BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Dalam hubungan dengan kehidupan manusia dalam suatu Negara dalam hubungannya dengan lingkungan alam, kehidupan manusia di dunia mempunyai kedudukan sebagai hamba Tuhan Yang Maha Esa dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanatnya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan sang pencipta dengan penuh ketulusan. Adapun sebagai wakil Tuhan di bumi, manusia dalam hidupnya berkewajiban memelihara dan dan memanfaatkan segenap karunia kekayaan alam dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan hidupnya. Kedudukan manusia tersebut mencakup tiga segi hubungan, yaitu: Hubungan antara manusia dengan Tuhan, hubungan antar manusia, dan hubungan antara manusia dengan makhluk lainnya. Bangsa Indonesia sebagai umat manusia religious dengan sendirinya harus dapat berperan sesuai dengan kedudukan tersebut. Sebagai Negara kepulauan dengan masyarakatnya yang beraneka ragam, Negara Indonesia memiliki unsure-unsur kekuatan dan sekaligus kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografi yang strategi dan kaya akan sumber daya alam. Sementara kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa dan satu tanah air, sebagaimana telah diperjuangkan oleh para pendiri Negara. Dalam pelaksanannya bangsa Indonesia tidak bebas dari pengaruh interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitarnya, baik lingkungan regional maupun internasional. Dalam hal ini bangsa Indonesia perlu memiliki prinsipprinsip dasar sebagai pedoman agar tidak terombang-ambing dalam memperjuangkan kepentingan nasional untuk mencapai cita-cita dan tujuan

1

nasionalnya. Salah satu pedoman bangsa Indonesia adalah wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara. Sehingga kelompok kami menjadikan kasus Ambalat yang menjadi Studi kasus dalam tugas kelompok ini.

1.2. Rumusan Masalah Dari latar belakang yang telah ada, penulis merumuskan beberapa permasalahan diantaranya : 1. Apa yang dimaksud dengan geopolitik, geostrategi Indonesia dan wawasan Nusantara? 2. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi wawasan nusantara? 3. Apa yang menjadi salah satu studi kasus terkait tema, dimana hal itu merupakan informasi terkini pada bangsa Indonesia?

1.3. Tujuan Penulisan Tujuan pembuatan makalah ini adalah: 1. Untuk memenuhi tugas kelompok Pendidikan Kewarganegaraan 2. Untuk dijadikan bahan dalam kegiatan diskusi 3. Untuk mengetahui hubungan wawasan nusantara dengan ketahanan nasional.

1.4. Metode Dan Teknik Penulisan Metode dan teknik penulisan yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode studi pustaka. Studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi yang bersifat teoritis yang kemudian data tersebut akan dijadikan dasar atau pedoman untuk melihat adanya

ketidaksesuaian antara teori dengan kenyataan sebagai penyebab dari permasalahan yang dibahas dalam karya tulis ini. Sumber ± sumber yang dijadikan sebagai rujukan untuk studi pustaka diperoleh dari berbagai sumber bacaan. Baik itu buku maupun situs ± situs yang ada di internet.

2

atau penglihatan indrawi. Istilah nusantara dipakai untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau Indonesia yang terletak diantara samudra Pasifik dan samudra Indonesia. tinjauan. Sedangkan wawasan nusantara memiliki arti cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan dan cita-cita nasionalnya.1. Faktor-faktor yang mempengaruhi wawasan nusantara antara lain sebagai berikut : 1. Wilayah(Geografi) Geopolitik dan Geostrategi Perkembangan wilayah Indonesia dan Dasar Hukumnya Dalam penyelenggaraan kehidupan nasional agar tetap mengarah pada pencapaian tujuan nasiaonal diperlakuakan suatu landasan dan pedoman yang kokoh berupa konsepsi wawasan nasional. serta diantara benua Asia dan benua Australia. Secara umum wawasan nasional berarti cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa itu sesuai dengan posisi dan kondisi geografi negaranya untuk mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya. upaya pencapaian tujuan nasional 3 . meninjau. atau melihat. Wawasan Nasional Indonesia menumbuhkan dorongan dan rangsangan untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. Akar kata ini membentuk kata µmawas¶ yang berarti memandang. atau cara melihat.sedangkan istilah nusantara berasal dari kata µnusa¶ yang berarti diapit diantara dua hal. 3. 2. Wawasan Nusantara Istilah wawasan berasal dari kata µwawas¶ yang berarti pandangan.BABII ISI 2.

Geopolitik Indonesia 2. 2. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa wawasan nusantara dan ketahanan nasional merupakan konsepsi yang saling mendukung antara sebgai pedoman bagi penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap jaya dan berkembang seterusnya. sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses.2. Oleh karena itu perlu adanya suatu konsepsi Ketahanan Nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia.2. Pengertian Istilah geopolitik semula diartikan oleh Frederic Ratzel (18441904) sebagai ilmu bumi politik (Political Geogrephy). Sebaliknya. Ilmu bumi politik (Political Geography) mempelajari fenomena geografi dari aspek 4 . Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan Nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. Kenerhasilan pembangunan akan meningkatkan kondisi dinamik kehidupan nasional dalam wujud ketahan nasional yang tangguh. apakah pada bidang geografi ataukah politik. Untuk mengatasi perlu dibangun suatu kondisi kehidupan nasional yang disebut katahan nasioanl. Perbedaan dari dau istilah di atas terletak pada titik perhatian dan tekanannya.dilakukan dengan pembangunan nasional yang juga harus berpedoman pada wawsan nasional. Rudolph Kjellen (1864-1922) dan Karl Haushofer (1869-1964)dari Jerman menjadi Geographical Politic dan disingkat Geopolitik. Istilah ini kemudian dikembangkan dan diperluas oleh sarjaan ilmu politik Swedia. ketahan nasional yang tangguh akan mendorong pembangunan nasional semakin baik. Dalam proses pembangunan nasional untuk pencapaian tujuan nasional selalu menghadapi berbagai kendala dan ancaman.1.

Pengertian geopolitik telah dipraktekan sejak abad XIX. sebagaimana telah diperjuangkan oleh para pendiri Negara ini. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geography. tetapi pengertiannya baru tumbuh pada awal abad XX sebagai ilmu penyelenggaraan Negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah yang menjadi tempat tinggal suatu bangsa. kondisi. Geopolitik bertumpu pada geografi sosial (hukum geografis). politik Negara itu secara langsung akan berdampak pada geografi Negara yang bersangkutan. Negara Negara kepulauan. Sebaliknya. mengenai situasi. wilayah atau territorial dalam arti luas) suatu Negara. atau konstelasi geografi dan segala sesuatu yang dianggap relevan dengan karakteristik geografi suatu Negara. Sementara kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa dan satu tanah air. Prinsip-prinsip dalam heopolitik menjadi perkembangan suatu wawasan nasional. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografi yang strategis dan kaya sumber daya alam. Sebagai berbhinneka. Dorongan kuat untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia tercermin pada momentum sumpah pemuda tahun 1928 dan kemudian 5 . yang apabila dilaksanakan dan berhasil akan berdampak langsung kepada system politik suatu Negara. Geopolitik diartikan sebagai sistem politik atau peraturanperaturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik (kepentingan yang titik beratnya terletak pada pertimbangan geografi. Geopolitik memaparkan dasar pertimbangan dalam menentukan alternative kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu.politik. dengan masyarakat yang Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan sekaligus kelemahan.

bangsa.2. y Ambalat.kali melanggar teritori Indonesia dan diusir armada angkatan laut kita. baik lingkungan regional maupun internasional. Salah satu pedoman bangsa Indonesia adalah wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara sehingga disebut dengan wawasan nusantara. dan segenap aspek kehidupan nasionalnya. 2. Kapal perang Malaysia berkali. Mencuat pada 2005. yaitu unsur ruang. dalam pelaksanaannya bangsa Indonesia tidak bebas dari pengaruh interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitarnya. Studi Kasus terkait Geopolitik Indonesia. Diplomasi Vs Konfrontasi AMBALAT kembali mencuri perhatian.2558 Bujur Timur (BT)- 6 . mengapa krisis Ambalat kembali terjadi? Apa solusi terbaiknya? Ambalat adalah sebuah gugus pulau di sekitar 118. Dalam hal ini bangsa Indonesia perlu memiliki prinsip-prinsip dasar sebagai pedoman agar tidak terombangambing dalam memperjuangkan kepentingan nasional untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya.2. Hal ini dipahami berdasarkan pengertian bahwa dalam wawasan nusantara terkandung konsepsi geopolitik Indonesia. yang kini berkembang tidak saja secara fisik geografis. Karena hanya dengan upaya inilah bangsa dan Negara Indonesia dapat tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang dicita-citakan.dilanjutkan dengan perjuangan kemerdekaan yang puncaknya terjadi pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. melainkan dalam pengertian secara keseluruhan (Suradinata. Oleh karena itu. wawasan nusantara adalah geopolitik Indonesia. Kepentingan nasional yang mendasar bagi bangsa Indonesia adalah upaya menjamin persatuan dan kesatuan wilayah. Penyelenggaraan Negara kesatuan Republik Indonesia sebagai system kehidupan nasional bersumber dari dan bermuara pada landasan ideal pandangan hidup dan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945. Sumiarno: 2005).

118. Malaysia mengklaim Ambalat sebagai wilayah kedaulatannya sesuai dengan peta wilayah yang dibuat Malaysia pada 1979.56861 Lintang Utara (LU). Peta Laut 1979 tersebut juga telah memasukkan Pulau Sipadan dan Ligitan ke dalam wilayah Malaysia. Undang-undang ini telah diakui dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS) ditetapkan dalam Konferensi III PBB di Montego Boy. Peta itu didasarkan pada The Convention on The Territorial Sea and the Contiguous zone 1958 dan The Continental Self Convention 1958. sebelah timur Pulau Kalimantan Timur. Ambalat disebut sebagai wilayah Republik Indonesia (RI) sesuai Undang-undang No 4 Tahun 1960 tentang Perairan RI yang telah sesuai dengan konsep hukum Negara Kepulauan (Archipelagic State). masalah. Konvensi ini kemudian diratifikasi oleh Indonesia dengan Undang-undang No 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS.79722 LU yang terletak di perairan Laut Sulawesi. Jamaika.3.masalah keamanan 7 . dari sisi keamanan nasional. Sengketa Ambalat Indonesia-Malaysia menyeruak karena klaim kepemilikan. ada masalah penjagaan integritas wilayah nasional yang cukup sensitif. krisis Ambalat ditandai dengan show of force kedua angkatan bersenjata. Malaysia memberi Ambalat (wilayah XYZ) kepada Shell atas dasar perjanjian bagi hasil (Production Sharing Contract ) pada 16 Februari 2005. Pertama. Pada 2005. Bagi kaum realisme politik internasional. penembakan kapal nelayan kita oleh Malaysia. Masalah Penting Masalah Ambalat menjadi penting bagi Indonesia karena setidak-tidaknya ia mencakup tiga dari empat variabel kepentingan nasional. 10 Desember 1982. dan aneka aksi demonstrasi mengecam Malaysia.254167 BT dan 2.

Ketiga ada ancaman bagi kesejahteraan ekonomi karena potensi ekonomi dari minyak Ambalat ditakutkan jatuh ke pihak luar. secara nyata telah ada upaya diplomasi sejak 2005 yang dijalankan kedua negara untuk menyelesaikan Ambalat. Dengan ketiga kepentingan nasional tersebut. Malaysia 8 . Pertama. maka pilihan instrumen politik luar negeri yang tersedia adalah diplomasi atau konfrontasi. Penyelesaian diplomatik dimulai dengan pembukaan komunikasi diplomatik Indonesia dengan Malaysia (keterangan pers Departemen Luar Negeri.nasional semacam ini justru menjadi fokus utama kebijakan negara. Andi Wijayanto dalam wawancara TVOne (27/5/09) menyatakan. pada tataran praktik. Komunikasi Diplomatik. Ini berakumulasi dengan memori kehilangan kita atas Sipadan dan Ligitan. klaim Malaysia atas Lagu ´Rasa Sayange´. Jumat 4 Maret 2005). Tentu. ada persoalan citra dan harga diri bangsa karena perasaan terlecehkan sebagai negara berdaulat dengan manuver angkatan laut Malaysia. langkah Malaysia sejatinya bisa dimaknai sebagai upaya ingin menguji kedaulatan efektif kita atas Ambalat. Kedua. Pakar ekonomi minyak Dr Kurtubi pada 2005 menyatakan secara kasar Ambalat memiliki cadangan migas seharga 40 miliar dolar AS. Artinya pilihan penyelesaian diplomatik adalah yang paling rasional meski harus dikawal. aneka kasus kekerasan pada TKI. Pengamat militer. Namun diplomasi memiliki beberapa kelebihan. nilai ini cukup signifikan jika bisa masuk ke kas negara kita. reog dan batik misalnya. Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono (20/5/09) juga menyatakan perundingan Ambalat masih berlangsung. Artinya para patriot dan nasionalis menginginkan bahwa harga diri kita harus tegak sebagai bangsa berdaulat.

Sumatera Barat. Dalam pertemuan antarmenlu telah disepakati bahwa kedua belah pihak akan membentuk tim teknis yang akan melakukan perundingan ke arah penyelesaian Blok Ambalat. murah. Presiden SBY kemudian berkomunikasi dengan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi melalui telepon Senin 8 Maret 2005 sebelum meninjau Ambalat. Konfrontasi dan perang semakin banyak dicibir karena tidak hanya mahal tetapi juga karena efek 9 . Pembicaraan berlangsung konstruktif untuk menyelesaikan masalah dengan baik dan Badawi pun akan mengirimkan Menteri Luar Negeri Malaysia untuk mengunjungi Indonesia. sengketa Blok Ambalat akan terus diselesaikan secara perundingan. Pertemuan tim teknis Indonesia-Malaysia dilanjutkan di Langkawi pada 25-26 Mei. di Johor Baru pada 2728 September 2005 dan Desember 2005. di Yogyakarta 25-26 Juli. Namun hingga 2006 masalah sengketa Blok Ambalat antara Malaysia dan Indonesia masih dalam proses perundingan oleh kedua negara dan belum ada penyelesaian yang dapat diterima oleh kedua negara. Pertemuan ´penyelesaian diplomasi´ pertama dilakukan pada 22 dan 23 Maret 2005. dan terukur. Bukittinggi. secara moral penyelesaian diplomasi lebih dipilih karena diplomasi merupakan instrumen politik luar negeri yang beradab.menjawab pada 25 Februari 2005 dengan menyampaikan pandangan mereka bahwa wilayah itu adalah wilayahnya. pada 12-13 Januari 2006 telah disepakati bahwa. Dalam pertemuan bilateral antara PM Abdullah Ahmad Badawi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung Negara Tri Arga. Diplomasi memasuki babak baru setelah Menlu Malaysia Syed Hamid Albar bertemu dengan Menlu RI Hasan Wirajuda di Jakarta (9/3/2005) bahkan diterima oleh Presiden SBY. Kedua.

Alur penyelesaian diplomatik yang telah disepakati sendiri mencakup dua fase. Fase pertama adalah pembicaraan untuk mengeksplorasi dan mengetahui posisi masing-masing negara atas klaimnya di Blok Ambalat. Satu. Krisis dan konfrontasi juga akan berakibat perluasan spektrum politik luar negeri tidak lagi semata menjadi pembahasan para elite decision 10 . Tiga. Perintah untuk tidak mengeluarkan tembakan dari kapal perang kita da cukup mengusir kapal Malaysia cukup bijaksana. Fase Diplomasi Alur penyelesaian diplomatik yang telah disepakati sendiri mencakup dua fase. Fase kedua adalah bagaimana kedua negara bisa menyepakati jalan keluar dari klaim tumpang tindih atas Blok Ambalat. Fase kedua adalah bagaimana kedua negara bisa menyepakati jalan keluar dari klaim tumpang tindih atas Blok Ambalat. Yang menyedihkan adalah analisa bahwa dari sisi Alutsista kita akan kalah. negara yang bersengketa tidak menyepakati solusi dan membiarkan permasalahan ini tidak terselesaikan (baca: mengambang) dengan catatan negara yang bersengketa menyepakati suatu status quo. Dua. Fase pertama adalah pembicaraan untuk mengeksplorasi dan mengetahui posisi masingmasing negara atas klaimnya di Blok Ambalat. negara yang bersengketa tidak menyepakati batas. Jalan keluar ini ada tiga alternatif.rusaknya yang sulit terkontrol. Jika diplomasi gagal maka krisis bisa kembali terjadi kapan saja. maupun stabilitas regional ASEAN ke depan. tetapi bersepakat untuk melakukan pengelolaan bersama. Indonesia dan Malaysia adalah tetangga serumpun yang ada dalam kerangka ´the ASEAN Way´ dalam penyelesaian aneka sengketa yang ada. Alasan lain. Konfrontasi akan sangat kontra produktif bagi hubungan bilateral. negara yang bersengketa sepakat untuk membawa sengketa mereka ke forum penyelesaian sengketa.

3.yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginankeinginan politik atau kebijakan dalam menentukan tujuan-tujuan dan saranasarana serta cara penggunaan sarana-sarana tersebut guna mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan konstelasi geografis negara. artikulasi kepentingan. Selagi diplomasi masih bergulir.makers tetapi meluas merambah ke wilayah keterlibatan publik. prepare for war). keterlibatan publik lebih cenderung mengarah kepada ekspresi emosi. 2. Tanpa 11 . kemarahan. Keuletan diperlukan dalam menghadapi tantangan / tekanan yang masuk dari luar. Bagi Indonesia. diplomasi juga harus dikawal dengan menunjukkan kewibawaan. penggalangan relawan dan sebagainya. sweeping. Geostrategi Indonesia Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan . Kaum realis mengatakan. mencermati krisis terdahulu. Geostategi dirumuskan dalam bentuk ketahanan nasional yang unsurunsur utamanya terdiri dari kualita keuletan dan kualita kekuatan /ketangguhan. kekuatan dan ketegasan. maupaun aksi yang rasional dan terukur. Penyelesaian Ambalat membutuhkan tidak hanya tekad dan upaya diplomasi bilateral berkelanjutan tetapi juga sikap saling respek untuk tidak melakukan provokasi. Tetapi sayang. Keuletan merupakan satu keadaan yang menunjukkan adanya kebersamaan diantara sesama komponen yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan. ajakan berperang. Padahal eloknya keterlibatan itu lebih terarah kepada pernyataan sikap. Ini tentu saja positif dalam konteks demokratisasi politik luar negeri agar kebijakan yang diambil accountable terhadap rakyat. µ¶Jika ingin damai bersiaplah untuk berperang¶¶ (if you want peace. provokasi dan pelanggaran teritori tentu berbahaya.

politik.Asia dan Australia . 2.3. Demografi : penduduk Indonesia terletak diantara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang) 3. Peluang Wawasan Nusantara dan Hubungannya dengan Geostrategi Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa Indonesia adalah kenyataan posisi silang Indonesia dari berbagai aspek .ideologi. Politik : Demokrasi Pancasila terletak diantara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi dan demokrasi rakyat (diktatur proletar) 5. politik .adanya kualita keuletan maka jaringan sosial masyarakat akan retak atau bahkan putus.1. sosial budaya. dan Hankam. dan Korea Utara) 4. Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk Negara dan bangsa Indonesia adalah kenyataan posisi silang Indonesia dari berbagai aspek.disamping aspek-aspek geografi juga dari aspek demografi . disamping aspek geografi juga aspek-aspek demografi. 12 . Geografi : Wilayah Indonesia terletak di antara dua benua . Vietnam. Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila ) terletak diantara liberalisme di selatan (Australia dan Selandia Baru ) dan komunisme di utara (RRC. Dengan demikian geostrategi adalah perumusan strategi nasional dengan memperhitungkan kondisi dan konstelasi geografi sebagai factor utamanya. sehingga pada umumnya strategi disusun secara bertahap dengan memperhitungkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. social budaya. ideology. Strategi biasanya menjangkau masa depan.ekonomi. Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak dianatara ekonomi kapitalis dan selatan Sosialis di utara. dan hankam. Posisi silang Indonesia tersebut dapat dirinci sebagai berikut : 1. 2.serta di antara samudra Pasifik dan samudra Hindia. ekonomi.

Australia. Korea ) +3 (India. Dari uarian diatas didapatkan beberapa aspek pendukung tentang bagaimana bangsa Indonesia seharusnya dapat bersikap dalam hal menentukan geostrategi dalam kehidupan bernegara ataupun hubungan internasional dengan bangsa lain. Mulai dari aspek geografi sebagai pendukung. Asean Economic Comunity (AEC) dan Asean Cultural Comunity (ACC) bahkan pada Asean Summit di Kuala Lumpur (Desember 2005) telah meningkat menjadi Asean Identity. 8. Ditingkat supra regional juga semakin mekar dengan penandatangan Asean Treaty of Ammity and Cooperation (TAC ) oleh China. yang menempatkan Indonesia di antara dua benua Asia dan Australia mendorong Indonesia untuk maju khususnya dalam hal geostrategi ditingkat regional adalah ASEAN 10 sedangkan ditingkat Supra Regional adalah ASEAN + 3 (Jepang. Australia dan negara lain. 7. Budaya : Budaya Indonesia terletak diantara budaya barat di selatan dan budaya timur di utara.6. Hankam : Geopolitik dan geostrategi Hankam ( Pertahanan dan Keamanan ) Indonesia terletak diantara wawasan kekuatan maritim di selatan dan wawasan kekuatan kontinetal di utara. New Zealand ) Geostrategi ditingkat Regional dikembangkan melalui konsep Asean Security Community (ASC).regional. dan supra regional berupa jaringan labalaba hubungan antara negara baik yang tidak hanya menggunakan komponen militer tetapi juga nir militer baik ekonomi .budaya dan identitas dalam rangka menjaga dan memelihara kepentingan nasional Indonesia ´. China. Sosial : Masyarakat Indonesia terletak diantara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara. Dengan cara ini maka posisi Indonesia menjadi lebih aman 13 . Jadi sistem pertahanan Indonesia yaitu Sishanrata atau sekarang dikenal dengan Total Defence dalam implementasinya ditingkat Regional dan Supra regional diwujudkan dalam suatu bentuk ³Pertahanan melingkar multi lapis ditingkat nasional .

Hal tersebut tidak berarti Indonesia tidak membangun kekuatan militernya tetapi membangun secara terukur. Bagi Indonesia juga menguntungkan karena tidak perlu terburu-buru melakukan pengadaan Alutsista yang mahal-mahal sementara ekonomi Indonesia belum pulih sepenuhnya. Sedangkan dalam hal Hankam maka hubungan ini bisa menguntungkan Indonesia khususnya dalam hal memperoleh armada-armada yang digunakan dalam hal pertahanan negara. Dalam hal politik negara. Mungkin Indonesia sebaiknya baru membangun kekuatan militernya secara besarbesaran sesudah pendapatan perkapita mencapai USD 4000 dalam hal pemenuhan ketahanan nasioanal. Diharapkan juga ditingkat Supra Regional juga akan terjadi kondisi serupa dan dengan demikian baik dilingkungan ASEAN bahkan ASEAN + 6 semua negara didalamnya akan memperoleh kesempatan untuk bersama-sama saling bantu-membantu membangun negerinya. Indonesia menjadi lebih aman baik dalam hal melakukan kegiatan ekonomi khususnya di tingkat regional maupun supra regional. dengan masuknya Indonesia kedalam kawasan ASEAN maka kebanyakan strategi politik negara yang saling menjegal setidaknya bisa ditekan walaupun hanya dalam lingkup ASEAN khususnya hal ini biasa terjadi dalam menunjukkan kekuatan suatu negara hubungannya dengan kehidupan internasional dalam bernegara. 14 . Diharapkan dengan masuknya Indonesia khususnya dalam ASEAN baik ditingkat regional maupun supra regional mampu membawa Indonesia ke tingkat yang lebih baik. menjadi lebih mudah memasarkan produk dalam negeri dan mengembangkan perekonomian di Indonesia dengan sendirinya dan pemasaran produksi dalam negeri menjadi lebih baik.karena lewat hubungan ini konflik yang nantinya akan muncul menjadi berkurang. kemudian penyusunan strategi untuk perkembangan selanjutnya demi mempertahankan wilayah kesatuan Republik Indonesia.

Peluang lainnya yaitu perkembangan kemajuan teknologi 15 . Selain itu adanya selat malaka yang juga sebagai lewatan jalur perdagangan internasional mendorong Indonesia untuk bisa meningkatkan kehidupan ekonominya khususnya di sektor perdagangan . Bila kesejahteraan rakyat terpenuhi otomatis stabilitas negara dapat terwujud dan kriminalitas dapat ditekan. Kekayaan sumber daya laut merupakan salah satu peluang wawasan nusantara yang bisa dikembangakan secara optimal nantinya. Dengan semua terpenuhinya kesejahteraan masyarakat kecil maka tingkat kriminal dapat diturunkan karena pada prinsipnya seseorang berbuat kriminal karena situasi yang tidak memungkinkan seperti halnya terdesak oleh kebutuhan ekonomi dan perut lapar hingga tak bisa tidur. karena dengan terpenuhinya kesejahteraan rakyat terutama di bidang ekonomi maka stabilitas keamanan negeri juga terjamin.Peluang selanjutnya adalah bagaimana Indonesia memanfaatkan letak geografisnya . Pemanfaatan sumberdaya alam baik laut maupun darat dan mengurangi tingkat penyelundupan yang bisa merugikan negara serta rakyat kecil akan membantu Indonesia khususnya dalam hal peningkatan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan Indonesia pada luar negeri baik itu dalam bidang ekonomi ataupun pertahanan negara karena hingga saat ini Indonesia tidak dapat membuat armada pertahanan sendiri tetapi membeli armada dengan teknologi yang mulai tertinggal dan merupakan barang bekas dari beberapa negara maju selain itu perlunya peningkatan terhadap Sumberdaya Manusianya itu sendiri.yang terletak diantara dua benua Asia dan Australia serta dua samudra Pasifik dan samudra Hindia sebagai suatu kekuatan membangun perekonomian Indonesia. Dengan memanfaatkan laut yang luas sekitar 2/3 dari luas seluruh Indnesia dengan segala sumberdaya yang ada di dalamnya untuk kesejahteraan rakyat dalam negeri.kelautan dan pemanfaatan sumberdaya bahari yang selama ini masih belum terkelola secara maksimal.

2.3. Tantangan Wawasan Nusantara dan Hubungannya dengan Geostrategi Nilai strategis batas laut /perairan Indonesia . Pancasila sebagai ideologi negara tetap diterima oleh masyarakat Indonesia dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara yang mempersatukan bangsa Indonesia dalam satu kesatuan utuh dalam kekeluargaan dan kebudayaan yang beragam sebagai daya tarik Indonesia di dunia pariwisata dan Internasional.potensi pertahanan ketika adanya agresi militer maupun potensi pasar dalam negeri.antara lain : 1. 2. 2. Meluasnya regionalisasi perekonomian antar kawasan dalam implementasi pasar bersama dan juga pelaksanaan otonomi daerah memungkinkan daerah untuk mengembangkan diri sesuai potensi dari daerah masing-masing.000 km terpanjang didunia yang pada umumnya terbuka di kawasan sekitar 8 juta km 2 yang tersebar secara tidak 16 . Letak geografis di persimpangan jalan antara Samudra Pasifik dengan Samudra Hindia dan Benua Asia dan Australia sehingga sering dilewati pelayaran Internasional.baik yang bersifat permanen maupun yang sementara .jumlah penduduk yang besar merupakan potensi tenaga kerja .kekayaan sumberdaya alam yang cukup besar dan beragam merupakan modal dasar pembangunan nasional .zona perbatasan laut Indonesia mengandung banyak kerawanan dan sensitivitas karena berbagai faktor . Daratan yang subur dan masih belum dikelola secara maksimal menjadikan peluang bagi Indonesia untuk melakukan swasembada beras dan meningkatkan kondisi pertaniannya dan menjadikan Indonesia berjaya kembali seperti tahun 1984 dengan kebijakan-kebijakan yang mengedepankan ketahanan pangan.informasi yang berimplikasi pada meningkatnya arus informasi yang cepat akan mendorong percepatan diperolehnya akses informasi terutama yang berkaitan dengan pembangunan nasional . Struktur negeri yang berbentuk kepulauan dengan panjang pantai lebih dari 80.

Isu-isu globalisasi terutama yang menyangkut demokratisasi hak asasi manusia . Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara.teratur yang didiami oleh penduduk secara tiadak merata bahkan masih banyak pulau-pulau yang tak berpenduduk. Kekhawatiran juga terjadi karena adanya penemuan sumberdaya laut bernilai ekonomi tinggi seperti minyak dan gas bumi serta barang tambang berharga lainnya. batas laut Indonesia masih belum disetujui pihak internasional. Selain itu trauma akan kasus terdahulu yaitu Sipadan-Ligitan yang merupakan pulau Indonesia yang dimenangkan oleh Malaysia menyebabkan perlunya kewaspadaan Indonesia khususnya untuk pulaupulau kecil Indonesia yang tidak berpenghuni dan daerah frontier sebagai sasaran penyelundupan baik itu illegal loging ataupun kasus lain yang tentunya merugikan masyarakat kecil dan negara puluhan milyar karena pembalakan liar. Adanya beberapa pulau yang berada pada lokasi strategis di sekitar perbatasan negara merupakan kekhawatiran banyak pihak atas keamanan dan keselamatannya dari penguasaan asing/negara tetangga. Selain itu luasnya wilayah kelautan Indonesia tidak diimbangi dengan minimnya sarana penjagaannya.liberalisasi ekonomi dan informasi telah meningkatkan kerawanan-kerawanan di daerah perbatasan. Masih ada batas-batas laut negara yang sudah dirundingkan dan disepakati secara bilateral . Faktor-faktor tersebut diatas menegaskan penting dan strategisnya kepastian batas laut karena tanpa itu penegakan hukum di laut tidak memiliki landasan yang kuat dan akan selalu mengundang kontroversi yang dapat menimbulkan konflik di perairan perbatasan negara. 3. seperti kurangnya armada yang digunakan untuk memantau keadaan laut. Kekhawatiran 17 . sedangkan di sisi lain.belum memiliki pengakuan secara Internasional dikarenakan batas-batas laut tersebut belum didepositkan di PBB. 4.

kapal-kapal laut yang kurang canggih serta batas laut yang kurang. mulai dari perlidungan terhadap jalur komunikasi laut (SLOC. Peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat adalah kuncinya. jelas merupakan penyebab bertambahnya beban dalam menjaga kesatuan wilayah Indonesia. Apabila ini terpenuhi maka keraguan terhadap loyalitas mereka pada negara ini tidak akan menjadi wacana publik. Tuntutan oleh negara-negara lain mengenai penambahan ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia ) yang akhir-akhir ini menjadi perdebatan di sebagian kalangan digunakan sebagai dasar bahwa keamanan maritim akan menjadi agenda dan sekaligus masalah yang membentuk kebijakan keamanan dan pertahanan negara-negara di kawasan ini.tersebut didasarkan atas pembinaan yang sangat minim dari pemerintah. jalur pemasok energi dan ekonomi yang semuanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit apalagi soal keamanan maritim yang luas. Jika saja pemerintah Indonesia lebih memperhatikan pembangunan di daerah frontier. Masalah lainnya timbul dengan bertambahnya kepentingan terhadap laut atau lingkungan maritim. Sea Lanes of Trade) yang vital bagi perdagangan internasional. menggunakan uang dan bahasa negara tersebut. Mereka lebih banyak mendengarkan radio dan melihat siaran televisi negara tetangga sehingga secara tidak langsung penduduk-penduduk pulau tersebut ada dalam penguasaan negara tetangga. Sea Lanes of Communication) dan jalur perdagangan laut (SLOT. sehingga penduduk yang ada di pulau-pulau tersebut lebih banyak berhubungan dengan negara tetangga. Hal ini menyebabkan bergesernya identitas warga Indonesia yang berada pada daerah frontier tersebut secara perlahan. Bukan sepenuhnya salah mereka jika mereka lebih memilih untuk berhubungan dengan negara tetangga. hal semacam ini tidak perlu terjadi. Pengamanan batas laut lewat Waspam yang lemah. serta hidup dengan gaya dan budaya negara tetangga. Semua ini merupakan tantangan dan ancaman bagi 18 .

karena kepentingankepentingan mereka yang lahir dari posisi geostrategis Indonesia tersebut. dan mempersempit akses dari penyelundupan liar baik itu illegal loging. terlebih saat ini Indonesia sangat lemah dalam mengontrol wilayah yang terdiri dari lebih dari 15 ribu pulau. dan 80 ribu km2 garis pantai.mensejahterakan rakyatnya lewat mempermudah rakyat untuk hidup enak. Selain itu penegakan hukum.Indonesia. dan Cina. Pemerataan menyebabkan wilayah merasa dipedulikan dan ancaman terhadap separatisme dan konflik komunal bisa dicegah. yang juga mempengaruhi perilaku negara-negara besar di kawasan ini. Setelah terjadi konflik-konflik komunal dan masalah desintregasi akan selalu menjadi kepentingan kekuatan-kekuatan eksternal dengan dalil membantu tetapi kebanyakan dari tujuan utamanya adalah menguasai dan mengeruk semua sumberdaya yang ada di dalamnya. tidur nyenyak dengan stabilitas nasional yang baik otomatis perpecahan akan jauh dari masalah Indonesia. sekitar 7 juta km2 wilayah laut dan darat (termasuk ZEE ). Jepang. Oleh karena itu dibutuhkanupaya-upaya yang tepat khususnya dalam mempertahankan kedaulatan NKRI dari campur tangan negara lain. Selama Indonesia mampu melindungi batasbatas negaranya . sebagai negara kepulauan. terutama Amerika Serikat. Dimensi internasional dan posisi geostrategis Indonesia sebagai negara kepulauan inilah yang menempatkan mengapa masalah separatisme dan konflik komunal sangat vital bagi Indonesia. Keamanan Nasional Indonesia ini akan banyak ditentukan oleh posisi geostrategis dan geopolitik Indonesia. makan enak. Pembangunan yang merata tidak hanya berpusat pada ibukota saja akan mengurangi tingkat kesenjangan sosial antara pulau/ wialayah yang ada.menjadi jalan yang mungkin bisa ditempuh untuk 19 . pencurian ikan dan sumber daya lainnya . Selain hal-hal ini sebenarnya masalah utama yang dihadapi setiap negara adalah membangun kekuatan untuk menangkal (to deter) atau mengalahkan (to defeat) suatu serangan.

peningkatan kesejahteraan rakyat khususnya di daerah frontier. Hal inilah yang harus diperhatikan Indonesia melihat rawannya wilayah ini dengan bentuk kepulauan dan tingkat pengamanan yang masih lemah untuk membangun geostrategi Indonesia khususnya untuk menghadapi berbagai ancaman baik itu eksternal maupun internal dari dalam negeri itu sendiri. Utama dan pasti adalah terciptanya stabilitas nasional diberbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. 20 . mempertahankan persatuan negara untuk menghindarkan dari masalah sepratisme atau memecahnya pulau dari kesatuan NKRI sehingga mengurangi peluang campur tangan negara lain apalagi dengan dalil membantu yang sebenarnya membawa kepentingan lain yang tesembunyi.

3. upaya Negara lain tidak dengan mudah meremehkan martabat bangsa Indonesia.1. 2. Wawasan nusantara memiliki arti cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan dan cita-cita nasionalnya. Pemerintah Indonesia dapat menunjukkan sistem geopolitik Indonesia yang kuat kepada seluruh dunia. Geopolitik diartikan sebagai sistem politik atau peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik (kepentingan yang titik beratnya terletak pada pertimbangan geografi.BAB III PENUTUP 3. Wawasan nusantara dan ketahanan nasional merupakan konsepsi yang saling mendukung antara sebgai pedoman bagi penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap jaya dan berkembang seterusnya. 3. maka 21 . 4. Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan . yang apabila dilaksanakan dan berhasil akan berdampak langsung kepada system politik suatu Negara. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini adalah yaitu : 1.yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginankeinginan politik atau kebijakan dalam menentukan tujuan-tujuan dan sarana-sarana serta cara penggunaan sarana-sarana tersebut guna mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan konstelasi geografis negara.2. Saran Saran yang dapat diberikan yaitu : 1. wilayah atau territorial dalam arti luas) suatu Negara. Indonesia telah merdeka.

Bagi masyarakat Indonesia sendiri. 2.sepatutnya kita menghapuskan segala praktek yang bertautan dengan asas kemerdekaan yang telah direnggut bangsa Indonesia. jangan mudah terpengaruh untuk melakukan aksi kekerasan dan tak beretika demi mengungkapkan aspirasinya terhadap permasalahan 22 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful