UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

FM-UII-AA-FKA-07/R1

MATERI/BAHAN MATA KULIAH
Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran.dan Peradaban Islam Hujair. AH. Sanaky, Drs., MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008

PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM
I. Petunjuk Umum Petunjuk umum ini, memuat penjelasan tentang langkah-langkah yang akan ditempuh dalam perkuliahan, sebagai berikut : 1. Tujuan Pembelajaran Setelah perkuliahan berakhir, mahasiswa dapat mengetahui dan menjelaskan pemikiran dan peradaban Islam pada masa Nabi Muhammad 2. MATERI PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM MASA NABI MUHAMMAD a. Peradaban Arab Pra-Islam b. Peradaban Islam pada zaman Muhammad [1] Periode Mekkah, dan [2] Periode Madinah. 3. Indikator Percapaian Setelah perkuliahan berakhir : a. mahasiswa mampu menjelaskan Peradaban Arab Pra-Islam b. mahasiswa mampu menjelaskan peradaban Islam pada zaman Nabi Muhammad mulai dari periode Mekkah dan Madinah. 4. Sumber
Aunur Rahim Faqih dan Munthoha, 1997, Pemikiran dan Peradaban Islam, UII Press, Yogyakarta [halam 21-33] Harun Nasution, 1988, Islam Ditinjau dari Berbagai Aspek, UI Press, Jakarta [halamn 56 – 78]. Machasin, 2003, Pemikiran dan Peradaban Islam”, Makalak bahan diskusi dalam acara “Riset dan Review Kurikulum Pendidikan Keagamaan” yang diselenggarakan Pusat Studi Islam, UII, 28 Oktober 2003, Yogyakarta. Hassan Ibrahim Hassan, 1989 Sejarah dan Kebudayaan Islam, Kota Kembang, Yogyakarta. Ahmad Hatta, 2001, Paradigma Masyarakat Madani Sebuah Acuan Reformasi, From: http://www.isnet.org/ archive-milis/archive98/ sep98/ 0339. html., 11 Mei 2001. Ahmad Sukardja, 1995, Piagam Madinah dan Undang-Undang Dasar 1945, Kajian Perbandingan Tentang Dasar Hidup Bersama Dalam Masyarakat Yang Majemuk, UI-Press, Jakarta. Akram Dhiyauddin Umari, 1999, Masyarakat Madani, Tinjauan Historie Kehidupan Zaman Nabi, Gema Insani, Jakarta. A.Qodri A. Azizy, 1999, Al-Qur'an dan Pluralisme Agama, dalam Jurnal Studi Islam, PROFETIKA, Vol 1, No.1 Januari 1999. Bahtiar Effendi, 2001, Masyarakat Agama dan Pluralisme Keagamaan, Perbincangan Mengenai Islam, Masyarakat Madani, dan Etos Kewirausahaan, Galang Press, Yogyakarta. Komaruddin Hidayat, 1999, Masyarakat Agama dan Agenda Penegakan Masyarakat Madani, dalam: Taufik Abdullah,dkk., Membangun Masyarakat

Versi

: 1

Revisi :

1

Halaman 1 dari 22

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

FM-UII-AA-FKA-07/R1

MATERI/BAHAN MATA KULIAH
Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran.dan Peradaban Islam Hujair. AH. Sanaky, Drs., MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008

Madani Menuju Indonesia Baru Milenium ke-3, Pascasarjana UMM, Aditya Media, Yogyakarta. Lukman Hakim, 2000, Masyarakat Madani dan Problem Intervensi Pemerintah, dalam: Widodo Usman, dkk.,[Editor], Membongkar Mitos Masyarakat Madani, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. M. Anis Hatta, Dari Gerakan ke Nagara, Sebuah Rekonstruksi Negara Madinah yang Dibangun dari Bahan Dasar Sebuah Negara, Majalah Suara Hidayatullah, From: http://www.hidayatullah.com/2001/06/ kajut3.shtml., akses, 7 Maret 2001. Maksum FZ, Membangun Masyarakat Madani…,Op.cit. ,From: http: //www. suarapembaruan. com/News/ 1999/06/250699/ OpEd/op01 html. 11 Januari 2001. Masykuri Abdillah, 1999, Islam dan Masyarakat Madani, Kompas, 27 Februari 1999. M.Dawam Rahardjo,1999, Masyarakat Madani: Agama,Kelas Menengah dan Perubahan Sosial, LSAF, Jakarta. Munawir Sjadzali, 1995, Islam dan Tata Negara: Ajaran, Sejarah dan Pemikiran, Edisi Kelima, UI Press, Jakarta. Nurchalis Madjid, 1996, Menuju Masyarakat Madani, Jurnal Kebudayaan dan Peradaban, ULUMUL Qur’an, Nomor:2/VII/1996, ISSN: 0215-9155, Jakarta. Suyuthi Pulungan, 1994, Prinsip-Prinsip Pemerintahan dalam Piagam Madinah Ditinjau dari Pandangan al-Qura'an, Cet.I, Rajawali Press dan LSIK, Jakarta. Syamsul Bahri Andi Galigo, Perpaduan Umat dan Piagam Madinah, From: Http://alfatihah. virtualave. net/pustaka/writers/syamsulbahri/ perpaduanummat dan2. html., akses, 24 Oktober 2001.

5. Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran yang digunakan adalah Small Group Discusion. Skenario kelas, dengan waktu 100 menit, langkah-langkah yang dilakukan, sebagai berikut: a. Langkah pertama, dosen membagikan handout kepada mahasiswa dan meminta peserta untuk membaca beberapa menit. b. Langkah kedua, dosen membagi peserta berkelompok-kelompok dengan menghitung 1 s/d 4 atau disesuaikan dengan jumlah mahasiswa. c. Langkah ketiga, dosen meminta mahasiswa untuk mencari pasangannya menurut angka [nomor urut] yang disebut sehingga terbentuk empat kelompok diskusi. d. Langkah keempat, dosen meminta masing-masing kelompok untuk membaca handout tersebut, kemudian merumuskan dan mendiskusikannya. e. Langkah kelima, ketika masing-masing kelompok sedang berdiskusi, dosen mengontrol jalannya diskusi. f. Langkah keenam, ketika diskusi selesai, dosen meminta masing-masing kelompok agar mempresentasikan kepada kelas.

Versi

: 1

Revisi :

1

Halaman 2 dari 22

Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 3 dari 22 . AH. Apabila mahasiswa dapat menjawab 70% dari soal-soal test dengan betul. Langkah ketujuh. dari yang mudah. c. Drs. Bacalah skenario pada petunjuk umum. Dosen. Pahami dan kuasai materi ini dengan baik. dan mulai membaca sekarang. Sanaky. b. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 g. mahasiswa diminta mengerjakan test [post test]. agar pada waktu Small Group Discusion di kelas saudara tidak mengalami kesulitas.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. 6.. Evaluasi a. tanggapan masing-masing peserta dari tiap-tiap kelompok terhadap kelompok lain yang mempresentasikan hasil diskusi mereka. 7. Mulailah memotivasi diri untuk membaca. Lembar Kegiatan Pembelajaran a. sehingga memudahkan saudara dalam aktivitas pembelajaran di kelas.dan Peradaban Islam Hujair. berarti mahasiswa telah mencapai Tujuan Pembelajaran dalam pembahasan materi yang disampaikan dosen. Setelah kegiatan belajar berakhir. h. sehingga dapat diketahui seberapa jauh Tujuan Pembelajaran dalam pembahasan materi tersebut dapat tercapai. meminta seorang anggota kelompok untuk memimpin diskusi dan kelompok lain mencatat hal-hal yang akan dipertanyakan. b.

Agama pra-Islam Sebulum kedatangan Islam yang dibawa oleh Muhammad. [b] Peradaban Islam pada zaman Muhammad : [1] Periode Mekkah. dan [2] Periode Madinah Kata Islam pada dasar etimologinya mempunyai pengertian “penyerahan diri” kepada sesuatu yang diyakini kebenarannya yang mempunyai otoritas transenden. Pada masa klasik merupakan masa cikal bakal pertumbuhan dan pembentukan peradaban Islam dan peradaban Islam dibangun dengan menjadikan agama Islam sebagai dasar pembentukannya. Drs. Islam telah mengambil. 2003. Islam tumbuh dalam pergumulan dengan pemikiran dan peradaban umat manusia yang dilewatinya dan karena terlibat dalam proses dialektika yang di dalamnya terjadi pengambilan dan pemberian. Secara fisik peninggalan nabi 1 Machasin. yaitu paganisme [penyembah berhala]. Materi Kuliah PERADABAN ISLAM MASA NABI MUHAAMMAD [a] Peradaban Arab Pra-Islam. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 II. pada tanggal 28 Oktober 2003. Yogyakarta.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. 1. masyarakat Arab telah mengenal agama tauhid semenjak kehadiran Ibrahim alaihissalam. Dalam bahasa Marshal G.dan Peradaban Islam Hujair. AH. akan diungkapkan beberapa aspek peradaban Arab pra-Islam. Sejak awal perkembangannya. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 4 dari 22 . Kristen. hlm. memelihara dan mengembangkan beberapa hal dari kebudayaan Arab. ekonomi dan seni budaya. di antaranya agama. Diselenggarakan Pusat Studi Islam Universitas Islam Inonesia. Maka dalam pembahasan ini.S. yang termasuk zaman klasik adalah perkembangan risalah Islam dan umat Islam pada zaman Rasulullah dan khulafaur Rasyidin. politik. bangsa Arab dan bangsa-bangsa yang ada di sekitarnya telah memiliki peradaban. dan Majusi. di dunia Arab terdapat bermacam agama yang dianut oleh masyarakat Arab. Makalah disampaikan pada acara diskusi “Riset dan Review Kurikulum Pendidikan Keagamaan” . Sanaky. a personal acceptance of godly ideals” 1. Pemikiran dan Peradaban Islam. 1. “accepting a personal responsibility for standard of action held to have transcendent authority. A.. Peninggalan agama Ibrahim masih tersisa ketika Islam diperkenalkan pada masyarakat Arab dan peninggalan agama Ibrahim yang masih sangat terasa adalah “penyebutan Allah sebagai Tuhan mereka”. Dalam masa klasik ini akan diuraikan dinamika yang terjadi pada masyarakat muslim dalam upaya menegakkan risalah Islam di sekitar jazirah Arab sebagai pandangan hidup baru masyarakat. Menurut Nurcholish Madid. Hodgson dikatakan. Dari kebudayaan Arab. Peradaban Arab Pra-Islam Sebelum Islam diperkenalkan dan diperjuangkan oleh Muhammad saw sebagai fondasi peradaban baru. Yahudi.

mereka menyucikan batu dan menyembahnya di manapun mereka berada.. bangsa Arab saat itu menjadikan berhala sebagai sesuatu yang sangat dekat dengan mereka. [2] Al-Latta di Taif [menurut catatan sejarah ini adalah patung yang tertua]. ayat : 3 Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 5 dari 22 . Setelah masuknya Islam. kemudian berkembang dengan dibuatkan patung yang terbuat dari batu untuk disembah dan orang-orang selalu mengelilinginya [thawaf].dan Peradaban Islam Hujair. Surat. tetapi hal tersebut dimaksudkan sebagai perantara untuk menyembah Tuhan. ajaran agama Nabi Ibrahim masih berbekas dan masih berpengaruh di kalangan mereka. mereka selalu membawa batu yang diambil dari sekitar Ka’bah. Az-Zumar: 3]2. maka masa itu disebut sebagai masa jahiliyah. Mereka adalah “Waraqah bin Naufal dan Usman bin Huwairis”. Dalam catatan sejarah. Sanaky. yang tercatat dalam sejarah. tetapi hanya agar mereka mendekatkan diri kepada Tuhan sedekat-dekatnya.” [QS. walaupun dalam perkembangan berikutnya mengalami proses pembiasaan yang mengakibatkan terjadinya “pengingkaran prinsip tauhid”. dan berpengaruh pada perilaku-perilaku sehari-sehari yang akhirnya menyimpang dari hakikat ber-Tuhan itu sendiri. bangsa Arab masih “menempatkan Allah sebagai Tuhannya”. Hal yang menyebabkan bangsa Arab menyembah berhala. masa kebodohan dalam hal agama. Drs. bahwa beberapa perilaku bangsa Arab praIslam adalah “membunuh anak perempuan”. Abdullah ibnu Jahsy yang ragu-ragu [ketika Islam datang ia menganutnya tetapi kemudian ia menganut agama Masehi]. AH. Lama kelamaan. dan beberapa patung yang terkenal. Selain itu. Az-Zumar.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. yaitu setiap mereka pergi keluar kota Mekkah. Mereka juga “melembagakan perbudakan. tidak tertarik kepada agama Masehi. Dalam kehidupan keagamaan bangsa Arab pra-Islam. Mereka percaya bahwa menyembah berhala-berhala tersebut bukan berarti menyembah wujudnya. [3] Al-Uzza di Hijaz. Zaid bin Umar. perilaku ini menjadi “kebanggaan bagi mareka” dan apabila membiarkan anak perempuan itu hidup hal ini menjdi suatu kehinaan bagi sang bapak. Pada umumnya. Oleh karenanya. yang dianggap membimbing dan menentukan kehidupan mereka. Pernyataan sebagaimana diterangkan dalam Qur’an. bukan dalam bidang eknomi perdagangan dan sastra. Mereka beragama dengan “mengagungkan anggapan-anggapan mereka sendiri”. dan sebagainya. ada juga patung-patung yang tetap berada di luar Mekah. tetapi ia juga enggan menyembah berhala sehingga ia mendirikan agama sendiri dengan menjauhi 2 Al-Qur’an. “Kami tidak menyembah kepada mereka. Sebagai contoh. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 Ibrahim dan Ismail yang masih terjaga dan terpelihara sampai sekarang adalah Baitullah atau Ka’bah yang berada di pusat kota Mekkah. Tetapi sebagian di kalangan bangsa Arab masih ada yang tidak menyukai menyembah berhala dan perilaku-perilaku di atas. masyarakat Arab pada saat itu disebut sebagai penyembah berhala atau paganisme. dan [4] Hubal atau patung terbesar yang terbuat dari batu akik yang berbentuk manusia dan diletakkan di dalam Ka’bah. bahwa sebelum menjelang kelahiran Islam. Mereka memindahkan dan menempatkan patung-patung tersebut di sekitar Ka’bah yang jumlahnya mencapai 360 buah. yaitu : [1] Manah atau Manata di dekat Yatsrib atau Madinah. masa kegelapan. yang menganut agama Kristen. kebisaan minum arak dan judi”.

para penganutnya berselisih satu sama lain. Apakah Maryam lebih utama dari anaknya Nabi Isa al Masih. ada pula yang bertugas dalam pengembangan perekonomian. [106]. dikarenakan kaum Masehi telah mengusir kaum Yahudi dari negeri Palestina. seperti pandangan tentang kesucian Maryam [sampai sekarang]. Dalam perkembangan agama Masehi [Kristen]. 3 Al-Qur’an. Dipihak lain. 2. Najran. Dalam bidang ekonomi. Ada kabilah tertentu yang bertugas menangani masalah peribadatan. hal dapat terwujud karena kejelian Hasyim. serta dianut oleh kalangan orang-orang Persia. Kegiatan peredaran dagang mereka. Palestina.dan Peradaban Islam Hujair. Sistem Politik Bangsa Arab pra-Islam di sekitar Mekah. seperti dikisahkan atau dicatatkan dalam Qur’an : “Tuhan telah membiasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. ada yang bertugas menangani bidang pertahanan. Keberhasilan Mekah menjadi pusat perdagangan internasional. ayat: 1-4 Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 6 dari 22 . Drs. Dalam perselisihan itu. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 berhala dan “tidak mau memakan bangkai dan darah” sikap ini juga dilakukan oleh Umayah bin Abias-Salt dan Quss bin As’idah al-Iyadi. Quraisym. dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekah sekitar abad keenam masehi. dan Syam [sekarang Syria. timur [Persia] dan barat [Mesir dan Abessinia]. bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. bahkan mereka tidak menyukai kaum Masehi.. banyak dianut oleh penduduk Yaman. AH. Karena itu hendaklah menyembah Tuhan Ka’bah ini. khususnya suku Quraisy mengembangkan “sistem pemerintahan oligarki” yang membagi-bagi kekuasaan berdasarkan bidang-bidang tertentu. 3. hubungan kaum Yahudi dengan bangsa Arab yang menyembah berhala justru cukup baik dan orang-orang Arab sendiri tidak mau mengikuti agama [Masehi] orang-orang yang berselisih paham dan bagi mereka cukuplah menyembah berhala [paganisme]. karena posisinya menghubungkan antara utama [Syam]. juga mempunyai sikap yang sama. Libanon]. Surat. ataukah anaknya yang lebih utama dari ibunya [Maryam]? Mereka berpencar-pencar menjadi banyak sekte. kaum Yahudi tidak melerainya. Perkembangan agama Masehi. selatan [Yaman]. Quraisym 106:1-4]3. sedangkan agama Yahudi dipeluk oleh penduduk Yahudi imigran yang tinggal di Yaman dan Yasrib [Madinah] yang cukup besar jumlahnya. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang penting pada saat itu. Sanaky. yang telah memberi mereka makan diwaktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan” [QS. tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. Ekonomi dan Kesenian Bangsa Arab termasuk suku bangsa yang senang dan gemar berdagang dan kesenian.

Tidak mengherankan bahwa wahyu [ayat] yang pertama diturunkan itu adalah suatu perintah yang jelas dan tegas kepada Nabi. bangsa Arab adalah bangsa yang “kemampuannya menghafalnya” sangat tinggi. dan banyaknya dinamika serta komunikasi yang tetap dengan dunia luar. Drs. jauh dari ilmu pengetahuan dan peradaban. Berikut ini kita dapat menemukan ayat-ayat yang berkenaan dengan ilmu tertentu antara lain: 2] Ilmu alam [kosmologi] dalam surah 21: Al-Anbiya: 30. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 7 dari 22 . Ayat itu juga berseru agar beliau belajar menulis dengan kalam [pena]. sastra mempunyai arti penting dalam kehidupan mereka. Sesungguhnya lingkungan seperti ini. Sanaky. AH. Demikianlah keadaan bangsa Arab di zaman jahiliah. Ayat tersebut mengandung teori yang terpenting yang dikemukakan oleh Laplace [astronomi Prancis th. karena diantara factor yang terpenting dalam penyebaran ilmu pengetahuan adalah kemudahan transportasi. Ilmu Bangsa Arab sebelum Islam Lingkungan bangsa Arab sebelum Islam adalah padang pasir yang tandus.. perjalanan kehidupan sepandjang hari dan malam.dan Peradaban Islam Hujair. 96: Al-Alaq: 1-5]. dan Zu Majaz. khususnya hafalan terhadap syairsyair. [2] Dalam Surah 29: Al-Ankabut : 20 Ayat-ayat Al-Qur’an yang menerangkan berbagai cabang ilmu berjumlah 750 ayat.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. dan yang merata bagi mereka adalah kebutaan dalam tulis baca. 3] Ilmu geografi. dan tiap-tiap cabang ilmu disebutkan lebih dari satu ayat. [QS. 1749-1827] tentang penciptaan alam semesta. membuat bangsa yang bermukim disitu. Islam adalah agama ilmu dan kesejahteraan. dalam surah 88 : Al-Ghaasyiyah: 17. Akan tetapi yang berkembang dikalangan mereka ialah kebodohan. Seni Budaya Pada kehidupan bangsa Arab. Lafaz ilmu dan pecahannya telah berulangkali tersebut dalam Al-Qur’an hingga sebanyak 765 kali [dalam berbagai tempat] dan mendorong manusia melakukan penelitian terhadap apa yang dipelajarinya dalam berbagai ayat seperti: [1] Dalam Surat 10: Yunus : 101. agar beliau membaca. 4] Ilmu tumbuh-tumbuhan dalam surah 6: Al-An’am:99 5] Ilmu hewan. ia akan mendapat hadiah. Demikianlah keistimewaan Al-Qur’an yang meliputi berbagai keistimewaan. Adapun pengetahuan mereka yang umum dikenal adalah khurafat [cerita bohong] dan dongeng-dongeng. padahal beliau tidak dapat membaca. tiada bagi mereka satupun dalam ilmu pengetahuan. Bagi yang memiliki syair yang bagus. dan mendapatkan kehormatan bagi suku dan kabilahnya serta syairnya digantungkan di Ka’bah dinamakan almu’allaq al-sab’ah. terutama dia adalah seruan kepada ilmu. 5. bahkan tiada satupun kehidupan yang rasional tampak disana. Bangsa Arab mengabdikan peristiwa-peristiwa dalam syair yang diperlombakan setiap tahun di pasar seni Ukaz. Menurut catatan sejarah. tidak menemukan suatu kehidupan lain kecuali jarang sekali. padahal beliau berada dalam lingkungan yang belum pernah belajar atau mengajar. dalam surah 15: Al-Hijr: 22. Majinnah. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 4.

dalam surah 23 : Al-mu’minun: 12-14 Ilmu kedokteran tentang pencegahan [preventive medicine]. sebagaimana halnya makhluk di bumi. B. dalam surah 4: An-Nisaa: 110. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 8 dari 22 . Peradaban Islam pada zaman Muhammad Di tengah perilaku sehari-hari dan keberagaman pendudukan Arab yang menyimpang dari prinsip tauhid yang pernah diajarkan nabi Ibrahim alaihissalam. dalam surah 55: Ar-Rahman: 33 Dalam penyelidikan tentang adanya makhluk hidup di planet-planet. Ilmu genetika. Ayat yang menerangkan tentang sinar X (radio aktif) dari zarrah (atom). Drs. Hal ini diterangkan dalam banyak ayat. Dalam surah 17:Al-Israa:44. sebagai dalil atas wujud Allah SWT. dan mengajak berpikir ilmiah. sebagai sarana dan prasarananya. 19. dalam surah 2 : Al-Baqarah: 265 Ilmu jani [embriologi] dalam surah 39: Az-Zumar: 6 Ilmu kesehatan makanan dan gizi. sebagaimana firman Allah dalam surah 3 : Ali Imran : 18. dan adapula roh yang keluar untuk selamanya di waktu mati. dalam surah 19: Maryam :28 Al-Qur’an telah mengelompokkan makhluk hidup atas beberapa kelompok sebelum ilmu pengetahuan modern sampai kepada pengelompokan ini. dalam surah 7: Al-A’raf: 31 Ilmu kejadian manusia dan perkembangannya. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 6] 7] 8] 9] 10] 11] 12] 13] 14] 15] 16] 17] 18] 19] 20] 21] Biologi dan sejarahnya. terdapat makhluk hidup yang cerdas. AH. dalam surah 16 : An-Nahl: 66 Ilmu pertanian. Al-Qur’an telah menetapkan. dalam surah 44: Ad-Dukhan: 10-11 Ledakan nuklir . dalam menyembuhkan pasiennya.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. yang diantaranya sebagai berikut: [a] Dalam surah 23: Al-Mu’minun: 84 [b] Dalam surah yang sama ayat 86 [c] Al-Qur’an dalam pernyataannya tentang ke-Esaan Allah mendorong manusia agar mereka memikirkannya dengan akal sehat sebagaimana dalam firmanNya dalam surah 21: Al-Anbiyaa: 22 [d] Allah juga menegaskan kedudukan para ulama [ilmuan] setelah para malaikat dalam hal tauhid. Sanaky. bahwa diberbagai langit (planet-planet) itu. sebagaimana tersebut dalam surah 39: Az-Zumar : 42.dan Peradaban Islam Hujair.. dalam surah 5: AlMaidah :3 Ilmu kedokteran jiwa [psychotherapy] yang berdasarkan analisis psikis. dijelaskan dalam surah 81: At-Takwir:6 Al-Qur’an telah mendahului ilmu pengetahuan modern tentang ilmu keantariksaan yang menetapkan bahwa kesuksesan penaklukan ruang angkasa itu apabila cukup mengusai ilmu pengetahuan dan tekhnologi. dalam surat 6 : Al-An’am: 38 Ilmu kimia. Ayat ini menjelaskan adanya roh keluar untuk sementara di waktu tidur.Ayat-ayat keilmuan yang diterangkan Al-Qur’an mendorong pemikiran ilmiah. dan selalu bertasbih [mensucikan Allah]. Dalam surah 24 : An-Nur: 45 Dari ilmu tentang metafisika lahir suatu fakta ilmiah.

dan Peradaban Islam Hujair. AH. Perjalanan ini mempunyai pengaruh besar dalam tingkah laku dan cara hidupnya. Muhammad saw telah diangkat sebagai nabi Allah dan pada masa ini beliau belum disuruh untuk menyeru kepada umatnya. tetapi Muhammad tekun menyendiri untuk beribadah kepada Allah. 4 Al-Qur’an. Sebagian dari masa mudanya digunakan untuk mengembala bersama saudara angkatnya. Dalam keadaan masyarakat Arab yang penuh dengan kegelapan “penyembah berhala”. Renungan yang mendalam tentang apa yang terjadi pada masyarakatnya itu membuat “dadanya sesak dan penggungnya terasa penuh beban” [QS Asy Syarh. 94:1-3]4. 1989: 20]. Yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Muhammad adalah seorang muda yang di jamannya dijuluki al-Amien [yang terpercaya] ini ingin mendapatkan jawaban tentang situasi dan nasib manusia. yang mengajarkan bahwa “tidak ada Tuhan kecuali Allah”. Ketika masih mudah. kebaikan. Muhammad dilahirkan pada tanggal 20 April 571 M dan tumbuh dewasa di tengah-tengah masyarakat Badui dan berbicara dengan bahasa Arab yang fasih. Dengan ketenarannya itu. : 1 Revisi : 1 Halaman 9 dari 22 Versi . Melihat situasi masyarakatnya yang “semakin jauh dari prinsip-prinsip kebenaran tauhid”. Dengan wahyu pertama ini. Yang mengajar manusia apa yang mereka tidak ketahui”. serta tidak mengikuti dan menghadiri upacara-upacara ritual yang dilakukan masyarakat penyembah berhala di negerinya. dan [3] mantan hamba sahayanya. dan Tuhanmulah yang paling pemurah. Orang-orang yang segera mempercayai kenabiannya dan menyatakan kesediaan untuk mengikutinya adalah [1] isterinya Khadijah. Muhammad tetap “membenci atau tidak senang” terhadap penyembah berhala yang dilakukan oleh penduduk negerinya. Maka dapat dikatakan bahwa pendung pertama pada perjuangan Muhammad adalah keluarganya sendiri.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. Orang mudah yang dijuluki al-Amien yang banyak berkontemplasi ini akhirnya diamanahi Allah swt untuk menjadi Nabi dan Rasul Allah. Wahyu pertama yang diterimanya menggambar budaya “membaca” dan “menulis” yaitu Surat al-Alaq. ayat :1-3. Sebagai pedagang. Surat Asy Syarh [94]. Ali bin Abi Thalib. Zaid bin Haritsah yang masih tinggal di rumah beliau. Tuhan yang mengetahui segala tingkah laku manusia dan membalas atau menghukum sesuai dengan perbuatannya di akhirat nanti [Hassan Ibrahim Hassan. Muhammad diutus dengan misi kenabian. Muhammad memutuskan untuk banyak melakukan kontemplasi. Yang mengajarkan dengan pena. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 kemudian lahirlah agama baru yaitu Islam yang dibawa oleh Muhammad saw.. yang terdiri dari lima ayat. Drs. kemurahan hatinya dan semuanya itu yang menyebabkan dia menjadi terkenal. kesederhanaan. “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Muhammad pergi ke Syria dan Yaman untuk “berdagang”. Sanaky. [2] keponakan yang diasuhnya semenjak kecil. tepatnya saat beliau berumur 40 tahun. 1989: 21]. Kegiatan “mengembala” merupakan kontak pertamanya dengan “alam” dan “binatang” yang dapat menimbulkan “etos kerja. Bacalah. Penunjukkannya sebagai Nabi ditandai dengan turunnya wahyu Ilahi ketika beliau berada di Gua Hira. Muhammad menjadi terkenal atau masyhur karena “kebaikan dan kejujurannya” yang sudah merupakan sikap dan prinsip hidupnya sejak masa kanak-kanak [Hassan Ibrahim Hassan.

dan hindarkan perbuatan dosa. “Dan berikanlah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. 26:214. AH. yaitu Bani Hasyim. Muhammad mengarahkan usahanya pertama kali untuk meyakinkan penduduk negerinya atas kebenaran ajaran barunya. kebencian terhadap penyembah berhala. karena ingin menerima lebih banyak. Periode Mekkah Setelah perselisihan yang panjang Muhammad bertambah yakin atas misinya yang suci. tabahkanlah hatimu. 1. Muhammad segera mengajak orang dari luar keluarga dari kalangan suku Quraisy yaitu Abu Bakar bin Abi Quhafah yang menjadi sahabat akrabynya. Drs. Muhammad mempertahankan atau menyebarkan ajarannya dengan diam-diam selama tiga tahun tetapi orang-orang Quraisy memandang rendah kepadanya juga kepada shahabat-shahabatnya. “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang-orang musyrik”. semenjak saat itulah Muhammad diangkat sebagai Rasul dan berbeda dengan nabi lain yang tidak diwajibkan menyeru orang-orang untuk kembali kepada Allah.. Zubair bin al-Awwam. Seluruh hidup Muhammad sesudah penunjukannya sebagai Rasul diarahkan untuk mensukseskan tugas yang berat ini. 1989: 22-23 : 1 Revisi : 1 Halaman 10 dari 22 Versi . Pada saat beliau menerima wahyu yang kedua Surat al-Muddatstir : “Hai orang yang berselimut!. Jangan kau memberi. Maka. Kemudian. anak angkatnya Zaid bin Haritha. kewajiban manusia untuk tunduk kepada kemauan Sang Pencipta. Muhammad mengajak kaum keluarganya. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 Wahyu yang kedua turun ketika Muhammad saw dalam “keadaan berselimut” dikeranakan mengigil setelah mendengar suara gemerincing yang keras. ketauhidan. Thalhah bin Ubaidillah. Mereka adalah orang-orang pertama yang beriman dengan kepercayaan ini. untuk masuk Islam. yang tidak pernah didengar sebelumnya. hal ini ditegaskan dalam QS. dengan berpedoman pada ayat tersebut. Sa’ad bin Abi Waqqa. akan tetapi mereka tidak 5 Hassan Ibrahim Hassan. As-Syuara. Ubaidah bin Jarrah dan beberapa orang lagi. yaitu isterinya Khodijah. Dan demi Tuhanmu. Setelah mengajak anggota keluarga masuk ke dalam naungan Islam. kemudian beberapa pemuda dari golongan miskin mau memeluk kepercayaan baru ini. seperti Usman Bin Affan. Sanaky. Abdurrahman bin Auf.” Maka. Dalam Qur’an Surat Al-Hijr [15]:94. Pada masa awal. bangun dan sampaikanlah peringatan.dan Peradaban Islam Hujair. Selain itu diperintah Allah swt untuk mengajak para kerabatnya. Inilah kebenaran dari ajaran yang ditegaskan5. Tugas Muhammad adalah menyeru kebenaran kepada umat manusia dan menyukseskan risalah yang diberikan kepadanya. keponakannya Ali bin Abi Thalib. Setelah da’wah berjalan tiga tahun secara diam-diam. dari Abu Bakarlah Islam diperkenalkan kepada sehabat-sehabatnya yang dipercaya. Muhammad berpikir keras bagaimana cara menyiarkan Islam di kalangan umatnya yang keras dan masih senang menyembah berhala. dan agungkanlah Tuhanmu dan pakaianmu hendak kau bersihkan. Sebagai Rasul beliau berkewajiban untuk menyeru kepada orang-orang yang hidup di sekitarnya. dan mendapatkan penghargaan yang tinggi [siddik] karena kesalehan dan kebijaksaannya. Muhammad diperintahkan Allah untuk melakukan da’wah secara terang-terangan.

ternyata tak ada di antara kaum muslimin yang menyatakan ke luar dari Islam dan akhirnya piagam tersebut dinyatakan batal oleh kaum Quraisy. Mereka berusaha menghalang-halangi da’wah Islam itu dengan berbagai cara. kesengsaraan jiwanya dinyatakan dengan kata-kata yang sama dengan kata Nuh. Setelah piagam itu dimakan rayap kurang lebih tiga tahun berikutnya.. 111:1-5. hingga turunlah QS al-Lahab. bahkan pamannya “Abu Lahab” mencemohkannya. Drs. Sanaky. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. membela keponakannya Muhammad. Memasuki “tahun kelima” dari kenabiannya atau 615 M. meninggalkan negeri mereka menuju negeri lain dimana mereka diterima dengan baik oleh raja Kristen di negeri itu6. Dan [begitu juga] isterinya. Kaum Quraisy merasa terancam dengan berkembangnya da’wah Islam. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 11 dari 22 . Kaum muslimin bersama Muhammad menyalamatkan diri mereka di cela-cela gunung di luar Mekkah. Dalam catatan sejarah. AH. namun pada kenyataannya tidak pernah mengikuti apa yang dibelanya sampai ia meninggal. Abu Thalib. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang dia usahakan. “Binasalah kedua tangan Abu lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. yaitu disatu sisi membenarkan Islam. Muhammad dan pengikutnya selalu menghadapi kesulitan yang besar. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 menghiraukannya. Setelah kaum Quraisy melihat Muhammad tanpa perlindungan yang disegani. Mereka mengalami penderitaan yang sangat berat kerana kekurangan makanan. diantaranya dengan memutuskan hubungan antara kaum muslimin dan suku Quraisy. menyiksa mereka yang lemah sampai-sampai ada yang dibunuh. yaitu : “Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah 6 Hassan Ibrahim Hassan. Kedatangan Nabi Muhammad dengan ajaran baru tentang ketauhidan menimbulkan ejekan dan hinaan dari pemimpin Tho’if yang tidak mengenal rasa belas kasihan sama sekali dan memaksa Muhammad untuk keluar dari kota mereka. memang kaum Quraisy tidak berani menyakiti Muhammad kerena beliau mendapatkan perlindungan dari pamannya Abu Thalib yang sangat disegani kaum Quraisy. Dan setelah isterinya Khodijah meninggal dunia dan juga paman pelindungnya Abu Thalib. Muhammad dihina dan dicaci maki penduduku setempat. memeiliki pribadi yang sangat khas. Kaum Quraisy memboikot kaum muslimin dengan mengantungkan piagam di atas Ka’bah agar mereka tidak berhubungan dengan kaum muslimin. Kaum Quraisy semakin keras menentang dan mengganggu da’wahnya dan akhirnya Nabi Muhammad memutuskan untuk mencari tempat lain dimana ajarannya dapat berkembang dengan pesat yaitu di Tho’if sebuah kota yang terletak kira-kira 70 mil dari kota Mekkah dan terkenal di jazirah Arab yang merupakan tempat subur bagi suku Quraisy. Muhammad tidak dapat meringankan penderitaan pengikut-pengikutnya sehingga Muhammad memerintahkan mereka berhijrah ke Abessinis yang diikuti oleh kira-kira 100 laki-laki dan perempuan.dan Peradaban Islam Hujair. Sekalipun Muhammad dalam lindungan pamannya Abu Thalib. pembawa kayu bakar. Dalam perjalanan pulang masa depan Muhammad kelihatan lebih suram dari pada sebelumnya. kaum Quraisy meningkatkan perlawanannya terhadap da’wah Muhammad dan tahun ini disebut dengan tahun kesedihan atau “‘amul khuzni”. Yang dilehernya ada tali dan sabut”. 1989: 23.

Walaupun sudah lama terjadi permusuhan. 29. Dua tahun sesudah itu pada musim haji. 71:5-7]. suku Yahudi dari bani Quraisy dan Nadhir. dan strategi da’wah mulai dilakukan “pada musim haji. 1989: 24. umat Islam Mekkah secara diam-diam hijrah ke daerah utara dalam jumlah yang sedikit.dan Peradaban Islam Hujair. bani Khazraj. Mereka memeluk agama Islam dan pulang ke negeri mereka sebagai missionaries atau juru da’wah Islam sehingga ajaran baru ini cepat tersebar dari rumah ke rumah bahkan dari suku ke suku yang lain. Perjalanan Muhammad mendapatkan rintangan bahkan dikejar Quraisy. Pemikiran dan Peradaban Islam. Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru. UII Pres. sekelompok jemaah dari Yatsrib mengajak Muhammad untuk hijrah atau mengunjungi ke kota meraka dan mereka akan setia kepadanya [bersumpah setia kepadanya sebagai atasan atau pimpinan mereka]8. Peristiwa ini dikenal sebagai peristwa Israk Mikraj. Drs. Pada siatuasi ini Abu Bakar Ash-Shidiq-lah dengan lantang tanpa keraguan mengungkapkan akan rasa percayanya yang tanpa dicampuri rasa keraguan akan peristiwa yang dialami Muhammad yaitu Israk Mikraj7. agar supaya Engkau ampuni mereka. Mengingat bahwa penduduk Mekkah tidak banyak berubah dari pendirian menyembah berhala dan selalu menghalangi dan mengejar-ngejar umat Islam. Bagaimanapun juga keadaan membuktikan. Hassan Ibrahim Hassan. Yaogyakarta. Muhammad menyebarkan ajaran Islam di tengah-tengah jemaah haji dari berbagai macam suku Arab. maka Allah memerintahkan Muhammad untuk hijrah ke Yatsrib [Madinah]. tetapi seruanku itu hanya menambah mereka lari [dari kebenaran]. Sanaky. Pada musim semi tahun 622 M. Nabi Muhammad menlanjutkan perjalanan ke Yatsrib dan dalam perjalanan Nabi Muhammad melaksanakan “shalat Jum’at 7 8 Aunur Rahim Faqih dan Munthoha [editor]. Dalam keadaan terjepit dalam upaya menyiarkan agama. AH. Melalui peristiwa Israk Mikraj ini Muhammad dapat melihat siapa di antara umatnya yang benar-benar mantap dengan kepercayaan kepada Allah Yang Maha Esa dan mereka yang masih diselubungi keraguan. mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutup bajunya [kemukanya] dan mereka tetap mengingkari dan menyombongkan diri dengan sangat [QS. Allah memperkenankan Muhammad untuk langsung menghadap Allah dengan memperjalankan Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan selanjutnya ke Sidratul Muntaha. mereka lebih dapat untuk memahami ajakan Muhammad daripada menyembah berhala oleh penduduk Mekkah.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. 1997. Penduduk kota ini terdiri dari bani Aws. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 menyeru kaumku siang dan malam. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 12 dari 22 . hlm. Nabi Muhammad tak putus asa dalam menyerukan da’wah Islam.. tetapi ajaran tauhid masih menimbulkan ejekan dan hinaan dari mereka. tetapi Muhammad bersebuni di gua Hira yang mendapatkan perlindungan dari Allah dengan kejadian yang tidak mampu dinalar oleh akal [labalaba membuat sarangnya di pintu gua dan burung merpati liar tinggal di atas pohon] yang mengalihkan perhatian kaum Quraisy Mekkah dan Nabi Muhammad lepas dari pengejaran kaum Quraisy tersebut. bahwa Muhammad mulai mengalihkan startegi da’wahnya dengan lebih baik untuk menyebarkan ajarannya ketika menjumpai sekelompok kecil dari jemaah haji yang berasal dari Yatsrib [yang kemudian disebut Madinah].

Nabi Muhammad tiba di Yatsrib [Madinah] dengan kemenangan dan peristiwa hijrah inilah yang menandakan berakhirnya jahiliyah dan dimulainya masa Muhammad. Kebangkitan Islam mempunyai pengaruh yang mendalam.dan Peradaban Islam Hujair. Perkembangan selanjutnya. segera mendapatkan pengikut dan sebagian penduduknya menjadikan Muhammad sebagai pemimpin mereka. semua orang Arab menjadi sejajar dalam kehidupan bermasyarakat. bahwa di tempat baru itu. Dari golongan pertama dan kedia Nabi Muhammad membentuk pasukannya. Sanaky. Drs. asli [Anshor]. AH. pada hakekatnya merupakan sebuah pernyataan niat. Peristiwa hijrah. [b] al-Muahajirin [emigrants] yaitu mereka yang hijrah dari Mekkah untuk mencari perlindungan di dalamnya. proklamai atau deklarasi. 2. terjadi perubahan nama dari Yatsrib menjadi Madinah yang dipahami oleh umat Islam sebagai sebuah manifesto konseptual mengenai upaya Nabi untuk mewujudkan sebuah masyarakat madani. dapat dikatakan bahwa perjuangan da’wah Islam yang dilakukan Nabi Muhammad di Mekkah ditekankan pada “penanaman dasar-dasar keimanan” yang berlangsung selama 13 tahun. karena di ibu kota Islam yang baru ini. Nabi Muhammad berhasil meletakkan dasar-dasar masyarakat Islam. kota Madinah menjadi tempat kelahiran Islam dan tempat berlindungan bagi umat Islam dan akhirnya disebut “kota Nabi”. Madinah merupakan negara yang didirikan untuk membangun peradaban baru. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 pertama kali” dengan suku bani Salim dalam perjalanan menuju Yathrib [Madinah]. Sesudah hijrah Nabi Muhammad. sikap.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. Nabi Muhammad saw belum berhasil meletakkan dasar-dasar Islam karena tidak mendapatkan sambutan dari sebagian besar kaum Quraisy. [3] Umat Yahudi yang sedikit demi sedikit dipaksa keluar dari Arab. sebagai dasar kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pada saat itu. Periode Madinah Pada periode Mekkah. Di Madinah Nabi Muhammad segera membangun Masjid. ia menempatkan persaudaraan sesama muslim dengan tidak memandang suku atau jabatan. Nabi mengubah nama Yatsrib menjadi Madinah. Tetapi setelah pindah ke Madinah. Nabi Muhammad segera menerapkan membangun sebuah masyarat baru dengan “syariat Islam” dan pembangunan ekonomi. Madinah merupakan kota tujuan hijrah Nabi Muhammad Saw yang dulunya bernama Yatsrib. Nabi Muhammad mendapatkan sambutan yang hangat ketika tiba di Madinah. mereka yang membantu kepentingan Muhammad. Dengan demikian. dihadapkan dengan masyarakat badawi atau nomad. Nabi bersama para pendukungnya yang terdiri dari kaum Anshar dan Muhajirin hendak mendirikan dan membangun suatu masyarakat yang Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 13 dari 22 . penduduk kota Madinah terdiri dari tiga golongan : [a] Penduduk . membangun masyarakat baru yaitu sebuah masyarakat madani atau masyarakat sipil dengan tatanan sosial yang kokoh. Hal ini berbeda dengan saat Nabi Muhammad berada di Madinah.. tercatat sebagai salah satu lembaran penting dalam “peradaban Islam” pada masa Muhammad.

bukan hanya di kota Madinah. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 beradab. Negara ini lebih cocok dengan nilai-nilai dasar kemanusian [basic values of humanity] sebab yang menjadi dasar utama kewarganegaraanya bukan nasionalisme. Melalui hijrah gerakan itu "menegara". 267. AH. 1999. Hamim Thohari.dan Peradaban Islam Hujair. Tetapi manusia dapat memilih konsep hidup tertentu atau aqidah tertentu. dengan : Pertama. hidayatullah com. 7 Maret 2001. dan Madinah adalah wilayahnya. tak lain karena konsep yang dianutnya menetapkan sebuah keyakinan. Masjid sebagai tempat ibadah sholat dan tempat berkumpul umat Islam. yang artinya : "Tidak ada paksaan untuk [memasuki] agama [Islam]. maka merupakan sebuah metamorfosis dari suatu "gerekan" menjadi "negara". bahwa sebenarnya Rasulullah Saw tidak pernah memproklamirkan negara Yatsrib atau negara Madinah. karena dasarnya adalah ideologi.9 yaitu suatu masyarakat yang teratur atau berperaturan. sebab bukan kedaulatan wilayah yang menjadi tujuan utama gerekan Nabi. ras.. From: http://www. Masyarakat Agama dan Agenda Penegakan Masyarakat Madani. di mana Islam menjadi jalan hidup individu. Aditya Media. konsep negara yang ditawarkan Islam benarbenar baru dan orsinil. Drs. Al-Qur’an. karena negara ini didirikan atas dasar ideologi Islam yang dapat didirikan di mana saja. dan manusia kemudian "memasyarakat". Sesuai dengan firman Allah dalam surat alBaqarah ayat 256. 7 maret 2001. Negara yang hendak dibangun Islam adalah negara yang memberi ruang pada kedaulatan aqidah [ideologi] dan fikrah [paradigma]. menciptakan kohesi sosial melalui proses persaudaraan antara dua komunitas yang berbeda yaitu "Quraisy" dan "Yatsrib" yang menjadi dan dikenal dengan komunitas "Muhajirin" dan "Anshar" tetapi menyatu sebagai komunitas 9 10 11 12 Komaruddin Hidayat. karena negara yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 14 dari 22 . Nabi Saw melakukan penetrasi sosial yang sangat sistematis. tidak tergantung dan terbatas pada wilayah geografis tertentu10. Pascasarjana UMM. Sebagian ahli sejarah menyatakan. akses. di mana Islam "memanusia". membangun infrastruktur negara dengan mesjid sebagai simbol dan perangkat utamanya. ada konsep baru yang ditawarkan Nabi. manusia secara bebas dan merdeka menentukan pilihan aqidahnya tanpa tekanan dan paksaan dari pihak manapun oleh siapapun. hlm. Membangun Masyarakat Madani Menuju Indonesia Baru Milenium ke-3.dkk. Sifat-sifat Dasar Madinah. Hamim Thohari. dalam: Taufik Abdullah. Sanaky. Dengan keyakinan ini orang boleh berbicara tentang persamaan dan kebersamaan hak dan kewajiban serta kesetaraan.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran.Untuk itu. Nabi melakukan penataan negara tersebut. suku. Dengan demikian. ayat : 256. Negara baru yang dibagun Nabi adalah negara ideologi yang didasarkan pada asas kemanusiaan yang terbuka11.. ayat : 256]12 . Melalui hijrah. com/ 2001/06/ kajut2. Kedua. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar darpada jalan yang sesat" [alBaqarah (2). surat al-Baqarah (2). Gerakan ini berasal dari tiga belas tahun sebelumnya. maka sifatnya menjadi universal. bahwa negara itu melampaui batas-batas wilayah geografis. Negara baru yang terbentuk di Madinah itu barangkali lebih tepat disebut sebagai negara hijrah.akses. Sifat-sifat Dasar Madinah.shtml. atau pertalian darah. sebagaimana mestinya sebuah masyarakat. Yogyakarta.. Apabila diskursus ini dimulai atau ditarik dari akar peristiwa gerakan hijrah yang disebut di atas sebagai negera hijrah. masyarakat itu bergerak secara linear menuju negara.hidayatullah.

Kristen. Nomor:2/VII/1996.com/-abu-fatih/PMadinahatta.. Peristiwa hijrah telah menciptakan keberagaman penduduk Madinah. Sejarah dan Pemikiran. Akram Dhiyauddin Umari. Jakarta. introduksi sistem persaudaraan menjadi kebutuhan mendesak yang harus diwujudkan. Keempat. negara dan masyarakat Madinah yang dibangun oleh Nabi Saw merupakan negara dan masyarakat yang kuat dan solid.. Paradigma Masyarakat Madani Sebuah Acuan Reformasi.dan Peradaban Islam Hujair. Jakarta. 1996. No. Piagam ini tidak hanya sangat maju pada masanya. antara lain. dengan kata lain bahwa masyarakat di Madinah pada saat itu merupakan bagian dari komunitas masyarakat yang majemuk atau plural. Klasifikasi masyarakat pada saat itu didasarkan atas keimanan. merancang sistem negara melalui konsep jihad fi sabilillah13. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 dalam ikatan agama. tetapi Muhajirin Quraisy dan suku-suku Arab lain yang datang dan hidup bersama mereka di Madinah. terutama dibidang agama dan ekonomi. Al-Qur'an dan Pluralisme Agama. Azizy. Anis Hatta. membuat nota kesepakatan [perjanjian] untuk hidup bersama dengan komunitas lain yang berbeda. yang dianggap sebagai konstitusi tertulis pertama dalam sejarah kemanusian. Jakarta. Penduduk Madinah tidak terdiri dari atas suku Aus. Nabi menghadapi realitas pluralitas.7 Maret 2001.Qodri A.html.tripod. Vol 1. 1995. Dengan dasar ini. dan Munawir Sjadzali.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran.hidayatullah. AH. dan mereka terbagi ke dalam beberapa kelompok. Sanaky. kuffar. Drs. mengatur kehidupan dan hubungan antar komunitaskomunitas yang merupakan komponen-komponen masyarakat yang majemuk di Madinah.. From: http://members. Struktur masyarakat yang pluralistik ini dibangun oleh Nabi di atas fondasi ikatan iman dan akidah yang tentu lebih tinggi nilai ikatannya dari solidaritas kesukuan [ashabiyah] dan afiliasi lainnya. 51. khususnya pertahanan secara bersama.com/2001/06/ kajut3. karena struktur masyarakat Madinah yang baru dibangun terdapat beragam agama yaitu Islam. 10. mushrikun dan Yahudi14. dan A. Maka dalam konteks itu. yaitu: mu'minun. 19. dan Ahmad Hatta.1 Januari 1999) . UI Press .shtml. dan ada juga golongan yang tidak bertuhan [atheis] dan bertuhan banyak [polytheists]. Dari http://www. Tinjauan Historie Kehidupan Zaman Nabi. hlm. Kemajemuk masyarakat Madinah. Ketiga. Yahudi. hlm. serta tanggung jawab sosial dan politik. Menuju Masyarakat Madani. ULUMUL Qur’an. dan Yahudi. Masyarakat Madani. Nurchalis Madjid. Khazraj. Islam dan Tata Negara: Ajaran. Gema Insani..1999. kepada wawasan kebebasan. dalam Jurnal Studi Islam.PROFETIKA. dengan menggariskan ketentuan hidup bersama dalam suatu dokumen yang dikenal sebagai "Piagam Madinah" [Mitsaq al-Madinah]. Sabi'in dan Majusi. sebagai sebuah masyarakat pluralistik yang mendiami wilayah yang sama. 77. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 15 dari 22 . melalui Piagam Madinah. Jurnal Kebudayaan dan Peradaban. ISSN: 0215-9155. hlm. diawali dengan membanjirnya kaum Muhajirin dari Makkah ke Madinah mengakibatkan munculnya persoalan-persoalan ekonomi dan kemasyarakatan yang harus diantisipasi dengan baik. munafiqun. hlm. dikatakan "umat manusia untuk pertama kalinya diperkenalkan. Dalam dokumen Piagam itulah. Edisi Kelima. Dalam Piagam tersebut juga menempatkan hak-hak individu yaitu 13 14 15 M. Untuk mengtasi persoalan tersebut. tetapi juga menjadi satu-satunya dokumen penting dalam perkembangan kebiasaan konstitusional dan hukum dalam dunia Islam15. Nabi Muhammad Saw bersama semua unsur penduduk Madinah secara konkret meletakan dasar-dasar masyarakat Madinah.

persaudaraan [al-ukhuwwah] antar agama. dalam Jurnah Refleksi Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan. Oleh karena itu. 24 Oktober 2001. Kedua. sebab ikatan sosial yang mempersatukan mereka menjadi ummah bukan karena agama atau akidah melainkan karena unsur kemanusiaan.. mereka bersedia dipersatukan dalam satu ummah untuk mewujudkan kerukunan dan kemaslahatan secara bersamasama. Syamsul Bahri Andi Galigo. 68. Sanaky. 97. Perpaduan Umat dan Piagam Madinah. Ketiga. tidak membeda-bedakan [diskriminasi] dan menghargai kemajemukan". menyatakan bahwa ummah yang dibentuk oleh Nabi Muhammad Saw di Madinah adalah merupakan ummah yang bersifat agama dan politik atau masyarakat agama dan politik. Prinsip-Prinsip Pemerintahan dalam Piagam Madinah Ditinjau dari Pandangan al-Qura'an. AH.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. hlm. karena Nabi tidak membentuk masyarakat politik yang eksklusif bagi atau untuk kaum muslimin saja. mereka hidup dalam wilayah Madinah sebagai tempat untuk hidup bersama dan bekerja bersama. 2000-ISSN: 1410-9166. Kedudukan dan hubungan mereka sebagai satu ummah dalam kehidupan sosial dan politik. baik golongan yang menerima risalah tauhid beliau maupun yang tidak menerima. net/pustaka/writers/syamsulbahri/ perpaduanummat dan2. Edisi Nomor 7. dapat dikatakan bahwa ummah yang dibentuk Nabi Muhammad Saw di kota Madinah bersifat terbuka.. Perbedaan aqidah atau agama di antara mereka tidak menjadi alasan untuk tidak bersatu padu dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dengan demikian. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 kebebasan memeluk agama. Jakarta. secara umum masyarakat berada dalam satu ikatan yang disebut ummah. gagasan dan praktik membentuk satu ummah dari berbagai golongan dan unsur-unsur kelompok 16 17 Masykuri Abdillah.dan Peradaban Islam Hujair. From: Http://alfatihah. Drs. gagasan danb Tradisi Bernegara Dalam Islam. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 16 dari 22 . virtualave. Tashwirul Afkar. Demikian juga Muhammad Imarah. mengakui bahwa agama bukanlah satu-satunya faktor ikatan sosial dalam suatu ummah. hlm. perdamaian dan kedamaian. Yogyakarta. Rajawali Press dan LSIK. Nabi Muhammad Saw mempersatukan mereka beradasrkan tiga unsur. Dalam institusi "Piagam Madinah". persatuan dan kesatuan. tetapi Nabi menghimpun semua komunitas atau golongan penduduk Madinah.2000. mereka menerima Muhammad Saw sebagai pemimpin tertinggi dan pemegang otoritas politik yang legal dalam kehidupan mereka dan otoritas ini dilengkapi dengan institusi peraturan yang disebut Piagam Madinah yang berlaku bagi individu-individu dan setiap kelompok"16. toleransi. yaitu: "Pertama. Muhammad Abduh dalam Tafsirnya al-Manar. melainkan ada faktor universal yang boleh mendukung wujudnya suatu ummah yaitu unsur kemanusiaan. Cet. dalam karyanya berjudul Mafhum al-Ummat fi Hadarat al-Islam. Oleh karena itu. perbedaan agama bukan merupakan penghambat dalam mencipatakan suasana persaudaraan dan damai dalam masyarakat plural. Karena unsur kemanusiaan sangat dominan dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial atau makhluk politik. Dengan kemajemukan. Sebuah Perspektif Sejarah dan Demokratis.I. Sebab Nabi Muhammad Saw dalam menghimpun penduduk Madinah dari berbagai golongan tanpa memaksa mereka untuk memeluk agama Islam17. html. keadilan [al-'adalah]. 1994. yaitu suatu masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok sosial yang disatukan dengan ikatan sosial dan kemanusiaan yang membuat mereka bersatu yang disebut ummah wahidah. dan Suyuthi Pulungan.

isnet. 18 19 20 21 22 Ahmad Sukardja. Misalnya.dan Peradaban Islam Hujair. Institusi "Piagam Madinah" yang berjumlah 47 pasal itu18. Kedua prinsip ini. mencakup semua aspekbaik politik. aspek politik.org/ archive-milis/archive98/sep98/0339. atau merupakan kesatuan politik dalam bentuk baru yang disatukan dalam institusi Piagam Madinah [Mitsaq al-Madinah]. 2001. 59:7]22. Kajian Perbandingan Tentang Dasar Hidup Bersama Dalam Masyarakat Yang Majemuk. saling membantu dalam menghadapi musuh bersama. membela mereka yang teraniaya. Dari Piagam Madinah ini. saling menasihati dan menghormati kebebasan beragama. Telaah Kritis Paradigma Masyarakat Madani… From: http://www.html. 11 Mei 2001. Arnold. 1995). ekonomi. Hamim Thohari. moderat [tawasut] dan toleransi [tasamuh]. seimbang [tawazun]. semua rakyat mendapatkan hak yang sama dalam politik. 47-57. yakni pemerataan saham-saham ekonomi kepada seluruh masyarakat. Ahmad Hatta. suku dan golongan-golongan. aspek ekonomi. 1995.html. baik politik. antara sesama muslim. ekonomi. 59:7. inklusivisme atau keterbukaan. maupun hukum. Paradigma Masyarakat Madani Sebuah Acuan Reformasi. Akan tetapi secara umum. Nabi mengakomodasikan seluruh kepentingan. ras. Kedua. hubungan antara komunitas muslim dengan non muslim didasarkan pada prinsip bertetangga yang baik.. suku Quraish yang berpredikat the best dan Islam sebagai agama dominan. setidaknya ada dua nilai dasar yang tertuang sebagai dasar atau fundamental dalam mendirikan dan membangun negara Madinah. Sanaky. QS. yaitu: Pertama. secara formal mengatur hubungan sosial antara komponen masyarakat.20 Kesemuanya menjadi landasan ideal sekaligus operasional dalam menjalin hubungan sosialkemasyarakatan yang mencakup semua aspek kehidupan. Hidayatullah. hlm. sehingga seorang penulis barat Thomas W. Misi egaliterianisme ini sangat tipikal dalam ajaran Islam. Sifat-sifat Dasar Madinah. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 17 dari 22 . Seluruh lapisan masyarakat mempunyai hak yang sama untuk berusaha dan berbisnis [QS. Prinsip Kesederajatan dan Keadilan Prinsip kesederajatan dan keadilan yang dibangun Nabi. Kedua. Piagam Madinah dan Undang-Undang Dasar 1945.17:26 dan QS. Drs. Kedua. Mengenai prinsip kesederajatan. sebagaimana dalam teks Piagam Madinah mengatur kehidupan sosial penduduk madinah secara lebih luas19. Pertama. bahwa sesama muslim adalah satu ummat walaupun mereka berbeda suku. From: http://www. yang belum dilakukan oleh kelompok masyarakat yang lain. menganggapnya sebagai awal dari kehidupan berbangsa dalam Islam. AH. (Jakarta:UI-Press.. akses 11 Maret 2001. baik dalam arti agama. Nabi mengaplikasikan ajaran egaliterianisme21.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran.. prinsip kesederajatan dan keadilan [almusawwah wal'adalah].angelfire. keadilan dan inklusivisme dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Mereka tidak dibedakan yaitu masingmasing memiliki untuk memeluk agama dan melaksanakan aktivitas dalam bidang sosial ekonomi. yaitu : Pertama. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 sosial pada masa itu adalah merupakan sesuatu yang baru. com/ Sahid/9902/ khusus. seperti : konsistensi [i'tidal].17:26 dan QS. com/md/ alihsas/ madania. tetapi mereka tidak dianak-emaskan. Seluruh lapisan masyarakat duduk sama rendah berdiri sama tinggi dan ideologi sukuisme dan nepotisme tidak dikenal Nabi. ditanamkan dalam bentuk beberapa nilai humanis-universal lainnya. walaupun penduduk Madinah sangat heterogen.htm. maupun hukum.

Sedangkan pihak yang mendengar. ULUMUL Qur’an. Mansour Fakih mensinyalir bahwa perlawanan yang dilakukan Quraish bukanlah perlawanan agama (teologi).From:http://www.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. Jurnal Kebudayaan dan Peradaban. Menuju Masyarakat Madani. melainkan lebih dikenal perlawanan pada aspek ekonomi. yaitu sikap rendah hati. Nurchalis Madjid.7:172 dan QS. dalam arti untuk membabat habis orang-orang yang tidak seideologi dengan Islam. setiap orang mempunyai potensi untuk menyatakan pendapat dan untuk didengar. hlm. penghargaan kepada orang berdasarkan prestasi. yaitu pandangan bahwa manusia pada dasarnya adalah baik [QS. ISSN: 0215-9155. Jakarta. harus memandang bahwa setiap orang mempunyai potensi untuk benar dan baik. kesukuan. menyatakan bahwa inklusivisme atau keterbukaan adalah konsekuensi dari perikemanusiaan. berupa kesiapan mental untuk menyadari dan mengakui diri sendiri selalu berpotensi untuk membuat kekeliruan26. hlm. karena itulah Nabi tidak pernah membedakan "orang atas". Nabi sangat tegas dalam menegakan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Madinah.52-55. Menuju Masyarakat Madani. artinya tidak ada seorangpun kebal hukum.7:172 dan QS.hlm. Nomor:2/VII/1996. menyatakan bahwa masyarakat madani warisan Nabi. sebelum terbukti sebaliknya. Nurchalis Madjid. aspek Hukum. 52. digambarkan sebagai masyarakat yang mengakui adanya kesetaraan dalam posisi di masyarakat dari sisi hak dan kewajiban. Jurnal Kebudayaan dan Peradaban. ISSN: 0215-9155. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 Sebab misi utama yang diemban oleh Nabi bukanlah misi teologis. hlm. bukan prestise seperti keturunan. 54 Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 18 dari 22 .. dan penentuan kepemimpinan melalui pemilihan bukan beradasrkan keturunan. Ketiga. sesudah itu sistem sosial madani digantikan dengan sistem yang lebih banyak diilhami oleh semangat kesukuan atau tribalisme Arab pra Islam. Sanaky. Inklusivisme merupakan sikap rendah hati untuk tidak merasa selalu benar. masyarakat egaliterianisme. Jakarta. antara lain bercirikan egaliterianisme.dan Peradaban Islam Hujair. melainkan untuk membebaskan masyarakat dari cengkeraman kaum kapitalis. b. kesediannya untuk mendengar itu sendiri memerlukan dasar moral yang amat penting. ULUMUL Qur’an. keterbukaan. Nurchalis Madjid. dan kemudian dikukuhkan dengan sistem dinasti keturunan atau geneologis24.html. Dengan demikian. Prinsip Inklusivisme Prinsip inklusivisme. Nomor:2/VII/1996. Prinsip konsisten legal [hukum] harus ditegakkan tanpa pandang bulu. ibid. ras. partisipasi seluruh anggota masyarakat. Dari sini. 1996. merupakan suatu pandangan yang melihat secara posetif dan optimis.30:30 Nurchalis Madjid. 53]. AH. Nabi memahami aspek hukum sangat urgen dan signifikan kaitannya dengan stabilitas suatu bangsa. QS. Drs. 11 Januari 2001. sehingga supermasi dan kepastian hukum benar-benar dirasakan semua anggota masyarakat. karena prinsip egaliterianisme Islam berseberangan dengan konsep kapitalisme Makkah23. "orang bawah" atau terhadap keluarga sendiri [Ibid. bersedia mendengar pendapat orang lain untuk diambil dan diikuti mana yang terbaik.suarapembaruan.com/News/ 1999/06/250699/ OpEd/ op01.30:30]25. Prinsip ini yang dipraktekan Nabi ketika membangun 23 24 25 26 Maksum FZ. 1996. merupakan prinsip yang dipegang Nabi dalam membangun negara Madinah. Nurchalis Madjid. Menuju Masyarakat Madani. Kondisi ini hanya berlangsung selama tigapuluh tahun masa khulafaur rasyidin. Berdasarkan pandangan kemanusian yang optimis-posetif itu.

Kompas. menjadi dasar bagi semua aspek kehidupan. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 negara Madinah.. hlm. ibadah dan akhlak dan dalam praktiknya. Pada masa awal Nabi membangun Madinah. di samping mendukung keterlibatan masyarakat (sahabat) dalam pengambilan keputusan secara musyawarah. pada masa al-Khulafa al-Rasyidin. Pada masa itu muncul kelompok-kelompok dalam masyarakat yang sebagiannya memiliki aspirasi politik yang berbeda dengan pemerintah. meskipun pada prakteknya kadang-kadang juga tidak terlepas dari pengaruh negera atau pemerintah27. makar. Meskipun demikian. Pada masa kekhalifaan yakni dari masa al-Khulafa alRasyid sampai menjelang akhir Dinasti Ustmani akhir abad ke-19. anti kemapanan dan lain sebagainya. AH.4. iman dan moralitas yang menjadi landasan dasar bagi "Piagam Madinah". ekonomi dan hukum pada masa Nabi. rekruitmen pimpinan tidak lagi berdasarkan pilihan rakyat [umat]. Negara. sistem negara tidak lagi berbentuk teokrasi melainkan "nomokrasi". berbeda dengan umumnya penguasa dengan kekuasaan besar cenderung despotik. tetapi setelah Nabi wafat sampai dengan akhir al-Khulafa al27 Msykuri Abdillah. Ada beberapa lembaga keulamaanlah yang merupakan satu-satunya lembaga masyarakat madani. Mereka memiliki kemandirian dalam berijtihad menetapkan hukum-hukum. Dari pandangan ini. sistem negara Madinah masa Nabi kemudian berkembang menjadi sistem "teokrasi". melainkan atas dasar keturunan. persaudaraan dan kemajemukan. Islam dan Masyarakat Madani. baik kekuasaan eksekutif. Maka. Tetapi. sebagaimana tercermin dalam konstitusi Madinah atau Piagam Madinah. yang menjadi dasar dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. masih relatif independen. peran masyarakat mengalami penyusutan. Nabi justru meletakan nilai-nilai dan norma-norma keadilan. legeslatif maupun yudikatif. Sabtu. situasi mulai berubah. peran kelompok-kelompok masyarakat memiliki kemandirian cukup besar. menyatakan bahwa masyarakat yang dibangun Nabi. karena Nabi sendiri selalu mendengarkan dan menerima kritik dari para sahabatnya dan kritikan itu tidak dianggap sebagai ancaman atau sebagai rival. menunjukkan adanya masyarakat madani. Mereka melakukan kontrol terhadap pemerintah. Sedangkan. peran masyarakat menjadi lebih besar. 27 Februari 1999. setelah masa Khulafaur Rasyidin. dalam hal ini dimanifestasikan dalam figur Nabi yang memiliki kekuasaan amat besar. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 19 dari 22 . dapat dikatakan bahwa masyarakat madani yang diidealkan itu pernah terwujud pada masa Nabi. dan pengambilan keputusan. meskipun berbagai kritik itu tajam menerpa Nabi selaku pimpinannya. baik politik. sehingga tidak ada kemandirian lembaga masyarakat berhadapan dengan negara. dan ketaatan umat kepada Nabi pun semakin mutlak. Tetapi seiring dengan semakin banyaknya wahyu yang turun. dipegang oleh ulama.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. persamaan. sehingga Robert N Bellah. Segala sesuatu pada dasarnya dikembalikan kepada Nabi. dan rekruitmen kepemimpinanpun yang didasarkan pada kapasitas individual. 1999. disebut sebagai "masyarakat yang sangat modern untuk zaman dan tempat saat itu. Drs. Sanaky.dan Peradaban Islam Hujair. Prinsip ketuhanan diwujudkan dalam bentuk supermasi syari'ah. memang memiliki struktur relegio-politik. lembaga legislatif. tercermin bahwa sebenarnya masyarakat Madani yang bernilai peradaban ini dapat dibangun setelah Nabi Muhammad Saw melakukan reformasi dan transformasi pada individu yang berdemensi aqidah. Prinsip-prinsip dan nilai-nilai tersebut.

tentang otoritas rakyat dan perjanjian politik. hlm. 2001. apabila akan mencari nilai-nilai yang tercermin dalam masyarakat Madinah saat itu. ULUMUL Qur’an. Perjanjian atau piagam madinah itu. sebenarnya identik dengan civil society. Perbedaan lainnya. dapat disebut sebagai suatu social contrac oleh para orientalis. 181. Teori social contract J. Sanaky. pimpinan maupun bawahan.Dawam Rahardjo. berada dalam dua pandangan yakni "masyarakat Madinah" dan "masyarakat sipil" [civil society]. karena komunitas masyarakat yang dipimpin langsung oleh seorang Nabi. juga identik dengan teori Nabi Muhammad Saw.dan Peradaban Islam Hujair. Maka. setidaknya secara terminologi masyarakat madani yang berkembang dalam diskursus di Indonesia. sedangkan masyarakat sipil adalah hasil dari peradaban Barat seperti yang telah dipaparkan di atas. kaum Yastrib dan orang-orang yang mengakui berjuang bersama mereka. Sedangkan kontrak sosial yang dilakukan Nabi. Posisi Rasul adalah sebagai pimpinan yang mereka akui bersama dan telah meletakkan Islam sebagai landasan bermasyarakat dan bernegara. dapat dikatakan bahwa masyarakat Madinah yang dibangun Nabi tersebut. 1999. Nabi menjadikan masyarakat Madinah pada saat itu sebagai classless society yaitu masyarakat yang tak terbagi dalam kelas-kelas dan hukum tidak membedakan antara orang kaya dan orang miskin. Masyarakat Agama dan Pluralisme Keagamaan.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. dinilai identik dengan teori "social contract" Thomas Hobbes. karena secara sosio-kultural mengandung substansi keadaban atau peradaban. Menuju Masyarakat Madani.148-149. hlm. Galang Press. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 20 dari 22 . Drs. Perbincangan Mengenai Islam. Masyarakat Madani. M.. Keduanya tanpaknya berbeda tetapi sama. ISSN: 0215-9155. Makam itulah sebabnya perjanjian tersebut dalam konteks teori politik disebut sebagai Piagam Madinah atau Konstitusi Madinah. Jakarta. 1996. Dengan demikian. Sebab masyarakat di timur tengah dan umat manusia saat itu belum siap dengan prasarana sosial yang diperlukan untuk menopang suatu tatanan sosial yang modern seperti dirintis Nabi"28. berupa perjanjian masyarakat yang menyatakan sumber kekuasaan pemerintah adalah perjanjian masyarakat.hl. AH. Pemerintah mimiliki kekuasaan karena adanya perjanjian masyarakat untuk mengurus mereka. Jakarta. ialah masyarakat Madinah menjadi tipe ideal. ketika membangun ekonomi dengan membebaskan masyarakat dari ceng keraman kaum kapitalis. 52 Bahtiar Effendi.Yogyakarta:. dan Etos Kewirausahaan. sangat sempurnanya. Dari uraian di atas. Masyarakat Madani: Agama. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 Rasyidin. harus dilaksanakan untuk menentukan masa depan rakyat serta menghancurkan monopoli yang dilakukan oleh kaum elite yang berkuasa demi kepentingan rakyat. berbeda karena memang secara historis keduanya mewakili budaya yang berbeda yakni masyarakat madinah yang mewakili historis peradaban Islam.Kelas Menengah dan Perubahan Sosial. Nomor:2/VII/1996. dan karena sakin idealnya protetipe "masyarakat madinah" yang 28 29 30 Nurchalis Madjid. Posisi "Piagam Madinah29 adalah sebagai "kontrak sosial" antara Nabi Muhammad Saw dengan rakyat Madinah yang terdiri dari orang Quraisy. di dalamnya terdapat pasal-pasal yang menjadi hukum dasar sebuah negara kota dan kemudian disebut Madinah [al-Madinah al-Munawarah] atau [alMadinah al-Nabi]. LSAF. pastilah nilai-nilai tersebut adalah nilai-nilai Islami yang tertuang di dalam "Piagam Madinah”30. Jurnal Kebudayaan dan Peradaban. semua sama di depan hukum. model masyarakat itu tidak bertahan lama.J Rousseau.

dunia Islam sampai sekarang ini masih meraba-raba "masyarakat madani" yang bagaimana dalam bentuk kekinian. kedua. Timbul pertanyaan. secara politik-ekonomibudaya bersifat mandiri serta memeliki pemerintahan sipil. sepuluh anak-anak penduduk Madinah bagi setiap orang dari mereka. di mana mereka menyatakan lepas dari keyakinan gereja dan manusia dianggap sebagai pusat segalanya [antrophosentris]31. dkk. keadilan [adl]. 31 Lukman Hakim. dalam: Widodo Usman.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. Maka. Beliau membangkitkan perhatian untuk melakukan studi dan penelitian. dapat dikatakan sebagai elemen penting terbentuknya "masyarakat madani" adalah masyarakat yang memegang teguh ideologi yang benar. musyawarah [syuro']. Rasul.dan Peradaban Islam Hujair. Yogyakarta. sebagai jawaban terhadap pertanyaan tersebut. yakni : Pertama. “Barangsiap menempuh suatu jalan dalam mencari ilmu. masyarakat barat dikuasai oleh dua kekuatan yang sangat dominan. apabila masyarakat madani diasosiasikan sebagai penguat peran masyarakat sipil. di mana penguasaan negara [state] kembali menjadi besar. Drs. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 21 dari 22 .. serta prinsip keterbukaan. bermula dari semangat dan pergumulan pemikiran masyarakat barat untuk mengurangi peranan negara [state] terhadap perannya dalam kehidupan masyarakat. Seperti diketahui bahwa pada abad pertengahan. Sedangkan "masyarakat sipil" [civil society]. sangat peduli dengan dakwah Islamiah dengan kedua aspeknya. agar mereka dapat menulis ayat-ayat Al-Qur’an dan mempelajarinya serta menyebarkannya. Rasulullah saw menyerukan dakwah al-qur’an kepada ilmu pengetahuan. AH. 2000. persaudaraan [ukhuwah]. berakhlak mulia. ketiga prinsip-prinsip yang dikemukakan di atas. sehingga pada perang Badar. maka Allah memudahkan baginya suatu jalan menuju ke surga” [HR. Membongkar Mitos Masyarakat Madani. Rasulullah SAW bersabda: “Ilmu sedikit [yang diamalkan] lebih baik daripada banyak ibadah tanpa ilmu” [HR. yaitu agama dan ilmu pengetahuan. setidaknya nilai subtansi semangat Islam dalam pemberdayaan masyarakat mencakup tiga pilar utama. Rasulullah SAW merupakan orang yang pertama kali menerima seruan Al-Qur’an. Sanaky. Masyarakat Madani dan Problem Intervensi Pemerintah. Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan sahabat-sahabatnya mempelajari bahasa-bahasa asing [selain bahasa Arab]. sehingga para sejarawan Barat menyebutnya sebagai "abad kegelapan" [dark age]. setelah itu masyarakat Islam kembali kepada masa monarkhi. hlm. Oleh sebab itu. Apabila dikaji secara umum. maka masyarakat madani hanya bertahan dalam masa empat khalifah khulafaurrashiddin. Muncul gerekan perlawanan baik dari gerakan-gerakan para ilmuwan yang menghadirkan gerekan sekularisme dan humanisme. setiap orang dari mereka cukup mengajar menulis-membaca sehingga pandai. yakni Gereja dan kerajaan-kerajaan..Tabrani]. Rasulullah SAW menyeru kaum Muslimin untuk belajar menulis dan membaca.[Editor]. dan peran masyarakat menjadi kecil. dan ketiga. ditetapkanlah tebusan sebagian dari tawanan perang yang pandai menulis-membaca. Pustaka Pelajar. memiliki prinsip kesederajatan dan keadilan. nilai substansi seperti apakah yang dapat mewakili kecenderungan "masyarakat madinah". 131-132. Rasulullah SAW mengumpulkan orang-orang yang pandai menulis untuk mencatat ayat-ayat Al-Qur’an (wahyu) yang diturunkan kepadanya. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 dipimpin oleh Nabi.

mengunjungi seribu orang sakit. karena sesungguhnya suatu khianat [kecurangan] dalam ilmu pengetahuan lebih jahat daripada khianat [kecurangan] dalam harta benda” [HR.UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKA-07/R1 MATERI/BAHAN MATA KULIAH Fakultas Jurusan/Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Dosen : : : : : FIAI dan KEDOKTERAN Tarbiyah PAI dan Ilmu Kedokteran 10001011 Pemikiran. Bagaimana sistem politik. dalam ilmu pengetahuan. Lembar Latihan Pada lembar latihan ini. Sanaky. Apa yang saudara ketahui dengan prinsip kesederajatan. ekonomi..dan Peradaban Islam Hujair. terlihat kemampuan bahasa sangat diperlukan dalam menuntut ilmu pengetahuan. Drs. sebagai berikut. budaya dan ilmu pengetahuan bangsa Arab sebelum Islam! 3. 1.” III. sehingga memudahkan saudara pada saat mengikuti Ujian Semester. MSI Pertemuan ke Modul ke Jumlah Halaman Mulai Berlaku : KELIMA :V : 22 : 2008 Turmudzi]. Pada awalnya bangsa Arab menempatkan Allah sebagai Tuhannya. “Saling menasehatilah kamu. keadilan. Jelaskan apa yang menjadi penyebab terjadinya pengingkaran tauhid kepada Allah? 2. Apa yang dicapai Nabi Muhammad pada periode Makkah? 4. sekalipun dinegeri Cina”. Dalam hadits Abu Zarr RA dari Rasulullah SAW ia bersabda: “Menghadiri suatu majlis alim [pengajian] lebih utama daripada shalat sunnat seribu rakaat. Abunaim]. mahasiswa diminta untuk menjawab atau memecahkan masalah pada akhir kuliah. dan inklusivisme dalam perkembangan peradaban Islam? Silahkah saudara berlatih untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Versi : 1 Revisi : 1 Halaman 22 dari 22 . dan menghadiri seribu jenazah. Dari hadis ini. Ditanyakan: Ya Rasulullah. Rasulullah menganjurkan umatnya merantau untuk mencari ilmu pengetahuan. meskipun ditempat yang jauh sebagaimana sabdanya: ”Carilah ilmu pengetahuan. apakah juga dari bacaan Al-Qur’an? Rasulullah SAW menjawab: Al-Qur’an itu tiada manfaatnya kecuali dengan ilmu. tetapi pada perkembangannya terjadi pengingkaran tauhid. AH. Apa yang dicapai Nabi Muhammad pada periode Madinah? 5.