P. 1
makalah as-sunnah 2

makalah as-sunnah 2

|Views: 3,014|Likes:
Published by Hana Gustiana

More info:

Published by: Hana Gustiana on Apr 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Kita sebagai uamat muslim tentunya berpedoman terhadap Al-Qur’an dan As-sunnah. Namun kebanyakan orang awam mereka meninggalkan Assunnah dengan bentuk penolakan. Padahal sunnah dalam syariat berkedudukan sebagai penguat hukum yang sudah ada di dalam Al-Qur’an. Inilah dalam pembahasan ini bukan sunnah dalam pengertian fiqih, yaitu sesuatu yang dikerjakan mendapat pahala dan ditinggalkan tidak apaapa. Sebagaiman firman Allah “ Dan kami sudah menurunkan peringatan kepadamu agar kamu menerangkan kepada manusia apa yang diturunkan kepada manusia “ (Q.S. An Nahl: 44). Demikianlah karena sebagian besar ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung hukum masih merupakan suatu hal yang garis besar, sedang untuk jelasnya diperlukan suatu keterangan dari nabi.

B.

Rumusan Masalah 1. Apa itu As-Sunnah? 2. Bagaimana kedudukan As-Sunnah? 3. Bagaimana pembagian As-Sunnah? 4. Bagaimana cara pengamalan As-Sunnah? 5. Apa hubungan As-Sunnah dengan Al-Qur’an?

C. Tujuan

Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mentoring agama. Selain itu, tujuan pembuatan makalah ini untuk mengetahui pengertian As-Sunnah, pembagian As-Sunnah, kedudukan As-Sunnah, cara pengamalan As-sunnah, dan sebagainya. D. Metode Penulisan Metode penulisan yang digunakan adalah dengan studi kepustakaan, yaitu dilakukan dengan mencari informasi melalui buku atau internet yang diperlukan untuk mendapatkan landasan teori yang berkaitan dengan materi yang diberikan.

1

As-Sunnah adalah sesuatu yang dinukil dari Nabi saw dan sekaligus merupakan penjelasan Al-Qur’an. Pengertian As-sunnah Berikut ini adalah beberapa pengertian mengenai As-Sunnah : 1. As-Sunnah menurut bahasa adalah jalan atau tuntunan baik yang terpuji maupun tercela. As-Sunnah adalah ketetapan dari Nabi saw yang bukan fardhu dan bukan wajib (Asy-Syaukani. As-Sunnah menurut syari’at adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi saw dalam bentuk qaul (ucapan). 3.BAB II PEMBAHASAN A. ( Asy-Syatibi. As-sunnah dibagi menjadi dua yaitu mutawatir dan ahad. Pembagian As-sunnah Dilihat dari pembagiannya. perjalanan hidup atau perilaku yang baik maupun buruk. As-sunnah mutawatir adalah sunnah yang diriwayatkan dari Rasulullah saw oleh sekelompok perawi yang menurut kebasaannya perawi ini tidak mungkin bersepakat untuk berbohong atau berdusta. 5. perbuatan maupun pembenaran atas segala sesuatu perkara begitu juga sifat jasmani dan akhlak. As-Sunnah menurut bahasa Arab adalah ath-thariqah yang berarti metode. Segala hal yang diriwayatkan dari Rasulullah saw baik berupa ucapan. Al-Muwafat 4:47). taqrir (penetapan). 2. As-sunnah masyur adalah sunnah yang diriwayatkan dari Rasulullah saw oleh seorang atau dua orang atau kelompok sahabat Rasulullah yang tidak sampai pada 2 . fi’il (perbuatan). As-sunnah ahad adalah sunnah yang diriwayatkan oleh satu atau dua orang atau kelompok yang keadaannya tidak sampai pada tingkatan tawatir. Kemudian golongan Hanafi menambahkan satu lagi yaitu masyhur atau mustafidl. B. Irsyadul Fuhul 31). 4. 6. sifat tubuh serta akhlak yang dimaksudkan dengannya tasyri (pensyariatan) bagi umat Islam. kebiasaan.

sedangkan yang masyhur lingkungan mata rantai sanadnya yang pertama bukanlah kelompok di antara kelompok-kelompok tawatir. Bagi mereka yang telah beriman kepada Al-Qur’an sebagai sumber hukum. 2. bahkan diterimanya oleh seorang atau dua orang atau sekelompok yang tidak sampai kepada tingkatan tawatir. Dalil yang menunjukkan wajibnya kita mengambil As-Sunnah sebagai sumber hukum Islam disamping Al-Qur’an adalah sebagai berikut : 1. Perbedaan antara As-Sunnah mutawatir dan masyur adalah yang mutawatir setiap lingkungan mata rantai sanadnya terdiri dari kelompok tawatir. Kedudukan As-sunnah a.S.S. Hanya saja keseluruhan lingkungan itu merupakan kelompok tawatir. selain taat kepada Allah SWT. ikutilah aku niscaya Allah mengasihimu dan mengempuni dosa-dosamu” (Q. kemudian dari kelompok-kelompok tawatir itu meriwayatkan hadits atau sunnah tersebut dari satu orang perawi atau beberapa orang perawi.kelompok tawatir. Ali imron : 31). 3 .S. Hukum taat kepada rasul sama dengan taat kepada Allah SWT “ barang siapa mentaati Rasul itu. Kedudukan As-Sunnah dalam Islam As-sunnah adalah sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an. 4. ‫يا أ َي ّها ال ّذين آمنوا ْ أ َطيعوا ْ الل ّه وأ َطيعوا ْ الرسول وأ ُولي ال َمر منك ُم‬ ِ ْ َ َ ُ ّ ُ َ َ ِ ِ ِ ْ ُ ِ َ َ ُ ِ َ َ ْ “ wahai orang-orang yang beriman. Annisa 4:59). maka secara otomatis harus percaya bahwa As-Sunnah sebagai sumber Islam juga. sejak awal menerima dari rasulullah hingga sampai kepada kita. C. kita akan dicintai Allah dan mendapat ampunan-Nya. 3. sesungguhnya ia telah mentaati Allah” (Q. Setiap mu’min harus taat kepada Rasul-nya. taatlah kepada Allah dan taatilah Rasul-nya” (Q. Annisa 4:80). ٌ ِ َ ٌ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ُُ ْ ُ َ ْ ِ ْ َ َ ُ ُ ُ ْ ِ ْ ُ ِ ُ ِ ّ َ َ َ ِّ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ْ ُ ‫قل إن كنتم تحبون ال فاتبعوني يحببكم ال ويغفر لكم ذنوبكم وال غفور رحيم‬ Katakanlah wahai Muhammad : “ jika kamu benar-benar mencintai Allah. Bila mengikutinya. Ajakan Rasul membawa kehidupan yang benar dan harus menjadi tauladan hidup.

D. mengerjakan wudlu. Kedudukan As-Sunnah dalam Syari’at Islam Dalil Al-Qur’an sebelumnya memberikan petunjuk yang sangat penting dalam kedudukan As-Sunnah dalam syari’at islam di antaranya : 1. mengerjakan salat sunat. Taat kepada nabi penyebab utama masuknya seseorang ke syurga dan memperoleh sukses yang besar.ِ ْ َِ ُ ّ ََ ِ ِ ْ َ َ ِ ْ َ ْ َ ْ َ ُ ُ َ َ ّ َ ُ َْ َ ْ ُ ِ ْ ُ َ ِ ْ ُ َ َ َ ِ ِ ُ ّ َِ ِ ُ ِ َ ْ ُ َ َ َ ِ ّ َ ّ َ َ ‫ياأيها الذين ءامنوا استجيبوا ل وللرسول إذا دعاكم لما يحييكم واعلموا أن ال يحول بيين الميرء وقلبيه وأنيه إلييه‬ َ َُْ ُ ‫تحشرون‬ “hai orang-orang yang beriman. dan sebagainya. Apa-apa yang diharamkan Rasul sama dengan apa yang diharamkan Allah. E.Al Anfal:24). mengerjakan suatu amalan soleh. maka wajib kembali kepada Allah dan Rasul. 9. Pengamalan As-sunnah Kaidah dalam mengamalkan sunnah adalah mempertimbangkan antara mashlahah (kemaslahatan) dan mafsadah (kerusakan). meninggalkan perkara yang mustahab. Bila terjadi perselisihan dalam agama. Tidak ada perbedaan antara hukum Allah dan Rasul-Nya. b. Manusia bisa selamat dari kesesatan dan penyelewengan hanyalah dengan berpegang kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Hubungan As-sunnah dengan Al-Qur’an 4 . 6. Orang yang menyalahi perintah Rasul akan mendapat akibat yang buruk di dunia dan akhirat. 4. Kewajiban mengikuti As-Sunnah mencakup masalah aqidah maupun ahkam dan meliputi seluruh perkara agama. Setiap yang diperintahkan Rasul wajib kita mengikuti dan yang dilarang wajib kita jauhi.S. 2. 8. 3. 7. Taat kepada Rasul berarti taat kepada Allah. 10. Contoh pengamalan as-sunnah di antaranya melunakkan hati kaum muslimin. penuhilah seruan Allah dan rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan” (Q. Tidak boleh seseorang mendahului Rasul sebagaimana ia tidak boleh mendahului Allah. 11. Orang yang berpaling taat dari Rasul berarti termasuk orang kafir. 5.

”(QS. maka hubungan As-Sunnah dengan AlQur’an di antaranya sebagai berikut : 1. 2. Al-Ahjab :36). “Katakanlah: hendaklah kamu taat kepada Allah dan Rasul. 8:46) 4. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Ali Imran: 32). As-sunnah berfungsi menetapkan dan membentuk hukum-hukum yang tidak terdapat di dalam Al-Qur’an. yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan. 3.S. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat. 5 . Perintah Al-Qur’an Agar Berhukum Dengan As-sunnah Di dalam Al-qur’an banyak ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk berhukum dengan As-sunnah di antaranya : 1. F. sesat yang nyata. 2.” (Q. 3. Tetapi jika kamu berpaling.Ditinjau dari hukum yang ada. akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. maka sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang kafir. As-sunnah berfungsi sebagai penafsir atau pemerinci hal-hal yang disebut secara mujmal dalam Al-qur’an atau memberikan taqyid. atau memberikan takhshih dari ayat-ayat Al-Qur’an yang mutlaq dan ‘am. “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantahbantahan. As-sunnah berfungsi sebagai penguat hukum yang sudah ada dalam AlQur’an.S.” (Q. “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min.

bahkan As-sunnah sama seperti Al-Qur’an dari sisi wajib ditaati dan diikuti. Karena hukum-hukum yang ada di dalamnya berlaku sampai hari kiamat. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan RasulNya dan melanggar ketentuannya. Kedudukannya sangat tinggi dalam Islam di mana As-Sunnah merupakan sumber hukum. persetujuan. dan sumber kedua setelah Al-Qur’an. niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya dan mendapatkan siksa yang menghinakan. kita tidak boleh membedakan keduanya. larangan yang ditujukan sebagai syari’at. dan itulah kemenangan yang besar. niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai ia kekal di dalamnya. “(Q. perbuatan. 6 .S. As-sunnah sangat dibutuhkan oleh Al-Qur’an karena ia sebagai penjelas. Oleh karena itu. An-nisa : 13-14) BAB III PENUTUP A. syari’at Islam tertinggi setelah Al-Qur’an. Kesimpulan Dilihat dari pembahasan yang telah dijelaskan kesimpulan dari As-Sunnah adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi saw berupa pekataan.“ Barang siapa mentaati Allah dan Rasul-Nya. Berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-sunnah akan menjag kita dari penyelewengan dan kesesatan.

7 .

8 .DAFTAR PUSTAKA Diambil dari berbagai keterangan/sumber yang jelas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->