P. 1
ARSITEKTUR dan BUDAYA

ARSITEKTUR dan BUDAYA

|Views: 221|Likes:
Published by laciarsip

More info:

Published by: laciarsip on Apr 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPSX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2014

pdf

text

original

JIKA …….

ARSITEKTUR (a) = HASIL BUDAYA (B) (ARSITEKTUR dalam konteks (ke)BUDAYA(an) (B) (ARSITEKTU R) sebagai hasil karya = buah pikir (BUDAYA )

(a)

(a) = f (B)

SEBAGAI KARYA BUDAYA
karya arsitektur memiliki fungsi yang ditentukan oleh : (needs/requirement)

menurut VICTOR PAPANEK

kebutuhan

metoda
(methods)

kegunaan
(usability)

FUNGSI
(aesthetics and art)

estetik

asosiasi
(association)

kesejamanan
(time/period/age/era)

= FUNGSI

kebutuhan
dibuat (dikreasi) karena pemenuhan hasrat kebutuhan manusia sebagai mahluk individu maupun sosial. di berbagai belahan bumi, kebutuhan dasar manusia (relatif) sama, namun faktor (ke)BUDAYA(an) mengakibatkan pencerminannya ke dalam citra wujud menjadi berbeda. contoh : “rumah” dibuat untuk kebutuhan bernaung, berlindung dan membentuk keluarga (komunitas kecil). keyakinan Bali (Hndu)  Pura, namun jawa (muslim)  Surau/Masjid (citra bentuk “rumah” di Jawa berbeda dengan di Bali)

kegunaan dan asosiasi
kegunaan berkaitan dengan wadah (space) kepentingan aktifitas yang (akan) dilakukan oleh seseorang atau kelompok (sosial). asosiasi adalah pemahaman (pengetahuan) untuk menafsirkan sesuatu wujud secara keseluruhan. wujud (visual) dikatakan memenuhi syarat asosiasi, jika penampakannya dapat dimengerti oleh semua orang dengan satu pengertian. kegunaan dan asosiasi berjalan paralel, saling mengisi dan berpengaruh, karena wujud visual merepresentasi kegiatan (fungsi) yang terjadi. -

kesejamanan
upaya pemenuhan kebutuhan menyesuaikan dengan perubahan waktu (periode/era/masa). ada yang menerus/ berlanjut dan ada yang berhenti. keinginan berjalan sesuai kebutuhannya. (ke)BUDAYA(an) selalu bergulir (berkembang) sejalan dengan perkembangan dan perubahan tuntutan kebutuhan, keyakinan (tata nilai) dan gaya hidup (perilaku) manusianya. perkembangan teknologi amat berpengaruh terhadap perkembangan wujud (ke)BUDAYA(an) yang dihasilkan. -

metoda
merupakan tata cara yang memadukan antara alat, proses dan bahan. terkait dengan persoalan (pemanfaatan) teknologi dan hasil teknologinya. teknologi terkait ilmu gaya dan ilmu bangunan (pengetahuan mengenai bahan bangunan dan cara penerapannya). hasil teknologi berupa bahan-bahan kayu bangunan, alat-alat untuk mengolah dan menggunakan bahanbahan tersebut. teknologi mempermudah manusia memenuhi kebutuhannya yang membantu merubah gagasan abstrak menjadi wujud nyata.

estetik
merupakan media ungkapan (abstraksi) bahasa keindahan dari setiap manusia atau kelompok sosial (etnis) mewakili ekspresi tata nilai dan keyakinan yang dijalani/dianut. setiap masa/era/periode dari setiap (ke)BUDAYA(an) memiliki citra estetika yang berbeda satu sama lain. estetika merupakan bagian dari ritual keagamaan/keyakinan  nilai ibadah. -

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->