P. 1
b(1)

b(1)

|Views: 30|Likes:
Published by Andri Awan

More info:

Published by: Andri Awan on Apr 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2011

pdf

text

original

RANGKAIAN SERI DAN PARALEL

Dalam rangkaian elektronika terdapat banyak sekali konfigurasi rangkaian komponen-komponen elektronika, bukan sekedar rangkaian sederhana yang hanya terdiri dari sumber tegangan dan beban, tetapi lebih dari itu. Dua konfigurasi rangkaian yang paling banyak digunakan dalam rangkaian elektronika adalah seri dan paralel. A.Rangkaian Seri Rangkaian seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri). Sifat-sifat Rangkaian Seri  Arus yang mengalir pada masing beban adalah sama.  Tegangan sumber akan dibagi dengan jumlah tahanan seri jika besar tahanan sama. Jumlah penurunan tegangan dalam rangkaian seri dari masing-masing tahanan seri adalah sama dengan tegangan total sumber tegangan.  Banyak beban listrik yang dihubungkan dalam rangkaian seri, tahanan total rangkaian menyebabkan naiknya penurunan arus yang mengalir dalam rangkaian. Arus yang mengalir tergantung pada jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian.  Jika salah satu beban atau bagian dari rangkaian tidak terhubung atau putus, aliran arus terhenti. Berikut adalah contoh resistor yang dihubungkan seri

Dari gambar diatas dapat kita tulis sebuah persamaan yaitu:

Rt=R1+R2+«.+Rn
Dengan: Rt = Hambatan total

.Rangkaian parallel Rangkaian Parallel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (parallel).R1 = Hambatan 1 R2 = Hambatan 2 Rn = Hambatan n It=I1=I2=«.=In Dengan : It = Arus total I1 = Arus hambatan 1 I2 = Arus hambatan 2 In = Arus hambatan n Vt = V1+V2+«+Vn Dengan : Vt = Tegangan total V1 = Tegangan hambatan 1 V2 = Tegangan hambatan 2 Vn = Tegangan hambatan n B. Sifat-sifat Rangkaian Paralel  Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber.  Masing-masing cabang dalam rangkaian parallel adalah rangkaian individu. Arus masing-masing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.

tahanan total rangkaian mengecil. Rangkaian cabang yang lain tetap bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian cabang yang terputus tersebut. arus akan terputus hanya pada rangkaian tahanan tersebut. Sebagian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian parallel. oleh karena itu arus total lebih besar. Berikut adalah contoh resistor yang dihubungkan parallel Dari gambar diatas dapat kita tulis sebuah persamaan yaitu: Dengan: R1 = Hambatan 1 R2 = Hambatan 2 Rn = Hambatan n It=I1+I2+«+In Dengan : It = Arus total I1 = Arus hambatan 1 I2 = Arus hambatan 2 . (Tahanan total dari rangkaian parallel adalah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)  Jika terjadi salah satu cabang tahanan parallel terputus.

In = Arus hambatan n Vt=V1=V2=«=Vn Dengan : Vt = Tegangan total V1 = Tegangan hambatan 1 V2 = Tegangan hambatan 2 Vn = Tegangan hambatan n .

R2 = 40 ohm dan R3= 10 ohm disusun secara seri.Sebutkan 3 sifat rangkaian parallel! 5. R2 = 15 ohm dan R3 = 30 ohm disusun paralel. Jika R1 = 10 ohm.Apa yang dimaksud dengan rangakaian seri? 2. berapakah hambatan pengganti dari rangkaian diatas? 7.Soal-soal 1. Bila R1 = 30 Ohm.sebutkan 3 sifat rangkaian seri! 4.Apa yang dimaksud dengan rangkaian parallel? 3. berapakah hambatan pengganti dari rangkaian di atas? .Apa perbedaan rangkaian seri dan parallel? 6.

Banyak beban listrik yang dihubungkan dalam rangkaian seri. tahanan total rangkaian mengecil. a. Arus masingmasing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang. 6. tahanan total rangkaian menyebabkan naiknya penurunan arus yang mengalir dalam rangkaian. oleh karena itu arus total lebih besar. Rangkaian seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri). Karena paralel maka : 1/Rt=1/R1+1/R2+1/R3 = 1/10+1/15+1/30= 6/30 Rt= 30/6 = 5 Ohm 7. 3. b. maka Rt =R1+R2=R3 = 30 + 40 + 10 = 80 Ohm . Jumlah penurunan tegangan dalam rangkaian seri dari masing-masing tahanan seri adalah sama dengan tegangan total sumber tegangan. 4.Arus yang mengalir pada masing beban adalah sama.Masing-masing cabang dalam rangkaian parallel adalah rangkaian individu.Tegangan sumber akan dibagi dengan jumlah tahanan seri jika besar tahanan sama.bagi. 2.Jawaban 1. Karena rangkaian seri. Arus yang mengalir tergantung pada jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian. c. (Tahanan total dari rangkaian parallel adalah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalam rangkaian.Sebagian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian parallel. a. Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (parallel). Jika pada rangkaian seri tegangan yang ada pada rangkaian itu akan terbagi tetapi jika pada rangkaian parallel arus yang terbag.Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber b. c.) 5.

.Kesimpulan Rangkaian seri berfungsi untuk membagi tegangan dan rangkaian parallel berfungsi untuk membagi arus.Adapun hambatan yang dimaksud dalam resume ini dalam hambatan murni seperti resistor.Nilai hambatan total pada rangkaian parallel bernilai lebih kecil dari hambatan yang paling kecil yang ada pada rangkaian itu sedangkan nilai hambatan total pada rangkaian seri lebih besar dari hambatan yang terbesar pada rangkaian tersebut.

co.Daftar Pustaka http://sahlanridwan.cc/index.wikipedia.html .wordpress.org/wiki/Halaman_Utama http://ilmu-elektronika.php/arus-searah-dc/rangkaian-seri-dan-paralel.com/contoh-soal/ http://id.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->