P. 1
SMP Negeri 7 Magelang - Kliping Biologi Siklus Dan Arus Energi

SMP Negeri 7 Magelang - Kliping Biologi Siklus Dan Arus Energi

|Views: 308|Likes:
Kliping Arus Energi dan Siklus
Kliping Arus Energi dan Siklus

More info:

Published by: Muhammad Tegar Al Firdausy on Apr 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

Kliping Biologi

SIKLUS DAN ARUS ENERGI

Disusun Oleh Muhammad Tegar Al Firdausy Kelas VII B SMP NEGERI VII MAGELANG

Kli i

i l

i

SIKLUS E E

US I

Disusun uh d l sV N G V

l h Al i d us B AG LANG

Siklus Air

Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi,evaporasi dan transpirasi. Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut. Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersep si oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:
y

Evaporasi / transpirasi - Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es. Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.

y

y

Air Permukaan - Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori -pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.

Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sistem Daerah Aliran Sungai (DAS).Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya.

Pendapat Saya
Semua makhluk hidup baik manusia, hewan, maupun tumbuh -tumbuhan di muka bumi ini menempati ruang yang disebut lingkungan. Lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar makhluk hidup dan berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup tersebut. Dan air adalah bagian dari lingkungan yang sangat penting. Setiap makhluk hidup tidak akan dapat hidup tanpa air. Dan alam menyediakan cukup banyak ai r. Air yang berasal dari hujan atau salju sebagian akan meresap ke dalam tanah lalu mengalir ke sungai dan menuju ke laut. Karena panas matahari sebagian air akan menguap lalu mengembun menjadi titik-titik air dan akan jatuh ke bumi sebagian. Sebagai makhluk hidup yang hidupnya tergantung pada air kita harus menjaga ketersediaan air di muka bumi, dengan tetap menjaga ekosistem air. Karena apabila siklus air tidak terjaga kelak anak cucu kita akan mengalami krisis air. Yang akibatnya akan memperburuk keadaan dan mempersulit kehidupan anak cucu kita.

Siklus karbon
Siklus karbon adalah siklus biogeokimia dimana karbon dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer, dan atmosfer Bumi (objek astronomis lainnya bisa jadi memiliki siklus karbon yang hampir sama meskipun hingga kini belum diketahui). Dalam siklus ini terdapat empat reservoir karbon utama yang dihubungkan oleh jalur pertukaran. Reservoir-reservoir tersebut adalah atmosfer, biosfer teresterial (biasanya termasuk pula freshwater system dan material non-hayati organik seperti karbon tanah (soil carbon)), lautan(termasuk karbon anorganik terlarut dan biota laut hayati dan non-hayati), dan sedimen (termasuk bahan bakar fosil). Pergerakan tahuan karbon, pertukaran karbon antar reservoir, terjadi karena proses-proses kimia, fisika, geologi, dan biologi yang bermaca -macam. Lautan mengadung kolam aktif karbon terbesar dekat permukaan Bumi, namun demikian laut dalam bagian dari kolam ini mengalami pertukaran yang lambat dengan atmosfer. Neraca karbon global adalah kesetimbangan pertukaran karbon (antara yang masuk dan keluar) antar reservoir karbon atau antara satu putaran (loop) spesifik siklus karbon (misalnya atmosfer biosfer). Analisis neraca karbon dari sebuah kolam atau reservoir dapat memberikan informasi tentang apakah kolam atau reservoir berfungsi sebagai sumber ( ource) atau lubuk (sink) karbon s dioksida.

Karbon di laut
Laut mengandung sekitar 36.000 gigaton karbon, dimana sebagian besar dalam bentuk ion bikarbonat. Karbon anorganik, yaitu senyawa karbon tanpa ikatan karbon-karbon atau karbonhidrogen, adalah penting dalam reaksinya di dalam air. Pertukaran karbon ini menjadi penting dalam source) atau lubuk (sink) karbon. mengontrol pH di laut dan juga dapat berubah sebagai sumber ( Karbon siap untuk saling dipertukarkan antara atmosfer dan lautan. Pada daerahupwelling, karbon dilepaskan ke atmosfer. Sebaliknya, pada daerah downwelling karbon (CO2) berpindah dari atmosfer ke lautan. Pada saat CO2memasuki lautan, asam karbonat terbentuk: CO2 + H2O H2CO3

Reaksi ini memiliki sifat dua arah, mencapai sebuah kesetimbangan kimia. Reaksi lainnya yang penting dalam mengontrol nilai pH lautan adalah pelepasan ion hidrogen dan bikarbonat. Reaksi ini mengontrol perubahan yang besar pada pH: H2CO3 H+ + HCO3 í

Karbon di atmosfer

Diagram dari siklus karbon. Angka dengan warna hitam menyatakan berapa banyak karbon tersimpan dalam berbagai reservoir, dalam milyar ton ("GtC" berarti Giga Ton Karbon). Angka dengan warna biru menyatakan berapa banyak karbon berpindah antar reservoir setiap tahun. Sedimen, sebagaimana yang diberikan dalam diagram, tidak termasuk ~70 juta GtC batuan karbonat dan kerogen

Bagian terbesar dari karbon yang berada diatmosfer Bumi adalah gas karbon dioksida(CO2). Meskipun jumlah gas ini merupakan bagian yang sangat kecil dari seluruh gas yang ada di atmosfer (hanya sekitar 0,04% dalam basis molar, meskipun sedang mengalami kenaikan), namun ia memiliki peran yang penting dalam menyokong kehidupan. Gas -gas lain yang mengandung karbon di atmosfer adalah metan dan kloroflorokarbon atau CFC (CFC ini merupakan gas artifisial atau buatan). Gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca yang konsentrasinya di atmosfer telah bertambah dalam dekade terakhir ini, dan berperan dalampemanasan global. Karbon diambil dari atmosfer dengan berbagai cara:  Ketika matahari bersinar, tumbuhanmelakukan fotosintesa untuk mengubah karbon dioksida menjadikarbohidrat, dan melepaskan oksigenke atmosfer. Proses ini akan lebih banyak menyerap karbon pada hutan dengan tumbuhan yang baru saja tumbuh atau hutan yang sedang mengalami pertumbuhan yang cepat.  Pada permukaan laut ke arah kutub, air laut menjadi lebih dingin dan CO2 akan lebih mudah larut. Selanjutnya CO2 yang larut tersebut akan terbawa oleh sirkulasi termohalin yang membawa

massa air di permukaan yang lebih berat ke kedalaman laut atau interior laut (Di laut bagian atas (upper ocean), pada daerah dengan produktivitas yang tinggi, organisme membentuk jaringan yang mengandung karbon, beberapa organisme juga membentuk cangkang karbonat dan bagian-bagian tubuh lainnya yang keras. Proses ini akan menyebabkan aliran karbon ke bawah  Pelapukan batuan silikat. Tidak seperti dua proses sebelumnya, proses ini tidak memindahkan karbon ke dalam reservoir yang siap untuk kembali ke atmosfer. Pelapukan batuan karbonat tidak memiliki efek netto terhadap CO2 atmosferik karena ion bikarbonat yang terbentuk terbawa ke laut dimana selanjutnya dipakai untuk membuat karbonat laut dengan reaksi yang sebaliknya (reverse reaction). Karbon dapat kembali ke atmosfer dengan berbagai cara pula, yaitu:  Melalui pernafasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. Hal ini merupakan reaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa (atau molekul organik lainnya) menjadi karbon dioksida dan air.  Melalui pembusukan binatang dan tumbuhan. Fungi atau jamur dan bakteri mengurai senyawa karbon pada binatang dan tumbuhan yang mati dan mengubah karbon menjadi karbon dioksida jika tersedia oksigen, atau menjadi metana jika tidak tersedia oksigen.  Melalui pembakaran material organik yang mengoksidasi karbon yang terkandung menghasilkan karbon dioksida (juga yang lainnya seperti asap). Pembakaranbahan bakar fosil seperti batu bara, produk dari industri perminyakan (petroleum), dan gas alam akan melepaskan karbon yang sudah tersimpan selama jutaan tahun di dalam geosfer. Hal inilah yang merupakan penyebab utama naiknya jumlah karbon dioksida di atmosfer.  Produksi semen. Salah satu komponennya, yaitu kapur atau gamping atau kalsium oksida, dihasilkan dengan cara memanaskan batu kapur atau batu gamping yang akan menghasilkan juga karbon dioksida dalam jumlah yang banyak.  Di permukaan laut dimana air menjadi lebih hangat, karbon dioksida terlarut dilepas kem bali ke atmosfer.  Erupsi vulkanik atau ledakan gunung berapi akan melepaskan gas ke atmosfer. Gas -gas tersebut termasuk uap air, karbon dioksida, dan belerang. Jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer secara kasar hampir sama dengan jumlah karbon dioksida yang hilang dari atmosfer akibat pelapukan silikat; Kedua proses kimia ini yang saling berkebalikan ini akan memberikan hasil penjumlahan yang sama dengan nol dan tidak berpengaruh terhadap ju mlah karbon dioksida di atmosfer dalam skala waktu yang kurang dari 100.000 tahun.

Pendapat Saya

Salah satu bagian dari ekosistem adalah siklus karbon. Unsur karbon sangat diperlukan oleh mahkluk hidup dan merupakan bahan penting dalam sel. Dalam proses fotosintetis karbon dioksida di udara dan air akan dibentuk menjadi glukosa. Dalam proses selanjutnya baik pada produsen maupun pada konsumen glukosa diubah menjadi senyawa lain. Akhirnya karbon dioksida akan dilepas kembali oleh konsumen pada waktu bernafas. Produsen dan konsumen yang telah mati akan diurai oleh bakteri pengurai sehingga dihasilkan karbon dioksida yang kemudian dilepas ke udara.

Siklus nitrogen
Siklus nitrogen adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandungunsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. Transformasi ini dapat terjadi secara biologis maupun non biologis. Beberapa proses penting pada siklus nitrogen, antara lainfiksasi

nitrogen, mineralisasi, nitrifikasi, denitrifikasi. Walaupun terdapat sangat banyak molekul nitrogen di dalam atmosfir, nitrogen dalam bentuk gas tidaklah reaktif.[1] Hanya beberapa organisme yang mampu untuk mengkonversinya menjadisenyawa

organik dengan proses yang disebut fiksasi nitrogen. Fiksasi nitrogen yang lain terjadi karena proses geofisika, seperti terjadinyakilat. Kilat memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan, tanpanya tidak akan ada bentuk kehidupan dibumi. Walaupun demikian, sedikit sekali makhluk hidup yang dapat menyerap senyawa nitrogen yang terbentuk dari alam tersebut. Hampir seluruh makhluk hidup mendapatkan senyawa nitrogen dari makhluk hidup yang lain. Oleh sebab itu, reaksi fiksasi nitrogen sering disebut prosestopping-up atau fungsi penambahan pada tersedianya cadangan senyawa nitrogen. Vertebrata secara tidak langsung telah mengkonsumsi nitrogen melalui asupan nutrisi dalam

bentuk protein maupun asam nukleat. Di dalam tubuh, makromolekul ini dicerna menjadi bentuk yang lebih kecil yaitu asam amino dan komponen dari nukleotida, dan dipergunakan untuk sintesis protein dan asam nukleat yang baru, atau senyawa lainnya. Sekitar setengah dari 20 jenis asam amino yang ditemukan pada protein merupakan asam amino esensial bagi vertebrata, artinya asam amino tersebut tidak dapat dihasilkan dari asupan nutrisi senyawa lain, sedang sisanya dapat disintesis dengan menggunakan beberapa bahan dasar nutrisi, termasuk senyawa intermediat dari siklus asam sitrat. Asam amino esensial disintesis oleh organismeinvertebrata, biasanya organisme yang

mempunyai lintasan metabolisme yang panjang dan membutuhkan energi aktivasi lebih tinggi, yang telah punah dalam perjalanan evolusi makhluk vertebrata.

pada purina dan pirimidina ang didapat dari asam amino glutamina, asam aspartat dan glisina, layaknya kandungan karbon dalam ribosa dan deoksiribosa yang didapat dari glukosa. oksidasi guna Kelebihan asam amino yang tidak digunakan dalam proses metabolisme akan di memperoleh membentuk energi. atau Biasanya kandungan atom karbon danhidrogen lambat laun akan

, dan kandungan atom nitrogen akan mengalami berbagai proses hingga

menjadi urea untuk kemudian diekskresi. Setiap asam amino memiliki lintasan metabolismenya masing -masing, lengkap dengan

perangkat enzimatiknya.

Pendapat Saya
Unsur Nitrogen merupakan salah satu bagian penting dari sel yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup. Unsur ini beredar dari lingkungan masuk ke tubuh mahkluk hidup dan kembali ke lingkungan. Nitrogen di atmosfer dalam bentuk N. Nitrogen dimanfaatkan oleh tumbuhan dalam bentuk senyawa nitrit melalui proses nitrifikasi. umbuhan dan hewan yang mati mengalami proses dekomposisi yang menghasilkan nitrogen dalam bentuk urea. Nitrogen dapat pula berasal dari endapan dangkal di laut dan letusan gunung berapi.

Si l

O

i  

metabolisme,

sehingga

istilah

nukleoti a

esensial

kurang

tepat.  

Nukl

ti

i

lukan

alam

int

i

NA maupun NA apat

¢

¢

¢  © ©  ©

¢

¤ 



¨  § ¢ 

¦¥£ ¤ £

¡ ¢  

i asilkan

melalui

lintasan nitrogen

Kandungan

Fotosintesis menghasilkan O2

Di

alam,

oksigen

bebas

dihasilkan

dari fotolisis air

selama fotosintesis oksigenik. Ganggang

hijaudan sianobakteri di lingkungan lautan menghasilkan sekitar 70% oksigen bebas yang dihasilkan di bumi, sedangkan sisanya dihasilkan oleh tumbuhan daratan. Persamaan kimia yang sederhana untuk fotosintesis adalah: 6CO2 + 6H2 O + foton C6H12O6 + 6O2

Evolusi oksigen fotolitik terjadi di membran tilakoid organisme dan memerlukan energi empatfoton. Terdapat banyak langkah proses yang terlibat, namun hasilnya merupakan pembentukan gradien proton di seluruh permukaan tilakod. Ini digunakan untuk

mensintesis ATP via fotofosforilasi. O2 yang dihasilkan sebagai produk sampingan kemudian dilepaskan ke atmosfer. Dioksigen molekuler, O2 , sangatlah penting untuk respirasi sel organisme aerob. Oksigen digunakan di mitokondria untuk membantu menghasilkan adenosina trifosfat (ATP)

selamafosforilasi oksidatif. Reaksi respirasi aerob ini secara garis besar merupakan kebalikan dari fotosintesis, secara sederhana: C6H12O6 + 6O2 6CO2 + 6H2 O + 2880 kJ·mol
-1

Pada vetebrata, O2 berdifusi melalui membran paru-paru dan dibawa oleh sel darah merah. Hemoglobin mengikat O2, mengubah warnanya dari merah kebiruan menjadi merah cerah..[41][17] Terdapat pula
[32]

hewan

lainnya

yang

menggunakan hemosianin (hewan moluska dan ataupun hemeritrin (laba-laba dan lobster).

beberapa antropoda)

Satu liter darah dapat melarutkan 200 cc O2.

Spesi oksigen yang reaktif, misalnya ion superoksida (O2í) dan hidrogen peroksida (H2O2), adalah produk sampingan penggunaan oksigen dalam tubuh organisme. Namun, bagian sistem kekebalan organisme tingkat tinggi pula menghasilkan peroksida,

superoksida, dan oksigen singlet untuk menghancurkan mikrob Spesi oksigen reaktif a. juga memainkan peran yang penting pada respon hipersensitif tumbuhan melawan serangan patogen. Dalam keadaan istirahai, manusia dewasa menghirup 1,8 sampai 2,4 gram oksigen per menit. ] Jumlah ini setara dengan 6 miliar ton oksigen yang dihirup oleh seluruh manusia per tahun.

Pendapat Saya

Dalam proses pernafasan makhluk hidup membutuhkan oksigen. Dengan kata lain oksigen sangat diperlukan oleh makhluk hidup untuk tetap bertahan hidup. Oksigen dihasilkan melalui proses fotosintesis. Oksigen dilepas ke udara. Proses ini berlangsung dalam keadaan seimbang . Jadi, jumlah oksigen di udara akan tetap jumlahnya yaitu sekitar 20 %.

Manfaat Siklus bagi Tumbuhan
Tumbuhan bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakankarbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya C6H12O6 (glukosa) + 6O2

Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Pada respirasi, gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi kimia.

Arus energi
Merupakan perpindahan energi dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Yaitu dari sinar matahari lalu produsen, ke konsumen tingkat I, ke konsumen tingkat II sampai pengurai. Sedangkan mineral membentuk siklus. Energi yang dilepas sangat kecil karena setiap organisme membutuhkan energi dalam memenuhi kebutuhannya.

Pendapat Saya
Arus energi dalah perpindahan energi dalam rantai makanan.Energi masuk ke dalam jaring-jaring makanan melalui produsen. Hal ini karena produsen dapat mengikat energi matahari untuk membuat makanan. Contohnya r umput sewaktu tumbuh menimbun energi dalam tubuhnya . Rumput lalu dimakan seterusnya. Arus perpindahan inilah yang disebut arus energi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->