Disusun oleh

:

..Fiona Alva Ariztya..
Mahasiswa Universitas Sultan Agung Semarang Angkatan 2008

bagaimana kepribadan itu terbentuk. Sistematika Penulisan Adapun sistematika penulisan makalah ini. Untuk memahami konsep-konsep kepribadian. 2. Pendahuluan 2. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah 1. teori tentang kepribadian agar tembentuk suatu kepribadian yang baik. C. Penutup . Untuk memahami jenis-jenis gangguan kepribadian. B. khas. Sehingga gangguan-gangguan yang biasa muncul pada kepribadian setiap individu dapat dihindari. Selain itu kita membutuhkan teori-teori tentang tingkah laku. D. dan masih banyak lagi. sejawat di kantor tetangga atau bahkan dengan suami/istri dan anak-anak dirumah. setiap orang adalah unik. setiap orang sama seperti kebanyakan atau bahkan semua orang lain. yaitu: 1. Pembahasan 3.BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah Adapun rumsan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini. Latar Belakang Seandainya dalam semua segi. Menjelaskan jenis-jenis gangguan kepribadian. Akibatnya yang lebih sering terjadi adalah kita mengalami salah paham dengan teman di kampus.kita harus memahami defenisi dari kepribadian itu. Bagaimana konsep-konsep kepribadian? 2. Oleh karena itu. Kenyataannya. Kita terkejut oleh tindakan di luar batas yang dilakukan oleh seseorang yang biasa dikenal alim dan saleh. dalam banyak segi. kita bisa tahu apa yang diperbuat seseorang dalam situasi tertentu berdasarkan pengalaman diri kita sendiri. yaitu: 1. kita membutuhkan sejenis kerangka acuan untuk memahami dan menjelaskan tingkah laku diri sendiri dan orang lain.

ibu. maka sukar sekali dibuat gambaran yang umum tentang kepribadian. misalnya jabatan atau pekerjaan. b. saudara. Tiap individu mempunyai pengalaman-pengalaman yang khusus. Setiap orang tua atau media massa mempunyai pandangan dan pendapatnya sendiri sehingga orang-orang yang menerima pandangan dan pendapat yang berbeda-beda itu akan berbeda-beda pula pendiriannya. kemudian individu tersebut diharapkan bertingkah laku berdasarkan atau sesuai dengan gambaran sosial yang diterimanya. Pembentukan Kepribadian Mengenai pengalaman-pengalaman yang ikut membentuk kepribadian. Karena tiap-tiap kepribadian adalah unik. media massa dan lain-lain) tidaklah sama pula pada setiap orang. Struktur kepribadian ini dapat diketahui melalui pemeriksaan terhadap sejarah hidup. Beberapa dari peran itu dipilih sendiri oleh orang yang bersangkutan tetapi masih tetap terikat pada norma-norma masyarakat. Proses pembentukan identitas diri harus melalui berbagai tingkatan. disebut proses pembentukan identitas diri. yang terjadi pada dirinya sendiri. kakak.sistem psikofisik dalam individu yang turut menentukan cara-caranya yang unik/khas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. guru. 2. Pada mulanya kata personaini menunjuk pada topeng yang biasa digunakan oleh pemain sandiwara di zaman romawi dalam memainkan perannya. misalnya dengan ayah. Defenisi Kepribadian Kata ³kepribadian´ (personality) sesungguhnya sesungguhnya berasal dari kata latin: pesona. Pengalaman ini tidak tergantung pada status dan peran orang yang bersangkutan dalam masyarakat. 1971) adalah organisasi-organisasi dinamis dari sistem. Pengaruh kebudayaan terhadap seseorang tidaklah sama karena medianya (orang tua. Yang dapat kita lakukan adalah mencoba mengenal seseorang dengan mengetahui struktur kepribadiannya. dan persoalan-persoalan yang dihadapi seseorang. sebagai laki-laki atau wanita seseorang mempunyai hak dan kewajiban tertentu. kepribadian seseorang tidak dapat sepenuhnya diramalkan atau dikenali hanya berdasarkan pengetahuan tentang struktur kebudayaan dimana orang itu hidup. kita dapat membedakannya dalam dua golongan : 1. tahap identifikasi ini dapat . cita. Pengalaman yang khusus. Lambat laun. dan sebagainya. Pengalaman yang umum. B. Hal ini disebabkan karena : a.BAB II PEMBAHASAN A. Pada masa remaja. Misalnya. yaitu yang dialami oleh tiap-tiap individu dalam kebudayaan tertentu. Proses integrasi pengalamanpengalaman ke dalam kepribadian yang makin lama makin dewasa. kata persona (personality) berubah menjai satu istilah yang mengacu pada gambaran sosial tertentu yang diterima oleh individu dari kelompok masyarakat. yaitu yang khusus dialami individu sendiri. Pengalaman ini erat hubungannya dengan fungsi dan peranan seseorang dalam masyarakat. Salah satu tingkat yang harus dilalui adalah identifikasi. yaitu dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain.cita. Meskipun demikian. Kepribadian (Allport. Pengalaman-pengalaman yang umum maupun yang khusus di atas memberi pengaruh yang berbeda-beda pada tiap individu-individu itu pun merencanakan pengalaman-pengalaman tersebut secara berbeda-beda pula sampai akhirnya ia membentuk dalam dirinya suatu stuktur kepribadian yang tetap (permanen). saudara.

sifat tertentu. ego mematuhi prinsip realita. dan perilakunya dikendalikan oleh ego. ego. misalnya dengan ayahnya. Kecenderungan pribadi dimaksudkan sebagai pola atau konfigurasi unik sifat-sifat yang ada dalam diri individu. dan superego. Teori Kepribadian Psikoanalisis Dalam mencoba mamahami sistem kepribadian manusia. 2. Energi dasar ini menjadi kebutuhan instink individu yang menuntut pemuasan. perasaan. Teori-Teori Sifat (Trait Theories) Teori sifat ini dikenal sebagai teori-teori tipe (type theories) yang menekankan aspek kepribadian yang bersifat relatif stabil atau menetap. Jung tidak mendasarkan teorinya pada dorongan seks. yang terpenting bukannya dorongan seks dan bukan pula koflik antara id dan superego. karena remaja-remaja cenderung mengidentifikasikan dirinya dengan beberapa tokoh sekaligus. bintang film kesayangannya. Berbeda dengan Freud. yakni teori kepribadian psikoanalisis. maka besar kemungkinannya ia akan menderita gangguan. menurutnya. misalnya meskipun ia mengakui adanya id.menyebabkan kebingungan dan kekaburan akan peran sosial.gangguan kejiwaan pada masa dewasanya. Sifat umum adalah dimensi sifat yang dapat membandingkan individu satu sama lainnya. ego harus menghadapi konflik antara id ( yang berisi naluri seksual dan agresif yang selalu minta disalurkan) dan super ego (yang berisi larangan yang menghambat naluri-naluri itu). teori-teori ini menyatakan bahwa manusia memiliki sifat atau sifat. Karena itu penting sekali diusahakan agar remaja dapat menentukan sendiri identitas dirinya dan berangsur-angsur melepaskan identifikasinya terhadap orang-orang lain untuk akhirnya menjadi dirinya sendiri. Jadi ego itu aktif. yakni pola kecenderungan untuk bertingkah laku dengan cara tertentu. dan superego. Allport membedakan antara sifat umum (general trait) dan kecenderungan pribadi (personal disposition). dan merupakan unsur utama dari kepribadian yang lebih banyak dipengarihi oleh faktor sosial daripada dorongan seksual. ego bukannya menghadapi konflik antara id dan superego. Konflik dasar dari tiga sistem kepribadian tersebut menciptakan energi psikis individu. Tiga sistem tersebut adalah id.suara hati) memiliki standar moral pada individu. Bagi Erikson. Sifat-sifat yang stabil ini menyebabkan manusia bertingkah laku relatif tetap dari situasi ke situasi. teori kepribadian behaviorisme. Jadi jelaslah bahwa dalam teori psikoanalisis Freud. 1. Tepatnya. dan teori psikoligi kognitif. ego. teori-teori sifat (trait). Dua orang mungkin sama-sama . mencari pemuasan segera impuls biologis. Teori-Teori Kepribadian Ada empat teori kepribadian utama yang satu sama lain tentu saja berbeda. Selanjutnya ego masih harus mempertimbangkan realitas di dunia luar sebelum menampilkan perilaku tertentu. bukan pasif seperti pada teori freud. tokoh politik favoritnya dan sebagainya. manusia adalah makhluk rasional yang pikiran. Bagi erikson. dalam psikoanalisis Carl Gustav Jung. melainkan harus mengelola dorongan-dorongan yang datang dari ketidak sadaran kolektif (yang berisi naluri-naluri yang diperoleh dari pengalaman masa lalu dari masa generasi yang lalu) dan ketidaksadaran pribadi yang berisi pengalaman pribadi yang diredam dalam ketidaksadaran. C. Freud membangun model kepribadian yang saling berhubungan dan menimbulkan ketegangan satu sama lain. dan superego (hati nurani. Id bekerja menggunakan prinsip kesenangan. menunda pemuasan sampai bisa dicapai dengan cara yang diterima masyarakat. Namun. Kalau kekaburan akan peranan sosial ini tidak dapat dihapuskan sampai remaja itu menjadi dewasa.

membutuhkan aktivitas fisik yang menantang. Bagi Skinner. Akan tetapi. Misalnya. . Pribadi yang mempunyai nilai cerebretonia dikatakan bersifat tertutup dan senang menyendiri. Skinner telah menguraikan sejumlah teknik yang digunakan untuk mengontrol perilaku. serta memiliki kesadaran diri yang tinggi. Orang mungkin pula memilki sifat yang sama. Dia bukanlah agen penyebab tingkah laku. c. Somatotonia. antara lain suka makan enak. Seseorang mungkin berhati-hati karena ia takut terhadap pendapat orang lain. individu adalah organisme yang memperoleh perbendaharaan tingkah lakunya melalui belajar. cenderung menguasai dan membuat gaduh. melainkan tempat kedudukan atau suatu poin yang faktor-faktor lingkungan dan bawaan yang khas secara bersama-sama menghasilkan akibat (tingkah laku) yang khas pula pada individu tersebut. Termasuk dalam teori-teori sifat berikutnya adalah teori-teori dari Willim Sheldom. kurang peka dengan perasaan orang lain. Adapun orang orang kedua menilai kejujuran lebih tinggi. Menurut Sheldom ada tiga komponen atau dimensi temperamental adalah sebagai berikut : a. Individu dengan sifat somatotonia yang tinggi memiliki sifat. pengendara truk meminum obat perangsang agar tidak mengatuk saat menempuh perjalanan jauh. beberapa dari kita menutup mulut untuk menghindari diri dari menertawakan kesalahan orang lain. seperti berjalan menjauhi seseorang yang telah menghina ita agar tidak kehilangan kontrol dan menyerang orang tersebut secara fisik. Kombinasi ketiga komponen ini menimbulkan berbagai kemungkinan tipe fisik yang isebutnya sebagai somatotipe.jujur. b. Ia memiliki reaksi yang cepat dan sulit tidur. agresif. Viscerotonia. Bila sedang di rundung masalah. Orang kadang-kadang melakukannya dengan bentuk lain.sifat seperti berpetualang dan berani mengambil resiko yang tinggi. Teori Kepribadian Behaviorisme Menurut Skinner. setidak-tidaknya seseorang memiliki tiga komponen fisik yang berbeda menurut derajat dan tingkatannya masing-masing. studi mengenai kepribadian itu ditujukan pada penemuan pola yang khas dari kaitan antara tingkah laku organisme dan berbagai konsekuensi yang diperkuatnya. Individu yang memiliki nilai viscerotonia yang tinggi. tidak menyukai keramaian dan takut kepada orang lain. karena peka terhadap perasaan orang lain. Misalnya. santai. pandai bergaul. tenang toleran. Cerebretonia. 3. Bantuan fisik bisa juga digunakan untuk memudahkan perilaku tertentu. memiliki sifat-sifat. yang bisa dilihat pada orang yang memiliki masalah penglihatan dengan cara memakai kacamata. Meskipun demikian ia sebenarnya menolak pengotakkan menurut tipe ini. kita mengntrol perilaku melalui pengekangan fisik. Teori Sheldom sering digolongkan sebagai teori topologi. pengejar kenikmatan. dan mengatakan apa adanya walaupun hal itu melukai orang lain. namun berbeda dalam hal kejujuran berkaitan dengan sifat lain. Orang pertama. kepekaan sensitivitas adalah lebih tinggi dari kejujuran. tetapi dengan motif berbeda. lamban. Tekhnik tersebut antara lain adalah sebagai berikut : 1) Pengekangan fisik (psycal restraints) Menurut skinner. Menurutnya. manusia tidak dapat digolongkan dalam tipe ini atau tipe itu. Selanjutnya. dan orang lain mungkin hati-hati karena mengekspresikan kebutuhannya untuk mempertahankan keteraturan hidup. 2) Bantuan fisik (physical aids) Kadang-kadang orang menggunakan obat-obatan untuk mengontrol perilaku yang tidak dinginkan. kadang-kadang menceritakan ³kebohongan putih´ bagi orang ini.

karena keduanya termasuk dalam kognisi manusia. tetapi masukan dari pengindraan itu. . unsur psikis dan fisik tidak dipisahkan lagi. sehingga orangorang dengan tipe ini selalu bersikap murung atau muram. Dalam teori ini. Mereka berpendapat bahwa dalam memersepsi lingkungannya. adalah positive self-reinforcement. Misalnya. yaitu orang-orang yang banyak empedu hitamnya. untuk menahan diri agar tidak menyerang orang yang sangat tidak kita sukai. 7) Menghukum diri sendiri (self punishment) Akhirnya. diatur. kita mungkin melakukan tindakan yang tidak berhubungan dengan pendapat kita tentang mereka. 4) Memanipulasi kondisi emosional (manipulating emotional conditions) Skinner menyatakan terkadang kita mengadakan perubahan emosional dalam diri kita untuk mengontrol diri. 1) Melancholicus (melankolisi). Tipe-Tipe Kepribadian Pada dasarnya setisp orang memiliki kepribadian yang berbeda satu sama lain. Misalnya. teori psikologi kognitif dapat dikatakan berawal dari pandangan psikologi Gestalt. dan selanjutnya dijadikan awal dari suatu perilaku. beberapa orang menggunakan tekhnik meditasi untuk mengatasi stess. manusia tidak sekadar mengandalkan diri pada apa yang diterima dari penginderaannya. dengan teori ini dimungkinkan juga faktor-faktor diluar diri dimasukkan (diwakili) dalam lapangan psikologis atau lapangan kesadaran seseorang. orang yang berkelebihan berat badan menyisihkan sekotak permen dari hadapannya sehingga dapat mengekang diri sendiri. Pandangan teori kognitif menyatakan bahwa organisasi kepribadian manusia tidak lain adalah elemen-elemen kesadaran yang satu sama lain saling terkait dalam lapangan kesadaran (kognisi). 6) Menguatkan diri secara positif (positif self-reinforcement) Salah satu teknik yang kita gunakan untuk mengendalikan perilaku menurut Skinner. Bahkan. Kita mengenal Hippocrates dan Galenus yang mengemukakan bahwa manusia bisa dibagi menjadi empat golongan menurut keadaan zat cair yang ada dalam tubuhnya. Misalnya. Kita menghadiahi diri sendiri atas perilaku yang patut dihargai. Suatu tekhnik lain adalah mengubah stimulus yang bertanggunggung jawab. Misalnya. 5) Melakukan respons-respons lain (performing alternativeresponses) Menurut Skinner. pesimistis dan selalu menaruh rasa curiga. Misalnya. saling dihubungkan dan diorganisasikan untuk diberi makna. D. dengan menonton film yang bagus.3) Mengubah kondisi stimulus (changing the stimulus conditions). 4. seseorang mengkin menghukum diri sendiri karena gagal mencapai tujuan diri sendiri. Penelitian tentang kepribadian manusia dilakukan para ahli sejak dulu kala. seorang pelajar menghadiahi diri sendiri karena telah belajar keras dan dapat mengerjakan ujian dengan baik. Teori Psikologi Kognitif Menurut para ahli. seorang mahasiswa menghukum dirinya sendiri karena gagal melakukan ujian dengan baik dengan cara menyendiri dan belajar kembali dengan giat. kita juga sering menahan diri dari melakukan perilaku yang membawa hukuman dengan melakukan hal lain.

Tipe watak orang yang berbentuk atletis dan astenis adalah schizothim. Jung. selalu berpikir terlebih dahulu masak-masak sebelum bertindak. menurut jung tipe manusia bisa dibagi menjadi dua golongan besar. 2) Astenis. mengemukakan adanya hubungan yang erat antara tipe tubuh dengan sifat dan wataknya. sehingga orang-orang tipe ini selalu menunjukkan wajah berseri-seri. tetapi kurang setia. kadang pula pesimis. C. merupakan bentuk tubuh campuran dari ketiga tipe diatas.2) Sanguinicus (sanguinisi). lancar dalam pergaulan. bahkan sering takut kepada orang lain. suka mnyendiri. egoistis dan bersifat ingin berkuasa. sedangkan kedua komponen lainnya rendah. 4) Cholericus (kolerisi). kurus. kepada orangorang lain dan kepada masyarakat. Orang yang tergolong tipe extrovert mempunyai sifat-sifat: berhati terbuka. dengan ciri-ciri tubuh: besar. muka bulat. Adapun orang-orang yang tergolong introvert memiliki sifat-sifat : kurang pandai bergaul. dan tidak konsekuen. yaitu : 1) Tipe extrovert. namun penaik darah dan sukar mengendalikan diri. 4) Displastis. kontak dengan lingkungan besar sekali. pendiriannya tidak mudah berubah. Orang bertipe ini bertubuh besar dan kuat. dan kedalam dirinya yang disebut introvert. yaitu orang-orang yang perhatiannya lebih diarahkan keluar dirinya. sukar menyesuaikan diri dengan situasi baru. orang yang komponen endomorp-nya tinggi. pesimis. ramah. gemuk. antara lain : sulit bergaul. suka humor. manusia bisa digolongkan menjadi tiga macam tipe yaitu : a.G. Jadi. bahu sempit. seorang ahli penyakit jiwa dari Swiss. dengan ciri-ciri: bulat. 3) Flegmaticus (flegmatisi). pendiam. 2) Tipe introvert. ditandai oleh alat-alat dalam dan seluruh sistem digestif (yang berasal dari . lekas memaafkan kesalahan orang lain. Orang. sukar diselami batinnya. tidak kuat. ahli penyakit jiwa berkebangsaan Jerman. wajahnya selalu pucat. Tipe Endomorp Menurut Sheldon. membuat pembagian tipe manusia dengan cara lain lagi. yakni orang-orang yang banyak darahnya. dan bersikap optimistis. mudah berubah-ubah stemming-nya. Sifat orang-orang ini adalah mudah bergaul. orang-orang yang perhatiannya lebih mengarah pada dirinya. dengan ciri-ciri: tinggi. Menurut teori Sheldon. Mereka mudah memegaruhi dan mudah pula dipengaruhi oleh lingkungannya. mempunyai kebiasaan yang tetap. yaitu orang-orang yang banyak lendirnya. periang atau selalu gembira. sifatnya garang dan agresif. Ia menyatakan bahwa perhaian manusia tertuju pada dua arah. lengan. 3) Piknis. berdada lebar. atau tipe wataknya sering disebut siklithim. dan kaki kecil. berotot kuat. penggembira. leher pejal.orang seperti ini sifatnya lamban dan pemalas. Ia memebagi manusia dalam empat golongan menurut tipe atau bentuk tubuhnya masing-masing. kelihatan sombong. yang menurut Kretschmer mempunyai sifat-sifat. kekar dan tegap. Kretschmer. mudah menyesuaikan diri dengan situasi yang baru. yakni yang banyak empedu kuningnya. pembawaannya tenang. yaitu berikut ini : 1) Atletis. Lain halnya dengan orang yang memiliki bentuk tubuh piknis. pendek. kadang-kadang optimis. yakni keluar dirinya yang disebut extrovert.

yaitu kulit. Kecenderungan tipe entomorph adalah pada tangan dan kaki yang lurus. jantung juga dominan. pada waktu mogok makan. . dan sebgainya. Orang tipe ini punya kecenderungan kokoh. dan sebagainya. Dalam pencatatan tersebut hal. tahan sakit.endoderm) memegang peranan penting. dada pipih. keras. jangkung. dan gemuknya tubuh. orang yang bertipe mesomorph. c. misalnya.pembuluh darah kuat. pada saat berpidato.otot hampir tidak tampak berkembang. Tipe Ectomorph Orang-orang yang termasuk pada golongan tipe ectomorph ini adalah organ. Laporan observasinya mungkin berupa catatan-catatan dari Ibu tentang anaknya. para olahragawan. Time Sampling Method Dalam time sampling method. pembuluh. Pengukuran-Pengukuran Kepribadian Sifat kepribadian biasa diukur melalui angka rata-rata pelaporan dari (self. lamanya. Ada beberapa macam cara untuk mengukur atau menyelidiki kepribadian. Termasuk pada golongan tipe ini. dan tentara. b. sedangkan observasi biasa mungkin tidak merencanakan untuk memilih waktu. komponen mesomorphnya tinggi.hal yang menjadi perhatian adalah tentang intensitasnya. pengelana. sedangkan observasi biasa mengamati seluruh tingkah laku subjek. sistem saraf. khusus pada waktu menangis. Incident Sampling Method Dalam incident sampling method. kehalusan. atau aspek tertentu. Berikut ini adalah beberapa diantaranya : 1. yaitu saat dapat diperkirakan munculnya indikator dari ciri-ciri yang hendak diteliti. dan otot. Observasi direk mempunyai sasaran yang khusus . Hal yang diobservasi mungkin sekadar muncul tidaknya respons. juga tentang efek-efek berikut setelah respons. Observasi direct diadakan dalam situasi terkontrol. Observasi Direct Observasi direct berbeda dengan observasi biasa. serangkaian instrumen yang menyingkap sejumlah sifat). sibuk bekerja. b. Misalnya. misalnya: otot-ototnya dominan.Ada tiga tipe metode dalam observasi direk yaitu: a. tiap-tiap subjek diselidiki pada periode waktu tertentu. E. Karena itu. dapat diulang atau dapat dibuat replikasinya.report)kuesioner kepribadian (untuk sifat khusus) atau penelusuran kepribadian seutuhnya (personality inventory. otot tampak bersegi-segi.organ mereka berasal dari ectoderm yang terutama berkembang. keluwesan. bagian-bagian tubuhnya yang berasal dari mesoderm relatif berkembang lebih baik ketimbang yang lain-lain. Sheldom menyebut tipe endomorph dengan kecenderungan pada kebulatan. Tipe Mesomorph Dalam pandangan Sheldon. Observasi direk memilih situasi tertentu. tubuhnya tampak lemah dan langsing. sedangkan komponen lainnya lagi rendah. sampling dipilih dari berbagai tingkah laku dalam berbagai situasi. serta tangan-kaki yang lembut dan kecil.

c. Cara ini biasa digunakan untuk meneliti para tersangka dibidang kriminal dan sebagai pemeriksaan taraf ketiga. Hermann Rorschach. Tes Proyektif Cara lain untuk mengatur atau menilai kepribadian adalah dengan menggunakan tes proyektif. diselenggarakn non-stop. b. Stress Interview Stress interview digunakan untuk mengetahui sejauh mana seseorang dapat bertahan terhadap hal-hal yang dapat mengganggu emosinya dan juga untuk mengetahui seberapa lama seseorang dapat kembali menyeimbangkan emosinya setelah tekanan-tekanan ditiadakan. antara lain. pada tahun 1920-an. 3. Sebagian adalah reproduksi lukisan-lukisan. Sebagian bercak itu berwarna. Kartu-kartu tersebut diperlihatkan kepada mereka yang mengalami percobaan dalam urutan yang sama. kita dapat menganalisis hasil fantasinya untuk menguur cara dia merasa dan berpikir. Ini menunjukkan bahwa mereka yang mengalami percobaan itu memproyeksikan sesuatu dalam nodanoda itu. Orang yang dinilai akan memprediksikan dirinya melalui gambar atau hal-hal lain yang dilakukannya. Jika melakukan kegiatan yang bebas. Metode Buku Harian Terkontrol Metode ini dilakukan dengan cara mencatat dalam buku harian tentang tingkah laku yang khusus hendak diselidiki oleh yang bersangkutan sendiri. dikembangkan di Harvard University oleh Hendry Murray pada tahun 1930-an. orang mulai mengembangkan dua jenis wawancara. sebagian lagi . memantulkan (proyeksi) kepribadiannya untuk melakukan tugas yang kreatif. Tes proyektif pada dasarnya memberi peluang kepada testee (orang yang dites) untuk memberikan makna atau arti atas hal yang disajikan. kemudian dilanjutkan dengan sesuatu yang lebih sukar. Interviewer ditugaskan untuk mengerjakan sesuatu yang mudah. sebagian lagi hitam putih. Wawancara (Interview) Menilai kepribadian dengan wawancara (interview) berarti mengadakan tatap muka dan berbicara dari hati ke hati dengan orang yang dinilai. terdiri atas sepuluh kartu yang masing. TAT mempergunakan suatu seri gambar-gambar. Tes Apersepsi Tematik (Thematic Apperception Test/TAT) Tes apersepsi tematik atau Thematic Apperception Test (TAT). Syarat penggunaan metode ini. Jika kepada subjek diberikan tugas yang menunut penggunaan imajinasi. tidak ada pemaknaan yang dianggap benar atau salah. Mereka ditugaskan untuk menceritakan hal apa yang dilihatnya tergambar dalam noda-noda tinta itu. Dalam psikologi kepribadian. yakni: a. Misalnya mengadakan observasi sendiri pada waktu sedang marah. Exhaustive Interview Exhaustive Interview merupakan cara interview yang berlangsung sangat lama. Tes Rorschach Tes yang dikembangkan oleh seorang dkter psikiatrik Swiss. orang cenderung menunjukkan dirinya. Jenis yang termasuk tes proyektif adalah: a. Meskipun noda-noda itu secara objektif sama bagi semua peserta. b. bahwa peneliti adalah orang dewasa yang cukup inteligen dan lebih jauh lagi adalah benar-benar ada pengabdian pada perkembangan ilmu pengetahuan. 2. jawaban yang mereka berikan berbeda satu sama lain.masing menampilkan bercak tintan yang agak kompleks. Analisis dari sifat jawaban yang diberikan peserta itu memberikan petunjuk mengenai susunan kepribadiannya.

tetapi mirip dengn kelompok kriteria dalah hal usia. ketunaan watak berbatasan dengan tendensi kriminal. lebih sesuai. dan bagaimana episode itu akan berakhir. (c) Humm-Wadsworth Temperament Scale (H-W Temperament Scale). Subjek menjawab tiap pertanyaan dengan menjawab ³benar´. Menurut teori ini. dengan angan bahwa dirinya penting. atau pandangan hidupnya. seringkali dengan bantuan komputer. tingkat kecemasan) atau beberapa sifat kepribadian secara keseluruhan. ³salah´. 1992). gejala fisik dan psikologis.kelihatan sebagai ilustrasi buku atau majalah. Dalam menganalisis respon terhadap kartu TAT. Tiap kelompok diketahui berbeda dari normalnya menurut kriteria tertentu. dikembangkan dari teori kepribadian Rosanoff (Muhadjir. atau karakteristik cara seseorang melakukan hubungan antarpribadinya. yaitu: 1) Schizoid Autistik. dan jawaban biasanya diberikan dalam bentuk yang mudah dinilai. kepribadian memiliki enam komponen. atau ³tidak dapat mengatakan´. 4. Investori kepribadian yang terkenal dan banyak digunakan untuk menilai kepribadian seseorang ialah: (a) Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) terdiri atas kira-kira 550 pernyataan tentag sikap. lebih cocok dengan minatnya. mempunyai tendensi tak konsisten. serta pengalaman masa lalu. investori kepribadian mungkin dirancang untuk menilai dimensi tunggal kepribadian (misalnya. Kelompok kontrol terdiri atas orang yang belum pernah didiagnosis menderita masalah psikiatrik. tetapi memberikan ratusn pertanyaan tes untuk mengelompokkan individu. reaksi emosional. Para perancang tes tidak menentukan sifat mengukurnya. Kuesioner ini mirip wawancara terstruktur dan ia menanyakan pertanyaan yang sama untuk setiap orang. emosinya tidak stabil dengan semangat berkobar. Menurut Atkinson dan kawankawan. Pada prinsipnya. mempunyai tendensi tak konsisten. Kelompok kriteria terdiri atas individu yang telah dirawat dengan diagnosis gangguan paranoid. emosinya tak stabil dengan retardasi dan pesimisme. status sosioekonomi. 2) Schizoid Paranoid. MMPI dikembangkan guna membantu klinis dalam mendiagnosis gangguan kepribadian. 4) Cycloid Depress.1992). mengenai pikiran dan perasaan yang dialami oleh orangorang didalam gambar itu. yang lebih banyak bertolak dari keragaman abnomal. Mereka diminta membuat sebuah cerita mengenai latar belakang dari kejadian yang menghasilkan adegan pada setiap gambar. . Suatu tes dikatakan volunter bila subjek dapat memilih pilihan yang lebih disukai. tidak ada yang salah (Muhadjir. jawaban mendapat nilai menurut kesesuaiannya dengan jawaban yang diberikan oleh orang-orang yang memiliki berbagai macam masalah psikologi. 3) Cycloid Manik. diminta memilih pilihan yang lebih disukai. Para peserta diminta mengarang sebuah cerita mengena tiap-tiap gambar yang diperlihatkan kepadanya. 5) Hysteroid. dan variabel penting lain. (b) Rorced-Choice Inventories Rorced-Choice Inventories Rorced-Choice Inventories atau Inventori Pilihan-Paksa termasuk klasifikasi tes yang volunter. dan tahu bahwa semua pilihan itu benar. ahli psikologi melihat tema yang berulang yang bisa mengungkapkan kebutuhan. jenis kelamin. Subjek. berpikirnya lebih mengarah pada khayalan. sikapnya. motif. Inventori Kepribadian Inventori kepribadian adalah kuesioner yang mendorong individu untuk melaporkan reaksi atau perasaannya dalam situasi tertentu. dalam hal ini.

bahkan nihilistik. gembira. Gangguan kepribadian paranoid dibagi dua. perasa. muncul sebagai respon yang kaku terhadap rentangan situasi pribadi dan sosial yang luas. penderita dapat menjadi sangat cemas. pendiam. Penderita umumnya ditinggalkan teman-temannya dan mendapatkan banyak musuh. ingin menyakiti. tanpa dukungan data yang akurat. serta cenderung menyalahkan orang lain tentang pengalamannya itu. H-W Temperament Scale tersusun dalam sejumlah item yang berfungsi untuk memilahkan kelompok yang patologik dari kelompok penderita hysteroid. dan sebagainya. cepat merasakan bahwa sesuatu itu tertuju pada dirinya dan adanya negatif. Sering ia mengancam. Kepribadian Skizoid Sifat-sifat kepribadian ini adalah pemalu. dan berlanjut pada masa dewasa.Kepribadian yang mudah tersinggung. serta mudah sekali tersinggung. misalnya. ingin merugikan. Orang lain selalu dilihat sebagai agressor. F. Keadaan ini merupakan pola perilaku yang tertanam dalam dan berlangsung lama. Penderita mungkin berhaasil menarik banyak teman karena sifatnya yang ramah. sehingga ia bersikap sebagai pemberontak untuk mempertahankan harga dirinya. Gangguan Kepribadian Gangguan kepribadian adalah suatu proses perkembangan yang timbul pada masa kanak-kanak. tetapi dikenal pula sebagai orang yang tak dapat diramalkan. Cepat tersinggun bila haknya dilanggar dan sangat gigih dalam mempertahankan haknya tersebut. mengasingkan diri. yaitu: . hangat. Penggolongan atau klasifikasi gangguan kepribadian bermacam-macam. suka menyendiri. khawatir. Sering ia bersikap apriori. . diasumsikan memiliki mental kriminal. masa remaja. melemparkan tanggung jawab dan kesalahannya pada orang lain. semangat. dengan antusiasme dan aspirasi yang bergerak terus. b. c. bereaksi terhadap pengalaman sehari-hari secara berlebihan dengan rasa menyerah dan rendah diri.6) Epileptoid. Persamaan kedua kelompok tersebut adalah sifat curiga yang berlebihan. menghindari kontak sosial dengan orang lain. menolak. serta sangat peka terhadap apa yang dianggap haknya. membuat keterangan yang tak masuk akal tentang kesalahan-kesalahannya. Kepribadian Paranoid Kepribadian paranoid adalah gangguan kepribadian dengan sifat curiga yang menonjol. kasar.Kepribadian yang lebih agresif. memberontak. yaitu: a. memvonis sesuatu tanpa melakukan penyelidikan terlebih dahulu. dan juga sering . Ciri utamanya adalah cara menyesuaikan diri dan mempertahankan diri ditempuh dengan menarik diri. ingin mencelakai. membahayakan. Kepribadian Afektif/Siklotim Ciri utama dari kepribadian siklotim adalah keadaan perasaan dan emosinya yang berubahubah antara depresi dan euforia. pesimis. Dalam keadaan depresi.

yaitu: .berperilaku aneh (ekstrinsik). tidak sabilnya emosi. dan moral. Pemikirannya autistik (hidup dalam dunianya sendiri). karena tuntutannya terlalu tinggi dan takut/ragu-ragu dalam mengambil keputusan. f. d. sering berdusta dan menunjukkan pseudologika fantastika (menceritakan secara luas. dan ketidamampuan menyatakan rasa permusuhan. tidak toleran terhadap kekecewaan atau frustasi. . Segera sesudah itu biasanya ia menyesali perbuatannya. idka bertangung jawab. kebal terhadap rasa sakit. agrsif. dan bertindak bahwa kebutuhannya akan ketergantungannya itu dapat dipenuhi scara menakjubkan. disertai dengan pengawasan diri yang tinggi. Tidak loyal pada kelompok dan norma-norma sosial. Orang dengan kepribadian ini sering terlambat unutk menikah. impulsif. pemalu. Orangnya tidak tahan terhadap stres hidup yang normal dalam kehidupan sehari-hari. e. sebagai reaksi terhadap stres yang dialaminya (walaupun mungkin stresnya sangat kecil). Kepribadian Histerik Ciri utama kepribadian ini adalah sombong. selalu menyalahkan ornag lain dengan rasionalisasi. letih. lemah. dan kelihatan masuk akal padahal tanpa dasar fakta atau data. terperinci. suka menarik perhatian denga afek yang labil. tak ada tenaga sepanjang kehidupannya. Kepribadian Eksplosif Ciri utama tipe ini adalah diperlihatkannya sifat tertentu yang lain dari perilakunya seharihari. merasa. lemas. i. Kepribadian Anankastik Ciri utama tipe kepribadian ini adalah perfeksionisme dan keteraturan. h. kaku. lesu. Kepribadian Pasif-Agresif Tipe ini dibagi menjadi dua. etika. Vitalitas dan emosionalitasnya sangat rendah.Kepribadian pasif dependen. dan idak mampu belajar dari pengalaman ataupun hukuman yang diberikan. orang dengan tipe kepribadian ini selalu berpikir. Terdapat abulia atau kurang kemauan dan anhedonia (kurang mampu menikmati sesuatu). Orangnya tdak kompromis serta sangat patuh (bahkan berlebihan) pada nora-norma. Ia egosentris. melamun berlebihan. Kepribadian Astenik Ciri utamanya hidup tidak bergairah. yaitu ledakan-ledakan amarah dan agresivitas. Ia dapat menyatakan perasaannya secara tepat dan sering disertai dengan gerakan badaniah dalam berkomunikasi. g. Kepribadian Anti Sosial Ciri utamanya ialah bahwa perilakunya selalu menimbulkan konflik dengan ornag lain atau lingkungannya. egosentrik.

Orang dengan tipe ini biasanya juga empunyai kehidupan yang tak terprogram.. maupun fisik. Penderta sendiri tidak merasakan sebagai bebean karena dianggapnya wajar dan harus diterima sebagaimana adanya. tidak mampu melaksanakan tugas. serta tidak mau dipaksa untuk melakukan sesuatu. j. Tipe kepribadian ini ditandai dengan sifat pasif dan agresif. malas. Agresifitas dapat dinyatakan secara pasif dengan cara bermuka masam. atau rasa tidak puas terhadap seseorang/sesuatu yang kepadanya ia sangat menggantungkan dirinya. sosial. orang dengan tipe ini merasa bahwa kebutuhan akan ketergantungan tidak pernah terpenuhi. Baik dalam respon emosional. Ia menunjukkan penangguhan dan sikap keras agar diterima dengan murah hati apa yang diharapkannya degan sangat. dan keras kepala.Kepribadian pasif agresif. Perilaku ini merupakan pencerminan dari rasa permusuhan yang dinyatakan secara tertutup. intelektual. BAB III . Kepribadian Inadequat Ciri utama tipe ini adalah ketidakmampuannya secara terus menerus atau berulang-ulang untuk memenuhi harapan atau tuntutan teman atau sebayanya atau kenalannya. menyabot.

Sarlito Wirawan. Sehingga terbentuklah beberapa jenis kepribadian unik dari setiap individu. Penggolongan ini ada yang berdasarkan faktor eksternal dan internal. Individu yang tidak dapat menghadapi masalah pribadi dan sosial yang timbul saat ia masih kanak-kanak sampai dewasa dapat menimbulkan gangguan kepribadian.Gangguan. MIF.Si. 2005. Psikologi Umum. Untuk mengetahui kepribadian seseorang kita perlu mempelajari struktur kepribadiannya. M. M. Baihaqi. Alex. Bandung: Pustaka Setia. DAFTAR PUSTAKA Sobur.PENUTUP Kesimpulan Kepribadian setiap individu berbeda satu sama lain. Pengantar Umum Psikologi. Psikiatri Konsep Dasar dan Gangguan. 2003. Drs. Jakarta: PT Bulan Bintang. Drs. 2000. Sarwono. Dr. dkk.Si. Bandung: PT Refika Aditama. 24 . Oleh kerena itu sejak dini kepribadian harus dibentuk dengan baik sehingga tidak mengalami gangguan kepribadian pada masingmasing individu. Ada beberapa hal yang mempengaruhi pembentukan kepribadian yaitu pengetahuan umum dan pengetahuan khusus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful