P. 1
Fungsi Iklan

Fungsi Iklan

|Views: 1,999|Likes:
Published by Windy Anindya Putri

More info:

Published by: Windy Anindya Putri on Apr 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

Fungsi Iklan Dalam Pemasaran

FRIDAY, MARCH 26, 2010

Iklan adalah pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat melalui suatu media. Dengan demikian, iklan merupakan sarana komunikasi terhadap produk yang disampaikan melalui berbagai media dengan biaya pemrakarsa agar masyarakat tertarik untuk menyetujui dan mengikuti. Sebagai media informasi produk, iklan dibuat sedemikian rupa agar dapat menarik minat khalayak. Iklan harus memiliki karakteristik tertentu dan persuasif sehingga para calon konsumen atau khalayak secara suka rela terdorong untuk melakukan sesuatu tindakan sesuai dengan yang diinginkan pengiklan. Ada empat pokok batasan iklan, yaitu; 1) iklan menyajikan gagasan terhadap barang atau produk berdasarkan konsep produknya, 2) iklan ditujukan kepada kalayak untuk menjangkau masyarakat kelompok besar yang kemudian dipersempit menjadi kelompok pasar, 3) iklan mempunyai sponsor yang jelas, yaitu terciptanya iklan atas pemrakarsa perusahaan yang membiayainya, 4) iklan dikenai biaya penyajian, yaitu dalam penyebaran, penerbitan dan penayangan atas biaya perusahaan. Fungsi iklan dalam pemasaran adalah memperkuat dorongan kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap suatu produk untuk mencapai pemenuhan kepuasannya. Agar iklan berhasil merangsang tindakan pembeli, setidaknya iklan harus memenuhi kriteria AIDCDA sebagai berikut: Attention : mengandung daya tarik Interest : mengandung perhatian dan minat Desire : memunculkan keinginan untuk mencoba atau memiliki Conviction : menimbulkan keyakinan terhadap produk Decision : menghasilkan keputusan untuk memilih produk Action : mengarah tindakan untuk membeli Berdasarkan konsep AIDCDA, promosi periklanan memerlukan pengetahuan yang cukup tentang pola perilaku, kebutuhan, dan SEGMEN PASAR. Dengan konsep tersebut diharapkan konsumen dapat melakukan pembelian berkesinambungan. Segala daya upaya iklan dengan gaya bahasa persuasinya berusaha membuat konsumen untuk mengkonsumsi. Iklan harus mampu mengolah kelemahan produk menjadi kelebihan, itulah fungsinya sebagai ujung tombak pemasaran. Tujuan iklan biasanya dibangun atas empat komponen, yaitu: 1) Aspek perilaku, merupakan tindakan-tindakan yang diharapkan pada calon pembeli, 2) Sikap yang diharapkan, yang menyangkut sikap atau keistimewaan produk, 3) Kesadaran, dalam mengembangkan produk-produk baru di pasaran merebut calon pembeli, 4) Positioning, sasaran konsumen. Pengertian periklanan dapat ditinjau dari media, proses, gaya komunikasi, dan reaksi

konsumen, sbb.: 1. Media informasi: Iklan merupakan suatu media informasi produk yang disampaikan kepada konsumen. 2. Proses iklan: Penyampaian informasi produk yang diprakarsai produsen untuk disampaikan melalui iklan ditujukan kepada konsumen sebagai penerima pesan. 3. Komunikasi persuasif: Gaya bujuk rayunya (persuasi) yang diterapkan pada iklan mengakibatkan konsumen terbius masuk lingkaran konotasi positif terhadap produk yang diinformasikan. 4. Reaksi Konsumen: Informasi yang jelas melalui iklan akan membuahkan reaksi atau tindakan hingga kesadaran untuk mengkonsumsi produk yang diinformasikan. Iklan merupakan media komunikasi persuasif yang dirancang sesuai dengan karakter media, segmen pasar, dan kebutuhan masyarakat untuk mendapat tanggapan positif mengkonsumsi produk untuk membantu tercapainya tujuan pemrakarsa, yaitu keuntungan. Produsen sebagai pemrakarsa mewujudkan iklan untuk mengkomunikasikan produknya merupakan salah satu bentuk dalam strategi pemasaran. Maksud produsen terhadap tampilan produk yang dipublikasikan melalui periklanan, antara lain: • Memperkenalkan identitas produk yang diinformasikan dan menjelaskan perbedaan produk dengan yang lain. • Mengkomunikasikan konsep produk, yaitu manfaat dan kelebihannya dari segi fungsional, psikologis, atau nilai pasar sasaran. • Mengarahkan pemakaian produk baik yang lama atau yang baru kepada pasar sasaran. • Memberitahukan tempat penjualan atau pembelian untuk merangsang ditribusi yang lebih luas. • Meningkatkan penjualan yang berarti pula produk meningkat. • Membangun citra produk dan menjaga kemampuan posisi produk dalam pandangan pasar sasaran • Menghadapi dan mengatasi masalah saingan antar produk

FUNGSI DAN TUJUAN IKLAN
Ada banyak pendapat tentang fungsi dan tujuan iklan. Iklan menjadi sangat penting untuk berkomunikasi antara perusahaan atau produsen dengan masyarakat. Secara umum, iklan memiliki fungsi dan tujuan sebagai berikut: Memberikan informasi Dengan iklan, khalayak atau masyarakat diberi informasi mengenai produk atau merek tertentu. Selain itu, dengan iklan, masyarakat atau khalayak diberi informasi mengenai karakteristik serta keunggulan suatu produk atau merek tertentu. Dengan demikian, iklan dapat membuat konsumen atau calon konsumen sadar akan adanya produk baru. Pada tahap awal produk, iklan sangat diperlukan untuk membangun permintaan primer. Jadi, iklan merupakan bentuk komunikasi yang efisien karena mampu meraih khalayak luas dengan biaya yang relatif rendah.

Membujuk Iklan juga berfungsi untuk membujuk khalayak atau masyarakat agar tetap menggunakan atau memakai atau mengkonsumsi produk atau merek tersebut. Hal ini sangat penting, terutama pada tahap persaingan dimana perusahaan ingin membangun permintaan selektif untuk produk tertentu. Beberapa iklan menggunakan comparative advertising yang memberikan perbandingan atribut dari dua atau lebih merek atau produk secara eksplisit. Iklan yang efektif akan membujuk konsumen atau calon konsumen untuk mencoba menggunakan atau mengkonsumsi suatu produk. Kadang-kadang iklan dapat mempengaruhi permintaan primer yang membentuk permintaan untuk seluruh kategori produk. Seringkali iklan juga ditujukan untuk membangun permintaan sekunder yaitu permintaan untuk merek perusahaan tertentu. Mengingatkan Iklan juga dapat membuat konsumen tetap ingat pada merek atau produk perusahaan. Ketika timbul kebutuhan yang berkaitan dengan produk tertentu, konsumen akan mengingat iklan tentang produk tertentu. Maka konsumen tersebut akan menjadi kandidat pembeli. Jadi, iklan juga bertujuan untuk mengingatkan khalayak atau masyarakat sebagai konsumen atau calon konsumen terhadap produk tertentu. Memberikan Nilai Tambah Iklan juga dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau merek tertentu dengan cara mempengaruhi persepsi konsumen. Iklan yang efektif akan memberikan nilai tambah produk sehingga produk dipersepsikan lebih mewah, lebih bergaya, lebih bergengsi, bahkan melebihi apa yang ditawarkan oleh produk lain, dan secara keseluruhan memberikan kualitas yang lebih baik dari produk lainnya. Mendukung Usaha Promosi Lainnya Iklan juga dapat digunakan sebagai alat pendukung usaha promosi lainnya seperti sebagai alat untuk menyalurkan sales promotion, pendukung sales representative, meningkatkan hasil dari komunikasi pemasaran lainnya. Disamping itu, menurut Tellis (1998) periklanan memberikan dampak terhadap produksi massal dibutuhkan perusahaan untuk melayani pasar yang luas. Perusahaan harus memberi merek produknya dengan nama yang unik sehingga konsumen melakukan permintaan terhadap suatu barang tertentu. Jadi, produksi massal dan pemasaran dapat menguntungkan bila telah memiliki merek. Produksi massal membutuhkan kemasan yang baik. Sehingga perusahaan dapat memberi merek pada kemasan dengan desain dan nama yang unik. Oleh karena itu iklan merupakan alat komunikasi perusahaan terhadap konsumen untuk menyampaikan kualitas produk yang unik yang dapat dilihat dari kemasan unik dan merk produk yang dihasilkan.

BEBERAPA FUNGSI IKLAN
Menurut berbagai sumber, iklan memiliki beberapa fungsi yang dapat disimpulkan atau dijelaskan sebagai berikut :

1. Fungsi Pemasaran Fungsi pemasaran pada iklan adalah fungsi iklan untuk menjual atau memberikan informasi tentang barang, jasa maupun gagasan kepada masyarakat melalui media sebagai upaya untuk : - mengidentifikasi produk dan menjelaskan perbedaannya dengan produk lain, - menganjurkan penggunaan produk baru yang diiklankan tersebut secara bertahap, - menunjang penyebaran untuk meningkatkan penggunaan produk yang diiklankan, - membangun rasa cinta dan dekat pada produk yang diiklankan untuk mengikat konsumen atau calon konsumen dalam jangka waktu yang lama. 2. Fungsi Komunikasi Fungsi komunikasi pada iklan adalah fungsi iklan dalam upaya memberi penerangan dan informasi tentang produk yang diiklankan, memberi pesan yang berisi pendidikan, menciptakan pesan yang bersifat menghibur dan mempengaruhi khalayak untuk dekat dan selalu membeli dan memakai produk yang diiklankan secara tetap. 3. Fungsi Pendidikan Fungsi pendidikan pada iklan adalah fungsi iklan untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar melalui iklan, masyarakat dapat belajar sesuatu dari yang dibaca, ditonton maupun didengarnya. Khalayak atau masyarakat dapat mengkonsumsi produk yang sesuai untuk merek tertentu dan merek tersebut dapat memperbaiki gaya hidup menjadi lebih baik. 4. Fungsi Ekonomi Fungsi ekonomi pada iklan adalah fungsi iklan yang berorientasi pada keuntungan ekonomis. Keuntungan ekonomis yang diperoleh khalayak atau masyarakat melalui iklan adalah mereka lebih mudah mengakses produk yang dibutuhkan yang bisa menjadikan khalayak atau masyarakat lebih efisien dari segi biaya. 5. Fungsi Sosial Fungsi sosial pada iklan adalah fungsi iklan yang bertujuan mempengaruhi perilaku khalayak atau masyarakat. Dalam fungsi sosial, iklan membantu menggerakkan perilaku khalayak untuk lebih baik..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->