P. 1
himpunan bilangan kel.1

himpunan bilangan kel.1

|Views: 50|Likes:
Published by Dwi Yoga Pranoto
TUGAS KELOMPOK MATEMAMATIKA
Tentang HIMPUNAN BILANGAN DAN MATRIK NAMA KELOMPOK I 1. Sri mulyati .H.pasaribu 2. Hansen 3. Adi putra 4. Novi hunberto mapa 5. Maria gartika 6. Rafika 7. Dimas 8. Mahmudi

FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK TAHUN AKADEMIK

2010/2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan karuniaNya lah kami dapat mengerjakan tugas presentasi matematika dengan judul HIMPUNAN, BILANGAN, DAN PENGGUNAAN L
TUGAS KELOMPOK MATEMAMATIKA
Tentang HIMPUNAN BILANGAN DAN MATRIK NAMA KELOMPOK I 1. Sri mulyati .H.pasaribu 2. Hansen 3. Adi putra 4. Novi hunberto mapa 5. Maria gartika 6. Rafika 7. Dimas 8. Mahmudi

FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK TAHUN AKADEMIK

2010/2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan karuniaNya lah kami dapat mengerjakan tugas presentasi matematika dengan judul HIMPUNAN, BILANGAN, DAN PENGGUNAAN L

More info:

Published by: Dwi Yoga Pranoto on Apr 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2011

pdf

text

original

TUGAS KELOMPOK MATEMAMATIKA

Tentang HIMPUNAN BILANGAN DAN MATRIK NAMA KELOMPOK I 1. Sri mulyati .H.pasaribu 2. Hansen 3. Adi putra 4. Novi hunberto mapa 5. Maria gartika 6. Rafika 7. Dimas 8. Mahmudi

FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK TAHUN AKADEMIK

2010/2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan karuniaNya lah kami dapat mengerjakan tugas presentasi matematika dengan judul HIMPUNAN, BILANGAN, DAN PENGGUNAAN LIMIT . Penyusunan tugas ini dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata kuliah matematika. Kami menyadari bahwa dalam mengerjakantugas ini, Kami mengalami beberapa kesulitan, namun karena kerja sama dengan teman-teman sekelompok akhirnya tugas kelompok dapat kami selesaikan.

1.1 PENDAHULUAN memperkaya ilmu matematika tetapi juga menjelaskan hubungan antara matematika dan filsafat. Teori himpunan adalah dasar yang menentukan dalam matematika m Himpunan merupakan suatu konsep yang sangat fundamental dalam semua cabang matematika. Teori ini d ikemukakan diterangkan oleh George Boole (1815 1864) dan George F. I. Center (1845 186), tidak saja mempengaruhi dan odern, sedangkan limit fungsinya memuat pengertian tentang nilai fungsi yang diperoleh melalui pendekatan terhadap suatu batas.

HIMPUNAN HAMPA DAN HIMPUNAN SEMESTA Himpunan yang kosong mempunyai unsur-unsur dinamakan himpunan hampa atau himpunan kosong, yang dinyatakan dengan lambang { } atau ø. Himpunan yang memuat semua unsur yang di bicarakan, yaitu himpunan yang menjadi obyek pembicaraan disebuthimpunan semesta, dan biasanya dinotasikan dengan S dan U.

Contoh 5 Apakah Negara Jepang termasuk anggota himpunan negara-negara Asean ?

Jawab : Himpunan negara-negara Asean = A A={Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei, Thailand } Oleh karena itu negara Jepang = J bikan anggota himpunan negara Asean atau J A. 1.2 HIMPUNAN DAN UNSUR-UNSURNYA Himpunan adalah kumpulan obyek, dimana obyek itu dinamakan unsur atau elemen ataupun anggota himpunan. Pasangan kurawal { } merupakan lambang yang menunjukan himpunan. Himpunan biasanya dinytakan dengan huruf besar A, B, C, D, ..., dan dalam kasus sederhana unsur himpunan biasanya dinyatakan dengan huruf kecil a, b, c, d, ... Pernyataan x unsur himpunan A ditulis dengan lambang x A, dan apabila y bukan unsur A ditulis y A. Cara Menuliskan Himpunan Himpunan biasanya ditulis dengan dua cara, yaitu ; Cara pendaftaran / Tabulasi Dengan cara ini kita daftarkan unsur himpunan, misalnya Contoh : 1. V = {a, e, i, o, u, }

Cara pengisian / Roster Dengan cara ini kita sebutkan ciri-ciri dari unsur himpunan atau syarat syaratnya saja { x |sifat-sifat dari x } , misalnya V= { x|x huruf hidup } Contoh : 1. B = {x|x Himpunan bilangan asli < 6 }

HIMPUNAN HAMPA DAN HIMPUNAN SEMESTA Himpunan yang kosong mempunyai unsur-unsur dinamakan himpunan hampa atau himpunan kosong, yang dinyatakan dengan lambang { } atau ø. Himpunan yang memuat semua unsur yang di bicarakan, yaitu himpunan yang menjadi obyek pembicaraan disebuthimpunan semesta, dan biasanya dinotasikan dengan S dan U.

Contoh 5 Apakah Negara Jepang termasuk anggota himpunan negara-negara Asean ?

Jawab : Himpunan negara-negara Asean = A A={Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei, Thailand } Oleh karena itu negara Jepang = J bikan anggota himpunan negara Asean atau J A.

HIMPUNAN BERHINGGA DAN TAK BERHINGGA Suatu himpunan dinamakan berhingga jika banyak unsurnya berhingga. Dengan kata lain, unsur himpunan tersebut berkorespondensi satu-satu dengan Dengan himpunan 1, 2, 3, 4, 5, ...,n.Jika tidak demikian, himpunan tersebut adalah himpunan tak-berhingga. Himpunan kosong dianggap himpunan berhingga. HIMPUNAN SEDERAJAT Dua himpunan dikatakan sederajat atau ekivalen jika terdapat korespondensi satu-satu diantara dua unsur kedua himpunan tersebut. Jika A dan B dua himpunan berhingga, maka A sederajat dengan B yang ditulis (A ~B), apabila n (A) = n (B).

HIMPUNAN BAGIAN Himpunann A katakan himpunan bagian B, yang dilambangkan dengan A B, apabila setiap unsur himpunan A merupakan unsur himpunan B. Sering juga dikatakan A termuat dalam B atau B memuat A. Sifat-sifat : Himpunan hampa merupakan himpunan bagian dari setiap himpunan.

Setiap himpunan merupakan himpunan dari dirinya sendiri. Jika suatu himpunan memiliki n unsur, maka jumlah himpunan bagiannya adalah kumpulan semua himpunan bagian Adisebut himpunan kuasa dari A(kumpulan adalah himpunan yang unsurnya juga merupakan himpunan). Himpunan A sama dengan himpunan B apabila A B dan B A. Himpunan A dikatakan himpunan bagian sejati dari himpunan B, yang ditulis AB, jika A adalah himpunan bagian dari B dan ada unsur B yang tidak termuat dalam A.jelas bagian kita,jika A B, maka tidak mungkin lagi A=B.

OPERASI PADA HIMPUNAN Operasi gabungan
€ Gabungan himpunan A dan himpunan B, yang ditulis A B, adalah himpunan semua unsur yang termasuk didalam A atau didalam B. Operasi gabungan ini dilambangkan dengan AB = {x| x A atau x B }. Ingat bahwa anggota yang sama dari dua himpunan tidak perlu di tulis dua kali dalam operasi gabungan. € Operasi gabungan

Irisan himpunan A dan himpunan B, yang ditulis AB, adalah himpunan semua unsur yang termasuk didalam A dan didalam B.Operasi irisan ini dilambangkan dengan A B = {x |x A dan x B}. OPERASI SELISIH Operasi selisih ini dilambangkan dengan A B = { x I x Tetapi karena x . B mengakibatkan x A dan x B }.

maka A B = { x I x A dan x }, sehingga A B = A

OPERASI SELISIH Operasi selisih ini dilambangkan dengan A B = { x I x Tetapi karena x . B mengakibatkan x A dan x B }.

maka A B = { x I x A dan X }, sehingga A B = A

HIMPUNAN LEPAS DAN HIMPUNAN Dua himpunan A dan B dikatakan saling lepas jika keduanya tidak mempunyai unsur persekutuan, A B = ø . Jika demikian,A dan B dikatakan saling berkaitan, A B ø.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->