www.holytrinitycarmel.

com
I. PENTINGNYA PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Memuji : memberikan penghargaan, mengungkapkan kebaikan / hal yang baik. Pujian adalah lagu yang diarahkan kepada Allah, dinyanyikan dengan gembira. Menyembah : memberikan hormat, mengagungkan dan berserah diri sepenuhnya. Penyembahan adalah lagu yang dapat mengangkat hati kepada Allah, membawa hadirat Allah dan membawa hadirin dalam suasana sembah sujud. Keduanya harus keluar dari hati dan pikiran yang tulus. Apa yang kita ucapkan harus sinkron dengan pikiran dan hati kita.  dalam pujian, Allah hadir ; Mzm 100:4, Mzm 22:4  dalam penyembahan, kita masuk/bersatu dengan Allah ; Yoh 4:23-24 Dengan memuji dan menyembah Allah, kita mengambil bagian dalam hidup para kudus. Dalam kitab Wahyu disebutkan bahwa para Kudus di surga hanyalah mempunyai satu pekerjaan, yaitu memuji Tuhan. Inti pujian dan penyembahan adalah kita mengambil juga kebahagiaan yang ada di surga, kita mengambil bagian dalam hidup/kemuliaan Allah. Dengan memuji dan menyembah Allah tidaklah menambah kemuliaan Allah, karena Allah adalah kudus, yang maha tinggi, yang layak diagungkan, bahkan tidak cukup dengan katakata yang kita miliki. Maka alasan utama memuji dan menyembah Tuhan adalah karena hakekat Allah itu sendiri yang maha segalanya. Jangan memuji dan menyembah Tuhan karena alasan lain, misalnya karena kita mendapat berkat atau pertolongan, sehingga apabila kita tidak merasakan kasih Tuhan, maka kita tidak memuji Dia. Kita memuji dan menyembah karena kita mengasihi Allah. Terlebih adalah karena Allah mengasihi kita lebih dahulu, sehingga kita mampu mengasihi kita. Ada kuasa dalam pujian and penyembahan Secara manusia sulit bagi kita untuk langsung masuk ke dalam hadirat Allah. Pujian dan penyembahan membantu kita untuk mempersiapkan hati dan melepaskan beban-beban kita. Pujian dan penyembahan mempunyai kuasa, karena dengan memuji dan menyembah Allah hadir dan lebih nyata bila semua umat mengarahkan hati kepada Tuhan. Kuasa dalam pujian dan penyembahan : - kemenangan atas musuh ; 2Taw 20:1-30 - melepaskan dari segala ikatan ; Kis 16:16-34 - melepaskan dari roh jahat ; 1Sam 16:14-23 - kemenangan atas masalah-masalah besar ; Yos 6 - memberi rasa aman, perlindungan dari bahaya ; Mzm 62:8 - mengundang hadirat Allah ; 2Taw 5:11-14  contoh pujian dan penyembahan dimana Allah hadir. Raja Salomo selesai membangun bait Allah dan akan memindahkan tabut perjanjian. Ketika semua umat memuji, kuasa Allah turun dan tidak ada seorangpun yang dapat menahannya. Bagaimana Allah dapat berkenan hadir ? Persiapannya : - ayat 11 : telah menguduskan diri sebelum pelayanan. Ibr 12:14  tanpa kekudusan kita tidak dapat melihat Tuhan “Hendaklah kita kudus, karena Allah adalah kudus”, Tuhan tidak akan menyuruh bila kita tidak mampu. Roh Allah yang akan memberi kekuatan. - ayat 13 : serentak  butuh kekompakan, kesehatian. 1 orang pengacau dalam kelompok, seluruh anggota dapat terpengaruh. - ayat 13b : bersuka cita dalam pujian
1

Pembinaan Tim Pujian - Komunitas Tritunggal Mahakudus

Pelayan Pujian Pelayan dalam bidang pujian terdiri dari : . Sifat pemimpin pujian yang baik : .peka terhadap bimbingan Roh Kudus. . Hal ini harus dibedakan dengan tanpa persiapan. Tugas pelayan Pujian : 1. senang memuji Allah Pemimpin puian dan penyembahan dalam pertemuan (komunitas) sebaiknya digilir. menyemangati. karena katakata yang kita ucapkan dengan kesungguhan hati adalah sama dengan kita berdoa.Lagu : bersifat persaudaraan. saling merendahkan diri dan mengalah. bukan harga mati. tetapi harus ingat bahwa Roh Kudus juga membimbing semua umat Untuk itu dalam memuji dan menyembah Allah terdapat pula unsur spontanitas.tidak memonopoli . agar semua anggota sel dapat belajar. nubuat.MENYANYI . Semua umat/anggota tahu tujuan dari memuji dan menyembah.tim pujian / singer . hadir dalam pertemuan (komunitas) membawa doa . 2.pemimpin pujian . bukan ziarah pribadi. Tugas utamanya adalah mendorong umat : . serta mempunyai ketaatan masing-masing. siang malam berjaga-jaga dalam doa dan merenungkan hukumMu…”).hidup doa : hubungan pribadi terus menerus dengan Allah (bdk Doa Penyerahan : “…agar kami senantiasa sadar untuk hidup dihadiratMu. bertumbuh dan berkembang. Macam-macam lagu : . Melayani dalam bidang pujian adalah membawa umat untuk turut ambil bagian dalam kemuliaan Allah.com Memimpin pujian dan penyembahan harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.Komunitas Tritunggal Mahakudus 2 . Analog pemimpin pujian : tour leader dalam ziarah rohani.holytrinitycarmel.www. Pujian dimana Allah tidak mau hadir : . tetapi tetap perlu diarahkan/dipimpin untuk sampai pada tujuan bersama-sama. Untuk itu yang terpenting adalah peka/membuka hati terhadap bimbingan Roh Kudus. Melayani Allah dalam diri umat yang hadir.kesiapan untuk berdoa. Memuji dan menyembah tidak sekedar menyanyi. Untuk itu harus memperhatikan keseluruhan umat agar semuanya merasakan hadirat Allah dan bersatu dengan Allah dalam pujian dan penyembahan. Menghantar umat untuk merasakan hadirat Allah dalam pujian dan penyembahan.menuju keterbukaan yang sadar akan karya Roh Kudus dalam hidup mereka.Yes 1:13-15 : persembahan yang tidak sungguh-sungguh dan tidak berkenan kepada Tuhan Mutu pujian dan penyembahan ditentukan pula oleh yang hadir .partisipasi. terutama persiapan hati. Setiap kata-kata yang keluar dari mulut hendaknya merupakan ungkapan hati kita. Mempersiapkan hati umat yang hadir untuk menerima Sabda Allah (Firman. terlibat dan melibatkan seluruh anggota .tim musik Kesemuanya merupakan satu tim yang harus memiliki kesatuan Roh. gembira. sabda pengetahuan) 3. menguatkan/membangun iman Pembinaan Tim Pujian .memberi hati dan perhatian mereka sepenuhnya kepada Allah dan tidak terganggu oleh kebutuhannya sendiri.

MENYEMBAH .doa untuk pengajaran/Firman. Doa syafaat 8. Yes 57:15. Doa penyembuhan 3 Pembinaan Tim Pujian .hening. Penyembahan .www.Lagu : bersifat memohon ampun.holytrinitycarmel.TOBAT . Puji-pujian . dengan penyembahan sebagai terminal utama. Namun jangan sampai terjebak menjadi doa hening. Yoh 4:24 . 3. Visi utama dalam pujian dan penyembahan adalah semua masuk dalam Adorasi/saat hening (VIVIT DOMINUS IN CUIUS CONSPECTU STO : Allah yang hidup di hadapanNya aku berdiri).biarkan Roh Kudus bekerja.membebaskan Roh Kudus untuk bekerja.persiapan untuk penyembahan .lagu dan doa pembukaan.jangan takut akan keheningan .ada dorongan untuk bernubuat atau bermazmur . .disko rohani . A. Lagu persembahan (optional) 7.lagu tenang. pujian untuk orang kudus Dalam pujian dan penyembahan jangan sampai kita terjebak menjadi : .mengarahkan pada hati yang menyembah .lagu-lagu syukur & terima kasih . tetapi tidak dapat menggantikan keheningan atau kontemplasi itu sendiri II.disertai dengan pemeriksaan bathin akan dosa-dosa kita. . belajar mendengarkan suara Tuhan  nubuat-nubuat . lagu pujian . peka terhadap bisikan Roh . PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA PERTEMUAN SEL Susunan acara pertemuan sel 1.bahasa Roh = noise contemplation. cepat untuk mencapai kontemplasi. bernyanyi dalam Roh . Mat 18:20 .dll: persiapan firman.awas Mat 15:8  memuji tidak dengan hati . Pengajaran 4. sharing  No. Mzm 22:4. I Kor 14:15 .persiapan untuk memuji dan menyembah. sehingga karunia-karunia berkembang . 1-2 waktu antara 20-30 menit. 3-4 waktu antara 45-60 menit 5. diskusi.com mengarah pada sesama (ajakan) . Pengumuman 6.MEMUJI .lagu penyembahan.kesaksian (optional) .song festival (tidak ada karunia-karunia) Lagu-lagu disusun sedemikian rupa agar mengalir dengan terus-menerus berpusat pada Allah (Christ-center) bukan pada pemimpin pujian.lagu dan doa pujian/syukur serentak 2.lagu : bersifat memuji dan memuliakan Tuhan .pujian kepada Yesus Tuhan dan juru selamat. Yes 49:1-2 .hening/saat teduh. sharing  No.Komunitas Tritunggal Mahakudus . mengagungkan dan menyembah Tuhan .SYUKUR .

. penekanannya adalah pada pengajaran dan sharing. berdoa mohon penyertaan Roh Allah agar kita dapat dipakai sebagai alatNya bagi semua saudara dalam sel kita . jangan untuk orang tertentu atau karena terpaksa . intro dan kodekode (bila bermain dengan pemusik)  Bawakan lagu-lagu tersebut dalam pujian dan penyembahan pribadi. 2Tim 1:7 .yang sesuai dengan kehendak Allah .holytrinitycarmel. puasa.Komunitas Tritunggal Mahakudus 4 . Dengan demikian kita dapat mengalami/merasakan terlebih dahulu alur dari lagu-lagu yang sudah kita pilih. mohon kekuatan Roh Kudus. Doa penyerahan dan doa penutup 10. IKor 10:31 . tetapi memusatkan perhatian seluruh anggota sel pada Tuhan (Christ-center).berdoa pula untuk semua anggota sel yang lain 2. jangan dibuat-buat.mohon dukungan bila masih merasa ragu/takut. terutama yang belum lancar/hafal. IKor 12:12 Pembinaan Tim Pujian . disesuaikan dengan waktu pertemuan sel. tobat. memuji.com 9. Bila terasa ada yang kurang mengalir.lagu yang sesuai dengan macam-macam lagu : menyanyi. .  Koordinasi dengan pemusik (bila ada) .  Memilih lagu-lagu dengan memperhatikan : . hanya sebagai pengarah.  Memimpin dengan keyakinan dan sukacita. B. bukan pujian dan penyembahan.  Berusaha tidak menjadi pusat perhatian (self-center). Kuasai kunci. Dalam pertemuan sel.tidak mendominasi pujian dan penyembahan. .tenangkan hati. idealnya 1 1/2 jam.tugas memimpin pujian dan penyembahan adalah membawa teman-teman yang lain menuju hadirat Tuhan. Mzm 140:14 . bisa direvisi kembali dengan berdoa mohon bimbingan Roh Kudus  Informasikan lagu-lagu kepada pemain musik (bila ada). 5-10 waktu antara 15-30 menit Total waktu untuk acara pertemuan sel maksimal 2 jam. Memimpin pujian dan penyembahan  Datang sebelum jam pertemuan : . Persiapan  Berdoa mohon bimbingan Roh Kudus agar dapat memilih lagu-lagu : . Memimpin pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel 1. Usahakan jangan terlalu banyak lagu baru. Terbuka apabila pada saat tertentu ada anggota sel yang terdorong untuk menyanyikan lagu tertentu. Bukan sekedar lagu baru. Ekspresi pada saat memimpin lagu yang wajar saja sesuai dengan ungkapan hati kita.  Melatih lagu-lagu. Lagu penutup (optional)  No. mohon motivasi dimurnikan : untuk melayani Tuhan semata. Lebih baik bila ada waktu untuk berlatih bersama.pengakuan dosa bila sedang berada dalam dosa berat.doa.yang akan membawa semua anggota sel merasakan kasih dan kuasa Allah lewat pujian dan penyembahan yang akan dinaikkan bersama-sama. paling tidak sehari sebelum pertemuan sel. .Perhatikan jumlah lagu. mengarahkan pada suasana yang mengalir menuju saat hening. Jangan sampai pertemuan sel menjadi persekutuan doa atau konser pujian. bukan asyik masuk sendiri dalam hadirat Tuhan.www. Bukan berarti pula pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel tidak penting. tetapi kita harus memberi porsinya masing-masing sesuai dengan bentuk pertemuan jemaat/kelompok/sel kita. populer dan yang enak didengar yang kita pilih.perhatikan kata-kata dalam lagu tersebut. Foto copy/perbanyak catatan lagu agar dapat digunakan oleh seluruh anggota sel  Persiapan hati . menyembah dan syukur .

dimana seluruh tim digerakkan dan diwarnai oleh Roh yang sama. Pengertian persekutuan doa Doa adalah komunikasi dengan Allah. harus menyadari segala keberhasilan tersebut berasal dari Allah . Pengajar harus mempunyai iman Katolik yang benar dan hidup rohani yang baik.Komunitas Tritunggal Mahakudus 5 .doa pujian. padat. dalam sebuah PD tidak ada aturan baku.manifestasi / pernyataan Roh Kudus : nubuat. Dalam Komunitas Tritunggal Mahakudus. Kesaksian yang baik : singkat. diungkapkan dengan berbagai macam cara : pujian serentak.Dibimbing dan dikuasai oleh Roh Kudus . pujian spontan bergantian.doa dan senandung Roh . III.holytrinitycarmel. lebih membicarakan Allah dari pada diri sendiri . Yoh 16:13  Disiplin terhadap waktu. pengajaran yang diilhamkan .Ada manifestasi-manifestasi Roh Kudus dan karisma-karisma Roh Kudus berkembang Dengan demikian. acara dengan model persekutuan doa umumnya diadakan untuk pertemuan yang lebih besar (distrik.lagu-lagu yang bisa menciptakan suasana .kesaksian : pengalaman akan cinta kasih Allah. Syarat utama Persekutuan Doa adalah adanya komunitas doa. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM PERSEKUTUAN DOA Persekutuan Doa merupakan bentuk pertemuan yang paling sering ditemui pada pembaharuan karismatik katolik. Luk 12:12. A. Untuk itu penting pula diketahui cara membawakan pujian dan penyembahan dalam sebuah persekutuan doa.Roh Kudus mengambil peranan nyata dalam PD tersebut . Unsur-unsur yang ada dalam persekutuan doa . Yang penting kita paham dasar tentang pentingnya pujian dan penyembahan serta persiapan yang baik dalam membawakan pujian dan penyembahan dan selalu membuka hati terhadap bimbingan Roh Kudus. Ciri khas persekutuan doa karismatik . wilayah) atau untuk pelayanan kepada umat di luar komunitas. Yang paling penting dalam persekutuan doa adalah adanya kasih.com  Peka terhadap bimbingan Roh Kudus . bisikan doa . jelas.pengajaran. Pembinaan Tim Pujian . yang sungguh terpancar dari hati. 3. harus benar-benar terbuka terhadap karya Roh Kudus. Merupakan sarana pertumbuhan iman dan pelayanan kepada Allah dan sesama. Kembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan.bacaan Kitab Suci . Kis 9:15  Bersedia menghadapi kritik atau teguran yang bersifat membangun. sabda pengetahuan. Hal tersebut di atas merupakan patokan dasar yang bisa dipergunakan dalam persiapan memimpin pujian dalam pertemuan sel dan bukan merupakan aturan mati yang harus dijalankan sepenuhnya. Jangan merasa diri mampu atau hebat. Selesai memimpin  Bersyukur kepada Tuhan karena kita boleh melayani Dia. untuk membawa kelompok dalam arah yang benar. Untuk itu dalam persekutuan doa harus ada relasi dengan Allah.www. Yoh 14:16.

lebih banyak karunia tim Pengajaran dan Doa (Memuliakan Allah) Penginjilan sharing Tidak mutlak Tidak mutlak Penting. kurang terlibat. Secara umum 1.karunia-karunia Roh Kudus betul-betul aktif . Untuk itu dalam tim harus saling mengingatkan Tanda-tanda PD yang baik . berdoa & aktif 1 atau 2 orang.sebagian besar anggota merasakan Allah sungguh hadir pada saat pertemuan Ciri-ciri PD yang kurang baik . mutlak B. pasif 1 atau 2 pemimpin pujian 1 atau 2 pemimpin pujian dengan beberapa dengan beberapa singers singers/koor Sesuai dorongan Sesuai dorongan Roh. saudara2 yang kita kenal.saling membantu dan meneguhkan dalam menuju perjalanan bersatu dengan Allah .sharing terlalu lama / panjang .karunia-karunia Roh Kudus tidak berkembang .menjadi semacam song festival .menyemangati anggota untuk lebih mencintai dan mengabdi Allah .doa-doa diungkapkan dengan jujur dan sederhana .lebih banyak doa pujian dan syukur dari pada permohonan . Lagu pembukaan. bersifat ucapan syukur. bisa juga spontanitas Persekutuan doa KRK (rally) + 30 orang.mendapat pengajaran-pengajaran Firman Allah. Harus diingat bahwa semua adalah hasil dari kerja tim . memuji dan memuliakan Tuhan 3.www.kesesatan. 2-3 lagu gembira.membawa anggota menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan .holytrinitycarmel.sebagian besar anggota tidak merasakan kehadiran Allah Perbedaan pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel dan PD Beberapa perbedaan mendasar dalam pujian dan penyembahan di pertemuan sel dan persekutuan doa adalah sebagai berikut : (perbandingan dengan KRK) Yang hadir Pemimpin pujian Sponta nitas Karunia jemaat Penekanan pertemuan Musik Pertemuan sel 4-14 orang.Komunitas Tritunggal Mahakudus 6 . Doa pembukaan (boleh diiringi sebuah lagu yang tenang) Pembinaan Tim Pujian .pengajaran terlalu panjang dan bertele-tele .saat hening tidak ada isinya . max.karunia-karunia Roh Kudus akan berkembang . Susunan acara persekutuan doa (Seminar Pujian dan Penyembahan PDKK-Gloria) 1. Pemimpin pujian mutlak Roh tetapi harus benar-2 memimpin umat dalam memperhatikan bimbingan Roh kebutuhan umat Ditumbuhkan. sehingga kita dapat mengenal Allah lebih dalam lagi Bahaya-bahaya yang harus dihindari dalam PD . berdoa & aktif orang. Salam / kata pembukaan 2. diuji Lebih dihidupkan Jarang.kesombongan.tiap anggota mengambil bagian secara aktif . di atas 100 orang. 60 Umum.com Manfaat persekutuan doa .

dapat dihilangkan  Jumlah lagu keseluruhan persekutuan biasa. Lihat juga situasi dan kondisinya dan cek apakah hening yang terjadi sungguh karena hadirat Allah (atau umat mengantuk/gelisah?) Umumnya dalam sebuah persekutuan doa. bisa direvisi kembali dengan berdoa mohon bimbingan Roh Kudus Pembinaan Tim Pujian . hening beberapa menit (Saat teduh  untuk belajar mendengarkan suara Tuhan  Nubuatan) lalu masuk dalam doa. Bisa diselingi dengan tarian (tidak mutlak. atau dalam pujian dan penyembahan bersama-sama dengan singers dan pemusik. Kesaksian. intro dan kode-kode. Dengan demikian kita dapat merasakan terlebih dahulu alur dari lagu-lagu yang sudah kita pilih. ada tema yang muncul dari keseluruhan pujian dan sabda pengetahuan. Selingi dengan saat hening/pengendapan.  Bawakan lagu-lagu tersebut dalam pujian dan penyembahan pribadi. bisa sesuai dengan tema renungan. jangan dibuat seperti liturgi gereja. Masuk dalam lagu penyembahan. Masuk dalam lagu-lagu pujian yang semakin riang sampai memuncak  menghantar orang masuk dalam pujian 3. bila perlu nyanyikan 1 lagu (perhatikan waktu) 10. Ada saat hening setelah penyembahan untuk berkomunikasi dengan Allah. 6. sehingga ada beberapa hal khusus yang harus dipersiapkan. Sesudah penyembahan. Bila terasa ada yang kurang mengalir. Awali dengan lagu mengundang Roh Kudus atau lagu syukur (tidak mutlak). Persembahan. Bisa dimasukkan pujian serentak. 2 jam  Lagu untuk mengiringi doa syafaat sebaiknya sesuai dengan Firman Tuhan yang disampaikan  Kalau waktu tidak cukup. Lagu yang dapat membangkitkan iman. terutama yang belum lancar/hafal. 2 lagu yang tenang. Kuasai kunci. Doa syafaat/altar call. Membentuk pujian dan penyembahan dalam persekutuan dan doa 1. Lagu persiapan penyembahan. D. 1 lagu penutup dan doa berkat kalau ada Pastor Lagu penutup juga yang gembira.www. memilih dan melatih lagu-lagu. berdoa mohon bimbingan Roh Kudus.Komunitas Tritunggal Mahakudus 7 . tetapi harus peka terhadap bimbingan Roh Kudus C. menyemangati.com 4. 1 lagu (menghayati Firman Tuhan yang baru dibaca) 8. Persiapan Dalam persekutuan doa umumnya pemimpin pujian (1 atau 2 orang) dibantu oleh beberapa singers/penyanyi.holytrinitycarmel. baisanya doa untuk Firman 7. yaitu :  Sama dengan persipan memimpin dalam pertemuan sel. acara kesaksian atau doa syafaat. gembira + lagu persaudaraan 5. kira-kira 8-10 lagu  Walau semua sudah dipersiapkan dengan baik. Penutup. Setelah itu bisa bersalam-salaman dengan iringan lagu 2. bersifat menyembah 6. Pada penyusunan lagu-lagu pujian : pilih lagu-lagu yang menghangatkan komunitas atau lagu-lagu persaudaraan 2. untuk membangkitkan iman 5. Memimpin pujian dan penyembahan dalam persekutuan doa 1. lihat suasana) 4. tetapi pimpinan pujian harus minta kepekaan dari Roh Kudus  Tingkatan I-III dari memuji sampai dengan penyembahan. Yang perlu diperhatikan Kerangka ini tidak mutlak. kira-kira 30 menit  Renungan kira-kira 30-45 menit  Lamanya waktu persekutuan yang umum. 1 lagu yang sesuai 9.

jangan terfokus pada satu titik saja. Harus diingat bahwa umat yang datang membutuhkan sesuatu. sehingga jangan karena sikap dan wajah kita.com  Siapkan waktu untuk berlatih bersama para singers dan pemusik untuk mencari tangga nada yang sesuai.  Peka terhadap bimbingan Roh Kudus .berdoa pula untuk umat yang akan datang di persekutuan doa 2. Mzm 63:5 . pendukung acara (tim).  Berusaha tidak menjadi pusat perhatian (self-center). hal tersebut di atas hanya merupakan patokan dasar yang bisa dipergunakan dalam 8 Pembinaan Tim Pujian . tapi tidak berlebihan. tetapi memusatkan perhatian seluruh umat pada Tuhan (Christ-centar). Kis 9:15  Bersedia menghadapi kritik atau teguran yang bersifat membangun. Luk 12:12.angkat tangan . pemusik.  Sikap tubuh yang wajar. pemimpin pujian dan pemusik dapat terjalin dengan baik. . Mzm 140:14 . Singers tidak boleh dominan. . Mzm 150:4  Pandangan mata menjangkau seluruh umat.berdoa bersama singers. sehingga koordinasi (pemberian kode-kode) antara singers. Sama dengan patokan dasar dalam memimpin pujian dan penyembahan di pertemuan sel.Persiapkan alat-alat musik.  Sikap dan posisi pemimpin pujian dan singers harus efektif. Jangan merasa diri mampu atau hebat.  Singers akan makin harmonis bila dapat menyanyi dengan beberapa suara (SATB). Latihan dibuka dan ditutup dengan doa bersama. puasa. Tanggap pada suasana dan ciptakan suasana harmonis.latihan. Kembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan. intro lagu-lagu dan melatih terutama lagu-lagu baru yang belum dikuasai dengan baik.  Volume suara puji-pujian dan musik harus serasi. transparansi OHP dan sarana lain yang mendukung .www.mohon kesehatian antara pemimpin pujian. Boleh menggunakan gaya sesuai dengan lagunya. Memimpin pujian dan penyembahan  Datang sebelum jam persekutuan : . mohon kekuatan Roh Kudus.  Memimpin dengan keyakinan dan sukacita. jangan untuk orang tertentu atau karena terpaksa .  Berpakaian seragam dan sopan dan berwajah cerah dan senyum (sesuai lagu/keadaan). Yoh 16:13  Disiplin terhadap waktu. bersyukur kepada Tuhan karena kita boleh melayani Dia. Tempo / kecepatan lagu harus diperhatikan / disesuaikan dengan umat yang hadir. IKor 10:31 . terlebih bila ada lagu-lagu yang baru.doa. mohon motivasi dimurnikan : untuk melayani Tuhan semata.holytrinitycarmel. harus menyadari segala keberhasilan tersebut berasal dari Allah . kemudian menambah beban mereka. Yoh 14:16. koordinasi dengan tim acara 3.tepuk tangan . Selesai memimpin  Berdoa bersama tim yang melayani. mengarahkan pada suasana yang mengalir menuju kepada saat hening.Komunitas Tritunggal Mahakudus .tarian . tidak dibuat-buat.pengakuan dosa bila sedang berada dalam dosa berat.  Persiapan hati . Pada saat penyembahan ada baiknya jangan selalu tutup mata agar dapat melihat situasi umat. sehingga membuat umat tidak senang. mohon penyertaan Roh Allah agar kita dapat dipakai sebagai alatNya bagi umat yang akan datang di persekutuan doa . singers dan pemain musik . Mzm 47:2 . 2Tim 1:7 .

Membiarkan Roh bekerja sebebas-bebasnya adalah sangat baik dan akan sempurna sekali pujian dan penyembahan kita. karya dan pelayanan komunitas kita. Bapa kami. sesuaikan dengan lagu atau Firman / tema pengajaran. Tips / yang perlu diperhatikan 1. Yang penting kita paham dasar tentang pentingnya pujian dan penyembahan serta persiapan yang baik dalam membawakan pujian dan penyembahan.www.holytrinitycarmel. kita harus semakin dekat dengan Allah dalam doa pribadi.  Berdoa jangan bertele-tele. Kemuliaan. Supaya peka terhadap bimbingan Roh. MEMIMPIN PUJIAN DAN PENYEMBAHAN (PETUNJUK PRAKTIS) A. Tuhan telah tahu maksud hati kita .  Bisa diakhiri dengan saling membagi berkat dengan menggunakan rumusan seperti pada Liturgi Ekaristi : “Semoga kita semua. Doa penyembahan itu seperti cinta kasih. bukan untuk menunjukkan bahwa kita bisa merangkai kata-kata yang bagus.com persiapan memimpin pujian dalam persekutuan doa dan bukan merupakan aturan mati yang harus dijalankan sepenuhnya. harap memberitahukan sebelumnya. Masalahnya yang tidak boleh dibiarkan sebebas-bebasnya adalah emosi kita. doa kepada Santo/Santa pelindung (optional). Usahakan agar suara kita jelas dan cukup terdengar. bukan karena perasaan yang kita alami.Komunitas Tritunggal Mahakudus 9 . Ini yang harus kita sadari bahwa Roh tidak sama dengan emosi. misalnya : “Tuhan…Tuhan…”  Ungkapkan doa dengan jujur dari hati kita. Pembinaan Tim Pujian . tidak perlu meniru rumusan doa orang lain atau dengan ekspresi yang berlebihan. karena baik pertemuan sel maupun persekutuan doa adalah suatu doa keseluruhan.” 2. kita saling menyerahkan hidup kita.  Doakan Salam Maria sebagai penghormatan kita kepada Bunda Gereja dan pelindung komunitas kita. Bapa. Lebih penting lagi kita harus terbuka dan peka pada bimbingan Roh Kudus dan membiarkan Roh Kudus untuk bekerja sebebas-bebasnya lewat diri kita. Hindari berdoa seperti merayu seorang kekasih. Berdoa  Buka dan akhiri dengan tanda salib. Salam Maria. Nada suara yang wajar saja sesuai dorongan dan ketulusan hati kita. Kita harus saling mencintai dalam keadaan kita senang maupun tidak senang. tetapi kalau tanpa komentar sama sekali akan menjadi seperti song festival. Roh itu lembut dan terarah. kita berbakti kepada Allah karena siapa Allah itu.  Tutup pertemuan sel dengan : Doa Penyerahan. selalu dilimpahi oleh berkat Allah Yang Maha Kuasa. Putra dan Roh Kudus. Tidak perlu setiap lagu diberi komentar. sel kita. Begitu juga. Itu yang harus kita sadari dengan lebih peka akan bimbingan Roh Kudus.  Jangan mengulang kata-kata yang sama berkali-kali.  Komentar diarahkan untuk meninggikan Tuhan. Tanda salib yang perlu hanyalah pada awal dan akhir. Memberi komentar pada lagu  Memberi komentar yang singkat.  Bila ada tugas doa bergantian (untuk para singers). Dengan kata lain. Firman Allah dan sakramen-sakramen yang merupakan sarana perjumpaan kita dengan Allah. tidak terlalu panjang seolah berkotbah. bukan diri kita sendiri. IV. Amin. Hal ini perlu untuk mengingatkan kita bahwa pada saat Firman atau sharing sekalipun kita masih dalam suasana doa. Mat 6:7-8  Kita berdoa untuk seluruh anggota sel / umat yang hadir.

Hal demikian dapat membuat saudara yang lain/umat merasa dihakimi. karena pertemuan sel merupakan sarana yang bagus untuk latihan mengembangkan karunia-karunia yang kita miliki. Yang mendengarnya dapat merasa resah. sehingga suara singing in the spirit dari pempin pujian dan singers tidak mendominasi. lebih baik dievaluasi dulu atau kita ajak untuk mengulangi lagu dengan lebih semangat lagi. Jangan sampai kita meniru kebiasaan orang lain tanpa tahu alasan yang jelas/hanya sekedar ikut trend. .  Hindari komentar panjang yang disertai pengajaran / kesaksian. ada kekuatan baru dan sukacita. sebaiknya tunggu sampai senandung roh selesai. B. sabda pengetahuan). bukan semata untuk menonjolkan diri (kebanggaan semu).  Pada saat penyembahan. Begitu pula dalam hal pujian dan penyembahan Berikut beberapa identitas Katolik yang dapat kita terapkan dalam pertemuan sel / persekutuan doa : Yang mungkin sering kita lakukan Sebaiknya diganti dengan Dalam hal berdoa Tidak dibuka dan diakhiri dengan Buka dan akhiri dengan tanda salib (harus) Pembinaan Tim Pujian . Kalau benar-benar merasa terdorong boleh bermazmur. tim singer.holytrinitycarmel. bila pemimpin pujian menggunakan mic. jika tidak merasa demikian. Untuk itu kita harus menunjukkan pula identitas kekatolikan kita. 3. tetapi untuk semakin menguatkan iman kita dan jangan sampai ada umat yang kita layani merasa tertolak.  Senandung dalam bahasa roh merupakan nyanyian surgawi. Bisa dicek setelah selesai pujian dan penyembahan.  Jangan mengadakan pengusiran roh jahat yang disertai penudingan pada umat. pemusik dan umat. bagi yang bisa sebaiknya berbahasa roh. harus peka terhadap bimbingan Roh Kudus. Saat menyembah  Bermazmur tidak selalu harus ada sesudah penyembahan. Jangan membuat kesaksian yang dibuat-buat / berbohong. tetapi benar-benar bisa menyanyi dengan baik dan jelas sehingga yang mendengar merasa damai. sebaiknya mic dijauhkan dari mulut. Mungkin terjadi bila kita masih kurang peka untuk mendengar suara Tuhan. Biasanya diambil dari ayat-ayat kitab suci. misalnya kurang semangat. Dengan mendengar pesan tersebut. tidak sepenuh hati memuji Tuhan. bukan bermazmur. Pada saat penyembahan. Bangga menjadi Katolik Komunitas kita merupakan komunitas dalam Gereja Katolik. Yang mendengarnya tidak merasakan efek yang berarti.nubuat palsu bukan merupakan pesan Tuhan pada saat itu.Komunitas Tritunggal Mahakudus 10 .www.  Jangan berteriak / membentak. .nubuat asli pesan Tuhan yang sebenarnya kepada jemaatNya lewat seseorang yang dipilih Tuhan untuk menjadi nabiNya dalam kelompok jemaat tersebut. Harus ada sinkronisasi antara pemimpin pujian.  Bahasa roh tidak sama dengan bermazmur. Jangan takut salah dalam bernubuat.nubuat semu sebenarnya bukan merupakan pesan Tuhan pada saat itu.  Bila ada dorongan untuk bernubuat/sabda pengetahuan. Kalau umat kurang bereaksi. karena bahasa roh mempunyai tingkatan yang lebih tinggi dari bahasa manusia/bermazmur. .com  Jangan mengomentari saudara lain/umat dengan mengacu pada ekspresi wajah atau gerak mereka.  Gunakan saat hening untuk belajar mendengar suara Tuhan dan mengembangkan karunia-karunia (nubuat. tidak damai. bahkan isinya bertentangan dengan iman Kristiani. hati menjadi damai. kurang bersuka cita.

namun hikmat dan kebijaksanaan Allah lebih penting lagi.. Ekaristi sendiri mempunyai 4 unsur : .Tanyakan : “benar saudara?” dan biar umat setuju katakan: Amin” atau terlalu sendiri yang menjawab/mengamini.silih .“. Selain itu.” Memberi komentar pada lagu . mengobral kata-kata : “Amin” . PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA ADORASI Adorasi adalah menyembah Yesus yang hadir dalam sakramen mahakudus..”.holytrinitycarmel.doa ini kami panjatkan dengan perantaraan Kristus. adorare = menyembah) Sebagai umat Katolik kita mengimani bahwa pada saat konsekrasi roti dan anggur sungguh berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus. Tuhan kami. Spiritualitas Karismatik memiliki 2 aspek : 1.” Atau .www.Langsung pada kata-kata. bukan cuma sekedar emosi. Untuk itu penting bahwa kita harus selalu peka dan terbuka terhadap karya & bimbingan Roh Kudus.adorasi . yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus. ekspresi yang bebas  diserahkan menurut kebijaksanaan kita. senantiasa sadar untuk hidup di hadirat Allah dalam keheningan.kami panjatkan doa ini dengan perantaraan Kristus. berdoa Berbahasa Roh seperti suara Yang wajar saja. Amin. Aspek sosiologis : kegembiraan. Sebagai kaum muda memang kita punya jiwa dan semangat yang menyala-nyala. namun semangat tersebut harus punya dasar iman yang kuat. maka Tuhan akan semakin menarik mereka kepadaNya. misalnya : “Allah kita kata “Ada Amin ?” sungguh baik.permohonan .Komunitas Tritunggal Mahakudus 11 . (Adoratio = penyembahan. Amin.Meminta persetujuan umat dengan . V. atau dengan bertepuk tangan menyembah Tuhan dengan berbahasa Roh Selesai singing in the spirit langsung hening untuk mendengarkan suara Tuhan. komunitas kita mempunyai dasar pembaharuan karismatik. kini dan sepanjang segala masa.Mengajak persetujuan umat “yang . sesuai dengan dorongan cecak/kepedasan (kecuali jika hati/karunia yang sungguh memuliakan Allah menerima karunia berbahasa Roh seperti itu) Harus selalu diingat bahwa Komunitas kita merupakan Karmelit yang mempunyai semangat kontemplatif.“. Aspek teologis : manusia dihantar masuk untuk hidup dalam Roh  dibimbing sepenuhnya oleh Roh Kudus 2. Semangat dan kegairahan itu penting. Peristiwa kurban Kristus yang terjadi 2000 tahun yang lalu itu hadir kembali secara aktual dalam perayaan Ekaristi.Memuji Tuhan sesuai lagu pujian yang dinyanyikan Saat menyembah Singing in the spirit dilanjutkan Singing in the spirit dengan lembut. yang telah diperbaharui dalam Roh. atau . Hikmat dan kebijaksanaan dalam memimpin pujian tersebut akan kita dapatkan bila kita semakin mencintai orang/umat yang kita layani.syukur Pembinaan Tim Pujian .com tanda salib Mengakhiri doa dengan ucapan : “Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur” .

Dengan mata jasmani kita memandang hosti kudus dalam monstran. Masuk senandung dalam roh. Mempersiapkan hati dengan lagu-lagu yang mengundang Roh Kudus.1.menyadari kasih Allah . Ekaristi sendiri merupakan Sumber.3. kita ikut ambil bagian dalam kurban Kristus. Pelayan adorasi bersama dengan umat yang hadir menyembah Tuhan dengan beberapa lagu penyembahan.menyadari kehadiran Allah . Iringi dengan lagu-lagu yang sesuai. Hal-hal teknis yang jangan dilupakan : (sarana-sarana yang dapat membantu) . Setelah sakramen mahakudus masuk ke dalam ruangan. Pusat dan Puncak dari hidup kristiani.manifestasi Roh Kudus . Hendaknya dalam adorasi ada cukup waktu untuk hening di hadapan Allah dengan tujuan : . Setelahitu ajak bangkit kembali. Umat diajak untuk menyadari kehadiran Tuhan Yesus dalam sakramen maha kudus. Yang duduk di kursi dapat membungkukkan badan saja. Menghayati perayaan ekaristi merupakan dasar (syarat utama) bagi yang tergerak untuk melayani dalam adorasi. 3. Dalam hal ini perlu keterbukaan dan kepekaan bagi yang memimpin adorasi. pemimpin pujian dan singers menghadap umat. Masuk dalam adorasi itu sendiri Pada saat puji-pujian. Awali dengan puji-pujian.com Dalam perayaan ekaristi. sekaligus kita membaharui penyerahan hidup kita.Peletakan kursi / tempat . Adorasi merupakanpenyembahan kepada Tuhan Yesus. apalagi untuk menyembah Dia.Komunitas Tritunggal Mahakudus 12 . untuk itu lagu-lagu yang digunakan mengarah pada pribadi Yesus. yaitu menghadap kepada sakramen mahakudus. karena pusatnya adalah penyembahan kepada Yesus. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang mutlak. Umat diajak untuk bersembah sujud di hadapan sakramen maha kudus.hening . Setelah itu sakramen didupai. III. Kemudian dapat dilanjutkan dengan : . maka pemimpin pujian dan singers mengambil sikap dan tempat yang sama dengan semua umat. untuk menyadari kehadiran Allah. Pentahtahan sakramen Bersama-sama mempersiapkan hati untuk mengiringi imam yang masuk menghantar sakramen maha kudus.mengajak umat berdoa dan juga kombinasi ketiganya. Sangat diperlukan karunia pembedaan roh (discernment) dan kesatuan tim untuk mengetahui alur adorasi (discernment alur).memberi waktu bagi umat untuk berdoa secara pribadi Harus selalu disadari bahwa yang memimpin adorasi adalah Roh Kudus sendiri. III.www. Kerangka pelayanan Adorasi 1.4.  kurang tepat kalau ada Firman. dll. untuk menyadari bahwa kita tergantung sepenuhnya pada Roh Kudus.holytrinitycarmel. Setelah itu beritahu imam untuk duduk kembali. III. 2. III. mis: Kini saatNya. Paulus mengatakan bahwa untuk mengaku Yesus itu Tuhan kita membutuhkan Roh Kudus. Karena dalam Pembinaan Tim Pujian .5. Dengan mata rohani kita memandang Tuhan Yesus sendiri yang hadir.dekorasi III.Pengaturan monstran .2.

6.lebih baik catcher laki-laki untuk umat laki-laki dan perempuan untuk umat perempuan. sehingga tidak memerlukan slide dan mudah dihafal. Beberapa hal yang dapat ditambahkan terutama untuk ibadat misa karismatik adalah :  Lagu pembukaan dapat menggunakan beberapa lagu pujian dan 1 lagu yang tenang untuk memulai perayaan ekaristi.dll III. Selesai berkat keliling. misalnya : .  Pertobatan dapat menggunakan sebuah lagu pertobatan  Kemuliaan dapat diganti/ditambahkan dengan ucapan syukur serentak dan lagu penyembahan. Tips : . Setelah itu dapat dilanjutkan dengan senandung dalam roh. Susunan acara perayaan ekaristi dapat dilihat pada Puji Syukur. Untuk itu perlu disiapkan catcher dan tim pendoa yang harus benar-benar siap.holytrinitycarmel. Lebih baik pakai lagu-lagu yang pendek. VI. Pembinaan Tim Pujian . peranan terbesar adalah pada imam yang mempersembahkan misa tersebut. Untuk itu pemimpin pujian dan singers yang bertugas pada acara adorasi sebaiknya juga seorang pendoa yang mempunyai karunia nubuat atau sabda pengetahuan. Dengan persetujuan imam yang bertugas dapat dilakukan pemberkatan keliling. 6. Selama berkat keliling dinyanyikan lagu-lagu yang mengiringi manifestasi. pujian dan penyembahan yang terus menerus itu sangat mungkin akan banyak terjadi nubuat dan atau sabda pengetahuan untuk umat yang hadir. iringi dengan lagu syukur.com saat ini mungkin saja Roh Kudus membawa kita ke dalam bermacam-macam alur yang mungkin. jangan ke belakang. Dalam doa.Komunitas Tritunggal Mahakudus 13 .penyembahan . atau menggunakan lagu-lagu Taize. Setelah itu ajak umat untuk menghormat sakramen maha kudus dan imam akan memberikan berkat. karena urutan dalam perayaan ekaristi sudah cukup jelas dan teratur.  Pada saat konsekrasi dapat menggunakan cuplikan lagu penyembahan. namun hal ini tidaklah mutlak. Untuk itu peranan pemimpin pujian dan singers di sini adalah untuk mendukung imam dan mengajak umat untuk mengarahkan seluruh perhatiannya pada perayaan syukur ini.pertobatan .catcher dalam mengarahkan umat yang resting lebih baik ke samping.www.  Dalam memberi komentar lagu tidak usah panjang-panjang. 5. Harus dilihat imam sampai dimana dalam memberikan berkat keliling. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA MISA KUDUS Dalam perayaan ekaristi yang merupakan puncak ibadat umat kristiani. Setelah itu dirapikan posisi duduk/tidurnya . Masuk dalam keheningan 4. diukupi dan lagu dapat dilanjutkan kembali. Atau mungkin juga dengan berkat per baris umat yang hadir. Setelahitu sakramen diletakkan.

Cara yang paling ampuh untuk mengatasinya adalah dengan melakukan puji-pujian dan kita akan mengalami kuasa yang turun atas pujipujian tersebut. Yes 2:10. apapun keadaannya. Flp 4:6-7  Kitab suci .  Menyadari bahwa dirinya hanya sebagai alat / pelayan untuk membawa umat merasakan hadirat Allah. Harus menyadari bahwa keberhasilan itu berasal dari Allah . Hidup dalam puji-pujian Memuji dan menyembah Allah bukan hanya pada waktu tampil. Mzm 145:1-2  mau belajar lagu-lagu baru . Mzm 66:18. Ibr 10:24-25  Pelayanan .com VII. Singkirkan segala penghalang Mau untuk selalu belajar dan meningkatkan kemampuan serta mengejar kekudusan. 2 Tim 1:7  kesombongan . 1. I Ptr 2:9. Mzm 98:1. maka keberhasilan itu dikembalikan semata-mata untuk kemuliaan Tuhan.www. Hubungan pribadi tersebut melalui :  Doa pribadi . tetapi harus setiap waktu. kita perlu mengingat bahwa kita terikat oleh janji untuk memuji Tuhan. 4. tidak bisa hanya pada saat memimpin saja.Komunitas Tritunggal Mahakudus 14 . maka kekuatan kita terletak pada hubungan dengan Allah dan dengan sesama. Rom 16:20. Apabila kita mengalami pencobaan. Mzm 149:1  mau selalu memuji dalam keadaan susah dan senang . Mat 4:4  Persekutuan .keinginan untuk melayani Tuhan dan kelompok (sel atau PD) .holytrinitycarmel.11 Kalau kita mengalami perasaan-perasaan demikian. Syarat utama hanyalah : . Yes 61:3  hidup dalam kekudusan . Why 12:10.  Tidak merasa sombong dan merasa diri mampu/hebat. Bilamana berhasil. Yak 4:7  dosa .kesanggupan untuk merasa dan mengikuti bimbingan Roh Untuk itu dalam kehidupan sehari-hari harus mempunyai hubungan yang erat dengan Allah.  Mau terlibat penuh dalam pelayanan. walaupun demikian harus tetap rendah hati. Mzm 96:1. HIDUP PRIBADI SEORANG PEMUJI DAN PENYEMBAH Seseorang tidak perlu menjadi orang kudus terlebih dahulu untuk memimpin pujian. Kis 9:15  Kesombongan akan menjadi awal dari kegagalan . bukan hanya terlibat pada waktu bertugas saja. Yak 4:6b Pembinaan Tim Pujian . Mat 28:19-20 2. Mzm 34:2. 1 Yoh 1:7  perasaan bersalah . Kerendahan hati Kegagalan dan kesuksesan pertemuan sel / persekutuan doa sebagian besar tergantung pada pemimpin pujian dan singers. Paham segala penghalang dalam pujian dan penyembahan :  kerajaan iblis . Mzm 140:14 3. I Yoh 4:18. Hubungan pribadi Seorang pemuji dan penyembah harus memiliki hubungan pribadi terus-menerus dengan Allah agar dapat membawa umat merasakan hadirat Allah dalam setiap penampilannya.  senang memuji dan menyembah . bahwa pujian kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang kita lakukan hanya pada saat kita menyukainya. Yes 59:2. Zak 3:1  ketakutan .

celana panjang). Hadir di tempat minimal 15 menit sebelum acara dimulai. Tampil dengan pakaian yang rapi dan sopan (baju berlengan. Bila tidak dapat bertugas pada jadwal yang telah ditetapkan. dan diberikan kepada penanggung jawab transparansi agar slide dapat disiapkan. Dengan berada dalam satu komunitas. Tim Pujian yang tidak bertugas diharapkan hadir pada setiap acara pengajaran & adorasi untuk mendukung dalam doa dan evaluasi. 7. 9. 4. kita akan dapat saling membangun dan saling melayani dalam cinta kasih. Diusahakan seragam dan senada dengan tim. 2. Tim Pujian harus berlatih minimal 1 x sebelum bertugas melayani. Kamu tahu. kita akan mudah diserang karena kelemahankelemahan kita. TATA TERTIB TIM PUJIAN KTM Ditujukan agar kedisiplinan diterapkan dengan baik.holytrinitycarmel. 5. kembali berkumpul untuk berdoa bersama dan evaluasi bersama dengan tim pujian. dan kesombongan. Pemimpin pujian / Worship Leader melakukan koordinasi dengan Imam / penanggung jawab acara demi kelancaran acara.com Dengan menjadi seorang pemimpin pujian. 10. Daftar lagu-lagu yang akan dinyanyikan harap diberikan kepada pemain musik minimal 1 hari sebelum latihan pertama. bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. terutama hawa nafsu. Kristus adalah tuan dan kamu hambaNya. Latihan dibuka dan ditutup dengan doa bersama.www.” (Kol 3:23-24) VII. perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. 3. harap memberitahu koordinator tim pujian secepatnya agar dapat dicarikan penggantinya. diusahakan selesai 15 menit sebelum acara dimulai. dendam. Dengan merendahkan diri. Pembinaan Tim Pujian .Komunitas Tritunggal Mahakudus 15 . Allah akan meninggikan kita dan kita memperoleh kekuatan. Bagi yang tidak hadir tidak diperkenankan bertugas. Bila akan mengadakan latihan pada hari H. Anggota yang bertugas harus hadir dalam latihan. iri hati. Penanggung jawab lapangan dalam setiap tugas adalah pemimpin pujian / Worship Leader. 6. Setelah selesai melayani. “Apapun juga yang kamu perbuat. 12. 11. Ada jadwal puasa dan atau pantang untuk mempersiapkan hati sebelum bertugas 8. kemudian mengambil waktu untuk hening beberapa saat sebelum acara dimulai. berdoa bersama. 1. supaya mutu pelayanan semakin meningkat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful