P. 1
HAM dan Rule of Law

HAM dan Rule of Law

|Views: 1,913|Likes:
Published by denismeitadwis

More info:

Published by: denismeitadwis on Apr 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/20/2014

pdf

text

original

‡ Hak Asasi Manusia (HAM) dan permasalahannya merupakan topik tertua dan aktual, yang selalu ada di setiap peradaban manusia. Penegakkan HAM masih terkendala dengan kesadaran dan kesungguhan para penguasa serta pemahaman warga negara akan hakikat HAM di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. ‡ Untuk mengawal penegakkan HAM di Indonesia, diperlukan partisipasi masyarakat, baik secara pribadi maupun secara institusi seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Lembaga Pendidikan, Media dan Pers, dan lembagalembaga lainnya. Hal ini dirasakan sangat efektif dalam membangun opini secara meluas akan pelanggaran HAM yang terjadi di sekitar kita. Transparansi dan perjuangan tanpa henti dalam menegakkan HAM sepatutnya menjadi budaya bangsa.

Sebagai hak asasi yang dimiliki sejak lahir maka HAM tentunya perlu diatur dalam pelaksanaannya oleh negara. Hal ini untuk menghindari adanya pelanggaran HAM yang diakibatkan pelaksanaan HAM orang lain. akan tetapi fungsi negara adalah mengakui. berdasarkan hal ini perlu diketahui mengenai definisi atau pengertian HAM menurut negara berdasarkan ketentuan undang-undang yang ada. menghargai dan memberikan perlindungan terhadap hak tersebut.‡ Hak asasi manusia (HAM) bukanlah hak yang berasal dari negara. Untuk itu kita perlu mengetahui apakah yang menjadi batasan dalam pelaksanaan HAM. .

.

. pandangan politik atau asal-usul sosial dan bangsa. etnis.HAM mempunyai ciri. ‡ HAM berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin. dibeli ataupun diwarisi karena HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis.ciri sebagai berikut: ciri berikut : ‡ HAM tidak perlu diminta. ras agama.

Tidak seorang pun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. 2003).‡ HAM tidak bisa dilanggar. ‡ Bersifat universal sehingga dipandang sebagai norma yang penting dan dianggap ada dengan sendirinya. . Orang tetap mempunyai HAM walaupun sebuah negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggar HAM (Mansyur Fakih. ‡ HAM merupakan hak yang berisi norma yang sudah pasti dan dimilki prioritas tinggi yang penegakannya bersifat wajib.

Secara garis besar. membagi pemikiran HAM dalam dua periode. Dr. Prof. Bagir Manan dalam bukunya Perkembangan Pemikiran dan Pengaturan HAM di Indonesia (2001). yaitu periode sebelum kemerdekaan (1908-1956) dan periode setelah kemerdekaan : ‡ Periode sebelum kemerdekaan ‡ Periode sesudah kemerdekaan ‡ Periode 1998-sekarang .

PERIODE SEBELUM KEMERDEKAAN Perkembangan pemikiran HAM dalam periode ini dapat dijumpai dalam organisasi pergerakan .

PERIODE SESUDAH KEMERDEKAAN Periode 1945-1950 Pemikiran HAM pada periode ini menekankan pada hak-hak mengenai: ‡ Hak untuk merdeka (self determination) ‡ Hak kebebasan untuk berserikat melalui organisasi politik yang didirikan ‡ Hak kebebasan untuk menyampaikan pendapat terutama di parlemen .

Periode 1950-1959 ‡ Pemikiran HAM dalam periode ini lebih menekankan pada semangat kebebasan demokrasi liberal yang berintikan kebebasan individu. Implementasi pemikiran HAM pada periode ini lebih memberi ruang hidup bagi tumbuhnya lembaga demokrasi .

berkumpul. dan mengeluarkan pikrian dengan tulisan.Periode 1959-1966 ‡ Pada periode ini pemikiran HAM tidak mendapat ruang kebebasan dari pemerintah atau dengan kata lain pemerintah melakukan pemasungan HAM. yaitu hak sipil. . seperti hak utnuk berserikat.

Periode 1966-1998 ‡ Dalam periode ini. berusaha melindungi kebebasan dasar manusia yang ditandai dnegan adanya hak uji materiil (judicial review) yang diberikan kepada Mahkamah Agung. ‡ Kurun waktu yang pertama tahun 1967 (awal pemerintahan Presiden Soeharto). . pemikiran HAM dapat dilihat dalam tiga kurun waktu yang berbeda.

‡ Ketiga.‡ Kedua. . represif (kekerasan) yang dicerminkan dengan produk hukum yang bersifat restriktif (membatasi) terhadap HAM. kurun waktu tahun 1970-1980. pemerintah melakukan pemasungan HAM dengan sikap defensif (bertahan). kurun waktu tahun 1990-an. pemikiran HAM tidak lagi hanya bersifat wacana saja melainkan sudah dibentuk lembaga penegakan HAM.

pemerintah memberi perlindungan yang signifikan terhadap kebebasan HAM dalam semua aspek. yaitu aspek hak politik. budaya.PERIODE 1998-SEKARANG ‡ Pada periode ini. keamanan. . dan pemerintahan. sosial. hukum. ekonomi. HAM mendapat perhatian yang resmi dari pemerintah dengan melakukan amandemen UUD 1945 guna menjamin HAM dan menetapkan UndangUndang Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia. Artinya.

‡ KOMNAS HAM ‡ PENGADILAN HAM ‡ PARTISIPASI MASYARAKAT .

.KOMNAS HAM ‡ Komnas HAM adalah lembaga yang mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian. dan mediasi hak asasi manusia. penelitian. pemantauan. penyuluhan.

dan pihak kejaksaan yang melakukan penuntutan di pengadilan HAM.PENGADILAN HAM ‡ Dalam rangka penegakan HAM. . Proses pengadilan berjalan sesuai fungsi badan peradilan. untuk mengadili pelanggaran hak asasi manusia yang berat dibentuk pengadilan HAM di lingkungan peradilan umum. Menurut Pasal 104 UU HAM. maka Komnas HAM melakukan pemanggilan saksi. yaitu pengadilan negeri dan pengadilan tinggi.

Partisipasi masyarakat dapat berbentuk sebagai berikut: .PARTISIPASI MASYARAKAT ‡ Partisipasi masyarakat dalam penegakan HAM diatur dalam Pasal 100-103 UU tentang HAM.

lembaga swadaya masyarakat (LSM). penegakan. .‡ 1. organisasi politik. dan pemajuan hak asasi manusia. organisasi masyarakat. Masyarakat juga berhak menyampaikan laporan atas terjadinya pelanggaran hak asasi manusia kepada Komnas HAM atau lembaga lain yang berwenang dalam rangka perlindungan. kelompok. berhak berpartisispasi dalam perlindungan. ‡ 2. penegakan. dan pemajuan hak asasi manusia. Setiap orang. atau lembaga kemasyarakatan lainnya.

‡ 4. dan penyebarluasan informasi mengenai hak asasi manusia. Masyarakat dapat bekerja sama dengan Komnas HAM melakukan penelitian.‡ 3. pendidikan. Masyarakat berhak mengajukan usulan mengenai perumusan dan kebijakan yang berkaitan dengan hak asasi manusia kepada Komnas HAM atau lembaga lain. .

.

‡ Rule of law merupakan suatu legalisme sehingga mengandung gagasan bahwa keadilan dapat dilayani melalui pembuatan system peraturan dan prosedur yang objektif. tidak personal dan otonom. . tidak memihak.

.

V. . demokrasi. UnsurLaw menurut A.Kedudukan yang sama didalam menghadapi hukum. keputusanpengadilan. Rule of law adalah rule by egalitarian. hukum.3. Dicey terdiri dari : . seiring degan negara konstitusi dan 19.Supremasi aturan-aturan hukum aturan. Rule of law adalah konsep tentang common law yaitu seluruh aspek negara menjunjung tinggi supremasi hukum yang dibangun diatas prinsip keadilan dan egalitarian. the law bukan rule by the man. hukum. Unsur-unsur Rule of man. demokrasi. Rule of law adalah doktrin hukum yang muncul pada abad ke 19. .Terjaminnya hak-hak asasi manusia oleh undanghakundangundang serta keputusan-keputusan pengadilan. Perumusan yuridis dari Demokrasi Konstitusional adalah konsepsi negara hukum.

.

yaitu Munir. walaupun sangat sulit diungkapkan.STUDI KASUS ‡ Indonesia merupakan salah satu negara yang masih buruk dalam upaya penegakkan HAM-nya. pembunuhan Munir masih dalam proses hukum. ‡ Kasus yang juga mencuat hingga mata dunia terbelalak yaitu pembunuhan aktivis sejati HAM di Indonesia. Hingga kini. karena melibatkan oknum anggota Badan Intelejen di Indonesia. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->