KONSEP KELUARGA

Ns. Arief Yanto, S.Kep

Pengertian
y Dua atau lebih dari individu yang tergabung karena hubungan

darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama yang lain di dalam peranannya masing- masing dan mencitakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. (Silvicion G Bailon dan Aracelis Maglaya)

y Satu kelompok atau sekumpulan manusia yang hidup bersama

sebagai satu kesatuan unit masyarakat yang terkecil dan biasanya tidak selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan lain. Mereka hidup dalam satu rumah dibawah asuhan seorang kepala keluarga dan makan dalam satu periuk ( Dep.Kes,2008)

y Keluarga adalah sekumpulan rumah tangga yang saling berhubungan melalui peratalian darah. adopsi atau perkawinan. . (WHO.2008) y Keluarga terdiri atas dua individu atau lebih yang bertempat tinggal dalam satu atap atau tidak dengan ikatan perkawinan. hubungan darah atau adopsi dan saling berinteraksi dengan peran masing-masing dan saling ketergantungan satu sama lain dalam satu konteks keluarga.

2. Keluarga mungkin memiliki anak atau mungkin juga tidak .Lima hal penting yang terkiandung dalam definisi keluarga : 1. pemberian nutrisi dan sosialisasi untuk seluruh anggota keluarga Anggota-anggota keluarga mungkin memiliki hubungan dan tinggal bersama atau mungkin juga tidak ada hubungan dan tinggal terpisah. Keluarga adalah suatu sistem atau unit Komitmen dan keterkaitan antar anggota keluarga yang meliputi kewajiban di masa yang akan datang Fungsi keluarga dalam pemberian perawatan meliputi perlindungan. 5. 4. 3.

. Terorganisasi Keluarga adalah cerminan sebuah organisasi. dimana masingmasing anggota keluarga memiliki peran dan fungsinya masingmasing sehingga tujuan keluarga dapat tercapai.Organisasi yang baik ditandai dengan adanya hubungan yang kuat antar anggota sebagai bentuk saling ketergantungan dalam mencapai tujuan.Ciri-ciri Struktur Keluarga 1.

. tetapi mempunyai kebiasaan yang dilandasi oleh tanggungjawab masing-masing anggota keluarga. setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggungjawabnya masing-masing sehingga dalam berinteraksi setiap anggota tidak bisa semena-mena.2. Keterbatasan Dalam mencapai tujuan.

Perbedaan dan Kekhususan Adanya peran yang beragam dalam keluarga menunjukkan masing-masing anggota keluarga mempunyai peran dan fungsi yang berbeda dan khas. .3.

Keluarga ´ Dyad µ 7. Keluarga berantai ( Sereal Family ) 4. Keluarga inti ( Nuclear family ) 2. Keluarga usila .Tipe / jenis keluarga Tradisional: 1. Keluarga duda atau janda ( Single family ) 5. Bujangan yang tinggal sendiri ( Living Alone ) 6. Keluarga besar ( Extended Family ) 3.

ibu dan anak yang diperoleh dari keturunannya atau adopsi atau keduanya .Keluarga inti ( Nuclear family ) adalah keluarga yang hanya terdiri dari ayah.

. paman dan bibi ). nenek.Keluarga besar ( Extended Family ) adalah keluarga inti ditambah keluarga lain yang masih mempunyai hubungan darah ( kakek.

.Keluarga berantai ( Serial Family ) adalah keluarga yang terdiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan mempunyai satu keluarga inti.

Keluarga duda atau janda ( Single family ) adalah keluarga yang terdiri dari atas salah satu orang tua dan anaknya akibat dari perceraian dan kematian. .

.Bujangan yang tinggal sendiri ( Living Alone ) adalah keluarga dimana seseorang yang telah mapan belum menikah tapi sudah mempunyai rumah sendiri dan tinggal sendiri.

Keluarga ´ Dyad µ yaitu suatu rumah tangga yang terdiri dari suami. istri tanpa anak. .

Keluarga usila yaitu rumah tangga yang terdiri dari suami istri yang berusia lanjut. .

3. Ayah ibu yang tidak ada ikatan perkawinan dan hidup dalam bersama dalam satu rumah.Non tradisional: 1. Keluarga lesbi . ´ Communine Family µ. Keluarga gay ( Homoseksual ) 4. 2.

.Communine Family yaitu lebih satu keluarga tanpa pertalian darah dan hidup satu rumah.

Tidak menikah Ayah ibu yang tidak ada ikatan perkawinan dan hidup dalam bersama dalam satu rumah. .

Keluarga gay ( Homoseksual ) adalah pasangan sama jenis ( laki-laki ) tinggal serumah ataupun tidak menikah. .

.Lesbian adalah pasangan sama jenis ( perempuan ) tinggal serumah baik menikah ataupun belum menikah.

dan melakukan validasi. Struktur kekuatan keluarga Keluarga merupakan kemampuan ( potensial ) dari individu untuk mengendalikan atau mempengaruhi untuk merubah prilaku orang lain kearah positif. . Pola komunikasi keluarga Karakteristik komunikasi keluarga yang berfungsi : jelas dan berkualitas.Struktur keluarga 1. 2. saling meminta dan menerima umpan balik.

sikap dan kepercayaan yang secara sadar atau tidak mempersatukan anggota keluarga dalam satu budaya. misal: status sebagai seorang suami. istri atau anak Nilai dan Norma Budaya Nilai-nilai merupakan sistem. .3. Struktur peran Peran adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi sosial yang diberikan. 4. Nilai keluarga juga merupakan suatu pedoman bagi perkembangan norma dan peraturan.

Fungsi keluarga 1. tempat anggota keluarga berinteraksi sosial dan belajar berperan di lingkungan sosial. Fungsi sosialisasi Adalah proses perkembangan dan perubahan individu keluarga. Fungsi afektif Adalah fungsi internal keluarga untuk pemenuhan kebutuhan psikososial. saling mengasuh dan memberikan cinta kasih. serta saling menerima dan mendukung. 2. .

3. seperti kebutuhan pangan. 4. sandang dan papan. Fungsi reproduksi Adalah fungsi keluarga meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia Fungsi ekonomi Adalah fungsi keluarga untuk memenuhi seluruh kebutuhan anggota keluarga. .

Fungsi perawatan kesehatan Adalah kemampuan keluarga untuk merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan.5. .

membina hubungan yang harmonis.Tahap dan tugas perkembangan keluarga 1. dengan saudara dan kerabat. pasangan baru menikah ( keluarga baru). Tugas perkembangan keluarga saat ini adalah membina hubungan yang saling memuaskan. dan merencanakan keluarga (termasuk merencanakan jumlah anak yang diinginkan ). Tahap 1. .

. anak tertua adalah bayi berusia kurang dari satu bulan. Tugas perkembangan keluarga saat ini adalah menyiapkan anggota keluarga baru ( bayi dalam keluarga ) membagi waktu untuk individu.2. pasangan dan keluarga. menanti kelahiran ( Child Bearing Family ) atau. Tahap 2.

3.5 tahun sampai dengan 6 tahun. antara lain ruang atau kamar pribadi dan keamanan. Tugas perkembangan keluarga saat ini adalah menyatukan kebutuhan masing-masing anggota keluarga. Tahap 3. menyatukan keinginan anak-anak yang berbeda dan mempertahankan hubungan yang sehat dalam keluarga. . mensosialisasikan anak-anak. keluarga dengan anak pra sekolah atau anak tertua 2.

keluarga dengan anak sekolah atau anak tertua berusia 7 sampai 12 tahun. Tugas perkembangan keluarga saat ini adalah mensosialisasikan anak-anak termasuk membantu anak-anak mencapai prestasi yang baikdiseklah. membantu anak-anak membina hubungan dengan teman sebaya. .4. Tahap 4. mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan dan memenuhi kebutuhan kesehatan masingmasing anggota keluarga.

Tahap 5. keluarga dengan reaja atau anak tertua berusia 13 tahun sampai dengan 20 tahun. memfokuskan kembali hubungan perkawinan dan melakukan komunikasi yang terbuka diantara orang tua dengan anak-anak remaja . Tugas perkembangan keluarga saat ini adalah mengimbangi kebebasan remaja dengan tanggung jawab yang sejalan dengan maturitas remaja.5.

keluarga dengan anak dewasa atau pelepasan anak kemasyarakat. menata kembali peran dan fungsi keluarga setelah ditinggalkan anak-anak. Tahap 6. mempertahankan komunikasi. bekerja dan berkeluarga. memperluas hubungan antara orang tua dengan menantu. sehingga tugas keluarga pada tahapan ini adalah : mempertahankan keintiman pasangan. membantu anak untuk mandiri. Remaja yang sudah beranjak dewasa harus siap meninggalkan kedua orang tuanya untuk memulai hidup baru.6. .

Tugas perkembangan keluarga saat ini adalah mempertahankan kontak denan anak dan cucu. memprketat hubungan perkawinan dan meningkatkan usaha promosi kesehatan. Tahap 7.7. . keluarga usia pertengahan.

mempertahankan hubungan perkawinan. Tahap 8. menyesuaikan kehidupan dengan penghasilan yang berkurang. .8. Tugas perkembangan keluarga pada tahap ini adalah menata kembali kehidupan yang memuaskan. keluarga dengan usia lanjut. mempertahankan kotak dengan masyarakat dan menemukan arti hidup. menerima kehilangan pasangan.

??? ..Ada pertanyaan.

Selamat belajar .