www.holytrinitycarmel.

com
I. PENTINGNYA PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Memuji : memberikan penghargaan, mengungkapkan kebaikan / hal yang baik. Pujian adalah lagu yang diarahkan kepada Allah, dinyanyikan dengan gembira. Menyembah : memberikan hormat, mengagungkan dan berserah diri sepenuhnya. Penyembahan adalah lagu yang dapat mengangkat hati kepada Allah, membawa hadirat Allah dan membawa hadirin dalam suasana sembah sujud. Keduanya harus keluar dari hati dan pikiran yang tulus. Apa yang kita ucapkan harus sinkron dengan pikiran dan hati kita.  dalam pujian, Allah hadir ; Mzm 100:4, Mzm 22:4  dalam penyembahan, kita masuk/bersatu dengan Allah ; Yoh 4:23-24 Dengan memuji dan menyembah Allah, kita mengambil bagian dalam hidup para kudus. Dalam kitab Wahyu disebutkan bahwa para Kudus di surga hanyalah mempunyai satu pekerjaan, yaitu memuji Tuhan. Inti pujian dan penyembahan adalah kita mengambil juga kebahagiaan yang ada di surga, kita mengambil bagian dalam hidup/kemuliaan Allah. Dengan memuji dan menyembah Allah tidaklah menambah kemuliaan Allah, karena Allah adalah kudus, yang maha tinggi, yang layak diagungkan, bahkan tidak cukup dengan katakata yang kita miliki. Maka alasan utama memuji dan menyembah Tuhan adalah karena hakekat Allah itu sendiri yang maha segalanya. Jangan memuji dan menyembah Tuhan karena alasan lain, misalnya karena kita mendapat berkat atau pertolongan, sehingga apabila kita tidak merasakan kasih Tuhan, maka kita tidak memuji Dia. Kita memuji dan menyembah karena kita mengasihi Allah. Terlebih adalah karena Allah mengasihi kita lebih dahulu, sehingga kita mampu mengasihi kita. Ada kuasa dalam pujian and penyembahan Secara manusia sulit bagi kita untuk langsung masuk ke dalam hadirat Allah. Pujian dan penyembahan membantu kita untuk mempersiapkan hati dan melepaskan beban-beban kita. Pujian dan penyembahan mempunyai kuasa, karena dengan memuji dan menyembah Allah hadir dan lebih nyata bila semua umat mengarahkan hati kepada Tuhan. Kuasa dalam pujian dan penyembahan : - kemenangan atas musuh ; 2Taw 20:1-30 - melepaskan dari segala ikatan ; Kis 16:16-34 - melepaskan dari roh jahat ; 1Sam 16:14-23 - kemenangan atas masalah-masalah besar ; Yos 6 - memberi rasa aman, perlindungan dari bahaya ; Mzm 62:8 - mengundang hadirat Allah ; 2Taw 5:11-14  contoh pujian dan penyembahan dimana Allah hadir. Raja Salomo selesai membangun bait Allah dan akan memindahkan tabut perjanjian. Ketika semua umat memuji, kuasa Allah turun dan tidak ada seorangpun yang dapat menahannya. Bagaimana Allah dapat berkenan hadir ? Persiapannya : - ayat 11 : telah menguduskan diri sebelum pelayanan. Ibr 12:14  tanpa kekudusan kita tidak dapat melihat Tuhan “Hendaklah kita kudus, karena Allah adalah kudus”, Tuhan tidak akan menyuruh bila kita tidak mampu. Roh Allah yang akan memberi kekuatan. - ayat 13 : serentak  butuh kekompakan, kesehatian. 1 orang pengacau dalam kelompok, seluruh anggota dapat terpengaruh. - ayat 13b : bersuka cita dalam pujian
1

Pembinaan Tim Pujian - Komunitas Tritunggal Mahakudus

Pujian dimana Allah tidak mau hadir : . siang malam berjaga-jaga dalam doa dan merenungkan hukumMu…”). Analog pemimpin pujian : tour leader dalam ziarah rohani. 2. Tugas pelayan Pujian : 1. .tidak memonopoli . senang memuji Allah Pemimpin puian dan penyembahan dalam pertemuan (komunitas) sebaiknya digilir.peka terhadap bimbingan Roh Kudus.pemimpin pujian .Lagu : bersifat persaudaraan.hidup doa : hubungan pribadi terus menerus dengan Allah (bdk Doa Penyerahan : “…agar kami senantiasa sadar untuk hidup dihadiratMu. bertumbuh dan berkembang. Macam-macam lagu : . Menghantar umat untuk merasakan hadirat Allah dalam pujian dan penyembahan. nubuat.memberi hati dan perhatian mereka sepenuhnya kepada Allah dan tidak terganggu oleh kebutuhannya sendiri. bukan harga mati.www. karena katakata yang kita ucapkan dengan kesungguhan hati adalah sama dengan kita berdoa. Setiap kata-kata yang keluar dari mulut hendaknya merupakan ungkapan hati kita.kesiapan untuk berdoa. agar semua anggota sel dapat belajar. serta mempunyai ketaatan masing-masing. hadir dalam pertemuan (komunitas) membawa doa . terlibat dan melibatkan seluruh anggota . menyemangati. tetapi tetap perlu diarahkan/dipimpin untuk sampai pada tujuan bersama-sama. Mempersiapkan hati umat yang hadir untuk menerima Sabda Allah (Firman.com Memimpin pujian dan penyembahan harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.holytrinitycarmel. gembira. saling merendahkan diri dan mengalah.partisipasi. Sifat pemimpin pujian yang baik : . menguatkan/membangun iman Pembinaan Tim Pujian .tim musik Kesemuanya merupakan satu tim yang harus memiliki kesatuan Roh. Tugas utamanya adalah mendorong umat : . bukan ziarah pribadi.menuju keterbukaan yang sadar akan karya Roh Kudus dalam hidup mereka. Hal ini harus dibedakan dengan tanpa persiapan. Melayani Allah dalam diri umat yang hadir. Memuji dan menyembah tidak sekedar menyanyi.Komunitas Tritunggal Mahakudus 2 . Semua umat/anggota tahu tujuan dari memuji dan menyembah. Melayani dalam bidang pujian adalah membawa umat untuk turut ambil bagian dalam kemuliaan Allah. Pelayan Pujian Pelayan dalam bidang pujian terdiri dari : . terutama persiapan hati.Yes 1:13-15 : persembahan yang tidak sungguh-sungguh dan tidak berkenan kepada Tuhan Mutu pujian dan penyembahan ditentukan pula oleh yang hadir .tim pujian / singer . Untuk itu yang terpenting adalah peka/membuka hati terhadap bimbingan Roh Kudus. sabda pengetahuan) 3. tetapi harus ingat bahwa Roh Kudus juga membimbing semua umat Untuk itu dalam memuji dan menyembah Allah terdapat pula unsur spontanitas.MENYANYI . Untuk itu harus memperhatikan keseluruhan umat agar semuanya merasakan hadirat Allah dan bersatu dengan Allah dalam pujian dan penyembahan.

Komunitas Tritunggal Mahakudus .awas Mat 15:8  memuji tidak dengan hati .lagu dan doa pujian/syukur serentak 2.MEMUJI .ada dorongan untuk bernubuat atau bermazmur . bernyanyi dalam Roh .hening/saat teduh.lagu tenang. A.lagu : bersifat memuji dan memuliakan Tuhan . pujian untuk orang kudus Dalam pujian dan penyembahan jangan sampai kita terjebak menjadi : . 3.doa untuk pengajaran/Firman. Lagu persembahan (optional) 7. sharing  No. mengagungkan dan menyembah Tuhan . peka terhadap bisikan Roh . dengan penyembahan sebagai terminal utama.pujian kepada Yesus Tuhan dan juru selamat. 3-4 waktu antara 45-60 menit 5.disertai dengan pemeriksaan bathin akan dosa-dosa kita. I Kor 14:15 . sehingga karunia-karunia berkembang . Yes 57:15.Lagu : bersifat memohon ampun.SYUKUR .lagu penyembahan.dll: persiapan firman.kesaksian (optional) . lagu pujian . Doa syafaat 8. .mengarahkan pada hati yang menyembah . Namun jangan sampai terjebak menjadi doa hening.membebaskan Roh Kudus untuk bekerja. 1-2 waktu antara 20-30 menit. .hening. tetapi tidak dapat menggantikan keheningan atau kontemplasi itu sendiri II. Yes 49:1-2 .www.com mengarah pada sesama (ajakan) . Doa penyembuhan 3 Pembinaan Tim Pujian .disko rohani .persiapan untuk penyembahan . Yoh 4:24 . cepat untuk mencapai kontemplasi. Pengajaran 4.MENYEMBAH . sharing  No. Mat 18:20 . Puji-pujian . diskusi.persiapan untuk memuji dan menyembah. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA PERTEMUAN SEL Susunan acara pertemuan sel 1. Penyembahan .holytrinitycarmel.song festival (tidak ada karunia-karunia) Lagu-lagu disusun sedemikian rupa agar mengalir dengan terus-menerus berpusat pada Allah (Christ-center) bukan pada pemimpin pujian.TOBAT . Visi utama dalam pujian dan penyembahan adalah semua masuk dalam Adorasi/saat hening (VIVIT DOMINUS IN CUIUS CONSPECTU STO : Allah yang hidup di hadapanNya aku berdiri).lagu-lagu syukur & terima kasih .jangan takut akan keheningan . Pengumuman 6. Mzm 22:4. belajar mendengarkan suara Tuhan  nubuat-nubuat .lagu dan doa pembukaan.biarkan Roh Kudus bekerja.bahasa Roh = noise contemplation.

tetapi kita harus memberi porsinya masing-masing sesuai dengan bentuk pertemuan jemaat/kelompok/sel kita. puasa. disesuaikan dengan waktu pertemuan sel. jangan untuk orang tertentu atau karena terpaksa .yang sesuai dengan kehendak Allah . paling tidak sehari sebelum pertemuan sel. Foto copy/perbanyak catatan lagu agar dapat digunakan oleh seluruh anggota sel  Persiapan hati . menyembah dan syukur . bisa direvisi kembali dengan berdoa mohon bimbingan Roh Kudus  Informasikan lagu-lagu kepada pemain musik (bila ada). Terbuka apabila pada saat tertentu ada anggota sel yang terdorong untuk menyanyikan lagu tertentu. mohon motivasi dimurnikan : untuk melayani Tuhan semata. Ekspresi pada saat memimpin lagu yang wajar saja sesuai dengan ungkapan hati kita. Memimpin pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel 1.tenangkan hati.yang akan membawa semua anggota sel merasakan kasih dan kuasa Allah lewat pujian dan penyembahan yang akan dinaikkan bersama-sama.doa. jangan dibuat-buat.berdoa pula untuk semua anggota sel yang lain 2. mengarahkan pada suasana yang mengalir menuju saat hening. populer dan yang enak didengar yang kita pilih.Perhatikan jumlah lagu. Usahakan jangan terlalu banyak lagu baru. IKor 10:31 .tugas memimpin pujian dan penyembahan adalah membawa teman-teman yang lain menuju hadirat Tuhan.tidak mendominasi pujian dan penyembahan. Lebih baik bila ada waktu untuk berlatih bersama. terutama yang belum lancar/hafal. tetapi memusatkan perhatian seluruh anggota sel pada Tuhan (Christ-center).com 9. bukan pujian dan penyembahan.  Memimpin dengan keyakinan dan sukacita. penekanannya adalah pada pengajaran dan sharing. Doa penyerahan dan doa penutup 10. . Memimpin pujian dan penyembahan  Datang sebelum jam pertemuan : . mohon kekuatan Roh Kudus. Dengan demikian kita dapat mengalami/merasakan terlebih dahulu alur dari lagu-lagu yang sudah kita pilih. berdoa mohon penyertaan Roh Allah agar kita dapat dipakai sebagai alatNya bagi semua saudara dalam sel kita .  Memilih lagu-lagu dengan memperhatikan : .perhatikan kata-kata dalam lagu tersebut. intro dan kodekode (bila bermain dengan pemusik)  Bawakan lagu-lagu tersebut dalam pujian dan penyembahan pribadi. Bila terasa ada yang kurang mengalir. Dalam pertemuan sel. IKor 12:12 Pembinaan Tim Pujian .  Melatih lagu-lagu. Lagu penutup (optional)  No.holytrinitycarmel. bukan asyik masuk sendiri dalam hadirat Tuhan. hanya sebagai pengarah. 2Tim 1:7 . B.lagu yang sesuai dengan macam-macam lagu : menyanyi. . Jangan sampai pertemuan sel menjadi persekutuan doa atau konser pujian. Bukan sekedar lagu baru. . . idealnya 1 1/2 jam.  Koordinasi dengan pemusik (bila ada) . Persiapan  Berdoa mohon bimbingan Roh Kudus agar dapat memilih lagu-lagu : .www. Bukan berarti pula pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel tidak penting. tobat. memuji.Komunitas Tritunggal Mahakudus 4 . 5-10 waktu antara 15-30 menit Total waktu untuk acara pertemuan sel maksimal 2 jam.mohon dukungan bila masih merasa ragu/takut. Mzm 140:14 .  Berusaha tidak menjadi pusat perhatian (self-center).pengakuan dosa bila sedang berada dalam dosa berat. Kuasai kunci.

Hal tersebut di atas merupakan patokan dasar yang bisa dipergunakan dalam persiapan memimpin pujian dalam pertemuan sel dan bukan merupakan aturan mati yang harus dijalankan sepenuhnya. Yang paling penting dalam persekutuan doa adalah adanya kasih. diungkapkan dengan berbagai macam cara : pujian serentak. jelas. Pengertian persekutuan doa Doa adalah komunikasi dengan Allah. untuk membawa kelompok dalam arah yang benar.holytrinitycarmel. dalam sebuah PD tidak ada aturan baku.lagu-lagu yang bisa menciptakan suasana . Pembinaan Tim Pujian . Selesai memimpin  Bersyukur kepada Tuhan karena kita boleh melayani Dia.manifestasi / pernyataan Roh Kudus : nubuat. pujian spontan bergantian. 3. Dalam Komunitas Tritunggal Mahakudus. wilayah) atau untuk pelayanan kepada umat di luar komunitas. Luk 12:12.com  Peka terhadap bimbingan Roh Kudus . PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM PERSEKUTUAN DOA Persekutuan Doa merupakan bentuk pertemuan yang paling sering ditemui pada pembaharuan karismatik katolik. Yoh 16:13  Disiplin terhadap waktu. bisikan doa . dimana seluruh tim digerakkan dan diwarnai oleh Roh yang sama. A.Ada manifestasi-manifestasi Roh Kudus dan karisma-karisma Roh Kudus berkembang Dengan demikian. harus menyadari segala keberhasilan tersebut berasal dari Allah .www. Merupakan sarana pertumbuhan iman dan pelayanan kepada Allah dan sesama.doa pujian. Kis 9:15  Bersedia menghadapi kritik atau teguran yang bersifat membangun. harus benar-benar terbuka terhadap karya Roh Kudus. Unsur-unsur yang ada dalam persekutuan doa . padat. pengajaran yang diilhamkan . lebih membicarakan Allah dari pada diri sendiri . Kembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan. Kesaksian yang baik : singkat. III.bacaan Kitab Suci . Untuk itu dalam persekutuan doa harus ada relasi dengan Allah. Yoh 14:16.pengajaran. Syarat utama Persekutuan Doa adalah adanya komunitas doa. yang sungguh terpancar dari hati. Yang penting kita paham dasar tentang pentingnya pujian dan penyembahan serta persiapan yang baik dalam membawakan pujian dan penyembahan dan selalu membuka hati terhadap bimbingan Roh Kudus. Pengajar harus mempunyai iman Katolik yang benar dan hidup rohani yang baik. sabda pengetahuan.doa dan senandung Roh .kesaksian : pengalaman akan cinta kasih Allah.Roh Kudus mengambil peranan nyata dalam PD tersebut .Komunitas Tritunggal Mahakudus 5 . Untuk itu penting pula diketahui cara membawakan pujian dan penyembahan dalam sebuah persekutuan doa. acara dengan model persekutuan doa umumnya diadakan untuk pertemuan yang lebih besar (distrik. Ciri khas persekutuan doa karismatik .Dibimbing dan dikuasai oleh Roh Kudus . Jangan merasa diri mampu atau hebat.

saudara2 yang kita kenal. Untuk itu dalam tim harus saling mengingatkan Tanda-tanda PD yang baik . diuji Lebih dihidupkan Jarang.www.saling membantu dan meneguhkan dalam menuju perjalanan bersatu dengan Allah . Secara umum 1. Doa pembukaan (boleh diiringi sebuah lagu yang tenang) Pembinaan Tim Pujian .kesesatan.karunia-karunia Roh Kudus tidak berkembang . max.tiap anggota mengambil bagian secara aktif . memuji dan memuliakan Tuhan 3.holytrinitycarmel. Harus diingat bahwa semua adalah hasil dari kerja tim . mutlak B.com Manfaat persekutuan doa . di atas 100 orang. Pemimpin pujian mutlak Roh tetapi harus benar-2 memimpin umat dalam memperhatikan bimbingan Roh kebutuhan umat Ditumbuhkan. Susunan acara persekutuan doa (Seminar Pujian dan Penyembahan PDKK-Gloria) 1.menjadi semacam song festival .doa-doa diungkapkan dengan jujur dan sederhana .karunia-karunia Roh Kudus akan berkembang . Salam / kata pembukaan 2. lebih banyak karunia tim Pengajaran dan Doa (Memuliakan Allah) Penginjilan sharing Tidak mutlak Tidak mutlak Penting. kurang terlibat. 60 Umum. bisa juga spontanitas Persekutuan doa KRK (rally) + 30 orang.sharing terlalu lama / panjang .sebagian besar anggota merasakan Allah sungguh hadir pada saat pertemuan Ciri-ciri PD yang kurang baik . Lagu pembukaan. sehingga kita dapat mengenal Allah lebih dalam lagi Bahaya-bahaya yang harus dihindari dalam PD . berdoa & aktif 1 atau 2 orang.membawa anggota menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan .Komunitas Tritunggal Mahakudus 6 . bersifat ucapan syukur.mendapat pengajaran-pengajaran Firman Allah.saat hening tidak ada isinya .lebih banyak doa pujian dan syukur dari pada permohonan . berdoa & aktif orang.karunia-karunia Roh Kudus betul-betul aktif .kesombongan.sebagian besar anggota tidak merasakan kehadiran Allah Perbedaan pujian dan penyembahan dalam pertemuan sel dan PD Beberapa perbedaan mendasar dalam pujian dan penyembahan di pertemuan sel dan persekutuan doa adalah sebagai berikut : (perbandingan dengan KRK) Yang hadir Pemimpin pujian Sponta nitas Karunia jemaat Penekanan pertemuan Musik Pertemuan sel 4-14 orang. 2-3 lagu gembira.menyemangati anggota untuk lebih mencintai dan mengabdi Allah . pasif 1 atau 2 pemimpin pujian 1 atau 2 pemimpin pujian dengan beberapa dengan beberapa singers singers/koor Sesuai dorongan Sesuai dorongan Roh.pengajaran terlalu panjang dan bertele-tele .

hening beberapa menit (Saat teduh  untuk belajar mendengarkan suara Tuhan  Nubuatan) lalu masuk dalam doa. Masuk dalam lagu penyembahan. Lagu yang dapat membangkitkan iman. sehingga ada beberapa hal khusus yang harus dipersiapkan. lihat suasana) 4. Persembahan. Pada penyusunan lagu-lagu pujian : pilih lagu-lagu yang menghangatkan komunitas atau lagu-lagu persaudaraan 2. Setelah itu bisa bersalam-salaman dengan iringan lagu 2.holytrinitycarmel. D. bisa direvisi kembali dengan berdoa mohon bimbingan Roh Kudus Pembinaan Tim Pujian .www. Awali dengan lagu mengundang Roh Kudus atau lagu syukur (tidak mutlak). Kesaksian. terutama yang belum lancar/hafal. 1 lagu (menghayati Firman Tuhan yang baru dibaca) 8.com 4. Masuk dalam lagu-lagu pujian yang semakin riang sampai memuncak  menghantar orang masuk dalam pujian 3. Yang perlu diperhatikan Kerangka ini tidak mutlak. menyemangati. 1 lagu yang sesuai 9. Lihat juga situasi dan kondisinya dan cek apakah hening yang terjadi sungguh karena hadirat Allah (atau umat mengantuk/gelisah?) Umumnya dalam sebuah persekutuan doa. berdoa mohon bimbingan Roh Kudus. atau dalam pujian dan penyembahan bersama-sama dengan singers dan pemusik. 1 lagu penutup dan doa berkat kalau ada Pastor Lagu penutup juga yang gembira. kira-kira 8-10 lagu  Walau semua sudah dipersiapkan dengan baik. ada tema yang muncul dari keseluruhan pujian dan sabda pengetahuan. jangan dibuat seperti liturgi gereja. Doa syafaat/altar call. Bila terasa ada yang kurang mengalir. Bisa diselingi dengan tarian (tidak mutlak. Kuasai kunci. tetapi pimpinan pujian harus minta kepekaan dari Roh Kudus  Tingkatan I-III dari memuji sampai dengan penyembahan. Sesudah penyembahan. bisa sesuai dengan tema renungan. 2 jam  Lagu untuk mengiringi doa syafaat sebaiknya sesuai dengan Firman Tuhan yang disampaikan  Kalau waktu tidak cukup. Dengan demikian kita dapat merasakan terlebih dahulu alur dari lagu-lagu yang sudah kita pilih. dapat dihilangkan  Jumlah lagu keseluruhan persekutuan biasa. kira-kira 30 menit  Renungan kira-kira 30-45 menit  Lamanya waktu persekutuan yang umum. yaitu :  Sama dengan persipan memimpin dalam pertemuan sel. Persiapan Dalam persekutuan doa umumnya pemimpin pujian (1 atau 2 orang) dibantu oleh beberapa singers/penyanyi. tetapi harus peka terhadap bimbingan Roh Kudus C. Selingi dengan saat hening/pengendapan. Ada saat hening setelah penyembahan untuk berkomunikasi dengan Allah. gembira + lagu persaudaraan 5. bila perlu nyanyikan 1 lagu (perhatikan waktu) 10. memilih dan melatih lagu-lagu. 2 lagu yang tenang. intro dan kode-kode.  Bawakan lagu-lagu tersebut dalam pujian dan penyembahan pribadi. bersifat menyembah 6. Memimpin pujian dan penyembahan dalam persekutuan doa 1. untuk membangkitkan iman 5. 6. Lagu persiapan penyembahan. Membentuk pujian dan penyembahan dalam persekutuan dan doa 1. baisanya doa untuk Firman 7. acara kesaksian atau doa syafaat.Komunitas Tritunggal Mahakudus 7 . Penutup. Bisa dimasukkan pujian serentak.

berdoa pula untuk umat yang akan datang di persekutuan doa 2.  Sikap dan posisi pemimpin pujian dan singers harus efektif. . sehingga koordinasi (pemberian kode-kode) antara singers. 2Tim 1:7 . Singers tidak boleh dominan. pemimpin pujian dan pemusik dapat terjalin dengan baik.berdoa bersama singers. pemusik.  Volume suara puji-pujian dan musik harus serasi. singers dan pemain musik . hal tersebut di atas hanya merupakan patokan dasar yang bisa dipergunakan dalam 8 Pembinaan Tim Pujian . tetapi memusatkan perhatian seluruh umat pada Tuhan (Christ-centar). sehingga membuat umat tidak senang.www. terlebih bila ada lagu-lagu yang baru.tepuk tangan . jangan terfokus pada satu titik saja. Yoh 14:16.  Peka terhadap bimbingan Roh Kudus .  Berpakaian seragam dan sopan dan berwajah cerah dan senyum (sesuai lagu/keadaan). sehingga jangan karena sikap dan wajah kita. pendukung acara (tim).angkat tangan . Mzm 63:5 . Kembalikan segala kemuliaan kepada Tuhan. Kis 9:15  Bersedia menghadapi kritik atau teguran yang bersifat membangun. mohon motivasi dimurnikan : untuk melayani Tuhan semata. intro lagu-lagu dan melatih terutama lagu-lagu baru yang belum dikuasai dengan baik.Persiapkan alat-alat musik. Memimpin pujian dan penyembahan  Datang sebelum jam persekutuan : . Luk 12:12. Harus diingat bahwa umat yang datang membutuhkan sesuatu. Tanggap pada suasana dan ciptakan suasana harmonis. tapi tidak berlebihan.pengakuan dosa bila sedang berada dalam dosa berat.mohon kesehatian antara pemimpin pujian. Mzm 47:2 . Mzm 150:4  Pandangan mata menjangkau seluruh umat. mohon penyertaan Roh Allah agar kita dapat dipakai sebagai alatNya bagi umat yang akan datang di persekutuan doa . jangan untuk orang tertentu atau karena terpaksa . kemudian menambah beban mereka. mengarahkan pada suasana yang mengalir menuju kepada saat hening. mohon kekuatan Roh Kudus. tidak dibuat-buat. Boleh menggunakan gaya sesuai dengan lagunya.latihan. transparansi OHP dan sarana lain yang mendukung . Jangan merasa diri mampu atau hebat. koordinasi dengan tim acara 3.  Berusaha tidak menjadi pusat perhatian (self-center). bersyukur kepada Tuhan karena kita boleh melayani Dia.  Persiapan hati .tarian .Komunitas Tritunggal Mahakudus .  Singers akan makin harmonis bila dapat menyanyi dengan beberapa suara (SATB). Sama dengan patokan dasar dalam memimpin pujian dan penyembahan di pertemuan sel. Pada saat penyembahan ada baiknya jangan selalu tutup mata agar dapat melihat situasi umat. Mzm 140:14 . Tempo / kecepatan lagu harus diperhatikan / disesuaikan dengan umat yang hadir.doa.holytrinitycarmel. Selesai memimpin  Berdoa bersama tim yang melayani.  Memimpin dengan keyakinan dan sukacita.com  Siapkan waktu untuk berlatih bersama para singers dan pemusik untuk mencari tangga nada yang sesuai. IKor 10:31 . Latihan dibuka dan ditutup dengan doa bersama. .  Sikap tubuh yang wajar. puasa. Yoh 16:13  Disiplin terhadap waktu. harus menyadari segala keberhasilan tersebut berasal dari Allah .

Kita harus saling mencintai dalam keadaan kita senang maupun tidak senang.  Komentar diarahkan untuk meninggikan Tuhan. Yang penting kita paham dasar tentang pentingnya pujian dan penyembahan serta persiapan yang baik dalam membawakan pujian dan penyembahan.  Bila ada tugas doa bergantian (untuk para singers). Amin. tidak perlu meniru rumusan doa orang lain atau dengan ekspresi yang berlebihan.www.  Jangan mengulang kata-kata yang sama berkali-kali.Komunitas Tritunggal Mahakudus 9 . bukan karena perasaan yang kita alami. IV. sel kita. Kemuliaan. karya dan pelayanan komunitas kita. Putra dan Roh Kudus. kita harus semakin dekat dengan Allah dalam doa pribadi. doa kepada Santo/Santa pelindung (optional). Firman Allah dan sakramen-sakramen yang merupakan sarana perjumpaan kita dengan Allah. Bapa kami.  Tutup pertemuan sel dengan : Doa Penyerahan. Hal ini perlu untuk mengingatkan kita bahwa pada saat Firman atau sharing sekalipun kita masih dalam suasana doa. Pembinaan Tim Pujian . tidak terlalu panjang seolah berkotbah. bukan untuk menunjukkan bahwa kita bisa merangkai kata-kata yang bagus. Begitu juga. Hindari berdoa seperti merayu seorang kekasih. Doa penyembahan itu seperti cinta kasih.holytrinitycarmel. Tidak perlu setiap lagu diberi komentar. misalnya : “Tuhan…Tuhan…”  Ungkapkan doa dengan jujur dari hati kita. kita berbakti kepada Allah karena siapa Allah itu. Memberi komentar pada lagu  Memberi komentar yang singkat. kita saling menyerahkan hidup kita. selalu dilimpahi oleh berkat Allah Yang Maha Kuasa. Bapa. Masalahnya yang tidak boleh dibiarkan sebebas-bebasnya adalah emosi kita. Mat 6:7-8  Kita berdoa untuk seluruh anggota sel / umat yang hadir. Roh itu lembut dan terarah. Tanda salib yang perlu hanyalah pada awal dan akhir. karena baik pertemuan sel maupun persekutuan doa adalah suatu doa keseluruhan.com persiapan memimpin pujian dalam persekutuan doa dan bukan merupakan aturan mati yang harus dijalankan sepenuhnya. Tips / yang perlu diperhatikan 1.  Berdoa jangan bertele-tele.” 2. harap memberitahukan sebelumnya. Ini yang harus kita sadari bahwa Roh tidak sama dengan emosi. Supaya peka terhadap bimbingan Roh. Membiarkan Roh bekerja sebebas-bebasnya adalah sangat baik dan akan sempurna sekali pujian dan penyembahan kita. tetapi kalau tanpa komentar sama sekali akan menjadi seperti song festival. Dengan kata lain.  Doakan Salam Maria sebagai penghormatan kita kepada Bunda Gereja dan pelindung komunitas kita. Berdoa  Buka dan akhiri dengan tanda salib. Usahakan agar suara kita jelas dan cukup terdengar. Nada suara yang wajar saja sesuai dorongan dan ketulusan hati kita. Itu yang harus kita sadari dengan lebih peka akan bimbingan Roh Kudus. MEMIMPIN PUJIAN DAN PENYEMBAHAN (PETUNJUK PRAKTIS) A. bukan diri kita sendiri. Tuhan telah tahu maksud hati kita . Salam Maria.  Bisa diakhiri dengan saling membagi berkat dengan menggunakan rumusan seperti pada Liturgi Ekaristi : “Semoga kita semua. sesuaikan dengan lagu atau Firman / tema pengajaran. Lebih penting lagi kita harus terbuka dan peka pada bimbingan Roh Kudus dan membiarkan Roh Kudus untuk bekerja sebebas-bebasnya lewat diri kita.

Hal demikian dapat membuat saudara yang lain/umat merasa dihakimi. sehingga suara singing in the spirit dari pempin pujian dan singers tidak mendominasi. Begitu pula dalam hal pujian dan penyembahan Berikut beberapa identitas Katolik yang dapat kita terapkan dalam pertemuan sel / persekutuan doa : Yang mungkin sering kita lakukan Sebaiknya diganti dengan Dalam hal berdoa Tidak dibuka dan diakhiri dengan Buka dan akhiri dengan tanda salib (harus) Pembinaan Tim Pujian . tetapi benar-benar bisa menyanyi dengan baik dan jelas sehingga yang mendengar merasa damai. Bangga menjadi Katolik Komunitas kita merupakan komunitas dalam Gereja Katolik. Dengan mendengar pesan tersebut. . sebaiknya tunggu sampai senandung roh selesai. lebih baik dievaluasi dulu atau kita ajak untuk mengulangi lagu dengan lebih semangat lagi.  Hindari komentar panjang yang disertai pengajaran / kesaksian.nubuat asli pesan Tuhan yang sebenarnya kepada jemaatNya lewat seseorang yang dipilih Tuhan untuk menjadi nabiNya dalam kelompok jemaat tersebut.nubuat semu sebenarnya bukan merupakan pesan Tuhan pada saat itu. Jangan takut salah dalam bernubuat. sabda pengetahuan).  Senandung dalam bahasa roh merupakan nyanyian surgawi. Mungkin terjadi bila kita masih kurang peka untuk mendengar suara Tuhan. tidak damai. Biasanya diambil dari ayat-ayat kitab suci. tim singer.  Jangan berteriak / membentak. jika tidak merasa demikian. tetapi untuk semakin menguatkan iman kita dan jangan sampai ada umat yang kita layani merasa tertolak. Pada saat penyembahan. bila pemimpin pujian menggunakan mic. Bisa dicek setelah selesai pujian dan penyembahan. harus peka terhadap bimbingan Roh Kudus. Kalau benar-benar merasa terdorong boleh bermazmur. pemusik dan umat.  Pada saat penyembahan. Yang mendengarnya tidak merasakan efek yang berarti. B. Jangan membuat kesaksian yang dibuat-buat / berbohong. Jangan sampai kita meniru kebiasaan orang lain tanpa tahu alasan yang jelas/hanya sekedar ikut trend. Yang mendengarnya dapat merasa resah. sebaiknya mic dijauhkan dari mulut. bukan bermazmur.holytrinitycarmel. Harus ada sinkronisasi antara pemimpin pujian. .Komunitas Tritunggal Mahakudus 10 .www. karena pertemuan sel merupakan sarana yang bagus untuk latihan mengembangkan karunia-karunia yang kita miliki. bukan semata untuk menonjolkan diri (kebanggaan semu). bahkan isinya bertentangan dengan iman Kristiani.  Bila ada dorongan untuk bernubuat/sabda pengetahuan. kurang bersuka cita.  Gunakan saat hening untuk belajar mendengar suara Tuhan dan mengembangkan karunia-karunia (nubuat. 3. karena bahasa roh mempunyai tingkatan yang lebih tinggi dari bahasa manusia/bermazmur. tidak sepenuh hati memuji Tuhan. Saat menyembah  Bermazmur tidak selalu harus ada sesudah penyembahan. Kalau umat kurang bereaksi. hati menjadi damai.  Bahasa roh tidak sama dengan bermazmur. . Untuk itu kita harus menunjukkan pula identitas kekatolikan kita. misalnya kurang semangat.  Jangan mengadakan pengusiran roh jahat yang disertai penudingan pada umat. ada kekuatan baru dan sukacita.com  Jangan mengomentari saudara lain/umat dengan mengacu pada ekspresi wajah atau gerak mereka.nubuat palsu bukan merupakan pesan Tuhan pada saat itu. bagi yang bisa sebaiknya berbahasa roh.

(Adoratio = penyembahan. Ekaristi sendiri mempunyai 4 unsur : .adorasi .Komunitas Tritunggal Mahakudus 11 .Tanyakan : “benar saudara?” dan biar umat setuju katakan: Amin” atau terlalu sendiri yang menjawab/mengamini.Memuji Tuhan sesuai lagu pujian yang dinyanyikan Saat menyembah Singing in the spirit dilanjutkan Singing in the spirit dengan lembut. atau dengan bertepuk tangan menyembah Tuhan dengan berbahasa Roh Selesai singing in the spirit langsung hening untuk mendengarkan suara Tuhan. berdoa Berbahasa Roh seperti suara Yang wajar saja. Hikmat dan kebijaksanaan dalam memimpin pujian tersebut akan kita dapatkan bila kita semakin mencintai orang/umat yang kita layani.Mengajak persetujuan umat “yang . PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA ADORASI Adorasi adalah menyembah Yesus yang hadir dalam sakramen mahakudus.Meminta persetujuan umat dengan . V. Amin. misalnya : “Allah kita kata “Ada Amin ?” sungguh baik. yang telah diperbaharui dalam Roh.permohonan . Sebagai kaum muda memang kita punya jiwa dan semangat yang menyala-nyala. senantiasa sadar untuk hidup di hadirat Allah dalam keheningan. Untuk itu penting bahwa kita harus selalu peka dan terbuka terhadap karya & bimbingan Roh Kudus. namun hikmat dan kebijaksanaan Allah lebih penting lagi. adorare = menyembah) Sebagai umat Katolik kita mengimani bahwa pada saat konsekrasi roti dan anggur sungguh berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus. namun semangat tersebut harus punya dasar iman yang kuat... yang hidup bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus. Peristiwa kurban Kristus yang terjadi 2000 tahun yang lalu itu hadir kembali secara aktual dalam perayaan Ekaristi. maka Tuhan akan semakin menarik mereka kepadaNya.silih . Selain itu.”. kini dan sepanjang segala masa. Semangat dan kegairahan itu penting. sesuai dengan dorongan cecak/kepedasan (kecuali jika hati/karunia yang sungguh memuliakan Allah menerima karunia berbahasa Roh seperti itu) Harus selalu diingat bahwa Komunitas kita merupakan Karmelit yang mempunyai semangat kontemplatif.syukur Pembinaan Tim Pujian . Spiritualitas Karismatik memiliki 2 aspek : 1.“. mengobral kata-kata : “Amin” .kami panjatkan doa ini dengan perantaraan Kristus.com tanda salib Mengakhiri doa dengan ucapan : “Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur” . Tuhan kami. Aspek sosiologis : kegembiraan. komunitas kita mempunyai dasar pembaharuan karismatik.“. bukan cuma sekedar emosi.holytrinitycarmel.” Atau .Langsung pada kata-kata.” Memberi komentar pada lagu . Aspek teologis : manusia dihantar masuk untuk hidup dalam Roh  dibimbing sepenuhnya oleh Roh Kudus 2.www.doa ini kami panjatkan dengan perantaraan Kristus. ekspresi yang bebas  diserahkan menurut kebijaksanaan kita. atau . Amin.

2. yaitu menghadap kepada sakramen mahakudus.hening . Masuk senandung dalam roh. Iringi dengan lagu-lagu yang sesuai.menyadari kasih Allah . Paulus mengatakan bahwa untuk mengaku Yesus itu Tuhan kita membutuhkan Roh Kudus. Hendaknya dalam adorasi ada cukup waktu untuk hening di hadapan Allah dengan tujuan : . Setelah itu sakramen didupai.2. Kemudian dapat dilanjutkan dengan : . Pelayan adorasi bersama dengan umat yang hadir menyembah Tuhan dengan beberapa lagu penyembahan. Ekaristi sendiri merupakan Sumber. Dalam hal ini perlu keterbukaan dan kepekaan bagi yang memimpin adorasi. Menghayati perayaan ekaristi merupakan dasar (syarat utama) bagi yang tergerak untuk melayani dalam adorasi.Pengaturan monstran . karena pusatnya adalah penyembahan kepada Yesus. 3. untuk menyadari bahwa kita tergantung sepenuhnya pada Roh Kudus. Karena dalam Pembinaan Tim Pujian . untuk menyadari kehadiran Allah. Dengan mata rohani kita memandang Tuhan Yesus sendiri yang hadir.  kurang tepat kalau ada Firman. Umat diajak untuk bersembah sujud di hadapan sakramen maha kudus.1. Umat diajak untuk menyadari kehadiran Tuhan Yesus dalam sakramen maha kudus.4.5. dll. Pentahtahan sakramen Bersama-sama mempersiapkan hati untuk mengiringi imam yang masuk menghantar sakramen maha kudus. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang mutlak. Yang duduk di kursi dapat membungkukkan badan saja. III. III.manifestasi Roh Kudus . Adorasi merupakanpenyembahan kepada Tuhan Yesus.Komunitas Tritunggal Mahakudus 12 . Setelah sakramen mahakudus masuk ke dalam ruangan. kita ikut ambil bagian dalam kurban Kristus. III. Kerangka pelayanan Adorasi 1. apalagi untuk menyembah Dia.www. Masuk dalam adorasi itu sendiri Pada saat puji-pujian.com Dalam perayaan ekaristi.dekorasi III. untuk itu lagu-lagu yang digunakan mengarah pada pribadi Yesus. Dengan mata jasmani kita memandang hosti kudus dalam monstran.Peletakan kursi / tempat . sekaligus kita membaharui penyerahan hidup kita. Setelah itu beritahu imam untuk duduk kembali. Pusat dan Puncak dari hidup kristiani. Mempersiapkan hati dengan lagu-lagu yang mengundang Roh Kudus. mis: Kini saatNya. III.3. Setelahitu ajak bangkit kembali. maka pemimpin pujian dan singers mengambil sikap dan tempat yang sama dengan semua umat.mengajak umat berdoa dan juga kombinasi ketiganya.holytrinitycarmel. pemimpin pujian dan singers menghadap umat. Awali dengan puji-pujian. Hal-hal teknis yang jangan dilupakan : (sarana-sarana yang dapat membantu) .memberi waktu bagi umat untuk berdoa secara pribadi Harus selalu disadari bahwa yang memimpin adorasi adalah Roh Kudus sendiri. Sangat diperlukan karunia pembedaan roh (discernment) dan kesatuan tim untuk mengetahui alur adorasi (discernment alur).menyadari kehadiran Allah .

Untuk itu perlu disiapkan catcher dan tim pendoa yang harus benar-benar siap.www. Selama berkat keliling dinyanyikan lagu-lagu yang mengiringi manifestasi.dll III.Komunitas Tritunggal Mahakudus 13 . namun hal ini tidaklah mutlak. Harus dilihat imam sampai dimana dalam memberikan berkat keliling.lebih baik catcher laki-laki untuk umat laki-laki dan perempuan untuk umat perempuan.catcher dalam mengarahkan umat yang resting lebih baik ke samping. peranan terbesar adalah pada imam yang mempersembahkan misa tersebut. atau menggunakan lagu-lagu Taize. Pembinaan Tim Pujian . Setelahitu sakramen diletakkan. Untuk itu peranan pemimpin pujian dan singers di sini adalah untuk mendukung imam dan mengajak umat untuk mengarahkan seluruh perhatiannya pada perayaan syukur ini. Susunan acara perayaan ekaristi dapat dilihat pada Puji Syukur. Beberapa hal yang dapat ditambahkan terutama untuk ibadat misa karismatik adalah :  Lagu pembukaan dapat menggunakan beberapa lagu pujian dan 1 lagu yang tenang untuk memulai perayaan ekaristi. iringi dengan lagu syukur. Dalam doa.  Pertobatan dapat menggunakan sebuah lagu pertobatan  Kemuliaan dapat diganti/ditambahkan dengan ucapan syukur serentak dan lagu penyembahan.penyembahan . jangan ke belakang.6. PUJIAN DAN PENYEMBAHAN DALAM ACARA MISA KUDUS Dalam perayaan ekaristi yang merupakan puncak ibadat umat kristiani. Atau mungkin juga dengan berkat per baris umat yang hadir. 6. karena urutan dalam perayaan ekaristi sudah cukup jelas dan teratur. Lebih baik pakai lagu-lagu yang pendek. VI. 5. diukupi dan lagu dapat dilanjutkan kembali. misalnya : . Masuk dalam keheningan 4. Setelah itu ajak umat untuk menghormat sakramen maha kudus dan imam akan memberikan berkat.holytrinitycarmel.pertobatan . Setelah itu dapat dilanjutkan dengan senandung dalam roh.com saat ini mungkin saja Roh Kudus membawa kita ke dalam bermacam-macam alur yang mungkin. Tips : . sehingga tidak memerlukan slide dan mudah dihafal. Untuk itu pemimpin pujian dan singers yang bertugas pada acara adorasi sebaiknya juga seorang pendoa yang mempunyai karunia nubuat atau sabda pengetahuan. Selesai berkat keliling. pujian dan penyembahan yang terus menerus itu sangat mungkin akan banyak terjadi nubuat dan atau sabda pengetahuan untuk umat yang hadir. Dengan persetujuan imam yang bertugas dapat dilakukan pemberkatan keliling.  Dalam memberi komentar lagu tidak usah panjang-panjang.  Pada saat konsekrasi dapat menggunakan cuplikan lagu penyembahan. Setelah itu dirapikan posisi duduk/tidurnya .

Yak 4:6b Pembinaan Tim Pujian . HIDUP PRIBADI SEORANG PEMUJI DAN PENYEMBAH Seseorang tidak perlu menjadi orang kudus terlebih dahulu untuk memimpin pujian. 4. kita perlu mengingat bahwa kita terikat oleh janji untuk memuji Tuhan. Why 12:10.com VII. 1. Mzm 98:1. Yes 2:10. Mat 4:4  Persekutuan . Yes 61:3  hidup dalam kekudusan . Hubungan pribadi Seorang pemuji dan penyembah harus memiliki hubungan pribadi terus-menerus dengan Allah agar dapat membawa umat merasakan hadirat Allah dalam setiap penampilannya. tidak bisa hanya pada saat memimpin saja. 2 Tim 1:7  kesombongan . bukan hanya terlibat pada waktu bertugas saja.keinginan untuk melayani Tuhan dan kelompok (sel atau PD) . walaupun demikian harus tetap rendah hati. 1 Yoh 1:7  perasaan bersalah . maka kekuatan kita terletak pada hubungan dengan Allah dan dengan sesama. apapun keadaannya. Hubungan pribadi tersebut melalui :  Doa pribadi . Rom 16:20.Komunitas Tritunggal Mahakudus 14 . Hidup dalam puji-pujian Memuji dan menyembah Allah bukan hanya pada waktu tampil. Zak 3:1  ketakutan . Flp 4:6-7  Kitab suci . Mzm 66:18.11 Kalau kita mengalami perasaan-perasaan demikian. Paham segala penghalang dalam pujian dan penyembahan :  kerajaan iblis . Mzm 145:1-2  mau belajar lagu-lagu baru . Mzm 140:14 3.  Mau terlibat penuh dalam pelayanan. Apabila kita mengalami pencobaan.kesanggupan untuk merasa dan mengikuti bimbingan Roh Untuk itu dalam kehidupan sehari-hari harus mempunyai hubungan yang erat dengan Allah.  Tidak merasa sombong dan merasa diri mampu/hebat. Ibr 10:24-25  Pelayanan . Bilamana berhasil. Kis 9:15  Kesombongan akan menjadi awal dari kegagalan . Mzm 96:1. Mat 28:19-20 2. I Ptr 2:9.  senang memuji dan menyembah . Mzm 149:1  mau selalu memuji dalam keadaan susah dan senang . maka keberhasilan itu dikembalikan semata-mata untuk kemuliaan Tuhan. Mzm 34:2.holytrinitycarmel.www. Singkirkan segala penghalang Mau untuk selalu belajar dan meningkatkan kemampuan serta mengejar kekudusan. I Yoh 4:18.  Menyadari bahwa dirinya hanya sebagai alat / pelayan untuk membawa umat merasakan hadirat Allah. Yes 59:2. bahwa pujian kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang kita lakukan hanya pada saat kita menyukainya. tetapi harus setiap waktu. Kerendahan hati Kegagalan dan kesuksesan pertemuan sel / persekutuan doa sebagian besar tergantung pada pemimpin pujian dan singers. Yak 4:7  dosa . Harus menyadari bahwa keberhasilan itu berasal dari Allah . Cara yang paling ampuh untuk mengatasinya adalah dengan melakukan puji-pujian dan kita akan mengalami kuasa yang turun atas pujipujian tersebut. Syarat utama hanyalah : .

Dengan berada dalam satu komunitas. Pembinaan Tim Pujian . dendam. Hadir di tempat minimal 15 menit sebelum acara dimulai. kita akan dapat saling membangun dan saling melayani dalam cinta kasih. Setelah selesai melayani. supaya mutu pelayanan semakin meningkat. Allah akan meninggikan kita dan kita memperoleh kekuatan. Penanggung jawab lapangan dalam setiap tugas adalah pemimpin pujian / Worship Leader. dan diberikan kepada penanggung jawab transparansi agar slide dapat disiapkan. Bagi yang tidak hadir tidak diperkenankan bertugas. TATA TERTIB TIM PUJIAN KTM Ditujukan agar kedisiplinan diterapkan dengan baik. Dengan merendahkan diri. harap memberitahu koordinator tim pujian secepatnya agar dapat dicarikan penggantinya.com Dengan menjadi seorang pemimpin pujian. dan kesombongan. Anggota yang bertugas harus hadir dalam latihan.holytrinitycarmel. Latihan dibuka dan ditutup dengan doa bersama. 3.Komunitas Tritunggal Mahakudus 15 .www. kemudian mengambil waktu untuk hening beberapa saat sebelum acara dimulai. Diusahakan seragam dan senada dengan tim. 7. Bila akan mengadakan latihan pada hari H. bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Tampil dengan pakaian yang rapi dan sopan (baju berlengan. Daftar lagu-lagu yang akan dinyanyikan harap diberikan kepada pemain musik minimal 1 hari sebelum latihan pertama. Ada jadwal puasa dan atau pantang untuk mempersiapkan hati sebelum bertugas 8. diusahakan selesai 15 menit sebelum acara dimulai. Kristus adalah tuan dan kamu hambaNya. Bila tidak dapat bertugas pada jadwal yang telah ditetapkan. 6. 4. berdoa bersama. Tim Pujian yang tidak bertugas diharapkan hadir pada setiap acara pengajaran & adorasi untuk mendukung dalam doa dan evaluasi. 2. 5. Kamu tahu. 12. kita akan mudah diserang karena kelemahankelemahan kita. celana panjang). kembali berkumpul untuk berdoa bersama dan evaluasi bersama dengan tim pujian. 9. “Apapun juga yang kamu perbuat. 11. 1. perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Tim Pujian harus berlatih minimal 1 x sebelum bertugas melayani. iri hati.” (Kol 3:23-24) VII. terutama hawa nafsu. 10. Pemimpin pujian / Worship Leader melakukan koordinasi dengan Imam / penanggung jawab acara demi kelancaran acara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful