HERNIA

Pendahuluan Hernia merupakan suatu kelainan yang sering terjadi pada masyarakat. Orang awam biasanya menyebut hernia dengan istilah turun berok . Hernia itu sendiri dalam istilah kedokteran dapat diartikan sebagai suatu protrusi atau penonjolan abnormal isi suatu rongga melalui defek atau celah yang lemah dari dinding rongga tersebut. Untuk dapat dikatakan sebagai hernia maka ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu adanya isi hernia, kantong hernia dan cincin hernia. Sebagian besar hernia terjadi pada regio inquinalis dan 50 % diantaranya merupakan hernia indirek. Anatomi dinding perut Lapisan dinding perut dari lapisan paling luar ke dalam. - Lapisan kulit : kutis, subkutis, lemak subkutan dan fasia superfisialis (Fasia Scarpae). - Otot dinding perut : m.Obliqus abdominalis eksternus, m.Obliqus abdominalis internus, dan m.transversus abdominalis. - Peritoneum Fungsi otot dinding perut - Pernafasan - Proses BAK dan BAB dengan meningkatkan tekanan intraabdominal. Perdarahan dinding perut - Kraniodorsal dari cabang Aa. lntercostac VI -XII dan Aa. Epigastrika superior. - Kaudal dari A. circumflexa superfisialis , A. Pudenda Eksterna dan A. Epigastrika inferior. Definisi Hernia adalah protrusi atau penonjolan isi rongga melalui detek atau bagian lemah (lokus minoris resistensi) dari dinding rongga yang bersangkutan. Pada hernia abdomen, isi perut menonjol melalui defek atau bagian lemah dari lapisan muskulo-aponeurotik dinding perut. Hernia meliputi 3 unsur. yakni : 1. Kantong hernia (peritone um parietalis) 2. Isi (Viskus) 3. Pintu atau leher hernia (Lokus minores resistentiae pada dinding abdomen)

Klasifikasi Berbagai jenis hernia yang ada dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Berdasarkan terjadinya · Hernia kongenital · Hernia akuisita Berdasarkan letak/lokasinya · Hernia interna · Hernia eksterna Berdasarkan sifatnya/ klinis · Hernia reponible · Hernia irreponible · Hernia inkaserata · Hernia strangulata Keterangan 
 

Hernia kongenital : merupakan hernia yang terjadi sejak lahir karena kel ainan bawaan Hernia akuisita : merupakan hernia tejadi bukan karena kelainan kongenital Hernia interna : merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui suatu celah kedalam rongga lain dan tanpa diliputi kantong, contohnya : y Hernia diafragmatika (menonjol melalui foramen Bochdalek) y Hernia foramen Winslow y Hernia mesenterium, biasanya terjadi secara iatrogenik misalnya setelah anastomosis usus Hernia eksterna : penonjolan isi suatu rongga ke arah luar seperti dinding perut, pinggang atau perineum, contohnya: y Hernia inquinalis y Hernia scrotalis y Hernia femoralis y Hernia umbilikalis Hernia reponible : terjadi jika isi hernia dapat keluar masuk, isi hernia keluar biasanya pada saat berdiri atau mengedan (aktifitas) dan masuk pada saat tiduran (istirahat) , hernia je nis ini biasanya tanpa keluhan.  

dalam hal ini penonjolannya melalui kanalis inquinalis. Hernia strangulata : terjadi jika isi hernia megalami jepitan oleh cincin hernia sehingga timbul gejala gangguan pasase (obstruksi) dan gangguan vaskularisasi. maka berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai anatomi regio inquinalis.   Hernia irreponible : terjadi jika isi hernia tidak dapat keluar masuk karena sudah ada perlekatan antara isi hernia dengan kantongnya. hernia jenis ini biasanya tanpa keluhan nyeri maupun gangguan pasase usus. Bila hernia strangulata hanya menjepit sebagian dinding usus biasanya disebut hernia Richter. . Faktor predisposisi Hal-hal yang mempermudah terjadinya suatu hernia antara lain : Ø Riwayat batuk lama : TBC paru Ø Pekerja pengangkat beban berat Ø Trauma Ø Konstipasi lama Ø Usia tua Ø Hipertrofi prostat Ø Iatrogenik Ø Obesitas Ø Kebiasaan mengejan saat BAB Hernia inquinalis Karena sebagian besar kasus hernia yang terjadi merupakan hernia inquinalis. pemeriksaan dan penatalaksana annya. tidak dapat BAB. klasifikasi dari hernia inquinalis. muntah. tidak dapat flatus. Hernia inguinalis lebih banyak dijumpai pada pria dan lebih ser ing terjadi disebelah kanan. muntah. tidak dapat flatus dan gangguan vaskularisasi dapat berupa nyeri yang menyerupai cholik yang lama kelamaan bisa menetap dan dapat diikuti dengan nekrosis daerah yang mengalami jepitan bahkan dapat terjadi perforasi. gejala klinik. kembung. tidak dapat BAB. Gangguan pasase dapat berupa mual. Hernia inkaserata : terjadi jika isi hernia tidak dapat keluar masuk kerena adanya jepitan isi hernia oleh cincin hernia sehingga timbul gejala gangguan pasase usus seperti mual. Hernia inquinalis merupakan salah satu jenis dari hernia eksterna yang artinya penonjolan tersebut dapat dilihat dari luar tubuh. kembung.

· Hernia inquinalis indir ect / lateralis / kongenital Dalam hal ini hernia terjadi karena kelainan kongenital yaitu kegagalan penutupan processus vaginalis peritonii. Bentuk benjolan biasanya bulat. pada finger tip tes benjolan teraba diujung jari dan sering mengalami komplikasi seperti inkaserasi atau strangulasi. Gejala yang muncul biasanya berupa benjolan pada lipat paha yang muncul pada waktu berdiri. Pada pemeriksaan finger tip teraba pada sisi medial jari dan jarang menyebabkan komplikasi. biasanya bentuk benjolannya memanjang. Penonjolannya terjadi melewati saluran yaitu anulus inquinalis internus. Klasifikasi hernia inquinalis · Hernia inquinalis direct / medialis Penojolan terjadi tanpa melewati suatu saluran. batuk atau mengedan dan menghilang pada saat berbaring. jika ada biasanya dirasakan didaerah epigastrium atau paraumbilikal berupa nyeri viseral karena regangan pada mesenterium sewaktu segmen usus masuk ke dalam kantong hernia. Gejala klinik Gejala dan tanda klinis sebagian besar ditentukan oleh keadaan isi hernia.Anatomi kanalis inquinalis · Batas kraniolateral : anulus inquinalis internus (merupakan bagian terbuka dari fasia transversalis dan aponeurosis musculus tranversus abdominis) · Batas medial bawah : anulus inquinalis eksternus (merupakan bagian terbuka dari aponeurosis musculus oblikus eksternus · Batas atas / atapnya : aponeurosis musculus oblikus eksternus · Batas bawah / dasarnya : ligamentum inquinale Pada pria kanalis inquinalis berisi tali sperma / funikulus spermatikus dan pada wanita berisi ligamentum rotundum. bersin. Letak benjolan sebelah lateral arteri epigastrika inferior. Keluhan nyeri jarang dijumpai. biasanya merupakan kelainan yang didapat (peninggian tekanan intraabdomen atau kelemahan otot di trigonum Hasselbach) dan terletak sebelah medial dari arteri epigastrika inferior di trigonum Hasselbach. kanalis inquinalis dan anulus inquinalis eksternus. Nyeri yang disertai mual atau muntah baru timbul kalau terjadi inkaserasi kerena ileus atau strangulasi karena nekrosis atau gangren. Pemeriksaan .

pemasangan NGT dan pemberian antibiotik profilaksis. ditidurkan dalam posisi Trendelenburg atau kompres es di atas hernia. Cara pemeriksaannya :sebelumnyapasiendi mintauntukmemasukkanhernianya / didorongmasuk. kemudiansalahsatujari tangan pemeriksadimasukkanmenelusuri jalan masuk hernia. Bila terjadi inkaserasi atau strangulasi maka keadaan umum pasien diperbaiki terlebih dahulu deng an pemasangan infus. mungkin isinya berupa usus. Setelah keadaan umum diperbaiki maka harus segera dilakukan tindakan operatif · Operatif : merupakan satu-satunya pengobatan yang rasional . hal ini dikarenakan pada anak cincin hernia lebih elastis. bahkan benjolan bisa saja sudah nampak meskipun pasien tidak mengedan Palpasi : teraba benjolan yang kenyal. pemasangan catheter. setelahitupasiendimintamengedan. pada anak reposisi dapat dilakukan dengan menidurkan anak menggunakan sedative. y y y Faktor yang dapat mencegah · Kanalis inqunalis yang berjalan miring · Struktur musculus oblikus abdominis internus yang menutupi kanalis inquinalis pada saat berkontraksi · Adanya fascia transversa yang kuat sehingga dapat menutupi trigonum Hasselbach Penatalaksanaan · Konservatif : dengan melakukan reposisi secara bimanual. Jika hernia terabaataumenyentuhujungjariberartimerupakan hernia lateralis dan bila hernia menyent uhbagiansampingjariberartimerupakan hernia medialis. tangan kiri memegang isi hernia membentuk corong sedangkan tangan kanan mendorongnya kearah cincin dengan tekanan lambat tetapi menetap sampai terjadi reposisi . Tujuanutamanyauntukmembedakan hernia inquinalislateralisataumedialis. omentum atau ovarium. juga dapat ditentukan apakah hernia tersebut dapat didorong masuk dengan jari / direposisi Aukultasi : bila isi hernia berupa usus maka dapat terdengar bising usus dengan menggunakan s tetoskop Fingertiptes :hanyadapatdilakukan pada pria dan pada hernia reponible. selainitu juga dapatmenentukandiameter dan ketebalancincin hernia.Pemeriksaan fisik hernia : y Inspeksi : pasien diminta mengedan maka akan terlihat benjolan pada lipat paha.

Hernia scrotalis Hernia scrotalis merupakan hernia inquinalis lateralis yang mencapai scrotum (penjelasannya sama seperti hernia inquinalis hanya lokasinya saja yang berbeda). Apabila hernia ini berlanjut. Hernioplasty : tindakan memperkecil anulus inquinalis internus dan memperkuat dinding belakang kanalis inquinalis. hernia lateralis disebabkan oleh kelainan bawaan berupa tidak menutupnya pr osesus vaginalis peritoneum sebagai akibat . tonjolan akan sampai ke skrotum. processus vaginalis tidak menutup sedangkan anulus inquinalis internus cukup elastis dan dinding belakang kan alis yang kuat. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah residif. Herniotomi : dilakukan pembebasan kantong hernia sampai kelehernya. bisa dengan menggunakan metode Bassini (memperkecil anulus inquinalis internus dengan jahitan terputus. ini disebut hernia skrotalis. 2. Pada bayi dan anak -anak tidak dilakukan hernioplasty karena penyebabnya adalah kelainan kongenital. Kantong hernia berada di dalam m. musculus tramsversus abdominis. kantong hernia dijahit ikat setinggi mungkin dan dipotong. KLASIFIKASI HERNIA INGUINALIS LATERALIS / INDIREK Terjadi karena keluar dari rongga peritoneum melalui annulus inguinalis internus yang terletak sebelah lateral dari pembuluh darah epigastrika inferior. Hernia ini harus dapat dibedakan dari hirdocele. kadang-kadang ukurannya dapat sangat besar. kemudian hernia masuk kedalam kanalis inguinalis dan jika cukup panjang. menutup dan memperkuat fasia transversa dan menjahitkan pe rtemuan musculus transversus internus abdominis dan musculus oblikus internus abdominis yang dikenal dengan nama conjoint tendon ke ligamentum inbquinale Poupart) atau metode Mc Vay (menjahitkan fasia transversa. Diagnosa ditegakkan atas dasar benjolan yang dapat direposisi atau jika tidak dapat direposisi. Pada bayi dan anak. Disebut indirek karena keluar melalui dua pintu dan saluran yaitu annulus dan kanalis inguinalis.kremaster terletak anteromedial terhadap vas deferens dan struktur lain dalam tali sperma. menonjol keluar dari annulus inguinalis eksternus. torsio testis dan orchitis.1. atas dasar tidak adanya pembatasan yang jelas disebalah kranial dan ada hubungan ke kranial melalui anulus eksterna. kantong dibuka dan isi hernia dibebaskan kalau ada perlekatan kemudian direposisi. tumor testis. musculus oblikus internus abdominis ke ligamentum Cooper.

y y y y limfadenopati inguinal. Hernia insipien berupa hernia membakat apabila tonjolan hanya dapat dirasakan menyentuh ujung jari di dalam kanalis inguinalis tetapi tidak keluar. skrotum atau labia dalam posisi berdiri atau berbaring. Jika hernia mengganggu dan anak atau bayi sering gelisah. Pasien diminta mengedan atau batuk sehingga adanya benjolan atau keadaan asimetris dapat dilihat Palpasi : dilakukan dalam keadaan ada benjolan hernia.proses penurunan testis ke skrotum. banyak nangis. Testis pada pasien hidrokel tidak dapat diraba. sedangkan sebelah kiri terdiri dari sebagi an kolon desendens. Pada hidrokel. Pada bayi dan anak-anak kadang tidak terlihat adanya benjolan pada waktu menangis. kadang cincin hernia dapat teraba berupa annulus inguinalis yang melebar. Diagnosis banding y hidrokel hidrokel mempunyai batas atas tegas . Dalam hal ini perlu dilakukan palpasi tali sperma dengan membandingkan yang kiri dan yang kanan. dan dicoba mendorong apakah benjolan dapat direpoisi. batuk atau mengangkat beban berat dan menghilang pada waktu istirahat baring. Perhatikan apakah ada infeksi pada kaki sesisi. Hernia geser dapat terjadi sebelah kanan atau kiri. Pada bayi dan anak-anak adanya benjolan yang hilang timbul dilipat paha biasanya diketahui oleh orang tua. iluminensi positif dan tidak dapat dimasukkan kembali. . pemeriksaan transiluminasi atau diapanoskopi akan memberi hasil positif. orkitis Komplikasi Komplikasi hernia tergantung pada keadaan yang dialami oleh isi hernia. testis ektopik. dan kadang-kadang perut kembung. Setelah benjolan tereposisi dengan jari telunjuk atau jari kelingking pada anak -anak. Gambaran klinik y y Pada umumnya keluhan pada orang dewasa berupa benjolan di lipat paha yang timbul pada waktu mengedan . kadang di dapatkan yanda sarung tangan sutera. lipoma atau herniasi lemak properitoneal melalui cincin inguinal. Pemeriksaan fisik Inspeksi : diperhatikan keadaan asimetris pada kedua sisi lipat paha. harus dipikirkan kemungkinan hernia strangulate. yaitu testis yang masih berad a di kanalis inguinalis. Sebelah kanan ini hernia biasanya terdiri dari caecum dan sebagian kolon asendens. diraba konsistensinya. batuk atau mengedan.

dapat dijumpai tanda peritonitis atau abses local. umumnya tidak disertai strangulasi karena cincin hernia longgar. dan asam basa. Sumbatan dapat terjadi total atau parsial seperti pada hernia richter. jepitan cincin hernia akan menyebabkan gangguan perfusi jaringan hernia. Timbulnya udem menyebabkan jepitan pada cincin hernia makin bertambah sehingga akhirnya peredaran darah jaringan terganggu. isi hernia dapat tertahan dalam kantong hernia pada hernia ireponibel. disertai nyeri tekan. Oleh karena itu hernia ini umumnya terjadi bilateral. Penderita mengeluh n yeri lebih hebat ditempat hernia. dapat terjadi perforasi yang akhirnya dapat menimbulkan abses local. pembuluh darah epigastrika inferior tepi otot rectus. atau peritonitis jika terjadi hubungan dengan rongga perut. Kalau isi hernia terdiri dari usus. 2. ini dapat terjadi kalau isi hernia terlalu besar atau terdiri dari omentum. HERNIA INGUINALIS MEDIALIS / DIREK Terjadi karena hernia menonjol langsung ke depan melalui segitiga Hasselbach. oblikus internus abdominis dengan cincin . Hernia inguinalis medialis. Hernia ini jarang. daerah yang dibatasi oleh : Inferior : Lateral : Medial : ligamentum inguinale. Hernia strangulate merupakan keadaan gawat darurat. organ ekstraperitonal ( hernia geser ) atau hernia akreta. Pada pemeriksaan local ditemukan benjolan yang tidak dapat dimasukkan kembali. karena tidak keluar melalui kanalis inguinalis dan tidak ke skrotum. khususnya pada pria tua. gambaran klinik menjadi komplek dan sangat serius. Gambaran klinik hernia strangulata yang mengandung usus dengan gangguan keseimbangan cairan. Kadang ditemukan pada segala umur dengan defek kecil di m. dan tergantung keadaan isi hernia. Disini tidak timbul gejala klinik kecuali berupa benjolan. elektrolit. karenanya perlu mendapat pertolongan segera. fistel. Mungkin terjadi hernia geser yang mengandung sebagian dinding kantong kemih.1. Dasar segitiga Hasselbach dibentuk oleh facia transversa yang diperkuat oleh serat aponeurosis m. bahkan hampir tidak pernah mengalami inkarserasi dan strangulasi. 3. Hernia inguinalis direk ini hampir selalu disebabkan factor peninggian tekanan intra abdomen kronik dan kelemahan otot dinding di trigonum Hasselbach. transversus abdominis yang kadang-kadang tidak sempurna sehingga daerah ini potensial untuk menjadi lemah. isi hernia tercekik oleh cincin hernia sehingga terjadi hernia st rangulata yang menimbulkan gejala obstruksi usus sederhana. Nyeri akan menetap karena rangsangan peritoneum. Bila telah terjadi strangulasi karena gangguan vaskularisasi terjadi keadaan toksik akibat gangren. Isi hernia menjadi nekrosis dan kantong hernia akan berisi transudat berupa cairan serosanguinus. Pada permulaan terjadi gangguan vena sehingga terjad i uden organ atau struktur di dalam hernia dan transudasi kedalam kantong hernia.

KONSULTASI : 1. Pemeriksaan fisik Inspeksi : terlihat adanya massa tumor pada annulus inguinalis eksterna yang mudah mengecil bila tidur. Karena besarnya defek pada dinding posterior maka hernia ini jarang sekali menjadi ireponibilis. Faktor-faktor apa saja yang memnyebabkan terjadinya hernia ingunalis lateralis? Jawaban : Faktor-faktor yang meyebabkan terjadinya hernia inguinalis lateralis: y Prosesus vaginalis yang persisten y Peninggian tekanan dalam rongga perut (seperti batuk kronik. bersin atau mengedan dan hilang saat berbaring y Nyeri disertai mual muntah pada keadaan inkarserasi atau strangulasi . batuk. Bila pasien di suruh mengejan tidak akan terasa tekanan dan ujung jari dengan mudah dapat meraba ligamentum Cowperi pada ramus superior tulang pubis. Bila jari dimasukkan dalam annulus inguinalis eksterna. sedangkan testis dan funikulus spermatikus dapat dipisahkan dari massa hernia. hipertrofi prostat. Bi la hernia ini dimasukkan sampai ke skrotum. Apa yang dimaksud dengan hernia inguinalis lateralis? Jawaban : Hernia inguinalis lateralis adalah hernia inguinal yang meninggalkan abdomen melalui annulus inguinalis profundus dan bergerak kebawah secara oblik melalui kanalis inguinalis di lateral arteri epigastrika inferior. tidak akan ditemukan dinding belakang. 2. Palpasi : jika ditekan pada annulus inguinalis interna pada saat pasien berdiri atau mengejan. maka hanya akan sampai ke bagian atas skrotum. Apa gejala klinis pada pasien hernia inguinalis lateralis? Jawaban : y Timbul benjolan di lipat paha saat berdiri. kerusakan norvus ileoinguinalis dan nervus ileofemoralis setelah apendiktomi) 3. Pada pasien kadang-kadang ditemukan gejala mudah kencing karena buli -buli ikut membentuk dinding medial hernia. kehamilan) y Kelemahan otot dinding perut (karena usia. tetap akan timbul benjolan karena hernia ini langsung menuju annulus unguinalis eksterna sehingga disebut hernis direkta. Hernia ini banyak di derita oleh penduduk Afrika.kaku dan tajam yang sering mengalami strangulasi. konstipasi.

Bagaimana pemeriksaan fisik pada hernia inguinalis lateralis? Jawaban : Pertama dilakukan inspeksi pada lipat paha. 10. 6. lipoma dan hematoma. Kemudian. Sebutkan ciri-ciri hernia inguinalis lateralis? Jawaban : 13.4. Bagaimana diagnosis banding hernia inguinalis lateralis? Jawaban : Diagnosis banding hernia inguinalis lateralis mencakup massa lain dalam lipat paha seperti limfadenopati. y Isi tidak mudah masuk y Sering inkarserata y Tumb test : hernia tidak keluar y Finger test : teraba di ujung y Defek : Annulus internus . kearah annulus internus lalu pasien disuruh mengejan. + 2 cm diatasnya). Jika benjolan tidak keluar saat penderita mengejan maka pasien tersebut mengidap penyakit hernia inuinalis lateralis. jika ada pendesakan yg dirasakan pada ujung jari maka pasien tersebut mengidap penyakit hernia inguinalis lateralis. Sebutkan 2 cara pemeriksaan fisik pada hernia inguinalis lateralis? Jawaban : y Finger Test y Thumb Test 8. Bentuk elips. Bagaimana cara teknik reposisi secara manual yang efektif digunakan pada pasien hernia inguinalis lateralis? Jawaban : Dengan memberikan tekanan lembut pada massa hernia ke arah annulus inguinalis biasanya dengan pasien dalam posisi kepala lebih rendah (Trendelenburg). Bagaimana thumb test dilakukan pada hernia inguinalis leteralis? Jawaban : Ibu jari ditutupkan pd annulus internus (pertengahan antara spina iliaca anterior superior dan tuberkulum pubicum. Bagaimana patofisiologis dari hernia ingunalis lateralis? Jawaban : Hernia inguinalis lateralis keluar dari rongga peritoneum melalui annulus internus. dan keluar melalui annulus inguinalis eksternus. varikokel. 5. 11. 7. Jika jari tangan pemeriksa didalam kanalis inguinalis maka hernia inguinalis lateralis maju menuruni kanalis pada samping jari tangan. Apa penyebab hernia inguinalis lateralis menyerang bayi dan anak -anak? Jawaban : Hernia inguinalis menyerang bayi dan anak -anak karena kelainan bawaan berupa tidak menutupnya prosesus vaginalis. lalu masuk kanalis inguinalis. jari telunjuk ditempatkan pada sisi lateral kulit skrotum dan dimasukan sepanjang funikulus spermatikus sampai ujung jari mencapai annulus inguinalis profundus. 9. Bagaimana finger test dilakukan pada hernia inguinalis lateralis? Jawaban : Jari telunjuk dimasukkan melalui annulus eksternus pada kanalis inguinalis. testis yang tidak turun. 12.

Prosedur prosedur yang digunakan pada operasi hernia inguinalis lateralis meliputi: Herniotomi : pengangkatan kantong hernia . 2. untuk memperbaiki hernia yang meluas. Meng p p d ernia ing nalis lateralis insisi k lit har s ditentukan tempatnya dengan tepat? Jawaban : Karena untuk mencegah cedera pada nervus iliohipogastrikus dan ilionguinalis yang penting dalam persarafan kulit pada kulit abdomen bawah. penis dan skrotum. yd s adalah penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis. 15. 3.1 . Reseksi usus untuk usu yang iskemik bersamaan dengan perbaikan hernia pada hernia terstrangulasi. dapat dilakukan melalui leparoskopi pada pasien rawat jalan. Dalam keadaan normal. Hernioplasti : melibatkan penjahitan penguatan. Bagaimana prosedur operasi yang dilakukan pada pasi n hernia inguinalis lateralis? e Jawaban : 1. ¤ £ £ £   ¦ ©© § ¥ ¢   ¨ ¦ © § ¡ ¡ ¡ ¡   . Hid Hid . lapisan otot dan fasia dijahit . isinya dikembalikan lagi ke abdomen . cairan yang berada di dalam rongga itu memang ada dan berada dalam keseimbangan antara produksi dan reabsorbsi oleh sistem limfatik di sekitarnya.

dan (3) hidrokel komunikan. kantong hidrokel besarnya dapat berubah-ubah yaitu bertambah besar pada saat anak menangis. yaitu (1) hidrokel testis. y y y     Ga a a linis Pada hidrokel testis. infeksi. Pada palpasi. Menurut letak kantong hidrokel terhadap testis. secara klinis dibedakan beberapa macam hidrokel. kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak di sebelah kranial dari testis. (2) hidrokel funikulus. sehingga pada palpasi. Pada pemeriksaan fisis didapatkan adanya benjolan di kantong skrotum dengan konsistensi kistus dan pada pemeriksaan penerawangan menunjukkan adanya transiluminasi. Pada orang dewasa. besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang hari. Penyebab sekunder terjadi karena didapatkan kelainan pada testis atau epididimis yang menyebabkan terganggunya sistem sekresi atau reabsorbsi cairan di kantong hidrokel. Pada anamnesis. testis dapat diraba dan berada di luar kantong hidrokel. kantong   . Pasien mengeluh adanya benjolan di k antong skrotum yang tidak nyeri. Pada hidrokel yang terinfeksi atau kulit skrotum yang sangat tebal kadang kadang sulit melakukan pemeriksaan ini. hidrokel dapat terjadi secara idiopatik (primer) dan sekunder. Pada anamnesis. Pada hidrokel funikulus. kantong hidrokel seolah-olah mengelilingi testis sehingga testis tak dapat diraba. atau trauma pada testis epididimis. Pembagian ini penting karena berhubungan dengan metode operasi yang akan dilakukan pada saat melakukan koreksi hidrokel. Kelainan pada testis itu mungkin suatu tumor. Pada anamnesis kantong hidrokel besarnya tetap sepanjang hari. Pada hidrokel komunikan terdapat hubungan antara prosesus vaginalis dengan rongga peritoneum sehingga prosesus vaginalis dapat terisi cairan peritoneum.tiologi Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena: (1) belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis (hidrokel komunikans) atau (2) belum sempurnanya sistem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel. sehingga harus dibantu dengan pemeriksaan ultrasonografi.

Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga anak mencapai usia 1 tahun dengan harapan setelah prosesus vaginalis menutup. Pada hidrokel funikulus dilakukan ekstirpasi hidrokel secara in toto " T ! api . Pada hidrokel kongenital dilakukan pendekatan inguinal karena seringkali hidrokel ini disertai dengan hernia inguinalis sehingga pada saat operasi hidrokel. Aspirasi cairan hidrokel tidak dianjurkan karena selain angka kekambuhannya tinggi. Pada hidrokel testis dewasa dilakukan pendekatan skrotal dengan melakukan eksisi dan marsupialisasi kantong hidrokel sesuai cara Winkelman atau plikasi kantong hidrokel sesuai cara Lord. sekaligus melakukan herniorafi. kadang kala dapat menimbulkan penyulit berupa infeksi.hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen. hidrokel akan sembuh sendiri. Tindakan untuk mengatasi cairan hidrokel adalah dengan aspirasi dan operasi. (2) indikasi kosmetik. dan (3) hidrokel permagna yang dirasakan terlalu berat dan mengganggu pasien dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Beberapa indikasi untuk melakukan operasi pada hidrokel adalah: (1) hidrokel yang besar sehingga dapat menekan pembuluh darah. tetapi jika hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar perlu difikirkan untuk dilakukan koreksi.

# . VARIKOKEL Varikokel . hidrokel yang cukup besar mudah mengalami trauma dan hidrokel permagna bisa menekan pembuluh darah yang menuju ke testis sehingga menimbulkan atrofi testis. varicocele adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna.Penyulit Jika dibiarkan.

Di samping itu vena spermatika interna kiri lebih panjang daripada yang kanan dan katupnya lebih sedikit dan inkompeten. tetapi dari pengamatan membuktikan ba hwa varikokel sebelah kiri lebih sering dijumpai daripada sebelah kanan (varikokel sebelah kiri 70 93 %). Etiologi dan anatomi Hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti penyebab varikokel.Kelainan ini terdapat pada 15% pria. dan didapatkan 21 -41% pria yang mandul menderita varikokel. . Hal ini disebabkan karena vena spermatika interna kiri bermuara pada vena renalis kiri dengan arah tegak lurus. Varikokel ternyata merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria. sedangkan yang kanan bermuara pada ven a kava dengan arah miring.

pasien diminta untuk melakukan manuver valsava atau mengedan. pada inspeksi dan papasi terdapat bentukan seperti kumpulan cacing -cacing di dalam kantung yang berada di sebelah kranial testis. Patogenesis Varikokel dapat menimbulkan gangguan proses spermatogenesis melalui beberapa cara. Derajat kecil: adalah varikokel yang dapat dipalpasi setelah pasien melakukan manuver valsava 2. Adanya anastomosis antara pleksus pampiniformis kiri dan kanan. Jika diperlukan. 3. Pemeriksaan dilakukan dalam posisi berd iri. antara lain: 1. 4. muara vena spermatika kanan pada vena renails kanan. Derajat sedang: adalah varikokel yang dapat dip alpasi tanpa melakukan manuver valsava . dengan memperhatikan keadaan skrotum kemudian dilakukan palpasi. atau kadang -kadang mengeluh adanya benjolan di atas testis yang terasa nyeri. Refluks hasil metabolit ginjal dan adrenal (antara lain katekolamin dan prostaglandin) melalui vena spermatika interna ke testis. Jika terdapat varikokel.Jika terdapat varikokel di sebelah kanan atau varikokel bilateral patut dicurigai adanya: kelainan pada rong ga retroperitoneal (terdapat obstruksi vena karena tumor). Peningkatan suhu testis. atau adanya situs inversus. Terjadi stagnasi darah balik pada sirkulasi testis sehingga testis mengalami hipoksia karena kekurangan oksigen. Gambaran klinis dan diagnosis Pasien datang ke dokter biasanya mengeluh belum mempunyai anak setelah beberapa tahun menikah. Secara klinis varikokel dibedakan dalam 3 tingkatan/derajat: 1. memungkinkan zat-zat hasil metabolit tadi dapat dialirkan dari testis kiri ke testis kanan sehingga menyebabkan gangguan spermatogenesis testis kanan dan pada akhirnya terjadi infertilitas. 2.

Keadaan ini diderita oleh 1 diantara 4000 pria yan g berumur kurang dari 25 tahun. Untuk lebih objektif dalam menentukan besar atau volume testis dilakukan pengukuran dengan alat orkidometer. karena telah terjadi kerusakan pada sel -sel germinal. Derajat besar: adalah varikokel yang sudah dapat dilihat bentuknya tanpa melakukan manuver valsava. Diperhatikan pula konsistensi testis maupun ukurannya. Varikokel yang sulit diraba secara klinis seperti i ni disebut varikokel subklinik. karena alat ini dapat mendeteksi adanya peningkatan aliran darah pada pleksus pampiniformis.3. Pada beberapa keadaan mungkin kedua testis teraba kecil dan lunak.) dan terdapat kelainan bentuk sperma (tapered). dengan membandingkan testis kiri dengan testis kanan. dan paling banyak diderita oleh anak pada masa pubertas (12 -20 tahun). Untuk itu pemeriksaan auskultasi dengan memakai stetoskop Doppler sangat membantu. Kadangkala sulit untuk menemukan adanya bentukan varikokel secara klinis meskipun terdapat tanda-tanda lain yang menunjukkan adanya varikokel. Menurut McLeo d. Untuk menilai seberapa jauh varikokel telah menyebabkan kerusakan pada tubuli seminiferi dilakukan pemeriksaan analisis semen. meningkatnya jumlah sperma muda (immature. hasil analisis semen pada varikokel menujukkan pola stress yaitu menurunnya motilitas sperma. Di samping itu tidak jarang janin yang masih berada di dalam uterus atau bayi baru lahir menderita . Tortio Testis Torsio testis adalah terpeluntirnya funikulus spermatikus yang berakibat terjadinya gangguan aliran darah pada testis.

dan tunika vaginalis mudah sekali bergerak dan memungkinkan untuk terpluntir pada sumbu funikulus spermatikus. pada kelainan ini tunika mengelilingi seluruh permukaan testis sehingga mencegah insersi epididimis ke dinding skrotum. atau trauma yang mengenai skrotum. Pada permukaan anterior dan lateral. antara lain adalah perubahan suhu yang mendadak (seperti pada saat berenang). Keadaan ini menyebabkan testis dan epididimis dengan mudahnya bergerak di kantung tunika vaginalis dan menggantung pada funikulus spermatikus. Terpluntirnya funikulus spermatikus menyebabkan obstruksi aliran darah testis sehingga testis mengalami hipoksia. dan iskemia. edema testis. Beberapa keadaan yang menyebabkan pergerakan yang berlebihan itu. Gambaran klinis dan diagnosis . yaitu lapisan viseralis yang langsung menempul ke testis dan di sebelah luarnya adalah lapisan parietalis yang menempel ke muskulus dartos pada dinding skrotum. celana yang terlalu ketat. epididimis. ketakutan. Kelainan ini dikenal sebagai anomali bellclapper. latihan yang berlebihan. Terpluntirnya testis pada keadaan ini disebut torsio testis ekstravaginal. Patogenesis Secara fisiologis otot kremaster berfungsi menggerakkan testis mendekati dan menjauhi rongga abdomen guna mempertahankan suhu ideal untuk testis. batuk. Keadaan ini ak an memudahkan testis mengalami torsio intravaginal. testis dan epididimis dikelilingi oleh tunika vaginalis yang terdiri atas 2 lapis. defekasi. Anatomi Testis normal dibungkus oleh tunika albuginea. Tunika vaginalis yang seharusnya mengelilingi sebagian dari testis pada permukaan anterior dan lateral testis. Pada masa janin dan neonatus lapisan parietal yang menempel pada muskulus dartos masih belum banyak jaringan penyanggahnya sehingga testis. Terjadinya torsio testis pa da masa remaja banyak dikaitkan dengan kelainan sistem penyanggah testis.torsio testis yang tidak terdiagnosis sehingga mengaki batkan kehilangan testis baik unilateral ataupun bilateral. Adanya kelainan sistem penyanggah testis menye babkan testis dapat mengalami torsio jika bergerak secara berlebihan. Pada akhirnya testis akan mengalami nekrosis.

Hilangnya nyeri setelah detorsi menandakan bahwa detorsi telah berhasil. Kadang-kadang pada torsio testis yang baru saja terjadi. kemudian jika tidak terjadi perubahan. Jika detorsi berhasil operasi harus tetap dilaksanakan. dan sintigrafi testis yang kesemuanya bertujuan menilai adanya aliran darah ke testis. dicoba detorsi ke arah medial. Pada torsio testis tidak didapatkan adanya aliran darah ke testis sedangkan pada keradangan akut testis. yaitu dengan jalan memutar testis ke arah berlawanan dengan arah torsio. Terapi Detorsi Manual Detorsi manual adalah mengembalikan posisi testis ke asalnya. Pada pemeriksaan fisis. Keadaan itu dikenal sebagai akut skrotum. Karena arah torsio biasanya ke medial maka dianjurkan untuk memuta r testis ke arah lateral dahulu. terjadi peni ngkatan aliran darah ke testis. Pemeriksaan sedimen urine tidak menunjukkan adanya leukosit dalam urine d an pemeriksaan darah tidak menunjukkan tanda inflamasi. dapat diraba adanya lilitan atau penebalan funikulus spermatikus. kecuali pada torsio testis yang sudah lama dan telah mengalami keradangan steril. Pada bayi gejalanya tidak khas yakni gelisah. testis membengkak. Nyeri dapat menjalar ke daerah inguinal atau perut sebelah bawah sehingg a jika tidak diwaspadai sering dikacaukan dengan apendisitis akut. Keadaan ini biasanya tidak disertai dengan demam. Operasi . Pemeriksaan penunjang yang berguna untuk membedakan torsio testis dengan keadaan akut skrotum yang lain adalah dengan memakai: stetoskop Doppler.Pasien mengeluh nyeri hebat di daerah skrotum. yang sifatnya mendadak dan diikuti pembengkakan pada testis. ultrasonografi Doppler. rewel atau tidak mau menyusui. letaknya lebih tinggi dan lebih horizontal daripada testis sisi kontralateral.

Testis yang telah mengalami nekrosis jika tetap dibiarkan berada di dalam skrotum akan merangsang terbentuknya antibodi antisper ma sehingga mengurangi kemampuan fertilitas dikemudian hari. dilakukan orkidopeksi (fiksasi testis) pada tunika dartos kemudian disusul orkidopeksi pada testis kontralateral.Tindakan opera si ini dimaksudkan untuk mengembalikan posisi testis pada arah yang benar (reposisi) dan setelah itu dilakukan penilaian apakah testis yang mengalami torsio masih viable (hidup) atau sudah mengalami nekrosis. sedangkan pada testis yang sudah mengalami nekrosis dilakukan pengangkatan testis (orkidektomi) dan kemudian disusul orkidopeksi pada testis kontralateral. Orkidopeksi dilakukan dengan mempergunakan benang yang tidak diserap pada 3 tempat untuk mencegah agar testis tidak terpluntir kembali. Jika testis masih hidup. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful