PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI TIMAH DARI AKI BEKAS

1. Uraian Proses Produksi Aki merupakan komponen pencatu daya dalam kendaraan bermotor. Sampai saat ini komponen utamanya masih terbuat dari logam timbal (Pb) dan belum ada alternatif yang mampu menggantikannya. Sebagai pencatu daya, di dalam aki timbul reaksi kimia sebagai berikut : Anoda : Pb(s) + SO4(aq)2PbSO4(s) + 2ePbSO4(s) + 2H2O(l) PbSO4(s) + 2H2O(l)

Katoda : PbO2(s) + 4H+(aq) + SO4(aq)2-+ 2ePb(s) + PbO2(s) + 2H2SO4 (aq)

Gambar berikut menunjukkan susunan bagian dalam aki.

Gambar1. Komponen di Dalam Aki

1

Industri daur ulang aki bekas ini apabila tidak ditata dan tanpa penggunaan teknologi yang tepat akan berakibat buruk terhadap lingkungan dan kesehatan manusia dalam pengumpulan. biasanya tempat-tempat yang terpencil. Pencemaran dari usaha daur ulang aki bekas ini adalah : Pencemaran udara yang berasal dari asap dan debu yang mengandung logam berat Pb. Dilain pihak kesadaran akan bahaya dari racun logam berat timbal (Pb) yang termasuk bahan beracun berbahaya (B3) masih belum disadari oleh kebanyakan masyarakat terutama para pendaur ulang.Usaha daur ulang aki bekas telah banyak dilakukan oleh industri rumah tangga dan kecil tersebar di berbagai tempat. maupun bahan baku impor (saat ini dilarang). Industri daur ulang aki jarang yang dilakukan oleh industri skala menengah-besar. pengangkutan maupun prosesnya. hal ini dikarenakan usaha menengah-besar memerlukan biaya mobilisasi pengumpulan aki bekas yang besar untuk memenuhi kapasitasnya sehingga dirasakan lebih menguntungkan menerima hasil daur ulang setengah jadi industri kecil. Daur ulang aki ditujukan untuk mengambil logam timbal (Pb) atau disebut juga ingot dan plastik box. hal ini dikarenakan daur ulang aki merupakan mata pencaharian dan dirasakan sangat menguntungkan oleh para pendaur ulang. untuk diproses lebih lanjut menjadi produk murni.pemerintah sehingga terbentuk kinerja daur ulang yang akrab lingkungan. tetapi pada dasarnya logam timah diambil dengan cara reduksi-oksidasi (redoks) unsur timbal yang ada di dalam 2 . Bau sulfur yang spesifik. untuk dimanfaatkan kembali. Teknologi yang digunakan juga bermacam-macam dari yang sangat sederhana hingga teknologi tinggi. Limbah cair yang mengandung asam sulfat Kegiatan daur ulang ini rasanya tidak mungkin dilarang. Oleh karena itu perlu adanya kerjasama masyarakat .

pabrik cat .keramik dan isolasi radio aktif 2.pabrik tabung TV .pabrik aki sebagi sel aki baru . Proses ini jarang dilakukan oleh industri kecil menengah maupun rumah tangga di Indonesia hal ini dikarenakan biaya investasi serta operasional yang mahal. Skema Proses Elektrokimia 3 . Logam/Ingot timbal dimanfaatkan oleh : . Diagram proses elektrokimia adalah sebagai berikut : Metallic Lead (Pb) Lead Oxide (PbO) Lead Dioxide (PbO2) Lead Sulfate (PbSO4) Na2SO4 Lead Sulfide (PbS) Sumber : Technical Working Group Of The Basel Convention (EnTA) (2) Leaching Plumbous Lead (Pb2+) Metallic Lead HCl + NaCl Reductive Electrolysis Gambar 2.Dari proses daur ulang tersebut dihasilkan 2 jenis material yaitu : 1.pabrik aki .pabrik plastik Didalam melakukan daur ulang timah dikenal beberapa alternatif teknologi. Plastik box dimanfaatkan oleh: . Pemilihan teknologi ini akan menentuan disain peralatan yang akan dipergunakan. Namun secara umum dalam usaha daur ulang timah dikenal teknologi sebagai berikut: a. Yang dimaksud proses elektrokimia yaitu melakukan leaching segala metal maupun ion Pb menjadi Pb2+ selanjutnya dengan proses elektrolisis Pb2+ diubah menjadi Pb metal. Elektrokimia.

Proses Redoks Prosesd redoks dipergunakan reaktor. Prinsip operasi dari kuwen adalah dengan mencampur arang dan sel aki kemudian arang dinyalakan dengan menambah udara dari blower. Proses ini banyak dilakukan di Indonesia. Debu logam berat berhamburan sehingga mencemari lingkungan.b. Setelah sel timah mencair dipisahkan untuk dicetak. Sketsa gambar “kuwen” adalah sebagai berikut : 4 . Suhu operasi terjadi lebih dari 500O C. baik dengan teknologi yang sangat sederhana maupun yang sudah maju. yang berbentuk kupola maupun rotary kiln. Proses ini menggunakan karbon/arang serta udara sebagai reduktor dan oksidator untuk melelehkan sel aki menjadi timah cair. Skema proses redoks adalah sebagai berikut : Karbon Sel Aki Udara Reaktor Pb Cair Cetak Produk Slag Gambar 3. Skema Proses Redoks Teknologi yang berkembang di industri rumah tangga/IKM Indonesia saat ini biasanya hanya berupa kubangan di dalam tanah yang disebut “kuwen”. Suhu diperlukan untuk melelehkan timah sehingga akan terpisah anatar timah dan pengotor diantaranya sulfur.

Untuk mengurangi pencemaran maka harus dilakukan pengisolasian sumber dampak. Ceroong ini bekerja karena ada tarikan vent serta efek chime. Bangunan cerobong bisa dibuat dari batu bata yang di plaster. sehingga membahayakan bagi para pendaur ulang sendiri maupun lingkungan.Blower tanah Arang + sel Aki tanah Timah cair Blower Dicetak Gambar 4. Gambar sketsa cerobong adalah sebagai berikut : 5 . yaitu dengan memasang cerobong beserta perangkap debu. Disamping itu gas-gas sisa pembakaran SOx maupun NOx selain mengakibatkan pencemaran udara juga akan menimbulkan bau spesifik sulfur. Sketsa Daur Ulang Aki Bekas Secara Tradisional Dari sketsa gambar diatas terlihat bahwa teknologi tradisional tersebut sangat tidak aman karena polusi udara yang mengandung logam berat (B3) timah.

Vent Unit perangkap debu Bangunan cerobong Blower tanah Kuwen sebagai tempat “masak” Gambar 5. Debu keluar bersama-sama dengan gas hasil pembakaran masih mempunyai suhu yang tinggi (+ 450oC). Modifikasi Kuwen Dengan Memasang Cerobong Dan Perangkap Debu Proses redoks dengan mengguakan kuwen adalah proses batch. apabila menggunakan proses kontinyu maka diperlukan reaktor yang berupa kiln maupun kupola. Dengan menggunakan kiln atau kupola memudahkan isolasi debu yang keluar saat pengecoran. 6 . sehingga perlu didinginkan.

Debu di dalam air dapat dipisahkan dengan saringan. sel aki. serbuk besi. gros . Gambar Sketsa Kiln 7 . Kelebihan panas dapat diturunkan dengan memasang kolom sprayer air. besi serta komponen kecil lainnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengisi pengganti pasir dalam pembuatan bahan bangunan. Kolom sprayer bermanfaat juga sebagai peralatan untuk menurunkan kandungan debu di dalam aliran gas tersebur. Pemanfaatan panas gas hasil pembakaran adalah untuk pemanasan awal udara umpan. Disain kiln maupun kupola terdiri dari bagian : Tahan panas terbuat dari bata tahan api Ruang bakar / ruang reaksi Tuyer sebagai tempat pemasukan udara Inlet sebagai tempat pemasukan bahan baku : arang.Pendinginan dapat berupa pendinginan udara maupun pendinginan air. sementara air dapat di sirkulasi. sel aki Slag + timah cair Gambar 6.Out let yang terdiri dari tiga bagian yaitu : o tempat pengeluaran produk o pembuangan gas sisa pembakaran/ sisa reaksi o pengeluaran slag Sketsa gambar kiln maupun kupola adalah sebagai berikut : Gas ke gas treatment Arang. Slag yang merupakan hasil samping dari pengecoran adalah campuaran dari arang.

Di Indonesia industri daur ulang baik skala kecil maupun menengah lebih banyak menggunakan sistem redoks. Sketsa Kupola 2.Ke cyclone Inlet Bata tahan api Tuyer Gambar 7. Secara umum. Limbah Yang Dihasilkan Untuk mengetahui limbah yang dihasilkan dapat dipahami melalui proses yang dipergunakan. skema daur ulang aki dan cemaran yang timbul disajikan dalam gambar berikut : 8 .

tabung TV . 9 . SO2.keramik dan isolasi radio aktif Gambar 8.Aki bekas Pemotongan Asam sulfat Kotak Plastik Sel Aki • • • • Debu Gas Bau slag Penghancuran Daur ulang Limbah cair Pencucian Logam timah Pengeringan Pemurnian • Gas Extruder Pellet plastik Industri – Industri : .aki . c. b. Padat. cemaran ini berupa gas-gas sisa hasil pembakaran. berupa slag sisa daur ulang. Skema Daur Ulang Aki Dan Cemarannya Sifat-sifat limbah adalah sebagai berikut : a. Pb dan lain lain. Limbah cair. Slag ini dapat dipergunakan sebagai bahan pengganti pasir maupun batu dalam bahan bangunan. Gas dan bau.cat . limbah cair berupa asam sulfat biasanya limbah ini sudah tercecer di pengumpul maupun sumber. debu.

operasionalnya mahal sehingga akan sulit bagi IKM menggunakan alat ini. Proses Pengolahan Limbah Gas dan Bau 3. c. Sehingga gas yang keluar akan lebih bersih. Dengan adanya putaran gas dan semburan cairan tersebut maka debu akan turun disamping itu SOx yang terikut dalam gas akan bereaksi dengan soda untuk membentuk garam Na2SO4. Prinsip kerja dari cyclone adalah debu yang terdapat di dalam aliran gas berputar menuruti bodi cyclone. Campuran air NaOH dapat disirkulasi. Peralatan-peralatan tersebut diatas biasanya sebagian besar terbuat dari metal/besi kecuali untuk bag filter ditambah filter yang terbuat dari polyester maupun serat yang lain. Penggunaan perangkap debu Electric Precipitator (EP) dapat mengurangi tingkat polusi debu sampai 99% tetapi memerlukan catu daya DC yang besar. kondisi operasi.1. diperlukan perangkap debu. Dalam perputaran tersebut debu akan collapse dan jatuh. Jenis-jenis perangkap debu antara lain : a. Disamping untuk menurunkan tingkat pencemaran debu. d. 10 . jumlah partikel. sehingga debu-debu yang terkumpul akan mudah dikendalikan. Bag filter akan menyaring debu dengan diameter tertentu berdasar pada ukuran lubang mesh filter yang dipasang. Cyclone Bag filter Scrubber Electric Precipitator Jenis peralatan tersebut dapat dikombinasikan satu sama lain. Bahan dan Alat Dalam melakukan daur ulang timah dari aki bekas dengan menggunakan reaktor.3. juga menurunkan suhu serta kadar sulfur dalam aliran udara hasil pembakaran. tergantung dari ukuran partikel. b. Scrubber bekerja dengan memanfaatkan prinsip cylone dan semburan air dan NaOH.

Slag dipecah dan diayak dengan mesh sesuai yang dikehendaki. Gambar Peralatan Gas bersih Gas kotor debu Gambar 7.3. Cyclone 4. 11 . Slag biasanya berupa bongkahan dengan ukuran yang tidak beraturan. Proses Pengolahan Limbah Padat Hasil samping daur ulang ini adalah slag. Slag bisa dipergunakan sebagai bahan bangunan sebagai subtitusi.9.2. Slag merupakan campuran karbon dengan logam-logam pengotor timah diantaranya besi (Fe). kerikil maupun pasir.

Perry R. 1984. Peraturan Pemerintah RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Chemical Enggineering Hand Book. Daftar Pustaka 1. Air Pollution. Preparation Of The Technical Guidelines For The Environmentally Sound Management Of Waste Lead-Acid Batteries 3. 12 . Kristanto P. Prof. 2002.H. Parker. 1981. Edisi Pertama. Kenji Chijiiwa. New York. Tata Surdia.. 5.5. 6. 2002. Sixth edition. Technical Working Group Of The Basel Convention. MS Met E. 4. John Willey & Sons. Prof DR. Ir. Cetakan Pertama. 2000. Teknik Pengecoran Logam 2. “Ekologi Industri”.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful