PRINSIP PERHITUNGAN ELEKTROLISIS 1.

Hukum Faraday I "Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan kuat arus/arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut". Rumus: m = e . i . t / 96.500 q=i.t m = massa zat yang dihasilkan (gram) e = berat ekivalen = Ar/ Valens i= Mr/Valensi i = kuat arus listrik (amper) t = waktu (detik) q = muatan listrik (coulomb)

2.

Hukum Faraday II "Massa dari macam-macam zat yang diendapkan pada masing-masing elektroda (terbentuk pada masing-masing elektroda) oleh sejumlah arus listrik yang sama banyaknya akan sebanding dengan berat ekivalen masing-masing zat tersebut." Rumus: m1 : m2 = e1 : e2 m = massa zat (garam) e = beret ekivalen = Ar/Valensi = Mr/Valensi

b. Hukum elektrolisis Faraday Di awal abad ke-19, Faraday menyelidiki hubungan antara jumlah listrik yang mengalir dalam sel dan kuantitas kimia yang berubah di elektroda saat elektrolisis. Ia merangkumkan hasil pengamatannya dalam dua hukum di tahun 1833. Hukum elektrolisis Faraday 1. 2. Jumlah zat yang dihasilkan di elektroda sebanding dengan jumlah arus listrik yang melalui sel. Bila sejumlah tertentu arus listrik melalui sel, jumlah mol zat yang berubah di elektroda adalah konstan tidak bergantung jenis zat. Misalnya, kuantitas listrik yang diperlukan untuk mengendapkan 1 mol logam monovalen adalah 96 485 C(Coulomb) tidak bergantung pada jenis logamnya.

C (Coulomb) adalah satuan muatan listrik, dan 1 C adalah muatan yang dihasilkan bila arus 1 A (Ampere) mengalir selama 1 s. Tetapan fundamental listrik adalah konstanta Faraday F, 9,65 x104 C, yang didefinisikan sebgai kuantitas listrik yang dibawa oleh 1 mol elektron. Dimungkinkan untuk menghitung kuantitas mol perubahan kimia yang disebabkan oleh aliran arus listrik yang tetap mengalir untuk rentang waktu tertentu.

. m = massa zat hasil pada elektrode (gram) F = arus listrik (Faraday) Q = muatan listrik (coulomb) i = kuat arus listrik (ampere) t = waktu elektrolisis (detik) y Untuk logam. khusus gas O2 PBO = 4 Contoh : 2H+ + 2e  H2 2H2O(l)  4H+ + O2 + 4e PBO = 2 PBO = 4 y Hukum Faraday II Dalam elektrolisis dengan sejumlah arus yang sama (rangkaian sel elektrolisis seri) akan dihasilkan berbagai jenis zat dengan jumlah ekivalen zat tersebut .Hukum-hukum Faraday Dalam sel elektrolisis bayaknya massa yang terbentuk pada elektrode dapat dihitung dengan hukum Faraday. y Hukum Faraday I Massa sat yang terbentuk pada elektrode selama elektrolisis berbanding lurus dengan jumlah listrik yang mengalir melalui sel elektrolisis . maka PBO = valensi logam Contoh: Cu+2 + 2e  Cu PBO Cu = 2 y Untuk gas. umumnya PBO = 2.

Katoda adalah tempat terjadinya reaksi reduksi dan anoda adalah tempat terjadinya reaksi oksidasi. Platina (Pt). dapat pula leburan garam halida atau leburan oksida. Leburan elektrolit tanpa menggunakan air. grafit (C). Contohnya adalah NaCl. sedangkan elektroda yang mengalirkan elektron kembali ke sumber arus listrik luar disebut Anoda. Tetapi. 3.Elektrolisis merupakan proses kimia yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia. seperti kalsium (Ca). Ion ion ini dapat memberikan atau menerima elektron sehingga elektron dapat mengalir melalui larutan. Elektroda yang digunakan dalam proses elektolisis dapat digolongkan menjadi dua.  Ada 2 elektroda dalam sel elektrolisis.  Ada sumber arus listrik dari luar. 2. Mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada elektrolisis larutan garam natrium sulfat (Na2SO4) dan kalium iodida (KI) DASAR TEORI Elektrolisis adalah penguraian suatu elektrolit oleh arus listrik. potasium. yaitu: y y Elektroda inert. seperti seng (Zn).jika larutan H2SO4 / KNO3 . dan perak (Ag). yaitu: 1.  Elektrolisis air Jika arus listrik dilewatkan melalui 2 elektroda dalam air murni. dan emas (Au).yaitu energi listrik ( arus listrik ) diubah menjadi energi kimia (reaksi redoks). Elektroda yang menerima elektron dari sumber arus listrik luar disebut Katoda. Katoda merupakan elektroda negative karena menangkap elektron sedangkan anoda merupakan elektroda positif karena melepas elektron. katoda merupakan kutub negatif dan anoda merupakan kutub positif. basa. Elektrolisis larutan dengan elektroda inert Elektrolisis larutan dengan elektroda aktif Elektrolisis leburan dengan elektroda inert Pada elektrolisis. Elektroda aktif. reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit. Pada katoda akan terjadi reaksi reduksi dan pada anoda terjadi reaksi oksidasi. atau garam.yaitu :  Ada larutan elektrolit yang mengandung ion bebas. Komponen yang terpenting dari proses elektrolisis ini adalah elektroda dan elektrolit. Pada sel elektrolisis.seperti baterai yang mengalirkan arus listrik searah ( DC ). Sel eleltrolisis memiliki 3 ciri utama. Kombinasi antara elektrolit dan elektroda menghasilkan tiga kategori penting elektrolisis. Elektrolitnya dapat berupa larutan berupa asam. Macam elektrolisis :  Elektrolisis leburan elektrolit Dapat digunakan untuk menghantar ion-ion pada sel elektrolisis.tidak terjadi elektrolisis. tembaga (Cu).

asam adalah zat yang dalam air akan melepaskan ion H+. basa bersifat kaustik (licin). dan garam sudah dikenal. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. dan buah-buahan. selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian). sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen. Kation adalah ion yang bermuatan listrik positif. zat utama dalam cuka adalah asam asetat. Namun. basa. Contohnya adalah KI Penjelasan Tentang Asam. misalnya cuka. Basa dan Garam Tahukah kamu bahwa sebagian besar bahan makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari bersifat asam. 1. basa. Seperti diketahui. Menurut Arrhenius. Pernahkah kamu mencicipi garam? Bagaimana rasanya? Bagaimanakah rasa jamu? Rasanya pahit atau manis? Rasa pahit merupakan salah satu sifat zat yang bersifat basa. Jadi. basa atau garam. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi dengan asam. Coba kamu sebutkan contoh bahan makanan atau minuman yang bersifat asam. Kita dapat mengenali asam dan basa dari rasanya. Asam Kamu sudah mengetahui jika asam merupakan salah satu penyusun dari berbagai bahan makanan dan minuman. basa. atau garam? Pernahkah kamu makan semangkuk baso atau soto yang telah diberi cuka? Bagaimanakah rasanya? Apakah cuka tersebut tergolong larutan asam? Apa ciri-ciri larutan yang bersifat asam. basa. atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. kation.ditambahkan air murni dengan konsentrasi rendah. akan terjadi elektrolisis dan dapat menghantarkan arus listrik. keju. Apa yang terjadi jika larutan pembersih tersebut terkena lantai keramik? Coba kamu simpulkan sifat-sifat asam! Pernahkah kamu mencuci dengan deterjen atau sabun? Apa yang kamu rasakan pada tanganmu itu? Apakah licin dan terasa panas? Seperti halnya dengan sabun. Bagaimana rasa permen vitamin C atau kuah bakso yang diberi cuka? Tentu kamu akan menjawab rasanya masam. . Memang. dan garam itu? Coba kamu perhatikan larutan pembersih porselin atau keramik. Adapun anion adalah ion yang bermuatan listrik negatif. dan anion? Ion adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik.  Elektrolisis larutan elektrolit Reaksi yang terjadi tidak hanya melibatkan ion ion dalam larutan saja. basa. pembawa sifat asam adalah ion H+ (ion hidrogen). basa atau garam? Mari kita pelajari bersama. karena banyak bahan makanan atau minuman yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari bersifat asam. atau garam? Bagaimana cara menguji suatu larutan itu tergolong asam. kita dilarang mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Apakah sifat asam. Tahukah kamu perbedaan antara ion.tetapi juga air. Bagaimanakah cara mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman? Kamu dapat mengenali asam dan basa dengan menggunakan indikator. sejak zaman dahulu asam.

Asam anorganik umumnya bersifat asam kuat dan korosif. Bila garam yang terbentuk ini mudah larut dalam air. dan keramik. 4. Basa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air (larutan) dapat melepaskan ion hidroksida (OH-). contohnya adalah NH4 Cl. seperti asam dan basa cenderung bereaksi membentuk zat baru. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam dan disebut garam asam. HNO3. pastilah yang terbayang pada benakmu adalah garam dapur. marmer. 3. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat bersifat basa dan disebut garam basa. H2SO4. Walaupun reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan.dari basa membentuk molekul air disebut reaksi penetralan. apa yang kamu rasakan pada tanganmu? Dalam keadaan murni. Jika diketahui rumus kimia suatu basa. Tetapi jika garam itu sukar larut dalam air. Antacid mengandung basa yang dapat menetralkan kelebihan asam lambung (HCl). Karena sifat-sifatnya itulah. logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk Besi (II) klorida (FeCl2). korosif. Basa (Hidroksida) Jika kamu mencuci tangan dengan sabun. . Garam dapur memang merupakan salah satu contoh garam. contohnya adalah CH3COONa. maka ion H+ dari asam akan bereaksi dengan ion OH.Sifat khas lain dari asam adalah dapat bereaksi dengan berbagai bahan seperti logam. disebut garam normal. yaitu asam organik dan asam anorganik. Contoh asam kuat adalah HCl. Oleh karena itu. maka ion-ionnya akan bergabung membentuk suatu endapan. obat maag (antacid) dan sabun serta deterjen mengandung basa. Sifat asam basa dari larutan garam bergantung pada kekuatan asam dan basa penyusunnya netral. tetapi hasil reaksi (garam) tidak selalu bersifat netral. dan banyak terdapat di alam. maka untuk memberi nama basa. reaksi asam dengan basa disebut juga reaksi penggaraman karena membentuk senyawa garam. Untuk menetralkan asam lambung (HCl) digunakan antacid. Apakah terjadi reaksi antara ion negatif dari asam dan ion positif logam dari basa? Ion-ion ini akan bergabung membentuk senyawa ion yang disebut garam. Umumnya zat-zat dengan sifat yang berlawanan. basa umumnya berupa kristal padat dan bersifat kaustik. Apakah air dapat menghantarkan listrik? Sebenarnya air murni adalah penghantar listrik yang buruk. Larutan Asam. semua rumus kimia basa umumnya mengandung gugus OH. Ca(OH)2 termasuk basa kuat. dan Garam Bersifat Elektrolit Pernahkah kamu melihat seseorang mencari ikan dengan menggunakan setrum atau aliran listrik yang berasal dari aki? Apa yang terjadi setelah beberapa saat ujung alat yang telah dialiri arus listrik itu dicelupkan ke dalam air sungai? Ternyata ikan yang berada di sekitar ujung alat itu terkena aliran listrik dan pingsan atau mati. basa. Reaksi antara asam dengan logam bersifat korosif. asam dikelompokkan dalam 2 golongan. 2. Berdasarkan asalnya. Bila larutan asam direaksikan dengan larutan basa. NaOH. maka asamasam anorganik banyak digunakan di berbagai kebutuhan manusia. Jadi. Tahukah kamu apa bedanya? Asam organik umumnya bersifat asam lemah. Contohnya. contohnya NaCl dan KNO3. Dalam kehidupan sehari-hari pernahkah kamu melihat orang yang sakit perut (maag dan sejenisnya)? Tahukah kamu mengapa orang yang sakit maag minum obat sakit maag atau antacid? Apakah antacid itu? Orang mengalami sakit perut disebabkan asam lambung yang meningkat. Adapun KOH. Beberapa produk rumah tangga seperti deodoran. Basa. cukup dengan menyebut nama logam dan diikuti kata hidroksida. maka ion-ionnya akan tetap ada di dalam larutan. Garam Jika mendengar kata garam . atau garam ke dalam air maka larutan ini dapat menghantarkan arus listrik. Akan tetapi bila dilarutkan asam.

Elektrolit lemah : ion-ionnya tidak terurai 2. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji.com/2010/09/teori-pengertian-penjelasan-tentang. basa dan garam tergolong penghantar listrik.html Larutan Asam. basa. Adapun contoh yang tergolong larutan non elektrolit adalah larutan gula dan larutan urea. larutan yang bisa menghantarkan arus listrik disebut larutan elektrolit dan larutan yang tidak bisa menghantarkan arus listrik disebut larutan non elektrolit.blogspot. Untuk mengetahui suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik atau tidak. Elektroforesis dapat digunakan untuk mendeteksi muatan suatu sistem koloid. Alat penguji elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu. Contohnya adalah larutan garam dapur dan larutan asam klorida. Jika koloid bergerak menuju elektroda positif maka koloid yang dianalisa mempunyai muatan negatif.Zat-zat yang larut dalam air dan dapat membentuk suatu larutan yang menghantarkan arus listrik dinamakan larutan elektrolit. dapat diuji dengan alat penguji elektrolit. Basa dan Garam Bersifat Elektrolit Berdasarkan kemampuannya menghantarkan arus listrik. terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu. antara lain pemisahan protein yang mempunyai . Contohnya adalah larutan garam dapur dan larutan asam klorida. Salah satu proses yang menggunakan sistem elektroforesis adalah proses membersihkan asap dalam suatu industri dengan menggunakan alat Cottrell. larutan dibagi menjadi dua yaitu. jika koloid bergerak menuju elektroda negatif maka koloid yang dianalisa mempunyai muatan positif. melainkan meluas untuk memisahkan partikel yang termasuk dalam ukuran koloid. basa atau garam dilarutkan dalam air akan membetuk larutan yang menghasilkan ion-ion. Sumber: http://wisbenbae. Untuk mengetahui apakah suatu larutan asam. Jenis-jenis larutan : 1. dan garam dapat menghantarkan arus listrik. elektroforesis merupakan peristiwa pergerakan partikel koloid yang bermuatan ke salah satu elektroda dalam suatu sistem sejenis elektrolisis. serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji. Zat yang tidak menghantarkan arus listrik dinamakan larutan nonelektrolit. Eletrolit kuat : ion-ionnya akan terurai sempurna b. Ion adalah zat atau partikel yang bermuatan. Karena dapat menghasilkan ion. Elektroforesis Telah disinggung pada pembahasan sebelumnya. Penggunaan elektroforesis tidak hanya sebatas itu. maka larutan asam. Larutan elektrolit terbagi dua yaitu : a. Contohnya adalah larutan gula dan larutan urea. Bila suatu zat asam. Begitu juga sebaliknya. Mari kita lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui apakah asam. digunakan suatu alat yang disebut alat penguji elektrolit. Larutan Elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. basa dan garam dapat menghantarkan arus listrik atau tidak. Alatnya cukup sederaha.

Dialisis Dialisis merupakan proses pemurnian suatu sistem koloid dari partikel-partikel bermuatan yang menempel pada permukaan Pada proses digunakan selaput Semipermeabel. Proses pemisahan ini didasarkan pada perbedaan tekanan osmosis.10. di mana fungsi ginjal digantikan oleh dialisator. Contoh percobaan elektroforesis sederhana untuk menentukan jenis muatan dari koloid X diperlihatkan pada Gambar 6. . Penyaringan Ultra Penyaringan ultra digunakan untuk memisahkan koloid melewati membran. Proses pemisahan ini didasarkan pada perbedaan laju transport partikel.muatan yang berbeda. Prinsip dialisis digunakan dalam alat cuci darah bagi penderita gagal ginjal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful