P. 1
rinsip Penerima Radio AM dan FM

rinsip Penerima Radio AM dan FM

|Views: 522|Likes:
Published by Kian Fajar

More info:

Published by: Kian Fajar on Apr 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2013

pdf

text

original

rinsip Penerima Radio AM dan FM Oleh: Reza (L2F004505), Wendy Hutagaol (L2F004523), Paskah HB Nainggolan (L2F007062) Jurusan Teknik

Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang ABSTRAK-Radio communication transceiver adalah pesawat pemancar radio sekaligus berfungsi ganda sebagai pesawat penerima radio yang digunakan untuk keperluan komunikasi. Ia terdiri atas bagian transceiver dan bagian receiver yang dirakit secara terintegrasi. Pada generasi mulamula, bagian pemancar atau transmitter dan bagian penerima atau receiver dirakit secara terpisah dan merupakan bagian yang berdiri sendirisendiri dan bisa bekerja sendirisendiri pula Pada saat ini kedua bagian diintegrasikan dipekerjakan secara bergantian.

I. PENDAHULUAN 1.1 Prinsip dasar AM dan FM Dalam teknik radio kita kenal berbagai macam cara modulasi antara lain modulasi amplitudo yang kita kenal sebagai AM, modulasi frekuensi yang kita kenal sebagai FM dan cara modulasi yang lain adalah modulasi fasa. Radio yang kita gunakan seharihari untuk berbicara dengan rekan-rekan misalnya dengan pesawat HF SSB menggunakan modulasi AM sedangkan pesawat VHF dua meteran umumnya digunakan modulasi FM. Pada modulasi amplitudo (AM) getaran suara kita akan menumpang pada carrier yang berujud perubahan amplitudo dari gelombang pambawa tadi seirama dengan gelombang suara kita.Sedangkan dengan modulasi frekuensi (FM), gelombang suara kita akan menumpang pada gelombang pembawa dan mengubahubah frekuensi gelombang pembawa seirama dengan getaran audio kita.Rasanya bisa juga dikatakan bahwa pada AM, gelombang audio menumpang secara transversal sedangkan pada FM audio kita menumpang secara longitudinal. Transversal ialah getarannya tegak lurus dengan arah perambatan sedang longitudinal ialah getarannya sama dengan arah perambatannya. Perangkat transceiver yang banyak terdapat di pasaran dan yang kita pergunakan sekarang ini menggunakan dua macam modulasi tersebut. Kebanyakan pesawat HF SSB menggunakan modulasi AM dan pesawat-pesawat VHF dan UHF yang ada di pasaran, menggunakan modulasi FM. 1.2 Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. 2. Untuk mengetahui dan menganalisa sinyal pada sisi Penerima AM dan FM Untuk mengetahui konsep bagan penerima AM dan FM.

gelombang radio tadi. Penguatan dapat dilakukan sekali dan bisa juga dilakukan lebih dari satu kali. Getaran suara kita masuk ke transmitter melalui mikrophone. Pemancar yang tidak diperkuat disebut pemancar satu tingkat dan yang diperkuat satu kali dinamakan dua tingkat dan seterusnya.3 Batasan Masalah Batasan masalah yang diambil oleh penulis hanya menganalisa blok diagram penerima AM dan FM. Untuk menambah daya pancar suatu transmitter. yang berupa gelombang elektromagnetik diubah menjadi getaran listrik dan masuk ke receiver. Di tempat jauh tadi. output mikrophone tadi seringkali perlu diperkuat terlebih dahulu dengan suatu audio amplifier ialah yang disebut microphone preamplifier agar dapat ditumpangkan pada carrier oleh modulator. sedangkan gelombang radio dengan tenaga yang relatif kecil dapat mencapai jarak ribuan kilometer. DASAR TEORI Pesawat pemancar sederhana terdiri atas suatu osilator pembangkit getaran radio dan getaran ini setelah ditumpangi dengan getaran suara kita. gelombang radio yang terpancar diterima oleh antena lawan bicara kita. Pada umumnya untuk mencapai daya pancar 100 Watt diperlukan penguatan 3 kali. ISI . Dengan teknik modilasi inilah dimungkinkan suatu getaran audio mencapai jarak jangkau yang jauh. dalam teknik radio disebut dimodulir. maka suara kita ditumpangkan pada gelombang radio hasil dari pembangkit getaran radio. Dalam receiver pesawat lawan bicara kita. Seperti kita ketahui bahwa gelombang suara kita tidak dapat mencapai jarak yang jauh walaupun tenaganya sudah cukup besar. kemudian oleh antena diubah menjadi gelombang radio dan dipancarkan.1. Oleh antenanya. II. getaran hasil osilator tadi sebelum dipancarkan diperkuat terlebih dahulu dengan suatu radio frequncy amplifier. penguat pertama disebut predriver. yang disebut gelombang pembawa atau carrier dan gelombang pembawa tadi akan mengantarkan suara kita ke tempat yang jauh. getaran carriernya kemudian dibuang dan getaran suara kita ditampung kemudian dimunculkan melalui speaker. penguat berikutnya disebut driver dan penguat akhir disebut final. Agar suara kita dapat mencapai jarak yang jauh. III.

Penerima . 3. untuk mentransmisikan sinyal informasi.bangkan untuk memperbaiki selektivitas saluran berbatasan (adjacent channel selectivity) ini dengan menempatkan bagian terbesar dari selektivitas frekuensi pada tingkat-tingkat frekuensi antara (intermediate frekuensi / IF) setelah konversi frekuensi yang pertama. dan kemudian dilakukan pemilihan sinyal yang diinginkan dari semua sinyal yang dapat diterima oleh antena. Penerima semacam ini mempunyai selektivitas sinyal berbatasan yang buruk. karena rangkaian-rangkaian tinggal tetap-ditala pada IF.3. . Adalah jauh lebih mudah untuk mendapatkan selektivitas ini pada intermediate frekuensi. Kemudian ini diikuti oleh sebuah penguat buffer yang ditala.1 Blok diagram pemancar AM dikemudikan dengan kristal pada frekuensi pembawa atau kelipatan dibawahnya. dan tidak berubah-ubah meskipun dipilih stasiun-stasiun yang berbeda.cakupan frekuensi yang lebar.Sinyal informasi dimasukkan pada rangkaian ini untuk dicampur dengan sinyal pembawa. Dengan adanya buffer diusahakan agar frekuensi yang dibangkitkan oleh osilator konstan.Keluaran dari penguat RF ditransmisikan lewat antena. Penerima superheterodyne dikem. Pemancar AM merupakan suatu pemancar yang memanfaatkan teknik modulasi analog yaitu Amplitude Modulation (AM).Blok diagram yang umum dari pemancar AM adalah sebagai berikut Sumber pembawa adalah sebuah osilator yang Gambar 3. Pada penerima ini. Besarnya frekuensi keluaran dapat diatur dengan mengubah nilai L dan C. sinyal termodulasi yang diterima akan melalui proses penguatan pada sebuah rantai penguat yang masing-masing ditala pada frekuensi yang sama dan kemudian diikuti rangkaian detektor.2 Penerima AM Superheterodyne Secara umum penerima AM berfungsi untuk menerima sinyal termodulasi AM dan melakukan proses demodulasi terhadap sinyal tersebut. Pada transmitter terdapat rangkaian modulator yang pada umumnya adalah sebuah penguat kelas C.penerima AM model lama yang dipakai untuk penerimaan sinyal yang dimodulasi amplitudo biasanya menggunakan prinsip frekuensi radio yang ditala atau tuned radio frequency (TRF). Pemancar bertingkat dengan modulasi AM merupakan salah satu cara untuk menyalurkan informasi dalam teknik perhubungan radio. Sinyal tersebut pertama kali diterima oleh antena.1 Pemancar AM Penyaluran informasi dari satu tempat ketempat yang lain dapat dilakukan dengan berbagai cara. terutama bila diharuskan untuk menala pada cakupan . Frekuensi yang dipancarkan diusahakan konstan agar gelombang keluaran yang dihasilkan lebih baik. Penggunaan penguat kelas C ini akan mengakibatkan timbulnya cacat yang tidak diinginkan pada selubung modulasi yang mengandung sinyal informasi. Sinyal yang dipisahkan tersebut kemudian diperkuat sampai pada suatu tingkat yang dapat digunakan. Proses selanjutnya adalah demodulasi sinyal radio yaitu proses pemisahan sinyal informasi dari sinyal carrier / sinyal pembawa yang dilakukan di demodulator AM atau detektor AM.

dan akhirnya dihubungkan ke sebuah pengeras suara. dimana sinyal audio dihasilkan kembali. yang ditala-tetap dan mempunyai cukup selektivitas untuk menolak sinyal-sinyal dari saluran yang berbatasan. Juga akan terdapat campuran-campuran harmonisa dari sinyal-sinyal ini. yang biasanya terdiri dari satu penguat tegangan tingkat-rendah yang diikuti oleh sebuah penguat daya. selisih. yang kegunaan utamanya adalah untuk memperbaiki perbandingan S/N. atau didemodulasi (demodulated). Sinyal AGC dikenakan pada satu atau beberapa dari penguat IF dan RF. Keluaran dari tingkat RF tala diumpankan ke masukan sinyal dari sebuah rangkaian osilator-penyampur dimana terjadi pembangkitan frekuensi-frekuensi campuran (heterodyning). dan masing-masing dari kedua frekuensi asal tersebut. ini tidak akan saling mengganggu (interference). atau dapat juga dikombinasikan seperti dalam rangkaian penyampur autodyne. dan ketiga kapasitor tala (tuning capacitor) disatukan (ganged) secara mekanis pada sebuah sumbu dan tombol pengaturan bersama. Tingkat ini juga memberikan sedikit perbaikan dalam selektivitas RF dan penurunan pancaran kembali dari osilator (oscillator re-radiation). sehingga keduanya mengalikan atau saling menambah dan sinyal keluaran akan mengandung komponen-komponen sinyal pada frekuensi .3 Pemancar FM . Keluaran audio diteruskan melalui sebuah pengatur volume ke penguat audio. Keluaran penyampur (frekuensi selisih untuk konversi ke-bawah dalam penerima) diumpankan ke dua buah penguat tala IF. tetapi jika kedua frekuensi dasar dipilih dengan hati-hati. Detektor juga menyediakan sinyal-sinyal untuk pengaturan perolehan otomatis (Automatic Gain Control =AGC).frekuensi yang merupakan jumlah. Keluaran dari penguat IF dimasukkan ke detektor. 3. Rangkaian osilator biasanya ditala dengan penalaan kapasitansi. Istilah superheterodyne adalah singkatan dari supersonic heterodyne. Osilator dan penyampur dapat merupakan rangkaian-rangkaian terpisah.Blok diagram dari penerima AM Superheterodyne adalah sebagai berikut : Prinsip superheterodyne terjadi apabila jika dua buah sinyal sinusoida dengan frekuensi berbeda dicampur. yang dapat diartikan sebagai pembangkitan frekuensi-frekuensi campuran di atas batas pendengaran Tingkat pertama dari sebuah penguat RF ditala.

Dalam bentuk sederhana dapat dipisahkan atas modulator FM dan sebuah power amplifier RF dalam satu unit.108 MHz. Transmitter Control System memonitor. melindungi dan memberikan perintah bagi tiap subsistem sehingga mereka dapat bekerja sama dan memberikan hasil yangdiinginkan f. Tujuan dari pemancar FM adalah untuk mengubah satu atau lebih sinyal input yang berupa frekuensi audio (AF) menjadi gelombang termodulasi dalam sinyal RF (Radio Frekuensi) yang dimaksudkan sebagai output daya yang kemudian diumpankan ke sistem antena untuk dipancarkan. Catu daya (power supply) mengubah input power dari sumber AC menjadi tegangan dan arus DC atau AC yang dibutuhkan oleh tiap subsistem e. FM exciter mengubah sinyal audio menjadi frekuensi RF yang sudah termodulasi b. Band siar FM terletak pada bagian VHF (Very High Frequency) dari spektrum frekuensi di mana tersedia bandwidth yang lebih lebar daripada gelombang dengan panjang medium (MW) pada band siar AM. Sebenarnya pemancar FM terdiri atas rangkaian blok subsistem yang memiliki fungsi tersendiri. Intermediate Power Amplifier (IPA) dibutuhkan pada beberapa pemancar untuk meningkatkan tingkat daya RF agar mampu menghandle final stage c.4 Penerima FM Penerima FM memiliki konsep yang sama dengan AM untuk mengetahui lebih jelas prinsip dari penerima FM dapat dilihat pada gambar berikut : . Hal ini disebabkan oleh struktur sideband nonlinear yang lebih kompleks dengan adanya efek-efek (deviasi) sehingga memerlukan bandwidth yang lebih lebar dibanding distribusi linear yang sederhana dari sideband-sideband dalam sistem AM.Frekuensi yang dialokasikan untuk siaran FM berada diantara 88 . yaitu: a. Directional coupler yang mengindikasikan bahwa daya sedang dikirimkan atau diterima dari sistem antena 3. Power Amplifier di tingkat akhir menaikkan power dari sinyal sesuai yang dibutuhkan oleh sistem antenna d. RF lowpass filter membatasi frekuensi yang tidak diingikan dari output pemancar g. dimana pada wilayah frekuensi ini secara relatif bebas dari gangguan baik atmosfir maupun interferensi yang tidak diharapkan Saluran siar FM standar menduduki lebih dari sepuluh kali lebar bandwidth (lebar pita) saluran siar AM.

e) IF amplifier . Tegangan tersebut menyebabkan perubahan frekuensi pada LO.2 Blok diagram Penerima FM a) RF amplifier Gunanya adalah untuk menguatkan signal yang sangat lemah dan untuk memudahkan tuning receiver maka disini digunakan system front end Band Pass Filter serta menaikkan amplitude dari sebuah sinyal RF. Keluaran mixer berupa dua buah sinyal meliputi frekuensi LO dan sinyal masukan RF.Gambar 3.RF freq). Kenaikan tegangan gelombang dimasukkan dalam LO. Resolusi frekuensi carriernya dapat diatur sampai dengan 100 kHz d) BPF (Band Pass Filter ) Rangkaian elektronis yang meneruskan sinyal dalam batas-batas rentang frekuensi . Kadang-kadang disebut frequency-converter circuit. local oscillator (L. serta mempunyai dua keluaran yang diperoleh dari penjumlahan frekuensi tersebut (LO freq + RF freq) dan pengurangan (LO freq . b) Mixer Mixer digunakan mengubah masukan sinyal dari satu frekuensi ke frekuensi lainnya sebagai keluaran.O. Frekuensi oscilator mengubah frekuensi band dari sinyal masukan kemudian mengubahnya menjadi frekuensi IF. namun dapat melemahkan sinyal diatas atau dibawah rentang frekensi tersebut tersebut. c) Local Oscilator Local oscilator pada dasarnya adalah RF carrier generator.). merupakan voltage-controlled-oscillator (VCO) yang menghasilkan gelombang kontinyu.

Limiter adalah suatu rangkaian yang melewatkan sinyal jika daya sesuai dengan spesifikasi daya masukan . http://www. Komunikasi Elektronika Jilid 1. KESIMPULAN 1. Sistem radio AM dan FM sama-sama menggunakan prinsip heterodyne. f) Limiter Limiter dapat diartikan sebagi diskriminator frekuensi diterapkan di dalam sistem pengaturan frekuensi otomatik. V. Beberapa bagian blok diagram penerima AM seperti AGC dapat juga digunakan pada penerima FM. Roddy.id . berubah ketika attenuasi puncak sinyal yg kuat melebihi daya masukan karena frekuensi hasil dari proses IF ampifier adalah frekuensi tinggi menimbulkan amplitudo yang berubah-ubah untuk menjaga aga amplitudo tetap konstan dibutuhakn rangkain limiter pada penerima AM dan FM. Jakarta : Erlangga. REFERENSI 1.Kekuatan sinyal mengalami pengurangan selama proses mixing maka sinyal perlu dikuatkan kembali oleh IF untuk mengembalikan sensitivitas dari penerima. IV. Dennis dan John Coolen.google.co.1986 2. 2. g) Deteks Slope Sinyal dari proses limiter di filter dengan menggunakan deteksi slope untuk Mendekatkan kemiringin dari sinyal sesuai denga sinyal asli sehingga diperolaeh sinyal audio yang kemudian dilewatkan ke dalam speaker sehingga kita dapat mendengar indormasi suara.

.

.

.

.

.

.

.

.

maka dalam kawat PQ elektron bergerak bolak-balik. sedangkan perubahan arus listrik menimbulkan perubahan medan magnet.Bila dalam kawat PQ terjadi perubahan-perubahan tegangan baik besar maupun arahnya. Pola gelombang elektromagnetik sama dengan pola gelombang transversal dengan vektor perubahan medan listrik tegak lurus pada vektor perubahan medan magnet. dengan kata lain dalam kawat PQ terjadi getaran listrik. Karena rambatan perubahan medan magnet dan medan listrik secara periodik maka rambatan perubahan medan listrik dan medan magnet lazim disebut gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik menunjukkan gejala-gejala pemantu . (GEM) Percobaan-percobaan yang teliti membawa kesimpulan :1. 2. Perubahan tegangan menimbulkan perubahan medan listrik dalam ruangan disekitar kawat. Perubahan medan listrik dan medan magnet itu merambat ke segala jurusan.

jarak bukanlah penghalang untuk saling berbicara dan melepas rindu dengan orang tersayang. Pengantar Saat ini. Elektromagnetik adalah gejala listrik yang diakibatkan oleh gerak mekanik magnet. Hal ini dapat dilakukan karena alat-alat komunikasi seperti telepon genggang. Pembelajaran Fisika | Leave a Comment Pada materi ini anda diharapkan mampu mencari dan menelusuri literatur tentang gelombang elektromagnetik.Filed Under G E M. Kita juga dapat mendengar dan melihat gambar tentang peristiwa yang terjadi pada saat yang sama di tempat yang berada jutaan kilometer dari tempat kita berada. 2008 . Para pelaku bisnis antar negara juga dapat melakukan transaksi jual-beli hanya melalui alat komunikasi seperti telepon.Posted on November 20. radio. dan televisi memanfaatkan gelombang elektromagnetik. Apakah gelombang elektromagnetik itu? Apakah karakteristik gelombang sehingga dapat membawa suara dan gambar dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu yang singkat? Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan di atas silahkan klik link di bawah ini : Spectrum Electromagnetic (Spektrum Gelombang ElektromagnetiK) Gelombang Electromagnetic (Gelombang Elektromagnetik) Propagation of Electromagnetic Wave (Animasi gelomban) Gelombang didefinisikan sebagai getaran atau gangguan yang merambat. Magnet adalah benda yang . serta mengelompokkan berbagai gelombang elektromagnetik dalam spektrum.

dan lain-lain. Pada dasarnya magnet adalah batu-batuan yang terdapat di daerah yang namanya Magnesia di sekitar Balkan atau Asia kecil. tali. seperti permukaan air. James C. kawat. fluida. Maxwell (1873) kemudian mempresentasikan makalahnya di lembaga Royal Society Inggris mengenai kemunculan gelombang yang dapat merambat tanpa memerlukan penghantar. Akibat percobaan Hertz. Yang kemudian dikenal dengan sebutan bluetooth. udara. . Artinya medan listrik-medan magnet-medan listrik-medan magnet « b egitu seterusnya. Perambatan gelombang yang fenomenal ini berhasil dibuktikan oleh Rudolf Heinrich Hertz.dapat menghasilkan gaya tarik atau gaya tolak terhadap benda lain (yang mungkin juga bersifat magnet). gas. Kedua medan ini saling mempengaruhi dan saling menimbulkan keadaan yang berulang-ulang. benang. kita mengenal istilah nirkabel atau pengiriman paket-paket energi dalam medan listrik dan medan magnet tanpa menggunakan perantara atau disebutnya sebagai point to pint electric jumper. dawai. Gelombang elektromagnetik ini diciptakan oleh adanya keterkaitan antara medan listrik (electric field) dengan medan magnet (magnetic field) yang saling tegak lurus (perpendicular) dalam merambat. Yang konon ceritanya menempel di tongkat-tongkat penggembala. Secara umum gelombang merambat memerlukan perantara.

psb-psma.multiply.wikipedia.htm .Sumber : http://id.org/wiki/Radiasi_elektromagnetik http://riyn.org/content/powerpoint/gelombang-elektromagnetik http://sdsu-physics.com/2008/11/17/gelombang-elektromagnetik/ http://www.wordpress.org/physics180/atestprepP180B.com/journal/item/48/Gelombang_elektromagnetik http://aktifisika.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->