MAT.VII.2.7.

24

MODUL SMP TERBUKA

Mata Pelajaran Kelas Semester Waktu

: : : :

Matematika VII 2 4 x 40 menit

KEGIATAN SISWA

LAYANG-LAYANG

Penulis Pengkaji Naskah Pengkaji Media Perevisi

: : : :

Drs. Dulmajid Prof. Dr. R. Santoso Murwani Drs. Purwanto, M. Pd 1. Dra. Defri Andayani 2. Drs. H. Irawan Suyoto

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

dan mendefinisikan pengertian layanglayang serta dapat menyebutkan banyaknya cara layang-layang dapat menempati bingkainya kembali dan menghitung luas daerah layang-layang. 190 . Agar Kamu selalu memperoleh hasil yang terbaik dan sukses. menuliskan sifat-sifat layang. seperti segitiga. Pembahasan materi layang-layang dalam modul ini terbagi dalam dua kegiatan yaitu kegiatan 1 : Layang-layang dan kegiatan 2. Akhirnya selamat belajar. Pada modul ini akan dibahas materi layang-layang. Semoga Kamu sukses. Untuk lebih mudah mempelajari materi ini sebaiknya Kamu ingat kembali beberapa modul yang pernah Kamu pelajari. Semoga Kamu lebih semangat lagi dalam mempelajari setiap modul berikutnya. PENDAHULUAN Pertama sekali ucapkan selamat atas keberhasilanmu menyelesaikan modul yang lalu. Luas daerah layang-layang. persegi panjang dan simetris. Untuk memenuhi harapan di atas Kamu mempelajari dan menguasai materi materi batasan layang-layang seperti pengertian layang-layang sifat layang dan luas daerah layang-layang.A. Pelajarilah setiap modul dengan hati-hati dan tidak perlu tergesa-gesa. Diharapkan setelah mempelajari materi modul ini Kamu dapat menentukan bangun segi empat yang berbentuk dari dua segi tiga sama kaki yang alasnya sama panjang dan berimpit. Kemudian pada akhir modul disediakan soal tes akhir modul yang harus Kamu selesaikan dalam waktu 40 menit. Tiap-tiap kegiatan disediakan waktu 40 menit.

Uraian Materi A. nampak dua buah segitiga sama kaki yang panjang alasnya dibuat sama. maka akan terbentuklah bagian. 191 .B. 2. 4. Menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segiempat serta menggunakan nya dalam pemecahan masalah 3. Memahami konsep segi empat dan segitiga serta menentukan ukurannya.trapesium.3. KEGIATAN BELAJAR Kegiatan 1 : Layang-layang 1. belah ketupat sdan layang layang 6. Standar Kompetensi 6. Sekarang bagaimanakah layang-layang dalam pelajaran matematika ? Mari kita pelajari. sedangkan permainannya digunakan benang yang panjang. Pengertian Layang-layang : Kamu tahu layang-layang ? Atau mungkin diantara Kamu pernah melihat atau bahkan bermain layang-layang biasanya dibuat dari kertas dan sebilah bambu sebagai kerangkanya. Jadi layang-layang adalah bangun segi empat yang dibentuk oleh dua segitiga sama kaki yang alasnya sama panjang dan berimpit. (i) (ii) (iii) Gambar 1 Jika alas kedua segitiga tersebut ditampilkan.Sifat layang-layang .Sumbu simetri layang-layang 5.2 Mengidentifikasi sifat sifat persegi.Pengertian layang-layang . A A C B A C B D Lihatlah gambar ! Pada gambar (i). Materi Pokok Segitiga dan segi empat .jajar genjang.persegi panjang. Indikator Setelah mempelajari materi kegiatan 1 ini diharapkan Kamu dapat : Menuliskan pengertian layang-layang dan menemukan sifat layang-layang serta mendefinisikan layang-layang berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki layang-layang dan menentukan banyaknya cara layang-layang dapat menempati bingkainya kembali. seperti gambar 1 (ii) yang disebut layang-layang. Kompetensi Dasar 6.

Karena AC sumbu simetri maka AC membagi BD menajdi dua bagian sama panjang dan tegak lutus. Jadi salah satu diagonal layang-layang membagi dua sama panjang dan tegak lurus diagonal lain.B. sepasang sudut berhadapan sama besar dan salah satu diagonalnya merupakan sumbu simetri yang membagi dua sama panjang dan tegak lurus diagonal lain. Salah satu diagonalnya membagi dua sama panjang dan tegak sama lurus diagonal lain. dapatkah Kamu mendefinisikan layang-layang. Salah satu diagonalnya merupakan sumbu simetri karena : AB = AD CB = CD dan ∠ ABC = ∠ ADC Maka ∆ ABC sama dan sebangun dengan ∆ ADC akibatnya garis putus-putus AC adalah sumbu simatri. Sifat Layang-layang : Amatilah gambar 2 di bawah ini dengan seksama. Dari sifat-sifat di atas. 192 . a. A A C B C D B D Gambar 2 Dari gambar 2 di atas kita akan mencari sifat layang-layang. b. Jadi salah satu diagonalnya layang-layang merupakan sumbu simetri d. maka : ∠ ABD = ∠ ADB ∠ CBD = ∠ CDB akibatnya ∠ ABC = ∠ ADC Jadi layang-layang mempunyai sepasang sudut berhadapan sama besar c. Sepasang sudut yang berhadapan sama besar karena ∆ ABD dan ∆ BCD sama kaki. Layang-layang adalah bangun segi empat yang mempunyai dua pasang sisi sama panjang. Karena ∆ ABD dan ∆ BCD sama kaki maka : AB = AD dan BC = DC Jdi layang-layang mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang. Sisinya sepasang-sepasang sama panjang.

∠ ABD = 300 dan CDB = 550. e. bila layanglayang BCD dibalik menurut garis putus-putus AC. Besar ∠ ADB. b.Sebelum Kamu melanjutkan. soal berikut ini. ∠ CBD. Dengan demikian layang-layang dapat menempati bingkainya kembali sebanyak dua kali (lihat gambar 4). ∠ ABC. Agar pemahamanmu lebih berkembang perhatikan contoh. Lihat gambar 4. Cobalah Kamu amati lagi gambar 3 di atas. Sumbu Simetri Layang-layang D D A A C C A C D D A C B B B B Gambar 3 Gambar 4 Garis putus-putus pada gambar 3 merupakan sumbu simetri. jika panjang sisi AD = 10 cm. Contoh 1 A 10 cm B 300 550 15 cm D Pada gambar 5 nampak layang-layang ABCD. ∠ ADC. Hitunglah : a. BC = 15 cm besar. ternyata layang-layang ABCD dapat dengan tepat menutup bingkainya kembali tanpa celah. belajarmu dengan pembahasan baru cobalah Kamu pelajari kembali uraian tadi. ∠ BAD dan ∠ BCD C Gambar 5 193 . Panjang sisi yang lain. ternyata layang-layang hanya mempunyai satu sumbu simetri.

koordinat titik sudutnya berturut-turut A (4.7) c. Dari sifat layang-layang yang pertama. B (1. Sumbu simetrinya adalah diagonal AC dengan persamaan x = 4 194 .7) dan Q (4. a.60 = 1800 . Y 9 A 8 7 6 5 4 3 2 C 1 X 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 B T D b. Gambarlah layang-layang ABCD pada kertas berpetak. Dari sifat layang-layang yang kedua. maka ∠ADB = ∠ABD = 300 ∠ CBD = ∠ CDB = 550 ∠ ABC = ∠ ABD + ∠ CBD ∠ ADC = ∠ ADB + ∠ CDB = 300 + 550 = 300 + 550 0 = 85 = 850 lihat ∆ BAD (sama kaki) ∠BAD = 1800 – (∠ADB + ∠ABD) ∠ BCD=1800–(∠CBD+ ∠CDB) = 1800.Jawab : a. kemudian tentukan koordinat titik D b. Tentukan koordinat titik potong kedua diagonalnya c.1100 0 = 120 = 700 Contoh 2 Layang-layang ABCD. Kedua diagonalnya berpotongan di titik T dan koordinat titik T adalah (4. Tentukan persamaan sumbu simetrisnya Jawab : a.8).2). maka panjang : AB = AD = 10 cm DC = BC = 15 cm b.(300 + 550) = 1800 – (550 + 550) 0 0 = 180 .

Q 14 cm 4. B (3. 2. Tentukan koordinat titik potong kedua diagonalnya. Gambarlah layang-layang ABCD pada kertas berpetak. Layang-layang ABCD. koordinatnya berturut-turut A (-3. Sudah selesaikah pekerjaanmu ? Jika sudah selesai coba cocokkan hasil pekerjaanmu dengan jawaban berikut ini. 1. SR dan QO. a.Dari kedua contoh diatas ternyata mudah bukan ! Sekarang untuk lebih memantapkan pemahamanmu.1090 = 710 besarnya ∠ ADB = ∠ ADE = 710 195 15 cm 3. kemudian tentukan koordinat titik D b.4). PS = PQ = 14 cm SR = QR = 6 cm QO = SO = 4. hitunglah besar DAC. ∠ DAB. ∠ ABD.-1). QR = 6 cm dan OS = 4.5 cm 6 cm R P (i) S B A 190 E 150 C (ii) D Gambar 6 Gambar 7 4. ∠ ADB.(900 + 190) = 1800 . Jika diketahui panjang PQ = 14 cm. a. ∠ DBC dan ∠ BCD. 1. Hitunglah keliling KLMN M 6 Cm N L 8 Cm0 K . jika di ketahui besar ∠ BAC = 190 dan ∠ BDC = 450. hitunglah panjang ruas garis PS. ∠ DAC = ∠ BAC = 190 Lihat ∆ siku-siku ADE. 1) dan C (2. Pada gambar 6 (ii) ABCD adalah layang-layang. kerjakanlah setiap soal berikut ini. b. Pakailah teorema Pythagoras untuk menghitung panjang sisi layang-layang pada gambar 7.5 cm 2. ∠ AED = 900 A 190 E D besar ∠ ADE = 1800.5 cm.(∠AED + ∠ DAE) = 1800. Pada gambar 6 (i) PQRS adalah layang-layang.

a. Keliling KLMN = KL + LM + MN + NK = 17 cm + 10 cm + 10 cm + 17 cm = 54 cm Jadi koordinat titik D (-1.∠ ABD = ∠ ADB = 710 ∠ DAB = ∠DAC + ∠ BAC = 190 + 190 = 380 besar DBC = BDC=450 lihat ∆ sama kaki BCD C B 450 450 D Besar ∠ BCD = 1800 – (∠ CBD + ∠ CDB) = 1800. siku-siku di O N 8 cm O 15 cm K KN2 = KO2 + ON2 KN2 = 152 + 82 KN2 = 225 + 64 KN2 = 289 KN = 289 KN = 17 Jadi panjang KN = MN = 10 cm panjang KL = KN = 17 cm Lihat ∆ NOM.900 = 900 3.(450 + 450) = 1800 . 5) 6 cm M 196 . Lihat ∆ KON. siku-siku di O. MN2 = MO2 + ON2 MN2 = 62 + 82 MN2 = 36 + 64 N O MN2 = 100 8 Cm MN2 = √100 MN = 10 Jadi panjang MN = 10 cm panjang ML = MN = 10 cm b.

6. ∠BCD. Tugas 1 Kerjakan setiap soal berikut : 1. Y 6 D 5 C 4 3 2 1 B -4 -3 -2 A -1 0 1 2 3 4 5 6 7 b. Hitunglah kelilingnya.4. ∠ BAC. a. a. 12 cm 30 cm 16 cm Gambar 9 197 . D 28 0 A C 420 E B Gambar 8 2. Setelah itu kerjalanlah tugas berikut. Koordinat titik potong kedua diagonalnya adalah (1. ∠ BCA. Pada gambar 8 diketahui ∠ DBC = 420 dan ∠ ADC = 280 hitunglah besar ∠ BDA. Hitunglah panjang sisi layang-layang pada gambar 9 b.3) Sudah benarkah hasil pekerjaanmu ? Jika masih ada yang salah benarkanlah.

E (1. Tetapi jangan sekali-sekali Kamu melihat kunci tugas. Tentukan persamaan sumbu simetrinya. Gambarlah pada buku petak. 198 .-3) a.-4) B (7. koordinatnya berturut-turut A (2.1).5). Tentukan koordinat titik potong kedua diagonalnya. jika pekerjaanmu belum selesai.3. Diketahui titik D (-2. sehingga DEFG merupakan bagian layang-layang. Ingat “kejujuran kunci keberhasilan”. a. ABCD adalah layang-layang. Setelah hasil pekerjaanmu benar semua. Tentukanlah tiga buah koordinat titik D yang mungkin b. 4. kemudian bentuklah koordinat titik F. Tentukan koordinat titik potong kedua diagonalnya c. coba Kamu cocokkan dengan kunci tugas yang terdapat di bagian akhir modul ini. Setelah itu. b.-4) dan C (7.7) dan G (1. Kamu dapat melanjutkan pada kegiatan berikutnya. Jika pekerjaanmu sudah selesai periksa kembali sekali lagi.

Indikator Setelah mempelajari materi kegiatan 2 ini diharapkan Kamu dapat menemukan rumus luas daerah layang-layang dan menghitung luas daerah layang-layang. Sehingga terbentuklah bangun persegi yang panjangnya p dan lebarnya ½ ℓ. Kompetensi Dasar 6. panjang diagonal yang panjang p dan panjang diagonal yang pendek ℓ. Luas daerah layang-layang pada gambar 10 (i) tentunya sama dengan luas daerah persegi panjang pada gambar 10 (ii) dan ditulis : Luas daerah layang-layang = luas daerah persegi panjang = px½ℓ = ½xpxℓ 199 . belah ketupat dan layang layang 6. 4. Oleh karena itu coba Kamu perhatikan gambar 10 dibawah ini. Rumus Luas Daerah Layang-layang Berikut ini kita akan mencari rumus luas daerah layang-layang. Uraian Materi Luas daerah layang-layang.trapesium.2 Mengidentifikasi sifat sifat persegi.jajar genjang.3. 2. Standar Kompetensi 6. Materi Pokok Rumus luas daerah layang-layang 5. Selanjutnya hasil potongan bangun dipindahkan ke atas dengan cara mengimpitkan sisi-sisi yang panjangnya sama. Gambar 10 (ii) menunjukkan layang-layang yang dipotong melalui diagonal yang panjang (lihat bangun dengan garis putus-putus). Memahami konsep segi empat dan segitiga serta menentukan ukurannya.Kegiatan 2 : Luas Daerah Layang-layang 1. L P 1 2 l p (i) Gambar 10 (ii) Pada gambar 10 (i) nampak bangun layang-layang yang akan kita cari luasnya.persegi panjang. Menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segiempat serta menggunakan nya dalam pemecahan masalah 3.

diagonalnya 42 cm dan 25 cm.Jadi : Luas daerah layang-layang = ½ diagonal x diagonal atau L = 1 d1 d2 2 L = luas d1 = diagonal Satu d2 = diagonal dua Sekarang Kamu perhatikan contoh soal berikut : Contoh : Hitung luas daerah layang-layang pada gambar 11 jika diketahui AC = 20 cm dan BD = 12 cm. D 13 cm A 20 cm C Jawab : L = 1 d1 d2 2 Luas daerah layang-layang ABCD = 1 x AC x BD 2 1 = x 20 x 12 cm 2 = 120 cm B Gambar 11 Contoh 2. Dapatkah Kamu menghitung luasnya ? Cobalah ! Samakah hasil perhitungan Kamu dengan jawaban ini ? Jawab : L = 1 d1 d2 2 1 Luas layang-layang = x diagonal x diagonal 2 1 = x 42 x 25 cm 2 = 525 cm2 200 . Satuan layang-layang mempunyai panjang diagonal.

-1) dan M (7. S 13 cm P 10 cm O Q R Jawab : Karena panjang diagonal PR belum diketahui. Hitunglah luas setiap layang-layang pada gambar 12 dengan satuan centimeter. SQ = 10 cm. S 13 cm 5 cm O P PO2 = PS2 – OS2 PO2 = 132 . C N D 3 4 B 10 K 10 15 8 M 26 V L Gambar 12 2. Hitunglah luas daerah layang-layang (L) pada gambar ini jika diketahui panjang PS = 13 cm.Contoh 3. 201 . Gambarlah layang-layang KLMN kemudian tentukanlah koordinat titik N b. ∠ PQRS Mantapkanlah pemahamanmu dengan mengerjakan soal latihan berikut : 1. = 1 x PO x PR 2 1 = x 10 x 17 2 = 85 Jadi luas daerah layang-layang PQRS = 85 cm2.52 PO2 = 169 – 25 PO2 = 144 PO = √144 PO = 12 Jadi panjang PO = 12 cm Panjang diagonal PR = PO + OR = 12 cm + 5 cm (OR = OS = OQ) = 17 cm. Lihat ∆ POS siku-siku di O. Hitunglah luasnya. a. maka harus di cari dahulu sebelum menghitung luas.2).2) L (5. Layang-layang KLMN koordinatnya berturut-turut K (-1.

1. Gambar 12 (iii) KO2 = KN2 – ON2 = 262 . Gambar 12 (ii) Panjang SU = 12 cm Panjang VT = 8 cm L STUV = 1 x SO x VT 2 = 1 x 12 x 8 2 = 48 Jadi luas layang-layang STUV = 48 cm2 3. Gambar 12 (i) Panjang AC = 13 cm Panjang DB = 8 cm 1 L ABCD = x AC x DC 2 1 = x 13 x 8 2 = 52 Jadi luas layang-layang ABCD 52 CM2 2. Koordinat titik N adalah (5.102 = 676 – 100 = 576 KO = √576 KO = 24 panjang KM panjang NL KO + OM 24 + 15 39 cm 20 cm 1 x KM x NL 2 1 = x 39 x 20 2 = 390 = = = = = Jadi luas layang-layang KLMN = 390 cm2 2. a.Bila Kamu sudah selesai membuat jawabannya mencocokkan hasil pengamatan dengan jawaban berikut ini.5) Panjang kedua diagonalnya adalah : KM = 8 satuan LN = 6 satuan Luas KLMN = 1 x KM x LN 2 202 .

Jika koordinat titik P (-4. bila panjang kerangka yang ia pakai panjangnya 40 cm dan 54 cm. 7). jika semua satuan dinyatakan dengan centimeter. Tugas 2 Kerjakanlah setiap soal berikut : 1. Arman membuat layang-layang dari kertas.-2) dan S (-1. 10 cm 18 cm 1 25 cm Gambar 14 Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar 14 ! 3.5).6. Hitunglah luas kertas yang dipakai Arman. Q (-1. PQRS adalah sebuah layang-layang. 4. I Gambar 13 2. Hitunglah luas layang-layang PQRS ! 203 . H K 5 cm 8 cm 16 cm J Hitunglah luas daerah layang-layang HIJK pada gambar 13.

Salah satu diagonalnya merupakan sumbu simetri . Layang-layang terbentuk dari dua segi tiga sama kaki yang alasnya sama panjang dan berimpit. PENUTUP Dengan selesainya Kamu menguasai materi modul ini ucapkan selamat cocok untukmu. Selamat bertemu kembali pada modul berikutnya “Trapesium”. 204 . 2.Sepasang susut berhadapan sama besar. Materi layang-layang yang telah Kamu pelajari. . mintalah pada guru pamongmu soal tes akhir modul layang-layang dan segeralah Kamu kerjakan agar Kamu lebih cepat mengetahui hasil belajarmu. Ingat ! Capailah selalu nilai terbaik dalam setiap belajarmu. sepasang sudut berhadapan sama besar dan salah satu diagonalnya merupakan sumbu simetri. secara keseluruhan terangkum seperti di bawah ini.C. B 3. 1.Dua pasang sisinya sama panajng A C . Dan perlu Kamu ingat bahwa selanjutnya yang Kamu pelajari adalah trapesium sebuah bahasan yang masih ada hubungannya dengan bangun-bangun yang telah Kamu pelajari sebelumnya. Luas daerah layang-layang = x diagonal x diagonal 2 Sebelum Kamu mempelajari modul berikutnya. 1 4.Diagonal yang satu memotong tegak lurus diagonal yang lain dan membagi dua sama panjang. D Sifat-sifat layang-layang : . Layang-layang adalah bangun segi empat yang mempunyai dua pasang sisi sama panjang.

Koordinat titik potong kedua diagonalnya adalah (1.D.840 960 ∠ BCA = 1800 – ∠ BCE = 1800 – 480 (∠BCE = ½ ∠ BCD) = 1320 ∠ BAC = = = = 2.1600 280 = = = = √122 + 162 √144 + 256 √400 20 QR = RS = = = = √162 + 302 √256 + 900 √1156 34 Jadi panjang PQ = PS = 20 cm Jadi panjang QR = RS = 34 cm b. Persamaan sumbu simetrinya adalah x = 1 205 . Koordinat titik F (4. Keliling PQRS = PQ + QR + RS + SP = 20 cm + 34 cm + 34 cm + 20 cm = 108 cm a. PQ = PS 1800 – (∠ BCA+ ∠ ABC) 1800 – (1300 + 280) (∠ ABC = ∠ ADC) 1800 . b. KUNCI TUGAS Tugas 1 1.5) 3.5) c. a. ∠ BDA = ∠ ADC + ∠ CDB = 280 + 420 (∠CDB = ∠ CBD = 420) = 700 ∠ BCD = = = = 1800 – (∠ CBD + ∠ CDB) 1800 – (420 + 420) 1800 .

tiga diantaranya adalah (1.5) b.4. Panjang diagonal panjang Panjang diagonal pendek = 18 cm = 25 cm – 10 cm = 1 x 21 cm x 12 cm 2 = 126 cm2 = 1 x 40 cm x 54 cm 2 = 1080 cm2 PR = 6 satuan QS = 9 satuan Luas layang-layang PQRS = 1 x PR x QS 2 = 1 2 3.(-2.(-1.2). a. HJ = 5 cm + 16 cm = 21 cm KI = 2 x 6 cm = 12 cm 1 Luas layang = x HJ x LK 2 1 = x 21 cm x 12 cm 2 = 126 cm2 2.4). Koordinat titik potong kedua diagonalnya adalah 1 1 (4 . Dari gambar jelas terlihat bahwa koordinat titik D yang mungkin agar ABCD layang-layang banyak sekali. P S R x 6 satuan x 9 satuan = 27 satuan luas Q 206 . Luas kertas yang dibutuhkan 4.-1 ) 2 2 Tugas 2 1.

dkk. 1991. 1984. 1990. dkk. Matematika SMP1. Buku Paket Matematika 4. 1990. PT. Jakarta : Aries Lima Wahyudin. Matematika SMP 1A. Matematika 2A. dkk. Matematika SMP 2A SMP. Jakarta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1988. Jakarta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : Rakaditu PT. M. Matematika 1. Matematika 1A. Pohon Raya Ummi Sutopo. Matematika 1. 1990. PT.1993. 1992. dkk.1990. Intan Pariwara Supardjo. Syahrir. 1989. Seri Matematika 2A. PT. Depdikbud Wirasto. Matematika SMP 2A. BSc. 1979. PPd. Bandung : Ganesa Exact TIM Matematika SMP. Matematika SMP 1A. Matematika 2A. Geometri B.M. Solo : Tiga Serangkai. Drs. Matematika SMP Semester 3. Jakarta : Depdikbud Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Supardjo. Matematika SMP 2A. Matematika Kelas 2 semester 3. Solo : Tiga Serangkai.d. Intan Pariwara Noenik Soemartojo.Sc. Intan PariwaraPertama TIM Matematika SMP. Bandung : Pakar Raya TIM Matematika SMP.I. Matematika IA s. Matematika 2. 1988. Prof Dra. Bandung : Epsilon Group Wirasto. Matematika 4 SMP. dkk. Jakarta : PT.KEPUSTAKAAN Taetojo. Seri Matematika Geometri SMP. dkk. 1993. dkk.A. 1981. 1991. 1986. dkk. Solo : Teguh Karya Edisi Pertama TIM Matematika SMP. Drs. BA. Suprapto. 4B. Solo : Tiga Serangkai. Ananta S. Jakarta : Rakaditu Krismanto. Jakarta Ida Murtini dkk. Matematika III. 1989. Prof Dra. Jakarta : Erlangga Noenik Soemartojo. LKS. Depdikbud 207 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful