P. 1
Gumi Sasak Dalam Sejarah

Gumi Sasak Dalam Sejarah

|Views: 16,642|Likes:
Published by emperor_design

More info:

Published by: emperor_design on Apr 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2014

pdf

text

original

Adalah salah satu seni bela diri yang menjadi warisan nenek

moyang suku Sasak. Pada awalnya perisaian dilakukan hanya untuk

menguji kemampuan ilmu seseorang yang dalam prakteknya

menggunakan pedang. Sesuai dengan perkembangan zaman maka

perisaian dalam permainannya memakai rotan yang ujungnya diberi

campuran aspal dan pecahan beling yang ditumbuk halus disebut

penjalin. Alat yang menangkis, menepis atau melindungi diri dari

pukulan penjalin, disebut ende. Ende terbuat dari kulit sapi atau

kerbau. Pakaian pemain dilengkapi sapuq (penutup kepala) dan kain

panjang.

Perisaian pada zaman dahulu dilaksanakan, setelah selesai

panen di malam hari saat bulan purnama. Perisaian dilakukan oleh

dua orang laki-laki yang diadu oleh pengembar dan seorang juri yang

akan memberikan nilai. Seorang pemain dinyatakan kalah apabila

sudah keluar darah dari kepala yang disebut bocor atau dinyatakan

kalah angka oleh juri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->