www.holytrinitycarmel.

com
I. PENTINGNYA PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Memuji : memberikan penghargaan, mengungkapkan kebaikan / hal yang baik. Pujian adalah lagu yang diarahkan kepada Allah, dinyanyikan dengan gembira. Menyembah : memberikan hormat, mengagungkan dan berserah diri sepenuhnya. Penyembahan adalah lagu yang dapat mengangkat hati kepada Allah, membawa hadirat Allah dan membawa hadirin dalam suasana sembah sujud. Keduanya harus keluar dari hati dan pikiran yang tulus. Apa yang kita ucapkan harus sinkron dengan pikiran dan hati kita.  dalam pujian, Allah hadir ; Mzm 100:4, Mzm 22:4  dalam penyembahan, kita masuk/bersatu dengan Allah ; Yoh 4:23-24 Dengan memuji dan menyembah Allah, kita mengambil bagian dalam hidup para kudus. Dalam kitab Wahyu disebutkan bahwa para Kudus di surga hanyalah mempunyai satu pekerjaan, yaitu memuji Tuhan. Inti pujian dan penyembahan adalah kita mengambil juga kebahagiaan yang ada di surga, kita mengambil bagian dalam hidup/kemuliaan Allah. Dengan memuji dan menyembah Allah tidaklah menambah kemuliaan Allah, karena Allah adalah kudus, yang maha tinggi, yang layak diagungkan, bahkan tidak cukup dengan katakata yang kita miliki. Maka alasan utama memuji dan menyembah Tuhan adalah karena hakekat Allah itu sendiri yang maha segalanya. Jangan memuji dan menyembah Tuhan karena alasan lain, misalnya karena kita mendapat berkat atau pertolongan, sehingga apabila kita tidak merasakan kasih Tuhan, maka kita tidak memuji Dia. Kita memuji dan menyembah karena kita mengasihi Allah. Terlebih adalah karena Allah mengasihi kita lebih dahulu, sehingga kita mampu mengasihi kita. Ada kuasa dalam pujian and penyembahan Secara manusia sulit bagi kita untuk langsung masuk ke dalam hadirat Allah. Pujian dan penyembahan membantu kita untuk mempersiapkan hati dan melepaskan beban-beban kita. Pujian dan penyembahan mempunyai kuasa, karena dengan memuji dan menyembah Allah hadir dan lebih nyata bila semua umat mengarahkan hati kepada Tuhan. Kuasa dalam pujian dan penyembahan : - kemenangan atas musuh ; 2Taw 20:1-30 - melepaskan dari segala ikatan ; Kis 16:16-34 - melepaskan dari roh jahat ; 1Sam 16:14-23 - kemenangan atas masalah-masalah besar ; Yos 6 - memberi rasa aman, perlindungan dari bahaya ; Mzm 62:8 - mengundang hadirat Allah ; 2Taw 5:11-14  contoh pujian dan penyembahan dimana Allah hadir. Raja Salomo selesai membangun bait Allah dan akan memindahkan tabut perjanjian. Ketika semua umat memuji, kuasa Allah turun dan tidak ada seorangpun yang dapat menahannya. Bagaimana Allah dapat berkenan hadir ? Persiapannya : - ayat 11 : telah menguduskan diri sebelum pelayanan. Ibr 12:14  tanpa kekudusan kita tidak dapat melihat Tuhan “Hendaklah kita kudus, karena Allah adalah kudus”, Tuhan tidak akan menyuruh bila kita tidak mampu. Roh Allah yang akan memberi kekuatan. - ayat 13 : serentak  butuh kekompakan, kesehatian. 1 orang pengacau dalam kelompok, seluruh anggota dapat terpengaruh. - ayat 13b : bersuka cita dalam pujian
1

Pembinaan Tim Pujian - Komunitas Tritunggal Mahakudus

bertumbuh dan berkembang. Tugas utamanya adalah mendorong umat : . terlibat dan melibatkan seluruh anggota . hadir dalam pertemuan (komunitas) membawa doa .tim pujian / singer . karena katakata yang kita ucapkan dengan kesungguhan hati adalah sama dengan kita berdoa.kesiapan untuk berdoa. Macam-macam lagu : . menyemangati. Untuk itu harus memperhatikan keseluruhan umat agar semuanya merasakan hadirat Allah dan bersatu dengan Allah dalam pujian dan penyembahan. Melayani Allah dalam diri umat yang hadir. Semua umat/anggota tahu tujuan dari memuji dan menyembah. tetapi harus ingat bahwa Roh Kudus juga membimbing semua umat Untuk itu dalam memuji dan menyembah Allah terdapat pula unsur spontanitas.Yes 1:13-15 : persembahan yang tidak sungguh-sungguh dan tidak berkenan kepada Tuhan Mutu pujian dan penyembahan ditentukan pula oleh yang hadir .tidak memonopoli . bukan ziarah pribadi.holytrinitycarmel. Setiap kata-kata yang keluar dari mulut hendaknya merupakan ungkapan hati kita. Menghantar umat untuk merasakan hadirat Allah dalam pujian dan penyembahan.Komunitas Tritunggal Mahakudus 2 .www.tim musik Kesemuanya merupakan satu tim yang harus memiliki kesatuan Roh. saling merendahkan diri dan mengalah. senang memuji Allah Pemimpin puian dan penyembahan dalam pertemuan (komunitas) sebaiknya digilir. serta mempunyai ketaatan masing-masing. siang malam berjaga-jaga dalam doa dan merenungkan hukumMu…”).MENYANYI .memberi hati dan perhatian mereka sepenuhnya kepada Allah dan tidak terganggu oleh kebutuhannya sendiri. terutama persiapan hati. tetapi tetap perlu diarahkan/dipimpin untuk sampai pada tujuan bersama-sama. Mempersiapkan hati umat yang hadir untuk menerima Sabda Allah (Firman. Untuk itu yang terpenting adalah peka/membuka hati terhadap bimbingan Roh Kudus.com Memimpin pujian dan penyembahan harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Tugas pelayan Pujian : 1. Analog pemimpin pujian : tour leader dalam ziarah rohani. bukan harga mati.Lagu : bersifat persaudaraan. Pujian dimana Allah tidak mau hadir : . .peka terhadap bimbingan Roh Kudus.menuju keterbukaan yang sadar akan karya Roh Kudus dalam hidup mereka. sabda pengetahuan) 3.partisipasi. Melayani dalam bidang pujian adalah membawa umat untuk turut ambil bagian dalam kemuliaan Allah. Memuji dan menyembah tidak sekedar menyanyi. Sifat pemimpin pujian yang baik : . menguatkan/membangun iman Pembinaan Tim Pujian . gembira. Pelayan Pujian Pelayan dalam bidang pujian terdiri dari : . agar semua anggota sel dapat belajar. 2. Hal ini harus dibedakan dengan tanpa persiapan. nubuat.pemimpin pujian .hidup doa : hubungan pribadi terus menerus dengan Allah (bdk Doa Penyerahan : “…agar kami senantiasa sadar untuk hidup dihadiratMu.

sharing  No.lagu dan doa pujian/syukur serentak 2. sharing  No.persiapan untuk penyembahan .com mengarah pada sesama (ajakan) . Namun jangan sampai terjebak menjadi doa hening.hening/saat teduh. bernyanyi dalam Roh .lagu penyembahan. dengan penyembahan sebagai terminal utama.disertai dengan pemeriksaan bathin akan dosa-dosa kita. 1-2 waktu antara 20-30 menit. Pengajaran 4. Mat 18:20 .MEMUJI . PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA PERTEMUAN SEL Susunan acara pertemuan sel 1. Yoh 4:24 . Mzm 22:4. cepat untuk mencapai kontemplasi. 3. Doa penyembuhan 3 Pembinaan Tim Pujian . pujian untuk orang kudus Dalam pujian dan penyembahan jangan sampai kita terjebak menjadi : . Pengumuman 6.ada dorongan untuk bernubuat atau bermazmur . Penyembahan . Yes 49:1-2 . Doa syafaat 8.TOBAT . Lagu persembahan (optional) 7. . mengagungkan dan menyembah Tuhan .MENYEMBAH .pujian kepada Yesus Tuhan dan juru selamat.hening. tetapi tidak dapat menggantikan keheningan atau kontemplasi itu sendiri II.lagu-lagu syukur & terima kasih . Yes 57:15.doa untuk pengajaran/Firman. Visi utama dalam pujian dan penyembahan adalah semua masuk dalam Adorasi/saat hening (VIVIT DOMINUS IN CUIUS CONSPECTU STO : Allah yang hidup di hadapanNya aku berdiri).dll: persiapan firman.awas Mat 15:8  memuji tidak dengan hati . 3-4 waktu antara 45-60 menit 5. A.lagu : bersifat memuji dan memuliakan Tuhan .disko rohani . I Kor 14:15 .kesaksian (optional) .bahasa Roh = noise contemplation. Puji-pujian . peka terhadap bisikan Roh . belajar mendengarkan suara Tuhan  nubuat-nubuat .song festival (tidak ada karunia-karunia) Lagu-lagu disusun sedemikian rupa agar mengalir dengan terus-menerus berpusat pada Allah (Christ-center) bukan pada pemimpin pujian.jangan takut akan keheningan .Komunitas Tritunggal Mahakudus .membebaskan Roh Kudus untuk bekerja.www.SYUKUR .mengarahkan pada hati yang menyembah . lagu pujian .holytrinitycarmel. sehingga karunia-karunia berkembang . diskusi.lagu dan doa pembukaan. .persiapan untuk memuji dan menyembah.biarkan Roh Kudus bekerja.Lagu : bersifat memohon ampun.lagu tenang.

Usahakan jangan terlalu banyak lagu baru. Dalam pertemuan sel. jangan dibuat-buat.Komunitas Tritunggal Mahakudus 4 .  Berusaha tidak menjadi pusat perhatian (self-center). Terbuka apabila pada saat tertentu ada anggota sel yang terdorong untuk menyanyikan lagu tertentu. berdoa mohon penyertaan Roh Allah agar kita dapat dipakai sebagai alatNya bagi semua saudara dalam sel kita . idealnya 1 1/2 jam.tugas memimpin pujian dan penyembahan adalah membawa teman-teman yang lain menuju hadirat Tuhan. paling tidak sehari sebelum pertemuan sel. IKor 12:12 Pembinaan Tim Pujian . Bukan sekedar lagu baru. memuji.berdoa pula untuk semua anggota sel yang lain 2.doa.holytrinitycarmel.pengakuan dosa bila sedang berada dalam dosa berat. Memimpin pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel 1. tobat. .  Memimpin dengan keyakinan dan sukacita. . IKor 10:31 . Memimpin pujian dan penyembahan  Datang sebelum jam pertemuan : . Dengan demikian kita dapat mengalami/merasakan terlebih dahulu alur dari lagu-lagu yang sudah kita pilih. Lagu penutup (optional)  No. intro dan kodekode (bila bermain dengan pemusik)  Bawakan lagu-lagu tersebut dalam pujian dan penyembahan pribadi.perhatikan kata-kata dalam lagu tersebut. Doa penyerahan dan doa penutup 10. Lebih baik bila ada waktu untuk berlatih bersama. mengarahkan pada suasana yang mengalir menuju saat hening. hanya sebagai pengarah. 5-10 waktu antara 15-30 menit Total waktu untuk acara pertemuan sel maksimal 2 jam. Ekspresi pada saat memimpin lagu yang wajar saja sesuai dengan ungkapan hati kita. . Persiapan  Berdoa mohon bimbingan Roh Kudus agar dapat memilih lagu-lagu : .tidak mendominasi pujian dan penyembahan. bukan asyik masuk sendiri dalam hadirat Tuhan. penekanannya adalah pada pengajaran dan sharing.  Melatih lagu-lagu. puasa. bisa direvisi kembali dengan berdoa mohon bimbingan Roh Kudus  Informasikan lagu-lagu kepada pemain musik (bila ada). mohon kekuatan Roh Kudus. Bukan berarti pula pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel tidak penting. . tetapi memusatkan perhatian seluruh anggota sel pada Tuhan (Christ-center).com 9.mohon dukungan bila masih merasa ragu/takut. B.Perhatikan jumlah lagu. disesuaikan dengan waktu pertemuan sel. Foto copy/perbanyak catatan lagu agar dapat digunakan oleh seluruh anggota sel  Persiapan hati .tenangkan hati.  Memilih lagu-lagu dengan memperhatikan : . populer dan yang enak didengar yang kita pilih. Jangan sampai pertemuan sel menjadi persekutuan doa atau konser pujian.yang sesuai dengan kehendak Allah . tetapi kita harus memberi porsinya masing-masing sesuai dengan bentuk pertemuan jemaat/kelompok/sel kita. Bila terasa ada yang kurang mengalir. menyembah dan syukur . 2Tim 1:7 .  Koordinasi dengan pemusik (bila ada) . mohon motivasi dimurnikan : untuk melayani Tuhan semata.lagu yang sesuai dengan macam-macam lagu : menyanyi.yang akan membawa semua anggota sel merasakan kasih dan kuasa Allah lewat pujian dan penyembahan yang akan dinaikkan bersama-sama. Kuasai kunci.www. bukan pujian dan penyembahan. Mzm 140:14 . terutama yang belum lancar/hafal. jangan untuk orang tertentu atau karena terpaksa .

doa pujian.Komunitas Tritunggal Mahakudus 5 . sabda pengetahuan. dalam sebuah PD tidak ada aturan baku. Syarat utama Persekutuan Doa adalah adanya komunitas doa. Yang penting kita paham dasar tentang pentingnya pujian dan penyembahan serta persiapan yang baik dalam membawakan pujian dan penyembahan dan selalu membuka hati terhadap bimbingan Roh Kudus. Pembinaan Tim Pujian .manifestasi / pernyataan Roh Kudus : nubuat. Dalam Komunitas Tritunggal Mahakudus. acara dengan model persekutuan doa umumnya diadakan untuk pertemuan yang lebih besar (distrik. Pengajar harus mempunyai iman Katolik yang benar dan hidup rohani yang baik. Hal tersebut di atas merupakan patokan dasar yang bisa dipergunakan dalam persiapan memimpin pujian dalam pertemuan sel dan bukan merupakan aturan mati yang harus dijalankan sepenuhnya. bisikan doa . pujian spontan bergantian. Ciri khas persekutuan doa karismatik . Kesaksian yang baik : singkat. jelas. pengajaran yang diilhamkan . Untuk itu penting pula diketahui cara membawakan pujian dan penyembahan dalam sebuah persekutuan doa.holytrinitycarmel. padat.Dibimbing dan dikuasai oleh Roh Kudus .Ada manifestasi-manifestasi Roh Kudus dan karisma-karisma Roh Kudus berkembang Dengan demikian. Untuk itu dalam persekutuan doa harus ada relasi dengan Allah. harus benar-benar terbuka terhadap karya Roh Kudus. Kembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan. dimana seluruh tim digerakkan dan diwarnai oleh Roh yang sama. Pengertian persekutuan doa Doa adalah komunikasi dengan Allah.doa dan senandung Roh .pengajaran. untuk membawa kelompok dalam arah yang benar. Yang paling penting dalam persekutuan doa adalah adanya kasih.kesaksian : pengalaman akan cinta kasih Allah. A.com  Peka terhadap bimbingan Roh Kudus .bacaan Kitab Suci . Kis 9:15  Bersedia menghadapi kritik atau teguran yang bersifat membangun.Roh Kudus mengambil peranan nyata dalam PD tersebut . Unsur-unsur yang ada dalam persekutuan doa . Yoh 16:13  Disiplin terhadap waktu. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM PERSEKUTUAN DOA Persekutuan Doa merupakan bentuk pertemuan yang paling sering ditemui pada pembaharuan karismatik katolik. Jangan merasa diri mampu atau hebat. Selesai memimpin  Bersyukur kepada Tuhan karena kita boleh melayani Dia. wilayah) atau untuk pelayanan kepada umat di luar komunitas. 3.www. Yoh 14:16. lebih membicarakan Allah dari pada diri sendiri .lagu-lagu yang bisa menciptakan suasana . diungkapkan dengan berbagai macam cara : pujian serentak. Luk 12:12. Merupakan sarana pertumbuhan iman dan pelayanan kepada Allah dan sesama. yang sungguh terpancar dari hati. harus menyadari segala keberhasilan tersebut berasal dari Allah . III.

membawa anggota menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan . Untuk itu dalam tim harus saling mengingatkan Tanda-tanda PD yang baik . Secara umum 1.sharing terlalu lama / panjang .tiap anggota mengambil bagian secara aktif . kurang terlibat. Doa pembukaan (boleh diiringi sebuah lagu yang tenang) Pembinaan Tim Pujian .Komunitas Tritunggal Mahakudus 6 .karunia-karunia Roh Kudus akan berkembang .menjadi semacam song festival .holytrinitycarmel. saudara2 yang kita kenal. 60 Umum. memuji dan memuliakan Tuhan 3.mendapat pengajaran-pengajaran Firman Allah.lebih banyak doa pujian dan syukur dari pada permohonan . diuji Lebih dihidupkan Jarang. Lagu pembukaan.pengajaran terlalu panjang dan bertele-tele . max. 2-3 lagu gembira. Susunan acara persekutuan doa (Seminar Pujian dan Penyembahan PDKK-Gloria) 1. Salam / kata pembukaan 2.saling membantu dan meneguhkan dalam menuju perjalanan bersatu dengan Allah . Harus diingat bahwa semua adalah hasil dari kerja tim .com Manfaat persekutuan doa . berdoa & aktif 1 atau 2 orang. di atas 100 orang. bersifat ucapan syukur.karunia-karunia Roh Kudus betul-betul aktif .sebagian besar anggota tidak merasakan kehadiran Allah Perbedaan pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel dan PD Beberapa perbedaan mendasar dalam pujian dan penyembahan di pertemuan sel dan persekutuan doa adalah sebagai berikut : (perbandingan dengan KRK) Yang hadir Pemimpin pujian Sponta nitas Karunia jemaat Penekanan pertemuan Musik Pertemuan sel 4-14 orang. Pemimpin pujian mutlak Roh tetapi harus benar-2 memimpin umat dalam memperhatikan bimbingan Roh kebutuhan umat Ditumbuhkan.sebagian besar anggota merasakan Allah sungguh hadir pada saat pertemuan Ciri-ciri PD yang kurang baik .kesesatan.doa-doa diungkapkan dengan jujur dan sederhana . sehingga kita dapat mengenal Allah lebih dalam lagi Bahaya-bahaya yang harus dihindari dalam PD . lebih banyak karunia tim Pengajaran dan Doa (Memuliakan Allah) Penginjilan sharing Tidak mutlak Tidak mutlak Penting.karunia-karunia Roh Kudus tidak berkembang .menyemangati anggota untuk lebih mencintai dan mengabdi Allah .saat hening tidak ada isinya .www. bisa juga spontanitas Persekutuan doa KRK (rally) + 30 orang. berdoa & aktif orang. mutlak B. pasif 1 atau 2 pemimpin pujian 1 atau 2 pemimpin pujian dengan beberapa dengan beberapa singers singers/koor Sesuai dorongan Sesuai dorongan Roh.kesombongan.

D. Masuk dalam lagu-lagu pujian yang semakin riang sampai memuncak  menghantar orang masuk dalam pujian 3. intro dan kode-kode. Kesaksian. bersifat menyembah 6. tetapi pimpinan pujian harus minta kepekaan dari Roh Kudus  Tingkatan I-III dari memuji sampai dengan penyembahan. Penutup. Persiapan Dalam persekutuan doa umumnya pemimpin pujian (1 atau 2 orang) dibantu oleh beberapa singers/penyanyi. Awali dengan lagu mengundang Roh Kudus atau lagu syukur (tidak mutlak). kira-kira 30 menit  Renungan kira-kira 30-45 menit  Lamanya waktu persekutuan yang umum. yaitu :  Sama dengan persipan memimpin dalam pertemuan sel. atau dalam pujian dan penyembahan bersama-sama dengan singers dan pemusik. Lagu yang dapat membangkitkan iman. Membentuk pujian dan penyembahan dalam persekutuan dan doa 1. Memimpin pujian dan penyembahan dalam persekutuan doa 1. Kuasai kunci. Persembahan. ada tema yang muncul dari keseluruhan pujian dan sabda pengetahuan. Doa syafaat/altar call. Lagu persiapan penyembahan.holytrinitycarmel.com 4. 1 lagu yang sesuai 9. bila perlu nyanyikan 1 lagu (perhatikan waktu) 10. Pada penyusunan lagu-lagu pujian : pilih lagu-lagu yang menghangatkan komunitas atau lagu-lagu persaudaraan 2. berdoa mohon bimbingan Roh Kudus. Setelah itu bisa bersalam-salaman dengan iringan lagu 2. Bila terasa ada yang kurang mengalir. dapat dihilangkan  Jumlah lagu keseluruhan persekutuan biasa. memilih dan melatih lagu-lagu. Bisa diselingi dengan tarian (tidak mutlak. untuk membangkitkan iman 5. Sesudah penyembahan. Yang perlu diperhatikan Kerangka ini tidak mutlak. menyemangati. Dengan demikian kita dapat merasakan terlebih dahulu alur dari lagu-lagu yang sudah kita pilih. jangan dibuat seperti liturgi gereja. Selingi dengan saat hening/pengendapan. kira-kira 8-10 lagu  Walau semua sudah dipersiapkan dengan baik. Bisa dimasukkan pujian serentak.  Bawakan lagu-lagu tersebut dalam pujian dan penyembahan pribadi. 6. terutama yang belum lancar/hafal.www. Masuk dalam lagu penyembahan. 1 lagu (menghayati Firman Tuhan yang baru dibaca) 8. gembira + lagu persaudaraan 5. hening beberapa menit (Saat teduh  untuk belajar mendengarkan suara Tuhan  Nubuatan) lalu masuk dalam doa. tetapi harus peka terhadap bimbingan Roh Kudus C. bisa sesuai dengan tema renungan. Ada saat hening setelah penyembahan untuk berkomunikasi dengan Allah. baisanya doa untuk Firman 7. acara kesaksian atau doa syafaat. 2 jam  Lagu untuk mengiringi doa syafaat sebaiknya sesuai dengan Firman Tuhan yang disampaikan  Kalau waktu tidak cukup. 2 lagu yang tenang. sehingga ada beberapa hal khusus yang harus dipersiapkan. Lihat juga situasi dan kondisinya dan cek apakah hening yang terjadi sungguh karena hadirat Allah (atau umat mengantuk/gelisah?) Umumnya dalam sebuah persekutuan doa. lihat suasana) 4. 1 lagu penutup dan doa berkat kalau ada Pastor Lagu penutup juga yang gembira. bisa direvisi kembali dengan berdoa mohon bimbingan Roh Kudus Pembinaan Tim Pujian .Komunitas Tritunggal Mahakudus 7 .

tidak dibuat-buat. sehingga jangan karena sikap dan wajah kita. Yoh 14:16.doa.berdoa pula untuk umat yang akan datang di persekutuan doa 2. kemudian menambah beban mereka. . mohon kekuatan Roh Kudus.Komunitas Tritunggal Mahakudus .  Volume suara puji-pujian dan musik harus serasi. jangan terfokus pada satu titik saja.  Peka terhadap bimbingan Roh Kudus . tetapi memusatkan perhatian seluruh umat pada Tuhan (Christ-centar). Tempo / kecepatan lagu harus diperhatikan / disesuaikan dengan umat yang hadir. singers dan pemain musik . sehingga membuat umat tidak senang.  Sikap dan posisi pemimpin pujian dan singers harus efektif. tapi tidak berlebihan.holytrinitycarmel.berdoa bersama singers. mohon penyertaan Roh Allah agar kita dapat dipakai sebagai alatNya bagi umat yang akan datang di persekutuan doa . .latihan.tarian . Mzm 63:5 . Yoh 16:13  Disiplin terhadap waktu. Mzm 150:4  Pandangan mata menjangkau seluruh umat. Selesai memimpin  Berdoa bersama tim yang melayani.com  Siapkan waktu untuk berlatih bersama para singers dan pemusik untuk mencari tangga nada yang sesuai. Sama dengan patokan dasar dalam memimpin pujian dan penyembahan di pertemuan sel. mohon motivasi dimurnikan : untuk melayani Tuhan semata.  Persiapan hati . 2Tim 1:7 . pendukung acara (tim). sehingga koordinasi (pemberian kode-kode) antara singers.pengakuan dosa bila sedang berada dalam dosa berat. koordinasi dengan tim acara 3.mohon kesehatian antara pemimpin pujian. hal tersebut di atas hanya merupakan patokan dasar yang bisa dipergunakan dalam 8 Pembinaan Tim Pujian . terlebih bila ada lagu-lagu yang baru. Memimpin pujian dan penyembahan  Datang sebelum jam persekutuan : . IKor 10:31 . Mzm 47:2 . Singers tidak boleh dominan. Mzm 140:14 .  Memimpin dengan keyakinan dan sukacita. Tanggap pada suasana dan ciptakan suasana harmonis. intro lagu-lagu dan melatih terutama lagu-lagu baru yang belum dikuasai dengan baik. puasa.  Sikap tubuh yang wajar. mengarahkan pada suasana yang mengalir menuju kepada saat hening. Kis 9:15  Bersedia menghadapi kritik atau teguran yang bersifat membangun.  Berpakaian seragam dan sopan dan berwajah cerah dan senyum (sesuai lagu/keadaan).Persiapkan alat-alat musik.  Singers akan makin harmonis bila dapat menyanyi dengan beberapa suara (SATB). Latihan dibuka dan ditutup dengan doa bersama. Kembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan. Boleh menggunakan gaya sesuai dengan lagunya. Jangan merasa diri mampu atau hebat. harus menyadari segala keberhasilan tersebut berasal dari Allah . bersyukur kepada Tuhan karena kita boleh melayani Dia. Harus diingat bahwa umat yang datang membutuhkan sesuatu. jangan untuk orang tertentu atau karena terpaksa . Pada saat penyembahan ada baiknya jangan selalu tutup mata agar dapat melihat situasi umat.  Berusaha tidak menjadi pusat perhatian (self-center). Luk 12:12. pemimpin pujian dan pemusik dapat terjalin dengan baik.www.tepuk tangan .angkat tangan . transparansi OHP dan sarana lain yang mendukung . pemusik.

Doa penyembahan itu seperti cinta kasih.  Jangan mengulang kata-kata yang sama berkali-kali. Supaya peka terhadap bimbingan Roh. Kemuliaan. Itu yang harus kita sadari dengan lebih peka akan bimbingan Roh Kudus. karya dan pelayanan komunitas kita. Hindari berdoa seperti merayu seorang kekasih. bukan karena perasaan yang kita alami.  Tutup pertemuan sel dengan : Doa Penyerahan. Putra dan Roh Kudus. misalnya : “Tuhan…Tuhan…”  Ungkapkan doa dengan jujur dari hati kita.  Bila ada tugas doa bergantian (untuk para singers). Tidak perlu setiap lagu diberi komentar. bukan untuk menunjukkan bahwa kita bisa merangkai kata-kata yang bagus. Tanda salib yang perlu hanyalah pada awal dan akhir. kita berbakti kepada Allah karena siapa Allah itu. Ini yang harus kita sadari bahwa Roh tidak sama dengan emosi. Pembinaan Tim Pujian . Tips / yang perlu diperhatikan 1. Roh itu lembut dan terarah. karena baik pertemuan sel maupun persekutuan doa adalah suatu doa keseluruhan. Usahakan agar suara kita jelas dan cukup terdengar. Tuhan telah tahu maksud hati kita . Nada suara yang wajar saja sesuai dorongan dan ketulusan hati kita.www. Lebih penting lagi kita harus terbuka dan peka pada bimbingan Roh Kudus dan membiarkan Roh Kudus untuk bekerja sebebas-bebasnya lewat diri kita. Dengan kata lain. harap memberitahukan sebelumnya. Mat 6:7-8  Kita berdoa untuk seluruh anggota sel / umat yang hadir. tidak terlalu panjang seolah berkotbah.  Bisa diakhiri dengan saling membagi berkat dengan menggunakan rumusan seperti pada Liturgi Ekaristi : “Semoga kita semua. sel kita.com persiapan memimpin pujian dalam persekutuan doa dan bukan merupakan aturan mati yang harus dijalankan sepenuhnya.  Doakan Salam Maria sebagai penghormatan kita kepada Bunda Gereja dan pelindung komunitas kita. MEMIMPIN PUJIAN DAN PENYEMBAHAN (PETUNJUK PRAKTIS) A. tetapi kalau tanpa komentar sama sekali akan menjadi seperti song festival.  Berdoa jangan bertele-tele. Berdoa  Buka dan akhiri dengan tanda salib. tidak perlu meniru rumusan doa orang lain atau dengan ekspresi yang berlebihan. selalu dilimpahi oleh berkat Allah Yang Maha Kuasa. Hal ini perlu untuk mengingatkan kita bahwa pada saat Firman atau sharing sekalipun kita masih dalam suasana doa. doa kepada Santo/Santa pelindung (optional). sesuaikan dengan lagu atau Firman / tema pengajaran. kita saling menyerahkan hidup kita. Amin. kita harus semakin dekat dengan Allah dalam doa pribadi. Bapa kami.holytrinitycarmel.Komunitas Tritunggal Mahakudus 9 . Salam Maria. bukan diri kita sendiri. IV. Masalahnya yang tidak boleh dibiarkan sebebas-bebasnya adalah emosi kita.” 2. Yang penting kita paham dasar tentang pentingnya pujian dan penyembahan serta persiapan yang baik dalam membawakan pujian dan penyembahan. Firman Allah dan sakramen-sakramen yang merupakan sarana perjumpaan kita dengan Allah. Bapa.  Komentar diarahkan untuk meninggikan Tuhan. Kita harus saling mencintai dalam keadaan kita senang maupun tidak senang. Begitu juga. Membiarkan Roh bekerja sebebas-bebasnya adalah sangat baik dan akan sempurna sekali pujian dan penyembahan kita. Memberi komentar pada lagu  Memberi komentar yang singkat.

. tetapi untuk semakin menguatkan iman kita dan jangan sampai ada umat yang kita layani merasa tertolak. Mungkin terjadi bila kita masih kurang peka untuk mendengar suara Tuhan. Jangan membuat kesaksian yang dibuat-buat / berbohong. sehingga suara singing in the spirit dari pempin pujian dan singers tidak mendominasi. Dengan mendengar pesan tersebut. karena pertemuan sel merupakan sarana yang bagus untuk latihan mengembangkan karunia-karunia yang kita miliki. misalnya kurang semangat. B. bukan bermazmur. bagi yang bisa sebaiknya berbahasa roh. kurang bersuka cita. sebaiknya tunggu sampai senandung roh selesai.holytrinitycarmel.  Jangan mengadakan pengusiran roh jahat yang disertai penudingan pada umat.  Bila ada dorongan untuk bernubuat/sabda pengetahuan. Biasanya diambil dari ayat-ayat kitab suci. Kalau umat kurang bereaksi. Begitu pula dalam hal pujian dan penyembahan Berikut beberapa identitas Katolik yang dapat kita terapkan dalam pertemuan sel / persekutuan doa : Yang mungkin sering kita lakukan Sebaiknya diganti dengan Dalam hal berdoa Tidak dibuka dan diakhiri dengan Buka dan akhiri dengan tanda salib (harus) Pembinaan Tim Pujian . Pada saat penyembahan.Komunitas Tritunggal Mahakudus 10 .www. 3. . Jangan takut salah dalam bernubuat.  Jangan berteriak / membentak.nubuat palsu bukan merupakan pesan Tuhan pada saat itu. Harus ada sinkronisasi antara pemimpin pujian.  Gunakan saat hening untuk belajar mendengar suara Tuhan dan mengembangkan karunia-karunia (nubuat. sabda pengetahuan).  Senandung dalam bahasa roh merupakan nyanyian surgawi. tim singer.  Bahasa roh tidak sama dengan bermazmur. tetapi benar-benar bisa menyanyi dengan baik dan jelas sehingga yang mendengar merasa damai. Yang mendengarnya tidak merasakan efek yang berarti. bukan semata untuk menonjolkan diri (kebanggaan semu). Bisa dicek setelah selesai pujian dan penyembahan.  Pada saat penyembahan. hati menjadi damai. lebih baik dievaluasi dulu atau kita ajak untuk mengulangi lagu dengan lebih semangat lagi. Untuk itu kita harus menunjukkan pula identitas kekatolikan kita. bila pemimpin pujian menggunakan mic. karena bahasa roh mempunyai tingkatan yang lebih tinggi dari bahasa manusia/bermazmur. Yang mendengarnya dapat merasa resah.nubuat semu sebenarnya bukan merupakan pesan Tuhan pada saat itu.com  Jangan mengomentari saudara lain/umat dengan mengacu pada ekspresi wajah atau gerak mereka. . ada kekuatan baru dan sukacita. tidak sepenuh hati memuji Tuhan.  Hindari komentar panjang yang disertai pengajaran / kesaksian. Bangga menjadi Katolik Komunitas kita merupakan komunitas dalam Gereja Katolik.nubuat asli pesan Tuhan yang sebenarnya kepada jemaatNya lewat seseorang yang dipilih Tuhan untuk menjadi nabiNya dalam kelompok jemaat tersebut. bahkan isinya bertentangan dengan iman Kristiani. harus peka terhadap bimbingan Roh Kudus. Kalau benar-benar merasa terdorong boleh bermazmur. tidak damai. Jangan sampai kita meniru kebiasaan orang lain tanpa tahu alasan yang jelas/hanya sekedar ikut trend. Saat menyembah  Bermazmur tidak selalu harus ada sesudah penyembahan. Hal demikian dapat membuat saudara yang lain/umat merasa dihakimi. sebaiknya mic dijauhkan dari mulut. pemusik dan umat. jika tidak merasa demikian.

adorasi .“.silih . Untuk itu penting bahwa kita harus selalu peka dan terbuka terhadap karya & bimbingan Roh Kudus.doa ini kami panjatkan dengan perantaraan Kristus. namun hikmat dan kebijaksanaan Allah lebih penting lagi.www.” Atau .Langsung pada kata-kata. Peristiwa kurban Kristus yang terjadi 2000 tahun yang lalu itu hadir kembali secara aktual dalam perayaan Ekaristi. namun semangat tersebut harus punya dasar iman yang kuat. Amin. Tuhan kami. Amin.holytrinitycarmel.. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA ADORASI Adorasi adalah menyembah Yesus yang hadir dalam sakramen mahakudus. ekspresi yang bebas  diserahkan menurut kebijaksanaan kita. senantiasa sadar untuk hidup di hadirat Allah dalam keheningan.” Memberi komentar pada lagu . yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus.kami panjatkan doa ini dengan perantaraan Kristus. komunitas kita mempunyai dasar pembaharuan karismatik. (Adoratio = penyembahan. sesuai dengan dorongan cecak/kepedasan (kecuali jika hati/karunia yang sungguh memuliakan Allah menerima karunia berbahasa Roh seperti itu) Harus selalu diingat bahwa Komunitas kita merupakan Karmelit yang mempunyai semangat kontemplatif. Spiritualitas Karismatik memiliki 2 aspek : 1. Semangat dan kegairahan itu penting. bukan cuma sekedar emosi.Komunitas Tritunggal Mahakudus 11 . yang telah diperbaharui dalam Roh. Selain itu. atau .”.Memuji Tuhan sesuai lagu pujian yang dinyanyikan Saat menyembah Singing in the spirit dilanjutkan Singing in the spirit dengan lembut.. Aspek sosiologis : kegembiraan.Meminta persetujuan umat dengan . maka Tuhan akan semakin menarik mereka kepadaNya. adorare = menyembah) Sebagai umat Katolik kita mengimani bahwa pada saat konsekrasi roti dan anggur sungguh berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus.syukur Pembinaan Tim Pujian . Aspek teologis : manusia dihantar masuk untuk hidup dalam Roh  dibimbing sepenuhnya oleh Roh Kudus 2.Mengajak persetujuan umat “yang .permohonan .com tanda salib Mengakhiri doa dengan ucapan : “Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur” . misalnya : “Allah kita kata “Ada Amin ?” sungguh baik. berdoa Berbahasa Roh seperti suara Yang wajar saja. mengobral kata-kata : “Amin” .Tanyakan : “benar saudara?” dan biar umat setuju katakan: Amin” atau terlalu sendiri yang menjawab/mengamini. Sebagai kaum muda memang kita punya jiwa dan semangat yang menyala-nyala. kini dan sepanjang segala masa. Hikmat dan kebijaksanaan dalam memimpin pujian tersebut akan kita dapatkan bila kita semakin mencintai orang/umat yang kita layani. atau dengan bertepuk tangan menyembah Tuhan dengan berbahasa Roh Selesai singing in the spirit langsung hening untuk mendengarkan suara Tuhan. Ekaristi sendiri mempunyai 4 unsur : .“. V.

Menghayati perayaan ekaristi merupakan dasar (syarat utama) bagi yang tergerak untuk melayani dalam adorasi.5. Yang duduk di kursi dapat membungkukkan badan saja. untuk itu lagu-lagu yang digunakan mengarah pada pribadi Yesus. III.com Dalam perayaan ekaristi. Mempersiapkan hati dengan lagu-lagu yang mengundang Roh Kudus. Setelah itu sakramen didupai. Paulus mengatakan bahwa untuk mengaku Yesus itu Tuhan kita membutuhkan Roh Kudus. Umat diajak untuk menyadari kehadiran Tuhan Yesus dalam sakramen maha kudus. pemimpin pujian dan singers menghadap umat.menyadari kasih Allah . Setelah sakramen mahakudus masuk ke dalam ruangan. Iringi dengan lagu-lagu yang sesuai. kita ikut ambil bagian dalam kurban Kristus. sekaligus kita membaharui penyerahan hidup kita. Kemudian dapat dilanjutkan dengan : .1. yaitu menghadap kepada sakramen mahakudus.Komunitas Tritunggal Mahakudus 12 .Pengaturan monstran . untuk menyadari kehadiran Allah. Karena dalam Pembinaan Tim Pujian . III. mis: Kini saatNya. Umat diajak untuk bersembah sujud di hadapan sakramen maha kudus. Setelahitu ajak bangkit kembali.hening . 3.Peletakan kursi / tempat .www.holytrinitycarmel. Pelayan adorasi bersama dengan umat yang hadir menyembah Tuhan dengan beberapa lagu penyembahan.memberi waktu bagi umat untuk berdoa secara pribadi Harus selalu disadari bahwa yang memimpin adorasi adalah Roh Kudus sendiri.dekorasi III.menyadari kehadiran Allah . Hendaknya dalam adorasi ada cukup waktu untuk hening di hadapan Allah dengan tujuan : .2. karena pusatnya adalah penyembahan kepada Yesus. Dengan mata rohani kita memandang Tuhan Yesus sendiri yang hadir.3. Hal-hal teknis yang jangan dilupakan : (sarana-sarana yang dapat membantu) . apalagi untuk menyembah Dia. III. Kerangka pelayanan Adorasi 1. Adorasi merupakanpenyembahan kepada Tuhan Yesus. Masuk senandung dalam roh. Setelah itu beritahu imam untuk duduk kembali. Ekaristi sendiri merupakan Sumber. III. Pusat dan Puncak dari hidup kristiani. Awali dengan puji-pujian. Sangat diperlukan karunia pembedaan roh (discernment) dan kesatuan tim untuk mengetahui alur adorasi (discernment alur). maka pemimpin pujian dan singers mengambil sikap dan tempat yang sama dengan semua umat.  kurang tepat kalau ada Firman. Dalam hal ini perlu keterbukaan dan kepekaan bagi yang memimpin adorasi. dll. Pentahtahan sakramen Bersama-sama mempersiapkan hati untuk mengiringi imam yang masuk menghantar sakramen maha kudus.4.mengajak umat berdoa dan juga kombinasi ketiganya. untuk menyadari bahwa kita tergantung sepenuhnya pada Roh Kudus. Masuk dalam adorasi itu sendiri Pada saat puji-pujian. Dengan mata jasmani kita memandang hosti kudus dalam monstran. 2. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang mutlak.manifestasi Roh Kudus .

pujian dan penyembahan yang terus menerus itu sangat mungkin akan banyak terjadi nubuat dan atau sabda pengetahuan untuk umat yang hadir. VI.  Pertobatan dapat menggunakan sebuah lagu pertobatan  Kemuliaan dapat diganti/ditambahkan dengan ucapan syukur serentak dan lagu penyembahan. Selama berkat keliling dinyanyikan lagu-lagu yang mengiringi manifestasi.dll III.catcher dalam mengarahkan umat yang resting lebih baik ke samping. Atau mungkin juga dengan berkat per baris umat yang hadir. Untuk itu pemimpin pujian dan singers yang bertugas pada acara adorasi sebaiknya juga seorang pendoa yang mempunyai karunia nubuat atau sabda pengetahuan.www.com saat ini mungkin saja Roh Kudus membawa kita ke dalam bermacam-macam alur yang mungkin. sehingga tidak memerlukan slide dan mudah dihafal.  Pada saat konsekrasi dapat menggunakan cuplikan lagu penyembahan.Komunitas Tritunggal Mahakudus 13 . peranan terbesar adalah pada imam yang mempersembahkan misa tersebut. Dalam doa. Pembinaan Tim Pujian . Setelahitu sakramen diletakkan. Setelah itu dirapikan posisi duduk/tidurnya . namun hal ini tidaklah mutlak. Lebih baik pakai lagu-lagu yang pendek. Untuk itu perlu disiapkan catcher dan tim pendoa yang harus benar-benar siap. Tips : . misalnya : . Untuk itu peranan pemimpin pujian dan singers di sini adalah untuk mendukung imam dan mengajak umat untuk mengarahkan seluruh perhatiannya pada perayaan syukur ini. iringi dengan lagu syukur.pertobatan .6.lebih baik catcher laki-laki untuk umat laki-laki dan perempuan untuk umat perempuan. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA MISA KUDUS Dalam perayaan ekaristi yang merupakan puncak ibadat umat kristiani. Setelah itu ajak umat untuk menghormat sakramen maha kudus dan imam akan memberikan berkat. diukupi dan lagu dapat dilanjutkan kembali. Setelah itu dapat dilanjutkan dengan senandung dalam roh. Dengan persetujuan imam yang bertugas dapat dilakukan pemberkatan keliling. atau menggunakan lagu-lagu Taize. karena urutan dalam perayaan ekaristi sudah cukup jelas dan teratur. Harus dilihat imam sampai dimana dalam memberikan berkat keliling. Selesai berkat keliling. Beberapa hal yang dapat ditambahkan terutama untuk ibadat misa karismatik adalah :  Lagu pembukaan dapat menggunakan beberapa lagu pujian dan 1 lagu yang tenang untuk memulai perayaan ekaristi.holytrinitycarmel.penyembahan . Masuk dalam keheningan 4.  Dalam memberi komentar lagu tidak usah panjang-panjang. 6. Susunan acara perayaan ekaristi dapat dilihat pada Puji Syukur. 5. jangan ke belakang.

com VII. bukan hanya terlibat pada waktu bertugas saja.keinginan untuk melayani Tuhan dan kelompok (sel atau PD) . 1.  Mau terlibat penuh dalam pelayanan. Mzm 98:1. Why 12:10. Mzm 145:1-2  mau belajar lagu-lagu baru . Yes 59:2. 1 Yoh 1:7  perasaan bersalah .Komunitas Tritunggal Mahakudus 14 .kesanggupan untuk merasa dan mengikuti bimbingan Roh Untuk itu dalam kehidupan sehari-hari harus mempunyai hubungan yang erat dengan Allah. Mzm 96:1. 4. Hidup dalam puji-pujian Memuji dan menyembah Allah bukan hanya pada waktu tampil. I Ptr 2:9.  Menyadari bahwa dirinya hanya sebagai alat / pelayan untuk membawa umat merasakan hadirat Allah. maka keberhasilan itu dikembalikan semata-mata untuk kemuliaan Tuhan.holytrinitycarmel. Bilamana berhasil. Mzm 149:1  mau selalu memuji dalam keadaan susah dan senang . maka kekuatan kita terletak pada hubungan dengan Allah dan dengan sesama. Cara yang paling ampuh untuk mengatasinya adalah dengan melakukan puji-pujian dan kita akan mengalami kuasa yang turun atas pujipujian tersebut. Flp 4:6-7  Kitab suci . Mzm 34:2. apapun keadaannya. tetapi harus setiap waktu. bahwa pujian kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang kita lakukan hanya pada saat kita menyukainya. Yes 2:10.  Tidak merasa sombong dan merasa diri mampu/hebat. kita perlu mengingat bahwa kita terikat oleh janji untuk memuji Tuhan. 2 Tim 1:7  kesombongan .  senang memuji dan menyembah . Apabila kita mengalami pencobaan. Kerendahan hati Kegagalan dan kesuksesan pertemuan sel / persekutuan doa sebagian besar tergantung pada pemimpin pujian dan singers. Kis 9:15  Kesombongan akan menjadi awal dari kegagalan . Yak 4:7  dosa . Mat 28:19-20 2. Zak 3:1  ketakutan . Hubungan pribadi tersebut melalui :  Doa pribadi . Mat 4:4  Persekutuan . Singkirkan segala penghalang Mau untuk selalu belajar dan meningkatkan kemampuan serta mengejar kekudusan. Ibr 10:24-25  Pelayanan . Yes 61:3  hidup dalam kekudusan . Mzm 140:14 3. I Yoh 4:18. Paham segala penghalang dalam pujian dan penyembahan :  kerajaan iblis . Yak 4:6b Pembinaan Tim Pujian . walaupun demikian harus tetap rendah hati. Syarat utama hanyalah : .11 Kalau kita mengalami perasaan-perasaan demikian. Mzm 66:18. tidak bisa hanya pada saat memimpin saja. HIDUP PRIBADI SEORANG PEMUJI DAN PENYEMBAH Seseorang tidak perlu menjadi orang kudus terlebih dahulu untuk memimpin pujian.www. Rom 16:20. Hubungan pribadi Seorang pemuji dan penyembah harus memiliki hubungan pribadi terus-menerus dengan Allah agar dapat membawa umat merasakan hadirat Allah dalam setiap penampilannya. Harus menyadari bahwa keberhasilan itu berasal dari Allah .

diusahakan selesai 15 menit sebelum acara dimulai. Dengan berada dalam satu komunitas. celana panjang). 10. Diusahakan seragam dan senada dengan tim. 1. Allah akan meninggikan kita dan kita memperoleh kekuatan.” (Kol 3:23-24) VII.com Dengan menjadi seorang pemimpin pujian. Tim Pujian harus berlatih minimal 1 x sebelum bertugas melayani. terutama hawa nafsu. Anggota yang bertugas harus hadir dalam latihan. dan kesombongan. Kamu tahu. 5. “Apapun juga yang kamu perbuat. Tim Pujian yang tidak bertugas diharapkan hadir pada setiap acara pengajaran & adorasi untuk mendukung dalam doa dan evaluasi. kita akan dapat saling membangun dan saling melayani dalam cinta kasih.holytrinitycarmel. iri hati. berdoa bersama. Daftar lagu-lagu yang akan dinyanyikan harap diberikan kepada pemain musik minimal 1 hari sebelum latihan pertama. Bagi yang tidak hadir tidak diperkenankan bertugas. 2. dendam. Penanggung jawab lapangan dalam setiap tugas adalah pemimpin pujian / Worship Leader. Ada jadwal puasa dan atau pantang untuk mempersiapkan hati sebelum bertugas 8. 12. harap memberitahu koordinator tim pujian secepatnya agar dapat dicarikan penggantinya. Kristus adalah tuan dan kamu hambaNya. bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Pembinaan Tim Pujian . Dengan merendahkan diri. 9. kita akan mudah diserang karena kelemahankelemahan kita. kembali berkumpul untuk berdoa bersama dan evaluasi bersama dengan tim pujian. dan diberikan kepada penanggung jawab transparansi agar slide dapat disiapkan. kemudian mengambil waktu untuk hening beberapa saat sebelum acara dimulai. supaya mutu pelayanan semakin meningkat.www. 7. Tampil dengan pakaian yang rapi dan sopan (baju berlengan. 4. perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Bila tidak dapat bertugas pada jadwal yang telah ditetapkan. Latihan dibuka dan ditutup dengan doa bersama. Hadir di tempat minimal 15 menit sebelum acara dimulai. 6. TATA TERTIB TIM PUJIAN KTM Ditujukan agar kedisiplinan diterapkan dengan baik. Setelah selesai melayani. 3. Pemimpin pujian / Worship Leader melakukan koordinasi dengan Imam / penanggung jawab acara demi kelancaran acara. Bila akan mengadakan latihan pada hari H.Komunitas Tritunggal Mahakudus 15 . 11.