>>>Memiliki sifat Zuhud, tidak mengutamakan materi dan mengajar karena mengharap ridho Allah semata

:)

Zuhud adalah salah satu akhlak utama seorang muslim. Terutama saat di hadapannya terbentang lebar kesempatan untuk meraih dunia dengan segala macam perbendaharaannnya. Apakah itu kekuasaan, harta, kedudukan, dan segala fasilitas lainnya. Karenanya, zuhud adalah karakteristik dasar yang membedakan antara seorang mukmin sejati dengan mukmin awam. Jika tidak memiliki keistimewaan dengan karakteristik ini, seorang mukmin tidak dapat dibedakan lagi dari manusia kebanyakan yang terkena fitnah dunia. Apalagi seorang dai. Jika orang banyak mengatakan dia ´sama saja´, tentu nilai nilai yang didakwahinya tidak akan membekas ke dalam hati orang-orang yang didakwahinya. Dakwahnya layu sebelum berkembang. Karena itu, setiap mukmin, terutama para dai, harus menjadikan zuhud sebagai perhiasan jati dirinya. Rasulullah saw. bersabda,´Zuhudlah terhadap apa yang ada di dunia, maka Allah akan mencintaimu. Dan zuhudlah terh adap apa yang ada di sisi manusia, maka manusia pun akan mencintaimu´ (HR Ibnu Majah, tabrani, Ibnu Hibban dan Al-Hakim) Makna dan Hakikat Zuhud Makna dan hakikat zuhud banyak diungkap Al-Qur¶an, hadits, dan para ulama. Misalnya surat Al-Hadiid ayat 20-23 berikut ini. ³Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam -tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.´ Ayat di atas tidak menyebutkan kata zuhud, tetapi mengungkapkan tentang makna dan hakikat zuhud. Ayat ini menerangkan tentang hakikat dunia yang sementara dan hakikat akhirat yang kekal. Kemudian menganjurkan orang-orangmba meraih beriman untuk berlo .Nya di akhirat-ampunan dari Allah dan surga Selanjutnya Allah menyebutkan tentang musibah yang menimpa manusia adalah ketetapan Allah dan bagaimana orang-orang beriman harus menyikapi musibah tersebut. Sikap yang benar adalah agar tidak mudah berduka terhadap musibah dan apa saja yang luput dari jangkauan tangan. Selain itu, orang yang beriman juga tidak terlalu gembira sehingga hilang

kesadaran terhadap apa yang didapatkan. Begitulah metodologi Al-Qur¶an ketika berbicara tentang nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang mengarahkan manusia untuk bersikap zuhud. Dari ayat itu juga, kita mendapat pelajaran bahwa akhlak zuhud tidak mungkin diraih kecuali dengan mengetahui hakikat dunia ±yang bersifat sementara, cepat berubah, rendah, hina dan bahayanya ketika manusia mencintanya± dan hakikat akhirat ±yang bersifat kekal, baik kenikmatannya maupun penderitaannya. Demikian juga ketika Rasulullah saw., ingin membawa para sahabatnya pada sikap zuhud, beliau memberikan panduan bagaimana seharusnya orang-orang beriman menyikapi kehidupannya di dunia. Rasulullah bersabda, ´Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau musafir.´(HR Bukhari). Selanjutnya Rasulullah mencontohkan langsung kepada para sahabat dan umatnya bagaimana hidup di dunia. Beliau adalah orang yang paling rajin bekerja dan beramal shalih, paling semangat dalam ibadah, paling gigih dalam berjihad. Tetapi pada saat yang sama beliau tidak mengambil hasil dari semua jerih payahnya di dunia berupa harta dan kenikmatan dunia. Kehidupan Rasulullah saw. sangat sederhana dan bersahaja. Beliau lebih mementingkan kebahagiaan hidup di akhirat dan keridhaan Allah swt. Ibnu Mas¶ud ra. melihat Rasulullah saw. tidur di atas kain tikar yang lusuh sehingga membekas di pipinya, kemudian berkata, ´Wahai Rasulullah saw., bagaimana kalau saya ambilkan untukmu kasur?´ Maka Rasulullah saw. menjawab, ´Untuk apa dunia itu! Hubungan saya dengan dunia seperti pengendara yang mampir sejenak di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya.´ (HR At-Tirmidzi) Para ulama memperjelas makna dan hakikat zuhud. Secara syar¶i, zuhud bermakna mengambil sesuatu yang halal hanya sebatas keperluan. Abu Idris Al-Khaulani berkata, ´Zuhud terhadap dunia bukanlah mengharamkan yang halal dan membuang semua harta. Akan tetapi zuhud terhadap dunia adalah lebih menyakini apa yang ada di sisi Allah ketimbang apa yang ada di tangan kita. Dan jika kita ditimpa musibah, maka kita sangat berharap untuk mendapatkan pahala. Bahkan ketika musibah itu masih bersama kita, kita pun berharap bisa menambah dan menyimpan pahalanya.´ Ibnu Khafif berkata, ´Zuhud adalah menghindari dunia tanpa terpaksa.´ Ibnu Taimiyah berkata, ´Zuhud adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat di akhirat nanti, sedangkan wara¶ adalah meninggalkan sesuatu yang ditakuti bahayanya di akhirat nanti.´ Keutamaan Zuhud terhadap Dunia Zuhud merupakan sifat mulia orang beriman karena tidak tertipu oleh dunia dengan segala kelezatannya baik harta, wanita, maupun tahta. Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia. Tapi, orang beriman beramal shalih di dunia, memakmurkan bumi, dan berbuat untuk kemaslahatan manusia, kemudian mereka meraih hasilnya di dunia berupa fasilitas dan kenikmatan yang halal di dunia. Pada saat yang sama, hati mereka tidak tertipu pada dunia. Mereka meyakini betul bahwa dunia itu tidak kekal dan akhiratlah yang lebih baik dan lebih kekal. Sehingga, orang-orang beriman beramal di dunia dengan segala kesungguhan bukan hanya untuk mendapatkan kenikmatan sesaat di dunia, tetapi untuk meraih ridha Allah dan surga-Nya di akhirat. Berikut ini ayat-ayat Al-Qur¶an dan beberapa Hadits yang menerangkan keutamaan zuhud terhadap dunia:

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa -apa yang diingini. Kemudian ditanya. Rasulullah saw.´ (HR Muslim) Rasulullah bersabda.´ (HR Muslim) Tanda-tanda Zuhud Imam Al-Ghazali menyebutkan ada 3 tanda-tanda zuhud. Jadi. ´Tidak. Apakah cinta Allah atau cinta dunia. bersabda. Dan keduanya tidak dapat bersatu. (Ali Imran: 14-15). Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan. wahai Rabbku.´ Kemudian didatangkan orang yang paling menderita di dunia dan dia ahli surga. tetapi aku takut pada kalian dibukakannya dunia bagi kalian sebagaimana telah dibuka bagi umat sebelum kalian. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. kemuliaan dan kehinaan. ´Wahai anak Adam. kuda pilihan. apakah engkau pernah merasakan kebaikan? Apakah engkau merasakan kenikmatan (di dunia)?´ Maka dia menjawab. tidak bergembira dengan apa yang ada dan tidak bersedih karena hal yang hilang. ´Wahai Anak Adam. mereka kekal di dalamnya. . ´Tidak. baik terkait dengan harta maupun kedudukan. perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang menyelupkan tangannya ke dalam lautan. kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. bukanlah kefakiran yang aku takuti atas kalian. Kemudian ditanya. Karena hati tidak dapat terbebas dari kecintaan. yaitu: wanita-wanita. kalau mereka mengetahui. demi Allah. pujian dan celaan karena adanya dominasi kedekatan kepada Allah. kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit. wahai Rabbku. dicelupkan ke dalam api neraka satu kali celupan. ³Demi Allah. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. tanda zuhud adalah tidak adanya perbedaan antara kemiskinan dan kekayaan. (Al-Kahfi: 45-46) Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. (AlAnkabut: 64). Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia). binatang binatang ternak dan sawah ladang. hendaknya senantiasa bersama Allah dan hatinya lebih didominasi oleh lezatnya ketaatan. lihatlah apa yang tersisa. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). ³Demi Allah.´ (Muttafaqun µalaihi) Rasulullah saw. demi Allah. anak-anak. sama saja di sisinya orang yang mencela dan mencacinya. Kemudian kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba. maka menjadi subur karenanya tumbuh -tumbuhan di muka bumi. dicelupkan satu kali celupan di surga. perak. pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. dan menghancurkan kalian sebagaimana telah menghancurkan mereka. Kedua. tidak pernah aku mengalami kesusahan dan kesulitan sedikitpun. Ketiga. Katakanlah: ³Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?´ Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah). mengabarkan kepada kita bahwa didatangkan orang yang paling senang di dunia sedang dia adalah ahli neraka di hari kiamat. harta yang banyak dari jenis emas. yaitu: pertama. apakah engkau pernah menderita kesulitan? Apakah lewat padamu suatu kesusahan (di dunia)?´ Maka ia menjawab.

Sebagian besar harta mereka habis untuk dakwah. karena mereka tidak menghalalkan segala cara untuk meraihnya. zuhud terhadap yang makruh. ´Tanda zuhud ada dermawan dengan apa yang ada. khulafaur rasyidin sampai pemimpin berikutnya.. karena kebutuhannya sudah tercukupi. bukan hanya meninggalkan yang diharamkan. Demikianlah cara umat Islam memimpin dunia. dan bersiap menuju Allah dengan hati dan ilmunya. Orang-orang beriman harus zuhud atau meninggalkan segala sesuatu yang diharamkan Allah. meninggalkan sesuatu yang haram. dan kesejahteraan. meninggalkan berlebihan terhadap yang halal. mereka lebih mementingkan kehidupan akhirat dengan segala kenikmatannya. ´Tanda zuhud adalah pendeknya angan-angan. salah satu pemimpin yang paling zuhud. Mereka adalah tokoh pemimpin dunia yang dunia ada dalam genggamannya. dan menolong orang-orang beriman. perdamaian. Tidak ada lagi orang yang miskin yang meminta-minta.. Pemerintahan Islam berhasil menghadirkan keamanan. dan Abdurrahman bin Auf. ´Bukankah kalian bertanya tentang mereka?´ Abu Sulaiman berkata. Ketiga. bukan di hati kami. berkata. namun tidak tertipu oleh dunia. dan ini adalah zuhudnya orang awwam. dan keberkahan. zuhud terhadap yang syubhat.´ Kehidupan zuhud ini dicontoh oleh para sahabatnya: Abu Bakar. tetapi meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna. Rasulullah saw. keadilan. Abu Bakar. ³Dan orangorang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Bahkan. jihad. ini adalah zuhudnya golong yang khusus. ´Zuhud ada tiga bentuk.´ (HR At-Tirmidzi) Imam Ahmad mengatakan.a.Yahya bin Yazid berkata. kesejahteraan. Zuhud terhadap yang haram. dan ini adalah zuhudnya orang-orang arif.´ (AlMu¶minun: 3). ´Utsman bin µAffan dan Abdurrahman bin Auf adalah dua gudang harta dari sekian banyak gudang harta Allah yang ada di bumi. ´Dimana orang-orang yang zuhud terhadap dunia dan mencintai akhirat?´ Lalu Ibnu Umar menunjukkan kuburan Rasulullah saw. bersabda. Utsman bin Affan. Mereka adalah beberapa sahabat yang kaya raya. ´Ya Allah. Bahkan sifat-sifat orang beriman. mulai dari Rasulullah saw. dan Umar. Perdaban dibangun atas dasar keimanan dan moral. Pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz. tetapi tidak mengambil semua harta kekayaannya untuk diri sendiri dan keluarganya. Kualitas keimanan dan keislaman seseorang sangat terkait dengan kemampuannya dalam meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna. masyarakat merasakan ketentraman. dan zuhud terhadap segala urusan dunia yang tidak ada manfaatnya untuk kebaikan hidup di akhirat. Keduanya menginfakkan harta tersebut dalam rangka mentaati Allah. Umar.´ . berfirman. meninggalkan segala sesuatu yang menyibukkannya dari mengingat Allah. jadikanlah dunia di tangan kami. Tingkatan Zuhud Zuhud orang-orang beriman memiliki tingkatan. Zuhud terhadap yang haram hukumnya wajib.´ Dengan demikian hanya orang yang berimanlah yang dapat memakmurkan bumi dan memimpin dunia dengan baik. Kedua.´ Suatu saat Ibnu Umar mendengar seseorang bertanya.´ Imam Ahmad bin Hambal dan Sufyan r. Abu Bakar berkata. Pertama. seraya balik bertanya. ´Diantara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berguna. Allah swt.

bahkan lebih rendah lagi. Permisif dalam pergaulan dengan membolehkan berduaan di tempat sepi. seperti zakat. Jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. Mereka seperti hewan. Dengan berlaku seperti itu. adalah nabi yang paling zuhud. karakteristiknya adalah rakus terhadap kehidupan dunia dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. kedudukan (kekuasaan). Abu Ubaidah bin Jarrah. kecuali Ali bin Abi Thalib. Seseorang tidak berhak menyandang sebutan zuhud sehingga bersikap zuhud terhadap 6 perkara tersebut. tetapi juga punya beristri lebih dari satu. Namun demikian. Setiap orang beriman harus senantiasa meningkatkan kualitas zuhudnya. Begitulah kehidupan orang kafir. kepemimpinan dunia saat ini dikuasai oleh orang-orang kafir. antara makanan halal dengan yang haram. Orang-orang yang beriman yang memiliki istri lebih dari satu untuk membersihkan dirinya (iffah) adalah termasuk orang yang zuhud. kerusakannya sangat dahsyat. Dari mulai perzinaan lelaki dengan perempuan yang belum menikah. rupa (wajah). wanita. Allah berfirman. Bagi mereka tidak ada istilah halal dan haram. perzinaan lelaki dan perempuan yang sudah menikah. Ketika berhasil meraih banyak harta kemudian menunaikan kewajiban atas harta tersebut. Itulah yang akan memberinya kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat serta meraih ridha Allah swt. harta. Mereka adalah Abu Bakar As-Shiddiq. Nabi Muhammad saw. Berawal dari kebebasan hak untuk membuka aurat dalam berbusana. perempuan dengan perempuan. Saad bin Abi Waqqas. antara bisnis dengan riba. Abdurahman bin Auf. Berciuman di tempat umum dijadikan hal lumrah. Sedangkan orang kafir. ini bukan berarti menolak kepemilikan terhadapnya. dan lainnya. antara hadiah dengan suap. Dan Allah menjadikan segenap kebaikan dalam sebuah rumah. Tolok ukur kesusesan diukur dari sejauh mana berhasil meraup sebanyak-banyak materi. Nabi Daud a. infak. adalah orang yang paling zuhud di zamannya. Bahkan pada hal yang dianggap tabu saja orang-orang kafir berupaya menghalakan semuanya. Utsman bin Affan. Zubair bin Awwam. Pola hidup materialisme mendominasi di hampir semua lapangan kehidupan. dan kedudukan. Mereka tidak mengenal perbedaan antara nikah dengan zina.Hal yang berkaitan dengan zuhud ada 6 perkara. tetapi memiliki banyak harta. dia termasuk orang zuhud. manusia. dan Said bin Abdullah. dan segala sesuatu selain Allah. ³Allah menjadikan segenap keburukan dalam sebuah rumah. Umar bin Khattab. Thalhah bin Ubaidillah. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka. Sehingga. sampai perzinaan sejenis: lelaki dengan lelaki. Dari perzinaan inces sampai perzinaan yang dilakukan bukan pada tempatnya. Sembilan dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga tanpa hisab. Orangorang yang berkerja keras mencari nafkah dengan cara yang halal. tanpa memperhatikan ukuran agama dan . nafsu. semuanya kaya raya.´ (Muhammad: 12) Fudhail bin µIyyadh berkata. dan menjadikan kuncinya adalah zuhud dari dunia. Perzinaan mereka menghalalkan dengan dalil hak asasi manusia. dan menjadikan kuncinya adalah cinta dunia. tetapi pada saat yang sama mereka adalah orang yang paling zuhud. Sedangkan Ali bin Abi Thalib adalah sahabat yang paling zuhud. Meskipun demikian ketika meninggal dunia. dan Nabi Sulaiman a. Sehingga. perilaku perzinaan menjadi berita yang selalu dipertontonkan di teve dan dikabarkan di tabliod. beliau meninggalkan 21 wanita: 4 orang istri merdeka dan 17 budak wanita. yaitu. ³Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang.s.´ Tragisnya.s.

Padahal Islam mengharuskan umatnya agar memakmurkam bumi. Zuhud yang demikian sangat dipengaruhi oleh pikiran sufi yang berkembang di dunia Islam. ³Kalau seperti itu. dalam sebuah haditsnya dimana umat Islam terkena virus wahn (cinta dunia dan takut mati) dan berpola hidup materialisme hampir sama dengan orang kafir. Banyak yang mengira kalau zuhud adalah meninggalkan harta.moral. menolak segala kenikmatan dunia. Kerja mereka cuma minta-minta mengharap sedekah dari orang lain.´ Demikianlah bahwa zuhud memang memiliki tingkatan. maka kami harus bersyukur. ³Jika tidak mendapatkan dunia. dengan mengatakan bahwa dirinya ahli ibadah atau keturunan Rasulullah saw. ³Lalu. ´Tidaklah dua serigala lapar yang dikirim pada kambing melebihi bahayanya daripada kerakusan seseorang terhadap harta dan kedudukan. Rasulullah saw. penjualan bayi. Maka berlomba-lombalah setiap orang menjual diri dan harga diri untuk meraih sebanyak-banyaknya materi. dan mengharamkan yang halal. Syaqiq bertanya kepada Ibrahim. ³Jika kami tidak mendapatkanya. Dalam sebuah riwayat disebutkan dua orang zuhud bertemu. kami itsaar (mengutamakannya untuk orang lain). bagaimana?´ Syaqiq menjawab. Bahwa keimanan terhadap hari akhir adalah prinsip yang harus terus menerus diingat dan ditanamkan kepada umat Islam sehingga motivasi dan tujuan hidup mereka sesuai dengan nilai-nilai Islam. ³Kalau menurut Anda. di antara keduanya ada yang syubhat yang harus kita jauhi dan tinggalkan. Dan jika mendapatkannya. semakin lemah keimanan seseorang kepada hari akhir. apalagi jika mengharapkan pujian dan popularitas dari orang lain. Semoga Allah menjadi kita bagian orang yang zuhud dan diberi kita pemimpin zuhud yang membimbing kita dalam memakmurkan dunia. . kami bersyukur. Pola hidupnya mirip dengan orang kafir sehingga terjadilah kerusakan yang sangat dahsyat. tetapi pada saat yang sama tidak tertipu oleh dunia. Dan jika mendapatnya. bekerja. korupsi. Kesalahpahaman terhadap Zuhud Banyak orang yang salah paham terhadap zuhud. Ibrahim bin Adham dan Syaqiq Al-Balkhi. perjudian. maka kami harus bersabar. riba.´ Syaqiq bertanya. Segala bentuk kejahatan bermuara dari kerakusan terhadap dunia dan pola hidup materialisme: perzinaan dan seks bebas. Karenanya.´ Ibrahim bin Adham berkata. ³Apa yang Anda ketahui tentang dunia?´ Ibrahim balik bertanya. Dan mayoritas umat Islam terimbas budaya materialisme itu. maka anjing Balakh (sebuah kota di Afghanistan) pun melakukannya. dan lain sebagainya. narkoba. karena meninggalkan harta adalah sangat mudah. Semakin kuat keimanan seseorang kepada hari akhir. Cinta dunia dan rakus terhadap harta adalah penyakit yang paling berbahaya. dan menguasai dunia.´ (HR At-Tirmidzi) Upaya penyadaran kembali umat Islam tentang hakikat dunia dan akhirat sangat penting. akan semakin baik dan semakin zuhud. Sebaliknya. mengingatkan akan bahaya rakus terhadap harta. Tidak demikian. akan semakin jahat dan semakin rakus. Segala yang halal itu jelas dan segala yang haram itu jelas. Realitas seperti inilah yang dikhawatirkan oleh Rasulullah saw. bagaimana menurut pendapat anda?´ Ibrahim menjawab.

raja` dan lain sebagainya. dan lain sebagainya. niat ikhlash. jihad. bersumpah atas nama Allah SWT. istighfar. permusuhan. 2. tasbîh. Amalan yang paling diprioritaskan atau paling afdhal di antara 3 (tiga) jenis amalan tersebut adalah amalan hati yang dilakukan oleh hati manusia beriman. Amalan hati merupakan penentu sah atau tidaknya suatu amalan Sesungguhnya amalan lahiriyah yang dilakukan oleh lisan dan anggota tubuh lainnya tidak akan diterima oleh Allah SWT. 3. khusyû`. maka Allah SWT. ayat 8 . berdagang.. Ketahuilah bahwa segumpal darah itu ialah hati. dari Nu`man bin Basyîr). menuntut ilmu. tawadhu`. seperti : Tawakkal kepada Allah SWT. Muslim dari Abû Hurairah ra ). tetapi Dia melihat kepada hatimu sambil Beliau mengarahkan jari-jariNya ke dadanya" (H. tidak berfungsi." (Muttafaqun `Alaihi dari Umar bin alKhaththab ra. yaitu : 1. dan tidak menguntungkan sedikitpun.. berladang. . Ada beberapa alasan asasi (dasar) yang menjadi dasar dari prioritas ini: 1. berdo`a dan lain sebagainya. sabda Rasûlullah SAW: "Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat kepada bentuk tubuh dan rupamu. Amalan Anggota Badan. Untuk lebih memperjelas pemahaman hadîts di atas marilah kita mengingat kembali firman Allah SWT yang termuat dalam surat Asy-Syams. Amalan Hati. karena bila bersih niatnya. Amalan Lisan. selama tidak disertai dengan amalan hati (niat) yang merupakan dasar bagi diterimanya suatu amal lahiriah.) Karena itu suatu amal atau pekerjaan atau aktifitas (apapun bentuknya) sangat bergantung dan terkait dengan niatnya. sifat riya (mencari nama). puasa.>>Seorang guru harus bersih tubuhnya. Sabda Rasûlullah SAW: "Sesungguhnya seluruh amalan harus disertai dengan niat. Suatu amal tanpa disertai dengan suatu niat yang benar. jauh dari dosa besar. maka rusaklah seluruh tubuhnya. mahabatullah. apabil dia baik maka a baiklah seluruh tubuhnya." (Muttafaqun `Alaihi. seperti : Mengucapkan dua kalimat syahadatain. Hati merupakan cerminan hakikat pemiliknya Dalam shahîh Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Nabî SAW bersabda: "Ketahuilah sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal darah.10 : . perselisihan dll yang merupakan bagian dari sifat tercela Imam Ibnu Al Qayyim mengklasifikasikan ibadah dalam 3 (tiga) bagian. maka dengan sendirinya amal tersebut akan ditolak.R. 2. seperti halnya badan tanpa ruh atau seperti pohon tanpa buah. akan menerima amalannya dan apabila kotor hatinya (niatnya tidak benar atau berbau syirik atau tidak ikhlash). dan apabila dia rusak. dengki. seperti : Shalat. Hatilah yang dinilai oleh Allah SWT.

Apabila setiap rangsangan "benih kebaikan (At-Taqwa)" ini yang timbul dalam diri manusia selalu direspon dalam bentuk amal shalih secara benar dan kontinue (berkesinambungan) maka dengan sendirinya "benih kebaikan" akan semakin berkembang dan aka mendominasi atau n mengusai hati "tuannya". bab Dzikru Adz-Dzunûb. 91:8) sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. 91:9) Dan sebaliknya bagi manusia yang lebih sering merespon tuntutan nafsu syahwat syaithaniyahnya maka tindakan tercela lagi berdosa itu dengan otomatis memberikan kontribusi dan mempercepat pertumbuhan serta peluasan "benih-benih kejahatan (fujûr)" sehingga benih ini akan mendominasi hatinya. Al-Fujûr merupakan "benih kejahatan" yang dengan istilah lainnya dikenal sebagai nafsu syahwat syaithaniyah yang senantiasa membisiki dan menghembusi manusia untuk melakukan pekerjaan pekerjaan tercela lagi berdosa yang akan mengantarkannya ke jalan kefasikan dan berhilir di neraka." Hadits hasan. (QS. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa pada hati manusia terdapat 2 (dua) kekuatan yaitu kekuatan "Fujur" dan "Taqwa" (sebagaimana yang dipaparkan dalam surat Asy-Syams di atas) yang selalu bertempur untuk saling mengalahkan satu dengan yang lainnya sehingga salah satu dari keduanya menjadi pemenang atau lebih mempunyai pengaruh dalam menentukan perilaku kehidupan "tuannya".. 91:10)." Dalam kitab Minhajul Qashidîn dikatakan: . sedang yang lainnya kita sebut dengan "bibit kejahatan" yang merangsang manusia untuk melakukan melakukan perbuatan fahsya (keji) atau kemungkaran kepada Allah SWT. Maka jadilah "tuannya" ini termasuk orang-orang beruntung yang mampu membersihkan jiwanya dari nafsu syahwat syaithaniyah karena ia hanya mau merespon bisikan dan panggilan kebaikan (taqwa) saja. Sebagaimana firman Allah SWT: "Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu." Dalam hati manusia terdapat dua jenis "bibit penentu". Selanjutnya itulah "ran" yang disebutkan dalam firman Allah SWT: "(Sekali-kali tidak (demikian). jika ia menambahinya (dengan perbuatan dosa lagi) maka titik hitam itu bertambah pula di dalam hatinya. ketika ia berbuat dosa maka (saat itu juga) akan menempel titik hitam di hatinya. (QS. pola fikir."Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan. Sedang at-Taqwa merupakan "benih kebaikan" yang senantiasa memotifasi dan memobilisasi manusia untuk melakukan amal kebajikan dan pekerjaan yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. pola fikir. dikeluarkan oleh Ibnu Majah dalam "Kitab Az-Zuhd. sehingga jadilah ia termasuk orang orang yang merugi karena ia telah mengotori dan mencemari jiwanya dengan selalu menuruti nafsu syahwat syaithani. keperibadian dan seluruh anggota tubuhnya akan menjadi baik karena mengikuti instruksi-instruksi yang datang dari hati yang dipenuhi dengan "benih kebaikan". yang satu kita sebut saja sebagai "bibit kebaikan" yang merangsang dan mendorong manusia untuk melakukan amal kebaikan atau perbuatan yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. sebagaimana firman Allah SWT: "Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. 91:9) dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka). Sehingga ide. 91:10). keperibadian dan seluruh anggota tubuhnya akan menjadi buruk karena mengikuti instruksi instruksi yang datang dari hati yang dipenuhi dengan "benih kejahatan". (QS. Pada saat hati manusia dikuasai oleh "benih-benih kejahatan (fujûr)" maka ide. (QS. jika ia bertaubat dan mencabut (dirinya dari perbuatan dosa tersebut) dan memohon ampunan maka hatinya (kembali) bersih. (QS. Dari Abû Hurairah ra bahwa Rasûlullah SAW bersabda: "Sesungguhnya orang mukmin.

maka sesungguhnya Allah melihatmu. berkata. ³Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-Nya.´ Dalam kesempatan lain beliau berkata. Kedudukan Ikhlas Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. maka itu tidak akan terjadi. untuk menguji kamu. maka tidak diterima. Katakanlah: ³Sesungguhnya shalatku. ³Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.´ Karena itu tak heran jika Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini.´ (Al-An¶am: 162). Tuhan semesta alam. tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada. ibadatku.´ Mereka akan berselisih jika masuk pada kepentingan dunia.´ (Al-Hajj: 46). ³Liyabluwakum ayyukum ahsanu µamala. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai sunnah. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. amal itu harus ikhlas dan benar. Jika engkau tidak melihat-Nya. ³Ikhlaslah dalam beragama. Imam Al-Ghazali pernah ditanya.Bahwa sesuatu yang paling berharga. dan jika buruk maka seluruhnya buruk.´ Rasulullah saw. maka ikhlaskan amalmu dan niatmu karena Allah Azza wa Jalla. Surat Al-Bayyinah ayat 5 menyatakan. Seorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas.´ Karena itu.´ Pendapat Fudhail ini disandarkan pada firman Allah swt.´ Tatkala Jibril bertanya tentang ihsan. Sehingga. juga tidak diterima. kita akan menemukan pangkal masalahnya. . ³Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar. paling bernilai dan paling mulia pada diri manusia adalah hatinya. bersabda. Keikhlasan dan kejujuran seorang guru dalam pekerjaannya merupakan jalan terbaik menuju kesuksesannya dalam menjalaknka tugasnya dan kesuksesan murid-muridnya ^_^ . Hati adalah pangkal segala kebaikan dan keburukan. Rasulullah saw. Jika merujuk kepada Al-Qur¶an dan Sunnah. ³Wahai Abu Musa. jika engkau berijtihad dengan sebenar-benar kesungguhan untuk membuat seluruh manusia ridha (suka). ³Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta. yaitu hati yang rusak karena kecenderungan pada syahwat. ³Engkau beribadah kepada Allah seolah engkau melihat-Nya. ³Apa mungkin para ulama (para dai) saling berselisih?´ Ia menjawab. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat. Sedang anggota tubuh hanya sekedar mengikuti dan menjadi pelayan hati. Rasul saw. pengobatan hati harus lebih diprioritaskan dari pengobatan fisik. Imam Syafi¶i pernah memberi nasihat kepada seorang temannya. jika baik maka seluruh tubuhnya baik. ³Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging. Dan obat hati yang paling mujarab hanya ada dalam satu kata ini: ikhlas.´ (Muttafaqun µalaihi). cukup bagimu amal yang sedikit. Katanya. bersabda. di surat Al-Kahfi ayat 110. bersabda.´ Fudhail bin Iyadh memahami kata ihsan dalam firman Allah surat Al-Mulk ayat 2 yang berbunyi. Jika demikian. siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya´ dengan makna akhlasahu (yang paling ikhlas) dan ashwabahu (yang paling benar). ³Jika ilmu bermanfaat tanpa amal. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati. sebagaimana seorang tuan yang memerintahkan hamba sahayanya sebagai pelayannya >>>Ikhlas dalam kepercayaan.´ Rasulullah saw. ³Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir.

wahai Rasulullah?´ Rasulullah saw. Allah tujuan kami. maka ia tidak akan mendapatkan wangi-wangi surga di hari akhir. bagi seorang dai makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan. apakah kamu mendapatkan balasannya?¶´ (HR Ahmad). Maka. Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Allah berkata di hari kiamat ketika membalas amal-amal hamba-Nya.´ Sahabat bertanya. dan segala bentuk keduniaan lainnya. kedudukan. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku. mengharap ridha-Nya. sebutan. ³Apa itu syirik kecil. beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. dan Allah akan membalas tipuan mereka. pujian. apakah itu mujahid.maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Tiada sekutu bagiNya. Mereka bermaksud riya (dengan shalat itu) di hadapan manusia. Demikianlah keikhlasan. ³Sesungguhnya yang paling aku takuti pada kalian adalah syirik kecil. dalam segala aktivitas mengisi hidupnya. dan jihadnya hanya untuk Allah.´ (HR Abu Dawud) Ciri Orang Yang Ikhlas Orang-orang yang ikhlas memiliki ciri yang bisa dilihat. dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. dan orang yang senantiasa berinfak. ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa. µPergilah pada yang kamu berbuat riya di dunia dan perhatikanlah. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan. Dan orang yang berbuat riya pasti mendapat hukuman dari Allah swt. Katakanlah: ³Sesungguhnya shalatku. Disebutkan dalam surat An-Nisaa ayat 142. Sebaliknya. amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik. Sedangkan secara istilah. Buruknya Riya Makna riya adalah seorang muslim memperlihatkan amalnya pada manusia dengan harapan mendapat posisi. ³Riya. kemajuan atau kemunduran. bukan tentara dunia dan kepentingan. Tetapi jika beras itu masih kotor. menjawab.´ Riya juga merupakan salah satu cabang dari kemusyrikan. Memurnikan niatnya dari kotoran yang merusak. Rasulullah saw. menyebabkan beramal menjadi nikmat. Dengan demikian si dai menjadi tentara fikrah dan akidah. Riya merupakan sifat atau ciri khas orang-orang munafik. kedudukan. Orang-orang yang telah melakukan amal-amal terbaik. tampilan. Karena itu. ustadz. bersabda. Tuhan semesta alam. Kata Rasulullah saw. ibadahku.´ Dai yang berkarakter seperti itulah yang punya semboyan µAllahu Ghayaatunaaµ. Maka orang yang ikhlas adalah orang yang menjadikan agamanya murni hanya un tuk Allah saja dengan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan dengan yang lain dan tidak riya dalam beramal. dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia.´ Makna Ikhlas Secara bahasa. ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih tidak kotor. dan tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan perhiasan dunia. ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. ³Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah. ³Siapa yang menuntut ilmu. perbuatan. tidak membuat lelah. diantaranya: . semuanya diseret ke neraka karena amal mereka tidak ikhlas kepada Allah.

´ 2. Dalam dakwah. baik dalam kondisi sendiri atau ramai. ³Orang yang riya memiliki beberapa ciri. Senantiasa menghidupkan syuro dan mengokohkan perangkat dan sistem dakwah. tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. mendapat pujian atau celaan. di mana yang terakhir ini memiliki banyak cabang. hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir.a. Di antaranya disebutkan dalam surat At-Taubah ayat 44-45. Dengan melalui berbagai macam ujian dan cobaan. Terjaga dari segala yang diharamkan Allah. sumpah. Disebutkan dalam hadits. baik dalam keadaan sendiri atau bersama orang banyak. . dan berjihad. ³Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.1. membuka kedok dan kebusukan orang-orang munafik dengan berbagai macam cirinya. karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya. Al-Qur¶an telah menjelaskan sifat orang-orang beriman yang ikhlas dan sifat orang-orang munafik. berkata. dan kulitnya sama dengan kamu. Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal. baik dalam keadaan bersama manusia atau jauh dari mereka. melakukan ibadah malam seperti kamu. baik yang suka maupun duka. Apalagi perkara kejujuran merupakan perkara yang berkaitan dengan banyak masalah keislaman. mereka senantiasa memperbaiki diri dan terus beramal. Para dai yang ikhlas akan menyadari kelemahan dan kekurangannya. 3. Mereka adalah saudarasaudara kamu. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Oleh karena itu mereka senantiasa membangun amal jama¶i dalam dakwahnya. dan hati mereka ragu-ragu. bukan untuk meraih popularitas dan membesarkan diri atau lembaganya semata. sebagaimana dia juga merasa senang jika terlaksana oleh tangannya. utang-piutang. Ali bin Abi Thalib r. bukan ridha manusia. baik ada pujian ataupun celaan. akhlak ataupun muamalah.´ Perjalanan waktulah yang akan menentukan seorang itu ikhlas atau tidak dalam beramal. tetapi Allah menjadikannya seperti debu-debu yang beterbangan. dan sebagainya. malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. ³Aku beritahukan bahwa ada suatu kaum dari umatku datang di hari kiamat dengan kebaikan seperti Gunung Tihamah yang putih. Berdakwah untuk kemuliaan Islam dan umat Islam. akan terlihat bahwa seorang dai yang ikhlas akan merasa senang jika kebaikan terealisasi di tangan saudaranya sesama dai. Akan tetapi bisa jadi pembicaraan tersebut hanya mencakup sisi luarnya saja dan belum menyentuh pembahasan inti dari makna jujur itu sendiri. seperti perkara jual-beli. Sehingga. Karena mereka yakin Allah Maha melihat setiap amal baik dan buruk sekecil apapun. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu. >>>jujur Jujur adalah sebuah ungkapan yang acap kali kita dengar dan menjadi pembicaraan. baik itu akidah. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.´ (HR Ibnu Majah) Tujuan yang hendak dicapai orang yang ikhlas adalah ridha Allah. dilihat orang atau tidak. seorang akan terlihat kualitas keikhlasannya dalam beribadah. berdakwah. Tetapi mereka adalah kaum yang jika sendiri melanggar yang diharamkan Allah.

Allah menyanjung orang-orang yang mempunyai sifat jujur dan menjanjikan balasan yang berlimpah untuk mereka. maka dikatakan dusta. sebagaimana seorang yang melakukan suatu perbuatan.´ Kebajikan adalah segala sesuatu yang meliputi makna kebaikan.Jujur merupakan sifat yang terpuji. Sebagaimana yang terdapat dalam hadits yang shahih bahwa Nabi bersabda. Allah berfirman. ³Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebajikan. Yang jelas. Kejujuran itu ada pada ucapan. jujur dengan sesama dan jujur kepada diri sendiri.´ (QS. hingga akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta. dan kemaksiatan membawa ke neraka. tetapi hakikatnya dia menyelisihi beliau. maka dikatakan benar/jujur. Maka. Imam Ibnul Qayyim berkata. Jadi. merupakan sifat orang yang munafik. kejujuran merupakan sifat seorang yang beriman. karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan. juga ada pada perbuatan. tentu sesuai dengan yang ada pada batinnya.´ (QS. dan berbuat bajik kepada sesama. dusta. padahal sebaliknya. ³Senantiasalah kalian jujur. mereka itulah orang-orang yang bertakwa. ³Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. kecuali kejujurannya (kebenarannya). Seseorang yang senantiasa berdusta dan selalu berdusta. Allah mengabarkan bahwa tidak ada yang bermanfaat bagi seorang hamba dan yang mampu menyelamatkannya dari azab. sebagaimana dijelaskan oleh Nabi.´ Definisi Jujur Jujur bermakna keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada. . ketaatan kepada Allah. Demikian juga seorang munafik tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia menampakkan dirinya sebagai seorang yang bertauhid. Seorang yang berbuat riya¶ tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia telah menampakkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang dia sembunyikan (di dalam batinnya). tetapi kalau tidak. Termasuk dalam jujur adalah jujur kepada Allah. Dan jauhilah kedustaan karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan. Hal yang sama berlaku juga pada pelaku bid¶ah. secara lahiriah tampak sebagai seorang pengikut Nabi. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur. tidak akan pernah bertemu antara kedustaan dan keimanan melainkan akan saling bertentangan satu sama lain. al-Maidah: 119) ³Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya. dan kebajikan membawa kepada surga. sedangkan lawannya. az-Zumar: 33) Keutamaan Jujur Nabi menganjurkan umatnya untuk selalu jujur karena kejujuran merupakan mukadimah akhlak mulia yang akan mengarahkan pemiliknya kepada akhlak tersebut. Iman asasnya adalah kejujuran (kebenaran) dan nifaq asasnya adalah kedustaan. kalau suatu berita sesuai dengan keadaan yang ada. akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur.

berdzikir. menjawab. majlisnya memberikan barakah karena jauh dari riya¶ mencari nama. Kesaksiaannya merupakan kebenaran. Baginya kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat. dan juga tanda kesempurnaan bagi si pemilik sifat tersebut. Dengan kejujuran maka sah-lah perjanjian dan tenanglah hati. Berapa banyak ayat dan hadist yang menganjurkan untuk jujur dan benar. Berbeda dengan pendusta. Jikapun terkadang diharapkan kejujurannya itupun tidak mendatangkan ketenangan dan kepercayaan. jika mereka menipu dan merahasiakan mengenai apa-apa yang harus diterangkan tentang barang yang diperjualbelikan. Seandainya mereka jujur serta membuat penjelasan mengenai barang yang diperjualbelikan. hak-hak dan juga rahasia-rahasia. tidak menghendaki dengan kebaikannya tipu daya ataupun khiyanat. Baik teman maupun lawan merasa tentram dengannya. mereka akan mendapat berkah dalam jual beli mereka. terhadap hartanya dan keluarganya.akan dapat menyelamatkannya. beliau bersabda. melainkan orang lain senang dengannya. sebagaimana disitir dalam hadist yang diriwayatkan dari Hakim bin Hizam dari Nabi. membaca. Seorang yang beriman dan jujur. muamalahnya mendatangkan manfaat. . Sementara pendusta. memujinya.Sifat jujur merupakan alamat keislaman. pemegang wasiat bagi orang yang sudah meninggal dan sebagai pemelihara harta simpanan yang akan ditunaikan kepada orang yang berhak. karena merasa tenang bersamanya dan ikut mendapatkan kemulian dan nama yang baik. Tidaklah kita dapati seorang yang jujur. melarang (dari yang mungkar). Dengan kejujurannya. zakatnya. Barang siapa jujur dalam berbicara. maka ia disisi Allah dan sekalian manusia dikatakan sebagai orang yang jujur. rezekinya lancar-lancar saja. dan alangkah buruknya perkataan seorang pendusta. Menyampaikan kebenaran walaupun pahit dan tidak mempedulikan celaan para pencela dalam kejujurannya. mengambil. diamnya. sebiji sawipun tidak akan dipercaya. Orang yang jujur diberi amanah baik berupa harta. Sebaliknya. Tidak berharap dengan perbuatannya melainkan kepada Allah. Alangkah indahnya ucapan seorang yang jujur. Kalau kemudian melakukan kesalahan atau kekeliruan. sebagaimana firman-firman Allah yang berikut. Dengan begitu sempurnalah baginya kebahagian dunia dan akherat. dicintai. ³Penjual dan pembeli diberi kesempatan berfikir selagi mereka belum berpisah. Maka dia adalah penjaga amanah bagi orang yang masih hidup. dasar agama. Temannya sendiripun tidak merasa aman. maka akan terhapus keberkahannya. memerintah (kepada yang ma¶ruf). Dan tidaklah seseorang bergaul dengannya melainkan merasa aman dan percaya pada dirinya. puasanya. Tidak menuntut balasan ataupun rasa terima kasih kecuali kepada Allah. memberi. orang lain berlomba-lomba datang untuk bermuamalah dengannya. tidak berdusta dan tidak mengucapkan kecuali kebaikan. timbangan keimanan. apalagi musuh atau lawannya. dan pembicaraannya semuanya hanya untuk Allah semata.´ Dalam kehidupan sehari-hari ±dan ini merupakan bukti yang nyata± kita dapati seorang yang jujur dalam bermuamalah dengan orang lain. hajinya. dihormati dan dipercaya. Kejujuran senantiasa mendatangkan berkah. seorang hamba akan mencapai derajat orang-orang yang mulia dan selamat dari segala keburukan. hukumnya adil. baik dalam salatnya. kejujurannya -dengan izin Allah.

´ (QS. Jujur dalam tekad dan memenuhi janji. niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka. Bagi mereka surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. bertakwalah kepada Allah. dan seorang dermawan. maka akan merusakkan kejujuran niat. aku akan membelanjakan semuanya di jalan Allah. Contohnya seperti ucapan seseorang.´ (QS. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya). 2.´ Maka yang seperti ini adalah tekad. al-Ahzab: 23) ³Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah. Allah menilai ketiganya telah berdusta. Muhammad: 21) Nabi bersabda. Jujur dalam niat dan kehendak. Benar/jujur dalam ucapan merupakan jenis kejujuran yang paling tampak dan terang di antara macam-macam kejujuran. Hal ini sebagaimana firman Allah: ³Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Wajib bagi seorang hamba menjaga lisannya. setelah Allah memberikan kepada mereka sebagian dari karunia-Nya.¶ Maka. tidak berkata kecuali dengan benar dan jujur. (mendatangkan) keraguan. (mendatangkan) ketenangan dan kebohongan. ³Jikalau Allah memberikan kepadaku harta. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha terhadap-Nya.´ (QS. seorang qari¶.´ (QS. dan pelakunya bisa dikatakan sebagai pendusta. at-Taubah: 119) ³Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Di antara mereka ada yang gugur. sebagaimana kisah tiga orang yang dihadapkan kepada Allah. al-Maidah: 119) ³Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah.´ (QS. maka di antara mereka ada yang gugur. al-Ahzab: 23) Dalam ayat yang lain. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya). bukan pada perbuatan mereka tetapi pada niat dan maksud mereka. Ini kembali kepada keikhlasan. dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran). dan berpaling. mereka kikir dengan karunia itu. Kalau suatu amal tercampuri dengan kepentingan dunia. pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang saleh. ³Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada yang tidak meragukanmu. sesungguhnya kejujuran.³Hai orang-orang yang beriman. µSesungguhnya jika Allah memberikan sebagian karunia-Nya kepada kami. Jujur dalam ucapan. Terkadang benar. ³Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah.´ (QS. 3. Allah berfirman. at-Taubah: 75-76) . dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.´ Macam-Macam Kejujuran 1. tetapi adakalanya juga ragu-ragu atau dusta. yaitu seorang mujahid. Itulah keberuntungan yang paling besar.

Ia akan sampai kepada-Nya.¶´ 5. asy-Syu¶ara¶: 84) Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan. ³Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan. dalam rasa cinta dan tawakkal. dan tidak senang orang lain mengetahuinya. ada kalanya pula menjadi kuat. tetapi di tempat lainnya sebaliknya. Kalau seseorang menjadi sempurna dengan kejujurannya maka akan dikatakan orang ini adalah benar dan jujur. hari kemudian. Dan jujur pada setiap kedudukan (kondisi) sangatlah berat. sehingga balasannya akan didapatkan di dunia dan akhirat.´ (QS. kitab-kitab. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang . sebagaimana dikatakan oleh Mutharrif. anak-anak yatim. maka Allah akan berfirman. Setiap kedudukan (kondisi) mempunyai keadaannya sendiri-sendiri. sebagaimana jujur dalam rasa takut dan pengharapan.´ (QS. Pada waktu kuat. dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat. dan terhubung kepada Allah. ³Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. orang-orang miskin. nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintai kepada karib kerabat. niscaya ucapan. ³Jika sama antara batin seorang hamba dengan lahiriahnya. Ada kalanya lemah. Allah telah memerintahkan Nabi untuk memohon kepada-Nya agar menjadikan setiap langkahnya berada di atas kebenaran sebagaimana firman Allah. Jujur dalam perbuatan. sedekah ataupun kesabaran. mereka itulah orang-orang yang benar.4. baik berupa keimanan. Bahwa mereka itu adalah orang-orang jujur dan benar. ³Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Jujur dalam kedudukan agama. masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong. Khatimah Orang yang selalu berbuat kebenaran dan kejujuran. Tidak mungkin seseorang manggapai kedudukan ini hingga dia memahami hakikatnya secara sempurna. µYa Tuhan -ku. Salah satu tanda kejujuran adalah menyembunyikan ketaatan dan kesusahan. Perkaraperkara ini mempunyai landasan yang kuat. akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah. maka dikatakan sebagai seorang yang jujur. dan keadaannya selalu menunjukkan hal tersebut. Terkadang pada kondisi tertentu dia jujur.´ (QS. Allah telah menjelaskan tentang orang-orang yang berbuat kebajikan. sebagaimana firman Allah. perbuatan. Allah berfirman. yaitu seimbang antara lahiriah dan batin. hingga tidaklah berbeda antara amal lahir dengan amal batin. µInilah hambaku yang benar/jujur. dan akan tampak kalau dipahami hakikat dan tujuannya. al-Hujurat: 15) Realisasi perkara-perkara ini membutuhkan kerja keras. malaikat -malaikat. Ini adalah kedudukan yang paling tinggi. al-Isra¶: 80) Allah juga mengabarkan tentang Nabi Ibrahim yang memohon kepada-Nya untuk dijadikan buah tutur yang baik. ³Dan katakanlah (wahai Muhammad).

Dan dusta termasuk dosa besar. dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya). al-Baqarah: 177) Di sini dijelaskan dengan terang bahwa kebenaran itu tampak dalam amal lahiriah dan ini merupakan kedudukan dalam Islam dan Iman. mendirikan shalat.meminta-minta. agar Allah akan menutupi (mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang benar. dan kemaksiatan akan menjerumuskan ke dalam neraka. Waallahu A¶lam. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik. ³Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat -buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di nera ka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir? Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya.´ (QS.´ (HR. ³(Juga) bagi para fuqara yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari h arta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan (Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. ³Kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang -orang yang dusta. niscaya kita akan mendapatkan pahala sebagai orang-orang yang jujur dan selamat dari siksa para pendusta.´ (QS. dan orang -orang yang sabar dalam kesempitan. dan menunaikan zakat. az-Zumar: 32-35) . al-Hasyr: 8) Lawan dari jujur adalah dusta. apabila berjanji dia mungkiri dan apabila diberi amanah dia mengkhianati. Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. dan siksa yang diakibatkannya amatlah dahsyat. Bukhari. ³Tanda-tanda orang munafik ada tiga perkara. Bahaya kedustaan sangatlah besar.´ (QS. Orang yang menampakkan keislaman pada dhahir (penampilannya) terbagi menjadi dua: mukmin (orang yang beriman) dan munafik (orang munafik). Dengan demikian jika kita senantiasa menjauhi kedustaan. dan (memerdekakan) hamba sahaya. sebagaimana firman Allah. sebagaimana firman Allah. Oleh sebab itu. Allah menyebut hakekat keimanan dan mensifatinya dengan kebenaran dan kejujuran. penderitaan dan dalam pepe rangan. mereka itulah orang-orang yang bertakwa.´ (QS. Ali Imran: 61) Dusta merupakan tanda dari kemunafikan sebagaimana yang disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda. dan muamalah kita. perbuatan. yaitu apabila berbicara dia dusta. dan orang-orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji. maka wajib bagi kita untuk selalu jujur dalam ucapan. KitabIman: 32) Kedustaan akan mengantarkan kepada kemaksiatan. Kejujuran serta keikhlasan keduanya merupakan realisasi dari keislaman dan keamanan. Yang membedakan diantara keduanya adalah kejujuran dan kebenaran atas keyakinannya.

memberikan motivasi dan support pada muridnya 4. juga dapat melahirkan orang-orang yang mampu menahan amarah dan membentuk perilaku pemaaf." Maka diulangi beberapa kali. Ada sederet persyaratan yang harus dimiliki jika ingin mencapai itu. sabdanya: "Janganlah engkau mudah marah. penuh perhatian 5. Bahkan seharusnya ia lebih mencintai murid-muridnya dari pada anaknya sendiri :) ^. penampilannya rapi dan bersih Hancurnya peradaban bangsa dimulai dari lemahnya karakter seorang pemimpin. seorang guru yang ingin dicint i a muridnya harus melakukan banyak hal. Ia sanggup menahan diri. menahan kemarahan. M. berkepribadian yang baik dan mempunyai harga diri. Konsekuensi tertanamnya tazkiyatun nafs..>>Seorang guru harus bersifat pemaaf terhadap murid-muridnya." (HR. Begitu urgensinya seorang mukmin harus mampu menahan amarahnya disertai sikap suka memaafkan kesalahan orang lain. Jelas sekali Islam memandang pentingnya untuk memasyarakatkan pemaaf disertai berupaya mampu menahan amarah. menguasai materi pelajaran yang menjadi spesifikasinya 3. Pengabaian moral yang menyebabkan perilaku tidak berkarakter. humoris 12. menghargai pendapat murid 7. H. lapang dada dan sabar. memberikan kesempatan kepada murid untuk bertanya 6.. moral dan kepribadian. sabar. >>Seorang guru harus mencintai murid-muridnya layaknya terhadap anak mereka sendiri.^ Menjadi guru yang dicintai muridnya bukan persoalan mudah. adil dalam bersikap 11.dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang." (QS. Karena dalam udara penuh emosional sulit orang mampu mewujudkan jiwa yang suka memaafkan terhadap kesalahan pihak lain. bila sudah membudaya maka niscaya akan diikuti orang di sekitarnya.Bukhari. mampu berinteraksi dengan baik 9. sehingga Rasulullah SAW memberikan petunjuk dalam sabdanya: "Jangan engkau mudah marah. ´Banyak nilai-nilai kehidupan yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan.´ tegas Dr. Oleh karenanya Allah SWT mengabadikan dalam Al-Quran: ". Pd selaku Dekan FKIP UNS (Surakarta) dalam pembukaan ´Kajian . Sesungguhnya menurut pandangan Islam nilai pemaaf merupakan hasil penataan dari keimanan seseorang. penuh kasih-sayang dan peka terhadap lingkungan 10. Dari hasil survey. Allah menyukai orang -orang yang berbuat kebajikan. Furqon Hidayatullah. lambat laun akan membentuk budaya dan peradaban yang menunjukkan penurunan harkat dan martabat manusia.3:134). memberikan jawaban yang masuk akal 8. Akibatnya. beberapa diantaranya adalah« 1.Muslim). secara beruntun melahirkan generasi yang lemah mental. menjadikan pengajaran sebagai sesuatu yang dirindukan 2.

Seperti yang diungkapkan Aristoteles bahwa karakteristik itu erat kaitannya dengan habit atau kebiasaan yang dilakukan secara terus -menerus. American Dictionary of the English Language mendefinisikan karakter sebagai. agar pendidikan karakter ditanamkan pada anak didik secara efektif dan efisien. benih-benih pendidikan yang disemai. baik secara individu maupun sosial. Karakter merupakan istilah yang menunjuk kepada aplikasi nilainilai kebaikan dalam bentuk tindakan/tingkah laku. yang dimanifestasikan dalam tindakan nyata melalui tingkah laku yang baik.Akbar Dengan Ilmu Menumbuhkan Khasanah Cinta´. Kenyataannya. zikir dan amalnya. Thomas Lickona (1991) mendefinisikan orang yang berkarkter sebagai sifat alami seseorang dalam merespons situasi secara bermoral. keteladanan. Di sinilah letak pentingnya pendidikan karakter untuk menciptakan manusia yang memiliki keseimbangan antara kualifikasi pikir. hanya tumbuh sebagai generasi yang tak berpendidikan dan tak berkarakter kuat. Guru harus punya sikap Ar-Rahman dan Ar-Rahim . *(Tujuan pendidikan menurut Syekh Naquib Al-Attas) Pengertian Pendidikan Karakter Secara bahasa karakter dapat dipahami sebagai kebiasaan yang berpola. Metode cerita. Serta meningkatkan kemampuan menghindari sifat tercela yang dapat merusak diri sendiri. jujur. Jadi konsep yang dibangun dari model ini adalah habit of the mind. Sehingga. orang lain dan lingkungan. karena g uru adalah fondasi keberhasilan atas terbentukanya karakter siswa. Karakter yang kuat dibentuk oleh penanaman nilai yang menekankan tentang baik dan buruk. kini berbalik arah pada nilai-nilai kehidupan yang mencoreng nama baik pendidikan itu sendiri. Pendidikan karakter perlu dikembangkan karena akan mendorong kebiasaan dan perilaku yang terpuji sejalan dengan nilai-nilai universal. Nilai-nilai pendidikan yang seharusnya menjadi modal untuk membenahi diri dan masyarakatnya ke arah yang lebih baik. setidaknya guru harus mempunyai sifat/sikap Ar Rahman dan Ar Rahim. Salah satu sumbernya ialah ketika pengetahuan yang dimiliki tidak seimbang dengan tindakannya. merambat pada masyarakat terpelajar. Dr. Menumbuhkan karakter yang positif pada anak didik menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya kajian tersebut. doa (God Spot) dan cerita. Penekanan pada guru ditekankan. Dan guru sebagai objek utama yang perlu digembleng. hanyalah sebagai tambahan inisiatif penulis untuk berbagi kepada pembaca. Metode Pendidikan Karakter Mengenai metode pendidikan karakter yang akan digunakan oleh guru. tradisi budaya. Tetapi hal yang tak kalah pentingnya adalah tentang kepribadian guru. bertanggung jawab. sehingga tidak terjerumus ke dalam perilaku yang menyimpang. Selain itu mampu memupuk ketegaran dan kepekaan mental anak terhadap situasi sekitarnya. MA sebagai pembicara mengutarakan beberapa metode klasikal nan praktis. Wijayanto. tindakan anarkis yang selalu terjadi pada masyarakat tertentu. habit of the heart dan habit of the hands. menghormati orang lain serta karakter mulia lainnya. kesepakatan sosial dan religiositas agama. yang seharusnya menciptakan bibit unggul. Oleh karena itu. Yakni metode pembiasaan.´Kualitas-kualitas yang teguh dan khusus yang dibangun dalam kehidupan seorang yang menentukan responnya tanpa pengaruh kondisi-kondisi yang ada´.

Jika anak hidup dengan cinta dan persahabatan. A tidak dapat turut campur lagi atas kepemilikan kue tersebut dan tidak berhak mengambil kembali apalagi dilakukan secara paksa. yang dalam bahasan ini adalah guru? Dr. selain mempunyai kewajiban atas profesinya. keberhasilan dalam proses pembelajaran merupakan bagian penting untuk diperhatikan. B mempunyai kebebasan atas kue tersebut (karena kue tersebut sudah menjadi miliknya).Ar Rahman dan Ar Rahim adalah dua nama/sifat dari Asmaul Husna. Dalam implikasi sifat Ar Rahman. bahwa Ar-Rahman sifat/sikap untuk menerima segala hal. apapun bentuknya. Lakukanlah dengan hati. Dan ini bisa menjadi suatu ukuran seberapa besar keikhlasan pemberian guru terhadap anak didiknya. Sehingga ketika murid tidak menghormati gurunya. Sebagai contoh. bila A memberikan Kue kepada B. kedua sikap tersebut harus dimiliki dan diaplikasikan di kelas dalam bentuk pengajaran. Kemudian. Tetapi dengan berbagai penafsiran tersebut tak membuat berkurangnya keagungan sifat-sifat Allah. maka maknanya ialah segala sesuatunya diberi atau dikasih oleh Allah. dan semakin besar pula hasil yang akan diterima anak didik. Ar Rahman secara bahasa diterjemahkan dengan kata Pengasih sedangkan Ar Rahim diartikan Penyayang. Sesuatu yang sudah diberikan akan menjadi milik si penerima. maka semakin besar pemberiannya. merupakan kunci bagi guru untuk bisa memberikan kontribusi dan hasil yang maksimal bagi anak didiknya. Semakin tinggi rasa ikhlas dalam mendidik. Anak selalu belajar dari kehidupan. Terserah pada B apakah kue itu hendak dimakan. tenaga hingga finansial yang mengarah pada tercapainya tujuan pendidikan sangat melekat pada guru yang . Keikhlasan. guru tidak seharusnya berharap imbalan. Begitu juga dengan guru. pengetahuan umum maupun nilai-nilai moral. Entah itu berwujud pengetahuan mata pelajaran. rahmat Allah melimpah ruah dan semakin tampak dibalik persamaan dan perbedaan semua ciptaanNya. Imbalan yang dimaksud di sini bisa saja berupa penghormatan dari anak didiknya. ia akan belajar untuk menemukan cinta di muka bumi ini. Sayangi dan didiklah mereka sebagaimana anakmu sendiri. Sebagai guru. tetapi nilai-nilai pendidikan. Banyak pendapat yang dijelaskan oleh para ahli (Cendikiawan Muslim) dalam persamaan atau perbedaan antara keduanya. sedangkan Ar-Rahim terbatas pada yang mereka prioritaskan. Keberadaannya di awal ´Asmaul Husna´ memperlihatkan betapa strategis dan pentingnya kedua sifat tersebut. Pemberian guru dalam pembelajaran tidak lagi berupa benda. guru tidak dengan mudahnya melakukan kekerasan psikis atau fisik terhadap muridnya. Wijayanto. Tidak hanya ilmu. Bahkan sebaliknya. seorang guru secara tidak langsung telah mengajarkan kepada mereka bagaimana cara bersikap dengan penuh kasih sayang terhadap sesama manusia. maka kue tersebut menjadi milik B. termasuk kehidupan dalam kelas. Ar Rahman (Pengasih) apabila diartikan sebagai Perasaan sayang atau cinta Bila seseorang meng-kasihi seseorang atau sesuatu maka ia akan melakukan apa saja bahkan memberikan apa saja untuk orang yang di-kasihinya. Ar Rahman (Pengasih) apabila dipahami sebagai Pemberian Pertama harus dipahami apabila Maha Pengasih. bahkan bantuan waktu. MA menjelaskan. bagaimana jika sifat Ar Rahman dan Ar Rahim melekat pada manusia. Dengan pendekatan emosi yang tinggi.

Iman 4. guru yang datang terlambat tidak pernah mau menyadari kesalahannya. Guru yang patut digugu dan ditiru sesungguhnya menjadi jiwa bagi pendidikan karakter. Entah berapa kali mereka keluar masuk dari pintu itu. Keren kan lingkungan pendidikan seperti itu. yang pasti mereka dibiasakan mengucapkan terima kasih setiap kali ada yang membantu mereka. Kemudian. Hal ini merupakan salah satu contoh pembiasaan dalam bertingkah laku melalui pembiasaan. Ilmu 2. "Guru itu digugu dan ditiru" bukan "Guru kencing berdiri. tokoh masyarakat.memiliki sifat Ar Rahman. Konsep aplikasi yang berbasis metode pembiasaan dirasakan sangat perlu dikembangkan oleh pendidik. maupun aparatur pemerintah. Metode Keteladanan Pembangunan karakter membutuhkan model yang menjadikan anak meniru dengan bangga. Contoh sederhana yang sering terjadi adalah ketika guru terlambat masuk kelas. mendalam dan vertikal. Perilaku-perilaku mereka akan ikut membentuk karakter peserta didik. cinta horizontal sedangkan ar-Rahim adalah cinta pribadi. murid kencing berlari". Pembiasaan seperti ini sekaligus menjadi ajang pembelajaran bagi anak dan berlangsung sampai kira-kira masuk SD. misalnya lingkungan atau pembiasaan baca buku. Dalam asma Ar Rahmaan ada 4 hal yang menjadi indikator bahwa sesuatu dapat digolongkan menteladani Ar Rahmaan atau tidak yaitu: 1. Dan setiap dibantu dibukakan pintunya. akan ikut membentuk karakter anak selain contoh-contoh dari si ibu. Hal yang sangat wajar dinilai jika keterlambatan itu terjadi dengan frekuensi yang sedikit. Sehingga siswa yang sekolah di sana tidak bisa membuka pintu secara mandiri. Konsistensi dalam pendidikan karakter tidak sekadar melalui apa yang dikatakan di dalam kelas. timbul pertanyaan bagi murid tentang perilaku guru yang sering terlambat dengan nasehat yang pernah diajarkan kepada muridnya. Setelah itu. Islam Hamam Faizin membedakan. Ar-Rahman adalah cinta sosial. Tindak-tanduknya sedikit-banyak akan ditiru oleh anak. Perilaku guru dalam keseharian tentu menjadi model. setiap anak dibiasakan untuk mengucapkan terima kasih kepada orang tadi. Metode Pembiasaan Di Baghdad ada sebuah lembaga pendidikan (PAUD/Play Group) yang memiliki pintu masuk berukuran besar tidak selazimnya pintu masuk. Akal 3. Peserta didik lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat untuk ditiru. cinta meluas. Tumpuan pendidikan karakter ada di pundak guru. Keteladanan memang menjadi salah satu hal klasik bagi berhasilnya sebuah tujuan pendidikan karakter. berbagai sumber belajar. Harus ada yang membantu membukanya. Masyarakat Indonesia memiliki julukan negatif . Guru dalam arti luas tentu termasuk orangtua. Masalahnya. Dari sini timbul pertanyaan. apakah semudah membalikkan telapak tangan untuk menciptakan generasi ´ontime´? Masyarakat ´Jam Karet´ sering kita dengar.

berkarakter dan kerugian tidak berperilaku berkarakter. Doa itu percakapan antara seorang hamba kepada Tuhannya. Anak diharapkan menunjukkan secara nyata konsep dan perbuatan berkarakter dalam kehidupan sehari-hari. yang berarti merupakan bekal dan sekaligus tameng untuk menghadapi kesulitan hidup yang ditemui. Kekuatan cerita dapat tergali melalui serangkaian perilaku berkarakter dan menanamkan konsep diri positif. menanamkan konsep diri positif melalui kekuatan kalimat afirmatif. arahan dan panduan perilaku karakter anak sehari-hari. meningkatkan kemampuan anak untuk mengimplementasikan konsep karakter dalam kehidupan sehari-hari. meningkatkan kemampuan ekplorasi anak melalui pencarian contoh lain seperti karakter tokoh cerita. membangun kemampuan analisa dan evaluasi manfaat perilaku berkarakter dan dampak negatif perilaku tidak berkarakter. studi kasus dan pemecahan masalah. 5. Seperti kesimpulan yang bisa dipetik dalam buku ´The Power of Water´ karangan Dr. percakapan dan bentuk-bentuk kalimat bebas lainnya yang berisikan dialog dengan Tuhan tidak lain merupakan doa. Sebab hampir seluruh bacaan di dalamnya merupakan permintaan kepada Allah. ³Dan mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat´ (QS:2:45) Bahkan secara ilmiah keampuhan doa/kata-kata/sugesti dapat dibuktikan. Sosialisasi karakter kepada anak usia dini dilakukan melalui serangkaian kegiatan berikut ini: Serangkaian kegiatan tersebut melibatkan kemampuan eksplorasi. dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu. serta menarik kesimpulan terhadap hasil analisa. 6. Para ahli pun mengatakan bahwa rintihan. gambar serta musik baik secara positif . Kekuatan Doa Doa itu senjata orang beriman. mempengaruhi perilaku.tersendiri dalam hal kedisplinan. menanamkan tokoh tersembunyi ´hidden model´ dalam benak anak. 3. 2. dan menentukan pengambilan keputusan seseorang manakala disampaikan dengan efektif. Tokoh tersembunyi tersebut diharapkan dapat memberi kekuatan. Tujuan dari kegiatan sosialisasi karakter melalui penggalian kekuatan cerita adalah: 1. Bahkan shalat pun sesungguhnya adalah doa. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama sebagai berikut: Air ternyata mampu merespon terhadap kata-kata. serta penanaman konsep diri. Metode Cerita Cerita bisa sangat menggugah dan melibatkan berbagai emosi. Sang tokoh yang identik/secara kuat mempresentasikan karakter tertentu. cerita bisa digunakan sebagai salah satu metode sosialisasi karakter kepada anak didik sejak dini. membangun kemampuan analisa dan keterampilan pemecahan masalah berkaitan dengan perilaku karakter. analisa manfaat berperilaku. 4.

sebagai bentuk syukur dan rendah hati terhadap Allah. Rasulullah SAW pernah bersabda. jika kita mengatakan pada air kalimat ³kamu bodoh´ maka tidak akan membentuk kristal bahkan gambarnya jelek sekali. ´Ada tiga macam doa yang tidak diragukan lagi.ataupun negatif. rasa dan pemikiran murid-muridnya agar ia tidak keliru dalam mengambil langkah mendidik murid-muridnya. >>>Seorang guru harus mengetahui tabi'at pembawaan. Doa termasuk hal penting yang harus selalu kita pegang teguh. kita hanya mampu berusaha. sebagai manusia. Melalui doa. hendaklah guru senantiasa memohon kepada Allah agar Dia meluruskan anak didiknya dan masa depannya. kebiasaan. Kadang guru sering lupa. yaitu doa orang yang teraniaya. Dengan mengetahui materi dan metode pendidikan tentu seorang guru akan lebih mampu dan layak dalam melaksanakan proses pendidikan terhadap anak didik. Tirmidzi). sedang dia pun tidak diberi kekayaan yang banyak? (Nabi mereka) berkata: Sesunguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa . padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya. dengan melalui penafsiran tematik yang berkaitan dengan kompetensi guru maka ada tiga hal besar yang seyogyanya dimiliki oleh seorang pendidik. rasa cinta dan kasih sayang kepada anak didik akan bertambah mekar di dalam hati. Halini sesuai dengan firman Allah SuratAl-Baqarah ayat 247 : Nabi mereka mengatakan kepada mereka: sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rahamu . serta memperdalam pengetahuannya tentang itu. adat. berdoa dalam memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sangat diperlukan. Sebaliknya. Agar hasil dari proses pembelajaran bermanfaat bagi dirinya. <3 >>Seorang guru haruslah menguasai mata pelajaran yang akan diberikannya.´ (HR. Allah memberikan pemerintahan kepda . :) Dalam al-Qur'an ada beberapa ayat yang secara langsung menjelaskan hal-hal yang harus dimiliki oleh seorang murabbi. anak didik dan masyarakat. dan doa orang tua (guru) kepada anaknya. Selebihnya. Untuk itu. ketiga hal itu adalah : pertama. Bagaimana mungkin seorang guru yang tidak mengetahui banyak materi dan metode pengajaran akan mampu melaksanakan proses pendidikan dan pengajaran dengan baik. pasti diterima. doa seorang musafir. pemahaman artinya seorang guru harus menguasai materi materi dan metode yang akan diajarkan kepada anak didik. Kompetensi ilmiyyah kompetensi ini adalah kemampuan seorang guru atau pendidik dalam hal penalaran. keputusan akhir tentang hasil usaha kita tetap bergantung kepada Allah SWT. Oleh karena itu. sehingga mata pelajaran itu tidak bersifat dangkal. Mereka menjawab: Bagaimana Thalut memerintah kami. Jika kita mengatakan pada air kata-kata ³cinta dan terima kasih´ maka hasil foto kristal airnya sungguh dahsyat yakni membentuk kristal air heksagonal yang indah.

Kompetensi ini paling banyak dijelaskan dalam Al-Qur an karena meliputi seluruh sikap. luas dalam pengetahuannya. Kompetensi ini berkaitan dengan fisik. Karena itu guru harus mampu mengelola proses belajar-mengajar dengan baik. perilaku. Maksud basthathan pada ayat tersebut adalah adanya keluasan pada sosok Nabi Daud dalam hal pengetahuan. karakter. Kata khuluq seakar dengan kata kholq yang berarti ciptaan. Ketiga. Kata basthathan berasal dari kata basatha yang berarti luas.siapa yang dikehendaki-Nya. Kompetensi ini diambil dari ayat Al-Qur an surat AlQalam ayat 4 yaitu : Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung . perasaan dan lain sebagainya yang berhubungan dengan ranah rasa. minat dan penghayatan seseorang terhadap ilmu. u Dalam hal ini kata khuluq sudah memiliki arti khusus yaitu tingkah laku. perbautan. kompetensi jismiyyah. kompetensi ini berkaitan dengan aspek penghayatan seorang guru terhadap seluruh materi yang diajarkan. tingkah laku.S. Hal ini menunjukan betapa pentingnya posisi guru dalam proses belajar mengajar dn merupakan pemegang utama serta penentu keberhasilan dalam proses belajar mengajar yang kondusif sehingga akan menghasilkan out put yang baik sesuai dengan tujuan yang dicita -citakan. mengadakan sesuat dari yang tiada. guru tidak hanya mentransfer pengetahuan kepada anak didik saja tapi harus mampu mengarahkan kemana seharusnya bakat dan kemampuan anak didik itu dikembangkan.ilm artinya Allah menganugerahkan kepada Nabi Daud keluasan dalam pengetahuan. Kompetensi ini .S. Berarti seorang guru harus benar-benar kompeten dalam hal pengetahuannya sebab dia yang akan mengajarkan. meneliti mengembangkan. (Q. Jadi kata ilm adalah semua jenis pengetahuan yang ada di alam ini baik pengetahuan agama. Maka dalam kompetensi ini seorang guru dituntut untuk sehat jasmaninya. Kalau direnungkan kata khuluq masih memiliki kaitan dengan kata asalnya yaitu ciptaan. kompetensi khuluqiyyah. AlBaqarah [2] : 247) Guru merupakan suatu komponen yang paling dalam penyelenggaraan pendidikan yang bertugas menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar melatih. Kompetensi ini bersifat abstrak karena berkaitan dengan hati. Al-Qalam [68] : 4) (agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu . lebar dan mendalam. mendesain. Dalam ayat itu Allah mengisyaratkan tentang kompetensi ilmiyyah ini dengan kalimat basthathan di al. lapang. membuat. Al-Syu araa [26] : 137) Kata khuluq adalah bentuk mufrad (tunggal) bentuk pluralnya adalah akhlaq. (Q. Dalam ilmu pendidikan Islam. sifat atau perbuatan yang telah Allah ciptakan pada diri manusia yang muncul dengan perasaan reflektif (kebiasaan yang sudah terjiwai). Seorang guru harus memiliki kemampuan dalam hal yang berkaitan dengan fisik artinya penerapan dan praktek dari setiap materi yang ada. Kedua. (Q. Dengan demikian guru harus menguasai ilmu pengetahuan yang akan dia ajarkan kepada anak didik juga harus mengetahui metode -metode apa yang harus dipraktikan dalam pengajarannya. yang berarti khuluq adalah semua tingkah laku. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui . sifat dan lain sebagainya.ilm berasal dari kata kerja alimaya lamu yang berarti mengetahui. Dia adalah Nabi yang sangat mendalam.S. filsafat maupun sains. Sedangkan kata al. Kompetensi khuluqiyah ini adalah kompetensi yang paling banyak dijelaskan dalam Al-Qur an sebab kompetensi ini meliputi semua sikap. Kesemuanya berasal dari akar kata yang sama yaitu dari kata kerja khalaqa yang berarti menciptakan. mentransformasi pengetahuan kepada anak didiknya baik secara langsung ataupun tidak langsung. Dalam hal ini yang dikatakan orang alim adalah orang yang mendalam pengetahuannya. mengelola dan memberikan petunjuk dalam bidang pendidikan.

AlBaqarah [2] : 247) Kata jism bermakna organ. Allah memberikan pemerintahan kepda siapa yang dikehendaki-Nya. (Q. Hal ini menunjukan betapa pentingnya peranan guru dalam pendidikan. itulah sebabnya seorang guru harus mempunyai dalam berbagai kompetensi. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa Dia telah menganugrahkan kepada Nabi Daud semua kemampuan yang berkaitan dengan jasmani agar sebagai seorang raja dia dapat memimpin rakyatnya dengan baik.diisyaratkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 247 : Nabi mereka mengatakan kepada mereka: sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rahamu . pada dirinya terdapat kemampuan yang dianugrahkan Allah kepadanya sebagai bekal dalam menyampaikan risalah dan petunjuk Allah SWT. sedang dia pun tidak diberi kekayaan yang banyak? (Nabi mereka) berkata: Sesunguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa . dengan baik. Selanjutnya dalam proses pendidikan Islam yang berintikan hubungan antara pendidik dan anak didik berarti seorang pendidik harus memahami hakikat pendidikan dan relevansinya dengan tujuan pendidikan. . Salah satu ayat yang berkaitan dengan pendidikan adalah Al-Qur an surat shaad ayat 17. badan dan raga suatu makhluk. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui . yaitu terbentuknya insan kamil yang beriman senantiasa siap bersedia mengabdi kepada Allah SWT. di samping itu pendidikpun harus memiliki kompetensinya yang dijelaskan di dalam AlQur an. Mereka menjawab: Bagaimana Thalut memerintah kami. ayat ini pula pada dasarnya mempunyai esensi bahwa Allah SWT. Telah menjadikan Nabi Daud sebagai pemimpin umat. Berkaitan dengan ketiga kompetensi di atas guru sebagai pendidik ataupun pengajar merupakan faktor penentu kesuksesan setiap usaha pendidikan. padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya. Dalam hal ini bisa diambil pelajaran untuk seorang guru atau pendidik bahwa sebagai seorang guru dia harus sehat dan kuat jasmaninya agar dalam pelaksanaan proses pendidikan berjalan maksimal dan seorang pendidik harus menguasai keterampilan yang berkaitan dengan jasmani.S..