PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA

M i f t a h u r

AgamaRbi izl ka i N a Islam F e b i t s u k a r i s k y XII IPA B . 1 R a h m a SMAe Nr 1aBATAM F b i n t y
A. Awal Mulai Perkembangan n d a di Indonesia B. V i c t o r a A m a Islam Ciri-Ciri Perkembangan Islam di Indonesia C. Contoh Perkembangan Islam di Indonesia D. Peranan Umat Islam di Indonesia E. Hikmah Perkembangan Islam di Indonesia
S h e r l l y R e t i s a

kedua tokoh ini menyatakan bahwa banyak kaum muslimin yang terlihat di daerah tersebut. Awal Mula Perkembangan Islam di Indonesia 1. Gresik. yang menyatakan bahwa Islam dibawa masuk ke Indonesia oleh pedagang dari Arab. c. 1. Jalur masuknya Islam Para ahli berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui 2 jalur. Masuknya Islam ke Indonesia Islam masuk ke Indonesia diperkirakan sekitar abad ke 7 M melalui jalur laut. Perkembangan Islam di Indonesia diperkirakan menyebar sekitar abad 13M. 2. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan tertua dari kaum muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Leran. melalui metode berdagang sambil berdakwah sehingga daerah di sekitar pesisir pelabuhan menjadi pusat keagamaan. b. Jalur perdagangan Komunikasi terjalin dengan baik. Teori Makkah Dikemukakan oleh Prof Hamka. b. Teori Gujarat Dikemukakan oleh Snouk Hurgronje.PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA A. Jawa Timur. hal ini dapat dilihat dari beberapa berita luar negeri. Teori masuknya Islam di Indonesia a. Teori Persia Dikemukakan oleh Husein Djayadiningrat. yang menyatakan bahwa Islam dibawa masuk ke Indonesia oleh pedagang dari Gujarat. teori ini dititikberatkan pada persamaan budaya yang terdapat di Indonesia dan Persia. yaitu : • Jalur Utara = Damaskus – Baghdad – Gujarat – Srilanka – Indonesia • Jalur Selatan = Yaman – Gujarat – Srilanka – Indonesia 1. diantaranya dari Marcopola saat singgah di Pasai tahun 692H atau 1292M dan dari Ibnu Batuthah saat singgah di Pasai tahun 746H (1345M). Dimakamnya tertulis angka tahun 475H atau 1082M. Cara masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia a. Jalur pernikahan . Berupa kompleks makam Islam yang salah satu di antaranya atas nama Fatimah binti Maimun.

Selanjutnya kerajaan Samudra Pasai berada di bawah pengaruh keSultanan Aceh yang berpusat di Bandar Aceh Darussalam (sekarang dikenal dengan kabupaten Aceh Besar).pondok pesantren. Sultan Malik Al-Saleh sendiri semula bernama Marah Silu. Di Sumatra Kesimpulan hasil seminar di Medan tersebut di atas. Ciri-Ciri Perkembangan Islam di Indonesia (DATA DARI FEBY GA MASUK KE AKU) B. Menurut keterangan Prof. tetapi bisa dihalau. Jalur sosial budaya Penyebaran Islam melalui jalur ini dititikberatkan pada pencampuran unsur-unsur Islam ke dalam unsure kesenian dan kebudayaan yang sudah ada di tanah air. lingkungan muslim menjadi luas . Setelah mengawini putri raja Perlak kemudian masuk Islam berkat pertemuannya dengan utusan Syarif Mekkah yang kemudian memberi gelar Sultan Malik Al-Saleh. Mengakibatkan munculnya pondok. Baru pada tahun 1521 di taklukkan oleh Portugis dan mendudukinya selama tiga tahun. A. Kerajaan Pasai sempat diserang oleh Majapahit di bawah panglima Gajah Mada. Contohnya pementasan wayang dan lagu Jawa yang dirombak oleh Sunan Kalijaga dan juga alat music gamelan yang dibuat oleh Sunan Bonang. seperti pesantren Ampeldenta oleh Sunan Ampel dan Pesantren Giriloka oleh Sunan Giri. Ali Hasmy dalam makalah pada seminar “Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh” yang digelar tahun 1978 disebutkan bahwa kerajaan Islam yang pertama adalah kerajaan Perlak.Melalui perkawinan yang menghasilkan banyak keturunan. Jalur pendidikan Ditempuh apabila masyarakat ingin mendalami Islam lebih jauh.d 1297 M). Samudra Pasailah kerajaan Islam yang pertama di Nusantara dengan rajanya yang pertama adalah Sultan Malik Al-Saleh (memerintah dari tahun 1261 s.kerajaan Islam. . Ini menunjukkan bahwa kekuatan Pasai cukup tangguh dikala itu. dijelaskan bahwa wilayah Nusantara yang mula-mula dimasuki Islam adalah pantai barat pulau Sumatra dan daerah Pasai yang terletak di Aceh utara yang kemudian di masing-masing kedua daerah tersebut berdiri kerajaan Islam yang pertama yaitu kerajaan Islam Perlak dan Samudra Pasai. Contoh Perkembangan Islam di Indonesia 1. d. Ali Mughayat Syah. c. Namun ahli sejarah lain telah sepakat. sehingga muncul kampongkampung muslim yang melahirkan kerajaan. Pada tahun 1524 M Pasai dianeksasi oleh raja Aceh.

ahli tata negara dan sebagai perintis lembaga pendidikan pesantren. yaitu : a) Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik Beliau dikenal juga dengan sebutan Syeikh Magribi. Di Jawa Benih-benih kedatangan Islam ke tanah Jawa sebenarnya sudah dimulai pada abad pertama Hijriyah atau abad ke 7 M. Dr. Wafat tahun 1419 M. Buya Hamka dalam bukunya Sejarah Umat Islam. Ia dianggap pelopor penyebaran Islam di Jawa. Wejangan terkenalnya Mo Limo yang . Ayahnya orang Arab dan ibunya orang Cempa. atau 1566 M dilaporkan ada 5 kapal dari kerajaan Asyi (Aceh) yang berlabuh di bandar pelabuhan Jeddah. hampir bersamaan dengan jatuhnya kerajaan Malaka karena pendudukan Portugis. Saudagar-saudagar muslim yang semula berdagang dengan Malaka memindahkan kegiatannya ke Aceh. sahabat Nabi. ia sebagai mufti dalam mengajarkan Islam tak kenal kompromi dengan budaya lokal. Beliau juga ahli pertanian. Hal ini dituturkan oleh Prof. Dibawah pimpinan Sultan Ali Mughayat Syah atau Sultan Ibrahim kerajaan Aceh terus mengalami kemajuan besar. bahwa pada tahun 674 M sampai tahun 675 M. tapi orang-orang Indonesia sendiri banyak pula yang hendak mendalami Islam datang langsung ke sumbernya di Mekah atau Madinah. Kapal-kapal dan ekspedisi dari Aceh terus berlayar menuju Timur Tengah pada awal abad ke 16. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Iskandar Muda Mahkota Alam ( 1607 . 2. Bahkan pada tahun 974 H. Hubungan yang telah terjalin antara kerajaan Aceh dengan Timur Tengah terus semakin berkembang. Muawiyah bin Abi Sufyan pernah singgah di tanah Jawa (Kerajaan Kalingga) menyamar sebagai pedagang. Ukhuwah yang erat antara Aceh dan Timur Tengah itu pula yang membuat Aceh mendapat sebutan Serambi Mekah. tapi proses dakwah selanjutnya dilakukan oleh para da’i yang berasal dari Malaka atau kerajaan Pasai sendiri. Sebab saat itu lalu lintas atau jalur hubungan antara Malaka dan Pasai disatu pihak dengan Jawa dipihak lain sudah begitu pesat. baik lokal maupun yang berasal dari Timur Tengah terus berusaha menyampaikan ajaran Islam ke seluruh wilayah Nusantara. Kerajaan Aceh ini mempunyai peran penting dalam penyebaran Agama Islam ke seluruh wilayah Nusantara. Para da’i. Tidak saja para ulama dan pedagang Arab yang datang ke Indonesia.(882 H) dimakamkan di Gapura Wetan Gresik b) Raden Ali Rahmatullah (Sunan Ampel) Dilahirkan di Aceh tahun 1401 M.1636). Bisa jadi Muawiyah saat itu baru penjajagan saja.Munculnya kerajaan baru di Aceh yang berpusat di Bandar Aceh Darussalam. Adapun gerakan dakwah Islam di Pulau Jawa selanjutnya dilakukan oleh para Wali Sanga.

Ia juga salah . Ketika Sunan Ampel wafat. adik Sunan Bonang). Ia memiliki keSultanan sendiri di Cirebon yang wilayahnya sampai ke Banten. Raden Makhdum (Sunan Bonang). Ia sebagai ahli fiqih dan menguasai ilmu Falak. judi dan madat. c) Sunan Giri (Raden Aenul Yaqin atau Raden Paku) Ia putra Syeikh Yakub bin Maulana Ishak. yang menantunya sendiri. Syarifuddin (Sunan Drajat) dan Maulana Ishak yang pernah diutus untuk menyiarkan Islam ke daerah Blambangan. Sunan Giri sempat menentangnya. d) Sunan Bonang (Makhdum Ibrahim) Putra Sunan Ampel lahir tahun 1465. antara lain dari Ternate dan Hitu Ambon. f) Sunan Drajat Nama aslinya adalah Syarifudin (putra Sunan Ampel. Raden Fatah (Sultan Demak pertama). Beliaulah yang mendidik Raden Patah. mabuk. ia menggantikannya sebagai mufti tanah Jawa. ia dipercaya sebagai raja peralihan sebelum Raden Patah naik menjadi Sultan Demak. Sempat menimba ilmu ke Pasai bersama-sama Raden Paku. Dakwah beliau terutama dalam bidang sosial. Dimasa menjelang keruntuhan Majapahit. 3) Mempelopori berdirinya kerajaan Islam Demak dan ikut menobatkan Raden Patah sebagai Sultan pertama. Ini adalah sebuah usaha ijtihad di bidang fiqih yang dilakukannya dalam rangka dakwah Islam. Ia membuat wayang kulit dan cerita wayang Hindu yang diislamkan. karena wayang Beber kala itu menggambarkan gambar manusia utuh yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. dekat Surabaya. Beliau wafat di desa Ampel tahun 1481 M. main wanita.artinya menolak mencuri. Dari pesantren ini lahir para mubalig kenamaan seperti : Raden Paku (Sunan Giri). Beliau juga mengkader para da’i yang berdatangan dari berbagai daerah. 2) Berperan aktif dalam membangun Masjid Agung Demak yang dibangun pada tahun 1479 M. yang marak di masa Majapahit. Kalijaga mengkreasi wayang kulit yang bentuknya jauh dari manusia utuh. Jasa-jasa Sunan Ampel : 1) Mendirikan pesantren di Ampel Denta. e) Sunan Kalijaga (Raden Syahid) Ia tercatat paling banyak menghasilkan karya seni berfalsafah Islam. g) Syarif Hidayatullah Nama lainnya adalah Sunan Gunung Jati yang kerap kali dirancukan dengan Fatahillah. Beliau wafat tahun 1515 M.

Hanya saja Demak dijadikan pusat dakwah. Ia membangun masjid menara Kudus yang sangat terkenal dan merupakan salah satu warisan budaya Nusantara. Keberadaan Syarif Hidayatullah dengan kesultanannya membuktikan ada tiga kekuasaan Islam yang hidup bersamaan kala itu. yaitu Demak. tetapi karena daulah hukum yang pasti yaitu syari’at Islam. Disamping wali-wali tersebut. Hidup mereka menemukan pedoman dan tujuan sejatinya setelah mengakhiri masa Siwa-Budha serta animisme. Sunan Kudus Nama aslinya adalah Ja’far Sadiq. Jawa dalam genggaman Islam. Beliau menyebarkan Islam dengan menggunakan sarana gamelan. dan Raden Mahmud. 1. membawahi Raden Hasan. Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang. Giri dan Cirebon. Sultan-Sultan Demak sadar dan ikhlas dikontrol oleh kekuasaan para Ulama atau Wali. Merekapun memiliki kepastian hidup bukan karena wibawa dan perbawa sang Sultan. Sunan Muria Nama aslinya Raden Prawoto atau Raden Umar Said putra Sunan Kalijaga. Penduduk merasa tentram dan damai dalam ayoman keSultanan Demak di bawah kepemimpinan Sultan Syah Alam Akbar Al Fatah atau Raden Patah. Dihadapan peraturan negeri pengganti Majapahit itu. Beliau berjasa menyebarkan Islam di daerah kudus dan sekitarnya. Beberapa tahun kemudian Syekh Syarif Hidayatullah dari Cirebon bergabung di dalamnya. (960 H). Beliau dimakamkan di Gunung Muria.satu pembuat sokoguru masjid Demak selain Sunan Ampel. Sunan Kalijaga dipercaya para wali sebagai muballig keliling. Qasim (Sunan Drajat) Usman Haji (ayah Sunan Kudus. pusat studi Islam sekaligus kontrol politik para wali. sama-sama khalifah Allah di dunia. masih banyak Ulama yang dakwahnya satu kordinasi dengan Sunan Ampel hanya saja. Raden Ainul Yakin (Sunan Gresik). oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel). Di Sulawesi . h) h. sembilan tokoh Sunan Wali Sanga yang dikenal selama ini memang memiliki peran dan karya yang menonjol dalam dakwahnya. i) i. Para Ulama itu berperan sebagai tim kabinet atau merangkap sebagai dewan penasehat Sultan. Dalam versi lain dewan wali sanga dibentuk sekitar 1474 M. Diparuh awal abad 16 M. “Salokantara” dan “Jugul Muda” itulah dua kitab undang-undang Demak yang berlandaskan syari’at Islam. wayang serta kesenian daerah lainnya. disebelah utara kota Kudus. Lahir pada pertengahan abad ke 15 dan wafat tahun 1550 M. semua manusia sama derajatnya. Maftuh Ibrahim. Syekh Sutan Maharaja Raden Hamzah.

a) Kalimantan Selatan Masuknya Islam di Kalimantan Selatan adalah diawali dengan adanya krisis kepemimpinan dipenghujung waktu berakhirnya kerajaan . Menurut catatan company dagang Portugis pada tahun 1540 saat datang ke Sulawesi. Puncak kejayaan kerajaan Makasar terjadi pada masa Sultan Hasanuddin (1653-1669). di tanah ini sudah ditemui pemukiman muslim di beberapa daerah. namun upaya dakwah terus berlanjut dilakukan oleh para da’i di Sumatra. Kerajaan Gowa ini mengadakan hubungan baik dengan kerajaan Ternate dibawah pimpinan Sultan Babullah yang telah menerima Islam lebih dahulu. Meski belum terlalu banyak. Wajo. 2. Para da’i tersebut berusaha mencetak kader-kader yang akan melanjutkan misi dakwah ini. sejak lama telah menjalin hubungan dari pulau ke pulau. Ekspedisi dakwah ke Kalimantan ini mencapai puncaknya saat kerajaan Demak berdiri. Baik atas motivasi ekonomi maupun motivasi politik dan kepentingan kerajaan. Hal ini mendatangkan keuntungan yang luar biasa bagi kerajaan Gowa (Makasar). terletak di semenanjung barat daya pulau Sulawesi. Demak mengirimkan banyak Muballig ke negeri ini. Melalui seorang da’i bernama Datuk Ri Bandang agama Islam masuk ke kerajaan ini dan pada tanggal 22 September 1605 Karaeng Tonigallo. Jalur pertama melalui Malaka yang dikenal sebagai kerajaan Islam setelah Perlak dan Pasai. Setelah resmi menjadi kerajaan bercorak Islam Gowa Tallo menyampaikan pesan Islam kepada kerajaan-kerajaan lain seperti Luwu. Pelabuhannya sangat ramai disinggahi para pedagang dari berbagai daerah dan manca negara. Jalur ketiga para da’i datang dari Sulawesi (Makasar) terutama da’i yang terkenal saat itu adalah Datuk Ri Bandang dan Tuan Tunggang Parangan. Hubungan ini pula yang mengantar dakwah menembus dan merambah Celebes atau Sulawesi. Islam datang disebarkan oleh para muballig dari tanah Jawa. Malaka dan Jawa hingga menyentuh raja-raja di kerajaan Gowa dan Tallo atau yang dikenal dengan negeri Makasar. Soppeng dan Bone. Jalur kedua. Karaeng Matopa. Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis kian membuat dakwah semakin menyebar sebab para muballig dan komunitas muslim kebanyakan mendiamai pesisir barat Kalimantan. Dengan demikian Gowa (Makasar) menjadi kerajaan yang berpengaruh dan disegani. Maka lahirlah ulama besar.Ribuan pulau yang ada di Indonesia. raja Gowa yang pertama memeluk Islam yang kemudian bergelar Sultan Alaudin Al Awwal (1591-1636 ) dan diikuti oleh perdana menteri atau Wazir besarnya. salah satunya adalah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Di Kalimantan Islam masuk ke Kalimantan atau yang lebih dikenal dengan Borneo melalui tiga jalur. Raja Luwu segera menerima pesan Islam diikuti oleh raja Wajo tanggal 10 Mei 1610 dan raja Bone yang bergelar Sultan Adam menerima Islam tanggal 23 November 1611 M.

Raja Sukarama minta bantuan kepada kerajaan Demak di Jawa dalam peperangan melawan pamannya sendiri. tak terkecuali para pedagang muslim baik dari Sumatra. Maka sesuai dengan janjinya ia masuk Islam beserta kerabat keraton dan penduduk Banjar. Di Maluku. Tahun 1575 M. yaitu Ternate dan Tidore. . Hal ini menyebabkan cepatnya perkembangan dakwah Islam di kepulauan ini. dilanjutkan oleh Putranya. Vongi Tidore. Tahun 1460 M. 1. Dalam peperangan itu Raden Samudra mendapat kemenangan. Raja-raja Maluku yang masuk Islam seperti : a. Raja Ternate yang bergelar Sultan Mahrum (1465-1486). Jawa. Saat itu Raden Samudra yang ditunjuk sebagai putra mahkota oleh kakeknya. panglima dan hulubalang. Namun menurut H. Malaka atau dari manca negara. Setelah itu Islam berkembang ke kerajaan-kerajaan yang ada di Maluku. Sukadana. raja Ternate masuk Islam. sehingga menjadi daya tarik para pedagang asing. Kepulauan Maluku terkenal di dunia sebagai penghasil rempahrempah. Tetapi diantara sekian banyak kerajaan Islam yang paling menonjol adalah dua kerajaan . para menteri. Saat itulah tahun (1526 M) berdiri pertama kali kerajaan Islam Banjar dengan rajanya Raden Samudra dengan gelar Sultan Suryanullah atau Suriansyah.Daha Hindu. raja Mahkota berusaha menyebarkan Islam ke daerah-daerah sampai ke pedalaman Kalimantan Timur sampai daerah Muara Kaman. Sultan Hidayatullah (putra Sultan Rahmatullah dan Marhum Panambahan atau Sultan Musta’in Billah. Untuk kegiatan dakwah ini dibangunlah sebuah masjid. Kota Waringin. Islam masuk ke Maluku sekitar pertengahan abad ke 15 atau sekitar tahun 1440 dibawa oleh para pedagang muslim dari Pasai. Raden Tumenggung Sultan Demak (Sultan Trenggono) menyetujuinya. b) Kalimantan Timur Di Kalimantan Timur inilah dua orang da’i terkenal datang. asal Raden Samudra kelak bersedia masuk Islam. Sampit Medawi. Malaka dan Jawa (terutama para da’i yang dididik oleh para Wali Sanga di Jawa).J De Graaft (sejarawan Belanda) bahwa raja Ternate yang benar-benar muslim adalah Zaenal Abidin (1486-1500 M). Wilayah yang dikuasainya meliputi daerah Sambas. Aji Di Langgar dan para penggantinya. yaitu Datuk Ri Bandang dan Tuan Tunggang Parangan. dan Sambangan. Batang Lawai. sehingga raja Kutai (raja Mahkota) tunduk kepada Islam diikuti oleh para pangeran. Raja-raja Banjar berikutnya adalah Sultan Rahmatullah (putra Sultan Suryanullah).

b. Jami’atul khoiriyah Didirikan oleh Sa’id Barzanidi pada tahun 1901 di Jakarta. 4. SDI merupakan organisasi ekonomi yang berdasarkan pada agama Islam dan perekonomian rakyat sebagai dasar penggeraknya. Pada tahun 1912. sosial dan pendidikan 2. SI tidak membatasi keanggotaannya hanya untuk masyarakat Jawa dan Madura saja. Irian bahkan sampai ke Filipina. Memajukan pengajaran dan semua usaha yang mempercepat naiknya derajat rakyat. e. 2. tapi juga dalam bidang lain seperti politik. Hidup menurut perintah agama. 5. Jalawati. . Hal ini dilakukan agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi. A. 3. oleh pimpinannya yang baru Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Raja Jailolo yang berganti nama dengan Sultan Hasanuddin. Tujuan SI adalah membangun persaudaraan. Organisasi ini bergerak di bidang perdagangan. dapat disimpulkan tujuan SI adalah sebagai berikut: 1. para pedagang dan para muballig yang juga berasal dari Maluku. Jika ditinjau dari anggaran dasarnya. Peranan Umat Islam di Indonesia 1. persahabatan dan tolong-menolong di antara muslim dan mengembangkan perekonomian rakyat. Pada tahun 1520 Raja Bacan masuk Islam dan bergelar Zaenal Abidin. Samanhudi dkk pada tanggal 16 Oktober 1905 di Surakarta. Keanggotaan SI terbuka untuk semua lapisan masyarakat muslim. Daerah-daerah di Irian Jaya yang dimasuki Islam adalah : Miso. Pulau Waigio dan Pulau Gebi. d. Selain Islam masuk dan berkembang di Maluku. Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam. Syariat Dagang Islam Didirikan oleh H. Islam juga masuk ke Irian yang disiarkan oleh raja-raja Islam di Maluku. Mengembangkan jiwa dagang. c. Setelah beliau wafat digantikan oleh Sultan Zaenal Abidin yang sangat besar jasanya dalam menyiarkan Islam di kepulauan Maluku. nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam (SI). Raja Tidore yang kemudian bergelar Sultan Jamaluddin. Pada tahun 1914 berganti nama menjadi al Irsyad yang bergerak di bidang dakwah. Membantu anggota-anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha. social dan pendidikan Sarekat Dagang Islam (SDI) pada awalnya bertujuan untuk menghimpun para pedagang pribumi Muslim (khususnya pedagang batik) agar dapat bersaing dengan pedagang-pedagang besar Timur Asing.

Dahlan memimpin Muhammadiyah dari tahun 1912 hingga tahun 1922 dimana saat itu masih menggunakan sistem permusyawaratan rapat tahunan.Rapat Tahunan itu sendiri kemudian berubah menjadi Konggres Tahunan pada tahun 1926 yang di kemudian hari berubah menjadi Muktamar tiga tahunan dan seperti saat ini Menjadi Muktamar 5 tahunan.1. Pemimpin Muhammadiyah dipegang oleh KH Ibrahim yang kemudian memegang Muhammadiyah hingga tahun 1934. Bertujuan untuk menandingi segala usaha penjajahan Belanda dan menegakkan sayriat Islam. Ahmad Dahlan pada tanggal 16 November 1912 di Yogyakarta. Muhammadiyah Didirikan oleh KH. Tabel Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Periode Kepemimpinannya N Nama Awal Menjabat Akhir Menjabat o 1 2 3 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 KH Ahmad Dahlan KH Ibrahim KH Hisyam KH Mas Mansur Ki Bagoes Hadikoesoemo Buya AR Sutan Mansur HM Yunus Anis KH Ahmad Badawi KH Faqih Usman 1912 1923 1932 1936 1942 1953 1959 1962 1923 1932 1936 1942 1953 1959 1962 1968 1968 1971 KH AR Fakhruddin 1971 1990 1990 1995 KHA Azhar Basyir Amien Rais Syafii Ma'arif 1995 2000 2000 2005 . pendidikan dan budaya. ekonomi. Organisasi ini bergerak di bidang social. Pada rapat tahun ke 11.

NU bergerak di bidang pendidikan. lewat para ulamanya seperti Ahmad Hassan yang juga dikenal dengan Hassan Bandung atau Hassan Bangil. Ahmad Halim pada tahun 1917 di Malajengka. Riau. syirik. sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrim aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrim naqli (skripturalis). Persatuan Islam Didirikan oleh KH. Oleh karena itu. DKI Jakarta. mengembangkan metode Al-Ghazali dan Junaid AlBaghdadi. Bergerak denga mendirikan madrasah dari ibtidaiyah sampai dengan perguruan tinggi Persis didirikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman Islam yang sesuai dengan aslinya yang dibawa oleh Rasulullah Saw dan memberikan pandangan berbeda dari pemahaman Islam tradisional yang dianggap sudah tidak orisinil karena bercampur dengan budaya lokal. Jawa Timur. Bengkulu. Banten. . disingkat NU. sunnah. dan masih banyak provinsi lain yang sedang dalam proses perintisan. sikap taklid buta. dan tidak mau menggali Islam lebih dalam dengan membuka Kitab-kitab Hadits yang shahih. Gorontalo. sosial. Cara berpikir semacam itu dirujuk dari pemikir terdahulu seperti Abu Hasan Al-Asy'ari dan Abu Mansur Al-Maturidi dalam bidang teologi. sikap tidak kritis. Karena itu sumber pemikiran bagi NU tidak hanya al-Qur'an. Persis mengenalkan Islam yang hanya bersumber dari Al-Quran dan Hadits (sabda Nabi). tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. dan ekonomi. Hasyim Asy’ari Ahmad Halim Dahlan pada tanggal 31 Januari 1926. NU menganut paham Ahlussunah waljama'ah. Organisasi Persatuan Islam telah tersebar di banyak provinsi antara lain Jawa Barat.dan imam Hanbali sebagaimana yang tergambar dalam lambang NU berbintang 4 di bawah. 3. imam Maliki. Didirikan oleh KH. Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama atau Kebangkitan Cendekiawan Islam). dan bid'ah yang telah banyak menyebar di kalangan awwam orang Islam. Jambi. yang mengintegrasikan antara tasawuf dengan syariat.1 5 Din Syamsuddin 2005 Sekarang 2. Lampung. Didirikan dengan tujuan memeperjuangkan berlakunya ajaran Islam yang berhaluan Alhusunnah wal Jammah dan menganut 4 mahzab dalam wadah NKRI yang berasaskan pancasila. Persis bukan organisasi keagamaan yang berorientasi politik namun lebih fokus terhadap Pendidikan Islam dan Dakwah dan berusaha menegakkan ajaran Islam secara utuh tanpa dicampuri khurafat. Kemudian dalam bidang fiqih lebih cenderung mengikuti mazhab: imam Syafi'i dan mengakui tiga madzhab yang lain: imam Hanafi. Sementara dalam bidang tasawuf.

Di bidang ekonomi.Hal ini terbukti dengan lahirnya Lembaga-lembaga Pendidikan yang bernuansa NU dan sudah tersebar di berbagai daerah khususnya di Pulau Jawa. serta merumuskan kembali metode berpikir. Berikut ini adalah daftar Ketua Rais Aam (pimpinan tertinggi) Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama: N o 1 2 3 4 5 Nama KH Mohammad Hasyim Asy'arie KH Abdul Wahab Chasbullah KH Bisri Syansuri KH Muhammad Ali Maksum KH Achmad Muhammad Hasan Siddiq KH Ali Yafie (pjs) 6 7 KH Mohammad Ilyas Ruhiat KH Mohammad Ahmad Sahal Mahfudz Awal Jabatan 1926 1947 1972 1980 1984 1991 1992 1999 Akhir Jabatan 1947 1971 1980 1984 1991 1992 1999 sekarang Tujuan Nu Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah waljama'ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat. menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. melaksanakan dakwah Islamiyah dan meningkatkan rasa persaudaraan yang berpijak pada semangat persatuan dalam perbedaan. Di bidang agama. berpengetahuan luas. 1. baik dalam bidang fikih maupun sosial. 2. Serta merumuskankembali hubungan NU dengan negara. berbudi luhur. Gerakan tersebut berhasil kembali membangkitkan gairah pemikiran dan dinamika sosial dalam NU. di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.Hal ini ditandai dengan lahirnya BMT . untuk membentuk muslim yang bertakwa. mengusahakan pemerataan kesempatan untuk menikmati hasil pembangunan. mengusahakan kesejahteraan rakyat serta kebudayaan yang sesuai dengan nilai keislaman dan kemanusiaan. dengan mengutamakan berkembangnya ekonomi rakyat. merupakan momentum penting untuk menafsirkan kembali ajaran ahlussunnah wal jamaah. Di bidang pendidikan. 3.Gagasan kembali kekhittah pada tahun 1984. Di bidang sosial budaya. 4.

harkat. . Pengurus Majlis Wakil Cabang / MWC (tingkat Kecamatan) 5.450 Majelis Wakil Cabang / MWC 47. yang dulunya bersifat sectarian (lebih mementingkan suku dan daerahnya) menjadi bersifat lebih nasionalis. Pengurus Cabang (tingkat Kabupaten/Kota) atau Pengurus Cabang Istimewa untuk kepengurusan di luar negeri 4. Pengurus Ranting (tingkat Desa / Kelurahan) Jaringan Hingga akhir tahun 2000. Pengurus Besar (tingkat Pusat) 2. Struktur organisasi 1.S. Masa Penjajahan a. dan hak-hak yang sama. Peranan Umat Islam pada Masa Panjajahan Sebelum kaum penjajah (Portugis. Mengembangkan usaha lain yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Antara lain: Masyarakat Indonesia dibebaskan dari pemujaan berhala dan pendewaan raja-raja serta dibimbing agar agar mengghambakan dirinya hanya kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. NU berusaha mengabdi dan menjadi yang terbaik bagi masyrakat. An-Nahl:90). khusussssnya para pemudanya. 5. Hikmah Perkembangan Islam di Indonesia 1. Pengurus Wilayah (tingkat Propinsi) 3. sehingga telah banyak perubahan yang didatangkan oleh ajaran Islam.dan Badan Keuangan lain yang yang telah terbukti membantu masyarakat. Belanda. Rasa persamaan dan rasa keadilan (lihat Q. martabat. mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang tiap anggotanya mempunyai kedudukan. Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang didengungkan Islam dengan semboyan “Hubbul-Watan MinalIimaan” (cinta tanah air sebagian dari iman) mampu mengubah cara berpikir masyarakat Indonesia. mayoritas masyarakat Indonesia telah menganut Islam.125 Ranting A. jaringan organisasi NU meliputi: • 33 Wilayah • • • 439 Cabang 15 Cabang Istimewa yang berada di luar negeri 5. Jepang) masuk ke Indonesia.

a. Peranan Umat Islam pada Masa Pembangunan Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan RI.Menolak kerja rodi yang dibebankan oleh penjajah kepada rakyat . Peranan Organisasi Islam dalam Masa Pembangunan Peranan Muhammadiyah dalam pembangunan antara lain: – Melakukan usaha-usaha agar rakyat Indonesia berilmu pengetahuan tinggi. Mula-mula dengan cara damai. Peranan Ulama Islam pada Masa Perang Kemerdekaan • Membina kader umat Islam. umat Islam mayoritas penduduk. NU senantiasa berjuang menentang penjajah dan pernah mengeluarkan pernyataan politik yang isinya : . a. berbudi luhur dan bertaqwa kepada Tuhan YME . tampil di barisan terdepan dalam perjuangan.Menolak diadakannya milisi . Perlawanan Kerajaan Islam dalam Menentang Penjajahan 1) Perlawanan terhadap Penjajah Portugis 2) Perlawanan terhadap Penjajah Belanda 1. tetapi Karena tidak bisa terpaksa ditempuh dengna peperangan. Masa Pembangunan a. baik perjuangan politik maupun perjuangan diplomasi.Semboyan yang diajarkan Islam yang berbunyi “Islam dalah agama yang cinta damai. b. Masa Perang Kemerdekaan a.Menyokong gapi dalam menuntut indonesia yang memiliki parlemen kepada  Pondok Pesantren pemertintah kolonial belanda 1. tetapi lebih cinta kemerdekaan” telah mamapu mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan bangsanya dengan berbagai cara. melalui pesantren dan aktif dalam pembinaan masyarakat. • Turut berjuang secara fisik sebagai pemimpin perang.Menolak rencana ordonansi tentang perkawinan tercatat . Peranan Organisasi dan Pondok Pesantren pada Masa Perang Kemerdekaan  Serikat dagang Islam / Serikat Islam   Muhammadiah Nahdlatul Ulama Pada masa penjajahan Belanda.

– Melakukan usaha-usaha di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Peranan NU antara lain: – Mendirikan madrasah-madrasah – Mendirikan. seperti: Bustanul Athfal. adapaula lemabaga-lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh swasta. a. Peranan Lembaga Pendidikan Islam dalam Pembangunan Lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia ada yang didirikan dan dikelola langsung oleh pemerintah Depag seperti: MIN. dan mengembangkan pesantren-pesantren – Membantu dan mengurusi anak-anak yatim dan fakir miskin P eranan MUI antara lain: – Memberikan fatwa dan nasihat keagamaan dalam masalah sosial kemasyarakatan kepada pemerintah dan umat Islam di Indonesia pada umumnya. MI. MTs. ICMI lahir pada Desember 1990 dan berkiprah pada hampir semua aspek kehidupan bangsa. Selain itu. sebagai amar ma’ruf nahyi munkar dalam usaha meningkatkan ketahanan sosial – Memperkuat ukhuwah Islamiyah dan melaksanakan kerukunan antar umat beragama dalam mewujudkan persataun dan kesatuan nasional – MUI adalah penghubung antara ulama dan umara serta menjadi penerjemah timbal balik antara pemerintah dan umat Islam Indonesi guna menyukseskan pembangunan nasional Pada masa pembangunan ini terdapat pula organisasi Islam yang menampung pada cendekia muslim yang di sebut ICMI. mengelola. MTsN. MA dan perguruan tinggi lainnya. Peranan kelembagaan Islam dalam pembangunan antara lain: – Melakukan usaha-usaha agar masyarakt Indonesia bertaqwa kepada Tuhan YME – Menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara – Memupuk persataun dan kesatuan umat – Mencerdaskan bangsa Indonesia – Mengadakan pembinaan mental spiritual . tapi dibawah pengawasan serta pembinaan Depag. MAN. IAIN.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful