5

BAB II LANDASAN TEORI

2.1

Definisi Perusahaan Dagang Pada umumnya siklus kegiatan perusahaan dagang meliputi kegiatan-

kegiatan: Pembelian, Pengeluaran uang, Penjualan dan Penerimaan uang [1]. 1. Pembelian. Dalam sebuah perusahaan dagang pembelian meliputi pembuatan aktiva produksi dan pembelian barang dagang dalam kegiatan usaha. Pembelian dapat dilakukan secara kredit maupun tunai dan pada umumnya dilakukan kepada beberapa suplier. Pada waktu membeli barang dagang, perusahaan terikat pada suatu syarat jual beli tertentu 2. Pengeluaran Uang. Pembelian akan diikuti pembayaran. Kapan suatu pembelian harus dibayar, tergantung pada syarat jual beli yang ditetapkan. Disamping pembelian barang dan jasa, pembayaran dapat dilakukan untuk keperluan lain, misalnya megembalikan pinjaman atau laba kepada pemilik. 3. Penjualan. Pada saat perusahaan menjual barang dagangnya, maka diperoleh suatu pendapatan. Jumlah yang dibebankan kepada pembeli untuk barang dagang yang diserahkan merupakan pendapatan perusahaan yang bersangkutan. Penjualan juga dapat dilakukan secara kredit maupun tunai dan pada umumnya kepada beberapa pelanggan

6

4. Penerimaan uang. Penjualan akan diikuti penerimaan uang. Seperti halnya pembelian, penerimaan uang dari suatu penjualan, tergantung pada syarat jual beli yang telah ditetapkan. Disamping dari penjualan, perusahaan juga mungkin dapat menerima uang dari sumber-sumber lain, misalnya setoran modal pemilik, pinjaman kreditur dan lain-lain. 2.1.1 Pengertian Persediaan Barang Dagang Persediaan barang dagang (merchandise inventori) merupakan barang-barang yang dimiliki perusahaan untuk dijual. Untuk perusahaan pabrik, termasuk dalam perusahaan adalah barang-barang yang akan digunakan untuk proses produksi selanjutnya. Persediaan dalam perusahaan pabrik terdiri dari persediaan barang baku, persediaan dalam proses dan persediaan barang jadi. Dalam penulisan ini penulis mengambil tentang persediaan barang jadi yang siap dijual [1]. Persediaan pada umumnya, meliputi jenis barang yang cukup banyak dan merupakan bagian yang cukup berarti dari seluruh aktiva perusahaan. Disamping itu transaksi yang berhubungan dengan persediaan merupakan aktivitas yang sering terjadi. Tanpa suatu persediaan, para pengusaha dihadapkan pada suatu resiko, yaitu pada suatu waktu tidak dapat memenuhi kebutuhan atau keinginan pelanggan yang meminta barang. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa para pengusaha tersebut akan kehilangan kesempatan memperoleh keuntungan yang seharusnya dia dapatkan. 2.1.2 Perubahan Persediaan Barang Perubahan dari persediaan barang ini terjadi karena adanya penambahan atau pengurangan yang disebabkan oleh pembelian barang dan penjualan barang dagang
[1].

2.1.3

Tujuan Pengawasan Persediaan Barang

Jadi. interaksi antar unsur dengan lingkungannya dan yang paling penting sistem harus mempunyai tujuan yang akan dicapai.7 Tujuan dari pengawasan persediaan barang dagang ini tidak lain untuk menjamin terdapatnya persediaan barang yang optimum agar dapat diperoleh laba yang maksimum [1]. “ Sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan. 2. Persediaan barang yang terlalu banyak atau sedikit dapat merugikan perusahaan tersebut. yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang” [2]. lingkungan. Prosedur adalah Suatu urutan kegiatan klerikal. Kegunaan Sistem harus menghasilkan informasi yang tepat pada waktunya dan relevan untuk proses pengambilan keputusan manajemen dan personal operasi di dalam organisasi. Kriteria sistem yang baik itu antara lain. biasanya melibatkan beberapa orang dalam suatu departemen atau lebih. 2. berdasarkan : 1. misalnya persediaan yang terlalu banyak berarti lebih banyak modal yang tertanam dan biaya yang ditimbulkan dengan persediaan itu akan besar. karena persediaan yang terlalu besar atau terlalu kecil tidak baik bagi perusahaan tersebut. Persediaan barang yang terlalu sedikit berarti pada suatu waktu akan mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan atau keinginan pelanggan. Ekonomi . dengan kata lain semua sistem mempunyai beberapa persyaratan umum seperti harus mempunyai unsur. Namun dalam persediaan barang perlu diperhatikan jumlah persediaan barang secara teliti. pengolahan atau proses dan keluaran.2 Pengertian Sistem Informasi Devinisi sistem menurut Mulyadi. Model umum sebuah sistem terdiri dari masukkan.

Sebab alasan utama untuk mendapatkan informasi adalah untuk mengurangi rasa ketidakpuasan. Informasi di devinisikan sebagai data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang [2]. memasukan dan memproses data dan menyimpan. mengontrol.8 Semua bagian sistem termasuk laporan pengawasan dan lain-lain harus mengembangkan suatu nilai tambah sekurang-kurangnya sebesar biayanya. sehingga struktur dan operasinya dapat dengan mudah pula diikuti. Kesederhanaan Sistem harus sederhana. Roscoe Davis adalah suatu sistem di dalam organisasi yang mempertemukan keputusan pengolahan transaksi harian. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar dengan laporan-laporan yang di perlukan [2]. Fleksibilitas Sistem harus cukup fleksibel untuk menampung segala perubahan. Letich dan K. Sistem Informasi . 4. 3. mengendalikan dan melakukan manajemen data terhadap data tersebut dalam tahapan yang berurutan dengan tujuan untuk menghasilkan informasi yang disampaikan melalui jaringan komunikasi ke berbagai tujuan untuk satu tujuan atau lebih sehingga suatu organisasi dapat mencapai maksud dan tujuan. Jadi Sistem informasi adalah sebagai suatu alat yang sudah diatur untuk mengumpulkan. Karena itu penting sekali kita tentukan mendapatkan informasi yang dibutuhkan Devinis Sistem Informasi oleh Robet A. mendukung operasi. sering kali dipergunakan untuk tujuan-tujuan sebagai berikut : kegunaan informasi sebelum membentuk sistem informasi dan menentukan cara pengolahan data untuk .

2 Simbol Manual Operation (simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukan oleh komputer).1 Simbol Flowchart No 1 Simbol Keterangan Simbol Proses (simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan komputer). Adapun simbol dari flowchart diantaranya adalah sebagai berikut : Tabel 2. sedangkan hubungan antara proses digambarkan dengan garis penghubung [3]. . 2. Membantu pimpinan dalam melaksanakan tugas-tugas perencanaan. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. 3 Simbol decision (simbol kondisi untuk menghasilkan beberapa kemungkinan aksi).3 Diagram Alur (Flowchart) Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya.9 1. Pekerjaan-pekerjaan yang bersifat routine. operasi serta pengontrolan. 4 Simbol Predefined Process (simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage). Tugas-tugas ini hanya dapat diselesaikan dengan baik apabila didasarkan atas infomasi yang cepat. Setiap simbol meggambarkan proses tertentu. tepat dan lengkap. agar sebanyak mungkin dilakukan oleh mesin/komputer . Kemungkinan-kemungkinan human error akan dihilangkan dan menghindarkan kebosanan kerja 2.

6 Simbol Input-Output (simbol yang menyatakan proses input dan output). Adapun simbol-simbol dari FOD diantaranya sebagai berikut: Tabel 2. Untuk memberi gambaran mengenai jalur/arus dari data yang akan diolah dan Merupakan bagan yang menunjukan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusan [2]. 8 Simbol Off-Line Connector (simbol untuk keluar/masuk proses dalam halaman yang lain). 9 Simbol Document (simbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output di cetak ke kertas). 7 Simbol Connector (simbol untuk keluar/masuk proses dalam halaman atau lembar yang sama).2 Simbol-Simbol FOD No Simbol Keterangan . 2.10 5 Simbol Terminal (simbol untuk permulaan atau akhir dari suatu program).4 Flow Of Document (FOD) Flow Of Document (FOD).

mekanik maupun komputer. 4 Menunjukan pekerjaan manual. 2 Simbol untuk menunjukan kegiatan proses dari operasi pogram komputer. 6 A File non-komputer yang diarsip urut huruf (alphabetical). 3 Simbol untuk menunjukan dokumen input dan output baik untuk proses manual. 7 C File non-komputer yang diarsip urut tanggal (cronogical). 2. 5 N File non-komputer yang diarsip urut angka (numerical).11 1 Simbol untuk menunjukan penghubung ke halaman yang masih sama atau ke halaman lain.5 Entity Relationship Diagram (ERD) .

Gambar 2.1 Entity 2. Dengan kata lain ERD menggambarkan arti dari aspek data seperti bagaimana entity-entity. atribute atau relationship [2]. Entity Entity adalah sesuatu yang dibedakan dalam dunia nyata. Relationship Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Atribute Atribute merupakan karakteristik dari entity atau relationship. 1. Gambar 2.3 Atribute . dimana informasi yang berkaitan dengannya dikumpulkan. Gambar 2. apakah merupakan suatu entity. atribute-atribute dan relationship-relationship disajikan. Sebelum membuat ERD. tentunya kita harus memahami betul data yang diperlukan dari ruang lingkupnya. yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut.2 Relationship 3. Di dalam konsep pembuatan ERD perlu di perhatikan penentu suatu konsep.12 Entity Relationship Diagram (ERD) melengkapi penggambaran grafik dari struktur logika.

4 One to One b. A 1. 4.4 . B .1 .3 .1 . 2. 3. yaitu: a.5 Gambar 2. Kardinalitas untuk suatu relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas. terdiri dari empat bentuk.2 . tetapi tidak juga sebaliknya.4 Gambar 2.2 . A B 1. Kardinalitas Kardinalitas dalam relasi. Satu ke Satu (One to One) Satu ke satu artinya satu entitas pada himpunan entita A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B dan demikian juga sebaliknya. digunakan untuk menjelaskan batasan pada jumlah entitas yang berhubungan melalui suatu relasi. Banyak ke Satu (Many to One) . 2.5 One to Many c. Satu ke Banyak (One to Many) Satu ke banyak artinya satu entitas pada himpunan entita A dapat berhubungan lebih dari satu entitas pada himpunan entitas B. .3 . 3.13 4.

A 1.6 Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram adalah suatu model yang memungkinkan analisa sistem menggambarkan suatu jaringan proses dan fungsi.1 . 4. Terminator Terminator adalah suatu kesatuan di luar sistem yang dapat berupa orang.2 . yaitu : 1. Proses dan fungsi ini dihubungkan satu sama lain oleh penghubung yang disebut data flow atau alur data [2]. 4.14 Banyak ke satu artinya beberapa entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas B. A 1. organisai atau sistem yang berada dilingkungan luarnya dimana akan memberikan input atau menerima output dari sistem . DFD terdiri dari empat komponen.3 Gambar 2.4 Gambar 2.6 Many to One d.2 . 2.1 . Banyak ke Banyak (Many to Many) Banyak ke banyak artinya beberapa entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu entitas pada himpunan entitas B. B . 2. 5.7 Many to Many 2. tetapi tidak juga sebaliknya. 3. B .3 . 3.

8 Terminator 2. Diagram Konteks .11 Penyimpanan DFD Terdir dari Tiga Level. mesin atau komputer. Alur Data (Data Flow) Alur Data dipakai untuk menunjukkan informasi obyek. Dengan kata lain proses merupakan transformasi data input dan menjadi data output. atau Gambar 2. Penyimpanan (Storage) Storage dipakai tempat untuk menyimpan data.10 Anak Panah 4. yaitu : 1. Gambar 2.15 Gambar 2. Proses Proses adalah suatu kegiatan yang dilakukan orang. Gambar 2.9 Proses 3.

proses. 3. Bentuk Normal Tahap Pertama (1st NF) 1NF mempunyai ciri-ciri yaitu setiap dibentuk didalam file-file (file datar). data dibentuk di satu record dan field-field-nya berupa atomik value atau dengan kata lain setiap entitas memiliki atribut-atribut yang bernilai tunggal dan tidak berulang-ulang sehingga setiap field hanya memiliki satu pengertian dan juga bukan berupa pecahan kata atau kumpulan kata yang membuat berbeda artinya. Suatu tabel dapat dikatakan baik atau normal (untuk mencapi normalisasi) jika telah memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut : 1. Diagram Zero Diagram Zero adalah diagram tingkat menengah yang merupakan proses utama dari sistem dan didalamnya terdiri dari hubungan antar terminator. alur data dan Storage. 3. Diagram Primitif Diagram primitif adalah diagram tingkat rendah dimana proses-proses yang terdapat didalamnya sudah tidak dapat diuraikan lagi. jika ada penguraian tabel maka penguraiannya harus dijamin aman 2. 2. yaitu terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahaan data.7 Normalisasi Normalisasi adalah proses pengelompokkan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entitas dan relasinya [2]. . 2. Lossless join decomposition. Dependency Preservation.16 Diagram Konteks adalah diagram paling atas yang terdiri dari suatu proses yang menggambarkan ruang lingkup dari sistem yang sedang dikembangkan.

Boyce Code Normal Form (BCNF) Sebuah tabel dikatakan BCNF jika suatu atribut harus merupakan foreign key pada tabel tersebut. 8. 2. Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd NF) 3NF merupakan kriteria alternatif jika kriteria BCNF yang ketat tidak dapat terpenuhi. 6. Pada umumnya pembahasan 5NF cukup kompleks. Untuk membentuk 2NF haruslah sudah ditentukan kunci-kunci field-nya dan tidak bergantung pada primay key-nya.17 4.8 Mengenal Visual Basic Microsoft Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang digunakan unutk membuat aplikasi Windows yang berbasis grafis (GUI – Graphical User Interface). Kunci field haruslah unik dan dapat mewakili atribut lain yang menjadi anggotanya. Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd NF) 2NF mempunyai syarat yaitu setiap data telah memenuhi kriteria 1NF. 7. 5. Maka minimal satu atau atribut haruslah ada yang menjadi foreign key pada tabel yang merupakan bagian dari primary key tersebut. Bentuk Normal Tahap Keempat (4th NF) 4NF biasanya berkaitan dengan sifat ketergantungan “Banyak Nilai” atau Multivalued Dependency. tetapi manfaatnya tidak begitu besar sehingga jarang dipakai. tetapi manfaatnya tidak begitu besar sehingga jarang dipakai pula. Bentuk Normal Tahap Kelima (5th NF) 5NF biasanya berkenaan dengan ketergantungan relasi antar tabel (Join Dependency). Jika tidak maka tabel tersebut harus didekomposisikan terlebih dahulu sedemikian sehingga atribut yang telah ditentukan menjadi foreign key dari tabel hasil dekomposisi. . Pada umumnya 4NF cukup kompleks.

8. Visual Basic 3. Visual Basic 6. sebagai berikut: 1.0 dirilis akhir tahun 1998. Didalamnya disertakan pula bahasa BASIC yang dikenal dengan QuickBasic (QBASIC). Visual Basic 3.0 . Tampilan grafis windows yang sangat bagus dan lebih interaktif mengubah pemrograman dari pekerjaan yang memusingkan kepala menjadi pekerjaan yang menyenangkan.18 Visual Basic merupakan event-driven programming (pemrograman terkendali kejadian) artinya program menunggu sampai adanya respon dari pemakai berupa event/kejadian yang berhubungan dengan event (prosedur event) akan dijalankan [4].0 atau lebih dikenal VB.1 Sejarah Singkat Visual Basic Sejarah Visual Basic diawali dari perkembangan BASIC di Amerika Serikat pada awal tahun 1960-an. Visual Basic pertama kali diperkenalkan tahun 1991 yaitu program Visual Basic untuk DOS dan untuk Windows.0 dirilis tahun 1993 3. dalam penulisan ini. Pada tahun 1982 IBM/PC diperkenalkan pada masyarakat.0 dirilis pada akhir 1995 (tambahan dukungan untuk aplikasi 32 bit) 4. 2.Net.2 Keistimewaan Visual Basic 6. 2. Microsoft pun membuat sistem operasi MS-Dos untuk komputer ini.8. 2.0 5. Berikut ini adalah point-point penting dalam sejarah perkembangan Visual Basic. Microsoft pun akhirnya membuat BASIC versi Windows yang dikenal dengan Microsoft Visual Basic [4]. penulis menggunakan versi Visual Basic 6. Visual Basic yang terbaru adalah versi 7. Pada tahun 1990-an era DOS telah berlalu dan digantikan dengan era Windows.

Tambahan kontrol-kontrol baru yang lebih canggih serta meningkatkan kaidah struktur bahasa Visual Basic. Menu Bar (Menu Built-in) operasi yang dihasilkan. Memiliki beberapa tambahan sarana Wizard yang baru.19 Sejak dikembangkan pada tahun 80-an Visual Basic kini telah mencapai versinya yang ke-6 [4]. Beberapa kelebihan dari Visual Basic 6 ini diantaranya seperti: 1. 5. Menu Bar ini terletek paling atas pada IDE [5]. 4. 3.2 Menu Visual Basic 6. Kemampuan membuat Active X. 6.8. 2. Memiliki compiler handal yang dapat menghasilkan file executeable lebih cepat dan lebih efisien dari sebelumnya. Wizard adalah sarana yang mempermudah dalam pembuatan aplikasi dengan mengotomatisasi tugas-tugas tertentu. Menggunakan platform pembuatan program yang diberi nama Developer studio.12 Menu Bar Visual Basic . tanpa harus belajar dari nol lagi 2. Dengan begitu dapat belajar bahasa pemrogramman lainnya dengan mudah dan cepat. yang memiliki tampilan dan sarana seperti Visual C ++ dan Visual J + +. Gambar 2.0 Menu Bar adalah kumpulan perintah yang dikelompokkan dalam kriteria 1. Sarana akses data yang lebih cepat untuk membuat aplikasi database yang berkemampuan tinggi.

Debug. Sebab tombol speed berfungsi sama dengan perintah yang tersedia (dan tersembunyi) di dalam menu. Add-Ins. menu Toolbar berisi icon perintah seperti berikut : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Gambar 2. Format. Project.13 Menu Toolbar Visual Basic Keterangan: No Keterangan Fungsi . Menu Toolbar Kehadiran tombol-tombol speed pada toolbar akan sangat membantu dalam mempercepat akses perintah (yang bisa jadi tersembunyi di dalam tingkatantingkatan hierarki). Diagram. Tools. Umumnya. Window dan menu Help 2. Query. Run. Menu Toolbar merupakan menu berbentuk icon yang berisi perintah.20 Menu Bar terdiri dari menu File. View. Setiap menu Toolbar terdapat dalam menu utama Visual Basic.

yaitu pengatur tata letak form di layar komputer.. Untuk mengaktifkan Object browser yang mampu mengorganisir object yang dipakai dalam project. . Untuk mengulangi perintah. Untuk menampilkan Menu Editor sebagai pembuat menu.21 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Project Add Form Menu Editor Open Save Cut Copy Paste Find Can’t Edo Can’t Redo Run Break End Project Explorer Properties Window Form Layout Object Browser Toolbox Untuk membuat sebuah project baru jenis standar. yaitu mengatur property object. Untuk menambahkan sebuah form ke dalam project. Untuk mengaktifkan Form layout Windows. Untuk memotong object terpilih. Untuk menekan object tertentu. Proses kebalikan undo Untuk menjalankan program. Untuk membuat salinan object dan dipasang ke lokasi baru. 3. Untuk membuat salinan object terpilih untuk disimpan. Menu ToolBox Toolbox adalah tempat penyimpanan kontrol yang akan kita gunakan pada program yang dipasangkan pada form. Untuk mengaktifkan Properties Windows. Untuk menggagalkan pelaksanaan perintah. Untuk menghentikan program secara sementara. Untuk menyimpan project yang sedang terbuka. Untuk membuka project yang pernah disusun. Untuk menghentikan program dan kembali ke rancangan Untuk mengaktifkan Window Project Explorer. Untuk mengaktifkan Toolbox yang menyediakan kontrol.

titik drag menghilang. sehingga memenuhi layar monitor. maka tombol close sekaligus berfungsi sebagai penutup program. Form Form adalah bahan untuk pembuatan window. Tombol Maximize untuk memperbesar ukuran. kita hanya bisa mengaktifkan tombol maximize atau retore saja. Pada form tersedia tombol Minimize. namun kita dapat mengubah ukurannya dengan melakukan drag sisisisinya kecuali sisi atas. . ketiganya terletak di pojok kanan atas. Pada saat program dijalankan. bawah dan pojok kanan bawah. maka ketiga tombol bisa dimanfaatkan sepenuhnya. yaitu: a. b. Kontrol ini misalnya tombol chek box. panel dan sebagainya. Ukuran form dapat diubah dengan drag dan drop tiga titik di sisi form sebelah kanan. 4. label. radio button.14 Toolbox Visual Basic Toolbox akan menampilkan standar kontrol Visual Basic plus kontrol ActiveX dan dapat menyisipkan object yang akan di tambahkan ke proyek. Tombol Minimize untuk mengubah window manjadi icon. Kita meletakkan kontrol pada form. Namun kelak jika program sudah dijalankan dan form berubah menjadi window. Jika aplikasi ini hanya mengandung sebuah window.22 Gambar 2. memo. c. Keempat pojoknya juga dapat digunakan sebagai pengubah ukuran dalam arah horizontal sekaligus vertikal. Pada saat perancangan. Maximize/Restore dan Close. Tombol Close untuk menutup window.

Tekan tombol shift+F7 pada keyboard. c. Dari menu View klik perintah Object. b. Jika kita melakukan klik ganda pada sebuah object yang berupa kontrol atau form maka window code ini akan langsung aktif dan membawa kursor kita ke tempat penulisan program yang terkait dengan object tersebut. 5. Tempat penulisan ini berada di antara kata Private Sub dan End Sub Object Procedure .23 Gambar 2. klik tombol View Object pada window Project. a.15 Form Visual Basic Untuk mengaktifkan form. Window Code Window Code adalah jendela tempat kita menuliskan program. yaitu. ada beberapa cara. Pada window ini terdapat fasilitas editing yang cukup lengkap.

24 Gambar 2. dan Toggle Folder serta terdapat diagram yang menampilkan susunan folder penyimpanan file-file project. . Project Explorer Project Explorer berfungsi sebagai sarana pengakses bagian-bagian pembentuk project. Window Object.17 Project Explorer Visual Basic Pada window ini terdapat tiga tombol pengaktif untuk Window Code. caranya: a. ada beberapa cara: a. Pada window Code terdapat dua buah fasilitas utama. b. Gambar 2. Dari menu View pilihlah Project Explorer. yaitu pemilih Object dan Procedure 6. Untuk menampilkan window ini. klik tombol Window Code pada window Project Dari menu View klik perintah Code.16 Window Code Visual Basic Untuk mengaktifkan Window Code.

pilihlah Properties Window b. caranya: a. Window Properties Window ini bertugas menyiapkan segala properti dari object yang diperlukan dalam perancangan user interface maupun pemrograman. 8. Window Form Layout Window ini untuk mengatur tataletak form pada layar monitor. yaitu Alphabet (diurutkan berdasarkan namanya sesuai abjad dan ini merupakan pilihan default) dan Categories (diurutkan berdasarkan fungsinya). Untuk menampilkan window ini. Dengan adanya Window Form Layout ini pekerjaan berulang-ulang yang kita inginkan tersebut bisa dihindari. d. Tekan tombol F4 pada keyboard. . Dari menu View. yang telah disediakan VB6 atau kita isikan sesuai kebutuhan. Tekan tombol CTRL+R pada keyboard.25 b.18 Properties Window Visual Basic Pada window ini terdapat dua tab yang menampilkan properti dalam dua cara nama tab. Masing-masing properti ini memiliki nilainya sendiri-sendiri. Gambar 2.

Menu Bar Tool Bar Toolbox Form Project Explorer Property Form Layout Gambar 2. 10.26 Gambar 2. Window Immediate Window Immediate ini berguna untuk mencoba beberapa instruksi program pada window ini.20 IDE Visual Basic .19 Window Form Layout Visual Basic 9. Integrated Development Integration Integrated Development Integration (IDE) adalah bidang kerja tempat kita bekerja untuk menghasilkan program aplikasi [5].

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful