpackers Indonesia. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh metode penilaian persediaan yang tepat agar mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT.Bagi Perusahaan Memberikan gambaran mengenai metode penilaian persediaan dalam mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. Tujuan merupakan suatu target yang akan dicapai dari setiap kegiatan.123) persediaan digunakan untuk menunjukkan barang-barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untuk memproduksi barang-barang yang dijual. Adapun manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah: a. c.Kerangka Pemikiran TINJAUAN PUSTAKA 2.Bagi Fakultas Ekonomi Universitas Madura Dapat memberikan kontribusi dan dapat dijadikan sebagai referensi bagi peneliti berikutnya.Bagi Peneliti Dapat membuktikan metode penilaian persediaan yang tepat dalam mencapai laba yang optimal pada produksi kasturit PT. Menurut Kieso.

Persediaan adalah sebagai suatu aktiva yang meliputi barang-barang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode usaha yang normal atau persediaan barang-barang yang masih dalam proses produksi. dimana barang-barang yang dibeli dengan tujuan akan dijual kembali. Dari beberapa pengertian mengenai persediaan. 2004. 2.2 Klasifikasi Persediaan Di dalam akuntansi penggolongan persediaan sangat dipengaruhi oleh sifat dan jenis usaha perusahaan yang bersangkutan. b.169) adalah elemen yang sangat menentukan dalam penentuan harga pokok penjualan pada perusahaan dagang.222) penggolongan persediaan sangat dipengaruhi oleh sifat dan jenis uasaha perusahaan yang bersangkutan. Barang-barang ini biasanya dipakai (dikonsumsi) dalam jangka waktu relatif pendek dan akan dibebankan sebagai beban administrasi dan umum atau beban pemasaran.Lain-lain persediaan.Persediaan barang dagangan. Persediaan barang dagangan menurut Assauri (1999. c. eceran. Perusahaan manufaktur juga memiliki persedian. dkk. diubah dan kemudian dijual kembali. Menurut Harnanto (2002. seperti supplies kantor (toko). 2) Tenaga kerja langsung. yaitu bahan baku yang secara langsung dapat diidentifikasi dalam barang yang diproduksi.Persediaan barang jadi adalah barang yang sudah selesai diproduksi selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung. yaitu biaya tenaga kerja yang secara langsung dapat diidentifikasi dengan barang yang diproduksi.Persediaan bahan baku adalah barang-barang yang dibeli untuk digunakan dalam proses produksi. yaitu bagian dari overhead pabrik yang dibebankan atas barang yang diproduksi. Bagi perusahaan dagang yang didalam usahanya adalah membeli dan menjual kembali barang dagangan. 3) Overhead pabrik.99).654): a. Oleh karena itu. (Jusup. pada umumnya persediaan yang dimiliki diklasifikasikan sebagai berikut: a. Oleh karena itu biasanya terhadap jenis persediaan ini diperlakukan sebagai biaya . 2003. akan tetapi berbeda halnya dengan persediaan pada perusahaan dagang. persediaan terdiri dari berbagai macam dan jenis. Persediaan adalah meliputi semua barang yang dimiliki dengan tujuan untuk dijual kembali. Barang-barang ini tidak akan berubah sampai dengan barang dagang tersebut dijual kembali. b.bisnis normal atau barang yang akan digunakan atau dikonsumsi dalam memproduksi barang yang akan dijual. maupun perusahaan partai besar. dapat disimpulkan bahwa persediaan merupakan salah satu unsur yang paling efektif dalam kegiatan perusahaan dagang maupun manufaktur karena hampir seluruh pendapatannya diperoleh dari penjualan barang sebagai persediaan yang secara terus menerus diperoleh.Persedian barang dalam proses adalah barang yang terdiri dari bahan-bahan yang telah diproses namun masih membutuhkan pengerjaan lebih lanjut sebelum dijual. Tanpa adanya persediaan pada suatu waktu tertentu perusahaan tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukannya. Persediaan ini terdiri dari tiga komponen biaya: 1) Bahan baku langsung. dan alat-alat pembungkus dan lain sebagainya. barang-barang yang dimiliki dengan tujuan akan dijual kembali di masa yang akan datang. Oleh karena itu persediaan pada perusahaan manufaktur diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu (Stice. Dalam sebuah perusahaan dagang. pada perusahaan manufaktur tidak semua persediaan siap untuk dijual. dalam perusahaan dagang hanya dikenal satu klasifikasi persediaan yang disebut dengan persediaan barang dagangan.

Persediaan produk jadi. Pada umumnya persediaan pada perusahaan manufaktur diklasifikasikan ke dalam berbagai kelompok sebagai berikut: a. karena akan berpengaruh terhadap nilai rupiah persediaan dan biaya barang yang dijual. meliputi barang-barang yang masih dalam pengerjaan dan memerlukan pengerjaan lebih lanjut sebelum barang itu dijual. d. meliputi semua barang yang dimiliki untuk keperluan produksi.Persediaan bahan baku. jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. suplies kantor.yang dibayar dimuka atau persediaan suplies. Hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya kegiatan pembelian dan penjualan persediaan dalam operasi perusahaan. Sebagian besar dari sumber daya perusahaan dapat diinvestasikan dalam barang yang dibeli atau diproduksi.Persediaan produk dalam proses. sebaliknya persedian yang terlalu tinggi akan menyebabkan biaya penyimpanan dan pemeliharan persediaan akan melambung.Persediaan bahan penolong. persediaan merupakan bagian yang paling aktif dalam operasi perusahaaan. yang secara terus-menerus dibeli atau diproduksi. Dalam laporan laba rugi.3 Arti Penting Persediaan Menurut Jusup (2003. Dalam hal bahan baku yang digunakan di dalam proses produksi berupa suku cadang dan harus dibeli dari pihak lain. biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik (biaya produksi tidak langsung lainnya) yang telah dikeluarkan/ terjadi sampai dengan tanggal tertentu.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK 2. meliputi semua barang yang telah diselesaikan dari proses produksi dan siap untuk dijual. c. Bagi sebagian perusahaan. Dalam neraca. alat-alat pembungkus seperti halnya perusahaan dagang. Produk jadi pada umumnya dinilai sebesar jumlah harga pokok bahan baku. untuk menyatakan barang-barang yang dibeli atau diperoleh dari sumber-sumber alam yang dimiliki dengan tujuan untuk diolah menjadi produk jadi. maka barang-barang demikian sering disebut sebagai persediaan suku cadang. misalnya suku cadang. Sementara itu untuk perusahaan manufaktur yang didalam usahanya adalah mengubah bentuk bahan baku menjadi produk jadi. e.word) silahkanhub. persedian memegang peranan yang sangat vital dalam penentuan hasil operasi perusahaan untuk suatu periode. 2.99) baik dalam perusahaan dagang maupun perusahaan manufaktur persediaan berpengaruh terhadap neraca maupun laporan laba rugi. Produk dalam proses. persediaan merupakan bagian yang sangat besar dari seluruh jumlah aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik yang diperlukan untuk menghasilkan produk tersebut. akan tetapi tidak merupakan bahan baku yang membentuk produk jadi. Manajemen harus berusaha untuk menjaag keseimbangan persediaan agar tidak terlalu tinggi dan juga tidak tertlalu rendah.Lain-lain persediaan. Persediaan yang terlalu kecil akan menimbulkan kekecewaan konsumen. pada umumnya dinilai jumlah harga pokok bahan baku. b.4 Metode Penilaian Persediaan Metode akuntansi yang digunakan untuk menilai persediaan sangat penting. Pemilihan metode akuntansi persediaan di Indonesia mengacu pada Pernyataan Standart akuntansi Keuangan .

total biaya persediaan harus dialokasikan ke persediaan yang masih ada untuk dilaporkan di neraca sebagai aktiva dan ke persediaan yang terjual selama periode tersebut untuk dilaporkan di laporan laba rugi sebagai beban harga pokok penjualan. c. Dengan identifikasi khusus. 2)Rata-rata tertimbang (weighted average) memisahkan harga pokok yang akan dijual dengan jumlah unit yang tersedia selama periode tertentu. a.2002) yang menyatakan bahwa diberlakukannya tiga metode akuntansi persediaan yaitu First In First Out (FIFO). yaitu rata-rata tertimbang dari jumlah unit yang dibeli pada tiap harga.667). keluar-pertama (MPKP) Metode kos masuk-pertama keluar-pertama yang disebut dengan metode FIFO didasarkan pada suatu asumsi bahwa unit yang terjual adalah unit yang terlebih dahulu masuk. d. 7 tahun 1983 Jo UU No. sehingga biaya yang dilaporkan akan mendekati atau sama dengan biaya pengganti di akhir periode. dan masuk terakhir keluar pertama (Stice.LIFO (Last In First Out) Metode LIFO atau masuk terakhir keluar pertama menganggap bahwa barang yang dibeli lebih akhir akan dijual terlebih dahulu. c.Metode biaya rata-rata Metode biaya rata-rata membebankan biaya rata-rata yang sama ke setiap unit. Ada tiga tipe rata-rata yang dapat digunakan: 1)Rata-rata sederhana (simple average) memisahkan jumlah produksi atau biaya pembelian dengan jumlah produksi sedang berjalan atau sedang disimpan. Pada akhir periode akuntansi.Metode rata-rata Metode rata-rata didasarkan pada anggapan bahwa barang tersedia untuk dijual adalah homogen. masuk pertama keluar pertama.(PSAK) No. dan Last In First Out (LIFO).Metode masuk-pertama. a. 2004. b. Metode ini tidak mudah untuk menentukan berapa unit yang harus keluar terakhir. b. FIFO memberikan kesempatan kecil untuk memanipulasi keuntungan karena pembebanan biaya ditentukan oleh urutan terjadinya biaya. dkk. rata-rata tertimbang (weighted average). 10 tahun 1994 tentang pajak penghasilan hanya mengakui metode FIFO dan rata-rata tertimbang (weighted average).Metode identifikasi khusus Metode identifikasi khusus memerlukan suatu cara untuk mengidentifikasi biaya histories dari unit persediaan. Selain itu. dengan demikian harga perolehan barang yang dibeli paling akhir akan dialokasikan terlebih dahulu sebagai harga pokok pendahuluan. dengan demikian pengalokasian harga perolehan barang yang tersedia untuk dijual dilakukan atas adasar harga perolehan rata-rata. Bermacam-macam metode telah berkembang guna membuat alokasi antara harga pokok penjualan dan persediaaan. 3)Rata-rata bergerak (moving average) memperhitungkan rata-rata biaya per unit setelah pembelian atau penambahan persediaan. dalam FIFO unit yang tersisa pada persediaan akhir adalah unit yang paling akhir dibeli. Metode ini didasarkan pada asumsi bahwa barang yang terjual seharusnya dibebankan dengan biaya ratarata.FIFO (First In First Out) Metode FIFO atau masuk pertama keluar pertama menganggap bahwa barang yang terlebih dahulu dibeli akan dijual terlebih dahulu. 14 (IAI. Namun menurut UU Perpajakan Indonesia No. dengan demikian harga perolehan barang yang lebih dahulu dibeli dianggap akan menjadi harga pokok penjualan lebih dahulu juga. arus biaya yang dicatat disesuaikan dengan arus fisik barang. biaya rata-rata.Metode kos masuk-terakhir keluar-pertama (MTKP) Metode kos masuk-terakhir keluar-pertama yang disebut dengan metode LIFO didasarkan pada . Metode-metode yang paling umum adalah identifikasi khusus.

perusahaan menufaktur harus mengeluarkan biaya-biaya produksi yang meliputi: a.222) untuk mendapatkan persediaan. dan saldo persediaan. Setiap perubahan dalam persediaan diikuti dengan pencatatan dalam rekening persediaan sehingga jumlah persediaan sewaktu-waktu dapat diketahui dengan melihat kolom saldo dalam rekening persediaan. b. dkk (2001. Pada perusahaan manufaktur persediaan diperoleh dengan cara memproduksi sendiri. Dibandingkan dengan metode pencatatan fisik. yaitu gaji. Biaya produksi tidak langsung atau biaya overhead pabrik. Kelemahan dari metode ini adalah bila barang yang dimiliki jenisnya dan jumlahnya banyak.suatu asumsi bahwa barang yang paling barulah yang terjual. dan finishing. Dalam metode ini mutasi persediaan barang tidak diikuti dalam buku-buku. Perhitungan persediaan ini diperlukan untuk mengetahui berapa jumlah barang yang msih ada dan kemudian diperhitungkan harga pokoknya. metode ini merupakan cara yang lebih baik untuk mencatat persediaan yaitu dapat membantu memudahkan penyusunan neraca dan laporan laba rugi. penjualan. depresiasi dan pemeliharaan mesin. b. Ada dua sistem pencatatan persediaan menurut Kieso. juga dapat digunakan untuk mengawasi barang-barang dalam gudang. yaitu harga pokok bahan baku yang secara langsung dapat diamati pada setiap unit produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Biaya tenaga kerja langsung. maka perhitungan fisik akan memakan waktu yang cukup lama dan akibatnya laporan keuangan juga akan terlambat. yaitu semua biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. 2.5 Perolehan Persediaan Perusahaan dagang mendapatkan persediaan dengan cara membeli barang-barang jadi yang siap untuk dijual kembali secara langsung. 2. Biaya bahan baku. yang termasuk dalam kategori biaya tenaga kerja langsung tersebut antara lain adalah gaji. harga pokok kertas merupakan salah satu komponen biaya bahan bakunya.Metode Perpetual Dalam metode perpetual setiap jenis persediaan dibuat rekening sendiri-sendiri yang merupakan buku pembantu persediaan. Untuk perusahaan percetakan. yang termasuk dalam kategori biaya overhead pabrik antara lain adalah biaya asuransi.6 Metode Pencatatan Persediaan Ada dua metode yang dapat digunakan dalam hubungannya dengan pencatatan persediaan: a. Rekening yang digunakan untuk mencatat persediaan ini terdiri dari beberapa kolom yang dapat dipakai untuk mencatat pembelian. Menurut Harnanto (2002.Metode fisik Penggunaan metode fisik mengharuskan adanya perhitungan barang yang masih ada pada tanggal penyusunan laporan keuangan. Tidak diikutinya mutasi persediaan dalam buku menjadikan metode ini sangat sederhana baik pada saat pencatatan pembelian maupun pada waktu melakukan pencatatan penjualan. c. Karena tidak ada catatan mutasi persediaan barang. setting. Pada perusahaan percetakan misalnya. Metode ini adalah metode yang paling baik dalam pengaitan biaya persediaan saat ini dengan pendapatan saat ini. Harga pokok penjualan baru dapat dihitung apabila persediaan akhir sudah dihitung. Untuk perusahaan percetakan. upah. maka harga pokok penjualan juga tidak dapat diketahui sewaktu-waktu. setiap pembelian barang dicatat dalam rekening pembelian. Masing-masing kolom dirinci lagi untuk kuantitas dan harga perolehannya. dan biaya kesejahteraan karyawan bagian master. upah. dan biaya kesejahteraan karyawan yang secara langsung dapat diamati pada setiap unit produk yang dihasilkan oleh perusahaan.446) yaitu sistem perpetual dan sistem periodik: .

7 Pengaruh Metode Penilaian Persediaan Semua metode penilai persediaan didasarkan atas harga perolehan.Pengaruh terhadap neraca Pada metode FIFO harga perolehan persediaan yang ditetapkan pada tanggal neraca akan mendekati saat itu. Setiap perusahaan bebas untuk memilih salah satu metode penilaian persediaan yang dianggap cocok dan perlu diketahui juga pengaruh dari masing-masing metode yang digunakan.8 Biaya – Biaya Yang Harus Dimasukkan Dalam Persediaan . Kemudian total biaya barang yang tersedia untuk dijual dikurangai dengan persediaan akhir untuk menentukan harga pokok penjualan. 2)Biaya transportasi masuk. 4)Persediaan merupakan akun pengendali yang didukung oleh buku besar pembantu yang berisi catatan persediaan individual.Pengaruh terhadap pajak Perhitungan laba bersih dengan metode LIFO akan menghasilkan pajak penghasilan yang lebih rendah bila dibandingkan dengan metode FIFO maupun metode rata-rata.2002. b.Pengaruh terhadap laba rugi Penggunaan metode FIFO pada masa inflasi akan menghasilkan laba bersih yang tinggi. 3)Harga pokok penjualan diakui untuk setiap penjualan dengan mendebet akun harga pokok penjualan dan mengkredit persediaan. catatan yang berkelanjutan menyangkut perubahan persediaan dicerminkan dalam akun persediaan. Gambar aliran harga pokok persediaan pada perusahaan dagang berikut ini sedikit banyak menjelaskan alasan mengapa penilaian persediaan secara langsung mempunyai akibat pada kedua laporan keuangan pokok (Harnanto. Oleh karena itu. Karakteristik akuntansi dari sistem perpetual adalah: 1)Pembelian barang dagang untuk dijual atau pembelian bahan baku untuk diproduksi didebet ke persediaan dan bukan ke pembelian. a. Akibatnya. Buku besar pembantu memperlihatkan kuantitas dan biaya dari setiap jenis persediaan yang ada di tangan. Berbeda halnya dengan metode LIFO. c. 223) 2. Total akun pembelian pada akhir periode akuntansi ditambahkan ke biaya persediaan di tangan pada awal periode untuk menentukan total biaya barang yang tersedia untuk dijual selama periode berjalan.Sistem perpetual Menurut sistem persediaan perpetual. Namun ada yang berpendapat bahwa pemakaian metode FIFO di masa inflasi akan menghasilakan laba semu. b.a. penggunaan metode LIFO lebih dianjurkan. semua pembelian dan penjualan (pengeluaran) barang dicatat secara langsung ke akun persediaan pada saat terjadi. harga perolehan persediaan tidak mencerminkan keadaan pada tanggal neraca dan aktiva lancar sehingga total aktiva akan dilaporkan lebih rendah dari harga yang berlaku pada tanggal neraca. retur pembelian dan pengurangan harga.Sistem periodik Menurut sistem persediaan periodik. harga perolehan persediaan pada tanggal neraca didasarkan pada harga perolehan barang yang dibeli lebih awal. Hal tersebut disebabkan karena pada penggunaan metode LIFO laba yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan metode FIFO Tujuan pokok akuntansi persediaan adalah untuk menentukan laba rugi periodik yaitu melalui proses mempertemukan antara harga pokok barang dijual dengan hasil penjualan dalam suatu periode akuntansi dan menentukan jumlah persediaan yang akan disajikan di dalam neraca. serta diskon pembelian dicatat dalam persediaan bukan akun terpisah. Yaitu. 2. Semua pembelian persediaan selama periode akuntansi dicatat dengan mendebet akun pembelian. kuantitas persediaan di tangan ditentukan.

Untuk tujuan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). barang dalam proses dan barang jadi meliputi bahan. Selain di Muncar. sehingga dapat dijadikan sumber tenaga . Untuk tujuan perpajakan barang itu dapat dianggap berada di tangan wajib pajak (termasuk persediaan). a. yaitu: a. umumnya diperhitungkan atas biaya. umtuk tujuan pelaporan dan penghitungan PPN barang konsinyasi tidak termasuk persediaan penitip (consignor) walaupun barangnya secara nyata belum terjual. Kecamatan Muncar. adalah biaya yang melekat pada persediaan dan dicatat dalam akun persediaan. Barang lain yang dimiliki perusahaan tetapi barada dalam pengawasan pihak lain untuk menyimpan. pengirim tetap memegang hak kepemilikan dan tetap memasukkan barang tersebut kedalam persediaan sampai barang tersebut berhasil dijual atau digunakan oleh penyalur dan pelanggan. barang sudah menjadi milik pembeli ketika barang masih dalam perjalanan dimasukkan dalam persediaan pembeli. seperti beban penjualan dan beban umum serta adminstrasi yang dianggap tidak berhubungan langsung dengan produksi barang.Biaya manufaktur. METODE PENELITIAN 3.Biaya periode.Salah satu masalah paling penting dalam menangani persediaan berhubungan dengan berapa jumlah persediaan yang harus dicatat dalam akun. dll. seperti aktiva lain. Pasal 1 bagian (c) UU PPN 1984 menyatakan penyerahan barang (kena pajak) kepada pedagang perantara dianggap merupakan transaksi penyerahan (penjualan). tenaga kerja langsung. Oleh karena itu. b. Bugger dan Madura b. serta Probolinggo.Biaya produk. Berikut biaya-biaya yang harus dimasukkan dalam persediaan. a. Kabupaten Banyuwangi. Biaya overhead manufaktur meliputi bahan tidak langsung.Barang Konsinyasi Dalam kepemilikan barang konsinyasi. Ketika persyaratannya adalah FOB (free on board) shipping point.1 Lokasi Penelitian PT. pemrosesan atau pengiriman juga harus ditunjukkan sebagai bagian dari persediaan akhir dari perusahaan yang memiliki barang tersebut. menyimpang dari praktek akuntansi (yang diikuti PPh/ Pajak Penghasilan). dan biaya overhead manufaktur. tenaga kerja tidak langsung. BOX 1 Desa Kedungrejo. c. Blambangan Foodpackers Indonesia terletak di jalan Pelabuhan No. barang-barang tersebut masih menjadi milik penjual selama barang masih dalam perjalanan dan dimasukkan dalam persediaan penjual. Lokasi perusahaan tersebut terdiri dari lokasi pabrik. Pengalihan hak adalah istilah hukum yang ditujukan pada titik dimana kepemilikan berubah.Barang Dalam Perjalanan Kepemilikan barang dalam perjalan tergantung dari persyaratan penjualan. Dalam menghitung jumlah persediaan sering terdapat barang yang masih dalam perjalanan dan yang berada di tempat pihak lain (konsinyasi). 2. bahan baku juga diperoleh dari perairan Bali yang meliputi daerah Pangembangan dan Jimbaran. b. Pembelian persediaan.Bahan baku ikan yang dibutuhkan dapat dengan mudah diperoleh dan harganya relatif murah karena dekat dengan sumber bahan baku. tempat produksi dan sekaligus kantor untuk mengurus segala administrasinya.9 Kepemilikan Persediaan Barang-barang yang seharusnya dimasukkan dalam persediaan dari suatu usaha memegang kepemilikan hukum.Tenaga kerja yang tersedia di Muncar cukup banyak. hal ini didasarkan atas pertimbangan tertentu. Pemilihan lokasi perusahaan di daeran Muncar sangat strategis karena ditinjau dari segi usaha cukup menguntungkan.1 PO. Ketika barang dikirim dengan persyaratan penjualan FOB (free on board) destination.

3. Selain itu PT. yaitu tepatnya di daerah Muncar Banyuwangi. untuk itu penulis menemui bagian produksi kasturit untuk mengetahui beberapa hal mengenai proses produksi kasturit dari mulai pembelian bahan baku sampai menjadi barang jadi. karena sarana transportasi di daerah Muncar ini sangat baik sehingga sesuatu yang berhubungan dengan pengangkutan tidak mengalami kesulitan. penulis terlebih dahulu meminta ijin untuk melakukan penelitian dengan pihak yang bertanggung jawab atas perusahaan. sehingga perlu menggunakan metode penilaian persediaan yang tepat. yaitu data-data yang berhubungan . Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dokumentasi. 3. c.4 Definisi Operasional Definisi operasional menunjukan indikator dari variabel dan bagaimana cara mengukur variabel tersebut.5 Teknik Pengumpulan Data Dalam memperoleh data yang lengkap dan akurat dibutuhkan beberapa cara atau teknik dalam pengumpulan datanya.Metode Rata-rata bergerak 3.Metode LIFO c. Dalam penelitian ini menggunakan satu variabel. Setelah ijin diberikan langkah selanjutnya adalah mengadakan penelitian atas objek penelitian. 3. Selanjutnya penulis mengadakan penelitian pada bagian produksi kasturit. yaitu metode penilaian persediaan.kerja. yaitu: a. Pada penelitian ini penulis menemukan suatu permasalahan atas penilaian persediaan pada produksi kasturit PT. Blambangan Foodpackers Indonesia. Alasan pemilihan perusahaan atau lokasi penelitian ini dikarenakan lokasi penelitian berada di daerah paling timur pulau Jawa. Blambangan Foodpackers Indonesia merupakan perusahaan terbesar di daerah Muncar dan hal utama yang membuat penulis memilih perusahaan ini adalah perusahaan ini sangat cocok atau tepat dengan judul penelitian penulis khususnya untuk produksi kasturit pada perusahaan ini. hal tersebut sulit dilakukan pada produksi kasturit karena barang yang dibeli memiliki perbedaan biaya. Sumber data yang penulis gunakan adalah data sekunder. yaitu dengan melihat data-data yang berupa data pembelian dan penjualan pada produksi kasturit PT. Ada tiga indikator dari variabel tersebut. yaitu mengenai sejarah dan gambaran umum perusahaan. yaitu data-data yang berupa data pembelian dan penjualan produksi kasturi PT. Untuk memperoleh data. Blambangan Foodpackers Indonesia yaitu menggunakan biaya asli dalam menilai persediaannya.Transportasi tidak mengalami kesulitan. yang diwakili oleh bagian personalia perusahaan.Metode FIFO b. Sebagian besar masyarakat Muncar adalah masyarakat Madura sehingga dalam beradaptasi dengan masyarakat sekitar pada saat melakukan penelitian dapat dilakukan dengan mudah. Penarikan tenaga kerja di daerah ini berarti telah membantu program pemerintah dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan dan mengurangi terjadinya urbanisasi. d. Metode penilaian persediaan adalah prosedur akuntansi yang menentukan kapan dan berapa perubahan kekayaan serta berapa nilai kekayaan yang ditransformasikan ke dalam biaya.3 Jenis dan Sumber Data Dalam penelitian ini jenis data yang penulis gunakan adalah data kuantitatif. Setelah itu penulis meminta ijin untuk melihat data-data yang diperlukan dalam penelitian ini.Areal tanah disekitar perusahaan cukup luas sehingga apabila ingin mengadakan perluasan pabrik tidak mengalami kesulitan. Blambangan Foodpackers Indonesia.2 Jenis Penelitian Jenis penelitian pada penelitian ini adalah studi kasus.

khususnya data pembelian dan penjualannya. Biaya dari total kuantitas yang terjual atau dikeluarkan selama satu bulan berasal dari pembelian paling akhir. c.Metode rata-rata bergerak (moving average method) Biaya rata-rata per unit untuk masing-masing item dihitung setiap kali pembelian dilakukan. Biaya per unit kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok setiap penjualan sampai pembelian berikutnya dilakukan dan rata -rata baru dihitung.Tahap laporan hasil penelitian selama 20 hari RENCANA DAFTAR ISI SKRIPSI (Sistematika Skripsi) Halaman Judul Halaman Persetujuan Skripsi Halaman Pengesahan Skripsi Abstrak Skripsi Kata Pengantar Daftar Isi Daftar tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran BAB I : PENDAHULUAN 1.Metode LIFO (lirst in first out method) Menandingkan biaya dari barang-barang yang paling akhir dibeli terhadap pendapatan. Penentuan HPP (harga pokok penjualan) juga perlu dilakukan untuk mengetahui perbedaan laba yang akan diperoleh dari masing-masing metode penilaian persediaan untuk dibandingkan.dengan produksi kasturit. Dengan kata lain barang pertama yang dibeli adalah barang pertama yang digunakan.Tahap penyajian izin penelitian selama 7 hari d.Metode FIFO (first in first out method) Barang-barang yang digunakan atau dikeluarkan sesuai dengan urutan pembeliannya.Tahap penyusunan proposal 25 hari c.9. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah perbandingan antara tiga metode penilaian persediaan menurut PSAK No.3 Batasan Masalah . 14 dengan menggunakan sistem perpetual dalam melakukan pencatatan persediaannya untuk mengetahui jumlah persediaan akhirnya.Tahap penelitian di lapangan selama 25 hari e.1 Latar Belakang Masalah 1.6 Teknik Analisis Data Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kuantitatif.analisa data dan penarikan kesimpulan selama 30 hari f. Laba kotor diperoleh dari penjualan dikurangi HPP dan laba bersih diperoleh dari laba kotor dikurangi beban penjualan.Tahap persiapan selama 7 hari b. a. Besarnya HPP dapat diperoleh dengan cara: I.Tahap tabulasi data. 3. b. JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : a.2 Rumusan Masalah 1.

6 Teknik Pengumpulan Data 3. Yogyakarta. Akuntansi Pajak. Edisi Revisi. Erlangga. Jilid I. C. Penerbit STIE YKPN. Haryono. Fess. Dasar-dasar Akuntansi. Jakarta.2 Pembahasan BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN 5. 2003. 2004. Buku satu. Harnanto.7 Teknik Analisi Data BAB IV : PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. James M. . 1999.5 Definisi Operasional 3. Akuntansi Keuangan Menengah. Jakarta. Assauri. Niswonger.1. Zaki.2 Jenis Penelitian 3. Prinsip-prinsip Akuntansi.1 Kesimpulan 5. Baridwan. Penerbit BPFE. 2002.word) silahkanhub. Metodelogi Penelitian. Yogyakarta.2 Saran jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M. Grasindo. Jakarta. Jakarta. Suharsimi. Intermediate Accounting.1 Landasan Teori BAB III : METODOLOGI PENELITIAN 3. Gunadi. Penerbit BPFE. Penerbit Rineka Cipta. Edisi kedelapan. Warren. Sofyan. Carl S. Jakarta. 1999.1 Hasil Penelitian 4.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Alfonsus sirait dan Helda Gunawan (Penerjemah). 1999.3 Jenis dan Sumber Data 3. Rollin. Edisi keenam. Penerbit LPFE UI. 2002. Accounting.7Kegunaan Penelitian 1. Edisi kesembilan belas.1 Lokasi Penelitian 3. Jusup.4 Tujuan Penelitian 1. 1997. Reeve dan Philip E. Manajemen Produksi dan Operasi.8Kerangka Pemikiran BAB II : KAJIAN PUSTAKA 2.4 Populasi 3. Penerbit PT. Jilid 2.

Stice. Zulian. Daftar Blog Saya • . Sugiono. Jakarta. Jilid I. Manajemen Persediaan . 1999. Akuntansi Entermediate. 2001. Yogyakarta. Weygandt dan Terry D.. Jerry J. 2001. Jakarta. Penerbit Erlangga. Metode Penelitian Administrasi. Penerbit Ekonisia. Edisi kesepuluh. Yamit. 2001.. Donald E. Emil Salim (Penerjemah). Edisi kelimablas. 2004. Penerbit Alfabeta. Salemba Empat. Werfield. Intermediate Accounting. James D. Palupi Wuriarti (Penerjemah).com Lihat profil lengkapku Arsip Blog • ▼ 2008 (1) ○ ▼ Juni (1)  FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM . Buku I. Earl. Frendskousen. Intermediate Accounting. Diposkan oleh man di 06:30 0 komentar Langgan: Entri (Atom) FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR BARU Mengenai Saya man echo_chyn@yahoo. Akuntansi Entermediate.Kieso. Bandung. 2004. Stice dan K.

BAROKAH 6 bulan yang lalu Rabu.) 5 bulan yang lalu • Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal Analisis metode penilaian persediaan untuk mencapai laba yang optimal 6 bulan yang lalu • ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD. 2008 Juni 04 FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI PROPOSAL SKRIPSI EKONOMI PEMASARAN(S1-MANAJEMEN) FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR BARU MERK NASHA PADA CV.) JADI MILLYUNER BERMODAL KLIK(GRATIISS.. DIRGAHAYU MOTOR DI KOTA ..TINGKAT NYERI DG TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN 1 bulan yang lalu • SKRIPSI (D-III) AKPER STUDI TINGKAT PEMENUHAN KEBUTUHAN(D3-akper) 2 bulan yang lalu • SKRIPSI (D-III) PERAWAT HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DALAM(D3-akper) 2 bulan yang lalu • JADI MILLYUNER BERMODAL KLIK(GRATIISS.SKRIPSI (S-1) KEPERAWATAN HUB. BAROKAH ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA UD.

Hal inilah yang membuat perusahaan-perusahaan berlomba-lomba untuk mendapatkan kepercayaan konsumen sehingga mampu untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan pengeluaran sekecil mungkin. Dan di dalam menganalisa perilaku konsumen akan lebih berhasil apabila perusahaan dapat memahami aspekaspek psikologis manusia secara keseluruhan. Dengan demikian tingginya tingkat persaingan pada periode sekarang. DIRGAHAYU MOTOR yang ingin tetap sukses dan hidup. penetuan saat pembelian maupun tempat di mana harus membeli. Sebelah Timur Indomaret) Pamekasan. prinsip-prinsip ekonomi. yang secara tidak langsung mempengaruhi pembeli untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan pada saat mereka membutuhkan. Pertimbangan yang matang harus dimiliki oleh masing-masing perusahaan dalam mengusahakan sesuatu yang berkaitan dengan masalah produksi ataupun pemasarannya. Yang berada di Jl. strategi pemasaran. Hal ini yang dilakukan perusahaan CV. Perilaku setiap konsumen secara umum dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor itu baik secara individu maupun bersama-sama dapat berpengaruh terhadap keputusan seseorang melakukan pembelian baik produk atau jasa. Dalam rangka meningkatkan pemasaran dengan upaya memuaskan konsumen tersebut maka perusahaan CV. Sebab keputusan yang tidak dan kurang bijaksana akan berakibat perusahaan tidak dapat mencapai tujuan. Hal ini juga yang memungkinkan perusahaan CV. Tujuan kegiatan pemasaran adalah mempengaruhi pembeli untuk bersedia membeli barang atau .Kemapuan di dalam menganalisa perilaku konsumen berarti keberhasilan di dalam menyelami jiwa kosumen dalam memenuhi kebutuhannya.1. DIRGAHAYU MOTOR yang bergerak dalam bidang penjualan sepeda motor baru merk NASHA. DIRGAHAYU MOTOR harus menganalisa perilaku konsumen.PAMEKASAN I. dituntut untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari berbagai sumber daya yang ada menjadi lebih besar atau meningkat. karena semakin majunya teknologi dalam berbagai bidang menuntut setiap orang atau lembaga (perusahaan) untuk selalu berkompetisi dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu memperoleh keuntungan yang optimal dengan pengeluaran yang seminimal mungkin. Tingkat persaingan pasar yang semakin tinggi memungkinkan suatu perusahaan mengalami kegagalan dalam melaksanakan pemasaran.10 (Depan Pasar Gadin. Memasarkan produk-produknya dengan perencanaan-perencanaan yang baik sehingga memperoleh keuntungan yang optimal. Karena seringkali perilaku dari konsumen dipengaruhi oleh faktor sosial budaya. bila dalam persaingan pasar semakin tinggi tersebut mampu menyusun rencana pemasaran yang baik. DIRGAHAYU MOTOR bertambah maju. kekuatan faktor budaya. Bagi perusahaan CV. memilih jenis. Dari pemikiran tersebut merupakan suatu hal yang lazim pada zaman sekarang dimana perubahan lingkngan senantiasa terjadi perubahan terus-menerus dalam proses perkembangan suatu Negara.Dengan begitu maka persaingan diantara perusahaan-perusahaan semakin ketat. dan psikologis yang keduanya secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam hal pengambilan keputusan pembelian.KABUPATEN NO. maka haruslah berusaha agar dapat selalu berkembang dan mampu mengambil keputusan secara bijaksana. Bangaknya prasarana dan sarana penunjang usaha maka fokus utama lebih ditekankan kepada upaya untuk meningkatkan pemasaran yang ditujukan untuk memuaskan konsumen. LATAR BELAKANG Di era globalisasi sekarang ini pada umumnya marketing manajemen merupakan suatu disiplin ilmu yang memiliki arti sangat penting dalam dunia usaha.

2. menentukan harga. mempromosikan dan mendistribusikan produk dan jasa kepada para konsumen.DIRGAHAYU MOTOR di kota Pamekasan.Kuisioner yang disebarkan hanya pada konsumen sepeda motor baru merk NASHA pada CV.faktor-faktor mutu pelayanan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Produk. Mengingat betapa pentingnya pemahaman tentang perilaku konsumen yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan membeli sepeda motor baru merk NASHA maka peneliti mengambil judul penelitian : “FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SEPEDA MOTOR BARU MERK NASHA PADA CV.jasa perusahaan pada saat konsumen membutuhkan. RUMUSAN MASALAH Sedangkan masalah yang ingin dijawab dalam penelitian adalah sebagai berikut : 1. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan ? I. Hal ini sangat penting bagi pengelola perusahaan dapat mengembangkan. Promosi. . DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan ? 2.Deteksi perbandingan antara sepeda motor merk NASHA dengan sepeda motor merk lain tidak dibahas.Diantara faktor-faktor yang mempengaruhi.Sistem pemasaran adalah suatu kesenjangan qualitas/mutu pelayanan antara harapan dengan kenyataan pada CV. Distribusi yang memiliki hubungan erat satu sama lainnya. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.Bagaimanakah pengaruh faktor:Produk. manakah yang paling dominan pengaruhnya terhadap konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.3.2.3. Harga. 5. Batasan Masalah Batasan masalah yang ditetapkan berdasarkan rumusan masalah diatas adalah : 1. I.3. Kerangka Pemikiran Untuk memudahkan penganalisaan pada penelitian ini maka diperlukan kerangka berfikir atau model penelitian sebagai berikut : Pada gambar/ diagram diatas menunujukkan variabel bebas(X) adalah Produk. 3.2.1. I. BATASAN MASALAH DAN KERANGKA PEMIKIRAN I. Distribusi. 4. Promosi. Harga. Distribusi terhadap kepuasan konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. Promosi. Harga. DIRGAHAYU MOTOR DI KOTA PAMEKASAN”.Pelayanan Jasa adalah suatu yang tidak bisa diraba/disentuh tetapi bisa dirasakan dan dinikmati. Dari keempat variable bebas(X) tersebut sangatlah erat hubungan satu sama lainnya untuk mempengaruhi variabel terikat(Y) yaitu keputusan memilih. Variabel bebas Produk(X1)=produk yang memenuhi kriteria/kebutuhan pangsa-pasar sangat memungkinkan untuk konsumen memilih dan memilikinya.

Padahal istilah-istilah tersebut hanya merupakan satu bagian dari kegiatan pemasaran secara keseluruhan. 4. Kegiatan pemasaran perusahaan harus .DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan sebagai proses promosi/pengenalan bagi masayarakat pamekasan sehingga bisa mengetahui tempat penjualan sepeda motor merk NASHA melalui karya tulis.Variabel bebas Harga(X2)=jika harga terjangkau oleh konsumen sangat memungkinkan bagi konsumen untuk memilih dan membelinya. atau melalui antar konsumen(door to door) sangat mempengaruhi konsumen agar memilih barang/jasa tersebut.1.5.Dunia ilmu pengetahuan dan penelitian lanjutan di bidang ilmu pemasaran khususnya perilaku konsumen. Pada kehidupan seharian arti pemasaran sering dikacaukan dengan pengertian-pengertian penjualan. khususnya di bidang perilaku konsumen sehingga membantu peningkatan omset penjualan.6. tahap selanjutnya menjaga dan memastikan konsumen merasa puas dengan keempat variabel bebas tersebut. dan mendapatkan laba. Karena jika konsumen merasa puas tidak menutup kemungkinan akan membeli barang/jasa pada bulan/tahun berikutnya. maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. sehingga konsumen dapat dengan mudah memperoleh barang tersebut. I. Untuk mengetahui faktor-faktor secara simultan (bersama-sama) yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan dan menentukan kebijakan pemasaran pada saat ini dan masa yang akan datang. TUJUAN PENELITIAN Dengan adanya perumusan masalah tersebut di atas. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan 2.4. perdagangan. 3. Untuk mengetahui faktor-faktor yang paling dominant pengaruhnya terhadap konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan I. Tinjauan Pustaka 1. Variabel bebas Promosi(X3)=dalam mempromosikan suatu barang/jasa bisa melalui media massa dan elektronik dengan pemberian hadiah.6. I. Tentang variabel bebas dan variabel terikat akan dijelaskan lebih lengkap pada Identifikasi Variabel. Variabel bebas Distribusi(X4)=kegiatan perusahaan dalam menyalurkan barangnya haruslah dilokasi yang mudah dijangkau. dan distribusi. untuk berkembang. TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS I.Kajian Tentang Manajemen Pemasaran Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Variabel terikat Keputusan Memilih(Y)=konsumen dalam memilih suatu barang/jasa sangat terpengaruh oleh informasi yang mereka terima dalam diagram ini yang mempengaruhi konsumen adalah keempat variabel bebas tersebut. KEGUNAAN/MANFAAT PENELITIAN Sebagaimana penelitian-penelitian yang mana penulis lakukan saat ini juga mempunyai kegunaan/manfaat. sehingga konsumen terpengaruh untuk membeli. dan tidak berakhir dengan penjualan.CV.Penulis sebagai bahan masukan dalam proses pengambilan keputusan tentang perencanaan strategi pemasaran yang tepat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi: 1. 2. Proses pemasaran dimulai jauh sejak sebelum barangbarang diproduksi.CV.

4) yang dimaksud dengan manajemen pemasaran adalah “penganalisaan. 5) “Sebagai falsafah bisnis. Dari definisi tersebut sangat jelas bahwa pemasaran sangat jauh dari penjualan. Oleh karena itu kegiatan pemasaran memerlukan suatu manajemen yang khusus yang sering dikenal dengan manajemen pemasaran. Sebagai mana diketahui bahwa setiap individu mempunyai perilaku yang berbeda dalam memenuhi keinginan dan kebutuhannya. pelaksanaan. Bidiyanto (1994 : 3) menyatakan bahwa perilaku konsumen sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan. proses dan hubungan sosial yang dilakukan oleh individu. menggunakan suatu produk atau jasa sebagai suatu akibat dari pengalamannya dengan produk. memposisikan. atau sebaliknya dapat berupa suatu peluang atau kesempatan mengembangkan usahanya. tetapi juga dibatasi oleh sumber-sumber dari perusahaan itu sendiri dan peraturan-peraturan yang ada.dapat juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus atau konsumen mempunyai pandangan yang baik terhadap perusahaan. Dalam mengenal konsumen perlu mempelajari perilaku konsumen. akan mengetahui adanya cara falsafah baru yang terlibat didalamnya. dan distribusi. Pendapat lain tentang perilaku konsumen ini dikemukakan oleh Basu Swsatha D dan Hani Handoko (2000 : 10) menyatakan bahwa perilaku konsumen dapat dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa-jasa. perencanaan. Dari beberapa pengertian tersebut terdapat dua hal penting dari perilaku konsumen yaitu (1) sebagai proses pengambilan keputusan (2) kegiatan fisik dalam menilai. atau berorientasi pada konsumen (consumer orieted)”. mendorong serta melayani pasar. memperoleh dan menggunakan barang dan jasa. Menurut James F. Menurut Basu Swasta (2000. dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang ditujukan dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan”. karena konsumen ditempatkan sebagai pusat perhatian dengan memperhatikan apa yang dia butuhkan dan yang diinginkan dan bagaimana memuaskan konsumen tersebut. pelayanan dan sumber-sumber lainnya. Cara dan falsafah baru ini disebut dengan konsep pemasaran. Bagi perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya. 2000. Kegiatan-kegiatan tersebut beroperasi di dalam suatu lingkungan yang terus menerus berkembang sebagai konsekuensi sosial dari perusahaan. menentukan harga. mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini. Menurut Philip Kotler (dalam Basu Swasta. Menurut Gerald Zalman dan Melani Wallendorf dalam A. perdagangan. Stanton (dalam Basu Swasta. konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. Engel dalam alih bahasa. Menurut William J. dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial”. mengadakan komunikasi dan distribusi yang efektif untuk memberi tahu.P. 4) pemasaran adalah “suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor yang berasal dari dalam pribadi konsumen itu sendiri maupun dari luar (lingkungan). Mangkunegoro (1993 : 3) perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan. kelompok dan organisasi dalam mendapatkan. 2000. Berdasarkan pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah . Bagi pemasaran perubahan lingkungan dapat merupakan tantangan-tantangan baru yang memerlukan tanggapan dan cara penyelesaian yang baru pula. Dari definisi tersebut ternyata titik berat manajemen ditekankan pada penawaran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginkan pasar tersebut serta menentukan harga.

menggunakan barang atau jasa. Selanjutnya Kasmir dan Jakfar (2004:70) memberikan pengertian pasar yang lebih luas yaitu “himpunan pembeli nyata dan pembeli potensiil atas suatu produk. konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. Pengertian ini mengandung arti pasar memiliki tempat atau lokasi tertentu sehingga memungkinkan pembeli dan penjual bertemu. Menurut Basu Swasth D dan Hani Handoko (2000 : 58) menyatakan bahwa faktor-faktor lingkungan eksternal yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu : a.Aktifitas yang menyangkut tindakan.Kebudayaan (cultur) dan kebudayaan khusus (sub culture) b. Hal ini secara mendasar jelas berbeda dengan falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk (product concept) dan penjualan (Sales concept) Pengertian pasar menurut Kasmir dan Jakfar (2004 : 69) adalah “tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi”. Sebagai falsafah bisnis. tetapi bisa melalui telepon atau internet. Cara dan falsafah baru ini disebut dengan konsep marketing (Marketing Concept). proses (cara-cara) dan hubungan sosial. menggunakan dan memperoleh pengalaman dari suatu produk atau jasa. menyangkut mendapatkan.Keluarga (family).merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu. sehingga konsumen pasti melakukan pembelian .Kelompok – kelompok sosial (social group) dan kelompok referensi (Reference Group) d.Kelas sosial (Social class) c. kelompok atau organisasi yang dipengaruhi oleh internal dan eksternal dalam kaitannya dengan proses pengambilan keputusan untuk mendapatkan. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu faktor-faktor yang berasal dari lingkungan intern dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan ekstern. demikian pula pemasaran tanpa pasar juga tidak berarti. akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. atau berorientasi pada konsumen (consumer oriented). Dengan demikian pasar ini terdapat penjual dan pembeli untuk melakukan suatu transksi jual beli produk baik barang atau pun jasa. pribadi dan psikologis juga mempengaruhi perilaku pembelian (Kotler. b.Pasar dan Pemasaran Pasar dan pemasaran merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. 2000 : 77) Selanjutnya karakteristik yang berkaitan dengan pembelian terdiri dari faktor-faktor budaya. Dengan kata lain setiap ada kegiatan pasar selalu diikuti oleh pemasaran dan setiap pemasaran adalah untuk mencari atau menciptakan pasar. 1997 : 153) 2. Pasar dan pemasaran memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. Pasar tanpa pemasaran tidak ada artinya. Jadi dengan demikian terdapat tiga golongan yang saling berhubungan yaitu : a. pendapatan dan akses pada suatu barang atau jasa tertentu.Pengalaman. sosial.” Dari definisi tersebut dapat dijelaskan bahwa pasar nyata adalah himpunan konsumen yang mempunyai minat. Sedangkan faktor-faktor phisikologis yang berasal dari proses yang berasal intern individu yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : Motivasi Pengamatan Belajar Kepribadian dan konsep diri dan Sikap (Swastha dan Handoko. maka pada kondisi yang seperti ini pengertian pasar tidaklah tepat. kelompok atau organisasi c. Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya.Orang-orang meliputi individu. Dengan majunya teknologi dimana transaksi bisnis tidak harus bertemu.

” Menurut William J Stanton (dalam Basu Swasta. dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang ditujukan dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan. Transaksi terjadi pasar. dan distribusi. Bagi pemasaran perubahan lingkungan dapat merupakan tantangan-tantangan baru yang memerlukan tanggapan dan cara penyelesaian yang baru pula. Cara dan falsafah baru ini disebut dengan konsep pemasaran. mendorong serta melayani pasar.” Dari berbagai definisi menurut para ahli tersebut di atas ternyata titik berat manajemen pemasaran ditekankan pada penawaran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginkan pasar tersebut serta menentukan harga. perencanaan. dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial. akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. menentukan harga. 4) pemasaran adalah “suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. pelaksanaan. mengadakan komunikasi dan distribusi yang efektif untuk memberi tahu. Menurut Basu Swasta . tetapi juga dibatasi oleh sumber-sumber dari perusahaan itu sendiri dan peraturan-peraturan yang ada. perdagangan. 4) yang dimaksud dengan manajemen pemasaran adalah “penganalisaan. 2000. Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang atau jasa adalah : Harga barang atau jasa itu sendiri Harga barang atau jasa lain yang memiliki hubungan (subsitusi) Pendapatan Selera Jumlah Dan faktor khusus / akses Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran suatu barang atau jasa adalah : Harga barang atau jasa itu sendiri Harga barang atau jasa lain yang memiliki hubungan (subsitusi) Teknologi Harga Input (ongkos produksi) Tujuan perusahaan Faktor khusus atau akses Sedangkan pemasaran menurut Philip Kotler (dalam Kasmir dan Jakfar. atau sebaiknya dapat berupa suatu peluang atau kesempatan mengembangkan ushanya. Kegiatan-kegiatan tersebut beroperasi di dalam suatu lingkungan yang terus menerus berkembang sebagai konsekuensi sosial dari perusahaan. Menurut Basu Swasta (2000. Bagi perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya. dipengaruhi oleh dua kekuatan yang saling tarik menarik yaitu permintaan dan penawaran. Sedangkan yang dimaksud dengan pasar potensiil adalah sekelompok konsumen yang memiliki minat tetapi belum mempunyai pendapatan. memposisikan. dalam hal ini konsumen belum melakukan pembelian. Oleh karena itu kegiatan pemasaran memerlukan suatu manajemen yang khusus yang sering dikenal dengan manajemen pemasaran.karena di dukung oleh keinginan dan telah memiliki pendapatan.” Sedangkan pengertian pemasaran menurut Kasmir dan Jakfar (2004:74) adalah “sebagai upaya untuk menciptakan dan menjual produk kepada berbagai pihak dengan maksud tertentu. 2004:74) adalah “suatu proses sosial dan manajerial dengan nama individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk atau jasa dengan pihak lain.” Dari definisi tersebut sangat jelas bahwa pemasaran sangat jauh dari penjualan.

Agar merk mudah dikenal masyarakat. Label merupakan sesuatu yang dilekatkan pada produk yang ditawarkan dan merupakan bagian dari kemasan. maka penciptanya harus mempertimbangkan faktor-faktor antara lain : Mudah diingat Terkesan hebat dan modern Memiliki arti (dalam arti positif) Menarik perhatian Kemasan merupakan pembungkus suatu produk. seperti kualitas kemasan. strategi lokasi dan distribusi. dan produk inilah yang akan dipasarkan kepada konsumen. konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. menurut Jakfar dan Kasmir (2004: 106) dikatakan “strstegi bauran pemasaran (marketing mix) melalui “strategi produk. Setiap perusahaan yang melakukan kegiatan usaha pasti menghasilkan produk. Benda berwujud biasanya berbentuk fisik seperti rumah. Pada prakteknya merk sering diartikan sebagai nama.” . Baik logo maupun motto harus dirancang dengan benar. warna dan persyaratan lainnya yang mudah diingat oleh para konsumennya. sepeda motor. sedangkan motto merupakan serangkaian kata-kata yang berisikan misi dan visi perusahaan dalam melayani masyarakat. atau berorientasi pada konsumen (cunsumer oriented). Pertimbangan pembuatan logo dan motto adalah sebagai berikut : Logo dan motto harus memiliki arti (dalam arti positif) Logo dan motto harus menarik perhatian Logo dan motto harus mudah diingat Merk merupakan suatu hal penting bagi konsumen untuk mengenal barang dan jasa yang ditawarkan.Kajian Tentang Harga Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk memperoleh barang atau jasa yang digunakan. disain atau kombinasi dari kesemuanya.(2000. b. bagaimana cara penggunaan dari produk. istilah. bentuk. kapan waktu kadaluarsa dan berbagai informasi lainnya. obat dan lainlain. sedangkan yang tidak berwujud biasanya berbentuk jasa.Tinjauan Tentang Marketing Mix Dalam manajemen pemasaran dikenal strategi marketing mix. untuk digunakan atau dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan. Di dalam label harus menjelaskan siapa yang membuat. kapan dibuat. strstegi harga. dimana dibuat. 2004: 106) Produk adalah “sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian untuk dibeli. Dalam upaya melakukan suatu strategi produk maka dalam pengembangannya dapat berupa : Penentuan logo dan motto Menciptakan merk Menciptakan kemasan Menciptakan label Logo merupakan ciri khas suatu produk. strategi promosi.” a. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Basu Swastha (1992 : 241) bahwa : “Harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk atau jasa dan pelayanannya. Penciptaan kemasan pun harus memenuhi persyaratan. simbul. 5) “Sebagai falsafah bisnis.” 3.” Dari definisi di atas dapat dijelaskan dengan fisik atau benda berwujud dan benda tidak berwujud.Kajian Tentang Produk Menurut pendapat Philip Kotler (dalam Kasmir dan Jakfar.

harga yang didasarkan kepada perkiraan. kebijaksanaan harga dengan menggunakan angka ganjil biasanya dilakukan di Super Market. dilakukan untuk menciptakan daya tarik biasanya dillakukan oleh toko-toko untuk memperoleh reputasi. Artinya walaupun harga pokok produk meningkat harga tetap dipertahankan. 159) “Ada beberapa mecam kebijaksanaan harga yang dapat dilakukan yaitu : Margin Pricing. dalam hal ini diadakan penawaran kombinasi antara dua jenis barang misalnya minyak rambut dengan sisir harganya dipasang satu.950. dalam hal ini harga ditentukan semurah-murahnya dengan harapan pelanggan dapat meningkat atau bertambah.Untuk memperbesar market share 4. Misalnya kita punya satu kodi atau satu lusin barang. Penentuan harga oleh suatu perusahaan dimaksudkan dengan berbagai tujuan yang hendak dicapai. Barang yang bagus ini diberi harga yang lebih tinggi dari yang lain dan ditempatkan bersama barang yang memang harganya mahal atau tinggi Customary Prices.Untuk bertahan hidup 2. peningkatan penjualan diharapkan dapat meningkatkan laba Penentuan harga dalam upaya memperbesar market share. 108) Tujuan penentuan harga secara umum adalah sebagai berikut : 1. Oleh karena itu perusahaan perlu selalu memantau pasar dan harga jual barang atau jasa yang ditawarkan.Untuk penentuan mutu produk 5. Menurut Buchari (2001. kebijaksanaan harga yang diperlukan pada suatu barang yang stabil.Penetapan harga adalah merupakan suatu unsur yang pokok dalam upaya untuk merumuskan strategi penetapan harga. Biasanya dilakukan oleh toko-toko seperti kaos dari berbagai merek ditumpuk dalam satu kotak dan diberi harga sama Competitors Price. misalnya Rp 49. dengan harapan produk yang ditawarkan dapat terjual dipasaran Dari uraian-uraian tentang harga di atas maka nilai yang ditetapkan untuk suatu produk pasti memiliki tujuan tertentu. Ada beberapa metode dalam menentukan harga. Yang terpenting dalam hal ini pelanggan pesaing dapat dipindah pada perusahaan yang menentukan harga murah Penentuan harga dikaitkan dengan mutu produk.sebenarnya harga ini Rp 50 ribu kurang lima puluh rupiah tetapi dalam benak konsumen yang dibaca empat puluh ribunya bukan kurang lima puluh rupiahnya Combination Offers. caranya memberikan harga murah bahkan rugi pada barang yang dikenal umum Judgement Pricing. Menurut Kasmir dan Jakfar (2004. (biasanya dilakukan oleh pedagang kaki lima) Price Lining. Kasmir dan Jakfar (2004:109) mengatakan “ada beberapa metode dalam penentuan suatu harga produk antara lain . ada satu atau dua yang bagus. tetapi biasanya mengurangi kwalitas atau kwantitasnya Odd Prices. dengan catatan harga murah tetapi masih dalam kondisi yang menguntungkan Sedangkan tujuan penentuan harga untuk memaksimalkan laba. harga yang ditentukan dapat meningkatkan penjualan..Untuk memaksimalkan laba 3. asal ada untung produk bisa dijual. penetapan harga yang didasarkan kepada kira-kira.Karena persaingan Tujuan penentuan harga untuk bertahan hidup biasanya dilakukan dengan semurah-murahnya hal ini dimaksudkan agar produk yang ditawarkan laku terjual dipasaran. biasanya dalam hal ini harga ditentukan dengan setinggi-tingginya dalam artian harga yang ditetapkan masih dapat dijangkau oleh konsumen. Penentuan harga dalam hal ini biasanya sangat dikaitkan dengan kwalitas produk yang ditawarkan Penentuan harga pesaing. dalam hal ini biasanya perusahaan dalam menentukan harga disesuaikan dengan harga pesaing.

(2) Penentuan harga untuk produk baru terdiri dari market skiming pricing dan market penetration pricing. Salah satu tujuan promosi perusahaan adalah menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik calon konsumen yang baru Paling tidak ada empat macam sarana promosi yang dapat digunakan oleh setiap perusahaan dalam mempromosikan baik produk maupun jasanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi saluran distribusi adalah : Pertimbangan pembeli atau pasar Karakteristik pelanggan mempengaruhi keputusan apakah menggunakan suatu pendekatan distribusi langsung atau tidak.(1) modifikasi harga atau diskriminasi harga dapat dialkukan menurut pelanggan. Faktor produsen atau pertimbangan pengawasan dan keuangan Produsen yang memiliki sumber daya keuangan. Juga perlu dipertimbangkan sasaran pelanggan apakah sasarannya pasar konsumen atau pasar industri.” Iklan adalah sarana promosi yang digunakan oleh perusahaan guna menginformasikan. Menurut Jakfar dan Kasmir (2004:116) keempat sarana promosi yang dapat dilakukan adalah “periklanan (advertising). c. pada tahap awal pembuatan produk dijual secara langsung tetapi dalam perkembangannya dapat menggunakan jasa perantara. hari maupun minggu. Oleh karena itu promosi merupakan sarana yang paling ampuh untuk menarik dan mempertahankan konsumennya. manajerial dan pemasaran yang besar. publisitas (publiciy) dan penjualan pribadi (personal selling). menurut waktu. menurut tempat. Sebaiknya perusahaan yang kecil dan lemah lebih baik menggunakan jasa perantara d.” Dari metode penentuan harga tersebut dapat dijelaskan bahwa metode penentuan harga menurut pelanggan dimaksudkan harga dibedakan menurut konsumen utama (primer) atau nasabah biasa (sekunder). Daur hidup produk juga menentukan pilihan saluran distribusi. Lokasi geografis dan ukuran pasar juga penting dipertimbangkan Karakteristik produk Produk yang kompleks dibuat khusus dan mahal cendrung menggunakan saluran yang pendek dan langsung. Sedangkan penentuan harga atas dasar waktu biasanya harga ditentukan atas dasar waktu baik jam. Penggunaan promosi dengan iklan dapat dilakukan dengan berbagai media seperti : Pemasangan billborard di jalan-jalan strategis Pencetakan brosur . menarik.Kajian Tentang Promosi Promosi merupakan kegiatan yang tak kalah pentingnya dengan kegiatan pemasaran lainnya. Misalnya harga foto wisudawan yang ditetapkan oleh foto grafer Penentuan harga produk baru ada dua yaitu market skiming pricing yaitu harga awal produk yang ditetapkan setinggi-tingginya dengan tujuan bahwa produk atau jasa memiliki kualitas tinggi. Sedangkan market penetration pricing yaitu dengan menetapkan harga yang serendahrendahnya dengan tujuan untuk memperluas pasar. seperti harga makanan di restoran dengan harga makanan di PKL. Tanpa promosi jangan diharapkan pelanggan dapat mengenal produk atau jasa yang ditawarkan. promosi penjualan (sales promotion). Penentuan harga atas dasar wilayah biasanya harga yang ditentukan akan berbeda antara tempat yang satu dengan tempat yang lainnya. menurut bentuk produk. Sedangkan penentuan harga atas dasar bentuk produk biasanya dilakukan atas kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh suatu produk.Kajian Tentang Saluran Pelayanan Distribusi Saluran distribusi bertujuan untuki menentukan metode dan jalur yang akan dipakai dalam menyalurkan produk ke pasar. Perusahaan harus mempertimbangkan jumlah dan frekuensi pembelian. misalnya alat kedokteran. dapat (lebih baik) menggunakan saluran langsung. dan mempengaruhi calon konsumennya.

dalam Basu Swastha.” Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu faktor-faktor yang berasal dari lingkungan intern dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan ekstern. setiap budaya memiliki sub budaya yang lebih kecil yang merupakan identifikasi dan sosialisasi yang has untuk perilaku anggotanya.Kelompok-kelompok sosial (social group) dan kelompok referensi (Reference Group) 4). Pendapat lain tentang perilaku konsumen ini dikemukakan oleh Basu Swastha D dan Hani Handoko (2000:10) menyatakan bahwa “perilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang-barang dan jasajasa. mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini. karena konsumen ditempatkan sebagai pusat perhatian dengan memperhatikan apa yang dia butuhkan dan diinginkan dan bagaimana memuaskan konsumen tersebut. Budiyanto (1994:3) menyatakan bahwa perilaku konsumen sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan.Keluarga (family) Sedangkan faktor-faktor phisikologis yang berasal dari proses intern individu yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : “(1) Motivasi (2)Pengamatan (3)Belajar (4)Kepribadian dan konsep diri dan (5)Sikap (Swastha dan Handoko. pelayanan dan sumber-sumber lainnya.Pemasangan spanduk Pemasangan iklan melalui koran Pemasangan iklan melalui majalah Pemasangan iklan melalui televisi Pemasangan iklan melalui radio Pemasangan iklan melalui media lainnya 4.Kebudayaan (kultur) dan kebudayaan khusus (sub culture) 2). menggunakan suatu produk atau jasa sebagai suatu akibat dari pengalamannya dengan produk. keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Menurut Basu Swasth D dan Hani Handoko (2000:58) menyatakan bahwa faktor-faktor lingkungan ekternal yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu : 1). Engel dalam alih bahasa. sub budaya dan kelas sosial Budaya merupakan faktor penentu. .P.Faktor Budaya Faktor budaya yang meliputi budaya. agama. Oleh karena itu faktor budaya ini sifatnya sangat luas dan menyangkut segala aspek kehidupan manusia Sub budaya.Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen Dalam mengenal konsumen perlu mempelajari perilaku konsumen. 2000:77) Selanjutnya karakteristik yang berkaitan dengan pembelian terdiri dari faktor-faktor budaya. Sub budaya ini meliputi kebangsaan. kelompok dan organisasi dalam mendapatkan. Menurut Gerald Zalman dan Melani Wallendorf dalam A. Menurut James F. 1997:153) a. sosial. Mangkunegoro (1993:3) perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan.Kelas sosial (Social class) 3). termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut. pribadi dan psikologis juga mempengaruhi perilaku pembelian (Kotler. proses dan hubungan sosial yang dilakukan oleh individu.

Kelompok referensi menghadapkan seseorang pada perilaku konsumen dan juga gaya hidup baru. Oleh karena itu perusahaan perlu mengidentifikasi kelompok pekerjaan atau jabatan untuk mempengaruhi mereka yang selanjutnya disesuaikan dengan produk yang ditwarkan. keluarga dapat memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku seseorang dalam pemilihan suatu produk. Semakin besar/tinggi kebutuhan dasarnya akan semakin kuat pula motivasinya Persepsi dan Pengetahuan Seseorang yang termotivasi siap untuk melakukan perbuatan yang dipengaruhi persepsinya terhadap situasi yang dihadapinya. golongan menengah dan golongan atas b.Faktor Pribadi Faktor seseorang dalam melakukan pembelian produk juga dipengaruhi oleh usia. kepercayaan dan sikap Motivasi Motivasi pembelian seseorang umumnya didorong oleh kebutuhan dasarnya. keluarga serta peranan dan ststus Kelompok Referensi Kelompok referensi adalah kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. Selanjutnya akan . Selain itu pendapatan seseorang sangat besar pengaruhnya terhadap pemulihan dan pembelian suatu produk.Faktor Sosial Faktor sosial meliputi : kelompok referensi. Pengetahuan seseorang tentang produk. gaya hidup dan kepribadian Usia Faktor usia dan daur hidup akan mempengaruhi selera terhadap pemilihan suatu produk seperti pada saat usia remaja umumnya menykai produk yang menantang dan setelah tua lebih menyukai yang kalem Pekerjaan dan Pendapatan Pola konsumsi seseorang juga dapat dipengaruhi oleh pekerjaannya. pengetahuan.Faktor Psikologis Perilaku pembelian seseorang juga dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis seperti : motivasi. pada hakekatnya kita ini dibagi dalam tiga kelas sosial yaitu : golongan bawah. Oleh karena itu pemasar harus tahu siapa yang berperan dominan dalam keluarga untuk mengambil keputusan pembelian Peranan dan Status Seseorang sering membeli produk untuk menyatakan peranan dan status mereka dalam masyarakat artinya sepanjang hidupnya seseorang terlibat dalam beberapa kelompok seperti keluarga. pendapatan. wilayah demografi Kelas sosial.ras. harga dan tempat pembelian juga akan mendorong atau menghambat tindakan pembelian Kepercayaan dan Sikap Melalui perbuatan dan belajar orang akan memperoleh kepercayaan dan sikap. klup atau organisasi c. sehingga dengan demikian perusahaan dapat meningkatkan volume penjualan dan memperoleh keuntungan yang optimal Gaya Hidup Faktor gaya hidup seseorang menggambarkan keseluruhan pribadi yang berinteraksi dengan lingkungan. Kelompok tersebut juga mampu menciptakan suasana yang dapat mempengaruhi pemilihan konsumen terhadap merek dari produk Keluarga Keluarga organisasi konsumen yang terpenting dalam masyarakat. persepsi. dalam kehidupan sehari-hari yang menyatakan dalam kegiatan. pekerjaan. minat maupun pendapat (opini) yang bersangkutan d.

1. Lokasi Penelitian Dalam lokasi penelitian penulis mengambil daerah Kabupaten Pamekasan dimana lokasi tersebut daerah pemasaran utama bagi CV.2.Pemrakarsa (Inisiator) b.Pengambilan Keputusan Menurut Philip Kotler (dalam Tjiptono.DIRGAHAYU MOTOR.Diduga faktor harga merupakan faktor dominan yang dipertimbangkan konsumen dalam pembelian sepeda motor baru merk NASHA pada CV. Kelima peranan tersebut meliputi : a. Umumnya ada lima macam peranan yang dapat dilakukan seseorang.Pengambil Keputusan (Desider) d. sedangkan lokasi CV.Faktor produk. Sebelah Timur Indomaret) Kota Pamekasan.mempengaruhi tingkah laku dalam memilih atau membeli.7. diduga merupakan faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam pembelian sepeda motor baru merk NASHA pada CV.Perilaku setelah pembelian I. Karena daerah Kabupaten Pamekasan sangatlah luas maka penulis hanya meneliti pada daerah kota pamekasan. Ada kalanya kelima peranan tersebut dilakukan beberapa orang.Pembeli (Buyer) e.Penilaian dan pemilihan (seleksi) terhadap alternatif pembelian 4.Pemberi pengaruh (Influencer) c.10 (Depan Pasar Gadin.Menganalisa keinginan dan kebutuhan 2. Dari informasi yang telah diperolehnya baru diadakan seleksi atas macam produk/jasa yang tersedia. 2. konsumen sering ada lebih dari dua pihak yang terlibat dalam proses pertukaran atau pembeliannya. sekaligus pengenalan produk. I.Pemakai (User) Pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen/pengguna jasa pada dasarnya untuk melakukan pembelian diawali oleh adanya kesadaran pemenuhan kebutuhan atau keinginan dari konsumen itu sendiri. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.DIRGAHAYU MOTOR berada di Jl. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan. maka hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.Keputusan untuk membeli 5. Pemahaman mengenai masing-masing peranan ini sangat berguna dalam rangka memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Hipotesis Berdasarkan pada perumusan masalah tujuan penelitian dan landasan teori yang dikemukakan sebelumnya.KABUPATEN NO. faktor promosi dan faktor distribusi. perasaan emosional dan cendrung berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa obyek. . Sebuah sikap menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun yang tidak baik. Pengambilan keputusan dapat dijelaskan bahwa proses pengambilan keputusan terdiri dari lima tahap yaitu : 1.6. faktor harga. Atas kesadaran pemenuhan kebutuhan dan keinginan itu maka konsumen mulai mencari informasi mengenai produk / jasa yang dapat memenuhi kebutuhan atau keinginannya.Pencarian informasi dan sumber informasi yang ada 3. 2000:20) menyatakan “bahwa dalam keputusan pembelian barang. disebabkan keterbatasan tenaga dan materi sekaligus memudahkan penulis untuk menyebarkan angket. Suatu kepercayaan adalah suatu gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu.7. METODE PENELITIAN I. Oleh karena itu sikap sulit untuk berubah 5.

Survey pendahuluan yakni penelitian secara umum terhadap para konsumen dengan tujuan mengetahui permasalahan yang dihadapinya. Populasi menurut Sugiono (2002:57) “Adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan”. I.DIRGAHAYU MOTOR. Tehnik Pengumpulan Data pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut : a. Penelitian lapangan yakni dengan upaya untuk memperoleh data primer secara langsung melalui : Interview : Dalam hal ini penulis mengadakan tanya jawab dan tatap muka secara langsung dengan para konsumen CV.4. maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu”. b. promosi. harga. Kuesioner tersebut disusun dalam kalimat pertanyan dan responden diminta untuk memberikan tanggapannya dengan memberikan tanda silang (X). dan waktu. Disamping Data Primer penulis juga menggunakan Data Sekunder yaitu data yang diambil dari literatur maupun data yang diambil dari dokumentasi dan arsip. DIRGAHAYU MOTOR di pamekasan. distribusi) dan variabel terikat yaitu: keputusan memilih sepeda motor baru merk NASHA di CV.DIRGAHAYU MOTOR yang membeli sepeda motor baru merk NASHA. misalnya karena keterbatasan dana.I. tenaga. Untuk memberikan nilai pada item-item pertanyaan tersebut. digunakan kuesioner yang dibagaikan kepada responden.51 s/d 5.7.yang akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan.00 . Sedangkan Sampel meurut Sugiono (2002:57) “Adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Untuk mengukur variabel-variabel tersebut.7. Jenis Dan Sumber Data Jenis data yang penulis ambil yaitu Data Primer artinya data yang langsung diperoleh dari objek penelitian. Kuesioner : Dalam hal ini penulis membuat angket dan penyebarannya kepada para responden/konsumen.3. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan).7. I. maka disusun sebagai berikut : Sangat setuju diberi skor 5 Setuju diberi skor 4 Cukup setuju diberi skor 3 Tidak setuju diberi skor 2 Sangat tidak setuju diberi skor 1 Selanjutnya untuk mengelompokkan kategori jawaban tersebut maka : Sangat setuju : 4. Berdasarkan pendapat di atas maka pada penelitian ini akan menggunakan Data Sampel artinya sebagian pembeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. (pelanggan/pembeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.5.7. Sebagai pengukuran terhadap tanggapan-tanggapan/pertanyaan dari responden digunakan Skala Likert Singgih (2000:269). dimana data yang menyangkut variabel bebas yaitu: (produk. Selanjutnya Sugiono (2002:58) mengatakan “Bila populasi besar dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi. Skala Likert adalah Skala yang berisi lima tingkat jawaban yang merupakan Skala Jernis Ordinal. DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.2. Populasi Dan Sampel Berikut ini akan penulis disajikan tentang pengertian Populasi dan Sampel. Jenis Penelitian Pada jenis penelitian ini penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan langsung kepeda konsumen CV. I.

formulir-formulir lain yang berkaitan dengan pencatatan data dan sebagainya. sebaliknya jika r hitung < r tabel maka dianggap tidak valid (invalid) .X4 dan Y dimaksudkan untuk menguji keabsahan dan kehandalan butir-butir instrumen yang digunakan dalam penelitian. Agar instrumen penelitian valid dan reliable maka sebelum digunakan perlu diuji coba (pre test) terlebih dahulu.7. Masrun menyatakan “Item yang mempunyai korelasi positif dengan kriterium (skor total) serta korelasinya tinggi. Biasanya syarat minimum untuk dianggap memenuhi syarat adalah kalau r =0.Instrumen Penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data.51 s/d 4. Untuk itu hasil uji coba harus dicari validitas dan reliabilitasnya. Sementara itu Masrun dalam Sugiyono (2000:160) menyatakan “teknik korelasi untuk menentukan validitas item ini sampai sekarang merupakan teknik yang paling banyak digunakan:.50 Cukup setuju : 2.50 Tidak setuju : 1. Instrumen ini dapat berupa kuesioner (daftar pertanyaan). Pengujian Instrumen Menurut pendapat Prof. Uji coba dari butir-butir instrumen pada kelima variabel yaitu X1. Soekidjo Notoatmodjo: Rineka Cipta. Validitas Menurut Sugiyono (2000:106).00 s/d 1.3”. Dr.51 s/d 3.X2. menunjukkan bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi pula. Kriteria pengujiannya dilakukan dengan cara membandingkan r hitung dengan r table pada taraf a = 0. Validitas dan Reliabilitas Sebelum penelitian dilaksanakan maka langkah yang utama adalah melakukan uji coba instrumen penelitian. 2002.3 maka butir dalam instrumen tersebut .50 I.05. Analisis dilakukan terhadap semua butir instrumen.6. Yang dimaksud valid adalah instrumen sebagai alat ukur benar-benar mengukur apa yang diukur. validitas instrumen diuji dengan menggunakan korelasi skor butir dengan skor total 'Product Moment (Pearson) ". Jadi kalau korelasi antara butir dengan skor total kurang dari 0. sehingga instrumen tidak dapat digunakan dalam penelitian. Selanjutnya dalam memberikan interpretasi terhadap koefisien korelasi. Sedangkan reliable artinya instrumen sebagai alat ukur dapat memperoleh hasil ukur yang ajeg (konsisten) atau tetap asas. formulir observasi. Rumus korelasi Product Moment dari Karl's Pearson menurut kutipan Sugijono (2000:213) : dengan rxy = Koefisien korelasi antara gejala x dan gejala y x = skor butir item y = Jumlah skor n = Jumlah data Jika hasil perhitungan temyata r hitung > r tabel maka butir instrumen dianggap valid.50 Sangat tidak setuju : 1.51 s/d 2.X3. Uji instrumen ini dapat menggunakan rumus korelasi Product Moment.Setuju : 3.

2) Reliabilitas (r1) uji coba kurang dari 0.70 berarti hasil uji coba tesnya memiliki reliabilitas tinggi. promosi. Identifikasi Variabel Dari masing-masing variabel di atas dapat diindetifikasikan sebagai berikut : . dan distribusi dalam memilih/membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV. c. selanjutnya dihitung reliabilitasnya menggunakan rumus "Spearman Brown’.' I. 2. Dimaksudkan dengan faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen adalah faktor produk.7.dinyatakan tidak valid. harga. promosi.Promotion (Promosi) Dimaksudkan dengan Promosi adalah merupakan suatu aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen. I.7.Place (Pelayanan distribusi) Dimaksudkan dengan Place/ Pelayanan adalah merupakan sikap ramah tamah dari pemilik barang kepada konsumen sehingga konsumen dapat dengan mudah memperoleh barang tersebut di tempat yang strategis.Price (Harga) Dimaksudkan dengan Price adalah merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk memperoleh sejumlah barang atau jasa.Dimaksudkan dengan memilih sepeda motor baru merk NASHA merupakan keputusan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya.70 berarti hasil uji coba tesnya memiliki reliabilitas kurang (un-reliable). agar selalu ingat akan barang yang ditawarkan dan kemudian membelinya. Reliabilitas Koefisien reliabilitas instrumen dimaksudkan untuk melihat konsistensi jawaban butir-butir pemyataan yang diberikan oleh responden Adapun alat analisisnya menggunakan metode belah dua (split half) dengan mengkorelasikan total skor ganjil lawan total skor genap. pemberian interpretasi terhadap reliabilitas (r1) pada umumnya digunakan patokan sebagai berikut : 1) Reliabilitas (rl) uji coba sama dengan atau lebih dari 0.8.7. d.DIRGAHAYU MOTOR di kota pamekasan.Dimaksudkan dengan faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen adalah faktor produk. Dirgahayu Motor Pamekasa 1. harga. dan saluran pelayanan dalam membeli mobil baru di CV. kedua variabel ini dapat diberi definisi operasional sebagai berikut.Produk (Barang) Dimaksudkan dengan Produk adalah barang yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen yaitu sepeda motor baru merk NASHA b. Definisi Operasional Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. a. dengan rumus dalam kutipan Sugiyono (2000:104) ri = reliabilitas internal seluruh isntrumen rb = Korelasi Product Moment antara belahan pertama dan kedua Pedoman dari Sugiyono (2000:109).

Dirgahayu Motor Pamekasan dari berbagai type dan Cc 3. apakah pasca jual (sepeda bekas) yang dibeli masih relatif stabil. Dirgahayu Motor Pamekasan sesuai dengan selera konsumen. Dirgahayu Motor Pamekasan dapat dijangkau oleh konsumennya 2. melalui perantara 2. indikator ini akan mengukur keputusan konsumen dalam membeli sepeda motor baru untuk berbagai type dan Cc di CV. indikator ini akan mengukur penilaian responden.Pilihan Cc.Keputusan pembelian. indikator ini akan mengukur penilaian konsumen terhadap sepeda motor baru yang disediakan oleh CV.Promosi melalui spanduk. indikator ini akan mengukur kebutuhan konsumen untuk berbagai type dan Cc sepeda motor baru. Dirgahayu Motor Pamekasan sesuai dengan selera konsumen 2. indikator ini akan mengukur kemudahan konsumen untuk mendapatkan mobil baru berbagai type dan Cc langsung pada CV.Variabel bebas produk dengan simbul X1 Variabel ini dapat diukur dari pertimbangan konsumen dalam sepeda motor baru merk NASHA dengan indikator sebagai berikut. 2. Dirgahayu Motor Pamekasan 2.Pengenalan ini diukur kebutuhan. indikator ini akan mengukur ketertarikan konsumen terhadap hadiah yang dijanjikan oleh CV. Dirgahayu Motor Pamekasan tentang sepeda motor baru merk NASHA yang disediakan dari berbagai type dan Cc.Pilihan Type.Harga jual pasca membeli (bekas). indikator ini akan mengukur penilaian responden.Langsung ke lokasi / perusahaan.Pencarian berbagai informasi indikator ini akan mengukur prilaku konsumen dalam mencari informasi tentang sepeda motor baru berbagai type dan Cc 3. apakah berbagai Type sepeda motor baru merk NASHA yang disediakan oleh CV. apakah berbagai Cc sepeda motor baru merk NASHA yang disediakan oleh CV. indiaktor ini akan mengukur penilaian responden.Promosi melalui pemberian hadiah.Evaluasi pasca pembelian. 1.Melalui perantara. indikator ini akan mengukur penilaian responden. Dirgahayu Motor Pamekasan Variabel terikat keputusan memilih dengan simbul Y 1. indikator ini akan mengukur kemudahan konsumen untuk mendapatkan sepeda motor baru berbagai type dan Cc. indikator ini akan mengukur respon konsumen setelah membeli sepeda motor baru untuk berbagai type dan Cc di CV. indikator ini akan mengukur ketertarikan konsumen terhadap informasi melalui spanduk tentang sepeda motor baru yang disediakan oleh CV.Harga mobil baru. dapat diukur dengan indikator sebagai berikut. Dirgahayu Motor Pamekasan . 1. Variabel bebas harga dengan simbul X2 Variabel ini dapat diukur dari pertimbangan konsumen dalam menguburkan penghasilannya untuk mendapatkan mobil baru yang dibutuhkan diukur dengan indikator sebagai berikut. 1.Evaluasi alternatif mobil baru. apakah harga sepeda motor baru merk NASHA yang ditawarkan oleh CV. Variabel bebas promosi simbul X3 Variabel ini dapat diukur dari daya tarik yang diinformasikan oleh CV. Dirgahayu Motor Pamekasan untuk berbagai type dan Cc 4. indikator ini akan mengukur ketertarikan konsumen terhadap informasi melalui media cetak tentang sepeda motor baru yang disediakan oleh CV.Promosi melalui media cetak. Dirgahayu Motor Pamekasan 5. Dirgahayu Motor Pamekasan dari berbagai type dan Cc. 1. Variabel saluran Pelayanan distribusi dengan simbul X4 Variabel ini dapat diukur dari kemudahan konsumen dalam mendapatkan sepeda motor baru yang dibutuhkan dengan indikator sebagai berikut.

Artinya secara simultan tidak ada pengruh antara variabel independent terhadap variabel dependent. Artinya secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel . Uji ini dilakukan dengan statistic F dengan rumus sebagai berikut: Dimana : R² = Koefisien determinan K = Jumlah variabel independent n = Jumlah sampel F = F hitung yang selanjutnya dibandingkan dengan F tabel 1-R² = Residual Karakteristik Pengujian : H0 : b1 = b2 = b3 = 0. b. juga untuk b2 menyatakan rata-rata perubahan Y apabila x2 berubah satu satuan dengan b0 dan b1 tetap” Dalam perhitungannya penulis akan menggunakan program Bantu SPSS (Statistical Product and Service Solutions) for Windows Versi 10.8.8. Untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli sepeda motor baru merk NASHA pada CV.+ bkXk Koefisien b1 menyatakan rata-rata perubahan Y apabila x1 berubah satu satuan dengan b0 dan b2 tetap. Pada penelitian ini terdapat dua analisa yaitu Analisa Kualitatif dan Analisa Kuantitatif. Untuk menguji hipotesis yang pertama penulis mengadopsi dari pendapat Wijaya (2001:84) “Uji keberartian regresi linier ganda sebagai satu kesatuan perlu dilakukan untuk menilai apakah ada artinya untuk membuat kesimpulan (ramalan) mengenai hubungan antara Y dengan X1. Tehnik Analis Data a.xk=ß0+ß1×1+………………. I.. Pada analisa ini diharapkan mendapat gambaran tentang kondisi dari masing-masing variabel. Sedangkan analisanya mengacu pada skala pengukuran yang telah diuangkap pada pembahasan di atas yaitu Skala Likert.ßk×k diduga dari persamaan Y=b0+b1X1+b2X2+……………………. H0 : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ 0. Analisa Kualitatif dimaksudkan untuk mendeskripsikan data yang telah diolah oleh penulis.. DIRGAHAYU MOTOR di kota PAMEKASAN . UJI HIPOTESIS Setelah diadakan pembahasan baik secara kualitatif maupun kuantitatif maka perlu diadakan pengujuian hipotesis.…. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan perhitungan yang akan dilakukan oleh penulis. TEHNIK ANALISA DATA DAN UJI HIPOTESIS I.…………Xk.I. Analisis Kuantitatif / Analisis Statistik Analisis Statistik ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sesuai dengan tujuan penelitian pada pembahasan di atas.2. maka penulis akan mengacu pada pendapat Wijaya (2001:81) “Persamaan Umum Regresi Linier Ganda adalah : µY|x1.8.1.X2. Analisis Kualitatif Untuk memberikan hasil dari suatu penelitian maka terlebih dahulu perlu mengadakan penganalisaan.x2.

Tahap penyajian izin penelitian selama 7 hari d. Dalam perhitungan ini akan jadi satu dengan tekhnik analisis yaitu menggunakan bantuan SPSS For Windows versi 10.Tahap penyusunan proposal 25 hari c.9. F hitung < F tabel = H0 diterima. Jika : F hitung > F tabel = H0 ditolak.independent terhadap variabel dependent. Pada bab ini juga akan dikupas tentang pengujian Hipotesis. jika t hitung lebih besar dari t tabel maka hipotesa yang diajukan dapat diuji kebenarannya. Dalam hal ini regresi dapat diuji dengan taraf nyata 10% (0. maka koefisian parsial yang ditentukan signifikan (nyata) atau dapat digeneralisasikan.Tahap persiapan selama 7 hari b. dan jika t hitung lebih kecil dari t tabel maka hipotesa kerja ditolak dan menerima hipotesa nihil. BAB V Penutup Bab ini akan dibahas tentang kesimpulan dan saran-saran yang dapat penulis ajukan.Tahap laporan hasil penelitian selama 20 hari I.Tahap tabulasi data. BAB III Metodologi Penelitian Bab ini menjelaskan metode cara kerja untuk memahami objek yang sedang diteliti yang didalamnya melekat tehnik atau alat yang dipergunakan dalam penelitian tersebut.10) dengan taraf kepercayaan (df) 90%.Tahap penelitian di lapangan selama 25 hari e. BAB II Tinjauan Pustaka Bab ini menjelaskan tentang landasan teori dan metode penelitian. I. rumusan masalah. Rumus t hitung sebagai berikut : Dimana : bi= koefisien ke-i bo= parameter ke-I yang dihipotesakan sbi= kesalahan standar bi Nilai t ini akan dikonsultasikan dengan t tabel. Selanjutnya untuk mengetahui manakah yang paling dominan memberikan pengaruh kepada variabel terikat. maka Sugiyono (2001:158) “Bila t hitung lebih besar dari t tabel. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI Adapun sistematika dari penelitian yang dilakukan oleh penulis saat ini adalah : BAB I Pendahuluan Bab ini berisikan latar belakang masalah.10. nilai t hitung terbesar itulah biasanya yang memberikan kontribusi terbesar terhadap variabel terikat”. H1 ditolak. tujuan dan manfaat penelitian secara sistematika penulisan. H1 diterima. BAB IV Analisis Bab ini menyajikan tentang hasil-hasil penelitian terdiri dari tinjauan objek penelitian dan pembahasannya. JADWAL PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini diperkirakan memerlukan waktu sebagai berikut : a.analisa data dan penarikan kesimpulan selama 30 hari f. Sedangkan .

Basu Swasta. 2000. Bandung. Budiyanto. Angels et.klikrupiah.com/guruvalah (sugiyono uji korelasi instrument) © http://www. 2000:106 10. D. Pokoknya dijamin tidak ada ruginya deh. 1982. Graw Hill International Editing. DAFTAR PUSTAKA 1. 2000. Penyunting Agus Hasan Pura Anggara Wijaya. anda bisa upgrade ke premium member dan dapatkan penawaran menarik dari program ini. Situs Internet Rujukan : © http://www. Metode Penelitian Administrasi. Soekidjo Notoatmodjo. 9. Page 3.. 1997. Yogyakarta. Bandung. teknik uji korelasi instrumen. Concept and Aplication. 2002 7. Hani Handoko. Ronny Antonius Rusli. Alex Media Komputindo. Asyik Wahab.Santoso Singgih. Komunikasi Administrasi Organisasi dan Manajemen. W. Bina Aksara. Manajemen Pemasaran. 2. 6.Masri Singarimbun dan Sofian Effendi Definisi Operasional.Penerbit Binarupa Aksara. Penerbit CV. 3.Prof. Januari.com/index. Edisi Revisi.php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn . 8.google. dan T. I. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik. Albert J. Cetakan Ketiga.H. Metodologi Penelitian. 1993. ke-2. McGraw Hill. 4. Loundon. karena pemasang iklan membutuhkan anda sebagai pengunjung websitenya Ketik/klik/copy-paste : https://www. Cet. Fourth Edition.com/-Prof.com Klikrupiah. Jakarta.word) silahkan hub. 1993. Manajemen Pemasaran. Bella Bitta.Kotler. Analisa Perilaku Konsumen. Dr. Mc. Fourth Edition. 1990. dalam bukunya Perilaku Konsumen. Toronto. Page 32.Dr.David L. Jakarta. Al.A.James F. Soekidjo Notoatmojo (kerangka pemikiran) jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap(Ms. Jakarta. alih bahasa FX. Penerbit Alfabeta.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan 400rb pembayaran melalui transfer antar BANK JADI MILLYUNER BERMODAL KLIK(GRATIISS.com merupakan PTC asli Indonesia yang akan membayar anda dengan hanya melakukan klik 10x site selama 31 detik saja dengan iklan yang berbeda. Jilid 1 & 2.geocities. Anda bisa menambah pemasukan dengan cara mengajak teman anda untuk ikut meng-klik iklan dengan menggunakan referral yang anda berikan. Wijaya dan M. Consumer Behavior. Jakarta : Rineka Cipta. . BPFE. Penerbit Binarupa Aksara. Penerbit Alfabeta. Prenha Windu.11. Edisi Pertama. 5.) Tentang klikrupiah. Terjemahan Teguh Hendra. Philip. Untuk mendapatkan pendapatan yang lebih signifikan. Segera bergabung bersama kami.daftar pustaka dan lampiran-lampiran akan disajikan setelah Bab IV.Sugiono.Masrun dan Sugiyono. 2002.

Keahlian tidak dibutuhkan….!! Dengan klikrupiah.com anda hanya perlu melihat iklan yang kami sediakan di halaman “klik iklan”. Tidak perlu keahlian khusus, cukup klik dan lihat iklan.

Berapa yang saya dapatkan ? Anda akan mendapatkan Rp. 100,00 setiap kali melakukan klik website pengiklan. Pendapatan anda akan bertambah jika anda memiliki referral, dimana setiap klik dari referral akan dihargai sebesar Rp. 50,00. Jika anda upgrade ke member premium, anda akan mendapat fasilitas tambahan, selain jumlah iklan yang bertambah, juga nilai klik anda menjadi Rp. 150,00 dan klik referral anda menjadi Rp. 100,00. Berikut contoh perhitungan matematisnya : Jika kita klik iklan 10 kali sehari, maka : 10 x 100 = 1000 50 refferal melakukan klik 10 kali sehari : 50 x 50 x 10 = 25000 Pendapatan kita sehari : 1000 + 25000 = 26000 Pendapatan kita per bulan : 26000 x 30 = 780.000 Pendapatan kita setahun : 780.000 x 12 = 9.360.000 Perhitungan diatas adalah jika kita masih menjadi member bisaa. Jika kita menjadi member premium, pendapatan kita tentu melonjak tajam : Jika kita klik iklan 10 kali sehari, maka : 10 x 150 = 1500 50 refferal melakukan klik 10 kali sehari : 50 x 100 x 10 = 50000 Pendapatan kita sehari : 1500 + 50000 = 51500 Pendapatan kita per bulan : 51500 x 30 = 1545000 Pendapatan kita setahun : 1545000 x 12 = 18540000 Hampir dua kali lipat dari pendapatan member biasa bukan ? Jadi jangan ragu bagi anda yang ingin bergabung dan atau ingin upgrade keanggotaan akun premium. Bagaimana saya bergabung ? Mudah saja, anda cukup kunjungi website https://www.klikrupiah.com/index.php? ref=ekochyn

Selanjutnya, isi formulir di bawah :

Ketik/klik/copy-paste : https://www.klikrupiah.com/index.php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Kejelasan Tulisan: Username : Password : Email : Bank : Nama : No.Rekening : Handphone : Propinsi : Referrer :ekochyn Kode keamanan : sudah ada di situs tinggal ketik.. JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn

Masukkan username yang diinginkan, password, alamat e-mail, bank tempat pembayaran anda nantinya, nama di bank, no rekening bank, handphone, propinsi, referrer (jika tidak ada, boleh dikosongkan), kode keamanan (kode keamanan merupakan image tiga karakter yang muncul secara acak di atas tombol submit), kemudian klik tombol “submit”. Selamat, anda sudah tergabung dengan kami. Bagaimana saya mulai meng-klik iklan…? Sebelum bisa melakukan klik iklan, anda harus sudah terdaftar sebagai member klikrupiah.com. Jika sudah, anda tinggal login dengan meng-klik tombal login yang ada di sebelah kiri:

Selanjutnya, akan muncul tampilan :

Masukkan username, password, dan kode keamanan. Jika tampilan menu bagian atas sudah berubah, maka anda siap untuk melakukan klik iklan : Tampilan sebelum login :

php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Klik salah satu iklan.com/index. maka akan ada pesan “anda ingin uang anda bertambah?” klik “ok”. Untuk klik iklan lain. kembali ke menu “klik iklan” sekali lagi dan klik iklan lain yang tercantum (yang tidak tercoret). dan akan muncul di tab lain browser anda iklan yang akan dihitung mundur mulai 31 sampai 0 : Setelah sampai ke hitungan 0.klikrupiah. maka uang di akun anda akan bertambah. Iklan yang sudah di-klik : .Tampilan sesudah login : Pilih menu “klik iklan” dan akan muncul sejumlah iklan : Ketik/klik/copy-paste : https://www.

anda harus memenuhi kuota minimal klik. copy / paste link referral anda dan berikan pada orang lain yang ingin bergabung dengan klikrupiah. dalam hal ini 150 klik dengan saldo minimal Rp.php?ref=ekochyn . Menu ini mengidikasikan seberapa banyak anda klik iklan ¬ pada saat itu. jika anda ingin mencairkan uang anda di klikrupiah. (dalam contoh. anda tinggal klik menu akun dan scroll ke bawah browser anda.com.000.com Klik iklan. caranya mudah saja. Selain itu.klikrupiah. akan muncul tampilan : Referral link adalah link yang bisa anda gunakan untuk mencari ¬ referral. jumlah referral 53) Debit transaksi maupun kredit transaksi. Anda bisa ¬ melihat siapa saja referral yang ada di bawah anda dengan klik jumlah referral.  Bagaimana cara mengetahui akun kita….? Untuk mengetahui akun.00 Referral. 50.Catatan : Iklan yang sudah di klik hanya bisa di klik lagi setelah 24 jam (jika  sudah di klik setelah di refresh iklan akan di coret) Anda hanya bisa melakukan satu klik iklan dalam waktu yang bersamaan.com/index. ¬ Ketik/klik/copy-paste : https://www. Merupakan menu untuk mengetahui transaksi debit maupun kredit akun anda.

JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Adakah aturan tertentu dalam klikrupiah. autoclicker dan sejenisnya. Untuk mengetahui aturan yang ada di klikrupiah.com diantaranya : Anda hanya boleh membuat 1 akun saja. tidak valid.termasuk script  greasemongkey.Nama.begitu juga dengan tempat dikantor. Beberapa aturan di klikrupiah.dll nya yang sama IP nya.Bank.com yang disebabkan oleh . Anda di perbolehkan mengajak orang tanpa batas untuk  bergabung dengan kami selama tidak melanggar peraturan yang kami tetapkan. klik menu “aturan kami”. Penggunaan software pihak ketiga tidak kami ijinkan. Secara rutin kami akan melakukan pengecekan terhadap akun yang melakukan pelanggaran akan hal ini. Anda diperbolehkan mengajak saudara anda yang  serumah untuk bergabung dengan kami.dan kami setiap saat memonitoring anda. Anda  setuju untuk tidak melakukan tuntutan kepada KlikRupiah. Anda harus memasukan data yang valid (Email. setelah anda melakukan pembayaran silahkan mengisi halaman "konfirmasi pembayaran". kami menghapus keanggotaan anda dengan alasan yang sekirannya membahayakan pemasang iklan dan anggota lainnya.000 untuk perubahan data email dll dalam akun anda akan dikenakan biaya Rp. Juga terlarang bagi anda untuk mengggunakan IP Proxy saat mendaftar dan mengklik iklan.  Melakukan SPAM (pengiriman e-mail secara massal) untuk mengajak orang  bergabung dengan klikrupiah.warnet. Keanggotaan yang sudah  dihapus tidak bisa dikembalikan dengan alasan apapun juga.com…? Ada.tapi tidak boleh menjadi referral anda. kami  berhak menghapus akun anda jika anda menggunakan data palsu.com mendapatkan komplain dari orang dan setelah dicek ternyata anda melakukan kegiatan SPAM.(khusus Premium member.com.com dan jika pihak klikrupiah.ATM. Perubahan Data Bank  akan kami kenakan biaya sebesar Rp 10. Anda bisa mendaftar ulang dan diperlakukan sebagai anggota baru lagi. Jika anda  menggunakan bank selain BCA dan MANDIRI akan kami kenakan biaya pada saat anda meminta pembayaran kepada kami dan biayanya adalah Rp 20. Setiap klik yang anda lakukan kami bayar Rp 100 (Rp 150 premium) dan referral Rp 50 (Rp 100 premium).000. sedang member standart hanya bisa meminta pembayaran lewat bank BCA/Mandiri).5000 setiap kali melakukan penggantian.maupun internet banking dan kami menerima pembayaran dari bank manapun.  Semua pembayaran kami lakukan menggunakan Rekening BCA dan MANDIRI  dan akan kami bayar sesuai waktu yang telah kami tentukan (baca forum untuk lama pembayaran dan ketentuan payout). maka dengan ini admin akan menghapus keanggotaan anda. Admin berhak menghapus keanggotaan anda setiap saat tanpa  pemberitahuan sebelumnya. Pelanggaran yang dilakukan akan menyebabkan akun anda kami hapus! Pemasangan Iklan bisa anda bayarkan lewat bank ( BCA dan  MANDIRI) bisa melalui kasir.No Rek) .

.4 Manfaat Penelitian ..............klikrupiah..php?ref=ekochyn JANGAN LUPA UNTUK PENGISIAN referrer :ekochyn Selamat bergabung dengan kami ...............................................com/index.....................................sukses............................................................................................................................................................................1 Bagi Keilmuan .. iv HALAMAN MOTTO..................................................... SISTEMATIKA SKRIPSI (D-III) AKPER STUDI TINGKAT PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT TIDUR PADA LANSIA PANTI WERDHA MOJOPAHIT KAB................ 1............................. 1.................................... melakukan manipulasi data dan sebagainya. viii DAFTAR TABEL ........ x DAFTAR LAMPIRAN ...........3 Tujuan Penelitian ..................... xi BAB 1 PENDAHULUAN 1................................................................ i SURAT PERTNYATAAN .... ix DAFTAR GAMBAR ........ vi ABSTRAK ....... 1............................................................................................................................. iii HALAMAN PENGESAHAN ..................... ii HALAMAN PERSETUJUAN .........2 Rumusan Masalah ..........................................1 Latar Belakang .......banjir......................................................................................................... Gangguan seperti :gempa bumi...............dst  yang mengakibatkan klirupiah.......................................4..........................com tutup kami tidak berhak membayar jika ada komplain dari anda.............................. Anda bukan karyawan kami.......................serangan hacker dan huru-hara..................................................................... ………............................................ SURAT PERNYATAAN LEMBAR PERSETUJUAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR ABSTRAK DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...........................kesalahan anda sendiri seperti mendaftar ganda....................................... Ketik/klik/copy-paste : https://www............................................... vii DAFTAR ISI ..................... 1....................................................... ....... v KATA PENGANTAR .........................................................................................

.......... 2............ 1..........................2............................................................1 Pengertian Usia Lanjut (Lansia)..2 Diet ................................................................................... 2......5 Kebutuhan Aktualisasi Diri ..1.. 2............................................9 Kerangka Konseptual ..............2..............................5.........1 NREM ........ 2...........2...2 REM ...........................................................3..................... 2............4 Pola dan Kebutuhan Tidur .....................5 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tidur ..... 2...................................................... 2................................................ 2....7 Efek Yang Ditimbulkan Jika Kehilangan Waktu Istirahat ........5......1 Konsep Lansia .... 2........1 Kebutuhan Fisiologi ....................... 2...................2 Bagi Peneliti ................4........3 Kebutuhan Istirahat Tidur ...word) silahkanhub.............. 2....................6 Obat-obatan ..........2..................... 2........................ 2......... 2..................5...................................................................................5........................................08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2............................................................................5...........................3...... 2...1 Stres Psikologis ..........................2 Aging Proses .............. 2............................................ 2............... 2..............4 Kafein ....2 Kebutuhan Dasar Manusia .2 Kebutuhan Akan Keselamatan dan Keamanan ...................4.....................................2.................1.................... 2...5............................................................................................................................... 2........ 2. 2..... .......................................................3 Alkohol ..................................8 Konsep Masalah Tidur Pada Lansia ....3 Kebutuhan Dicintai dan Mencintai .......4 Kebutuhan Harga Diri ................1..... 2............ jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M...........5 Lingkungan .............................6 Gangguan Istirahat Tidur Jika Kehilangan Waktu Tidur .....3 Bagi Profesi ...........

...BAB 3 METODE PENELITIAN 3.................................. .1 Desain atau Rencana Penelitian ... 3...................2 Kerangka Kerja ...................................................................

.. 3..................................... 3.............................................................................. 4...................3....6..............................................................................................................................1 Gambar Lokasi Penelitian ..... ......8 Masalah Etika ........................... 3.........................8.....3 Pembahasan .............. 3.................................................... BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4...........................2 Anonimity ....................1.......3...................... 3......................................................................2 Data Khusus ....3 Populasi dan Responden ......................................................1 Lembar Persetujuan .....................................1...................................... 3.... 3.. 3.....2 Hasil Penelitian .................................................................. 3.................................................................2 Responden ............1 Data Umum ..................... 4.................................... 3.....1 Populasi ...........8.................7 Analisa Data ...........6........... 3..........................................................5 Definisi Operasional ..................................... 3..............................3 Confidentially ......................................................2 Analisa ata ...................3............8.. 4........4 Identitas Variabel .....1 Rencana Pengumpulan Data ..... 4.........................9 Keterbatasan .............. 3................................................6 Rencana Pengumpulan Data dan Analisis Data .........................................

..08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR TABEL Tabel 2......................word) silahkanhub............................. Tabel 3.BAB 5 KESIMPULAN 5............ Gambar 3.. DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian Lampiran 2 Surat Balasan Penelitian Lampiran 3 Surat Permohonan Menjadi Responden Lampiran 4 Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Responden Lampiran 5 Kisi-Kisi Kuesioner ................1 : Definisi Operasional Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto ............. Gambar 4......................................................................................................................... Gambar 4......... jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M................................................1 Kesimpulan . DAFTAR GAMBAR Gambar 2... 5..........2 Saran ......1 Kerangka Kerja Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto ...............1 : Kebutuhan Tidur Sesuai Dengan Usia ................................................................................................1 Kerangka Konsep Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto ..... Gambar 4.................................................................................................1 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2006 ........................2 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 .............3 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ....

word) silahkanhub.Lampiran 6 Tabulasi Nilai Hasil Kuesioner Lampiran 7 Lembar Konsultasi jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK .

......................... 4.............................................7 Analisa Data .................4 Identitas Variabel .............. BAB 5 KESIMPULAN 5.....word) silahkanhub...8 Masalah Etika ................................................. Tabel 3...... 3.........................08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN DAFTAR TABEL Tabel 2.... jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M.........3..............1 : Definisi Operasional Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto ...................................... 3.... 3............................ 3......3..... 3....9 Keterbatasan .......... 3....1 Gambar Lokasi Penelitian ........................................... 4............6 Rencana Pengumpulan Data dan Analisis Data ..............................................1 Populasi .............8.........................................6.....................................3 Pembahasan .................................................................................................... 5.................................................1 Kesimpulan .. 3.................................................................8...... 3.............................5 Definisi Operasional ............................................ BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4..2 Data Khusus ..............1....................................1...............................................6.3 Confidentially .................2 Anonimity ............................... 3................................ 3..................2 Responden ...........1 : Kebutuhan Tidur Sesuai Dengan Usia .......................................................8.................................................3............................................2 Hasil Penelitian ................................................2 Saran ..........................1 Data Umum ...................3 Populasi dan Responden .....................1 Lembar Persetujuan ............. ..................2 Analisa ata ........................................ 4.............................. 3..................................................................................................................... 4.........1 Rencana Pengumpulan Data ................... 3.................... 3.............................................

.....1 Kerangka Kerja Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto .. Gambar 4............ Gambar 3.............2 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ................................................word) silahkanhub............ Gambar 4...................................................08563056386(eko) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH pembayaran melalui transfer antar BANK .....3 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2007 ................ Gambar 4...................1 Kerangka Konsep Penelitian Studi Kebutuhan Istirahat Tidur Pada Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto .......... DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian Lampiran 2 Surat Balasan Penelitian Lampiran 3 Surat Permohonan Menjadi Responden Lampiran 4 Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Responden Lampiran 5 Kisi-Kisi Kuesioner Lampiran 6 Tabulasi Nilai Hasil Kuesioner Lampiran 7 Lembar Konsultasi jika anda ingin memiliki contoh skripsinya lengkap dlm format(M......................................1 Diagram Pie Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Lansia di Pantai Werdha Mojopahit Mojokerto Pada Bulan Juli 2006 ..................................DAFTAR GAMBAR Gambar 2.....

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful