Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

Pedoman Umum

Wikipedia memiliki artikel yang berkaitan dengan:Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan edisi kedua berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0543a/U/1987, tanggal 9 September 1987, dicermatkan pada Rapat Kerja ke-30 Panitia Kerja Sama Kebahasaan di Tugu, tanggal 16–20 Desember 1990 dan diterima pada Sidang ke-30 Majelis Bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia di Bandar Seri Begawan, tanggal 4–6 Maret 1991.Daftar isi: I. Pemakaian Huruf A. Huruf Abjad B. Huruf Vokal C. Huruf Konsonan D. Huruf Diftong E. Gabungan Huruf Konsonan F. Pemenggalan Kata II. Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring A. Huruf Kapital atau Huruf Besar B. Huruf Miring III. Penulisan Kata A. Kata Dasar B. Kata Turunan C. Kata Ulang D. Gabungan Kata E. Kata Ganti ku, kau, mu, dan nya F. Kata Depan di, ke, dan dari G. Kata si dan sang H. Partikel I. Singkatan dan Akronim J. Angka dan Lambang Bilangan IV. Penulisan Huruf Serapan V. Pemakaian Tanda Baca

A. Tanda Titik B. Tanda Koma C. Tanda Titik Koma D. Tanda Titik Dua

E. Tanda Hubung F. Tanda Pisah G. Tanda Elipsis H. Tanda Tanya I. Tanda Seru J. Tanda Kurung K. Tanda Kurung Siku L. Tanda Petik M. Tanda Petik Tunggal N. Tanda Garis Miring O. Tanda Penyingkat (Apostrof) [sunting] I. Pemakaian Huruf [sunting] A. Huruf Abjad Abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf yang berikut. Nama tiap huruf disertakan di sebelahnya.Huruf Nama Huruf Nama Huruf Nama Aa a Jj je Ss es Bb be Kk ka Tt te Cc ce Ll el Uu u Dd de M m em Vv fe Ee e Nn en W w we Ff ef Oo o Xx eks Gg ge Pp pe Yy ye Hh ha Qq ki Zz zet Ii i Rr er [sunting] B. Huruf Vokal Huruf yang melambangkan vokal dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf a, e, i, o, dan u.Huruf Vokal Contoh Pemakaian dalam Kata Di Awal Di Tengah Di Akhir a api padi lusa e* enak petak sore emas kena tipe i itu simpan murni o oleh kota radio u ulang bumi ibu * Dalam pengajaran lafal kata, dapat digunakan tanda aksen jika ejaan kata menimbulkan keraguan. Misalnya: Anak-anak bermain di teras (téras). Upacara itu dihadiri pejabat teras pemerintah.

Kami menonton film seri (séri). Pertandingan itu berakhir seri. [sunting] C. Huruf Konsonan Huruf yang melambangkan konsonan dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.Huruf Konsonan Contoh Pemakaian dalam Kata Di Awal Di Tengah Di Akhir b bahasa sebut adab c cakap kaca capexc d dua ada abad f fakir kafir maaf g guna tiga balig h hari saham tuah j jalan manja mikraj k kami paksa sesak – rakyat* bapak* l lekas alas kesal m maka kami diam n nama anak daun p pasang apa siap q** Quran Furqan – r raih bara putar s sampai asli lemas t tali mata rapat v varia lava – w wanita hawa – x** xenon – – y yakin payung– z zeni lazim juz * Huruf k di sini melambangkan bunyi hamzah. ** Huruf q dan x digunakan khusus untuk nama dan keperluan ilmu. [sunting] D. Huruf Diftong Di dalam bahasa Indonesia terdapat diftong yang dilambangkan dengan ai, au, dan oi.Huruf Diftong Contoh Pemakaian dalam Kata Di Awal Di Tengah Di Akhir ai ain syaitan pandai au aula saudara harimau oi – boikot amboi [sunting] E. Gabungan Huruf Konsonan Di dalam bahasa Indonesia terdapat empat gabungan huruf yang melambangkan konsonan, yaitu kh, ng, ny, dan sy.Gabungan

Huruf Konsonan Contoh Pemakaian dalam Kata Di Awal Di Tengah Di Akhir kh khusus akhir tarikh ng ngilu bangunsenang ny nyata hanyut – sy syarat isyarat arasy [sunting] F. Pemenggalan Kata1. Pemenggalan kata pada kata dasar dilakukan sebagai berikut: a. Jika di tengah kata ada vokal yang berurutan, pemenggalan kata itu dilakukan di antara kedua huruf vokal itu. Misalnya: ma-in, sa-at, bu-ah Huruf diftong ai, au, dan oi tidak pernah diceraikan sehingga pemenggalan kata tidak dilakukan di antara kedua huruf itu. Misalnya: au-la bukan a-u-la sau-da-ra bukan sa-u-da-ra am-boi bukan am-bo-i b. Jika di tengah kata ada huruf konsonan, termasuk gabungan huruf konsonan, di antara dua buah huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan. Misalnya: ba-pak, ba-rang, su-lit, la-wan, de-ngan, ke-nyang, mu-ta-khir c. Jika di tengah kata ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan itu. Gabungan huruf konsonan tidak pernah diceraikan. Misalnya: man-di, som-bong, swas-ta, cap-lok, Ap-ril, bang-sa, makh-luk d. Jika di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan atau lebih, pemenggalan dilakukan di antara huruf konsonan yang pertama dan huruf konsonan yang kedua. Misalnya: in-strumen, ul-tra, in-fra, bang-krut, ben-trik, ikh-las 2. Imbuhan akhiran dan imbuhan awalan, termasuk awalan yang mengalami perubahan bentuk serta partikel yang biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya, dapat dipenggal pada pergantian baris. Misalnya: makan-an, me-rasa-kan, mem-bantu, pergi-lah Catatan: a. Bentuk dasar pada kata turunan sedapat-dapatnya tidak dipenggal. b. Akhiran -i tidak dipenggal. (Lihat keterangan tentang tanda hubung, Bab V, Pasal E, Ayat 1.) c. Pada kata yang berimbuhan sisipan, pemenggalan kata dilakukan sebagai berikut. Misalnya: te-lun-juk, si-nam-bung, ge-li-gi

dan nama diri yang lain disesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan kecuali jika ada pertimbangan khusus. "Besok pagi. Misalnya: Adik bertanya. fo-to-gra-fi intro-speksi. ki-lo-me-ter pasca-panen. 2. Kristen Tuhan akan menunjukkan jalan yang benar kepada hamba-Nya. dan 1d di atas.3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci." kata Ibu. Yang Maha Pengasih. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung. Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring [sunting] A. Bimbinglah hamba-Mu. bi-o-gra-fi foto-grafi. "Kapan kita pulang?" Bapak menasihatkan. ya Tuhan. 4. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. Jika suatu kata terdiri atas lebih dari satu unsur dan salah satu unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain. [sunting] II. pas-ca-pa-nen [sunting] Keterangan: Nama orang. ke jalan yang Engkau beri rahmat. keturunan. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan. Misalnya: bio-grafi. 1b. Pekerjaan itu belum selesai. pemenggalan kata dapat dilakukan (1) di antara unsur-unsur itu atau (2) pada unsur gabungan itu sesuai dengan kaidah 1a. Apa maksudnya? Kita harus bekerja keras. dan keagamaan yang diikuti nama orang. badan hukum. in-tro-spek-si kilo-gram." katanya. "Berhati-hatilah. Islam. Misalnya: Dia mengantuk. termasuk kata ganti untuk Tuhan. ki-lo-gram kilo-meter. Huruf Kapital atau Huruf Besar1. Weda. "Dia akan berangkat". 3. Misalnya: Mahaputra Yamin Sultan Hasanuddin Haji Agus Salim . Nak!" "Kemarin engkau terlambat. Yang Mahakuasa. Quran. 1c. Alkitab. Misalnya: Allah.

Misalnya: Wakil Presiden Adam Malik Perdana Menteri Nehru Profesor Supomo Laksamana Muda Udara Husen Sastranegara Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian Gubernur Irian Jaya Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang. Huruf kapital sebagai huruf pertama nama bangsa. nama instansi. dan bahasa. suku. Misalnya: Amir Hamzah Dewi Sartika Wage Rudolf Supratman Halim Perdanakusumah Ampere Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama sejenis atau satuan ukuran. Tahun ini ia pergi naik haji. suku bangsa. 6. atau nama tempat. Misalnya: mesin diesel 10 volt 5 ampere 7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Misalnya: Dia baru saja diangkat menjadi sultan. atau nama tempat.Imam Syafii Nabi Ibrahim Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar. Misalnya: mengindonesiakan kata asing keinggris-inggrisan . kehormatan. Misalnya: Siapa gubernur yang baru dilantik itu? Kemarin Brigadir Jenderal Ahmad dilantik menjadi mayor jenderal. dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan. keturunan. 5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang. Misalnya: bangsa Indonesia suku Sunda bahasa Inggris Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa. dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.

Misalnya: garam inggris gula jawa kacang bogor pisang ambon 11.8. dan peristiwa sejarah. lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun. hari raya. Misalnya: berlayar ke teluk mandi di kali menyeberangi selat pergi ke arah tenggara Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama geografi yang digunakan sebagai nama jenis. Misalnya: Asia Tenggara Kali Brantas Banyuwangi Lembah Baliem Bukit Barisan Ngarai Sianok Cirebon Pegunungan Jayawijaya Danau Toba Selat Lombok Daratan Tinggi Dieng Tanjung Harapan Gunung Semeru Teluk Benggala Jalan Diponegoro Terusan Suez Jazirah Arab Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak menjadi unsur nama diri. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama negara. Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia. bulan. Misalnya: bulan Agustus hari Natal bulan Maulid Perang Candu hari Galungan tahun Hijriah hari Jumat tarikh Masehi hari Lebaran Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama. Misalnya: Republik Indonesia Majelis Permusyawaratan Rakyat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak . 9. Misalnya: Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsanya. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. serta nama dokumen resmi kecuali kata seperti dan. hari.

Ia menyelesaikan makalah "Asas-Asas Hukum Perdata". saudara. Misalnya: "Kapan Bapak berangkat?" tanya Harto. surat kabar.S. Bu?" Surat Saudara sudah saya terima. yang. dan paman yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Misalnya: Dr. doktor M. Misalnya: Perserikatan Bangsa-Bangsa Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Rancangan Undang-Undang Kepegawaian 13. . Dia adalah agen surat kabar Sinar Pembangunan. majalah. nyonya Sdr. sarjana hukum S. profesor Tn. dan judul karangan kecuali kata seperti di. Besok Paman akan datang. Misalnya: menjadi sebuah republik beberapa badan hukum kerja sama antara pemerintah dan rakyat menurut undang-undang yang berlaku 12. Bacalah majalah Bahasa dan Sastra.H.A. "Itu apa. ke. Mereka pergi ke rumah Pak Camat. master of arts S. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan.Keputusan Presiden Republik Indonesia. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Adik bertanya. Nomor 57. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna) di dalam nama buku. serta nama dokumen resmi. Misalnya: Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak. kakak. serta dokumen resmi. ibu. pangkat. badan. adik. dari. sarjana sastra Prof. Dik!" kata Ucok. Tahun 1972 Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara. dan. dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal. "Silakan duduk. tuan Ny. saudara 15. 14. dan sapaan. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar. Para ibu mengunjungi Ibu Hasan.

Catatan: Dalam tulisan tangan atau ketikan. Bab ini tidak membicarakan penulisan huruf kapital. [sunting] III. Misalnya: majalah Bahasa dan Kesusastraan buku Negarakertagama karangan Prapanca surat kabar Suara Karya 2. Kantor pajak penuh sesak. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menulis nama buku. Huruf Miring1. Penulisan Kata [sunting] A. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf. Misalnya: Sudahkah Anda tahu? Surat Anda telah kami terima. huruf atau kata yang akan dicetak miring diberi satu garis di bawahnya. Dia bukan menipu. atau kelompok kata.Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai dalam pengacuan atau penyapaan. bagian kata. [sunting] . Misalnya: Kita harus menghormati bapak dan ibu kita. Kata DasarKata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. kata. Politik divide et impera pernah merajalela di negeri ini. Misalnya: Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana. [sunting] B. majalah. 3. tetapi ditipu. Weltanschauung antara lain diterjemahkan menjadi 'pandangan dunia'. Buatlah kalimat dengan berlepas tangan. 16. dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya. Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda. Misalnya: Huruf pertama kata abad ialah a. Buku itu sangat tebal. Tetapi: Negara itu telah mengalami empat kudeta. Misalnya: Ibu percaya bahwa engkau tahu.

Pasal E. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya.) Misalnya: menggarisbawahi menyebarluaskan dilipatgandakan penghancurleburan 4. Ayat 5. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. gabungan kata itu ditulis serangkai. Pasal E. Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi. sisipan. Misalnya: adipati mahasiswa aerodinamika mancanegara antarkota multilateral anumerta narapidana audiogram nonkolaborasi awahama Pancasila bikarbonat panteisme biokimia paripurna caturtunggal poligami dasawarsa pramuniaga dekameter prasangka demoralisasi purnawirawan dwiwarna reinkarnasi ekawarna saptakrida ekstrakurikuler semiprofesional elektroteknik subseksi infrastruktur swadaya inkonvensional telepon introspeksi transmigrasi kolonialisme tritunggal . Bab V. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus. Misalnya: bergeletar dikelola penetapan menengok mempermainkan 2. Bab V. Ayat 5. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung.B. Kata Turunan1.) Misalnya: bertepuk tangan garis bawahi menganak sungai sebar luaskan 3. Jika bentuk dasar berupa gabungan kata. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung. Imbuhan (awalan.

daripada. ibu-bapak kami. simpang empat. kereta api cepat luar biasa. sediakala. Gabungan kata berikut ditulis serangkai. dibesar-besarkan. mondar-mandir. orang-tua muda 3. 2. terus-menerus. meja tulis. akhirulkalam. sastramarga. bagaimana. kura-kura. [sunting] C. darmasiswa. Gabungan Kata1. beasiswa. menulis-nulis. mangkubumi. unsur-unsurnya ditulis terpisah. kepada. Misalnya: Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita. kuda-kuda. dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian di antara unsur yang bersangkutan. radioaktif. olahraga. termasuk istilah khusus. kambing hitam. sukacita. mesin-hitung tangan. huru-hara. kasatmata. bilamana. Misalnya: duta besar. gerak-gerik. ramah-tamah. hulubalang. tunggang-langgang. kilometer. saripati. syahbandar. keratabasa. dukacita. saputangan. gabungan itu ditulis terpisah. Misalnya: alat pandang-dengar. astagfirullah. mata-mata. adakalanya. tukar-menukar. darmabakti. Misalnya: acapkali. alhamdulillah. halalbihalal. rumah sakit umum. sayur-mayur. silaturahmi. hulubalang-hulubalang. manasuka. Gabungan kata yang lazim disebut kata majemuk. segitiga. barangkali. sebagaimana. centang-perenang. Misalnya: anak-anak. laba-laba. berjalan-jalan. buku-buku. titimangsa. hati-hati. paramasastra. porak-poranda. matahari. model linear. termasuk istilah khusus. kacamata. kupukupu. Misalnya: non-Indonesia pan-Afrikanisme (2) Jika kata maha sebagai unsur gabungan diikuti oleh kata esa dan kata yang bukan kata dasar. sukaria. sekalipun. sia-sia. persegi panjang. di antara kedua unsur itu dituliskan tanda hubung (-).kosponsor ultramodern Catatan:(1) Jika bentuk terikat diikuti oleh kata yang huruf awalnya adalah huruf kapital. padahal. bismillah. bumiputra. watt-jam. puspawarna. Gabungan kata. buku sejarah-baru. sukarela. wasalam [sunting] . Marilah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih. Kata UlangBentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung. lauk-pauk. peribahasa. anak-istri saya. yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian. biri-biri. undang-undang. mata pelajaran. manakala. orang tua. bumiputra-bumiputra [sunting] D. belasungkawa.

bukumu. ke. Saya pergi ke sana-sini mencarinya. dan nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Partikel1. Mari kita berangkat ke pasar. Si Amin lebih tua daripada si Ahmad. Ia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan.) Misalnya: Kain itu terletak di dalam lemari. Ia masuk. Misalnya: Apa yang kumiliki boleh kauambil. dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada. Catatan: Kata-kata yang dicetak miring di bawah ini ditulis serangkai. Ke mana saja ia selama ini? Kita perlu berpikir sepuluh tahun ke depan. Ia datang dari Surabaya kemarin. Kata Ganti ku. mu. [sunting] H. Semua orang terkemuka di desa itu hadir dalam kenduri itu. Bermalam sajalah di sini. Bawa kemari gambar itu. -kah. dan dari Kata depan di. Misalnya: Harimau itu marah sekali kepada sang Kancil. Kata Depan di. Jakarta adalah ibu kota Republik Indonesia. Misalnya: Bacalah buku itu baik-baik. Kesampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Kata si dan sangKata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. (Lihat juga Bab III. Bukuku. dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. [sunting] F. ku. [sunting] G. ke. Ayat 3. Pasal D. kau. Kemarikan buku itu. mu. Kami percaya sepenuhnya kepadanya. Surat itu dikirimkan kembali kepada si pengirim. dan bukunya tersimpan di perpustakaan. Apakah yang tersirat dalam surat itu? . Surat perintah itu dikeluarkan di Jakarta pada tanggal 11 Maret 1966. lalu keluar lagi. Di mana Siti sekarang? Mereka ada di rumah. dan nya Kata ganti ku dan kau ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Partikel -lah.E.

Mereka masuk ke dalam ruangan satu per satu. bagaimanapun. Hendak pulang pun sudah tak ada kendaraan. M. Jangan dua kali. master of business administration M. Sekalipun belum memuaskan. bapak Sdr. saudara Kol. satu kali pun engkau belum pernah datang ke rumahku. biarpun. meskipun. sarjana ekonomi S.K. Catatan: Kelompok yang lazim dianggap padu. ia tetap kurus. ataupun. Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya. Harga kain itu Rp2.sarjana kesehatan masyarakat Bpk. sarjana karawitan S. a.S. kolonel . master of science S. Misalnya: Adapun sebab-sebabnya belum diketahui. walaupun ditulis serangkai. nama gelar. adik pun ingin pergi.B. maupun. 'demi'. Kramawijaya Muh. jabatan atau pangkat diikuti dengan tanda titik. Singkatan ialah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih. [sunting] I. Jika ayah pergi. andaipun. sekalipun. dan 'tiap' ditulis terpisah dari bagian kalimat yang mendahului atau mengikutinya. 3. kendatipun. Walaupun miskin.A.E. misalnya adapun. sapaan. Sukanto S.A. sungguhpun. Misalnya: Pegawai negeri mendapat kenaikan gaji per 1 April. kalaupun.000 per helai. Misalnya: A. Partikel per yang berarti 'mulai'. Singkatan dan Akronim1.Sc. Bagaimanapun juga akan dicobanya menyelesaikan tugas itu. hasil pekerjaannya dapat dijadikan pegangan.Siapakah gerangan dia? Apatah gunanya bersedih hati? 2. Misalnya: Apa pun yang dimakannya.Kar. Singkatan nama orang. ia selalu gembira. Yamin Suman Hs. Baik para mahasiswa maupun mahasiswi ikut berdemonstrasi.M.

b. dan lain-lain dsb. Lambang kimia. Misalnya: ABRI Angkatan Bersenjata Republik Indonesia LAN Lembaga Administrasi Negara . Moh. dan seterusnya hlm. dengan alamat u.p. dan mata uang tidak diikuti tanda titik. badan atau organisasi. timbangan. Moh.00) (lima ribu) rupiah 2. takaran. Misalnya: dll.a. sampai dengan d. untuk perhatian s. Misalnya: Cu kuprum TNT trinitrotoluen cm sentimeter kVA kilovolt-ampere l liter kg kilogram Rp (5. Singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Akronim ialah singkatan yang berupa gabungan huruf awal. gabungan suku kata. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan.000.b. a.d. Misalnya: DPR Dewan Perwakilan Rakyat PGRI Persatuan Guru Republik Indonesia GBHN Garis-Garis Besar Haluan Negara SMTP Sekolah Menengah Tingkat Pertama PT Perseroan Terbatas KTP Kartu Tanda Penduduk c. sama dengan atas Yth. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. atas nama d. Hasan) Tetapi: a. singkatan satuan ukuran. halaman sda. Hasan) Yang terhormat (Sdr. untuk beliau u. dan sebagainya dst.n. (Sdr. ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata. serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik.

III. 2. VII.٩ Angka Romawi : I. Angka Arab : ٠. berat. C (100). hendaknya diperhatikan syarat-syarat berikut: Jumlah suku kata akronim jangan melebihi jumlah suku kata yang lazin pada kata Indonesia Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian kombinasi vokal dan konsonan yang sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim. suku kata.٤.٥.PASI Persatuan Atletik Seluruh Indonesia IKIP Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan SIM Surat Izin Mengemudi b. Angka digunakan untuk menyatakan: (i) ukuran panjang. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital. Misalnya: Akabri Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Bappenas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Iwapi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kowani Kongres Wanita Indonesia Sespa Sekolah Staf Pimpinan Administrasi c. [sunting] J. V. D (500). ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata seluruhnya ditulis dengan huruf kecil Misalnya: pemilu pemilihan umum radar radio detecting and ranging rapim rapat pimpinan rudal peluru kendali tilang bukti pelanggaran Catatan: Jika dianggap perlu membentuk akronim. dan isi (ii) satuan waktu (iii) nilai uang. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. M (1. VIII. luas. Angka dan Lambang Bilangan1.5 sentimeter 5 kilogram 4 meter persegi 10 liter 1 jam 20 menit . Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf.٧. X.١. VI.٣.٨. Di dalam tulisan lazim digunakan angka Arab atau angka Romawi.000) Pemakaiannya diatur lebih lanjut dalam pasal-pasal yang berikut ini. L (50). II.٦. IV.٢. dan (iv) kuantitas Misalnya: 0. IX.

15 Hotel Indonesia. Angka digunakan juga untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci. Pasal 5.00 tahun 1928 17 Agustus 1945 Rp5. atau kamar pada alamat. Bilangan utuh Misalnya: dua belas dua puluh dua dua ratus dua puluh dua 12 22 222 b. 3. apartemen. Angka lazim dipakai untuk melambangkan nomor jalan.00 US$3.10* ¥100 2. Misalnya: Jalan Tanah Abang I No. Penulisan lambang bilangan yang dengan huruf dilakukan sebagai berikut: a.2 . Kamar 169 4. rumah. Bilangan pecahan Misalnya: setengah tiga perempat seperenam belas tiga dua pertiga seperseratus satu persen satu dua persepuluh 1/2 3/4 1/16 3 2/3 1/100 1% 1.pukul 15.000. Misalnya: Bab X.000 rupiah 50 dolar Amerika 10 paun Inggris 100 yen 10 persen 27 orang * tanda titik di sini merupakan tanda desimal.50* $5. halaman 252 Surah Yasin: 9 5.

Dua ratus lima puluh orang tamu diundang Pak Darmo. Di antara 72 anggota yang hadir. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. 100 bemo. 9. Penduduk Indonesia berjumlah lebih dari 120 juta orang. Pak Darmo mengundang 250 orang tamu. Penulisan lambang bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara yang berikut. Misalnya: Paku Buwono X pada awal abad XX dalam kehidupan pada abad ke-20 ini lihat Bab II. 100 helicak. Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan. Pasal 5 dalam bab ke-2 buku itu di daerah tingkat II itu di tingkat kedua gedung itu di tingkat ke-2 itu kantornya di tingkat II itu 7. Ayah memesan tiga ratus ekor ayam. Jika perlu. susunan kalimat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat pada awal kalimat. dan 5 orang memberikan suara blangko. Misalnya: Perusahaan itu baru saja mendapat pinjaman 250 juta rupiah. Misalnya: Amir menonton drama itu sampai tiga kali. 15 orang tidak setuju. 10. sperti dalam perincian dan pemaparan. Misalnya: .6. 52 orang setuju. Misalnya: Lima belas orang tewas dalam kecelakaan itu. 11. Kendaraan yang ditempah untuk pengangkutan umum terdiri atas 50 bus. Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks kecuali di dalam dokumen resmi seperti akta dan kuitansi. Penulisan lambang bilangan yang mendapat akhiran -an mengikuti Misalnya: tahun '50-an uang 5000-an lima uang 1000-an (tahun lima puluhan) (uang lima ribuan) (lima uang seribuan) 8. Bukan: 15 orang tewas dalam kecelakaan itu. Angka yang menunjukkan bilangan utuh yang besar dapat dieja sebagian supaya lebih mudah dibaca.

[sunting] IV. bahasa Indonesia menyerap unsur dari pelbagai bahasa lain. Penulisan Huruf Serapan Dalam perkembangannya. Dalam hal ini diusahakan agar ejaannya hanya diubah seperlunya sehingga bentuk Indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya. Kedua. Bukan: Kantor kamu mempunyai 20 (dua puluh) orang pegawai. Berdasarkan taraf integrasinya. shuttle cock. DI lemari itu tersimpan 805 buku dan majalah. unsur pinjaman yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia. atau Inggris. unsur pinjaman yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. seperti: reshuffle. Unsur-unsur ini dipakai dalam konteks bahasa Indonesia.Kantor kami mempunya dua puluh orang pegawai. Belanda. Misalnya: Saya lampirkan tanda terima uang sebesar Rp999. penulisannya harus tepat. I'exploitation de l'homme par I'homme. aa (Belanda) menjadi a paal baal octaaf pal bal oktaf ae tetap ae jika tidak bervariasi dengan e aerobe aerodinamics aerob . Jika bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf. baik dari bahasa daerah maupun dari bahasa asing seperti Sanskerta. [sunting] Kaidah ejaan Kaidah ejaan yang berlaku bagi unsur serapan itu sebagai berikut. Pertama. 12. unsur pinjaman dalam bahasa Indonesia dapat dibagi atas dua golongan besar.75 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan tujuh puluh lima perseratus rupiah). Arab.75 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan tujuh puluh lima perseratus) rupiah. tetapi pengucapannya masih mengikuti cara asing. Portugis. Di lemari itu tersimpan 805 (delapan ratus lima) buku dan majalah. Saya lampirkan tanda terima uang sebesar 999.

aerodinamika ae. o. menjadi e haemoglobin haematite hemoglobin hematit ai tetap ai trailer caisson trailer kaison au tetap au audiogram autotroph tautomer hydraulic caustic audiogram autotrof tautomer hidraulik kaustik c di muka a. dan konsonan menjadi k calomel construction cubic coup classification crystal kalomel konstruksi kubik kup klasifikasi kristal c di muka e. u. i. jika bervariasi dengan e. oe. dan y menjadi s central cent cybernetics circulation cylinder .

dan konsonan menjadi k saccharin charisma cholera chromosome technique sakarin karisma kolera kromosom teknik ch yang lafalnya s atau sy menjadi s echelon machine eselon mesin ch yang lafalnya c menjadi c . dan konsonan menjadi k accomodation acculturation acclimatization accumulation acclamation akomodasi akulturasi aklimatisasi akumulasi aklamasi cc di muka e dan i menjadi ks accent accessory vaccine aksen aksesori vaksin cch dan ch di muka a.coelom sentral sen sibernetika sirkulasi silinder selom cc di muka o. u. o.

check China cek Cina ç (Sanskerta) menjadi s çabda çastra sabda sastra e tetap e effect description synthesis efek deskripsi sintesis ea tetap ea idealist habeas idealis habeas ee (Belanda) menjadi e stratosfeer systeem stratosfer sistem ei tetap ei eicosane eidetic einsteinium eikosan eidetik einsteinium eo tetap eo stereo geometry zeolite stereo geometri .

zeolit eu tetap eu neutron eugenol europium neutron eugenol europium f tetap f fanatic factor fossil fanatik faktor fosil gh menjadi g sorghum sorgum gue menjadi ge igue gigue ige gige i pada awal suku kata di muka vokal tetap i iambus ion iota iambus ion iota ie (Belanda) menjadi i jika lafalnya i politiek riem politik rim ie tetap ie jika lafalnya bukan i variety patient efficient .

varietas pasien efisien kh (Arab) tetap kh khusus akhir khusus akhir ng tetap ng contingent congress linguistics kontingen kongres linguistik oe (oi Yunani) menjadi e oestrogen oenology foetus estrogen enologi fetus oo (Belanda) menjadi o cartoon proof pool kartun pruf pul oo (vokal ganda) tetap oo zoology coordination zoologi koordinasi ou menjadi u jika lafalnya u gouverneur coupon contour gubernur kupon .

kontur ph menjadi f phase physiology spectograph fase fisiologi spektograf ps tetap ps pseudo psychiatry psychosomatic pseudo psikiatri psikosomatik pt tetap pt pterosaur pteridology ptyalin pterosaur pteridologi ptialin q menjadi k aquarium frequency equator akuarium frekuensi ekuator rh menjadi r rhapsody rhombus rhythm rhetoric rapsodi rombus ritme retorika sc di muka a. u. dan konsonan menjadi sk scandium . o.

scotapia scutella sclerosis scriptie skandium skotapia skutela sklerosis skripsi sc di muka e. i. dan y menjadi s scenography scintillation scyphistoma senografi sintilasi sifistoma sch di muka vokal menjadi sk schema schizophrenia scholasticism skema skizofrenia skolastisisme t di muka i menjadi s jika lafalnya s ratio action patient rasio aksi pasien th menjadi t theocracy orthography thiopental thrombosis methode teokrasi ortografi tiopental trombosis metode u tetap u .

unit nucleolus structure institute unit nukleolus struktur institut ua tetap ua dualisme aquarium dualisme akuarium ue tetap ue suede duet sued duet ui tetap ui equinox conduite ekuinoks konduite uo tetap uo fluorescein quorum quota fluoresein kuorum kuota uu menjadi u prematuur vacuum prematur vakum v tetap v vitamin television cavalry .

dan konsonan menjadi ksk excavation excommunication excursive exclusive ekskavasi ekskomunikasi ekskursif eksklusif y tetap y jika lafalnya y yakitori yangonin yen . o.vitamin televisi kavaleri x pada awal kata tetap x xanthate xenon xylophone xantat xenon xilofon x pada posisi lain menjadi ks executive taxi exudation latex eksekutif taksi eksudasi lateks xc di muka e dan i menjadi ks exception excess excision excitation eksepsi ekses eksisi eksitasi xc di muka a. u.

yuan yakitori yangonin yen yuan y menjadi i jika lafalnya i yttrium dynamo propyl psychology itrium dinamo propil psikologi z tetap z zenith zirconium zodiac zygote zenith zirkonium zodiak zigot [sunting] Konsonan ganda Konsonan ganda menjadi konsonan tunggal kecuali kalau dapat membingungkan. Misalnya:gabbro accu effect commision ferrum solfeggio gabro aki efek komisi ferum solfegio tetapi: mass massa [sunting] .

primair secondary. Akhiran itu diserap sebagai bagian kata yang utuh. -eel (Belanda) menjadi -al structural. Kata seperti standardisasi. structureel formal. dan implemen. bengkel. -air (Belanda) menjadi -er complementary. berikut ini didaftarkan juga akhiran-akhiran asing serta penyesuaiannya dalam bahasa Indonesia. complementair primary. [sunting] Akhiran asing Di samping pegangan untuk penulisan unsur serapan tersebut di atas. Sekalipun dalam ejaan yang disempurnakan huruf q dan x diterima sebagai bagian abjad bahasa Indonesia. Kedua huruf itu digunakan dalam penggunaan tertentu saja seperti dalam pembedaan nama dan istilah khusus. efek. iklan. perlu. formeel normal. normaal struktural formal normal -ant menjadi -an accountant informant akuntan informan -ary. secundair komplementer . dan implementasi diserap secara utuh di samping kata standar.Catatan Unsur pungutan yang sudah lazim dieja secara Indonesia tidak perlu lagi diubah Misalnya: kabar. -aat (Belanda) menjadi -at advokaat advokat -age menjadi -ase percentage etalage persentase etalase -al. kedua huruf itu diindonesiakan menurut kaidah yang terurai di atas. hadir. efektif. sirsak.

-(a)tie (Belanda) menjadi -asi. electronisch mechanic. -ics. practisch . -isch (Belanda) menjadi -is economical.primer sekunder -(a)tion. phonetiek physics. -si action. -ika logic. publicatie aksi publikasi -eel (Belanda) menjadi -el ideëel materieel moreel ideel materiel morel -ein tetap -ein casein protein kasein protein -ic. actie publication. economisch practical. ballistisch elektronik mekanik balistik -ical. -ica (Belanda) menjadi -ik. physica dialectics. techniek logika fonetik fisika dialektika teknik -ic. mechanisch ballistic. logica phonetics. -ique. -iek. -isch (adjektiva Belanda) menjadi -ik electronic. dialektica technique.

mobiel -ism. -ief (Belanda) menjadi -if descriptive. physiologie analogy.logical. demonstratief deskriptif demonstratif -logue menjadi -log catalogue dialogue katalog dialog -logy. technologie physiology. -isme (Belanda) menjadi -isme modernism. percentiel mobile. iel menjadi -il percentile. analogie teknologi fisiologi analogi -loog (Belanda) menjadi -log analoog epiloog analog epilog . -logie (Belanda) menjadi -logi technology. logisch ekonomis praktis logis -ile. communisme modernisme komunisme -ist menjadi -is publicist egoist publisis egois -ive. descriptief demonstrative. modernisme communism.

hominoide anthropoid. inspecteur amateur formateur direktur inspektur amatir formatur -or tetap -or dictator corrector diktator korektor -ty. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. anthropoide hominoid anthropoid -oir(e) menjadi -oar trottoir repertoire trotoar repertoar -or.-oid. . Pemakaian Tanda Baca [sunting] A. -eur (Belanda) menjadi -ur. -teit (Belanda) menjadi -tas university.)1. Tanda Titik (. -oide (Belanda) menjadi -oid hominoid. prematuur struktur prematur [sunting] V. directeur inspector. qualiteit universitas kualitas -ure. -ir director. struktuur premature. universiteit quality. -uur (Belanda) menjadi -ur structure.

1 1. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. Misalnya: 1.1 Gambar Tangan 1. atau daftar.20. menit. Sudilah kiranya Saudara mengabulkan permohonan ini. judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya dan tanda seru. Misalnya: Siregar.2. III.231 jiwa. 3. Misalnya: a. Misalnya: Desa itu berpenduduk 24. Hari ini tanggal 6 April 1973.Misalnya: Ayahku tinggal di Solo.35. 6a. dan detik yang menunjukkan jangka waktu.35.20 jam (1 jam. Gempa yang terjadi semalam menewaskan 1. Direktorat Jendral Agraria 1. Departemen Dalam Negri A. 2. 1. 30 detik) 0.3 Grafik Catatan: Tanda titik tidak dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan atau ikhtisar jika angka atau huruf itu merupakan yang terakhir dalam deretan angka atau huruf. menit. Biarlah mereka duduk di sana.2.30 jam (20 menit. Misalnya: . 35 menit. Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. 1. dan detik yang menunjukkan waktu. 6b.30 jam (30 detik) 5.2 Patokan Umum Isi Karangan Ilustrasi 1. Marilah kita mengheningkan cipta.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik) 4. Direktorat Jendral Pembangunan Masyarakat Desa B.2. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. Dia menanyakan siapa yang akan datang. Azab dan Sengsara. Weltevreden: Balai Poestaka. dan tempat terbit dalam daftar pustaka. Misalnya: pukul 1. ikhtisar.0.200 orang. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah. 20 detik) 0. Merari. b. Tanda titik dipakai di antara nama penulis.2 Tabel 1. 1920.

dan tinta. Karena sibuk. Misalnya: Kalau hari hujan. tetapi hari hujan. 7. ataupun surat khusus memerlukan perangko. Satu. Misalnya: Saya membeli kertas. Tanda Koma (. saya tidak akan datang. Moh. 3b.. Nomor gironya 5645678. Tanda titik tidak dipakai di belakang (1) alamat pengirim dan tanggal surat atau (2) nama dan alamat penerima surat. Misalnya: Jalan Diponegoro 82 Jakarta (tanpa titik) 1 April 1985 (tanpa titik) Yth. 3a. ia lupa akan janjinya. surat kilat. Lihat halaman 2345 dan seterusnya.Ia lahir pada tahun 1956 di Bandung. Misalnya: . . Surat biasa. dan sebagainya. melainkan anak Pak Kasim. dua. tiga! 2. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan. Misalnya: Saya ingin datang. Misalnya: Acara Kunjungan Adam Malik Bentuk dan Kedaulatan (Bab I UUD'45) Salah Asuhan 8. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi. Hasan (tanpa titik) Jalan Arif 43 (tanpa titik) Palembang (tanpa titik) Atau: Kantor Penempatan Tenaga (tanpa titik) Jalan Cikini 71 (tanpa titik) Jakarta (tanpa titik) [sunting] B. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimatnya.)1.. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau melainkan. Sdr. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya. pena. tabel. Didi bukan anak saya.

aduh. Bahasa Indonesia untuk Karang-mengarang (Yogyakarta: UP Indonesia. 4.) Misalnya: Kata Ibu. Misalnya: . soalnya tidak semudah itu. 6. lagi pula. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. Jalan Pisang Batu 1. atau marga." "Saya gembira sekali. 4.. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat. dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kata seperti o. Termasuk di dalamnya oleh karena itu. ya. Universitas Indonesia. 5. hlm." 7. "Saya gembira sekali. nanti jatuh. jadi. Djakarta: PT Pustaka Rakjat. Misalnya: Alisjahbana. "karena kamu lulus. Bogor Surabaya. begitu? Wah. Sutan Takdir.S. Misalnya: . Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. Jalan Raya Salemba 6. (Lihat juga pemakaian tanda petik. Jadi. Oleh karena itu. keluarga. Dia tahu bahwa soal itu penting. 9. akan tetapi. kita harus berhati-hati. Misalnya: W. (ii) bagian-bagian alamat. 1949 Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia. Poerwadarminta. Jakarta. Pasal L dan M. Bab V. Jilid 1 dan 2. Dia lupa akan janjinya karena sibuk." kata Ibu. ya. meskipun begitu. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat. wah.. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. Abdullah. (iii) tempat dan tanggal.Saya tidak akan datang kalau hari hujan.J. bukan main! Hati-hati. Sdr. Malaysia 8. Misalnya: O. . kasihan dari kata yang lain yang terdapat di dalam kalimat. Misalnya: Surat-surat ini harap dialamatkan kepada Dekan Fakultas Kedokteran.. 1967). 10 mei 1960 Kuala Lumpur. 10..

Khadijah. masih banyak orang laki-laki yang makan sirih. misalnya. Tanda titik koma dapat dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam kalimat majemuk. Pasal F. Misalnya: 12. Karyadi mengucapkan terima kasih. S. . Misalnya: "Di mana Saudara tinggal?" tanya Karim. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi. pandai sekali. Atas bantuan Agus. Tanda Titik Koma (. Di daerah kami. 2.E.A. Karyadi mengucapkan terima kasih atas bantuan Agus. Ibu sibuk bekerja di dapur. 11.) Misalnya Guru saya.)1. Misalnya: Malam makin larut. Pak Ahmad.50 12. Misalnya: Ayah mengurus tanamannya di kebun itu. 13. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru. [sunting] C. Adik menghapal nama-nama pahlawan nasional. Misalnya: Dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. mengikuti latihan paduan suara. baik yang laki-laki maupun yang perempuan. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Tanda koma dapat dipakai—untuk menghindari salah baca—di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. (Lihat juga pemakaian tanda pisah. M. "Berdiri lurus-lurus!" perintahnya. Semua siswa. Ny.5 m Rp12. 14. Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa.B. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagianbagian kalimat yang sejenis dan setara. Ratulangi. saya sendiri asyik mendengarkan siaran "Pilihan Pendengar". kita memerlukan sikap yang bersungguhsungguh. Bandingkan dengan keterangan pembatas yang pemakaiannya tidak diapit tanda koma: Semua siswa yang lulus ujian mendaftarkan namanya pada panitia. Bab V. pekerjaan belum selesai juga.

Senin 09. Letakkan baik-baik!" (duduk di kursi besar) 4. Hanya ada dua pilihan bagi pejuang kemerdekaan itu: hidup atau mati. 34:7 . Tanda Titik Dua (:)1a.[sunting] D. I (1971). Ketua Sekretaris Bendahara : : : Ahmad Wijaya S. Hartawan b. Misalnya: Ibu : (meletakkan beberapa kopor) "Bawa kopor ini. (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. meja. 2. serta (iv) nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan. Mir!" Amir : "Baik. Bu. Fakultas itu mempunyai Jurusan Ekonomi Umum dan Jurusan Ekonomi Perusahaan. Handayani B. Tanda titik dua dapat dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. dan lemari. Misalnya: Tempo. Tempat Sidang Pengantar Acara Hari Waktu : : : : Ruang 104 Bambang S.30 3. Misalnya: Kita sekarang memerlukan perabotan rumah tangga: kursi. (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab suci. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. Misalnya: a." (mengangkat kopor dan masuk) Ibu : "Jangan lupa. Tanda titik dua dipakai: (i) di antara jilid atau nomor dan halaman. Tanda titik dua tidak dipakai jika rangkaian atau perian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan Misalnya: Kita memerlukan kursi. dan lemari. meja. 1b. Tanda titik dua dapat dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian.

Walaupun sakit... Angka 2 sebagai tanda ulang hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula. 4. Suku kata yang berupa satu vokal tidak ditempatkan pada ujung baris atau pangkal baris. bukan Beberapa pendapat mengenai masalah itu telah disampaikan . Walaupun sakit. Tjukupkah Saudara membina Bahasa Persatuan Kita?. Tanda Hubung (–)1.. sudah terbit. Djakarta: Eresco. kemerah-merahan. 2... Senjata ini merupakan alat pertahanan yang canggih.. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang... Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya atau akhiran dengan bagian kata di depannya pada pergantian baris... Akhiran -i tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada pangkal baris. . Sutomo. berulang-ulang. Misalnya: anak-anak.. dan tidak dipakai pada teks karangan..Surah Yasin:9 Karangan Ali Hakim. Kukuran baru ini memudahkan kita mengukur kelapa.. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.. mereka tetap tidak mau beranjak . Misalnya: Beberapa pendapat mengenai masalah itu telah disampaikan . Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi.. Misalnya: Di samping cara-cara lama itu ada juga cara yang baru. 1968. Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh penggantian baris. Tjokronegoro. mereka tetap tidak mau beranjak .. atau Beberapa pendapat mengenai masalah itu telah disampaikan .. 3. Walaupun sakit.. mereka tetap tidak mau beranjak . Misalnya: Kini ada cara yang baru untuk mengukur panas. [sunting] E.

dengan angka. mem-PHK-kan. Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar bangun kalimat. tahun 50-an. teori kenisbian. dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah persepsi kita tentang alam semesta. pen-tackle-an [sunting] F. sinar-X. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (i) se. (iii) angka dengan -an. dan (v) nama jabatan rangkap Misalnya se-Indonesia. Misalnya: 1910—1945 tanggal 5—10 April 1970 . (iv) singkatan berhuruf kapital dengan imbuhan atau kata. Tanda pisah dipakai di antara dua bilangan atau tanggal dengan arti 'sampai ke' atau 'sampai dengan'. Tanda hubung boleh dipakai untuk memperjelas (i) hubungan bagian-bagian kata atau ungkapan. Tanda Pisah (—)1. (ii) ke. hari-H. dan (ii) penghilangan bagian kelompok kata.Misalnya: p-a-n-i-t-i-a 8-4-1973 5. 3. 2. hadiah ke-2. Misalnya: Rangkaian temuan ini—evolusi. Misalnya: ber-evolusi dua puluh lima-ribuan (20 x 5000) tanggung jawab-dan kesetiakawanan-sosial Bandingkan dengan: be-revolusi dua-puluh-lima-ribuan (1 x 25000) tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial 6. Misalnya: Kemerdekaan bangsa itu—saya yakin akan tercapai—diperjuangkan oleh bangsa itu sendiri. Menteri-Sekretaris Negara 7.dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital. Tanda pisah menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas. Misalnya: di-smash. se-Jawa Barat.

2.))1. Catatan: Jika bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat.. . 2. tiga buah untuk menandai penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat. [sunting] I. tanda baca harus digunakan dengan hati-hati . [sunting] H. perlu dipakai empat buah titik.)1.. Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan . Misalnya: Kalau begitu . ya. Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.. akan diteliti lebih lanjut. marilah kita bergerak. Misalnya: Ia dilahirkan pada tahun 1683 (?).Jakarta—Bandung Catatan: Dalam pengetikan. Misalnya: Kapan ia berangkat? Saudara tahu. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan... Tanda Kurung ((. bukan? 2. Tanda Seru (!)Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan. [sunting] G.. ketidakpercayaan. tanda pisah dinyatakan dengan dua buah tanda hubung tanpa spasi sebelum dan sesudahnya. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan. Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang. Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya.... ataupun rasa emosi yang kuat. Misalnya: Bagian Perencanaan sudah selesai menyusun DIK (Daftar Isian Kegiatan) kantor itu. Tanda Elipsis (. Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus.. Tanda Tanya (?)1. Misalnya: Dalam tulisan.. Misalnya: Alangkah seramnya peristiwa itu! Bersihkan kamar itu sekarang juga! Masakan! Sampai hati juga ia meninggalkan anak-istrinya! Merdeka! [sunting] J.

Tanda Petik (". [sunting] L. Misalnya: Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35–38]) perlu dibentangkan di sini. Misalnya: Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemerisik. dan (c) modal." kata Mira. Misalnya: Bacalah "Bola Lampu" dalam buku Dari Suatu Masa. Misalnya: Kata cocaine diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kokain(a).")1. 3. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung. dari Suatu Tempat." 2.])1. "tunggu sebentar!" Pasal 36 UUD 1945 berbunyi. 4. (b) tenaga kerja. Ia bercelana panjang yang di kalangan remaja dikenal dengan nama "cutbrai". Pejalan kaki itu berasal dari (kota) Surabaya... Tanda kurung mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan. [sunting] K. atau bab buku yang dipakai dalam kalimat.Misalnya: Sajak Tranggono yang berjudul "Ubud" (nama tempat yang terkenal di Bali) ditulis pada tahun 1962. Keterangan itu (lihat Tabel 10) menunjukkan arus perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri. Misalnya: Faktor produksi menyangkut masalah (a) alam. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. Karangan Andi Hakim Nasoetion yang berjudul "Rapor dan Nilai Prestasi di SMA" diterbitkan dalam Tempo. atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain.. kata. Sajak "Berdiri Aku" terdapat pada halaman 5 buku itu. karangan. Misalnya: "Saya belum siap. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli. 4. 2. "Bahasa negara ialah Bahasa Indonesia. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan. Misalnya: Pekerjaan itu dilaksanakan dengan cara "coba dan ralat" saja. Tanda petik mengapit judul syair. . Tanda kurung siku mengapit huruf. 3. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus.. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung. Tanda Kurung Siku ([.

Misalnya: Karena warna kulitnya. Tanda petik tunggal mengapit makna. [sunting] M. Misalnya: Tanya Basri. 'Ibu. atau penjelasan kata atau ungkapan asing.00 tiap lembar) [sunting] O. ('kan = akan) Malam t'lah tiba. Tanda Garis Miring (/)1. Misalnya: Ali 'kan kusurati. Misalnya: No. 7/PK/1973 Jalan Kramat III/10 tahun anggaran 1985/1986 2. Budi mendapat julukan "Si Hitam". "Saya juga minta satu.')1. (Lihat pemakaian tanda kurung. Tanda Petik Tunggal ('. Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata atau. kudengar teriak anakku. Bab V.Misalnya: Kata Tono. "Kau dengar bunyi 'kring-kring' tadi?" "Waktu kubuka pintu depan. ('lah = telah) 1 Januari '88 ('88 = 1988) [sunting] .." 5. Tanda Penyingkat (Apostrof) (')Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun." ujar Pak Hamdan. Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.00/lembar (harganya Rp25.) Misalnya: feed-back 'balikan' [sunting] N. Misalnya: dikirimkan lewat darat/laut (dikirimkan lewat darat atau laut) harganya Rp25. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat. Pasal J. terjemahan.. ia sendiri tidak tahu sebabnya. Bang Komar sering disebut "pahlawan". Catatan: Tanda petik pembuka dan tanda petik penutup pada pasangan tanda petik itu ditulis sama tinggi di sebelah atas baris. 2. dan rasa letihku lenyap seketika. Bapak pulang'. tiap.

Pranala luar Wikipedia: Kata Indonesia yang sering salah dieja Kategori: Standar dan pedoman Masuk log / buat akun Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu Halaman Utama Perubahan terbaru Halaman sembarang Bantuan Menyumbang Warung kopi Cetak/ekspor Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan Halaman ini terakhir diubah pada 02:28.com Pasang iklan Mini Banner di sini . ketentuan tambahan mungkin berlaku. 30 Maret 2010. Komisi 3% untuk Blogger . Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Kebijakan privasi Tentang Wikisource Penyangkalan Kamus Ejaan Yang Disempurnakan Main Menu angka Huruf Tanda Baca Kata Refreshing Blog adbide Ads Powered by:KumpulBlogger.

nilai uang dan kuantitas 0. pada awal abad XX. Dalam bab ke-2 buku itu Lambang bilangan yang berakhiran an Tahun ’50-an. lima uang 1000-an .00 Nomor Jalan dan alamat Jl. Hotel Indonesia. Pasal 5.I. $1. Kamar 169 Bagian karangan.V Menyatakan ukuran panjang. isi.3. Harjuno 34. Pasal 5.III. berat.X. uang 50000-an.II.5 cm.4. Lihat Bab II. ayat kitab suci Bab X. dalam kehidupan pada abad ke-20. halaman 252 Surah Yaasin: 2 Penulisan lambang bilangan tingkat Paku Buwono I. 29 June 2009 06:32 Angka Contoh Pemakaian Untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor 1. satuan waktu.2.Buku Laris: Tips mencari Jodoh dan Menikah Islami Login Form Username Password Remember Me Forgot your password? Forgot your username? Create an account Kamus Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)Angka dan Bilangan Written by Administrator Monday. 1 jam 20 menit.

yang disebut Ejaan van Ophuijsen. Jika diawal kalimat maka ditulis dengan huruf Dua puluh tahun yang lalu. . Bilangan yang besar dapat dieja dengan huruf Penduduk Indonesia berjumlah lebih dari 220 juta. oemoer. Saya lambpirkan tanda terima uang sebesar Rp999. Bilangan dan huruf tidak perlu ditulis sekaligus kecuali dalam akta atau dokumen resmi Kantor kami memiliki pegawai 100 orang. Jika dilambangkan dengan angka dan huruf maka penulisannya harus tepat. sajang. 2008 | Published in Articles 1. Powered by Joomla!. Ejaan tersebut dirancang oleh van Ophuijsen dibantu oleh Engku Nawawi Gelar Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. Huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe. Joomla templates by SG web hosting Dari Ejaan Van Ophuijsen Hingga EYD December 14th. Di lemari itu tersimpan 200 ribu judul buku dan majalah. 40 tidak sejtuju. ditetapkan. dan 8 abstain. Kamus Ejaan Yang Disempurnakan. 2 setuju. pajah. itoe. Diantara 50 anggota yang hadir.75 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan tujuh puluh lima prseratus rupiah) Last Updated on Thursday. 09 July 2009 05:06 Valid XHTML and CSS.Dapat ditulis dengan huruf kecuali yang dipakai secara berurutan Amir menonton drama sampai tiga kali. Hal-hal yang menonjol dalam ejaan ini adalah sebagai berikut: Huruf j untuk menuliskan kata-kata jang. Ejaan van Ophuijsen Pada tahun 1901 ejaan bahasa Melayu dengan huruf Latin.

Karena penuntun itu perlu dilengkapi. No. itu. laju payung. Awalan di. ta’. untuk menuliskan kata-kata ma’moer. 3. Ejaan Soewandi Pada tanggal 19 Maret 1947 ejaan Soewandi diresmikan menggantikan ejaan van Ophuijsen. ke-barat2-an. pak. maklum. 0543a/U/1987.Tanda diakritik. yang dibentuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat putusannya tanggal 12 Oktober 1972. rakjat. seperti pada kata-kata tak. seperti koma ain dan tanda trema. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyebarkan buku kecil yang berjudul Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. disamakan dengan imbuhan di. Ejaan Melindo Pada akhir 1959 sidang perutusan Indonesia dan Melayu (Slametmulyana-Syeh Nasir bin Ismail. 57. Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia. Beberapa hal yang perlu dikemukakan sehubungan dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan adalah sebagai berikut: Perubahan HurufEjaan Soewandi Ejaan yang Disempurnakan djalan. Ketua) menghasilkan konsep ejaan bersama yang kemudian dikenal dengan nama Ejaan Melindo (Melayu-Indonesia). 4. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat putusannya No. Pada tahun 1987 kedua pedoman tersebut direvisi. dinamai’. pa’. djauh jalan. tanggal 9 September 1987. Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2. dikebun. seperti kata depan di pada dirumah. Bunyi hamzah dan bunyi sentak ditulis dengan k. dikarang. Hal-hal yang perlu diketahui sehubungan dengan pergantian ejaan itu adalah sebagai berikut: Huruf oe diganti dengan u. seperti anak2. Perkembangan politik selama tahun-tahun berikutnya mengurungkan peresmian ejaan itu. jauh pajung. Ejaan baru itu oleh masyarakat diberi julukan ejaan Republik. ‘akal. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan(EYD) Pada tanggal 16 Agustus 1972 Presiden Republik Indonesia meresmikan pemakaian Ejaan Bahasa Indonesia. seperti pada guru. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2. Tahun 1972.pada ditulis. 156/P/1972 (Amran Halim. Setelah itu. Edisi revisi dikuatkan dengan surat Putusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. umur. ber-jalan2. menyusun buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan yang berupa pemaparan kaidah ejaan yang lebih luas. 0196/1975 memberlakukan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah.dan kata depan di kedua-duanya ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Peresmian ejaan baru itu berdasarkan Putusan Presiden No. sebagai patokan pemakaian ejaan itu. Ketua). layu .

universitas z zeni. sedangkan di atau ke sebagai kata depan ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya. masyarakat tjukup.atau ke. a:b=p:q Sinar-X Penulisan di. lezat Huruf-huruf q dan x yang lazim digunakan dalam ilmu eksakta tetap dipakai. anak-anak. f maaf. meloncat-loncat . diresmikan pemakaiannya.(awalan) di (kata depan) ditulis di kampus dibakar di rumah dilempar di jalan dipikirkan di sini ketua ke kampus kekasih ke luar negeri kehendak ke atas Kata ulang ditulis penuh dengan huruf. achir tarikh. bunyi isjarat.di.sebagai awalan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. yaitu di. akhir Huruf-huruf di bawah ini. cuci tarich. tidak boleh digunakan angka 2.atau ke. berjalan-jalan.njonja. masjarakat isyarat. tjutji cukup. fakir v valuta. yang sebelumnya sudah terdapat dalam Ejaan Soewandi sebagai unsur pinjaman abjad asing. bunji nyonya.sebagai awalan dan di atau ke sebagai kata depan dibedakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful